MEDAN MAGNET

KEMAGNETAN ( MAGNETOSTATIKA ) Benda yang dapat menarik besi disebut MAGNET. Macam-macam bentuk magnet, antara lain : magnet batang magnet ladam magnet jarum

Magnet dapat diperoleh dengan cara buatan. Jika baja di gosok dengan sebuah magnet, dan cara menggosoknya dalam arah yang tetap, maka baja itu akan menjadi magnet.

Baja atau besi dapat pula dimagneti oleh arus listrik. Baja atau besi itu dimasukkan ke dalam kumparan kawat, kemudian ke dalam kumparan kawat dialiri arus listrik yang searah. Ujung-ujung sebuah magnet disebut Kutub Magnet. Garis yang menghubungkan kutub-kutub magnet disebut sumbu magnet dan garis tegak lurus sumbu magnet serta membagi dua sebuah magnet disebut garis sumbu.

Sebuah magnet batang digantung pada titik beratnya. Sesudah keadaan setimbang tercapai, ternyata kutub-kutub batang magnet itu menghadap ke Utara dan Selatan. Kutub magnet yang menghadap ke utara di sebut kutub Utara.

Kutub magnet yang menghadap ke Selatan disebut kutub Selatan. Hal serupa dapat kita jumpai pada magnet jarum yang dapat berputar pada sumbu tegak ( jarum deklinasi ). Kutub Utara jarum magnet deklinasi yang seimbang didekati kutub Utara magnet batang, ternyata kutub Utara magnet jarum bertolak. Bila yang didekatkan adalah kutub selatan magnet batang, kutub utara magnet jarum tertarik.

Kesimpulan : Kutub-kutub yang sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub yang tidak sejenis tarikmenarik Jika kita gantungkan beberapa paku pada ujung-ujung sebuah magnet batang ternyata jumlah paku yang dapat melekat di kedua kutub magnet sama banyak. Makin ke tengah, makin berkurang jumlah paku yang dapat melekat. Kesimpulan : Kekuatan kutub sebuah magnet sama besarnya semakin ke tengah kekuatannya makin berkurang. HUKUM COULOMB. Definisi : Besarnya gaya tolak-menolak atau gaya tarik menarik antara kutub-kutub magnet, sebanding dengan kuat kutubnya masing-masing dan berbanding terbalik dengan kwadrat jaraknya.

F = gaya tarik menarik/gaya tolak menolak dalam newton. R = jarak dalam meter. m1 dan m2 kuat kutub magnet dalam Ampere-meter.

0 = permeabilitas hampa. R jarak dari kutub magnet sampai titik yang bersangkutan dalam meter. Nilai = 107 Weber/A. PENGERTIAN MEDAN MAGNET. ternyata tidak sama dengan permeabilitas hampa.m Nilai permeabilitas benda-benda. yang gaya tarik/tolaknya masih dirasakan oleh magnet lain. Untuk membuat pola garis-garis gaya dapat dengan jalan menaburkan serbuk besi disekitar sebuah magnet. Perbandingan antara permeabilitas suatu zat debgan permeabilitas hampa disebut permeabilitas relatif zat itu. mr r = Permeabilitas relatif suatu zat. Kuat medan magnet di suatu titik di dalam medan magnet ialah besar gaya pada suatu satuan kuat kutub di titik itu di dalam medan magnet m adalah kuat kutub yang menimbulkan medan magnet dalam Ampere-meter. = permeabilitas zat itu 0 = permeabilitas hampa. garis-garis gaya keluar dari kutub-kutub dan masuk ke dalam kutub Selatan. Kuat Medan ( H ) = ITENSITY. dan H = kuat medan titik itu dalam : Garis Gaya. Gambar pola garis-garis gaya. Sejalan dengan faham ini. Garis gaya adalah : Lintasan kutub Utara dalam medan magnet atau garis yang bentuknya demikian hingga kuat medan di tiap titik dinyatakan oleh garis singgungnya. atau dalam . Medan magnet adalah ruangan di sekitar kutub magnet.

Kuat medan magnet di suatu titik sebanding dengan rapat garis-garis gaya dan berbanding terbalik dengan permeabilitasnya. catatan : rapat garis-garis gaya menyatakan kebesaran induksi magnetik.A Sin Satuanya : Weber. = Permeabilitas zat itu. Medan magnet yang rapat garis-garis gayanya sama disebut : medan magnet serba sama ( homogen ) Bila rapat garis-garis gaya dalam medan yang serba sama B. H = Kuat medan magnet. dengan kuat medan adalah : = . B = rapat garis-garis gaya.Rapat Garis-Garis Gaya ( FLUX DENSITY ) = B Definisi : Jumlah garis gaya tiap satuan luas yang tegak lurus kuat medan. maka banyaknya garis-garis gaya ( ) yang menembus bidang seluar A m2 dan mengapit sudut B.

emas. Contoh : Bismuth. Benda-benda yang demikian mempunyai permeabilitas relatif lebih besar dari pada satu. Kuat medan di titik dalam medan magnet 5 N/A. b. tembaga. nikel. Berapa kuat medan dan induksi magnetik pada jarak 0. 1. Berapa jarak antara kutub-kutub itu bila gaya tolak-menolaknya 10 N.m a. Berapa induksi magnetik di tempat itu ? c.25 m. platina. oksigen. Benda-benda yang demikian mempunyai nilai permeabilitas relatif lebih kecil dari satu.m dititik itu ? b.m a. Contoh : Aluminium. sangat kuat ditarik oleh magnet dan mempunyai permeabilitas relatif sampai beberapa ribu. Contoh : Besi. baja. Berapa induksi magnetiknya ? . Medan magnet yang serba sama mempunyai kuat medan sebesar 107 N/A. b. sulfat tembaga dan banyak lagi garam-garam logam adalah zat paramagnetik. Sebuah kutub magnet mempunyai kekuatan 10-5 A. Berapa besar gaya yang bekerja pada magnet yang kekuatannya 10 A. akan mengambil posisi sejajar dengan arah kuat medan. ujung-ujung benda itu mengalami gaya tolak sehingga benda akan mengambil posisi yang tegak lurus pada kuat medan. 3.Diamagnetik Dan Para Magnetik. Dua kutub magnet sejenis kekuatannya 10-3 A. Benda magnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen. Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik. Beberapa gaya tolak menolaknya jika jaraknya 25 cm. Berapa flux magnetik kutub magnet yang kekuatannya 10-2 5. kaca flinta. Berapa besar induksi magnetik di tempat itu ? 4. antimon.m a. Benda paramagnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen.m a. cobalt dan campuran logam tertentu ( almico ) LATIHAN SOAL. Benda feromagnetik : Benda-benda yang mempunyai effek magnet yang sangat besar. Berapa kuat medan di satu titik yang jaraknya 1 m. 2.

Kesimpulan : Garis-garis gaya di sekitar arus lurus berupa lingkaran-lingkaran yang berpusatkan pada arus tersebut. Pola garis-garis gaya di sekitar arus lurus. Jika bidang itu mengapit sudut 300 dengan medan magnet. Percobaan OERSTED Di atas jarum kompas yang seimbang dibentangkan seutas kawat. Berapa flux magnetik yang menembus bidang itu ? MEDAN MAGNET DI SEKITAR ARUS LISTRIK. jika kedalam kaewat dialiri arus listrik. arah melingkarnya jari tangan menyatakan perkisaran kutub Utara. Pada sebidang karton datar ditembuskan sepotong kawat tegak lurus.b. Bila arus listrik yang berada anatara telapak tangan kanan dan jarum magnet mengalir dengan arah dari pergelangan tangan menuju ujung-ujung jari. di atas karbon ditaburkan serbuk besi menempatkan diri berupa lingkaran-lingkaran yang titik pusatnya pada titik tembus kawat. kutub utara jarum berkisar ke arah ibu jari. Bila arus listrik arahnya dari pergelangan tangan kanan menuju ibu jari. a. b. Kesimpulan : Disekitar arus listrik ada medan magnet. Cara menentukan arah perkisaran jarum. Cara menentukan arah medan magnet . Berapa flux magnetik yang tegak lurus bidang seluas 2 m2 c. ternyata jarum kompas berkisar dari keseimbangannya. sehingga kawat itu sejajar dengan jarum kompas.

sebanding dengan panjang elemen arus. dapat diganti dengan dl. dB = Persamaan ini disebut hukum Ampere. besar kuat arus. B=k. di dalam sistem Internasional k= = 10-7 Vektor B tegak lurus pada l dan r. arahnya dapat ditentukan denagan tangan kanan. .Bila arah dari pergelangan tangan menuju ibu jari. INDUKSI MAGNETIK Induksi magnetik di sekitar arus lurus. Besar induksi magnetik di titik A yang jaraknya a dari kawat sebanding dengan kuat arus dalam kawat dan berbanding terbalik dengan jarak titik ke kawat. sinus sudut yang diapit arah arus dengan jaraknya sampai titik tersebut dan berbanding terbalik dengan kwadrat jaraknya. HUKUM BIOT SAVART. k adalah tetapan. Jika l sangat kecil. arah melingkar jari tangan menyatakan arah medan magnet. Definisi : Besar induksi magnetik di satu titik di sekitar elemen arus.

Dalam hal ini r = a dan a = 900 Besar induksi magnetik di pusat lingkaran. Induksi magnetik di pusat lingkaran.B= . atau B = . . B dalam W/m2 I dalam Ampere a dalam meter Kuat medan dititik H = mr udara = 1 = = Jika kawat tidak panjang maka harus digunakan Rumus : Induksi Induksi magnetik di pusat arus lingkaran. Titik A berjarak x dari pusat kawat melingkar besarnya induksi magnetik di A dirumuskan : Jika kawat itu terdiri atas N lilitan maka : B= .

B dalam W/m2. Bila kedalam solenoide dialirkan arus listrik. N jumlah lilitan. Jika arah arus sesuai dengan arah melingkar jari tangan kanan arah ibu jari menyatakan arah medan magnet. Gambar : Besar induksi magnetik dalam solenoide. Solenoide Solenoide adalah gulungan kawat yang di gulung seperti spiral. di dalam selenoide terjadi medan magnet dapat ditentukan dengan tangan. Arah medan magnetik dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. I dalam ampere.B= . . a jari-jari lilitan dalam meter.

Jari-jari penampang solenoide a. n banyaknya lilitan tiap satuan panjang di titik P. Bila keliling sumbu toroida 1 dan lilitannya berdekatan. . banyaknya lilitan N dan panjang solenoide 1. Bila 1 sangat besar dibandingkan dengan a. maka induksi magnetik pada sumbu toroida. Banyaknya lilitan pada dx adalah : atau n dx. dan p berada di tengah-tengah maka a1= 0 0 dan a2 = 180 0 Induksi magnetik di tengah-tengah solenoide : Bila p tepat di ujung-ujung solenoide a1= 0 0 dan a2 = 90 0 Toroida Sebuah solenoide yanfg dilengkungkan sehingga sumbunya membentuk lingkaran di sebut Toroida.

kawat m sebesar 10 A. di dalam kawat 1 mengalir arus listrik 15 A dan dalam.14 a. Dua kawat 1 dan m yang sejajar berada pada jarak 4 cm satu sama lain. b. 3.10-6 W/m2 jari-jari lingkaran 15. Tentukan besar induksi magnetik di tengah-tengah antara 1 dan m. Jika arusnya searah. Besar induksi magnetik di pusat arus yang berbentuk lingkaran 2. Berapa besar induksi magnetik di titik pusatnya ? 6. Berapa besar induksi magnetik disatu titik yang berada pada garis tegak lurus . Didalam gulungan kawat mengalir arus listrik sebesar 0. Kedalam kawat dialirkan arus listrik sebesar 4. Sebuah gulungan kawat yang tipis terdiri atas 100 lilitan jari-jarinya 10 cm. a. LATIHAN SOAL.7 cm. a.n dapat diganti dengan N banyaknya lilitan dan R jari-jari toroida.5 A. Jika arusnya berlawanan arah. 2. Berapa besar induksi magnetik pada jarak 5 cm dari kawat. Kedalam kawat dialirkan arus listrik sebesar 5 Ampere. 5. Berapa besar induksi magnetik di titik A. b. Di dalam kawat mengalir arus listrik sebesar 10 Ampere. a. Berapa besar gaya yang bekerja pada kutub magnet yang berkekuatan 6. Di atas jarum Kompas yang seimbang di bentangkan kawat lurus yang panjang. Jarak antara jarum kompas dengan kawat adalah 5 cm.14. Berapa gaya yang dialami kuat medan magnet yang kekuatannya 3. = 3.28 Am di titik A. 4.5 A. Pada jarak 1 cm dari kawat lurus yang panjang terdapat titik A. sehingga kawat itu sejajar dengan jarum kompas.10-2 di titik pusatnya. 1. Berapa besar kuat arus b. Sebuah gulungan kawat tipis terdiri atas 100 lilitan berjari-jari 3 cm.

GAYA LORENTZ Pada percobaan oersted telah dibuktikan pengaruh arus listrik terhadap kutub magnet. Bila kedalam solenoida dialirkan arus 1.10-4 Am. Diameter luar dan dalam masing-masing 26 cm dan 22 cm. 7. a. dialiri arus listrik sebesar 10 A. b. Berapa kuat medan magnet ditengah-tengah solenoida dan di ujung-ujungnya ? b. disebut Gaya Lorentz. Berapa flux magnetik pada soal a. Berapa besar gaya pada kuat kutub yang berkekuatan 2. a. b dan c jika penampang solenoida 25 cm2. Berapa flux magnetik pada ujung-ujung solenoide. c. Berapa induksi magnetik ditengah-tengah solenoide. Sebuah solenoida mempunyai 1250 lilitan. 8. Sebuah toroida mempunyai 3000 lilitan. Berapa induksi magnetik dipusat lingkaran ? b. b. bagaimana pengaruh kutub magnet terhadap arus listrik akan dibuktikan dari percobaan berikut : Seutas kawat PQ ditempatkan diantara kutub-kutub magnet ladam kedalam kawat dialirkan arus listrik ternyata kawat melengkung kekiri. Berapa induksi magnetik pada ujung-ujung solenoida. Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan tangan kanan. Berapa induksi magnetik dalam toroida bila mengalir arus 5 A. Gejala ini menunjukkan bahwa medan magnet mengerjakan gaya pada arus listrik. 10. Kawat yang berbentuk lingkaran berjari-jari 15 cm. Bila arah melingkar jari-jari tangan kanan sesuai dengan putaran dari I ke B. 9. gambar : . panjangnya 98 cm dan jari-jari penampangnya 2 cm.4 Ampere. maka arah ibu jari menyatakan arah gaya Lorents.lingkaran yang melalui pusatnya dengan jarak 4 cm. Berapa induksi magnetik di suatu titik pada garis sumbu 20 cm dari pusat lingkaran. Vektor gaya Lorentz tegak lurus pada I dan B. Berapa induksi magnetik jika intinya besi = 5500 d. Sebuah solenoida panjangnya 25 cm mempunyai 500 gulungan dialiri arus listrik 5 A. a.

kawat itu saling menarik. I = kuat arus. Medan magnet ini mengerjakan gaya Lorentz pada arus Q arahnya seperti dinyatakan anak panah F. a = sudut yang diapit I dan B. = panjang kawat dalam medan magnet. Penjelasannya sebagai berikut : Dilihat dari atas arus listrik P menuju kita digambarkan sebagai arus listrik dalam kawat P menimbulkan medan magnet. Kedalam kawat P dan Q yang sejajar dialirkan arus listrik. Satuan Kuat Arus. Kesimpulan : Arus listrik yang sejajar dan searah tarik-menarik dan yang berlawanan arah tolak. Bila arah arus dalam kedua kawat sama. .menolak. Hasil-hasil yang diperoleh dari percobaan menyatakan bahwa besar gaya Lorentz dapat dirumuskan sebagai : F=BI sin a F = gaya Lorentz. B = induksi magnetik medan magnet. Dengan cara yang sama dapat dijelaskan gaya Lorentz yang bekerja pada arus listrik dalam kawat P.Besar Gaya Lorentz.

Bila jarak kawat P dan Q adalah a. Gerak Partikel Bermuatan Dalam Medan Listrik. maka besar induksi magnetik arus P pada jarak a : Besar gaya Lorentz pada arus dalam kawat Q Besar gaya Lorentz tiap satuan panjang F tiap satuan panjang dalam N/m. Ip dan IQ dalam Ampere dan a dalam meter. maka : Untuk I = 1 Ampere dan a = 1 m maka F = 2. Pertambahan energi kinetik.10-7 N/m Kesimpulan : 1 Ampere adalah kuat arus dalam kawat sejajar yang jaraknya 1 meter dan menimbulkan gaya Lorentz sebesar 2. .10-7 N tiap meter. Bila kuat arus dikedua kawat sama besarnya.

E . Didalam medan listrik serba sama yang kuat medannya E. yakni gerak lurus beraturan sepanjang sumbu x dan gerak lurus berubah beraturan sepanjang sumbu y. E .d Usaha yang dilakukan gaya sama dengan perubahan energi kinetik Ek = q .d v1 kecepatan awal partikel dan v2 kecepatannya setelah menempuh medan listrik sejauh d. kuat medannya E arah vektor E kekanan. . d = q . Lintasan partikel jika v tegak lurus E. oleh sebab itu partikel memperoleh percepatan : Usaha yang dilakukan gaya medan listrik setelah partikel berpindah d adalah : W = F . lintasannya menyimpang dari lintasannya semula. bergerak partikel bermuatan positif dengan kecepatan vx. Dalam hal ini partikel mengalami dua gerakan sekaligus.Partikel A yang massanya m dan muatannya q berada dalam medan listrik serba sama. Setelah melintasi medan listrik. Pada partikel bekerja gaya sebasar F = qE. Oleh sebab itu lintasannya berupa parabola.

q . sin a Arus listrik adalah gerakan partikel-partikel yang kecepatannya tertentu. Lintasan partikel bermuatan dalam medan magnet.I. Pada arus listrik yang berada dalam medan magnet bekerja gaya Lorentz. F=B. a sudut yang diapit vektor v dan B. v . .Kecepatan pada saat meninggalkan medan listrik. . Arah kecepatan dengan bidang horisontal q : Gerak Partikel Bermuatan Dalam Medan Magnet Besar gaya Lorentz pada partikel. t sin a F = B . B besar induksi magnetik medan magnet. v sin a F adalah gaya Lorentz pada partikel yang muatannya q dan kecepatannya v. oleh sebab itu rumus di atas dapat diubah menjadi : F=B.

q muatan partikel. Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan kadah tangan kanan bila tangan kanan di buka : Ibu jari menunjukkan ( v ). Pada partikel yang kecepatannya v. keempat jari menunjukkan ( B ) dan arah telapak tangan menunjukkan ( F ) . v kecepatan partikel. Gaya centripetalnya yang mengendalikan gerak ini adalah gaya Lorentz. v sin 900 F=B.q.v R= R jari-jari lintasan partikel dalam magnet. bekerja gaya Lorentz.Tanda x menyatakan titik tembus garis-garis gaya kemagnetan yang arah induksi magnetiknya ( B ) meninggalkan kita.q. F = B . q . Fc = F Lorentz =B. m massa partikel. akibatnya partikel bergerak didalam medan magnet dengan lintasan bentuk : LINGKARAN.v Vektor F selalu tegak lurus pada v.

Dalam kawat A dan B masaing-masing mengalir arus 9 A dan dalam kawat C mengalir arus 3 A. b. Dalam kawat mengalir arus 5 A dalam arah arus berlawanan. 5. 3. Berapa besar gaya Lorentz yang bekerja pada kawat itu jika.10-3 W/m2. Berapa besar gaya antara kedua kawat ? 4. B.10-3 W/m2. Sebuah gulungan kawat yang berbentuk empat persegi sisi-sisinya 12 cm dan 15 cm. Carilah besar gaya tiap satuan panjang yang bekerja pada arus di C. kawat itu berada dalam medan magnet serba sama yang induksi magnetiknya 6. Dua kawat sejajar masing-masing panjangnya 90 cm dan jaraknya satu sama lain 1 mm.4 N.LATIHAN SOAL 1. Bidang kawat sejajar dengan medan magnet. Kawat yang panjangnya 20 cm berada dalam medan magnet yang induksi magnetiknya 0. berapa kuat arusnya. Banyaknuya lilitan 25. 2. ( arah arus tegak lurus medan magnet ). Gulungan kawat ini ditempatkan dalam medan magnet yang induksi magnetiknya 4. Kawat tegak lurus arah induksi magnetik. adalah kawat yang titik tembusnya pada bidang lukisan membentuk segitiga sama kaki. Kawat A. Sepotong kawat lurus panjangnya 10 cm dialiri arus listrik sebesar 2A. C. Jika gaya yang dialami kawat 2. a. Berapa momen koppel yang bekerja pada gulungan itu jika induksi magnetik : . Kawat mengapit sudut 300 dengan arah induksi magnetik.8 W/m2.

c. Medan magnet yang induksi magnetiknya 2 W/m2. Berapa gaya Lorentz yang bekerja pada kawat a yang panjangnya 20 cm. Sejajar dengan sisi yang panjangnya 12 cm. Sejajar dengan sisi yang panjangnya 15 cm. Coil belum berputar ? b. Kuat arus yang mengalir 400 mA. b. Sebuah coil terdiri dari 50 gulungan kawat berbentuk bangun persegi panjang dengan ukuran 4 cm dan 5 cm. Berapa besar gaya Lorentz pada elektron. 6.25 W/m2. c. 9. a.3 A. Massa partikel 0. Berapa perubahan energi kinetiknya setelah bergerak 4 cm. a. Sebuah coil tunggal berbentuk empat persegi dilalui arus 10 A. a. panjang ab adalah 10 cm dan sisi lainnya 20 cm. Berapa momen koppel yang dapat menahan coil dalam posisi tersebut. Diletakkan dalam medan magnetik sehingga sudut yang diapit induksi magnetik dengan bidang coil 600 B = 0. Besar induksi magnetiknya 10-6 W/m2.a. Berapa kecepatannya jika kecepatan awal sama dengan nol. Berapa percepatan yang diperoleh partikel ? b. . b. arah induksi magnetiknya sejajar dan sebidang dengan coil. Elektron-elektron yang kecepatannya 4. Berapa besar momen koppel untuk menahan jika : a. Partikel yang bermuatan 10-6 C berada dalam medan listrik yang kuat medannya 2 V/cm. Coil ini dipasang vertikal dan dapat berputar pada sumbu yang sejajar dengan sisi pendek.02 gram. 8. 7.104 m/det bergerak dalam medan magnet. Arah gerak elektron selalu tegak lurus arah medan magnet. Coil sudah berputar 600 ? Kuat arus yang mengalir 0.

a. Berapa percepatan centripetalnya ? Massa elektron + 9. 10. b. Didalam medan listrik yang kuat medannya 8. harus dipasang medan magnet kemana arah induksi magnetiknya? c. Kearah manakah simpangan elektron dalam listrik.10-31 Kg. Berapa jari-jari lintasannya ? c.104 m/s.b. Agar lintasan elektron tetap lurus. Berapa besar induksi magnetik untuk keperluan tersebut? .10-8 V/m bergerak elektron-elektron dengan kecepatan 4.

ion. Medan listrik dapat dianggap sebagai gradien dari potensial listrik. di mana konstanta tersebut bernilai [2]: (dalam tulisan ini N m2 C-2 yang kerap disebut konstanta kesetaraan gaya listrik [3]. Medan listrik didefinisikan sebagai suatu konstan perbandingan antara muatan dan gaya[1]: Maka. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb. atau proton. medan listrik bergantung pada posisi. . dalam ruangan yang ada di sekitarnya. yaitu gaya antara dua titik muatan:\ Menurut persamaan ini. merupakan sebuah vektor yang bergantung pada vektor lainnya. dan secara tak langsung juga di bidang elektronika yang telah memanfaatkan medan listrik ini dalam kawat konduktor (kabel). seperti elektron.MEDAN LISTRIK Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik. Konstanta k Dalam rumus listrik sering ditemui konstanta k sebagai ganti dari tetap digunakan yang terakhir). Medan listrik umumnya dipelajari dalam bidang fisika dan bidang-bidang terkait. Suatu medan. Jika beberapa muatan yang disebarkan menghasiklan potensial listrik. Asal medan listrik Rumus matematika untuk medan listrik dapat diturunkan melalui Hukum Coulomb. gaya pada salah satu titik muatan berbanding lurus dengan besar muatannya. gradien potensial listrik dapat ditentukan.

atau bila dituliskan kembali dalam notasi vektornya: dengan vektor satuan Disarankan untuk menggunakan rumusan yang melibatkan dan karena lebih umum. baik .Menghitung medan listrik Untuk menghitung medan listrik di suatu titik di digunakan rumus [4] akibat adanya sebuah titik muatan yang terletak Penyederhanaan yang kurang tepat Umumnya untuk melakukan penyederhanaan dipilih pusat koordinat berhimpit dengan titik muatan yang terletak di sehingga diperoleh rumus seperti telah dituliskan pada permulaan artikel ini. dan dapat diterapkan untuk kasus lebih dari satu muatan dan juga pada distribusi muatan.

nol (tidak terdapat muatan atau jumlah satuan muatan positif dan negatif sama) dan negatif. melalui perhitungan dengan untuk sistem koordinat kartesian. yaitu positif atau negatif (atau nol). Penyederhanaan ini juga kadang membuat pemahaman dalam menghitung medan listrik menjadi agak sedikit kabur. Tanda muatan listrik Muatan listrik dapat bernilai negatif. Selain itu pula karena penyederhanaan ini hanya merupakan salah satu kasus khusus dalam perhitungan medan listrik (kasus oleh satu titik muatan di mana titik muatan diletakkan di pusat koordinat). bahwa • • • muatan positif (+) akan menyebabkan garis-garis medan listrik berarah dari padanya menuju keluar. Nilai muatan ini akan memengaruhi perhitungan medan listrik dalam hal tandanya. Tanda muatan menentukan apakah garis-garis medan listrik yang disebabkannya berasal darinya atau menuju darinya.distribusi diskrit maupun kontinu. muatan nol ( ) tidak menyebabkan adanya garis-garis medan listrik. akan terlihat garis-garis yang saling berhubungan. yang disebut sebagai garis-garis medan listrik. Apabila pada setiap titik di sekitar sebuah (atau beberapa) muatan dihitung medan listriknya dan digambarkan vektor-vektornya. Telah ditentukan (berdasarkan gaya yang dialami oleh muatan uji positif). Gradien potensial listrik Medan listrik dapat pula dihitung apabila suatu potensial listrik gradiennya [5]: diketahui. muatan negatif (-) akan menyebabkan garis-garis medan listrik berarah menuju masuk padanya. .

melainkan dapat pula ditimbulkan oleh lebih dari satu muatan listrik. Contoh-contoh distribusi muatan listrik misalnya: • • • • • • kumpulan titik-titik muatan kawat panjang lurus berhingga dan tak-berhingga lingkaran kawat pelat lebar berhingga atau tak-berhingga cakram tipis dan cincin bentuk-bentuk lain Kumpulan titik-titik muatan Untuk titik-titik muatan yang tersebar dan berjumlah tidak terlalu banyak.Energi medan listrik Medan listrik menyimpan energi. dalam vakum adalah vektor medan listrik. Dalam kasus ini lebih baik dituliskan . bahkan oleh distribusi muatan listrik baik yang diskrit maupun kontinu. Rapat energi suatu medan listrik diberikan oleh [6] dengan adalah permittivitas medium di mana medan listrik terdapat. medan listrik pada suatu titik (dan bukan pada salah satu titik muatan) dapat dihitung dengan menjumlahkan vektor medan listrik di titik tersebut akibat oleh masing-masing muatan. Total energi yang tersimpan pada medan listrik dalam suatu volum adalah . dengan adalah elemen diferensial volum. Distribusi muatan listrik Medan listrik tidak perlu hanya ditimbulkan oleh satu muatan listrik.

misalnya ingin ditentukan besarnya medan listrik pada titik yang merupakan perpotongan kedua diagonal suatu bujursangkar bersisi . Dengan demikian medan listrik di titik akibat seluruh muatan yang tersebar dituliskan sebagai di mana adalah jumlah titik muatan. Untuk kasus dua dimensi seperti yang akan memberikan sehingga . bisa dituliskan pula untuk memudahkan. Untuk kasus ini misalkan bahwa dan dan ambil pusat koordinat di titik ini. Sebagai ilustrasi. di mana terdapat oleh empat buat muatan titik yang terletak pada titik sudut-titik sudut bujursangkar tersebut.yang dibaca. medan listrik di titik akibat adanya muatan yang terletak di .

medan listrik di titik tersebut dapat dihitung besarnya. Kawat panjang lurus Kawat panjang lurus merupakan salah satu bentuk distribusi muatan yang menarik karena bila panjangnya diambil tak-hingga. dapat dituliskan medan listriknya adalah dengan adalah vektor satuan radial dalam koordinat silinder: . pada jarak di atasnya.yang menghasilkan bahwa medan listrik pada titik tersebut adalah nol. yaitu: Seperti telah disebutkan di atas. Untuk suatu kawat yang merentang lurus pada sumbu . menjadi amat mudah. dengan kawat merentang dari sampai dari titik proyeksi pada kawat. perhitungan muatan di suatu jarak dari kawat dan terletak di tengah-tengah panjangnya. maka medan listrik di suatu titik berjarak dari kawat. apabila dalil L'Hospital diperoleh dan maka dengan menggunakan Atau bila kawat diletakkan sejajar dengan sumbu-z dan bidang x-y ditembus kawat secara tegak lurus.

Covacs. 2002.html. 2006. .di mana adalah sudut yang dibentuk dengan sumbu-x positif.html#c2. vec-not-prae. MISN-0-114. 2. The University of The State of New York.htm. 1.10. Coulomb's Law. electric/efromv. Electrostatic field energy. ^ J. ELMAG305/em8a/sld006. Catatan ^ Andrew Duffy. ^ Carl R. hal 3 4. 3. 6. Nave. Electric Field as Gradient. ^ Reference Tables for Physical setting/Physics. 18. ^ David Land. Lihat: Vector Notation. Electric field. PhysNet. 5. HyperPhysics. ^ Tulisan ini menggunakan dua jenis notasi vektor yang berbeda untuk merujuk hal yang sama:  vektor (dengan panah di atasnya).1999 17:05:51. dan  vektor (dicetak tebal). PY106/Electricfield.S. 7-7-99. revised 6/02. 2002 Edition.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful