PENGGUGURAN KANDUNGAN (ABORSI

)
Makalah

Disusun sebagai salah satu syarat mengikuti ujian praktek Bahasa Indonesia pada Ujian Nasional Tahun Ajaran 2010/2011

Disusun oleh Kelas : XII IPA
1

:

Nama: Mar’ie Selirwan Nur NISN : 9934172945

PEMERINTAH KABUPATEN JAYAWIJAYA DINAS PENDIDIKAN dan KEBUDAYAAN SMA NEGERI 1 WAMENA 2011

i

.Pd NIP. . . KATA PENGANTAR ii . . . NIP. . . 132 226 368 Penguji 1 . . . . . . . . Penguji 2 . . . . . . . . . . . . . NIP. . . Makalah dengan judul “ Pengguguran Kandungan “ Guru Pembimbing SINARTA S. . . .HALAMAN PENGESAHAN Telah disahkan di Wamena pada tanggal . . . . . . . . . .

. . Akhirnya. . penulis mencoba merangkum dan membahas suatu masalah yang pada saat ini telah menjadi salah satu momok pembicaraan di kalangan generasi muda sekarang. selaku guru pembimbing yang telah membimbing penulis dalam upaya penyusunan karya tulis ini. Penulis DAFTAR ISI iii . . 3. . penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan banyak manfaat kepada para pembaca. Wamena. . Penulispun menyadari adanya kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Orangtua yang telah memberikan bantuan berupa dukungan dan do’anya kepada penulis. Karena itu. .Pd. . Ibu Sinarta S. yang tak lain adalah “ABORSI”. Dengan ini pula penulis ucapkan banyak terima kasih kepada : 1.Puji dan Syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT serta karuniaNya yang telah memberi kemampuan kepada penulis hingga dapat menyusun karya tulis ini. . penulis mohon maaf atas segala kekurangannya. 2. Dalam makalah ini. Beberapa pihak yang turut berjasa namun tidak dapat disebutkan satu persatu.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . ii KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . Metode . . . . . HALAMAN PENGESAHAN . . . . . . . . . . . . . . III PENUTUP A. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. . . . . . . . . . D. . . . . .. . . . . iii DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . Sistematika Penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Latar Belakang . . . . . . . . . . . II PEMBAHASAN A. . . . . . . . . I PENDAHULUAN A. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . E. . . iv . . . . . Pengertian Aborsi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Ruang Lingkup . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . …. . . . . . . . . . . C. . . . . . . . . . . . . . . . BAB. . . . . . Dampak-Dampak dari Aborsi . . . Sebab-Sebab Aborsi . . F. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Cara Pencegahan Aborsi . . . D. Perumusan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kesimpulan . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . .HALAMAN JUDUL i . . . . . . . . . . . . . . . . Saran . . B. . . . . . . . C. . . . . . . . BAB. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . iv BAB. B. .

Hal yang lebih disesalkan lagi. apa yang mereka lakukan justru memiliki dampak-dampak negatif yang sangat merugikan diri mereka sendiri bahkan dapat merenggut nyawa. baik dikabarkan melalui media massa maupun media elektronik. v . Bahkan masalah ini sudah menjadi hal biasa yang dibicarakan dalam berbagai media.Dampak-dampak yang dapat terjadi akibat aborsi. Latar Belakang Dalam kehidupan sekarang ini.. dimana para pelaku tindakan tidak manusiawi ini adalah kalangan generasi muda yang tengah dalam masa menuntut ilmu.Awalnya tujuan dari tindakan tersebut hanyalah untuk menutupi suatu kesalahan yang memang telah terlanjur diperbuat. Dari hal-hal tersebutlah penulis merasa perlu mengangkat masalah ini menjadi suatu masalah yang sangat penting untuk dibahas didalam karya tulis yang penulis susun..I PENDAHULUAN A. Perumusan Masalah 1.Sebab-sebab masalah aborsi sering terjadi. 4. melalui karya tulis ini para pembaca dapat lebih mengetahui mengenai bahaya aborsi sehingga dapat lebih berhati-hati lagi serta membuka mata untuk mencegah hal tersebut terjadi pada teman-teman kita.Bagaimana cara pencegahan agar tidak terjadi tindakan aborsi. kata aborsi sudah tidak asing lagi di telinga kita.BAB. B. Harapan penulis. Pengertian dari aborsi 2. 3. bahkan orang-orang terdekat kita. namun tanpa mereka sadari. bahkan di sekitar kitapun tanpa kita sadari telah terjadi begitu banyak kasus aborsi. Kasus ini hampir setiap hari terjadi di negara ini.

metode. E. sebab-sebab dari masalah. merasa perlu membatasi masalah hanya dengan meninjau sisi pengertian aborsi itu sendiri. sebab-sebab masalah aborsi sering terjadi. Penutup. Oleh karena itu. terdiri dari latar belakang. Tujuan Makalah yang penulis susun berisikan beberapa tujuan yang antara lain adalah sebagai berikut. Pengamatan terhadap kejadian di sekitar. F. perumusan masalah. maka akan menjadi suatu kajian yang sangat luas dan kompleks. terdiri dari kesimpulan dan saran. 1. Judul makalah. aborsi. dampak-dampak yang ditimbulkan serta cara pencegahan daripada aborsi. terdiri dari pembahasan mengenai aborsi. 4. 2. Pendahuluan. 4. ruang lingkup. 3. 1. dan sistematika penulisan. Pembahasan. 3. Menumbuhkan sikap pengendalian diri terhadap segala sesuatu yang akan diperbuat dengan memikirkan dampak yang akan ditimbulkan. Metode Dalam menyusun karya tulis ini. tujuan. Sistematika Penulisan Sistematika penulisan terdiri dari : 1. Studi pustaka. dampak yang ditimbulkan. Membantu para pembaca agar lebih memahami masalah ini. penulis. mempelajari dan mengumpulkan data dari berbagai buku dan sumber lain (internet) yang memuat penjelasan tentang vi . D. dan cara pencegahan masalah. Ruang Lingkup Aborsi pada dasarnya merupakan suatu tindakan untuk mencegah agar suatu kehamilan tidak berlangsung atau bisa dibilang untuk membuang/membunuh jabang bayi yang masih belum terbentuk sempurna. Bila secara keseluruhan dari masalah aborsi ini dibahas. penulis menggunakan metode dan pendekatanpendekatan sebagai berikut.C. 2. Mengerjakan tugas Bahasa Indonesia guna memenuhi syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Nasional. Tindakan ini bisa dibilang adalah suatu tindakan kriminal dan para pelaku bisa terkena jeratan hukum. Memperluas ilmu pengetahuan. baik secara langsung maupun melalui media elektronik (televisi).

berisikan daftar buku-buku yang digunakan untuk mengembangkan penulisan makalah. Karena dapat dilihat bahwa sekarang ini justru yang ingin melakukan aborsi adalah kalangan remaja berusia 1520 tahun yang telah terlanjur hamil diluar nikah. salah satu cara yang paling sering dilakukan yaitu dengan cara penyedotan (suction curettage) yaitu menghisap janin vii . Aborsi dilakukan dengan banyak cara. Oleh karena tindakan aborsi ini mematikan insan yang masih hidup. yang dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah abortus. BAB. Sehingga praktek aborsi hanya akan dilakukan jika kehamilan dapat membahayakan nyawa sang ibu. atau berat badan jabang bayi belum mencapai 1000 gram. Namun kenyataan yang terjadi saat ini bertentangan dengan ketentuan yang ada. Apa itu Aborsi ? Melakukan aborsi yaitu menghentikan atau menggugurkan kehamilan sebelum janin dapat berkembang atau terbentuk secara sempurna di dalam tubuh si ibu. Tindakan aborsi justru disalahgunakan oleh beberapa jasa medis yang memanfaatkan praktek aborsi untuk meraup keuntungan yang besar. dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang sekarang masih berlaku di Indonesia. Pada umumnya dilakukan ketika usia kandungan mencapai umur 28 minggu. Daftar pustaka.5. Selain itu. maka indikasi untuk melakukan aborsi secara umum diterima apabila berlangsung-terusnya kehamilan dapat membahayakan kesehatan wanita yang bersangkutan. melakukan aborsi dianggap sebagai suatu tindakan kriminal. II PEMBAHASAN A.

Sehingga kecelakaan-kecelakan kecil seringlah terjadi dengan sangat mudah seperti kehamilan di luar nikah. yaitu dengan cara menggugurkan kandungannya dan untuk melakukan hal tersebut bukanlah hal yang sulit. antara lain sebagai berikut. ataupun teman. 1. Pengaruh Teman. pemikiran atau ketakutan akan beban-beban dan tanggungjawabnya. Ini disebabkan karena adanya faktor-faktor psikologis seperti pertentangan emosional. Dengan cara ini aborsi dapat dilakukan dalam waktu yang singkat yaitu sekitar 3-4 menit. sehingga peran keluarga terutama orangtua sangatlah penting. Selain itu tindakan-tindakan orangtua yang sering menghakimi anaknya sering membuat seorang anak merasa sangat terbebani sehingga mencari jalan pintas untuk menenangkan pikirannya. Seperti kebanyakan remaja sekarang tidak sedikit dari mereka yang salah dalam bergaul sehingga merusak moral mereka. tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkannya. Apalagi di masa-masa remaja. Pengaruh dari Keluarga Masa remaja adalah masa dimana seorang anak ingin mencoba segala hal baru dan menarik baginya. ada beberapa faktor yang turut menyebabkan suatu tindakan aborsi sering terjadi di kalangan remaja. maka akan menjerumuskannya kedalam sumur yang sangat dalam. akan timbul perasaan takut. Sebab –Sebab Aborsi Suatu kehamilan yang terjadi karena hubungan diluar nikah menyebabkan seorang wanita dapat melakukan suatu tindakan aborsi. Selain daripada sebab-sebab diatas. seseorang akan sangat mudah mengikuti arus yang ada di sekitarnya. apalagi dengan semakin membaiknya teknologi sekarang ini. Sehingga kembali mengambil cara yang menurut mereka adalah cara paling mudah. Dan bila sudah terjerumus akan sangat sulit untuk keluar. baik untuk menceritakan masalah kepada orangtua serta menghadapi masalah yang dialami. Kurangnya perhatian dari orangtua kepada anaknya dapat menyebabkan seorang anak dapat merasa bebas untuk melakukan segala sesuatu tanpa merasa ada yang perlu dibatasi. teman dan lingkungan pergaulan sangatlah berpengaruh besar pada diri seseorang. perasaan malu.dengan menggunakan alat penghisap (aspirator). 2. B. Dan apabila hal tersebut terjadi. serta tidak diperolehnya dukungan moril dari pihak keluarga. dan Lingkungan Pergaulannya Selain pengaruh keluarga. rasa putus asa dan perasaan ingin bunuh diri dikarenakan belum siap menghadapi kenyataan. Sehingga bila seseorang salah dalam memilih teman dan lingkungan pergaulannya. Seperti dengan menggunakan viii .

Karena selain menyebabkan melayangnya nyawa seseorang. karena apabila tidak diatasi dengan segera dapat menyebabkan kematian pada sang ibu. 1. 2. Cara Pencegahan Aborsi Seseorang dapat melakukan suatu tindakan oborsi karena adanya faktor-faktor psikologis seperti pertentangan emosional. Terjadinya Infeksi c. yang alasannya untuk menjaga nama baik keluarga ataupun karena belum siap untuk mempunyai seorang anak dan masih perlu melanjutkan pendidikannya. ada sebagian lain diliputi oleh perasaan bersalah atau berdosa dan menyesal. Memang pada umumnya banyak wanita tidak mengalami apapun setelah melakukan aborsi.obat-obatan terlarang. sehingga perasaan berdosa dan penyesalan akan berbekas dalam pikiran mereka seumur hidupnya dan dapat menyebabkan gangguan jiwa. minum-minuman keras serta melakukan seks bebas di luar nikah. b. Berikut beberapa contoh akibat dari kesalahan dalam praktek aborsi. pemikiran atau ketakutan ix . aborsi juga memiliki beberapa dampak negatif yang berpengaruh sangat besar. Pendarahan Pendarahan adalah akibat yang sangat berbahaya. dapat menimbulkan meluasnya perlukaan pada uterus bahkan mungkin pula terjadi perlukaan pada kandung kemih atau usus. apalagi jika yang melakukan aborsi bukanlah ahlinya. a. C. D. Perforasi Perforasi adalah perlukaan pada uterus. Psikologis Peristiwa aborsi dapat menimbulkan gangguan psikologis. terutama dalam hal-hal sebagai berikut. Akan tetapi. Fisiologis Kesalahan dalam praktek aborsi dapat mempengaruhi kesehatan fisik seseorang bahkan dapat menyebabkan kematian pada sang ibu. perasaan malu. Dan untuk menutupi kehamilan dilakukanlah praktek aborsi. Dampak-Dampak dari Aborsi Praktek aborsi adalah tindakan yang sangat ditentang dalam segi hukum dan dalam segi agama apapun aborsi itu diharamkan. Naluri keibuan sedemikian kuatnya pada sebagian wanita ini. bahkan sebagian diantaranya merasa lega dan senang setelah praktek aborsi berhasil dilakukan.

