Tugas Mata Kuliah Pembangkit

DISUSUN OLEH :

Chandra Harefa (5115080257) Rota Massa (5115080265) Doli Muhammad (5115080254)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2011

Jakarta. Hal itu tidak lain karena kami adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Makalah ini disusun untuk menambah wawasan mahasiswa pada umumnya mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air dan kami susun berdasarkan berbagai sumber yang kami peroleh guna memperdalam pengetahuan kami dalam mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia yang diberikan-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan laporan makalah mengenai Pembangit Listrik Tenaga Air. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak demi tercapainya kesempurnaan laporan ini. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan. Akhir kata kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pihak pihak yang memerlukan. September 2011 Penulis .

2 Prinsip umum 2.1 Kesimpulan 3.1 Definisi 2.5 Cara Kerja 4 5 6 7 8 BAB III PENUTUP 3.4 Flowchart/Diagram 2.2 Saran 9 14 Daftar Pustaka .2 Tujuan i ii 1 3 BAB II PEMBAHASAN 2.DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.3 Komponen-Komponen dan Fungsi 2.

Semakin jelas bahwa harus ada suatu gagasan baru mengenai sumber-sumber penghasil energi dan rumusan program-program pelaksanaan dengan efisiensi maksimal. Sebenarnya terdapat energi alternatif yang murah. reliable dan ramah lingkungan yaitu air. Kebutuhan listrik pada umumnya akan naik. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa ditinjau dari segi kebutuhan tenaga. Hal ini berpengaruh terhadap penyediaan energi listrik. Manusia sekarang mulai berupaya mencari energi alternatif. Hanya sayang sekali kita tidak begitu tertarik dengan sistem ini. dengan laju pertumbuhan berkisar 3-20% per tahun. terutama tergantung pada pertumbuhan ekonomi dan laju perkembangan industri suatu negara. Riam Kanan.1 Latar Belakang Akhir-akhir ini kita sering mendengar kata krisis energi. hampir dapat dipastikan semua negara di dunia benar-benar sedang mengalami krisis energi dan berbagai kesibukan dilakukan untuk menjajagi pemanfaatan berbagai alternatif pembangkit energi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Tenaga merupakan suatu unsur penunjang yang sangat penting bagi pengembangan secara menyeluruh suatu bangsa.BAB I PENDAHULUAN 1. dapat dimengerti apabila pada akhir-akhir ini permintaan akan pembangkit tenaga semakin meningkat di negara-negara seluruh dunia. PLTA Asahan. Efek samping dari fossil fuel adalah emisi karbon yang dihasilkan dari pembakarannya. Sejak awal abad ke-18 kincir . Tapi belum bisa dijadikan “tulang punggung” pasokan listrik. Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetic (pada air mengalir). hal ini dikarenakan kita masih tergantung dengan fossil fuel yang kita ketahui termasuk not renewable atau tidak bisa diperbaharui lagi. Tenaga listrik memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi dan pembangunan suatu bangsa. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. mulai dari nuklir sampai Blue Energy. Tenaga air (Hydropower) adalah enegi yang diperoleh dari air yang mengalir. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Berdasarkan alasan tersebut. Pemanfaatan secara tepat guna akan merupakan suatu alat yang ampuh untuk merangsang pertumbuhan perekonomian negara. ada beberapa PLTA di Indonesia seperti PLTA Saguling.

tentu saja tidak diragukan nilainya. energi angin. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa ditinjau dari segi kebutuhan tenaga. penggergajian kayu dan mesin tekstil. tetapi jika dibandingkan dengan besarnya tenaga yang dihasilkan oleh ketiga sumber daya utama tersebut. hampir dapat dipastikan negara-negara didunia sedang mengalami krisis energi dan berbagai kesibukan dilakukan untuk menjajagi memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. jika diurutkan sesuai dengan urutan pentingnya. Memasuki abad ke-19 turbin air mulai dikembangkan. Pasang surut lautan. dapat disebutkan yaitu tenaga uap. tenaga angin. seperti diketahui sampai saat ini. Dalam hubungan dengan reservoir air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar dari kincir air atau turbin air. . pengembangan tenaga secara besar-besaran dari sumber-sumber tersebut masih belum merupakan suatu kelaziman. Sumber-sumber lain untuk pembangkit tenaga. Sesuai dengan kriteria pembangkit tenaga secara besar-besaran. semuanya dianggap memang diciptakan guna memenuhi kebutuhan akan sumber energi untuk mencapai kesejahteraan kehidupan umat manusia. sumber-sumber energi lainnya akan diklasifikasikan sebagai sumber daya tidak konvensional seperti tenaga pasang surut. Berdasarkan alasan tersebut. Tenaga merupakan suatu unsur penunjang yang sangat penting bagi pengembangan secara menyeluruh suatu bangsa. Semakin jelas bahwa harus ada suatu gagasan baru mengenai sumber-sumber penghasil energi dan rumusan program-program pelaksanaannya dengan efisien dan maksimal. tiga sumber terpenting yang sangat umum sehingga sering dikatakan konvensional. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air.air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum. tenaga panas bumi. dapat dimengerti apabila pada akhir-akhir ini permintaan akan pembangkit tenaga semakin meningkat di negara-negara seluruh dunia. tenaga air dan tenaga nuklir. Kekaguman manusai terhadap semua gejala alam telah menimbulkan daya tarik untuk memanfaatkannya kesejahteraan kehidupan. kontribusinya memang sangat terbatas. panas matahari. tenaga panas matahari. Pemanfaatannya secara tepat guna akan merupakan suatu alat yang ampuh untuk merangsang pertumbuhan perekonomian negara. Meskipun demikian. Oleh karena itu. medan magnet hidrodinamik dan lain-lain.

1. Makalah ini disusun untuk menambah wawasan mahasiswa pada umumnya mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air. yang mana merupakan penilaian dalam tugas individu. .2 Tujuan Tanpa menghilangkan tujuan utama dalam memenuhi tugas mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik.

H. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah motor yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air. Tegangan yang sudah dinaikkan kemudian ditransmisikan melalui jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) ke Gardu Induk (GI). biasanya rangkaian alat itu terdiri dari turbin dan generator listrik. Proyek Serbaguna Jatiluhur merupakan Tahap I dari pengembangan sumber daya air di wilayah sungai citarum dengan tujuan utama meningkatkan produksi bahan pangan nasional yaitu beras. Fungsi dari turbin adalah untuk memutar rotor dari generator listrik sehingga dari putaran rotor itu dihasilkan energi listrik. Air merupakan sumber daya energi yang mempunyai nilai ekonomis. Ketersediaan air di dunia ini terbatas. Dengan tegangan ekstra tinggi maka arus yang mengalir pada kawat penghantar menjadi kecil. Listrik yang dihasilkan dinaikkan dahulu voltasenya menjadi 150 KV s/d 500 KV melalui trafo step up. Sistem yang mudah dan yang penting adalah ramah terhadap lingkungan. sehingga perlu berhati-hati . Sebagai contoh: Pembangunan Proyek Nasional Serbaguna Jatiluhur yang meliputi waduk atau bendungan utama dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta sarana sistem pengairannya dinyatakan selesai pada tahun 1967.BAB II PEMBAHASAN 2. Jumlah yang membutuhkan semakin meningkat. secara luas pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun. Pembangkit listrik adalah suatu rangkaian alat atau mesin yang mengubah energi mekanikal untuk menghasulkan energi listrik. ke trafo-trafo distribusi. Djuanda. Di trafo-trfo distribusi voltasenya diturunkan dari 20 KV menjadi 220 volt dari trafo-trafo distribusi disalurkan melalui Jaringan Tegangan Rendah (JTR) ke pelanggan listrik.1 Definisi Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah suatu sistem pembangkit energi listrik dengan cara memanfaatkan aliran dari air yang kemudian dirubah menjadi energi listrik melalui putaran turbin dan generator. tetapi juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak. kemudian tegangan menengah disalurkan melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM). Penaikan tegangan ini berfungsi untuk mengurangi kerugian akibat hambatan pada kawat penghantar dalam proses transmisi. untuk diturunkan voltasenya menjadi tegangan menengah 20 KV. Untuk mengenang jasa salah satu putra terbaik bangsa Indonesia bendungan dan PLTA Jatiluhur diresmikan dengan nama Ir. Namun.

dalam memanfaatkannya.75% merupakan air tawar yang mendukung kehidupan makhluk hidup di darat.400. 2. seperti untuk kebutuhan rumah tangga (minum. industri. sedangkan ketersediaan air yang didapat dimanfaatkan di alam ini jumlahnya terbatas. Orang memanfaatkan air untuk berbagai keperluan. disajikan contoh pemanfaatan permukaan dan air tanah di Amerika Serikat pada tahun 1990 yang tertera dalam gambar di bawah ini. 2% berupa gunung-gunung es di kedua kutub bumi. Pemanfaatan air terbesar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian yaitu sebesar 41% dan diikuti oleh pemenuhan kebutuha air untuk pembangkit tenaga listrik 39%. air sungai. pembangkit tenaga listrik. lebih kurang 97% merupakan air laut (air asin) yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung dalam kehidupan manusia. 0. danau. secara luas pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun. Sebagai ilustrasi. . Dari 3% sisanya. Energi listrik yang dibangkitkan dari ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. tetapi juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak. Air yang dimanfaatkan tersebut sebagian dikonsumsi dan selebihnya dikembalikan ke lingkungan. PLTA adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energy potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan enegi listrik. Namun. peternakan.000 . sarana transportasi. rekreasi dan lain lain. Sebagian besar air dikembalikan ke lingkungan perairan sebagai air buangan atau air limbah dan sedikit saja yang betul-betul dikonsumsi. Air tawar tersebut berasal dari siklus air (daur hidrologi) secara alami. Kandungan air di dalam bumi pada dasarnya berlimpah. pengairan atau irigasi sawah. maupun air tanah dan selebihnya berupa uap air.2 Prinsip Umum Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bekerja dengan cara mengubah energi potensial (dari dam atau air terjun) menjadi energi mekanik (dengan bantuan turbin air) dan dari energi mekanik menjadi energi listrik (dengan bantuan generator). mandi dan cuci). pemenuhan kebutuhan air perkotaan (13%) dan untuk industri (7%). Keberadaan air di alam ini mengalami suatu perputaran atau sirkulasi yang disebut dengan siklus air atau daur hidrologi. volume seluruhnya mencapai 1. masak. baik berupa mata air. semakin banyak air yang dibutuhkan. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah motor yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air.000. Pada gambar di atas menunjukan bahwa dari sejumlah air yang dapat dimanfaatkan sebanyak 76% berasal dari air sungai dan 24% adalah air tanah. Semakin bertambah jumlah penduduk di muka bumi ini.

. Pelton dan lain lain. potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga listrik. tenaga mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primeover). Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel. generator dan transmisi. Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi energi primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik.Pembangkit tenaga listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapatkan tenaga listrik arus bolak balik tiga fase. Turbin berfungsi untuk mengubah energi potensial menjadi energi mekanik. turbin air dan turbin gas. Daya yang dibangkitkan oleh generator yang diputar oleh turbin air adalah: ( Keterangan: P= daya (kW) H= tinggi terjun air (meter) q= debit air ( ) ) = efisiensi turbinbersama generator k= konstanta 2. Dalam PLTA. contoh waduk Jatiluhur yang berkapasitas 3 miliar kubik air dengan volume efektif sebesar 2. turbin. Air akan memukul sudu-sudu dari turbin sehingga turbin berputar. Penstock – saluran pipa air yang menuju ke turbin. Selain itu dam juga berfungsi untuk pengendalian banjir. Pada PLTA tertentu dam dimanfaatkan untuk tempat rekreasi. b. Di dalam pipa ini tekanan air naik. Intake – pintu air untuk masuknya aliran air menuju ke turbin melalui penstock. Dam berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar karena turbin memerlukan pasokan air yang cukup dan stabil. Perputaran turbin ini dihubungkan ke generator. Hampir semua PLTA mengandalkan bagian ini untuk membendung air dari sungai hingga terbentuk danau. Kemudian turbin air memutar generator yang membangkitkan tenaga listik.6 miliar kubik. Generator terdiri dari berbagai jenis turbin Francis.3 Komponen-Komponen dan Fungsi Komponen-komponen dasar PLTA berupa dam. Proses konversi energi primer menjadi energi mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. Mesin penggerak generator melakukan konversi teanaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. a. Kaplan. Mula-mula potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga mekanik dalam turbin air. turbin uap.

. Transmisi berguna untuk mengalirkan listrik dari PLTA ke rumah-rumah atau industri. Air dialirkan langsung ke turbin untuk menghasilkan listrik.Tansformer – untuk mengubah tegangan rendah ke tegangan yang lebih tinggi atau sebaliknya. . Air yang keluar dari turbin ditampung di lower reservoir sebelum dibuang ke sungai. baik saluran udara maupun saluran bawah tanah. . Generator dihubungkan ke turbin dengan bantuan poros (gear-box) yang memanfaatkan putaran turbin untuk memutar kutub magnet di dalam generator sehingga terjadi pergerakkan electron yang membangkitkan listrik. cadangan air pada waduk utama tetap stabil. Sebuah turbin mempunyai berat sampai 172 ton dan kecepatan putaran 90 rpm.Outflow – aliran air yang melewati impeller akan dialirkan lagi ke dam. . Waduk utama (upper reservoir) seperti dam pada PLTA konvensional. Pumped-storage plant memiliki dua penampungan.Generator – mesin pengahasil listrik. yaitu: a.4 Flow Chart atau Diagram . 2. Trafo yang digunakan adalah trafo step up. Waduk cadangan (lower reservoir). Biasanya turbin dipakai adalah Francis turbin. b.Power lines – jaringan listrik 3 fase. Pada saat beban puncak air dalam lower reservoir akan dipompa ke upper reservoir. Trafo digunakan untuk menaikkan tegangan arus bolak-balik (AC) agar listrik tidak banyak terbuang saat dialirkan melaui transmisi. Pembangkit listrik tenaga air konvensional bekerja dengan cara tegangannya diturunkan lagi dengan trafo step down untuk mengalirkan air dari dam ke turbin setelah air itu dibuang. Saat ini ada teknologi baru dikenal dengan pumped-storage plant.Turbin mesin yang memutar generator.

Dalam PLTA. Mesin penggerak generator melakukan konversi teanaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. Proses konversi energi primer menjadi energi mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. tenaga mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primeover). . turbin air dan turbin gas. Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi energi primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik. turbin uap.5 Cara Kerja Pembangkit tenaga listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapatkan tenaga listrik arus bolak balik tiga fase. Kemudian turbin air memutar generator yang membangkitkan tenaga listik. Mula-mula potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga mekanik dalam turbin air. potensi tenaga air dikonversikan menjadi tenaga listrik.2. Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel.

transportasi batubara putih berlangsung secara alamiah hampir pada setiap kasus (kecuali pada PLTA dengan sistem kombinasi antara tampungan dan pompa). seperti berikut ini: a.1 Kesimpulan 3. Ia masih mampu mengairi sawah-sawah atau pun menghilangkan dahaga kota-kota akan air bersih. Sedangkan PLTA tidak menghadapi masalah yang serupa. Bukan masalah pada PLTA. kelebihan kadang kala tidak terlihat.11 Kelebihan Pembangkit Listrik Tenaga Air Kelebihan PLTA Tenaga air merupakan sumber daya terpenting setelah tenaga uap (panas). c. tidak seperti bahan bakar fosil. Bahan bakar untuk PLTA adalah batubara. Nyatanya suatu jurnal teknis yang terkenal mengenai tenaga air menamakannya dengan tepat sebagai batubara putih. Hal ini tidak dimungkinkan pada PLTU dan PLTN. Biaya pengoperasian dan pemeliharaan PLTA sangat rendah jika dibandingkan dengan PLTU atau PLTN. Beban pembayaran bunga atas biaya modal yang ditanam sring kali melupakan sebagian besar dari biaya tahunan yang harus dipikul.BAB III PENUTUP 3. PLTU sekarang ini menghadapi masalah pembuangan limbahnya yang berupa abu batubara. karena tertelan oleh biaya pembangunan yang sangat besar. Turbin-turbin pada PLTA bisa dioperasikan atau pun dihentikan pengoperasiannya setiap saat. Berdasarkan pengertian yang sama. Tenaga air mempunyai beberapa keuntungan yang tidak dapat dipisahpisahkan yang membuatnya semakin menarik. Pada PLTU.ia merupakan suatu sumber energi yang abadi. karena dengan kemampuannya untuk dioperasikan atau dihentikan kembali . Hampir 30%dari seluruh kebutuhan tenaga di dunia termasuk di Indonesia dipenuhi oleh pusat-pusat listrik tenaga air. disamping pengeluaran untuk biaya batubara. tanpa kehilangan kemampuan pelayanan untuk di wilayah hilirnya. Air melimpah melalui turbin. Pada PLTA. perlu diperhitungkan pula biaya transportasi bahan bakar tersebut. Tetapi keunggulan bahan bakr untuk PLTA ini sama sekali tidak habis terpakai atau un berubah menjadi sesuatu yang lain. Untuk memenuhi kebutuhan puncak yang hanya terjadi selama beberapa jam saja. kita dapat mengatakan bahwa bahan bakar untuk PLTA adalah air. Meskipun demikian. Demikian pula hal ini juga berlaku pada PLTA. b.

Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%. j. l. i. cukup sederhana untuk dimengerti dan cukup mudah untuk dioperasikan. Seperti layaknya proyek padat modal yang lain. Hal ini cukup bersaing bila dibandingkan dengan umur efektif dari PLTN sekitar 30 tahun. umumnya memiliki peluang yang besar untuk bias dioperasikan selama lebih 50 tahun. Ramah lingkungan. dibandingkan dengan sumber-sumber lainya. f. Peralatan PLTA yang mutakhir. g. Perkembangan mutakhir yang telah dicapai pada pengembangan turbin air. h. Mengingat kemudahannya untuk memikul beban ataupun melepaskannya kembali. m. k. Masa persiapan suatu proyek PLTA pada umumnya memakan waktu yang cukup lama. Ketangguhan sistemnya dapat lebih diandalkan. laju pengembalian modal proyek PLTA adalah rendah.hampir pada setiap saat merupakan suatu modal utama dalam pengoperasian sementara pada PLTU dan PLTN akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar yang luar biasa. b. Dengan teknik perencanaan yang mutakhir. sedangkan jika diperlukan waduk untuk keperluan tersebut dapat dimanfaatkan pula misalnya sebagai irigasi dan pengendali banjir. perikanan dan lain lain. n. Mudah dalam perawatan. d. PLTA. Tidak membutuhkan bahan bakar. pembangkit listrik dapat menghasilkan tenaga yang efesiensi yang tinggi meskipun fluktuasi beban cukup besar. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas. PLTA. . Pengembangan PLTA dengan memanfaatkan arus ungai dapat menimbulkan pula manfaat lain seperti pariwisata. PLTA pun bias dimanfaatkan sebagai cadangan yang bias diandalkan pada sistem kelistrikan terpadu antara PLTU. Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di lingkungan yang terisolisir. 3. telah dimungkinkan untuk memanfaatkan jenis turbin yang sesuai dengan keadaan setempat. e. Biaya operasi rendah. Semenjak proyek berupa gagasan awal sampai dengan saat pengoperasiannya. o.12 Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Kekurangan PLTA a. dan PLTN. hampir semua PLTA merupakan proyek padat modal.

e. masa persiapan pada umumnya lebih singkat. c. hal tersebut bukan masalah lagi. . akan mengakibatkan sebagian dari peralatan hanya akan termanfaatkan selama beberpa waktu saja dalam satu tahun. Hasil produksi tidak stabil.seringkali memakan waktu sekitar sepuluh sampai dengan lima belas tahun. c. sehingga perlu dilakukan operasi pusat pembangkit listrik yang efisien. Masalah kebisingan. d. tetapi limbah yang berasal ari masyarakat yang masuk ke sungai sering menimbulkan gangguan pada PLTA. Penyediaan energi primer pada PLTA diperlukan daerah konservasi hutan pada daerah aliran sungai (DAS) agar supaya hutan berfungsi sebagai penyimpanan air sehingga tidak timbul banjir di musim hujan dan sebaliknya tidak terjadi kekeringan pada musim kemarau. Selain itu biaya penyediaan tenaga listrik sebagian besar (± 60%) untuk operasi pusat pembangkit listrik khususnya untuk pengadaan bahan bakar. Penyediaan air untuk keperluan pendingin. 3. Sedangkan aliran sungai tersebut sangat bervariasi sehingga pada umumnya tenaga andalan atau tenaga mantap akan sangat lebih kecil jika dibandingkan dengan kapasitas totalnya. PLTA sangat tergantung pada aliran sungai secara alamiah. Untuk suatu PLTU. Masalah yang timbul pada konversi energi tersebut diantaranya: a.13 Masalah-Masalah yang Timbul Masalah-masalah yang timbul Proses pembangkitan energi listrik pada prinsipnya merupakan konversi energi primer menjadi energy mekanik yang berfungsi sebagai penggerak an penggerak tersebut (energy mekanik) dikonversi oleh generator listrik menjadi tenaga listrik.dengan mengembangkan suatu sistem jaringan kelistrikan secara terpadu yang pengendaliannya dilakukan dengan bantuan computer. e. andaikata direncanakan factor kapasitas yang tinggi untuk suatu PLTA. Sebaliknya jika PLTA dirancang dengan factor kapasitas yang rendah. d. b. Membutuhkan tempat yang besar untuk pembangunan. sehingga modal yang sangat berharga yang telah ditanam akan menjadi modal mati. Hal ini berarti bahwa potensi yang ada tidak termanfaatkan sepenuhnya. Masalah limbah. Pada proses konversi tersebut pasti timbul masalah-masalah. Operasi pusat pembangkit listrik sebagian besar 24 jam sehari. PLTA tidak menghasilkan limbah. Operasi.

Pemeliharaan adalah kegiatan untuk menjaga atau memelihara fasilitas. 3. seperti: bantalan. Pemeliharaan. menjaga investasi. Jenis pemeliharaan terdiri dari 2 macam. mempertahankan keandalan dan mempertahankan umur ekonomis. Pada persoalan teknis: apakah sebaiknya dilakukan preventive maintenance atau corrective maintenance. 9. Pemeliharaan peralatan service. Pemeliharaan penerangan dan ventilasi. Bagian-bagian yang bergeser. Pemeliharaan untuk tenaga pembangkit. 4. Pemeliharaan halaman dan taman. Bagian-bagian yang mempertemukan zat-zat dengan suhu yang berbeda. 2.f. apakah sebaiknya peralatan yang rusak diperbaiki di dalam perusahaan atau di luar perusahaan. dan apakah sebaiknya peralatan atau mesin yang rusak diperbaiki atau diganti. Pemeliharaan peralatan diperlukan untuk mempertahankan efisiensi. Pemeliharaan material handling dan pengangkutan. 3. Khusus untuk pusat pembangkit listrik. 8. 5. serta alat-alat atau komponen apa saja yang harus dibutuhkan dan harus disediakan agar tindakan pada pekerjaan pemeliharaan atau merawat dan atau memperbaiki mesin atau peralatan yang rusak dapat dilakukan. Pemeliharaan peralatan bengkel. . Pemeliharaan peralatan elektronika. 7. seperti : penukar panas (heat exchanger) crane uap. Kontak-kontak listrik dalam sakelar serta klem-klem penyambung listrik. meliputi: 1. Pada persoalan teknis yang perlu diperhatikan adalah tindakan apa yang harus dilakukan untuk memelihara atau merawat dan atau memperbaiki atau mereparasi mesin atau peralatan yang rusak. bagian-bagian peralatan yang memerlukan pemeliharaan terutama adalah: 1. peralatan serta mengadakan perbaikan atau penyesuaian dan atau mengganti yang diperlukan sehingga terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan. 2. Jenis-jenis pemeliharaan yang dapat dilakukan oleh bagian maintenance. 6. Pemeliharaan bangunan. cincin pengisap (piston ring) dan engsel-engsel. Pemeliharaan peralatan gudang. yaitu: pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dan pemeliharaan perbaikan (corrective atau breakdown maintenance) Masalah atau persoalan dalam pemeliharaan meliputi: (i) persoalan teknis dan (ii) persoalan ekonomis.

Tugas kegiatan pemeliharaan meliputi: 1. sedangkan di lain pihak unit pembangkit yang ada menjadi semakin tua dan perlu dikeluarkan dari operasi. 3. Hal ini disebabkan karena beban yang dihadapi terus bertambah. Harus ada persediaan alat-alat (spare part). maka harus dibangun pusat listrik yang baru. Jika gedung pusat listrik yang ada masih memungkinkan untuk penambahan unit pembangkit. Harus ada laporan. 4. g. Gangguan dan kerusakan. 4. Kegiatan administrasi (clerical work). Diadakannya suatu cadangan di dalam suatu sistem produksi pada tingkat-tingkat yang kritis (critical unit). 3. 5. 2. Harus ada surat tugas yang tertulis. 5. Menggunakan suatu preventive maintenance. Usaha-usaha untuk menjamin kelancaran kegiatan pemeliharaan adalah: 1. Kegiatan produksi (production). 2. Kegiatan teknik (engineering). Syarat-syarat yang diperlukan agar pekerjaan bagian pemeliharaan dapat efisien adalah: 1. 4. Gangguan adalah peristiwa yang menyebabkan pemutus tenaga membuka (trip) di luar kehendak operator sehingga terjadi pemutus pasokan energy listrik. 2. Menambah jumlah peralatan para pekerja bagian pemeliharaan. 6. Pada umumnya. Harus ada data mengenai mesin dan peralatan yang dimiliki perusahaan. pengawasan dan analisis. Harus ada perencanaan (planning) dan jadwal (scheduling). Usaha-usaha untuk menjadikan para pekerja pada bagian pemeliharaan sebagai suatu komponen dari mesin dan atau peralatan yang ada. sebaliknya gangguan yang disebabkan petir yang terjadi berkali-kali akhirnya dapat mengakibatkan alat (misalnya transformator) menjadi rusak. Gangguan sesungguhnya adalah peristiwa hubung singkat yang penyebabnya kebanyakan petir dan tanaman. Inspeksi (inspection). maka pengembangan pembangkit dapat dilakukan dengan menambah unit pembangkit dalam gedung pusat listrik yang telah ada tersebut. Pengembangan pembangkit. Gangguan dapat juga disebabkan karena kerusakan alat. h. Pusat listrik yang berdiri sendiri maupun yang ada dalam sistem interkoneksi memerlukan pengembangan. 3. . Pemeliharaan bangunan (housekeeping). Tetapi jika tidak ada lagi kemungkinan memperluas gedung pusat listrik yang ada. Harus ada catatan.

tidak seharusnya memakan waktu sampai sepuluh sampai lima belas tahun. kerusakan pada bendungan dapat menyebabkan resiko kecelakaan dan kerugian yang sangat besar. i. Dari segi modal. Perkembangan teknologi pembangkit. selain harus memperhatikan masalah gangguan dan kerusakan juga harus memperhatikan masalah saluran transmisi dalam sistem. Perkembangan teknologi pembangkit umumnya mengarah pada perbaikan efisiensi dan penerapan teknik konversi energy yang baru dan penurunan bahan bakar baru. Disamping itu terkadang. seharusnya pihak PLTA lebih diperghitungkan. Perkembangan ini meliputi segi perangkat keras (hardware) seperti komputerisasi dan juga perangkat luanak (software) seperti pengembangan model-model matematika untuk optimasi. 3. seharusnya pihak PLTA memberikan bangunan yang harusnya cukup sesuai oleh pambangunannya. . Lebih di stabilkan produksinya. PLTA seharusnya lebih cepat dalam hal persiapan suatu proyek baru PLTA.2 Saran Dilihat dari sudut pandang bangunan.Pengembangan pembangkit khususnya dalam system interkoneksi. Karena jika tidak akan mengganggu keseimbangan ekosistem sungai/danau akibat dibangunnya bendungan dimana pembangunan bendungan juga memakan biaya dan waktu yang lama. seharusnya masa persiapannya lebih singkat. sebab dari apa yang didapat tidak sesuai dengan pengeluarannya.

Suyitno. Pembangkit Energi Listrik. Jakarta : Rineka Cipta http://indone5ia. 2011.blogspot.DAFTAR PUSTAKA M.com/2011/05/13/173/ http://inmystery.com/2010/05/prinsip-kerja-plta.html .wordpress.

f¾ff ff ½ ¾ff° ff¯ ½ ¯ fff° ¯ ½  %% ½ ¾ff°  °¾ f° %% ½ ¾ff° °¯¾ 9f f½ ¾ff° °¾f°–½  ½ ff°f ff° ff°f½f f°– f¾ ff° ° ¯ ¯ ff ff ¯ ff f° ff ¯ ¯½  f ff ¯  ½ff¾ ¯ ¾° ff ½ fff° f°– ¾f  ¾ f ff ff ff ¯½° ° f½f ¾f©f f°– f¾  f° f° f¾ ¾ ff° f–f ° ff° ½f f ½  ©ff° ½ ¯ fff° ff ¯ ff f° ff ¯ ¯½  f ¯ ¾° ff ½ fff° f°– ¾f f½f ff°  9f f ½ ¾ff°  °¾  f½ff ¾ f°f ff° ½  °  ¯f° °f°n  ff n n  ¯f° °f°n  f½ff ¾ f°f ½ fff° f°– ¾f ½  f  ff¯ ½ ¾fff° ff  f ½ ¾fff°  f° f½ff ¾ f°f ½ fff°ff¯ ¾°f°–¾f ½  fff –f°  °¾ © °¾½ ¯ fff°f°– f½f ff°  f–f°¯f° °f°n ¯ ½    9 ¯ fff° f°–°f°    9 ¯ fff°½ fff° °–     9 ¯ fff°½ fff°  °f    9 ¯ fff°° °f–f½ ¯ f°–    9 ¯ fff°½ ° f°–f° f° °f¾    9 ¯ fff°¯f ff° °– f°½ °–f°–f°    9 ¯ fff°ff¯f° f°f¯f°    9 ¯ fff°½ fff°¾ n    9 ¯ fff°½ fff°– f°–  9 ¯ fff° ½ fff° ½ f° ° ¯ ¯½ ff°f° €¾ °¾  ¯ °©f–f ° ¾f¾  ¯ ¯½ ff°f°  f° ff° f° ¯ ¯½ ff°f° ¯ °¯¾  ¾¾ ° ½¾f ½ ¯ f°– ¾  f–f° f–f° ½ fff° f°– ¯ ¯ f° ½ ¯ fff° f¯ff ff    f–f° f–f°f°– – ¾  ¾ ½   f°ff° n°n°½ °–¾f½%½¾°°–% f° °–¾  °–¾     f–f° f–f°f°–¯ ¯½  ¯f°f f °–f°¾f°–  f ¾ ½   ½ °f½f°f¾% f nf°– %nf° f½    °f °f¾ ff¯¾f f¾ f ¯  ¯½ °f¯ °–¾  .€  9 ¯ fff° 9 ¯ fff°f ff –ff°°¯ °©f–fff¯ ¯ ff€f¾f¾  ½ fff° ¾ f ¯ °–f ff° ½  ff° ff ½ ° ¾ff° f° ff ¯ °––f° f°– ½ f° ¾ °––f   f½f ¾f  f ff° ½ f¾ ½ ¾ f°– ¯ ¯f¾f°   °¾ ½ ¯ fff°    f  ¯fnf¯  f  ½ ¯ fff° ½ °n –ff° %½  °  ¯f° °f°n % f°½ ¯ fff°½  ff°%n n ff  f °¯f° °f°n % .

°––°ff°¾f½  ° ¯f° °f°n    f ff°°f¾fnf f°–f°  ff¯¾f¾¾ ¯½ ¾½f f°–f °–f f°–¾%nnf°%    D¾ff ¾ff°¯ °©f f°½ff½  ©f½f f f–f°½ ¯ fff°¾ f–f ¾f¯½° ° f¯ ¾° f°ff½ fff°f°–f f  –  f°––f° f°  ¾ff°  f°––f° f ff ½ ¾f f°– ¯ ° f f° ½ ¯¾  °f–f ¯ ¯ f %½%  f   ° f ½ f ¾ °––f  ©f  ½ ¯¾ ½f¾f° ° – ¾  f°––f° ¾ ¾°––°f f ff ½ ¾f  °– ¾°–f f°– ½ ° f °f f°ff°½  f°f°f¯f° f°––f° f½f©–f ¾ f f°f °f  ¾ff° ff  ¾ f°f –f°––f° f°– ¾ f f° ½  f°–  ©f  f f f°f f½f¯ °–f ff°ff%¯¾f°ff°¾€¯f%¯ °©f ¾f    9 °– ¯ f°–f°½ ¯ f°– 9f f ¯¯°f 9¾f ¾ f°–  ¾ °  ¯f½° f°– f f ff¯ ¾¾ ¯ ° ° ¾ ¯ ¯ f° ½ °– ¯ f°–f°  f ° ¾ f f° f °f f°f°– f f½ ¾ f¯ f ¾ f°–f° f°½f°½ ¯ f°– f°– f f ¯ °©f  ¾ ¯f° f f° ½   ff° f ½ f¾  f – °– ½¾f ¾ f°– f f ¯f¾ ¯ ¯°–°f° ° ½ °f¯ ff° ° ½ ¯ f°–  ¯ff ½ °– ¯ f°–f°½ ¯ f°– f½f ff° °–f°¯ °f¯ f°½ ¯ f°– ff¯ – °– ½¾f ¾ f°–  f f f  ¾   @ f½ ©f  f f f f–  ¯°–°f° ¯ ¯½ f¾– °–½¾f¾f°–f f ¯fff¾  f°–°½¾f¾f°– f  .@–f¾ –ff°½ ¯ fff°¯ ½    °¾½ ¾%°¾½ n°%     –ff° °% °–° °–%     –ff°½ ¾%½ n°%     –ff°f ¯°¾f¾%n nf%    9 ¯ fff° f°–°f°%¾  ½°–%  ff ¾fff°– ½ f°f–f½  ©ff° f–f°½ ¯ fff° f½f €¾ °f ff    f¾f f ff¯ °– °f¯ ¾° f°½ fff°f°– ¯½ ¾fff°    f¾f f½  °nf°ff°%½f°°°–% f°©f f%¾n °–%    f¾f f¾f–f¾f°– ¾    f¾f f½ ¾ ff°ff ff%¾½f ½f%    f¾f fnfff°    f¾f ff½f° ½ °–ff¾f° f°f°f¾¾  D¾ff ¾ff°¯ °©f¯° f°nff° –ff°½ ¯ fff°f ff    . °f¯ f©¯f½ fff°½ff½  ©f f–f°½ ¯ fff°    .

9 °– ¯ f°–f° ½ ¯ f°– ¾¾°f ff¯ ¾¾ ¯ ° ° ¾  ¾ f° f¾ ¯ ¯½ ff°¯f¾ff–f°––f° f° ¾ff°©–ff¾¯ ¯½ ff°¯f¾ff ¾ff°f°¾¯¾ ff¯¾¾ ¯    9  ¯ f°–f°  °–½ ¯ f°– 9  ¯ f°–f°  °–½ ¯ f°–¯¯°f ¯ °–ff ½f f ½  ff° €¾ °¾ f° ½ ° f½f°  ° ° ¾ ° – f°– f f° ½ °°f° ff° ff f  9  ¯ f°–f° ° ¯ ½ ¾ – ½ f°–f  f¾ %f f % ¾ ½  ¯½ ¾f¾ f° ©–f ½ f°–f f°f %¾€f % ¾ ½  ½ °– ¯ f°–f°¯  ¯ ¯f ¯ff°½¯f¾    ff°  f f ¾  ½f° f°– f°–°f°  ¾ f¾°f ½f 9@ ¯ ¯ f° f°–°f° f°–f¾°fn½¾ ¾f ½f¯ f°–°f°°f f °f©f fff°¯ °––f°––  ¾ ¯ f°–f° ¾¾ ¯ ¾°–f$ f°f f f  f°–°°f ° °–f° ¯f°f ½ ¯ f°–°f° ° °–f° ©–f ¯ ¯ff° ff f° f f°– f¯f  ¾f¯½°–   f f°–   ¾ff° ½f f ° °–f° f½f ¯ ° f f°  ¾  n fff° f°  –f°f°–¾f°–f ¾f      ¾f f°½ ¾°f  f ¾ – ¯ f  ¾ f¾°f ½f 9@   ½ –°–f°  ¾ f  f f½f f°–  f½f f¾ ¾f °–f°½ °– ff°°f   9@ ¾ f¾°f   n ½f ff¯ f ½ ¾f½f° ¾f ½  f 9@   f ¾ f¾°f¯ ¯ff°f¾f¯½f¾ ½¾f¯½f¯f f¾f° ¾ f¾°f¯f¾f ½ ¾f½f°°f ¾°–f         .

°  9 ¯ f°–° –¾ fff ° f.@9D@ .

½f ½ $$° ° f  ½ ¾¾ n¯$$$$$ ½ $$°¯¾  –¾½ n¯$$$½°¾½  ©f ½f ¯ .