P. 1
contoh bahan kimia

contoh bahan kimia

|Views: 1,143|Likes:
Published by Rhobby Chilut

More info:

Published by: Rhobby Chilut on Oct 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/04/2013

pdf

text

original

dibuat dalam campuran air pada konsentrasi 70-90 %.

Golongan alkohol ini tidak efektif untuk bakteri berspora serta kurang efektif bagi virus non-lipoid. Penggunaan pada proses desinfeksi adalah untuk permukaan yang kecil, tangan dan kulit. Adapun keunggulan golongan alkohol ini adalah sifatnya yangn stabil, tidak merusak material, dapat dibiodegradasi, kadang cocok untuk kulit dan hanya sedikit menurun aktivasinya bila berinteraksi dengan protein . Sedangkan beberapa kerugiannya adalah berisiko tinggi terhadap api/ledakan dan sangat cepat menguap. Golongan pengoksidasi Bahan kimia yang termasuk golongan pengoksidasi kuat dibagi ke dalam dua golongan yaknip ero ks id a danperoksigen di antaranya adalah hidrogen peroksida, asam perasetik, kalium peroksomono sulfat, natrium perborat, benzoil peroksida, kalium permanganat. Golongan ini membunuh mikroorganisme dengan cara mengoksidasi dan umum dibuat dalam larutan air berkonsentrasi 0,02 %. Daya aksi berada dalam rentang detik hingga menit, tetapi perlu 0,5 - 2 jam untuk membunuh virus. Pada prinsipnya golongan pengoksidasi dapat digunakan pada spektrum yang luas, misalkan untuk proses desinfeksi permukaan dan sebagai sediaan cair. Kekurangan golongan ini terutama oleh sifatnya yang tidak stabil, korosif, berisiko tinggi menimbulkan ledakan pada konsentrasi di atas 15 %, serta perlu penanganan khusus dalam hal pengemasan dan sistem distribusi/transpor. Golongan "halogen" Golonganhalogen yang umum digunakan adalah berbasisiodium seperti larutan iodium, iodofor, povidon iodium, sedangkan

Aplikasi proses desinfeksi dilakukan untuk virus. lumpur air selokan. natrium kloritdan kloramin. misalnyanatrium hipoklorit.senyawa terhalogenasi adalah senyawa anorganik dan organik yang mengandung gugushalogen terutama gugus klor. Adapun kekurangan dari golonganhalogen dan senyawa terhalogenasi adalah sifatnya yang tidak stabil. serta dinding atau peralatan yang terbuat dari papan/kayu. Umum digunakan sebagai dalam proses desinfeksi di bak mandi. kresol. Golongan ini berdaya aksi dengan cara oksidasi dalam rentang waktu sekira 10-30 menit dan umum digunakan dalam larutan air dengan konsentrasi 15%. sulit terbiodegradasi. Golongan "fenol" Senyawa golonganfeno l danfenol terhalogenasi yang telah banyak dipakai antara lainfeno l (asam karbolik). Adapun keunggulang dari golongan golonganfenol danfeno l terhalogenasi adalah sifatnya yang stabil. Aplikasi proses desinfeksi dilakukan untuk mereduksi virus.1-5%. para kloro kresol dan para kloro xylenol. spora tetapi tidak baik digunakan untuk membunuh beberapa jenis bakteri gram positif dan ragi. tetapi tidak efektif untuk membunuh beberapa jenis bakteri gram positif dan ragi. Umum digunakan sebagai desinfektan pada pakaian. kolam renang. permukaan dan lantai. klor dioksida. Golongan ini berdaya aksi dengan cara denaturasi dalam rentang waktu sekira 10-30 menit dan umum digunakan dalam larutan air dengan konsentrasi 0. sedangkan kerugiannya . dan mengiritasimukosa. persisten. dan ramah terhadap beberapa jenis material.

tidak berbau dan bersifat sebagai pengemulsi.antara lain susah terbiodegradasi. Golongan garam amonium kuarterner Beberapa bahan kimia yang terkenal dari golongan ini antara lain benzalkonium klorida.1%-5%. dan korosif. tetapi ada kekurangannya yakni hanya dapat terbiodegradasi sebagian. Aplikasi untuk proses desinfeksi hanya untuk bakteriveg etat if. di mana virus ini merupakan jenis virush idro f ilik yang sangat susah untuk dimatikan dibandingkan viruslipo filik. bersifat racun. bensatonium klorida. spon. Golongan ini berdaya aksi dengan cara aktif-permukaan dalam rentang waktu sekira 10-30 menit dan umum digunakan dalam larutan air dengan konsentrasi 0. terutama untuk desinfeksi peralatannya. protein. Golongan "biguanida" Bahan kimia yang sudah digunakan dari golongan ini antara lain klorheksidin.dan setilpiridinium klorida. asam lemak dan senyawa fosfat. Keunggulan dari golongan garam amonium kuarterner adalah ramah terhadap material. tidak beracun. Salah satu produk yang sudah dipasarkan dari golongan ini diklaim efektif untuk membunuhparvov irus. Escherichia coli. tetapi kurang baik untuk membunuh .Klorheksidin sangat efektif dalam proses desinfeksi Staphylococcus aureaus. dan kain pel karena akan terabsorpsi bahan tersebut serta menjadi tidak aktif bila bercampur dengan sabun. dan Pseudomonas aeruginosa. tidak merusak kulit. Kekurangan yang lain yang menonjol adalah menjadi kurang efektif bila digunakan pada pakaian. danlipov irus. Klorheksidin terkenal karena sangat ampuh untuk antimikroba terutama jenis bakteri gram positif dan beberapa jenis bakteri gram negatif.

Selain itu. batas konsentrasi yang kecil.beberapa organisme gram negatif. tetapi bahan ini mempunyai efek merusak/korosif pada kulit dan peralatan. dapat bekerja dengan adanya senyawa organik. menunjukkan daya reduksi/bunuh terhadap mikroorganisme hidup pada saat berkontak. spora. Perbedaan jenis mikroorganisme serta kondisi lingkungan akan menjadi faktor yang harus dipertimbangkan dalam sensitivitas atau resistensinya. daya aksi yang cepat serta murah. Supaya fungsi desinfektan menjadi efektif. Sebagai contoh banyak konsumen menggunakan desinfektan gas klor (klorin) untuk proses desinfeksi air. untuk aplikasi di lapangan terdapat kecenderungan konsumen untuk memilih desinfektan yang aman bagi lingkungan. waktu paparan/kerja yang cukup singkat. Faktor yang harus diperhatikan Dari semua bahan desinfektan tersebut di atas tidak semua dapat efektif dalam semua kondisi dan aplikasi. maka ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pemilihan produk desinfektan. fungi dan virus. yakni harus dapat digunakan dalam spektrum dan aktivitas penggunaan yang luas. dapat bekerja pada rentang pH dan suhu yang luas. Selain itu gasklorin . dan stabilitas senyawa. Tetapi faktor harga terkadang menjadi batasan tersendiri. mudah untuk digunakan. jamur terlebih virus serta sama sekali tidak bisa membunuh Mycoplasma pulmonis. Bahan tersebut bekerja dengan baik untuk membunuh bakteri.

S. risiko terhadap kesehatan serta efek karsinogen. seperti risiko keracunan pada anak. Mengenal Bahan Kimia Desinfeksi Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document This is a private document. polusi terhadap lingkungan. berhasil guna dan berdaya guna.juga berpotensi merusak sistem pernapasan bagi manusia dan binatang. Manfaat lain adalah dengan mengetahui risiko dan efek negatif yang mungkin ditimbulkan oleh bahan kimia dalam desinfektan. Peneliti Muda di P3Teknologi Farmasi dan Medika BPPT Jakarta. M. Dengan mengetahui dan mengenal jenis bahan kimia yang digunakan dalam produk desinfektan diharapkan konsumen dapat memilih produk yang tepat sasaran. . maka diharapkan konsumen lebih berhati-hati dalam penggunaan dan penanganan produkproduk tersebut..*** Eriawan Rismana. yakni kesesuaian antara bahan kimia yang dikandungnya dengan jenis dan target mikroorganismenya. Hal ini dimaksudkan agar penggunaan menjadi tepat sasaran.

konsentrasi 15%. bersifat racun. dan mengiritasimukosa. Golongan garam amonium kuarterner . kresol. Aplikasi proses desinfeksi dilakukan untuk mereduksi virus. kolam renang. Golongan "fenol" Senyawa golonganfeno l danfenol terhalogenasi yang telah banyak dipakai antara lainfeno l (asam karbolik). tetapi tidak efektif untuk membunuh beberapa jenis bakteri gram positif dan ragi. spora tetapi tidak baik digunakan untuk membunuh beberapa jenis bakteri gram positif dan ragi. Golongan ini berdaya aksi dengan cara denaturasi dalam rentang waktu sekira 10-30 menit dan umum digunakan dalam larutan air dengan konsentrasi 0. dan ramah terhadap beberapa jenis material. Adapun kekurangan dari golonganhalogen dan senyawa terhalogenasi adalah sifatnya yang tidak stabil. sulit terbiodegradasi. Umum digunakan sebagai dalam proses desinfeksi di bak mandi. dan korosif. persisten. lumpur air selokan. permukaan dan lantai.1-5%. para kloro kresol dan para kloro xylenol. sedangkan kerugiannya antara lain susah terbiodegradasi. Adapun keunggulang dari golongan golonganfenol danfeno l terhalogenasi adalah sifatnya yang stabil. Aplikasi proses desinfeksi dilakukan untuk virus. Umum digunakan sebagai desinfektan pada pakaian. serta dinding atau peralatan yang terbuat dari papan/kayu.

tidak berbau dan bersifat sebagai pengemulsi. Golongan "biguanida" Bahan kimia yang sudah digunakan dari golongan ini antara lain klorheksidin. Aplikasi untuk proses desinfeksi hanya untuk bakteriveg etat if. Kekurangan yang lain yang menonjol adalah menjadi kurang efektif bila digunakan pada pakaian. protein.Beberapa bahan kimia yang terkenal dari golongan ini antara lain benzalkonium klorida. tidak merusak kulit. Golongan ini berdaya aksi dengan cara aktifpermukaan dalam rentang waktu sekira 10-30 menit dan umum digunakan dalam larutan air dengan konsentrasi 0. Keunggulan dari golongan garam amonium kuarterner adalah ramah terhadap material. dan kain pel karena akan terabsorpsi bahan tersebut serta menjadi tidak aktif bila bercampur dengan sabun. di mana virus ini merupakan jenis virush idro f ilik yang sangat susah untuk dimatikan dibandingkan viruslipo filik. bensatonium klorida. tidak beracun. danlipov irus. terutama untuk desinfeksi peralatannya. asam lemak dan senyawa fosfat. Klorheksidin terkenal karena sangat ampuh untuk antimikroba terutama jenis bakteri gram positif dan beberapa jenis . tetapi ada kekurangannya yakni hanya dapat terbiodegradasi sebagian. spon. Salah satu produk yang sudah dipasarkan dari golongan ini diklaim efektif untuk membunuhparvov irus.dan setilpiridinium klorida.1%-5%.

dapat bekerja dengan adanya senyawa organik. mudah untuk digunakan. maka ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pemilihan produk desinfektan. Sebagai contoh . jamur terlebih virus serta sama sekali tidak bisa membunuh Mycoplasma pulmonis. dan Pseudomonas aeruginosa. dan stabilitas senyawa. batas konsentrasi yang kecil. tetapi kurang baik untuk membunuh beberapa organisme gram negatif. daya aksi yang cepat serta murah. waktu paparan/kerja yang cukup singkat. Faktor yang harus diperhatikan Dari semua bahan desinfektan tersebut di atas tidak semua dapat efektif dalam semua kondisi dan aplikasi. Tetapi faktor harga terkadang menjadi batasan tersendiri. spora. dapat bekerja pada rentang pH dan suhu yang luas. untuk aplikasi di lapangan terdapat kecenderungan konsumen untuk memilih desinfektan yang aman bagi lingkungan. menunjukkan daya reduksi/bunuh terhadap mikroorganisme hidup pada saat berkontak.Klorheksidin sangat efektif dalam proses desinfeksi Staphylococcus aureaus. Escherichia coli. yakni harus dapat digunakan dalam spektrum dan aktivitas penggunaan yang luas. Selain itu. Supaya fungsi desinfektan menjadi efektif. Perbedaan jenis mikroorganisme serta kondisi lingkungan akan menjadi faktor yang harus dipertimbangkan dalam sensitivitas atau resistensinya.bakteri gram negatif.

maka diharapkan konsumen lebih berhati-hati dalam penggunaan dan penanganan produkproduk tersebut. Selain itu gasklorin juga berpotensi merusak sistem pernapasan bagi manusia dan binatang. M.banyak konsumen menggunakan desinfektan gas klor (klorin) untuk proses desinfeksi air. tetapi bahan ini mempunyai efek merusak/korosif pada kulit dan peralatan. risiko terhadap kesehatan serta efek karsinogen.S. polusi terhadap lingkungan. Peneliti Muda di P3Teknologi Farmasi dan Medika BPPT Jakarta. Bahan tersebut bekerja dengan baik untuk membunuh bakteri. Mengenal Bahan Kimia Desinfeksi Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document . berhasil guna dan berdaya guna.. fungi dan virus. Manfaat lain adalah dengan mengetahui risiko dan efek negatif yang mungkin ditimbulkan oleh bahan kimia dalam desinfektan. Hal ini dimaksudkan agar penggunaan menjadi tepat sasaran. yakni kesesuaian antara bahan kimia yang dikandungnya dengan jenis dan target mikroorganismenya.*** Eriawan Rismana. seperti risiko keracunan pada anak. Dengan mengetahui dan mengenal jenis bahan kimia yang digunakan dalam produk desinfektan diharapkan konsumen dapat memilih produk yang tepat sasaran.

please follow these directions to submit a copyright infringement notice.Report this document? Please tell us reason(s) for reporting this document Top of Form a3f25c212f00a50 doc Spam or junk Porn adult content Hateful or offensive If you are the copyright owner of this document and want to report it. Report Cancel Bottom of Form This is a private document. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->