P. 1
Pentingnya Softskill

Pentingnya Softskill

|Views: 14|Likes:
Published by Mia Asmiati

More info:

Published by: Mia Asmiati on Oct 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2011

pdf

text

original

Percuma jika hard skill oke. cooperation. Intrapersonal skill mencakup : self awareness (self confident. proactivity. dalam job requirementnya. dan interpersonal relationship. namun keberhasilan seseorang dalam bekerja biasanya lebih ditentukan oleh soft skillnya yang baik. team work. Adalah suatu realita bahwa pendidikan di Indonesia lebih memberikan porsi yang lebih besar untuk muatan hard skill. conflict management. service orientation. Namun untuk mengubah kurikulum juga bukan hal yang mudah. empathy dan social skill (leadership. apapun posisi karyawannya. Bahkan kemudian muncul tren dalam strategi rekrutasi „ Recruit for Attitude. indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. kalau mengingat bahwa sebenarnya penentu kesuksesan seseorang itu lebih disebabkan oleh unsur soft skillnya. Lalu siapa yang harus melakukannya? Pentingnya penerapan pendidikan soft skill idealnya bukan saja hanya untuk anak didik saja. Sayangnya. bahkan bisa dikatakan lebih berorientasi pada pembelajaran hard skill saja. tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Interpretasi hasil psikotes. Jika berkaca pada realita di atas. Hal ini bisa dilihat pada iklan-iklan lowongan kerja berbagai perusahaan yang juga mensyaratkan kemampuan soft skill. pendekatan ala hard skill saja kini sudah ditinggalkan.Pentingnya Softskill Mengapa ? Dunia kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skillnya. self assessment.influence. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup. Pendidik seharusnya memberikan muatanmuatan pendidikan soft skill pada proses pembelajarannya. . conscience). Dunia pendidikanpun mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja. Hampir semua perusahaan dewasa ini mensyaratkan adanya kombinasi yang sesuai antara hard skill dan soft skill. trust. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. leveraging diversity. Alasannya sederhana : memberikan pelatihan ketrampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. kemampuan komunikasi. Secara garis besar soft skill bisa digolongkan ke dalam dua kategori : intrapersonal dan interpersonal skill. kompetensi teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi. worthiness. tetapi juga bagi pendidik. Hal tersebut menunjukkan bahwa : hard skill merupakan faktor penting dalam bekerja. tetapi soft skillnya buruk. Saat rekrutasi karyawan. trait & preference. emotional awareness) dan self skill ( improvement. pengalaman kerja. kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh hard skill dan sisanya 80% oleh soft skill. seperi team work. perusahaan cenderung memilih calon yang memiliki kepribadian lebih baik meskipun hard skillnya lebih rendah. Penelitian ini mengungkapkan. Di kalangan para praktisi SDM. pendidikan soft skill tentu menjadi kebutuhan urgen dalam dunia pendidikan. developing others. tidak semua pendidik mampu memahami dan menerapkannya. meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’. Soft skill sendiri diartikan sebagai kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis. yang lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal. communication. time/source management. Sedangkan interpersonal skill mencakup social awareness (political awareness. self control. Train for Skill“. Apa ? Konsep tentang soft skill sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep yang selama ini dikenal dengan istilah kecerdasan emosional (emotional intelligence). Lalu seberapa besar semestinya muatan soft skill dalam kurikulum pendidikan?. synergy) Pada proses rekrutasi karyawan.

seorang karyawan tidak banyak menghadapai masalah yang berkaitan dengan soft skill. Meskipun. Ada banyak cara meningkatkan soft skill. Saat itulah kecerdasan emosionalnya diuji. Bagaimana ? HOME :: BIMBINGAN TUGAS AKHIR :: ARTIKEL TEKNOLOGI :: ARTIKEL LAINNYA :: LINK PENTING :: BUKU TAMU Para ahli manajemen percaya bahwa bila ada©dua orang dengan bekal hard skill yang sama. Kemampuan ini bisa diasah dan ditingkatkan seiring dengan pengalaman kerja. kepemimpinan dan kemampuan mempengaruhi orang lain. Pada posisi ini dia akan dituntut untuk berinteraksi dan mengelola berbagai orang dengan berbagai karakter kepribadian. yang tidak hanya semata memiliki hard skill baik tetapi juga didukung oleh soft skill yang tangguh. satu cara ampuh untuk meningkatkan soft skill adalah dengan berinteraksi dan melakukan aktivitas dengan orang lain. Selain itu soft skill juga bisa diasah dan ditingkatkan dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan maupun seminar-seminar manajemen. Sumber : Dari berbagai sumber Enter your search terms þÿ Submit search form . Salah satunya melalui learning by doing.muda dunia adalah kepercayaan diri. Namun demikian soft skill bukan sesuatu yang stagnan. Yang tak lain dan tak bukan merupakan soft skill. Butuh usaha keras untuk mengubahnya. Masalah soft skill biasanya menjadi lebih kompleks ketika seseorang berada di posisi manajerial atau ketika dia harus berinteraksi dengan banyak orang. maka yang akan Copyright 2008 Sinau Online. Mereka adalah benar-benar sumber daya manusia unggul.com menang dan sukses di masa depan adalah dia yang memiliki soft skill lebih baik. Umumnya kelemahan dibidang soft skill berupa karakter yang melekat pada diri seseorang. daya adaptasi. maka soft skill menjadi semakin penting baginya. Pada posisi bawah. Email :alifahnuha@gmail. Semakin tinggi posisi manajerial seseorang di dalam piramida organisasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->