P. 1
makalah multikultural

makalah multikultural

|Views: 1,153|Likes:
Published by sfm86

More info:

Published by: sfm86 on Oct 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $1.00 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

04/20/2014

$1.00

USD

pdf

text

original

&

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL A. Pendahuluan Negara kita merupakan salah satu Negara multikultural yang terbesar didunia. Kenyataan ini dapat dilihat dari kondisi sosio-koltural maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Dengan populasi penduduk yang lebih dari 200 juta jiwa yang terdiri dari hampir 300 pulau. Selain itu masyarakat juga menganut berbagai ma am !gama seperti "slam# Kristen# $indu# %udha# Katolik dan lain sebagainya. & Keragaman ini diakui oleh tidak akan menimbulkan persoalan seperti sekarang yang dihadapi oleh bangsa. KKN bukanlah kata asing di telinga kita# premanisme# perseteruan politik# kemiskinan# kekerasan# separatis dan merusak lingkungan# semuanya itu merupakan salah satu bentuk dari multikultural# paling tidak ada ontoh sedikit adalah terjadinya pembunuhan masal terhadap masa pengikut 'artai Komunis "ndonesia pada tahun &()*# kekerasan terhadap etnis ina# pada +ei &((, di -akarta# perang "slam kristen di +aluku .tara pada tahun &(((-2003 dan masih banyak lagi selain itu. /angkaian peristiwa ini tidak hanya merenggut korban jiwa yang sangat besar tetapi juga telah menghan urkan ribuan harta benda penduduk. +aka perlu kiranya adanya solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan di atas melalui berbagai bidang soial# politilk# budaya# ekonomi dan pendidikan.2 %erkaitan dengan hal di atas maka Pendidikan Multikultural menawarkan satu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep pendidikan yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat# khususnya yang ada pada sisesa seperti keragaman etnis budaya# bahasa !gama# status sosial# gender# kemampuan# umur dan ras. 'embelajaran ini di tujukan agar siswa memahami segala keragaman yang ada di Negara kita ini dan meningkatkan kesadaran mereka agar selalu berprilaku humanis# pluralis dan demokratis.3 B. Pengertian Kultur, Multikultural Dan Kulturasi &. Karakter Kultur +engenai istilah di atas# para ilmuwan masih belum menetapkan dan bersepakat tentang arti sebenarnya dari kultur. "ni disebabkan karena makna yang terkandung dari kultur sangatlah luas. +aka dari itu# langkah pertama yang perlu dilakukan untuk memahami arti kultur di dalam pendidikan multikultural adalah membangun pemahaman kita terlebih dahulu tentang karakteristik kultur. "ni sangat penting agar pemahaman kita tentang kultur tidak sempit. 'ada umumnya#

!inul 0a1in# 'endidikan +ultikultural2 3ross-3ultur .nderstending .ntuk Demikrasi Dan Keadilan# 0ogjakarta# 'ilar +edia# 2004# 3et Kedua 2 Kompas# 2*-2-2005 3 6p it !inul 0a1in

&

&

-uga berbeda dalam budaya lokal yang dianut oleh masyarakat tersebut 9-abar dan -atim:. Keempat kultur dapat membentuk dan melengkapi sesunan yang alami. Pembelajaran situasi secara sosial. &:. 'ernyataan ini dapat 2 . Seorang bayi atau anak ke il akan mudah meniru kebiasaan orang tuanya adalah ontoh unik dan kapasitas kemampuan manusia dalam belajar. Kultur mempunyai karakter-karakter khusus. Kedua# kultur adalah sesuatu yang dipelajari. Ketiga# kultur adalah sebuah simbol.2 kita sering mengartikan kultur hanya sebatas pada budaya dan kebiasaan sekolompok orang pada daerah tertentu.00.mum dalam arti setiap manusia di dunia ini mempunyai kultur# dan spesifik berarti setiap kultur pada kelompok masyarakat ber7ariasi antara satu dan lainnya# tergantung pada kelompok masyarakat mana kultur itu berada. ini dapat dipahami dengan mengambil ontoh dan tingkah laku seekor Srigala yang belajar berburu dengan ara melihat Srigala lainnya melakukan perburuan2 3:. !kan tetapi semua masyarakat menyadari dan menyetujui bahwa bertamu di atas jam 2&. 3ontoh air melambangkan kesu ian bagi umat penganut 0ahudi# sementara matahari melambangkan 8uhan yang merahmati manusia bagi orang -epang. %aik yang berbentuk sesuatu yang 7erbal dan non-7erbal# dapat juga berbentuk bahasa khusus yang hanya dapat diartikan se ara khusus pula atau bahkan tidak dapat diartikan ataupun dijelaskan. Dalam hal ini# ada tiga ma am pembelajaran. .00 adalah tidak sopan# ke uali karena alasan darurat. ini dapat dilihat dari beberapa indikasi seperti bahasa -awa 8imur berbeda dengan bahasa -awa %arat. Kelima# kultur adalah sesuatu yang dilakukan se ara bersama-sama yang menjadi atribut bagi indi7idu sebagai anggota dan kelompok masyarakat Kultur# se ara alamiah# ditransformasikan melalui masyarakat. Pertama# kultur merupakan sesuatu yang umum dan spesifik sekaligus. Seekor hewan akan menghindari api apabila dia mempunyai pengalaman merasakan panasnya tersulut api2 2:. Kita sadar# sebenarnya# bahwa tidak dilarang untuk bertamu di atas jam 2&. 'embelajaran ini terjadi pada hewan yang belajar tentang apa yang akan dilakukannya di masa yang akan datang berdasarkan pengalamannya sendiri. Kultur juga dapat menyesuaikan diri dengan keadaan alam se ara alamiah di mana mereka berada. Se ara alamiah# manusia harus makan untuk mendapatkan energi# kemudian kultur mengajarkan pada manusia untuk makan apa# kapan# dan bagaimana. Pembelajaran kultural# yaitu suatu kemampuan unik pada manusia dalam membangun kapasitasnya untuk menggunakan simbolsimbol atau tanda-tanda yang tidak ada hubungannya dengan asal usul di mana mereka berada. Pembelajaran individu secara situasional. Karakter-karakter khusus dapat memberikan gambaran pada kita tentang apa sebenarnya makna kultur itu.

3ontohnya# pada masa sebelum tahun &(40-an# wanita "ndonesia mayoritas memilih untuk menjadi ibu rumah tangga. Kultur adalah sesuatu yang disatukan dan sistem-sistem yang tersusun dengan jelas. Karakteristik-karakteristik biologis maupun kultural yang dipakai dalam proses bertahan hidup dan melanggengkan keturunan ini kemudian disebut sebagai sesuatu yang adaptif. 'aling tidak sedikitnya ada tiga wilayah kultur yang ada di masyarakat antara lain kultur nasional# kultur intemasional# dan sub-sub kultural. !rtinya# kultur merupakan sebuah proses bagi sebuah populasi untuk membangun hubungan yang baik dengan lingkungan di sekitarnya sehingga semua anggotanya melakukan usaha maksimal untuk bertahan hidup dan melanjutkan keturunan. =ilayah Kultur Dalam sebuah obrolan ringan# kadangkala# kita sering mengatakan bahwa teman kita atau lawan bi ara kita adalah orang yang >primitif? atau >ndesit? yang berarti dia kita anggap sebagai seseorang dari desa terpen il yang ara berfikirnya masih tekstual# >sempit? dan jauh dari nilai-nilai >modern? 9 ontekstua& dan luas:. Pertama# kultur 3 . !dat istiadat# institusi# keper ayaan# dan nilai-nilai adalah sesuatu yang saling berhubungan satu dengan lainnya. !nggapan ini menggambarkan bahwa kita telah mengklaim kultur kita sendiri sebagai kultur yang >modern? yang lebih luas dari kultur lawan bi ara kita. Kemudian awal tahun &((0-an# mayoritas mereka sudah memilih untuk melanjutkan sekolah dan bekerja se ara profesional# di samping menjadi ibu rumah tangga. !danya klaim bahwa ada kultur >modern? yang mengarah pada kultur global di wilayah metropolis dan ada kultur >primitif? yang mengarah pada kultur lokal di wilayah terpen il# se ara tidak langsung# merupakan wujud dari adanya wilayah-wilayah kultural.3 dilihat dari pengalaman kita ketika belajar tentang kultur dengan ara obser7asi# mendengar# berbi ara# dan berinteraksi dengan orang lain dalam kelompok kita. Ketujuh# kultur adalah sesuatu yang bersifat adaptif. !rtinya# kultur bukan kumpulan adat istiadat dan keper ayaan yang tidak ada artinya sama sekali. Kondisi ini disebabkan pada <aman modern# seperti sekarang ini# pan dangan mayoritas wanita tentang perkawinan# rumah tangga dan keluarga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun pada akhir tahun &((0-an hingga sekarang# mayoritas wanita "ndonesia sudah mempunyai kesadaran untuk meningkatkan karir mereka dan menjadi pekerja profesional. Selanjutnya# se ara bersama-sama# kita mempunyai keper ayaan# kultur# nilainilai# ingatan-ingatan# harapan-harapan# berbagai gaya berfikir# tingkah laku yang mengesampingkan perbedaan-perbedaan yang ada di antara indi7idu-indi7idu Keenam# kultur sebagai sebuah model. 2.

/. Seperti kita ketahui# di "ndonesia# ada berbagai ma am subkultur yang beragam seperti sub-kukur etnis2 etnis -awa# Sunda# +adura# %atak# %ali# +akasar# %ugis# 'adang# ! eh# 'apua dan yang lainnya. Kottak# !nthrophology2 8he ABplotration 6f $uman Di7ersity# /andom $ause# N0# &(. !da dua jenis difusi. Kemudian dan berbagai ma am agama yang ada tersebut# juga tumbuh berbagai ma am aliran seperti di dalam agama "slam ada golongan "slam sunni Syi@ah dan lainlain. %egitu juga yang terjadi pada sub-kukur agama. Difusi se ara langsung dan 2:. Ketiga# sub-kultural adalah perbedaan karakteristik kultural dalam satu kelompok masyarakat.* yang selanjutnya dalam perkembagannya studi ini menjadi sebuah studi khusus tentang pendidikan multikultural yang pada awalnya bertujuan agar populasi mayoritas dapat bersikap toleran kepada imigran baru# studi ini juga memiliki tujuan politis 3onrad '. C. 8ilaar# Kekuasaan 'endidikan Suatu 8injauan Dari 'ersepektif Studi Kultural# "ndonesia 8era# +agelang# 2003 5 5 . Sedangkan dalam agama Nasrani ada golongan Katholik# 'rotestan# 6rtodoks# !nglikan dan lain-lain. Di "ndonesia# tanggungjawab orang tua terhadap anak# adalah menanggung biaya hidup dan sekolahnya mulai tingkat paling bawah 98K: hingga tingkat paling atas 9perguruan tinggi:.4# $al 200-20) * $. Difusi tidak langsung.5 nasional berbentuk aneka ma am pengalaman# sifat dan nilai-nilai yang dipakai oleh semua warga negara yang berada dalam satu negara. Sedangkan Di !merika Serikat# sebagian besar orang tua di sana menganggap bahwa tanggung jawab orang tua hanya sebatas membiayai kehidupan dan sekolah anak mereka hingga lulus sekolah menengah.5 Kedua# kultur internasional adalah bentuk-bentuk dan tradisi kultural yang meluas melampui batas-batas wilayah nasional sebuah negara melalui proses penyebaran 9Diffusion:# yaitu sebuah proses penggabungan antara dua kultur atau lebih melalui beberapa ara seperti perkawinan# migrasi# media massa atau bahkan melalui film. Seperti yang kita ketahui# sub-kukur agama terdiri dari "slam# Katolik# 'rotestan# $indu# %udha# Konghu u# serta aliran keper ayaan lainnya. Selanjutnya# dan suku-suku yang ada tersebut terdapat subkultur-subkultur lagi seperti dalam masyarakat %atak terdapat kelompok-kelompok marga2 marga Sihombing# Nasution# $arahap dan yang lainnya.!. &:. Pendidikan Multikultural Sebenarnya stretegi pendidikan multikultural# sejak lama telah berkembang di Aropa# !merika dan Negara-negara maju lainya# model pendidikan seperti ini bukanlah merupakan hal yang baru# strategi ini merupakan pengembangan dari studi interkultural dan multikulturalisme.

$ahasa. 'erang yang diakibatkan oleh adanya isu pertentangan ras dan etnis ini telah merenggut ratusan ribu jiwa.!.)&-&. Sebagaimana yang tertulis dalam sejarah# pada tahun &5&* hingga awal tahun &(00-an# negara-negara utama di Aropa# seperti Spanyol# 'ortugis# "nggris# 'ran is dan %elanda# telah melakukan ekspansi dan penjajahan terhadap negara-negara lain di !frika# !sia dan !merika. %angsa "ndonesia sendiri juga mempunyai pengalaman yang tidak kalah menyedihkan. agama. $. gender. humanisme dan pluralisme yang anti terhadap adanya kontrol dan tekanan yang membatasi dan menghilangkan kebebasan manusia.)*# !merika juga telah mengalami tragedi yang sangat menyakitkan yaitu perang sipil. 8ilaar# +ultikulturalisme2 8antangan-8antangan Clobala +asa Depan Dalam 8ransformasi 'endidikan# -akarta# Crasindo# 2005 ) * .# perang "slam Kristen di +aluku . 'eristiwa kekerasan# pemberontakan# pembumihangusan dan pembunuhan generasi genocide.tara pada tahun &(((2003 dan perang etnis antara warga Dayak dan +adura yang terjadi sejak tahun &(3& hingga tahun 2000 yang telah menyebabkan kurang lebih 2000 nyawa manusia melayang sia-sia adalah bagian dari sejarah kelam bangsa ini. Dengan adanya kenyataan yang memilukan inilah# maka keberadaan pendidikan multikultural sangat diperlukan.* sebagai alat kontrol sosial penguasa terhadap warganya# agar kondisi negara aman dan stabil. Kolonialisasi ini menyebabkan kerugian jiwa dan materi yang sangat besar bagi negara-negara yang terjajah.) Namun dalam perkembangannya# tujuan politis ini menipis dan bahkan hilang sama sekali karena inti dari pendidikan multikultural ini adalah demokrasi. 8ragedi kemanusiaan ini seperti kolonialisme# 'erang Dunia " dan "" dan perang sipil di !merika# telah menjadi bagian dan sejarah kelam dunia# khususnya bagi bangsa Aropa dan !merika./. ras. 'ada tahun &. Selanjutnya pendidikan multikultural ini justru menjadi motor penggerak dalam menegakkan demokrasi# humanisme dan pluralisme yang dilakukan melalui sekolah# kampus dan institusiinstitusi pendidikan lainnya Sejarah kelam panjang yang dialami negara-negara Aropa dan !merika seperti kolonialisme# perang sipil di !merika dan perang dunia " dan ""# sebenarnya juga menjadi landasan utama kenapa pendidikan multikultural ini diaplikasikan di kedua benua besar tersebut. 'erpe ahan dan an aman disintegrasi bangsa telah terjadi sejak <aman kerajaan Singosari# Sriwijaya# +ajapahit# Coa# +ataram hingga pada era terkini. 'embunuhan besar-besaran terhadap masa pengikut 'artai Komunis "ndonesia pada tahun &()*# kekerasan terhadap etnis 3ina di -akarta pada +ei &((. klas s'sial. Pendidikan multikultural adalah stretegi endidikan !ang dia likasikan ada semua "enis mata ela"aran dengan #ara menggunakan er$edaan% er$edaan kultural !ang ada ada ara sis&a se erti er$edaan etnis.

8ujuan awal merupakan tujuan sementara# karena tujuan ini hanya berfungsi sebagai perantara agar tujuan akhirnya dapat di apai dengan baik.? !rtinya selain siswa diharapkan dapat dengan mudah memahami# menguasai dan mempunyai kompetensi yang baik terhadap mata pelajaran yang diajarkan guru# siswa juga diharapkan mampu untuk selalu bersikap dan menerapkan nilai-nilai demokrasi# humanisme dan pluralisme di dalam atau luar sekolah. ahli endidikan. eserta didik tidak han!a mam u memahami dan menguasai materi ela"aran !ang di ela"arin!a akan teta i dihara kan "uga $ah&a ara eserta didik akan mem un!ai karakter !ang kuat untuk selalu $ersika dem'kratis. 4 6p it Ainul Yaqin ) .) A. !dapun yang dimaksud dengan Tujuan awal endidikan mukikultural !aitu mem$angun &a#ana endidikan multikukural di kalangan guru. engam$il ke$i"akan dalam dunia endidikan dan mahasis&a "urusan ilmu endidikan mau un mahasis&a umum. d'sen. *ika *'sialisme Dalam Pendidikan Multikultural +. Dengan kata lain# dapat digambarkan melalui sebuah peribahasa >sambil menyelam minum air.) kemam uan. dan umur agar r'ses $ela"ar men"adi e(ekti( dan mudah. $arapannya adalah apabila mereka mempunyai wa ana pendidikan muitikultural yang baik maka kelak mereka tidak hanya mampu untuk membangun ke akapan dan keahlian siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkannya. !kan tetapi juga mampu untuk menjadi transformator pendidikan multikultural yang mampu menanamkan nilai-nilai pluralisme# humanisme dan demokrasi se ara langsung di sekolah kepada para peserta didiknya. Pendidikan multikultural sekaligus "uga untuk melatih dan mem$angun karakter sis&a agar mam u $ersika dem'kratis. humanis dan luralis dalam lingkungan mereka. !da dua tujuan yang dimiliki pendidikan multikultural# yaitu tujuan awal dan tujuan akhir. Sedangkan Tu"uan Akhir endidikan multikultural ini adalah. Mengh'rmati Keragaman !gama seharusnya dapat menjadi pendorong bagi kita khususnya bagi ummat manusia untuk dapat menegakkan perdamaian dan kesejahteraan bagi ummat manusia di bumi ini. !kan tetapi dalam kehidupan sesungguhnya !gama merupakan salah satu penyebab yang menjadikan persolaan dan kehan uran dunia# dan permasalahan-permasalahan yang terjadi saat ini di "ndonesia# ini dapat kita lihat di berbagai tempat yang mana kerusuhan S!/! telah mengkultur. luralis dan humanis.

Dengan adanya peristiwa tersebut maka perlu adanya untuk membangun upaya-upaya pre7entif agar masalah tidak akan terjadi di masa yang akan datang# diantaranya dengan sering melakukan dialog !gama dan aliran keper ayaan untuk membangun pamahaman pluralis dan inklusif# serta memberikan pendidikan pluralisme dan toleransi !gama melalui sekolah adalah merupakan salah satu upaya pre7entif yang dapat dilakukan. Per$edaan *'sial !danya krisis multidimensi yang terjadi di Negara ini# harus diakui telah menyebabkan berbagai ma am persoalan sosial yang semakin meluas dan menjadi-jadi# banyaknya pengangguran mengakibatkan jumlah kemiskinan semakin bertambah# sehingga jumlah kriminalitas juga meningkat prosentasenya. Menghargai Per$edaan a.mmat %eragama Di "ndonesia# Semarang# /i<ki 'utra# &((( $al2-5 ( + harthy . Kebijakan-kebijakan pemerintah yang hanya mengutamakan nilai politik merupakan salah satu faktor penyebab kian parahnya krisis multidimensi ini. Kurang maksimalnya perhatian pemerintah terhadap golongan ini telah menyebabkan jumlah mereka semakin bertambah setiap tahunnya. selain itu "uga dihara kan mereka "uga da at menanamkan nilai%nilai ke$eragaman inklusi( ke ada sis&a !ang ada akhirn!a dengan adan!a langkah%langkah se erti ini..4 "ni banyak di alami oleh para pemeluk !gama yang terjadi di belahan dunia. 0ang nantinya status ini akan menambah jurang pemisah Sudarto $# Konflik "slam Kristen2 +enguak !kar +asalah $ubungan !ntar . Dengan keadaan yang seperti ini yang paling menderita adalah golongan yang paling bawah 9rakyat:. 'ut utn!a dihara kan ara lulusann!a tidak han!a da at memahami ilmu !ang ditekunin!a akan teta i "uga da at menera kan nilai%nilai keragaman $eragama dan menghargai ke$eradaan ara emeluk Agama dan ke er#a!aan !ang lain. Di !frika# tepatnya di Negeria sering terjadi kontak senjata antara kedua ummat !gama yaitu "slam dan Katolik sedangkan di "ndonesia kasus-kasus pertentangan !gama sering terjadi. dan lain sebagainya. +aka dapat kita ambil benang merah bahwa !gama juga dapat menimbulkan per ikan api permusuhan yang dapat menyebabkan konflik horisontal antar pemeluk !gama. 4 .( *e'rang guru atau d'sen dalam endidikan multikultural dituntut untuk mam u se#ara r'(esi'nal dalam men!am aikan ela"arann!a. %osnia $er<ego7ina misalnya# ummat "slam dan Katolik saling membunuh. +aka penting kiranya dalam masyarakat yang memiliki multikultur mengajarakan perdamaian dan resolusi konflik pendidikan yang ada dalam pendidikan multikultural.. .

