STRUKTUR DAN GAYA KALIMAT

Makalah Bahasa Indonesia

Oleh :

Imelda Novia Yulia Eka Putri
Manajemen B Fakultas Ekonomi dan Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim Pekanbaru

05 oktober 2011 Penulis . Makalah ini membahas struktur kalimat dalam bahasa indonesia. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.Kata Pengantar Puji dan Syukur Kami Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Membahas tentang seluk beluk dalam kalimat Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Pekanbaru . Kritik konstruktif sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

.

kalimat-kalimat yang panjang-panjang dalam bahasa Indonesia dapat dikembalikan kepada kalimat-kalimat dasar yang sederhana. kalau dilihat dari unsur-unsurnya. Inilah yang membedakan kalimat dengan frasa. Kalimat itu menjadi Dosen itu ramah. baik lisan maupun tertulis. Kalimat-kalimat tunggal yang sederhana itu terdiri atas satu subjek dan satu predikat. kalimat-kalimat yang panjang itu dapat pula ditelusuri pola-pola pembentukannya. A. Dalam wujud tulisan berhuruf latin kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. dan keras lembut. Pola-pola kalimat dasar ini masing-masing hendaklah dibaca sebagai berikut. gagasan yang bersegi-segi diungkapkan dengan kalimat majemuk. Kalimat selengkapnya ialah Harga buku itu sepuluh ribu rupiah. Kalimat itu menjadi Mahasiswa berdiskusi SP Pola 2 adalah pola kalimat yang bersubjek kata benda (dosen itu) dan berpredikat kata sifat (ramah).PENGERTIAN KALIMAT Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi.STRUKTUR KALIMAT DAN GAYA KALIMAT DALAM BAHASA INDONESIA I. dan diakhiri dengan intonasi akhir. Kalimat Tunggal Kalimat tunggal terdiri atas satu subjek dan satu predikat. Gagasan yang tunggal dinyatakan dalam kalimat tunggal. JENIS KALIMAT MENURUT STRUKTUR GRAMATIKALNYA Menurut strukturnya. tanda tanya (?) dan tanda seru (!). harus memiliki subjek (S) dan predikat (P). Dalam wujud lisan kalimat diucapkan dengan suara naik turun. ataupun campuran (koordiatif-subordinatif). Kalimat adalah satuan bahasa terkecil. disela jeda. Kalimat majemuk dapat bersifat setara (koordinatif0.). II. pernyataan itu bukanlah kalimat. SP Pola 3 adalah pola kalimat yang bersubjek kata benda (harga buku itu) dan berpredikat kata bilangan (sepuluh ribu rupiah). Pola 1 adalah pola yang mengandung subjek (S) kata benda (mahasiswa) dan predikat (P) kata kerja (berdiskusi). kalau tidak memiliki unsur subjek dan unsur predikat. SP Contoh lain: . Pada hakikatnya. dalam wujud lisan atau tulisan yang mengungkapkan pikiran yang utuh. (. Dengan kata yang seperti itu hanya dapat disebut sebagai frasa. tidak setara (subordinatif). kalimat bahasa Indonesia dapat berupa kalimat tunggal dan dapat pula berupa kalimat mejemuk. Pola-pola itulah yang dimaksud dengan pola kalimat dasar.

SP 2. dan minggu kedua bulan ini. Masalahnya seribu satu. tahun depan. sesungguhnya. Dengan menambahkan kata-kata pada unsur-unsurnya itu. barangkali. terdiri atas: 1. dalam republik it. lewat Yogyakarta.1. SP Memperluas kalimat tunggal tidak hanya terbatas seperti pada contoh-contoh di atas. 4.00. dan sepatutnya. seperti di sini. Panjang jalan tol Cawang-Tanjung Priok tujuh belas kilometer. 3. . pada pukul 19. SP Ketiga pola kalimat di atas masing-masing terdiri atas satu kalimat tunggal. dan dengan cek. dengan sendok dan garpu. keterangan modalitas. antara lain. Kalimat Mahasiswa berdiskusi dapat diperluas menjadi kalimat Mahasiswa semester III sedang berdiskusi di aula. keterangan alat seperti dengan linggis. dengan menambahkan keterangan tempat di akhir 2 kalimat. kemarin sore. keterangan tempat. seyogyanya. dengan wesel pos. seperti harus. tetapi masih dapat dikenali unsur utamanya. dan sekeliling kota. yaitu Dosen itu ramah dapat diperluas menjadi Dosen itu selalu ramah setiap hari. Tidak tertutup kemungkinan kalimat tunggal seperti itu diperluas menjadi dua puluh kata atau lebih. Kalimat 2. Setiap kalimat tunggal di atas dapat diperluas dengan menambahkan kata-kata pada unsur-unsurnya. Perluasan predikat berdiskusi dengan sedang. 2. keterangan waktu. seperti setiap hari. kalimat akan menjadi panjang (lebih panjang daripada kalimat asalnya). Perluasan kalimat itu. dalam ruangan tertutup. yaitu Harga buku itu sepulu ribu rupiah dapat diperluas pula dengan kalimat Harga buku besar itu sepuluh ribu rupiah per buah. SPK Kalimat 3. dengan undang-undang itu. SPK Perluasan kalimat itu adalah hasil perluasan subjek mahasiswa dengan semester III.

seperti akan. para atlet yang sudah menyelesaikan latihan. keterangan tujuan. Contoh kemungkinan perluasan kalimat tercantum di bawah ini. dan dengan tergesa-gesa. seperti dengan hatihati. Kalimat majemuk setara dikelompokkan menjadi empat jenis. 2.5. untuk anaknya. sudah. dan bagi kita. Abdul Rozak. sebab berkuasa. seperti mahasiswa yang IPnya 3 ke atas. Dengan + kata benda = keterangan alat Dengan + kata kerja/kata sifat = keterangan cara. seenaknya saja. 6. seperti penerima Kalpataru. sedang. Tanda koma dapat digunakan jika kalimat yang digabungkan itu lebih dari dua kalimat tunggal. dan hasilnya disebut kalimat majemuk setara penjumlahan. Majemuk Majemuk Setara Kalimat majemuk setara terjad dari dua kalimat tunggal atau lebi. keterangan sebab. 1. Dua kalimat tunggal atau lebih dapat dihubungkan oleh kata dan atau serta jika kedua kalimat tunggal atau lebih itu sejalan. frasa yang. supaya tertib. seperti karena tekun. 8. Para nasabah antre. dan lantaran panik. Contoh: Direktur tenang. Gubernur/memberikan/kelonggaran/kepada pedagang/. sebagai berikut. 1. dan telah. keterangan aspek. Contoh: Kami membaca Mereka menulis Kami membaca dan mereka menulis. atau Gubernur DKI Jakarta. 2. B. 3 10. Kedua kaltunggal yang berbentuk kalimat setara itu dapat dihubungkan oleh kata tetapi jika . selakas mungkin. keterangan cara. Perhatikan perbedaan keterangan alat dan keterangan cara berikut ini. Sutiyoso. dan pemimpin yang memperhatikan takyatnya. 7. karyawan duduk teratur. keterangan aposisi. seperti agar bahagia. dan para nasabah antre. Karyawan duduk teratur. 9. yaitu keterangan yang sifatnya saling menggantikan. Direktur tenang. Gubernur DKI Jakarta/memberikan/kelonggaran/kepada pedagang/.

Inti gagasan dituangkan ke dalam induk kalimat. mereka masih dapat mengacaukan data-data komputer itu. (tunggal) c. Komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern. Dua kalimat tunggal ata lebih dapat dihubungkan oleh kata lalu dan kemudian jika kejadian yang dikemukakannya berurutan. kemudian disebutkan namanama juara MTQ tingkat dewasa. dan hasilnya disebut kalimat majemuk setara pemilihan. C. 4 3. Dapat pula dua kalimat tunggal atau lebih dihubungkan oleh kata atau jika kalimat itu menunjukkan pemilihan. a. Kata-kata penghubung lain yang dapat digunakan dalam menghubungkan dua kalimat tunggal dalam kalimat majemuk setara pertentangan ialah kata sedangkan dan melainkan seperti kalimat berikut. Jalinan kalimat ini menggambarkan taraf kepentingan yang berbeda-beda di antara unsur gagasan yang majemuk. syarat. lalu Pak Ustaz membacakan doa selamat. Kalimat Majemuk tidak Setara Kalimat majemuk tidak setara terdiri atas satu suku kalimat yang bebas dan satu suku kalimat atau lebih yang tidak bebas. akibat.kalimat itu menunjukkan pertentangan. Contoh: Amerika dan Jepang tergolong negara maju. Amerika dan Jepang tergolong negara maju. tujuan. Contoh: Para pemilik televisi membayar iuran televisinya di kantor pos yang terdekat. a. Contoh: Mula-mula disebutkan nama-nama juara MTQ tingkat remaja. 4. Mereka masih dapat mengacaukan data-data komputer. sebab. atau para petugas menagihnya ke rumah pemilik televisi langsung. Para pemain sudah lelah . Puspiptek terletak di Serpong. Ia bukan peneliti. sedangkan pertaliannya dari sudut pandangan waktu. Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern. sedangkan Industro Pesawat Terbang Nusantara terletak di Bandung. (tunggal) b. Indonesia dan Brunei Darussalam tergolong negara berkembang. dan hasilnya disebut kalimat majemu setara pertentangan. 2. tetapi Indonesia dan Brunei Darussalam tergolong negara berkembang. Contoh: 1. melainkan pedagang. Upacara serah terima pengurus koperasi sudah selesai. dan sebagainya dengan aspek gagasan yang lain diungkapkan dalam anak kalimat.

supaya. setelah. belum tentu tulisan itu memuaskan pembacanya jika segi retorikanya tidak memikat. c. sesuai dengan kaidah. Apabila engkau ingin melihat bak mandi panas. Misalnya: 1. Misalnya. sungguhpun. kendatipun. Induk kalimat ialah inti gagasan. para pemain boleh beristirahat. Jadi. d. atau selalu konstruksi induk kalimat-anak kalimat. dan anak kalimat karena tugasnya belum selesai. . juga gaya penyajiannya (retorikanya) menarik perhatian pembacanya. dan sebagainya 5 D. sesudah. Penjelasan Kalimat pertama terdiri atas induk kalimat yang berupa kalimat majemuk setara. Penanda anak kalimat ialah kata walaupun. sedangkan anak kalimat ialah pertalian gagasan dengan hal-hal lain. Anak kalimat: Apabila engkau ingin melihat bak mandi panas. agar. bahwa. jika. ketika. Kami pulang. IV. para pemain boleh beristirahat. susunan kalimat kedua adalah setara + bertingkat. Walaupun kalimatkalimat yang disusunnya sudah gramatikal. karena. kami berhenti dan langsung pulang. meskipun. Karena hari sudah malam. Kalimat Majemuk Campuran Kalimat jenis ini terdiri atas kalimat majemuk taksetara (bertingkat) dan kalimat majemuk setara. Mari kita perhatikan kalimat di bawah ini. tetapi mereka masih bekerja.b. Sudah dikatakan di atas bahwa kalimat majemuk tak setara terbagi dalam bentuk anak kalimat dan induk kalimat. sebab. kalau. konstruksi kalimat itu selalu subjek-predikat-objek-ketengan. Induk kalimat: Saya akan membawamu ke hotel-hotel besar. 2. tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. Karena sudah lelah. kami pulang. saya akan membawamu ke hotel-hotel besar. apabila. Karena para pemain sudah lelah. atau terdiri atas kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk taksetara (bertingkat). Kalimat akan membosankan pembacanya jika selalu disusun dengan konstruksi yang monoton atau tidak bervariasi. sebelum.JENIS KALIMAT MENURUT BENTUK GAYANYA (RETORIKANYA) Tulisan akan lebih efektif jika di samping kalimat-kalimat yang disusunnya benar. sehingga. Para pemain boleh beristirahat.

yaitu induk kalimat dan diikuti oleh unsur tembahan. b. (2) kalimat yang klimaks (anakinduk). Kalimat yang Berimbang Jika kalimat itu disusun dalam bentuk majemuk setara atau majemuk campuran.138 hari disekap dalam sebuah ruangan akhirnya tiga sandera warga negara Prancis itu dibebaskan juga. Misalnya: a. Kalimat yang Klimaks Jika kalimat itu disusun dengan diawali oleh anak kalimat dan diikuti oleh induk kalimat. Misalnya : 1. yaitu anak kalimat. gaya penyajian kalimat itu disebut berklimaks. Bursa saham tampaknya semakin bergairah. Unsur anak kalimat ini seakan-akan dilepaskan saja oleh penulisnya dan kalaupun unsur ini tidak diucapkan. dan IHSG naik tajam. Adapun kalimat pada . 6 dan terasa membentuk ketegangan.Menurut gaya penyampaian atau retorikanya. A. Semua warga negara harus menaati segala perundang-undangan yang berlaku agar kehidupan di negeri ini berjalan dengan tertib dan aman. Anda buatlah lima buah kalimat lainnya. Misalnya: a. 2. B. C. Kalimat yang Melepas Jika kalimat itu disusun dengan diawali unsur utama. dan (3) kalimat yang berimbang (setara atau campuran). Oleh karena itu. Jika stabilitas nasional mantap. b. Pembaca belum dapat memahami kalimat tersebut jika baru membaca anak kalimatnya. Ketiga gaya penyampaian tadi terdapat pada kalimat majemuk. Pembaca akan memahami makna kalimat itu setelah membaca induk kalimatnya. gaya penyajian kalimat itu disebut melepas. Karena sulit kendaraan. Setelah 1. Saya akan dibelikan vespa oleh Ayah jika saya lulus ujian sarjana. yaitu induk kalimat. Anda buatlah lima buah contoh lainnya. yaitu (1) kalimat yang melepas (induk-anak). Sebelum kalimat itu selesai. gaya penyajian kalimat itu disebut berimbang karena strukturnya memperlihatkan kesejajaran yang sejalan dan dituangkan ke dalam bangun kalimat yang bersimetri. masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan dapat beribadat dengan leluasa. ia datang terlambat ke kantornya. kalimat majemuk dapat digolongkan menjadi tiga macam. penyajian kalimat yang konstruksinya anak-induk terasa berklimaks. investor asing dan domestik berlomba melakukan transaksi. terasa bahwa ada sesuatu yang masih ditunggu. kalimat itu sudah bermakna lengkap. Silakan Anda buat lima buah contoh lainnya.

Kalimat Pertanyaan (Interogatif) Kalimat pertanyaan dipakai jika penutur ingin memperoleh informasi atau reaksi (jawaban) yang diharapkan. di mana. inversi. Pertanyaan sering menggunakan kata tanya seperti bagaimana.JENIS KALIMAT MENURUT FUNGSINYA Menurut fungsinya. mengapa. (Biasanya. Mengapa dia gagal dalam ujian? Negatif 1. (Biasanya. Indonesia menggunakan sistem anggaran yang berimbang. V. 7 Negatif 1. Semua jeis kalimat itu dapat disajikan dalam bentuk positif dan negatif. Mengapa tidak semua fakir miskin di negara kita dapat dijamin penghidupannya oleh nefara? Coba Anda buat lima buah contoh lainnya. Mengapa gedung ini dibangun tidak sesuai dengan bestek yang disepakati? 2. Kalimat Pernyataan (Deklaratif) Kalimat pernyataan dipakai jika penutur ingin menyatakan sesuatu dengan lengkap pada waktu ia ingin menyampaikan informasi kepada lawan berbahasanya. intonasi yang khas menjelaskan kapan kita berhadapan dengan salah satu jenis itu.umumnya dapat divariasikan menjadi kalimat yang panjang-pendek. perbedaannya dijelaskan oleh bermacam-macam tanda baca. C. dan kalimat seruan. Kapan Saudara berangkat ke Singapura? 2. intonasi menurun. 2. Dalam pameran tersebut para pengunjung tidak mendapat informasi yang memuaskan tentang bisnis komdominium di kotakota besar. tanda baca tanda tanya). Misalnya: Positif 1. Dalam bahasa lisan. kalimat perintah. jenis kalimat dapat dirinci menjadi kalimat pernyataan. intonasi menurun. Tidak semua bank memperoleh kredit lunak. kalimat pertanyaan. berapa. Silakan Anda buat lima buah contoh lainnya! B. aktif-pasif. 2. dan pengedepanan keterangan. Misalnya: Positif 1. Presiden Gus Dur mengadakan kunjungan ke luar negeri. tanda baca titik). Dalam bahasa tulisan. Kalimat Perintah dan Permintaan (Imperatif) Kalimat perintah dipakai jika penutur ingin “menyuruh” atau “melarang” orang berbuat . dan kapan. A.

kecermatan penalaran. 2. target KONI di Asian Games XIII tahun 1998 di Bangkok tidak tercapai. Kalimat sangat mengutamakan keefektifan informasi itu sehingga kejelasan kalimat itu dapat terjamin. Janganlah kita enggan mengeluarkan zakat kita jika sudah tergolong orang mampu. A. 2. Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Tolong buatlah dahulu rencana pembiayaannya. yaitu kesepadanan struktur. (Biasanya. tanda baca titik atau tanda seru). 2.sesuatu. ketegasan makna. Aduh. intonasi menurun. Silakan Anda buat lima buah contoh lainnya! VI. Nah. seperti tercantum di bawah ini. dan kelogisan bahasa. Negatif 1. Kalimat Seruan Kalimat seruan dipakai jika penutur ingin mengungkapkan perasaan “yang kuat” atau yang 8 mendadak. Sebuah kalimat efektif mempunyai ciri-ciri khas. Maukah kamu disuruh mengantarkan buku ini ke Pak Sahluddin! 2. Sebaiknya kita tidak berpikiran sempit tentang hak asasi manusia. cantiknya. ditandai oleh menaiknya suara pada kalimat lisan dan dipakainya tanda seru atau tanda titik pada kalimat tulis). Kalimat itu mempunyai subjek dan predikat dengan jelas. 1. Misalnya: Positif 1. (Biasanya. Misalnya: Positif 1.KALIMAT EFEKTIF Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada dalam pikiran pembicara atau penulis. Coba Anda buat lima buah contoh lainnya! D. Negatif 1. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. kehematan kata. Wah. Kesepadanan Yang dimaksud dengan kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Ketidakjelasan . ini dia yang kita tunggu. keparalelan bentuk. pekerjaan rumah saya tidak terbawa. kepaduan gagasan. Bukan main.

Pertama. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan di. b. Atau Kami datang terlambat. Penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen. Contoh: a. sedangkan dia membeli sepeda motor Suzuki. (Salah) b. Semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. ubahlah kalimat itu menjadi kalimat majemuk dan kedua gantilah ungkapan penghubung intrakalimat menjadi ungkapan penghubung antarkalimat. sebagai. b. a. Bagi semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. Kakaknya membeli sepeda motor Honda. Perbaikan kalimat-kalimat ini dapat dilakukan dengan dua cara. tentang. b. Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang. pada. Saat itu saya kurang jelas. Kami datang agak terlambat sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama. Sedangkan dia membeli sepeda motor Suzuki. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama. b. dia membeli sepeda motor Suzuki. (Benar) 2. Saat itu bagi saya kurang jelas. dan sebagainya di depan subjek. Contoh: . Kalimat penghubung intrakalimat tidak dipakai pada kalimat tunggal Contoh: a. Kakaknya membeli sepeda motor Honda. Akan tetapi. saya dibantu oleh para dosen. mengenai. menurut. a. Oleh karena itu. Kami datang agak terlambat. 4. 3. Atau Kakaknya membeli sepeda motor Honda. Tidak terdapat subjek yang ganda Cotoh: a.subjek atau predikat suatu kalimat tentu saja membuat kalimat itu tidak efektif. 9 Kalimat-kalimat itu dapat diperbaiki dengan cara berikut. Dalam menyusun laporan itu. dalam bagi untuk. sebagai berikut. kami tidak dapat mengikuti acara pertama.

a. Sekolah kami terletak di depan bioskop Gunting. Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes. Ada berbagai cara untuk membentuk penekanan dalam kalimat. dan pengaturan tata ruang.pengujian. b. Dalam sebuah kalimat ada ide yang perlu ditonjolkan. Ketegasan Yang dimaksud dengan ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan pada ide pokok kalimat. Kalau bentuk pertama menggunakan verba. Keparalelan Yang dimaksud dengan keparalelan adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. sebagai berikut. Perbaikannya adalah sebagai berikut. memasang penerangan. b. B. 2. pengujian sistem pembagian air. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. kalau bentuk pertama menggunakan nomina. yaitu kata pengecatan. Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes. Penekanannya Harapan presiden. yaitu dibekukan dan kenaikan. b. C. Kalimat itu memberi penekanan atau penegasan pada penonjolan itu. Contoh: Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. bentuk kedua juga menggunakan verba. pemasangan penerangan. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok. Penekanannya ialah presiden mengharapkan. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat). Kalimat itu akan baik kalau diubah menjadi predikat yang nomial. Sekolah kami yang terletak di depan bioskop Gunting. Kalimat a tidak mempunyai kesejajaran karena dua bentuk kata yang mewakili predikat terdiri dari bentuk yang berbeda. Contoh: 10 a. Artinya. Kalimat itu dapat diperbaiki dengan cara menyejajarkan kedua bentuk itu. 1. a. memasang. Bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu. pengujian sistem pembagian air. Membuat urutan kata yang bertahap Contoh: . Kalimat b tidak memiliki kesejajaran karena kata yang menduduki predikat tidak sama bentuknya. Jadi. penekanan kalimat dapat dilakukan dengan mengubah posisi kalimat. dan pengaturan tata ruang. Contoh: Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya. dan pengaturan.

Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan. Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Kehematan tidak berarti harus menghilangkan kata-kata yang dapat menambah kejelasan kalimat. tetapi berjuta-juta rupiah. frasa. telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. Melakukan pengulangan kata (repetisi). D. 1. Kata naik bersinonim dengan ke atas.Bukan seribu. Perhatikan contoh: a. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Kata pipit sudah mencakupi kata burung. Contoh: Saudaralah yang bertanggung jawab. Karena tidak diundang. atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu. Peghematan di sini mempunyai arti penghematan terhadap kata yang memang tidak diperlukan. saya suka akan kelembutan mereka. Perbaikan kalimat itu adalah sebagai berikut. b. atau sejuta. . dia tidak datang ke tempat itu. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Contoh: Anak itu tidak malas dan curang. Perhatikan: a. Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui bahwa presiden datang. Hadirin serentak berdiri setelah mengetahui bahwa presiden datang. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek. 4. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata. Kata merah sudah mencakupi kata warna. b. b. sejuta. Seharusnya: Bukan seratus. tetapi berjuta-juta rupiah. Kehematan Yang dimaksud dengan kehematan dalam kalimat efektif adalah hemat mempergunakan kata. Contoh: Saya suka kecantikan mereka. seribu. Karena ia tidak diundang. Ia memakai baju warna merah. 11 5. 2. Di mana engkau menangkap pipit itu? 3. a. Ia memakai baju merah. atau seratus. Di mana engkau menangkap burung pipit itu? Kalimat itu dapat diubah menjadi a. telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. dia tidak datang ke tempat itu. tetapi rajin dan jujur. b. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan). 3. Kata turun bersinonim dengan ke bawah.

dan para menteri. para hulubalang. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona. Surat itu saya sudah baca. a. Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima hadiah. Dia hanya membawa badannya saja. Misalnya: Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak ke luar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata-kata 12 yang berbentuk jamak. Perhatikan kalimat berikut. Kalimat 2 memiliki makna ganda. b. para hulubalang. Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribuan. b. yaitu diceritakan dan menceritakan. dan para menteri. Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan. Kalimat 1 memilikimakna ganda. Dia hanya membawa badannya. yaitu siapa yang terkenal. mahasiswa atau perguran tinggi. b. 4. 2. . kita hidari kalimat yang panjang dan bertele-tele. Dan tepat dalam pilihan kata. seratus ribu rupiah atau dua puluh lima ribu rupiah. F. Sejak dari pagi dia bermenung. 2. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris. Kecermatan Yang dimaksud dengan cermat adalah bahwa kalimat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Kalimat itu dapat diubah menjadi Yang diceritakan ialah putra-putri raja. Oleh karena itu. Kalimat ini dapat diperbaiki menjadi a. Misalnya: Bentuk Tidak Baku Bentuk Baku para tamu-tamu para tamu beberapa orang-orang beberapa orang E. Sejak pagi dia bermenung. yaitu berapa jumlah uang. 1. 1. Silakan Anda perbaiki kalimat di atas supaya menjadi kalimat yang padu. Kepaduan Yang dimaksud dengan kepaduan ialah kepaduan ialah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. a. Kalimat ini salah pilihan katanya karena dua kata yang bertentangan.Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Yang diceritakan menceritakan tentang putra-putri raja. Perhatikan kalimat berikut.

Yang logis adalah sebagai berikut. kami teruskan acara ini. Seharusnya kalimat itu berbentuk a. 5. Sebelum meninggal. Surat itu sudah saya baca. Semoga dimaklumi. Makalah ini akan membahas desain interior pada rumah-rumah adat. Perhatikan kalimat ini a. 4. Untuk mengetahui baik atau buruknya pribadi seseorang dapat dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari. 13 3. Bapak Menteri kami persilakan. Makalah ini akan membahas tentang desain interior pada rumah-rumah adat. Kalimat itu tidak logis (tidak masuk akal). 3. 2. Haryanto Arbi meraih juara pertama Jepang Terbuka. Hermawan Susanto menjadi juara pertama Cina Terbuka. Bentuk yang Salah Bentuk yang Benar 14 1. Hermawan Susanto menduduki juara pertama Cina Terbuka. Haryanto Arbi meraih gelar juara pertama Jepang Terbuka. Untuk menghemat waktu. b. Pekerjaan itu dia tidak cocok. wanita yang mayatnya ditemukan itu sering mondar-mandir di daerah tersebut. 5. Mayat wanita yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar-mandir di daerah tersebut. b. kami teruskan acara ini. Sedangkan perkara yang telah . G. Waktu dan tempat kami persilakan. 3. Perhatikan kalimat di bawah ini. Untuk mempersingkat waktu. Perkara yang diajukan ke meja hijau berjumlah 51 buah. 4. 3. Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. 1. Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan. b. Seharusnya: a. 1.KALIMAT SALAH DAN KALIMAT BENAR Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. 4. VII. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripad atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita. Mereka membicarakan kehendak rakyat. Mereka membicarakan daripada kehendak rakyat. 2. 2.Kalimat di atas tidak menunjukkan kepaduan sebab aspek terletak antara agen dan verbal.

Perkara yang diajukan ke meja hijau berjumlah 51 buah. rumah paman saya di Cibubur. Pekerjaan itu bagi dia tidak cocok. 15 . Baik atau buruknya pribadi seseorang dapat dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari Semoga Bapak dapat memakluminya. sedangkan perkara yang telah selesai disidangkan berjumlah 23 buah.selesai disidang-kan berjumlah 23 buah. 5. Halaman rumah pamas saya di Cibubur sangat luas. Halamannya sangat luas.

02:.503.980..2..3..25:7.03:7:9 .3.25:7.25.3 202.507:3/.2..3/42089-0742-.: 70947..7.2.3. -..95..  $0-0:2 ..3.8 .9. 20.-0:2/..2./907/.397.3 /05.4394.:..8 &38:7 ...8 3/: .3/07.3 43897:83.3903.9..9.2.-:.8 !02-./.9:  .3 . 3/: .5.3 809.99:/8:8:3/..99:8:/.8..8   /.2.9 -07-.2.280-:..8 ..7.3 8.2.8 /..  - $090.9..3-07.. .802. 40 503:83..03.3 2.3907.843.085..3/.4394.7:...:38:7:9.7.39079-/.33.2   .33.40.30.9.99:/80-:9-072-.3 80.7.3.9..9  0 .99:/8:8:3/03. .3/30073-07.8.3 ..33.3.29..9.3/.39. -072.. 503.3 :3/.3.3/..99:/80-:9-072.3.9/.7 0/:5.2.7/80.9.9 2. 503.25.8.2.   .83..3907..9 ... .3.3 .  09.. 3/: 907.7:8203.:.3005.-:.3/:940 :38:7902-.3.32005.9.5:3.25.  :78.83/.703.9.8:903/.8.   .2. ..2.2..5.7.202507./.30.3.99:/80-:92005.202-.703.02:809.9. .3/9:.   ..2.99:/8:8:3/03.:.9-007..2.3.2.3 .8 /9:3: .  !02-.-:.9: 3/: .8.3.2.30:..5/.89.  3/..2.3.2-.2.3  ./.9:  503.9.  907.3 ..9.9 /443.39.8.503.3.9.9  ..3.95.2.9: .93.3.3.2.2.5.2.7.3 203.  .3  8.9 ..3:3.3$3.3.3.9/.2.2.3.2.08947./03.897:9:73. ..::8:./..7.39473.3 .-:.3/03.9.3 .-:.9/.92.40.8.  - $02:...3-072-...90..5./.3. -.7.2.92..703.-:. $.9202.3/....3  3/.9:3/:.3-0782097  8.7.7: 202-.5.9 9: 8090.. .9 3 80. .3080.9.2..2./ 9.8. .. /:...89:/-0-.2 .3/. /.2.38.2.73..8.3:...3-07.32. 3.5.2.7. .202-039:090.2-039:2.02: /.!7. 808:..9/03..  $.3.-9.3.3.32..3/-0.9.3.9 90780-:9 .3   .2.:2.2.503.3  . .5 2.3/:9403/:.2.33/.2.3 ..3..-072.5  8.3 .9 9: 8008.93.2 2.8..:5:3 :38:7 3 9/. .9:.2.30/.38.7.3. . .8 . 3/:  /.3072-.2-.02: /.

8.-.3../5.99  8.2 -039: 54891 /.3$.99:/. -07.7.3  3943...25./.  !079.802:.9 5079.9/8. 8.9 31472.3.2.8.3 2507.203. -08.8 203:7:3 9..802:.078  /.90$3.29.2.3-83842/423:2/49.3-07-././.3/.9!073.9:0389: .8 .9807:..3 -0890.8.388902.9:8.  03.95073. !4891  !708/03:8:7203.2 -.3/.9 . /..2.3 /.8.8.2.33. 4-.3202:.3.3.-:.1.3808:..3.9/. -.  .4394..9.55...503:3:39/.9/..3:3:3.805.   .390780-:95. 3943. /2.5:7.7  $.2.3 5.5.33/.2. 9..8 .. 203.203:3./ .331472.4394.2 2.3.8.-.3 203.3.9:.91  03.: 20.3-072-. 503:9:7 33 20250740 31472.3 0.2..950739.-.5.39039.950739..81  3.3/805.3.3 40 -072..9.73007   3/4308.3  ..9.5..-.3.3.9  03./0.808:.2.9 .-:.91  .   .7.3/.3 503/0  .2-..503:9:733 203:7: ./.5.-:.92. 9..3  .  .3 8073 203:3.3..5. /..5.91  .5. .:2:23.7.3 /.9 5079.32025074070/9:3.8.08.3   0.3 507-0/.7..3 .91  %/.203/.3/03.3.8 2030.3 39074.3.9.9!079. !4891  ..7.2..: 70..3 ...49.2.5..5.3/.2..7.9./..5.5.9/73.2.7.303..3.3!07239.9:/03.  3943.40301.33.3/..7...9.3-07-:.33.3.9 /.3 0..25..3 9./03.. -07.2.9/.9..3.3 47.3 ./..38.3 .3:39/.3 /5.2:.3 30.3../.8.3...91  .95073.   .5.33..3.23503/:5.7283/30.91  .8 203:7:3 9.30907.9!0739.3.5.8.207.3  ' $%&#&%&$ 03:7:91:383..9. /.5.3 5030/05.9.3. /.8 .3.8..91 5./.3 $02:..805079-.503:9:733203. 038. .33203..2.-:.:/.7.3  8.-07..3/5.0/:33/-.30:.5..92.8.

37:2.9.3-.3.9/03.3503.995.8..7.5.3 .3. ' %% .349/./. .32030:.3802599039.8.3 . !4891  ..39:2/-.9/. 503:9:7 33 203:3.8. 3943.32.99:8  8..-0757.9.3.99:/.9$07:.  0805..30.3.7./.3..3 40 08.9.   .3 048.8 9: 803.3 .57.3897:9:7 05.39.  $.9 3 /507..40203.7.90744347.3  203/.8:.907..3 425.. /.9..9. .3.3/.8 09/.3..92.3.2.3 .3 .:9.9:  .82.-.9:0805..3 897:9:7 -. 8:/.3/.3/.32. 57.3 502-./..2.3/.3:8.9. .3 -039: 090.901091.8.3 /5.39..2.3.8.25:  4-.8..393.3 :. !4891  :.-:.91  /: 5007.3/.32.7 805079907.3.2.3-::30!.0..2.807: .3.9 8.2.3 .: 502-.2.9 203:9.2089.:3/ .9.305./.3.5..8://03.33.3 /5.00..33.807:  8.3..8.5.. 9.-:.808:.98. /9.7.03.3 ./.9 807:.3.9:3:  0.5.3  /.8.3 ../:.3 507. .9.8:-0/. ./..3-.://3  %443-:.  ./.2.3..:9.8 .3...9907.7 ..3.3/2.3..2. 805079 .7.3.3.3 5.3/5.2.:.5..8.: 503:8  ./..3.9.3 ./.3.92..8.907-.357..9..3.0.2:/8:7:203.0802-.3.3 ./.8.2 57.4394. 9.-:.3/.9...8.30805.9..072.8.3:39:2032-:..9:.-:.. 3/.7.: .33/.7.3.::703.8203:7:39. $..99.4394.25:..  0805.320202..9/.99:2025:3.  0.709 /8.3 001091. 002.3.3 /.39.3/.8.   .2.. 0.   .3 .3 05.  ..7./:.91  $0-.3570/.99:202-0-07.2.7 ./.302-...9  .9010912025:3.2.8.23  $0-:.3.99.9. ..33.3   .5.502-.   0805.3 503/03.3./.3 31472.

.9 $03.9.2.99:9/. ..3933.7:.5.3 2033/.5.5.99/.9..3 0/:.2.3/03.98:.2-. !03:8:3.  $.3.  03.:7.7.9203:9 .3 503:-:3 397.88.: .9.2.3570/..9 ./.  - .5./ ..7.3 /03..98:-0. 4394 ./-.3.24947$::   !70/. .2-.//05.::40.5 /.3..  - .9.24947 $::  9.3 20303.2.3 . 494 . 80-..7.5.9 ..39.99:3..5.3./05.29/.9 80-../.5.3 /:.9 3 /.3:.2203:8:3.7:8202-.9.02: /.3...2-. 01091 00.  !079./03...8.202-08050/./5..3:.88..3 /.99039:8. 5079.3.2.2/... .7. /4803  - $.907/. $0/.3/.3502.38:-0/..98:.. 80/.3.9203:9..3/.. :3./-.7:./ :3.3/ /. .547.2494743/.  9.9:.:570/.3. .2.:..:..99/.507:7:.2.9803.5079.30. /4803  - $.507:7:.3.3909.3.99:8.547.2.3503:-:3.7.7.39:405.3 9: 8.9: .-07:9  ..3.202-08050/.2.9.2.3..3 0..7..99:-.907.39.//. .380-.2. 2494743/..2.8. ./.39:405..2494743/.2.9/.8:-0.2.9/507-.  - $02:.8   .: .:39: 5.2.202-08050/.3  4394 .202-08050/.5..38:-0  4394 .9203:9.:7.2/..7   %/.2-.202-08050/.9  0.202-:.2 9/... 907.29/.9 203.-07:9  .5.3907.9503:-:3397.2./.39: 8.24947 $::  !07-.  9039.9.9 2.  :-.9..9/.2. 203:7:9 /.99:/..2. ./.802:.8   .7.2/..2.7:8202-.7..202-08050/..703.9:.9 /.5079.2.9 9: 203.2..5.3933.

7:.. .. -039:3.9../.2..7.2..3.9: 507.203..3 0/:3 9: .. -07-.80-.3203:-.9:7.3.3203/:/:570/.3 9:  /.8.9: ..3 /.3 /.3:3 -.3/4308.3 -07-0/.203:3.9 9: /...9.3...2.. :39: 202-039: 5030.77.../. 8:.3 503:.2.8.9/..3 .3 ..3 .5.9:7:9.3 -039: .3 5030.3. /.3/03. 3 /03.8.9   02-:.2.9.9/.3 ..:03.3.5.2025:3.7.080.. ..-07:9  ..3.9.3.3.5.0.703.3./.3.3 03.7 -039: .2.07-.0.9 202-.35708/03./.2.7..7.5 907.9 /.7 503008.3 .3 503:.9   009.3342..2.3-07.3 50307./0 544.330.9:7.7.:..7.9  4394 !708/03 203.380..:/3..7 7.7.3 30.3.8.9.7.3 .3.7503008.3 /2.570/.8.9/.3  4394 .3   090.3.-039:9:  .9. ..7../.9.: 5030.99: 793.3 090..3.-039:.2./73.3  .5.25:..3-079.3.9.5708/03203. 0.3..33.9 9: .9202-.9.320.:08  - %.30/:39:..9 .2.: 5030.... . .9 /507-.:  - $04.39.3-./..  !030..9-9/.9:7.2.0./.3503.8. .07-.9../.7:.8..3  .7-. 80-./-0:./.3 ..:/:-.7.35030..30/:./:.9 907/7 /.5907..3/9434.703.203:3.8.38..9.  4394   ./..5 4394 .3 5.3.23.3-4845:393   05..390709.202080./ 5030..3 .0./570/.380..9./-0:.5488.. .33.5.9.2.:-039:5079.7./.  .3 503.2030.3 ..7-..2.3 503434.99/. ...3.  ..9: /-0:.3:3-.8.3.2.9..3 5. -039:0/:.3507:/9434.388902502-.290709.:.2..99:202-07 5030.5.38.3.39.23.3  .33423.//05.:./.8.2.:08  . 08.3 503:.9.7.9.39://05./03.9.3 /2.3 /..:  - $04.7.:-039:5079.9.3.3503.3  202.280-:..0..3 902-4  502...3 /:3..350307. 503434.9.3  /.5.388902502-.33..2 .2.. 203:3.2..-07.3902-4  202.8:/ /03.9..7./0.7 /.7.2. 5030.7 /.3.3 .7.8.3-4845:393  !07-..3 02..-07:9  %.8.//05.3/4308.3.7.8..3 05.35708/03  .8:/ /03.  !030.

9./8:2-.3/03.5432.3907.95.:5.3/.-   002.9.5./73807039. .7907.3 ./. -..:7.7. ./.  - 2.3002../.9..  . 705098  4394 $. 90.3..57..-07.3.99:....7  $0.3 / 83 2025:3.:80:9.3.7.9.207.2033/.:.3 /.3083432.9.:-039:.9 203. 00.-:7:3  !07.7:8 203.5.9.9/.  /.:/.9.30-.2070.3/.5-:7:35599: .5.3.9:8 909. .39.9/.:..3 .2.-./.3 ./ .5708/03/.:203.3 /./:3/...:.   0.3/9434.3  4394 $.2033/.  .9./. .907.5708/03/.3::7    02507:3.3 909. 17.901091.3-079.3.507: 002.8.9.3/.703.20309./73807039.5-07:9.3002-:9...207..5-07:9.3/03. ..3.202..4394 .202.2.2..9/..2.:207.:-.7.-07:9  .8:/..3/.. 8.7.3507:/507.9.9.2.9.  - 2.3.:.9  ..99:  - .0.3  !07-.:807.3.8://03..9/.99:  - .3 80.3 /.-0783432/03. :9.3.7:5.32070.3   !0302.5.35.  .8/.9.7   0.:./. .3.8.305.55599:  !0302.203.3807-: 80:9.3/2.-.9.5/0.9.. .:.3. .7.8  .73.9.703.3.9.02.3 .9./8:2-.203./507:.8./:3/.9:.59/.03.9/:-.3:3.:-./.:203.907. 90.9.9.309025. .9202507:3.3.5598:/.28.3.35079039.9:7:3-0783432/03.-07/78090.73.9:8 807-: .9.9:9/. .. ./.3. 909.3.3  4394 3.3502.80-.3503:.39/..203.305.5.3.2.:.9  !002..03.3.9/.3.9.8:.3.309025.....39/.5.3 /.3.3 .9.30.9/.9/.2-.-0-07.7905030.3 8:-0  !07.7.79.3.2.9.9.9..9.3503:.32070.8.3. :9..3.8:.9.9.9.3/.99:/.7:5.9.3   !0302.3/..39.7950302./. :.3202.3907.39.. ..3807.3. .203.-07/78090.203.5.:9/.7:83.3 5030.3. .:5.3 8:50747/3.3/03.20309.9.9./.

9 3 8.35./ .3/.9/.47.92022.350792-.354.3. .3..: 507:7.3.3 /2.2..203072.349..  - $.9.393. 5::2...9 ..  .9.2.2.203.//.2.9..88.3 807..9 9:803..3.9  2022././:...07-.  !07.3/. 50.39/.9.3.47.079.203.. 907. 5.2./:.5. 5:977.3 .-.3.7.203.390..3:8.2.3 .3.35./:9/...9/:-.057-.-07900 900/.9:87-:7:5.9/.-.93/.5:97.2.80.2.:.35.2:5.3 9.2.703.7057-.3 /.7.-0757 . .3  .  .9:203072.3.187.7. ././.3-07-039:.0 :..3.-.9.3:8.9 .5. .3 05.380-.850 .::-. 039:%/.820978  0.33.7.. ./:.25.9/.079. 5.02.88.....81507843.9/507-.3 /.380. -.8.3 /.2../.95.2..2..7.25.8.9. .9.3.5.3905../.079....5::2.9: 9.33.3.079.8:/ /03. 05.3/.203..3 -079039.2.3/.7-:7:5../.2.33. 9.9/.3 ..3-07900 900  8.35./.2.7-:.3.7.3/02:.5. 05./ .9.39/. 5:977..-07203:3  .3 /.3  .3./.3 . .2.3/4308.7.3 203.9/-.3.39:/.::-.37.5.2.0723.3 47. .9/..9.079. 9079-/.31472.3/./:.3 93  .920302-. 203907  .9.3 47.. .9 9: 9/.7-0793/.90750.!07.8:/ /03...3 . !07.:2.35.99:/.:/:.   .072.35.9.7.5..3/.: 5.7.2.78:/:902.8./...9.9.3 5073.3 ..:039:.3:8.202-.  - $0.3 90703..3/8.2.5.9: 8.. /:.9. 8.9: /.305.-  $.507:7:.507-.5.32.3.072.3.39039./.35:97.  .33.3.3203.  - $0.3.9/. $:7.203907   05.2.202-.2 .9.3 /2.-07203:3   !0302./:202507:3./.9.3:72033.:...9-07:9   .9:-07.3  .9.8:/..39.9..3.3 ..7:8/.3-07570/.99:8..  2...2: -0-07..7..203..8.33/./. .03 .88:5./:.3-07..5.3..703.3.3/.7.3-0-07.3.  .2.7/.3 .. 2032-:.9. 5.2.3  0.9.:.9-07:9  .9.3/03.75./.2: 9.7.3.3  .   .9 . .47././:   .390703./.

7 2..93.7..93 .9/. 7:2.39:8073243/.3 048.25078.9  - .9 /9072.9: ...39.7.7.3947-207.32.8:/ /03.3 05.:-.3$:8.250792-.3   &39:20250783.30 20. 070.34-0503/079.3   ./.-07:9   .3202-..3%07-:.7./.9.7...90780-:9  ' %$%# !07.793.3003/.3... .7.33.  $0.07..39.3   &39:20302..-:.2.07.35.2.3/7//. .7.7   $024.9.   072.507:20385./.3.348..   .3/02:.3  039:.03 /.39.394203/:/::..33./902:.:  !07.2.9.3.4   !07.:. .7:83..9: .:-07:2.%07-:..5.  !07. 203:3:..9.3/.9 / .99:9/.03907./.3 /.: 9039.7:83.75.3 .202-.:3.  $0/.3 .39:80-0:23.7.%07-:.57-.7...7.3$:8...805079/.3202-.3. ./.2.4. 40 .9/-.80.   072.3 ....2.9.3$.7 .8.39:/.380-:.  - $. /0 ...25078.7.9:/..33907475.99:8:/.33907475. 90780-:9  .390.3 80-.9  $0.. ../2.7..303..3.3.5079.05.8 9/.039:.9 ...7:.3. /../808047.75./:9/.2.   $0-0:22033.9.7.3.3 /2.5079.5079.9   048.0.- ..3947-207.9.5079.8/08.3/902:.5.07-.2907:8.3.-..202-./:.9/.808:./.89039.3507.9 9: /..9/-.2.8073243/./03..2.3.3/7/ /./.2.39.394203.9./.9.. -..3 503:8.3..:2   !007.9/.05..003/.9../:.: -:7:3..7.2. $:7. .3-07.7:2.:.2.5.9..3/..3.3.2.3..80-.9.7.7.3..8:.9  - . .3    ...2.7   &39:20309.99:-07-039: ..3/08.9.3   .39025. 7:2.850 90709.2907:8. 070.570/.9.48 9/.3%07-:..07..7.3   .30.7 2.7:2.2. .

9202.33..57-.9:.5.8008.  .-:....4  !07.:.:23.88.7 $024./-:-:7 8.2.3 .3-07:2.  !007.9 /.39:-.2..37:2.5.7.3020.3.3 -07:2./8/.9/..3507.3./8/..8008..5..8  7:2.3/.80.9/.793.3./. 80/.8./.9.4.: -07:2.38.2.8   .3.3/..9:.2./808047..5.5.   ..:-:7:3.7.7 .-:./ -:-:7  .3 90.-:.:3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful