P. 1
ZAMAN PRA AKSARA

ZAMAN PRA AKSARA

|Views: 2,359|Likes:
Published by scribdaja

More info:

Published by: scribdaja on Oct 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

ZAMAN PRA AKSARA

A Pengertian zaman pra aksara : • Pra-aksara berasal dari gabungan kata, yaitu pra dan aksara. Pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal bentuk tulisan. • Masa pra-aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka artinya tulisan), yaitu masa tidak ada tulisan. • Masa praaksara disebut juga dengan masa pra-sejarah, yaitu suatu masa dimana manusia belum mengenal tulisan. • Adapun masa sesudah manusia mengenal tulisan disebut juga dengan masa aksara atau masa sejarah. B. Sumber - sumber zaman pra aksara : • Fosil: sisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu • Artefak: peralatan hidup yang digunakan manusia purba • Kjokenmodinger: sampah dapur C.Pembabakan zaman PRA AKSARA 1. Berdasarkan pera alat yang digunakan dibagi menjadi : Berdasarkan pada alat-alat atau hasil kebudayaan yang mereka ciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kehidupannya, Zaman pra aksara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: 2.1. Zaman batu Disebut zaman batu karena hasil-hasil kebudayaan pada masa itu sebagian besar terbuat dari batu, mulai dari yang sedernaha dan kasar sampai pada yang baik dan halus. Perbedaan itu merupakan gambaran usia peralatan tersebut. Semakin sederhana dan kasar, maka peralatan itu dikatakan berasal dari zaman yang lebih tua, dan sebaliknya. Zaman batu sendiri dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu: 2.1.1.Zaman batu tua (paleolitikum) Beberapa hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum, di antaranya adalah kapak genggam, kapak perimbas, monofacial,alat-alat serpih, chopper, dan beberapa jenis kapak yang telah dikerjakan kedua sisinya. Alat-alat ini tidak dapat digolongkan kedalam kebudayaan batu teras maupun golongan fl ake. Alat-alat ini dikerjakan secara sederhana dan masih sangat kasar. Bahkan, tidak jarang yang hanya berupa pecahan batu. Beberapa hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum, di antaranya adalah kapak genggam, kapak perimbas, monofacial,alat-alat serpih, chopper, dan beberapa jenis kapak yang telah dikerjakan kedua sisinya. Alat-alat ini tidak dapat digolongkan kedalam kebudayaan batu teras maupun golongan fl ake. Alat-alat ini dikerjakan secara

dan von Konigwald di Ngandong pada tahun 1936-1941. Chopper merupakan salah satu jenis kapak genggam yang berfungsi sebagai alat penetak.2 Zaman batu tengah (Mesolitikum) Pada Zaman Mesolitikum terdapat tiga macam kebudayaan yang berbeda satu sama lain.terutama untuk mengelupas kulit umbiumbian dan kulit hewan. maka kayu atau tali akan putus. dan tulang paha (6 buah) yang diperkirakan dari jenis manusia. Daerah-daerah itu merupakan wilayah yang saling berkaitan satu sama lainnya. 2. sementara kalian tidak memiliki alat pemotong. dan geraham yang kokoh. dan (3) Sampung. Oleh karena itu.sederhana dan masih sangat kasar. terutama di Sangiran (Jawa Tengah) dan Cebbenge (Sulawesi Selatan). Pada Zaman Paleolitikum. Persoalan yang agak aneh karena Pithecanthropus memiliki dahi yang sangat sempit. (2) Toale. Misalnya. Pithecanthropus Erectus adalah nenek moyang dari Manusia Solo (Homo Soloensis). Malaka. Hasil kebudayaan ini banyak ditemukan di wilayah Indonesia. dan Sumatera Timur. chopper sering disebut sebagai kapak penetak. rahang yang besar. . Beberapa contoh hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Sering disebut sebagai ‘batu teras’ karena hanya dikerjakan satu sisi. juga ditemukan beberapa peninggalan. Mungkin kalian masih sulit membayangkan bagaimana cara menggunakan chopper. Perhatikan salah satu contoh flake yang ditemukan di Sangiran dan Cebbenge. Kayu atau tali yang akan dipotong diletakan pada benda yang keras dan bagian yang kan dipotong dipukul dengan batu. jenis manusia itu tidak banyak mengalami perubahan secara fisik. Kebudayaan Bascon-Hoabin ditemukan dalam goa-goa dan bukit-bukit kerang di Indo Cina. Oppenoorth. tidak jarang yang hanya berupa pecahan batu.1. Siam. Selama masa paleolitikum tengah. di samping ditemukan hasilhasil kebudayaan. maka kalian dapat mengambil pecahan batu yang tajam. Bahkan. Itulah. Ketiga kebudayaan itu diperkirakan datang di Indonesia hampir bersamaan waktunya. Flake memiliki fungsi yang besar. Kebudayaan ini umumnya berupa alat dari batu kali yang bulat. Contoh hasil kebudayaan dari zaman paleolitikum adalah flake atau alat-alat serpih. Di samping ini adalah salah tengkorak Homo Soloensis yang ditemukan oleh Ter Haar. busur alis mata yang tebal. cara menggunakan kapak penetak atau chopper. kalian akan memotong kayu yang basah atau tali yang besar. fragmen kecil dari rahang bawah kanan. otak yang kecil. yaitu kebuadayaan: (1) BasconHoabin. seperti tengkorak (2 buah).

Pada zaman batu pada umumnya. juga dikenal zaman batu besar (megalitikum). Di samping ketiga zaman batu itu. Sembiran Trunyan (Bali). flake. e. Peninggalan megalitikum lebih banyak ditemukan pada tempat-tempat yang tinggi.muncul kebudayaan batu besar (megalitikum) seperti menhir. Penghormatan kepada roh nenek moyang dapat dilihat pada peninggalan. Hal itu sesuai dengan kepercayaan bahwa roh nenek moyang bertempat tinggal pada tempat yang lebih tinggi. batu berundak.1. daerah Timor Timur. Awang Bangkal (Kalimantan Timur). dan Cabbenge (Sulawesi Selatan). menghidupkan. Manusia menyadari dan merasakan adanya kekuatan yang maha dahsyat di luar dirinya sendiri. b. dan sebagainya. f. perkembangan kapak lonjong Dan beliung persegi sangat menonjol.Kapak penetak.Kapak perimbas. Gombong (Jawa Tengah). Lahat dan Kalianda (Sumatera Selatan). Persebaran kapak lonjong dan beliung persegi Berdasarkan hasil penelitian. Alat serpih. dolmen. seperti daerah Jampang Kulon (Sukabumi). d. dan membinasakan alam semesta. memelihara. Konon kedua jenis alat ini berasal dari daratan Asia Tenggara yang masuk ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan timur. Pada masa neolitikum. zaman megalitikum bukan kelanjutan dari zaman batu sebelumnya. 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa manusia mulai menyadari kehidupannya berada di tengah-tengah alam semesta. Sebenarnya.Kapak genggam. g. Beberapa peralatan yang penting dan banyak ditemukan.3 Zaman batu muda (Neolitikum). Perigi dan Tambang Sawah (Beng-kulu). c. dan microlith.sedangkan sisi yang lain dibiarkan tetap licin.Pahat genggam. selanjutnya berkembang kepercayaan yang bersifat . Wangka dan Maumere (Flores). Kekuatan itulah yang kemudian di-ketahui berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Sistem kepercayaan masyarakat terus berkembang..Alat-alat dari tulang.Blade. Megalitikum muncul bersamaan dengan Zaman mesolotikum dan neolitikum. di antaranya: a. Tuhan yangmenciptakan. Dari kepercayaan itu. peralatan manusia purba banyak ditemukan di berbagai wilayah.peninggalan berupa tugu batu seperti pada zaman megalitikum.

Arkezoikum (+2500 juta tahun yang lalu) • b Paleozoikum ( +340 juta tahun yang lalu ) • c Mesozoikum ( +140 juta tahun yang lalu) • d Neozoikum ( +60 juta tahun yang lalu ) 3. Berdasarkan zaman geologi dibagi menjadi : • a. zaman logamdi Indonesia dimulai dari zaman Perunggu. CIRI – CIRI PITHECANTHROPUS – Tinggi badan sekitar 165 – 180 cm – Volume otak berkisar antara 750 – 1350 cc – Bentuk tubuh & anggota badan tegap . Beberapa peninggalan dari zaman logam. Zaman Besi Namun. dan monoisme. dinamisme. Sedangkan monoisme merupakan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian. di antaranya adalah nekara. 1. 2. zaman logam dibedakan menjadi 3 (tiga) zaman. Dinamisme merupakan kepercayaan bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib. Animisme adalah kepercayaan bahwa setiap benda memiliki roh atau jiwa. Zaman Logam Sementara. BERDASARKAN CORAK KEHIDUPANNYA • Masa Berburu • Masa Meramu • Masa Bercocok Tanam Pertemuan ke 2 : JENIS MANUSIA PURBA DI INDONESIA Pithecanthropus Erectus Meganthropus Palaeojavanicus / Homo Soloensis Homo Mojokertensis /Homo Wajakensis / Homo Sapien 1. yaitu: 1). zaman Tembaga tidak pernah berkembang di Indonesia.Zaman Tembaga 2) Zaman Perunggu 3).animisme.

Mojokertensis Sapien . Tepatnya. di wilayah Myanmar sekarang. Pendapat Moh. Ali. CIRI CIRI MEGANTHROPUS PALAEOJAVANICUS – Memiliki tulang pipi yang tebal – Memiliki otot kunyah yang kuat – Memiliki tonjolan kening yang menyolok – Memiliki tonjolan belakang yang tajam – Tidak memiliki dagu – Memiliki perawakan yang tegap – Memakan jenis tumbuhan 3. PROSES KEDATANGAN DAN PERSEBARAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA DI NUSANTARA Menurut para ahli. nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan. Ali ini didasarkan pada argumen bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari hulu-hulu sungai besar di Asia dan kedatangannya ke Indonesia dilakukan secara bergelombang.Volume otaknya antara 1000 – 1200 cc – Tinggi badan antara 130 – 210 cm – Otot tengkuk mengalami penyusutan – Muka tidak menonjol kedepan – Berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna Penemu manusia purba di Indonesia Peta penemuan manusia purba di Indonesia Pertemuan ke 3 : 3. Gelombang pertama berlangsung dari tahun 3000 SM – 1500 SM dengan menggunakan perahu bercadik satu. Daerah Yunan terletak di daratan Asia Tenggara.– Alat pengunyah dan alat tengkuk sangat kuat – Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat – Bentuk tonjolan kening tebal – Bentuk hidung tebal – Bagian belakang kepala tampak menonjol 2.CIRI CIRI HOMO :Wajakkensis . Sedangkan gelombang kedua berlangsung antara tahun . Seorang ahli sejarah yang mengemukakan pendapat ini adalah Moh.

2. Hogen berpendapat bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatera. Dan Mikronesia. Van Heine Geldern berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Asia. Mohammad Yamin berpegang pada prinsip Blood Und Breden Unchro. Menurut hasil penelitiannya. Kern dengan teori imigrasi menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Campa. seperti: 1. Melanisia. daerah ini telah ditempati oleh bangsa berkulit hitam dan berambut keriting. Ali ini sangat dipengaruhi oleh pendapat Mens bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak ke selatan oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat. Prof. 3. Polinesia. Kern berkesimpulan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari satu daerah dan menggunakan bahasa yang sama. Sedangkan bangsa Deutro Melayu (Melayu Muda) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 1500 SM – 500 SM. sebelum terjadi gelombang perpindahan bangsa-bangsa dari Yunan dan Campa ke wilayah Indonesia.1500 SM – 500 SM dengan menggunakan perahu bercadik dua. yaitu bahasa Austronesia. Tampaknya. Dr. Kamboja. Bangsa-bangsa ini hingga . Sementara. Pendapat ini didasarkan pada penemuan fosil-fosil dan artefakartefak manusia tertua di Indonesia dalam jumlah yang banyak. namanama binatang dan alat-alat perang. Di samping itu. Hal ini dibuktikan dengan adanya nama dan bahasa yang dipakai daerahDaerah tersebut. Berdasarkan penyelidikan terhadap penggunaan bahasa yang dipakai di berbagai kepulauan. para ahli yang lain memiliki pendapat yang beragam dengan berbagai argumen atau alasannya. bahasa-bahasa yang digunakan di daerah-daerah tersebut berasal dari satu Akar bahasa yang sama. Namun. yaitu bahasa Campa. yang berarti darah dan tanah bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Banga ini bercampur dengan bangsa Mongol dan kemudian disebut bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu. sebelum nenek moyang bangsa Indonesia tiba di daerah kepulauan Indonesai. 4. Bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 3000 SM – 1500 SM. H. Objek penelitian Kern adalah kesamaan bahasa. pendapat Moh. Manusia purba mungkin telah tinggal di Indonesia. Mohammad Yamin berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri. Pendapat ini didasarkan pada kesamaan bahasa yang dipakai di kepulauan Indonesia. Pendapat ini didukung oleh artefak-artefak atau peninggalan kebudayaan yang ditemukan di Indonesia memiliki banyak kesamaan dengan peninggalan kebudayaan yang ditemukan di daerah Asia. Prof. Kochin Cina.

Pertama : Nenek moyang bangsa indonesia berasal dari Yunan dan Champa . Mereka berpindah ke Kamboja dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke Semenanjung Malaka dan daerah Filipina. nama binatang. fosil dan artefak manusia tertua jarang ditemukan di daratan Asia. Argumen ini merujuk pada pendapat Mohammad Yamin yang didukung dengan penemuan fosil-fosil dan artefak-artefak manusia tertua di wilayah Indonesia dalam jumlah yang banyak. Ali dan Kern bahwa sekitar tahun 3000 SM – 1500 SM terjadi gelombang perpindahan bangsa-bangsa di Yunan dan Campa sebagai akibat desakan bangsa lain dari Asia Tengah yang lebih kuat.argumen ini merujuk pada pendapat Moh. Jalan barat dari Semenanjung Malaka ke Sumatera dan selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Dari Semenanjung Malaka. Sementara. Kalimantan. Argumen ini diperkuat dengan adanya persamaan bahasa. Sedangkan mereka yang berada di Filipina melanjutkan perjalanannya ke daerah Minahasa dan daerah-daerah sekitarnya. Argumen ini merujuk pada pendapat Hogen. mereka melanjutkan perjalanannya ke daerah Sumatera. dan Jawa. Sementara. b. bangsa Melayu ditempatkan sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Melanesia. terdapat hal-hal yang menarik tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia. sekitar tahun 1500 SM.sekarang menempati daerahdaerah Indonesia bagian timur dan daerah-daerah Australia. Oleh karena itu. serta selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. merupakan satu-satunya penemuan fosil manusia tertua di daratan Asia. Jalan timur dari Semenanjung Malaka ke Filipina dan Minahasa. Polinesia. Sinanthropus Pekinensis yang ditemukan di Cina dan diperkirakan sezaman dengan Pithecantropus Erectus dari Indonesia. yaitu: 1. Kedua : Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Ketiga : Masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa Melayu. dan nama peralatan yang dipakai di kepulauan Indonesia. Bangsa Proto Melayu Bangsa ini memasuki wilayah Indonesia melalui 2 (dua) jalan. yaitu: a. Bertitik tolak dari pendapat-pendapat di atas. nenek moyang bangsa Indonesia yang berada di Campa terdesak oleh bangsa lain dari Asia Tengah yang lebih kuat. Bangsa Melayu yang menjadi nenek moyang bangsa Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 (dua). Bangsa Proto Melayu memiliki kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dari kebudayaan Homo Sapiens di . a. dan Mikronesia.

Keturunan bangsa Proto Melayu yang masih hidup hingga sekarang. Masa Pra Aksara di Indonesia . Daerah Tonkin diperkirakan merupakan tempat asal bangsa Deutro Melayu. 2. Batak. Kebudayaan bangsa Deitro Melayu lebih tinggi dari kebudayaan bangsa Proto Melayu. sebelum menyebar ke wilayah Indonesia. Kebuadayaan mereka adalah kebudayaan batu muda (neolitikum). dan bejana perunggu. bangsa Deutro Melayu memasuki wilayah Indonesia secara bergelombang melalui jalan barat.Indonesia. Batak. Kapak persegi merupakan hasil kebudayaan bangsa Proto Melayu yang masuk ke Indonesia melalui jalan barat dan kapak lonjong melalui jalan timur. Bugis. Hasil kebudayaan mereka terbuat dari logam (perunggu dan besi). Bangsa Deutro Melayu Sejak tahun 500 SM. nekara. di antaranya suku bangsa Melayu. yaitu suatu nama kebudayaan di daerah Tonkin yang memiliki kesamaan dengan kebudayaan bangsa Deutro Melayu. di antaranya adalah suku bangsa Dayak. Papua. Kebuadayaan mereka sering disebut kebudayaan Don Song. Hasilhasil kebudayaan mereka masih terbuat dari batu. Keturunan bangsa Deutro Melayu yang masih hidup hingga sekarang. Jawa. Hasil-hasil kebudayaan perunggu yang penting di Indonesia adalah kapak corong atau kapak sepatu. Minang. Toraja. tetapi telah dikerjakan dengan baik sekali (halus).

.

Dolmen 5. Satu-satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba melalui peninggalan-peningglan berupa fosil. Kalimantan Timur. dan fosil tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang hidup dan berkembang pada masa itu. Masa bercocok tanam 4. Menhir 2. zaman besi Di Indonesia hanya mengalami dua zaman yaitu zaman perunggu dan besi. Pembabakan zaman pra aksara berdasarkan ciri kehidupan masyarakat 1. Zaman batu Dibagi atas: 1. Hal ini dapat diketahui dari batu bertulis yang terdapat di Muara Kaman. alat-alat kehidupan. Puden berundak . Arca batu 4. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut 3. Zaman pra aksara di Indonesia berlangsung sampai abad ke-3 Masehi. zaman tembaga. Zaman logam Di Eropa dibagi atas zaman perunggu. Zaman batu muda (Neolithikum) b. Masa perundagian Contoh-contoh bangunan megalitik: 1. Zaman batu tua (Palaeolithikum) 2.Ini adalah menhir. Zaman batu madya (Mesolithikum) 3. Pembabakan zaman pra aksara berdasarkan arkeologi: a. Sarkofagus 3. manusia Indonesia baru mulai mengenal tulisan. Masa pra aksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan Manusia yang hidup pada masa pra aksara disebut manusia purba. Ini adalah manusia yang hidup pada masa pra aksara atau masa pra sejarah. Pada abad ke-4. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana 2.

yaitu: 1. PEMBABAKAN ZAMAN PRASEJARAH Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Geologi Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. ikan. NEOZOIKUM / zaman hidup baru Zaman ini dibedakan menjadi 2 zaman. Animisme adalah paham kepercayaan terhadap adanya roh orang-orang yang telah meninggal. Dari penjelasan ini tentu Anda ingin bertanya kapan muncul kehidupan? Untuk itu simak uraian berikutnya. pada saat itu kulit bumi masih panas. c. Pada zaman pertengahan ijenis reptil mencapai tingkat yang terbesar seperti gambar 5 sehingga pada zaman ini sering disebut juga dengan zaman reptil. reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung. d. PALEOZOIKUM / zaman primer atau zaman hidup tua Zaman ini berlangsung 340 juta tahun. Setelah berakhirnya zaman sekunder ini. maka muncul kehidupan yang lain yaitu jenis burung dan binatang menyusui yang masih rendah sekali tingkatannya. 2. Pada masa perundagian. ampibi. MESOZOIKUM/zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan Zaman ini berlangsung kira-kira 140 juta tahun. sehingga tidak ada kehidupan. Sedangkan jenis reptilnya mengalami kepunahan. Zaman-zaman tersebut merupakan periodisasi atau pembabakan prasejarah yang terdiri dari: a. Berdasarkan geologi.Pada masa bercocok tanam manusia pra aksara sudah mengenal kepercayaan animisme dan dinamisme. mulai ditemukan bijih-bijih logam sehingga berbagai alat mulai dibuat dari logam. Selanjutnya berlangsunglah zaman hidup baru seperti yang diuraikan pada materi berikut ini. terjadinya bumi sampai sekarang dibagi ke dalam empat zaman. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme. ARKAEKUM / zaman tertua Zaman ini berlangsung kira-kira 2500 juta tahun. contohnya kera. Dinamisme adalah paham kepercayaan bahwa benda-benda tertentu memiliki kekuatan gaib. Kuartier/zaman keempat Zaman ini ditandai dengan adanya kehidupan manusia sehingga merupakan zaman terpenting. Yang terpenting dari zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui seperti jenis primat. b. Tersier / zaman ketiga Zaman ini berlangsung sekitar 60 juta tahun. Dan zaman ini dibagi lagi menjadi dua zaman yaitu yang disebut dengan zaman Pleistocen dan .

Bagaimana setelahAnda melihat 3 contoh dari alat kehidupan manusia yang berasal dari zaman batu? Apa kesimpulan Anda? . Contohnya: kapak persegi dan kapak lonjong. yaitu: 1. walaupun ada juga alat-alat tertentu yang terbuat dari kayu dan tulang. amati gambar 8 berikut ini. melalui Metode Tipologi (cara menentukan umur berdasarkan bentuk atau tipe benda peninggalan). Batu Tua/Palaeolithikum Merupakan suatu masa di mana alat-alat hidup terbuat dari batu kasar dan belum diasah/diupam. Dari alat-alat peninggalan zaman batu tersebut. Batu Tengah Madya/Mesolithikum Merupakan masa peralihan di mana cara pembuatan alat-alat kehidupannya lebih baik dan lebih halus dari zaman batu tua. seperti pada uraian materi berikut ini. Pada zaman ini ditandai dengan munculnya manusia jenis Homo Sapiens yang memiliki ciri-ciri seperti manusia sekarang. Peninggalan Zaman Mesolithikum. maka zaman batu dibedakan lagi menjadi 3 periode/masa. Zaman Batu Zaman batu menunjuk pada suatu periode di mana alat-alat kehidupan manusia umumnya/dominan terbuat dari batu. * Zaman Holocen/Alluvium berlangsung kira-kira 20. a. Setelah Anda mengamati gambar 8. Untuk mengetahui bentuk pebble. 2.Holocen. Batu Muda/Neolithikum Merupakan suatu masa di mana alat-alat kehidupan manusia dibuat dari batu yang sudah dihaluskan. Dari penjelasan materi di atas. Bentuk kapak tersebut dapat Anda amati pada gambar 9 berikut ini. Contohnya: kapak genggam. apakah Anda sudah memahami? Untuk lebih meningkatkan pemahaman Anda pada materi pembabakan zaman prasejarah berdasarkan geologi. Berdasarkan penggalian arkeologi maka prasejarah dapat dibagi menjadi 2 zaman. Contohnya: Pebble/Kapak Sumatera.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba. Dari hasil penelitian para ahli arkeologi. Untuk memahami zaman tersebut. 3. maka sekarang Anda bandingkan dengan zaman berikutnya. Gambar 8.000 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai dewasa ini. sehingga bentuknya masih sederhana. Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Arkeologi Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui benda-benda artefak. maka tabir kehidupan masyarakat prasejarah Indonesia dapat diketahui. serta bentuknya lebih sempurna dari zaman sebelumnya. maka Anda dapat menyimak pada uraian berikut ini: * Zaman Pleitocen/Dilluvium berlangsung kira-kira 600.

dan zaman besi. Lithos = batu). Masa berburu dan mengumpulkan makanan Pada masa ini secara fisik manusia masih terbatas usahanya dalam menghadapi kondisi alam. Karena pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup sendiri tetapi harus berkelompok. Dan hasil temuan yang lebih dominan adalah alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam disebut juga dengan zaman perunggu. Dalam rangka kelangsungan hidupnya maka manusia merupakan makhluk pembentuk kebudayaan dan manusia juga sebagai pembentuk masyarakat. Adapun salah satu contoh budaya Megalithikum dapat Anda lihat pada gambar 11 berikut ini. karena pada zaman logampun alat-alat dari batu terus berkembang bahkan sampai sekarang. Pembabakan Zaman Prasejarah berdasarkan Ciri-ciri Kehidupan masyarakat Makhluk manusia adalah makhluk yang hidup berkelompok dan mempunyai organisme yang secara biologis berbeda dan lebih lemah dari jenis binatang.Untuk mengetahui hasil peninggalan zaman batu yang lebih terperinci. nanti akan Anda pelajari pada modul berikutnya. Selanjutnya. Selanjutnya apakah Anda pernah mendengar atau membaca istilah Megalithikum? Megalithikum merupakan suatu istilah kebudayaan batu besar (Mega = besar. maka simaklah bagan 2 berikut ini. Untuk mengetahui lebih jelas tentang fungsinya. Kehidupan masyarakat (manusia) pada zaman prasejarah terbagi menjadi 3 periode. Zaman logam disebut juga dengan zaman perundagian. yaitu zaman tembaga. . Sesungguhnya nama zaman logam hanyalah untuk menyatakan bahwa pada zaman tersebut alatalat dari logam telah dikenal dan dipergunakan secara dominan. Namun otak manusia berevolusi paling jauh bila dibandingkan dengan makhluk lainnya. melainkan suatu hasil budaya yang timbul pada zaman Neolithikum dan berkembang pesat pada zaman logam. karena zaman logam di Eropa mengalami 3 fase/bagian. Kebudayaan Megalithikum bukanlah suatu zaman yang berkembang tersendiri. Anda akan mempelajarinya kembali pada modul 2. Anda harus menyimak periodisasi prasejarah berikutnya. Berikut ini Anda akan mengikuti paparan perkembangan manusia Indonesia yang hidup pada zaman prasejarah. Punden berundak-undak. yaitu: a. Setelah satu contoh dari peninggalan zaman logam dapat Anda simak gambar 10 berikut ini. Kemampuan otak manusia yang berupa proses berpikir menyebabkan manusia dapat memilah-milah tindakan yang dapat menguntungkan kelangsungan hidupnya. Zaman Logam Perlu ditegaskan bahwa dengan dimulainya zaman logam bukan berarti berakhirnya zaman batu. Demikianlah uraian materi pembabakan prasejarah berdasarkan arkeologinya. zaman perunggu. Sedangkan di Indonesia khususnya dan Asia Tenggara umumnya tidak mengalami zaman tembaga tetapi langsung memasuki zaman perunggu dan besi secara bersamaan. b. Untuk memudahkan Anda memahami uraian materi di atas. Tingkat berpikir manusia yang masih rendah menyebabkan hidupnya berpindah-pindah tempat dan menggantungkan hidupnya kepada alam dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. Perkembangan zaman logam di Indonesia berbeda dengan di Eropa. Setelah Anda mengamati gambar 11. tentu Anda bertanya apa fungsi bangunan tersebut? Setiap bangunan yang diciptakan oleh masyarakat tentu memiliki fungsi.

b. Masa bercocok tanam Pada masa ini kemampuan berpikir manusia mulai berkembang. apabila Anda sudah merasa paham dengan seluruh uraian materi. Masa perundagian Pada masa ini masyarakat sudah mengenal teknik-teknik pengolahan logam. Pengolahan logam memerlukan suatu tempat serta keahlian khusus. Dan selanjutnya. Sehingga timbul upaya menyiapkan persediaan bahan makanan yang cukup dalam suatu masa tertentu. Tempat untuk mengolah logam dikenal dengan nama perundagian dan orang yang ahli mengerjakannya dikenal dengan sebutan Undagi. Dalam upaya tersebut maka manusia bercocok tanam dan tidak lagi tergantung kepada alam. c. kerjakanlah latihan soal yang disajikan pada akhir kegiatan modul ini dengan sebaik-baiknya. . Demikianlah uraian singkat pembabakan prasejarah berdasarkan ciri-ciri kehidupannya. Untuk uraian materi yang lebih luas nanti akan Anda pelajari kembali pada uraian materi berikutnya.

-@9D @°–– f f°¾ f n¯ I¯ f ¾ff°ff nn  °  f°––f f f° –f½ .

f½ °–°f f°ff °–¾f°–ff  °–ff¯ ¾f °–f°ff°–f°–¾f°–ff  °°©f° °°– f  ° °– f  f–f° ff°– ½fff¯½f¯ °°©   .

.

.-@9D9I-.

¯f°–½½f°– f . ¯°ff°–f . ¯°©f° ff°–f°–f©f¯ @ f¯ ¯ f– . ¯½ fff°f°– –f½ . ¯°©f° °°–f°–¯ ° . ¯ff°© °¾¯ f°   .D .

.

 Jf©f °¾¾ .f f¯ °°© ½f°    –f f° ©ff° ¾ ¯½°f  9 ° ¯¯f°¾f½ f ° ° ¾f   9 f½ ° ¯f°¯f°¾f½ f ° ° ¾f    9  ¯f°     9@---9 ---.f°¯f¾ ff°–  f°–f¾ ©fff°–¯ °– ¯ff°½ ° f½f°f ff . °–f°¯ °––°ff°½ f nf ¾f  f°–f°– ¯ f°– f f°–¾°–f°fff° .©  °¾¾f½ ° I¯ f°ff°ff nn @°–– f f°f°ff n¯  °–¯ °–ff¯½ °¾f° .  9 ° f½f . °  f¾ff°½f ff–¯ ° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f  ¾°–f ¾f ¾f f°  ff°–f°°f ° ° ¾f ff°¾ nff – ¯ f°–  ¯ f°–½ f¯f f°–¾°– f f°. . °½fff ° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f°f° f f°f°  f  fff°¾f@ °––ff  @ ½f°f  ff..- ----D-@  .

 °¾f°–f ½ °–f  ½ ° f½f.°–f°–  ¾f ¾ ff°  f°–¾f f°–¾f f°– f   ¯ °ff ½ffff°–f°¯ ¯½ ° f½ff°– f–f¯ °–f°  f–ff–¯ °ff ff¾f°°f ¾ ½    9€    ° °–f° ¯–f¾¯ °fff° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f. . °–f° ¯ °––°ff°½ f nf  f @f¯½f°f ½ ° f½f. °¾ ff° °  ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f..

f¯½f n° .

f°¾f  f°. °f¾½ ° f°°f  ff¾f ff¾ff°– –°ff°  f f f f ¾  f¾f f¾f f ff¾ff°–¾f¯f f ff¾f¾° ¾f f°  f° °–f°f f°f°f¯f f° ff¾f f°– ½ff f f  f f ¾   © ½ ° f° °f ff ¾f¯ff° ff¾f °f¯f°f¯f °ff°– f°ff ff ½ f°–   If° °   ° ½ ° f½f ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f¾f  9 ° f½f°  °– f €f f €fff½ °°––ff°  fff°f°–  ¯f° ° ° ¾f ¯ ¯ f°f ¾f¯ff° °–f°½ °°––ff°  fff°f°–  ¯f°  f f¾f   9€ .f°¾f½ f¯°–° f°––f ° ° ¾f ¾ ¯  ©f – ¯ f°– ½ ½° ff° f°–¾f f°–¾f f°f° f°.°f f¯ ©f 9 ° f½f°  f¾ff°½f f ¾f¯ff° ff¾ff°– ½ff  ½ff°° ° ¾f  9° ¾f .° ¾f .f¯¯f f¯° ½ ° f½f ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f f f ° ° ¾f¾ °   9 ° f½f°  f¾ff°½f f½ ° ¯f°€¾ €¾ f°f €ff €f¯f°¾f f ° ° ¾f ff¯©¯ff°– f°f  ¾f¯½°– .f¯¯f f¯° ½ –f°–½f f½°¾½  D°   °D°n f°– f ff f°f°f f°–¾f ° ° ¾f f¾f f° ° ¾f¾ °  .

 f°–f° f°–¾f . f%¯ ° f  ff° ° ¾f½f ff°. f@f% ¯ ° f ff° ° ¾f½f ff°. f %.f¯½f ff° ° ¾f   – ° ½ ° f½f f°–¾ff°–¯ ° f¯ f f½ ¾¾. . . f f° . f  f°–¾f9. f f¾f f¯f f  f°–f° nf¯½ °–f° f°–¾f. f %.°– f° ¯ f° ¾  f°–¾f9.   f¾ff°½ °  f° f f½½ °––°ff° ff¾ff°– ½ff   f–f ½ff°  °  ¾¯½f° ff° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f¾f f f f°¯ °––°ff° ff¾ff°–¾f¯f f ff¾f. f.

f¯½f -f¯° ¾ ¯° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f  f f ½ff°° ° ¾f  f f° f  ¯½f  f°–¾f f¯ f° f¯  °–  f°–¾f f°–¾f°°––f .

¾ ff°–¯ ° ¯½f f f f f° ° ¾f f–f°¯ f° f f f f¾ff  ¯ °ff ¾ ff°.  ° ° ¯f°– f°–¾f ° ° ¾ff°– f f .

fff f° f f½°f f  ¯ °f°©°–.  f ½° f f¯ ©f f° ¯ f°¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  ¯ °f°©°–.°ff¾f f° f f f f¾ f°f  f f½ ° f½f ½ ° f½f ff¾   f½ff ff°–¯ °f °f°–f¾f ¾° °  ¯f°– f°–¾f° ° ¾f  f 9 f¯f - ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f°f° f°.fff ¯  f ¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  f f¯f f f¯f°f°  f°ff  f°–f°¯  ff°– f f ½°f ¯ f°©f°½ ©ff°f°°f  f f.f¯½f  ¾f  f°–¾ff° f¾f@ °–ff°– f .

 ©f – ¯ f°–½ ½° ff° f°–¾f f°–¾f  °f° f°. .  f° ° ff¾ ff°.f¯½f f–¯ °°¯ ©½f f ½ ° f½f.

f¯¯f  f¯°f°–  °– °–f°½ ° ¯f°€¾ €¾ f°f €f f €f¯f°¾f f ff ° ° ¾f ff¯©¯f f°– f°f  ¯ °ff €¾ f°f €f¯f°¾f f©ff°–  ¯f°  fff°¾f  °f°½¾9 ° °¾¾f°–  ¯f° . f° ¾f  f°.f¯½f ¾ f–ff f ¾ff° f°–¾ff° f¾f@ °–ff°– f –¯ °° ½ f °–f° f f°f½ ¾f¯ff° ff¾f °f¯f °ff°–  f°°f¯f½ fff°f°– ½ff  ½ff°° ° ¾f 9° ¾f .° ¾f   f - ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f¾f f° ° ¾f¾ °  –¯ °°¯ ©½f f ½ ° f½f.

f f°–¾f°¯ ¯f¾ff° ° ¾f¯ f% f%©ff° f  f ff° ff f ¯ °f°©°–.fff ½°f f°.fff ¯f f f°¾ f°©°f¯ ° f  f½f f f  ° ° ¾f  ff°¯ f ¯ °f°©°–. f  ¯½ff°¾ f–f° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f –¯ °°¯ ©½f f½ ° f½f – °  f°–¾f.f¾ffffff°–¯ ° ¯½fff° ° ¾f ¯f¾¯½° f°–¾f. f¯ ¯  fff°f°–¾ °–f °–– f  fff°¯ f½ °¾  .°ff¾f ¾ f¾ f°©°f¯ ° f  f½f f f  ° ° ¾f  f°–¾f9. f f°–¯ °©f ° ° ¯f°– f°–¾f° ° ¾f f½f  ff°¯ °©f % f% f    f°–¾f9. f   f °f  f°–¾f .°f f° ½ ff°¾ f¯f° °–f°9 nf°½¾ n¾ f° ° ¾f ¯ ½ff° ¾f ¾f°f ½ ° ¯f°€¾¯f°¾f f  fff°¾f   –f .

f f f@°° ½ ff° ¯ ½ff° ¯½f f¾f f°–¾f . f °–– f  fff° f°–¾f9. f  ff . .° ° ¾f  f fff°¯  ff ff  fff° f¯ f%° ¯% f¾f¾  fff° ¯  f¯f¾  f f f  f½ f  ©ff° °–f° f¾ f%f¾% f½f½ ¾ –¯ ½ff°f¾  fff° f°–¾f9 . ff°–¯f¾ ½°––f¾ ff°–  f°ff°ff ff¾ f°–¾fff @f©f  ff  9f½f    f°–¾f . f ¾ ¯¯ ° f ff° ° ¾f f¾ f¾  fff°½ °–– f°–½ °°–  ° ° ¾ff fff½fn°–fff½f¾ ½f ° ff  f° ©f°f½ °––  °f° f°–¾f  .8. f f¾  fff° ¯  f  f f –f¯%½ °–– f° ¾%  f fff°¯  f¾ °– ¾   fff°°°– f¾f °f¯f  fff°  f f @°°f°–¯ ¯ ¾f¯ff° °–f°  fff° f°–¾f . f  ©ff°./3/4308. ff°–¯f¾  ½°––f¾ ff°–  f°ff°f¾ f°–¾f.  f°–¾f . ff°–¯f¾ ° ° ¾f¯ f©ff° ff f°f½f°©°–¯ f©ff°¯  °f° f°–¾f9 . f¯ ¯f¾ff° ° ¾f¾ nff – ¯ f°–¯ f ©ff° ff    fff° f°–¾f .7.8.!7.°f°– ff  –¾   .

  .

57.3/:55.3-. !..4394-.9  .3.20303.80 !.2.2.7.8  ..2  .2.2.-.9:2.393.3/:5/..9:8.980/07.3507:3:/.3.9..148 ...57.8.320.3 ./.:0/:5.9:  4203  !:/03-07:3/..9:2:/.3.9.:2. .39.7.3203:25:.203./0 .8.7.:5:30.2.2.0/:5..32.8.57.3-.9: 8.357.9:-079:8.2.-.3-0702-.8.8.8.32.3:3.3.:8  7.9: -.3902-...8.2.3:8..57..3:9  .3. .-.4.:5033.2/:../..7.7..70/:5.32.9  037  $. 3/4308.9/09.8.2.2.5:7-..7.3203:25:.7.9.2.7-..3.3148 9:2-: 9:2-:.80..38:38.-.8.3:8.9 ./.2.393.3.9:  .  .3-.32.3.80-0:220303.3507:3: .2.-.32.3:8.3/.3:8../.2..7.../3/4308.7.3907/./.8:2-07:39:20309.8.507:3/.3.049:2   .2037  3.90/:5.3-07:5.35.5:7-.  .9.9:8.20.8.5..2 745./.8./.-07-:7:/.9:3.-07/.5.-07.3.2.49.3:8. $.2.3-08   !02-.8.8.-07-:7:/. 0849:2   .8.7:2:.-.9:..7.3 /. 049:2  - .3-08 3/4308..3 5033.3 2.3..:/.34./..3/:5 5.8.3-.. .2.2.3:8./-.8..8.357.3 ....357.9/ :.2.3%2:7   !02-.3./0  2.25. 3.-07.7044 ./80-:92.3  4394 .7..2.-07/.8.9:9:.741.8.

74.3. -:28.8.7 . -03/./.2025.-.8./.20507.9079039:202 0:.5.7..- !.:502-.390780-:9207:5.3 /3.7.57...3..20507.80.3 2:./.9.3907.22.3/-.-07/./..3 .3 47.3044 907.390.3.2.2.80.3./.2.-07-..357.3 .8.9/.. 3.2.0507.8..507:3/.32820/.25.7....7..7...5.8:/.3 5074/8.   #&...2.4.7.3 07/.3:8.49..-.3!7./3.9 2:./.2803.-07.80.7447..5.20303.3907/7/.2820 32820.0/.320250.2:.3.080:7:.3-. 2033.2820..-03/...8..2    !!#$# !02-..3.7../.3- -4.8.7-:280../902:..9.9./-:.2. !.3044 044..

85..9.0/:5.99::9-:22..33-079.8.39079:.3 &39:9:82.    -   !  &.75030./.. 7.2.:7. :9.8..3.32:3.3.33-07.3-07:93.:3 5.339039:3/..5./.8 803.38:37.:0/:5.3 .2. 9/. .

 .9.   $  &.:5.2.3/:59:.:3 .-079:...3.9.39/.2.33-07.3-3.2.:./.32:3.38:3 :9.25- 7059/.35:3:3   .:/:5.2.9.357207.3820 .33805079274 47.3 .

38:3.3203:8:.5.2.:0/:5...5....-07.:.205:3.33-07.80..7803.33.2-.2.7805079.3.3/:5507903././.93. $0/.3.37059 $090. 7.3/:5-.73...3-3..3 .2:3.2.380:3/07.338073/80-:9:.:3 !.3 $0.3 .35.-07.907-07:93   /   &.203.2.3907-08.2. 93.3507903. :9..3 /:7.38:37.9.2.9.3:93.2.9.9: 038-:7:3/.380:3/073 2.9..3..32.30387059203./03.2.3038 70593.8703/.9.7:805079./.3.2.

33/-0/..3203.2..3 .9:    %07807.7: .3/:5-./.2.2.

2.3 -0702-.33/9. .2.38:3809.33.9.9.3/.390750393/.33-07.309.7907..2.9 .07.43943.3203:8:805079038572.7 :9./03.7.      :.:3 .038-3.

9:..2.3:8..0/:5.3.33/9..203.3..3.3!0894.2.803.2.//:.3/.32.3 .3/80-:9/03.3.2./.03/.2.2.33/-./03.9 .3.390750393  .207:5.30025.3.

:7./.03   &39:202..2..2..5.3-07:93   ./.3!094.390780-:9 2.03.3/.5.92032.2.44.

2.38:37. 2.3/9.03. 7.5:7-.3.3.3/.:3.:.344./.3:8.:2-07./03. 9.   .

9:203:3:5.907502-. :2:23.3.7..7.8.8:.3!7..907/.80.:2-07.33/9..8.75030.357.  .850309.8...3.38:37./.7..203.32:3.:20..7.25.7.8..32.2.3 8050795.3503.2&39:0-2033./0.80.7044 2.320250.25.80.3/4308.32./.5. -03/./.3   .78050792.7.5..32..9.70442./ .70/:5. /.5038.9:5074/0/2..038424$.3.2.3 !.3/.:-03/.8:/..2.7 .:7.9 .32./.37044 7044.3044   !02-.: 07/.5.5.2.3:8.35.2.8.9/09..3.7901./.90/:5.907-07:93  .3:8.9: .202.2:..3 202..2.-07/.957.-.8 ..3/.3-.7.-70/:5.8.-07/.80.9.57.7. 7.   .2.9..-.3 8.9/-.3 502.3.80.8../.33/.7.:/.2.:3.2.3:8.7.3907:8-0702-.:3.32.:..7. 9../03.3.

7.:950-03/..39:...9 .9.9:90780-:9 20.3 ...2.3907-:.99079039:.7./423..2.9 ./.8.3 .: /.7.5033.9:/-0/.3907-:.. 203039:.:094/0%544 .3.203.95033.3:2:7-07/.:.9/..9/..3-.:5:3.9: ....3 2.7-.3-.3-039:.7./5074/0.

.2.9:   .8.9:%:.

7/..9 .9/.8.3-0:2/.9:2..049:2 07:5....38:.8.7-.!.3./2.9:.8.9/:5907-:..

880/07.-039:3./.2  803..3.  43943.5..03.9:%03.2    ./:5.2.

9..2...90/:5./.502-:.0849:2 07:5.32..3/2.30- .3.9:9:.7.!0--0.7.9 .3.3-.507.:8/.0--. 43943..33.8..

3/03.2.9..7-07:93    ..2-.3/3.33/.9.3.     .9::/.7.80.7 !033.$:2.3/.2.30849:2   $090.2.203.   &39:20309.2-.-.5.907.7 2.2..2-.:-039:50--0 .3-07:93.3.

  .5.33/.9 .7...95.7.3 -.9:5.2.38:.32.90/:5.3:8.3-07.9.2.-039:3.9:2.2-./-:. /..3 8079..32.380-0:23.3/.50780/...3.93/.:8././.5.4343   039:.9/.5./.  43943.9:.8.38:/.5.3:8.7-07:93   ...049:2 07:5.0825:.7.8090./2.2.20.90/:5.7-.4394/.90780-:9/.2.3.3.0-8025:73..8..

74.380. .5.8.2. /03..5.7.24/: $0.857.3-./03.2.:39:203.2/80-:9:.3...5074/8.4394/.3..3.9:907:8-0702-..703.34.2.2.34.3-..34.3...    -  .25:3.2. 02-.34.3/507:3.2..7.38.2/3/4308.390780-:9.3-.9:./423.9:  ..30-9075073.203..85033.2...2/./.2/ 745.7 -07:93   !0702-.2.2.-07:93.34.3/2:.7-..9 .3-.21.79-07.34../03.2.3.3.2.3507:3/.9.5.2-:.3 .:.2 !07:/90.-07-0/.3-07..34.3  $08:3:3./.5.7.320250.80.2..2....3/745.2-.703.34.7:82032.80.2./.73...80. 3/.8.9 .3-. 3/.9/./.9/.3:93.73./03..9:.290..75033.3.93/.3   $090.&39:20309.82...25.3.

9:-08.3/4308.3.2.3.-.9:   0-:/.9:89..3 .2..30.7507:3:803.3402..9.82..34.:.7..9: ./..3.3820.3902-.32..   .9203:39:3.9: .390780-:9$09..203/03.32.2.9 .8.32025:3.5.75.7..:202-.203.99039:2021:38  &39:20309.3:8.3/:53.:2.349.:8:83.9:2/.5.3049:2/.5.3:8.9:2 207:5.:.%03.0.7 0. . 5./.80.380.38.3203.7948-.7. 0/:5.3-.3.5../.37 ./.5.-070./.. /03. 02... :3/.-07/.7.9.9:./ 5074/0 .703.59../....2  /.7.-07/.2..47.38:3. 9/..2.2.3.2203.:2:23.-079...0.80.-078.3:8.2..-.3:8.3 .-.:7.3-0702-.9.3/03.5.3/..3/:5-0704254/.7.-..   .2/03.2:349./.2.95..2:7.3:3.3.70/:5.33/.32.9.32.2. ./.2-.31:383.2-....8.3:8.-448-07-0/.3.2..7..9/.3508../.05./.909.7.5073.3:8..3-07:93   $0.8.-07-:7:/.2.9-07572.203.7.38:.3507:3: /.2.8 902:.33..3:8...8.9/.357.34..8-:/.3/. 2.3-0702-.2.2.7.:0-0.3/3.2./.3 0.3.3./.../-.93.3.5.9:20.2.8907-.2.3/3/4308.93/.9:..-08.3/:53.3 80.39:3.9/:5803/7909.8.30-/423.3.38:.7.2.3:8.5..8:.1:38 -.32.9 .4394-:/.32.80. 3..3   ..3.2/80-:9:.357.3 !.32.3..9025.7 !:3/03-07:3/.2030-.2..8:.3/.   !02-.3:8.7.7.9 /.4:8 5.3..3203:25:.3203:25:.207:5.3:93.203.32.38:3.543/8..392-:5.357.89.2.3/:55.95.33/.38:3202.350702-.3-0880.5-.3./.-0753/..8.7.8:8.907-. 9039:3/.3907803/7 20.7:8-0704254   07:933/..3/.7..182..8.32..89039..8703/.8 2.7038-3.907502-.3/:53.32..3/:53.3..2.:502-039: 0-:/.3.80.32.3507:3:   02.3!7.0.3.3:8.93/.502-039:2.3:3./.39...5...3 902-.3:8.2  %3.8.32....5:38.3-08  $0/./.7..3.50...7.3-07:5.-./.-.8.3.7-07:93   $090.25:.9 2. &39: 202:/.9202././.9.2.3.27.24/:-07:93.202.0.3507:3:/.-07-:7:/. 53/.2..3..9:2-:..2...:.70443.907/.9:..:-.3/.9 .80-. 574808-07572030-.30-02..5.3203:95.0-:/.3 .

347.9502-.83.7..2 !..5.3.3 3.3...3:8.907-07:93.20303.3/.3-07572.907 07..7.  .33.4.38:.34. 90780-:92.2    .8.92-::5..3-.7 .32.-07....2:.-..2:5./.70.49.324/:3/03.   .8...2..8.39/.32.8..9:9025.380:7::7.907. ..903 9035034.2/.3 80.28:./03.357.4.907...2 !034...3:93.33/.25:.3..2.3.33.50.3./.2/03.3:8:8 %025.-.39:305. 203..3 84.32.80.-   .3.-07.9:39:2034.98079.   02..8.34.350780/.3.8:/.3 $03.9..3.32.3.2.4./.-07/.5.2/03.7.3 !.9.702-.8.380-:9.3&3/..207.35. -...5.3.. .2 20207:.20307.::5/./03.8.302.32.507:3/.9079039: ...3:8.380-.5.3/.70/:5.-0702-. &39: :7.98:/.30-:.:7.:7..507:3/.9:2.8.0.3/8.3./03./../.383.2.49.39.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->