Kemampuan fisik seperti melihat# memegang# melempar dan lain sebagainya yang sering kita perhatikan tidak ada perbedaan# tetapi yang luput dari kita se ara umum adalah pebedaab kemampuan non fisik mereka# seperti kemampuan mental dan tingkat ke erdasan yang lemah. Dangkah ini diharapkan akan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik yang pada akhirnya nanti dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai menghargai perbedaan status sosial. $. dengan arti lain mengh'rmati segala er$edaan !ang ada.ara khusus seperti menggunakan alat bantu untuk dapat memberikan bantuan kepada mereka. Maka $erkaitan dengan hal terse$ut di atas.paya ini . !palagi saat ini pemerintah kurang memperhatikan nasib mereka# sehingga kekhawatiran akan terjadinya sikap diskriminasi dan ketidak adilan akan benar-benar terjadi pada mereka yang memiliki kemampuan berbeda. %agi yang sehat dan normal perkembangannya# akan dapat meme ahkan masalah dengan tepat dan ermat. menghargai dan melindungai hak%hak 'rang lain. 'erbedaan tersebut baik se ara fisik atau non fisik. . !kan tetapi bagi anak yang kurang sehat se ara fisik dan mental biasanya mengalami keterlambatan dalam hal peme ahan masalah# kita harus menggunakan ara. antara golongan miskin dan kaya kian melebar. . Kenyataan seperti ini harus mendapat perhatian serius dari semua kalangan baik pemerintah atau masyarkat. Per$edaan Kemam uan Kita sadar bahwa kemampuan setiap orang tidak sama# menghargainya merupakan salah satu tujuan dari pendidikan multikultur# perbedaan itu kita sebut dengan diffable. Dalam hal ini pemerintah harus mampu menerapkan kebijakan dalam berbagai bidang# ekonomi# hukum# pendidikan# dalam politik# agar sedikit memntingkan masyarakat golongan bawah yang selama ini masih menduduki mayoritas di Negara ini# dengan artian melakukan tindakan-tindakan kongkrit dan nyata dari permasalahan yang complicated dari kelompok mayoritas ini. endidikan multikultural erlu mem$erikan adan!a u a!a%u a!a untuk menum$uhkan emahaman dan sika se'rang sis&a agar selalu mengh'rmati. +aka dari itu dalam pendidikan multikultural harus ditekankan adanya pembangunan sikap kesadaran terhadap fenomena krisis multidimensi. Sudah pasti adanya kesenjangan status ini perlu adanya solusi yang tepat untuk mengurangi atau paling tidak meminimalisir keadaan. 'erbedaan diatas bukan tidak mungkin dapat menimbulkan sikap diskriminasi dan pengurangan hak-hak indi7idu bagi mereka yang memiliki kemampuan berbeda..

%ila tidak disadari oleh pendidik maka bukan tidak mungkin akan terjadi kesalahpahaman ketika terjadi interaksi dengan peserta didiknya. -angguan em'si serius 0. Se ara tidak langsung keadaan ini telah menimbulkan sikap diskriminasi dalam kekerasan terhadap kelompok umur tertentu# terutama pada kelompok manula dan anak-anak. +aka dalam pendidikan multikultur ini hendaknya dalam suasana dan kondisi apapun diharapkan kita dapat memahami lawan bi ara kita# karena perkembangan dan pertumbuhan seseorang dari segi apapun tidak sama. Ketidakmam uan ganda 1.. -angguan "i&a ++. -angguan ada susunan tulang 2. -angguan englihatan +4. "ni bisa terjadi akibat dari kebiasaan yang ada di kalangan masyarakat dalam memandang mereka 9diffable:. !khirnya bila seorang guru atau dosen yang memiliki wawasan yang ukup# maka murid-muridnya diharapkan akan mempunyai pandangan dan sikap yang sama terhadap mereka yang mempunyai kemampuan berbeda. +enurut "DA! dalam Collni k dan 3hinn ada sebelas pengkatagorian diffable 2 +. -angguan dalam $er$i#ara atau $er$ahasa . Per$edaan Umur Salah paham dalam memahami dan mengartikan apa yang di u apkan oleh lawan bi ara kita# kadang-kadang terjadi ketika kita berbi ara dengan orang lain yang umurnya berbeda dengan kita. Keterlam$atan erkem$angan mental /.. Kita terkadang menemui adanya pandangan yang kurang sedap dengan adanya sikap ElainE terhadap orang yang memiliki kemampuan berbeda ini. Tuli dan $uta 3. Keter$atasan kemam uan dalam $ela"ar . Seorang guru misalnya# yang mengajar di kelas satu dengan rata-rata umur ) tahun harus dapat memahami perbedaan berfikir# menganalisa# dan berargumentasi dengan anak didik yang berada di kelas 3. Kesalahpahaman ini kadang terjadi akibat perbedaan umur yang sering kita lihat. -angguan endengaran ). ( .( dapat dilakukan apabila seorang guru atau dosen memiliki wawasan yang ukup tentang bagaimana menghadapi dan menghormati orang lain yang mempunyai kemampuan berbeda. Rasa trauma #.

Kesalahpahaman# diskriminasi serta kekerasan terhadap golongan umur tertentu seperti yang dijelaskan diatas merupkan salah satu poin terpenting dalam pendidikan multikultural.&2 'erubahan-perubahan yang terjadi pada kultur juga menghasilkan perubahan terhadap bahasa dan ara berfikir seseorang. 'enjelasan ini menunjukkan bahwa relasi antara bahasa dan kultur adalah sangat kuat. 8antangan utama dalam tubuh masyarakat yang memiliki multi-lingual adalah tumbuhnya sikap primordialisme kebahasaan yaitu timbulnya perasaan bahwa kelompok bahasa yang satu lebih baik dari kelompok bahasa lainnya.&0 Dengan pemahaman seperti ini diharapkan kekerasan yang banyak terjadi kepada anak akan dapat diminimalisir# karena dengan sebab perbedaan umur inilah kadang-kadang banyak terjadi kekerasan# khusunya kepada anak dibawah umur. %ila harapan itu ingin di apai maka seorang guru atau dosen harus memiliki wawasan yang ukup# yang berkaitan dengan keragaman bahasa ini. &0 && "krar nusa bakti 6p it Ainul Yaqin &2 6p it Kottak &(. %agaimanapun juga bahasa mempunyai hubungan yang erat dengan kultur atau dengan kata lain bahwa bahasa tidak dapat dipisahkan dengan kultur. Sehingga nantinya ia dapat memberikan tauladan terhadap peserta didiknya tentang bagaimana seharusnya menghargai dan menghormati keragaman bahasa atau bahasa-bahasa yang digunakan oleh orang-orang disekitar kita. .&& +aka keragaman bahasa tersebut merupakan salah satu dari pendidikan multikultural yang harus dibangun oleh pendidik dan disampaikan kepada murid dengan menyadarkan# memberi pemahaman peserta didik agar mampu melihat se ara positif keragaman bahasa yang ada.ntuk itu yang terpenting bagi seorang guru atau dosen disini adalah dia harus memiliki wa ana dan strategi tentang bagaimana ara meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya memahami dan menghormati orang lain yang umurnya berbeda dengan kita# yang berkemungkinan sangat efektif apabila dimulai sejak dini# melalui bangku sekolah atau kampus. d.4 &0 . Di "ndonesia yang merupakan masyarakat multikultur terdapat sekitar 2*0 ma am bahasa. Per$edaan $ahasa Keragaman bahasa merupakan salah satu dari keragaman bangsa kita.&0 %ahkan jumlah itu bisa lebih banyak apabila dihitung sekaligus dengan aksen dan dialek yang juga beragam. Dengan demikian diharapkan kelak mereka menjadi generasi yang mampu menjaga dan melestarikan keragaman bahasa yang merupakan warisan budaya yang tak ternilai.

Karena tak jarang kita mendengar bila si murid ! dengan dialeg bahasa yang tidak sama dalam rata-rata bahasa sekitar# saat akan menyampaikan pendapat# akan ditertawakan oleh pihak % karena perbedaan bahasa tersebut.&& Sedangkan dalam lingkungan sekolah maka peran guru dalam menghargai keragaman bahasa adalah sangat penting. Dengan kejadian seperti itu guru dituntut memiliki wawasan yang kuat tentang bagaimana bersikap dan menghargai keragaman bahasa tersebut serta mampu mempraktekkan nilai-nilai tersebut. Dengan harapan siswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan seharihari.&3 &3 6p it Ainul Yaqin && .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->