P. 1
SEJARAH KOMPUTER

SEJARAH KOMPUTER

|Views: 194|Likes:
Published by Mirantita

More info:

Published by: Mirantita on Oct 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2015

pdf

text

original

SEJARAH KOMPUTER

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang dialami oleh manusia pada masa lalu. jadi bisa dikatakan bahwa sejarah komputer merupakan ilmu yang menceritakan peristiwa peristiwa masa lalu dari komputer, yang menceritakan tentang asal usulnya, tokoh yang melahirkannya, perkembangannya, dan lain lain. di situs situs internet bisa dikatakan sudah banyak yang membahas tentang sejarah komputer, hanya saja kebanyakan pada situs situs itu tidak menceritakan sejarah komputer dari awal sekali, misalnya yang langsung menuliskan sejarah komputer generasi pertama dimulai pada saat perang dunia kedua.

1937 Dr. John V. Atanasoff secara resmi di beri penghargaan atas diciptakannya komputer elektronik digital. Dr. Atanasoff mengembangkan komputer elektronik digital pertama sejak 1937 – 1942 dan di bantu oleh mahasiswa lulusan yang bernama Clifford Berry. Ia menyebut penemuannya sebagai Atanasoff-Berry Computer atau disingkat ABC. 1946 Setelah berbicara dengan Dr. Atanasoff, membaca buku manual cara kerja ABC dan melihat ABC, Dr. John W. Mauchly bekerja sama dengan Mr. J. Presper Eckert untuk mengembangkan sebuah mesin yang bisa menghitung lintasan peluru (trajectory) untuk Angkatan Darat Amerika. Hasilnya, sebuah komputer elektronik skala besar yang rampung tahun 1946 dan bernama ENIAC. Karena ribuan kali lebih cepat dari mesin pendahulunya, ENIAC merupakan sebuah terobosan besar-besaran dalam teknologi komputer. Beratnya 30 ton, menempati ruangan seluas 1500 kaki kuadrat, dan memiliki lebih dari 18.000 tabung hampa udara (vacuum tube). Legenda menyatakan bahwa ENIAC yang dibuat di Universitas Pennsylvania telah mengurangi ‘pasokan’ cahaya untuk Philadelphia bila diaktifkan. Hasil yang mengagumkan pada ENIAC menandakan dimulainya komputer generasi pertama.

Generasi Komputer
Komputer Generasi Pertama (1946 – 1959)
UNIVAC I. Komputer generasi pertama dikarakteristikan dengan keistimewaan yang sangat mencolok pada ENIAC– tabung hampa udara. Sampai tahun 1950, beberapa komputer lain menggunakan tabung tersebut, setiap komputer memberikan kemajuan yang berarti dalam pengembangan komputer. Pengembangan tersebut termasuk binary aritmetic, random access, dan konsep dari program yang tersimpan. 1951 The U.S. Bureau of Cencus pada tahun 1951 menginstalasi komputer komersial pertama yang bernama Universal Automatic Computer – UNIVAC I. UNIVAC I dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation.

IBM Memasuki Pasar Komputer Komputer elektromekanik pertama merupakan hasil dari penelitian yang disponsori IBM. Hasilnya, Mark I, rampung pada tahun 1944 oleh seorang profesor Universitas Harvard, Howard Aiken. Pada saat itu, IBM memonopoli peralatan pemroses data punched-card. Pimpinam IBM tidak merasa bahwa komputer tersebut (UNIVAC I) bisa menggantikan mesin punched-card, untuk itu mereka tidak mau memasuki pasar. Belum sempat UNIVAC I sukses, IBM membuat keputusan baru untuk mengembangkan dan memasuki pasar komputer. Produk IBM pertama yang di jual di pasaran adalah IBM 701 pada tahun 1953. Hebatnya, IBM 650 diperkenalkan pada tahun berikutnya yang mungkin dengan alasan IBM cukup meraih keuntungan yang besar pada tahun sebelumnya. Untuk menyingkirkan pesaingnya, IBM 650 dibuat supaya bisa mengupgrade mesin-mesin punched-card yang ada. Itu karena IBM 650 memproses data dengan sebuah cara yang mirip dengan cara tradisional pada mesin punched-card.

Komputer Generasi Kedua (1959 – 1964)
Bagi kebanyakan orang, penemuan transistor berarti semakin praktis. Untuk itu dalam bisnis pemrosesan data, menandakan dimulainya komputer generasi kedua. Transistor berarti semakin berkinerja, lebih diandalkan, dan komputer lebih murah yang menempati sedikit ruang dan menghasilkan sedikit panas. Biaya seharusnya bisa ditekan. Harga komputer selama generasi pertama, kedua dan sebagian generasi ketiga merupakan bagian penting dari anggaran sebuah perusahaan. Inovasi di pacu dengan persaingan yang menghasilkan penambahan kinerja dan penurunan harga komputer secara besar-besaran. Karakteristik yang dominan pada komputer generasi kedua: Transistor Kompatibilitas yang terbatas pada tiap komputer yang beda pabrik Tidak ada kompatibilitas antar pabrik yang berbeda Adanya bahasa pemrograman low-level.

Komputer Generasi Ketiga (1964 - ?)
Karakteristik Beberapa ahli sejarah menganggap peristiwa terpenting dari sejarah komputer terjadi ketika IBM meluncurkan komputer System 360 pada tanggal 7 April 1964. System 360 termasuk ke dalam komputer generasi ketiga. Integrated circuits merupakan teknologi baru dari generasi ini seperti halnya transistor pada generasi kedua. Masalah-masalah kompatibilitas pada komputer generasi kedua hampir hilang pada komputer generasi ketiga ini. Bagaimanapun juga, komputer generasi ketiga sama sekali berbeda dengan generasi kedua. Perubahannya merupakan ‘revolusioner’, bukan ‘evolusioner’, dan menyebabkan konversi yang besarbesaran untuk ribuan komputer yang ada.

Pada pertengahan 1960, hampir jadi kenyataan bahwa setiap instalasi komputer bisa berkembang dengan cepat. Sebuah karakteristik yang penting pada komputer generasi ketiga ini adalah ‘upward compatibility (kompatibilitas ke atas)’, yang berarti perusahaan bisa membeli komputer dari vendor dan kemudian bila perlu meng-upgrade-nya ke komputer yang lebih canggih tanpa memprogram ulang sistem informasi yang ada. Komputer generasi ketiga bekerja sangat cepat (pada masanya) sehingga bisa menjalankan satu program secara bersamaan (multiprogramming).

Minicomputer
Permintaan komputer kecil (small-computer) untuk aplikasi bisnis dan ilmu pengetahuan/penelitian sangatlah besar sehingga tidak sedikit pembuat komputer hanya memproduksi small-computer saja. Small-computer ini lebih dikenal sebagai minicomputer. Digital Equipment Corporation (DEC) dan Data General Corporation (DGC) menjadi pemeran utama pertama dalam penjualan dan pembuatan minicomputer ini.

Komputer Generasi Keempat
Beberapa vendor mengumumkan “komputer generasi keempat” dan beberapa yang mengumumkan “komputer generasi kelima”. Ini hanyalah strategi pasar saja. Tiga generasi sebelumya dibedakan dengan terobosan teknologi elektronik penting – lampu tabung hampa udara, kemudian transistor dan integrated circuit. Generasi keempat muncul dengan perkembangan yang tidak begitu mencolok, hanya dalam bentuk komputer dan software yang agak maju saja, dan mungkin komputer generasi ini tidak akan seberuntung generasi sebelumnya dalam hal ‘merajai’ pasar dunia sebelum terobosan teknologi baru berikutnya. Inilah sebabnya mengapa beberapa orang sering menyebut generasi ini sebagai generasi 3½.

Micropocessor
Salah satu dari banyaknya kontribusi dalam pemunculan komputer generasi berikutnya adalah microprocessor. Microprocessor terkandung dalam sebuah chip silikon tunggal. Mikroprocessor pertama kali didemonstrasikan oleh Texas Instruments pada tahun 1971. Harganya bisa beberapa dollar saja dan bisa ditemukan pada apapun, dari mesin sampai satelit.

Microcomputer
Merupakan alat pemroses yang kecil, relatif tidak mahal, tetapi berkinerja tinggi. Microprocessor ‘terkandung’ dalam sebuah komputer yang bernama microcomputer. Sedangkan microcomputer memungkinkan pemakaian pada bisnis kecil dan pribadi. Microcomputer juga biasanya disebut personal computer (PC). Tipe suatu PC ditentukan oleh prosesor-nya (otak/pusat pemrosesan). Prosesor pertama yang digunakan pada PC adalah 8086 dati INTEL yang dipakai pada komputer jenis XT (eXtended Technology) yang disusul dengan processor 8088. Selanjutnya muncul processor 80286 yang digunakan pada PC jenis AT (Advanced Technology). Kinerja AT ?10 – 15 kali lebih cepat dari XT, dan kecepatan turbonya ? 5 – 9 kali

kecepatan turbo XT. Selanjutnya muncul processor 80386SX, 80386DX, 80486SX, 80486DX, …dst. Untuk lebih jelasnya lihat tabel dibawah ini. Perbedaan 80386SX dengan 80386DX hanya terletak pada lebar data bus saja. Sedangkan 80486SX dengan 80486DX berbeda pada disertakannya math-co dan cache memory pada processor. Nama Pentium di pakai karena seri 80568 sudah dipakai terlebih dahulu oleh AMD dengan seri 805x86P75. Bedanya Pentium dengan Pentium Pro hanya sebatas kecepatan akses-nya saja. Sedangkan pada Pentium MMX, Pentium II dan Pentium III merupakan penambahan beberapa instruksi baru yang berguna dalam hal multimedia (MMX/ISSE). Pentium Celeron sebenarnya Pentium II juga, hanya saja pada Celeron jumlah cache memory-nya dihilangkan/dikurangi. Hal ini dilakukan karena harga Pentium II sangat mahal dan pengurangan cache memory ini bisa menekan harga sampai setengahnya tanpa mengorbankan kinerja. Penerapan Komputer Pada Bidang Ilmu Pengetahuan Sebenarnya banyak sekali penerapan komputer pada berbagai bidang, salah satunya adalah dibidang ilmu pengetahuan melalui simulasi komputer. Pada intinya, tugas yang diemban oleh simulator adalah membantu para ilmuwan dalam pencarian sesuatu yang mustahil atau sulit dilakukan. Salah satu contoh yang diberikan oleh simulasi komputer adalah memecahkan teka-teki medan magnet yang terdapat di planet Neptunus. Jika di planet tersebut terdapat benda cair, maka daya listrik yang ditimbulkan akan meningkat tinggi. Pertanyaannya: “Apa yang terjadi dengan air tersebut bila dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur yang sangat tinggi?.” Ini semua dapat dijawab oleh sebuah super komputer yang ada di MaxPlanck Institut di Stuttgart: “Molekul-molekul air dapat berubah bentuk menjadi molekul metal dalam suhu tinggi dan tekanan besar yang dipengaruhi medan magnet tertentu”. Teori ini dikemukakan oleh Parrinello setelah melakukan percobaan selama seminggu penuh. Hasil dari penelitiannya menunjukkan atom air yang berstruktur molekul H2O membuat sebuah hubungan baru dan berubah bentuk ke struktur atom baru. Setelah berhasil memecahkan teka-teki ilmu kimia, sekarang Michelle Parrinello mulai berpikir ke arah sistem biologi. Ia ingin membuat enzim penolong yang dapat membasmi virus HIV. Bila proyek ini berhasil, maka penyakit AIDS akan dapat disembuhkan. Namun ada teori yang sampai saat ini belum bisa dipecahkan, yaitu Teori Relativitas (Theory of Relativity) yang dikemukakan oleh Albert Einstein pada tahun 1905. Teori ini yang berhubungan dengan ruang dan waktu ini menjelaskan proses kecepatan cahaya (speed of light) yang memungkinkan terjadinya perjalanan antar ruang dan waktu dan memperlambat perputaran waktu. Teori Relativitas ini nantinya menggambarkan keberadaan lubang hitam (Black hole) di angkasa luar yang tidak dapat ditembus, bahkan oleh cahaya sekalipun. Beberapa institusi, baik yang berada di Jerman maupun di Amerika dan Italia telah melakukan kerja sama untuk membuat sebuah detektor yang mampu memecahkan teka-teki terbesar dunia ini

Rincian Sejarah Komputer
Komputer pertama adalah manusia! Pada awalnya, komputer elektronis (dan komputer mekanis pada masa awal) diberikan nama seperti ini karena mereka mengerjakan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Kalimat “Computer” asalnya adalah jabatan pekerjaan: digunakan untuk menggambarkan manusia (sebagian besar adalah perempuan) yang tugasnya adalah mengerjakan penghitungan berulang misalnya seperti menghitung tabel navigasi, peta ombak, dan posisi planet untuk kalender astronomi. Bayangkan jam demi jam, hari demi hari, anda tidak melakukan apaapa kecuali menghitung perkalian. Kebosanan akan dengan cepat melanda, dan berakibat kecerobohan yang berujung kesalahan. Bahkan pada hari-hari terbaik anda, anda tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan sangat cepat. Oleh karena itu, para penemu telah mencari selama ratusan tahun sebuah cara untuk mekanisasi (yaitu mencari mekanisme yang dapat mengerjakan) tugas ini.

Gambar di atas menunjukan apa yang disebut meja berhitung (photo courtesy IBM)

gambar di atas menunjukkan bahwa Operasi komputer yang umum saat dimana komputer adalah manusia Abacus adalah alat bantu pertama untuk penghitungan matematis. Satu-satunya yang berharga darinya adalah ia hanya membantu ingatan manusia yang mengerjakan penghitungan. Seorang operator abacus yang terlatih dapat bekerja dengan penjumlahan dan pengurangan dalam kecepatan yang sama dengan seseorang yang menggunakan kalkulator tangan (perkalian dan pembagian lebih lambat). Abacus seringkali dihubungkan dengan Cina. Faktanya, abacus tertua digunakan oleh orang Babylonia pada tahun 300 SM. Abacus masih digunakan hingga kini, terutama di timur jauh. Abacus moderen terdiri dari cincin yang bergeser di sumbu, tapi yang lebih tua yang digambarkan dibawah saat bebatuan digunakan untuk menghitung (kalimat “calculus” datang dari kalimat latin untuk batu kerikil)

gambar Abacus yang sangat tua

pada gambar di atas adalah Abacus yang lebih moderen. Perhatikan bahwa abacus sebenarnya hanyalah perwakilan dari jari-jari manusia : Lima cincin di tiap sumbu mewakili lima jari dan dua cincin atas mewakili dua tangan. Pada tahun 1617 seorang Skotlandia eksentrik (beberapa mengatakan gila) bernama John Napier menemukan logaritma , yaitu sebuah teknologi yang memungkinkan perkalian dilakukan melalui pemjumlahan. Bahan dasar ajaibnya adalah logaritma dari tiap operand, yang asalnya didapat dari tabel yang dicetak. Tapi Napier juga menemukan alternatif dari tabel-tabel, dimana nilai logaritma dipahat di batang kayu ivory yang sekarang disebut Tulang-tulang Napier

gambar Seperangkat Tulang-tulang Napier yang asli [photo courtesy IBM]

gambar Seperangkat Tulang-tulang Napier yang lebih moderen Penemuan Napier menjurus langsung pada penggaris geser, dibuat pertama kali di Inggris tahun 1632 dan masih digunakan tahun 1960 oleh insinyur NASA untuk program Mercury, Gemini dan Apollo yang mendaratkan manusia di bulan.

gambar Penggaris Geser Leonardo da Vinci (1452-1519) membuat gambar mesin penghitung yang digerakkan roda gigi tapi tampaknya tidak pernah membuat hasil jadinya.

gambar Sketsa oleh Leonardo Davinci memperlihatkan roda-roda gigi diatur untuk menjalankan perhitungan Mesin penghitung pertama yang digerakkan roda gigi yang benar-benar dibuat kemungkinannya adalah jam menghitung (calculating clock), dinamakan demikian oleh penemunya seorang profesor dari jerman Wilhem Schickard pada tahun 1623. Alat ini mendapat publikasi yang sedikit karena Schickard meninggal segera setelah terkena wabah penyakit.

Jam Menghitung Schickard Pada tahun 1642 Blaise Pascal, pada usia 19 tahun, menemukan Pascaline sebagai alat bantu untuk ayahnya yang seorang penagih pajak. Pascal membuat 50 dari penghitung satu fungsi yang digerakkan roda gigi ini (hanya bisa menjumlahkan) tapi tidak bisa menjualnya dengan banyak karena ongkos pembuatannya yang tinggi dan karena alat tersebut tidak begitu akurat (saat itu tidak memungkinkan untuk membuat roda gigi dengan ke-presisian yang diinginkan). Hingga masa kini dimana dashboard mobil menjadi digital, bagian odometer pada speedometer mobil masih menggunakan mekanisme yang persis sama seperti Pascaline untuk memutar roda gigi setelahnya setelah satu perputaran penuh roda gigi sebelumnya. Pascal saat kanak-kanak sangat luar biasa pandainya. Pada usia 12, dia diketahui mengerjakan dalil ke 32 Euclid versinya sendiri di lantai dapur. Pascal lalu menemukan teori probabilitas, tekanan hidrolis, dan suntikan. Dibawah adalah gambar Pascaline versi 8 digit dan dua gambar versi 6 digit.

Pascaline-nya Pascal [Photo (c) 2002 IEEE]

Model 6 digit untuk mereka yang tidak mampu membeli model 8 digit

Sebuah Pascaline yang dibuka sehingga anda bisa mengamati roda-roda gigi dan silindernya yang berputar untuk menampilkan hasil numerik. Hanya beberapa tahun setelah Pascal, Gottfired Wilhelm Leibniz dari Jerman (rekan dari Newton, si penemu Calculus) berhasil membuat kalkulator empat fungsi (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) yang disebutnya stepped reckoner karena, sebagai ganti dari roda-roda gigi, mesin itu menggunakan drum berseruling yang mempunyai sepuluh seruling diatur menyerupai lingkaran dengan bentuk anak tangga. Walau stepped reckoner menggunakan sistem angka desimal (tiap drum mempunyai sepuluh seruling), Leibniz adalah orang pertama yang menyokong penggunaan sistem angka biner yang menjadi dasar dari operasi komputer moderen. Leibniz dianggap sebagai salah satu filosofis terbesar namun dia meninggal dalam keadaan miskin dan sendirian.

gambar Stepped reckoner milik Leibniz (pernahkah anda mendengar “calculating” dianggap sebagai “reckoning”?) Pada tahun 1801 seorang Perancis bernama Joseph Marie Jacquard menemukan perangkat tenun yang bisa mendasarkan gelombangnya (dan menjadi desain sebuah kain) diatas sebuah pola yang secara otomatis dibaca melalui kartu kayu yang dilubangi, dipegang bersamaan dalam satu baris panjang dengan tali. Sejak itu turunan dari kartu berlubang ini terus digunakan

foto Mesin Tenun Jacquard memperlihatkan benang-benang dan kartu berlubangnya.

Dengan memilih kartu tertentu untuk mesin tenun Jacquard anda memilih pola tenunannya [foto (C) 2002 IEEE]

gambar kartu Jacquard dilihat dari dekat

Tenunan permadani ini ditenun dengan mesin tenun Jacquard Teknologi temuan Jacquard benar-benar menjadi anugrah bagi pemilik perusahaan pemintalan, tapi membuat banyak operator mesin tenun menjadi pengangguran. Massa yang marah menghancurkan mesin tenun Jacquard dan bahkan pernah sekali menyerang Jacquard sendiri. Sejarah penuh dengan contoh dimana para pekerja tidak tenang menyangkut inovasi teknologi dimana pada banyak penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar, teknologi sebenarnya meningkatkan jumlah lowongan pekerjaan. Tahun 1822 matematikawan Inggris Charles Babbage mengemukakan sebuah mesin penghitung yang digerakkan uap seukuran sebuah ruangan , yang disebutnya Difference Engine. Mesin ini akan mampu menghitung tabel-tabel angka, seperti tabel logaritma. Dia mendapatkan pendanaan pemerintah untuk proyek ini dikarenakan pentingnya tabel-tabel angka pada navigasi pelayaran. Dengan mendorong angkatan laut dan pelayaran komersialnya, pemerintahan Inggris dapat menjadi kerajaan terbesar di dunia. Tapi pada masa itu pemerintahan Inggris mengeluarkan tujuh set volume dari tabel navigasi yang datang dengan volume koreksi lainnya dimana menunjukan bahwa set tersebut mempunyai lebih dari 1000 kesalahan angka. Saat itu Inggris berharap bahwa mesin Babbage dapat menghilangkan kesalahan-kesalahan pada jenis tabel-tabel ini. Tapi konstruksi dari mesin Babbage ini terbukti sangat sulit dan segera proyek ini menjadi proyek termahal yang didanai pemerintah pada sejarah Inggris hingga masa itu. Sepuluh tahun kemudian alat itu masih jauh dari selesai, Kesengitan mulai muncul dari semua yang terlibat, dan pendanaan mulai berkurang. Alat itu tidak pernah selesai dibuat

Sebuah bagian kecil dari mekanisme yang terpasang di Diffrence Engine milik Babbage [foto (c) 2002 IEEE] Tapi itu tidak menghalangi Babbage, dan kemudian menuju pemikirannya yang selanjutnya, yang disebutnya Analytic Engine. Alat ini, sebesar rumah dan ditenagai oleh 6 mesin uap, akan menjadi lebih ke penggunaan umum karena mesin itu dapat diprogram, terimakasih kepada teknologi kartu berlubangnya Jacquard. Tapi Babbage-lah yang membuat lompatan intelektual penting yang berhubungan dengan kartu berlubang. Pada mesin tenun Jacquard, ada atau tidaknya tiap lubang di kartu secara fisik membuat benang berwarna dapat lewat atau tidak (anda dapat melihat dengan jelas di foto sebelumnya). Babbage melihat pola lubang-lubang dapat digunakan untuk mewakili ide abstrak seperti pernyataan masalah atau data mentah yang diperlukan untuk pemecahan masalah tersebut. Babbage melihat tidak ada syarat bahwa permasalahan tersebut secara fisik melewati lubang. Lebih jauh lagi, Babbage menyadari bahwa kertas berlubang dapat digunakan sebagai mekanisme penyimpan, menyimpan angka yang telah dihitung untuk referensi di masa datang. Karena hubungan dari mesin tenun Jacquard, Babbage menyebut dua bagian utama dari Analytic Enginenya “Penyimpan” dan “penggiling”, karena dua istilah tersebut digunakan di industri pemintalan. Penyimpan adalah dimana angka-angka disimpan dan Penggiling adalah dimana angka tersebut “dipintal” menjadi hasil yang baru. Pada komputer moderen bagian-bagian yang sama disebut memory unit dan central processing unit (CPU) Analytic Engine juga mempunyai sebuah fungsi kunci yang membedakan komputer dengan kalkulator: pernyataan kondisional. Sebuah pernyataan kondisional memungkinkan sebuah program mencapai hasil yang berbeda tiap kali program tersebut dijalankan. Berdasarkan pernyataan kondisional, garis edar program (yaitu, pernyataan apa yang dijalankan selanjutnya) dapat ditentukan berdasarkan kondisi atau situasi apa yang terjadi saat program tersebut dijalankan.

