P. 1
Anatomi Dan Fisiologi Panca Indra

Anatomi Dan Fisiologi Panca Indra

|Views: 565|Likes:
Published by Resty Demure

More info:

Published by: Resty Demure on Oct 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

. KULIT LAPISAN KULIT EPIDERMIS ATAU KUTIKULA Tersusun atas epitelium berlapis dan terdiri atas sejumlah lapisan

sel : - selapis lapisan tanduk - selapis zona germinalis * stratum korneum * stratum lesidum * stratum granulosum * stratum spinosum * Stratum basal DERMIS ATAU KORIUM Tersusun atas jaringan fibrus dan jaringan ikat yang elastik a.lapisan atas → (Staratum papilar) b.lapisan bawah →retikulans (stratum retikulans ), terdiri dari jaringan ikat longgar yang tersusun dari serabut-serabut - serabut kolagen →kekuatan kulit - serabut elastis →kelenturan kulit - retikulus → memberikan kekuatan pada sekitar kelenjar dan folikel rambut. PELENGKAP KULIT Rambut Sel epidermis yang berubah, rambut tumbuh dari folikel rambut di dalam epidermis. Kuku sel epidermis kulit-kulit yang telah berubah, tertanam dalam palung kulit menurut garis lekukan pada kulit. Kelenjar kulit merupakan lobulus-lobulus yang bergulung-gulung dengan saluran keluar lurus yang merupakan jalan untuk mengeluarkan berbagai zat dari badan (kelenjar keringat).

FUNGSI KULIT Fungsi proteksi menjaga bagian dalam tubuh terhadap gangguan fisis/mekanis, gangguan panas, gangguan refleksi dari luar dan gangguan kimiawi yang dapat menimbulkan iritasi. Sebagai Pengatur Panas suhu tubuh tetap stabil meskipun terjadi perubahan suhu lingkungan Vasolidasi Kapiler melebar →kulit menjadi dan kelebihan panas →dipancarkan ke kelenjar keringat →terjadi penguapan cairan pada permukaan tubuh. Vasokonstriksi Pembuluh darah mengerut → kulit menjadi pucat & dingin→keringat dibatasi→panas suhu tubuh tidak dikeluarkan. Fungsi Ekskresi Kelenjarkulit mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme Penyimpanan lemak dan air Sebagai indera peraba 2. LIDAH Terletak pada dasar mulut Ujung dan pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah Permukaan melengkung pada bagian atas lidah - dorsum Sedangkan bagian bawahnya - fremulum linguae PERMUKAAN LIDAH Permukaan atas - beludru dan ditutupi papil-papil papil-papil tersebut terbagi tiga : 1. papilae sirkumvalata ada 8 s/d 12 buah terletak dibagian dasar lidah 2. Papilae fungiformis diujung dan sisi lidah

Lapisan dalam.bentuk cairan/ larut dengan saliva Kuncup pengecap bekerja sama dengan reseptor pada rambut pengecap. Lapisan luarnya kuat dan pibrus serta bergabung dengan sklera. Kornea (lensa mata) Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefrksikan cahaya. sementara lapisan dalam adalah vakuler (yang mengandung banyak pembuluh darah). Saraf penglihatan memiliki tiga pembungkus yang serupa dengan yang ada pada meningen otak. Koroid Mengandung pembuluh darah menyuplai retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata. tetapi sebetulnya lonjong dan bukan bulat seperti bola. sedangkan pigmennya mengurangi lewatnya cahaya Lensa Untuk pemfokus dengan merubah bentuk Retina Mengandung sel batang dan kerucut Fovea (bintik kuning) Bagian retina yang mengandung sel kerucut Bintik mata Daerah tempat sarf optik meninggalkan bagian dalam bola mata dan tidak mengandung sel knus dan batang Vitrous humor Menyokng lensa dan menlong dalam menjaga bentuk bola Aqueous humor Menjaga bentuk kantung depan bola mata . Badan siliaris Menyokong lensa. Iris (pupil) Mengendalikan ukuran pupil. SARAF-SARAF DALAM MATA Saraf optikus atau urat saraf kranial kedua adalah saraf sensorik untuk penglihatan. serta terdiri dari tiga lapisan : Lapisan luar(fibrus) yang merupakan lapisan penyangga. Lapisan tengah(vaskuler). dimata terdapat reseptor khusus cahaya yang disebut fotoreseptor Setiap mata mempunyai satu lapisan reseptor.3.insula korteks serebelar 3. suatu sistem lensa untuk memusatkan cahaya pada reseptor.saraf fasial (CN VII) dan saraf glosofarinyeal (CN IX) melalui jalur pengecap . lapisan tengah halus seperti arakhnoid.impuls saraf . dan sistem saraf untuk menghantarkan impuls dari reseptor ke otak Umumnya mata dilukiskan sebagai bola. menganung otot yang memungkinkan lensa berubah bentuk. bagian depannya bening. Papilae filiformis banyak dan tersebar di permukaan lidah SENSASI RASA Manis → diujung lidah Asam → dibagian samping lidah Asin → dibagian samping lidah Pahit → dibagian belakang lidah FUNGSI LIDAH' MENDORONG MAKANAN MENGADUK MAKANAN' MEMBOLAK-BALIK MAKANAN MERASAKAN KERAS DAN LEMBUTNYA MAKANAN MELUMATKAN MAKANAN FUNGSI PAPIL/ KUNCUP PENGECAP Substansi . Bola mata mempunyai garis menengah kira-kira 2½ centimeter. lapisan saraf. BAGIAN DARI BOLA MATA DAN FUNGSINYA Bagian bola mata Fungsi Konjungtiva Melindungi kornea dari gesekan Sklera Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan memungkinkan melekatnya otot mata. kemudian menstimulasi dendrit sensorik. MATA Mata adalah organ yang komplek. dan mensekresikan aqueous humor.

KELAINAN PADA MATA Mata myopi (rabun jauh): tidak jelas melihat benda yang letaknya jauh dan dapat ditolng dengan kaca mata berlensa negatif Hipermetropi(rabun dekat): tidak jelas melihat benda yang letaknya dekat dan dapat ditolong dengan kaca mata berlensa positif. SEL RAMBUT Sel yang ada di dalam telinga yang berfungsi sebagai penerus gelombang suara dari telinga dalam kepada sel-sel syaraf pendengaran. Dilanjutkan melalui membran vestibuler . KANALIS SEMISIRKULARIS Berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh dalam hal rotasi VESTIBULA Berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh dalam hal posisi. stapes akhirnya menggerakkan foramen oval yang juga menggerakkan perilymph dalm skala vestibuli. MEKANISME PENDENGARAN * Getaran suara ditangkap oleh aurikel yang diteruskan keliang telinga sehingga menggetarkan membran tympani. * Getaran diteruskan ke tulang tulang pendengaran. Presbiopi (mata tua) : akomodasi lensa berkurang ditolong kaca mata rangkap Trachoma : penyakit mata karena virus trachoma A. Suara yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ketulian. TELINGA Telinga luar Daun telinga (aurikel atau pinna) Liang telinga (meatus auditorius external) Telinga tengah Gendang telinga (membrana tympani) Tulang-tulang pendengaran Otot stapedius Saluran eustachi (tuba eustachius) Telinga dalam Kanalis semirkularis Vestibula Tingkap oval Membran reissner Sel rambut BAGIAN DARI TELINGA DAN FUNGSINYA AURIKEL/DAUN TELINGA untuk menangkap gelombang suara dan mengarahkannya ke dalam MAE MEATUS AUDITORIUS EKSTERNAL/ LIANG TELINGA LUAR berfungsi sebagai buffer terhadap perubahan kelembaban dan temperatur yang dapat mengganggu elastisitas membran tympani MEMBRANA TYMPANI/GENDANG TELINGA Berfungsi menerima getaran suara dan meneruskannya pada tulang pendengaran TULANG TULANG PENDENGARAN Berfungsi menurunkan amplitudo getaran yang diterima dari membran tympani dan meneruskannya ke jendela oval TUBA EUSTACHIUS Berfungsi untuk menjaga keseimbangan tekanan udara di luar tubuh dengan di dalam telinga tengah OTOT STAPEDIUS Kelumpuhan pada stapedius dapat menyebabkan osilasi lebar pada tulang sanggurdi.juga berfungsi sebagai landasan atau dasar dari koklea dan tulang-tulang pendengaran di dalam telinga. TINGKAP OVAL bukaan berselaput yang menghubungkan telinga tengah dengan telinga dalam. B dan C Conjungtivis: radang mata Buta warna : karena kurang sel reseptor yang konus(kerucut) Katarak : lensa mengeras Xeroptalmia : rabun senja karen difisiensi vitamin A 4. menyebabkan reaksi peninggian getaran suara.

* Skala media yang menjadi cembung mendesak endolymph dan mendorong membran basal dan menggerakkan perilymph pada skala tympani. Perlimfe dan endolimfe memiliki komposisi ionik yang unik yang sesuai untuk menjalankan fungsinya yaitu mengatur rangsangan elektrokimiawi dari sel-sel rambut di indera pendengaran. maka persepsi akan bau akan menurun dan kemudian berhenti. Rangsangan fisik tadi diubah oleh adanya perbedaan ion kalium dan natrium menjadi aliran listrik yang diteruskan ke nervus VIII yang diteruskan ke lobus temporal untuk dianalisis CAIRAN TELINGA Endolimfe Endolimfe atau cairan Scarpa adalah cairan yang berada di dalam labirin telinga dalam. Perilimfe Perilimfe adalah cairan ekstraseluler yang terletak di koklea. tepatnya pada bagian skala timpani dan skala vestibuli. Ion yang terdapat di dalam endolimfe lebih banyak dari perilimfe. Indera bau bergerak melalui traktus olfaktorius dengan peranteraan stasiun penghubung pusat olfaktorius pada lobus temporalis di otak besar tempat perasaan itu ditafsirkan. Konka nasalis superior b. 75 % kemampuan penciuman terhadap bau terganggu Gangguan penciuman : Anosmia Hiposmia disosmia DESKRIMINASI BAU Bau yang berbeda dan menghasilkan pada ruang yang berbeda Bau khuss. Kation utama yang berada di cairan ekstraselular ini adalah kalium. Komposisi ionik perimlife seperti pada plasma dan cairan serebrospinal. Kation terbanyak adalah natrium. udara yang kita hisap melewati bagian atas dari rongga hidung melalui konka nasalis Di dalam konka nasalis terdapat tiga pasang karang hidung Konka nasalis : a. Potensoal listrik dari endolimfe ~80-90 mV lebih positif dari perilimfe. Konka nasalis inferior FISIOLOGI PENCIUMAN Bau yang masuk ke dalam rongga hidung akan meransang saraf (nervus olfaktorius) dari bulbus olfaktorius. Pada saat istirahat. HIDUNG Rasa penciuman diransang oleh gas yang terhirup ataupun oleh unsur-unsur halus Kalu kita bernafas lewat hidung dan kita mencium bau suatu udara. Gangguan pada endolimfe dapat menyebabkan gerakan tersentak-sentak dan dapat membuat mabuk darat. perilymph dalam skala tympani akan bergerak sehingga mendorong foramen rotundum ke arah luar.ujung sel rambut berkelok kelok dan dengan berubahnya membran basal. karena ada komplikasi suatu cedera pada kepala Usia yang lebih dari 80 tahun. Perlimfe dan endolimfe memiliki komposisi ionik yang unik yang sesuai untuk menjalankan fungsinya yaitu mengatur rangsangan elektrokimiawi dari sel-sel rambut di indera pendengaran. bergantung pada pola ruang perangsangan reseptor dalam membran mukosa olfaktorius Bila seseorang mencium bau yang paling tidak disukai. ujung sel rambut menjadi lurus. Potensoal listrik dari endolimfe ~80-90 mV lebih positif dari perilimfe. Konka nasalis media c. PERBEDAAN ALAT PENCIUMAN DAN PENGECAP Alat penciuman Alat pengecap . 5.yang mendorong endolymph dan membran basal ke arah bawah. KELAINAN PADA PENCIUMAN Rasa penciuman akan lemah Selaput lendir hidung kering Basah Membengkak seperti influenza Rasa penciuman hilang sama sekali.

Menentukan zat yang jauh letaknya Menentukan zat yang letaknya dalam rongga Menentukan banyak sekali macam rasa Menentukan 4 macam rasa Memerlukan zat kimia Tidak memerlukan zat kimia .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->