ZAMAN PRA AKSARA

A Pengertian zaman pra aksara : • Pra-aksara berasal dari gabungan kata, yaitu pra dan aksara. Pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal bentuk tulisan. • Masa pra-aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka artinya tulisan), yaitu masa tidak ada tulisan. • Masa praaksara disebut juga dengan masa pra-sejarah, yaitu suatu masa dimana manusia belum mengenal tulisan. • Adapun masa sesudah manusia mengenal tulisan disebut juga dengan masa aksara atau masa sejarah. B. Sumber - sumber zaman pra aksara : • Fosil: sisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu • Artefak: peralatan hidup yang digunakan manusia purba • Kjokenmodinger: sampah dapur C.Pembabakan zaman PRA AKSARA 1. Berdasarkan pera alat yang digunakan dibagi menjadi : Berdasarkan pada alat-alat atau hasil kebudayaan yang mereka ciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kehidupannya, Zaman pra aksara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: 2.1. Zaman batu Disebut zaman batu karena hasil-hasil kebudayaan pada masa itu sebagian besar terbuat dari batu, mulai dari yang sedernaha dan kasar sampai pada yang baik dan halus. Perbedaan itu merupakan gambaran usia peralatan tersebut. Semakin sederhana dan kasar, maka peralatan itu dikatakan berasal dari zaman yang lebih tua, dan sebaliknya. Zaman batu sendiri dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu: 2.1.1.Zaman batu tua (paleolitikum) Beberapa hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum, di antaranya adalah kapak genggam, kapak perimbas, monofacial,alat-alat serpih, chopper, dan beberapa jenis kapak yang telah dikerjakan kedua sisinya. Alat-alat ini tidak dapat digolongkan kedalam kebudayaan batu teras maupun golongan fl ake. Alat-alat ini dikerjakan secara sederhana dan masih sangat kasar. Bahkan, tidak jarang yang hanya berupa pecahan batu. Beberapa hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum, di antaranya adalah kapak genggam, kapak perimbas, monofacial,alat-alat serpih, chopper, dan beberapa jenis kapak yang telah dikerjakan kedua sisinya. Alat-alat ini tidak dapat digolongkan kedalam kebudayaan batu teras maupun golongan fl ake. Alat-alat ini dikerjakan secara

(2) Toale. dan von Konigwald di Ngandong pada tahun 1936-1941. 2. Bahkan. cara menggunakan kapak penetak atau chopper. Kayu atau tali yang akan dipotong diletakan pada benda yang keras dan bagian yang kan dipotong dipukul dengan batu. dan Sumatera Timur. juga ditemukan beberapa peninggalan. rahang yang besar. Kebudayaan Bascon-Hoabin ditemukan dalam goa-goa dan bukit-bukit kerang di Indo Cina. di samping ditemukan hasilhasil kebudayaan. maka kayu atau tali akan putus. Kebudayaan ini umumnya berupa alat dari batu kali yang bulat. Pithecanthropus Erectus adalah nenek moyang dari Manusia Solo (Homo Soloensis). Itulah. Malaka. Ketiga kebudayaan itu diperkirakan datang di Indonesia hampir bersamaan waktunya. Beberapa contoh hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum dapat dilihat pada gambar di bawah ini.1.terutama untuk mengelupas kulit umbiumbian dan kulit hewan. otak yang kecil. Perhatikan salah satu contoh flake yang ditemukan di Sangiran dan Cebbenge. Daerah-daerah itu merupakan wilayah yang saling berkaitan satu sama lainnya. Siam. dan geraham yang kokoh. Selama masa paleolitikum tengah. Contoh hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum adalah flake atau alat-alat serpih. chopper sering disebut sebagai kapak penetak. busur alis mata yang tebal. sementara kalian tidak memiliki alat pemotong. Oleh karena itu. kalian akan memotong kayu yang basah atau tali yang besar. . Misalnya. seperti tengkorak (2 buah). Hasil kebudayaan ini banyak ditemukan di wilayah Indonesia. dan tulang paha (6 buah) yang diperkirakan dari jenis manusia.2 Zaman batu tengah (Mesolitikum) Pada Zaman Mesolitikum terdapat tiga macam kebudayaan yang berbeda satu sama lain. dan (3) Sampung. Di samping ini adalah salah tengkorak Homo Soloensis yang ditemukan oleh Ter Haar. Chopper merupakan salah satu jenis kapak genggam yang berfungsi sebagai alat penetak. Persoalan yang agak aneh karena Pithecanthropus memiliki dahi yang sangat sempit. maka kalian dapat mengambil pecahan batu yang tajam. Mungkin kalian masih sulit membayangkan bagaimana cara menggunakan chopper. fragmen kecil dari rahang bawah kanan. Pada Zaman Paleolitikum. tidak jarang yang hanya berupa pecahan batu.sederhana dan masih sangat kasar. Oppenoorth. jenis manusia itu tidak banyak mengalami perubahan secara fisik. yaitu kebuadayaan: (1) BasconHoabin. Flake memiliki fungsi yang besar. Sering disebut sebagai ‘batu teras’ karena hanya dikerjakan satu sisi. terutama di Sangiran (Jawa Tengah) dan Cebbenge (Sulawesi Selatan).

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa manusia mulai menyadari kehidupannya berada di tengah-tengah alam semesta. Gombong (Jawa Tengah).peninggalan berupa tugu batu seperti pada zaman megalitikum. Penghormatan kepada roh nenek moyang dapat dilihat pada peninggalan.1.Blade. juga dikenal zaman batu besar (megalitikum). Persebaran kapak lonjong dan beliung persegi Berdasarkan hasil penelitian. Alat serpih. Dari kepercayaan itu. Pada zaman batu pada umumnya. dolmen. Sistem kepercayaan masyarakat terus berkembang. batu berundak. b.3 Zaman batu muda (Neolitikum). selanjutnya berkembang kepercayaan yang bersifat . Lahat dan Kalianda (Sumatera Selatan). seperti daerah Jampang Kulon (Sukabumi). Megalitikum muncul bersamaan dengan Zaman mesolotikum dan neolitikum.Pahat genggam. menghidupkan. Sebenarnya. dan membinasakan alam semesta. Beberapa peralatan yang penting dan banyak ditemukan. Hal itu sesuai dengan kepercayaan bahwa roh nenek moyang bertempat tinggal pada tempat yang lebih tinggi. c.Kapak penetak. Di samping ketiga zaman batu itu. Peninggalan megalitikum lebih banyak ditemukan pada tempat-tempat yang tinggi.. dan microlith. Perigi dan Tambang Sawah (Beng-kulu). di antaranya: a. Tuhan yangmenciptakan. e. daerah Timor Timur. perkembangan kapak lonjong Dan beliung persegi sangat menonjol. Awang Bangkal (Kalimantan Timur). dan Cabbenge (Sulawesi Selatan).sedangkan sisi yang lain dibiarkan tetap licin. flake.Alat-alat dari tulang. Wangka dan Maumere (Flores).Kapak perimbas. f.Kapak genggam. Konon kedua jenis alat ini berasal dari daratan Asia Tenggara yang masuk ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan timur. d. Sembiran Trunyan (Bali). memelihara. dan sebagainya. zaman megalitikum bukan kelanjutan dari zaman batu sebelumnya. Manusia menyadari dan merasakan adanya kekuatan yang maha dahsyat di luar dirinya sendiri. 2. Pada masa neolitikum. peralatan manusia purba banyak ditemukan di berbagai wilayah. g. Kekuatan itulah yang kemudian di-ketahui berasal dari Tuhan Yang Maha Esa.muncul kebudayaan batu besar (megalitikum) seperti menhir.

Arkezoikum (+2500 juta tahun yang lalu) • b Paleozoikum ( +340 juta tahun yang lalu ) • c Mesozoikum ( +140 juta tahun yang lalu) • d Neozoikum ( +60 juta tahun yang lalu ) 3. yaitu: 1). Berdasarkan zaman geologi dibagi menjadi : • a.Zaman Tembaga 2) Zaman Perunggu 3). Beberapa peninggalan dari zaman logam. 1. CIRI – CIRI PITHECANTHROPUS – Tinggi badan sekitar 165 – 180 cm – Volume otak berkisar antara 750 – 1350 cc – Bentuk tubuh & anggota badan tegap . di antaranya adalah nekara. BERDASARKAN CORAK KEHIDUPANNYA • Masa Berburu • Masa Meramu • Masa Bercocok Tanam Pertemuan ke 2 : JENIS MANUSIA PURBA DI INDONESIA Pithecanthropus Erectus Meganthropus Palaeojavanicus / Homo Soloensis Homo Mojokertensis /Homo Wajakensis / Homo Sapien 1. dan monoisme.animisme. Dengan demikian. zaman Tembaga tidak pernah berkembang di Indonesia. Sedangkan monoisme merupakan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Animisme adalah kepercayaan bahwa setiap benda memiliki roh atau jiwa. Zaman Logam Sementara. Dinamisme merupakan kepercayaan bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib. zaman logam dibedakan menjadi 3 (tiga) zaman. zaman logamdi Indonesia dimulai dari zaman Perunggu. Zaman Besi Namun. dinamisme. 2.

Ali.Volume otaknya antara 1000 – 1200 cc – Tinggi badan antara 130 – 210 cm – Otot tengkuk mengalami penyusutan – Muka tidak menonjol kedepan – Berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna Penemu manusia purba di Indonesia Peta penemuan manusia purba di Indonesia Pertemuan ke 3 : 3. nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan. Tepatnya. Gelombang pertama berlangsung dari tahun 3000 SM – 1500 SM dengan menggunakan perahu bercadik satu.– Alat pengunyah dan alat tengkuk sangat kuat – Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat – Bentuk tonjolan kening tebal – Bentuk hidung tebal – Bagian belakang kepala tampak menonjol 2. Pendapat Moh. Ali ini didasarkan pada argumen bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari hulu-hulu sungai besar di Asia dan kedatangannya ke Indonesia dilakukan secara bergelombang. Daerah Yunan terletak di daratan Asia Tenggara. CIRI CIRI MEGANTHROPUS PALAEOJAVANICUS – Memiliki tulang pipi yang tebal – Memiliki otot kunyah yang kuat – Memiliki tonjolan kening yang menyolok – Memiliki tonjolan belakang yang tajam – Tidak memiliki dagu – Memiliki perawakan yang tegap – Memakan jenis tumbuhan 3. PROSES KEDATANGAN DAN PERSEBARAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA DI NUSANTARA Menurut para ahli. Sedangkan gelombang kedua berlangsung antara tahun . di wilayah Myanmar sekarang. Seorang ahli sejarah yang mengemukakan pendapat ini adalah Moh.Mojokertensis Sapien .CIRI CIRI HOMO :Wajakkensis .

Namun. Kern dengan teori imigrasi menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Campa. Mohammad Yamin berpegang pada prinsip Blood Und Breden Unchro. yang berarti darah dan tanah bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. namanama binatang dan alat-alat perang. Dr. Di samping itu. Polinesia. Menurut hasil penelitiannya. Prof. Tampaknya. Berdasarkan penyelidikan terhadap penggunaan bahasa yang dipakai di berbagai kepulauan. Sedangkan bangsa Deutro Melayu (Melayu Muda) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 1500 SM – 500 SM. Dan Mikronesia. bahasa-bahasa yang digunakan di daerah-daerah tersebut berasal dari satu Akar bahasa yang sama. Pendapat ini didukung oleh artefak-artefak atau peninggalan kebudayaan yang ditemukan di Indonesia memiliki banyak kesamaan dengan peninggalan kebudayaan yang ditemukan di daerah Asia. H. pendapat Moh. Banga ini bercampur dengan bangsa Mongol dan kemudian disebut bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu. Prof. Pendapat ini didasarkan pada penemuan fosil-fosil dan artefakartefak manusia tertua di Indonesia dalam jumlah yang banyak. Bangsa-bangsa ini hingga . Kamboja. 4. Bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 3000 SM – 1500 SM. seperti: 1.1500 SM – 500 SM dengan menggunakan perahu bercadik dua. 2. Kern berkesimpulan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari satu daerah dan menggunakan bahasa yang sama. Hogen berpendapat bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatera. Kochin Cina. Objek penelitian Kern adalah kesamaan bahasa. Pendapat ini didasarkan pada kesamaan bahasa yang dipakai di kepulauan Indonesia. para ahli yang lain memiliki pendapat yang beragam dengan berbagai argumen atau alasannya. Mohammad Yamin berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri. yaitu bahasa Campa. Van Heine Geldern berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Asia. Manusia purba mungkin telah tinggal di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya nama dan bahasa yang dipakai daerahDaerah tersebut. Sementara. sebelum terjadi gelombang perpindahan bangsa-bangsa dari Yunan dan Campa ke wilayah Indonesia. yaitu bahasa Austronesia. Ali ini sangat dipengaruhi oleh pendapat Mens bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak ke selatan oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat. Melanisia. daerah ini telah ditempati oleh bangsa berkulit hitam dan berambut keriting. 3. sebelum nenek moyang bangsa Indonesia tiba di daerah kepulauan Indonesai.

Bangsa Melayu yang menjadi nenek moyang bangsa Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 (dua). serta selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Sementara. bangsa Melayu ditempatkan sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Argumen ini merujuk pada pendapat Hogen. Bangsa Proto Melayu memiliki kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dari kebudayaan Homo Sapiens di . merupakan satu-satunya penemuan fosil manusia tertua di daratan Asia.Pertama : Nenek moyang bangsa indonesia berasal dari Yunan dan Champa . Argumen ini diperkuat dengan adanya persamaan bahasa. Polinesia. nenek moyang bangsa Indonesia yang berada di Campa terdesak oleh bangsa lain dari Asia Tengah yang lebih kuat. yaitu: 1. dan Mikronesia.sekarang menempati daerahdaerah Indonesia bagian timur dan daerah-daerah Australia. sekitar tahun 1500 SM. yaitu: a. dan nama peralatan yang dipakai di kepulauan Indonesia. b. Sementara. Melanesia. Sedangkan mereka yang berada di Filipina melanjutkan perjalanannya ke daerah Minahasa dan daerah-daerah sekitarnya. Dari Semenanjung Malaka. Jalan timur dari Semenanjung Malaka ke Filipina dan Minahasa. Mereka berpindah ke Kamboja dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke Semenanjung Malaka dan daerah Filipina. Ali dan Kern bahwa sekitar tahun 3000 SM – 1500 SM terjadi gelombang perpindahan bangsa-bangsa di Yunan dan Campa sebagai akibat desakan bangsa lain dari Asia Tengah yang lebih kuat.argumen ini merujuk pada pendapat Moh. Bangsa Proto Melayu Bangsa ini memasuki wilayah Indonesia melalui 2 (dua) jalan. Sinanthropus Pekinensis yang ditemukan di Cina dan diperkirakan sezaman dengan Pithecantropus Erectus dari Indonesia. a. dan Jawa. terdapat hal-hal yang menarik tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia. mereka melanjutkan perjalanannya ke daerah Sumatera. Kedua : Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Bertitik tolak dari pendapat-pendapat di atas. Kalimantan. nama binatang. Jalan barat dari Semenanjung Malaka ke Sumatera dan selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Argumen ini merujuk pada pendapat Mohammad Yamin yang didukung dengan penemuan fosil-fosil dan artefak-artefak manusia tertua di wilayah Indonesia dalam jumlah yang banyak. Ketiga : Masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa Melayu. fosil dan artefak manusia tertua jarang ditemukan di daratan Asia. Oleh karena itu.

nekara. Bangsa Deutro Melayu Sejak tahun 500 SM. Daerah Tonkin diperkirakan merupakan tempat asal bangsa Deutro Melayu. tetapi telah dikerjakan dengan baik sekali (halus). di antaranya suku bangsa Melayu. Batak. dan bejana perunggu. 2. Papua. Jawa. bangsa Deutro Melayu memasuki wilayah Indonesia secara bergelombang melalui jalan barat. Kebudayaan bangsa Deitro Melayu lebih tinggi dari kebudayaan bangsa Proto Melayu. Hasil kebudayaan mereka terbuat dari logam (perunggu dan besi).Indonesia. Kapak persegi merupakan hasil kebudayaan bangsa Proto Melayu yang masuk ke Indonesia melalui jalan barat dan kapak lonjong melalui jalan timur. Toraja. Minang. Kebuadayaan mereka adalah kebudayaan batu muda (neolitikum). Keturunan bangsa Deutro Melayu yang masih hidup hingga sekarang. Hasil-hasil kebudayaan perunggu yang penting di Indonesia adalah kapak corong atau kapak sepatu. Bugis. Batak. sebelum menyebar ke wilayah Indonesia. Kebuadayaan mereka sering disebut kebudayaan Don Song. Keturunan bangsa Proto Melayu yang masih hidup hingga sekarang. di antaranya adalah suku bangsa Dayak. Hasilhasil kebudayaan mereka masih terbuat dari batu. Masa Pra Aksara di Indonesia . yaitu suatu nama kebudayaan di daerah Tonkin yang memiliki kesamaan dengan kebudayaan bangsa Deutro Melayu.

.

Menhir 2. Ini adalah manusia yang hidup pada masa pra aksara atau masa pra sejarah. Hal ini dapat diketahui dari batu bertulis yang terdapat di Muara Kaman. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut 3. Dolmen 5. Kalimantan Timur. Masa pra aksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan Manusia yang hidup pada masa pra aksara disebut manusia purba. Masa bercocok tanam 4. Puden berundak . Zaman batu muda (Neolithikum) b. Zaman pra aksara di Indonesia berlangsung sampai abad ke-3 Masehi. Arca batu 4. Pembabakan zaman pra aksara berdasarkan arkeologi: a. Zaman logam Di Eropa dibagi atas zaman perunggu. Pada abad ke-4. dan fosil tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang hidup dan berkembang pada masa itu. Zaman batu Dibagi atas: 1. Zaman batu madya (Mesolithikum) 3. Zaman batu tua (Palaeolithikum) 2. zaman besi Di Indonesia hanya mengalami dua zaman yaitu zaman perunggu dan besi. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana 2. Pembabakan zaman pra aksara berdasarkan ciri kehidupan masyarakat 1. manusia Indonesia baru mulai mengenal tulisan.Ini adalah menhir. Sarkofagus 3. zaman tembaga. Satu-satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba melalui peninggalan-peningglan berupa fosil. Masa perundagian Contoh-contoh bangunan megalitik: 1. alat-alat kehidupan.

ampibi. Selanjutnya berlangsunglah zaman hidup baru seperti yang diuraikan pada materi berikut ini.Pada masa bercocok tanam manusia pra aksara sudah mengenal kepercayaan animisme dan dinamisme. Dan zaman ini dibagi lagi menjadi dua zaman yaitu yang disebut dengan zaman Pleistocen dan . 2. yaitu: 1. Setelah berakhirnya zaman sekunder ini. sehingga tidak ada kehidupan. Sedangkan jenis reptilnya mengalami kepunahan. d. pada saat itu kulit bumi masih panas. contohnya kera. Pada masa perundagian. Tersier / zaman ketiga Zaman ini berlangsung sekitar 60 juta tahun. b. Dinamisme adalah paham kepercayaan bahwa benda-benda tertentu memiliki kekuatan gaib. terjadinya bumi sampai sekarang dibagi ke dalam empat zaman. c. PEMBABAKAN ZAMAN PRASEJARAH Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Geologi Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. ikan. Dari penjelasan ini tentu Anda ingin bertanya kapan muncul kehidupan? Untuk itu simak uraian berikutnya. reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung. Yang terpenting dari zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui seperti jenis primat. mulai ditemukan bijih-bijih logam sehingga berbagai alat mulai dibuat dari logam. MESOZOIKUM/zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan Zaman ini berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Berdasarkan geologi. PALEOZOIKUM / zaman primer atau zaman hidup tua Zaman ini berlangsung 340 juta tahun. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme. Pada zaman pertengahan ijenis reptil mencapai tingkat yang terbesar seperti gambar 5 sehingga pada zaman ini sering disebut juga dengan zaman reptil. Kuartier/zaman keempat Zaman ini ditandai dengan adanya kehidupan manusia sehingga merupakan zaman terpenting. maka muncul kehidupan yang lain yaitu jenis burung dan binatang menyusui yang masih rendah sekali tingkatannya. ARKAEKUM / zaman tertua Zaman ini berlangsung kira-kira 2500 juta tahun. NEOZOIKUM / zaman hidup baru Zaman ini dibedakan menjadi 2 zaman. Animisme adalah paham kepercayaan terhadap adanya roh orang-orang yang telah meninggal. Zaman-zaman tersebut merupakan periodisasi atau pembabakan prasejarah yang terdiri dari: a.

a. Batu Tengah Madya/Mesolithikum Merupakan masa peralihan di mana cara pembuatan alat-alat kehidupannya lebih baik dan lebih halus dari zaman batu tua. maka Anda dapat menyimak pada uraian berikut ini: * Zaman Pleitocen/Dilluvium berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai dewasa ini. Berdasarkan penggalian arkeologi maka prasejarah dapat dibagi menjadi 2 zaman. Untuk memahami zaman tersebut. walaupun ada juga alat-alat tertentu yang terbuat dari kayu dan tulang. * Zaman Holocen/Alluvium berlangsung kira-kira 20. Peninggalan Zaman Mesolithikum.Holocen. melalui Metode Tipologi (cara menentukan umur berdasarkan bentuk atau tipe benda peninggalan). Gambar 8. 2. seperti pada uraian materi berikut ini. Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Arkeologi Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui benda-benda artefak. Batu Tua/Palaeolithikum Merupakan suatu masa di mana alat-alat hidup terbuat dari batu kasar dan belum diasah/diupam. sehingga bentuknya masih sederhana. Contohnya: kapak genggam. maka sekarang Anda bandingkan dengan zaman berikutnya. Dari hasil penelitian para ahli arkeologi. Untuk mengetahui bentuk pebble. Dari penjelasan materi di atas. apakah Anda sudah memahami? Untuk lebih meningkatkan pemahaman Anda pada materi pembabakan zaman prasejarah berdasarkan geologi. Bentuk kapak tersebut dapat Anda amati pada gambar 9 berikut ini. Setelah Anda mengamati gambar 8. Zaman Batu Zaman batu menunjuk pada suatu periode di mana alat-alat kehidupan manusia umumnya/dominan terbuat dari batu. 3. serta bentuknya lebih sempurna dari zaman sebelumnya. maka zaman batu dibedakan lagi menjadi 3 periode/masa. Bagaimana setelahAnda melihat 3 contoh dari alat kehidupan manusia yang berasal dari zaman batu? Apa kesimpulan Anda? . yaitu: 1. Dari alat-alat peninggalan zaman batu tersebut. Batu Muda/Neolithikum Merupakan suatu masa di mana alat-alat kehidupan manusia dibuat dari batu yang sudah dihaluskan. Contohnya: Pebble/Kapak Sumatera. amati gambar 8 berikut ini. Contohnya: kapak persegi dan kapak lonjong. Pada zaman ini ditandai dengan munculnya manusia jenis Homo Sapiens yang memiliki ciri-ciri seperti manusia sekarang. maka tabir kehidupan masyarakat prasejarah Indonesia dapat diketahui.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba.

zaman perunggu.Untuk mengetahui hasil peninggalan zaman batu yang lebih terperinci. Selanjutnya apakah Anda pernah mendengar atau membaca istilah Megalithikum? Megalithikum merupakan suatu istilah kebudayaan batu besar (Mega = besar. Untuk memudahkan Anda memahami uraian materi di atas. Tingkat berpikir manusia yang masih rendah menyebabkan hidupnya berpindah-pindah tempat dan menggantungkan hidupnya kepada alam dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. . Punden berundak-undak. Zaman Logam Perlu ditegaskan bahwa dengan dimulainya zaman logam bukan berarti berakhirnya zaman batu. Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Ciri-ciri Kehidupan masyarakat Makhluk manusia adalah makhluk yang hidup berkelompok dan mempunyai organisme yang secara biologis berbeda dan lebih lemah dari jenis binatang. Setelah satu contoh dari peninggalan zaman logam dapat Anda simak gambar 10 berikut ini. maka simaklah bagan 2 berikut ini. tentu Anda bertanya apa fungsi bangunan tersebut? Setiap bangunan yang diciptakan oleh masyarakat tentu memiliki fungsi. Dalam rangka kelangsungan hidupnya maka manusia merupakan makhluk pembentuk kebudayaan dan manusia juga sebagai pembentuk masyarakat. melainkan suatu hasil budaya yang timbul pada zaman Neolithikum dan berkembang pesat pada zaman logam. nanti akan Anda pelajari pada modul berikutnya. b. Kehidupan masyarakat (manusia) pada zaman prasejarah terbagi menjadi 3 periode. yaitu zaman tembaga. Untuk mengetahui lebih jelas tentang fungsinya. Perkembangan zaman logam di Indonesia berbeda dengan di Eropa. Sesungguhnya nama zaman logam hanyalah untuk menyatakan bahwa pada zaman tersebut alatalat dari logam telah dikenal dan dipergunakan secara dominan. Dan hasil temuan yang lebih dominan adalah alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam disebut juga dengan zaman perunggu. Demikianlah uraian materi pembabakan prasejarah berdasarkan arkeologinya. Selanjutnya. Anda akan mempelajarinya kembali pada modul 2. Masa berburu dan mengumpulkan makanan Pada masa ini secara fisik manusia masih terbatas usahanya dalam menghadapi kondisi alam. Karena pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup sendiri tetapi harus berkelompok. Adapun salah satu contoh budaya Megalithikum dapat Anda lihat pada gambar 11 berikut ini. dan zaman besi. Anda harus menyimak periodisasi prasejarah berikutnya. yaitu: a. Berikut ini Anda akan mengikuti paparan perkembangan manusia Indonesia yang hidup pada zaman prasejarah. Lithos = batu). Kebudayaan Megalithikum bukanlah suatu zaman yang berkembang tersendiri. karena pada zaman logampun alat-alat dari batu terus berkembang bahkan sampai sekarang. Sedangkan di Indonesia khususnya dan Asia Tenggara umumnya tidak mengalami zaman tembaga tetapi langsung memasuki zaman perunggu dan besi secara bersamaan. Setelah Anda mengamati gambar 11. Zaman logam disebut juga dengan zaman perundagian. Kemampuan otak manusia yang berupa proses berpikir menyebabkan manusia dapat memilah-milah tindakan yang dapat menguntungkan kelangsungan hidupnya. Namun otak manusia berevolusi paling jauh bila dibandingkan dengan makhluk lainnya. karena zaman logam di Eropa mengalami 3 fase/bagian.

c. apabila Anda sudah merasa paham dengan seluruh uraian materi. Untuk uraian materi yang lebih luas nanti akan Anda pelajari kembali pada uraian materi berikutnya. Pengolahan logam memerlukan suatu tempat serta keahlian khusus. . Demikianlah uraian singkat pembabakan prasejarah berdasarkan ciri-ciri kehidupannya. Masa bercocok tanam Pada masa ini kemampuan berpikir manusia mulai berkembang. kerjakanlah latihan soal yang disajikan pada akhir kegiatan modul ini dengan sebaik-baiknya. Tempat untuk mengolah logam dikenal dengan nama perundagian dan orang yang ahli mengerjakannya dikenal dengan sebutan Undagi. Dalam upaya tersebut maka manusia bercocok tanam dan tidak lagi tergantung kepada alam. Sehingga timbul upaya menyiapkan persediaan bahan makanan yang cukup dalam suatu masa tertentu. Masa perundagian Pada masa ini masyarakat sudah mengenal teknik-teknik pengolahan logam.b. Dan selanjutnya.

-@9D @°–– f f°¾ f n¯ I¯ f ¾ff°ff nn  °  f°––f f f° –f½ .

f½ °–°f f°ff °–¾f°–ff  °–ff¯ ¾f °–f°ff°–f°–¾f°–ff  °°©f° °°– f  ° °– f  f–f° ff°– ½fff¯½f¯ °°©   .

.

.-@9D9I-.

¯°©f° ff°–f°–f©f¯ @ f¯ ¯ f– . ¯°©f° °°–f°–¯ ° .D . ¯°ff°–f . ¯½ fff°f°– –f½ . ¯ff°© °¾¯ f°   . ¯f°–½½f°– f .

.

 °  f¾ff°½f ff–¯ ° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f  ¾°–f ¾f ¾f f°  ff°–f°°f ° ° ¾f ff°¾ nff – ¯ f°–  ¯ f°–½ f¯f f°–¾°– f f°.  9 ° f½f . °½fff ° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f°f° f f°f°  f  fff°¾f@ °––ff  @ ½f°f  ff.f°¯f¾ ff°–  f°–f¾ ©fff°–¯ °– ¯ff°½ ° f½f°f ff . Jf©f °¾¾ .- ----D-@  .©  °¾¾f½ ° I¯ f°ff°ff nn @°–– f f°f°ff n¯  °–¯ °–ff¯½ °¾f° .. °–f°¯ °––°ff°½ f nf ¾f  f°–f°– ¯ f°– f f°–¾°–f°fff° .f f¯ °°© ½f°    –f f° ©ff° ¾ ¯½°f  9 ° ¯¯f°¾f½ f ° ° ¾f   9 f½ ° ¯f°¯f°¾f½ f ° ° ¾f    9  ¯f°     9@---9 ---. .

°¾ ff° °  ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f. °–f° ¯ °––°ff°½ f nf  f @f¯½f°f ½ ° f½f.. .°–f°–  ¾f ¾ ff°  f°–¾f f°–¾f f°– f   ¯ °ff ½ffff°–f°¯ ¯½ ° f½ff°– f–f¯ °–f°  f–ff–¯ °ff ff¾f°°f ¾ ½    9€    ° °–f° ¯–f¾¯ °fff° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f. °¾f°–f ½ °–f  ½ ° f½f.

f¯½f n° .

f¯¯f f¯° ½ ° f½f ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f ° ° ¾f¾ °   9 ° f½f°  f¾ff°½f f½ ° ¯f°€¾ €¾ f°f €ff €f¯f°¾f f ° ° ¾f ff¯©¯ff°– f°f  ¾f¯½°– .f¯¯f f¯° ½ –f°–½f f½°¾½  D°   °D°n f°– f ff f°f°f f°–¾f ° ° ¾f f¾f f° ° ¾f¾ °  . °f¾½ ° f°°f  ff¾f ff¾ff°– –°ff°  f f f f ¾  f¾f f¾f f ff¾ff°–¾f¯f f ff¾f¾° ¾f f°  f° °–f°f f°f°f¯f f° ff¾f f°– ½ff f f  f f ¾   © ½ ° f° °f ff ¾f¯ff° ff¾f °f¯f°f¯f °ff°– f°ff ff ½ f°–   If° °   ° ½ ° f½f ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f¾f  9 ° f½f°  °– f €f f €fff½ °°––ff°  fff°f°–  ¯f° ° ° ¾f ¯ ¯ f°f ¾f¯ff° °–f°½ °°––ff°  fff°f°–  ¯f°  f f¾f   9€ .° ¾f . f°¾f  f°.°f f¯ ©f 9 ° f½f°  f¾ff°½f f ¾f¯ff° ff¾ff°– ½ff  ½ff°° ° ¾f  9° ¾f .f°¾f½ f¯°–° f°––f ° ° ¾f ¾ ¯  ©f – ¯ f°– ½ ½° ff° f°–¾f f°–¾f f°f° f°.

f f¾f f¯f f  f°–f° nf¯½ °–f° f°–¾f. f f° . f  f°–¾f9. f %.  f°–f° f°–¾f . .f¯½f ff° ° ¾f   – ° ½ ° f½f f°–¾ff°–¯ ° f¯ f f½ ¾¾.°– f° ¯ f° ¾  f°–¾f9.   f¾ff°½ °  f° f f½½ °––°ff° ff¾ff°– ½ff   f–f ½ff°  °  ¾¯½f° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f¾f f f f°¯ °––°ff° ff¾ff°–¾f¯f f ff¾f. f%¯ ° f  ff° ° ¾f½f ff°. f %. . f. f@f% ¯ ° f ff° ° ¾f½f ff°.

f¯½f -f¯° ¾ ¯° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f  f f ½ff°° ° ¾f  f f° f  ¯½f  f°–¾f f¯ f° f¯  °–  f°–¾f f°–¾f°°––f .

 ° ° ¯f°– f°–¾f ° ° ¾ff°– f f .¾ ff°–¯ ° ¯½f f f f f° ° ¾f f–f°¯ f° f f f f¾ff  ¯ °ff ¾ ff°.

f¯½f  ¾f  f°–¾ff° f¾f@ °–ff°– f .°ff¾f f° f f f f¾ f°f  f f½ ° f½f ½ ° f½f ff¾   f½ff ff°–¯ °f °f°–f¾f ¾° °  ¯f°– f°–¾f° ° ¾f  f 9 f¯f - ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f°f° f°.  f ½° f f¯ ©f f° ¯ f°¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  ¯ °f°©°–.fff ¯  f ¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  f f¯f f f¯f°f°  f°ff  f°–f°¯  ff°– f f ½°f ¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  f f.fff f° f f½°f f  ¯ °f°©°–.

f¯½f f–¯ °°¯ ©½f f ½ ° f½f. ©f – ¯ f°–½ ½° ff° f°–¾f f°–¾f  °f° f°. .  f° ° ff¾ ff°.

f¯½f ¾ f–ff f ¾ff° f°–¾ff° f¾f@ °–ff°– f –¯ °° ½ f °–f° f f°f½ ¾f¯ff° ff¾f °f¯f °ff°–  f°°f¯f½ fff°f°– ½ff  ½ff°° ° ¾f 9° ¾f . f° ¾f  f°.f¯¯f  f¯°f°–  °– °–f°½ ° ¯f°€¾ €¾ f°f €f f €f¯f°¾f f ff ° ° ¾f ff¯©¯f f°– f°f  ¯ °ff €¾ f°f €f¯f°¾f f©ff°–  ¯f°  fff°¾f  °f°½¾9 ° °¾¾f°–  ¯f° .° ¾f   f - ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f° ° ¾f¾ °  –¯ °°¯ ©½f f ½ ° f½f.

f  ¯½ff°¾ f–f° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f –¯ °°¯ ©½f f½ ° f½f – °  f°–¾f. f¯ ¯  fff°f°–¾ °–f °–– f  fff°¯ f½ °¾  .°ff¾f ¾ f¾ f°©°f¯ ° f  f½f f f  ° ° ¾f  f°–¾f9.f¾ffffff°–¯ ° ¯½fff° ° ¾f ¯f¾¯½° f°–¾f.fff ¯f f f°¾ f°©°f¯ ° f  f½f f f  ° ° ¾f  ff°¯ f ¯ °f°©°–. f   f °f  f°–¾f . f f°–¾f°¯ ¯f¾ff° ° ¾f¯ f% f%©ff° f  f ff° ff f ¯ °f°©°–. f f°–¯ °©f ° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f½f  ff°¯ °©f % f% f    f°–¾f9.°f f° ½ ff°¾ f¯f° °–f°9 nf°½¾ n¾ f° ° ¾f ¯ ½ff° ¾f ¾f°f ½ ° ¯f°€¾¯f°¾f f  fff°¾f   –f .fff ½°f f°.

ff°–¯f¾ ½°––f¾ ff°–  f°ff°ff ff¾ f°–¾fff @f©f  ff  9f½f    f°–¾f . f¯ ¯f¾ff° ° ¾f¾ nff – ¯ f°–¯ f ©ff° ff    fff° f°–¾f .° ° ¾f  f fff°¯  ff ff  fff° f¯ f%° ¯% f¾f¾  fff° ¯  f¯f¾  f f f  f½ f  ©ff° °–f° f¾ f%f¾% f½f½ ¾ –¯ ½ff°f¾  fff° f°–¾f9 . .8./3/4308. f  ff . ff°–¯f¾  ½°––f¾ ff°–  f°ff°f¾ f°–¾f.8.7.°f°– ff  –¾   . f ¾ ¯¯ ° f ff° ° ¾f f¾ f¾  fff°½ °–– f°–½ °°–  ° ° ¾ff fff½fn°–fff½f¾ ½f ° ff  f° ©f°f½ °––  °f° f°–¾f  .  f°–¾f . f f f@°° ½ ff° ¯ ½ff° ¯½f f¾f f°–¾f . f f¾  fff° ¯  f  f f –f¯%½ °–– f° ¾%  f fff°¯  f¾ °– ¾   fff°°°– f¾f °f¯f  fff°  f f @°°f°–¯ ¯ ¾f¯ff° °–f°  fff° f°–¾f . f °–– f  fff° f°–¾f9.!7. ff°–¯f¾ ° ° ¾f¯ f©ff° ff f°f½f°©°–¯ f©ff°¯  °f° f°–¾f9 . f  ©ff°.

  .

. 0849:2   .25.8.9:  .8. .7.9  037  $../.  .80 !..357.9.3:8.507:3/.2.-.32.049:2   .2.-07-:7:/./0  2.3.7044 .3:8.  ..7.20303.2.3203:25:.32. .:5:30.3.57.2.2.2/:.8.9:.393.741.9.2. .3.80-0:220303.3-.5:7-.7.357.7.20. 3./80-:92.70/:5..3...3203:25:.8.-.3-08   !02-.8.3.34.8:2-07:39:20309././-.:0/:5.8..9:2..3%2:7   !02-.2.49.3.:8  7.3..8.8.9:2:/.3 .8..2.57.320.32.9:  4203  !:/03-07:3/.3148 9:2-: 9:2-:.3/:5/.8  ..2..3-07:5.9:9:.:5033.2.7.148 ..-.3-.2  .57.9: -.38:38.7-..3..39. 3/4308.-.3:8.393.-07/.2.3/.2 745.3/:5 5..9/ :.980/07.-.2.2.7.9: 8.3-.5:7-.3:8.8.:2.203..9 .8.8.-07./.3 /.3507:3:/.7.4394-.3.32.9.7.5...3:8.2./.8.3902-..57.-07/.3.8..9:3.2. 049:2  - .3-0702-.7. $..9  .9:8.35.9../.2.5.32.3.357./3/4308.80..2./.3-08 3/4308.7.3507:3: .3  4394 ..7..3/:55.8.-.3:8. !.3 .8.3 2.8..3 5033..-07-:7:/.8..-07..3:3.4.7:2:.3-.2.2./0 .8.0/:5.2037  3../.9:-079:8.9/09.3:9  .90/:5.:/..3907/.2./.9:8.8.3.

.3.0507. !.3.390780-:9207:5../3.22...3.4.3 .-03/.3044 907.9.   #&.5.74.2025.9 2:.7-:280.2    !!#$# !02-.3 47.5.80.3/-.7. -:28.3!7. 2033.2.2:.3907/7/.20507.7.57.7447..8.3.2./-:../902:..3 5074/8././.9.80./.7....320250.8:/.7.7 .3907..3..9.0/.8.9079039:202 0:....3044 044.3.-./.3 2:.3 07/.7.3 .3- -4.. -03/.7..3-..32820/...-07/.8.2820 32820.8././.507:3/.080:7:.5.20507. 3.8.9/.2.2820.80..- !..2.2.-07...2.7..:502-.-07-.25..20303.390..2803.3 /3.357.-.49./.3:8.8.

3-07:93.39079:..85.8 803.    -   !  &.32:3.33-07.3..3.3 &39:9:82.:7.2.0/:5.8.99::9-:22.5.8.339039:3/.38:37.9..:0/:5.. :9.:3 5. 9/.33-079. 7.75030.3 .. ./.2./.

9.9.:3 .32:3.3.33-07.:/:5.35:3:3   .3/:59:.357207.3820 .3 .2. .:5.25- 7059/.33805079274 47.2.:.2.2..   $  &.38:3 :9./.9.3-3..39/.-079:.

. :9.3 /:7...3 $0.3 .3203:8:..9.38:37./03.3 .38:3. 93.32.7803. $0/.-07..2..907-07:93   /   &.380:3/07.:0/:5.5.203.2.3..9.3038 70593.-07../.80.3-3.3..2.7805079.2-.93.7:805079.2.3/:5-.73.3.9.:3 !.3907-08.338073/80-:9:.9. 7.33-07.37059 $090.3:93.2.30387059203.2.205:3.35.3/:5507903.9.3507903.380:3/073 2.:.2.2.3.33./..2.5...8703/.2:3./.9: 038-:7:3/.

.3203.7: ..33/-0/.2.9:    %07807.2.3 .2./.3/:5-.

7 :9.309.3203:8:805079038572.9.7907.2.9 .038-3.33.33/9.33-07.7.2.38:3809.07.:3 .3 -0702-.3/./03..      :.390750393/.43943.9.2. .

2.3/.2..2.3.//:.3.3.32.3:8.3/80-:9/03.0/:5.3.3 .3.30025.803..2.2.390750393  ..33/-.9:..2.33/9./.03/.3!0894.203.207:5.9 .3./03.

2.2.03   &39:202./.3-07:93   .3!094.5.92032..44.03.3/.390780-:9 2..5..2./.:7.

 2.03. 9.:3.5:7-.3/.38:37.3/9.344.   .:2-07.2.3./.:./03.3.3:8. 7.

3/. 7.3907:8-0702-.-70/:5.3 !. :2:23.70442.:7.5./...3./.25.35..8.80.7.:3.7.9:203:3:5.5.7.2&39:0-2033.8.57.5038..2.80.3!7.8 ./0.:2-07.9: ..80.2..5.33/9.907502-.:20.3-.8:/./ .2:.3..8.3 8..7.2.70/:5.80..3 502.3   ./.5.: 07/.850309.202..32..7..-.203.9/-. -03/.9./03. 9.  .7.3 202..:3.7../.3 8050795../.9 .:/.32.2.8.320250.32.907/.   .32.25.37044 7044.3.8.7.8:.357..2.2.7044 2.9/09.3503..3./.038424$.9:5074/0/2.38:37.:-03/.32:3.-.9.7 .7901..8.3.3:8.2.2.75030.7.957. /.8..90/:5.78050792.:.3:8.32.-07/.3.3:8.7.3/4308.907-07:93  .-07/.33/.9.3044   !02-..3/.80.2.7.

39:..3-039:..9 ...7-.99079039:.7.....3 2.:..7.7.: /.3-.3907-:.5033.2./.9 .3907-:. 203039:.:5:3.203.9:/-0/.:094/0%544 .:950-03/.3:2:7-07/.8.9: ..3..9.3 .9/.9/.95033..7.9:90780-:9 20.3 ./5074/0.2.3-./423.

.8.9:%:.9:   .2.

38:...7/./2.9:2.9:..7-.9/.9 .9/:5907-:..3.8.8.!.8.049:2 07:5..3-0:2/..

.2.03.880/07.9:%03.5./.2  803.  43943.2    ..3.-039:3./:5.

3/2.90/:5.9. 43943.3.7.502-:.0--.2...507.0849:2 07:5.30- .9 .32.:8/..!0--0..8.33.3-..9:9:.7..3./.

9..7.2.3/.2.5..$:2.7 2.:-039:50--0 .80.3/3.2.33/.2-.3.30849:2   $090.907.2.     .9::/.   &39:20309.3/03.9.7 !033.3.-.7-07:93    .3-07:93.2-.203..2-.

3 8079.90780-:9/..2.0-8025:73.7.9.9/.90/:5.2.5.2.20.90/:5.3-07..32./.2.3:8.  43943.32.7.3.5./2.3..38:.9 ./-:.33/.38:/./..8.5.380-0:23.7.4394/.3.9:.  ..9:5.3/..5. /..4343   039:./.3:8.7-.7-07:93   ..2-.9:2.50780/.0825:..93/.:8.049:2 07:5.95.-039:3..8090.3 -.8.

.21../.73.320250.2.2/.3.73.3.2.290.3-.2.3  $08:3:3..34..2.3-07.5..3-..7 -07:93   !0702-.7.390780-:9.3 ..2..85033.82.3.3/507:3.2.9 .2.9 . .4394/..2/80-:9:.74.2/3/4308.2./03.:39:203..3/2:.34.9:  ...3.9.3.2/ 745.34. 3/..9/.3-.2-:./423.2.80.3-..7.34.25:3.9/..703.    -  ././03.7:82032.5074/8. 02-..2-.25.9:.9:907:8-0702-..380.2.8.5.-07-0/..3.703.93/..80.5.80./.3-.7-.2 !07:/90.857.3:93.34.75033.3507:3/.3..7..34..2.9:..&39:20309./.3/745.-07:93./03.34.8. /03.3   $090.. 3/.3.38.5.2.:.2.2.34.79-07.203.24/: $0...30-9075073.

3:8.9.:7./.9: . &39: 202:/..3/4308.3:8.7.....32.3.4394-:/.-.32.:2:23..32./.3:8.9203:39:3.3:8.3:8.703./.32....32.3.3 0.3-07:5.9: .390780-:9$09..3:8..7.3402.-07-:7:/.2.   !02-.3507:3:/.3049:2/.0..3:8.7 0..82.3.3-07:93   $0.9:2/.-.5.-08..2.202.7.38:.2.1:38 -.3203:95.32.7.2.25:.3-08  $0/.05.-.3:3.80-.50.   .3/03..70/:5.2  /.9 ....350702-.32./-./.7 !:3/03-07:3/.8.182./.4:8 5.2030-.7.907/.2/03./ 5074/0 .909.:202-. 3. .3.32.2.0.24/:-07:93.3-0702-..39. 2.75.-07/./.38:3...9 .38:3.2203.7..59..8.7.-070..3.907502-..8.3 80.2-.30-02.3:8..3.-.9:-08.-../..9/.:8:83.32.3.203.3.8:.3/.-079..93/..32.-.5.-07-:7:/.7.8-:/.38:.9.5-./..3 902-.37 ..3...392-:5.3 .9:   0-:/.2./...3/3.3.8.9.8.3.9.9..32.3.93/. 5.:-.-078.2  %3.7-07:93   $090..2.95.2.2:349.93.80.3.7.7948-.5.2.9:././....9:2 207:5..31:383.3 .2.:. /03.. .349.38.30-/423.8./.8:.7.3203..3507:3: /.30.3 .0.33/.89039..3/3/4308.2.80.357..3:8.2.203.5:38.:.3-0880.5.5073.7.:502-039: 0-:/.7..3. :3/.5.9:89.3/.9 .:0-0..3/:53.32025:3.2.2.2/80-:9:.5.203.-07/.7038-3./.3203:25:.3!7.34.-448-07-0/.3/.9:.   .9:2-:.3.0-:/.3.3/:53.3.47.70443. 0/:5.9025.95.2.207:5.2.3/:53. 9039:3/.:.357..8.-0753/.7...3507:3:   02. 53/.3:3..7. 9/.%03..2-.33/...3 !./.2.357.3508...2.9/..3:93.3/:55.8 2../..80.203/03.2:7.3:8./.99039:2021:38  &39:20309.7507:3:803.2.3.380.2.3/.8.33.9/:5803/7909. 574808-07572030-.8.3203:25:.3   .3902-.3:8.3.3/:5-0704254/.2.3.8703/.8:8.3/.7./.9 /./.2.89.543/8.5.9:...32.7.3-.5.:2.3.....3820.3907803/7 20.34.7..907-..5..9:20.7:8-0704254   07:933/..0.80.502-039:2.9 2. 02.3-0702-.3.8 902:.5.2.9-07572.39:3.9202.38:3202.27.8907-.3/:53.2..

./03.7.2. &39: :7.0.3/.3.383.3..39.83.380-:9.3-...:7./.2.49.3./..3 $03.34.4.   .3&3/.347.2/.3.2 !034..350780/.2/03.380:7::7.34.70/:5..2.33.32.903 9035034..49.8...8..907..3 80. 90780-:92.3.5.-07.3.:7.3:93.3-07572.25:.7.8.8.3...380-. ..39/.98079. .39:305.3...32.5./.-0702-.324/:3/03.32.2 20207:.2:...70.38:.507:3/.28:.2:5.2    .20307.5.8:/.92-::5../03.8.30-:.-   .3:8..33/. -.7 .9:39:2034.3/8..3.9079039: .3 !..3/.  .907.9. 203.207...-.-07/.907 07.507:3/.2.3:8:8 %025.907-07:93.::5/..5..3.9502-.32.4.702-.7.20303..3 84.32.4.-07.302././.33.8.35.   02..3..-.80.8.9.9:9025.3 3..8./03.3:8.9:2.2/03.2 !.98:/.357.50.