P. 1
Bagaimana Cara Mensertifikatkan Tanah Girik

Bagaimana Cara Mensertifikatkan Tanah Girik

|Views: 246|Likes:
Published by jasabi

More info:

Published by: jasabi on Oct 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/30/2014

pdf

text

original

Bagaimana Cara Mensertifikatkan Tanah Girik?

Sebelum kita membahas mengenai tata cara pensertifikatan tanah girik, saya merasa perlu untuk menjelaskan, apa itu tanah girik. Tanah girik adalah istilah populer dari tanah adat atau tanah-tanah lain yang belum di konversi menjadi salah satu tanah hak tertentu (Hak milik, hak guna bangunan, hak pakai, hak guna usaha) dan belum didaftarkan atau di sertifikat kan pada Kantor Pertanahan setempat. Sebutannya bisa bermacam2, antara lain: girik, petok D, rincik, ketitir, dll Peralihan hak atas tanah girik tersebut biasanya dilakukan dari tangan ke tangan, dimana semula bisa berbentuk tanah yang sangat luas, dan kemudian di bagi2 atau dipecah2 menjadi beberapa bidang tanah yang lebih kecil. Peralihan hak atas tanah girik tersebut biasanya dilakukan di hadapan Lurah atau kepala desa. Namun demikian, banyak juga yang hanya dilakukan berdasarkan kepercayaan dari para pihak saja, sehingga tidak ada surat-surat apapun yang dapat digunakan untuk menelusui kepemilikannya. Pensertifikatan tanah girik tersebut dalam istilah Hukum tanah disebut sebagai Pendaftaran Tanah Pertama kali . Pendaftaran tanah untuk pertama kalinya untuk TANAH GARAPAN, dalam prakteknya prosesnya dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. Mendapatkan surat rekomendasi dari lurah/camat perihal tanah yang bersangkutan, yang menyatakan bahwa atas tanah tersebut belum pernah disertifikatkan serta riwayat pemilikan tanah dimaksud. 2. Pembuatan surat yang menyatakan bahwa tanah tersebut tidak dalam keadaan sengketa dari RT/RW/LURAH 3. Dilakukan tinjau lokasi dan pengukuran tanah oleh kantor pertanahan 4. Penerbitan Gambar Situasi atau Surat Ukur, yang dilanjutkan dengan pengesahannya 5. Pembayaran Bea Perolehan Hak Atas tanah dan bangunan sesuai dengan luas yang tercantum dalam Gambar Situasi atau Surat Ukur. Pembayaran BPHTB tersebut dilakukan apabila tanah yang dimohon berasal dari tanah negara atau tanah garapan. Atau dalam hal pada waktu proses pelaksanaan AJBnya dulu, BPHTB tersebut belum dibayarkan 6. Proses pertimbangan pada panitia A 7. Pengumuman di Kantor Pertanahan dan Kantor Kelurahan setempat selama lebih kurang 2 bulan 8. Pengesahan pengumuman 9. Penerbitan Sertifikat tanah.

untuk proses pensertifikatan tanah tersebut hanya dapat dilakukan jika pada waktu pengecekan di kantor kelurahan setempat dan kantor pertanahan terbukti bahwa tanah tersebut memang belum pernah disertifikatkan dan selama proses tersebut tidak ada pihakpihak yang mengajukan keberatan (perihal pemilikan tanah tersebut). Apabila syarat-syarat tersebut terpenuhi, maka proses pensertifikatan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 6 bulan sampai dengan 1 tahun.

itulah salah satu sebab akhirnya menjadi tumpang tindih. Apa bedanya tanah waris dengan tanah girik b. Kekuatan pemilikannya tentu saja tidak seperti sertifikat. wass.. dan NJOP tanah dimaksud. yang kemudian di pecah2 menjadi girik kecil2.. tanah girik tentu saja sangat berbeda dengan tanah waris pak.. bisa sudah bersertifikat. dan berapa biaya pengurusannya?. baru kalau mau dibeli hanya sebagian. Wass.Tetapi tanah itu sudah dibagi-bagikan untuk anaknya amsing-masing.Wb pak sidik. berapa lama waktu yang diperlukan. JAWAB: salam kenal juga pak Arief. setelah bersertifikat baru bisa di jual beli langsung di hadapan PPAT. tapi semuanya pada dasarnya adalah tanah adat pak. Bisa saja 1 girik besar. dan kebetulan orangtua (pemilik) sudah meninggal semua. . serta pernyataan belum pernah disertifikatkan. mengenai kekuatan kepemilikannya sejauh mana tanah girik itu di depan pengadilan? JAWAB: Tanah girik adalah istilah di Jakarta pak. di jawa timur di sebut “petok D”. Wassalam. dilakukan proses pemecahannya. sebut saja Dian dan Dwi adalah pewaris dari rumah yang ditinggali. Kalau di makassar disebut “tanah rincik”. untuk mengurus surat tanah (dalam hal ini girik) bapak bisa datang ke kelurahan. riwayat tanahnya sudah hilang. sebaiknya disertifikatkan dulu. Tapi untuk girik sebaiknya bpk waspada.Pertanyaan-Pertanyaan : **kalau tanah girik sama tanah “adat” sama ya bu? maksudnya prosesnya. Terima kasih atas jawabannya. Bapak tinggal minta dibuatkan salinannya dan riwayat tanah.. karena peralihannya dari tangan ke tangan. dll. **Assalamu’alaikum Ibu Irma Saya baru saj amembeli sebidang tanah yang merupakan tanah waris. Di sana ada peta desa yang berisikan riwayat tanah. tanah girik adalah tanah yang belum ada sertifikatnya. Pertanyaan saya bagaimana mengurusnya. Kasusnya begini. Tapi surat rumah tersebut sudah hilang. **Salam kenal Bu Irma Saya lagi perlu bantuan atau informasi mengenai cara pengurusan berikut biaya yang harus dikeluarkan untuk mengurus kembali surat tanah yang hilang. lokasi. tergantung luas. sedangkan tanah waris berasal dari warisan seseorang yang sudah meninggal kepada ahli warisnya. trus perkiraan biayanya berapa ya Bu… JAWAB: Wa’alaikum salam Wr. karena khawatir tumpang tindih (dobel). Untuk jual beli tanah waris yang berasal dari girik. Untuk biaya. Yang saya mau tanyakan : a. Bisa tidak dari tanah waris tadi langsung dibuat menjadi sertifikat ( ga ke AJB ) dulu c. bisa masih berbentuk girik. Klo bisa kira2 syarat2nya apa saja. Karena kadang2 girik tersebut di lapangan sudah tumpang tindih.

Pensertifikatan Tanah Secara Sporadik Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan mengenai proses pensertifikatan tanah adat atau tanah2 lain yang belum bersertifikat. Pendaftaran tanah secara sporadik. biasanya selalu harus ada kesepakatan mengenai batas2 tersebut dengan pemilik tanah yang bersebelahan. Pembuatan peta dasar pendaftaran Pada proses ini. Apakah beda antara kedua system pendaftaran tanah tersebut? Inti perbedaannya adalah pada inisiatif pendaftar. dilakukan pengukuran untuk diketahui luas pastinya. Jika inisiatif untuk mendaftarkan tanah berasal dari pemilik tanah tersebut sedangkan setelah menunggu beberapa waktu tidak ada program pemerintah untuk mensertifikatkan tanah di wilayah tersebut. maka pemilik tanah dapat ber inisiatif untuk mengajukan pendaftaran/pensertifikatan tanahnya pada Kantor Pertanahan setempat. 24/1997 tentang Pendaftaran Tanah. maka pemilik tanah bisa mengambil 2 alternatif: . dilakukan pemasangan. Apabila terdapat perbedaan luas antara luas tanah yang tertera pada surat girik/surat kepemilikan lainnya dengan hasil pengukuran Kantor Pertanahan. maka hal tersebut disebut pendaftaran secara sistematis. Kalau yang berinisiatif untuk mendaftarkannya adalah pemerintah. Kegiatan Pendaftaran Tanah (pasal 14 – 22 PP 24/1997) sendiri terbagi atas: 1. Untuk desa/kelurahan yang belum ditetapkan sebagai wilayah pendaftaran tanah secara sistematik tersebut. antara pemilik dengan pemilik lain yang bersebelahan. dikenal 2 macam bentuk pendaftaran tanah. Pengukuran dan pemetaan bidang-bidang tanah dan pembuatan peta pendaftaran Dari batas-batas tersebut. maka melanjutkan pembahasan saya sebelumnya pada artikel: “Bagaimana Cara Mensertifikatkan Tanah Girik?”. Hal ini yang oleh orang awam sering di istilahkan sebagai: “Pemutihan”. Dalam penetapan batas2 tersebut. Pendaftaran tanah secara sistematik. pemetaan dan pemeliharaan titik dasar teknik nasional. 3. Dalam pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. pengukuran. Dari Peta dasar inilah dibuatkan peta pendaftaran 2. Hal inilah yang disebut pendaftaran tanah secara sporadic. berikut saya memberikan tambahan penjelasan mengenai tata cara mensertifikatkan tanah. yang dalam bahasa hukumnya dikenal dengan istilah contradictio limitative. dimana dalam suatu wilayah tertentu. setiap diwajibkan untuk dibuatkan batas-batas pemilikan tanah (berupa patok2 dari besi atau kayu). yaitu pendaftaran tanah yang didasarkan pada suatu rencana kerja dan dilaksanakan di wilayah-wilayah yang ditetapkan oleh Menteri 2. secara serentak semua tanah dibuatkan sertifikatnya. yaitu: 1. Penetapan batas bidang-bidang tanah Agar tidak terjadi sengketa mengenai batas kepemilikan tanah di suatu tempat.

yang dilegalisir oleh pejabat umum yang berwenang (biasanya notaries) dan atau kuasanya a. mengajukan keberatan dan meminta dilakukannya pengukuran ulang tanah-tanah yang berada di sebelah tanah miliknya. Untuk mencegah terjadinya sengketa mengenai batas-batas tersebut. 9/1959 c. maka pemilik tanah tinggal menanda-tangani pernyataan mengenai luas tanah yang dimilikinya dan yang akan diajukan sebagai dasar pensertifikatan. girik. Pembuatan Surat Ukur merupakan produk akhir dari kegiatan pengumpulan dan pendaftaran tanah. Apakah syarat-syaratnya untuk mengajukan permohonan pendaftaran secara sporadik? 1. Petok pajak bumi/Landrente. pipil. Pembuatan daftar tanah Bidang-bidang tanah yang sudah dipetakan atau dibubuhkan nomor pendaftarannya pada peta pendaftaran dibukukan dalam daftar tanah 5. setuju dengan hasil pengukuran kantor pertanahan Jika setuju. biasanya pihak kantor pertanahan mewajibkan pemilik tanah (atau kuasanya) hadir dan menyaksikan pengukuran tersebut. tetapi telah dipenuhi semua kewajiban yang disebut di dalamnya. Surat kuasa (apabila pengurusannya dikuasakan kepada orang lain). Identitas diri pemilik tanah (pemohon).a. 4. badan hukum (dalam hal ini PT/Yayasan/Koperasi): anggaran dasar berikut seluruh perubahan. b. untuk perorangan: foto copy KTP dan KK sedangkan untuk b. Pembuatan surat ukur. d. surat tanda bukti hak milik yang diterbitkan berdasarkan peraturan swapraja yang bersangkutan b. 10/1961 . Surat Permohonan dari pemilik tanah untuk melakukan pensertifikatan tanah milknya 2.sertifikat hak milik yang diterbitkan berdasarkan PMA No.perubahannya dan pengesahannya dari Menteri yang berwenang 4. surat keputusan pemberian hak milik dari Pejabat yang berwenang. baik sebelum ataupun sejak berlakunya UUPA. Bukti hak atas tanah yang dimohonkan. maka pada waktu dilakukannya pengukuran oleh kantor pertanahan. ketitir dan Verponding Indonesia sebelum berlakunya PP No. yang tidak disertai kewajiban untuk mendaftarkan hak yang diberikan. dengan dihadiri pula oleh RT/RW atau wakil dari kelurahan setempat. yaitu berupa: a. yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk menerbitkan sertifikat tanah. 3.

atau k. atau j.e. atau h. yang tanahnya belum di bukukan dengan disertai alas hak yang di alihkan. Akta pemindahan hak yang dibuat di bawah tangan yang dibubuhi tanda kesaksian oleh Kepala Adat/Kepala Desa/kelurahan yang dibuat sebelum berlakunya PP No. Bukti lainnya. atau g. dan Pasal VII ketentuan-ketentuan konversi UUPA. Pasal VI. Akta pemindahan hak atas tanah yang dibuat oleh PPAT yang tanahnya belum dibukukan dengan disertai alas hak yang dialihkan. Surat-surat bukti kepemilikan lainnya yang terbit dan berlaku sebelum diberlakukannya UUPA (dan dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang – dalam hal ini biasanya Lurah setempat). . atau i. Surat keterangan riwayat tanah yang pernah dibuat oleh Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan dengan disertai alas hak yang dialihkan dan dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang. Surat Pernyataan telah memasang tanda batas 6. atau f. atau l. 28/1977 dengan disert5ai alas hak yang diwakafkan. Surat penunjukan atau pembelian kaveling tanah pengganti tanah yang diambil oleh Pemerintah Daerah. Fotocopy SPPT PBB tahun berjalan 7. Risalah lelang yang dibuat oleh Pejabat Lelang yang berwenang. apa bila tidak ada surat bukti kepemilikan. atau risalah lelang yang dibuat oleh Pejabat Lelang yang berwenang. Foto copy SK Ijin Lokasi dan surat keterangan lokasi (apabila pemohon adalah Badan Hukum). atau 4. 10/1961 dengan disertai alas hak yang dialihkan. Akta ikrar wakaf/akta pengganti ikrar wakaf/surat ikrar wakaf yang dibuat sebelum atau sejak mulai dilaksanakan PP No. yaitu berupa: Surat Pernyataan Penguasaan Fisik lebih dari 20 tahun secara terus menerus dan surat keterangan Kepala Desa/Lurah disaksikan oleh 2 orang tetua adat/penduduk setempat 5. yang tanahnya belum dibukukan dengan disertai alas hak yang dialihkan. Lain-lain bentuk alat pembuktian tertulis dengan nama apapun juga sebagaimana dimaksud dalam Pasal II.

8.3.3502-.7.3/03.!0380791.3%../ $0:-:3.35030.3.4 .3-...3.3%.3.57480850380791.9!07./.3..3-0:2-0780791..9..320303..: 9.3.$0.20.9..202-07.39.9.3. .$547.38..5079...790 .7.  .3:9..39.7.80-0:23..3./.9.8.5.9.0380791.320303.3.2-..3.2.9:7..9 2..3!020739.3 9.25.20380791.9.7 -07:98.9.8.9.

.39.39.19.19.5. /03.9 .7.35.3/909.9:  !03/.3/.3/.9:503/./.3 //.3!03/.9:703.39.8547.7.9039.8...3.7.7.8:.3./  &39:/08..7.19.3.19..34003907  !03/. 2./.7. .39..3.3. .80..07.88902.8..7.7.3.80.3%.3. ..19.2-039:503/.

5. !02:9./..9:.7.7./..9079039: 80.0:7.7.380791.91:39:203.3 9.  /2.91:39:203/.28073 /89..33.3 503/.3-0:2/909.19.88902.80.98 .380-.75029.503/.5..:39:20380791.5020739.28:./.33./..39.3.5029.7 ..380.3.7..91:39:203/..802:.9.3-0738.3.91503/.39.380-.19..5747./.3...7.3.3.9-0738.8..990780-:9  5.7.3.3  .5..90780-:9 2... 203:3:-0-07./ .5./-:./..:.3.9..19.3.:..90780-:980/...19.3.88902.38090.34047....3.3.38.7.7.0/:.39.93.7.19.25020739.39.  2.19.90780-:939507-0/.88902503/.3.807039.90780-:9/80-:9503/..9. 38./.19..7.-0/..9:9/.-07.

 0.7...3.39.3%. 5.3..3 /80-:9503/..9./.9 .8.3. !!.19.50380791.3.39.7.3.5.3809025.8547.3!03/./.19.3.9.80.7.3947!079.

19.893.3.97.3 ..8.399/.9.20303. 5.3.8. .3 -/.9.9 .19.3-0780-0.:.2-.../.907/./. 503/. -07:5.9:9025.9.3.9.-.3/.8..5.8-/.3 5020.502 /03.39.7.3907907.3.0805..503/.3:39:/-:.7:8.5.7503/.8:7.:.3 !./-:.:.8.9.7-.3.9.8 -./03.4397.7-08././8:.39./.7.3 -/.3 50209..9.3-.7!09.::23.3/.8 -.94/..7.3.3-0780-0.39.-.3502./. /03.39.907.890780-:9 -..350209.:.0   !03::7.3509.39.389.3.9.3-.250309.8.-. 5.8.80.320303.39.8  !02-:.:.8 5. .3-.3..:  .3502-:.7.89.8.9.3502.3 .3  !0309.9. 803/7907-.843.7.3 509.9./.3:39:/09.5../80309.::.9.3503::7.79/.80502.3-/.9.73.3 809.5748083 /..3.9.9429.-.19.3:.890780-:9 /.9507-0/.5.3/.9.8 502.5/.7.8 90780-:9/03.35029.9.3509.3 503::7.79033./....

3.8503::7.../03.91 .203.-8.3.3.5029.8:7.3 2.3947 !079.9073.2-.3.90502.3.33.

3./.8. 9./80-0.:..0.3-07.23.9.9.3.8.3 20303. 809::/03.890780-:9 2.:.3/..3503::7.340.9.320239.380-.9:/.3/23.30-07./.20303./3.3.3.8.33. 9.907.3/.3 -.3.39475079.:. /..3.3  - 203.33..39475079.8.3.503::7.3.3.3.-./.39475079..8 -...503::7.3.3. 5./75:./7 /.809:: 2.3 9. 5.40#%.9.3..3.35029..9.203.. .3.8503::7.3203.5029.3.320.89.::.390780-:9 /03.  &39:203.35073.:.750380791.9..3/..3 . .-..9.3/.80309.:.93./.3:.

3.9..70.:39:20.3/.::.9:2:2.9.9.7:39:20307-9.3.8.3503/.7/.  5..9&:7207:5.7.-.3/0.3.-..3$:7.19.9.3./509.3/:3.3503/.47.33.708 /./.503:7:8.79. 8547.38:7.9!072443.:/-:-:.19.8/75029.9./. /./.79.31494.3/.3.:39:203.380791.305.380.8./.3.7.45%!/.3./.3503:25:..8.509. 502443 .2./  $:7.8.:. .19..3:39: - -.3 -.874050.35072443.8.3.39.# .7. .23.19.70:7.7.380/.3::2 /.9.2/.503/.93.7.3809025.3   /0399.393.33.9 8.38:/.3. :39:50747.380-.33.3 -0703.75029.:.9.3.19..3.5..7.7.3/.3!%.:.3 9.99.9::7  !02-:.9   !02-:..3 -/./:.19.3/-::. .  !02-:.  $:7.3.5.9.9:..3/.334247 503/.39..349.3..3574/:..8..3.350380791.3.

..3.8.

8.3-0703.3507.7.3/.7 03907.3-07/.8.33.57.33.8 .3/907-9. 8:7.8..7 -07:980:7:507:-.-:9.7.9:-07:5.3 .3.7.3 507:-..9. .2.3.350308.89.3!4 .3 -078.2..3  :9.9../.3 - 80791.3/2443.3:9.38./.3/..3-07/..9:7.99.4507..3/907-9.

3.:5:3 80. .905:9:8.3 -.9.-./503:802:.39/.:3.-:2.590.0.80-0:2.0.3502-07.  / !0945.23.3:39:203/.-.7!0..3 909.3-0703.7.3.3 /-07.&&! .-..9./8079.-07.2/..3/80-:9//.19.3. 8:7.

:3.80-0:2 -07.!!4  ..3/70390 7 55 0997/.3'07543/33/4308.

 .

/.3/-:-:9.0 9.5023/..3..08.9/-.3/-:.8.3.3/.9..9.340 05..3.

05..08.

!!4  .980-0:2-07..3/-:.0:7.:3.3.

.940!!%..3/.39.: 1 9.89.3/..3/8079.3/8079.9...7.-0:2/-::.3.9.3 .1.7..5023/.3 .9..3.8..3.:  9..3/-:.8.. /03.3..3 /03..

1.397.503...9.7.

9.: 80.8:7.8./..3/-:..2:.1.3!!4 .7.97.3.980-0:2.

3 .07.90907.078&&! ./03...9/... .3/03..907:820307:8/.-0:2 /-::.' /.3:3..$:7..-.9502-:9.3-07.3..3.39079:8/03...7 9.399.039.3/8079.3-039:.38:7.3 .3/.9-:90502.37....-0:2/ -::.343.-.:502-0.3/8079..8.3/0.9.'09039:.9503:3:.:80-0:2/-07../-:.3/-:.33.9.3./2.33.3..3.3 -0703..9.3...3 .8:7.3907-9/.33.3 !03:.9 8:7.2.3 ..2.3/-:.3.3/..3.3/03.5..35073.39.2.3 /.:7.9.:  #8.3-0703.-.8.3!.940!0.3/8079.8.9!073.3947!0.3.8:/ /.8.8740!0.:2/.90.9.3/8079.9:-07:5.8740!0..3.3/..0..940.8.90.3 ..9.:  $:7.3. &&! /.3/0.3.3 ..3/.503.3 .90907..940!0. 08.-.3 09039:.39. 809025.9.3.80-.0.8..3-0703.5:3:.2-40 !020739.99.9-:90502.:  .3!./.3..3-0703.: 78.1.9.3.:  $:7.8.9..9 .3.5.8.:.3 .3/03.3.3/..3-.:  :9.3.9..:380.305.9.8.7.380-/.3.3 .2!..3/.. !.-.33.. .:  $:7.

9.34047.:7./8.3909:./.8..

45$!!%!9.8  494.3 ::2     ..:3-07.9  $:7.9.503/:/:809025.3/.202.-.3  494.8 .45$34.39..390.5.502443.8.38:7.3.9.8/..34.90907.9!073./../.-.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->