TUGAS MAKALAH PANCASILA PELANGGARAN TERHADAP PANCASILA

KELOMPOK 5 Nusieta Ayu Primadian (36388) Adinda Masita Putri(37468) Brilian Echonery(37053) Dyah Ayu Meiliastuti (36899)

Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru/dosen pembimbing yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Makalah ini memuat tentang ―Kritik terhadap pancasila‖ untuk memberikan kritik dan menyadarkan masyarakat bahwa sebenarnya nilainilai dalam pancasila belum sepenuhnya dijalankan dengan baik di Indonesia. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui bahwa nilai-nilai yang terdapat dalam pancasila belum sepenuhnya dijalankan dengan baik.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini. . Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.

Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih. Penulis .

B. TUJUAN .khususnya mahasiswa dapat memahami bahwa sesungguhnya pancasila belum dijalankan sepenuhnya dengan baik.BAB I PENDAHULUAN A. . Namun pada kenyataannya saat ini banyak penyimpangan – penyimpangan perilaku sosial yang terjadi akibat lunturnya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pancasila di kehidupan bermasyarakat.Menjelaskan bahwa Pancasila belum sepenuhnya dijalankan dengan baik.Menambah wawasan pembaca . Makalah ini disusun dengan harapan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca khususnya dalam pelaksanaan pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema ―Kritik terhadap pancasila‖ ini dipilih dengan maksud dan tujuan agar para pembaca. LATAR BELAKANG MASALAH Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki fungsi memberikan pedoman atau landasan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Pelanggaran kebebasan agama oleh pemerintah Hal ini terjadi ketika Indonesia hanya menganggap 6 agama sebagai kepercayaan yang dianut dalam Indonesia.kepercayaan yang dianut masyarakat Indonesia bahwa seluruh agama mengajarkan kita untuk menjunjung nilai agamanya dan mengilhami nilai-nilai seperti saling menghormati. dan adanya pendapat bahwa negara seharusnya tidak ikut campur dalam urusan keagamaan . dan menghargai antar pemeluk agama serta tidak saling memaksakan suatu agama atau kepercayaan kepada orang lain.Ketuhanan Yang Maha Esa.PELANGGARAN TERHADAP PANCASILA Berikut ini adalah penjelasan terhadap pelanggaran pancasila dari sila I sampai sila V: 1. Kasus I : Tragedi kerusuhan poso (1998 – 2001) Tragedi kerusuhan ini terjadi karena adanya unsur pemaksaan antar agama di sulawesi tengah. sedangkan dalam nilai sila 1 pancasila menyebutkan tidak adanya pemaksaan seseorang untuk menganut sebuah kepercayaan. Sila pertama pancasila adalah kesimpulan yang didapatkan dari kepercayaan. Hal ini tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam sila 1 sebagai pencerminan masyarakat yang saling menghormati dan tidak memaksakan kehendak. bekerja sama.


 Rapat pleno tersebut sempat tertunda karena seluruh anggota Komnas menemui puluhan massa yang mengaku keluarga korban pelanggaran HAM Tanjungpriok. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak DPR agar mengubah keputusannya yang menyatakan bahwa kasus Trisakti dan Semanggi I-II bukan pelanggaran berat HAM. Trisakti. Kasus I: Tragedi trisakti. Mereka mempertanyakan keseriusan Komnas dalam menuntaskan kasuskasus pelanggaran HAM. Rabu (5/3) mengadakan rapat pleno untuk memutuskan apakah Kerusuhan Mei 1998 akan ditindaklanjuti secara pro-justisia. beradab. Untuk itu. penyidikan dan pengadilan. tindakan Pansus DPR yang mengeluarkan rekomendasi bahwa peristiwa Trisakti dan Semanggi bukan pelanggaran HAM berat telah melampaui kewenangannya. dalam waktu dekat Komnas HAM akan mengirim surat kepada pimpinan DPR. "Kita akan desak DPR untuk memperbaiki keputusan itu.
 Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (Ikohi) menuntut Komnas membentuk KPP Kasus Penghilangan Orang Secara paksa. persamaan hak dan kewajiban. jadi seharusnya DPR mengusulkan pembentukan Pengadilan HAM Ad Hoc.2. Rabu (5/3). Ikohi berpendapat.
 "Karena kami menganggap peristiwa Trisakti dan Semanggi pelanggaran HAM berat. penyelidikan." kata Ketua Komnas HAM Abdul Hakim Garuda Nusantara kepada wartawan di Jakarta.
 Rapat paripurna DPR menyetujui kesimpulan Pansus Trisakti/Semanggi yang merekomendasikan kasus Trisakti dan Semanggi diselesaikan melalui pengadilan umum/militer. kita selayaknya mengakui persamaan derajat.Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Melalui sila kedua pancasila. serta penculikan aktifis. pengadilan militer tahun . Hal kemudian diperkuat dengan pernyataan pimpinan DPR yang mendukung penolakan sejumlah perwira TNI/Polri menolak panggilan Komisi Penyelidik Pelanggaran (KPP) HAM Trisakti/Semanggi. dan menjunjung nilai – nilai kemanusiaan.
 
 Kasus Mei
 
 Komnas HAM hari ini. Menurut Hakim.
 Saat ini berkas hasil penyelidikan KPP HAM tersebut berada di tangan Kejaksaan Agung (Kejagung). seharusnya Kejagung mestinya tidak ragu menindaklanjuti kasus itu ke tingkat penyidikan. yang berhak menentukan terjadinya pelanggaran adalah wewenang institusi." tegasnya. Hakim menjelaskan. Semanggi I dan II. Dengan itu masyarakat dapat bersosialisasi dengan adil. Sebab. Talangsari.

Abdul Hakim meyakinkan bahwa Komnas HAM sedang memproses hasil penyelidikan semua pelanggaran HAM yang pernah terjadi.melainkan akan dilihat dari hal hal yang selama ini sering terjadi di Indonesia ini.Sekarang ini bukan hanya Negara saja yang korupsi .Persatuan Indonesia Sila ketiga pancasila ini dimaksudkan agar rakyat Indonesia memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme. Misalnya.
 Menanggapi tuntutan itu. Sehingga rakyat indonesia mendahulukankepentingan negara dan persatuan di atas kepentingan pribadi atau golongan.bagaimana korupsi bias terberantas sedangkan lembaga pemberantasan korupsi sendiri melakukan korupsi .bagaimana rakyatnya dapat mengikuti apabila teladannya sendiri pun melanggar 3.Pemerintahnya sendiri melanggar sila dari pancasila.sebagian warga Negara sudah memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Rasa patriotisme tidak akan muncul sebelum adanya rasa nasionalisme. Contohnya saja dalam hal pemberantasan korupsi .Kita sebagai rakyat Indonesia sama sekali belum mencerminkan sikap patriotisme dan nasionalisme.Dari hal yang sekecil ini saja sudah dicerminkan bahwa rasa nasionalisme pejabat Negara dan warga Negara itu belum ada.Sebagai bangsa yang berdasarkan pancasila kita harus mengaplikasikan hal hal diatas.Bagaimana seseorang ingin mengalahkan musuhnya apabila dirinya sendiri belum bisa dikalahkannya. Dari data Ikohi periode 1997-1998. Komnas akan mengkaji ulang hasil KPP HAM Talangsari dan telah membentuk Tim Penyelidik Kasus Pelanggaran HAM yang Dilakukan Mantan Presiden Soeharto Dari hal diatas dapat dilihat bahwa di Indonesia ini sila kedua ini belum benar benar diaplikasikan dengan baik dan benar. 23 orang dilaporkan dihilangkan secara paksa. Dari jumlah itu 9 orang telah dikembalikan.bahkan anak SD juga sudah bisa korupsi.Mungkin tidak semua orang seperti hal yang telah disebutkan diatas. Dalam sila ini tidak akan diadakan contoh kasus.1998 terhadap Tim Mawar Kopassus sama sekali tidak berhasil mengungkap tabir peristiwa itu.banyak bantuan yang datang dari . satu orang ditemukan meninggal.Hal tersebut dapat dilihat pada saat Negara ini dilanda bencana bertubi tubi .

Kerakyatan yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ini merepresentasikan inti dari demokrasi dimana bangsa indonesia diharapkan dapat menghormati setiap perbedaan pendapat dan menjadikan musyawarah sebagai cara untuk mencari jalan keluar.Negara lain saja ikut membantu tapi kenapa masih banyak warga Negara di Indonesia ini tidak bisa.Tapi banyak juga orang yang tidak menghiraukan hal tersebut. Selain itu. 5. kesehatan.pihak pribadi dan institusi.Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Hal . . rakyat diharapkan dapat turut aktif dalam memilih dan mengawasi wakil – wakilnya.hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti kebutuhan hidup. dan pendidikan diperuntukkan bagi rakyat sebagai hak oleh rakyat. 4.

dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing. 5. Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya. Hendaknya kita tidak menggunakan standar sebuah agama tertentu untuk dijadikan tolak ukur nilai moralitas bangsa Indonesia. Tidak memaksa warga negara untuk beragama. Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang Maha Esa 2. Sesungguhnya tidak ada agama yang salah dan mengajarkan permusuhan. 4. 6. 3. Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia . Makna Sila-Sila Pancasila Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab  Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama.Hanya karena merasa berasal dari agama mayoritas tidak seharusnya kita merendahkan umat yang berbeda agamaataupun membuat aturan yang secara langsung dan tidak langsung memaksakan aturan agama yang dianut atau standar agama tertentu kepada pemeluk agama lainya dengan dalih moralitas. Bertoleransi dalam beragama. Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah.   Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa 1. Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.

keturunan dan perbedaan warna kulit. 5. artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat. Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama. Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut potensi masing-masing.   Sikap positif terhadap nilai-nilai pancasila Nilai-nilai Pancasila telah diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia. Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan. 4. mengamalkan Pancasila merupakan suatu keharusan bagi bangsa Indonesia. Permusyawaratan. Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia. baru sesudah itu diadakan tindakan bersama.1. Menghormati anggota keluarga 2. Membiasakan hidup hemat . Nasionalisme. 2.  Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia  Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. Oleh karena itu . Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan. Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya. Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan   Hakikat sila ini adalah demokrasi. Menghormati orang yang lebih tua 3. Sikap positif dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila. 3. Cinta bangsa dan tanah air. 1.

tetapi NKRI ingin dikembangkan sebagai Negara Beragama. . Tidak membeda-bedakan teman 5. Membiasakan musyawarah untuk mufakat 6.4. Membantu orang lain yang kesusahan sesuai dengan kemampuan sendiri Ketuhanan Yang Mahaesa Di dalamnya terkandung nilai-nilai bahwa NKRI bukan sebagai Negara Agama dan bukan pula sebagai Negara Sekuler. Menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing 7.

Sebagai negara beragama. tetapi mereka dibina oleh Negara (Pemerintah dan Masyarakat) untuk: (1) tidak menjadi atheis. (2) Kepala Negara tidak harus berasal dari Kepala Agama tertentu. artinya: (1) keputusan negara harus didasarkan pada ajaran agama-agama. NKRI tidak memisahkan urusan negara dari urusan agama. Di sini terkandung tekad bahwa mereka yang ber-Aliran Kepercayaan tidak diwajibkan (secara hukum positif) untuk beragama. Sebagai bukan negara sekuler. sementara negara pun tidak boleh mencampuri urusan aqidah agama apapun. NKRI mendasarkan pengelolaan negara pada hukum positif yang disepakai oleh bangsa (MPR. (3) konstitusi negara tidak dari Kitab Suci agama tertentu.2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab . DPR+Pemerintah) yang warganegaranya beragam agama. atau (3) sedapat mungkin memilih salah satu agama yang resmi diakui Negara (karena lebih banyak kedekatan ajarannya). NKRI tidak menerapkan hukum agama tertentu sebagai hukum positif. dan lain sebagai4nya harus dilandaskan pada kesesuaiannya dengan ajaran Tuhan Yang Mahaesa. tetapi negara wajib melindungi agama apapun. (2) tidak membentuk agama baru. artinya: (1) ideologi negara tidak berasal dari ideologi agama tertentu. 3. DPR. (2) suara terbanyak dalam lembaga MPR.Sebagai bukan negara-agama.

HAM dimaksud adalah yang sesuai dengan hukum positif Indonesia dan budaya bangsa Indonesia. (2) persamaan di muka hukum. dan Negara berBudaya (yang beradab). Sebagai negara yang ber-Budaya/Adab. Sebagai negara yang ber-HAM. serta (4) karya. karena hukum positif Indonesia bersumber pada Ketuhanan Yang Mahaesa. (3) menegakkan HAM. Belanda) atau aborsi (seperti di Irlandia Utara dan Skotlandia) tidak bisa diundangundangkan (tidak bisa dijadikan hukum positif di Indonesia). (2) karsa. yang dapat melahirkan karya-karya monumental dalam arti yang seluas-luasnya. Sebagaimana diketahui. NKRI ingin mengembangkan dirinya sesebagai negara yang melindungi dan menegakkan HAM bagi warganegaranya. keempatnya itu merupakan unsur dari budaya/adab .Di dalamya terkandung nilai-nilai bahwa NKRI merupakan Negara berHAM (kemanusiaan). maka HAM seperti euthanasia (seperti di Selandia Baru. 5Contoh. Sebagai negara yang ber-Hukum. dan (4) membudayakan kontrol publik/sosial/masyarakat atas jalannya pemerintahan yang baik dan bersih (good governance). Negara ber-Hukum (yang adil). NKRI ingin melindungi dan mengembangkan: (1) supremasi hukum. yang dapat melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi. yang dapat melahirkan seni dan estetika. yang dapat melahirkan moral dan etika. NKRI ingin mengembangkan: (1) cipta. (3) rasa.

Sementara. sivilisasi.3 Persatuan Indonesia Di dalamnya terkandung nilai-nilai bahwa NKRI menyatakan diri sebagai negara yang diikat oleh ‗persatuan‘ dan ‗kesatuan‘. 3.3. dan partisipasi (singkatnya kedaulatan rakyat). bukan Kesatuan Indonesia)—dengan demikian—lebih akan mengedepankan dan memprioritaskan NKRI sebagai negara yang berjiwa civil society. Sebagai negara demokrasi. asas ini sebagai landasan penerapan kedaulatan rakyat. dan mobilisasi (singkatnya kedaulatan negara). militerisasi. penegakkan HAM. NKRI menerapkan prinsip-prinsip: (1) pembagian kekuasaan antarlembaga . dan prinsip-prinsip demokrasi itu bersifat universal bagi bangsa-bangsa beradab di dunia. nilai-kesatuan sebagai faktor penopang dan pemberi peluang nilai-nilai otokratisasi. Sementara. nilai kesatuan berprinsip 6pada ‗bersatu dalam keseragaman/ketidakberbedaan/kesamaan/homogenitas‘. madanisasi. etatisasi. Sila ketiga ini (Persatuan Indonesia.4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Di dalamnya terkandung makna bahwa NKRI menerapkan asas kerakyatan. Nilai persatuan berprinsip pada ‗bersatu dalam keberagaman/ keberbedaan/ketidaksamaan/heterogenitas‘. Nilai-persatuan sebagai faktor penopang dan pemberi peluang nilai-nilai demokratisasi. kedaulatan rakyat ini sebagai basis demokrasi.

(5) pers yang bebas. bukan keadilan bagi segolongan/pemerintah/penguasa. dan seterusnya pada hal-hal yang bersifat fisis/jasmaniah. Tegasnya. (8) dan seterusnya. sementara kebijaksanaan adalah pemimpin yang berhatinurani. sila keempat menunjuk pada NKRI sebagai negara demokrasi-perwakilan yang dipimpin oleh orang profesional-dewasa melalui sistem musyawarah (government by discussion). Pemimpin yang hikmat adalah pemimpin yang berakal sehat. rasional. pemimpin yang hikmat-kebijaksanaan itu lebih mengarah pada pemimpin yang profesional (hikmat) dan juga dewasa (bijaksana). Jadi. (6) kontrol publik/sosial. Dengan demikian—secara filsafat (hakikat)—kelima-sila tersebut dipahami sebagai sistem-nilai-yang-mencakup/meliputi (satu kesatuan nilai . (3) multi parpol. terampil. jujur. bijaksana. (7) negara untuk kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik. arif. dan seterusnya pada hal-hal yang bersifat psikis/ rohaniah. adil. Itu semua—negara demokratis yang dipimpin oleh orang yang dewasaprofesional—dilakukan melalui tatanan dan tuntunan permusyawaratan/ perwakilan. 3. 7Jadi. cerdas.5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Di dalamnya terkandung makna keadilan-sosial (keadilan-socius) atau pemerataan-bersama bagi seluruh-rakyat (atas dasar keadilan distributif). perlindungan minoritas. (2) pemilu yang bebas. (4) pemerintahan mayoritas.negara. NKRI merupakan negara demokrasi yang dipimpin oleh hikmatkebijaksanaan.

3. 4. yang menjunjung tinggi Sila ke-2 (HAM. yang mengutamakan Sila ke-3 (persatuan dan kesatuan bangsa). Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. dan Sila ke-4 melandasi Sila ke-5. Sila ke-3 melandasi Sila-sila ke-4. penuntun. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. dan pegangan dalam . bila berbicara Demokrasi Pancasila misalnya. sebagai contoh. negara budaya). 5. 5. 2. Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. Sila ke-2 melandasi Sila-sila ke-3. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk. 5. maka dapat dipahami bahwa Sila ke-4 (negara demokrasi) itu yang dilandasi oleh Sila ke-1 (norma agama). negara hukum. 4. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain. yaitu bahwa Sila-1 melandasi Sila-sila ke-2. dan yang untuk kepentingan Sila ke-5 (keadilan sosial bagi seluruh rakyat) Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1. dan kepribadian bangsa Indonesia adalah Pancasila. 3. Segala aktivitas bangsa Indonesia disemangati oleh Pancasila. Sehingga.8Pancasila).

Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan hidup. Jadi secara harafiah. Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. berbangsa dan bernegara. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI. Dalam kamus Jerman-Inggris weltanschauung diberi arti conception of the world. Dengan demikian.4 7. mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. 4. atau tuntunan hidup. Sophia berarti wisdom. Perjanjian luhur tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa Indonesia. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. anshauung berarti pandangan. Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: .mengatur sikap dan tingkah laku manusia Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat. atau falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). pegangan hidup. sikap hidup. kebijaksanaan atau kebenaran. 5. philosophy of life. Falsafah berarti pula pandangan hidup. falsafah berarti mencintai kebenaran. Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). 6. Welt berarti dunia. Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia:3 Falsafah berasal dari kata Yunan ―philosophia‖. Kita semua mempunyai janji untuk melaksanakan.

id/wpcontent/uploads/2009/05/pendidikan_pancasila.ac.ac.pdf .pdf http://blog. Hal ini berarti.id/wpcontent/uploads/2009/12/pancasila_sebagai_pemersatu_bangsa. Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi.ac. 8. http://pustaka. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. Isi dan tujuan dari semua perundang-undangan di Indonesia harus berdasarkan. bahwa landasan idiil GBHN adalah Pancasila.unpad. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila.pdf http://pustaka.id/maulana/files/2009/07/materi-nilai-dasarpancasila1.unila.unpad. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara.

3:8./..-07 :/.::2   2030.3.7:  0../.3.  $0-.-078:2-075.3 20302-.3..9.3 .7./:3/..3/:33.3/.8050790:9.. /.2..3-07 ::2 #33203/:3/.7.09:.3$49./. 3.7.3/73.7..3/4308. 8080-..30.. 805079/$0.3/2:./.-..3  202-:/... .. .3.8:/.3/.3-07  #3320302-.30.32030. -07 02.30.-8.3.3. ..3 .3 /..3-.703.30.&9.7.7.3 :3/.-8. 2.38.: .3 9/.8::2   5078.-.  $0-. 9/..3::2 548913/4308..3203/:3/. /2..3/./03.2../.3::254891/3/4308.  4394 .::2548913/4308..7.-07 ::2 .08.-478 805079/7./.343974 5:-.3-07.3 0.7.30.3/.30.3-:/.3.3  8:5702.3808:./ /./.7.#207:5....907.8.

.848.

8.30.7.073.3-..2...0  $0-..3.9 .7.9.3-078 44/4./.3-07 :/...8.3.5020739.33.

7.5.920.243:2039.920.3/..: 0025.3.309.2./.7.3803 /.390344   .8 :.3/.920.7. $0-.7.   7.78./.8.:.7.380:.3 /.3  ..7.7-:/..3/.3/. 8079..3.#3320302-./09.3. .920.7.83.3 :38:7/.93. .  .9: 207:5.5.5.2 .  .32:50309.3 08909. .79.59..5.3247. /. .

/.- ..

3 08.9:.20-07.9:.7.5078.33/4308.9:.3-07573855.3. 30.940 5078../..9. -078.23..-. !078.3 /.. /.9:/.3  .3/780-.#203.3/..9:. 3.3/:33...2.907.

.3. 0-07-0/.

.8.3.09/.2.

/.8 $02039.9:/.2.3.09074039.3 -0757385 5.2 0807. 3...7.9:.08. -078.

.3.09/.-07-0/.

.08.2.3.

.8 8.35..33. 08..3/.2 !072:8.98.9:.8.3502-0750:.3 !078.3/.380-.0/. -:.:.424039.330.84.90-. /03.33.3 0-.8 83.3.09   07.93...0/.320257479.8.7.3.3# 80-...7.  $..93.3 2.33/4308.35253402. 30.:.947 50345.8 29078.9 $02039. 5078.33/4308..380-.98.9:.3. 3..7. 3..4947.32030/05.8 83.3/.8 /.9.9:.9.8.3.8 /. 3.9.9:.308. /0247.8  .3 /02.8  09.09.3/.1.3502-0750:../.38.8 5030.3 24-8.7.94750345.3-07.7985.9.1.37.98..

3 .30/.8.3.-07.8380-.078.!07.8.38.5./.5.9.350307.3 7. .-//:3...357385 57385/0247..9 0/.9 :3...702-.7.3 /. $0-.-.357385 57385  502-.3...30:.#20307..5.23.907.:.3/.3.:.38.9. /0247.8.8 07..-.-.8  #20307..37.88/0247.. -.8/.39..89: -0781.30.9.-..8.9380-.3/:32.

8   439745:-.479.30.7.8   5078.8  5073/:3.8   2:95.323479.3 2..   502:.3-0-.3-0-.754   5020739.

380907:83.5.3 -07.37..3./..848.8 907.3-0781.../ #207:5.25 /..3. .8.8..35:-   /.350./0247.9/.9..502253.9  7./.330. :39:080. .7..32.90-.3 !02253.3/525340 2.    30.907.843.9 188.380907:83.80.  ..07/.7.

8.. .3  .8.3 -07..93:7.3. ::7 .3-0781..5././.502253.3.3.7.82.380907:83.802039..9 588.0-.71 -..3./ /.

:9.3.32.:.3/.3/52534047./0./ 502253.9.7.3.39:39:3.98.3 /0. 502253.57410843.9 0-. 74.3..3 5072:8.3.3.9.357410843.3:. -.8.7.././0247. /.3.39:0-203. 30.320.9 /. .8. 5.  9:802:. 2.8.8.7.

7. /0247.3/897-:91  -:.0732039-/8.23.93/4308.$0:7:#.357410843.9.2./.30.3. 8./.3$48.9203:3:5.-.0.3 84.3/:32./.9.80:7: 7.907.8/./..3/52534047..3. 20.3 %0. 0.3.:8843   0.3 0../..7./. /.3 -078.-.80443.3 848.: 889022:8. /0.70.#80-... 507.:8 .8.8.9 .: 50207.9..3-.83.8 507.. 4.0025.

.5020739.

7.3 203...1.18.503:..  03.:5. 8.3/02.280-.. .88902 3.8.9 ..9 02.3 80.90780-:9 /5.

205:9 8.9:.9:08. .3 3.

 /507:3. . 80-.0  20.3/2.5.3/4308..3/.!.8 9: .3-07. .3/4308. /.3-..2 .38. 3/4308.9    0/:/:./.3057-..3.79-..7.3.31:38!.8$..0  $03.. 80:7:7..8 !..3-07. 3./.3/03.-. ..$. !.0   30.3-07..308......3./.3/.2.3907.200.::2 30.9.0247.30889038-.3203:3:393 $.-..3 848.:/.507-:.4394 -.9/5.9.   !. /0247.0  3472..3 $. .8:/ /03.9:./.2.9.3203:9.8.8.3/4308.3057-.7.8. . /..350.3:39:050393.5.3 /../802.3-.3203039:.3/4308.8..2!.52039.3/:3/.. 8.79-..907.38.7 . ./.3/.3.0   $../.940!.2025:3..-:/.0  0.   !.38.3-.8.3/.509:3: 503:39:3 /.9:.840$.2..3/4308. 8..9 202-0/.0/:5.9203.8.3/.8-.3./..3.!..057-.38.3-.28.0  5078.3$./..8.0  20..38.380-.3/.8$.38.8.7..2-../.3.7.9:-.3/./..3..3.0  /.3$.38.3.79-.3/:5-.. .. 20.8.$.3/.0  30...7.5.3. 8.3....5. 2.3/.0    $.38.3.8.38...3/4308.3 -.3/4308.7.3/..3./..8$.-07-.38.95.3-.8.3 7 .83./  !.3 /.3.3.8. $0.0 20.3.8$. 93.

38.5.1.7 18.9..2025:3.9.203.::3-07.1..79 203..#05-:53/4308.3/4308.39:./.9.:9:39:3.8...3 03..3.8!. 9.7.5/:5 50..9.20.38.3::77.8.8.795.9   !.80-.79944./.3!&!2.38079.9.79-.8.3 ... 3/4308.3.3 .8/.0743/8.3:39:20.1...3.38.3/02.393./.::3-.7../.:5.8.3/:5 8..8.79.7.7.   !.!./.....3 /:5 ./80.3/.3 -072.0-03.9 -07-..:548458.5.38.3/4308././.39.:507/0-.3.3.3:8.7..7 -03.93/4308. .3./.7.:1.734/.1.0743/8.8.8.507..8. !. ./. .38./09.0 203.9.8.3.3 54845.2:8072.3-0730..3..2.3./..3/.3 !./.3.3.8..3-.3.38.:0-03.09.795:.798/42  0-.70..3/809::40 7. 9.3/. !07.3  2025079. 548458..-.3.2 8/.8.3.38.7.795... /..-07. .:503 -07.. !48.3 . -07.3/:.-07.9.3907:84030.8.3.3.3 ::790780-:9/5079.:3/2:.3407 $40.9.20/:5.3/4308.3.. /:5-.9.8.1.38.40 -.757.1. 1.:2.79-.3!&! 09-07.38.3/:3.1./:5.::3-07.25/.802:.3/4308.8./805..9.79/:3.8..::3/-07.3/..1.3/:5  .2025:3.3.3-.72020-03.90.9.3-03.943..7.:5:3!!405..9.503/730.-07.7.3/4308..7 $45. .8./.:3...9:78.8.9:3/:5.  .80-.8.3....7.3/:5   !.38.1.   !.1./:5-.5/.9/.8.39.3-07.3.43...3/4308.3 378 09..:80-.3.38.05943419047/ 5484541 10 .:203.3/.7.5.93/4308.7.

:..3.3.8.7.3.8.39/...!02078.3..3.-40-079039.. 8.7..3/ .7.!.7/.3.9:..8.7./.3/.80-03.3!#20303...3 /03.5.30.3. !.3.!.!.....2.  79/.20909...3.8.7802:..2.3.3 :3/...!.3/3/4308.3-07.3 50/42.2203.3 30..9:3.8.3/.8.2!02-:.3/ .3&&   !.31:38!./.80-./. 8/..3503003..8.  ..78 .38.3 !.9/.8.      995..73.2503079./507:3.79 -.3/.507:3/.7:8 -07/...7.8.8-.. .8...5.39::./.8.380-.8.9:75020739.3.3/..93907/.3.8.3/.79-...3-07.78 08././.33/80-:9 /.

.

/ .5:89. :35... /.

439039.5 .

:54./8.

 .

.

5/1  995..3.8.503//.3*5.

.

./ . :35.5:89.. /.

439039.5 .

/8.:54.

 .

.

8..3.38. 5/1  995.9:*-.*80-..5.*502078.

.

/.. .-4 :3.

3.:.2.

108.

 .

.

.3.2. 5/1     . /.7 5.8.8.907 3.

   .