P. 1
Http

Http

|Views: 204|Likes:
Published by ericksk8

More info:

Published by: ericksk8 on Oct 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2014

pdf

text

original

http://id-id.facebook.com/pages/Taksonomi-tumbuhan/145540765471216?

sk=info Taksonomi tumbuhan adalah ilmu yang mempelajari penelusuran, penyimpanan contoh, pemerian, pengenalan (identifikasi), pengelompokan (klasifikasi), dan penamaan tumbuhan. Ilmu ini merupakan cabang dari taksonomi. Taksonomi tumbuhan (juga hewan) sering kali dikacaukan dengan sistematika tumbuhan dan klasifikasi tumbuhan. Klasifikasi tumbuhan adalah bagian dari taksonomi tumbuhan. Sistematika tumbuhan adalah ilmu yang berkaitan sangat erat dengan taksonomi tumbuhan. Namun demikian, sistematika tumbuhan lebih banyak mempelajari hubungan tumbuhan dengan proses evolusinya. Dalam sistematika bantuan ilmu seperti filogeni dan kladistika banyak berperan. Di sisi lain, taksonomi tumbuhan lebih banyak mempelajari aspek penanganan sampel-sampel (spesimen) tumbuhan dan pengelompokan (klasifikasi) berdasarkan contoh-contoh ini. Ilmu taksonomi tumbuhan mengalami banyak perubahan cepat semenjak digunakannya berbagai teknik biologi molekular dalam berbagai kajiannya. Pengelompokan spesies ke dalam berbagai takson sering kali berubah-ubah tergantung dari sistem klasifikasinya.

Klasifikasi
1. Klasifikasi tumbuhan adalah pembentukan kelompok-kelompok dari seluruh tumbuhan yang ada di bumi ini hingga dapat disusun takson-takson secara teratur mengikuti suatu hierarki. 2. Sifat-sifat yang dijadikan dasar dalam mengadakan klasifikasi berbeda-beda tergantung orang yang mengadakan klasifikasi dan tujuan yang ingin dicapai dengan pengklasifikasian itu. 3. Takson yang terdapat pada tingkat takson (kategori) yang lebih rendah mempunyai kesamaan sifat lebih banyak daripada takson yang terdapat pada tingkat takson (kategori) di atasnya. 4. Perbedaan antara istilah takson dengan kategori yaitu istilah takson yang ditekankan adalah pengertian unit atau kelompok yang mana pun, sedangkan istilah kategori yang ditekankan adalah tingkat atau kedudukan golongan dalam suatu hierarki tertentu. 5. Dalam taksonomi tumbuhan istilah yang digunakan untuk menyebutkan suatu nama takson sekaligus menunjukkan pula tingkat takson (kategori). 6. Ada tiga sistem klasifikasi dalam taksonomi tumbuhan yaitu sistem klasifikasi buatan, sistem klasifikasi alam, dan sistem klasifikasi filogenetik. 7. Berdasarkan sejarah perkembangannya ketiga sistem klasifikasi tersebut dibagi menjadi empat periode yaitu periode sistem habitus, periode sistem numerik, periode sistem alam, dan periode sistem filogenetik.

http://abdulsyahid-forum.blogspot.com/2009/05/klasifikasi-tanaman.html
Klasifikasi Tanaman KLASIFIKASI TUMBUHAN Oleh : Abdul Syahid, SP., MP Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Dasar Klasifikasi Tumbuhan Klasifikasi dapat diartikan sebagai pembentukan kelas-kelas, kelompok, unit, atau takson melalui pencarian keseragaman dalam keanekaragaman. Tujuan klasifikasi adalah untuk menyederhanakan obyek studi. Klasifikasi dapat membantu kita dalam mengetahui jenis-jenis organisme, mengetahui hubungan antar organisme dan mengetahui kekerabatan antar makhluk hidup yang beraneka ragam. Perbedaan dasar yang digunakan dalam mengadakan klasifikasi tumbuhan tentu saja memberikan hasil klasifikasi yang berbeda-beda pula, yang dari masa ke masa menyebabkan lahirnya Sistem Klasifikasi yang berlainan. Namun pada prinsipnya, kesamaan-kesamaan atau keseragaman itulah yang dijadikan dasar dalam mengadakan klasifikasi, misalnya klasifikasi berdasarkan lingkungan hidupnya, seperti tumbuhan air, tumbuhan darat, tumbuhan dataran tinggi, tumbuhan dataran rendah, atau berdasarkan kegunaannya seperti tumbuhan sandang, obat-obatan, hias, dan sebagainya. Sejarah Perkembangan Sistem Klasifikasi Tumbuhan Seara garis besar, perkembangan sistem klasifikasi dari masa ke masa adalah sebagai berikut : 1. Periode tertua (Prasejarah hingga Abad ke-4 SM) Secara formal dalam periode ini belum dikenal adanya sistem klasifikasi yang diakui. Namun sejak dulu manusia sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup taksonomi, seperti mengenali dan memilah-milah tumbuhan yang mana baginya yang berguna dan yang mana yang tidak, termasuk pemberian nama, yang kemudian dikomunikasikan kepada pihak lain. Pada zaman prasejarah orang telah mengenal tumbuh-tumbuhan penghasil bahan pangan yang penting yang kita kenal sampai sekarang. Jenis-jenis tumbuhan itu diperkirakan telah dikenal sejak 7 sampai 10 ribu tahun yang lalu, telah dubudidayakan oleh bangsa Mesir yang mendiami lembah Sungai Nil bagian hilir di Afrika, bangsa inca di Asia Timur, bangsa Asiria di lembah Sungai Efrat dan Tigris di Timur Tengah, dan bangsa-bangsa Indian di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mereka telah mengenal berbagai jenis tumbuhan yang merupakan penghasil bahan pangan, bahan sandang, dan bahan obat, yang berarti sebenarnya mereka pun telah menerapkan suatu sistem klasifikasi, dalam hal ini suatu sistem klasifikasi yang didasarkan atas manfaat tumbuhan. Oleh karenanya pada periode ini dinamakan Periode Sistem Manfaat, yang dianggap sebagai sistem buatan yang tertua. 2. Periode Sistem Habitus (± abad ke-4 SM – abad ke-17 M) Pada periode ini dikenalah ilmu taksonomi tumbuhan sebagai ilmu pengetahuan baru yang dipelopori oleh orang-orang Yunani seperti Theophrastes (370 – 285 SM) murid seorang filsuf yunani Aristoteles. Aristoteles sendiri murid seorang filsuf yunani Plato. Theophrastes mengklasifikasian tumbuhan berdasarkan habitus (perawakan). Sistem klasifikasi yang diusulkan bangsa yunani yang dipelopori Theophrastes ini diikuti oleh kaum

pada periode ini pengklasifikasian tumbuhan berdasarkan hubungan kekerabatan antara tumbuhan. de Lamarck (1744 – 1829 M). dan terna. Diandria (berbenang sari dua) Triandria (berbenang sari tiga) dan seterusnya. sehingga pada hakekatnya semua sistem klasifikasi adalah sistem buatan. J. Beberapa tokoh yang berperan pada periode ini antara lain J. dan ahli-ahli botani. dan nama itu terus dipakai sampai selama lebih 10 abad.herbalis. J. Lamarck juga dianggap sebagai salah satu perintis lahirnya teori evolusi. O. R. semak.A. Periode sistem filogenetik (pertengahan abad ke-19 hingga sekarang Sistem klasifikasi dalam periode ini berupaya untuk mengadakan penggolongan tumbuhan yang . Periode sistem alam (± akhir abad ke-18 hingga pertengahan abad ke-19) Menjelang berakhirnya abad ke-18 mulailah terjadi perubahan-perubahan yang revolusioner dalam pengklasifikasian tumbuhan. Itulah sebabnya sistem klasifikasi tumbuhan ciptaan Linnaeus ini dikenal pula sebagai Sistem Numerik. Tetapi karena mungkin Linnaeus-lah yang pertama seara konsisten menggunakan nama ganda itu untuk jenis tumbuhan dalam bukunya Species Plantarum tadi. G. Secara harfiah istilah “sistem alam” untuk aliran baru dalam klasifikasi ini sebenarnya tidak begitu tepat. Sistem klasifikasi yang baru ini disebut “sistem alam” dalam arti bahwa golongan-golongan yang terbentuk merupakan unit-unit yang wajar (natural) bila terdiri atas anggotaanggota itu. Morison (1620 – 1683). J. Periode Sistem Numerik (± awal abad ke-18 M) Tidak seperti pada periode sebelumnya dimana tumbuhan di klasifikasikan berdasarkan bentuk dan strukturnya. membagi tumbuhan ke dalam 5 golongan yaitu pohon. Pengklasifikasian tumbuhan berdasarkan habitus (perawakan). nama Bauhin menjadi tersisihkan. Pada periode ini tokoh yang paling menonjol adalah Karl Linne (Carolus Linnaeus) (1707 – 1228 M). Bauhin (1560 – 1624 M). 3. Beberapa tokoh yang ikut memainkan peran dalam periode ini antara lain yaitu Plinius (23 – 79 M). Dia menciptakan klasifikasi tumbuhan berdasarkan sistem seksual yaitu berdasarkan kesamaan jumlah alatalat kelamin. 4. J. mengingat sistem yang manapun dengan menerapkan dasar apapun. Beberapa tokoh-tokoh yang ikut berperan pada periode ini antara lain Peter Kalm (1716 – 1779 M). tumbuhan berumur 2 tahun (bienial).Brunfels (1464 – 1534 M). Theophrastes-lah yang pertama mengelompokan tumbuhan menurut umur yaitu tumbuhan berumur pendek (anual). Schultes (1773 – 1831 M). Tokoh lain seperti Robert Brown (1773 – 1858 M). Murray (1740 – 1791 M). orang yang menulis buku Flora Francoise yang ditulis berupa kunci untuk mengidentifikasi tumbuh-tumbuhan di Perancis. dan tumbuhan berumur panjang (perenial).D. Bentham (1800 – 1884 M). Teorinya yang dikenal dengan nama “Lamarckisme”. yang menyatakan bahwa perubahan lingkungan dapat mengubah struktur organisme. tetap merupakan ciptaan orang. Linnaeus juga dianggap sebagai pencipta sistem tata nama ganda dalam bukunya Species Plantarum walaupun sebenarnya sistem tata nama ganda tersebut sudah rintis oleh Casper Bauhin dalam bukunya Pinax Theatri Botanici. antara lain jumlah benang sari seperti Monandria (berbenang sari tunggal). dan dengan demikian dapat tercermin pengertian manusia mengenai yang disebut apa yang dikehendaki oleh alam. perdu. Hooker (1917 – 1911 M). 5. tumbuhan memanjat.B.

Jadi dalam klasifikasi ini dasar yang digunakan adalah “filogeni” dan dari sini lahirlah nama “sistem filogenetik”. artinya didasarkan atas kemiripan yang diperlihatkan obyek studi yang diamati dan dicatat.sekaligus juga menerminkan urutan-urutan golongan itu dalam sejarah perkembangan filogenetiknya dan dengan demikian juga menunjukkan jauh dekatnya hubungan kekarabatan antara golongan yang satu dengan yang lain. Adolph Engler (1844 – 1930 M). Pengolahan data secara elektronik juga sudah diterapkan untuk berbagai prosedur dalam penelitian taksonomi. 6. secara eksplisit. C. Peranan komputer adalah untuk mengerjakan perbandingan kuantitatif antara organisme mengenai sejumlah besar ciri-ciri secara simultan. Kecenderungan untuk mengkuantitatifkan data penelitian dan penerapan matematika dalam pengolahan data yang diperoleh telah menyusup pula ke dalam ilmuilmu social yang semula tak pernah atau belum memanfaatkan matematika serta belum mempertimbangkan pula kemungkinan-kemungkinan yang dapat dicapai dengan penerapan pendekatan kuantitatif matematik. khususnya di bidang elektronika. Perkembangan teknologi. seperti pada tabel berikut (Perbandingan dengan takson hewan) : . Alexander Braun (1805 – 1877 M). Periode sistem klasifikasi kontemporer (abad ke-20) Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat dalam abad ke-20 telah berpengaruh terhadap perkembangan ilmu taksonomi tumbuhan.W. telah pula menjamah bidang taksonomi tumbuhan. dan data serta kesimpulannya selalu dapat diuji kembali melalui observasi dan eksperimen. Pasal berikutnya dalam KITT menyebutkan bahwa ada 7 tingkat takson yang utama. yang sejak beberapa dasawarsa belakangan ini juga sudah menerapkan metode penelitian kuantitatif yang pengolahan datanya menggunakan komputer. Bessey (1845 – 1915 M). Taksonomi numerik (dalam arti bukan yang diteorikan oleh Linnaeus) didefinisikan sebagai metode evaluasi kuantitatif mengenai kesamaan atau kemiripan sifat antar golongan organisme. dan bukan atas dasar kemungkinan-kemungkinan perkembangan filogenetiknya. atau taksonometri. Artinya takson-takson itu dibedakan dalam tingkat yang berbeda-beda. Kegiatan-kegiatan dalam taksonomi numerik bersifat empirik operasional. Takson dan Kategori Dalam Kode Internasional Tatanama Tumbuhan (KITT) Bagian II Peraturan dan Saran-Saran Bab I Tingkat Takson dan Istilah untuk Menyebutnya Pasal 1.E. Sekarang ada kecenderungan untuk menganggap bahwa penerapan metode kuantitatif sajalah yang dapat menjamin hasil penelitian yang cermat dan dapat diperaya. taksometri. A. dan penataan golongan-golongan itu melalui suatu analisis yang dikenal sebagai ”analisis kelompok” ke dalam kategori takson yang lebih tinggi atas dasar kesamaan-kesamaan tadi. yang dalam abad nuklear maju dengan pesat ini. Jadi komputer itu mengambil alih tugas kita dalam melakukan hitungan-hitungan dengan sangat cepat dan tanpa prasangka. Eihler (1839 – 1887 M). bahwa yang dimaksud Takson adalah setiap golongan (unit) taksonomi tingkat yang mana pun. yang berarti pula bahwa takson-takson itu dapat ditata menurut urut-urutan tingkatnya. Taksonomi numerik didasarkan atas bukti-bukti fenetik. yang diurutkan dari yang terbesar sampai yang terkecil. Dari sinilah melahirkan bidang baru dalam taksonomi tumbuhan yang dikenal sebagai taksonomi numerik. Beberapa ahli taksonomi tumbuhan yang berperan pada periode ini antara lain.

Namun istilah kategori lazim digunakan dalam taksonomi hewan. Istilah identifikasi sering juga digunakan istilah “determinasi”. yaitu : 1. yang dalam hal ini tidak lain daripada “menentukan namanya yang benar dan tempatnya yang tepat dalam sistem klasifikasi”. Setiap orang yang akan mengidentifikasi suatu tumbuhan selalu dihadapkan pada dua kemungkinan. bahwa takson jenis (species) adalah yang merupakan unit dasar. Pada masa lampau yang dijadikan unit dasar dalam klasifikasi tidak sama dengan unit dasar yang dipakai sekarang. yang terbukti dari judul karya mereka yang semua hampir sama. Dari karya pakar masa lampau dapat disimpulkan. Bab I Pasal 2 menyebutkan seara eksplisit. Takson (unit) dasar dalam taksonomi tumbuhan. tumbuhan yang akan ia identifikasi itu sudah dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan. bahwa unit dasar yang mereka pakai adalah marga (genus). jadi belum ada nama ilmiah-nya. dan seterusnya merupakan istilah untuk menunjukkan takson menurut tingkatnya. 2. marga. Pada waktu sekarang keadaannya telah berubah. dan jarang kita jumpai dalam taksonomi tumbuhan. Endlicher. KITT Bagian II. semuanya berjudul Genera Plantarum. yaitu Genera Plantarum (marga-marga tumbuhan). suku.Istilah jenis. seperti karyakarya Linnaeus. Nama takson baru itu selanjutnya . Sebagai contoh klasifikasi pada Oryza sativa (padi): Regnum (dunia) : Tumbuhan Divisio (divisi) : Spermatophyta Sub Divisio : Angiospermae Class (kelas) : Monocotyledoneae Ordo (bangsa) : Poales (Glumiflorae) Familia (suku) : Gramineae Genus (marga) : Oryza Species (jenis) : Oryza sativa Identifikasi dan Sistem Identifikasi Indentifikasi atau “pengenalan” merupakan kegiatan untuk menetapkan identitas (“jati diri”) suatu tumbuhan. juga belum ditentukan tumbuhan itu berturut-turut dimasukkan dalam kategori yang mana. tumbuhan yang akan ia identifikasi itu belum dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan. Identifikasi tumbuhan yang belum dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan harus tidak boleh menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku seperti dimuat dalam KITT. yang dalam taksonomi disebut pula dengan istilah kategori. Bentham & Hooker. sudah ditentukan nama dan tempatnya yang tepat dalam sistem klasifikasi.

. Dengan demikian satu jenis tumbuhan dapat mempunyai nama yang berbeda-beda sesuai dengan bahasa orang yang memberikannya. antara lain : 1. 4. Beranekaragamnya nama dalam arti ada yang pendek. menyok. yang berbeda-beda menurut bahasa yang memberikan nama tadi. Sambucus fructu in umbello nigro (Sambucus dengan buah berwarna hitam yang tersusun dalam rangkaian seperti payung). Tatanama Tumbuhan Nama biasa dan nama ilmiah Pada mulanya nama yang diberikan kapada tumbuhan itu adalah dalam bahasa induk orang yang memberi nama. bila salah satu bahasa bangsa-bangsa yang sekarang masih dipakai sehari-hari dipilih sebagai bahasa untuk nama-nama ilmiah. tela jendral. 3. 2. dalam taksonomi tumbuhan disebut nama biasa. mengingat adanya perbedaan dalam setiap bahasa yang digunakan. misalnya nama Sambucus. Lahirnya nama ilmiah disebabkan oleh beberapa faktor. Sukarnya diterima oleh dunia internasional. ada yang panjang. khususnya taksonomi tumbuhan. seperti misalnya dalam bahasa Indonesia lidah buaya yang digunakan untuk marga Aloe dan Opuntia. Mencocokkan dengan spesimen herbarium yang telah diidentifikasikan. berarti tidak adanya kemungkinan nama biasa itu diberlakukan secara umum untuk dunia internasional. jarang sekali oleh pihak-pihak lain di luar mereka. Prosedur identifikasi tumbuhan yang untuk pertama kali akan diperkenalkan oleh dan ke dunia ilmiah itu memerlukan bekal yang lazimnya hanya dimiliki oleh mereka yang berpendidikan ilmu hayat. Mencocokkan dengan candra dan gambar-gambar yang ada dalam buku-buku flora atau monografi. nama marga. dengan semakin berkembangnya ilmu taksonomi tumbuhan kemudian dikenal yang disebut “nama ilmiah” (“scientific name”). Banyaknya sinonima (dua nama atau lebih) untuk satu macam tumbuhan. seperti misalnya namanama dalam bahasa Jawa: tela pohong. Sambucus nigra (sambucus hitam). orang Jawa Tengah menyebutnya gedang. sedang orang Jawa Barat oleh orang-orang Sunda pisang dinamakan cauk. atau nama kategori takson yang lain lagi. atau Sambucus caule ramoso floribus umbellatus (Sambucus dengan batang berkayuyang bercabang-cabang dan bunga yang tersusun sebagai payung). dapat dilakukan dengan cara : 1. atau nama lokal atau “common name”. 3. Menggunakan kunci identifikasi dalam identifikasi tumbuhan. Menanyakan identitas tumbuhan tersebut kepada seseorang yang kita anggap ahli dan kita perkirakan mampu memberikan jawaban atas pertanyaan kita. Nama demikian itu. Beranekaragamnya nama biasa. Menggunakan Lembar Identufikasi Jenis (“Species Identification Sheet”). Oleh karena itu pekerjaan identifikasi yang pertama kali itu hanya dilakukan oleh ahli-ahli yang bekerja dalam lembaga penelitian taksonomi tumbuhan (herbarium). 4. Misalnya pisang dalam bahasa Indonesia oleh orang Inggris atau Belanda dinamakan banana. sehingga tidak mungkin dimengerti oleh semua bangsa. Nama-nama itu diberikan kepada tumbuhan tanpa adanya indikasi nama-nama tadi dimaksud sebagai nama jenis. 5.harus dipublikasikan melalui cara-cara yang diatur pula oleh KITT. untuk katela pohon.dan juga banyak homonima. tela kaspa. Untuk identifikasi tumbuhan yang tidak kita kenal tetapi telah dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan. bahkan ada yang panjang sekali. nama daerah. 2.

Bila kedua macam nama yaitu nama biasa dan nama ilmiah tersebut kita bandingkan. dan tingkat tertentu hanya mempunyai satu nama yang benar. yaitu: 1. Ilmu atau cabang-cabang ilmu yang oleh seseorang diperlukan agar ia dapat lebih memahami berbagai aspek ilmu yang sedang dipelajari itu dengan lebih baik. Ilmu Tanah. Matematika. yang sama halnya dengan ilmu yang merupakan prasyarat seyogyanya dikuasai lebih dulu sebelum melangkah untuk mempelajari suatu bidang ilmu tertentu. posisi. Statistika. kecuali dalam hal-hal yang dinyatakan secara khusus. Morfologi-Terminalogi. Ilmu atau cabang-cabang ilmu yang merupakan syarat mutlak sebagai bekal untuk dapat mendalami taksonomi tumbuhan. akan kita temukan perbedaan-perbedaan seperti pada tabel berikut : Suatu takson dengan sirkum-skripsi. dan Bahasa Latin. dapat dibedakan ke dalam tiga kelompok. Ekologi (Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungnya) dengan dan Fitogeografi (ilmu yang mempelajari hubungan keruangan antara takson tumbuhan di muka bumi atau dikatakan juga ilmu yang mempelajari tentang distribusi tumbuhan di muka bumi). dan Iklim. 3. yaitu Geologi. 2. dan Genetika. Kaitan Taksonomi dengan Cabang-Cabang Ilmu Lain Berdasarkan bentuk kaitan antara cabang-cabang ilmu lain dengan taksonomi tumbuhan. Daftar Pustaka . Ilmu atau cabang-cabang ilmu yang bila dimiliki oleh seseorang dalam mempelajari suatu bidang ilmu tertentu akan dapat menambah atau lebih mendalam wawasannya. Ilmu atau cabang-cabang ilmu demikian itu lazim disebut sebagai penunjang. Ilmu atau cabang-cabang ilmu yang diperlukan sebagai penunjang untuk mendalami taksonomi tumbuhan yaitu Filogeni (mempelajari sejarah evolusioner suatu takson yang berupaya untuk menerangkan asal dan perkembangan takson) dan Evolusi. Ilmu atau cabang-cabang ilmu demikian itu disebut prasyarat (prerequisite) yang harus dikuasai dulu oleh seseorang sebelum memulai dengan mempelajari ilmu yang lain. Cabangcabang ilmu yang dapat dianggap merupakan prasyarat untuk mempelajari taksonomi tumbuhan yaitu Tatanama Tumbuhan. dan Komputer.

2000. Tripathi.com/2011/09/taksonomi-klasifikasi-dan-sistematik. PT. 2005. India. Kamus Dasar Agronomi. Taksonomi atau sistematik tumbuhan menjadikan tumbuhan sebagai objek studinya baik tumbuhan yang sekarang masih hidup maupun tumbuhan dari masa lampau yang sekarang tinggal ditemukan sisasisanya dalam bentuk fosil atau "cap"nya pada batuan. Gadjah Mada University Press. Jakarta.blogspot. 2002. Cetakan pertama. Pendahuluan Makhluk hidup yang ada di bumi kita ini banyak sekali jumlahnya dan beraneka ragam pula jenisnya. New Delhi. A Texbook of Botany. Ram Nagar.unit-unit inilah yang sekarang ini kita sebut dengan istilah takson. Gembong Tjitrosoepomo.D. dan ragamnya.1.C. . Chand & Company Ltd. RajaGrafindo Persada. Jogyakarta. tentulah kita harus berusaha terlebih dahulu menyederhanakan objek studi agar lebih mudah penanganannya. Supraptono Djajadirana. Vidyarthi and S. Taksonomi Umum (Dasar-dasar taksonomi tumbuhan). Objek yang besar itu dipilah-pilah. S. Hasrat dan keinginan untuk menggolong-golongkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya adalah naluri yang dibawa manusia sejak ia dilahirkan dan semenjak semula manusia telah berusaha untuk memahami bahwa beraneka ragam tumbuhan ada di bumi kita. dan pembentukan takson-takson ini kita sebut klasifikasi. R. KLASIFIKASI DAN SISTEMATIK TUMBUHAN 18:57 kuncup No comments 1. macam. http://taufik-ardiyanto. 3. Kesadaran dan usaha itulah yang akhirnya melahirkan salah satu cabang ilmu biologi yang disebut taksonomi atau sistematik. Menghadapi objek yang sedemikian besarjumlah. dikelompokkelompokkan menjadi kelas-kelas atau golongan atau unit-unit tertentu.html TAKSONOMI. Cetakan ketiga. 2.

Dengan batasan demikian.1. Unsur utama yang menjadi lingkupnya taksonomi tumbuhan adalah pengenalan yang didalamnya tercakup pemberian nama dan penggolongan. bila terbatas pada tumbuhan sering disebut sistematik tumbuhan. penentuan. beberapa ahli menganggap bahwa sistematik mempunyai cakupan yang lebih luas daripada taksonomi. Kunci adalah suatu proses yang digunakan untuk identifikasi tumbuhan yang belum diketahui namanya. yang biasanya terbatas pada objek biologi. Oleh karena di dunia ini tidak ada dua benda hidup yang identik atau persis sama dalam arti hakiki. dan pemastian nama yang benar dan penempatannya di dalam sistem klasifikasi. Identifikasi penunjukan. Betapapun besarnya keanekaragaman yang diperlihatkan oleh suatu populasi pastilah kita menemukan kesamaan ciri atau sifat-sifat tertentu diantara warga populasi itu. dan Klasifikasi Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari identifikasi. maka istilah determinasi dianggap lebih tepat daripada identifikasi. Klasifikasi yang bertujuan untuk menyederhanakan objek studi pada hakekatnya adalah mencari keseragaman dalam keanekaragaman. Skema proses ini disebut kunci taksonomi. dengan hasil akhir yang menggambarkan hubungan kekerabatan. Sistematik diberi batasan sebagai ilmu yang secara ilmiah mempelajari tentang macam-macam dan keanekaragaman organisme serta hubungan kekerabatan di antara mereka. Klasifikasi adalah penyusunan tumbuhan secara teratur ke dalam suatu sistem hierarki. . Pengertian Taksonomi. dan klasifikasi. tata nama. Sistem penyusunan ini berasal dari kumpulan informasi tumbuhan secara individual. Sistematik.

embriologi. dan lain-lainnya. fisiologi. dan ilmu lainnya. ekologi. 4. tetapi perkembangan taksonomi juga tergantung pula dari perkembangan ilmu-ilmu tadi. sitologi. serta bidang-bidang ilmu lainnya. fitogeografi. misalnya morfologi.Kunci identifikasi merupakan daya penganalisis yang berisi ciri-ciri khas takson tumbuhan yang dicakupnya. Klasifikasi yang baik dapat merupakan pedoman pencarian problemproblem penalitian biologi. Menciptakan terciptanya sistem klasifikasi yang tersusun sedemikian rupa dan mencerminkan dekatnya hubungan kekerabatan alamiah diantara tumbuhan. seperti pertanian. menyusun kunci determinasi. 2. . melainkan juga menentukan hubungan kekerabatan antar tumbuahan. Menyediakan jalan untuk memungkinkan orang untuk mengadakan pengenaian. begitu seterusnya sehingga akhirnya diperoleh suatu jawaban berupa identitas tumbuhan yang diinginkan. 3. Mata rantai hubungan ilmu-ilmu lain dengan taksonomi tidaklah hanya masalah nama. Oleh karena itu para ahli taksonomi mempunyai tanggung jawab berat dalam membuat sistem klasifikasi yang dapat menjadi pedoman secara umum bagi ilmu lainnya. farmasi. Hubungan Taksonomi dengan Ilmu Pengetahuan Lainnya Ilmu taksonomi mempunyai beberapa tugas yaitu: 1. penentuan atau pendeterminasian semua jenis tumbuhan yang ada didunia ini. Tatanama (nomenklatur) adalah penerapan tekhnik penamaan tumbuhan sesuai dengan peraturan-peraturan yang tertera dalam Kode Internasional Tatanama Tumbuhan (KITT). menghimpun koleksi spesimen acuan dan lain-lain. 1. Untuk itu para ahli sistematik telah menciptakan sistem tatanama ilmiah yang universal. fitokimia. Taksonomi merupakan dasar dari ilmu-ilmu lain. anatomi. Dari segala pengetahuan yang sudah tercapai ini dilakukan pengkajian analisis dan disintesiskan kembali untuk memperoleh pengertian dasar ilmiah dari keanekaragaman dan hubungan kekerabatan tumbuhan dan untuk mengetahui bagaimana mekanisme pendekatannya. genetika. Sehingga. Pengumpulan semua data yang lengkap untuk dipertalakan secara teratur sehingga memungkinkan orang menarik keuntungan dari pengetahuan yang ada dengan cepat. kehutanan. peraturan pemberian nama yang benar secara internasional dan penggolongan saja. ini penting untuk ilmu-ilmu terapan. Penggolongan tumbuhan harus dilengkapi dengan suatu dasar yang mantap dari ilmu-ilmu yang termasuk biologi. dan ciri-ciri tadi disusun sedemikian rupa sehingga selangkah demi selangkah pemakai kunci dipaksa memilih satu dari beberapa sifat yang bertentangan. yang sekaligus harus pula dapat mengungkapkan jalannya evolusi tumbuhan.

Andrea Caesalpinus (1519-1602). Disebut juga sistem seksual. Terdiri dari 2 periode yaitu: 1. Sistem klasifikasi buatan Klasifikasi yang didasarkan pada satu atau dua ciri morfologi yang mudah dilihat yang tujuan utamanya adalah untuk mempermudah pengenalan tumbuhan. dan Peter Thunderg (17431828). Menurut sejarahnya sistem klasifikasi tumbuhan dibedakan menjadi: 1. Periode sistem Numerik Sistem klasifikasinya didasarkan pada jumlah-jumlah dan susunan alat kelamin tumbuhan. Sistem Klasifikasi Alam . Tokoh-tokoh lain yang dikenal dalam periode ini adalah Peter Kalm (1716-1779). semak. Jean Bauhin(1541-1631). dan seterusnya. yaitu kesan keseluruhan yang nampak dari suatu tumbuhan. dan lain-lainnya mengajukan gagasan-gagasan baru tentang dasar-dasar klasifikasi tumbuhan. Periode sistem Habitus Dalam periode ini sistem klasifikasinya didasarkan pada habitus. Sistem Klasifikasi dalam Sejarah Perkembangan Taksonomi Tumbuhan Pebedaan dasar yang digunakan dalam mengadakan klasifikasi tumbuhan memberikan hasil klasifikasi yang berbeda-beda sehingga dari masa ke masa melahirkan sistem klasifikasi yang berlainan juga. Linnaeus membagi tumbuhan menjadi 24 kelas antara lain monoandria (golongan tumbuhan dengan satu benang sari). John Ray (1628-1705).1. Para ahli filsafat dan penggemar alam pada periode ini adalah Albertus Magnus(11931280). Jerome Bock (1489-1554). Berlangsung dari 300 SM hingga pertengahan abad ke-18. dan herba. dengan pelopornya adalah Theopratus (370-385 SM). perdu. diandria (golongan tumbuhan dengan dua benang sari). Menurut sistem ini tumbuhan digolongkan menjadi pohon. Fredrick Hasselquist (1723-1752). penciptannya adalah Carolus Linnaeus (1707-1778). Otto Brunfels(1464-1534). Josseph Pitton De Turnefort (1656-1708). 1. 1.

Sistem klasifikasinya didasarkan pada filogeni takson-takson dengan mengikutsertakan teori evolusi. 1. monocotyledonae. Tokoh-tokoh yang terkemuka pada periode ini antara lain August Wilhem Eichler (1839-1887). 1. sehingga pengamatannya lebih seksama dibandingkan periode sebelumnya. dan bukan atas dasar kemungkinan-kemungkinan perkembangan filogenetiknya. bryophyta. dan Hans Hallier (1868-1932). Sistem Klasifikasi Kontemporer Klasifikasi yang didasarkan pada pengkuatitatifan data penelitian taksonomi dan penerapan matematika dalam pengolahan datanya.Klasifikasi yang didasarkan pada hubungan kekerabatan yang ditunnjukkan oleh banyaknya persamaan bentuk yang terlihat sehingga dapat disusun takson-takson yang bersifat alami. disusul oleh Charles Darwin dengan karyanya On the Origin Of Species by Means of Natural Selection (1859). Takson-takson yang dibentuk ditempatkan dengan urutan-urutan . pteridophyta) dan Phanerogamae (spermatophyta). Tokoh-tokoh terkemuka pada periode ini antara lain adalah Lamarck (1744-1829). dan Antonie Laurent de Jussieu (1748-1836) yang membagi tumbuhan menjadi Acotyledonae. ia membagi tumbuhan menjadi Cyptogameae (thalophyta. Taksometri numerik didefinisikan sebagai metode evaluasi kuantitatif mengenai kesamaan atau kemiripan sifat antar golongan organisme. dan dicotyledonae. Kegiatan-kegiatan dalam taksonomi numerik bersifat empirik . Periode ini bertahan dari pertengahan abad 9 hingga sekarang. taksometri. Sistem Klasifikasi Filogenetik Klasifikasi yang didasarkan pada jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara takson satu dengan takson lainnya. atau taksonometri. Sir Joseph Dalton Hooker (1817-19) dan George Bentham (1800-1884). Michel Adenson (1727-1826). Sistem ini lahir akibat kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat dalam abad ke-20. Charles E. Masingmasing golongan masih dibagi lagi menjadi takson-takson yang lebih rendah. artinya atas kemiripan yang diperlihatkan objek studi yang diamati dan dicatat. Komputer telah digunakan secara luas dalam pengembangan metode kuantitatif dalam klasifikasi tumbuhan yang melahirkan bidang baru dalam taksonomi tumbuhan yaitu taksonomi numerik. dan penataan golongan-golongan itu melalui suatu analisis kelompok ke dalam kategori takson yang lebih tinggi atas dasar kesamaankesamaan tadi. Sistem ini dikatakan alami karena dianggap mencerminkan keadaan sebenarnya seperti terdapat di alam. Richard von Wettstein (1862-1931). merupakan salah satu akibat logis timbulnya teori evolusi yang dipelopori oleh Jean Baptise Lamarck (1744-1824). Taksonomi numerik didasarkan atas bukti-bukti fenetik. Sistem ini kemudian disempurnakan lagi oleh tokoh-tokoh lain seperti Adolph Engler (1844-1930). Kesadaran mengenai adanya hubungan kekerabatan disebabkan oleh bertambahnya ilmu pengetahuan tentang fungsi dan morfologi dari organ tumbuhan serta kemajuan ilmu pengetahuan optik. yang diberi segi filogeni mempunyai tingkatan yang lebih rendah (primitif) sampai ke tingkatan yang tinggi (maju). Bessey (1845-1915). Sistem de Jussie ini kemudian disempurnakan oleh tokoh-tokoh lain seperti Augustine Pyrame de Candole (1778-1884).

dan data serta kesimpulannya selalu dapat diuji kembali melalui observasi dan eksperimen. http://princeikki. seorang naturalis berkebangsaan Swedia. d. dan R. pemilihan ciri-ciri yang akan diberi angka atau skor. yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus). taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri. yang dapat berupa individu. Gundersen (1877-1958). pengukuran kemiripan. Takhtajan (lahir 1910). benda diam. dan masih banyak lagi yang diusulkan seperti: Stebbin (lahir 1909). Tokoh-tokoh terkemuka pada periode ini antara lain: Harold C.operasional. Besarnya kemiripan akan berkisar dari 0 (tidak ada kemiripan) sampai 100 untuk keadaan persis sama (identik). Robert F. b. sekurang-kurangnya 50 ciri. jenis.wordpress. Thorne (lahir 1920).com/2009/07/25/252/ Taksonomi Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Armen L. Taksonomi dapat diartikan sebagai klasifikasi berhirarki dari sesuatu. diskriminasi. Yang terpenting adalah setiap unit-unit yang dijadikan objek studi tersebut harus mewakili golongan organisme yang sedang diteliti. pemilihan objek studi. e. analisis kelompok. yang disebut juga klasifikasi atau sistematika. Hampir semua — benda bergerak.Bold (1909-1987). varietas. yang dikenal sebagai tatanama binomial atau binomial nomenclature. atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Arthur Cronquist (lahir 1919). dan Rolf M. Matriks kemiripan ditata kembali sehingga unit-unit takson yang memiliki kemiripan bersama yang paling tinggi dapat dikumpulkan menjadi satu. yang masing-masing diberi kode dan selanjutnya disusun dalam bentuk tabel atau matriks. Kelompok-kelompok itu disebut fenon. Taksonomi dalam biologi Dalam biologi. Whittaker (1921-1980). c. Setelah klasifikasi dilakukan kita dapat menelaah kembali ciri-ciri yang dilibatkan dalam kegiatan ini. . Jumlah ciri yang dipilih untuk pemberian angka harus cukup banyak. dan dapat ditata secara hierarki dalam suatu diagram yang disebut dendogram. untuk menemukan ciri yang paling konstan. dengan cara membandingkan tiap ciri pada masing-masing unit takson. dan seterusnya. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan. Dahlgren (1932-1987). tempat. dan oleh karena paling bernilai untuk pembuatan kunci identifikasi dan diagnosis. Langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam melaksanakan kegiatannya meliputi: a. A. galus.T. dan kejadian — dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi.

adalah ilmu yang mempelajari fungsi mekanik.Ia memperkenalkan enam hierarki (pemeringkatan) untuk mengelompokkan semua organisme hidup. Bangsa/Ordo. Fisiologi Fisiologi. biomekanika. Dalam tatanama binomial. Fisiologi dibagi menjadi fisiologi tumbuhan dan fisiologi hewan tetapi prinsip dari fisiologi bersifat universal. penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. Cabang ilmu lain yang berkembang dari fisiologi adalah biokimia. Dibuat pula satu takson di atas Phylum (disebut Regnum (secara harafiah berarti ‘Kerajaan’) untuk membedakan Prokariota (regnum Archaea dan Bacteria) dan Eukariota (regnum Mycota. Banyaknya subjek menyebabkan penelitian di bidang fisiologi hewan lebih terkonsentrasi pada pemahaman bagaimana ciri fisiologis berubah sepanjang sejarah evolusi hewan. neurofisiologi mempelajari fisiologi otak. diantaranya adalah Ekofisiologi yang mempelajari efek ekologis dari ciri fisiologi suatu hewan atau tumbuhan dan sebaliknya. Cakupan subjek dari fisiologi hewan adalah semua makhluk hidup. apa yang dipelajari pada fisiologi sel khamir dapat pula diterapkan pada sel manusia. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut (dari tertinggi hingga terendah. Genus/Marga. dan Spesies (Jenis). Aturan ini seharusnya tidak akan membingungkan karena nama marga tidak boleh sama untuk tingkatan takson lain yang lebih tinggi. Divisio/Divisi (tumbuhan) Kelas. Banyak bidang yang berkaitan dengan fisiologi. Fisiologi tumbuhan banyak menggunakan teknik dari kedua bidang ini. Plantae atau Tumbuhan. dari kata Yunani physis = ‘alam’ dan logos = ‘cerita’. fisiologi sel menunjuk pada fungsi sel secara individual. dan farmakologi Bidang fisiologi Fisiologi memiliki beberapa subbidang. Elektrofisiologi berkaitan dengan cara kerja saraf dan otot. Misalnya. biofisika. tidak bergantung pada jenis organisme yang dipelajari. dan Animalia Hewan). Bagi tumbuh-tumbuhan. . istilah Divisio sering dipakai untuk menggantikan Filum. fisik. Genetika bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi fisiologi hewan dan tumbuhan. Keluarga/Familia/Famili/Suku (Suku). Fisiologi hewan bermula dari metode dan peralatan yang digunakan dalam pembelajaran fisiologi manusia yang kemudian meluas pada spesies hewan selain manusia. Perkembangan pengetahuan lebih lanjut memaksa dibuatnya takson baru di antara keenam takson yang sudah ada (memakai awalan ‘super-’ dan ‘sub-’) dan juga takson di bawah tingkat jenis (infraspesies) (varietas dan forma). dan biokimia dari makhluk hidup. istilah dalam kurung adalah usulan untuk penggunaan dalam bahasa Indonesia): Filum (hewan).

Denaturasi protein 3.Gangguan pada gugus Sulfhidirl 4. fungi. dan Archaea. bahkan hingga astrobiologi dan arkeologi .perusakan pada dinding sel bakteri Faktor – faktor yang mempengaruhi resistensi mikroorganisme terhadap Zat – zat Antimikroorganisme 1. Dalam bidang exercise physiology.Perusakan DNA 2. alga mikroskopik. higiene. Organisme yang tidak hidup di habitat akuatik harus menyimpan air dalam lingkungan seluler. Mikrobiologi Mikrobiologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme. protozoa. teknik kimia. Mikrobiologi dimulai sejak ditemukannya mikroskop dan menjadi bidang yang sangat penting dalam biologi setelah Louis Pasteur dapat menjelaskan proses fermentasi anggur (wine) dan membuat serum rabies. yang meliputi : a)Alkohol b)Ion logam berat c)Detergen d)Oksidator Virologi Virologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk suborganisme. ilmu gizi. khususnya bakteri. Mikrobiologi diperlukan dalam bidang farmasi. Dehidrasi pada manusia dapat terjadi ketika terdapat peningkatan aktivitas fisik. Pada organisme demikian.Antagonisme kimiawi 5. Perkembangan biologi yang pesat pada abad ke-19 terutama dialami pada bidang ini dan memberikan landasan bagi terbukanya bidang penting lain: biokimia. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya ia tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup. . dehidrasi dapat menjadi masalah besar. yang meliputi : a)Panas b)Penyinaran oleh sinar uv c)pendinginan pada suhu yang standar 2. terutama virus. Kedua kelompok ini saat ini juga masih menjadi bidang kajian virologi. selain virus ditemukan pula viroid dan prion.Unsur – unsur Fisik. telah dilakukan berbagai penelitian mengenai efek dehidrasi terhadap homeostasis.Tekanan lingkungan juga sering menyebabkan kerusakan pada organisme eukariotik.Mekanisme kerja dari zat anti mikroorganisme 1. pertanian. Dalam perkembangannya. Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang perlu dilihat dengan mikroskop.Unsur – unsur kimia. Penerapan mikrobiologi pada masa kini masuk berbagai bidang dan tidak dapat dipisahkan dari cabang lain. kedokteran.

Berdasarkan penyebabnya penyakit tumbuhan dikelompokkan dalam: penyakit yang disebabkan oleh penyebab non hidup (abiotik). seperti berdaya hasil tinggi. kedokteran hewan. fisiologi jamur. penyakit demikian bersifat tidak menular (noninfectious). Bidang patologi terdiri atas patologi anatomi dan patologi klinik. studi tentang fisiologi tanaman sakit. pencemaran (polusi). Fitopatologi Fitopatologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan. pathos berarti sakit atau menderita. virus. dan penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jasad hidup (biotik). fotosintesis. suhu yang sangat rendah ataupun sangat tinggi. Studi penyakit tumbuhan dalam populasi tumbuhana disebut epidemiologi. Studi ilmu penyakit tumbuhan meliputi studi tentang penyebab penyakit. Penyebab penyakit abiotik antara lain adalah kekurang unsur hara. morfologi yang normal dan lain-lain. studi tentang interaksi antara penyebab penyakit – tumbuhan inang dan lingkungan. peternakan. Berasal dari gabungan kata bahasa Yunani: phyton berarti tumbuhan. Virologi juga menjadi perhatian pada bidang kedokteran. perikanan dan pertanian karena kerugian yang ditimbulkan virus dapat bernilai besar secara ekonomi. Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur. yang meliputi respirasi. bakteri. fitoplasma. nematoda dan tumbuhan parasitik. Penyekait tumbuhan biotik antara lain adalah jamur (fungi). Secara biologis tumbuhan dikatakan sakit bila tidak mampu melakukan kegiatan fisiologis secara normal. viroid. logos berati ilmu atau pengetahuan. Patologi Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh. Suka Be the first to like this post. Mikologi Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) – banyak orang juga menyebut cendawan. sehingga pernah fitopatologi disebut sebagai mikologi terapan (applied mycology). yang bersifat menular. Mikologi sangat besar pengaruhnya terhadap fitopatologi karena banyak penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur. Ahli patologi anatomi membuat kajian dengan mengkaji organ sedangkan ahli patologi klinik mengkaji perubahan pada fungsi yang nyata pada fisiologi tubuh. . penyerapan gizi yang diperlukan dan lain-lain. bioteknologi jamur. Selain itu tanaman sakit juga tidak dapat menunjukkan kapasitas genetiknya. budidaya jamur (mushroom culture).Virologi memiliki posisi strategis dalam kehidupan dan banyak dipelajari karena bermanfaat bagi industri farmasi dan pestisida.

2009 Halo.wordpress.Juli 30. 4sudut .com/?id=WJ8677 Balas 5.Komentar» 1.Juli 26.Juli 31.com/2009/07/31/award-tidak-nyambung/ Balas 4. bales. 2009 Sistem pulsa viral marketing dg KEANGGOTAAN GRATIS ! Deposit pulsa bebas tanpa batas minimal Harga voucher elektrik pulsa MURAH ! Sistem jaringan dan pemasaran pulsa MUDAH & FAIR Income pasif & berbagai bonus yang melimpah ! http://pulsagram. herdi . 2009 . 2009 Ayo.Agustus 3.Agustus 4. Pulsagram . 2009 Headline News: Mbah Surib Meninggal Dunia “Beritanya Klick Disini” Balas 6. Daku . diambil awardnya di blog saya http://adenaufal. Ade Naufal .Agustus 5. Ade Naufal . 2009 yeeee tambah-tambah ilmu Balas 2. Balas 3.

Malakologi. Biologi sebagai ilmu yang mandiri. Mikobiologi. CABANG-CABANG BIOLOGI Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Ekologi. ilmu yang mempelajari tentang organism 7. biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Botani. setelah penemuan mikroskop dan tumbangnya dogma generatio spontanea oleh konsep omne vivum ex vivo. Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh 4. dan penemuan DNA sebagai bahan genetik memacu perkembangan biologi secara pesat dan menghasilkan cabang-cabang yang dikenal sekarang ini. ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya 13. Mikrobiologi. ilmu yang mempelajari tentang hewan 2. Entomologi. Pembagian biologi di bawah ini tidak bersifat mutlak karena beberapa cabang yang sekarang dianggap mandiri masih memiliki keterkaitan dengan bidang induknya. Ilmu yang mempelajari tentang ikan 15. karena dinamisnya perkembangan ilmu-ilmu ini. Ilmu yang mempelajari tentang serangga . seringkali ilmu-ilmu ini saling bertemu dan menghasilkan kajian antardisiplin yang sukar dipisahkan. Rekayasa Genetika. Bakteriologi. ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetic 12. Genetika. Ornitologi. Tugas trackback Daftar cabang biologi Cabang dari biologi berjumlah ratusan. Konsep evolusi. Evolusi. ilmu yang mempelajari tentang burung 18. ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat 6. ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang. dalam arti memiliki perangkat analisis dan konsep-konsep ilmiah yang kokoh. misalnya genetika dengan fisiologi. yang berkembang pesat terutama sejak abad ke20. Anatomi atau ilmu urai tubuh. Zoologi.yo Posted by princeikki in share ilmu. Taksonomi. Biologi Molekuler. ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup 14. kajian biologi pada tingkat molekul 11. biologi molekular dengan genetika. Selain itu. Karsinologi. pewarisan sifat (hereditas). Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain : 1. Karena luasnya bahan kajian biologi. dan sebagainya. ilmu yang mempelajari tentang moluska 16. ilmu yang mempelajari tentang crustacean 17. ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh 5. Fisiologi. ilmu yang mempelajari tentang bakteri 8. 10. baru terbentuk pada abad ke-18. ilmu yang mempelajari tentang jamur 9. Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan 3. Ikhtiologi. Biologi sendiri semula merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam (natural sciences) yang dipelajari oleh para naturalis (ahli ilmu-ilmu alamiah). Tags: biologi.

cahaya. Berasal dari kata Yunani oikos (”habitat”) dan logos (”ilmu”). dan hubungan berbagai struktur dari tubuh manusia sehat sehingga sering disebut sebagai anatomi deskriptif atau topografis. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya. Embriologi. ilmu yang mempelajari tentang penyakit 24. Endokrinologi. sebagian besar memiliki spesialisasi di bagian tertentu seperti otak atau bagian dalam. ilmu yang mempelajari tentang rawa 22. ilmu yang mempelajari tentang hormone 25. yaitu faktor abiotik dan biotik. Dalam ekologi. Dari sudut medis. ukuran. Organologi. Histologi. Virologi. ilmu yang mempelajari tentang organ 28. Limnologi. ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism 29. air. ilmu yang mempelajari tentang jaringan 27. Protozoologi. ilmu yang mempelajari tentang enzim 30. bagian paling penting dari anatomi khusus adalah yang mempelajari tentang manusia dengan berbagai macam pendekatan yang berbeda. histologi. Ilmu ini diterapkan untuk berbagai tujuan seperti bedah dan ginekologi. Patologi. ilmu yang mempelajari tentang sel 26. Anatomi topografi harus dipelajari dengan pembedahan dan pemeriksaan berulang kali pada tubuh manusia yang telah meninggal ([[kadaver]) Anatomi bukan sekedar ilmu biasa. Morfologi. Enzimologi. Patologi anatomi adalah ilmu mengenai organ yang memiliki kelainan dan dalam keadaan sakit. dari ἀνατέμνειν anatemnein. ilmu yang mempelajari tentang alga 21. sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang . kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Kerumitan tubuh manusia menyebabkan hanya ada sedikit ahli anatomi manusia profesional yang benar-benar menguasai bidang ilmu ini. ilmu yang mempelajari tentang protozoa 20. Algologi. ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio 23. Terdapat juga anatomi hewan atau zootomi dan anatomi tumbuhan atau fitotomi. yang berarti memotong) adalah cabang dari biologi yang berhubungan dengan struktur dan organisasi dari makhluk hidup. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. ilmu yang mempelajari tentang virus Anatomi Anatomi (berasal dari bahasa Yunani ἀνατομία anatomia. dan anatomi manusia Anatomi manusia Dilihat dari sudut kegunaan. namun harus benar-benar mempunyai keakuratan yang tinggi karena dapat digunakan dalam situasi yang darurat. kelembapan.19. anatomi terdiri dari berbagai pengetahuan tentang bentuk. Ekologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Beberapa cabang ilmu anatomi adalah anatomi perbandingan. Faktor biotik antara lain suhu. letak. Sitologi. dan topografi.

atau prinsip yang mendasari klasifikasi. yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus). tumbuhan. dan Spesies (Jenis). Dalam tatanama binomial. benda diam. istilah dalam kurung adalah usulan untuk penggunaan dalam bahasa Indonesia): Filum (hewan). Bangsa/Ordo. Taksonomi Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Keluarga/Familia/Famili/Suku (Suku). dan mikroba. tempat. dan kejadian — dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi. Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim ialah dua wilayah di mana ekolog (orang yang mempelajari ekologi) kini berfokus. Aturan ini seharusnya tidak akan membingungkan karena nama marga tidak boleh sama untuk tingkatan takson lain yang lebih tinggi. seorang naturalis berkebangsaan Swedia. Divisio/Divisi (tumbuhan) Kelas. yang disebut juga klasifikasi atau sistematika. komunitas. hewan. Genus/Marga. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup. Ia memperkenalkan enam hierarki (pemeringkatan) untuk mengelompokkan semua organisme hidup. penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah.terdiri dari manusia. taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri. istilah Divisio sering dipakai untuk menggantikan Filum. dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik. Ekologi. dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. . yaitu populasi. Bagi tumbuh-tumbuhan. biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut (dari tertinggi hingga terendah. yang dikenal sebagai tatanama binomial atau binomial nomenclature. Hampir semua — benda bergerak. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan. Taksonomi dapat diartikan sebagai klasifikasi berhirarki dari sesuatu. Taksonomi dalam biologi Dalam biologi.

Genetika bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi fisiologi hewan dan tumbuhan. dan biokimia dari makhluk hidup.Perkembangan pengetahuan lebih lanjut memaksa dibuatnya takson baru di antara keenam takson yang sudah ada (memakai awalan ’super-’ dan ’sub-’) dan juga takson di bawah tingkat jenis (infraspesies) (varietas dan forma). dehidrasi dapat menjadi masalah besar. diantaranya adalah Ekofisiologi yang mempelajari efek ekologis dari ciri fisiologi suatu hewan atau tumbuhan dan sebaliknya. fisiologi sel menunjuk pada fungsi sel secara individual. Cakupan subjek dari fisiologi hewan adalah semua makhluk hidup. dari kata Yunani physis = ‘alam’ dan logos = ‘cerita’. apa yang dipelajari pada fisiologi sel khamir dapat pula diterapkan pada sel manusia. biofisika. Dibuat pula satu takson di atas Phylum (disebut Regnum (secara harafiah berarti ‘Kerajaan’) untuk membedakan Prokariota (regnum Archaea dan Bacteria) dan Eukariota (regnum Mycota. neurofisiologi mempelajari fisiologi otak. Mikrobiologi dimulai sejak ditemukannya mikroskop dan menjadi bidang yang sangat penting dalam biologi setelah Louis Pasteur dapat menjelaskan proses fermentasi anggur . telah dilakukan berbagai penelitian mengenai efek dehidrasi terhadap homeostasis. Fisiologi Fisiologi. alga mikroskopik. khususnya bakteri. dan farmakologi Bidang fisiologi Fisiologi memiliki beberapa subbidang. Fisiologi dibagi menjadi fisiologi tumbuhan dan fisiologi hewan tetapi prinsip dari fisiologi bersifat universal. Fisiologi tumbuhan banyak menggunakan teknik dari kedua bidang ini. Dalam bidang exercise physiology. Pada organisme demikian. dan Animalia Hewan). fisik. Misalnya. Banyaknya subjek menyebabkan penelitian di bidang fisiologi hewan lebih terkonsentrasi pada pemahaman bagaimana ciri fisiologis berubah sepanjang sejarah evolusi hewan. adalah ilmu yang mempelajari fungsi mekanik. Objek kajiannya biasanya adalah semua makhluk (hidup) yang perlu dilihat dengan mikroskop. Mikrobiologi Mikrobiologi adalah sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme. Organisme yang tidak hidup di habitat akuatik harus menyimpan air dalam lingkungan seluler. dan Archaea. protozoa. Fisiologi hewan bermula dari metode dan peralatan yang digunakan dalam pembelajaran fisiologi manusia yang kemudian meluas pada spesies hewan selain manusia. Banyak bidang yang berkaitan dengan fisiologi. fungi. Tekanan lingkungan juga sering menyebabkan kerusakan pada organisme eukariotik. Elektrofisiologi berkaitan dengan cara kerja saraf dan otot. Virus sering juga dimasukkan walaupun sebenarnya ia tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup. tidak bergantung pada jenis organisme yang dipelajari. Plantae atau Tumbuhan. Cabang ilmu lain yang berkembang dari fisiologi adalah biokimia. biomekanika. Dehidrasi pada manusia dapat terjadi ketika terdapat peningkatan aktivitas fisik.

yang meliputi : a)Alkohol b)Ion logam berat c)Detergen d)Oksidator Virologi Virologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk suborganisme.(wine) dan membuat serum rabies. peternakan.perusakan pada dinding sel bakteri Faktor – faktor yang mempengaruhi resistensi mikroorganisme terhadap Zat – zat Antimikroorganisme 1. selain virus ditemukan pula viroid dan prion.Mekanisme kerja dari zat anti mikroorganisme 1.Gangguan pada gugus Sulfhidirl 4. Kedua kelompok ini saat ini juga masih menjadi bidang kajian virologi. . bahkan hingga astrobiologi dan arkeologi .Unsur – unsur Fisik. kedokteran hewan. terutama virus. Virologi juga menjadi perhatian pada bidang kedokteran. Perkembangan biologi yang pesat pada abad ke-19 terutama dialami pada bidang ini dan memberikan landasan bagi terbukanya bidang penting lain: biokimia. Dalam perkembangannya.Antagonisme kimiawi 5. Mikrobiologi diperlukan dalam bidang farmasi. Mikologi Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) – banyak orang juga menyebut cendawan.Unsur – unsur kimia. teknik kimia. Patologi Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh. Penerapan mikrobiologi pada masa kini masuk berbagai bidang dan tidak dapat dipisahkan dari cabang lain.Denaturasi protein 3. perikanan dan pertanian karena kerugian yang ditimbulkan virus dapat bernilai besar secara ekonomi. Ahli patologi anatomi membuat kajian dengan mengkaji organ sedangkan ahli patologi klinik mengkaji perubahan pada fungsi yang nyata pada fisiologi tubuh. Bidang patologi terdiri atas patologi anatomi dan patologi klinik. yang meliputi : a)Panas b)Penyinaran oleh sinar uv c)pendinginan pada suhu yang standar 2. kedokteran. pertanian. higiene.Perusakan DNA 2. Virologi memiliki posisi strategis dalam kehidupan dan banyak dipelajari karena bermanfaat bagi industri farmasi dan pestisida. ilmu gizi.

Secara biologis tumbuhan dikatakan sakit bila tidak mampu melakukan kegiatan fisiologis secara normal. Mikologi sangat besar pengaruhnya terhadap fitopatologi karena banyak penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur. penyakit demikian bersifat tidak menular (noninfectious). Berasal dari gabungan kata bahasa Yunani: phyton berarti tumbuhan. pathos berarti sakit atau menderita.Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur. studi tentang interaksi antara penyebab penyakit – tumbuhan inang dan lingkungan. seperti berdaya hasil tinggi. Fitopatologi Fitopatologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan. bakteri. budidaya jamur (mushroom culture). yang bersifat menular. morfologi yang normal dan lain-lain. logos berati ilmu atau pengetahuan. pencemaran (polusi). dan penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jasad hidup (biotik). viroid. fotosintesis. nematoda dan tumbuhan parasitik. penyerapan gizi yang diperlukan dan lain-lain. bioteknologi jamur. Studi penyakit tumbuhan dalam populasi tumbuhana disebut epidemiologi. Berdasarkan penyebabnya penyakit tumbuhan dikelompokkan dalam: penyakit yang disebabkan oleh penyebab non hidup (abiotik). yang meliputi respirasi. fitoplasma. Selain itu tanaman sakit juga tidak dapat menunjukkan kapasitas genetiknya. Studi ilmu penyakit tumbuhan meliputi studi tentang penyebab penyakit. virus. . suhu yang sangat rendah ataupun sangat tinggi. sehingga pernah fitopatologi disebut sebagai mikologi terapan (applied mycology). Penyebab penyakit abiotik antara lain adalah kekurang unsur hara. studi tentang fisiologi tanaman sakit. fisiologi jamur. Penyekait tumbuhan biotik antara lain adalah jamur (fungi).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->