PROSES DIFUSI,OSMOSIS,PERMEABILITAS DAN SEMI PERMEABILITAS

LATAR BELAKANG Bagian sel bakteri merupakan struktur di dalam dinding sel yang terdiri dari membran sel dengan mesosomnya, sitoplasma, nukleoid, ribosom, dan endospora pada jenis-jenis tertentu. Gambar 1. Struktur sel bakteri Membran Sitoplasma Membran sitoplasma merupakan bagian yang mengatur keluar–masuknya senyawa kimia dari dan ke dalam sel bakteri. Dengan adanya membran sel, mikroorganisme mampu berada pada posisi yang tepat pada lingkungan zat kimia yang kompleks dan selalu berubah, mampu mengambil dan menahan nutrien sejumlah yang diperlukan, dan membuang produk buangannya. Membran sel juga mampu menyediakan kemudahan biokimiawi untuk memindahkan ion-ion mineral, gula, asam-asam amino, elektron, serta metabolit lain melewati membran. Substansi-substansi dalam larutan ini melewati membran dengan cara difusi dan transpor aktif serta Proses osmosis tidak spesifik. Proses ini menyamakan konsentrasi larutan di luar dan di dalam sel. Larutan bergerak dari yang lebih encer ke yang lebih pekat. Umumnya dari luar ke dalam sel. Transpor aktif bersifat sangat selektif dan mampu memperlakukan larutan (solut) secara efektif. Transpor aktif mampu melakukan penumpukan solut di dalam sel yang kadarnya lebih tinggi daripada di luar sel. Transpor aktif juga mampu memasukkan nutrien yang di luar sel kadarnya sangat rendah. Mekanisme transpor aktif melibatkan portir membran dan membutuhkan energi. Pada transpor pasif, suatu substansi secara spontan berdifusi menuruni gradien konsentrasinya tanpa memerlukan pengeluaran energi oleh sel. Molekul hidrofobik dan molekul polar tak bermuatan yang berukuran kecil berdifusi langsung melintasi membran. Substansi hidrofilik berdifusi melalui protein transpor dalam suatu proses yang disebut difusi yang dipermudah. TINJAUAN PUSTAKA 1. Transpor Pasif Transpor pasif merupakan perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Transpor pasif melalui peristiwa difusi, osmosis, dan difusi terbantu. Transport pasif meliputi transport ion, molekul, dan senyawa yang tidak memerlukan energi untuk melewati membran plasma. Transport pasif mencakup proses osmosis dan difusi. Dimana proses transportasi pasif meliputi proses-proses sebagai berikut:

Perubahan bentuk sel terjadi jika terdapat pada larutan yang berbeda. sehingga bisa menyebabkan lisis (pada sel hewan). Difusi terbantu sangat tergantung pada suatu mekanisme transpor dari membran sel. Difusi terbantu dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Setelah beberapa menit kemudian bakteri akan membentuk enzim dari dalam sel yang disebut permease. Osmosis adalah kasus khusus dari transpor pasif. sehingga sel menjadi kecil dan dapat menyebabkan kematian. Proses osmosis juga terjadi pada sel hidup di alam. Dalam sistem osmosis. dimana molekul air berdifusi melewati membran yang bersifat selektif permeabel. sel akan mendapat dan kehilangan air yang sama. maka volumenya akan konstan. Enzim permease inilah yang akan membuatkan jalan bagi laktosa sehingga laktosa ini dapat masuk melalui membran sel. sebagian besar molekul air terikat (tertarik) ke molekul gula (terlarut). memiliki lebih banyak molekul air yang bebas (tidak terikat oleh molekul terlarut). Oleh sebab itu. Osmosis . Dalam proses osmosis. dalam osmosis aliran netto molekul air adalah dari larutan hipotonik ke hipertonik.             Difusi dibedakan menjadi difusi dipermudah dengan saluran protein dan difusi dipermudah dengan protein pembawa. Pada hewan. dikenal larutan hipertonik (larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut tinggi). Banyak hewan-hewan laut. dan larutan isotonik (dua larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut sama). maka diperlukan pengaturan keseimbangan air. Salah satu proses difusi yang dikenal yaitu difusi terbantu dimana proses difusi terbantu difasilitasi oleh suatu protein. maka molekul air melewati membran sampai kedua larutan seimbang. pada larutan hipertonik. sehingga lebih banyak molekul air yang melewati membran. seperti bintang laut (Echinodermata) dan kepiting (Arthropoda) cairan selnya bersifat isotonik dengan lingkungannya. Sel yang terletak pada larutan isotonik. misalnya pada bakteri Escherichia coli yang diletakkan pada media laktosa. larutan hipotonik (larutan dengan konsentrasi terlarut rendah). Jika terdapat dua larutan yang tidak sama konsentrasinya. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. a. b. jika sel berada pada larutan hipertonik. Membran sel bakteri tersebut bersifat impermeabel sehingga tidak dapat dilalui oleh laktosa. sehingga hanya sedikit molekul air yang bebas dan bisa melewati membran. maka sel tersebut akan mendapatkan banyak air. Jika sel terdapat pada larutan yang hipotonik. Sedangkan pada larutan hipotonik. Difusi Proses difusi merupakan perpindahan molekul larutan berkonsentrasi tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah tanpa melalui selaput membran. maka sel banyak kehilangan molekul air. atau turgiditas tinggi (pada sel tumbuhan). Lambat laun cairan menjadi manis. kecepatan difusi berbeda-beda. yang merupakan suatu protein sel. Sebaliknya.atau hipertonik. dimana pada masing-masing zat. untuk bisa bertahan dalam lingkungan yang hipo. yaitu dalam proses osmoregulasi. Dalam hal ini.

Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut. yang menyerupai sifat permeabilitas membran. reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap “solute” dari satu sisi dan membiarkan pendapatan “solvent” murni dari sisi satunya. hal ini dapat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sel serta fluiditas inti hidrofobik membran dan aktivitas protein pengangkutnya PENUTUP Kesimpulan 1. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. maka semi permeabilitas merupakan kemampuan membran sel menyaring partikel-partikel. .id/files/materi/bio100/Materi/osmosis.Osmosis adalah proses perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis). Dalam istilah lebih mudah. Gerakan dari “solvent” berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. tapi tidak oleh zat terlarut. Osmosis adalah suatu topik yang penting dalam biologi karena fenomena ini dapat menjelaskan mengapa air dapat ditransportasikan ke dalam dan ke luar sel.ac. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. Oleh karena itu. Osmosis terbalik adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. Membran “semipermeable” ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. Difusi dan Osmosis merupakan bagian dari proses trasnpor pasif yang tidak memerlukan energi dalam prosesnya. Permeabilitas dan Semi Permeabilitas Permeabilitas dan semi permeabilitas merupakan kemampuan yang dimiliki oleh membran sel dalam dalam menyaring partikel-partikel yang akan melalui membran sel. Sehingga dapat dikatakan bahwa permeabilitas merupakan kemampuan yang dimiliki oleh membran sel dalam menyaring partikel-partikel yang akan melalui membran. (http://www. proses ini biasa melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Permeabilitas membran tergantung pada fluiditas inti hidrofobik membran dan aktivitas protein pengangkutnya. keadaan lingkungan yang dapat mengganggu keduanya akan mempengaruhi permeabilitas membran terhadap suatu solut. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor.ipb.tpb.html) C. Osmosis merupakan suatu fenomena alami. yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalm sel hidup di mana molekul “solvent” (biasanya air) akan mengalir dari daerah “solute” rendah ke daerah “solute” tinggi melalui sebuah membran “semipermeable”. Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi “solute” tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah “solute” rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik.

Proses Diffusi merupakan proses perpindahan molekul larutan yang berkonsentrasi tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah tanpa melalui selaput membran. Keduanya dibedakan oleh kemampuan yang dimiliki masing-masing akibat kondisi yang kurang menguntungkan. proses ini biasa melalui membran permeabel selektif. Permeabilitas dan semi permeabilitas merupakan kemampuan yang dimiliki oleh membran sel dalam dalam menyaring partikel-partikel yang akan melalui membran sel. 3. Proses osmosis merupakan proses perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis).2. . 4.

/.. 95- 5- .

108.

907.2.

-4 .

907..

9.7:50720..73 5.703.8 207:5.839/7414-202-7.3 02.8 !0720.3 -. /.3:93.25:.3 20.1:/9.73 5...790 . 20207:. 1:/9.3 80 /.7 574808 97..3 20./.83547 5.3   1:8 /. !&%&! 0825:.33:3.3 /2 40 202-7.8 202-7./.380 !0720.790 5.8202-7..9 /.3 .3  2.3 907.5.-9.3 802 50720.3.3 .3 .8 39 /7414- 202-7.5.-9./.3/.8202-7..3 02...3 80 /.-9.81 .3 /2 40 202-7.25:.3 /...  0.790 .39:3 5.: 202-7. 50720.9...3/.9:84:9  $03.3..950720.30307/.8 207:5.7:400.25:.58:.8 /.790 5.-9..-9.3:0/:.-9..9.3 80 203.2 203.3 /.3 20307:5.3 82488 207:5.  .9/503./.3 .2 203.9203..8 574903 503.3 02.482488 92   !0720.8 207:5.3907.-9.5.3$02!0720..790  .3.9: 0.3.3/.3 202-7.73 5.81.3 -.25748083.790 5. 802 50720.9.3 202503..3 .3 9/.9.33:3.3 808079.-9.8574903503.: 202-7.8/.-9.2 /.3:93.

357480850753/.3-074380397.3:7.2 203.: 202-7.3 40 02.790 5.-9.-.9..25:.8 207:5.-9. 549438 0.9.20.3 ..8 /.73 5.3 /2 2.350720..25:.7.3-074380397.3 02.7:9.9 43/8.3 /2 40 202-7.8703/.83 .: 202-7.3 ..-080091    !0720.3-074380397.3 20.83 2.7:9..5:9202-7.20.790 .3.893 5079438 5748083-.3 .3 80  0/:..3 574808 50753/.8703/.3203:39:3.35.3 240: .:80.3 -074380397.7/.8.3    !74808482488207:5.3...2 /. /-0/.3 802 50720.8 93203::.3 ..7:9.3.3 80 /.3   .  !74808 11:8 207:5.