Apalagi bila yang bersangkutan tidak mendapat dukungan moril dari keluarga serta orang-orang terdekatnya. dengan begitu mereka tidak akan mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah mereka. Oleh karena itu. Oleh karena itu ada baiknya agar dalam melakukan sesuatu dipikirkanlah segala akibat yang akan ditimbulkan karena dengan begitu kehamilan diluar nikah tidak terjadi dan tindakan aborsi yang berbahaya itupun tidak akan terjadi. untuk mencegah praktek aborsi itu terjadi maka sangat dibutuhkan dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekatnya bahkan dari pihak pasangan. seharusnya lebih bertanggungjawab atas kesalahan yang diperbuat. Orangtua mengambil peranan penting dalam hal ini. Seharusnya dari kedua belah pihak saling bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut bukannya lebih mementingkan nama baik keluarga. Salah satu cara yang efektif adalah dengan menikahkan sang anak dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka.akan beban-beban dan tanggungjawabnya. x . rasa putus asa serta gangguan lainnya seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

1. serta pendarahan yang bisa menyebabkan kematian. Praktek aborsi dapat dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekatnya bahkan dari pihak pasangan.BAB. Dan dalam hal ini orangtua mengambil andil yang sangat besar. yang antara lain adalah sebagai berikut. Kesimpulan Berdasarkan karya tulis yang telah disusun ini. serta pengaruh dari keluarga dan lingkungan pergaulannya. penulis dapat menyimpulkan beberapa kesimpulan. Selain menyebabkan kematian sang jabang bayi. perasaan malu. Aborsi atau yang biasa dikatakan menggugurkan kandungan adalah suatu tindakan kriminal dan haram dalam segi agama. xi . III PENUTUP A. 3. Ada juga akibat-akibat yang berpengaruh pada psikologis sang ibu yaitu yang dapat menyebabkan gangguan psikologis serta pengaruh pada fisik sang ibu seperti terjadinya perforasi. Terjadinya praktek aborsi disebabkan adanya pengaruh faktor-faktor psikologis seperti pertentangan emosional. 2. Karena dapat dilihat bahwa sekarang ini justru yang ingin melakukan aborsi adalah kalangan remaja berusia 15-20 tahun yang telah terlanjur hamil diluar nikah. seharusnya lebih bertanggungjawab atas kesalahan yang diperbuat. namun tindakan aborsi justru disalahgunakan oleh beberapa jasa medis yang memanfaatkan praktek aborsi untuk meraup keuntungan yang besar. infeksi. 4. rasa putus asa dan perasaan ingin bunuh diri dikarenakan belum siap menghadapi kenyataan. pemikiran atau ketakutan akan beban-beban dan tanggungjawabnya.

Selain itu diharapkan pula melalui karya tulis ini para remaja dapat memikirkan terlebih dahulu segala tindakannya sebelum melakukan kesalahan yang dapat merugikannya di masa depan nanti.Jakarta:Tridasa Printer xii . Saran Penulis mengharapkan agar pembaca dapat memperoleh manfaat dari karya tulis ini dan juga diharapkan dapat membantu para pembaca untuk memperluas ilmu pengetahuannya serta dapat pula membantu para remaja agar bisa lebih memahami masalah dari karya tulis ini. Hanifa.B.2011. DAFTAR PUSTAKA Wiknjosastro.Ilmu Kebidanan.

xiii .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful