Kriteria Guru Berkualitas Guru yang berkualitas harus memiliki persyaratan, yang meliputi: 1) Memiliki bakat sebagai guru

, 2) Memiliki keahlian sebagai guru, 3) Memiliki keahlian yang baik dan terintegrasi, 4) Memiliki mental yang sehat, 5) Berbadan sehat, 6) Memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas, 7) Guru adalah manusia berjiwa Pancasila, 8) Guru adalah seorang warga negara yang baik, 9) Memiliki kepribadian yang matang dan berkembang, 10) Pengembangan profesi secara berkesinambungan. Faktor-Faktor Penghambat Peningkatan Kualitas Guru Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam usaha pengembangan danpeningkatan kualitas guru di Indonesia, di antaranya adalah: 1) Faktor personal, berupa rendahnya kesadaran guru untuk mengutamakan mutu dalampengembangan diri, kurang termotivasinya guru untuk memiliki program terbaik bagipemberdayaan diri, tertanamnya rasa tidak berdaya dan tidak mampu untuk mengembangkan profesi. 2) Faktor ekonomis, berupa terbatasnya kemampuan finansial guru untuk secaraberkelanjutan mengembangkan diri, amat rendahnya penghasilan sebagai gurusehingga memaksa mereka bekerja bermacam-macam, dan banyaknya pungutan dan pembiayaan kepada mereka sehingga mengurangi kemampuan ekonomis untuk mengembangkan profesi. 3) Faktor struktural, berupa banyaknya pihak yang mengatur dan mengawasi gurusehingga mereka tidak bisa bekerja dengan tenang, rumitnya jenjang dan jalurpengembangan profesi atau karier yang membuat mereka merasa tidak berdaya,terlalu ketat dan kakunya berbagai birokrasi yang mengikat para guru, sehingga tidak mampu mengembangkan kreativitas. 4) Faktor sosial, berupa rendahnya penghargaan masyarakat terhadap profesi guru,kurangnya partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan profesi guru, dankurangnya fasilitas sosial bagi pengembangan profesi guru. 5) Faktor budaya, berupa rendahnya budaya kerja berorientasi mutu sehingga para gurubekerja seadanya

Upaya-Upaya Untuk Meningkatkan Kualitas Guru Jalan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas guru antara lain: 1) Menaikan upah dan gaji guru, Dengan mendapatkan gaji yang lebih memadai maka akan meningkatkan kesejahteraanguru sehingga guru lebih serius dan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya. Perluditata ulang sistem penggajian guru agar gaji yang diterimanya setiap bulan dapat mencukupikebutuhan hidup dirinya dan keluarganya dan pendidikan putra-putrinya. Dengan penghasilanyang mencukupi, tidak perlu guru bersusah payah untuk mencari nafkah tambahan di luar jamkerjanya. Guru akan lebih berkonsentrasi pada profesinya, tanpa harus mengkhawatirkankehidupan rumah tangganya serta khawatirakan pendidikan putra-putrinya. Guru mempunyaiwaktu yang cukup untuk mempersiapkan diri tampil prima di depan kelas. Jika mungkin,seorang guru dapat meningkatkan profesinya dengan menulis buku materi pelajaran yangdapat dipergunakan diri

penekanan diberikan pada kemampuan guru agardapat meningkatkan efektifitas mengajar. dibuatoleh suatu tim di Diknas atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang disesuaikandengan kondisi daerah dan bersifat fleksibel (bukan harga mati) lalu disosialisasikan kepadaguru melalui sekolah-sekolah.menguasai secara penuh materi yang diajar serta selalu mengembangkan modelpembelajaran. untuk meningkatkan kualitas guru sebaiknya guru memiliki pengetahuanyang luas dan berbagai keterampilan.sendiri untuk mengajar dan membantu guru-guru lain yang belummencapai tingkatnya. berpikir kritis. Lembaga-lembaga Diklat (PPG dan BPG) di lingkungan Depdiknas perlu lebihdioptimalkan peranannya sesuai dengan tugas dan fungsinya. kreatif. 6) Memperluas pengetahuan dan keterampilan. 9) Memberikan penghargaan dan sanksi hukuman (reward and punishment). Dalam upaya peningkatan mutu guru. Secara bertahap guru diawasi oleh kepala sekolah dan kepala sekolah diawasi olehpengawas sekolah. dan meningkatkan kepekaan guru terhadap perbedaan individu para siswayang dihadapinya. Hal ini dapat dijadikan sebagai pegangan guru mengajar dalam mengajar dan membantu guru-guru pemula untuk mengajar tanpa membebani tugas-tugasrutin guru. gurusebagai seorang komunitator harus memiliki syarat. 4) Pendidikan dalam jabatan. Jika anak didik mengagumi gurunya maka motivasi belajar siswa akan meningkatdan pendidikan pasti akan lebih berhasil. Upaya Guru Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengajar dan MenguasaiBahan Ajar Kenyataan menunjukkan bahwa masih sebagian besar guru underqualified. Kesadaran ini akan timbul dan berkembang sejalan dengan kemungkinanpengembangan karir mereka. 10) Menghapus diskriminasi status guru yang saat ini beragam. Hal ini dapat lebih menyejahterakan kehidupan guru dan akan lebihmeningkatkan status sosial guru. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Beri kesempatan guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan tanpa beban biaya atau melengkapi sarana dan kesempatan agar guru dapat banyak membaca bukubuku materi pelajaran yang dibutuhkan guru untuk memperdalampengetahuannya. 7) Mengutamakan layanan Guru sebagai tenaga profesional akan melayani siswanya untuk mengembangkan dirilebih maju. Sebaiknya tugastugas administrasi yang selama ini harus dikerjakan seorang guru.Salah satu usaha untuk meningkatkan profesionalitas guru adalah pendalaman materipelajaran melalui pelatihan-pelatihan. mengatasi persoalanpersoalan praktis danpengelolaan PBM. Sertifikasi guru dapat diartikansebagai suatu proses pemberian pengakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensiuntuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu. Oleh . Sehingga kinerja guru terpantau dengan baik.Pada dasarnya peningkatan kualitas diri seseorang harus menjadi tanggung jawab diripribadi. Disamping itu guru senantiasa mengembangkan diri dengan pengetahuan yang mendukung profesionalitasnya dengan ilmu pendidikan. dikemukakan bahwasertifikasi adalah proses pemberian sertifikat guru dan dosen. dan sistem social budaya. 8) Memiliki kesatuan atau organisasi Suatu profesi perlu memiliki kesatuan atau organisasi profesi yang berfungsi sebagailembaga pengendali keseluruhan profesi itu. Guru akan lebih dihormati dan dikagumi oleh anak didiknya. setelah lulus ujikompetensi oleh lembaga sertifikasi. tingkatpenguasaan bahan ajar dan keterampilan dalam menggunakan metode pembelajaran yanginovatif masih kurang. Jadi. mengambil keputusan dan memecahkan masalah sertatidak membedakan antara satu siswa dengan lainnya. 3) Pelatihan dan sarana. Pengetahuan dan keterampilan bagi seorang guru merupakan suatu hal yang mutlak. 5) Mengikuti program sertifikasi. 2) Kurangi beban guru dari tugas-tugas administrasi yang sangat menyita waktu.pengetahuan. sikap. baik secara mandiri maupun secara bersama-sama dengan pihak lain yang relevan. Dalam UUD RI No. yaitu terampil berkomunikasi.

Meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar.Kegiatan yang dilaksanakan antara lain : a) Diskusi tentang satuan pelajaran. Asuh berarti di antara anggota kesejawatan saling membimbing dengan tulus dan ikhlas untuk peningkatan kemampuan profesional dan asihberarti di antara anggota kesejawatan terdapat hubungan kekeluargaan yang akrab.karena itu pengembangan kualitas guru harus dikaitkandengan perkembangan karir guru sebagai pegawai. . Oleh karena itu kelompok yang beranggotakan para guru suatu bidang studi sejenis harusmenitik-beratkan pada aktifitas profesional.Asah artinya satu dengan anggota sejawat yang lain saling membantu untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya. Gambaranyang ideal adalah bahwa pendapatan dan karir.Wadah ini dikembangkan berdasarkan bidang studi atau rumpun bidang studi padamasing-masing sekolah. dalam hal ini jenjang jabatan dan kepangkatanmerupakan hasil dari peningkatan kualitas seseorang selaku guru. Anggota yang memiliki kepangkatan tertinggi dalam setiap rumpundiharapkan bisa berfungsi sebagai pembimbing. hasil pertemuan bisa digunakan secara langsung untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Namun sayangnya. b) Diskusi tentang substansi meteri pelajaran.Kelompok yang dibentuk merupakan wadah kegiatan di mana antara anggota sejawatbisa saling asah. komunikasi kesejawatan tentang profesi yangditekuni sangatlah penting. maka diharapkan secara bergiliransalah satu darinya berfungsi sebagai pembimbing anggota yang lain. c) Diskusi pelaksanaan proses belajar mengajar termasuk evaluasi pengajaran. Bagiseorang pekerja profesional. Kegiatan ini hendaknya selalu mengangkat topik pembicaraan yangbersifat aplikatif. Dengan bentuk wadahdan kelembagaan semacam ini maka di setiap sekolah akan terdapat lebih dari satu kelompok. f)Mengkaji hasil evaluasi penampilan guru oleh peserta didik sebagai feedback bagi anggota kelompok. d) Melaksanakan observasi aktivitas rekan sejawat di kelas. termasuk guru.Secara terperinci kegiatan kelompok ditujukan untuk: 1. Tukar pikiran tersebut bisa dilaksanakan dalam perternuan guru sejenis disanggar kerja guru. guru harus memperbanyak tukar pikiran tentang hal-hal yangberkaitan dengan pengalaman mengembangkan materi pelajaran dan berinteraksi denganpeserta didik.Untuk bisa meningkatkan kualitasnya sehingga bisa terus menanjak pangkatnya sampaijenjang kepangkatan tertinggi. e) Mengembangkan evaluasi penampilan guru oleh peserta didik. baik negeri maupun swasta. asuh dan asih untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing khususnyadan mencapai kualitas sekolah serta pendidikan pada urnumnya.Wadah dan kelembagaan untuk pengembangan ini adalah kelompok yang merupakanorganisasi bersifat non-struktural dan lebih bersifat informal.Kalau ada anggota memiliki kepangkatan yang sama.Keberadaan kelompok akan memungkinkan para guru untuk bisa tukar pikiran denganrekan sejawat mengenai hal ikhwal yang berkaitan interaksi guru dengan para siswa. justru komunikasi kesejawatan inilah yangbelum ada di kalangan profesi guru di tanah air kita. Artinya.

b) Menyusun laporan penelitian. jabatan FungsionalGuru adalah kedudukan yang menunjukkan tugas. d) Menyampaikan pengalaman penataran dan seminar kepada anggota kelompok. Persyaratan dimaksudadalah penguasaan proses belajar mengajar dan penguasaan pengetahuan. observasi. kewajiban dankesempatan yang sama dalam setiap kegiatan tanpa memandang jenjang kepangkatan. yangmerupakan kebijakan untuk intervensi langsung meningkatakan kualitas kompetensi guru lewat kebijakan keharusan guru untuk memiliki kualifikasi strata 1 atau D4 dan memilikisertifikasi profesi. misalnya kelompok kesejawatan mungkinbisa mengembangkan format observasi bisa dilaksanakan secara sistematis. komentar dan saran-saran sejawat atas penampilan salah seoranganggota kelompok kesejawatan diberikan baik secara tertulis maupun secara lisan sesuaidengan kebutuhan. sehingga anggota yang diobservasi bisa memperoleh input tertulis di samping juga input lisan. Untuk hasil observasi kelas. c) Mengikuti seminar-seminar dan penataran-penataran. aktifitas yang dilaksanakan bersifat komprehensif dan total yang mencakuppresentasi. kritik. e) Melaksanakan penelitian. wewenang. 3. dan bimbingan. penilaian.Artinya. tanggapan. asuh dan asih. objektif danrasional. d) Menyusun laporan dan review buku. 2.2. Meningkatkan penguasaan dan pengembangan keilmuan. Kegiatan kelompok dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. jabatandan gelar akademik yang disandangnya. dan hak seseorang guru yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atauketerampilan tertentu serta bersifat mandiri. melainkan bersifat multiarah. Kebijakan Pemerintah dalam Peningkatan Kualitas Guru Kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas guru antara lain melalui: 1. Sebagaimanakonsep asah. sesuai bidang tugas dan jenjang pendidikannya. b) Mengikuti jalur pendidikan formal yang lebih tinggi. saran. Undang-undang Guru dan Dosen Indonesia pada tahun 2005 telah memiliki Undang-undang guru dan dosen. Meningkatkan kemampuan untuk mengkomunikasikan masalah akademis. feedback. Dengan sertifikat profesi ini guru berhak mendapatkan tunjangan 1 bulangaji pokok guru. Standardisasi Kompetensi Guru Standardisasi Kompetensi Guru adalah suatu ukuran yang ditetapkan bagi seorang gurudalam menguasai seperangkat kemampuan agar berkelayakan menduduki salah satu jabatanfungsional Guru. khususnya bidang studiyang menjadi tanggung jawabnya. Input.Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: a) Menulis artikel. . c) Menyusun makalah. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain : a) Kajian jurnal dan buku baru.Aktifitas yang dimaksudkan ini tidak bersifat searah. maka setiap anggota kelompok memiliki hak. tanggungjawab.

baru sekitar 40% yang sudah memiliki kualifikasi S-1/D-IV dan di atasnya. masih terdapatketidak sepadanan guru berdasarkan mata pelajaran yang harus diajarkan. 1. Berbagai upaya pembaharuanpendidikan telah banyak dilakukan antara lain melalui perbaikan sarana. pengangkatan. 3. Dari aspek unsur danprosesnya. masih dirasakan terdapat kekurang-terpaduan antara sistem pendidikan. danpengembangan karir. supervisi. Kekurangan guru diberbagai jenis dan jenjang khususnya di sekolah dasar. Pembinaan dansupervisi dalam jabatan guru belum mendukung terwujudnya pengembangan pribadi danprofesi guru secara proporsional. dan distribusi. yaitu ada guru yang beban mengajarnya ringantetapi di lain pihak ada yang beban tugasnya banyak (misalnya di sekolah yangkekurangan guru) akan tetapi imbalannya sama saja atau lebih sedikit. rasa aman.849 orang) non-PNS. Pelaksanaan otonomi daerah yang “kebablasan” cenderung membuat manajemen guru menjadi makin semrawut. Dari aspek kuantitas. di SLTP dan SM. Kendala-Kendala Yang Dihadapi Guru Saat Ini Hingga saat ini masih banyak masalah dan kendala yang berkaitan dengan gurusebagai satu kenyataan yang harus diatasi dengan segera.kurikulum. kondisi kerja.472 orang guru PNS dan sisanya (1. Dari aspek kesesuaiannya. serta dengan para birokratnya. c) Kesenjangan guru menurut jenjang dan jenis pendidikan. sebagian besar guru-guru dewasa ini masih belum memilikipendidikan minimal yang dituntut.Rerkrutmen dan pengangkatan guru masih selalu diliputi berbagai masalah dan kendalaterutama dilihat dari aspek kebutuhan kuantitas. b) Kesenjangan antara guru dengan dosen. penempatan. 2. misalnya antara guru SDdengan guru SLTP dan Sekolah Menengah. Mobilitas mutasi guru baik vertikal maupun horisontalmasih terbentur pada berbagai peraturan yang terlalu birokratis dan “arogansi dan egoisme”sektoral.Dari aspek kualitas. hubungan antar pribadi. kualitas. f) Kesenjangan antara guru yang bertugas di kota-kota dengan guru-guru yang berada dipedesaan atau daerah terpencil. d) Kesenjangan antara guru pegawai negeri yang digaji oleh negara.528. Sisanyamasih di bawah D-3 atau lebih rendah. jumlah guru yang ada masih dirasakan belum cukup untuk menghadapi pertambahan siswa serta tuntutan pembangunan sekarang.321orang guru yang terdiri atas 1.I. Di antaranya adalah: a) Kesenjangan antara guru dengan PNS lainnya.783. . dsb. masih terdapat ketidak seimbangan penyebaran guru antarsekolah dan antar daerah. dengan guru swastayang digaji oleh pihak swasta. masih ada beberapa kesenjangan yangdirasakan sebagai perlakuan diskriminatif para guru. dan pembinaan guru. Kesejahteraanmencakup aspek imbal jasa. tapi belum mempriotitaskan guru sebagai pelaksana di tingkat instruksionalterutama dari aspek kesejahteraannya. merupakan masalah besar terutama didaerah pedesaan dan daerah terpencil. peraturan. kualitas. dsb. Kesejahteraan. guru masih berada dalam pengelolaanyang lebih bersifat birokratis-administratif yang kurang berlandaskan paradigma pendidikan(antara lain manajemen pemerintahan.rekrutmen. Beberapa masalah dan kendala yang berkaitan dengankondisi guru antara lain sebagai berikut. Dari segi keadilan kesejahteraan guru.Dari aspek penyebarannya. g) Kesenjangan karena beban tugas. kekuasaan. e) Kesenjangan antara guru pegawai tetap dengan guru tidak tetap atau honorer. Masih dirasakanbelum terdapat keseimbangan dan kesinambungan antara kebutuhan dan pengadaan guru. Data di lampiran 1 menunjukkan bahwa dari 2.). Manajemen guru Dari sudut pandang manajemen SDM guru. politik..254. dan distribusi. Kuantitas.

meskipun belum memberikan motivasi bagi para guru. 5. Pendidikan guru yang adasekarang ini masih bertopang pada paradigma guru sebagai penyampai pengetahuan sehinggadiasumsikan bahwa guru yang baik adalah yang menguasai pengetahuan dan cakapmenyampaikannya. terbuka. lomba kreatiivitas guru.peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Hal ini mengabaikan azas guru sebagai fasilitator dalam pembelajarandan sumber keteladanan dalam pengembangan kepribadian peserta didik. non-diskriminatif.uji kompetensi dan sertifikasi guru. . guru-guru yang dihasilkan oleh LPTK tidak terkait dengankondisi kebutuhan lapangan baik kuantitas. tingkat penguasaan bahan ajar dan keterampilan dalammenggunakan metode pembelajaran yang inovatif masih kurang. hingga saat ini guru belum memperolehpenghargaan yang memadai. studi lanjut. Pada hakekatnyapendidikan guru itu adalah pembentukan kepribadian disamping penguasaan materi ajar. penilaian kinerja guru. Untuk itu perlu upayapeningkatan kualitas guru melalui berbagai cara antara lain : penentuan standar kompetensi. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yakni dengan menciptakan guru yangprofesional dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas guru. maupun kesepadannya dengankebutuhan nyata. Penghargaan terhadap guru Seperti telah dikemukakan di atas. dan demokratisdengan melibatkan semua unsur yang terkait dengan pendidikan terutama para pengguna jasaguru itu sendiri. Pemberian penghargaan terhadap guru harus bersifat adil. Kenyataan menunjukkan bahwa masihsebagian besar guru underqualified. Selama ini pemerintah telah berupaya memberikan penghargaankepada guru dalam bentuk pemilihan guru teladan. guru berprestasi. sementara pemerintah lebih banyak berperan sebagai fasilitator. Pola pendidikan guru hingga saat ini masih terlalu menekankanpada sisi akademik dan kurang memperhatikan pengembangan kepribadian disampingkurangnya keterkaitan dengan tuntutan perkembangan lingkungan. dsb.4. penataran /pelatihan guru. Sebutan “pahlawan tanpa tanda jasa” lebih banyak dipersepsi sebagai pelecehan ketimbang penghargaan. peningkatan kualitas LPTKpenghasil guru. maka dibutuhkan peran serta dan keterlibatanlangsung dari guru itu sendiri dan pemerintah. Pendidikan guru Sistem pendidikan guru baik pra-jabatan maupun dalam jabatan masih belummemberikan jaminan dihasilkannya guru yang berkewenangan dan bermutu disamping belumterkait dengan sistem lainnya. kualitas. dan lain-lain. sehingga masalah pendidikandi Indonesia dapat terselesaikan dengan baik.Sebagai akibat dari hal itu semua.

-0-.3 43/807.38027.5.380-..8.8.:7:.8-07. .328.3 57-.3 0:...3-0-.7./23897.5.3503.3038503//.88902 503//.3 0-.8.907:9.3.9-747.3..  0  0803./.399.//.90802-.98 .39.907.2.3.3909.8500-:9:../. 2.39..93.915.7.:-747.7.7.3-0-.909/..3909.7.35030-.3.8907/.2.3    080.909/.39.3.  0803.2.5.32. .73..3.:5:3478439.07..89./.7...3.907.3:7: .3.3502-3.3!$.7.3.3.03/07:3202-:.3. '/.3 8:507.3-07.7.3.35.3.7.7.3/.8 .850:38:7/.3083.3 707:9203 503.3./:.805.9:.7./...30:7./.3.8 907/.7..3..3494342/..  /  0803.. 0803.32.-747.33.3203.2.32.50302-..4030.:7:50./804.8.8502-.3:7:-0:2203/::3907::/3.. 7..35748083.39.7.7..3..39.3/4803  .5/03.:7:/03./.2-:3.503//.3:7:203:7:903..:7:.3/.3.3007.2. .8 /.303/.-.8/..0203$:7: :7:2.7.3.7.3./2... 28. :-:3.7.9.0303.3:7: 2.0-:9:.3.3 5.3.3:7:8.3.-0-07..    0803.50.3:7:2./.-.2.3.83.0203:7:203.7804.3:7: .8.7.907503./.7.39..39:.3.3/.3574108:7:80.8 :.8.2 50304. 8079.3203.8907-039:75.3.3 /.30--0781.3.9.3 .:5.8.757-.91.9.92.9. 2.39.39.:/.8/49.3 503025.5.3.74..3/.3.8.39.3/.350302-.8.3:7: $%!/.:434707  1  0803.9/.82:9.:0-703/.5./. /$%!/..802-..880.33.:7:$/03.3/897-:8  !02-3.3 549 /8-  ./03.:9  .8/7./.9.907.. 405.-.39.8.9./03.3:7:-07/.3907.77    .:7: .3$04.079.8505030-.3:7:9/.8.. 2.3/.-07-.304820 80947..5 2-.39.02035020739.3$ 2.3....  .3.3:.39:.:0-80/9 080.7.3-079:.3/..8 /.39.33.:.7/.5/.3  .3503.8.3080.:7:50.8:7:-.3/.3:7: :7:.3 9075.07.89.3/8723.3.9..3.5..3.909. 49.3.. !0.3.3 .8/7. 4-9.  0803.3.9.3/7./ /.78:/:95.3.3  .9:7.9.:7:/03.3.73.7:8/.3.3. $8.7.98/.:/5:9-07-.703.3:7./.8.909./50/08.3 -07.3907/./../.7.7.33. /.9.3:7:  .8/-.39.83.3 5.507.3-0:2907/.0803.90:7. 507.2.07./2.574547843.8500808:. /03.8..7.3:7: #077:9203/.7800.38/.3..0203:7: .3.8.38:507.9...  .

3907.8:7: :7:-0757089.8:7.89.253503:.3-.2.98/03.947/.30907.3 5.3508079.380-.3:.-.3.:5:30805.3202.3:7:..3:.33.25.3907.-././.3-08..7.9.90.3 .9..3507.8907.3503./.32:9:/.503//.30-:9:..253-0:2907.9..8:7: 503.70...3-07003.59.7.350702-.3.8.3503//.1.3/03.9 9078008.3/.3:7..343/80-:9:.-07:5..3 /.8 3.7.5.2..:38:7./2.33..3203:3:.25.3907.399.8 -0:2202-07.93:7:-0:220250740503.50309.. 50309.340!%9/...3/./.9:802:.2 502-0.8:28.3/8. 503:3.3.3./.88.38079.7.9 503:.35020739.. 343 /8723.7..0--.8:7:80-./-:9:.9.25.:7: /.:-07-.-.3:7:-.8-07945.8.2.3..3.57..3202507.32.357410843.3907:9. 03. :7: :7:.8-.35.3../.9/03.503//./. $0.3  !02-07..93.2./02/.0907.3203./507805880-./.2.2-039:502.3-.8.3503.250302-.: 2030.91 2.9/.3-072:9: /8.9.9..3203.:7:.9.7:7::3/076:.33. 2.3/3/4308../ 907-:.742509038 :42509038/..8./.9.39:39:9.9/03.3./.502-039:.3./.7.8 2..7:8-0781./02:.7..8.:.320-.3.3..332.380791...8.202-07./. 907.32.9..5:7:.3.5.3/03..7.5033.39::.0.3 503039:.-./.7.7 $0-.5020739..33:3.500./.3-.503//.2203:3.-07507.3092-..3:7:3..  !03..334.32094/0502-0.39.8:7:20.38:3/.3503.3/. .3-.7.:7:80-./.8 /8-  2085:3-0:2202-07.3/.33.389...      &39:20::/...91  /..35.23.35.3:7: .3249.33.7:7:9: 803/7/.3/.3.3307. !4.7..9.1.3:7:90.:7: $0-:9.3 !03//.30907-..7/.:..:.9.932.7.9.7.3/./..3057-.:7:9:803/7 802039.907 ./.3803.947   !03//.3-..2 :5.0.9..503..:5:3/.3.39..32.7. 0--.388902.8.3/./. .3:7:$8902503//.. 9..3503//.89..:7:  503..843.10/93.9.350302-.9.3.3/0247.8 :.5.8.5203.9.8:7: 803.5.:7:.3057-.33.3203:.7.9..3.// !.3057-.305.33.3/03.880-.3-.3802:.3 /8./.9.3:7:9:.8.. /03.8..38:2-07090.80.3 &39:9:507::5..5:7: $0507990.3/./.3.3 42-.3.5033.253:7.35020739..9/03.3/... ....7.5..

357410843.3 .50.3/.9.9.907.3080..820:7: 89:/.3   .3:7: 5033.3:9  5033.9.8:7: /.3:.8!%503.3.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful