HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM By Ana A, Apriyati, Muhammad & Siti Khotipah

27 Okt 2007 28 Komentar by tafany in PAI I Manusia diciptakan Allah Swt. Berasal dari saripati tanah, lalu menjadi nutfah, alaqah, dan mudgah sehingga akhirnya menjadi makhluk yang paling sempurna yang memiliki berbagai kemampuan. Oleh karena itu, manusia wajib bersyukur atas karunia yang telah diberikan Allah Swt. Manusia menurut pandangan al-Quran, al-Quran tidak menjelaskan asal-usul kejadian manusia secara rinci. Dalam hal ini al-Quran hanya menjelaskan mengenai prinsip-prinsipnya saja. Ayatayat mengenai hal tersebut terdapat dalam surat Nuh 17, Ash-Shaffat 11, Al-Mukminuun 12-13, Ar-Rum 20, Ali Imran 59, As-Sajdah 7-9, Al-Hijr 28, dan Al-Hajj 5. Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan bermacammacam istilah, seperti : Turab, Thien, Shal-shal, dan Sualalah. Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsure kimiawi yang terdapat dari tanah. Adapun tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya, al-Quran tidak menjelaskan secara rinci. Manusia yang sekarang ini, prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah payah. Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan antara permatozoa dengan ovum. Ayat-ayat yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah, umumnya dipahami secara lahiriah. Hal ini itu menimbulkan pendapat bahwa manusia benar-benar dari tanah, dengan asumsi karena Tuhan berkuasa , maka segala sesuatu dapat terjadi. Akan tetapi ada sebagian umat islam yang berpendapat bahwa Adam bukan manusia pertama. Pendapat tersebut didasarkan atas asumsi bahwa: Ayat-ayat yang menerangkan bahwa manusia diciptakan dari tanah tidak berarti bahwa semua unsure kimia yang ada dalam tanah ikut mengalami reaksi kimia. Hal itu seperti pernyataan bahwa tumbuh-tumbuhan bahan makanannya dari tanah, karena tidak semua unsur kimia yang ada dalam tanah ikut diserap oleh tumbuh-tumbuhan, tetapi sebagian saja. Oleh karena itu bahanbahan pembuk manusia yang disebut dalam al-Quran hanya merupakan petunjuk manusia yang disebut dalam al-Quran , hanya merupakan petunjuk dimana sebenarnya bahan-bahan pembentuk manusia yaitu ammonia, menthe, dan air terdapat, yaitu pada tanah, untuk kemudian bereaksi kimiawi. Jika dinyatakan istilah “Lumpur hitam yang diberi bentuk” (mungkin yang dimaksud adalah bahan-bahan yang terdapat pada Lumpur hitam yang kemudian diolah dalam bentuk reaksi kimia). Sedangkan kalau dikatakan sebagai tembikar yang dibakar , maka maksudnya adalah bahwa proses kejadiannya melalui oksidasi pembakaran. Pada zaman dahulu tenaga yang memungkinkan terjadinya sintesa cukup banyak dan terdapat di mana-mana seperti panas dan sinar ultraviolet.

maka tidak setiap manusia mampu menerima atau melaksanakan kekhalifahannya. Dalam pidatonya setelah diangkat oleh umat islam. ahli-ahli kimi. bukan ayat yang menjamin bahwa setiap yang dikehendaki Allah pasti akan terwujud seketika. Shaffat 84 dan lain-lain ). Yang perlu diingatkan sekarang adalah bahwa manusia oleh Allah. Unsur-unsur tersebut ialah : jasad ( al-Anbiya‟ : 8. suka berkeluh kesah ( al-Ma‟arif 19 ). Hal itu karena kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua orang mau memilih ajaran Allah. Jasad adalah bentuk lahiriah manusia. maka luruskanlah saya”. As-Sajadah 9. Status manusia sebagai khalifah . dan Qolb ( Ali Imran 159. dapat juga berarti suatu proses. Hal ini dimungkinkan karena segala sesuatu yang ada didunia juga mengalami prosi yang seperti dinyatakan antara lain dalam surat al-A‟la 1-2 dan Nuh 14. Jika polemik ini senantiasa diperpanjang. Hal itu karena kata “tsumma” yang berarti kemudian. dan Qolb adalah daya rasa. Al-anbiya‟ :91 dan lain-lain). suka membantah ( al-kahfi 54 ). baik pimpinan yang termasuk khulafaurrasyidin maupun di masa Muawiyah-„Abbasiah. Ruh (al-Hijr 29. suka bernuat zalim dan ingkar ( ibrahim 34). Nafs (al-Baqarah 48. diciptakan langsung atau melalui suatu proses tampaknya tidak akan ada ujungnya karena masing-masing akan teguh pada pendiriannya. Jika demikian pengertian khalifah. maka Adam lahir pula dari sesuatu yang hidup sebelumnya. Aqal adalah daya fakir. agar dalam memahami ayat-ayat tersebut tidak secara harfiah. Nafs adalah jiwa . Untuk memahami informasi tersebut secara mendalam. al-Mulk 10 dan lain-lain). dinyatakan dalam al-baqarah 30. Apa yang dikehendaki Allah pasti terwujud dan terwujudnya mungkin saja melalui suatu proses. Pada waktu itu beliau mengucapkan inni khalifaur rasulillah. Dalam hal ini harus dibedakan antara kalimat kun fayakun dengan kun fa kana. Aqal ( al-Baqarah 76. jangan-jangan hanya akan menghabiskan waktu dan tidak sempat lagi memikirkan tentang status dn tugas yang telah ditetapkan Allah pada manusia al-Quran cukup lengkap dalam memberikan informasi tentang itu. Ali Imran 185 dan lain-lain ) . kata khalifah berasal dari kata khalafa yakhlifu khilafatan atau khalifatan yang berarti meneruskan. AlAra‟f 179. Jika diperhatikan surat Ali Imran 59 dimana Allah menyatakan bahwa penciptaan Isa seperti proses penciptaan Isa seperti proses penciptaan Adam. maka dapat menimbulkan pemikiran bahwa apabila isa lahir dari sesuatu yang hidup. Perlu diingat bahwa istilah khalifah pernah dimunculkan Abu bakar pada waktu dipercaya untuk memimpin umat islam. yaitu maryam. biologi. . yang biasanya dihubunkan dengan jabatan pimpinan umat islam sesudah Nabi Muhammad saw wafat . dan lain-lainnya perlu dilibatkan. suka melampaui batas ( al-„Alaq 6 ) suka terburu nafsu ( al-Isra 11 ) dan lain sebagainya. Dalam penciptaannya manusia dibekali dengan beberapa unsure sebagai kelengkapan dalam menunjang tugasnya. sehingga kata khalifah dapat diartikan sebagai pemilih atau penerus ajaran Allah. Di samping itu manusia juga disertai dengan sifat-sifat yang negatif seperti lemah ( an-Nisa 28 ). yang berarti aku adalah pelanjut sunah rasulillah. al-Anfal 22. Kebanyakan umat Islam menerjemahkan dengan pemimpin atau pengganti. diharapkan menjadi khalifah ( pemilih atau penerus ajaran Allah ). maka ikutilah saya. abu bakar antara lain menyatakan “selama saya menaati Allah.Ayat yang menyatakan ( zahir ayat ) bahwa jika Allah menghendaki sesuatu jadi maka jadilah ( kun fayakun ). Ruh adalah daya hidup. Shad : 34 ). Perbedaan pendapat tentang apakah adam manusia pertama atau tidak. tetapi apabila saya menyimpang .

Kata khalaqa mengarah pada penciptaan sesuatu yang baru. Pemahaman seperti ini konsisten dengan ungkapan malaikat yang menyatakan “ apakah engkau akan menjadikan di bumi mereka yang merusak alam dan bertumpah darah?” ungkapan malaikat tersebut memberi pengertian bahwa sebelum adam diciptakan. malaikat melihat ada makhluk dan jenis makhluk yang dilihat adalah jenis yang selalu merusak alam dan bertumpah darah. namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. kecenderungan tersebut belum sepenuhnya dapat terkendali. sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah. sedang kata ja‟ala mengarah pada sesuatu yang bukan baru. Dalam ayat tersebut. Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya (at-Tiin : 95:4). karena malaikat tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. manusia akan tetap bermartabat mulia kalau mereka sebagai khalifah ( makhluk alternatif ) tetap hidup dengan ajaran Allah ( QS. manusia tidak bermartabat lagi. kata yang dipakai adalah jaa‟ilun dan bukan khaaliqun. sedang yang dapat mengendalikan kecenderungan negatif adalah aqal dan qolb. Namun demikian. tetapi dengan bantuan ilmu pengetahuan dapat dipahami urutannya. Kelebihan-kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kelebihan manusia adalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun. Yang dapat mengendalikan adalah wahyu. Karena ilmunya itulah manusia dilebihkan ( bisa dibedakan ) dengan makhluk lainny. mungkinkah penemuan baru itu dilakukan oleh ulama islam?. manusia diberi akal dan hati. Disamping itu. Kemampuan seseorang untuk dapat menetralisasi kecenderungan negatif tersebut ( karena tidak mungkin dihilangkan sama sekali ) ditentukan oleh kemauan dan kemampuan dalam menyerap dan membudayakan wahyu. maupun diudara. alaqah. berkembang menjadi mudgah. Semua itu bersifat sekedar pengayaan saint untuk menambah wawasan pendekatan diri pada Allah. Yang dibicarakan secara terinci namun dalam ungkapan yang tersebar adalah proses terciptanya manusia dari tanah. dilaut.  Persamaan dan perbedaan manusia dengan makhluk lain Dibanding makhluk lainnya manusai mempunyai kelebihan-kelebihan. Oleh karena al-Quran tidak bicara tentang manusia pertama. Tetapi jika hanya dengan aqal dan qolb. Misalnya. kemudian lahir ke dunia setelah berproses dalam rahim ibu. air yang kotor yang keluar dari tulang sulbi. karena subyektif. Dengan demikian. tetapi ia khalifah pertama. Walaupun ada binatang yang bergerak didarat dan dilaut. yaitu ilmu yang obyektif dari Allah. Hasil pembuktian para saintis hanya bersifat relatif dan pada suatu saat dapat disanggah kembali. Al-An‟am : 165 ).Hal itu semua merupakan produk dari nafs . Dengan demikian al-Quran tidak berbicara tentang proses penciptaan manusia pertama. jika ada penemuan baru. Berdasarkan ungkapan pada surat al-Baqarah 30 terlihat suatu gambaran bahwa Adam bukanlah manusia pertama. saripati makanan. ditiupkannya ruh. Dalam . Jika manusia hidup dengn ilmu selain ilmu Allah. baik didarat. pemahaman ayat akan lebih sempurna jika ditunjang dengan ilmu pengetahuan. Sedangkan binatang bergerak diruang yang terbatas. Ayat berserak.dengan arti kata “ memberi bentuk baru”. Adanya pengertian seperti itu dimungkinkan. Biarkanlah para saintis berbicara tentang asal-usul manusia dengan usaha pembuktian yang berdasarkan penemuan fosil. sebab yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan hanya Allah. Mengenai kelebihan manusia atas makhluk lain dijelaskan surat al-Isra‟ ayat 70. Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. berupa al-Quran menurut sunah rasul.

Ar-rum : 20. Apakah matematika. Misalnya: pertemuan antara permatozoa dengan ovum akan menghasilkan bayi. Kenapa al-Quran tidak menjelaskan secara rinci asal-usul kejadian manusia. Dan dajjal sebagai tanda akan terjadinya kiamat kubro dan dia akan keluar untuk menandakan akan datangnya kiamat tersebut. Manusia pada dasarnya diciptakan dimuka bumi ini sebagai khalifah.  Sesi pertanyaan 1. Ali Imran : 59. Orang bisa jahat karena kurang keimanan dan ketakwaannya pada allah swt. ( As-Sajadah : 9 ) dan terungkap juga surat Nuh : 17. Tidak akan ada Dajal yang menjadi khalifah. Al-Hijr : 28. Karena segala sesuatu yang dikehendaki Allah akan terwujud dan terwujudnya mengalami proses. apabila manusia tidak pernah menjadi pemimpin apakah menyalahkan hakikat sebagai manusia? Dan mengapa sampai bisa orang itu mabuk atau membunuh ?( Tryan Erlangga ) 2. As-Sajadah : 7-9. 4. “mereka itu seperti binatang ( ulaaika kal an‟aam ). Dalam keadaan demikian manusia bermartabat rendah ( at-Tiin : 4 ). bahkan lebih buruk dari binatang ( bal hum adhal ). dan Al-Hajj : 5. bukan ayat yang menjamin bahwa setiap yang dikehendaki allah pasti akan terwujud seketika ? ( Rizal Taufik ) 5. ilmu pengetahuan sosial. tidak ada penentuannya dan manusia sendiri yang menentukan dia bisa menjadi pemimpin yang baik itu dengan tingkah laku dan segalanya yang dia perlihatkan. Sebetulnya manusia hanya meneruskan ajaran allah dan manusia itu berada dalam posisi di tengah-tengah manusia bisa menjadi positif dan manusia bisa menjadi negatif dan semua itu kembali pada dirinya masing-masing. 3. tetapi al-Quran hanya menjelaskan prinsip-prinsip seperti apa yang dijelaskan oleh al-quran tentang manusia? ( Siti Anisa ) 3. penglihatan. Sebelum . Ash-Shafaat : 11. Kenapa zahir ayat yang menyatakan bahwa allah itu menghendaki sesuatu jadi maka jadilah ( kun fayakun ). dan Allah meniupkan padanya ruhNya dan Allah menjadikan bagi kamu pendengaran. fisika termasuk ilmu Allah ? ( Dimas Ramadani )  Jawaban 1. dan hati namun sedikit sekali antara kamu bersyukur”. Karena dalam Al-Quran hanya menjelaskan prosesnya saja. 2. Sebenarnya manusia itu sudah diberi kelebihan dan manusia juga sebagai makhluk yang mulia dimata Allah dibanding dengan makhluk lainnya. AlMukminuun : 12-13. Kenapa makhluk gaib memiliki kelebihan yang lain tetapi manusia tidak bisa seperti itu ? dan apakah dajal dapat disebut sebagai khalifah ? ( Mega Cari ) 4.keadaan demikian manusia disamakan dengan binatang. hal tersebut bisa terungkap “ Kemudian Kami jadikan dia ( Adam ) . Adakah ilmu selain dari ilmu Allah ? ( Rida Dwi Maharani ) 6.karena tidak meneruskan ajaran Allah.

Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan bermacam-macam istilah. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia. Al-Jatsiyah: 13). AlQuran tidak menjelaskan secara rinci. {“Allah telah menundukkan bagi kalian apa-apa yang ada di langit dan di bumi semuanya. konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi. ilmu pengetahuan sosial maupun fisika tersebut kita dapat mengenal dan mendekatkan diri pada Allah. Dia juga telah menundukkan bagi kalian malam dan siang. dan Sualalah. Thien.bayim itu lahir kedunia mengalamin beberapa tahap atau proses seperti diberikannya ruh. 6. sebagai rahmat dan karunia dari Allah SWT. Tidak ada ilmu selain ilmu Allah. tetapi manusia berbeda dengan makhluk lainnya dengan perbedaan yang sangat besar karena adanya karunia Allah yang diberikan kepadanya yaitu akal dan pemahaman.oleh sebab itu apabila ada ilmu yang menjadikan manusia jauh dari ajaran Allah maka itu disebut bukan ilmu Allah. Dalam hal ini membuat kita para manusia kehilangan harkat dan martabat kita yang diciptakan sebagai mahluk yang sempurna dan paling mulia. 5. Itulah sebab dari adanya penundukkan semua yang ada di alam ini untuk manusia.”}(Q. ilmu Santet. Adapun tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya. Termasuk apabila dengan belajar matematika. Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsur kimiawi yang terdapat dari tanah. Manusia adalah mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah SWT. Anggapan ini tentu sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah dimuka bumi ini. Dinamisme.maksudnya hanya ilmu-ilmu yang bermanfaat dan ilmu tersebut menuju ajaran Allah Swt. dan pembentukan-pembentukan bentuk tubuh. Ibrahim: 33). Dan contoh lain adalah buah mangga bisa ada dengan cara pada pohon itu terjadi bunga dan dari bunga baru menghasilkan buah.”}(Q. S. Akan tetapi hampir sebagian besar para ilmuwan berpendapat membantah bahwa manusia berawal dari sebuah evolusi dari seekor binatang sejenis kera. seperti : Turab. contohnya Animisme. S. Shal-shal. dan semua ilmu sesat. {“Allah telah menundukkan bagi kalian matahari dan bulan yang terus menerus beredar. Walaupun manusia berasal dari materi alam dan dari kehidupan yang terdapat di dalamnya. {“Allah telah menundukkan bahtera bagi kalian agar dapat berlayar .

Namun.”}(Q. Dia memiliki rasa kasih sayang dan cinta. rasa kebapaan dan sebagai anak. sebagaimana dia memiliki rasa takut dan aman. dan ayat lainnya yang menjelaskan apa yang telah Allah karuniakan kepada manusia berupa nikmat akal dan pemahaman serta derivat (turunan) dari apa-apa yang telah Allah tundukkan bagi manusia itu sehingga mereka dapat memanfaatkannya sesuai dengan keinginan mereka. menjaga dan dapat membela dirinya. . menyukai kekuasaan dan kepemilikan. merasakan kekurangan dan membutuhkan yang lain sehingga berupaya untuk memenuhinya. Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan antara spermatozoa dengan ovum. segala yang dimiliki manusia tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada pagar-pagar yang tidak boleh dilewati. rasa benci dan rasa suka. istirahat. manusia dapat membuat hal-hal yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. Dewasa ini manusia. prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah payah. Di dalam diri manusia terdapat apaapa yang terdapat di dalam makhluk hidup lainnya yang bersifat khsusus. Makhluk hidup lain melakukannya hanya berdasarkan naluri yang telah Allah ciptakan untuknya sementara manusia melakukannya berdasarkan akal dan pikiran yang telah Allah karuniakan kepadanya. melahirkan dan berkembang biak. Dengannya. Ibrahim: 32). manusia berbeda dengan makhluk hidup lainnya dalam hal kesempurnaan tata cara untuk memperoleh benda-benda pemuas kebutuhannya dan juga tata cara untuk memuaskan kebutuhannya tersebut. Kedudukan akal dalam Islam adalah merupakan suatu kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia dibanding dengan makhluk-makhluk-Nya yang lain. manusia adalah makhluk hidup. makan.hal ini juga dialami oleh para mahluk-mahluk hidup lainnya. merasa senang dan sedih dan sebagainya yang berupa perasaan-perasaan yang melahirkan rasa cinta. Dengan demikian. Hal itu juga telah menciptakan dorongan dalam diri manusia untuk melakukan pemuasan rasa cintanya itu dan memenuhi kebutuhannya sebagai akibat dari adanya potensi kehidupan yang terdapat dalam dirinya. dengan berbagai cara yang mampu mereka lakukan. menyukai harta. Oleh karena itu manusia senantiasa berusaha mendapatkan apa yang sesuai dengan kebutuhannya. bertambah besar. hanya saja. Dia berkembang. S.di lautan atas kehendak-Nya.

selain itu manusia juga merupakan penerus ajaran agama yang telah turun temurun dilaksanakan oleh para ulama sebelum kita. Manusia sebagai insan dan al-nas bertalian dengan hembusan illahi atau roh Allah yang memiliki keterbatasan dalam memilih untuk tunduk atau menentang takdir Allah. sehingga kata khalifah dapat diartikan sebagai pemilih atau penerus ajaran Allah. Dari uraian diatas dapat kita ambil bahwa manusia diciptakan atau berasal dari tanah sebagaimana yang telah dilampirkan dalam Al-Qur`an dan selain itu manusia sesuai dengan hakikatnya menurut islam adalah sebagai pengelola atau penjaga bumi. dari mana dan mau kemana manusia itu. Pemahaman yang tak utuh tentang manusia dapat berakibat fatal bagi perl. Manusia sebagai mahluk yang telah diberikan kesempurnaan haruslah mampu menempatkan dirinya sesuai dengan hakikat diciptakannya yakni sebagai penjaga atau pengelola bumi yang dalam hal ini disebut dengan khalifah. Akan tetapi fungsi dari khalifah itu sendiri sesuai dengan yang telah diuraikan diatas sangatlah luas. Namun kebanyakan umat Islam menerjemahkan dengan pemimpin atau pengganti. yang biasanya dihubungkan dengan jabatan pimpinan umat islam sesudah Nabi Muhammad saw wafat . baik pimpinan yang termasuk khulafaurrasyidin maupun di masa Muawiyah-„Abbasiah. Hal ini tentu harus kita kaitkan dengan konsekuensi terhadap manusia yang diberikan suatu kesempurnaan berupa akal dan pikiran yang tidak pernah di miliki oleh mahluk-mahluk hidup yang lainnya. akan tetapi hakikat diciptakannya manusia menurut islam yakni sebagai mahluk yang diperintahkan untuk menjaga dan mengelola bumi. dinyatakan dalam Surat All-Baqarah ayat 30. misalnya . Agaknya. Manusia sebagai basyar tunduk pada taktir Allah.selain itu khalifah juga merupakan pemelihara ataupun penjaga bumi ini dari kerusakan. manusia sendiri tak henti-hentinya memikirkan dirinya sendiri dan mencari jawab akan apa. Kata khalifah berasal dari kata khalafa yakhlifu khilafatan atau khalifatan yang berarti meneruskan. Status manusia sebagai khalifah .Didalam Al-Qur`an proses penciptaan manusia memang tidak dijelaskan secara rinci. Pemikiran tentang hakikat manusia dibahas dalam filsafat manusia.akuan seseorang terhadap sesamanya. yakni selain sebagai pemimpin manusia juga berfungsi sebagai penerus ajaran agama yang telah dilakukan oleh para pendahulunya. sama dengan makhluk lainnya. psikologis dan sosial. Di kutip dari berbagai sumber Al-Qur‟an memandang bahwa manusia adalah makhluk biologis.

Islam secara tegas mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah. Berbeda dengan binatang yang Cuma memiliki nnafsu dan isting hewani. berfungsi sebagai pemimpin atau pengelola bumi. dan terakhir dalam keadaan suci atau memiliki kecendrungan menerima agama atau fitrah. seorang istri tidak menghamba pada suami. Oleh sebab itu ia melihat sesama manusia sebagai sesama makhluk. karunia kemuliaan berupa akal. orang yang berdosa tidak akan memikul dosa . Meskipun Islam memandang dalam dua dimensi. maka predikat kemanusiaannya turun ketingkat yang paling rendah. Meskipun demikian. hati dan panca inderanya tidak dipergunakan semestinya. yakni jasad dan roh atau mateial dan spritual. bahwa lebih rendah dari hewan ternak. mudah putus asa dan tidak berterimakasih.saja pandangan bahwa manusia merupakan fase lanjutan dari spesies tertentu yang mengalami evolusi dan natural selection. Muslim kaffah tidaklah identik dengan superman dan spideman yang ditokohkan sebagai pahlawan pembela kebenaran dan kekuatan super tak terkalahkan. Allah tidak menciptakan manusia selain untuk menghamba atau beribadah kepada-Nya. Disamping kelebihan. penuh keluh kesah. tergantung pada sikap dan perbuatannya. Sebagai hamba Allah. Jadi. tidak ada perhambaan antarmanusia. Gambaran manusia seperti itu menyesatkan. memiliki hawa nafsu yang mengajak pada kejahatan. manusia memikul tanggung jawab pribadi. Jika manusia tersebut berbuat kerusakan dan berakhlak madzmumah. akan berimpikasi pada keyakinan bahwa manusia akan terus berkembang menuju penyempurnaan spesies. dan seorang rakyat tidak menghamba pada pemerintah. dapat dididik dan mendidik. manusia memiliki aspek kelemahan misalnya kikir. paling banyak membantah. yang patut menerima penghambaan dari manusia tak lain adalah Allah. Tidak ada keistimewaan antara manusia dengan manusia yang lain kecuali karena ketaqwaannya kepada Allah. nafsu yang ada dalam diri manusia diimbangi dengan potensi akal untuk berfikir dan menimbang apakah sesuatu itu baik atau buruk. hamba Allah yang mulia. lebih dari itu. sedemikian hingga manusia dapat mengendalikan hawa nafsunya tadi dan tidak berjerumus pada perbuatan tercela. Justru. kelebihan dan kemuliaan manusia tidaklah bersifat babadi. Oleh karena itu tidak berlaku konsep manusia sebagai homo homoni lapas atau manusia sebagai pemangsa bagi manusia yang lain. Kesadaran bahwa manusia hidup didunia sebagai makhluk ciptaan Allah dapat menumbuhkan sikap andap asor dan mawas diri bahwa dirinya bukanlah tuhan. Baginya. membahayakan atau tidak. karena disamping manusia memiliki keistimewaan juga memiliki kelemahan.

1.putchoice. insan mempunyai tiga dimensi yaitu: badan. bisa dibentuk . manusia muslim dimaksudkan tampil dibumi ini dengan wajahnya yang ramah dan anggun untuk memimpin. 8. [QS An Nisaa’:48]c. Mukarram (yang dimuliakan) a. 2. disaat makhluk lainnya tidak menyanggupi amanat tersebut karena beratnya amanat tersebut.orang lain. diterima oleh manusia. kecenderungan dan kebutuhan awal baik yang diwarisi mauun yang diperoleh dalam proses sosialisasi.72]d. bisa diubah. 5. dibebani tugas. Diberi keistimewaan [QS Al Isra:70]c. maka fungsi khalifah tadi dapat diambil oleh manusia dan golongan yang lain. [QS Al Jaatsiyah:12-13] 1. 6. Dan pada hari kiamat nanti mereka datang kepada Allah dengan sendiri-sendiri. [QS Faathir:15] 1. Sebagai khalifah. Manusia sebagai khalifah di muka bumi. manusia juga lemah karena manusia juga diciptakan dengan keterbatasan akal dan fisik. akal dan ruh insan dengan seluruh perwatakannya dan ciri pertumbuhannya adalah hasil pencapaian 2 faktor. 4. Semua alam ini termasuk dengan isinya ini Allah peruntukkan untuk manusia. dan mana yang buruk. [QS Al Ahzab. mengelola dan memakmurkan bumi. Maka sangat mungkin manusia memiliki kebutuhan atau kehendak kepada Allah. [QS Ar Ruum:30]b. Bila hal tersebut tidak dilakukan. 7. Bodoh Beban amanat yang begitu besar dari Allah. Manusia sebagai makhluk Allah yang paling mulia di muka bumi. Mukallaf (yang mendapatkan beban) . Ditiupkan ruh [QS As Sajdah:9]b.( http://lover. yaitu faktor warisan dan lingkungan manusia mempunyai motivasi. 3. insan mempunyai sifat luwes.com/2010/02/13/hakekat-manusia-menurut-islam) 8 Definisi Manusia Menurut al. lentur. Makhluuq (yang diciptakan) a. Memiliki kebutuhan Sebagai makhluk yang terbatas secara fisik dan kemampuan. Lemah Sebagai makhluk. Ini membuktikan bahwa manusia sebagai hamba Allah itu memiliki kebebasan individual atas dirinya sendiri namun tetap bertanggung jawab atas segala perbuatanya. Berada dalam fitrah Fitrah dapat membawa manusia ke arah kebaikan misalnya hati nurani dapat membedakan mana yang baik. > Hakikat manusia dalam islam Hakikat manusia menurut Allah adalah makhluk yang dimuliakan.Syaibani 1. insan makhluk sosial yang berbahasa. manusia mempunyai perbedaan sifat antara yang satu dengan yang lainnya.Toumy al. Ditundukkan alam untuknya . bebas memilih dan bertanggung jawab.

a. Namun ditempat lain manusia berusaha menjaga dan menjalankan amanah yang Allah berikan kepadanya. Pemikiran tentang hakikat manusia dibahas dalam filsafat manusia. Lalu mengapa Allah tidak memberiakan hukuman yang lebih edukatif dari pada imbalan surga dan neraka? Bukankah sudah cukup peringatan yang Allah berikan selama seseorang hidup di dunia? Allah sudah memberikan peringatan langsung melalui Al Qur’an. Mukhayyar (yang bebas mamilih) Manusia diberi kebebasan memilih untuk beriman atau kafir pada Allah. 2010 by Siska Diani Al-Qur’an memandang bahwa manusia adalah makhluk biologis. Manusia sebagai basyar tunduk pada taktir Allah. itu adalah urusan manusia. tanpa neraka.( http://tafany. Surga Manusia diminta pertanggungjawaban atas segala sesuatu yang dilakukannya. namun bagaimana menyikapinya. di sanalah nilai kesempurnaannya. Manusia sebagai insan dan al-nas bertalian dengan hembusan illahi atau roh Allah yang memiliki keterbatasan dalam memilih untuk tunduk atau menentang takdir Allah. Gelap adalah keadaan dimana ketiadaan cahaya.wordpress. sehingga Allah tetap menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi walaupun malaikat tidak setuju. misalnya saja pandangan bahwa manusia . Ibadah Manusia secara umum diciptakan oleh Allah untuk beribadah sebagai konsekuensi dari kesempurnaan yang diperolehnya. Khilafah Allah mengetahui siapa sebenarya manusia.Manusia memang Allah berikan beban untuk beribadah.com/2007/11/08/hakikat-manusia-dalam-islamby-prima-karin-nabila-zahra) Hakekat Manusia menurut Islam Posted February 13th. dalam arti lain terang. Mereka yang tidak menjalankan perintah Allah mendapatkan hukuman yang setimpal yaitu dimasukkan ke dalam neraka. manusia sendiri tak henti-hentinya memikirkan dirinya sendiri dan mencari jawab akan apa. Mengapa disebut sebagai syarat kesempurnaan? Karena manusia memiliki hawa nafsu yang mendorong seseorang manusia untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hati nuraninya. Jika Allah hanya menciptakan surga. di satu sisi ada manusia yang berbuat kerusakan dan pertumpahan darah dimana-mana. [QS Al Baqarah:30] 1. Al Hajj:14]b. [QS Adz Dzaariyaat:56]b. Agaknya. Maka tidak ada seorang pun yang mengerti hakikat kenikmatan-kenikmatan yang Allah berikan di surga. apakah ia menganggapnya sebagai beban atau sebagai sebuah kebutuhan. Sama seperti gelap dan terang. jika dipikirkan lebih dalam. Allah juga telah memberikan peringatan untuk siapapun yang berpikir. Tak hanya itu saja. Maka mengapa Allah ciptakan neraka? Tentu saja agar setiap orang dapat merasakan ganjaran atas sesuatu yang telah ia lakukan. sebagai syarat kesempurnaan seorang manusia. psikologis dan sosial. Namun ketika seorang manusia tetap melakukan ibadah. [QS Al kahfi :29] 1. sama dengan makhluk lainnya. walaupun memiliki hawa nafsu.akuan seseorang terhadap sesamanya. Pemahaman yang tak utuh tentang manusia dapat berakibat fatal bagi perl. Mengapa Allah ciptakan surga & neraka? Mengapa Allah tidak menciptakan hukuman yang lebih edukatif saja? Jawab: Allah ciptakan surga dan neraka karena memang segala sesuatu ada pasangannya. manusia beribadah hanya karena beban? Jawab: Allah menurunkan ibadah sebagai beban bagi manusia. Allah menyediakan surga untuk mereka yang beriman dan beramal soleh yaitu mereka yang menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya. [QS As Sajdah:20]> Pertanyaan-pertanyaan  Apakah menurut anda tugas manusia sebagai Khilafah sudah terlaksana? Jawab: Ya dan tidak. Majziy (yang mendapat balasan) a. [QS As Sajdah:19. Mengapa ibadah disebut sebagai beban? Jadi. dari mana dan mau kemana manusia itu. sesungguhnya gelap itu tidak ada. Neraka Balasan di akhirat terhadap perbuatan manusia adalah bentuk keadilan yang Allah berikan di akhirat.

lebih dari itu. Oleh sebab itu ia melihat sesama manusia sebagai sesama makhluk. yang patut menerima penghambaan dari manusia tak lain adalah Allah. Allah tidak menciptakan manusia selain untuk menghamba atau beribadah kepada-Nya.merupakan fase lanjutan dari spesies tertentu yang mengalami evolusi dan natural selection. Muslim kaffah tidaklah identik dengan superman dan spideman yang ditokohkan sebagai pahlawan pembela kebenaran dan kekuatan super tak terkalahkan. Oleh karena itu tidak berlaku konsep manusia sebagai homo homoni lapas atau manusia sebagai pemangsa bagi manusia yang lain. Gambaran manusia seperti itu menyesatkan. tergantung pada sikap dan perbuatannya. Kesadaran bahwa manusia hidup didunia sebagai makhluk ciptaan Allah dapat menumbuhkan sikap andap asor dan mawas diri bahwa dirinya bukanlah tuhan. orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. sedemikian hingga manusia dapat mengendalikan hawa nafsunya tadi dan tidak berjerumus pada perbuatan tercela. maka predikat kemanusiaannya turun ketingkat yang paling rendah. Sebagai hamba Allah. Berbeda dengan binatang yang Cuma memiliki nnafsu dan isting hewani. Meskipun Islam memandang dalam dua dimensi. Justru. tidak ada perhambaan antarmanusia. berfungsi sebagai pemimpin atau pengelola bumi. memiliki hawa nafsu yang mengajak pada kejahatan. hati dan panca inderanya tidak dipergunakan semestinya. yakni jasad dan roh atau mateial dan spritual. manusia memikul tanggung jawab pribadi. penuh keluh kesah. Ini membuktikan bahwa manusia sebagai hamba Allah itu memiliki kebebasan individual atas dirinya sendiri namun tetap bertanggung jawab atas segala perbuatanya. nafsu yang ada dalam diri manusia diimbangi dengan potensi akal untuk berfikir dan menimbang apakah sesuatu itu baik atau buruk. Jadi. Dan pada hari kiamat nanti mereka datang kepada Allah dengan sendirisendiri. seorang istri tidak menghamba pada suami. Meskipun demikian. karunia kemuliaan berupa akal. Disamping kelebihan. dan seorang rakyat tidak menghamba pada pemerintah. hamba Allah yang mulia. kelebihan dan kemuliaan manusia tidaklah bersifat babadi. dapat dididik dan mendidik. Tidak ada keistimewaan antara manusia dengan manusia yang lain kecuali karena ketaqwaannya kepada Allah. bahwa lebih rendah dari hewan ternak. dan terakhir dalam keadaan suci atau memiliki kecendrungan menerima agama atau fitrah. . karena disamping manusia memiliki keistimewaan juga memiliki kelemahan. Baginya. manusia memiliki aspek kelemahan misalnya kikir. Islam secara tegas mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah. akan berimpikasi pada keyakinan bahwa manusia akan terus berkembang menuju penyempurnaan spesies. Jika manusia tersebut berbuat kerusakan dan berakhlak madzmumah. paling banyak membantah. membahayakan atau tidak. mudah putus asa dan tidak berterimakasih.

putchoice. maka fungsi khalifah tadi dapat diambil oleh manusia dan golongan yang lain. mengelola dan memakmurkan bumi.Sebagai khalifah. Bila hal tersebut tidak dilakukan.com/2010/02/13/hakekat-manusia-menurut-islam) .( http://lover. manusia muslim dimaksudkan tampil dibumi ini dengan wajahnya yang ramah dan anggun untuk memimpin.

.

.

3:8..3.3  ..75079:2-:./2:..3-09:-08.880.3.32.59.81.39.8.::3 .78.32.3..3/./.98.2574808848.990780-:9.239072.2..37:"$8$..3 . 07./.2   0138.3:8.2.92.318 "$3 8.5.33:3.2.703..3:8.-(/  020-:9:.(- -0708920.  ..9/.2025:3.3/./.3  /-0-.-.3:5.30-:9:.3-0-.381.9.3/03.  38.380:7:507.8503.0.7/.507:39:.9:1.9 202-0/.1 .3:8.. /8.3:8.5.3:8.8.203:7:9. $. 9:5.30907-.3.3:8. "$. (.3/03.2...3  ./.2.8    2. (   :..03:7:9..2025:3.507-0/.8.8.3.8202/.97(   :.    38.3:8.-07..32025:3. 203:7:9 8..3   2./.3.3/.3203/.5./..2.18/.::6 .3:8.3/50740/.3$0-....-    .38. 9:3/:..703.7.:003/.9..93:7.$0-.3:8.3:8.3:8.9.:848./..33.947.33.. /.203... %4:2..9.9:/03.3-07-.97.3.80-..7.8 -0-. 4/40-.-..2197.:..9.3.28..3-079./.3..3  .: .947  ..9 2.3:8.3.990780-:9 "$.7.:..80-.383.2..7.. $02:.3.3:8.3/.39:..9..3/./2038.2 :39:3.782.03/07:3.0.328..05..2.9202-.2020-:9:.9:08 039:7 -8.8 0./. /9072.3.3"$87.3.25:.33.3:39:2.3/2:. (..32025:3./..:.3-:7: "$7#::2 (- 02.3.2.3:3.:.33.-:2  ./.:  2.02.35.77..92:33 2.32.1.3-...31./:-./.0-..9:-./-039: -8..59.8:/03..3..9./2:.-:2  38.402.302.3.2. "$ ..3907-.3 .32:.92.3           .../.5.249.92.3/2:.93....2 .:.9.37: 38.

3 907.3/.350739..7 08025:73.5.3307.3203.203:7:9.3..75..3..3:8..3. "$...32.3203/.39/.3 ..38:7.-0-.3/.-07.3.80-./.33.8..7.3.2  808:3:3.5507-:.:203..2:3/9025..8047.-.35...80.:.9-.. (!079.3.32.2307.. . .1.203..3.3307..79../.:":7 .808:.3 %./2.5203.3.3 .3. .3-07-:.38:7.5...3202:39:-072..3.3.5../.3.8:.3:8..-07..3 .-039:0.3..:.33.3-07.3:8. 2030/...3 032.3:8./-070-0-.840..3203079.3.9207.3/.3./57.-07. . .-07:8.3:8.880..305..3.32./.3.-0-.9.908025:73...3:8.8. 80-03. 203.203.:5:3 2.. $..2.3./.175./.3 5073./.:..202-07.3 995.03. ...-07..2..5.9 070..3 5079:25. 202.3.7.3203.203.4380:038/./.18: /8.. 2.:./.3/507403.3 /03.3..9:.3.8.32.7.9. /. (   :..203:7:3.7.8808:.7.3/8:7..3-0757 O03.53.../..38:7./../.82.5.3-.5. 202. 803.9/.3:8./.3.3:8.:8.09.5..203.38:7.:39:-07-..307.7.::55073.7. -.909.8...3-079039.3 . .59../.9..203.30-0/:./.8.:39:2070.3.%039:8. .5/.3  ..80-.9.3203.:2:2/.18:./.703.380../../.3/.3.3..59.3:8.808:..909...5079.8.33.3 .(- 07.9:.59.3 .3..3..3/2.3../.3:39: 8.703.5.7.-07.703...9.. .35:3.3:8.2:3-.9.203.3./.3.91/.:39:20./239.32.3:8. .7809.:5:3202 . 80-.3..:.:. 9:. 9/./.9.3/.203/./.33.80-:./-:2.0. "$8$. 9.3..907.3:3....2.3:39:-07-.3/.547.380.390..2....90..5.3.5.3.9:88.9:.30/.5:3..9/.3. .9:.9 08025:73.. .3:8.1.380925.3307.3.32..59.809:: "$..-./80-:980-.7 . $:7..2.3 5079.3::2.3:8....35073.6.8..1(   ..../80-:980-.7. "$/.59..39/..32. ./ 2..:.520.3203/4743808047.2..08025:73.9:/2. O03..3/.3-072.5.3.9.3:8.1..8:/..2  .9.80-.3.202-07.3. 307.3-.  3..918.2..2.38047.2.-0-.3./..202.8:/.0-:9:.38:320.-07-. 0.80-.-0-...5.3:8.33.30-/.9 907.2-..:7:8..3 50739..9(- .-...907:8.2.  "$8$...3:8.3.3:8..3.9:2070.82.3::2.8050790.:..202-07.99/.3/./.5.-.59.30-0/:.0.9.3..3..59:9/./.3-0-./. 8047..5.3. 8:/.9:8.3::2.53./..3/:5//:3./.3-0-.20309.7..3.38:7.2:309.808047.3O5.9032..:80-.340.8. 03.7.3-./.. . /8..3907.3.80-.9.-.9.93:7. .

.

42.3 47/57088 .9.1.

 .

.

.

-. .7. ..f°¾f¾ f–f f¾f °  ½f f f f  ¾f¯f °–f° ¯f f°°f  .2 8. /.2 - 572...  SWS` SZa_SWZa^a` _S 9¾  f  ¾ff°  .9 2.#f°¯ ¯f° f°– ff¯f°¾ff ff¯f –¾ ½¾–¾ f°¾¾f .3:8.f°¾f ¾ f–f °¾f° f° f °f¾ ff° °–f°  ¯ ¾f° f ff  f f°– ¯ ¯    ff¾f° ff¯ ¯ ¯ ° ° ff¯ ° °f°–f f 9 ¯f° °f°–ff¯f°¾f  ff¾ ff¯€¾f€f¯f°¾f  –f°f  ¯f°¾f ¾ °  f  °  °°f ¯ ¯f° °f ¾ °  f° ¯ °nf ©ff  ff° f½f  f¯f°f f°¯f ¯f°f¯f°¾f 9 ¯ff¯f°f°–f °f°–¯f°¾f f½f f f €ff f– ½  ff° ¾ ¾ f°–  f f½ ¾ ¾f¯f°f  ¯¾f°f ¾f©f ½f° f°–f° ff ¯f°¾f .73 3.

¯ ½ff° €f¾  f°©f° f ¾½ ¾ ¾   ° f°– ¯ °–ff¯ ¾ f° °ff ¾  n°  ff° ¯½f¾½f f f°f° ff¯f°¾fff° ¾  ¯ f°–¯ °©½ ° ¯½°ff°¾½ ¾ ¾  . ¾½° ¾f¯ ¯ ¯f° f°– ff¯ f ¯ °¾  f° ©f¾f  f°  ff ¯f f f° ¾½f    f   ¾f¯ ¾ nff  –f¾ ¯ °–fff° ff ¯f°¾f f ff ¯f f°– n½ff°   f  f½f    f°¯ °   f¯ fff°–¯f  €°–¾¾ f–f½ ¯¯½°ff½ °– f ¯  f°  f ff¯  f ff° ¾n ff ¯ ¯  n ° °–f° ¯ ° ¯f f–f¯f ff €f   f °–f° °ff°– f°– .

¾½° ¯f°   f° f° ¯ff°¯f°¾f ff ¾€f f f   –f°°–½f f¾f½ f° ½  ff°°f  f ¯f°¾f  ¾   f  ¾ff° f° ff ¯f ¯¯f  f°f  ¯ff° ½f ff  f f° ½f°nf ° f°f  f ½ –°ff° ¾ ¯ ¾°f  ¯ff ½ f  ¯f°¾ff°°f° °–ff°–½f°– ° f  ff  ° f f f° °f ¾f¯½°–   f°  ¯f°¾f ¯ ¯ f¾½    ¯ff° ¯¾f°f   ½f°– f°f¯ ¯ f°f  ½ °    ¾f ¯ ¯ff°f€¾f°–¯ °–f©f½f f ©fff° ¯ f½¾f¾f f° f  ¯ff¾   f–f f¯ f f  ¯f°¾f ¯ ¯ f°––°– ©ff  ½ f   f°– f°–  ¾f  f ff° ¯ ¯ ¾f f°– f°  f° ½f f f f¯f °f° ¯  f ff°–  ½f f f °–f° ¾ °  ¾ °   ° ¯ ¯ f° ff ¯f°¾f ¾ f–f f¯ f f  ¯ ¯  f¾f° °  f ff¾ °f¾ ° °f¯° f½ f°––°–©ff ff¾¾ –ff½  ff°f  .¾¯ f€€f  ff  ° °–f° ¾½ ¯f° f° ¾½ ¯f°f°– f°¾ f–f½fff°½ ¯ f °ff° f° ff°¾½ f fff°  f¯ ff° ¯f°¾f ¾ ½   ¯ ° ¾ff°  f °f ¾f¯½°– ¯f°¾f ¯ ¯  ¾¯ ff° ©–f ¯ ¯  ¯ff°   ¾f ff° ff ¯f°¾f  ½  °f ¾ f–f ¯f n½ff° f f½f ¯ °¯ f° ¾f½ f° f½ f¾ f° ¯ff¾  ff °f f°f f°    ¾ f   f ¯ f ¾ ¾f¯f ¯f°¾f ¾ f–f ¾ ¾f¯f ¯f   f f f ½ f¯ ff° f°f¯f°¾f  f   ¾ f°– ¾  f ¯ °–f¯ f½f f¾f¯  f°¾ f°–ff f¯ °–f¯ f½f f½ ¯ °f  f–°f f°–½f ¯ ° ¯f ½ °–f¯ ff° f ¯f°¾f f f° f ff f  ¾  f  f ¯ °n½ff° ¯f°¾f ¾ f° ° ¯ °–f¯ f ff  f f  ½f f -f    f °f   f f °¾ ½ ¯f°¾f ¾ f–f ¯ ¯° f½f¾ ff ¯f°¾f ¾ f–f ½ ¯f°–¾f f– ¯f°¾f f°– f°  @ f f f  ¾¯ ff° f°ff ¯f°¾f °–f° ¯f°¾f f°– f°  nf f °f  fff°°f  ½f f f  .¯f ¯ ¯ °°f€¾ f° ¾°–  f°  °f€¾ f°– f f ff¯  ¯f°¾f ¯ f°– °–f° ½ °¾ ff ° € f° ¯ °¯ f°– f½ff ¾ ¾f  f ff   ¯ ¯ ffff° ff  f  ¾ ¯f° °––f¯f°¾f f½f ¯ °– ° ff° ff °f€¾°f f  f°  f © ¯¾ ½f f ½  ff°  n f  .

 f–ff€f ¯f°¾f¯¾¯ ¯f¾ f°f¯½  ¯° °–f°f©f°ff°–f¯f f° f°––° ° ¯ ¯¯½°  ¯ °– f f° ¯ ¯f¯f° ¯  f f  ¾   f ff°  ¯ff €°–¾ f€f f  f½f f¯    ¯f°¾f f° –°–f° f°– f° % ½ $$  ½nn n¯$$$$f f ¯f°¾f ¯ ° ¾f¯%     .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful