P. 1
RPP SMA Kelas X KD 3.3 Lengkap Acc

RPP SMA Kelas X KD 3.3 Lengkap Acc

1.0

|Views: 1,169|Likes:
Published by widji3

More info:

Published by: widji3 on Oct 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

06/28/2013

RPP BIOLOGI SMA: DUNIA TUMBUHAN

Sekolah

: SMA NEGERI 11 MAKASSAR

Kelas/Semester : X/II Mata Pelajaran : Biologi Waktu Standar Kompetensi:
3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati : 6 x 45‟

Kompetensi Dasar:
3.3. Mendeskripsikan ciri-ciri Divisio dalam Dunia Tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi

Indikator
Kognitif: a. Produk 1. Menjelaskan ciri-ciri umum tumbuhan. 2. Membedakan tumbuhan lumut hati lumut, tanduk dan lumut daun dari ciri morfologinya. 3. Menjelaskan struktur tubuh tumbuhan lumut 4. Menjelaskan daur hidup lumut. 5. Menjelaskan peranan tumbuhan lumut bagi kelangsungan hidup di bumi. 6. Menjelaskan ciri morfologi dari tumbuhan paku. 7. Menjelaskan daur hidup paku. 8. Menjelaskan peranan tumbuhan paku bagi kelangsungan hidup di bumi. 9. Membedakan tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae berdasarkan ciri morfologinya. 10. Menjelaskan struktur tubuh tumbuhan biji. 11. Menjelaskan daur hidup dari Gymnospermae dan Angiospermae. 12. Menjelaskan peranan tumbuhan biji bagi kelangsungan hidup di bumi. b. Proses 13. Mengurutkan tahapan daur hidup lumut dari protonema hingga menjadi individu dewasa. 14. Mengamati daur hidup tumbuhan paku melalui video.

15. Membandingkan antara tumbuhan Angiospermae dan Gymnospermae dari gambar yang ada pada power point. c. Psikomotor 16. Mengamati struktur tumbuhan lumut dari spesimen. 17. Terampil dalam mengamati dan menulis hasil pengamatan tentang daur hidup tumbuhan paku melalui video. 18. Mengidentifikasi tumbuhan Angiospermae dan Gymnospermae yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Afektif: Karakter Menunjukkan perilaku berkarakter, meliputi: disiplin, kerapian, teliti, sopan, santun, peduli, tanggung jawab, bekerja sama, dan menghargai pendapat teman. Keterampilan Sosial Menunjukkan ketrampilan sosial, meliputi: bertanya dengan sopan, menyumbangkan ide, komunikasi yang santun, menjadi pendengar yang baik dan tidak mencela pendapat teman yang lain.

A. Tujuan Pembelajaran
Kognitif a. Produk 1. Siswa dapat menjelaskan 5 ciri umum tumbuhan. 2. Siswa dapat membedakan tumbuhan lumut hati, lumut daun dan lumut tanduk dari morfologinya. 3. Siswa dapat menjelaskan struktur tubuh tumbuhan lumut 4. Siswa dapat menjelaskan daur hidup lumut. 5. Siswa dapat menjelaskan peranan tumbuhan lumut bagi kelangsungan hidup di bumi. 6. Siswa dapat menjelaskan ciri morfologi dari tumbuhan paku. 7. Siswa dapat menjelaskan daur hidup tumbuhan paku. 8. Siswa dapat menjelaskan peranan tumbuhan paku bagi kelangsungan hidup di bumi. 9. Siswa dapat membedakan tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae berdasarkan ciri morfologinya. 10. Siswa dapat menjelaskan struktur tubuh tumbuhan biji. 11. Siswa dapat menjelaskan daur hidup dari Gymnospermae dan Angiospermae.

12. Siswa dapat menjelaskan peranan tumbuhan biji bagi kelangsungan hidup di bumi b. Proses 13. Siswa mampu mengurutkan tahapan daur hidup lumut dari protonema hingga menjadi individu dewasa dengan menggambarkan skemanya. 14. Siswa mampu mengamati daur hidup tumbuhan paku melalui video. 15. Membandingkan antara tumbuhan Angiospermae dan Gymnospermae dari gambar yang ada pada power point. c. Psikomotor 16. Siswa mampu mengamati struktur tumbuhan lumut dari spesimen yang terdapat disekitar sekolah. 17. Siswa terampil dalam mengamati dan menulis hasil pengamatan tentang daur hidup tumbuhan paku melalui video secara individu. 18. Siswa mampu mengidentifikasi tumbuhan Angiospermae dan Gymnospermae yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Afektif a. Karakter: Selama proses pembelajaran siswa terlibat dan dapat menunjukkan kemajuan dalam perilaku berkarakter, meliputi: teliti, sopan, santun, peduli, tanggung jawab, bekerja sama, dan menghargai pendapat teman. b. Keterampilan Sosial Selama proses pembelajaran siswa terlibat dan dapat menunjukkan kemajuan dalam keterampilan sosial, meliputi: bertanya dengan sopan,

menyumbangkan ide, komunikasi yang santun, menjadi pendengar yg baik dan tidak mencela pendapat teman yang lain sesuai dengan lembar pengamatan ketrampilan sosial.

B. Materi Pembelajaran:
1. Ciri umum tumbuhan 2. Tumbuhan lumut 3. Tumbuhan paku 4. Tumbuhan biji 5. Peranan bagi kelangsungan hidup di bumi

C. Model Pembelajaran dan media pembelajaran:
1. Model: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD 2. Metode: ceramah, diskusi, tanya jawab, presentasi. 3. Media pembelajaran yang di gunakan contoh specimen, lks, laptop, lcd, lp dan slide power point 1, 2, dan 3.

D. Langkah-langkah kegiatan
Pertemuan Pertama (2 x 45 menit) Untuk Tujuan Pembelajaran No: 1, 2, 3, 4, 5, 13, 16 dan tujuan afektif Pembukaan (± 5 menit) Penilaian oleh Pengamat Kegiatan 1 2 3 4 Guru mengucapkan salam kepada siswa, kemudian guru mengapsen. Selanjutnya Guru menanyakan kepada siswa apa yang dimaksud dengan tumbuhan? Sebutkan ciri-ciri tumbuhan? Organisme apa saja yang termasuk dalam kingdom plantae? Pada proses tanya jawab dan diskusi, guru mengarahkan siswa pada tumbuhan Bryophyta. Pada proses tersebut, siswa diharapkan dapat memberikan sumbangan ide, pendapat dengan santun, menghargai dan tidak mencela pendapat orang lain. Tanya jawab dan diskusi bertujuan untuk mengarahkan siswa pada tujuan pembelajaran yang meliputi: kognitif, psikomotor, dan afektif. (Fase 1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa) Inti (± 80 menit) Kegiatan Guru menampilkan slide power point yang berisi tentang ciri-ciri tumbuhan secara umum, menampilkan gambar mengenai ciri morfologi, struktur tubuh tumbuhan lumut dan gambar daur hidup dari tumbuhan lumut. Guru mengarahkan siswa untuk menemukan konsep ciri tumbuhan lumut, struktur tubuh lumut, daur hidupnya dan peranan tumbuhan lumut bagi kelangsungan hidup di bumi.. Selanjutnya guru menyampaikan aturan kerja siswa pada saat berada di dalam kelompoknya masing-masing. (Fase 2. Penyampaian informasi) Mengorganisasikan siswa dalam kelompokkelompok kooperatif, setiap kelompok terdiri dari 5 siswa. Selanjutnya membagikan LKS 1 kepada tiap Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

kelompok. (Fase 3. Pengelompokkan peserta didik). Membimbing siswa mengerjakan LKS 1. Setiap anggota kelompok mengerjakan tugas yang berbeda. Selanjutnya diminta kepada siswa untuk mendiskusikan jawaban mereka kepada teman kelompoknya. Diharapkan pada saat kerja kelompok, setiap anggota dapat memberikan sumbangan ide pada anggota kelompok lainnya, bertanggung jawab terhadap tugasnya, menghargai pendapat temannya, berbagi kesempatan, mendengarkan pendapat teman, dan sejumlah keterampilan-keterampilan kooperatif lainnya. (Fase 4. Pembimbingan belajar) Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta tiap kelompok menyajikan hasil diskusinya di depan kelas dan ditanggapi oleh kelompok lain dengan tertib, sopan, dan cermat. Dibawah bimbingan guru sebagai fasilitator. (Fase. 5 Evaluasi) Siswa yang menunjukkan toleransi terhadap perbedaan diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak diulangi dan ditiru temannya. (Fase 6. Memberi penghargaan) Penutup (± 5 menit) Kegiatan Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman dengan bantuan media slide power point tentang ciri tumbuhan lumut, struktur tubuh tumbuhan lumut dan daur hidupnya serta peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah tampil dengan baik. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Pertemuan Kedua (2 x 45 menit) Untuk Tujuan Pembelajaran No: 6, 7, 8, 14, 17 dan tujuan afektif Pembukaan (± 15 menit) Penilaian oleh Pengamat Kegiatan 1 2 3 4 Guru menanyakan kepada siswa tentang materi yang akan diajarkan. Kemudian guru memberikan pertanyaan „apakah dirumah kalian ada tamannya? Tumbuhan apa saja ang kalian tanam? Apa ada yang menanam tanaman suplir? Kira-kira suplir termasuk tumbuhan apa? Pada proses tanya jawab guru mengarahkan anak-anak untuk menuju pada konsep pembelajaran. Pada proses tersebut siswa diharapkan memberikan kontribusi dalam bentuk ide, gagasan, pendapat yang dilakukan secara santun, menghargai pendapat temannya, dan memberikan kesempatan pada temannya yang lain serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar. Tanya jawab digunakan untuk mengarahkan siswa kepada tujuan pembelajaran yang meliputi kognitif dan afektif (Fase 1 MPK : menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa) Inti (± 70 menit) Kegiatan Menampilkan gambar dan slide powerpoint menjelaskan materi mengenai tumbuhan paku serta menampilkan video daur hidup tumbuhan paku dan siswa diharapkan untuk mengamati dan mencatat hasil pengamatan dari video tersebut. Selanjutnya guru menyampaikan informasi tentang aturan kerja dalam kelompok (Fase 2 MPK. Penyampaian informasi) Mengorganisasikan siswa menjadi 5 kelompok kooperatif. Selanjutnya membagikan LKS kepada tiap kelompok. (Fase 3 MPK. Pengelompokkan peserta didik) Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Membimbing siswa dalam mengerjakan LKS SMA. Setiap anggota kelompok mengerjakan tugas yang berbeda. Selanjutnya diminta kepada siswa untuk mendiskusikan jawaban mereka dengan teman kelompoknya. Diharapkan pada saat kerja kelompok, setiap anggota dapat memberikan sumbangan ide pada anggota kelompok lainnya, bertanggung jawab terhadap tugasnya, menghargai pendapat temannya, berbagi kesempatan, mendengarkan pendapat teman, dan sejumlah keterampilan-keterampilan kooperatif lainnya. (Fase 4 MPK. Pembimbingan belajar) Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta perwakilan tiap-tiap kelompok untuk menyampaikan hasil pengamatan daur hidup paku dari video dan hasil diskusinya kemudian ditanggapi oleh kelompok lain dengan tertib, sopan, dan cermat. Guru mereview dan menyimpulkan jawaban dari tiap kelompok. (Fase 5 MPK. Evaluasi) Penutup (± 5 menit) Kegiatan Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman dengan bantuan media slide power point tentang ciri tumbuhan paku struktur tubuh tumbuhan paku dan daur hidupnya serta peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah tampil dengan baik. (Fase 6 MPK. Penghargaan) Memberikan tugas kelompok dirumah: membuat gambar dan bagan daur hidup tumbuhan paku lengkap dengan deskripsinya pada kertas manila. Pertemuan Ketiga (2 x 45 menit) Untuk Tujuan Pembelajaran No: 6, 7, dan tujuan afektif Pembukaan (± 10 menit) Penilaian oleh Pengamat Kegiatan 1 2 3 4 Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang ciri-ciri tumbuhan paku, struktur tubuh tumbuhan paku, daur hidup tumbuhan paku serta Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

peranannya dan melakukan review tugas yang telah diberikan. Dalam proses tersebut, siswa diharapkan menyumbang ide atau pendapat, sementara siswa lain menghargai pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar. Guru mengarahkan jalannya review tugas dengan memberikan penghargaan terhadap hasil pekerjaan kelompok siswa yang terbagus. (Fase 1). Memotivasi siswa dengan memberikan pertanyaan seperti “Ada yang sudah pernah lihat pakis haji? Kira-kira pakis haji tersebut termasuk dalam tumbuhan paku atau bukan?” guru mengarahkan jawaban siswa untuk sampai pada tumbuhan Spermatopytha. (Fase 1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa) Inti (± 75 menit) Kegiatan Guru menampilkan slide power point yang berisi tentang ciri-ciri morfologi, struktur tubuh tumbuhan biji dan gambar daur hidup dari tumbuhan biji. Guru mengarahkan siswa untuk menemukan konsep ciri tumbuhan biji, struktur tubuh tumbuhan biji dan daur hidupnya serta peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Selanjutnya guru menyampaikan aturan kerja siswa pada saat berada di dalam kelompoknya masing-masing. (Fase 2. Penyampaian informasi) Mengorganisasikan siswa dalam kelompokkelompok kooperatif, setiap kelompok terdiri dari 5 siswa. Selanjutnya membagikan LKS 3 kepada tiap kelompok. (Fase 3. Pengelompokkan peserta didik). Membimbing siswa mengerjakan LKS 3 dan mencari dari berbagai pustaka mengenai ciri-ciri, struktur tubuh tumbuhan biji dan daur hidupnya serta peranan tumbuhan biji bagi kelangsungan hidup di bumi. Setiap anggota kelompok mengerjakan tugas yang berbeda. Selanjutnya diminta kepada siswa untuk mendiskusikan jawaban mereka dengan teman kelompoknya. Diharapkan pada saat kerja kelompok, setiap anggota dapat memberikan sumbangan ide pada anggota kelompok lainnya, bertanggung jawab terhadap tugasnya, menghargai pendapat temannya, berbagi kesempatan, mendengarkan pendapat teman, dan sejumlah Penilaian oleh Pengamat

keterampilan-keterampilan kooperatif lainnya. (Fase 4. Pembimbingan belajar) Meminta setiap kelompok menunjukkan kerjasama dalam mempersiapkan bahan presentasi hasil kelompoknya untuk dikomunikasikan di kelas dan ditanggapi oleh kelompok lain dengan tertib, dan sopan. Setiap siswa didorong untuk peduli dan ikut bertanggung jawab dan bekerja sama atas terselesaikannya tugas itu. Dibawah bimbingan guru sebagai fasilitator. (Fase. 5 Evaluasi) Melakukan umpan balik, melalui tanya jawab dan diskusi, mengecek pemahaman siswa untuk mengetahui kemampuan siswa dalam kaitannya dengan ciri tumbuhan paku dan daur hidupnya. Ketika proses diskusi, guru perlu menekankan bahwa ketika siswa mengkomunikasikan hasil diskusi kelompok terbaiknya, diharapkan siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar. (Fase. 5 Evaluasi) Penutup (± 5 menit) Kegiatan Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman dengan bantuan media slide power point tentang ciri tumbuhan biji, struktur tubuh tumbuhan biji dan daur hidupnya serta peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah tampil dengan baik. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

E. Sumber/bahan pembelajaran
1. Buku siswa: Syamsuri, Istamar. DKK. 2006. Biologi UNTUK SMA KELAS X SEMESTER 2. Erlangga. 34-65 2. Buku siswa: Prawirohartono, Slamet. 2004. sains biologi 1a untuk SMA KELAS 1. Bumi Aksara. 161-188 3. 4. 5. 6. LKS 1 LKS 2 LKS 3 Kunci LKS 1, kunci LKS 2, kunci LKS 3

7. Tabel spesifikasi instrument tes 8. LP 1: Produk, LP 2: proses, LP 3: Psikomotor, LP 4: Pengamatan Perilaku Berkarakter, LP 5: Pengamatan Keterampilan Sosial 9. Kunci LP 1, Kunci LP 2, Rincian Tugas Kinerja LP 3, Angket perilaku berkarakter LP4 10. Slide Power Point 1, 2 dan 3 11. Specimen tumbuhan lumut, paku dan tumbuhan biji

Daftar Pustaka
Istamar Syamsuri. 2006. Buku biologi untuk SMA KELAS X semester 2. Erlangga. Jakarta Slamet Prawirohartono. 2006. Buku sains biologi 1a untuk SMA KELAS 1. Bumi Aksara. Jakarta Victor Ferdinand P. dan Moekti Ariebowo. 2009. praktis belajar BIOLOGI untuk KELAS X SMA dan MA. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Tabel Spesifikasi Instrument Tes

Indikator Produk 1. Menjelaskan ciri-ciri umum tumbuhan 2. Membedakan tumbuhan lumut hati dan lumut daun dari ciri morfologinya 3. Menjelaskan daur hidup lumut 4. Menjelaskan ciri morfologi dari tumbuhan paku 5. Menjelaskan daur hidup tumbuhan paku 6. Membedakan tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae serta memberikan contohnya masing-masing 7. Menjelaskan daur hidup dari Gymnospermae dan Angiospermae Proses 8. Mengetahui peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia dari studi pustaka Psikomotor 9. Mempersentasekan hasil studi pustaka tentang peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia Karakter Teliti, sopan, santun, jujur, peduli, tanggung jawab, bekerja sama, dan menghargai pendapat teman Ketrampilan sosial Bertanya dengan sopan, menyumbangkan ide, komunikasi yang santun, menjadi pendengar yang baik dan tidak mencela pendapat teman yang lain.

LP dan butir soal LP 1 Produk Butir 1 Butir 2, dan 3

Kunci LP dan butir soal Kunci LP 1 Produk Butir 1 Butir 2, dan 3

Butir 4 Butir 5 Butir 6 Butir 7, 8, dan 9

Butir 4 Butir 5 Butir 6 Butir 7, 8, dan 9

Butir 10

Butir 10

LP 2 Proses : RTK 1, 2, 3, dan 4

Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru

LP 3 Psikomotor : RTK 1, 2, 3, 4 dan 5

Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru

LP 4 Karakter : RTK 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 dan 8

Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru

LP 5 Keterampialan Sosial : RTK 1, 2, 3 dan 4

LP 1: Produk

Produk 1. Jelaskan 5 ciri-ciri umum tumbuhan. 2. Jelaskan 5 ciri-ciri lumut hati. 3. Jelaskan 5 ciri-ciri lumut daun. 4. Jelaskan daur hidup dari tumbuhan lumut. 5. Jelaskan 5 ciri-ciri tumbuhan paku. 6. Jelaskan daur hidup tumbuhan paku dan beri contoh tumbuhannya 7. Jelaskan 5 ciri-ciri tumbuhan Gymnospermae. 8. Jelaskan ciri-ciri umum Angiospermae. 9. Apa yang menjadi dasar perbedaan dikotil dan monokotil? Buatlah dalam tabel dan sebutkan contoh tumbuhannya. 10. Jelaskan perbedaan daur hidup Gymnospermae dan Angiospermae?

Kunci LP 1: Produk

Produk 1. Cirri- cirri umum tumbuhan yaitu eukariot, multiseluler, autotrof, memiliki dinding sel, memiliki klorofil, mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya, tidak dapat bergerak aktif. 2. Berbentuk lembaran, hidup menempel di atas permukaan tanah yang lembab atau terapung diatas air, mempunyai rhizoid, membentuk kuncup (gemma) 3. Tumbuh di tanah, tembok, dan tempat-tempat terbuka. Batangnya tegak, bercabang-cabang, dan berdaun kecil. 4. Metagenesis diawali dengan berkecambahnya spora yang sangat kecil (haploid) menjadi protalium (protonema). Protonema ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang tidak tumbuh. Di dalam protonema terdapat kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut (gametofit). Pada tumbuhan lumut (gametofit) dibentuk gametangium, yaitu sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (ovum). Sel kelamin jantan ini dihasilkan oleh anteridium dan sel kelamin betina dihasilkan oleh arkegonium. Peleburan spermatozoid dan ovum akan menghasilkan zigot yang terus berkembang menjadi embrio yang diploid. Embrio kemudian akan tumbuh menjadi suatu badan yang bulat dengan tangkai pendek atau panjang yang disebut sporogonium (tumbuhan sporofit). Dalam bagian yang bulat tersebut dibentuk spora sehingga sering disebut dengan kapsul spora yang identik dengan sporogonium. Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Jika spora jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan tempat tumbuhnya, spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya. 5. tumbuhan yang sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati (kormus), telah memiliki jaringan pengangkut xilem dan floem yang terdapat pada daun, batang, dan akarnya. dapat hidup di atas tanah atau batu, menempel di kulit pohon (epifit), di tepi sungai di tempat-tempat yang lembap (higrofit), hidup di air (hidrofit), atau di atas sampah atau sisa tumbuhan atau hewan (saprofit), daun paku muda ujungnya selalu menggulung, daun paku dewasa terdiri atas

daun fertil yang memiliki spora di permukaan bawah daunnya dan daun steril yang tidak ada bintil-bintil hitam di permukaan bawah daunnya. 6. Spora yang dikeluarkan dari sporangium dan jatuh di tempat yang sesuai akan berkembang menjadi protalium. Protalium akan berkembang menjadi anteridium dan arkegonium. Anteridium menghasilkan sperma, sedangkan arkegonium menghasilkan ovum. Pembuahan hanya berlangsung jika ada air. Peleburan sperma dan ovum menghasilkan zigot. Zigot akan tumbuh menjadi tumbuhan paku yang diploid. Tumbuhan paku dewasa akan menghasilkan spora. Spora akan tumbuh lagi menjadi protalium dan begitu seterusnya hingga berulang siklus pergiliran keturunan. Contoh tumbuhan paku yaitu Psilotum triquetrum, paku ekor kuda (Equisetum sp), suplir (Adiantum cuneatum), paku sarang burung (Asplenium nidus). 7. Bakal bijinya terletak pada daun buah atau makrosporofil yang disebut strobilus betina. Serbuk sari terletak pada mikrosporofil. Mikrosoporofil itu sendiri, terletak pada bagian yang disebut strobilus jantan. Biasanya mempunyai akar tunggang meskipun ada juga yang berakar serabut, seperti pakis haji. Daunnya kaku, kecil, tebal, dan berbentuk seperti jarum. Ada juga yang berbentuk tipis dan melebar seperti daun melinjo. Bunganya tidak mempunyai perhiasan bunga, tetapi hanya mempunyai alat

perkembangbiakan yang disebut sporofil. Bunga jantan dan betina tersusun dalam strobilus atau runjung. 8. Memiliki akar, batang, daun, dan bunga yang sesungguhnya. Organ reproduksi terletak pada bunga. Selain itu memiliki bentuk daun yang bervariasi, seperti daun pipih, lebar, dan susunan tulang daun seperti menyirip, menjari, dan sejajar. Bakal biji atau bijinya terbungkus oleh daun buah sehingga disebut tumbuhan berbiji tertutup. Adapun waktu antara penyerbukan dan pembuahan relatif pendek. Proses fertilisasinya tidak memerlukan air sebagai medianya.

9. Tabel perbedaan dikotil dan monokotil Biji Dikotil Dua kotiledon Tulang daun Menjari atau menyirip Pembuluh Bunga Akar

Monokotil Satu kotiledon

Pembuluh teratur dalam satu lingkaran Sejajar atau Pembuluh melengkung tersebar

Petal 4,5, Akar atau tunggang kelipatannya

Petal berkelipatan 3

Akar serabut

Contoh tanamannya adalah : Dikotil: kacang tanah, mangga, kacang hijau, kacang kedelai dan lain-lain Monokotil: padi, salak, kelapa, jagung, dan lain-lain 10. Daur hidup Gymnospermae: Gymnospermae menghasilkan dua jenis spora yang berlainan berupa mikrospora dan megaspora. Mikrospora menghasilkan serbuk sari.

Megaspora dibentuk di dalam megasporangium, kemudian berkecambah membentuk gametofit betina. Megasporangium dan gametofit betina ini disebut bakal biji. Jika terjadi pembuahan, akan terbentuk embrio yang dilapisi kulit biji. Biji yang dihasilkan biasanya mengalami masa istirahat sebelum berkecambah membentuk tumbuhan baru. Daur hidup Angiospermae: Tumbuhan dewasanya menghasilkan bunga yang memiliki putik dan benang sari. Benang sari dapat terbawa oleh angin, air, serangga, atau dengan bantuan manusia sehingga dapat jatuh diatas kepala putik. Hal ini disebut dengan penyerbukan. Dari penyerbukan ini akan berlanjut pada pembuahan. Hasil pembuahan adalah zigot. Zigot akan berkembang menjadi embrio. Embrio akan terus berkembang menjadi bakal buah dan bakal biji. Setelah terjadi pembuahan, perhiasan bunga dan benang sari akan gugur, bakal buah akan berkembang menjadi buah dan bakal biji akan berkembang menjadi biji. Biji ini jika jatuh ditempat yang cocok akan bekecambah dan menjadi individu baru.

LP 2: Proses

Prosedur: 1. Memberi kesempatan bagi siswa untuk mengadakan studi pustaka mengenai peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia 2. Secara berkelompok siswa ditugaskan untuk merangkum hasil studi pustaka 3. Membuat persentasi mengenai hasil dari studi pustaka 4. Mengkomunikasikan persentasi tersebut di depan kelas dan ditanggapi oleh kelompok lain

Kunci LP 2 : Proses

Proses : 1. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. 2. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. 3. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. Format Asesmen Kinerja Proses No 1 2 3 4 Rincian Tugas Kinerja Peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia Merangkum hasil studi pustaka Membuat persentase hasil pustaka Persentase hasil pustaka di depan kelas Skor Maksimum Skor Asesmen Oleh Siswa Guru 25 25 25 25

Lembar Penilaian 3 : Mempersentasekan hasil studi pustaka tentang peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia

Petunjuk : 1. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. 2. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. 3. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini. Format Asesmen Kinerja Proses No 1 2 3 4 5 Rincian Tugas Kinerja Skor Maksimum Skor Asesmen Oleh Siswa Guru Penyampaian materi dengan 20 baik Sistematik dalam penyampaian 20 materi Terampil dalam membawakan 20 materi Diskusi dengan baik dengan 20 kelompok lain Menjawab pertanyaan dengan 20 baik dari teman

LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

Siswa :

Kelas :

Tanggal :

Petunjuk : Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini : D = Memerlukan Perbaikan C = Menunjukkan kemajuan B = Memuaskan A = Sangat baik

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Teliti Sopan Santun Jujur Peduli Tanggung jawab Bekerja sama Terbuka dan mendengarkan pendapat teman Memerlukan Menunjukkan Memuaskan perbaiakan kemajuan (C) (B) (D) Sangat baik (A)

1 2 3 4 5 6 7 8

LP 5 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

Siswa :

Kelas :

Tanggal :

Petunjuk : Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini : D = Memerlukan Perbaikan C = Menunjukkan kemajuan B = Memuaskan A = Sangat baik

Format Pengamatan Keterampilan Sosial No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Bertanya Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Komunikasi Memerlukan Menunjukkan Memuaskan perbaiakan kemajuan (C) (B) (D) Sangat baik (A)

1 2 3

4

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS 1 : MEMBANDINGKAN TUMBUHAN LUMUT
Tujuan: 1. Menjelaskan struktur tubuh tumbuhan lumut dan paku beserta fungsinya 2. Menyebutkan klasifikasi tumbuhan lumut dan paku 3. Membuat skema daur hidup tumbuhan lumut dan paku 4. Menyebutkan manfaat tumbuhan lumut dan paku 5. Menyebutkan perbedaan antara tumbuhan lumut dan paku Pertanyaan: 1. Tuliskan bagian-bagian tubuh lumut yang tertera pada gambar dibawah ini!

Tumbuhan Lumut
2. Tumbuhan lumut dibagi menjadi 3 divisi, tuliskan! ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... .................................................................. 3. Jelaskan ke 3 divisi lumut tersebut! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………… 4. Tuliskan manfaat tumbuhan lumut dalam kehidupan sehari-hari! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………………

5. Gambarkan daur hidup lumut! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ……………………………………………… 6. Lengkapilah skema daur hidup tumbuhan lumut homotalus dibawah ini! SKEMA DAUR HIDUP TUMBUHAN LUMUT Homotalus

Protonema (n kromosom) Tumbuhan lumut (n kromosom)

Gametofit

Anteridium Sperma fertilisasi

Arkegonium Ovum

Zigot (2n kromosom) Embrio (2n) Sporangium (2n kromosom) Sporofit

Sel induk spora (2n) meiosis Spora (n kromosom)

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

KUNCI LKS 1 : MEMBANDINGKAN TUMBUHAN LUMUT DAN PAKU
1. Bagian-bagian tubuh tumbuhan lumut

2. Tumbuhan lumut di bagi 3 divisi yaitu: a. Divisi Hepatophyta (lumut hati) b. Divisi Lumut Tanduk (Anthocerophyta) c. Divisi Lumut daun (bryophyta) 3. Penjelasan ke 3 divisi tumbuhan lumut yaitu : a. Lumut hati berbentuk lembaran, hidup menempel di atas permukaan tanah yang lembab, atau terapung di atas air. Di tebing-tebing basah sering terdapat lumut ini. b. Lumut tanduk berhabitat di tepi sungai, danau, atau di sepanjang selokan, mengalami pergiliran atau metagenesis. Metagenesis terjadi antara fase sporofit dan gametofit. Tubuh lumut yang kita lihat di tanah adaalah tubuh dalam fase gametofit. Bagian bawah tubuh sporofitnya melekat pada jaringan gametofit. Reproduksi mirip dengan lumut hati. c. Lumut daun tumbuh di tanah, tembok, dan tempat-tempat yang terbuka. Batangnya tegak, bercabang-cabang, berdaun kecil. Sekilas mirip dengan rumput, tetapi pendek ada pula yang seperti beleduh hijau. Lumut

bereproduksi dengan vegetative dengan membentuk kuncup di cabangcabang batang. d. Manfaat tumbuhan lumut bagi kehidupan manusia antara lain: Tumbuhan lumut (bersama dengan lumut kerak) merupakan vegetasi perintis. Dikatakan demikian karena tumbuhan lumut dapat menghancurkan batubatuan menjadi tanah yang dapat digunakan sebagai tempat tumbuh bagi tumbuhan lainnya. Tumbuhan lumut yang tumbuh di lantai hutan dapat menahan erosi, menguarangi bahaya banjir, dan mampu menyerap air sehingga dapat menyediakan air pada musim kemarau. Marchantia sp. dapat digunakan sebagai obat hepatitis (radang hati) dan Sphagnum untuk bahan pembalut. e. Daur hidup tumbuhan lumut

f. Skema daur hidup tumbuhan lumut SKEMA DAUR HIDUP TUMBUHAN LUMUT Homotalus

Protonema (n kromosom) Tumbuhan lumut (n kromosom)

Gametofit

Anteridium Sperma fertilisasi

Arkegonium Ovum

Zigot (2n kromosom) Embrio (2n) Sporangium (2n kromosom) Sporofit

Sel induk spora (2n) meiosis Spora (n kromosom)

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS 2 : MEMBANDINGKAN TUMBUHAN LUMUT DAN PAKU
Tujuan: 1. Menjelaskan struktur tubuh tumbuhan lumut dan paku beserta fungsinya 2. Menyebutkan klasifikasi tumbuhan lumut dan paku 3. Membuat skema daur hidup tumbuhan lumut dan paku 4. Menyebutkan manfaat tumbuhan lumut dan paku 5. Menyebutkan perbedaan antara tumbuhan lumut dan paku Pertanyaan: 1. Sebutkan bagian-bagian tubuh paku yang tertera pada gambar dibawah ini!

Tumbuhan paku

2. Tumbuhan paku dibagi menjadi 4 divisi, sebutkan dan jelaskan! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………… 3. Lengkapilah skema daur hidup tumbuhan lumut homotalus dan paku homospora dibawah ini!

SKEMA DAUR HIDUP TUMBUHAN PAKU Homospora

Tumbuhan paku (2n kromosom)

Sporongium Sporofit Sel induk spora (2n) Meiosis Spora (n kromosom)

Protalium (n kromosom)

Anteridium Sperma (n kromosom) Fertilisasi

arkegonium Gametofit Ovum

Zigot (2n kromosom)

4. Gambar dan jelaskan daur hidup tumbuhan paku! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………… 5. Sebutkan manfaat tumbuhan paku dalam kehidupan sehari-hari! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………... 6. Sebutkan perbedaan antara tumbuhan lumut dan tumbuhan paku! ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

KUNCI LKS 1 : MEMBANDINGKAN TUMBUHAN LUMUT DAN PAKU 1. Tumbuhan Paku

2. 4 divisi tumbuhan paku yaitu: a. Psilophyta (paku telanjang) Paku ini tidak berdaun atau daunnya kecil, dan ada pula yang tidak berakar sejati. Kebanyakan hidup di zaman purba dan ditemukan dalam bentuk fosil. Ada satu jenis yang masih ada sekarang, tetapi hamper punah, yatu Psilotum. b. Lycophyta (paku Kawat) Lycophyta atau Lycopodiophyta memiliki ciri-ciri berdaun kecil tersusun spiral, sporangium muncul diketiak daun dan berkumpul membentuk strobilus (kerucut). Batangnya seperti kawat. c. Sphenophyta (paku ekor kuda) Sphenophyta atau Equisetophyta memiliki cirri-ciri daun kecil, tunggal, dan tersusun melingkar. Sporangium terdapat dalam strobilus (runjum). d. Pterophyta (paku sejati) pterophyta merupakan tumbuhan paku yang dapat dilihat disekirtar kita, yang umum disebut pakis. Ciri-cirinya antara lain daunnya besar, daun muda menggulung, sporangium tewdapat pada sporofil (daun penghasil spora).

3. Skema daur hidup tumbuhan lumut dan paku SKEMA DAUR HIDUP TUMBUHAN PAKU Homospora

Tumbuhan paku (2n kromosom)

Sporongium Sporofit Sel induk spora (2n) Meiosis Spora (n kromosom)

Protalium (n kromosom)

Anteridium Sperma (n kromosom) Fertilisasi

arkegonium Gametofit Ovum

Zigot (2n kromosom)

4. Gambar daur hidup tumbuhan paku:

5. Manfaat tumbuhan paku bagi manusia antara lain sebagai berikut: 1. Untuk tanaman hias, seperti suplir (Adiantum cuneatum), paku sarang burung (Asplenium nidus), dan paku tanduk rusa (Lycopodium) yang bentuknya seperti tanduk rusa dan sering ditanam dengan ditempelkan pada pohon. Selain itu ada spesies lain, yaitu Nephrolepis, merupakan pakis yang sering ditanam di halaman rumah. 2. Untuk obat-obatan, misalnya Dryopteris filix-mas dan Lypodium clavatum. 3. Untuk sayuran, misalnya semanggi (Marsilea crenata) beberapa tumbuhan paku ada yang diambil daunnya yang masih muda untuk sayur. 4. Untuk tempat menanam anggrek, yaitu paku tiang (Alsophilla glauca) 5. Untuk pupuk hijau, yaitu Azolla pinnata yang hidup di sawah-sawah. Tumbuhan ini bersimbiosis dengan Anabaena azollae (tergolong alga biru) yang dapat mengikat N2 di udara menjadi senyawa N yang dapat diserap oleh tumbuhan lain. Dengan demikian, Azolla pinnata dapat dijadikan pupuk hijau yang kaya akan nitrogen. 6. Tumbuhan paku yang hidup pada zaman karbon telah memfosil. Fosil tersebut berupa batu bara yang dapat dijadikan bahan bakar. 6. Perbedaan antara tumbuhan lumut dan tumbuhan paku No.
1 2

Ciri-Ciri
Jumlah Ukuran

Tumbuhan lumut
± 25.000 spesies Sangat kecil, biasanya tidak lebih dari 15 cm Memiliki rizoid (akar semu), berdaun sisik (daun semu), dan berbatang semu. Tidak ada Fase gametofit (n) Berupa gametofit Talus sederhana, hidup bebas, dapat berfotosintesis, memiliki rizoid, dan struktur seperti daun. Tergantung pada gametofit, mempunyai kapsul, seta, dan kaki.

Tumbuhan paku
± 12.000 spesies Biasanya mencapai 1 m, beberapa dapat mencapai 12 m Memiliki akar, batang, dan daun sejati. Ada, yaitu xylem dan floem. Fase sporofit (2n) Berupa sporofit Protalus, tidak menarik, hidup bebas, dan berfotosintesis.

3 4 5 6

Struktur tubuh Jaringan pembuluh Fase dominan Tumbuhan dewasa

7

Gametofit dewasa

8

Sporofit dewasa

Bentuk yang menonjol, memiliki akar, batang, dan daun sejati.

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS 3 : TUMBUHAN BIJI
Tujuan : 1. Menjelaskan struktur tubuh tumbuhan biji beserta fungsinya 2. Menyebutkan klasifikasi tumbuhan biji 3. 4. 5. Membuat skema daur hidup tumbuhan biji Menyebutkan manfaat tumbuhan biji Menyebutkan perbedaan antara tumbuhan biji, tumbuhan lumut dan tumbuhan paku

Pertanyaan : 1. Sebukan cirri-ciri tumbuhan biji! ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 2. Gambarkan struktur lengkap tumbuhan biji!

3. Gambarkan bagian-bagian bunga lengkap!

4. Tumbuhan biji terbagi atas berapa kelas! ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 5. Tuliskan peranan tumbuhan biji terbuka bagi kehidupan? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

KUNCI LKS 3 : TUMBUHAN BIJI
1. Cirri-ciri tumbuhan biji yaitu memiliki akar, batang dan daun, memiliki jaringan pengangkut xylem dan floen. 2. Struktur lengkap tumbuhan biji

3. Gambar bunga lengkap

4.

Tumbuhan biji terbagi atas 2 kelas yaitu :  Tumbuhan berkeping biji satu (Monocotyledonae)  Tumbuhan berkeping biji dua (Dicotyledonae)

5. Peranan tumbuhan biji terbuka antara lain :  Sebagai tanaman hias, misalnya pakis haji  Sumber makanan, misalnya melinjo  Penghasil minyak cat (terpentin), misalnya pinus/tusam  Bahan baku damar, yaitu damar  Bahan baku industri kertas dan korek api, misalnya kayu pinus dan kayu tumbuhan melinjo  Bahan untuk obat dan kosmetik, yaitu Ginkgo biloba

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->