Anda mungkin memperhatikan bahwa lampu lalu-lintas moderen pada sebuah persimpangan diantara jalan yang padat dan yang tidak begitu padat akan membiarkan lampu hijau menyala di jalan yang padat sampai sebuah kendaraan mencapai jalan yang tidak terlalu padat. Lampu lalulintas jenis ini dikontrol oleh program komputer yang mengindera mendekatnya mobil-mobil di jalan yang tidak begitu padat. Saat dimana lampu berubah dari hijau ke merah tidak tetap di dalam programnya tapi berbeda-beda bergantung tiap situasi lalu-lintas. Pernyataan kondisional pada program lampu lalu-lintas akan berbunyi seperti ini, “jika sebuah mobil mendekat di jalan yang tidak terlalu padat, dan jalan yang lebih padat lampunya sudah hijau sekurang-kurangnya satu menit maka nyalakan lampu hijaunya di jalan yang tidak terlalu padat”. Pernyataan kondisional juga memungkinkan program untuk bereaksi terhadap hasil perhitungannya sendiri. Sebuah contoh adalah program yang digunakan oleh IRS untuk mendeteksi penggelapan pajak. Pertama kali program ini menghitung kewajiban pajak seseorang lalu menentukan apakah akan mengingatkan polisi berdasarkan bagaimana pembayaran pajak orang tersebut dibandingkan dengan kewajibannya. Babbage berteman dengan Ada Byron , putri dari pembaca puisi terkenal Lord Byron (Ada kemudian menjadi Countess Lady Lovelace dari pernikahannya). Walaupun Ada masih 19 tahun, dia terpesona oleh ide-ide Babbage dan melalui surat serta pertemuan dengan Babbage dia cukup mempelajari desain dari Analytical Engine untuk memulai membuat program yang akan dipakai mesin yang belum dibuat itu. Sementara Babbage menolak untuk menyiarkan pengetahuannya untuk 30 tahun kemudian, Ada menulis serangkaian “catatan” untuk urutan-urutan instruksi secara mendetail yang telah disiapkannya untuk Analytic Engine. Analytic Engine tetap belum dibuat (pemerintahan Inggris menolak terlibat dengan yang satu ini) tapi Ada dicatat dalam sejarah sebagai programmer komputer pertama. Ada menciptakan subrutin dan yang pertama mengenali pentingnya looping. Babbage sendiri berlanjut menemukan sistem pos moderen, penangkap sapi di kereta, dan ophthalmoscope, yang masih digunakan hingga kini untuk merawat mata. terobosan berikutnya terjadi di Amerika. Undang-undang AS menyatakan bahwa sensus harus diadakan untuk semua warga Amerika tiap 10 tahun untuk menentukan perwakilan negara bagian di Kongres. Sementara sensus pertama pada 1790 hanya memerlukan 9 bulan, pada 1880 populasi Amerika telah berkembang sedemikian banyak hingga perhitungan untuk sensus 1880 memakan waktu 7.5 tahun. Otomatisasi jelas dibutuhkan untuk sensus berikutnya. Biro sensus menawarkan hadiah untuk seorang penemu yang membantu sensus 1890 dan hadiah ini dimenangkan oleh Herman Hollerith, yang mengusulkan kemudian dengan sukses mengadposi kartu berlubang Jacquard untuk kepentingan komputasi. Penemuan Hollerith, dikenal dengan Meja Hollerith, terdiri dari pembaca kartu yang mengindera lubang pada kartu, sebuah mekanisme digerakkan roda gigi yang akan menghitung (menggunakan mekanisme Pascal yang masih digunakan pada odometer mobil), dan sebuah papan besar dari indikator putar (speedometer mobil adalah indikator putar) untuk menampilkan hasil perhitungan.

gambar Seorang operator bekerja di Meja Hollerith seperti dibawah

foto Persiapan kartu berlubang untuk sensus Amerika

foto Beberapa Meja Hollerith yang masih ada hingga kini [Photo courtesy The Computer Museum] Pola dari kartu Jacquard ditentukan saat sebuah permadani di-desain dan lalu tidak diubah. Saat ini, kita akan menyebutnya bentuk read-only dari penyimpanan informasi. Hollerith mempunyai pengetahuan untuk mengubah kartu berlubang menjadi yang saat ini disebut teknologi read/write. Saat naik kereta, dia memperhatikan konduktor tidak hanya asal melubangi tiap karcis, tapi melubangi dengan pola lubang tertentu dimana posisinya menandakan tinggi, berat badan, warna bola mata dan lainnya dari si pemegang karcis. Ini dilakukan untuk menjaga orang lain mengambil karcis yang terbuang dan diakui sebagai miliknya (sebuah karcis kereta tidak kehilangan semua nilainya saat dilubangi karena karcis yang sama digunakan untuk tiap tahap perjalanan). Hollerith menyadari betapa bergunanya untuk melubangi (write) kartu baru berdasarkan sebuah analisis (reading) dari set kartu yang lain. Analisa yang rumit, yang terlalu sulit untuk diselesaikan saat melewatkan kartu pertama kali dapat diselesaikan dengan melewatkan kartu beberapa kali menggunakan kartu tercetak baru untuk mengingat hasil rata-ratanya. Hollerith tidak tahu, Babbage telah mengusulkan hal ini jauh sebelumnya. Teknik Hollerith sukses besar dan sensus 1890 dapat diselesaikan hanya dalam 3 tahun dan menghemat 5 juta dollar. Hollerith mambangun sebuah perusahaan, bernama Tabulating Machine Company yang setelah beberapa pengambil-alihan akhirnya bernama International Business Machine, dikenal saat ini dengan nama IBM. IBM tumbuh dengan cepat dan kartu berlubang ada dimana-mana. Tagihan bahan bakar anda akan datang tiap bulan dengan kartu berlubang yang harus dikembalikan dengan uang pembayarannya. Kartu berlubang ini merekam hal tertentu di rekening anda: Nama, alamat, penggunaan bahan bakar, dan lainnya (saya membayangkan waktu itu ada beberapa “hackers” seperti saat ini yang akan mencoba mengubah kartu berlubangnya untuk mengubah tagihannya) . Sebagai contoh lain, saat anda memasuki jalan tol (jalan raya yang mengambil bayaran dari tiap pengendara) anda diberikan sebuah kartu berlubang yang merekam dimana anda masuk dan keluar dari jalan tol. Jumlah yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan jarak tempuh jalan yang anda gunakan. Saat anda memilih di pemilihan umum kartu pemilihnya adalah kartu berlubang. Bagian kecil kertas hasil melubangi kartu disebut dengan “chad” dan dihamburkan saat pesta pernikahan. Hingga saat ini semua kartu Social Security dan cek lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintahan federal sebenarnya adalah kartu berlubang. Tertulis pada semua kartu ini adalah kalimat yang umum seperti “tutup penutupnya sebelum melubangi”: “jangan dilipat, ditusuk ke batang penusuk atau dirusak”. Sebuah batang penusuk adalah batang besi di meja penerima rekening. Setelah petugas penerima rekening menyelesaikan tiap rekening maka dia akan menusukkannya di batang besi ini. Saat penusuk ini penuh, dia akan mengikat seutas tali melewati lubang di kertas itu,

mengikatnya dan mengirimkannya ke penyimpanan. Saat ini anda masih bisa menemukan batang penusuk di kasir-kasir restoran.

Dua jenis kartu berlubang komputer

Secara tidak sengaja, mesin sensus Hollerith adalah mesin pertama yang pernah dimuat di sampul majalah

IBM terus mengembangkan kalkulator mekanis untuk dijual kepada dunia bisnis untuk membantu penghitungan keuangan dan penghitungan inventaris. Satu ciri dari penghitungan keuangan dan penghitungan inventaris adalah walaupun anda perlu untuk mengurangi, anda tidak perlu angka negatif dan sebenarnya tidak perlu mengalikan karena perkalian tidak bisa diselesaikan melalui penambahan berulang. Tapi militer AS menginginkan kalkulator mekanis yang lebih baik untuk perhitungan secara ilmiah. Hingga perang dunia ke 2 Amerika mempunyai kapal perang yang dapat menembakkan peluru seberat mobil kecil hingga jarak lebih dari 25 mil. Fisikawan dapat menulis persamaan yang menggambarkan bagaimana hambatan atmosferis, angin, gravitasi, kecepatan di mulut senjata dan lainnya dapat menentukan jalannya peluru. Tapi memecahkan persamaan seperti itu sangat sulit. waktu itu pekerjaan tersebut dikerjakan oleh manusia. Hasil dari perhitungan mereka akan

dilampirkan di “tabel penembakan” balistik yang ditempatkan di buku petunjuk penggunaan senjata. Selama perang dunia ke 2 militer AS menjelajahi negaranya untuk mencari lulusan ilmu matematika (umumnya perempuan) untuk disewa mengerjakan tabel-tabel ini. Tapi tidak cukup manusia yang dapat ditemukan untuk mengejar perlunya tabel-tabel yang baru. Kadangkala barang-barang artileri harus dikirimkan ke medan perang tanpa tabel penembakan yang diperlukan dan ini artinya senjata tersebut hampir tidak berguna karena mereka tidak dapat diarahkan dengan tepat. Menghadapi situasi ini, militer AS ingin menginvestasikan dananya untuk mengotomatiskan jenis perhitungan ini. Satu sukses awal adalah komputer Mark I dari Harvard yang dibuat atas kerjasama antara Harvard dan IBM pada tahun 1944. Ini adalah komputer digital yang dapat diprogram yang pertama kali dibuat di Amerika. Tapi komputer itu tidak sepenuhnya komputer elektronis. Malahan Mark 1 dibuat dari saklar-saklar, relay, batang yang berputar dan kopling. Mesin ini mempunyai bobot sebesar 5 ton, terdiri dari kabel sepanjang 500 mil, tinggi 8 kaki dan panjang 51 kaki, serta mempunyai batang berputar sepanjang 50 kaki yang diputar oleh motor elektrik 5 daya kuda. Mark 1 berjalan tanpa henti selama 15 tahun, berbunyi seperti satu ruangan yang penuh dengan perempuan sedang menjahit. Untuk menunjukan skala dari mesin ini, perhatikan empat mesin ketik di latar depan foto berikut

Harvard Mark I : sebuah komputer elektro-mekanis Anda bisa melihat batang berputar sepanjang 50 kaki dibagian bawah foto diatas. Batang ini adalah pusat tenaga dari keseluruhan mesin. Desain ini adalah peninggalan cara berpikir pada masa tenaga air digunakan untuk menggerakkan sebuah mesin, dan tiap alat lain digerakkan oleh sabuk yang terhubung dengan batang utama yang diputar oleh roda air luar.

Batang utama yang terhubung dengan roda air luar dan terhubung dengan tiap mesin melalui sabuk adalah sumber tenaga utama untuk semua mesin di pabrik. Ini adalah tampilan dekat dari empat pembaca pita kertas dari Mark I. Pita kertas adalah peningkatan dari satu kotak yang penuh dengan kartu berlubang yang semua orang pernah menjatuhkannya–lalu teracak–

Satu dari empat pembaca pita kertas dari Harvard Mark I (anda bisa memperhatikan gulungan kartu berlubang muncul dari bawah) Satu dari programmer utama untuk Mark I adalah seorang perempuan bernama Grace Hopper. Hopper menemukan “bug” komputer pertama : seekor ngengat mati yang masuk ke dalam Mark 1 yang sayapnya menghalangi pembacaan lubang di pita kertas. Kalimat “bug” telah digunakan

untuk melambangkan kesalahan paling tidak sejak 1889 tapi Hopper dikenal sebagai orang yang membuat kalimat “debugging” untuk menggambarkan pekerjaan menghilangkan kesalahankesalahan program.

“bug” komputer pertama [foto (C) 2002 IEEE] Pada tahun 1953 Grace Hopper menemukan bahasa tingkat tinggi pertama, “Flow-matic”. Bahasa ini pada akhirnya kemudian menjadi COBOL yang menjadi bahasa pemrograman yang paling terpengaruh oleh masalah Y2K. Bahasa tingkat tinggi didesain untuk bisa lebih dipahami oleh manusia daripada bahasa biner yang hanya dimengerti oleh mesin komputer. Bahasa tingkat tinggi tidak berguna tanpa sebuah program –dikenal dengan sebuah compiler — untuk menterjemahkan ke bahasa biner dari komputer. Dan karena itu Grace Hopper juga membuat compiler pertama di dunia. Grace tetap aktif sebagai Admiral di angkatan laut sampai usia 79 tahun. Mark I bekerja pada angka-angka sepanjang 23 digit. Mesin ini bisa menambahkan atau mengurangi dua dari angka-angka ini dalam waktu 3/10 detik, mengalikannya dalam empat detik, dan membaginya dalam 10 detik. Empat puluh lima tahun kemudian komputer dapat mengerjakan penjumlahan dalam waktu sepersemilyar detik! Walaupun Mark I mempunyai 750 ribu komponen, tapi hanya bisa menyimpan 72 angka! Saat ini, komputer rumah bisa menyimpan 30 juta angka di RAM dan 10 milyar lagi di harddisk. Saat ini, sebuah angka bisa diambil dari RAM setelah tertunda hanya beberapa sepersemilyar detik, dan dari harddisk setelah tertunda beberapa seperseribu detik. Kecepatan seperti ini jelas tidak mungkin untuk sebuah mesin yang harus menggerakkan batang yang berputar dan itu sebabnya komputer elektronis membunuh pendahulunya komputer mekanis.

Sebagai catatan hiburan, desainer utama dari Mark I, Howard Aiken dari Harvard, memperkirakan bahwa pada tahun 1947 enam komputer digital akan cukup untuk memuaskan kebutuhan komputasi seluruh Amerika Serikat. IBM telah menugaskan penelitian ini untuk menentukan apakah harus mengembangkan penemuan baru ini menjadi satu produk standar (hingga saat itu komputer adalah barang langka yang dibuat dengan pesanan). Perkiraan Aiken tidaklah terlalu buruk karena hanya beberapa institusi (utamanya, pemerintah dan militer) yang mampu membeli apa yang disebut komputer pada tahun 1947. Dia hanya tidak meramalkan revolusi elektronikmikro yang memungkinkan alat seperti IBM Stretch dibuat pada tahun 1959

(Diatas hanyalah konsol untuk operator dari panjang keseluruhan 33 kaki)

Dikenal sebagai komputer rumah pada tahun 1976 seperti APPLE I ini yang dijual hanya seharga $600

Apple I yang dijual sebagai kit yang dipasang sendiri (tanpa kotak yang indah seperti terlihat disini) Komputer menjadi barang yang sangat mahal karena mereka memerlukan banyak perakitan dengan tangan, seperti perkabelan yang terlihat di CDC 7600 ini :

Perkabelan yang biasa digunakan di komputer mainframe generasi awal [photo courtesy The Computer Museum]

Revolusi mikroelektronis adalah yang memungkinkan jumlah perkabelan dengan tangan seperti foto diatas menjadi dapat diproduksi massal sebagai sirkuit terintegrasi yang terdiri dari potongan kecil silikon seukuran ibu jari anda.

Sebuah sirkuit terintegrasi (“chip silikon”) [photo courtesy of IBM] Keuntungan utama dari sirkuit terintegrasi adalah bukan transistor (saklar) nya yang berukuran kecil (itu adalah keuntungan kedua), tapi lebih kepada jutaan transistor dapat dibuat dan saling terhubung dalam proses produksi massal. Semua bagian dari sirkuit terintegrasi dibuat secara serempak melalui topeng optis dalam jumlah kecil (mungkin 12) yang menentukan geometri tiap lapisan. Ini mempercepat proses pembuatan sebuah komputer — yang lalu dapat mengecilkan biaya pembuatannya– seperti mesin cetak Gutenberg mempercepat pembuatan buku dan pada akhirnya membuatnya dapat terjangkau oleh semua kalangan. Komputer IBM Stretch pada tahun 1959 memerlukan panjang 33 kaki untuk manampung 150,000 transistor. Transistor-transistor ini sangat-sangat kecil dibandingkan pendahulunya yaitu tabung hampa, tapi mereka tetaplah elemen-elemen individual yang memerlukan perakitan individual.

Hingga awal 1980-an transistor sebanyak ini dapat dengan serempak dibuat kedalam sirkuit terintegrasi. Pada masa kini Mikroprosesor Pentium 4 mengandung 42,000,000 transistor dengan ukuran keping silikon yang sebesar ibu jari yang sama. Lucu untuk mengingat bahwa antara IBM Stretch (yang akan disebut mainframe pada masa kini) dan Apple I (sebuah komputer desktop) terdapat segmen industri yang disebut dengan komputer mini seperti komputer PDP-12 pada tahun 1969 berikut ini:

DEC PDP-12 Yakin terlihat “mini” ya? Tapi cerita terus berlanjut. Satu percobaan awal dalam mambuat komputer digital elektronik (tanpa roda gigi, kem, sabuk, batang berputar dan lainnya) terjadi pada tahun 1937 oleh J.V. Atanasoff , seorang profesor fisika dan matematika di Iowa State University. Pada tahun 1941 dia dan siswa lulusannya, Clifford Berry, sukses membuat mesin yang dapat memecahkan 29 persamaan secara serempak dengan 29 lagi tidak diketahui. Mesin ini adalah yang pertama menyimpan data sebagai muatan listrik di kapasitor, yang mana menjadi proses pada komputer saat ini menyimpan informasi di memori utamanya (DRAM atau Dynamic RAM). Sejauh para penemunya menyadari, mesin itu juga yang pertama menggunakan aritmatika biner. Akan tetapi, mesin itu tidak dapat diprogram, kurang mempunyai cabang kondisional, desainnya hanya sesuai untuk satu jenis permasalahan matematika, dan tidak ditindaklanjuti setelah perang dunia ke 2. Penemunya bahkan tidak merawat mesinnya sendiri dan dibongkar oleh mereka yang pindah ke ruangan dimana mesin tersebut ditinggalkan.

Komputer Atanasoff-Berry [photo (c) 2002 IEEE] Calon lain dari nenek moyang komputer moderen adalah Colossus, dibuat saat perang dunia ke 2 oleh Inggris untuk keperluan memecahkan kode kriptografi yang digunakan Jerman. Inggris memimpin dunia dalam mendesain dan membuat mesin elektronik khusus untuk pemecahan kode, dan dengan teratur dapat membaca transimisi radio jerman yang di-kodekan. Tapi dengan jelas Colossus bukan untuk keperluan umum, mesin yang dapat diprogram ulang. Perhatikan adanya puli pada dua foto Colossus dibawah :

Dua gambar mesin pemecah kode Colossus dari Inggris Raya

Harvard Mark I, komputer Atanasoff-Berry, dan Colossus membuat sumbangan penting. Saat pelopor komputer Inggris dan Amerika masih berdebat siapa yang pertama kali membuat apa, pada tahun 1965 hasil karya orang Jerman Konrad Zuse disiarkan pertama kali di Inggris. Menghebohkan! Zuse telah membuat lanjutan dari komputer keperluan umum di Nazi Jerman. Yang pertama, Z1, dibuat antara 1936 dan 1938 di kamarnya di rumah orangtuanya.

Zuse Z1 di kediamannya Mesin ketiga Zuse, Z3, dibuat pada tahun 1941, mungkin adalah komputer digital yang dapat diprogram (yaitu, dikendalikan software), keperluan umum, dan berfungsi, yang pertama. Tanpa pengetahuan akan adanya penemu mesin penghitung sejak Leibniz (yang hidup di tahun 1600-an) , Zuse menemukan kembali konsep pemrogramannya Babbage, dan memutuskan sendiri untuk menggunakan pewakilan biner untuk angka (Babbage menganjurkan desimal). Mesin Z3

dihancurkan pemboman pasukan sekutu. Z1 dan Z2 menemui nasib yang sama dan Z4 selamat hanya karena Zuse membawanya naik ke pegunungan. Pencapaian Zuse adalah yang paling menakjubkan dengan keterbatasan material dan sumberdaya manusia di Jerman saat perang dunia ke 2. Zuse bahkan tidak bisa mendapatkan pita kertas hingga dia harus membuatnya sendiri dengan cara membuat lubang di lembaran film bekas. Karena mesin ini tidak dikenal di luar Jerman, mereka tidak berpengaruh pada jalur sejarah komputasi di Amerika. Tapi arsitektur mereka mirip dengan yang digunakan pada masa kini: Unit Aritmetik untuk melakukan perhitungan, memori untuk menyimpan angka-angka, sistem kontrol untuk mengawasi operasi, dan alat input-output untuk berhubungan dengan dunia luar. Zuse juga menemukan apa yang mungkin menjadi bahasa komputer tingkat tinggi pertama, “Plankalkul”, walaupun ini juga tidak dikenal diluar Jerman. Gelar Bapak dari semua komputer digital masa kini biasanya diserahkan pada ENIAC, singkatan dari Electronic Numerical Integrator and Calculator. ENIAC dibuat di University of Pennsylvania antara tahun 1943 dan 1945 oleh dua profesor, John Mauchly dan J. Prespert Eckert yang berusia 24 tahun, didanai oleh departemen pertahanan setelah dijanjikan dapat membuat mesin yang bisa menggantikan semua “komputer”, yang diartikan sebagai wanita-wanita yang dipekerjakan untuk menghitung tabel penembakan untuk senjata artileri angkatan bersenjata. Hari saat Mauchly dan Eckert menjalankan bagian kecil dari ENIAC, orang yang mereka bawa ke lab untuk memperlihatkan kemajuan pekerjaannya adalah beberapa “komputer” wanita ini. (satu dari mereka menyatakan, “Saya terheran-heran melihat semua peralatan ini untuk mengalikan 5 dengan 1000?) ENIAC memenuhi ruangan sebesar 20 x 40 kaki, berbobot 30 ton, dan menggunakan lebih dari 18,000 tabung hampa. Seperti Mark I, ENIAC menggunakan pembaca kertas berlubang yang didapat dari IBM (ini adalah produk reguler dari IBM, dimana mereka sudah lama masuk dalam bisnis mesin akunting). Saat dijalankan, ENIAC tidak berisik tapi anda tahu bahwa ada 18,000 tabung hampa yang masing-masingnya menghasilkan panas seperti bola lampu, dan semua energi panas ini (174,000 watt daya panasnya) berarti komputer ini hanya dapat dijalankan didalam ruangan yang didesain khusus dengan sistem pendingin udara yang kuat. Hanya paruh bagian kiri dari ENIAC yang terlihat di gambar pertama, paruh kanan pada dasarnya persis sama seperti yang terlihat.

Dua pandangan dari ENIAC: “Electronic Numerical Integrator and Calculator” (perhatikan bahwa alat ini bahkan tidak diberikan nama komputer karena “computers” melambangkan manusia) [foto U.S . Army]

Untuk memprogram ulang ENIAC anda harus mengatur ulang kabel penghubung seperti terlihat di bagian kiri gambar diatas, dan pengaturan 3000 saklar yang terlihat di sebelah kanan. Untuk memprogram sebuah komputer moderen, anda hanya mengetik sebuah program dengan pernyataan seperti: Circumference = 3.14 * diameter

Untuk melakukan perhitungan diatas pada ENIAC anda harus mengatur ulang banyak kabel penghubung dan mencari tiga kenop tertentu di banyak barisan kenop-kenop dan menyetelnya ke 3,1 dan 4

Memprogram ulang ENIAC melibatkan banyak berjalan kaki [foto U.S. Army] Saat Angkatan Darat setuju untuk mendanai ENIAC, Mauchly dan Eckert bekerja setiap saat, tujuh hari seminggu, berharap untuk menyelesaikan mesinnya tepat waktu untuk membantu dalam berperang. Usaha mereka supaya tepat waktu sangat intensif hingga sebagian besar hari-hari mereka dilewatkan sampai 3 kali waktu makan di perusahaan seorang Kapten Angkatan Darat yang menjadi penghubung dengan sponsor militer mereka. Mereka dibolehkan mempekerjakan staff dalam jumlah kecil namun mereka segera mengetahui bahwa mereka hanya dapat mempekerjakan siswa junior dari University of Pennsylvania karena siswa fakultas yang lebih berpengalaman tahu bahwa mesin yang mereka usulkan tidak akan dapat bekerja. Satu dari permasalahan yang jelas adalah desain yang membutuhkan 18,000 tabung yang bekerja serentak. Tabung hampa dikenal sangat tidak dapat diandalkan yang bahkan dua puluh tahun kemudian banyak toko-toko obat menyediakan “tube tester” yang orang banyak dapat memeriksa tabung hampa dari televisi mereka dan menentukan tabung mana yang menyebabkan TV tidak berfungsi. Dan televisi mengandung sekitar 30 tabung hampa. Alat yang menggunakan tabung hampa terbanyak adalah electronic organ sebanyak 160 tabung. Pemikiran menggunakan 18,000 tabung hampa secara serentak dipertimbangkan sebagai hal yang tidak mungkin hingga pembuat tabung hampa terbesar saat itu, RCA menolak bergabung dalam proyek ini (tapi tetap menyediakan tabung-tabung hampa dengan alasan “kerjasama masa perang”). Eckert menyelesaikan masalah ketidak andalan tabung ini melalui desain sirkuit yang sangat sangat hatihati. Saking telitinya sampai sebelum dia memutuskan menggunakan jenis kabel yang akan digunakan di ENIAC, pertama-tama dia menjalankan eksperimen dimana dia membuat tikus kelaparan selama beberapa hari lalu memberikannya contoh semua jenis kabel yang tersedia untuk menentukan mana yang paling tidak disukai tikus itu. Dibawah ini adalah beberapa gambar tabung hampa yang digunakan di ENIAC:

Mengganti tabung yang jelek berarti memeriksa diantara 19,000 kemungkinan pada ENIAC . Bahkan dengan 18,000 tabung hampa, ENIAC hanya mampu menyimpan 20 angka pada satu waktu. akan tetapi, terima kasih kepada dihilangkannya bagian bergerak dia berjalan lebih cepat daripada Mark I : Sebuah perkalian yang memerlukan 6 detik di Mark I dapat dilakukan di ENIAC seper 2.8 ribu per detik. Clock speed dasar ENIAC adalah 1,000,000,000 cycles per detik. Dibangun dengan dana $500,000 dari U.S. Army, tugas pertama ENIAC adalah untuk menghitung apakah mungkin atau tidak untuk membuat bom hidrogen. (bom atom diselesaikan saat masa perang dan lebih tua dari ENIAC). Permasalahan pertama yang diselesaikan ENIAC hanya membutuhkan waktu 20 detik dan diperiksa kembali dengan kalkulator mekanis yang memakan waktu 40 jam. Setelah menelan setengah juta kartu berlubang selama enam minggu, ENIAC mengesampingkan sisi kemanusiaan saat menyatakan bahwa bom hidrogen dapat dibuat. Program ENIAC yang pertama tetap dirahasiakan bahkan hingga masa kini. Saat ENIAC selesai dibuat dan terbukti senilai dengan dana pengembangan yang dikeluarkan, desainer-desainernya akan memulai menghilangkan fakta menjengkelkan yaitu memprogram ulang komputer membutuhkan modifikasi fisik dari semua kabel-kabel penghubung dan saklar-saklar. Membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengubah program ENIAC. Eckert dan Mauchly selanjutnya bergabung dengan matematikawan John Von Neumann untuk mendesain EDVAC, yang mempelopori program tersimpan. Dikarenakan dia adalah yang pertama kali mempublikasikan penjelasan mengenai komputer barunya, Von Neumann seringkali salah dihargai dengan perwujudan bahwa program tersebut (yaitu, urutan-urutan langkah komputasi) dapat direpresentasikan secara elektronis seperti data aslinya. Tapi terobosan besar ini dapat ditemukan di catatan-catatan Eckert jauh sebelum dia bekerja dengan Von Neumann. Eckert bukan orang bodoh: Saat di sekolah menengah dia mencatat nilai SAT tertinggi kedua di seluruh negeri. Setelah ENIAC dan EDVAC datang komputer-komputer lain dengan nama-nama yang lucu seperi ILLIAC, JOHNNIAC, dan, tentu saja, MANIAC. ILLIAC dibuat di University of Illinois di ChampaignUrbana, yang mungkin menjadi alasan kenapa penulis buku fiksi Arthur C. Clarke memilih komputer HAL di buku terkenalnya “2001: A Space Odyssey” lahir di Champaign-Urbana. Apakah anda memperhatikan jika anda memundurkan satu huruf dari tiap huruf IBM akan menghasilkan huruf HAL?

ILLIAC dibuat di University of Illinois (Hal yang bagus dimana komputer-komputer adalah hasil karya tunggal pada masa itu, dapatkah anda bayangkan jika ditanya untuk menduplikasi mesin ini?)

HAL dari film “2001:A Space Odyssey”. Lihat di gambar sebelumnya untuk mengerti kenapa pembuat film di 1968 menganggap komputer di masa depan adalah benda yang kita bisa masuk ke dalamnya. JOHNNIAC adalah dihubungkan dengan John Von Neumann, yang tidak usah dipertanyakan lagi adalah seorang jenius. Pada usia 6 tahun dia bisa menceritakan lelucon di Yunani kuno. Usia 8 tahun dia mengerjakan kalkulus, dia bisa menceritakan buku-buku yang telah dibacanya bertahuntahun sebelumnya kata demi kata. Dia bisa membaca sebuah halaman dari buku telepon dan mengingatnya lagi secara mundur. Pada satu kesempatan Von Neumann hanya membutuhkan waktu 6 menit untuk memecahkan masalah yang diselesaikan profesor lainnya selama berjam-jam dengan menggunakan kalkulator mekanis. Von Neumann mungkin adalah orang yang terkenal (atau tidak terkenal?) sebagai orang yang mengerjakan metode rumit yang dibutuhkan untuk mematikan sebuah bom atom.

Sekali program komputer dapat direpresentasikan secara elekronis, modifikasi dari programnya dapat berjalan sama cepatnya dengan komputer dapat menghitung. Faktanya, program komputer kini dapat memodifikasi dirinya sendiri saat dijalankan (program seperti ini disebut self-modifying programs). Ini menghasilkan cara baru sebuah program dapat tidak berfungsi: kesalahan logis di sebuah program dapat merusak dirinya sendiri. Ini adalah satu sumber dari General Protection Fault yang terkenal di MS-DOS dan blue screen of death yang tekenal di WIndows. Masa kini satu dari karakteristik dari sebuah komputer yang dapat dikenali adalah fakta dari kemampuannya yang dapat di reprogrammed yang memungkinkan untuk menyumbang ke bidangbidang lain, seperti bidang-bidang yang sama sekali tidak berhubungan dibawah ini : * Pembuatan efek khusus untuk film * Kompresi musik yang memungkinkan lebih banyak musik yang dapat dimuat di memori MP3 player yang terbatas. * Pengawasan putaran ban mobil untuk mendeteksi dan mencegah tergelincirnya roda pada antilock braking system (ABS) * Analisa gaya menulis pada hasil karya Shakespeare dengan tujuan membuktikan apakah hanya satu individu yang membuat semua karya-karya ini. Hingga akhir 1950-an komputer tidak lagi sebagai alat satu-satunya yang dibuat dengan tangan dan hanya dimiliki oleh universitas-universitas dan laboratorium penelitian pemerintah. Eckert dan Mauchly meninggalkan University of Pennsylvania setelah timbul keraguan mengenai siapakah yang memiliki hak paten dari penemuan mereka. Mereka memutuskan untuk mendirikan perusahaan mereka sendiri. Produksi pertama mereka adalah komputer UNIVAC yang terkenal, komputer komersial pertama (yaitu komputer yang diproduksi massal). di tahun 50-an. UNIVAC (singkatan dari “Universal Automatic Computer”) adalah kalimat umum untuk “komputer” sama seperti “Kleenex” adalah untuk “tissue”. UNIVAC pertama dijual, dengan cukup pantas, untuk biro sensus. UNIVAC juga adalah komputer pertama yang menggunakan pita magnetis. Banyak orang masih bingung membedakan antara tape recorder reel to reel dengan gambar sebuah komputer mainframe.

Sebuah reel to reel tape drive [photo courtesy of The Computer Museum] ENIAC tidak dipertanyakan lagi adalah awal dari industri komputer komersial A.S. , tapi penemunya, Mauchly dan Eckert tidak mendapat keuntungan dari hasil karyanya dan perusahaannya jatuh ke dalam masalah keuangan dan dijual dengan keadaan merugi. Pada tahun 1955 IBM menjual lebih banyak komputer daripada UNIVAC dan pada tahun 1960-an grup dari delapan perusahaan penjual komputer dikenal dengan “IBM dan tujuh kurcaci”. IBM tumbuh sangat dominan hingga pemerintah federal mempertanyakan ketidakpercayaan cara kerja dan melawan mereka dari 1969 hingga 1982. (perhatikan langkah sistem hukum kita). Anda mungkin bertanyatanya kejadian seperti apa yang membutuhkan pelarangan pada industri raksasa. Pada kasus IBM waktu itu adalah keputusan mereka sendiri untuk menyewa sebuah firma yang tidak dikenal namun agresif bernama Microsoft untuk menyediakan software untuk personal computer (PC)-nya. Kontrak yang menguntungkan ini membuat Microsoft tumbuh sangat dominan hingga tahun 2000 kapitalisasi pasar mereka (total nilai saham mereka) dua kali dari IBM, dan mereka digugat di pengadilan federal dengan tuduhan monopoli ilegal.

Jika anda mempelajari programming komputer di tahun 1970-an, anda berhadapan dengan apa yang hari ini disebut komputer mainframe, seperti IBM 7090 (diperlihatkan dibawah), IBM 360, atau IBM 370

IBM 7094, komputer mainframe yang umum [photo courtesy of IBM]

Ada dua cara untuk berinteraksi dengan sebuah mainframe. Cara pertama disebut dengan time sharing karena komputer memberikan sepotong waktu yang kecil dengan model round-robin. Mungkin 100 pengguna secara serentak terhubung dengan mainframe, setiap pengguna mengetik di teletype seperti gambar dibawah.

Teletype adalah mekanisme standar yang digunakan untuk berinteraksi dengan komputer yang berbagi-waktu. Sebuah teletype adalah mesin ketik bermotor yang dapat mengirimkan ketukan tombol anda ke mainframe dan mencetak tanggapan komputernya melalui gulungan kertas. Anda mengetik satu baris teks, menekan tombol membawa kembali, dan menunggu teletype memulai mencetak tanggapan komputer dengan berisik (dengan kecepatan 10 karakter per detik). Pada bagian kiri dari teletype pada gambar diatas anda bisa melihat pembaca gulungan kertas dan penulis (pelubang). Dibawah adalah tampilan dekat dari gulungan kertas:

Tampilan dari gulungan kertas

Setelah melihat lubang-lubang di gulungan kertas mungkin menjadi jelas mengapa semua komputer menggunakan angka biner untuk merepresentasikan data: sebuah bit biner (yaitu, satu digit dari angka biner) hanya mempunyai nilai 0 atau 1 (hanya sebagai digit desimal yang dapat mempunyai nilai 0 sampai 9). Sesuatu yang hanya mengambil dua keadaan sangat mudah untuk dibuat, dikontrol dan dirasakan. Pada gulungan kertas, ada bagian yang terlubangi atau tidak. Komputer elektro mekanis seperti Mark I menggunakan relai-relai untuk merepresentasikan data karena sebuah relay (yang hanya sebuah saklar digerakkan motor) hanya dapat terbuka atau tertutup. Semua komputer generasi awal menggunakan tabung hampa sebagai saklar: mereka juga dalam keadaan terbuka atau tertutup. Transistor menggantikan tabung hampa karena dapat bertindak sebagai saklar tapi dengan bentuk lebih kecil, lebih murah, dan memakan daya yang kecil. Gulungan kertas juga mempunyai sejarah yang panjang. Digunakan pertama kali sebagai media penyimpanan oleh Charles Wheatstone, yang menggunakannya untuk menyimpan kode morse yang tiba melalui telegraf yang baru ditemukan (secara tak sengaja, Wheatstone juga penemu akordion) Alternatif selain time sharing adalah batch mode processing, dimana komputer memberikan perhatian penuh pada program anda, sebagai ganti perhatian penuh komputer saat dijalankan, anda harus setuju untuk menyiapkan program anda secara off-line dengan key punch machine yang menghasilkan kartu berlubang.

Sebuah Key Punch Machine IBM yang bekerja seperti mesin ketik tapi menghasilkan kartu berlubang bukannya tercetak di selembar kertas. Mahasiswa di tahun 1970-an membeli kartu polos sepanjang satu kaki dari toko buku universitas. Tiap kartu hanya menyimpan satu pernyataan program. Untuk memasukkan program ke mainframe, anda meletakkan tumpukan kartu di laci pembaca kartu. Program anda akan berjalan jika komputer berhasil membaca setumpukan tersebut. Anda seringkali memasukkan tumpukan

kartu anda lalu pergi makan malam atau tidur lalu kembali lagi berharap melihat hasil cetak yang menampilkan hasil yang diharapkan. Jelas sekali, sebuah program yang berjalan di batch mode tidak bisa interaktif. Tapi hal-hal berubah dengan cepat. pada tahun 1990-an seorang mahasiswa mempunyai komputer pribadinya dan punya hak pakai eksklusif di kamar asramanya

IBM Personal Computer (PC) yang orisinil perubahan ini adalah hasil dari penemuan microprocessor. Sebuah mikroprosessor (uP) adalah sebuah komputer yang dibuat kedalam sirkuit terintegrasi (IC). Komputer telah ada selama 20 tahun sebelum mikroprosesor pertama dikembangkan oleh Intel pada tahun 1971. kalimat mikro pada nama Mikroprosesor melambangkan ukuran fisiknya. Intel bukan penemu komputer elektronis, tapi mereka adalah yang pertama yang berhasil memasukkan keseluruhan komputer pada satu chip (IC). Intel dimulai pada 1968 dan pada awalnya hanya membuat memori semikonduktor saja (Intel menemukan baik DRAM dan EPROM, dua teknologi memori yang masih kuat digunakan hingga kini). Pada tahun 1969 mereka didekati oleh Busicom, sebuah perusahaan Jepang yang memproduksi kalkulator performa tinggi (ini seukuran mesin ketik, kalkulator scientific ukuran saku pertama dibuat oleh Hewlett Packard HP35 diperkenalkan tahun 1972). Busicom menginginkan Intel membuat 12 chip kalkulator: Satu chip dikhususkan untuk keyboard, chip lain dikhususkan untuk tampilan, lainnya untuk printer dan seterusnya. Tapi Integrated Circuit mahal dalam desain dan pendekatan ini membutuhkan Busicom menutupi pengeluaran secara penuh dalam pengembangan 12 chip baru karena 12 chip tersebut hanya digunakan oleh mereka.

Kalkulator meja Busicom yang umum Tapi pegawai Intel yang baru (Ted Hoff) meyakinkan Busicom untuk menerima chip komputer keperluan umum, yang seperti semua komputer, dapat di program ulang untuk berbagai macam tugas yang berbeda (seperti mengendalikan keyboard, display, sebuah printer dan lainnya). Intel berpendapat bahwa jika chip dapat diprogram ulang untuk kegunaan lain, hasil pengembangannya dapat menyebar ke lebih banyak pengguna dan menjadi lebih murah untuk tiap pengguna. Komputer keperluan umum diadaptasikan dengan tiap kegunaan baru dengan menuliskan sebuah program yang mana adalah urutan instruksi yang tersimpan di memori. Busicom setuju membayar Intel untuk mendesain chip keperluan umum dan untuk mendapatkan pemangkasan harga jual karena itu akan mengijinkan Intel menjual chip yang sudah jadi pada perusahaan lain. Tapi pengembangan dari chip tersebut memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan dan Busicom mengundurkan diri dari proyek tersebut. Intel tahu bahwa ada sesuatu yang berharga dari chip tersebut dan dengan senang hati mengembalikan semua investasi Busicom hanya untuk meraih hak tunggal dari perangkat tersebut yang diselesaikannya sendiri. Ini kemudian menjadi Intel 4004, mikroprosesor pertama (uP). 4004 terdiri dari 2300 transistor dan mempunyai clock speed 108 kHz (108,000 kali per detik). Bandingkan ini dengan 42 juta transistor dan clock 2 GHz (2,000,000,000 kali per detik) yang terkandung di dalam Pentium 4. Satu dari chip intel 4004 masih berfungsi di pesawat luar angkasa Pioneer 10, yang kini menjadi benda buatan manusia yang terjauh dari bumi. Anehnya, Busicom bangkrut dan tidak pernah menggunakan mikroprosesor yang menghebohkan. Intel melanjutkan 4004 dengan 8008 dan 8080. Intel menjual uP 8080 seharga $360 sebagai cemoohan atas mainframe IBM 360 yang terkenal yang berharga jutaan dolar. 8080 dipasang di komputer MITS Altair, yang menjadi komputer personal (PC) pertama di dunia. Itu memang menjadi betul-betul personal: anda harus merakitnya sendiri dari bagian-bagian terlepas yang datang lewat surat. Kit ini bahkan tidak menyertakan gambar ilustrasi dan ini alasannya unit yang terlihat dibawah tidak sama dengan gambar yang ada di sampul majalah.

Seorang mahasiswa baru dari Harvard yang bernama Bill Gates memutuskan untuk keluar dari kuliahnya sehingga dia bisa memusatkan seluruh waktunya menulis program untuk komputer ini. Pengalaman awal ini menempatkan Bill Gates di arah yang benar pada waktu yang tepat saat IBM memutuskan untuk menstandarisasi mikroprosesor Intel untuk produk PC mereka pada tahun 1981. Intel Pentium 4 yang digunakan di PC masa kini masih kompatibel dengan Intel 8088 yang digunakan di PC pertama IBM. artikel sejarah komputer ini bersumber dari computersciencelab.com dengan judul asli An Illustrated History of Computers, yang telah diterjemahkan dalam bahasa indonesia oleh mas Edi Setiawan (esetiawan.wordpress.com)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->