MUTASI

Pengertian : Mutasi adalah perubahan organisasi materi genetic yang mengakibatkan terjadinya perubahan sifat atau karakter. Para peneliti : Set Wright (1870) Melihat adanya kaki domba yang pendek dibanding domba lainnya yang selanjutnya disebut domba jenis Ancon Hugo de Vrise (1901) dalam bukunya The Mutation Theory mengemukakan istilah mutasi dengan adanya perubahan fenotipe mendadak pada bunga Oenthera lamarckiana yang bersifat menurun Morgan (1910) menemukan Drosophila melanogaster jantan bermata putih diantara lalat jantan lain yang bermata merah Herman Yoseph Muller berhasi melakukan mutasi buatan dengan menggunakan sinar X

Mutasi gen terjadi jika DNA mengalami perubahan urutan nukleotida yaitu : Perubahan macam basa nitrogen : Tautomerik transisi dan tautomerik transversi Perubahan letak urutan basa nitrogen Perubahan jumlah basa nitrogen atau nukleotida (Frame shift) terjadi karena adiisi dan delesi .Beberapa istilah tentang mutasi : a. mutagen : penyebab terjadinya mutasi c. mutagenesis : peristiwa terjadinya mutasi b. mutan : organisme yang mengalami mutasi Jenis Mutasi : Berdasarkan faktor keturunan : Mutasi gen dan mutasi kromosom (aberasi kromosom) Berdasarkan cara mutasi : Mutasi alam dan mutasi buatan Berdasarkan macam sel : Mutasi somatic dan mutasi germinal Mutasi Gen (Mutasi Titik/Mutasi Kecil).

Menurut jumlah perangkat kromosomnya organisme dapat dibedakan : 1. Mutasi kromosom terjadi karena : Perubahan struktur kromosom karena adanya perubahan jumlah gen dalam kromosom akibat Delesi. Perubahan jumlah kromosom terjadi karena kesalahan pada proses mitosis atau meiosis akibat Pindah silang. Inversi. setiap kromosom mempunyai pasangan masing-masing. Duplikasi. Translokasi dan Katenasi. 2. Gagal berpisah atau rekombinasi DNA. Monoploidi yaitu organisme yang mempunyai seperangkat kromosom (n) dalam sel tubuhnya. misalnya lebah madu. misalnya sebagian besar organisme eukariotik. Diploidi yaitu organisme yang mempunyai dua perangkat kromosom (2n).Mutasi Kromoosom (Aberasi Kromosom). . Perubahan jumlah kromosom pada organisme dibedakan menjadi : Euploidi Perubahan yang meliputi seperangkat genom sehingga jumlahnya merupakan kelipatan dari set kromosom haploidnya.

. Tetraploidi yaitu organisme yang mempunyai empat perangkat kromosom dalam sel somatiknya. contohnya semangka tanpa biji 4. gandum. 5. kopi. Individu triploidi bersifat steril. Poli ploidi yang terjadi pada kromosom homolog disebut gutoploidi. tebu dan tembakau. pisang. Triploidi yaitu organisme yang mempunyai tiga perangkat kromosom (3n) dalam sel somatiknya. kapas. kentang. Contohnya tanaman budidaya seperti apel. Individu tetraploidi biasanya bersifat fertil. kacang tanah. sedangkan yang terjadi pada kromosom non-homolog disebut aloploidi. Poliploidi yaitu organisme yang mempunyai lebih dari dua perangkat kromosom.3.

Aneuploidi Perubahan yang meliputi jumlah kromosom dalam satu perangkat (salah satu kromoosom di dalam satu set kromosom).H.XO atau 44A + X)(H. Aneuploidi terjadi karena nondisjunction pada kromosom homolog ketika anaphase meiosis I dan anfase lag (tidak melekatnya gelendong kromatid pada gelendong pembelahan ketika meiosis. alat kelamin infantil dan tidak sempurna. kedua putting susu berjarak lebar. steril. . mental terbelakang. punya gelambir di leher. tidak punya ovarium. payudara tidak berkembang. badan cenderung pendek (kurang dari 120 cm) dada lebar leher pendek. Macam macam aneuploidi :     Nulisomik (2n-2) Monosomik ( 2n-1) Trisomik (2n+1) Tetrasomik ( 2n+2) Aneuploidi pada manusia Beberapa mutan pada manusia : Sindrom Turner (45. Turner 1938) Ciri-ciri : Jenis kelamin wanita.

memperlihatkan watak criminal. mempunyai kelainan otak. atau 15. XYY atau 44A + XYY) (P.XY + 13 dan 47. tubuh normal. ginjal dan usus.A. mental terbelakang. Jacobs 1965) Ciri-ciri : Pria bertubuh normal.XXX atau 44A + XXX) Ciri ciri: Wanita. polidaktili. IQ dibawah normal Wanita Super (47. 14.XX + 13 atau 45A + 13 + XY dan 45 + 13 + XX) Trisomi kemungkinan terjadi pada kromosom 13. tuli. mata kecil. .Sindrom Jacobs (47. wajah menakutkan. Ciri-ciri : kepala kecil. sumbing celah langit langit. steril karena alat genital dalam mengalami kelainan Sindrom Patau (47. biasanya meninggal sebelum usia 1 th. berperawakan tinggi. jantung. bersifat antisosial. prilaku kasar dan agresif.

mata sempit miring kesamping. lidah besar dan menjulur. kepala lebar dan pendek.XY + 21 dan 47. Ciri-ciri : Memiliki kelainan pada alat tubuh. bibir tebal.XY + 18 dan 47. mental terbelakang. gigi kecil-kecil dan jarang. dan rahang bawah kedudukannya rendah. tulang dada pendek. mulut kecil.XX + 21 atau 45A + 21 + XY atau 45A + 21 + XX) (J Landon Down 1866) Ciri-ciri : Tinggi badan sekitar 120 cm. jari pendek dan gemuk terutama kelingking. umumnya hanya mencapai usia 6 bulan saja. IQ rendah : debil (IQ 50-69). Umumnya steril . imbisil 25-49).XX + 18 atau 45A + 18 + XY dan 45A + 18 + XX) Trisomi terjadi pada autosom nomor 18. telinga. liur selalu menetes.Sidrom Edwards (47. idiot (IQ 24). telapak tangan tebal. Sindrom Down (47.

Sinar ultraviolet.Mutasi Alami       Mutasi yang terjadi secara alami karena beberapa faktor : Pancaran sinar kosmik. Radiasi internal bahan radioaktif yang masuk kedalam tubuh melalui makanan atau pernapasan akibat pencemaran radioaktif. . Sinar radio aktif yang terdapat di alam. Kesalahan sewaktu replikasi DNA Umumnya merugikan individu dan turunannya. Dapat menimbulkan varietas bahkan spesies baru.

neutron. Sinar UV. pengawet makanan. . obat-obatan tertentu.Mutasi Buatan. kolkisin. Disebut juga mutasi induksi. Faktor penyebab mutasi : Sinar : Sinar X. dan pestisida. Zat Kimia : Gas metan. sinar γ. formaldehida. kafein. jenis virus tertentu dan suhu tinggi. sinar β. sinar α . benzopyrene dalam asap rokok. yaitu perubahan materi genetika yang sengaja dilakukan oleh manusia.

Berdasarkan sifat genetic : mutasi dominant dan mutasi resesif. . Berdasarkan manfaat bagi individu : mutasi merugikan dan mutasi menguntungkan.Macam Mutasi Lain. Berdasarkan Macam atau tife sel : mutasi somatic dan mutasi germinal Berdasarkan jumlah faktor keturunan yang mengalami mutasi : mutasi mikro (bertahap) dan mutasi Makro (lompatan). Berdasarka arah mutasi : mutasi maju dan mutasi balik.