PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN Oleh : Taman Firdaus, Banu Hasta, Sholahuddin & Evi Roni 1.

PENGERTIAN Istilah pengembangan sistem instruksional (instructional system development) dan desain instruksional (instructional design) sering dianggap sama, atau setidak-tidaknya tidak dibedakan secara tegas dalam penggunaannya, meskipun menurut arti katanya ada perbedaan antara “desain” dan “pengembangan”. Kata “desain” berarti membuat sketsa atau pola atau outline atau rencana pendahuluan. Sedang “Pengembangan” berarti membuat tumbuh secara teratur untuk menjadikan sesuatu lebih besar, lebih baik, lebih efektif dan sebagainya (Harjanto, 2008 : 95). Beberapa definisi yang menunjukkan persamaan antara keduanya adalah sebagai berikut : 1. Pengembangan sistem intruksional adalah suatu proses secara sistematis dan logis untuk mempelajari problem-problem pembelajaran, agar mendapatkan pemecahan yang teruji validitasnya dan praktis bisa dilaksanakan (Ely, 1979 : 4). 2. Sistem Intruksional adalah semua materi pelajaran dan metode yang telah diuji dalam praktek yang dipersiapkan untuk mencapai tujuan dalam keadaan senyatanya (Baker, 1971 : 16). Dengan kata lain bahwa sistem intruksional merupakan tatanan aktifitas belajar mengajar. 3. Desain intruksional adalah keseluruhan proses analisis kebutuhan dan tujuan belajar serta pengembangan tekhnik mengajar dan materi pengajarannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan paket pembelajaran, kegiatan mengajar, uji coba, revisi dan kegiatan mengevaluasi hasil belajar (Briggs, 1979 : 20). 4. Desain sistem instruksional ialah pendekatan secara sistematis dalam perencanaan dan pengembangan sarana serta alat untuk mencapai kebutuhan dan tujuan intruksional. Semua konsep sistem ini (tujuan, materi, metode, media, alat, evaluasi) dalam hubungannya satu sama lai dipandang sebagai kesatuan yang teratur sistematis. Komponen-komponen tersebut lebih dahulu diuji coba efektifitasnya sebelum disebarluaskan penggunaannya (Briggs, 1979 : XXI). 5. Pengembangan sistem intruksional adalah suatu proses menentukan dan menciptakan situasi dan kondisi tertentu yang menyebabkan siswa dapat berinteraksi sedemikian rupa sehingga terjadi perubahan di dalam tingkah lakunya (Carrey 1977 : 6). Desain Pembelajaran adalah disiplin yang berhubungan dengan pemahaman dan perbaikan satu aspek dalam pendidikan yaitu proses pembelajaran. Tujuan kegiatan membuat desain pembelajaran adalah menciptakan sarana yang optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dikehendaki. Sehingga disiplin desain pembelajaran terutama berkenaan dengan perumusan metode-metode pembelajaran yang menghasilkan perubahan yang diinginkan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa. John Dewey (1900) menyatakan bahwa pendidikan memerlukan “linking science” antara teori belajar dan praksis pendidikan. Desain pembelajaran dianggap sebagai penghubung antara keduanya karena desain pembelajaran adalah pengetahuan yang merumuskan tindakan pembelajaran untuk mencapai outcome pembelajaran. Aspek desain pembelajaran meliputi dua wilayah utama yaitu (1) psikologi, khususnya teori belajar, dan (2) media dan komunikasi. Tetapi media dan komunikasi seakan memberikan kontribusi prinsip dan strategi secara terpisah pada desain pembelajaran, tidak seperti teori belajar yang memberikan model terintegrasi. Desain pembelajaran lebih banyak didukung oleh teori belajar. HUBUNGAN ANTARA DESAIN PEMBELAJARAN DENGAN PENDIDIKAN: Secara umum bidang pendidikan terdiri dari kurikulum, konseling, administrasi, evaluasi, dan

dan situasi-situasi yang memungkinkan optimalisasi model-model pemanfaatan. dan penerapan metode-metode pengelolaan penggunaan program pembelajaran yang diimplementasikan. Ibarat orang yang akan membuat rumah. pemanfaatan. Kegiatan ini berkenaan dengan pemahaman dan perbaikan cara-cara untuk mencapai hasil yang optimal. revisi program. perbaikan. bagaimana memadukan metode-metode yang ada. Masing-masing kegiatan dilakukan oleh orang yang kompeten dalam bidang pembelajaran. Pengembangan Pembelajaran Pengembangan pembelajaran berkenaan dengan pemahaman. perbaikan. dan penerapan metode-metode pembelajaran. Kurikulum terutama berkenaan dengan apa yang akan diajarkan. Pemanfaatan Pembelajaran Pemanfaatan pembelajaran berhubungan dengan pemahaman. perbaikan. Hasil yang diharapkan adalah penggunaan dan pemeliharaan program pembelajaran yang diimplementasikan. Pengembangan pembelajaran menghasilkan sumber-sumber pembelajaran yang siap pakai. Evaluasi Pembelajaran Evaluasi pembelajaran berkaitan dengan pemahaman. Desain pembelajaran merupakan proses penentuan metode pembelajaran yang tepat untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan dalam diri siswa yang berkaitan dengan pengetahuan dang keterampilan sesuai dengan isi pembelajaran dan siswa tertentu. Hasil dari pemanfaatan pembelajaran adalah program pembelajaran yang telah dimodifikasi sedemikan rupa sehingga menghasilkan efektivitas program yang optimal. dan penerapan metode-metode dalam menciptakan pembelajaran (methods of creating instruction). dan lain-lain. Desain Pembelajaran Desain pembelajaran berhubungan dengan pemahaman. dan evaluasi.pembelajaran. prosedur penilaian. Di bawah ini penjelasan hubungan antara pembelajaran dengan kelima kawasan pembelajaran: Pembelajaran Bidang pembelajaran terdiri dari lima kegiatan pokok: desain. teknik pengumpulan data tentang kemajuan siswa dan kelemahan program. desain pembelajaran adalah blueprint yang dibuat oleh seorang arsitek. Pemanfaatan pembelajaran menuntut pengetahuan tentang berbagai prosedur pemanfaatan. dan penerapan metode-metode penilaian efektivitas dan efisiensi kegiatan-kegiatan sebelumnya: seberapa baik program pembelajaran . dan situasi-situasi yang memungkinkan penggunaan metode-metode tersebut secara optimal. dan rencana pembelajaran. Pemanfaatan pembelajaran merupakan proses penentuan dan penggunaan prosedur-prosedur yang optimal untuk mencapai outcome yang optimal. Namun kita dapat membedakan keduanya. pengembangan. sementara pembelajaran adalah bagaimana mengajarkannya. perpaduan prosedur yang optimal. pengelolaan. perbaikan. Pengelolaan Pembelajaran Pengelolaan pembelajaran terkait dengan pemahaman. Pengelolaan pembelajaran merupakan proses penentuan dan penggunaan jadwal yang optimal. Pengembangan pembelajaran merupakan proses perumusan dan penggunaan prosedur yang optimal untuk menciptakan pembelajaran baru dalam situasi tertentu. dan penerapan serta penggunaan metode-metode pembelajaran yang telah dikembangkan. Nampaknya terdapat overlap antara kurikulum dan pembelajaran. Desain pembelajaran menuntut pengetahuan tentang berbagai metode pembelajaran. diktat. Blueprint ini menyatakan metode apa yang seharusnya digunakan untuk materi dan siswa tertentu. Pengelolaan yang dimaksud hanya berkenaan dengan satu program pembelajaran dalam sebuah lembaga. perbaikan.

Pelaksanaan operasional Model tersebut di atas merupakan model yang paling lengkap yang melukiskan bagaimana suatu proses pembelajaran dirancang secara sistematis dari awal sampai akhir. Merancang komponen dari sistem 5. Menganalisis tujuan tugas belajar 3. Memilih atau mengembangkan materi pelajaran 8. Desain pembelajaran mempunyai fase-fase jangka pendek dan jangka panjang 3. Kemudian guru diberikan kewenangan untuk mengembangkan standar kompetensi menjadi sejumlah kompetensi dasar yang dituangkan secara eksplisit dalam silabus dan RPP. Didasarkan pada pengetahuan tentang cara belajar manusia 5. Di Indonesia prosedur tersebut mencakup mulai dari simposium dan pengembangan kurikulum yang dilakukan mulai dari tingkat sekolah (KTSP). Model Desain Pembelajaran Gagne dan Briggs Gagne dan Briggs (1974: 212-213) mengemukakan 12 langkah dalam pengembangan desain intruksional sebagai berikut : 1. 2. konsekuensikonsekuensinya. Evaluasi sumatif 12. Identifikasi alternatif cara memenuhi kebutuhan 4. Merancang prosedur penelitian murid 9. Dapat mempengaruhi perkembangan individu secara maksimal 4. Uji coba lapangan : evaluasi formatif dan pendidikan guru. Penetapan tujuan umum dan khusus 3. Demikian juga dengan istilah Pengembangan Sistem Pembelajaran (Instructional System Development). A. merupakan perwujudan yang lebih konkrit dari Teknologi Pembelajaran. revisi dan evaluasi lanjut 11. Analisis dan identifikasi kebutuhan 2. Diarahkan untuk membantu proses belajar secara individual 2. Kegiatan untuk mengatasi kendala 7. Analisis (a) sumber-sumber yang diperlukan (b) sumber-sumber yang tersedia (c) kendala-kendala. seberapa jauh program ini dikembangkan. Memilih metode dan media . Penyesuaian. Hasil dari evaluasi ini adalah deskripsi kekurangan yang ada. Kegiatan seperti ini cocok untuk diterapkan pada suatu program pendidikan yang relatif baru. Model Desain Pembelajaran Wong dan Roulerson Wong dan Roulerson (1974) mengemukakan 6 langkah pengembangan desain intruksional yaitu: 1. 6.didesain. 2. Dilakukan dengan menerapkan pendekatan sistem (System Approach) B. MODEL-MODEL PENGEMBANGAN DESAIN INTRUKSIONAL Desain Pembelajaran (Instructional Design). Model yang desain pembelajaran yang dikembangkan: 1. dan seberapa baik program ini dikelola. 10. Asumsi dasar yang melandasi perlunya desain pembelajaran: 1. apakah dimanfaatkan dengan baik. Terdapat sejumlah istilah lain yang setara diantaranya istilah Desain Sistem Pembelajaran (Instructional System Design). 4. Merumuskan tujuan 2. dan rekomendasi untuk perbaikan. Mengelompokkan tugas-tugas belajar dan memilih kondisi belajar yang tepat.

Alat pelajaran/buku yang dipakai d. Perumusan tujuan/kompetensi Merumuskan tujuan/kompetensi beserta indicator ketercapaiannya yang harus memenuhi 4 kriteria sebagai berikut: a.5. Menetapkan kegiatan yang akan ditempuh 4. 3. Kemp Menurut Kemp (1977) pengembangan intruksional atau desain intruksional itu terdiri dari 8 langkah yaitu : 1.E. Model Pengembangan Desain Sistem Intruksional PPSI PPSI merupakan singkatan dari prosedur pengembangan sistem intruksional. Mensintesiskan komponen-komponen pembelajaran 6. Model pengembangan intruksional PPSI ini memiliki 5 langkah pokok yaitu: 1. Istilah sistem instruksional mengandung pengertian bahwa PPSI menggunakan pendekatan sistem dimana pembelajaran adalah suatu kesatuan yang terorganisasi. waktu dan tenaga. Berbentuk hasil belajar c. Menyusun jadwal 5. alat. Perbaikan 4. yang meliputi tenaga fasilitas. 2. Menentukan strategi belajar mengajar 7. Berbentuk tingkah laku d. Menetapkan kegiatan belajar yang tak perlu ditempuh c. Menyampaikan materi pelajaran c. Merumuskan materi pelajaran b. Dengan demikian PPSI adalah suatu langkah-langkah pengembangan dan pelaksanaan pembelajaran sebagai suatu sistem dalam rangka untuk mencapai tujuan yang diharapkan secara efektif dan efisien (Harjanto. Pengembangan program kegiatan a. mengevaluasi dan memberi umpan balik. Model J. . 4. Merencanakan pertanyaan (item) untuk menilai masing-masing tujuan 3. 2008 : 75). Melakasanakan rencana. Menetapkan model yang dipakai c. Menggunakan istilah yang operasional b. Menetapkan penjajagan awal (pre test) 6. Mengadakan posttest d. Mengadakan pretest b. Menentukan tujuan intruksional umum (TIU) atau Standar Kompetensi. Hanya satu jenis tingkah laku 2. Pelaksanaan a. Menganalisis karakteristik peserta didik 3. Pengembangan alat penilaian a. Menentukan TIK atau Kompetensi Dasar. Merumuskan semua kemungkinan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan b. Menentukan jenis tes/intrumen yang akan digunakan untuk menilai tercapai tidaknya tujuan b. Kegiatan belajar a. Mengkoordinasi sarana penunjang. yang terdiri dari seperangkat komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama satu sama lain secara fungsional dan terpadu dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan. Menentukan materi pelajaran 5.

Analisis tugas/tujuan 5. Pemantauan bersama 9. 8. Menentukan pembagian waktu 7. Model Briggs Pengembangan desain intruksional model Briggs ini berorientasi pada rancangan sistem dengan sasaran guru yang bekerja sebagai perancang atau desainer kegiatan intruksional maupun tim pengembang intruksional yang anggotanya meliputi guru. Penyusunan garis besar kurikulum/rincian tujuan kebutuhan instruksional yang telah dituangkan dalam tujuan-tujuan kurikulum tersebut pengujiannya harus dirinci. Pengelompokan belajar 6. Melakasanakan kegiatan dan mengetes hasil 6. Identifikasi kebutuhan/penentuan tujuan 2. 3. Merumuskan tujuan instruksional 2. Mengevaluasi hasil belajar 10. Perumusan tujuan 4. Penentuan kegiatan belajar.8. ahli evaluasi. ahli media. Menentukan jenjang belajar 7. Mengembangkan tes 3. Evaluasi formatif 10. Mendesain sistem intruksional 5. dan c) evaluasi keberhasilannya. Menganalisis kegiatan belajar 4. Mengadakan evaluasi 5. Menurut Gerlach dan Ely (1971). secara garis besar pengembangan desain intruksional meliputi enam langkah pokok yaitu : 1. Langkah pengembangan dimaksud dirumuskan kedalam 10 langkah pengembangan yaitu : 1. disusun dan diorganisasi menjadi tujuantujuan yang lebih spesifik. Model Gerlach dan Ely Model pengembangan desain intruksional yang dikembangkan oleh Gerlach dan Ely (1971) ini dimaksudkan untuk pedoman perencanaan mengajar. Merumuskan tujuan 2. Menentukan teknik dan strategi 5. Menentukan isi materi pelajaran 3. dan perancang intruksional. Menentukan ruang 8. Penyiapan evaluasi hasil belajar 6. Model pengembangan intruksional Briggs ini bersandarkan pada prinsip keselarasan antara a) tujuan yang akan dicapai. Memilih media intruksional yang sesuai 9. b) strategi untuk mencapainya. Evaluasi sumatif 6. Menganalisis umpan balik 7. Model Bela H. administrator. langkah-langkah dalam pengembangan desain intruksional terdiri dari : 1. ahli bidang studi. Merumuskan tujuan intruksional .. Banathy Menurut Banathy. Menentukan kemampuan awal peserta didik 4.

sejumlah istilah yang menyangkut langkahlangkah tersebut sudah harus disesuaikan dengan perkembangan (trend) yang terjadi. Menyusun desain dan melaksanakan evaluasi formatif Model Pengembangan Instruksional (MPI) versi Pekerti. Merumuskan tujuan khusus. Merancang dan Mengembangkan Evaluasi Summatif 9. Menganalisis Tujuan Pembelajaran. Menuliskan tujuan instruksional khusus (TIK) 5. Model Dick and Carey Tahapan model pengembangan sistem pembelajaran menurut Dick and Carey (1937 : 1) dibagi menjadi 10 tahapan yaitu: 1. dimana untuk mengembangkan sebuah desain pembelajaran diperlukan 8 langkah sebagai berikut: 1. sesuai dengan situasi dan kondisi setempat 4. 10. Melakukan analisis instruksional 3. yang dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan Pendidikan Tinggi mengembangkan model desain pembelajaran yang dikenal dengan MPI (Model Pengembangan Instruksional). 2. Model Desain Pembelajaran Versi Pekerti (2001) Dikti. 8. Luas: jangkauan model tersebut hendaklah cukup luas. Merancang & Mengembangkan Evaluasi Formatif. Menganalisis siswa dan konteks.8. secara konseptual. Sederhana: bentuk yang sederhana akan mempermudah untuk mengerti. Mungkin diterapkan: artinya model yang dipilih hendaklah dapat diterima dan dapat diterapkan (applicable). Lengkap: suatu model pengembangan desain pembelajaran yang lengkap haruslah mengandung 3 unsur pokok yaitu: identifikasi. Melakukan Analisis Pembelajaran. melalui Program Pekerti (Pengembangan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional). 9. 2001 Dalam rangka implementasi kurikulum yang sedang berlaku. Merevisi Pembelajaran. Memilih Model Desain Pembelajaran Oleh karena begitu banyaknya model biasanya kita lalu dihadapkan pada pertanyaan mau pakai model yang mana? Dalam hal memilih model ini setidaknya ada lima criteria yang dapat dipakai sebagai pedoman dalam memilih model pengembangan desain pembelajaran. 7. Mengembangkan bahan ajar 8. Mengembangkan strategi pembelajaran. Model yang baik adalah model yang: 1. 4. tidak saja berlaku untuk pola belajar mengajar . Mengembangkan materi pembelajaran. Mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal siswa 4. C. 5. 3. Menulis tes acuan patokan 6. Identifikasi kebutuhan instruksional dan menulis tujuan instruksional umum (TIU) 2. 6. Mengembangkan instrumen penilaian. Menyusun strategi instruksional 7. mengikuti dan menggunakannya 2. sebagai referensi model-model tersebut kiranya sangat bermanfaat untuk dikaji dan diimplementasikan dimana konsep-konsep tertentu masih relevan. Namun. pengembangan dan evaluasi 3.

dan Russel (1993) mengidentifikasi unsur kunci seni yang digunakan dalam perancangan visual (pengaturan. 1993. 1987). Wilson dan Houghton. Perkembangannya selain dipengaruhi oleh teori komunikasi juga oleh teori-teori proses auditori dan visual. 3. Apabila model-model yang sudah ada ternyata tidak ada yang memenuhi kelima criteria tersebut maka masih ada kemungkinan untuk mengembangkan model yang baru yang sesuai dengan sikon kita. dan dibawah sadar. yaitu sebagai sarana identifikasi. Desain Komunikasi Visual Sebagai Sarana Identifikasi Fungsi dasar yang utama dari desain komunikasi visual adalah sebagai sarana identifikasi. Jika desain komunikasi visual digunakan untuk identifikasi lembaga seperti sekolah. keseimbangan. Kecuali ini masih banyak lagi daftar unsur dan prinsip perancangan visual yang lain. Maka orang akan lebih mudah menentukan sekolah A atau B sebagai favorit. misalnya. Arnheim (1972) menjelaskan berfikir visual sebagai fikiran kiasan. Molenda. baik yang menghendaki kehadiran guru secara fisik maupun yang tidak 5. desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk. simbol dan penunjuk arah. 1993). dan kesatuan). Dondis. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan kepada orang yang tepat. . a. b. Prinsip komunikasi visual juga memberi arah yang mendasar dalam pengembangan materi pembelajaran. PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN Pengembangan desain pembelajaran dipengaruhi oleh prosedur-prosedur desain pembelajaran. Bisa dengan menciptakan yang baru atau cukup dengan memodifikasi model yang sudah ada. posisi dan skala. Berfikir visual ini meliputi lebih banyak manipulasi bayangan mental dan asosiasi sensor dan emosi daripada tahap berpikir yang lain (Seels. 1987). dan estetika. Desain Visual Sebagai Sarana Informasi dan Instruksi Sebagai sarana informasi dan instruksi. karena sering berprestasi dalam kancah nasional atau meraih peringkat tertinggi di daerah itu. 1973). Atau kita akan membeli minyak goreng merek X karena logonya berkesan bening. (Curtis. dan yang terakhir sebagai sarana presentasi dan promosi. tetapi juga proses belajar mengajar yang lebih luas. Dalam hal ini. Teori berfikir sangat berguna dalam pengembangan materi pembelajaran terutama dalam mencari ide untuk perlakuan visual. Dalam perkembangannya selama beberapa abad. Demikian juga dengan suatu benda. Kita akan lebih mudah membeli minyak goreng dengan menyebutkan merek X ukuran Y liter daripada hanya mengatakan membeli minyak goreng saja. bersih. jika mempunyai identitas akan dapat mencerminkan kualitas produk atau jasa itu dan mudah dikenali. contohnya peta. baik oleh baik oleh produsennya maupun konsumennya. Prinsip-prinsip ini digunakan sebagai panduan dalam merancang dan mengedit grafik (Petterson. Berfikir visual menuntut kemampuan mengorganisasi bayangan sekitar unsur-unsur visual digunakan untuk membuat pernyataan visual yang memberikan dampak besar terhadap proses belajar orang pada semua usia. Berfikir visual merupakan reaksi internal. Aplikasi teori belajar visual berfokus pada perancangan visual yang merupakan bagian penting dalam berbagai tipe pembelajaran yang menggunakan media. Teruji: model yang bersangkutan telah dipakai secara luas dan teruji/terbukti dapat memberikan hasil yang baik. namun prinsip-prinsip umumnya berasal dari aspek-aspek komunikasi disamping proses belajar.yang konvensional. produk ataupun lembaga. dan “sehat”. prinsip-prinsip estetika juga merupakan dasar proses pengembangan (Schwier. 1987. Identitas seseorang dapat mengatakan tentang siapa orang itu. sebagai sarana informasi dan instruksi. Heinich. arah. desain komunikasi visual menurut Cenadi (1999:4) mempunyai tiga fungsi dasar. atau dari mana asalnya. proses berpikir visual. diagram.

contohnya poster. a. tingkat sosial. Media Desain Media desain merupakan alat atau sarana yang dapat dipakai untuk memuat pesan sebagai bentuk akhir perancangan yang meliputi berbagai media untuk menyampaikan suatu desain agar dapat didengar atau dilihat oleh khalayak yang kemudian direspon. c. kelebihan dan kekurangan. Simbol-simbol yang kita jumpai sehari-hari seperti tanda dan rambu lalu lintas. Penggunaan gambar dan kata-kata yang diperlukan sangat sedikit. dan efektivitas serta efisiensinya. D. Umumnya. dan simbolisme. Inilah sekali lagi salah satu alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal. E. Untuk itu diperlukan beberapa pedoman mendasar. Dasar Perancangan Desain Komunikasi Visual Pujiyanto (1998) dalam makalahnya berjudul Kreativitas dalam Merancang Desain Komunikasi Visual mengemukaan bahwa dalam penciptaan karya desain komunikasi visual terdapat berbagai masalah yang kompleks antara desainer dan klien. Hal terpenting dalam hal ini adalah mengetahui latar belakang khalayak tersebut. untuk mencapai tujuan ini. Konsep desain merupakan jabaran lengkap mengenai isi desain beserta gambarannya dan alasan-alasan yang kuat dalam pemilihan sebuah bentuk desain. dan fungsional. karena tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa. pendidikan. toilet. c. lokasi penempatan. mempunyai satu makna dan mengesankan. baik dari segi usia. b. dan lainnya guna mendukung penetapan sebuah bentuk desain yang sesuai dan tepat bagi khalayak yang dituju sehingga dapat dimengerti dan dipahami.pada waktu dan tempat yang tepat. mendapatkan perhatian (atensi) dari mata (secara visual) dan membuat pesan tersebut dapat diingat. dalam bentuk yang dapat dimengerti. waktu. Dalam menentukan pemilihan media desain dipengaruhi oleh faktor-faktor pendukungnya yang berkaitan dengan sasaran yang ingin dituju. jenis kelamin. yaitu: a. yang satu sama lain saling berhubungan dan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan untuk menghasilkan desain yang menarik. Desain Komunikasi Visual Sebagai Sarana Presentasi dan Promosi Tujuan dari desain komunikasi visual sebagai sarana presentasi dan promosi adalah untuk menyampaikan pesan. Kesimpulan ini mencerminkan tema utama yang menyeluruh dan mewakili desain yang disampaikan agar dapat diterima atau merupakan titik pandang utama sebuah desain bagi khalayak yang dituju. dapat dibaca dan dimengerti oleh orang dari berbagai latar belakang dan kalangan. Konsep Desain Konsep desain disebut sebagai inti pesan yang berfungsi sebagai tema utama dalam sebuah desain. maka gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik. Elemen-elemen Desain Komunikasi Visual Christine Suharto Cenadi (1999:5) menyebutkan bahwa elemen-elemen desain komunikasi visual diantaranya adalah tipografi. Pesan Desain Pesan desain merupakan kesimpulan akhir dari pengolahan data pangsa pasar dan konsep desain. simbol-simbol di tempattempat umum seperti telepon umum. Tata Letak Perwajahan (Layout) . restoran dan lain-lain harus bersifat informatif dan komunikatif. Pangsa Pasar Pangsa pasar merupakan kelompok yang dituju dalam menginformasikan sebuah pesan. Elemen-elemen ini dapat berkembangan seiring dengan perkembangan teknologi dan penggunaan media. efektif. ilustrasi. dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. d. karena masing-masing media memiliki karakteristik.

atau bentuk publikasi lainnya. . center headings and side head. dan sifat-sifat atau nuansa yang lain.” Layout juga meliputi semua bentuk penempatan dan pengaturan untuk catatan tepi. tujuan. kuat. penempatan ukuran dan bentuk ilustrasi. Lebih lanjut dapat dikatakan bahwa: “Layout includes directions for marginal data. Simbolisme Simbolisme sangat efektif digunakan sebagai sarana informasi untuk menjembatani perbedaan bahasa yang digunakan karena sifatnya yang universal dibanding kata-kata atau bahasa. menggunakan ketebalan dan ukuran huruf yang berbeda. Tipografi Menurut Frank Jefkins (1997:248) tipografi merupakan: “Seni memilih huruf. magazine. marginal allowances. penempatan garis tepi. e. dan menandai naskah untuk proses typesetting. Tipografi yang baik mengarah pada keterbacaan dan kemenarikan. d.Pengertian layout menurut Graphic Art Encyclopedia (1992:296) “Layout is arrangement of a book. Layout adalah merupakan pengaturan yang dilakukan pada buku. karena setiap warna memiliki sifat yang berbeda-beda. placement of illustration.” Wirya (1999:32) mengatakan bahwa beberapat tipe huruf mengesankan nuansa-nuansa tertentu. Fungsi ilustrasi menurut Pudjiastuti (1997:70) adalah: “Ilustrasi digunakan untuk membantu mengkomunikasikan pesan dengan tepat dan cepat serta mempertegas sebagai terjemahan dari sebuah judul. jenis. ringan. Farbey (1997:91) mengatakan bahwa banyak iklan memiliki elemen-elemen grafis yang tidak hanya terdapat ilustrasi. yaitu ilustrasi yang dihasilkan dengan tangan atau gambar dan ilustrasi yang dihasilkan oleh kamera atau fotografi. menggabungkan sejumlah kata yang sesuai dengan ruang yang tersedia. b. Dengan ilustrasi. sehingga teks dan ilustrasi sesuai dengan bentuk yang diharapkan. dan desain huruf tertentu dapat menciptakan gaya (style) dan karakter atau menjadi karakteristik subjek yang diiklankan. serta objektivitasnya agar berbeda dari yang lainnya. dari ratusan jumlah rancangan atau desain jenis huruf yang tersedia. or other publication so that and illustration follow a desired format”. maka pesan menjadi lebih berkesan. karena pembaca akan lebih mudah mengingat gambar daripada kata-kata. dari gagasan seakan-akan nyata. Logo merupakan identifikasi dari sebuah perusahaan karena logo harus mampu mencerminkan citra. sehingga mencapai tujuan. Ilustrasi sebagai gambaran pesan yang tak terbaca dan bisa mengurai cerita berupa gambar dan tulisan dalam bentuk grafis informasi yang memikat. Warna Warna merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. c. pagination. tetapi juga terdapat muatan grafis yang penting seperti logo perusahaan atau logo merek. Menurut Wirya (1999:32) ilustrasi dapat mengungkapkan sesuatu secara lebih cepat dan lebih efektif daripada tekas. atau ilustrasi produk. Ilustrasi Ilustrasi dalam karya desain komunikasi visual dibagi menjadi dua. menggabungkannya dengan jenis huruf yang berbeda. sehingga bisa membentuk suatu suasana penuh emosi. Menurut Smith (1985) dalam Sutopo (2002:174) mengatakan bahwa proses mengatur hal atau pembuatan layout adalah merangkaikan unsur tertentu menjadi susunan yang baik. majalah. simbol perusahaan. seperti kesan berat. jelita. Bentuk yang lebihh kompleks dari simbol adalah logo. Pemilihan warna dan pengolahan atau penggabungan satu dengan lainnya akan dapat memberikan suatu kesan atau image yang khas dan memiliki karakter yang unik. lembut. pemberian gambar.

“Instructional Design Theories and Models: An Overview of their Current Status”. Briggs. 1937. adalah animasi yang berkesan datar (flat). “Desain Pembelajaran: Bahan Ajar untuk Mendukung Perkuliahan Desain Pembelajaran”. Dalam multimedia interaktif. Jakarta : Rineka Cipta Ely. Suara utama adalah suara yang mengiringi pengguna selama interaksi berlangsung. baik itu karakter maupun warnanya. suara dibedakan menjadi dua. Educational Technology Publicatios : Englewood Cliffs. J.Danger (1992:51) menyatakan bahwa warna adalah salah satu dari dua unsur yang menghasilkan daya tarik visual.. sedang suara pendukung merupakan suara yang terdapat pada tombol-tombol navigasi. Elemen-elemen dalam Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta. Christine Suharto. 1999.”Instructional Product Development”. 1983. New York : Syracuse University Publ. Leslie. g. No.”Instruksional Design & Development”.J. • Animasi tiga dimensi (3D). Donal P. Farbey. yaitu: • Animasi dua dimensi (2D). Suara Suara merupakan elemen pendukung yang digunakan untuk lebih menghidupkan suasana interaksi. Lou. Pemilihan jenis animasi yang digunakan bergantung pada kebutuhannya sehingga desaian yang dihasilkan dapat lebih efektif dan efisien. 1979.D. Nirmana Vol. Penggunaan animasi dalam sebuah desain multimedia dapat menjadikan tampilan menjadi lebih menarik dan dinamis. How to Produce Succesfull Advertising (Kiat Sukses Membuat Iklan). Dick.”Perencanaan Pengajaran”. Istanto (2001:61) mengatakan bahwa konsep dari animasi menggambarkan gerak sehingga dapat mendukung tampilan secara lebih dinamis. 2008. 1997. Robert L & Richard R Schutz. Program Pasca Sarjana UNY Cenadi. Animasi Penggunaan unsur-unsur gerak atau disebut animasi khususnya dalam multimedia akan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang melihatnya.”Instruksional Design : Prinsiples and Aplication”. Januari 1999: 1-11. dan kenyataannya warna lebih berdaya tarik pada emosi daripada akal. 1. 1978. DAFTAR PUSTAKA Harjanto. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama . 1. 2004. Lawrence Erlbaum Associates Publishers Mukminan. Boston : Library of Congress Cataloging-in-Publication Data Reigeluth. London. yaitu suara utama dan suara pendukung. A. animasi dibagi menjadi dua. Charles M. Walter & Carey. New York : Van Nostrand Reinhold Company. 1971. Baker. f. N. adalah karakter yang dibuat dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan adanya kesan mendalam atau berdimensi ruang. Berdasarkan teknis pembuatannya.”The Systematic design of Intrustion”.

A. Jakarta: Erlangga Kusmiati. Jakarta: Erlangga. Seels. Periklanan. and Richey.Jefkins. Pudjiastuti & P. 2005. . 1994. Instuctional Technology : The Definition and Domain of The Field. 2005. Jakarta: Djambatan Pujiyanto. S. Barbara B. Strategi Pemasaran dalam Iklan. Frank. Malang: Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Metodologi Penelitian Budaya Rupa. Suptandar. Agus. Teori Dasar Desain Komunikasi Visual. Washington DC : AECT. 1997. 1999. Sachari. Rita C.

  %07:24/0.9  :.18 2.58:.0.30-:.793.55.574808-0.8 -.8 9/.303.9:24/050302-.30.380/07..5.5. 909.3./7.3 43.5:.03843.:.8/.3 .3.3.7.3/.9/9072..5.3.33..3/.:39:203079 203:9/.3/:3:38:7544..5.:.3.-0 808:..7.3-078.32025072:/.3203:3.8  :33/907.320303/.:.::5:.24/0.-039:.390.8.5./.9/907.3907:. $0/07.80.  03..8 50302-.7..324/090780-:903/.9: /0391..3..389:.39/.8.8/..3502-0.203.343/8809025.::39:54..3:7:80..:5:3.7:8.7./..-0..3/08.7203.3:9.7. /03.-07.....3.3/503/./5.7203.

5.07..7.3.3/.250702-.2. 5488/.32024/1.3.990793//.342:3../.3..3808:...32030/97.2:357385 57385 :2:23.9.9/3.4703/03.203:7:903..9202-07.33897:8 /.3..8...8:.3-07:3.3:-:3.7.3.:.9.320203:02..47038.2./08..2.8.:.3202-07.3203.9:.3/.3203:3:.43943.5574808-0.3.9././.308.80.3 $../.3 57385507.:.3.8..207:5.3 $008  7302  2030.2503.:25..30-2:/.7. 02.34:943  .3.3.7907.2503...2-07-.3207:5..33897:8 /08..7..$0-..7..:5:3 02-.5.7.7!07.305:9:8.3.47..8.3 0248/.342:3.-08.9:80-.8:.3.$0-.19.  5.350393/.5. 9...80.8:.7:38:7 :38:7.3..3907.3/...8'8:.2.:8.9:-03/. -..7:/.3.3 .9.8.3-.3905.3203./.  :39:203.3907:9.33.9. 9.39: ..3.342:3..7.-07:/:70.8:.38..3.3.3202-023..5.5.805079804.9/..320308.8 82-4 82-4/9025.8.305.824/0.39.8/.3/.7.9073..80./03. /.7:..2-:.8 ..3574248  .7.342:3./.203:.3.8.3574248.9.8.8.3/503.3.-.320347./.342:3./.::5/03.5.703. .8:.3/...3 !7385 573853/:3.850 .207..3 2070::7.2203. 574/:.7 .3.342508..7 0717.9.3..85042:3.8-.:.80-.2509:3: .:5:3438:2033..20302:.8/8.3  /..1 !09907843 843/.5.8.9/-.5. .703.3.9 5. 0717.250302-.. 5073.39././.907-:9/../...3.3 .8.7.3 03 .3508.3-./.2-. 28..   .  .2.25:./.5708039.7.3...32./42:3.907502-0..9 -07:3..342:3.3 :39:202-:..9.-.907/.7.3.:39:203..-0714:85.8/.9.. 403/.3 .22.8:.342:3.3. /.!708039.3./0399.3:9.3/./03.907502-0.3.38.4703 2070../.307/.38:..931472.3905./.3.. 574808-0757.38./08.3/:3.308.9:/.47..8:.250302-. .38.8:..3.5-0757.3:.203039:.81/..8808047.3-033 -078 /.8.308.3 /..5.3-07:-:3.342:3.8..30- 2:/../03..8.2./.9:7.3/503. /.3/.3503:3:.8...9:/..3/.7.8.8.31472./.7:409047 42:3. /03.8:.3'8:. 80.3.2-.3.31472.8.8.$.479 .8.9/203079 /.59.8.3:39:20302-.7..8 80-.7.3203.07  03.3.. 503...5708039..9038 /.3.3..703.8:.38.3 0802-.7:8-0781.3205:90--./08.3 203/.33897:8 $0-..7/.7.802:.8-.747.7 !0702-.3..3.32039.7:.59.843.380.9:2:2 805079900543:2:2 9409 708947.3907/.-0708.2 82-4/.38.:80-.7/.3.802-.342:3.8803847/.3-./03..203.848.509..7:8-0781.75.8.3:39:/0391.9:.32.203:39:902.80.3.2..8:38:7:3.3/./.3/203079 4047.7-0.9.7907.91/.3  :798 43/8  !738542:3.7 .8.3502-0.8./.548907  !03:3.72.370.8-.3../  /08.9:. 0717././0391.8/.9.8073-0757089.3 /.:39.409047 9047574808.3-0781.9.$.7:38:7/./0391. 08.8:./  2025:3.9.8:.-079::.3.7.8:.253574808-0.390780-:9/..78050799..308909.80-.  31472.324/0.9203.39039.8..3.5.8:..3 .3.39.9..342:3.:/.7.3 3.3:39:203.38:/.8:.32:/..9 9025.3.342:3.3. .3/..202-07.2025:3.32.7.1:38/.3.8.72.8.3202-023./.3.9 /.3202503.38439.2.5.7.$.3#:880  203/0391.3.3/507:....8.980/9 2025:3.3.37.3.. 8.8.394  /.8'8:.. %047-07178.8/.8:.8574/:.3 /.7/08.2-./.9:2.3.25..7/0:39:507.3880.803.9.3!74248 %::.8..8:..90780-:92.2..  5.5..9::.443..98  ././.3.9.34388903  $2-4 82-4..2 -039:.780-.9 203.7.8:.7./0391.3/:. 08.3 0.9:574/:..078.3/:3.80-.. 207:5.48/.3 &2:23.35:./.7/.8.1..95078:./:3.9.3/5708039.8/.3/08.   !$!# !0302-.:.3.:..9:  - 08..9...43943.8:.8/.-07.39025.9::.3/.24/0 24/0. .38:/.../08.3 3.8 :38/.25.3/-.342:3./:3.3507.380-.3.202-023.3202-:..3502-0.9-07-..3/..3809.8'8:.8:.3.75..3..8:.8 /0399.3 -.:/947/..3...3.8.2507.2207.7.3 -.7 .8.:.3.8.3.950 502-0.8:..47.9.9508.9.73.3.3.2.3.7574808 50302-.33 2.-.8/.3/.3  203/.95073.33. .40 -.8/.91 /.3.3.9.89047-0.3203:3.7:4057480/:7 57480/:7/08.7..8:.8.8:.8:.5.8.3 57385 5738508909.9..35.. 8.3.3804.7-07-.-0-07.:207.3:.3.32030-:9.0723..7..17.9:8.9.3.9.839073. 02:33.5..9.9:3.3.320/..9. !:.31472. /.40574/:8033..3...8'8:.7.507.3-0717..7/08.$0-.:9.

81.380-.8 03:7:9$29   /.8.9./.-.3507-0/../03.89:9  .3203/..3/:897....2-039: 7..-:3.7:401.3 /.3.8 :897.3905 502-07.7.3  ./03..20250790.9.9:80.8:39:20302-.9./08.2-.3 .3-.-07:5.  8.35039380507944507:8.9.0180383.907.574808203.18.8.7.703...3/08.943144.3.3..3/.. 8:897.3.943 8./8:8:3.382-4820 0203 002033/.. 9547.3  - %547. /.3 .7/.9./08.90.3/.9.9.59..3.4:9:.39:20342:3.202-039:8:.7.93.908/. 78930$:.5.3-.2.8 /.7-0  203../.3  .9.:3:.2.390780/.33.2-..8.3 8 7.390780/.342:3..3/.9.9./-./.5.1.9508.!07. :897.3/503...7:82..3.9203.3/.33./08..8.8/.90750393/..3.9-0702-.203/::350309.203:7.3/.703. %.880-.. .38073/03.5.3.3-039::897.7/.8.3 503:3.520303......907-./-.23 93./38..3 /./. .90789 00-..3 :./03...308.3. .3-07-0/.3/03..25.3 8...303.3:9/.38:./.8.50/42..:-039:5:-.2203039:..-:3.3/03.8  :38:897.7/.3-07.7-0.9/.9.907898:-0.3.:.9-.8 2.3/..320200203 002037.83. -:: 2. 90702.9/9072.7 !.90780-:9 -.4:93.9848./.302:/.4:9  !03079..3502.37:.3 808:.2..30203941.780-:.  .907/..3 .. 0380.-8.3/9::  / 0/./.9950:7:120308.3 .3-. 039:...3/.9.5./  2030-:9..947503/::33.380-:.9/5.37.3.207.:39:203.3. 203.3.5.3 /708543 .901091/:3..44  44207:5.4:9203:7:97.703.8..8.7.30-42508/.8:.880-.9..3 43805/08.940.9.7.9.3. %547.77.4:9.30-01091/.8.3/8/00.05.3 /.8./0--0708.8/.8.8/08.30109.9203:3..3.-039:. 202./.3 038:7:1.3.1207:5..503:0248 /./.3503.7.79403.78905 503025...9 81.. 890 /. 803.3:7:1.3207:5.782-4.8.2..1 03:7:97.7.3:39: .9.7507.3.780:8..3.3905.3:3.-039:/08.9.75.3:897.3/3...:3.5.8..3.3 038 8079.35.3.33:.205:9802:.3.7-07-0/.9.8.3/9::803.:39:202:.3 !08.079. . 9::.333/9:: ...3.203.3.8/:3.9.3508...7/. .7.9.83 2./ .:203.3 80-:.203..3/.902.3/08.320.342:3.3-..::897.:9.8:.3 8$03202:7:1 /.:14947.9.3:897. 2033.508.30138  9547.3.73.3.8/.9.7/.8.9.3.3808:. 4-09.9:7.9079039: 80507908.3./.:442070 82-4507:8.320/..  :897.5.3/03.9: ..9:8.3 43805/08.-.3/80-:980-.3.380-.20309.75034.-039:503025.3.3902.7 .33.08.3 .3/9::/..3/8.2-. 503//.7/.7. .9.  / $2-4820 $2-48208..7.3-.3.0723.38. 803.3203.3  0-.3./.0203941:897.39:8.3-.7 503025.3.30825:.3 205:9-07-.3 .2.33..:/08/70.078.38..8 909.507:8..5.3/5.38..30:7.4:98.9:8:.207..3/0391.0-.943849.3-8.3/..9.7.3203.3 207:5.5.3038:7:1.3503.3:9.25...3/..30 474907 5:-. 3:..44..3:897./.3-0-07.9.3808:..5.:/: 803..2-..8808:.25:203. &39:9:/507:...3.3.342:3.09.3-08079..3:...703.9.9::897../08. !08.207:5.9.5..9:/08.7.3/./ 5.5.5..05..:/08.7..20/.8503025.9.31472.98079.5.. :39:57480895080993 203:3.-44 2.3::7. 0907-.220331472..2.3.  203.380:2.450/..5.9..9/.9.:.3-039:.3090-.7.350702-.3   0203 0020308.:207:5..0723.8203:7:9!:/.3-07-0/.39.3.80-:.9..3202./..3/..3-..7...9 /203079/.9 02-:9 09.3 ../.381.1831472.3 ..3/..75..3.3.39.31:3843.: .!.5.3/.:-.32030:7:/.340.9/.390344/.3:39:202-./.  :897.30-2:/..//:.8.33.343805/08.780-:.3.00203 00203/08.8'8:.2-.907/.73.8./.304254.5:.3.3203..3-071:3880-.2  - 4380508.33 203.98 .3:38:7 9079039:203.9. 203.-039:/08.9.7/.:9.39/.:/.8.203.3-..4.9.947 1.3.3 0825:..94381472../.3:2.7..39..3207:5.5.280-:.9:7.5.380..9 03./.18./0870/1472.38.3 .3.1 :897.9//03.7.943 2.8574/:  ..2-.2$:9454   203.1 03:7:97./08.8.5..2502.. !.:8.3.3.3508.9..9.793...9:897.3.7207:5.03907 0.92:.9: 4./08.3.7.38.380-:.3.97.508.8.9..8.33.:502-:..9.-0-07.320/.3/:3. 5.8.3-.9::.39508.5.8320/..8..8.9.3905.08 .9/.38.3.9.3::7...3:7:19079039:/..4:9.3-07..3.77.3.9  73./08.9:7.30203.9.7.7 01091 /.3 ..5.3.9./.3/.502-.88079.3 995..3. /.3 0/.3/.

80.2!.  .9.9.:9.3907.:80&3.3/.79.9.2-.3203./.3 :3 .:38:7.7-07-.3 . 0138 7.7.8.907.. .38 .8/:.3/.9: /.3  !07./ 78930$:.04520398 047$7..342:3.38:.  !747.394   203.0.3 . 72. :82.9.943.344!:-.32.5.943.!  83897:843.2.//:.8./-0/.07983 .  32./.083 0.083!738508.9 203/::39.59.&3.0789..3/.7.0--07/.30020350393..7./.3  !03:3.$.73.'4  4  .9./.75.79.207:5.32... 3907..9/.9..320.9/.394   $97.9483044/ 118    .73.9.:2884..7.39038502-:.38:.8:./08.081:/.:9.8..7 1..3 203/.3:38:7 :38:707.3202...2.9.7:80-:.9072.7:39:03/::3!07:.33.5.3/#034/ 425.7.897..3.07-.79.9438 /:..3-07.9:8:.:9  83897:.2..07.703./.90- 01091/.!:89.8/-..041907:77039$9.33.7.9..503/::3 $:..2.39.25.3-0708./...28  07/..908!:-8078 :23./.0789!:-  ..3./2038  ..7.89.../.3907803/7 -.809.3.9:08.803.  1 32.2.20/.7.9.8:/:95.8.3/.8.73.3.3038.8.3/..93.8:./..08.9.7.5.:5:3..3.28  !02.9.8$.3..708  83897:.083%04708..9:/03...0-:9:..208.32..3 20373503:3.3 !02.8.5.3 !:.8.207:5.7-0    494!74/:.3:.7/.3   808.!74/:.9: 32..9.3...300203503/::3.741437088.3 .9/.3-07-0/.8.307  203.7.22:920/./.3.3/:3. . .04520398 047'.//:..#30.7.7/#$.3/4/083 .0248/.:/80-:9. ..33.5.3!02-0. &9.3-.3!02-0.8 ./..3907.3/-:.2.3/.9..95..394   8!0703..303.3./08./.7.7. 89.342:3. .3.90!02.907 .3.3.3:39:0-203/:5.3.3.20281.73.7.8  %#!&$% ...3.503/::3207:5.301803   $:./2038  .7..943.8-07.3..307.9202503.73..32032-:.34897.43805/.7.3  $./.3:/.8'8:.0-/3.3/5.3/.3-.  43.9 -...308.:-07/20387:.3907/.5.38:3 80/.07 #4-079 #.9$:80802-:.0$:...8/.%0.38:./08.8'8:./.32.3/3.38:.7  %047.32.:9.91 8:.32:920/.7/:.9:88 43/43  .3!03.8203.7.: 503.7.703./0-203.89:9 ! $:59. $:...3/.70 4:  8%0$8902.8 !03:3. .#:5.942-4 942-43.380.9202-07..708..7.43 3 !:-.280-:.3/..90.5.3.943.33.8007... #00:9 . ..8:8:83.7    .0 .794  0203 00203/.7 :8   094/44!0309. /.8.3203.38.9.39:35.7.79.3/..38:.3.203.7.9:.& 03..22:920/.35034..:2./.3.-:3.25.79.9.2-.7.7.8/.75. ..803.... -0/..38 4.7..308.9203...32.8. .9.7.7...907.3203.3.3  78 080   83897:843..73.79.5.9  $ !:/.73../08341397:89438 48943-7.3/:3.

  389:.7-.3/#.344%0013943.%0.$008 .943.341%00/  .0 #9.83943%   .3/42. .7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful