Tugas Mata Kuliah Pembangkit

DISUSUN OLEH :

Chandra Harefa (5115080257) Rota Massa (5115080265) Doli Muhammad (5115080254)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2011

Jakarta. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia yang diberikan-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan laporan makalah mengenai Pembangit Listrik Tenaga Air. Makalah ini disusun untuk menambah wawasan mahasiswa pada umumnya mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air dan kami susun berdasarkan berbagai sumber yang kami peroleh guna memperdalam pengetahuan kami dalam mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik. Akhir kata kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pihak pihak yang memerlukan. September 2011 Penulis . Hal itu tidak lain karena kami adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak demi tercapainya kesempurnaan laporan ini.

2 Prinsip umum 2.2 Saran 9 14 Daftar Pustaka .2 Tujuan i ii 1 3 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Kesimpulan 3.3 Komponen-Komponen dan Fungsi 2.4 Flowchart/Diagram 2.1 Latar Belakang 1.1 Definisi 2.5 Cara Kerja 4 5 6 7 8 BAB III PENUTUP 3.DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.

Kebutuhan listrik pada umumnya akan naik. Hal ini berpengaruh terhadap penyediaan energi listrik. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. reliable dan ramah lingkungan yaitu air. hal ini dikarenakan kita masih tergantung dengan fossil fuel yang kita ketahui termasuk not renewable atau tidak bisa diperbaharui lagi. PLTA Asahan. dapat dimengerti apabila pada akhir-akhir ini permintaan akan pembangkit tenaga semakin meningkat di negara-negara seluruh dunia. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa ditinjau dari segi kebutuhan tenaga. Tapi belum bisa dijadikan “tulang punggung” pasokan listrik. Sebenarnya terdapat energi alternatif yang murah. ada beberapa PLTA di Indonesia seperti PLTA Saguling. terutama tergantung pada pertumbuhan ekonomi dan laju perkembangan industri suatu negara. hampir dapat dipastikan semua negara di dunia benar-benar sedang mengalami krisis energi dan berbagai kesibukan dilakukan untuk menjajagi pemanfaatan berbagai alternatif pembangkit energi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Tenaga listrik memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi dan pembangunan suatu bangsa. Semakin jelas bahwa harus ada suatu gagasan baru mengenai sumber-sumber penghasil energi dan rumusan program-program pelaksanaan dengan efisiensi maksimal. Tenaga air (Hydropower) adalah enegi yang diperoleh dari air yang mengalir. dengan laju pertumbuhan berkisar 3-20% per tahun. Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetic (pada air mengalir).BAB I PENDAHULUAN 1. Tenaga merupakan suatu unsur penunjang yang sangat penting bagi pengembangan secara menyeluruh suatu bangsa. Hanya sayang sekali kita tidak begitu tertarik dengan sistem ini. Pemanfaatan secara tepat guna akan merupakan suatu alat yang ampuh untuk merangsang pertumbuhan perekonomian negara.1 Latar Belakang Akhir-akhir ini kita sering mendengar kata krisis energi. Sejak awal abad ke-18 kincir . Efek samping dari fossil fuel adalah emisi karbon yang dihasilkan dari pembakarannya. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Berdasarkan alasan tersebut. mulai dari nuklir sampai Blue Energy. Riam Kanan. Manusia sekarang mulai berupaya mencari energi alternatif.

dapat disebutkan yaitu tenaga uap. semuanya dianggap memang diciptakan guna memenuhi kebutuhan akan sumber energi untuk mencapai kesejahteraan kehidupan umat manusia. tenaga angin. hampir dapat dipastikan negara-negara didunia sedang mengalami krisis energi dan berbagai kesibukan dilakukan untuk menjajagi memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kekaguman manusai terhadap semua gejala alam telah menimbulkan daya tarik untuk memanfaatkannya kesejahteraan kehidupan. Sumber-sumber lain untuk pembangkit tenaga. panas matahari. tenaga air dan tenaga nuklir. tentu saja tidak diragukan nilainya. Pemanfaatannya secara tepat guna akan merupakan suatu alat yang ampuh untuk merangsang pertumbuhan perekonomian negara. . Meskipun demikian. energi angin. pengembangan tenaga secara besar-besaran dari sumber-sumber tersebut masih belum merupakan suatu kelaziman. Tenaga merupakan suatu unsur penunjang yang sangat penting bagi pengembangan secara menyeluruh suatu bangsa. penggergajian kayu dan mesin tekstil. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air. Sesuai dengan kriteria pembangkit tenaga secara besar-besaran. Memasuki abad ke-19 turbin air mulai dikembangkan. jika diurutkan sesuai dengan urutan pentingnya. tetapi jika dibandingkan dengan besarnya tenaga yang dihasilkan oleh ketiga sumber daya utama tersebut. Oleh karena itu. Semakin jelas bahwa harus ada suatu gagasan baru mengenai sumber-sumber penghasil energi dan rumusan program-program pelaksanaannya dengan efisien dan maksimal. Pasang surut lautan. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa ditinjau dari segi kebutuhan tenaga. Dalam hubungan dengan reservoir air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar dari kincir air atau turbin air.air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum. tenaga panas bumi. Berdasarkan alasan tersebut. seperti diketahui sampai saat ini. tenaga panas matahari. tiga sumber terpenting yang sangat umum sehingga sering dikatakan konvensional. medan magnet hidrodinamik dan lain-lain. sumber-sumber energi lainnya akan diklasifikasikan sebagai sumber daya tidak konvensional seperti tenaga pasang surut. dapat dimengerti apabila pada akhir-akhir ini permintaan akan pembangkit tenaga semakin meningkat di negara-negara seluruh dunia. kontribusinya memang sangat terbatas.

. yang mana merupakan penilaian dalam tugas individu.1. Makalah ini disusun untuk menambah wawasan mahasiswa pada umumnya mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air.2 Tujuan Tanpa menghilangkan tujuan utama dalam memenuhi tugas mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik.

1 Definisi Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah suatu sistem pembangkit energi listrik dengan cara memanfaatkan aliran dari air yang kemudian dirubah menjadi energi listrik melalui putaran turbin dan generator. Penaikan tegangan ini berfungsi untuk mengurangi kerugian akibat hambatan pada kawat penghantar dalam proses transmisi. secara luas pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun.BAB II PEMBAHASAN 2. Air merupakan sumber daya energi yang mempunyai nilai ekonomis. Sebagai contoh: Pembangunan Proyek Nasional Serbaguna Jatiluhur yang meliputi waduk atau bendungan utama dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta sarana sistem pengairannya dinyatakan selesai pada tahun 1967. Untuk mengenang jasa salah satu putra terbaik bangsa Indonesia bendungan dan PLTA Jatiluhur diresmikan dengan nama Ir. kemudian tegangan menengah disalurkan melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM). H. Pembangkit listrik adalah suatu rangkaian alat atau mesin yang mengubah energi mekanikal untuk menghasulkan energi listrik. Tegangan yang sudah dinaikkan kemudian ditransmisikan melalui jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) ke Gardu Induk (GI). Jumlah yang membutuhkan semakin meningkat. Fungsi dari turbin adalah untuk memutar rotor dari generator listrik sehingga dari putaran rotor itu dihasilkan energi listrik. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah motor yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air. ke trafo-trafo distribusi. Djuanda. Namun. untuk diturunkan voltasenya menjadi tegangan menengah 20 KV. sehingga perlu berhati-hati . Sistem yang mudah dan yang penting adalah ramah terhadap lingkungan. biasanya rangkaian alat itu terdiri dari turbin dan generator listrik. Dengan tegangan ekstra tinggi maka arus yang mengalir pada kawat penghantar menjadi kecil. tetapi juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak. Proyek Serbaguna Jatiluhur merupakan Tahap I dari pengembangan sumber daya air di wilayah sungai citarum dengan tujuan utama meningkatkan produksi bahan pangan nasional yaitu beras. Ketersediaan air di dunia ini terbatas. Di trafo-trfo distribusi voltasenya diturunkan dari 20 KV menjadi 220 volt dari trafo-trafo distribusi disalurkan melalui Jaringan Tegangan Rendah (JTR) ke pelanggan listrik. Listrik yang dihasilkan dinaikkan dahulu voltasenya menjadi 150 KV s/d 500 KV melalui trafo step up.

75% merupakan air tawar yang mendukung kehidupan makhluk hidup di darat. semakin banyak air yang dibutuhkan. . 0. tetapi juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak. mandi dan cuci). Pada gambar di atas menunjukan bahwa dari sejumlah air yang dapat dimanfaatkan sebanyak 76% berasal dari air sungai dan 24% adalah air tanah. pembangkit tenaga listrik. Pemanfaatan air terbesar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian yaitu sebesar 41% dan diikuti oleh pemenuhan kebutuha air untuk pembangkit tenaga listrik 39%. pengairan atau irigasi sawah. peternakan. industri. lebih kurang 97% merupakan air laut (air asin) yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung dalam kehidupan manusia. PLTA adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energy potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan enegi listrik. seperti untuk kebutuhan rumah tangga (minum. maupun air tanah dan selebihnya berupa uap air. Energi listrik yang dibangkitkan dari ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. danau. air sungai. masak. volume seluruhnya mencapai 1. secara luas pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun.000. sedangkan ketersediaan air yang didapat dimanfaatkan di alam ini jumlahnya terbatas. 2. disajikan contoh pemanfaatan permukaan dan air tanah di Amerika Serikat pada tahun 1990 yang tertera dalam gambar di bawah ini. baik berupa mata air. rekreasi dan lain lain. pemenuhan kebutuhan air perkotaan (13%) dan untuk industri (7%). Dari 3% sisanya.dalam memanfaatkannya. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah motor yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air.2 Prinsip Umum Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bekerja dengan cara mengubah energi potensial (dari dam atau air terjun) menjadi energi mekanik (dengan bantuan turbin air) dan dari energi mekanik menjadi energi listrik (dengan bantuan generator). Sebagai ilustrasi.400. Orang memanfaatkan air untuk berbagai keperluan. sarana transportasi. Air tawar tersebut berasal dari siklus air (daur hidrologi) secara alami. 2% berupa gunung-gunung es di kedua kutub bumi. Namun. Air yang dimanfaatkan tersebut sebagian dikonsumsi dan selebihnya dikembalikan ke lingkungan. Sebagian besar air dikembalikan ke lingkungan perairan sebagai air buangan atau air limbah dan sedikit saja yang betul-betul dikonsumsi. Semakin bertambah jumlah penduduk di muka bumi ini. Keberadaan air di alam ini mengalami suatu perputaran atau sirkulasi yang disebut dengan siklus air atau daur hidrologi.000 . Kandungan air di dalam bumi pada dasarnya berlimpah.

Turbin berfungsi untuk mengubah energi potensial menjadi energi mekanik. b. Dam berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar karena turbin memerlukan pasokan air yang cukup dan stabil. turbin air dan turbin gas. Pada PLTA tertentu dam dimanfaatkan untuk tempat rekreasi.Pembangkit tenaga listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapatkan tenaga listrik arus bolak balik tiga fase. Intake – pintu air untuk masuknya aliran air menuju ke turbin melalui penstock. Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi energi primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik. Kemudian turbin air memutar generator yang membangkitkan tenaga listik. generator dan transmisi. Penstock – saluran pipa air yang menuju ke turbin. Di dalam pipa ini tekanan air naik. a. Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel. Generator terdiri dari berbagai jenis turbin Francis. Selain itu dam juga berfungsi untuk pengendalian banjir. turbin uap. turbin. Proses konversi energi primer menjadi energi mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. Air akan memukul sudu-sudu dari turbin sehingga turbin berputar. potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga listrik.3 Komponen-Komponen dan Fungsi Komponen-komponen dasar PLTA berupa dam. Daya yang dibangkitkan oleh generator yang diputar oleh turbin air adalah: ( Keterangan: P= daya (kW) H= tinggi terjun air (meter) q= debit air ( ) ) = efisiensi turbinbersama generator k= konstanta 2. .6 miliar kubik. Dalam PLTA. Mula-mula potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga mekanik dalam turbin air. Pelton dan lain lain. Kaplan. Mesin penggerak generator melakukan konversi teanaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. Hampir semua PLTA mengandalkan bagian ini untuk membendung air dari sungai hingga terbentuk danau. Perputaran turbin ini dihubungkan ke generator. contoh waduk Jatiluhur yang berkapasitas 3 miliar kubik air dengan volume efektif sebesar 2. tenaga mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primeover).

Outflow – aliran air yang melewati impeller akan dialirkan lagi ke dam. Sebuah turbin mempunyai berat sampai 172 ton dan kecepatan putaran 90 rpm. Pada saat beban puncak air dalam lower reservoir akan dipompa ke upper reservoir. b. Air dialirkan langsung ke turbin untuk menghasilkan listrik.4 Flow Chart atau Diagram . cadangan air pada waduk utama tetap stabil. Air yang keluar dari turbin ditampung di lower reservoir sebelum dibuang ke sungai. . Pembangkit listrik tenaga air konvensional bekerja dengan cara tegangannya diturunkan lagi dengan trafo step down untuk mengalirkan air dari dam ke turbin setelah air itu dibuang. .Power lines – jaringan listrik 3 fase.Tansformer – untuk mengubah tegangan rendah ke tegangan yang lebih tinggi atau sebaliknya. Saat ini ada teknologi baru dikenal dengan pumped-storage plant. baik saluran udara maupun saluran bawah tanah.Turbin mesin yang memutar generator. Waduk utama (upper reservoir) seperti dam pada PLTA konvensional. Trafo digunakan untuk menaikkan tegangan arus bolak-balik (AC) agar listrik tidak banyak terbuang saat dialirkan melaui transmisi. Generator dihubungkan ke turbin dengan bantuan poros (gear-box) yang memanfaatkan putaran turbin untuk memutar kutub magnet di dalam generator sehingga terjadi pergerakkan electron yang membangkitkan listrik. Waduk cadangan (lower reservoir). yaitu: a. Biasanya turbin dipakai adalah Francis turbin. 2.Generator – mesin pengahasil listrik. . Transmisi berguna untuk mengalirkan listrik dari PLTA ke rumah-rumah atau industri. . Trafo yang digunakan adalah trafo step up. Pumped-storage plant memiliki dua penampungan.

Mesin penggerak generator melakukan konversi teanaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator.2. Mula-mula potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga mekanik dalam turbin air. Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel. Dalam PLTA. tenaga mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primeover). Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi energi primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik. Kemudian turbin air memutar generator yang membangkitkan tenaga listik. Proses konversi energi primer menjadi energi mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. turbin uap.5 Cara Kerja Pembangkit tenaga listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapatkan tenaga listrik arus bolak balik tiga fase. . turbin air dan turbin gas. potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga listrik.

Bukan masalah pada PLTA. Beban pembayaran bunga atas biaya modal yang ditanam sring kali melupakan sebagian besar dari biaya tahunan yang harus dipikul. kita dapat mengatakan bahwa bahan bakar untuk PLTA adalah air. Demikian pula hal ini juga berlaku pada PLTA. tanpa kehilangan kemampuan pelayanan untuk di wilayah hilirnya. Ia masih mampu mengairi sawah-sawah atau pun menghilangkan dahaga kota-kota akan air bersih.ia merupakan suatu sumber energi yang abadi. Pada PLTA. kelebihan kadang kala tidak terlihat. Bahan bakar untuk PLTA adalah batubara.BAB III PENUTUP 3. karena dengan kemampuannya untuk dioperasikan atau dihentikan kembali . Air melimpah melalui turbin. Hal ini tidak dimungkinkan pada PLTU dan PLTN. Berdasarkan pengertian yang sama. tidak seperti bahan bakar fosil. disamping pengeluaran untuk biaya batubara. PLTU sekarang ini menghadapi masalah pembuangan limbahnya yang berupa abu batubara. Untuk memenuhi kebutuhan puncak yang hanya terjadi selama beberapa jam saja. seperti berikut ini: a. b. Tetapi keunggulan bahan bakr untuk PLTA ini sama sekali tidak habis terpakai atau un berubah menjadi sesuatu yang lain.1 Kesimpulan 3. Sedangkan PLTA tidak menghadapi masalah yang serupa.11 Kelebihan Pembangkit Listrik Tenaga Air Kelebihan PLTA Tenaga air merupakan sumber daya terpenting setelah tenaga uap (panas). Tenaga air mempunyai beberapa keuntungan yang tidak dapat dipisahpisahkan yang membuatnya semakin menarik. Turbin-turbin pada PLTA bisa dioperasikan atau pun dihentikan pengoperasiannya setiap saat. transportasi batubara putih berlangsung secara alamiah hampir pada setiap kasus (kecuali pada PLTA dengan sistem kombinasi antara tampungan dan pompa). Meskipun demikian. karena tertelan oleh biaya pembangunan yang sangat besar. Pada PLTU. perlu diperhitungkan pula biaya transportasi bahan bakar tersebut. c. Biaya pengoperasian dan pemeliharaan PLTA sangat rendah jika dibandingkan dengan PLTU atau PLTN. Nyatanya suatu jurnal teknis yang terkenal mengenai tenaga air menamakannya dengan tepat sebagai batubara putih. Hampir 30%dari seluruh kebutuhan tenaga di dunia termasuk di Indonesia dipenuhi oleh pusat-pusat listrik tenaga air.

pembangkit listrik dapat menghasilkan tenaga yang efesiensi yang tinggi meskipun fluktuasi beban cukup besar. l. e. PLTA pun bias dimanfaatkan sebagai cadangan yang bias diandalkan pada sistem kelistrikan terpadu antara PLTU. g. Masa persiapan suatu proyek PLTA pada umumnya memakan waktu yang cukup lama. Mudah dalam perawatan. b. Hal ini cukup bersaing bila dibandingkan dengan umur efektif dari PLTN sekitar 30 tahun. umumnya memiliki peluang yang besar untuk bias dioperasikan selama lebih 50 tahun.hampir pada setiap saat merupakan suatu modal utama dalam pengoperasian sementara pada PLTU dan PLTN akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar yang luar biasa. Ramah lingkungan. perikanan dan lain lain. Pengembangan PLTA dengan memanfaatkan arus ungai dapat menimbulkan pula manfaat lain seperti pariwisata. Dengan teknik perencanaan yang mutakhir. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Tidak membutuhkan bahan bakar. PLTA. dan PLTN. n. telah dimungkinkan untuk memanfaatkan jenis turbin yang sesuai dengan keadaan setempat. 3.12 Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Kekurangan PLTA a. Biaya operasi rendah. Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%. i. k. Perkembangan mutakhir yang telah dicapai pada pengembangan turbin air. . sedangkan jika diperlukan waduk untuk keperluan tersebut dapat dimanfaatkan pula misalnya sebagai irigasi dan pengendali banjir. Seperti layaknya proyek padat modal yang lain. o. hampir semua PLTA merupakan proyek padat modal. d. cukup sederhana untuk dimengerti dan cukup mudah untuk dioperasikan. Semenjak proyek berupa gagasan awal sampai dengan saat pengoperasiannya. j. PLTA. h. Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di lingkungan yang terisolisir. Mengingat kemudahannya untuk memikul beban ataupun melepaskannya kembali. Peralatan PLTA yang mutakhir. laju pengembalian modal proyek PLTA adalah rendah. dibandingkan dengan sumber-sumber lainya. m. f. Ketangguhan sistemnya dapat lebih diandalkan.

sehingga modal yang sangat berharga yang telah ditanam akan menjadi modal mati. 3.13 Masalah-Masalah yang Timbul Masalah-masalah yang timbul Proses pembangkitan energi listrik pada prinsipnya merupakan konversi energi primer menjadi energy mekanik yang berfungsi sebagai penggerak an penggerak tersebut (energy mekanik) dikonversi oleh generator listrik menjadi tenaga listrik. sehingga perlu dilakukan operasi pusat pembangkit listrik yang efisien. Masalah yang timbul pada konversi energi tersebut diantaranya: a. b. c. PLTA tidak menghasilkan limbah. e. d.seringkali memakan waktu sekitar sepuluh sampai dengan lima belas tahun. Penyediaan air untuk keperluan pendingin. c. Selain itu biaya penyediaan tenaga listrik sebagian besar (± 60%) untuk operasi pusat pembangkit listrik khususnya untuk pengadaan bahan bakar. d. Pada proses konversi tersebut pasti timbul masalah-masalah. Operasi pusat pembangkit listrik sebagian besar 24 jam sehari. andaikata direncanakan factor kapasitas yang tinggi untuk suatu PLTA. Sebaliknya jika PLTA dirancang dengan factor kapasitas yang rendah. akan mengakibatkan sebagian dari peralatan hanya akan termanfaatkan selama beberpa waktu saja dalam satu tahun. Operasi. masa persiapan pada umumnya lebih singkat. . Penyediaan energi primer pada PLTA diperlukan daerah konservasi hutan pada daerah aliran sungai (DAS) agar supaya hutan berfungsi sebagai penyimpanan air sehingga tidak timbul banjir di musim hujan dan sebaliknya tidak terjadi kekeringan pada musim kemarau. hal tersebut bukan masalah lagi. Sedangkan aliran sungai tersebut sangat bervariasi sehingga pada umumnya tenaga andalan atau tenaga mantap akan sangat lebih kecil jika dibandingkan dengan kapasitas totalnya. tetapi limbah yang berasal ari masyarakat yang masuk ke sungai sering menimbulkan gangguan pada PLTA. Untuk suatu PLTU. Hal ini berarti bahwa potensi yang ada tidak termanfaatkan sepenuhnya. Membutuhkan tempat yang besar untuk pembangunan. Masalah limbah. Masalah kebisingan.dengan mengembangkan suatu sistem jaringan kelistrikan secara terpadu yang pengendaliannya dilakukan dengan bantuan computer. e. PLTA sangat tergantung pada aliran sungai secara alamiah. Hasil produksi tidak stabil.

7. Pemeliharaan. dan apakah sebaiknya peralatan atau mesin yang rusak diperbaiki atau diganti. Jenis pemeliharaan terdiri dari 2 macam. Pada persoalan teknis yang perlu diperhatikan adalah tindakan apa yang harus dilakukan untuk memelihara atau merawat dan atau memperbaiki atau mereparasi mesin atau peralatan yang rusak. Pemeliharaan peralatan elektronika. yaitu: pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dan pemeliharaan perbaikan (corrective atau breakdown maintenance) Masalah atau persoalan dalam pemeliharaan meliputi: (i) persoalan teknis dan (ii) persoalan ekonomis. 4. Pemeliharaan untuk tenaga pembangkit. 8.f. 3. seperti : penukar panas (heat exchanger) crane uap. meliputi: 1. bagian-bagian peralatan yang memerlukan pemeliharaan terutama adalah: 1. 3. . Pemeliharaan halaman dan taman. menjaga investasi. 2. Pemeliharaan peralatan bengkel. 5. apakah sebaiknya peralatan yang rusak diperbaiki di dalam perusahaan atau di luar perusahaan. seperti: bantalan. Bagian-bagian yang mempertemukan zat-zat dengan suhu yang berbeda. Bagian-bagian yang bergeser. Pemeliharaan peralatan gudang. 6. Pemeliharaan peralatan service. Pemeliharaan penerangan dan ventilasi. Jenis-jenis pemeliharaan yang dapat dilakukan oleh bagian maintenance. 9. Pemeliharaan peralatan diperlukan untuk mempertahankan efisiensi. Khusus untuk pusat pembangkit listrik. 2. Pemeliharaan bangunan. peralatan serta mengadakan perbaikan atau penyesuaian dan atau mengganti yang diperlukan sehingga terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan. mempertahankan keandalan dan mempertahankan umur ekonomis. Pada persoalan teknis: apakah sebaiknya dilakukan preventive maintenance atau corrective maintenance. Pemeliharaan adalah kegiatan untuk menjaga atau memelihara fasilitas. Pemeliharaan material handling dan pengangkutan. Kontak-kontak listrik dalam sakelar serta klem-klem penyambung listrik. serta alat-alat atau komponen apa saja yang harus dibutuhkan dan harus disediakan agar tindakan pada pekerjaan pemeliharaan atau merawat dan atau memperbaiki mesin atau peralatan yang rusak dapat dilakukan. cincin pengisap (piston ring) dan engsel-engsel.

4. Kegiatan produksi (production). Harus ada surat tugas yang tertulis. maka pengembangan pembangkit dapat dilakukan dengan menambah unit pembangkit dalam gedung pusat listrik yang telah ada tersebut. sebaliknya gangguan yang disebabkan petir yang terjadi berkali-kali akhirnya dapat mengakibatkan alat (misalnya transformator) menjadi rusak. Harus ada catatan. Pemeliharaan bangunan (housekeeping). pengawasan dan analisis. 5. Pusat listrik yang berdiri sendiri maupun yang ada dalam sistem interkoneksi memerlukan pengembangan. Syarat-syarat yang diperlukan agar pekerjaan bagian pemeliharaan dapat efisien adalah: 1. sedangkan di lain pihak unit pembangkit yang ada menjadi semakin tua dan perlu dikeluarkan dari operasi. 2. Inspeksi (inspection). Harus ada persediaan alat-alat (spare part). maka harus dibangun pusat listrik yang baru. Pengembangan pembangkit. Usaha-usaha untuk menjadikan para pekerja pada bagian pemeliharaan sebagai suatu komponen dari mesin dan atau peralatan yang ada. Tetapi jika tidak ada lagi kemungkinan memperluas gedung pusat listrik yang ada. Menambah jumlah peralatan para pekerja bagian pemeliharaan. 3. 3.Tugas kegiatan pemeliharaan meliputi: 1. Gangguan dapat juga disebabkan karena kerusakan alat. Hal ini disebabkan karena beban yang dihadapi terus bertambah. Jika gedung pusat listrik yang ada masih memungkinkan untuk penambahan unit pembangkit. h. 6. Usaha-usaha untuk menjamin kelancaran kegiatan pemeliharaan adalah: 1. Gangguan dan kerusakan. 2. . Pada umumnya. Harus ada perencanaan (planning) dan jadwal (scheduling). Gangguan sesungguhnya adalah peristiwa hubung singkat yang penyebabnya kebanyakan petir dan tanaman. 4. 3. Harus ada data mengenai mesin dan peralatan yang dimiliki perusahaan. g. Gangguan adalah peristiwa yang menyebabkan pemutus tenaga membuka (trip) di luar kehendak operator sehingga terjadi pemutus pasokan energy listrik. Kegiatan teknik (engineering). Menggunakan suatu preventive maintenance. Harus ada laporan. 2. 4. Diadakannya suatu cadangan di dalam suatu sistem produksi pada tingkat-tingkat yang kritis (critical unit). Kegiatan administrasi (clerical work). 5.

PLTA seharusnya lebih cepat dalam hal persiapan suatu proyek baru PLTA. i. tidak seharusnya memakan waktu sampai sepuluh sampai lima belas tahun. kerusakan pada bendungan dapat menyebabkan resiko kecelakaan dan kerugian yang sangat besar.Pengembangan pembangkit khususnya dalam system interkoneksi. Perkembangan teknologi pembangkit. 3. sebab dari apa yang didapat tidak sesuai dengan pengeluarannya. Dari segi modal. Perkembangan teknologi pembangkit umumnya mengarah pada perbaikan efisiensi dan penerapan teknik konversi energy yang baru dan penurunan bahan bakar baru. seharusnya masa persiapannya lebih singkat. seharusnya pihak PLTA memberikan bangunan yang harusnya cukup sesuai oleh pambangunannya. Perkembangan ini meliputi segi perangkat keras (hardware) seperti komputerisasi dan juga perangkat luanak (software) seperti pengembangan model-model matematika untuk optimasi. selain harus memperhatikan masalah gangguan dan kerusakan juga harus memperhatikan masalah saluran transmisi dalam sistem.2 Saran Dilihat dari sudut pandang bangunan. Disamping itu terkadang. Lebih di stabilkan produksinya. Karena jika tidak akan mengganggu keseimbangan ekosistem sungai/danau akibat dibangunnya bendungan dimana pembangunan bendungan juga memakan biaya dan waktu yang lama. seharusnya pihak PLTA lebih diperghitungkan. .

Jakarta : Rineka Cipta http://indone5ia. Pembangkit Energi Listrik.wordpress.com/2010/05/prinsip-kerja-plta.DAFTAR PUSTAKA M. 2011. Suyitno.com/2011/05/13/173/ http://inmystery.html .blogspot.

f¾ff ff ½ ¾ff° ff¯ ½ ¯ fff° ¯ ½  %% ½ ¾ff°  °¾ f° %% ½ ¾ff° °¯¾ 9f f½ ¾ff° °¾f°–½  ½ ff°f ff° ff°f½f f°– f¾ ff° ° ¯ ¯ ff ff ¯ ff f° ff ¯ ¯½  f ff ¯  ½ff¾ ¯ ¾° ff ½ fff° f°– ¾f  ¾ f ff ff ff ¯½° ° f½f ¾f©f f°– f¾  f° f° f¾ ¾ ff° f–f ° ff° ½f f ½  ©ff° ½ ¯ fff° ff ¯ ff f° ff ¯ ¯½  f ¯ ¾° ff ½ fff° f°– ¾f f½f ff°  9f f ½ ¾ff°  °¾  f½ff ¾ f°f ff° ½  °  ¯f° °f°n  ff n n  ¯f° °f°n  f½ff ¾ f°f ½ fff° f°– ¾f ½  f  ff¯ ½ ¾fff° ff  f ½ ¾fff°  f° f½ff ¾ f°f ½ fff°ff¯ ¾°f°–¾f ½  fff –f°  °¾ © °¾½ ¯ fff°f°– f½f ff°  f–f°¯f° °f°n ¯ ½    9 ¯ fff° f°–°f°    9 ¯ fff°½ fff° °–     9 ¯ fff°½ fff°  °f    9 ¯ fff°° °f–f½ ¯ f°–    9 ¯ fff°½ ° f°–f° f° °f¾    9 ¯ fff°¯f ff° °– f°½ °–f°–f°    9 ¯ fff°ff¯f° f°f¯f°    9 ¯ fff°½ fff°¾ n    9 ¯ fff°½ fff°– f°–  9 ¯ fff° ½ fff° ½ f° ° ¯ ¯½ ff°f° €¾ °¾  ¯ °©f–f ° ¾f¾  ¯ ¯½ ff°f°  f° ff° f° ¯ ¯½ ff°f° ¯ °¯¾  ¾¾ ° ½¾f ½ ¯ f°– ¾  f–f° f–f° ½ fff° f°– ¯ ¯ f° ½ ¯ fff° f¯ff ff    f–f° f–f°f°– – ¾  ¾ ½   f°ff° n°n°½ °–¾f½%½¾°°–% f° °–¾  °–¾     f–f° f–f°f°–¯ ¯½  ¯f°f f °–f°¾f°–  f ¾ ½   ½ °f½f°f¾% f nf°– %nf° f½    °f °f¾ ff¯¾f f¾ f ¯  ¯½ °f¯ °–¾  .€  9 ¯ fff° 9 ¯ fff°f ff –ff°°¯ °©f–fff¯ ¯ ff€f¾f¾  ½ fff° ¾ f ¯ °–f ff° ½  ff° ff ½ ° ¾ff° f° ff ¯ °––f° f°– ½ f° ¾ °––f   f½f ¾f  f ff° ½ f¾ ½ ¾ f°– ¯ ¯f¾f°   °¾ ½ ¯ fff°    f  ¯fnf¯  f  ½ ¯ fff° ½ °n –ff° %½  °  ¯f° °f°n % f°½ ¯ fff°½  ff°%n n ff  f °¯f° °f°n % .

°f¯ f©¯f½ fff°½ff½  ©f f–f°½ ¯ fff°    .@–f¾ –ff°½ ¯ fff°¯ ½    °¾½ ¾%°¾½ n°%     –ff° °% °–° °–%     –ff°½ ¾%½ n°%     –ff°f ¯°¾f¾%n nf%    9 ¯ fff° f°–°f°%¾  ½°–%  ff ¾fff°– ½ f°f–f½  ©ff° f–f°½ ¯ fff° f½f €¾ °f ff    f¾f f ff¯ °– °f¯ ¾° f°½ fff°f°– ¯½ ¾fff°    f¾f f½  °nf°ff°%½f°°°–% f°©f f%¾n °–%    f¾f f¾f–f¾f°– ¾    f¾f f½ ¾ ff°ff ff%¾½f ½f%    f¾f fnfff°    f¾f ff½f° ½ °–ff¾f° f°f°f¾¾  D¾ff ¾ff°¯ °©f¯° f°nff° –ff°½ ¯ fff°f ff    . °––°ff°¾f½  ° ¯f° °f°n    f ff°°f¾fnf f°–f°  ff¯¾f¾¾ ¯½ ¾½f f°–f °–f f°–¾%nnf°%    D¾ff ¾ff°¯ °©f f°½ff½  ©f½f f f–f°½ ¯ fff°¾ f–f ¾f¯½° ° f¯ ¾° f°ff½ fff°f°–f f  –  f°––f° f°  ¾ff°  f°––f° f ff ½ ¾f f°– ¯ ° f f° ½ ¯¾  °f–f ¯ ¯ f %½%  f   ° f ½ f ¾ °––f  ©f  ½ ¯¾ ½f¾f° ° – ¾  f°––f° ¾ ¾°––°f f ff ½ ¾f  °– ¾°–f f°– ½ ° f °f f°ff°½  f°f°f¯f° f°––f° f½f©–f ¾ f f°f °f  ¾ff° ff  ¾ f°f –f°––f° f°– ¾ f f° ½  f°–  ©f  f f f°f f½f¯ °–f ff°ff%¯¾f°ff°¾€¯f%¯ °©f ¾f    9 °– ¯ f°–f°½ ¯ f°– 9f f ¯¯°f 9¾f ¾ f°–  ¾ °  ¯f½° f°– f f ff¯ ¾¾ ¯ ° ° ¾ ¯ ¯ f° ½ °– ¯ f°–f°  f ° ¾ f f° f °f f°f°– f f½ ¾ f¯ f ¾ f°–f° f°½f°½ ¯ f°– f°– f f ¯ °©f  ¾ ¯f° f f° ½   ff° f ½ f¾  f – °– ½¾f ¾ f°– f f ¯f¾ ¯ ¯°–°f° ° ½ °f¯ ff° ° ½ ¯ f°–  ¯ff ½ °– ¯ f°–f°½ ¯ f°– f½f ff° °–f°¯ °f¯ f°½ ¯ f°– ff¯ – °– ½¾f ¾ f°–  f f f  ¾   @ f½ ©f  f f f f–  ¯°–°f° ¯ ¯½ f¾– °–½¾f¾f°–f f ¯fff¾  f°–°½¾f¾f°– f  .

9 °– ¯ f°–f° ½ ¯ f°– ¾¾°f ff¯ ¾¾ ¯ ° ° ¾  ¾ f° f¾ ¯ ¯½ ff°¯f¾ff–f°––f° f° ¾ff°©–ff¾¯ ¯½ ff°¯f¾ff ¾ff°f°¾¯¾ ff¯¾¾ ¯    9  ¯ f°–f°  °–½ ¯ f°– 9  ¯ f°–f°  °–½ ¯ f°–¯¯°f ¯ °–ff ½f f ½  ff° €¾ °¾ f° ½ ° f½f°  ° ° ¾ ° – f°– f f° ½ °°f° ff° ff f  9  ¯ f°–f° ° ¯ ½ ¾ – ½ f°–f  f¾ %f f % ¾ ½  ¯½ ¾f¾ f° ©–f ½ f°–f f°f %¾€f % ¾ ½  ½ °– ¯ f°–f°¯  ¯ ¯f ¯ff°½¯f¾    ff°  f f ¾  ½f° f°– f°–°f°  ¾ f¾°f ½f 9@ ¯ ¯ f° f°–°f° f°–f¾°fn½¾ ¾f ½f¯ f°–°f°°f f °f©f fff°¯ °––f°––  ¾ ¯ f°–f° ¾¾ ¯ ¾°–f$ f°f f f  f°–°°f ° °–f° ¯f°f ½ ¯ f°–°f° ° °–f° ©–f ¯ ¯ff° ff f° f f°– f¯f  ¾f¯½°–   f f°–   ¾ff° ½f f ° °–f° f½f ¯ ° f f°  ¾  n fff° f°  –f°f°–¾f°–f ¾f      ¾f f°½ ¾°f  f ¾ – ¯ f  ¾ f¾°f ½f 9@   ½ –°–f°  ¾ f  f f½f f°–  f½f f¾ ¾f °–f°½ °– ff°°f   9@ ¾ f¾°f   n ½f ff¯ f ½ ¾f½f° ¾f ½  f 9@   f ¾ f¾°f¯ ¯ff°f¾f¯½f¾ ½¾f¯½f¯f f¾f° ¾ f¾°f¯f¾f ½ ¾f½f°°f ¾°–f         .

@9D@ . °  9 ¯ f°–° –¾ fff ° f.

½f ½ $$° ° f  ½ ¾¾ n¯$$$$$ ½ $$°¯¾  –¾½ n¯$$$½°¾½  ©f ½f ¯ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful