P. 1
SAP ISPA

SAP ISPA

|Views: 1,672|Likes:
Published by Lian Nugroho

More info:

Published by: Lian Nugroho on Oct 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Bidang Studi Pokok Bahasan Sasaran Tempat Hari/tanggal Waktu Metode : Ilmu Keperawatan Komunitas : ISPA : Warga RW 08 Dusun Klaseman : Rumah : : WIB : Ceramah dan diskusi

A.

Tujuan Instruksional 1. Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, warga diharapkan mengerti tentang ISPA 2. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti penyuluhan ini, warga diharapkan mampu: 1. Menjelaskan kembali pengertian ISPA 2. Menjelaskan kembali penyebab ISPA 3. Menyebutkan gejala ISPA 4. Menyebutkan penularan ISPA 5. Menyebutkan pencegahan ISPA 6. Menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan

B.

Sub Pokok Bahasan 1. Pengertian ISPA 2. Penyebab ISPA 3. Gejala ISPA 4. Penularan ISPA 5. Pencegahan ISPA 6. Hal-hal yang perlu diperhatikan

Penutup 5 menit Diskusi o Mengemukakan pertanyaan o Menjawab pertanyaan o Memberi masukan D. Pence gahan ISPA 6. Memberi salam 2. Menyimpulkan materi yang telah disampaikan 4. Tahap Pembukaan Waktu 5 menit Kegiatan 1. Proses Kegiatan No 1. Pelaksanaan 30 menit Ceramah Tanya jawab Mendengarkan o Memperhatikan 3. Mempekenalkan diri 3. Menggali pengetahuan klien mengenai karies gigi. Salam penutup Kegiatan Kegiatan Peserta Penyuluh Ceramah o Mendengarkan o Memperhatikan o Menjawab pertanyaan 2. Penul aran ISPA 5. Halhal yang perlu diperhatikan 1. Menanyakan kabar atau keadaan peserta 4. Gejal a ISPA 4. 6. Penge rtian ISPA 2.C. Memberikan kesempatan bertanya kepada peserta 2. Penye bab ISPA 3. Media dan Alat Peraga o Leaflet . Menyesuaikan kontrak waktu 5. Mengajukan pertanyaan kepada peserta 3. Menjelaskan tentang: 1. Menjelaskan maksud dan tujuan penyuluh.

F. 2. Hasil • Warga mampu menjelaskan kembali pengertian ISPA • Warga mampu menjelaskan kembali penyebab ISPA • Warga mampu menyebutkan gejala ISPA • Warga mampu menyebutkan penularan ISPA • Warga mampu menyebutkan pencegahan ISPA • Warga mampu menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan G.o Flip chart E. Materi (Terlampir) . Metode Metode yang digunakan: ceramah dan diskusi Evaluasi 1. Struktur • Alat dan media sesuai dengan materi penyuluhan • Warga dan mahasiswa datang pada tempat yang telah ditentukan dengan tepat waktu. Proses • Warga antusias dan mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal hingga akhir • Warga memperhatikan penjelasan pemateri • Tidak terdapat distraksi selama kegiatan penyuluhan • Warga berperan aktif dalam kegiatan diskusi ditunjukkan dengan mengajukan pertanyaan 3.

anak menjadi kejang bahkan bila tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian. Akhirnya terjadi peradangan yang disertai demam. C. terutama bila ada epidemi atau pandemi. diantaranya bakteri "stafilococus" dan "streptococus" serta "virus influenza" dan "sinsitialvirus" di udara bebas akan masuk dan menempel pada saluran pernapasan bagian atas. Infeksi dapat menjalar ke paru-paru. batuk. Etiologi ISPA terdiri lebih dari 300 jenis bakteri. virus dan riketsia. dan menyebabkan sesak atau pernapasan terhambat. PENYEBAB ISPA dapat disebabkan oleh virus. Menurut berbagai literatur. GEJALA Gejala ISPA biasanya ditandai dengan gejala flu. Sebagai pertahanan untuk melawan bakteri dan kuman yang masuk ke dalam .5 derajat celsius dan disertai sesak nafas. oksigen yang dihirup berkurang. B. bakteri dan virus penyebab ISPA.MATERI PENYULUHAN A. bakteri maupun riketsia. DEFINISI ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit infeksi yang menyerang saluran pernafasan mulai dari hidung sampai paru-paru yang berlangsung tidak lebih dari 14 hari. Infeksi bakterial merupakan penyulit ISPA oleh karena virus. demam dan suhu tubuh anak meningkat lebih dari 38. rasa nyeri dan gangguan fungsi karena bakteri dan virus di daerah tersebut maka kemungkinan peradangan menjadi parah semakin besar dan cepat. yaitu tenggorokan dan hidung. pembengkakan pada jaringan tertentu hingga berwarna kemerahan.

Pentingnya pemberian makanan bergizi. hal itu menandakan terjadi infeksi di dalam saluran tersebut. PENCEGAHAN Berbagai sstrategi yang dapat dilakukan untuk pencegahan dan pemberantasan ISPA oleh masyarakat di antaranya adalah : 1. Apabila batuk juga disertai lendir atau skutum (dahak) yang berwarna hijau dan kental. Penyakit ringan yang sering menyertai anak . Pentingnya Pemberian Imunisasi Pemberian imunisasi lengkap harus sudah selesai pada bayi umur 1 tahun. Bayi dan anak balita yang mempunyai gizi baik jarang yang menderita penyakit yang serius oleh karena tubuhnya dapat menangkal infeksi. Diet makanan yang mengandung Vitamin A dari buah-buahan berwarna kuning serta sayuran juga dapat mencegah infeksi. PENULARAN Ada 3 cara penyebaran infeksi. 2. batuk disertai dahak dan ingus atau lendir yang ke luar dari hidung. 2. terutama karena batuk-batuk Aerosol yang kasar. terjadi pada waktu batuk dan bersin Kontak langsung atau tidak langsung dengan benda-banda yang tercemar infektan. hal ini tidak tercapai maka bayi/anak harus di imunisasi sesegera mungkin. D. bersin. sering terjadi pada semua golongan masyarakat pada bulan-bulan musim dingin. ISPA dapat ditularkan melalui air ludah. bakteri dan virus yang masuk supaya keluar dari tubuh. Batuk dan bersin merupakan mekanisme kerja bulu-bulu halus yang berada di permukaan saluran pernapasan di hidung dan tenggorokan melawan debu. udara pernapasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat kesaluran pernapasannya. Pnemonia yang menyerang bayi yang mendapat susu botol ialah 2 x lipat banyaknya dibanding bayi yang mendapat ASI. darah. yaitu: 1.saluran pernafasan adalah berupa bersin. Aerosol yang lembut. Apabila karena sesuatu alasan. Infeksi saluran pernapasan bagian atas terutama yang disebabkan oleh virus. 3. E.

Membersihkan ingus harus hati-hati agar tidak melukai hidung. 6. misalnya minuman dingin. teh manis atau air buah. makanan yang mengandung vetsin atau rasa gurih. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. Ada beberapa penyakit saluran nafas yang serius.bukan merupakan alasan bagi ibu untuk tidak membawa anaknya kepada petugas imunisasi. Hindari tempat-tempat yang dingin atau panas. Hindari makanan yang dapat merangsang rasa sakit pada tenggorokan. . pengawet dan makanan yang terlalu manis. diantaranya ialah batuk rejan. tuberkulosis dan campak. bahan pewarna. harus segera dibawa ke dokter atau bidan atau puskesmas. Meludah di sembarang tempat dan bersin di depan anak-anak juga akan memudahkan penularan. Hindari asap rokok dan asap dapur. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal serumah dengan perokok lebih sering dirawat di Rumah Sakit oleh karena menderita ISPA dibanding dengan anak-anak dari keluarga yang tidak merokok. Minum air putih. 9. Oleh karena itu udara yang bersih dan ventilasi yang cukup merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua untuk mencegah penularan ISPA. Bila pilek → bersihkan hidung yang tersumbat agar dapat bernafas dengan lancar. F. Selain itu bila anak menderita ISPA sebaiknya istirahat dulu untuk aktifitas berkumpul dengan anak lain karena akan mudah sekali terjadi penularan. 3. 5. asalkan tidak dengan es. Kebersihan Lingkungan Lingkungan yang padat akan mempercepat penularan batuk. 3. Istirahat yang cukup. 4. Bila demam → kompres air dingin 2. Anak yang terserang ISPA. Makan makanan yang cukup dan bergizi. 7. 8.

http://rumahkusorgaku. Mozartha. Wikipedia. Penuntun Umum untuk Kader.13 WIB. http://klikdokter. Tomasowa.php/news/id/8326/Xylitol-CegahKaries-Gigi.I. http://id. 2009. Diakses pada 16 Februari 2011 pukul 19.jp. et al. . 2008.php? option=com_content&view=article&id=1212:kariesgigi&catid=30:the-community&Itemid=476. http://www. Departemen Kesehatan R. 1993. Diakses pada 16 Februari 2011 pukul 19. Diakses pada 16 Februari 2011 pukul 19.A. Karies Gigi.garudasentramedika.DAFTAR PUSTAKA Anonymous.wikipedia. 2010. Xylitol.13 WIB.jakpress. Tahap-tahap Terjadinya Karies Gigi (Dental Caries).kd.com/www. Martha. R. Garuda Sentra Medika.com/2008/06/26/karies-gigidental-caries/.13 WIB. Cegah Karies Gigi.13 WIB.com/read/masalah-gigi-dan-mulut. Diakses pada 16 Februari 2011 pukul 19.id/web/index. Kesehatan Gigi dan Mulut. 2011.wordpress. Seri Buku Penuntun Promotif-Prevntif. Diakses pada 16 Februari 2011 pukul 19.co. Jakarta: Direktorat Kesehatan Gigi.org/wiki/Karies_gigi. Jakartapress. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik. Masalah Gigi dan Mulut.13 WIB. Karies Gigi. 2009. http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->