Makalah

SUMBER DAN KARAKTERISTIK ISLAM
Dipresentasikan dalam Mata Kuliah Metodologi Studi Islam yang diampu oleh : M. Rikza Chamami, M.SI

Disusun Oleh: ?????? Suroyatul Isniah Nurokhim (?????????) (083511027) (083611023)

FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO

TAHUN 2011 2 .

sebab kitab suci kedua agama tersebut telah banyak mengalami perubahan dan tercemaari fikiran-fikiran manusia. Di dalam Islam juga dikenal adanya Ra’yu atau akal pikiran (ijtihad) yang digunakan sebagai sumber pendukung untuk mendapatkan hukum bila di dalam Al-Qur’an dan Hadits tidak dijelaskan secara eksplisit. Agama samawi yang terdahulu. ia dapat dikatakan sebagi agama semi samawi. Islam mempunyai sumber ajaran utama yaitu Al-Qur’an yang mutlak benarnya karena bersumber langsung dari Allah SWT. Islam juga mempunyai karakteristik yang luwes dan toleran. yang tidak ada keraguan sedikitpun mengenai kebenaran-Nya. Kecuali itu. sudah bukan agama samawi yang murni. PERMASALAHAN A. Untuk selengkapnya akan dibahas dalam makalah kami. ia bersifat temporal dan regional. Sumber-sumber ajaran Islam B. Nasrani dan Yahudi dalam bentuknya yang ada sekarang. II. Nasrani dan Yahudi diturunkan untuk masa dan daerah tertentu. ia mempunyai karakteristik yang khas yang membedakan dari agama samawi lainnya. Islam juga mempunyai moralitas yang tangguh dan kuat yang di dalamnya mencakup aspek-aspek dalam berbagai segi kehidupan.SUMBER DAN KARAKTERISTIK ISLAM I. Sedangkan islam diturunkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. yang kedua yaitu Hadits sebagai sumber kedua setelah Al-Qur’an. Islam merupakan agama yang benar-benar bersumber dari Allah SWT. sehingga Islam menjadi sangat menarik bagi pemeluknya. PENDAHULUAN Islam merupakan salah satu agama samawi yang diturunkan pada urutan yang terakhir. Karakteristik Islam 3 . Islam lahir sebagai agama yang menyempurnakan agama-agama terdahulu yang sudah banyak dikotori oleh campur tangan pemeluknya sendiri.

1979. 2 Prof. jilid 1. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Metodologi Studi Islam. secara etimologi artinya bacaan atau yang dibaca yaitu. Atang Abd.A. Jaih Mubarok. hlm. H. dalam surat tersebut Allah berfirman :            Artinya : (17). Al-Quran dan fungsinya Al-Quran menurut pendapat yang paling kuat.1 Secara istilah adalah mengacu kepada agama yang bersumber pada wahyu yang datang dari Allah SWT. apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu. Metodologi Studi Islam. 69. Bandung : PT. Dr. 1998. 65.III. (18). hlm. sedangkan penalaran atau akal pikiran sebagai alat untuk memahami Al-Qur’an dan As-Sunah. M. berasal dari kata Qara’a (fi’il madhi) dengan arti ism al-maf’ul. M. Pengertian ini merujuk pada sifat Al-Qur’an yang difirmankan-Nya dalam Surat Al-Qiyamah ayat 17-18. seperti yang dikemukakan oleh Subni Shalih. Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Raja Grafindo Persada. 24. Al-Qiyamah : 17-18)3 Secara terminologi dikemukakan oleh Abd. Jakarta : UI Press. Al-Wahab AlKhallaf.A dan Dr.2 Kemudian kalangan ulama sependapat bahwa sumber ajaran Islam yang utama adalah AlQur’an dan As-Sunah. Jakarta : PT. Hakim. Abudin Nata. 3 Drs. Sumber-sumber ajaran Islam Menurut Harun Nasution Islam merupakan agama yang ajaranajarannya diwahyukan Tuhan kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW. hlm.PEMBAHASAN A. Remaja Rosda Karya. menurutnya Al-Quran adalah kalam Allah SWT yang Harun Nasution. 1 4 . 2000. yaitu maqru’ (yang dibaca). (QS. Ketentuan ini sesuai dengan agama Islam itu sendiri sebagai wahyu yang berasal dari Allah SWT. 1. bukan berasal dari manusia dan bukan pula berasal dari Nabi Muhammad SAW.

H. itu sebagaimana yang tersurat dalam nama-namanya antara lain: a. petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa dan beriman. 1993. Bandung: CV ALFABETA. 49. hlm. dkk. Moral Dan Kognisi Islam. membedakan antara yang hak dan yang bathil.                  Artinya: “kitab Al-Quran ini tidak ada keraguan di dalamnya. K. Al-Huda (petunjuk) Yaitu petunjuk bagi manusia secara umum. Al-Furqan (pemisah) Yaitu pembeda.” c. Di jelaskan dalam Al-Quran pada surah Al-Furqan ayat 1 :               Artinya: “maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan (Al-Quran) pada hamba-Nya agar ia menjadi memberi peringatan kepada seluruh alam. Mulim Nurdin. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. Al-Syifa (obat) Dalam Al-Quran dikatakan bahwa fungsi Al-Quran sebagai obat bagi penyakit-penyakit yang ada dalam dada (mungkin yang Drs.” b.4 Fungsi Al-Quran dilihat dari sudut isi atau subtansinya. Seperti yang dijelaskan dalam surah Al-Baqarah: 2.diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan bahasa arab melalui malaikat Jibril sebagai mukjizat dan argumentasi dalam mendakwahkan kerasulannya dan sebagai pedoman hidup untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhrirat. Definisi lain diberikan dalam Al-Quran dan terjemahannya oleh depag Al-Quran adalah kalam Allah yang merrupakana mukjizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad yang dutulis dalam mushaf dan diriwayatkan dalam muthawaf serta membacanya adalah ibadah. 4 5 .

Karena bersifat personal.” d.           Artinya: “Al-Quran ini adalah penerangan bagi seluruh manusia. MA. Allah berfirman dalam surah Ali Imran: 138. Firman Allah dalam Al-Quran surah Yunus: 57. 69-72. Al-Mau’izhah (nasihat) Dalam Al-Quran kata Al-Mau’izhah berfungsi sebagai nasehat bagi orang-orang yang bertaqwa. Atang Abd.dimaksud di sini adalah penyakit psikologis). As-Sunah dan fungsinya Islam merupakan agama Allah yang terakhir dan Allah telah menurunkan dan menetapkan Al-Quran adalah sebagai sumber ajaran 5 Drs. Bagi kalangan tertentu misalnya. Jaih Mubarak. Hakim.                    Artinya: “Hai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakitpenyakit (yang berada) dalam dada. Op.Cit.5 2. Dr. 6 . Al-Quran dapat berfunsi sebagai media untuk menjaga diri dan karena itulah kita sering melihat “Isim” atau jimat yang diambil dari ayat-ayat Al-Quran. maka pengalaman tersebut hampir dipastikan berbeda-beda. Sedangkan fungsi Al-Quran dari pengalaman dan penghayatan terhadap isinya bergantung pada kualitas ketaqwaan individu yang bersangkutan. dan pentunjuk dan rahmat bagi orang-orang mikmin. hlm. meskipun persamaan-persamaan pengalaman itupun tidak dapat diabaikan. dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.

hlm. menjelaskan hukum-hukumnya dan memberikan contoh-contoh penerapannya. ditinjau dari segi bahasa terdapat perbedaan antara kata sunnah dan hadits. Sebagai syariat yang terakhir. H. b. Msi. Sunnah Qouliyah.88-89. atau dalam pengertian secara istilah tidak ada perbedaan antara sunah dan hadits. 2003. jelas dan pantas. ucapan atau pernyataan ataupun sesuatu yang baru. kedudukan sunnah dan hadits dalam Islam yang terpenting adalah sebagai rujukan dan sumber Drs. disamping bertugas untuk membacakan dan menyampaikan kepada umat manusia. Oleh karena itu. maka perlu perincian yang bersifat opersional. Studi Agama Islam. segala keterangan dari Rasul yang berkenaan dengan syariat merupakan bagian dari wahyu itu sendiri6. Islam menghimpun seluruh syariat yang diturunkan Allah sebelumnya. perbuatan Rasullullah SAW. 7 Op cit. Rasullullah SAW. juga menerangkan makna dan maksudnya yang masih tersirat ( Mujmal ). dan memperbaiki sekaligus menyempurnakan. c. yaitu: a. Oleh karena Al-Quran bersifat global. Berdasarkan definisi tersebut. yaitu sunnah dalam bentuk perkataan Sunnah Fi’liyah yaitu sunnah dalam bentuk perbuatanSunnah Taqririyah yaitu sunnah berupa ketetapan-ketetapan Dengan demikian. Namun dalam segi teknisnya istilah sunnah identik dengan hadits. Sunnah berarti tata cara. Maka nabi Muhammad SAW sebagai rasul. Bandung: Pustaka Setia.Islam yang pertama yang merupakan sebagai pedoman hidup manusia dalam memperoleh kebahagiaan didunia dan akhirat. sehingga Al-Quran dalam hal ini bersifat komprehensif dan universal. Sedangkan hadits merupakan suatu berita.7 7 . atau perjalanan. 6 atau ucapan Rasullullah SAW. Sejalan dengan tugas tersebut. hlm 60. tradisi. Ali Anwar Yusuf. sunah atau hadits dapat dibagi menjadi 3.

1989:33) c.ajaran yang kedua setelah Al-Quran. Secara istilah. 1982:162). b. Menurut al-Amidi ijtihad secara istilah ialah Pengerahan seluruh kemampuan untuk menentukan yang zhanidari hukumhukum syarak. E. sebab seluruh ucapan dan perilaku Rasullallah dijadikan menjadi suri teladan bagi umat dan ketaatan terhadap perintahnya merupakan suatu keharusan untuk dilaksanakan. Para ulama bersepakat mengenai pengertian ijtihad secara bahasa tapi tidak secara istilah (terminologi). hlm 95-96. 8 .th:112.Muqrial Fasyumi mengartikan ijtihad secara istilah adalah: Pengerahan kesanggupan dan kekuatan mujtahid dalam melakukan pencarian suatu. Ijtihad dan fungsinya Secara bahasa Ijtihad berasal dari kata jahada. ijtihad dengan Al-Quran. (Jalaludin Rakhmat. supaya sampai kepada ujung yang ditujunya. Ijtihad dengan as-Sunah. hlm 84. kekuatan (al-thaqah). Kata ini beserta seluruh variasinya menunjukan pekerjaan yang dilakukan lebih dari biasa.9 8 9 Ibid . dan berat (al-massyaqah) (Ahmad bin Ahmad bin ‘Ali al Muqri al Fayumi. Perbedaan ini meliputi hubungan ijtihad dengan fiqh. sulit dilaksanakan atau yang tidak disenangi. 8 3. dan Elias Ed. Menurut Abu Zahrah ijtihad secara istilah ialah Upayaa seorang ahli fiqh dengan kemampuannya dalam mewujudkan hukum-hukum amaliah yang diambil dari dali-dalil yang rinci. d. dan ijtihad dengan dalalah nash. Ahmad bin Ahmad Ali al. Op cit. Kata ini pun berarti kesanggupan (al-wus). Elias. ijtihad menurut para ulama memberikan redaksi yang berbeda-beda antaralain: a. Menurut al-Syaukani ijtihad menurut bahasa adalah: Pembicaraan mengenai pengerahan kemampun dalam pekerjaan apa saja.t.

Dilihat dari fungsinya ijtihad berperan sebagai: a. Melihat karakteristik dua sumber pokok ajaran Islam yaitu AlQuran dan As-sunnah yang bersifat masih umum. menerobos kejumudan kebekuan. hukum yang berkenaan dengan amal. abadi. atau cara untuk meneropong dua sumber pokok itu dalam kaitannya dengan fenomena-fenomena kehidupan. bisa dipastikan bahwa ijtihad akan terus diperlukan sepanjang zaman seiring di abad modern ini. mencari pemecahan Islami dalam permasalahan kehidupan komteporer. Penyalur kreatifitas pribadi atau kelompok dalam merespon Sebagai interprener terhadap dalil-dalil yang Zhanni alUntuk menumbuhkan kembali ruh Islam yang dinamis peristiwa yang dihadapi sesuai dengan pengalaman mereka. Maka menduduki ijtihad sebagai sumber ajaran Islam tentu tidak bisa disejajarkan dan diperlakukan secara sama dengan dua sumber pokok yang lainnya. bukan pada bidang pemikiran. alat. wurud dan Zhanni al-dalalah. c. memperoleh manfaat sebesarbesarnya dari ajaran Islam. Di sini ijtihad mampu tampil mengantisipasi permasalahan-permasalahn dan memberikan 10 Ibid. b. Sebab dimanapun. Karena secara terminologisnya ijtihad mengarah dari segala kemampuan secara maksimal dalam mengungkapkan kejelasan hukum Islam atau maksudnya untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang muncul. Saksi bagi keunggulan Islam atas agama-agama lain10. kapan pun dan di zaman apapun kedua sumber pokok itu mampu memberikan jalan yang terbaik bagi manusia. hlm 108. Ijtihad lebih tepat dapat dikatakan sebagai sumber kekuatan. dan menyeluruh.Definisi secara tersirat menunjukan bahwa ijtihad berlaku pada bidang fiqih. 9 . d. di mana laju perkembangan kehidupan berjalan sangat cepat.

11 B. di antaranya: (Q. Moderat Ajaran Islam memenuhi jalan tengah. hlm 73. 2. Komprehensif Ajaran Islam membentuk umat Islam dalam suatu kesatuan yang bulat walaupun umat danIslam bersatu padu. menyelaraskan di antara kenyataan dan fakta dengan ideal dan cita-cita. dapat diketahui ajaran Islam memiliki karakteristik sebagai berikut: 1. Karakteristik Islam Dari berbagai kepustakaan tentang Islam yang ditulis oleh para tokoh atau ulama. tidak terlalu berat ke kanan mementingkan kejiwaan (rohani) dan tidak berat pula yang kiri mementingkan kebendaan (jasmani). 10 . Inilah yang diistilahkan dengan teori washathiyah. Hal ini tergambar di banyak tempat dalam Al-Quran.S. Al-Baqarah: 143)                                             11 Op cit.makna-makna esensial pada kehidupan dengan tetap berdasar dan hanya mengagungkan Al-Quran dan sunnah Rasul. meskipun dalam segi kebudayaan berbeda-beda. jalan yang imbang.

dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot.. yaitu Islam memberikan kepada manusia sejumlah hukum positif yang dapat dipergunakan untuk segenap masa dan tempat. untuk dijadikan pedoman hidup seluruh manusia yang bertujuan bahagia di dunia dan akhirat. 3. Ajaran Islam diturunkan Allah SWT.             Artinya: “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam). sesuai dengan misi yang diemban oleh Rasulullah SAW. hukum di muka bumi serta dapat diberlakukan di setiap bangsa dan negara. Firman Allah dalam surah As-Saba’: 28. dan membentuk diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ajaran Islam terpencar dari sumber yang luas dan dalam. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat. 4. melainkan sebagai rahmatan lil ‘alamin. umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. ajaran Islam mempunyai kemampuan bergerak dan berkembang.               11 . Dinamis Dari segi ini. Universal Ajaran Islam tidak ditujukan kepada suatu kelompok atau bangsa tertentu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia”. mempunyai daya hidup. kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dengan demikian.

Hukum atau ajaran-ajaran yang diberikan kepada manusia secara psikologis sesuai dengan fitrahnya sendiri. allah memberikannya secara 12 . merupakan salah satu jalan keluar dari kesempitan. namun dalam keadaan tertentu terdapat kelonggaran (rukhshah). Oleh sebab itu. Sangat sulit dilaksanakan bila hukum itu datang sekaligus. tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. ijtihad. Tidak memberatkan Manusia adalah makhluk dho’if (lemah). Firman-Nya dalam surah Al-Baqarah: 286. Meskipun jalurnya sudah menjulur jelas membentang.. Kelonggaran-kelonggaran tersebut menunjukkan bahwa ajaran Islam itu bersifat elastis.” 5. adanya Qiyas. Elastis atau fleksibel Ajaran Islam berisi disiplin-disiplin yang dibebankan kepada setiap individu.…… Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. dan mushahih mursalah. Demikian pula.. luwes. istihsan. 6.” 7. melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan.. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. Allah sebagai pembuat hukum adalah maha bijaksana. dan manusiawi. Sesuai dengan isi Islam sebagai rahmat bagi manusia. syariat Islam tidak memberatkan sampai melampaui kadar kemampuannya. maka Islam datang untuk membebaskan manusia dari segala sesuatu yang memberatkannya.. Oleh karena itu. mempunyai kemampuan yang serba terbatas.                 . Disiplin-disiplin tersebut wajib ditunaikan dan berdosa bagi yang melanggarnya. Graduasi (berangsur-angsur).Artinya: “Dan Kami tidak mengutus kamu.

Artinya. Sesuai dengan fitrah manusia Kata fitrah secara umum berarti ciptaan. Seperti dalam perintah untuk meninggalkan minuman keras. Al-Quran menunjukkan dalil-dalil atauu bukti kebenarannya dari alam. Akan tetapi. Argumentatif filosofis Ajaran islam merupakan ajaran yang argumentatif. harus dapat mengikuti dan menguasai segala persoalaanya denga disertai alasan yang kuat dan argumentasi yang akurat. 9. tidak cukup hanya sekadar berdialog dengan hati dan perasaan serta mengandalkannya untuk menjadi dasar pedoman. berjudi. Dengan demikian.bertahap atau berangsung-angsur. tidak sekaligus secara radikal dan revolusioner. tidak cukup dalam menetapkan persoalan-persoalannya dengan mengandalkan doktrin lugas dan instrusi keras. ajaran islam yang sesuai dengan fitrah manusia memberikan keterangan yang pasti tentang kepercayaan asli dan hakiki yang ada didalam diri manusia. yang didalam Al-quran disebut dengan hanif. Dalam konteks ini fitrah berarti watak hakiki dan asli yang dimiliki oleh setiap insan atau sifat alami manusia. dan yang lainnya. ajaran Islam tidak mengharuskan umatnya untuk mempercayai-Nya secara buta: Dalam QS Al-baqoroh : 111    ……      Artinya : “katakanlah: tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang-orang yang benar. suci dan seimbang. Al-Quran dalam menjelaskan setiap persoalan senantiasa diiringi dengan bukti-bukti atau keterangan-keterangn yang argumentatif. dan ssejarah 13 . Artinya.” Dengan demikian. diri manusia. 8. Seperti dalam masalah ketuhanan. kondisi bahwa ciptaan manusia memiliki potensi untuk selalu mengetahui dan cenderung kepada kebenaran. Demikian pula.

keesaan dan keempurnaan-Nya. elastis atau fleksibel.untuk membuktikan eksistensi (wujud) Allah SWT. PENUTUP Dari pemamaran makalah di atas dapat disimpulkan bahwa ajaran Islam adalah ajaran yang sangat lengkap dan kompleks. universal. graduasi (berangsur-angsur). Al-Quran As-Sunnah Ijtihad Karakteristik dalam ajaran Islam adalah komprehansif.12 IV. dinamis. hlm 36-40. 12 Op cit. Sumber-sumber ajaran Islam yaitu: 1. 14 . 3. moderat. dan argumentatif filosofis. yaitu agama yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam). 2. tidak memberatkan. sesuai dengan fitrah manusia.

Studi Agama Islam. Bandung: CV ALFABETA. Ali Anwar Yusuf.DAFTAR PUSTAKA Abudin Nata. 1993. Moral Dan Kognisi Islam. Raja Grafindo Persada. Jakarta : PT. Atang Abd Hakim dan Jaih Mubarak. dkk. Bandung: Pustaka Setia.1996. Jakarta : UI Press. 15 . Metodologi Studi Islam. jilid 1. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya.Jakarta: Gema Insani. Harun Nasution. Metodologi Studi Islam. 1998. 2004. Bandung: PT Remaja Rodakarya. 1979. Wawasan Islam. 2009. Maulana Muhammad Ali. 2003. Islamologi. Endang Saifuddin Anshari. Jakarta: Darul Kutubil Islamiyah. Mulim Nurdin.

Krandon Lor RT. IX Kec. 09 RW. Tanggal Lahir Pendidikan SD SMP SMA S1 Alamat : : : Suroyatul Isniah : 083511027 : Tadris Matematika : Semarang. Semarang 50776 No. Suruh – Kab. Tanggal Lahir Pendidikan SD SMP SMA S1 Alamat : : : : : : : : : : No.BIODATA PEMAKALAH Nama NIM Jurusan/Prodi Tempat. Telp e-mail : 085727561258 : yaya_n19@yahoo.com 16 . Telp e-mail Nama NIM Jurusan/Prodi Tempat. 28 Oktober 1990 : : MI Raudlatul Athfal : MTs Darul Ulum : MAN Sukuh : IAIN Walisongo Semarang : Krajan.

Nama NIM Jurusan/Prodi Tempat. III Kec. Tanggal Lahir Pendidikan SD SMP SMA S1 Alamat No. Brebes : 085724582888 : lucu. Tanjung – Kab.wagu@gmail. 12 Mei 1988 : : SD Kemurang Wetan : SMP Tanjung : MA Al-Hikmah 2 : IAIN Walisongo Semarang : Kemurang Wetan RT. Telp e-mail : Nurokhim : 083611023 : Tadris Fisika : Brebes.com 17 . 01 RW.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful