GERAK Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan.

Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat.

Bedasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3 1. Gerak lurus yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lurus 2. Gerak parabola yaitu gerak yang lintasannya berbentuk parabola 3. Gerak melingkar yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran

Gerak lurus adalah gerak suatu obyek yang lintasannya berupa garis lurus. Dapat pula jenis gerak ini disebut sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama.

Pengelompokkan
Gerak lurus dapat dikelompokkan menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan yang dibedakan dengan ada dan tidaknya percepatan.

Gerak lurus beraturan
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak lurus suatu obyek, dimana dalam gerak ini kecepatannya tetap atau tanpa percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.

dengan arti dan satuan dalam SI:
  

s = jarak tempuh (m) v = kecepatan (m/s) t = waktu (s)

Gerak lurus berubah beraturan

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda dalam lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Jadi, ciri utama GLBB adalah bahwa dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat/lambat...sehingga gerakan benda dari waktu ke waktu mengalami percepatan/perlambatan. Dalam artikel ini, kita tidak menggunakan istilah

perlambatan untuk gerak benda diperlambat. Kita tetap saja menamakannya percepatan, hanya saja nilainya negatif. Jadi perlambatan sama dengan percepatan negatif. Contoh sehari-hari GLBB adalah peristiwa jatuh bebas. Benda jatuh dari ketinggian tertentu di atas permukaan tanah. Semakin lama benda bergerak semakin cepat. Kini, perhatikanlah gambar di bawah yang menyatakan hubungan antara kecepatan (v) dan waktu (t) sebuah benda yang bergerak lurus berubah beraturan dipercepat.

vo = kecepatan awal (m/s) vt = kecepatan akhir (m/s) a = percepatan t = selang waktu (s)

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik. . Gerak Semu atau Relatif Gerak semu adalah gerak yang sifatnya seolah-olah bergerak atau tidak sebenarnya (ilusi). Contoh : - Benda-benda yang ada diluar mobil kita seolah bergerak padahal kendaraanlah yang bergerak. - Bumi berputar pada porosnya terhadap matahari, namun sekonyong-konyong kita melihat matahari bergerak dari timur ke barat. 2. Gerak Ganda Gerak ganda adalah gerak yang terjadi secara bersamaan terhadap benda-benda yang ada di sekitarnya. Contoh : Seorang bocah kecil yang kurus dan dekil melempar puntung rokok dari atas kereta rangkaia listrik saat berjalan di atap krl tersebut. Maka terjadi gerak puntung rokok terhadap tiga (3) benda di sekitarnya, yaitu : - Gerak terhadap kereta krl - Gerak terhadap bocah kecil yang kurus dan dekil - Gerak terhadap tanah / bumi

3. Gerak Lurus Gerak lurus adalah gerak pada suatu benda melalui lintasan garis lurus. Contohnya seperti gerak rotasi bumi, gerak jatuh buah apel, dan lain sebagainya. Gerak lurus dapat kita bagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu : a. Gerak lurus beraturan (GLB) Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap dan stabil. Misal : - Kereta melaju dengan kecepatan yang sama di jalur rel yang lurus - Mobil di jalan tol dengan kecepatan tetap stabil di dalam perjalanannya. b. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan kecepatan yang berubah-ubah dari waktu ke waktu. Misalnya : - Gerak jatuhnya tetesan air hujan dari atap ke lantai - Mobil yang bergerak di jalan lurus mulai dari berhenti

  

a = percepatan (m/s2) t = waktu (s) s = Jarak tempuh/perpindahan (m)

dengan arti dan satuan dalam SI:

v0 = kecepatan mula-mula (m/s)Pengertian Gerak Serta Macam & Jenis Gerak : Semu/Relatif, Ganda dan Lurus - Belajar Online Internet Gratis Ilmu Science Fisika

Tue, 08/08/2006 - 10:43am — godam64 A. Arti / Definsi / Pengertian Gerak Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati. B. Jenis / Macam-Macam Gerak 1. Gerak Semu atau Relatif Gerak semu adalah gerak yang sifatnya seolah-olah bergerak atau tidak sebenarnya (ilusi). Contoh : - Benda-benda yang ada diluar mobil kita seolah bergerak padahal kendaraanlah yang bergerak. - Bumi berputar pada porosnya terhadap matahari, namun sekonyong-konyong kita melihat matahari bergerak dari timur ke barat. 2. Gerak Ganda Gerak ganda adalah gerak yang terjadi secara bersamaan terhadap benda-benda yang ada di sekitarnya. Contoh : Seorang bocah kecil yang kurus dan dekil melempar puntung rokok dari atas kereta rangkaia listrik saat berjalan di atap krl tersebut. Maka terjadi gerak puntung rokok terhadap tiga (3) benda di sekitarnya, yaitu : - Gerak terhadap kereta krl - Gerak terhadap bocah kecil yang kurus dan dekil - Gerak terhadap tanah / bumi 3. Gerak Lurus Gerak lurus adalah gerak pada suatu benda melalui lintasan garis lurus. Contohnya seperti gerak rotasi bumi, gerak jatuh buah apel, dan lain sebagainya. Gerak lurus dapat kita bagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu : a. Gerak lurus beraturan (GLB) Gerak lurus

beraturan adalah gerak suatu benda yang lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap dan stabil. Misal : - Kereta melaju dengan kecepatan yang sama di jalur rel yang lurus - Mobil di jalan tol dengan kecepatan tetap stabil di dalam perjalanannya. b. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan kecepatan yang berubah-ubah dari waktu ke waktu. Misalnya : - Gerak jatuhnya tetesan air hujan dari atap ke lantai - Mobil yang bergerak di jalan lurus mulai dari berhenti

  

a = percepatan (m/s2) t = waktu (s) s = Jarak tempuh/perpindahan (m)

1. Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak gerak benda yang lintasannya lurus dan kecepatannya konstan (tetap). Contoh gerak GLB adalah mobil yang bergerak pada jalan lurus dan berkecepatan tetap. Persamaan yang digunakan pada GLB adalah sebagai berikut : s = v.t Keterangan : s adalah jarak atau perpindahan (m) v adalah kelajuan atau kecepatan (m/s) t adalah waktu yang dibutuhkan (s) Sebelum lebih lanjut membahas tentang gerak terlebih dahulu kita bahas tentang perbedaan perpindahan dan jarak tempuh. Perpindahan adalah besarnya jarak yang diukur dari titik awal menuju titik akhir sedangkan Jarak tempuh adalah Panjang lintasan yang ditempuh benda selama bergerak. Perhatikan gambar dibawah ini

Sebuah benda bergerak dari A menuju B kemudian dia kembali ke C. Pada peristiwa di atas Pepindahannya adalah AB – BC = 200 m – 90 m = 110 m. Sedangkan jarak yang ditempuh adalah AB + BC = 200 m + 90 m = 290 m. Apabila perpindahan dan jarak itu berbeda maka antara kecepatan dan kelajuan juga berbeda. Kecepatan didefinisikan sebagai besarnya perpindahan tiap satuan waktu dan Kelajuan didefinisikan sebagai besarnya jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Perumusan yang digunakan pada kecepatan dan kelajuan adalah sama. Karena dalam hal ini yang kita bahas adalah gerak lurus maka besarnya perpindahan dan jarak yang

GLBB dibagi menjadi 2 macam : a. contoh GLBB dipercepat adalah gerak buah jatuh dari pohonnya. Grafik hubungan antara v terhadap t pada GLBB dipercepat adalah Sedangkan Grafik hubungan antara s terhadap t pada GLBB dipercepat b. Berdasarkan pada alasan ini maka untuk sementara supaya mudah dalam membahas. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Adalah gerak lintasannya lurus dengan percepatan tetap dan kecepatan yang berubah secara teratur. kecepatan dan kelajuan dianggap sama. 2.ditempuh adalah sama. Contoh GLBB diperlambat adalah gerak benda dilempar keatas. Grafik hubungan antara v terhadap t pada GLBB diperlambat . GLBB dipercepat Adalah GLBB yang kecepatannya makin lama makin cepat. GLBB diperlambat Adalah GLBB yang kecepatannya makin lama makin kecil (lambat). v rata-rata = Jumlah jarak atau perpindahan / jumlah waktu Karena dalam kehidupan sehari-hari tidak memungkinkan adanya gerak lurus beraturan maka diambillah kecepatan rata-rata untuk menentukan kecepatan pada gerak lurus beraturan. Pada pembahasan GLB ada juga yang disebut dengan kecepatan rata-rata. Kecepatan rata-rata didefinisikan besarnya perpindahan yang ditempuh dibagi dengan jumlah waktu yang diperlukan selama benda bergerak. gerak benda dilempar ke atas. Contoh GLBB adalah gerak buah jatuh dari pohonnya.

Grafik hubungan antara s terhadap t pada GLBB diperlambat Persamaan yang digunakan dalam GLBB sebagai berikut : Untuk menentukan kecepatan akhir Untuk menentukan jarak yang ditempuh setelah t detik adalah sebagai berikut: Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan persamaan diatas adalah saat GLBB dipercepat tanda yang digunakan adalah + . Sumber : http://alljabbar. catatan penting disini adalah nilai percepatan (a) yang dimasukkan pada GLBB diperlambat bernilai positif karena dirumusnya sudah menggunakan tanda negatif. Untuk GLBB diperlambat tanda yang digunakan adalah .2008 10:21 AM By san In Kinematika ..wordpress.com Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)    Tuesday Aug 12.

mobil bergerak dengan kelajuan 2 m/s. Arah percepatan konstan = arah kecepatan konstan = arah gerakan benda konstan = arah gerakan benda tidak berubah = benda bergerak lurus. kadang kita menyebutnya sebagai perlambatan konstan. Setelah 2 detik mobil bergerak dengan kelajuan 4 m/s. Kita bisa mengatakan bahwa mobil mengalami percepatan konstan sebesar 2 m/s per sekon = 2 m/s2. Percepatan konstan berarti besar dan arah percepatan selalu konstan setiap saat. Demikian juga sebaliknya jika arah percepatan suatu benda selalu konstan tetapi besar percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan. Contoh 2 : Besar perlambatan konstan (kelajuan benda berkurang secara konstan) Misalnya mula-mula benda bergerak dengan kelajuan 10 km/jam. sedangkan kata perlambatan digunakan ketika arah kecepatan dan percepatan berlawanan. Setelah 3 detik mobil bergerak dengan kelajuan 6 m/s. Karena arah percepatan benda selalu konstan maka benda pasti bergerak pada lintasan lurus. Setelah 1 detik. Dan seterusnya… Tampak bahwa setiap detik kelajuan mobil bertambah 2 m/s. Contoh 1 : Besar percepatan konstan (kelajuan benda bertambah secara konstan) Misalnya mula-mula mobil diam. Percepatan merupakan besaran vektor (besaran yang mempunyai besar dan arah).Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika percepatannya selalu konstan. Untuk gerakan satu dimensi (gerakan pada lintasan lurus). kata percepatan digunakan ketika arah kecepatan = arah percepatan. Ketika kelajuan benda berkurang secara konstan. Setelah 1 detik. Walaupun besar percepatan suatu benda selalu konstan tetapi jika arah percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan. Setelah 4 detik mobil bergerak dengan kelajuan 8 m/s. benda bergerak dengan kelajuan 8 km/jam. Setelah 2 detik benda .Besar percepatan konstan bisa berarti kelajuan bertambah secara konstan atau kelajuan berkurang secara konstan.

di mana selisih antara percepatan awal dan akhir sama dengan nol. kalau percepatan benda tersebut tetap sejak awal benda tersebut bergerak. sekarang kita mulai menurunkan rumus-rumus alias persamaan-persamaan. Jadi cobalah untuk mencintai rumus. Dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit ditemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan. Jika sudah paham. Pahami perlahan-lahan ya…. Pada pembahasan mengenai percepatan. dengan demikian percepatan sesaatnya tetap. maka kita bisa mengatakan bahwa percepatan sesaat dan percepatan rata-ratanya sama. Demikian juga sebaliknya. he2…. Setelah 3 detik benda bergerak dengan kelajuan 4 km/jam. dalam gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Penurunan Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Rumus dalam fisika sangat membantu kita dalam menjelaskan konsep fisika secara singkat dan praktis. baik ketika hendak bergerak dari keadaan diam maupun ketika hendak berhenti. Setelah 5 detik benda berhenti. kita telah menurunkan persamaan alias rumus percepatan rata-rata. Kita bisa mengatakan bahwa benda mengalami perlambatan konstan sebesar 2 km/jam per sekon. percepatan benda selalu konstan setiap saat. walaupun demikian. Dalam fisika. telah disebutkan bahwa dalam GLBB. arah percepatan = arah percepatan ratarata. ketika dikatakan percepatan sesaat. Demikian juga. Setelah 4 detik benda bergerak dengan kelajuan 2 km/jam. Jadi besar percepatan = besar percepatan rata-rata. maka yang dimaksudkan adalah percepatan sesaat. yang tetap adalah kecepatan). karenanya percepatan benda sama dengan percepatan rata-ratanya. Hafal rumus akan membuat kita cepat lupa dan sulit menyelesaikan soal yang bervariasi…. Bisa ya ? ingat bahwa percepatan benda tersebut tetap setiap saat. Perhatikan bahwa ketika dikatakan percepatan. (kalau di GLB. Pahami saja konsepnya. bukan kecepatan).bergerak dengan kelajuan 6 km/jam. Sekarang kita coba menurunkan rumus-rumus dalam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). di mana . percepatan benda tetap atau konstan alias tidak berubah. yaitu jika percepatan tidak berubah terhadap waktu (ingat bahwa yang dimaksudkan di sini adalah percepatan tetap. Tampak bahwa setiap detik kelajuan benda berkurang 2 km/jam. Nah. Percepatan rata-rata sama dengan percepatan sesaat karena baik percepatan awal maupun percepatan akhirnya sama. banyak situasi praktis terjadi ketika percepatan konstan/tetap atau mendekati konstan. di mana perubahan kecepatannya terjadi secara teratur. maka anda akan mengetahui dan memahami cara penurunan rumus tersebut. Pada penjelasan di atas. anda tidak boleh menghafal rumus. maka yang dimaksudkan adalah percepatan. Nah.

Nah sekarang persamaan berubah menjadi : Satu masalah umum dalam GLBB adalah menentukan kecepatan sebuah benda pada waktu tertentu. pahami saja cara penurunannya dan rajin latihan soal biar semakin diingat…. Jika dibalik akan menjadi Ini adalah salah satu persamaan penting dalam GLBB. jika diketahui percepatannya (sekali lagi ingat bahwa percepatan tetap). Untuk itu. untuk menentukan kecepatan benda pada waktu tertentu apabila percepatannya diketahui. Karena pada saat t0 benda belum bergerak maka kita bisa mengatakan t0 (waktu awal) = 0. persamaan percepatan yang kita turunkan di atas dapat digunakan untuk menyatakan persamaan yang menghubungkan kecepatan pada waktu tertentu (vt). maka kecepatan rata-rata akan berada di tengah-tengah antara kecepatan awal dan kecepatan akhir : Persamaan ini berlaku untuk percepatan konstan dan tidak berlaku untuk gerak yang percepatannya tidak konstan. Selanjutnya. kecepatan awal (v0) dan percepatan (a). persamaan di atas kita tulis ulang menjadi : Karena pada GLBB kecepatan rata-rata bertambah secara beraturan. Jangan dihafal. mari kita kembangkan persamaan di atas (persamaan I GLBB) untuk mencari persamaan yang digunakan untuk menghitung posisi benda setelah waktu t ketika benda tersebut mengalami percepatan tetap. t adalah waktu akhir.t0 adalah waktu awal ketika benda hendak bergerak. kita telah menurunkan persamaan kecepataan rata-rata Untuk mencari nilai x. sekarang kita obok2 persamaan di atas…. Kita tulis kembali persamaan a : . Pada pembahasan mengenai kecepatan.

percepatan dan waktu. kecepatan. maka persamaan 2 dapat ditulis menjadi x = vot + ½ at2 Sekarang kita turunkan persamaan/rumus yang dapat digunakan apabila t (waktu) tidak diketahui. antara lain : Persamaan di atas tidak berlaku jika percepatan tidak konstan. jika percepatan (a) konstan. Jika benda mulai bergerak pada titik acuan = 0 (atau x0 = 0).Persamaan ini digunakan untuk menentukan posisi suatu benda yang bergerak dengan percepatan tetap. Kita tulis lagi persamaan a : Terdapat empat persamaan yang menghubungkan posisi. Contoh soal 1 : .

Kalau ada soal seperti itu. Ada satu hal yang tersembunyi. Bingung.5 sekon. He2…… Santai saja. percepatan dan waktu tempuh dan yang ditanyakan adalah kecepatan akhir. yaitu kecepatan awal (v0). Karena yang diketahui adalah kecepatan awal. tolooooooooooooooooong dong ding dong… pake rumus yang mana.0 s.Sebuah mobil sedang bergerak dengan kecepatan 20 m/s ke utara mengalami percepatan tetap 4 m/s2 selama 2. PAKE RUMUS GAWAT DARURAT. yang diketahui adalah kecepatan awal (v0) = 20 m/s. Berapa panjang lintasan yang dilalui pesawat selama itu ? Panduan Jawaban Yang diketahui adalah percepatan (a) = 2 m/s2 dan waktu tempuh 30. wah gawat. pesawat itu pasti diam. percepatan (a) = 4 m/s dan waktu tempuh (t) = 2.0 s sebelum tinggal landas.5 sekon. karena pesawat bergerak dari titik acuan nol. Berarti v0 = 0. S0 = 0. Karena semua telah diketahui maka kita langsung menghitung panjang lintasan yang ditempuh pesawat : s = 0 + (0)(30 s) + ½ (2 m/s2)(30 s)2 s = … LanjuTkaN! . yang diketahui Cuma dua…. maka kita menggunakan persamaan/rumus Contoh soal 2 : Sebuah pesawat terbang mulai bergerak dan dipercepat oleh mesinnya 2 m/s2 selama 30. Tulis dulu persamaannya (hal ini membantu kita untuk mengecek apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal tersebut) s = so + vot + ½ at2 Pada soal di atas. kamu harus pake logika juga. Sebelum bergerak. Tentukan kecepatan akhirnya Panduan jawaban : Pada soal. Yang ditanyakan pada soal itu adalah panjang lintasan yang dilalui pesawat.

lihat grafik a – t di bawah . jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman hingga berhenti = 17. vo dan a. sopir menginjak pedal rem sehingga mobil mendapat perlambatan (percepatan yang nilainya negatif) 8 m/s2. karena ada rintangan.67 m/s ). Oleh karena itu. karena yang diketahui adalah vt. Perhatikan bahwa yang ditanyakan adalah jarak yang masih ditempuh setelah pengereman dilakukan. dengan demikian kecepatan akhir mobil (vt) = 0. sedangkan yang ditanyakan adalah s (t tidak diketahui). berapa jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman dilakukan ? Panduan jawaban : Untuk menyelesaikan soal ini dibutuhkan ketelitian dan logika. karena kita menghitung jarak setelah pengereman. mobil tersebut berhenti. yang sejajar dengan sumbuh t.36 meter (yang ditanyakan adalah jarak(besaran skalar)) GRAFIK GLBB Grafik percepatan terhadap waktu Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak lurus dengan percepatan tetap. perlambatan (percepatan yang bernilai negatif) yang dialami mobil = -8 m/s2. Contoh soal 3 : Sebuah mobil bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan 60 km/jam. maka kita menggunakan persamaan Dengan demikian. grafik percepatan terhadap waktu (a-t) berbentuk garis lurus horisontal. Ini berarti setelah pengereman.s = 900 m. maka kecepatan awal (v0) mobil = 60 km/jam (dikonversi terlebih dahulu menjadi m/s. 60 km/jam = 16.

tetapi untuk t = 0. grafik dimulai dari v0. Grafik ini berlaku apabila kecepatan awal (v0) = 0. jika kecepatan awal (v0) tidak nol. grafik v-t tetap berbentuk garis lurus miring ke atas. Kedua. lihat gambar di bawah Nilai apa yang diwakili oleh garis miring pada grafik tersebut ? .Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Percepatan Positif Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t). dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. atau dengan kata lain benda bergerak dari keadaan diam.0). Pertama. seperti pada gambar di bawah ini. grafiknya berbentuk garis lurus miring ke atas melalui titik acuan O(0.

Kemiringan grafik (gradien) yaitu tangen sudut terhadap sumbu x positif sama dengan nilai m dalam persamaan y = n + m x. Persamaan matematis y = mx + n menghasilkan grafik y terhadap x ( y sumbu tegak dan x sumbu datar) seperti pada gambar di bawah. maka kita dapat mengatakan bahwa kemiringan grafik v-t sama dengan a. Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Perlambatan Contoh grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk perlambatan dapat anda lihat pada gambar di bawah ini. Jadi kemiringan pada grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) menyatakan nilai percepatan (a). kita sudah belajar mengenai grafik seperti ini.Pada pelajaran matematika SMP. jika kemiringan grafik y – x sama dengan m. Berdasarkan kemiripan ini. yakni x = xo + vot + ½ at2 . Persamaan y = n + mx mirip dengan persamaan kecepatan GLBB v = v0 + at. Grafik Kedudukan Terhadap Waktu (x-t) Persamaan kedudukan suatu benda pada GLBB telah kita turunkan pada awal pokok bahasan ini.

he.? Terimakasih. 1. di mana benda mengalami perlambatan.Kedudukan (x) merupakan fungsi kuadrat dalam t. Untuk nilai percepatan positif (a > 0).he.. Apabila percepatan bernilai negatif (a < 0). grafik x – t akan berbentuk parabola terbuka ke bawah.salam gbu Panduan jawaban : . sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini. grafik x – t berbentuk parabola.he. grafik x – t berbentuk parabola terbuka ke atas. dengan demikian.. Pertanyaan piter : Tolong kasih penjelan untuk soal ini yach.5 b.5 dan t 2. Berapa percepatannya ratanya..he. x(t ) = 4t3 + 8t² + 6t – 5 a. Berapa kecepatan sesaat pada t 2 b.. Berapa kecepatan rata-rata pada t0..

25) + 6(0.5 + 2 + 3 – 5 = 0.5)² + 6(2.5)² + 6(0.5) – 5 = 62.25) + 6(2.a) Kecepatan rata-rata pada t = 0.5 dan t2 = 2.5)3 + 8(0.5 + 50 + 15 – 5 = 122.125) + 8(0.5) – 5 = 4(0.5 dan t = 2.5) – 5 = 4(15.5 x1 = 4t3 + 8t² + 6t – 5 = 4(0.5)3 + 8(2.5 b) Kecepatan sesaat pada t = 2 v = 3(4t2) + 2(8t) + 6 v = 12t2 + 16t + 6 v = 12 (2)2 + 16(2) + 6 v = 48 + 32 + 6 v = 86 Kecepatan sesaat pada t = 2 adalah 86 c) Berapa percepatan rata-ratanya ? v1 = 12t12 + 16t1 + 6 v2 = 12t22 + 16t2 + 6 De piter.5 x2 = 4t3 + 8t² + 6t – 5 = 4(2.625) + 8(6.5) – 5 = 0.5 t1 = 0. t1 dan t2 berapa ? .

Young. Roger A. 2002. 2001. Jakarta : Penerbit Erlangga. Jakarta : Penebit Erlangga. Jakarta : Penerbit Erlangga. Referensi : Giancoli. GERAK MELINGKAR Gerak melingkar adalah gerak benda yang lintasannya berupa keliling lingkaran. & Freedman. Douglas C. Fisika Jilid I (Terjemahan). yaitu: .A. Halliday dan Resnick. baik lingkaran penuh maupun tidak penuh. Jakarta : Penerbit Erlangga. 1998. P.Masukan saja nilai t1 dan t2 ke dalam persamaan v1 dan v2. Fisika Jilid I (Terjemahan). 1991. Hugh D. Tipler. Ada 2 jenis gerak melingkar. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Setelah itu cari arata-rata. Fisika Universitas (Terjemahan).

Suatu gerak melingkar beraturan dapat dikatakan sebagai suatu gerak dipercepat beraturan.1. Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB) adalah gerak melingkar yang memiliki 2 percepatan. besaran-besaran gerak melingkar pun memiliki hubungan satu sama lain melalui proses integrasi dan diferensiasi. Gerak Melingkar Beraturan (GMB) adalah gerak benda yang lintasannya berupa keliling lingkaran. yang selalu mengubah arah gerak benda agar menempuh lintasan berbentuk lingkaran Besaran gerak melingkar Besaran-besaran yang mendeskripsikan suatu gerak melingkar adalah . Besaran gerak lurus dan melingkar Gerak lurus Besaran poisisi kecepatan percepatan Satuan (SI) m m/s m/s2 Gerak melingkar Besaran sudut kecepatan sudut percepatan sudut perioda radius Satuan (SI) rad rad/s rad/s2 s m [sunting] Turunan dan integral Seperti halnya kembarannya dalam gerak linier. dan . Agar suatu benda dapat bergerak melingkar ia membutuhkan adanya gaya yang selalu membelokkan-nya menuju pusat lintasan lingkaran. kecepatan dan percepatan atau dilambangkan berturutturut dengan . Gerak Melingkar adalah gerak suatu benda yang membentuk lintasan berupa lingkaran mengelilingi suatu titik tetap. baik lingkaran penuh maupun tidak penuh dengan laju yang konstan sedangkan kecepatan tidak konstan karena arahnya selalu berubah-ubah. yaitu percepatan sentripental dan percepatan tangensial. kecepatan sudut dan percepatan sudut. mengingat perlu adanya suatu percepatan yang besarnya tetap dengan arah yang berubah. Gaya ini dinamakan gaya sentripetal. Besaran-besaran ini bila dianalogikan dengan gerak linier setara dengan posisi. dan atau bertururturut berarti sudut. 2. .

Selain itu terdapat pula percepatan radial yang besarnya tetap dengan arah yang berubah.[sunting] Hubungan antar besaran sudut dan tangensial Antara besaran gerak linier dan melingkar terdapat suatu hubungan melalui komponen tangensial. yang berarti arahnya sama dengan arah kecepatan tangensial . Besar Kecepatan sudut diperolah dengan membagi kecepatan tangensial dengan jarijari lintasan Arah kecepatan linier dalam GMB selalu menyinggung lintasan. dan gerak melingkar berubah beraturan. di mana arahnya selalu menunjuk ke pusat lingkaran. gerak melingkar beraturan. yaitu untuk suatu selang waktu kecil atau sudut yang sempit. [sunting] Gerak melingkar beraturan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) adalah gerak melingkar dengan besar kecepatan sudut tetap. [sunting] Jenis gerak melingkar Gerak melingkar dapat dibedakan menjadi dua jenis. Percepatan ini disebut sebagai percepatan sentripetal. Tetapnya nilai kecepatan akibat konsekuensi dar tetapnya nilai . . yaitu khusus untuk Perhatikan bahwa di sini digunakan yang didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh atau tali busur yang telah dilewati dalam suatu selang waktu dan bukan hanya posisi pada suatu saat. atas keseragaman kecepatan sudutnya yaitu:   .

adalah sudut mula-mula dan [sunting] Gerak melingkar berubah beraturan Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB) adalah gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap. Kinematika GMBB adalah dengan adalah percepatan sudut yang bernilai tetap dan adalah kecepatan sudut mula-mula. Dalam gerak ini terdapat percepatan tangensial (yang dalam hal ini sama dengan percepatan linier) yang menyinggung lintasan lingkaran (berhimpit dengan arah kecepatan tangensial ).Bila adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu putaran penuh dalam lintasan lingkaran . [sunting] Persamaan parametrik Gerak melingkar dapat pula dinyatakan dalam persamaan parametrik dengan terlebih dahulu mendefinisikan:  titik awal gerakan dilakukan . adalah kecepatan sudut (yang tetap nilainya). maka dapat pula dituliskan Kinematika gerak melingkar beraturan adalah dengan adalah sudut yang dilalui pada suatu saat .

yaitu dengan dua konstanta dan yang masih harus ditentukan nilainya.  kecepatan sudut putaran pusat lingkaran (yang berarti suatu GMB) untuk kemudian dibuat persamaannya [2]. Dengan persyaratan . Dengan batasan ini hubungan antara besaran linier (tangensial) dan angular dapat dengan mudah diturunkan. yang berarti tidak ada komponen vektor dalam arah radial. persamaan dapat segera dituliskan. telah dibatasi bahwa besaran linier yang digunakan hanyalah besaran tangensial atau hanya komponen vektor pada arah angular. [sunting] Kecepatan tangensial dan kecepatan sudut Kecepatan linier total dapat diperoleh melalui . [sunting] Hubungan antar besaran linier dan angular Dengan menggunakan persamaan parametrik. yaitu diketahuinya nilai Perlu diketahui bahwa sebenarnya karena merupakan sudut awal gerak melingkar. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghitung jari-jari lintasan melalui: yang diperoleh Setelah diperoleh nilai jari-jari lintasan. maka dapat ditentukan nilai dan : sebelumnya.

maka dengan .dan karena batasan implementasi persamaan parametrik pada gerak melingkar. maka dengan diperoleh sehingga [sunting] Percepatan tangensial dan kecepatan sudut Dengan cara yang sama dengan sebelumnya. percepatan linier total dapat diperoleh melalui dan karena batasan implementasi persamaan parametrik pada gerak melingkar.

Seperti telah disebutkan di atas mengenai hubungan antara . . atau bukan lagi GMB dengan terdapatnya kecepatan sudut yang berubah beraturan (atau adanya percepatan sudut). dapat dituliskan dalam bentuk yang lebih umum.diperoleh sehingga [sunting] Kecepatan sudut tidak tetap Persamaan parametric dapat pula digunakan apabila gerak melingkar merupakan GMBB. Langkah-langkah yang sama dapat dilakukan. maka dalam kasus GMBB hubungan-hubungan tersebut mutlak diperlukan. akan tetapi perlu diingat bahwa dengan percepatan sudut dan kecepatan sudut mula-mula. Penurunan GMBB ini akan menjadi sedikit lebih rumit dibandingkan pada kasus GMB di atas. dan melalui proses integrasi dan diferensiasi. yaitu: di mana adalah sudut yang dilampaui dalam suatu kurun waktu. Persamaan parametrik di atas.

[sunting] Kecepatan sudut Dengan menggunakan aturan rantai dalam melakukan diferensiasi posisi dari persamaan parametrik terhadap waktu diperoleh dengan Dapat dibuktikan bahwa sama dengan kasus pada GMB. [sunting] Percepatan total Diferensiasi lebih lanjut terhadap waktu pada kecepatan linier memberikan yang dapat disederhanakan menjadi Selanjutnya .

Konsep kecepatan yang berubah kadang hanya dipahami dalam perubahan besarnya. bandingkan dengan GLBB yang arahnya tetap akan tetapi besarnya kecepatan yang berubah beraturan.2008 12:28 PM By san In Kinematika . Gerak berubah beraturan Kecepatan Besar Arah GLBB berubah tetap GMB tetap berubah Besaran gerak melingkar    Tuesday Sep 2. dan yang merupakan percepatan sentripetal. [sunting] Gerak berubah beraturan Gerak melingkar dapat dipandang sebagai gerak berubah beraturan. Bedakan dengan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).yang umumnya dituliskan [3] dengan yang merupakan percepatan sudut. Suku sentripetal ini muncul karena benda harus dibelokkan atau kecepatannya harus diubah sehingga bergerak mengikuti lintasan lingkaran. akan tetapi arahnya yang berubah dengan beraturan. dalam gerak melingkar beraturan (GMB) besarnya kecepatan adalah tetap.

Bagaimana caranya kita mengukur perpindahan sudut ? Ada tiga cara menghitung sudut. Permainan gasing merupakan contoh lainnya. satu putaran = 360o. yaitu perpindahan sudut. termasuk gerakan mobil/sepeda motor pada tikungan jalan. gerakan planet kesayangan kita (bumi). Pada gerak lurus kita juga mengenal Gerak Lurus Beraturan dan Gerak Lurus Berubah Beraturan. Selengkapnya akan kita bahas satu persatu. Cara ketiga . bagian lain roda lain selalu berpindah terhadap pusat roda sebagai kerangka acuan. walaupun sering luput dari perhatian kita. pesawat atau kendaraan beroda lainnya. Sekarang mari kita berkenalan (kaya manusia aja ya) dengan besaran-besaran dalam gerak melingkar dan melihat hubungannya dengan besaran fisis gerak lurus. Dengan demikian. demikian juga pesawat terbang tidak akan lepas landas jika terdapat kerusakan fungsi roda. mobil. Putaran roda merupakan salah satu contoh gerak melingkar yang selalu kita temui dalam kehidupan sehari-hari. kecepatan (linear) dan Percepatan (linear). planet-planet lainnya. Perpindahan pada gerak melingkar disebut perpindahan sudut. Gerak melingkar juga memiliki tiga komponen tersebut. Besaran-Besaran Fisis dalam Gerak Melingkar (Perpindahan Sudut. Apa yang terjadi seandainya kendaraan tersebut tidak mempunyai roda ? yang pasti kendaraan tersebut tidak akan bergerak. bintang dan benda angkasa yang lain. Satu lingkaran penuh sama dengan satu putaran. Cara pertama adalah menghitung sudut dalam derajat (o). Sepeda motor atau mobil dapat berpindah tempat dengan mudah karena rodanya berputar.Pengantar Setiap hari kita selalu melihat sepeda motor. Sebelum membahas lebih jauh mengenai gerak melingkar. satelit. Cara kedua adalah mengukur sudut dalam putaran. kecepatan sudut dan percepatan sudut. Satu lingkaran penuh sama dengan 360o. Kecepatan sudut dan Percepatan Sudut) Dalam gerak lurus kita mengenal tiga besaran utama yaitu perpindahan (linear). terlebih dahulu kita pelajari besaran-besaran fisis dalam gerak melingkar. tampak bahwa selain poros alias pusat roda. Anda dapat menyebutnya satu persatu. Ketika roda berputar. Setiap benda yang bergerak membentuk suatu lingkaran dikatakan melakukan gerakan melingkar. Perpindahan Sudut Mari kita tinjau sebuah contoh gerak melingkar. Sangat banyak gerakan benda yang berbentuk melingkar yang dapat kita amati dalam kehidupan sehari-hari. misalnya gerak roda kendaraan yang berputar. Dalam gerak melingkar juga terdapat Gerak Melingkar Beraturan (GMB) dan Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB).

. putaran dan radian adalah besaran yang tidak memiliki dimensi. Kecepatan Sudut Dalam gerak lurus. ketiganya tidak mengubah satuan yang lain. sehingga dari persamaan di atas. Bagaimana mengukur sudut dengan radian ? Mari kita amati gambar di bawah ini. kecepatan gerak benda umumnya dinyatakan dengan satuan km/jam atau m/s.adalah dengan radian. misalnya bagian depan mobil mempunyai kecepatan yang sama dengan bagian belakang mobil yang bergerak lurus. Radian adalah satuan Sistem Internasional (SI) untuk perpindahan sudut. sehingga satuan ini akan sering kita gunakan dalam perhitungan. Perhatikan bahwa satu putaran sama dengan keliling lingkaran. Telah kita ketahui bahwa tiap bagian yang berbeda pada benda yang melakukan gerak lurus memiliki kecepatan yang sama. Jadi. Nilai radian dalam sudut adalah perbandingan antara jarak linear x dengan jari-jari roda r. diperoleh : Derajat. Jadi. jika ketiga satuan ini terlibat dalam suatu perhitungan.

Pada gerak melingkar. yakni kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat. bila kita menyatakan roda bergerak melingkar dengan kelajuan 10 m/s maka hal tersebut tidak bermakna. kelajuan rotasi benda dinyatakan dengan putaran per menit (biasa disingkat rpm – revolution per minute). pada gerak melingkar. jika ditulis kecepatan sudut maka yang dimaksud adalah kecepatan sudut sesaat. Jika kecepatan pada gerak lurus disebut kecepatan linear (benda bergerak pada lintasan lurus). Dalam gerak melingkar. Secara matematis kita tulis : Sesuai dengan kesepakatan ilmiah. Jika pada Gerak Lurus arah kecepatan sama dengan arah perpindahan. Oleh karena itu. juga menyatakan arahnya (ingat perbedaan kelajuan dan kecepatan. kita dapat menyatakan kecepatan sudut. maka pada Gerak Melingkar. tetapi kita bisa mengatakan tepi roda bergerak dengan kelajuan 10 m/s. dengan demikian notasi vektor omega dapat ditulis dengan huruf miring dan cukup dengan memberi tanda positif atau negatif. Nah. mengenai hal ini sudah Gurumuda terangkan pada Pokok bahasan Kinematika). maka kecepatan pada gerak melingkar disebut kecepatan sudut. misalnya kita menggunakan arah putaran jarum jam sebagai patokan. kita juga dapat menyatakan arah putaran. Kita dapat mengetahui kecepatan rata-rata pada Gerak Lurus dengan membandingkan besarnya perpindahan yang ditempuh oleh benda dan waktu yang dibutuhkan benda untuk bergerak . sedangkan bagian yang jauh dari poros alias pusat roda bergerak dengan kecepatan linear yang lebih besar. Vektor kecepatan sudut hanya memiliki dua arah (searah dengan putaran jarum jam atau berlawanan arah dengan putaran jarum jam). . Misalnya gerak roda yang berputar.Dalam gerak melingkar. Secara matematis kita tulis : Bagaimana dengan kecepatan sudut sesaat ? Kecepatan sudut sesaat kita diperoleh dengan membandingkan perpindahan sudut dengan selang waktu yang sangat singkat. karena benda bergerak melalui sudut tertentu. Kelajuan yang dinyatakan dengan satuan rpm adalah kelajuan sudut. bagian yang berbeda memiliki kecepatan yang berbeda. Oleh karena itu. arah kecepatan sudut sama dengan arah perpindahan sudut. Kecepatan sudut termasuk besaran vektor. Terdapat dua jenis kecepatan pada Gerak Lurus. Bagian roda yang dekat dengan poros bergerak dengan kecepatan linear yang lebih kecil. kita dapat menghitung kecepatan sudut rata-rata dengan membandingkan perpindahan sudut dengan selang waktu yang dibutuhkan ketika benda berputar. di mana selain menyatakan kelajuan sudut.

kecepatan linear dikenal juga sebagai kecepatan tangensial dan percepatan linear disebut juga sebagai percepatan tangensial. Secara matematis ditulis : Percepatan sudut sesaat diperoleh dengan membandingkan perubahan sudut dengan selang waktu yang sangat singkat. Misalnya gerakan roda yang berputar atau bumi yang berotasi. kecepatan linear dan percepatan linear) ? Dalam gerak melingkar. kita memiliki kecepatan . Karenanya. Kecepatan Sudut dan Percepatan Sudut. Ketika kita berputar terhadap pusat bumi. Hubungan antara Perpindahan Linear dengan Perpindahan sudut Pada gerak melingkar. kita yang berada di permukaan bumi juga ikut melakukan gerakan melingkar. di mana gerakan kita berpusat pada pusat bumi. Secara matematis ditulis : Satuan percepatan sudut dalam Sistem Internasional (SI) adalah rad/s2 atau rad-2 HUBUNGAN ANTARA BESARAN GERAK LURUS DAN GERAK MELINGKAR Pada pembahasan sebelumnya. kita telah mempelajari tentang besaran fisis Gerak Melingkar. meliputi Perpindahan Sudut. Percepatan sudut rata-rata diperoleh dengan membandingkan perubahan kecepatan sudut dan selang waktu. arah kecepatan linear dan percepatan linear selalu menyinggung lingkaran. Ketika bumi berotasi.Percepatan Sudut Dalam gerak melingkar. Apakah besaran Gerak Melingkar tersebut memiliki hubungan dengan besaran fisis gerak lurus (perpindahan linear. apabila sebuah benda berputar terhadap pusat/porosnya maka setiap bagian benda tersebut bergerak dalam suatu lingkaran yang berpusat pada poros tersebut. dalam gerak melingkar. terdapat percepatan sudut apabila ada perubahan kecepatan sudut. Percepatan sudut terdiri dari percepatan sudut sesaat dan percepatan sudut rata-rata.

yang arahnya selalu menyinggung lintasan rotasi bumi. dinyatakan sebagai berikut : Di mana r merupakan jarak titik A ke pusat lingkaran/jari-jari lingkaran. Pemahaman konsep ini akan membantu kita dalam melihat hubungan antara perpindahan linear dengan perpindahan sudut. Ketika benda berputar terhadap poros O. Hubungan antara perpindahan linear titik A yang menempuh lintasan lingkaran sejauh x dan perpindahan sudut teta (dalam satuan radian). Hubungan antara Kecepatan Tangensial dengan Kecepatan sudut .linear. Bagaimana hubungan antara perpindahan linear dengan perpindahan sudut ? Perhatikanlah gambar di bawah ini. titik A memiliki kecepatan linear (v) yang arahnya selalu menyinggung lintasan lingkaran.

maka semakin besar kecepatan linearnya dan semakin kecil kecepatan sudutnya.Besarnya kecepatan linear (v) benda yang menempuh lintasan lingkaran sejauh delta x dalam suatu waktu dapat dinyatakan dengan persamaan : Sekarang kita subtitusikan delta x pada persamaan 2 ke dalam persamaan 1 Dari persamaan di atas tampak bahwa semakin besar nilai r (semakin jauh suatu titik dari pusat lingkaran). Hubungan antara Percepatan Tangensial dengan Percepatan Sudut Besarnya percepatan tangensial untuk perubahan kecepatan linear selama selang waktu tertentu dapat kita nyatakan dengan persamaan .

kecepatan sudut dan percepatan sudut yang sama. tampak bahwa semakin jauh suatu titik dari pusat lingkaran maka semakin besar percepatan tangensialnya dan semakin kecil percepatan sudut. semua titik pada benda yang melakukan gerak melingkar memiliki perpindahan sudut. r = jarak ke pusat lingkaran (jari-jari lingkaran) dan alfa= percepatan sudut.at = percepatan tangensial. tetapi besar . Berdasarkan persamaan ini. Semua persamaan yang telah diturunkan di atas kita tulis kembali pada tabel di bawah ini. Catatan : Pada gerak melingkar.

Setelah memperoleh data yang dibutuhkan. kita dapat menghitung jarak tempuh titik yang terletak di tepi CD . bergantung pada besarnya jari-jari (r) Latihan Soal 1 : Sebuah roda melakukan 900 putaran dalam waktu 30 detik. Berapakah jarak yang ditempuh oleh sebuah titik yang terletak pada tepi CD tersebut ? Panduan Jawaban Terlebih dahulu kita ubah satuan derajat ke dalam radian (rad).perpindahan linear. kecepatan tangensial dan percepatan tangensial berbeda-beda. Berapakah kecepatan sudut rataratanya dalam satuan rad/s ? Panduan Jawaban : Latihan Soal 2 : Sebuah CD yang memiliki jari-jari 5 cm berputar melalui sudut 90o.

Sebuah titik berada pada jarak 10 cm dari pusat roda. Fisika Jilid I (Terjemahan). . Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Berapakah kecepatan tangensial dan percepatan tangensial sebuah titik yang berjarak 5 cm dan 15 cm dari pusat roda sepeda motor tersebut ? Panduan Jawaban : Kecepatan sudut (omega) = 5 rad/s dan percepatan sudut (alfa) = 2 rad/s2 Referensi : Giancoli. Jakarta : Penerbit Erlangga. Douglas C. Latihan Soal 3 : Sebuah roda sepeda motor berputar terhadap porosnya ketika sepeda motor tersebut bergerak. P. 1991. Jakarta : Penebit Erlangga. Halliday dan Resnick.A. 1998. sedangkan lambang R digunakan untuk jari-jari benda yang memiliki bentuk bundar alias lingkaran. Tipler. dan berputar dengan kecepatan sudut 5 rad/s dan memiliki percepatan sudut sebesar 2 rad/s2.Catatan : lambang r digunakan untuk jari-jari lintasan yang berbentuk lingkaran. 2001. Jakarta : Penerbit Erlangga. Fisika Jilid I (Terjemahan).

Kendaraan yang bergerak pada jalan tol juga kadang mempunyai kecepatan yang tetap. Tetapi ini hanya berlangsung sementara alias beberapa menit saja. Walaupun terdapat tikungan pada jalan tol. belum jalannya padat dengan kendaraan atau mungkin jalannya berlubang dan banyak tikungan Walaupun agak sulit ditemukan. laju mobilmu pasti selalu berubah-ubah. Kereta api melakukan GLB ketika bergerak di atas lintasan rel yang lurus tersebut dengan laju tetap. lintasan jalan tol lurus. Pada jarak tertentu. Hugh D. gerakan kereta api atau kereta listrik di atas rel. Fisika Universitas (Terjemahan). 2002. Ketika ada kendaraan di depanmu. walaupun jaraknya hanya beberapa kilometer. Misalnya ketika dirimu mengendarai sepeda motor atau mobil. Lintasan rel kereta kadang lurus. kendaraan yang melewati jalan tol. Contoh pertama. Roger A. Jakarta : Penerbit Erlangga. karena biasanya kecepatan gerak benda selalu berubah-ubah. & Freedman.Young. kendaraan beroda bisa melakukan GLB pada jalan tol. . biar ga ciuman. aplikasi dari GLB dan GLBB dalam kehidupan sehari-hari DAN aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari   aplikasi dari GLB dan GLBB dalam kehidupan sehari-hari aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari Aplikasi dari GLB Aplikasi dari Gerak Lurus Beraturan (GLB) dalam kehidupan sehari-hari agak sulit ditemukan. tapi terdapat aplikasi GLB dalam kehidupan sehari-hari. pasti kecepatan kendaraanmu dikurangi. Contoh kedua.

Dipikirkan sendiri ya sisanya… gampang kok. Aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari : Gerak vertikal terdiri dari dua jenis. Dirimu bisa memikirkan contoh GLBB yang lain. Contohnya buah mangga yang lezat atau buah kelapa yang jatuh dari pohonnya. Ketika hendak tiba di pelabuhan tujuan. yang bekerja hanya percepatan gravitasi dan besar percepatan gravitasi bernilai tetap. Pada kasus kendaraan beroda misalnya. pesawat terbang biasanya bergerak pada lintasan lurus dengan dengan laju tetap. Silahkan dipikirkan sendiri lainnya. GLBB merupakan gerak lurus berubah beraturan. Ketika mulai bergerak dari keadaan diam. hanya bedanya pada GJB tidak terdapat kecepatan awal. Dirimu pernah menumpang kapal laut-kah ? ketika melewati laut lepas. Walaupun demikian. dalam kehidupan sehari-hari kayanya sulit banget menemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan. Kendaraan melakukan GLB setelah menempuh jarak tertentu. Kalau lintasan miring. gerakan benda tersebut termasuk gerak parabola. Hanya empat contoh yang dapat gurumuda berikan. Contoh GLBB dalam kehidupan sehari-hari pada gerak horisontal alias mendatar nyaris tidak ada. . Tidak ada contoh dalam kehidupan sehari-hari di mana benda melakukan GLB ketika mulai bergerak hingga berhenti. kereta api atau kereta listrik. Benda yang jatuh bebas juga bergerak pada lintasan lurus (vertikal). Paham ya perbedaannya… pada dasarnya gerak jatuh bebas dan gerak vertikal ke bawah sama. Contoh keempat : gerakan pesawat terbang. kapal laut dan pesawat terbang tidak melakukan GLB sepanjang lintasan gerakannya. besar percepatannya tidak tetap alias selalu berubah-ubah. biasanya kapal baru merubah haluan dan mengurangi lajunya. pesawat juga mengubah arah geraknya ketika hendak tiba di bandara tujuan. Nah. ketika mulai bergerak dari keadaan diam. Pesawat terbang juga biasa melakukan GLB. Contoh GLBB yang selalu kita jumpai dalam kehidupan hanya gerak jatuh bebas.Contoh ketiga : kapal laut yang menyeberangi lautan atau samudera. Benda melakukan gerak vertikal ke atas atau ke bawah jika lintasan gerak benda lurus. Berubah beraturan maksudnya kecepatan gerak benda bertambah secara teratur atau berkurang secara teratur. kapal laut biasanya bergerak pada lintasan yang lurus dengan kecepatan tetap. ini termasuk gerak vertikal. Benda yang dilempar atau dijatuhkan termasuk gerak vertikal. pengendara biasanya menekan pedal gas (mobil dkk) atau menarik pedal gas (motor dkk). Ingat bahwa pada contoh yang disebutkan di atas. Aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari apa ya ? ketika dirimu melempar sesuatu tegak lurus ke bawah (permukaan tanah). Pedal gas tersebut biasanya tidak ditekan atau ditarik dengan teratur sehingga walaupun kendaraan kelihatannya mulai bergerak dengan percepatan tertentu. Perubahan kecepatan tersebut dinamakan percepatan. Pada gerak jatuh bebas. yakni gerak vertikal ke atas dan gerak vertikal ke bawah. Aplikasi GLBB dalam kehidupan sehari-hari. Benda yang dilempar atau dijatuhkan dari ketinggian tertentu tidak termasuk GJB karena memiliki kecepatan awal. baik kendaraan beroda. Setelah lepas landas. kendaraan tersebut tidak melakukan GLB karena terdapat percepatan yang membuat kendaraan tersebut mulai bergerak. Jika dirimu pernah jatuh dari atap rumah berarti dirimu juga pernah melakukan GLBB (piss… ) ingat bahwa benda melakukan gerak jatuh bebas jika kecepatan awalnya nol. Gurumuda sering menggunakan kapal laut ketika liburan (mudik) jadi agak ngerti soal gerakan kapal laut.

Hukum ini telah dituliskan dengan pembahasaan yang berbeda-beda selama hampir 3 abad. dari edisi asli journal Principia Mathematica tahun 1687. benda tersebut bergerak pada lintasan lurus (lintasan vertikal. Hukum ini menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya. Hukum gerak Newton adalah tiga hukum fisika yang menjadi dasar mekanika klasik. bukan mendatar alias horisontal) dan memiliki kecepatan awal. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Hukum newton) Hukum Newton pertama dan kedua. dalam bahasa Latin. maka . Hukum Pertama: setiap benda akan memiliki kecepatan yang konstan kecuali ada gaya yang resultannya tidak nol bekerja pada benda tersebut.[1] dan dapat dirangkum sebagai berikut: 1. Hukum gerak Newton Dari Wikipedia bahasa Indonesia.Syaratnya.[2][3][4] Berarti jika resultan gaya nol.

Daftar isi [sembunyikan]           1 Tinjauan 2 Hukum pertama Newton 3 Hukum kedua Newton o 3.1 Impuls o 3. Hukum Ketiga: gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama.[6] Contohnya dalam jilid tiga dari naskah tersebut. dan besarnya berbanding lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M. Artinya jika ada benda A yang memberi gaya sebesar F pada benda B. pertama kali diterbitkan pada 5 Juli 1687. Ketiga hukum gerak ini pertama dirangkum oleh Isaac Newton dalam karyanya Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica. Hukum Kedua: sebuah benda dengan massa M mengalami gaya resultan sebesar F akan mengalami percepatan a yang arahnya sama dengan arah gaya. 2. Hukum ini juga terkenal sebagai hukum aksi-reaksi. panjang benda tidak dihiraukan. dan segaris. ia dapat menjelaskan hukum pergerakan planet milik Kepler. Perubahan bentuk (deformasi) dan rotasi dari suatu obyek juga tidak diperhitungkan dalam analisisnya. 3. maka benda B akan memberi gaya sebesar –F kepada benda A. F dan –F memiliki besar yang sama namun arahnya berbeda. Newton menunjukkan bahwa dengan menggabungkan antara hukum gerak dengan hukum gravitasi umum. dengan arah terbalik.[5] Newton menggunakan karyanya untuk menjelaskan dan meniliti gerak dari bermacam-macam benda fisik maupun sistem. karena obyek yang dihitung dapat dianggap kecil. relatif terhadap jarak yang ditempuh.2 Sistem dengan massa berubah o 3. Maka sebuah planet dapat .[7] dalam evaluasi pergerakan misalnya. Bisa juga diartikan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan turunan dari momentum linear benda tersebut terhadap waktu.pusat massa dari suatu benda tetap diam. atau bergerak dengan kecepatan konstan (tidak mengalami percepatan). atau F=Ma. dengan F disebut sebagai aksi dan –F adalah reaksinya.3 Sejarah 4 Hukum ketiga Newton 5 Pentingnya hukum Newton dan jangkauan validitasnya 6 Hubungan dengan hukum kekekalan 7 Lihat juga 8 Referensi dan catatan kaki 9 Bacaan lanjut 10 Pranala luar [sunting] Tinjauan Hukum Newton diterapkan pada benda yang dianggap sebagai partikel.

(MIT Course 8. yang dalam perkembangannya juga dapat digunakan untuk benda tidak padat. Jika setiap benda dapat direpresentasikan sebagai sekumpulan partikel-partikel yang berbeda. maka kecepatan benda tersebut konstan. maka hukum-hukum Euler dapat diturunkan dari hukum-hukum Newton. nisi quatenus a viribus impressis cogitur statum illum mutare.[11] Hukum ini menyatakan bahwa jika resultan gaya (jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada benda) bernilai nol. hukum gerak Newton tidaklah cukup untuk menghitung gerakan dari obyek yang bisa berubah bentuk (benda tidak padat).[8] Ketika kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Hukum I: Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan. kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya. Dalam bentuk aslinya.01)[10] Lex I: Corpus omne perseverare in statu suo quiescendi vel movendi uniformiter in directum. efek dari relativitas khusus harus diperhitungkan. Dirumuskan secara matematis menjadi: Artinya : .dianggap sebagai suatu titik atau partikel untuk dianalisa gerakan orbitnya mengelilingi sebuah bintang. dan tiap-tiap partikel mengikuti hukum gerak Newton. Hukum Euler dapat dianggap sebagai aksioma dalam menjelaskan gerakan dari benda yang memiliki dimensi. [9] [sunting] Hukum pertama Newton Walter Lewin menjelaskan hukum pertama Newton. Leonard Euler pada tahun 1750 memperkenalkan generalisasi hukum gerak Newton untuk benda padat yang disebut hukum gerak Euler.

Tetapi Galileo menyadari bahwa gaya diperlukan untuk mengubah kecepatan benda tersebut (percepatan). dan untuk satu benda bergerak pada garis lurus dengan kecepatan konstan diperlukan sesuatu dari luar benda tersebut yang terus mendorongnya.  Sebuah benda yang sedang diam akan tetap diam kecuali ada resultan gaya yang tidak nol bekerja padanya. [sunting] Hukum kedua Newton Walter Lewin menjelaskan hukum dua Newton dengan menggunakan gravitasi sebagai contohnya. Ia mengira bahwa sebuah benda sedang berada pada kondisi alamiahnya jika tidak bergerak. Dalam bukunya Newton memberikan penghargaan pada Galileo untuk hukum ini. maka benda berada pada kecepatan konstan.(MIT OCW) [12] Hukum kedua menyatakan bahwa total gaya pada sebuah partikel sama dengan banyaknya perubahan momentum linier p terhadap waktu : . Sebuah benda yang sedang bergerak. Bintang-bintang akan tetap berada di surga. tapi untuk mempertahankan kecepatan tidak diperlukan gaya. Aristoteles berpendapat bahwa setiap benda memilik tempat asal di alam semesta: benda berat seperti batu akan berada di atas tanah dan benda ringan seperti asap berada di langit. Sama dengan hukum pertama Newton : Tanpa gaya berarti tidak ada percepatan. Hukum pertama newton adalah penjelasan kembali dari hukum inersia yang sudah pernah dideskripsikan oleh Galileo. tidak akan berubah kecepatannya kecuali ada resultan gaya yang tidak nol bekerja padanya. kalau tidak benda tersebut akan berhenti bergerak.

Maka total gaya yang bekerja pada suatu benda menghasilkan percepatan yang berbanding lurus. Dengan F adalah total gaya yang bekerja. dan dirumuskan sebagai[16][17] Impuls adalah suatu konsep yang digunakan untuk menganalisis tumbukan.[14] Alasannya. Massa yang bertambah atau berkurang dari suatu sistem akan mengakibatkan perubahan dalam momentum. Hukum kedua ini perlu perubahan jika relativitas khusus diperhitungkan. Sesuai dengan hukum pertama. turunan momentum terhadap waktu tidak nol ketika terjadi perubahan arah. Perubahan momentum ini bukanlah akibat dari gaya. Setiap perubahan gaya berbanding lurus dengan perubahan momentum tiap satuan waktu.[18] [sunting] Sistem dengan massa berubah Sistem dengan massa berubah.[15] Pada mekanika klasik. hukum Newton dapat digunakan dengan menjumlahkan semua partikel dalam sistem: . seperti yang tertulis dalam An Introduction to Mechanics karya Kleppner dan Kolenkow. [sunting] Impuls Impuls J muncul ketika sebuah gaya F bekerja pada suatu interval waktu Δt. Dalam kasus partikel-partikel dalam suatu sistem yang terdefinisikan dengan jelas. Hubungan ini juga secara tidak langsung menyatakan kekekalan momentum: Ketika resultan gaya yang bekerja pada benda nol. partikel memiliki massa yang konstant. Contohnya adalah gerak melingkar beraturan. Untuk menghitung sistem dengan massa yang bisa berubah-ubah. momentum benda tersebut konstan. diperlukan persamaan yang berbeda.[13][14][15] variabel massa (sebuah konstan) dapat dikeluarkan dari operator diferensial dengan menggunakan aturan diferensiasi. Maka. dan a adalah percepatan benda. tidak termasduk dalam sistem tertutup dan tidak dapat dihitung dengan hanya mengubah massa menjadi sebuah fungsi dari waktu di hukum kedua. walaupun tidak terjadi perubahan besaran. adalah bahwa hukum kedua Newton berlaku terhadap partikel-partikel secara mendasar. seperti roket yang bahan bakarnya digunakan dan mengeluarkan gas sisa.Karena hukumnya hanya berlaku untuk sistem dengan massa konstan. karena dalam kecepatan sangat tinggi hasil kali massa dengan kecepatan tidak mendekati momentum sebenarnya. m adalah massa benda.

seperti dorongan roket) dan dimasukan dalam besarnya F. Dalam beberapa konvensi. [sunting] Hukum ketiga Newton . maka hukum kedua Newton tidak dapat digunakan langsung. didefinisikan sebagai gaya (gaya yang dikeluarkan oleh suatu benda sesuai dengan berubahnya massa. et fieri secundum lineam rectam qua vis illa imprimitur. M adalah total massa dari sistem. Maka dengan mengubah definisi percepatan. dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya dan benda. Yang dalam Bahasa Indonesia berarti: Hukum Kedua: Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan / bekerja. Persamaan baru digunakan untuk menyelesaikan soal seperti itu dengan cara menata ulang hukum kedua dan menghitung momentum yang dibawa oleh massa yang masuk atau keluar dari sistem:[13] dengan u adalah kecepatan dari massa yang masuk atau keluar relatif terhadap pusat massa dari obyek utama. yang juga disebut dorongan. dan apm adalah percepatan dari pusat massa sistem. and is made in the direction of the right line in which that force is impress'd. Sistem dengan massa yang berubah-ubah seperti roket atau ember yang berlubang biasanya tidak dapat dihitung seperti sistem partikel. besar (u dm/dt) di sebelah kiri persamaan. Diterjmahkan dengan cukup tepat oleh Motte pada tahun 1729 menjadi: Law II: The alteration of motion is ever proportional to the motive force impress'd. persamaan tadi menjadi [sunting] Sejarah Hukum kedua Newton dalam bahasa aslinya (latin) berbunyi: Lex II: Mutationem motus proportionalem esse vi motrici impressae.dengan Ftotal adalah total gaya yang bekerja pada sistem.

maka kuda tersebut juga "tertarik" ke arah batu: untuk tali yang digunakan. Kalau anda menekan sebuah batu dengan jari anda. ” ” Benda apapun yang menekan atau menarik benda lain mengalami tekanan atau tarikan yang sama dari benda yang ditekan atau ditarik. Jika benda A mengerjakan .Hukum Ketiga Newton. jari anda juga ditekan oleh batu.[20] maka tidak ada gaya yang bekerja hanya pada satu benda. Para pemain sepatu luncur es memberikan gaya pada satu sama-lain dengan besar yang sama tapi berlawanan arah. Hukum ketiga : Untuk setiap aksi selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah: atau gaya dari dua benda pada satu sama lain selalu sama besar dan berlawanan arah. Jika seekor kuda menarik sebuah batu dengan menggunakan tali.[19] “ “ Lex III: Actioni contrariam semper et æqualem esse reactionem: sive corporum duorum actiones in se mutuo semper esse æquales et in partes contrarias dirigi. Penjelasan hukum ketiga Newton. Hukum ketiga ini menjelaskan bahwa semua gaya adalah interaksi antara benda-benda yang berbeda. juga akan menarik sang kuda ke arah batu sebesar ia menarik sang batu ke arah kuda.

massa diam. Jadi untuk setiap gaya selalu memiliki dua ujung. dan dalam mekanika kuantum. yang bisa dituliskan sebagai berikut. dan tidak pernah hanya pada sebuah benda. [sunting] Pentingnya hukum Newton dan jangkauan validitasnya Hukum-hukum Newton sudah di verifikasi dengan eksperimen dan pengamatan selama lebih dari 200 tahun. Namun hukum newton (digabungkan dengan hukum gravitasi umum dan elektrodinamika klasik) tidak tepat untuk digunakan dalam kondisi tertentu. Newton menggunakan hukum ketiga untuk menurunkan hukum kekekalan momentum. dan kecepatan harus diperhitungkan dalam perumusan momentum) atau medan gravitasi yang sangat kuat. Peluncur yang massanya lebih kecil akan mendapat percepatan yang lebih besar karena hukum kedua Newton. kekekalan momentum adalah ide yang lebih mendasar (diturunkan melalui teorema Noether dari relativitas Galileo dibandingkan hukum ketiga.b adalah gaya-gaya yang bekerja pada A oleh B.gaya pada benda B. (untuk pertama kalinya) dapat memfasilitasi penjelasan kuantitatif tentang berbagai fenomena-fenomena fisis. Misalnya ketika medan gaya memiliki momentum.a adalah gaya-gaya yang bekerja pada B oleh A. hukum ketiga ini berupa persamaan vektor satu dimensi. kecepatan yang sangat tinggi (dalam relativitas khususs. Dua gaya yang bekerja pada hukum ketiga ini adalah gaya yang bertipe sama. para peluncur es (Ice skater) memberikan gaya satu sama lain dengan besar yang sama. Asumsikan benda A dan benda B memberikan gaya terhadap satu sama lain. Walaupun gaya yang diberikan sama. Secara sederhananya. faktor Lorentz. Setiap ujung gaya ini sama kecuali arahnya yang berlawanan. Atau sebuah ujung gaya adalah cerminan dari ujung lainnya. sebuah gaya selalu bekerja pada sepasang benda. benda B secara bersamaan akan mengerjakan gaya dengan besar yang sama pada benda A dan kedua gaya segaris. dan tetap berlaku pada kasus yang membuat hukum ketiga newton seakan-akan tidak berlaku. terutama dalam skala yang amat kecil. Maka hukum-hukum ini tidak dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena-fenomena seperti konduksi listrik pada sebuah semikonduktor. sifat-sifat optik dari . tapi arah yang berlawanan. Secara matematis. Misalnya antara roda dengan jalan sama-sama memberikan gaya gesek.[21] namun dengan pengamatan yang lebih dalam. Hukum gerak Newton dan hukum gravitasi umum dan kalkulus. Dengan Fa. percepatan yang terjadi tidak sama. Ketiga hukum ini juga merupakan pendekatan yang baik untuk benda-benda makroskopis dalam kondisi sehari-hari. dan hukum-hukum ini adalah pendekatan yang sangat baik untuk perhitungan dalam skala dan kecepatan yang dialami oleh manusia sehari-hari. dan Fb. Seperti yang ditunjukan di diagram.

yang menjelaskan bahwa gaya adalah turunan dari momentum suatu benda terhadap waktu. momentum. pada kecepatan yang jauh lebih rendah dari kecepatan cahaya. [sunting] Hubungan dengan hukum kekekalan Di fisika modern. dan momentum angular tidak dapat diciptakan atau dihilangkan. "Momen. Dalam mekanika kuantum konsep seperti gaya. . termasuk relativitas umum dan teori medan kuantum. hukum kedua tetap berlaku seperti bentuk aslinya F = dpdt . karena mereka berlaku pada cahaya maupun materi. hukum-hukum Newton sama tepatnya dengan operator-operator ini bekerja pada benda-benda klasik. adanya jeda yang cukup panjang ini disebabkan oleh adanya kesulitan dalam memahami peran dari energi mikroskopik dan tak terlihat seperti panas dan cahaya infra-merah. namun beberapa versi terbaru dari hukum kedua tidak berlaku pada kecepatan relativistik. berasal dari pertukaran partikel virtual. dsb.). dalam teori-teori dasar (seperti mekanika kuantum. Kekekalan energi baru ditemukan setelah hampir dua abad setelah kehidupan Newton. Kekekalan dari 4-momentum dalam gerak inersia melalui ruang-waktu terkurva menghasilkan yang kita sebut sebagai gaya gravitasi dalam teori relativitas umum. dan momentum sudut berlaku lebih umum daripada hukum-hukum Newton. hukum kekekalan dari momentum. relativitas umum." Karena gaya adalah turunan dari momen. Model standar dapat menjelaskan secara terperinci bagaimana tiga gaya-gaya fundamental yang dikenal sebagai gaya-gaya gauge. dan posisi didefinsikan oleh operator-operator linier yang beroperasi dalam kondisi kuantum. dan juga pada fisika klasik maupun fisika non-klasik. energi. kesalahan pada GPS sistem yang tidak diperbaiki secara relativistik. Pada kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya.sebuah bahan. dan superkonduktivitas. Secara sederhana. Penjelasan dari fenomena-fenomena ini membutuhkan teori fisika yang lebih kompleks. elektrodinamika kuantum. konsep gaya tidak penting dan berada dibawah kekekalan momentum. Gaya-gaya lain seperti gravitasi dan tekanan degenerasi fermionic juga muncul dari kekekalan momentum. energi.