P. 1
Laporan Akhir Praktikum Ptu 3-Perkandangan

Laporan Akhir Praktikum Ptu 3-Perkandangan

|Views: 1,326|Likes:
Published by Anna Nabillala

More info:

Published by: Anna Nabillala on Oct 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI TERNAK UNGGAS ”PERKANDANGAN”

Tanggal Praktikum : 6 April 2011

KELAS A KELOMPOK 4 KRESNA FAJAR N ANNA NABILLA SILVIA MONICA INDRA YUDHA P LEE VAN P IMMA FITRIANY MUHAMMAD BUSAERI 200110080012 200110080017 200110080026 200110080035 200110080047 200110080048 200110080181

LABORATORIUM PRODUKSI TERNAK UNGGAS FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2011

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT. Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah untuk menambah ilmu pengetahuan terutama materi perkandangan ternak unggas. Laporan tugas ini disusun untuk memenuhi laporan akhir praktikum PRODUKSI TERNAK UNGGAS. 18 April 2011 Penyusun ii . laporan tugas pada semester genap tahun ajaran 2010-2011. Jatinagor. Laporan ini dibuat berdasarkan hasil kegiatan dan dari data-data yang telah kami lakukan sebelumnya. atas berkat dan rahmat dan karunia-NYA sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tugas ini. dan kami juga menerima kritik dan saran dari berbagai pihak secara lapang dada karena kami merasa masih jauh dari sempurna. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua.

.3 Waktu dan Tempat…………………………………………………. DAN PROSEDUR KERJA………………………………7 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN …………………………………………….DAFTAR ISI Kata Daftar BAB I I...8 4.1 I..1 I.2 BAB III ALAT..1 Latar belakang……………………………………………………….2 Pembahasan…………………………………….11 Daftar Pustaka……………………………………………………………………iv iii .iii PENDAHULUAN…………………………………………………………...8 4..1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA …………………………………………………...1 Pengantar…………………………………………………………………..2 Maksud dan tujuan…………………………………………………..………………………9 BAB V KESIMPULAN…………………………………………………………….. BAHAN..ii Isi…………………………………………………………………………….1 Hasil pengamatan…………………………………………………….

1 Latar belakang Unggas yang kuat dan sehat itu penting untuk mencapai produksi telur dan daging secara optimal.2 Maksud dan tujuan Setelah mahasiswa mengikuti praktikum diharapkan : Mengetahui mengenai tipe-tipe kandang. Unggas yang baik dan sehat tergantung bagaimana kondisi kandangnya. 6 April 2011 : 13.00 – 15..1 BAB 1 PENDAHULUAN 1. Mengetahui keuntungan dan kerugian masing-masing tipe kandang. 1. Peternak unggas harus berhasil mengelola berbagai faktor yang berdampak terhadap perkembangan dan pertumbuhan unggas karena produktifitas unggas segera tercapai saat unggas dewasa atau siap berproduksi.00 WIB : Laboratorium Produksi Ternak Unggas-Kandang Closed House .3 Waktu dan Tempat Hari dan Tanggal Waktu Tempal : Rabu. 1.

menurunkan suhu udara yang masuk serta mengatur kelembaban yang sesuai. Yaitu sistem pendingin dengan mengalirkan air pada alat-alat yang berupa cooling pad. 2. meminimumkan cahaya dan lain-lain. dengan cara mengurangi kontak dengan manusia (misalnya dengan feeder dan drinker otomatis. Menyediakan iklim yang nyaman bagi ternak. Bila chilling effect tidak mampu mencapai iklim yang diinginkan terutama pada daerah yang terlampau panas maka dapat digunakan cooling system.1 Kandang Closed House Kandang sistem closed house adalah kandang tertutup yang menjamin keamanan secara biologi (kontak dengan organisme lain) dengan pengaturan ventilasi yang baik sehingga lebih sedikit stress yang terjadi pada ternak. Agar tingkst stress pada ayam lebih minimun maka dapat dilakukan dengan cara mengurangi stimulasi yang dapat menyebabkan stress. Meminimumkan tingkat stress pada ternak. Menyediakan udara yang sehat bagi ternak (sistem ventilasi yang baik) yaitu menghadirkan sebanyak-banyaknya oksigen dan mengeluarkan sesegera mungkin gas-gas berbahaya seperti karbondioksida dan amonia. Untuk menciptakan iklim yang sejuk – nyaman maka bagi ayam harus dikondisikan chilling effect (angin berembus). vaksinasi dengan spray dll). cooling net stsu cell deck. Tujuan membangun kandang closed house adalah: 1. Dapat dilakukan dengan cara: mengeluarkan panas dari kandang yang dihasilkan dari tubuh ayam dan lingkungan luar. 3. .2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. alat yang digunakan seperti kipas angin (blower).

3. Adapun batasan yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:     Oksigen > 19. karbondioksida. Full closed house : ada fan. Sistem Tunnel : menggunakan fan dan tirai tanpa cooling system.Didalam sebuah kandang ternak unggas ini harus diperhatikan kualitas udaranya.6% Karbondioksida < 0. Kualitas udara dilihat dari kandungan oksigen. 2.   Kelembaban relatif >< 45 – 65% Kecepatan angin setelah 28 hari >< 350 – 500 FPM (Feet Per Minute) Kecepatan angin diatas 500 FPM tidak ekonomis dan tidak berpengaruh positif bagi performa ayam. karbonmonoksida dan amoniak dengan batasan tertentu. Secara umum ragam yang ada di lapangan terdiri dari:: 1. Pada sistem 3. closed house dengan perlengkapan serba otomatis termasuk alarm sistemnya. Full otomatic closed house.3% Karbonmonoksida < 10 ppm Amonia < 10 ppm Bila kondisi kandang tidak sesuai dengan ketentuan diatas maka ventilasi yang kurang harus ditingkatkan. 3 . cooling system dan tirai/penutup dinding samping. Pada sistem 1 dan 2 umumnya menggunakan alat pakan dan minum manual atau tempat pakannya saja manual sementara air minum menggunakan bell drinker. Closed house dapat bervariasi tergantung pada lingkungan dan kemampuan finansial peternak.

Air inlet 7. tirai/curtain system dan celing material. material cooling lainnya ataupun fogging system. Berbagai macam bentuk kandang sering diperdebatkan dalam hubungannya dengan fungsi kandang itu sendiri. Kandang merupakan “rumah” atau suatu tempat yang difungsikan untuk tempat berlindung bagi ayam. Berdasarkan ini. 4. Control panel + electrical system Kandang dan ternak ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Material cooling dan perlengkapannya: celpad/evaporative pad. blower fan. meningkatkan produktivitas ayam. maka pembangunan kandang untuk ayam perlu disesuaikan dengan kebutuhan ayam dan sesuai pula dengan kondisi keuagan yang dimiliki oleh peternak. 2. efisiensi lahan dan tenaga kerja serta menciptakan usaha peternakan yang ramah lingkungan. Pilihan model dan sistem kontruski kandang sebenarnya bukan disesuaikan dengan keinginan peternak namun perlu dipertimbangkan dari kenyamanan ayam yang dipelihara yang secara nyata akan memberikan hasilnya berupa daging dan telur. ceiling/roof fan ataupun wall fan. Lighting system 8. Filter cahaya/light filter/light trap 6. Menurut Ir Ahmadi bahwa tujuan pembangunan kandang sistem tertutup adalah menciptakan lingkungan ideal dalam kandang. tempat melakukan aktivitas produksi dan reproduksinya serta tempat yang memberikan jaminan perlindungan bagi ternak dari berbagai gangguan binatang buas dan bahaya maling. Dinding kandang: dapat berupa solid wall. Kandang model tertutup dimaksudkan untuk meminimalisir kontak antara ayam dengan kondisi lingkungan di luar kandang. 3. Bagunan kandang: baik bagunan baru maupun renovasi kandang. 5.Struktur umum kandang sistem terbuka (Closed house) dan perlengkapanya: 1. 4 . Kipas/fan: dapat terdiri dari exhaust fan.

Sistem ini memberikan benefit pada peternak seperti mengandalkan aliran angin dan proses evaporasi dengan bantuan angina. CO2 dan NH3 yang ada dalam kandang. model kandang sistem terbuka tidak sesuai lagi dengan perkembangan mutu genetik ayam ras saat ini.Kandang sistem tertutup atau closed house merupakan sistem kandang yang harus sanggup mengeluarkan kelebihan panas. uap air dan menyediakan oksigen untuk kebutuhan ayam. model kandang sistem terbuka memberikan kontribusi yang kurang bagus bila dibandingkan dengan model kandang sistem tertutup. kelebihan uap air. tetapi disisi lain dapat menyediakan berbagai kebutuhan oksigen bagi ayam. sinar matahari yang ditransfer secara radiasi. Hal ini dikemukakannya berdasarkan pengalaman lapang yang dimilikinya dalam kurun waktu yang cukup lama. sisa air yang dikeluarkan bersama dengan feses. Menurutnya. 2. kandang dengan model sistem tertutup ini diyakini mampu meminimalkan pengaruh-pengaruh buruk lingkungan dengan mengedepankan produktivitas yang dipunyai ayam. Sementara itu sumberi uap air dikatakannya dapat berasal dari kelembaban lingkungan. kandang sistem tertutup dibedakan atas dua sistem yakni pertama sistem tunnel dengan beberapa kelebihan yang dimilikinya seperti mengandalkan aliran angin untuk mengeluarkan gas sisa. Berdasarkan ini. panas.2 Kandang Open House Di lapangan bentuk kandang yang umum dijumpai adalah kandang sistem terbuka atau open house baik sistem panggung maupun sistem postal dengan lantai beralasakan sekam. yakni ayam dengan strain-strain modern dengan tingkat pertumbuhan yang cepat bila dibandingkan dengan strain-strain ayam tempo dulu. 5 . panas dari brooder pada masa brooding dan panas dari proses ferementasi dalam sekam. Di samping itu. Lalu dari mana sumber panas dan sumber uap airnya? Sumber panas berasal dari ayam itu sendiri. serutan gergaji kayu dan beberapa peternak pernah juga menggunakan jerami. Sistem tunnel ini lebih cocok untuk area dengan temperatur maksimal tidak lebih dari 30 0C. gas-gas yang berbahaya seperti CO. proses evaporasi. dan air minum yang tumpah. Secara konstruksi. Sistem kedua adalah evaporative cooling sistem (ECS). Sistem kandang tertutup ini hanya cocok untuk daerah panas dengan suhu udara di atas 35 0C.

program minimalisasi amoniak yang kurang efektif. Rekonstruksi Untuk rekonstruksi kandang terbuka menjadi kandang tertutup membutuhkan komponen-komponen seperti kandang. Di samping itu. Terkait kualitas telur. Di samping itu. Dari sisi produktivitas sejauh ini kandang sistem tertutup terbukti memberikan performa terbaik bila dibandingkan dengan kandang sistem terbuka. harga telur dari kandang tertutup berbeda jauh dengan harga telur yang diproduksi dari kandang sistem terbuka. kurangnya perawatan peralatan kandang. keretakan telur cukup rendah. serta pemasangan tirai yang kurang rapat. pengetahuan sebagian peternak akan pentingnya kesehatan lingkungan untuk meningkatkan kesehatan pribadi juga memberikan peluang pada renovasi atau rekonstruksi kandang ayam broiler dan layer model terbuka ke model tertutup. bentuk kuning telur cembung. cooling pad. luas inlet yakni perbandingan luas area dengan kuantitas kipas yang dimiliki. Namun pada kandang model sistem tertutup tetap masih bisa dijumpai kegagalankegagalan. Kegagalan dimaksud akibat desain kandang yang kurang tepat. sumber penerangan terkait sering padamnya. kendala lain yang dihadapi peternak adalah teknologi yang dipunyai masih kurang serta minimnya infrastruktur. kurang memahami manajemen kandang tertutup. kerabang telur cukup keras. warna kuning telur cerah. panel kontrol listrik. tirai untuk samping kanan dan kiri plafon. temptron yang berfungsi sebagai pengontrol utama. dan listrik yang bisa bersumber dari PLN dan Genset. Jarot menjelaskan bahwa telur yang dihasilkan warnanya coklat seragam. 6 . Di samping itu. kontrol penyakit menular lebih mudah diantisipasi bila dibandingkan dengan kandang sistem terbuka. dan putih telur cukup kental bila dibandingkan dengan telur yang dihasilkan layer dengan sistem terbuka. permasalahan kipas terkait mutu dan kuantitasnya. Sementara itu untuk ayam petelur sistem kandang tertutup mampu meningkatkan performa baik produksi telur maupun kualitas telur. kipas. posisi kandang satu dengan yang lainnya yang kurang diperhatikan. Namun sejauh ini rekonstruksi kandang terbuka menjadi kandang tertutup dihadapkan pada kendala modal yang dimiliki peternak masih jauh dari cukup untuk pengembangannya.Sementara itu.

Kandang tipe open house. Menyimak semua keterangan yang diberikan oleh dosen dan asisten dosen mengenai tipe kandang. dan semua keadaan yang ada di kandang. . Mendokumentasikan kegiatan. peralatan. 2.1 ALAT:  Kamera BAHAN:   Kandang tipe semi close house. 3. kekurangan dan keunggulan.2 PROSEDUR KERJA 1.7 BAB III ALAT BAHAN DAN PROSEDUR KERJA 3. macam dan jenis serta kegunaan peralatan kandang.

berisi bermacam alat salah satunya adalah penunjuk suhu.1 Kandang Semi Closed House Kandang yang digunakan untuk pengamatan dalam praktikum adalah tipe semi close house dan tipe open house.1. yaitu cooling pad. Kandang tipe ini dapat menampung sebanyak 8-10 ekor/m2. Display pannel berbentuk box besar. Ternak biasanya diberi makan dalam suatu wadah yang disebut through feeder. Untuk itu kandang dilengkapi dengan blower. spesifiknya adalah exhaust fan.1 Hasil Pengamatan 4. Beralaskan semen dan disekeliling kandang terdapat parit kecil untuk mengalirnya air ketika kandang di bersihkan.1. Letak kandang sebaiknya membujur dari timur ke barat atau sebaliknya. Kandang semi closed house beratap plafon dan memiliki pembatas udara (spoiler) tepat dibawahnya. Di kandang ini biasa hidup ayam pedaging (broiler). Tirai biasa akan dibuka 1 hari sebelum ternak dipanen. Ada pula chick guard yang berguna sebagai pembatas/penyekat. Ada alat pendingin lain yang digunakan di dalam kandang. Di dalam kandang terdapat smawar (brooder).8 IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 4. 4. Ayam yang kepanasan akan melakukan suatu gerakan yang disebut panting. .2 Kandang Open House Kandang tipe ini beratapkan asbes tanpa plafon. yaitu pemanas yang menggunakan briket sebagai bahan bakarnya. Suatu sistem yang menjalankan cooling pad dinamakan display pannel. Kandang juga dilengkapi tirai sebagai tambahan penutup jendela dan untuk pertukaran udara (inlet dan outlet). Kandang tipe ini dapat menampung hingga 14 ekor/m2 dengan luas kandang keseluruhan sebesar 7x20 m2.

amoniak sedikit sehingga penyakit pernapasan minim.   Menyalakan saklar Blower 1 : 28°C Blower 2 : 27°C Blower 3 : 29°C Blower 4 : 31°C  Karena suhu di dalam kandang 26.2.8°C.1 Kandang Semi Closed House Atap kandang semi closed house memiliki spoiler yang berguna untuk mengalirkan udara dingin yang dikeluarkan cooling pad ke arah bawah kandang. lebih hemat walaupun awalnya haris mengeluarkan biaya lebih banyak untuk peralatan. Cooling pad tersusun adari banyak bagian. ayam padat.2 Pembahasan 4. Saat itu tirai akan dibuka agar angin masuk ke dalam kandang melalui cooling pad sehingga uap air akan mendinginkan kandang. Mekanisme display pannel Ada 4 blower di dalam kandang. Keunggulan memakai tipe kandang ini adalah density lebih banyak. Tetapi ketika suhu di dalam kandang mencapai 32°C.8°C maka blower 1 dan 2 akan menyala sedangkan blower 3 dan 4 mati. Satu bagian cooling pad disebut cellpad. Misalkan suhu di dalam kandang adalah 26. dan suhu dapat diatur. 9 .4. semua blower akan menyala dan air akan mengaliri cooling pad. agar suhu dalam kandang turun sehingga ternak tidak kepanasan yang akan menyebabkan ternak melakukan panting. dan akan menyala sesuai dengan keinginan sesuai mekanisme. Guna blower (exhaust fan) selain sebagai pendingin adalah juga untuk mengeluarkan amoniak yang timbul akibat feses yang dikeluarkan ternak.

yaitu pemanas yang berbahan bakar briket.2 Kandang Open House Alas kandang memakai semen agar lantainya dapat lebih mudah dibersihkan. Meskipun kandang tipe ini terlihat tidak lebih baik dari kandang tipe closed house. Apalagi dengan adanya parit kecil sebagai saluran pembuangan. DOC sangat membutuhkan pemanas agar tetap dapat hidup. Sebaiknya untuk di kandang open house menggunakan atap jenis monitor agar pertukaran udara di dalam kandang berjalan lebih baik mengingat tidak adanya blower atau pendingin lainnya di tipe kandang ini. kandang tipe inilah yang banyak ditemui di masyarakat. air dan kotoran dapat mengalir melaui parit tersebut untuk dikeluarkan.4. 10 . Di kandang ini menggunakan 2 macam brooder. Pertama brooder yang menggunakan lampu kaus dan yang kedua menggunakan smawar.2.

sehingga keuntungan yang maksimal dapat diperoleh. kandang tipe inilah yang banyak ditemui di masyarakat. Karena tipe kandang ini dapat meminimalisir kematian ayam.   Kandang close house Kandang open house Keunggulan memakai tipe kandang closed house adalah density lebih banyak. yang akan mendatangkan keuntungan lebih besar adalah kandang close house. dan suhu dapat diatur. lebih hemat walaupun awalnya haris mengeluarkan biaya lebih banyak untuk peralatan. ayam padat.11 BAB V KESIMPULAN Kandang adalah tempat hidup bagi ternak. . Ada 2 macam tipe kandang yang biasa digunakan untuk ternak unggas yaitu. amoniak sedikit sehingga penyakit pernapasan minim. Sebaiknya untuk di kandang open house menggunakan atap jenis monitor agar pertukaran udara di dalam kandang berjalan lebih baik mengingat tidak adanya blower atau pendingin lainnya di tipe kandang ini. Meskipun kandang tipe ini terlihat tidak lebih baik dari kandang tipe closed house. Dari kedua tipe kandang tersebut.

39) iv . Universitas Padjadjaran 2009/2010. Fakultas Peternakan.webnode.37) http://www.DAFTAR PUSTAKA Modul Praktikum produksi ternak unggas.com/2009/01/saatnya-rekonstruksi-kandang-open-atau.majalahinfovet. http://sentrapuyuh.com/news/visitors-notice/ (180411-12.html (180411-12.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->