1. PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PENDIDIKAN.

Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi ebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi/Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dengan berkembangnya penggunaan TIK ada 5 (lima) pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu : (1)dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan mediamedia komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dana lainnya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Anak-anak berhadapan dengan komputer dan melakukan aktivitas pembelajaran secara interaktif melalui jaringan internet untuk memperoleh materi belajar dari berbagai sumber belajar. Anak akan melakukan kegiatan belajar yang sesuai dengan kondisi kemampuan individualnya sehingga anak yang lambat atau cepat akan memperoleh pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan dirinya. Kurikulum dikembangkan sedemikian rupa dalam bentuk yang lebih fleksibel sesuai dengan kondisi lingkungan dan kondisi anak sehingga memberikan peluang untuk terjadinya proses pembelajaran maju berkelanjutan baik dalam dimensi waktu maupun ruang dan materi.

Materi online diluar materi pelajaran. Dalam hubungan ini guru perlu memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan pembelajaran secara proporsional dan demikian pula perlunya kerjasama yang baik dengan orang tua untuk membimbing anak-anak belajar di rumah masing-masing. 3). Peserta didik dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materimateri yang diberikan pendidik. Dengan suatu pendidikan jarak jauh berbasis web dapat dikembangkan halhal di bawah ini : 1). Ujian dan kuis yang dibuat oleh pendidik dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. memiliki nilai yang tinggi. mencari informasi dan sebagainya. menggambar. kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diwujudkan. 2). Bagi anak-anak sekolah dasar penggunaan internet yang kurang proporsional dapat mengabaikan peningkatan kemampuan yang bersifat manual seperti menulis tangan. Pendidik dan peserta didik dapat langsung terlibat memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada peserta didik lainnya melalui web. berhitung. tidak terjamin adanya ketepatan informasi dari internet sehingga sangat berbahaya kalau anak kurang memiliki sikap kritis terhadap informasi yang diperoleh. Interaksi dalam grup para peserta didik. Pendidik dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya. ujian. siswa akan memperoleh berbagai informasi dalam lingkup yang lebih . membaca materi pelajaran . Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan peluang untuk berkembangnya kreativitas dan kemandirian siswa. Sebagai suatu community web based distance learning dapat menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan peserta didik dapat menambah kemampuan. Materi pendidik dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh peserta didik. Untuk menunjang pelajaran . bentuk-bentuk materi.Dari aspek informasi yang diperoleh. di dukung dengan metode pembayaran online. Melalui web. Pembelajaran dengan dukungan TIK memungkinkan dapat menghasilkan karya-karya baru yang orsinil. Pusat kegiatan peserta didik. tentu diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Urusan administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi. Melalui TIK. dan dapat dikembangkan lebih jauh untuk kepentingan yang lebih bermakna. dan lainnya.

Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah. 2. Hal ini merupakan rangsangan yang kondusif bagi berkembangnya kemandirian anak terutama dalam hal pengembangan kompetensi. Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 1. kendali diri. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi elearning yang semakin memudahkan proses pendidikan. kreativitas. 2. dan komitmennya baik terhadap diri sendiri maupun terhadap pihak lain. .luas dan mendalam sehingga meningkatkan wawasannya. Semua hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya karena setiap siswa memiliki kondisi yang berbeda antara satu dengan lainnya. Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention). 3. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan. akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal. 3. Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan. Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 1. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK. konsistensi. 4.

reminder. . Intitute of Medicine mencatat bahwa hingga saat ini masih sedikit bukti yang menunjukkan keberhasilan penerapan rekam medis berbasis komputer secara utuh. sebagian besar rumah sakit di Indonesia baru dalam tahap perencanaan pengembangan billing system. ketika transaksi finansial secara elektronik sudah menjadi salah satu prosedur standar dalam dunia perbankan. demografis serta setiap event dalam manajemen pasien di rumah sakit. Beberapa contoh penting yang akan diulas adalah (1)rekam medis berbasis komputer. secara prinsip adalah penggunaan database untuk mencatat semua data medis. tetapi investasi teknologi informasi masih merupakan bagian kecil. Pengertian rekam medis berbasis komputer bervariasi. penyimpan. Meskipun dunia kesehatan (dan medis) merupakan bidang yang bersifat information-intensive. Rekam medis berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis pasien baik yang berasal dari hasil pemeriksaan dokter. konversi hasil pemeriksaan laboratorium maupun interpretasi klinis.2. PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG MEDIS. Meskipun rumah sakit dikenal sebagai organisasi yang padat modal-padat karya. akan tetapi adopsi teknologi informasi relatif tertinggal. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat telah merambah ke berbagai sektor termasuk kesehatan. akan tetapi. Salah satu tantangan besar dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi di rumah sakit adalah penerapan rekam medis medis berbasis komputer. radiologi. Sebagai contoh. 1. perangkat lunak serta infrastruktur. Rekam medis berbasis komputer yang lengkap biasanya disertai dengan fasilitas sistem pendukung keputusan (SPK) yang memungkinkan pemberian alert. Perangkat keras (baik input. digitasi dari alat diagnosisi (EKG. Rekam medis berbasis komputer (Computer based patient record). maupun output). komprehensif dan dapat dijadikan data model bagi rumah sakit lainnya. bantuan diagnosis maupun terapi agar dokter maupun klinisi dapat mematuhi protokol klinik. (2) teknologi penyimpan portabel seperti smart card. pemroses. ketiga-tiganya memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas maupun efisiensi manajemen informasi kesehatan. Dalam laporan resminya. dll).(3) teknologi nirkabel dan (4) komputer genggam.

beberapa data diagnosisi terakhir juga akan tercatat. Teknologi penyimpan portabel lainnya adalah model web based electronic health record yang memungkinkan pasien menyimpan data sementara kesehatan mereka di Internet. Salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang menggunakan pendekatan rujukan (referral system) adalah continuity of care. penggunaan barcode juga dapat digunakan sebagai penanda unik pada kartu dan rekam medis pasien. rumah sakit masih memerlukan barcode reader. Data tersebut kemudian dapat diakses oleh dokter atau rumah sakit setelah diotorisasi oleh pasien. pelayanan kesehatan di tingkat primer memiliki tingkat konektivitas yang tinggi dengan tingkat rujukan di atasnya. Jika menggunakan barcode. Food and Drug Administration (FDA) di AS telah mewajibkan seluruh pabrik obat di AS untuk menggunakan barcode sebagai penanda obat. Teknologi penyimpan data portable. Teknologi ini merupakan salah satu model aplikasi telemedicine yang tidak berjalan secara real time. . Aplikasi penyimpan data portabel sederhana adalah bar code (atau kode batang). Hal ini jelas sekali mempermudah supermarket dan gudang dalam manajemen retail dan inventori. Smart card sudah digunakan di beberapa negara Eropa maupun AS sehingga memudahkan pasien. selain data demografis.2. Penggunaan bar code juga akan bermanfaat bagi apotik dan instalasi farmasi di rumah sakit dalam mempercepat proses inventori. Kode batang ini sudah jamak digunakan di kalangan industri sebagai penanda unik merek datang tertentu. maka penggunaan RFID akan mengeliminasi penggunaan alat tersebut. Salah satu syaratnya adalah adanya komunikasi data medis secara mudah dan efektif. Dalam konsep ini. Beberapa pendekatan yang dilakukan menggunakan teknologi informasi adalah penggunaan smart card (kartu cerdas yang memungkinkan penyimpanan data sementara). Teknologi penanda unik yang sekarang semakin populer adalah RFID (radio frequency identifier) yang memungkinkan pengidentifikasikan identitas melalui radio frekuensi. Dalam smart card tersebut. dokter maupun pihak asuransi kesehatan. Selain itu. Setiap barang (misalnya obat ataupun berkas rekam medis) yang disertai dengan RFID akan mengirimkan sinyal terus menerus ke dalam database komputer. Sehingga pengidentifikasian akan berjalan secara otomatis.

Salah satu contoh penerapan teknologi telemedicine adalah pengiriman data radiologis pasien yang dapat dikirimkan secara langsung melalui jaringan GSM. Beberapa situs di Internet memberikan contoh aplikasi klinis yang dapta digunakan di PDA seperti epocrates. Saat itu. Pemanfaatan jaringan computer dalam dunia medis sebenarnya sudah dirintis sejak hampir 40 tahun yang lalu. media yang digunakan masih berupa kabel koaxial. Saat ini. Pemanfaatan PDA yang sudah disertai dengan jaringan telepon memungkinkan dokter tetap dapat memiliki akses terhadap database pasien di rumahs akit melalui jaringan Internet. jaringan nir kabel menjadi primadona karena pengguna tetap tersambung ke dalam jaringan tanpa terhambat mobilitasnya oleh kabel. informasi obat. Saat ini. penggunaan komputer genggam (PDA) menjadi hal yang semakin lumrah di kalangan medis. 4. Teknologinirkabel. . Di Kanada. dokter dapat selalu terkoneksi ke dalam database pasien tanpa harus terganggun mobilitasnya.3. Komputer genggam (Personal Digital Assistant). PDA dapat digunakan untuk menyimpan berbagai data klinis pasien. Selanjutnya dokter dapat memberikan interpretasinya secara langsung PDA dan memberikan feedback kepada rumah sakit. Melalui jaringan nir kabel. Pada tahun 1976/1977. maupun panduan terapi/penanganan klinis tertentu. University of Vermon Hospital dan Walter Reed Army Hospital mengembangkan local area network (LAN) yang memungkinkan pengguna dapat log on ke berbagai komputer dari satu terminal di nursing station. limapuluh persen dokter yang berusia di bawah 35 tahun menggunakan PDA.

Apalagi untuk saat ini. Jadi memang mau tidak mau bisnis perbankan harus ditunjang keefisienan operasional jika ingin bersaing di dalam dunianya. khususnya dalam dunia perbankan hampir semua produk yang ditawarkan kepada customers serupa. Oleh karena itu sebelum teknologi tersebut diterapkan. dan hal ini harus ditunjang dengan suatu sistem yang terintegrasi yang termuat dalam suatu teknologi informasi.3. karena mahalnya teknologi yang telah dibeli jika tidak terpakai merupakan suatu hal yang sia-sia. karena sebagian besar teknologi ini masih disuplay oleh vendor-vendor luar negeri. Pengiriman uang transfer antar bank. PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PERBANKAN. dalam setiap bidang termasuk perbankan penerapan teknologi bertujuan selain untuk memudahkan operasional intern perusahaan. Tetapi kita lihat sekarang. Peran teknologi dalam dunia perbankan sangatlah mutlak. mengefisienkan dan mengefektifkan kinerja tersebut. Tidak dapat dipungkiri. Memang kendala yang dihadapi oleh dunia perbankan adalah kompleks dan mahalnya teknologi informasi. itu berarti semakin beragam dan kompleks adopsi teknologi yang dimiliki oleh suatu bank. outlet-outlet otomasi (ATM). sehingga persaingan yang terjadi dalam dunia perbankan adalah bagaimana memberikan produk yang serba mudah dan serba cepat. Apalagi dalam dunia perbankan dibutuhkan suatu informasi yang up to date bagi pihak manajemen menengah ke atas untuk memprediksikan langkah bisnis yang akan diambil sehingga berbagai kendala yang mungkin muncul dapat teratasi. juga bertujuan untuk semakin memudahkan pelayanan terhadap customers. banyak vendor – vendor pribumi yang berani bersaing dalam teknologi informasi ini. Hal ini manjadi tuntutan bagi perbankan karena mau tidak mau suatu korporasi yang mempunyai ruang lingkup kerja yang luas ditambah dengan operasional-operasional yang sangat banyak harus ditunjang dengan suatu teknologi untuk memudahkan. hal ini menjadi patokan penilaian bagi para nasabah umumnya dalam melakukan transaksi dalam segi pelayanan. Jadi kenapa kita tidak memakai vendor-vendor pribumi untuk menanamkan teknologi informasi tersebut dalam dunia perbankan. Jika sumber daya manusia yang ada tidak menguasai teknologi tersebut hal ini menjadi suatu pemborosan semata. Semakin berkembang dan kompleksnya fasilitas yang diterapkan perbankan untuk memudahkan pelayanan. sudah seharusnyalah kita instropeksi terhadap kemampuan korporasi. Penerapan suatu teknologi informasi menuntut diantaranya sumber daya manusia yang memadai. karena hal ini menjadi salah satu materi bagi pelayanan yang berkompetisi dalam memasarkan produk perbankan. Operasional yang real time antar bank juga telah menjadi tuntutan bagi dunia perbankan. dimana kemajuan suatu sistem perbankan sudah barang tentu ditopang oleh peran teknologi informasi. apakah cocok teknologi tersebut .

yang semula diarahkan ke nasabah-nasabah kelas kakap saja. penambahan produk baru juga tidak akan beranjak jauh dari inovasi sekitar mobilebanking dan ekstensifikasi layanan private banking. tentunya tidak lebih canggih dibandingkan BRI dengan 30 juta customer yang menggunakan aplikasinya untuk menghitung kelipatan bunga dan kredit. . Mudahnya sebuah sistem yang mengelola data hingga 140 juta customer base yang hanya digunakan untuk pencatatan saja semisal KPU-Pemilu. pasar-modal dan dana-pensiun ke dalam layanan perbankan. E-Banking hanyalah salah satu channel dari banyak channel untuk transaksi perbankan semisal EDC (electronic data capture) yang banyak terdapat di merchant belanja. Teknologi yang diperlukan sifatnya menjadi sangat individual dan tergantung pada profil dan kebutuhan masing-masing nasabah.diterapkan. Dan tentunya tidak berarti BRI kalah canggih dengan aplikasi Bank Niaga yang mampu dengan akses banyak channel-nya bila pelanggannya hanya 10juta. Karena penerapan suatu sistem teknologi informasi merupakan salah satu aktivitas investasi jangka panjang bagi korporasi. sudah seharusnya perbankan menjadi “pelayan” yang setia dengan selalu merealisasikan bentuk-bentuk pelayanan dengan menggunakan teknologi informasi. Internet banking sering dikatakan canggih karena memungkinkan akses perbankan dari manapun. Namun masyarakat sering salah kaprah. Yang penting adalah bahwa perkembangan saat ini menunjukkan bahwa layanan jasa-keuangan sedang bergerak ke arah konvergensi di antara keempat jenis produk tersebut. apakah sumber daya manusianya memadai. kini semakin marak dan dimungkinkan dengan terbukanya peluang untuk memadukan produk-produk asuransi. Layanan financial planning yang semula sangat terbatas. Pengembangan lokasi layanan perbankan saat ini nyaris sudah tidak mungkin. dan apakah teknologi tersebut mempunyai features yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini sudah sepatutnya menjadi hal yang diperhitungkan dalam dunia perbankan. Padahal jika dilihat dari arsitektur sistem perbankannya. sebagai lembaga intermediasi bagi masyarakat.

Dengan menggunakan teknologi informasi. . PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG KEPOLISIAN. Face Recognition Teknologi kompresi gambar memungkinkan sidik jari dapat disimpan secara elektronis dengan ukuran yang sangat kecil sehingga tidak terlalu menyita ruang dalam media penyimpanan. Teknologi pengenalan wajah (face recognition) dapat digunakan untuk mengenali wajah-wajah para pelaku tindak kriminal yang telah tersimpan dalam basis data di dasarkan oleh suatu sketsa wajah atau foto. Hasil dari pembacaan sidik jari tersebut berupagambar dari bentuk sidik jari seseorang yang pastinya berbeda satu samalain. perekam sidik jari. dimungkinkan untuk membuat SIM hanya dalam waktu singkat. Fingerprint reader atau pembaca sidik jari merupakan alat yang digunakan untukmembaca sidik jari seseorang. Kepolisian menggunakan teknologi informasi untuk melakukan berbagai aktifitas. Pembacaan sidik jari juga bisa digunakan dalam membantu menemukan pelaku-pelaku kriminal yang meninggalkan sidik jari mereka tanpa sengaja keberbagai macam benda yang mereka pegang. Contoh yang umum adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk membuat SIM (surat izin mengemudi). dan pencetak kartu SIM. sedangkan teknologi pencocokan pola (pattern recognition) digunakan untuk memudahkan pencarian sidik jari yang tersimpan dalam basis data. yang melibatkan komputer.4. kamera digital.

Sekarang ada banyak sekali perusahan yang memanfaatkan perdagangan secara elektronik untuk mendukung usaha mereka. toko online dan sebagainya. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Perniagaan dan Perdagangan) – Electronic Comerce (E-Commerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatan jaringan telekomunikasi terutama Internet. perdagangan secara elektronik juga sudah mulai dilakukan. .5. Bahkan beberapa perusahan mengkhususkan diri melakukan perdagangan secara elektronik saja dan tidak melakukan perdagangan secara konvensional (biasa). Ada banyak bentuk perdagangan secara elektonik yang dilakukan sekarang . Di Indonesia. PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PERDAGANGAN ELEKTRONIS. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahan maupun kepada pelanggan (customer). Internet memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. antara lain : Internet Banking. pembelian dan penyedian barang. Beberapa website didirikan khusus sebagai website untuk menjual barang-barang. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Selain itu Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan.

Sementara itu PT. Merancang produk dengan teknologi informasi merupakan sesuatu yang telah umum dilakukan. Software yang sama digunakan oleh industri pesawat terbang di Indonesia IPTN. PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PERANCANGAN PRODUK. Dodge dan Daimer Crysler merupakan contoh perusahaan yang mengandalkan perangkat lunak ini untuk mewujudkan desain mobil beserta komponen-komponennya dan bahkan untuk mengujinya. . perancang dapat membuat tata letak ruangan dan kemudian melihat hasilnya dalam bentuk tiga dimensi. juga menggunakan CATIA untuk merancang pesawat terbang. Boeing Company. Prancis. dengan program seperti ini. Dengan menggunakan perangkat lunak yang bernama CATIA (Computer Aided Three Dimensional Interctive Application) buatan Dassault system. Selain itu. misalnya 3D Home Architect (Broderbund Software. industri pesawat terbang terbesar di Amerika. para perancang rumah dapat menggunakan perangkat lunak yang khusus ditujukan untuk keperluan itu.6. Hal yang menarik adalah dengan menggunakan software tersebut perusahaan ini membuat inovasi yang melibatkan pelanggan dalam melaksanakan perancangan dan pengujian.inc). sebuah pabrik dapat merancang mobil atau pesawat terbang tanpa menggunakan kertas. PAL Indonesia telah lama menggunakan perangkat lunak CAD-CAM bernama Foran untuk mendesain dan membuat kapal.

TUGAS PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI OLEH : FARID WAZDI 09111001047 UNIVERSITAS SRIWIJAYA SISTEM KOMPUTER 2011 .

 -9--@-   9 f°f° @ °– °€¯f¾ f° ¯°f¾  f°– 9 °f–ff° f° 9  f–f°–f°%   n°n .  9--@--..

¯ n  % .

¯¯ n % ff ½  f–f°–f° ¾ nff  ° f ff ½  f–f°–f° f°– ff° °–f° ¯ ¯f°€fff° ©f°–f°   ¯°f¾  f¯f ° °   ° °  ¯ ¯°–°f° f°– ff –f°¾f¾ f°– f f ½f f ©ff f°– ©f f½f ¾f°– ¯°f¾ °–f° ff f°– ¯f  f °  ¯ f° ¯f°€fff° ° ¯ ff° f°¾f¾ ½  f–f°–f°   f f°f ° ½  f–f°–f°¾ nff  °f°– ff°¾ ff°– f°ff f°  ° °  f°°–  ½ ¯ f° f° ½ ° f° ff°–   °°  f° ¾ f–f°f  9  f–f°–f° ¾ nff  ° ¯ ¯ f°  °°–f° f  ½f f ½ ¾ff°¯f½° ½f f½ f°––f°%n¾¯ %    ff°– f f f°f ¾ f ½ ¾ff° f°– ¯ ¯f°€fff° ½  f–f°–f° ¾ nff  ° ° ¯ ° °– ¾ff ¯  f  ff° f½f ½ ¾ff° ¯ °–¾¾f°  ¯ ff° ½  f–f°–f° ¾ nff  ° ¾f©f f°  f ¯ ff° ½  f–f°–f° ¾ nff ° °¾°f % f¾f%   ° ° ¾f  ½  f–f°–f° ¾ nff  ° ©–f ¾ f ¯f ff°  f½f  ¾   f° ¾¾ ¾ f–f ¾ °¯ °©f ff°– ff°–    f° €¾ °¾ f f° ff ¯ ° f f° ¾ f½ ½ f ¾ff ¯ f¾f ½  ¯ ° f½f°  °– °€¯f¾ ff¯ °–°–f°  ©f  9 ° f½f° @ °–°€¯f¾ f°¯°f¾¯ ° f f°½  ff° f f f¾ff° ©f   f°  @ °– °€¯f¾ f° ¯°f¾ ¯f°€fff° ° ½  f–f°–f° ¾ nff  ° ff  °f ¾ f–f  .

¯¯ n   .

¯¯ n  f ff ½  f–f°–f°¯ °––°ff°©f°–f°¯°f¾° °                       .

  9--@--.. -9-.

f°nf°–½  °–f° °–°€¯f¾¯ ½ff°¾ ¾ff°– f ¯¯ ff°   °–f° ¯ °––°ff° ½ f°–f °f f°– °f¯f .--9D  .

@ %.

¯½  @ ¯ °¾°f° n ½½nf°% ff°f¾¾f¾¾ ¯  9f°n¾  ¾ f ½f  f½f ¯ f°nf°– ¯  ff ½ ¾ff   f°– f°½f ¯ °––°ff°  f¾   –  f° f¯  .

¾  ¯ ½ff° n° ½ ¾fff° f°– ¯ °–f° ff° ½ f°–f °f ° ° ¯ © f° ¾f° ¯  ¾ f ¯½° ° ¯½° °°f f° ff°°¯ °–©°f   °– .

¯½f°  ° ¾ ½ ¾ff   f°–   ¾f  ¯ f  ©–f ¯ °––°ff° .

 ¯ °ff 9@  9 ° ° ¾f  f f¯f ¯ °––°ff° ½ f°–f °f .@ ° ¯ f°nf°– ½ ¾ff   f°–  f f°– ¯ °f f ff °–f° ¯ °––°ff° ¾€f   ¾  ½ ¾fff° ° ¯ ¯ f °f¾ f°– ¯  ff° ½ f°––f° ff¯ ¯ f¾f°ff° ½ f°nf°–f° f° ½ °–©f°  €f  f°–¾f¯f –°ff° ° ¾½ ¾ff  f°– ° ° ¾f9@.

 .

. °f¯f f°°¯ ° ¾f° f°¯ ¯ ff½f   f°   ½ff ½ f°nf°– ¯f f½f ¯ °––°ff° ½ f°–f °f f°– ¾¾ ©f° °  ½ f°   ¯¾f°f  ¯  n n %   °  €f °n%  °–f° ½–f¯ ¾ ½  °  ½ f°nf°– f½f ¯ ¯ f ff  f f°–f° f° ¯ f°¯ ff¾°f ff¯ °–f ¯ °¾               .

@D  9--@@--.                    J              D-I@J @..9D@  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful