PEMIKIRAN FILOSOFIS HUBUNGAN NEGARA DAN AGAMA DI INDONESIA

Rfngkasan Disertasi

oleh:

Annaidy A\mawi
07/259757/SMU /317

PROGRAM DOKTOR ILMU FIlSAF AT

PASCASARJANA FAKULT AS FILSAFAT UNIVERSITAS GADJAH MADA
Y()GYAKART A

2009.

-- -- -- -- -- -- -- _- _- _- _- _- _- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- _- _- _- _- -- -- -- -- --

til

Tim Promotor dan Penguji

Prof. Dr. Ko@nto Wibi:sono Siswomihardjo '.
I

(Promotor)

Prof. Dr. Kaelan, MS

(Ko- Promotor)

Tun~enguji

Prof. Dr. Djoko Soerjo, MA Prof. Dr. Achmad Dardiri Prof. Dr. R. Soejadi, SH • Dr. M. Mu.khtasar Syamsuddin Dr, Abbas Hamami Mintaredja. Dr. Arqom Kuswanjono Dr, [oko Siswanto

IV

Bapak,.1bu". Saudara/ i :meIuangkan waktu. dan meritlpnkan 1angkah untuk. hadir pada ujian It'I'buka ini.. dari lubuk
AIa5 kesediaan

hati yang paling da1am kami ~ mengucapbn terima kasih yangsebesar-besaInyil dan pengbargaan yang~ya.


Yogyakarla.. 6 JWli 2(KJ9

ArmaIdy Annawi

Hu bu ngan ini mcmperlihatkan tingkat otoritas indi vidu dan kclompok-kclompok dalarn masyarakat untuk rnengatur sendiri peribadatan sesuaidengan keyakinan masing-masing. terutarna diawal pernbentukan negara bangsa (nation state} Indonesia oleh para pcndi ri negar(l (formding . I Ial tersebut ~(lngat pennng untuk dikaji dalam konteks lndonesl a yang memiliki dasar-dasar berpikir berbeda dalarn rnelihat peran dan (ungsi nega ra dalam kehidupan pu blik.1 n tentang hubungan negar<1 dan ilga ma juga melahirkan pem i k iran ata l1 teori yang dapat rncnerangkan hubungan ncgMa dan agamLl dalarn pcrnik[ran politik modern. perdcbatan mengenai hubungan nt. Kcdua. Perdcbal. Dalam konteks ke-Indonesiaan perdebatan ini juga tnendapat perhatian yang sangal serius. Hu bungan negara dan agama tclah menjadi suatu perdebatan yang cukup hangat dalarn sejarah dan kancah pcrpolitikan di Indonesia. Polemik tcnlang sccul ar stale mcmperl ihatkan ha hwa persoalan hu hungan negZlra dan agama menjadi bidang kajian yang renting a [as bebcrapa alasan. Polemik meruporlihatkan adanya suatu perbedaan pondapat tentang hubungan ne-gara dan agarna di Indonesia.HUBUNGAN PEMIKIRAN FItOSOFIS NEGARA DAN ACAMA D1 INDON ESIA '.'gMiI dan agama rnenjadi renting karena persoalan ini rneru pakan h'"Cjalamilsyara kat yang berakar dari permasalahan lahirnya gerakan sekularisasi dalam sejarah pemikira n Barat. Perbedaan in i menga kibatka n [ahirnya keteganganke tcg anga n po li tik idco lo gi . Wacana hubungan ncgara dan agama terjadi di kalangan politikus dan tokoh masvarakat. hubungan negara dan agama tclah menjadi perdebatan panjang untuk rnenentukan batasan-batasan dalarn hal apa neg<tra dapat ikut carnpur dalarn urusan a gama_ H ubungan negara dan agama ini mernperlihatkan ti ngkat otonorni dan pf>ngakuan agama sebaga i hak asasi indi vid ual yang U1usannya disera hkan pada lernbaga-lembaga agama yang bebas dan otonom. Pertama.

melahirkan rumusan masalah: ~Apa dasar pemikiran filosofls hubungan negara dan agama di Indonesia dan bagaimana dengan tipe negara Indonesia?" . Ketiga. dan merefleksikan dasar filosofis hubungan negara dan agama di Indonesia serta perhatian ba ik d ikalangan rerutarna dikalangan politikus dan . memahami perkembangan pemikiran mengenai hubungan negara dan agarua di Indonesia. Meskipun agama Islam rnerupakan agama mayoritas. Masalah ini sering mendapat politikus maupun intelekrual. permasalahan ini dapat dikatakan bersifat latent dalam kehidupan berbangsa dan bemegara.en primordial dalam masyarakat Indonesia juga sangat tinggi. Indonesia merupakan negara dengan komposisi masyarakat paling majemuk di dunia. Hubungan negara dan agama sebagai fenomena soslal poJitik di Indonesia menunjukkan adanya auatu kondisi pasang surut dalam perjalanan sejarah. Format bangsa dalam pengertian ke-Indonesiaan merupakan konsep yang sanga t berbeda sekali dengan pengertian ba ngsa secara rr adisional yang bera kar pada persoalan geneaJ ogi -ant ropol ogis. Perbedaan pendapat termaksud dalam hubungannya dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dari Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pernikiran mengenai hubungan negara dan agama. Hamper 17 persen dati jumIah etnik dunia bermukim di kepulauan ~ Nusantar a in i. Hal Ini menjadi penting karena daJam perjalanan seiarah pembentukan negara bangsa (nation state). apaJagi kalau hal ini dikaitkan dengan persoalan pluralitas agama. Keberagaman hidup dalarn beragama juga menjadi permasalahan penting dalam kehidupan bemegara. intele ktual J slam. namun dalam kehidupan bemegara format hubungan negara dan agama oleh pendiri negara dirumuskan dalam tipe negara (state type) yang berlandaskan pada filsafat kenegaraan Indonesia. Tingkat sentim. yaitu Pancasila. masalah korrtekstualisasi tipe negara ($tate type) rnerupakan suatu hal yang penting dalam hubungan n~gara dan agama di Indonesia.2 JuN1a). Oleh karena itu.

rnaka dalam peneli tian i ni digunakan landasan teor] transformasi filosofis-ideologis daiarn konteks filsafal Pancasila sebagai dasar antropologis hakikat manusia l1lonopl!l ralis.1sila_ Untuk rnenjawah dasar filosofis hubungan negara dan agama d l Indonesia. penelitian ini juga menggunakan metode herrneuneti kat ind u ktif. Artinya. dan heuri stik. agama merupakan sesuatu yang dalam praktiknya seorang individ u bcnar-benar percaya dan rneletakkan dalarn lubuk hatinya slIpaya rnanusia dapat men-genal Tuhan dcngan pasti. Dala m rnernbahas persoa tan tersebu t d iguna ka n metode analisa dan sintesa. Negara harus berpangkal pada budi pekerti manusia ya ng objek tlf rnelalu i pedornan dan peraturan hukum. Ha I in! disebabkan karena gereia rnenjadi kcl ihatan dorninan dalarn aspek institusional dan hirarkhi. terbentuknya suaru negara mel iputl adanya wilayah. pemerintah. Dalarn p<lda j tu. Dengan dernikian. Selatn iru. kata saeC1~1 atau sacculare digunakan untuk lingkungan um hidup dunia yflng mengimbangi institusi-institusi gercja..lfat Panc. Apahila mernbahas hu bungan negara dan agama. Deugau dcmikian. agarna merllpa kan perbuatan dan perilaku rna nusia yang paling mulia dalarn hubungannya dengan Tu han. di mana J alam :'iE'gClla hal nasib rnanusia ditentukan'oleh kekuatan utama. rna k a t idak dapat diiepaskan dari pernlkiran tentang negara sekular. agamil pada hakikatnya adala h suatu bentuk perasaan ketergantu ngan manusia. Pemikiran tenrang hubungan negara dan agarna diawali dcngan pcmbahasan mengenai negara sebagai suatu masyarakat poliuk yang telah iahir sejak zarnan dahulu dalarn sejarah umat manusia. Olch karcna itu. Agarna juga bersentuhan ticngan hal yang rnutlak dalarn ala rn yang r(>nu h rahasia ini. Dalarn bahasa kerohanian Kristiani. atau saeculare banya k di pakai dalarn arri yang berlawanan dengan gerejil dan Kzisrian i. kedaula ta n dan konsti hIS i. saecuhtn. Istilah sekular merupakan penolakan (penafian) terhadap sakralitas yang ada pada gereja atau agarna.rele vansi h ubu ogan rcrscbu ~ bagi ti pc nega ra J ndcnesia da la III perspektif fils. . rakyat.

Bjble.4 Dalam h I. Di saat sekularisme telah berkcmbang pesat dan menguasai kehidupan politik maka akan melahirkan pemikiran tentang negara sekular.q tersebut memberikan gambaran bahwa sekularisme merupakan suatu fa1safah dan pandangan hidup. Negara sekular merupakan negara yang memisahkan hubungan ncgara dan agama.J bu ngann y a de ng. va tisasi terhada p w LIayah . Negara hli dapat digoiongkan menjadi tiga . Sekularisme dimaksudkan untuk memberlkan jawaban atas sega1a persoalan yang berkaitan dengan eksistensi manusia.e lingkungan sekular (soecuium)_ Dalam konteks Eropa se k u Ia r isasi berarti p r. sehingga ia dipandang sebagai gagasan yang mampu rnenggantikan Iungsi agama.an gereja dan dun ia. Sekularisasi kemajuan merupakan (modemisasi) suatu dengan perkernbangan rneniadakan manusia menuju unsur gnosis dalarn kemajuan yang diraih. dan hall kernudia n". Sekularisrne dipakai sebagai istilah dalam s is tern etika dan fiJsafat yilng bertu juan untuk rnem beri interpretasi terhadap tata kehidupan manusia dengan meninggalkan keperca y aan ke pad a T uhan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya campur tangan Tuhan atas kemajuan yang dicapai oleh manusia (deisme)_ Sekularisasi tidak hanya rneliputi aspek-aspek politik. sistem keyakinan yang bersifat anti agama dan bahkan dapat dikatakan lJer5ifat athei«. Pengertian . yakni apa yang dikenal dengan istilah sekularisme (seculari. seni. Sekularisasi atau ~aecu 1(1 risatio bera rti me mba w a a ta U mem ulangka n ses ua tu a ta u seseorang k.!im). Paham ini hanya bertumpu pada tatanan dunia profan.wila yah gereja hingga politik. istilah SC' ku larisasi pertama kali digunakan pada abad 17_ fa muncul dalam skala ke Iuar dad pengaruh kepercayaan Kristiani di Barat. tetapi juga merernbes ke dalam aspek kultural karena proses tersebut rnerumjukkan lenyapnya penentuan rdigius dari simbol-sirnbol integrasi kultural Pada pertengahan abad ke XIX muncul konotasi bam yang khas dalam hubungannya dengan konsep sekular. dan ekonomL Sekularisesi da1am perkembangannya diperluas maknanya menjadi konsep sosiologik dan teologik.

Dalam negara (lgama kekuasaan dipandang dan dipaharni sebagai suatu bentuk realitas yang bersifat lla hi karena ber h u bu ngan dengan JW-rsoalan.5 macam model. Negara agarna ciapa t d ikata kan seba gai sua tu bentu k nega ra ya ng dik uasai serta mendapatkan Iegitimasi dan suatu agama tertentu.l i dua entitas yang tidak da pat dipisahkan sama sckali. sekali dengc'ln agarna_ Model kedua.. negara berkcpentlngan u ntuk rnenciptakan iklirn kehidupan masyarakat yang religius. Agarna mcmberikan legitimasi formalnya terhadap kekuasaan negara dalam bentuk hukum-hukurn agama yang rnengikat SdUTUh warganegara. terutarna oleh aga Ina yang dijadikan sebagai agama negara_ Negara agatlla serjng juga d lsebut dpng<tn nega ra teokrasi. yait·u negara tcokrasi langsung dan teokrasi tidak langsung. yaknf suatu bentuk pernikiran yang menganggap atau mcngatakan bahwa terdapat hubungan erat antara nega ra dan aga rna _N egara cian agama d iperea ya i dan d iya ki ni st. ne-gara agama atau negara teokrasi terbagi menjadi dua. yaitu negara sekular yang rnempunyai kepentingan terhadap agama. Perrnasalahan i rri dapat pula d ikataka n sebaga i suatu bentu k . karena persoalan tersebut rnerupakan masalah individu dan sangat pribadi dari warganegara.pe rsoalan su pm-na t t t ra I. Dalarn sejarah perkcmbangannya. yakni ncgara berupaya untu k rnengadakan pemisahan secara tegas hubungan npgara dan agarna. Model ketiga. N egara tcokrasi langsung meyakini ba hwa pemerintahan negara merupakan suatu h€ntuk otoritas bngsung dari Tuhan. Palamar yaitu model yC'lng pal ing ekstrim adalab negaTa yang dalarn kchi d upan sosial politik kenegaraan anti sam..'ba g. sedangkan negara teokrasi yang tidak langsung meyak lni bahwa yang menyeh:·nggarakan pcmerintahan ne-~ara bukanlah Tuhan sendiri. rnelainkan kepala negara yang mcrnpunyai otoritas memerintah alas kehendak Tuhan. Di da lam nega ra ~garna terintegrasi dua kekuasaan pol itik yaHu ke kuasaa n negil ra dan kc k u a saan aga rna seca ra korn prehensif da Iam suatu realitas sosial masyarakat. Negara tidak ikut carnpur tangan dalarn persoalan-persoalan kcagarnaan. Dalam mode] ini.

Dalam negara . Hal ini tidak dapat dipungkiri karena yang Ilahi atau Tuhan tidak membutuhkan Iegitimasi manusia. Perkembangan pemikiran hubungan negara dan agama di Indonesia diawali pada masa penjajahan Belanda yang membawa pengaruh terhadap masyarakat pribumL Salah satu kebiiakan yang diterapkan oleh pemerintah Hindia BeJanda yaitu "politik etik" dengan gagasan asosiasi.ng modem. Dalam dunia pendidikan. dapat menuntut suatu bentuk pertanggung jawaban. Ide pokok yang mereka lontarkan adalah pernbangunan bangsa Indonesia ya. Persoalan ~ u tama da n ha kik. Terhadap kehendak dan kekuasaan Tuhan manusia tidal. Kebijakan ini malahirkan suatu elite intelektual dalam masyarakat priburni yang berhasil mengenyam pendidlkan Barat sekular. yaitu men. perubahan ini tampak sekali dengan . sebab Tuhan bersifat mut1ak.:.i dari format da n pra ktik nega fa agama adalah masalah 1egi timasi kekuasaan politik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kekuasaan pohtik hanya dapat dipaharni dan dipandang berdasarkan pada suatu a turan-a to ran yang da tang dan hers umber dan hukum Tuhan. Ada dua kala kunci yang perlu mendapatkan perhanan yai tu masalah legi timasi dan ke kuasaan. Berangkat dan persoalan tersebut muncul rnasalah legitimasi politik.genai apa yang menjadi dasar keabsahan yang secara normatif sebagai landasan atau fondasi dari suatu wewenang atau otoritas terse but. ctri yang paling utama dan ha kiki da ri negara aga rna adalah bahwa kekuasaan negara terse bu t mempunyai suatu bentuk otoritas atau wewenang yang berasal dari Tuhan.gama" kekuasaan politik tidak berdasarkan aturan hukum (ru/~ oflmo ) sebagaimana yang biasa dipaharru kebanyakan orang.6 persoalan kekuasaan religius. Dalam konteks politik kenegaraan. yang terbebas dan segala bentuk keterbelakangan. Hal tersebut dapat d ikatakan menjadi permasaJahan yang paling utarna dan hakiki apabila membahas persoalan format dan praktik negara agama.

J L dengan pangkal tolak pem ikiran yang digunakannya. Kernajuan ini dipercepat pula dengan adauya tuntutan-tuntutan politik yang menghendaki terjadi penajarnan paham.mulai merigadakan pem baharua n-pcrnbaharuan s istern dan metoda pengaj. tekanan-tekanan sos[.la hun [era khir kek uas <l n k 01on tal isme He land a di Indonesia. menyebabkan pemirnpin-pemimpin umat lslarn menyambut baik dart bersimpaf tcrhadap kedata ngan pasukan ]€'pLlng pada bulan Maret 1942_ Berbeda dengan sik ap politik netral yang drkcm bangka n olch Pf'nb'1JClSa Beland" terhadap umat Islam. pergolakan dan persekutuan yang silih m-rg<lnti antara kclornpok intelcktua 1 Barat dan agama_ Hal ini rneru pakan salah sa lu aspek dalam proses poembent u kart bangsa Ind 0nesia. yaitu muslim tradisional.:1 buah id 00]0 gi yan g rn el ata rl)€iak a ngm y a."'1 Iepang berupaya rnembujuk pemimpin-pemimpin u mat Isla m untuk berscd ia bekerja sarna dengan mCTE'k<.ll politik tcrhadap bangsa lndoncsia dirasakan sernakin keras. muslim pernbaruan da n muslim sekular . dan menurnbuhkan rasa pcrcaY<t diri .L Meningkatnya peranan kekuatan Islam telah rnembcrikan pcngdahu<ln ban. Sekolah-sekoiah keagamaan .. S(:'Sll. 'le kanan-tekanan sosial pol itil ini Iah ya n f. ideologi Islam dan ideologi Barat modern Sekuler. yai tu id edog i Kebangsaan. OJ sini tcrlihat adanya persaingan.i li go longanny a. pend apat.7 masu kny a <:. Kcdua tokoh ini sangat keras' dalarn mempertahankan prinsip dengan argumentasi rnasing-masing. yai tu M IIhammad N a tsir dari go]ong.tn rnusl im tradisional dan reforrnis serta Suka rno dari golongan muslim sekular. Muncul dua tokoh yang masing-rnasi ng rnewa k. istcm peng<tjMan modern se ku la r yang mendorong lahi tnya sekolah-sckotah borcorak pernbaharuan..tran_ PcrbP_dam dalam trad tsi mtelektual rnenyebabkan mereka rnengajukan pilihan politik dan ideologi yang bcrbeda pula. Pada rnasa ta hu rt . dan sikap. sehingga akhirnya melahirkan tiga go]ongan masyarakat Islam d i Indonesia.yang dalarn hal ini terdapat pada ag<1llla Islam ..I'aharn di k<liangan rnasyarakat muslim Indonesia tersebut rnewujud kan tig. penguas. Kctiga golongan paharn dan sikap i tu.

.Pada masa sidangsidang umurn BPUPKI tersebut dtbahas mengenai dasar negara. terjadi suatu perbedaan . pendapat dan perdebatan yang bersifat rnendasar mengenai dasar negara serta hubungan negara dan agama. Badan ini mernpunyai tugas untuk mernpelajari dan menyelid iki hal-hal penting yang berkenaan dengan segt-segi politik. para pendiri negara rnengungkapkan pendapatnya tentaog dasaT negara Indonesia merdeka. Pada pertengahan bulan Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau Dokuritsu Zyunbi linkai. ekonomi.rang Dunia kedua membawa hikmah bagi bangsa Indonesia.Dalam perkembangannya kemudian. alas nama seluruh bangsa Indonesia pada jam 10. Dalam sidang pertama BPUPKI yang berlangsung dari tanggal 'l9 Meisampai dengan 1 Juni 1945.00 pagi di kediaman Sukarno di ja1anPegangsaan Tirnur 56 Jakarta. Langkah pertarna yaitu pernbentukan "Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai" (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kernerdekaan] Indonesia pada tanggal 29 Apri1 1945. dan batas negam.8 bagi urnat lslam dalarn beru rusan dengan administrasi pemerintahan dan mihter dalam masa pendudu ka n [epang. Pada tangga[ 8 Agustus 1945Sukamo. yang diproklamasikan oleh Soekarno dan Hatta. Dalam pertemuan tersebut. Sehari setelah Proklamasi. Dalarn sidang-sidang tersebut. Hasil sidang pertama mengusulkan mernbentuk Panitia Ked1 Penyusun Preamhule Hukum Dasar yang bekerja sampai tangga1 22 [uni 1945 dan menghasilkan Rancangan Preambule UUD. dan lata pemermtatlan yang dibutuhkan dalam rangka pernbentukan negara Indonesia Merdeka. Kernenangan tentara sekutu dalam Pe. bentuk pernerintahan. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengadakan sidang pertama. mes kipu n di sisi fain :5 U a sa na kehid upan sosia 1 ekonomi rak yat indonesia umumnya sangat memprihatinkan. hubungan negara dan agama. Hattar dan Radjiman berangkat ke Saigon. Keadaan semacarn itu mempercepat proses terc:apainya kemerdekaa n. bangsa Indonesia berhasil memproklarnirkan kemerdekaannya pada Tanggal 17 Agustus 1945.

a Esa" melalui suatu kesepakatan yang Iuhur. yakni tahap pertarna 29 September 1955 untuk rnerrulih anggota parlernen dan tahap kedua untuk rnernilih anggota Konstituante pad a langgal 15 Desember 1955_ Kcnsntuante rnerupakan lernbaga yang dibuat untuk membentuk UUD. Pernilihan umum nasional pcrtarna dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia dilaksanakan pada tahun 1955_ Pemllihan umum ini diikuti sebanyak 34 partai pol.prinsip demo krasi yang sanga t mengutamakan prinsip kesetaraan dalarn kemajetnukan. Hatta mengu su lkan penguba han rancangan Pernbukaan VUD dan isinya. lanka n sya r rat fsIam ba gi pa ra pem. Dalam sidangsidang Konstituantc. terjadi kembali perbedaan pendapat dan perdabatan yang bcrsifat rnendasar rncngenai dasar negara serta hubungan negara dan agama_ Perdebatan yang terjadi pada sidang Konstituante an tara tahun 1957~ 1959 rnemega ng teg U h pri nsip. Pada masa Orde Baru yang ditandai dengan tekad untuk melaksanakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar "1945secara murni . Perdebatan yang paling sulit yaitu mengenai hubungan negara dan agama yang sarat dengan pemikiran Hlosofls. Kernajernu kan bangsa Indonesia merupakan suatu Iakta yang tidak dapa l dibantah sebagai warganegara. Pembahasan mcngenai dasar negara akan senantiasa rnenimbulkan perdebatan yang alot karcna dasar negara mCTU pakan pijakan dalarn mcnentukan arah dan prosedur penyelenggaraan negara.e Iu knya Pada pertem uan bersejarah tersebut. itJk yang terbagi dalam dua tahap. Hal ini dilakukan karena rnenerima kebcratan dar i kalangan rakyat Indonesia Timur tentang rumusan kalimat dalarn Piagarn Jakarta: "dengan kewajiban mcnjaN. disetujui rurnusan "Kctuhanan Yang Mah. Peed €batan para tokoh politlk dalam rnajelis tersebu t Ul€flggam barkan suatu bentu k kema tangan berpiki r dalarn mernbangun dasar negara.9 rara pendiri negara berrnusvuwarah dan mencapa i suatu mufaka t dalarn kaitannya dengan persoalan dasar nega ra yang akan rnenjadi dasar hubungan n<!garada n aga rna.

ini jelas meru pakan suatu cr. konsekuen. melainkan didasari pula oleh pendirian ideologi-politik yang dianutnya. Bila ditelaah. mela inkan bersifa t kompreh. tiba-tiba rakyat Indonesia dikejutkan oleh pernyataan an politik Soenawar Soekowati yang menyatakan bahwa "Negara Republik Indonesia adalah nt. yaitu Marhaenisme yang menjadi azas Partai Nasional Indonesia.Dengan mengatakan negara Indonesia adalah ncgara sekular berdasarkan Pancasila.10 d. maka apa yang dinyatakan oleh Soenawar itu tidak hanya dilandasi oleh teori hukum tatanegara tertentu."ga. Apabila ditinjau secara ideologi-politik. permasalahan mengenai hubungan negara dan agama bukan merupakan suatu benruk hubungan yang bersifat l d ikotomis. DaIarn Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan dasar falsafah negara Pancasila.. yaitu pemikiran Barat sekular yang diyakininya.. Konsep perrusahan secara tegas hubungan negara dan gereja/ aganaa yang terjadi pada Abad Pertengahan d i Eropa (Bara t) tidak sarna dengan konsep hubungan negara dan agama dalam Pancasila.m tradiciio in conceptio.. rnengatakan negara Republik Indonesia adalah negara sekular. sebagai ideologi bangsa dan negara . Pembahasan mengenai dasar filosofis hubungan negara dan agama di Indonesia diawali pada tanggal18 Agustus 1945 oleh para pendiri negara (founding fathers). Mereka menetapkan Pancasila sebagai dasar filsafa t negara. baru kaIi itu seorang tokoh politik nasional yang dengan berani secara terang -terangan dan berdasar lean teori hukum ta tanegara tertentu. pernyataan Soenawar termaksud sangat dipengaruhi oleh pemildran mengenai negara di Barat. Dalarn perjalanan sejarah rkgara Prok1amasi 17 Agustus 1945.raekular (~14lar ~l{lte)" _Pemyataan s j n i d Ilon ta r ka n seh ubungan dengan kesim pulannya terhada p isi pidato kenegaraan Soeharto di depan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada tanggal 16 Agustus 1983. Artinya bertentangan dengan rnakna Pembukaan UUD 1945.enslf-integra1 yang dilandasi oleh semangat budaya religius bangsa Indonesia. terutama tentang "pemisahan antara negara dan agama' .

a'L su mht. a kart tetapi] uga me Hpu ti ha ki kat dasar dari sila-sila yang secara filosofis mcru pakan dasar ontologis sila-sila Pancasila. pandangan P'lncasila rncngenai manusia menvata kan bahwa manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial. bcrkedudukan sebagai S~{latsfimdmm:nlaJ nornt.~r tertih h ukum Indonesia.'". artinya tujuan akhir. Dasar ontologis Pancasila pada hakikatnya adalah manusia mmwplumlis sebagai dasar hakrki antropologis. Ketuhanan Yang Maha EM sebagai dasar onrologis. yang di dalarnnya tcrkandung pengakuan adanya rclasi saling terganlung antarmanusi a. Dcngan dcrnikian. episternologts dan aksiologis hubungan ncgara dan 3gama_ Ketuhanan Yang Maha Esa menu rut dasar kemanusiaan yang adi1 d.uganegara) tidak hanya kemakmuran atau kcsejahteraan yang di u pavakan ulch negara . sedangkan beradab rneru pakan pelaksanaan dan penydcnggaraan keadilan dalarn kualitas rnanusia sebagai mahluk sosial.lu UUD 1945. Dengan dernikian. Ketu ha na n Yang Maha Esa mcru pakan prinsip yang lebih mendel a m d a ri ncga ra Indonesia dan mcru pa kan lujuan lehi h lanju t. Oleh karena itu. sifat kodrat manusia (rnakhluk individu dan makhluk sosial]. jasrnani dan roha nil. Tujuan hidup manusia (vI. nilai-nilal Pancasila secara vuridis harus d rtransformasikan ke dalarn UU[) negara fnd onesia serta pada se llJru h pera tu ran perundan ga n la inn y a. maka subiek utarna ncgara adalah rakyat.'ln beradab" menunjukkan bahwa Tuhan Yang Mahfl Esa mengarnanatkan kopada rnanusia sebagai makhluk individu berwatak adil. serta kedudukan kodrat rnanusia (makhluk pribadi berdiri sendiri dan makhluk Tuhan). Manusia sebagai pendukung uta rna sila-sila Pancasila secara ontologis memiliki hal-hal yang mutlak. Pancasila yang ada pada Pernbuka. di mana unsur rakvat ada lah manusia itu sendiri. yairu terdi ri atas susunan kod rat (raga dan jiwa.lf Indonesia serta berkcdud u knn pu la scba:. Dl dalarn Pancasila sebagai dasar filsafat negara. dalam filsafat Pancasila hakikat dasar antropologis sila-sila Pancasila adalah rnanusia. Parscasila merupakan suatu sistern fllsafar yang kesatuannya tidak han ya men yangku t sll a-sil anya saia.

Pelaksanaan kehidupan k. Agama dapat pula dllihat sebagai potensi transformasi. rnelainkan memeluk bermacam-rnacam agama_ Umat beragama yang satu dengan umat beragama yang lain mengernbangkan sikap saling horrnat-rnenghormati dan toleransi agar dapat tercipta kondisi kerukunan hidup antarumat berbeda agama_ Di samping itu. suasana dan kondisi yang saling memberi antara negara dan agama sesuai denganfun gsi dan peranan rnasing-masing.enopang terwujudnya aspirasi bernegara.eagamaan tennaksud dapat mernbawa persatuan dan kesatuan bangsa. yaitu menurut dasar kernanusiaan yang adil dan beradab. negara sendiri juga senantiasa mengadakan kerjasama eksternal dengan agama-agama agar tercipta iklirn. Negara _ Indonesia juga tidak menghalang-halangi hubungan keagamaan antara warganegaranya dengan bangsa-bangsa lain atau pusat-pusat keagamaan demi kernajuan agama yang bersangkutan. melainkan Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri.l sila Ketuhanan Yang Maha Esa di dalam Pancasila.ian itu terbawa oleh kenyataan bahwa bangsa Indonesia tidak memeluk satu agarna saja. rncnum bu h-kernbangkan kcb id upan demokrasi yang sehat. la juga rnerupakan . Kehidupan keagamaan yang demJk. Dalam sila pertarna tersebu t ditunjukkan bahwa negara [ndouesia herd iri d iatas landasan rransendensi Ketuhanan Yang Maha Esa dan alas landasan irnanensi. perIindungan serta kesempatan yang sarna.]2 saja. menunjukkan bahwa negara Indonesia sanga t menghargai dan menghorrnaU agama tanpa mengadakan d iskrirninasi atau pembedaan antara agama yang satu dengan agama yang Jain. [kngan dernlkian. karena berbagai nilai yang diperjuangkannya. Setiap agama menerirna hak. fungsi dan peranan ag. mewujudkan nilai-nilai kernanusiaan yang adi] dan beradab. Dengan adanya jarninan kemerdekaan beragama dari negara. fasilitas. sekahgus dapat difungsikan untuk m. serta membawa seluruh bangsa Indonesia menuju terwujudnya kehidupan yang berkeadilan sosial.ama di Indonesia mempunyai POSiSl yang sangat stra tegis dan penting_ Hal ini dita ndai dengan d icanturnkan ny.

umal beragarna berkewajiban untuk mcmbcri surnbangan dalam rangka tanggun6iawab bersarna untuk rneletakkan landasan moral.l rna tidak dibenarkan rnasuk ranah pribadi akidah masing-rnasing omng_ Dcng.-1ngunan masyarakar J ndonesiu. Intensionalitas ncg<lra dan . Oleh karena ilu. kehidupan <'. ncgam maupun scrnua paharn dan aliran i'lg.:m dernikian.h pernersatu dua unsur yang berbeda sifatnya. karena sila tersebut merupakan prinsip yJ ng terd alan i. sehingga terciptanya suatu masyarakat adil dan makmur. dari seluruh sila-sila Pancasila lainnya.-l mampu berperan mcnurnbuhkan rasa solidaritas kcbangsaan.Igam'. agama juga mampu mcngkond Lsi an dan membcrikan konstribusi yang Ilwmper· k tinggi moralitas bangsa dan ncgam yang mcnginginkan kcadilan.:mg terdiri atas berbagai clcrncn bangsa. yuridis dan politis dalam ncgara sebagairnana yang terdapat dalarn Pernbukaan UUD 1945_ Dalarn .j lei Ketuhanan Yang Maha Fsa dari Pancasila. Dalarn kchidupan bcrsama ini. Agan 1<\ dapat berperan seb<lgfli penvatu dan pE'ngu tuh berbagai perbedaan pendapat yang tirnbu 1 dalarn masyaraka 1_ Ka rena itu. da lam negM<l yang berdasar Mas Ketuhanuu Yang Maha Esa. sehingg. melainkan ag<lm.:lmendapat legitiffiilsi filosofis. fk. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan pukuk atau dasar . etik dan spiritual serta h:tap mempcrhatikan dan mcnghormati nilainilai tradisional mil uFun nilai-nilai rcligi us yang menjad i JwnghayM.Jgama terleta k pada c. Sila K(>tuhanan Yang Mah<l Esa adalah pedornan dasar bagi keflidopan kencgaraan y.1tidak dipisahkan. prinsi p dasar kehidu pan bersarna rnelipu ti borbagai perneluk aganM dalam suatu nE'gara. SUa Ketuhanan Yang Maha Esa juga mcmcgang pera nan yang sangat ~wnting se.tall pengikat yang dominan dalarn i nloraksi antarrnunusia.rdasarkan pandangan tersebut.l!l bersarna dalam rnern perkokoh pf'mb.bagi"ll (lS. Ia dipandang scbagai dasar dan surnber yang harus menjiwai pelaksanaan sila-sila yang lain. yaitu negara di satu pihak dan agama d i pihak lain. dasar dan tujuan yang terakhir _ Kctuhanan Yang Maha Fsa SE'bagai sila pertarna memberikan sifat yzmg religius kepada negara Indonesia.

pilihan ~a yang berdasar alas Ketuhanan Yang Maha Esa ada1ah khas dan sesuai dengan kondisi objektif bangsa Indonesia.Pili han kreatif tersebut rnerupakan suatu proses eklektis inkorpora til. H uku m di ]ndonesia memiliki sumber dasa r moral yang berpangkaJ pada nilainilai Ketuhanan.. sehingga antara Pancastla dengan agarna sebenarnya merrulikl nub ungan ka usalitas. Para pendiri negara (founding foth. Konsekuensinya dalarn Iilsafat hukum adalah bahwa nilai-nilai hu kum T uhan bersama -sarna dengan ni La i hukum kodrat. flu ku m etis dan Iilosofis rnerupakan su m her h u kuru posi hi di Indonesia. karena adanya kekhasan unsur-unsur rakyat dan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai rnacarn etnis. Maha [sa rnerupakan prinsip konsti1Ilg tu+if maupun regu1atif bagi tertib hukum Indonesia. karena Pancasila d irurnuskan berd asarkan CflUM J1Jate ria] is nilai -nilal agama. Pancasila bukan agama. ! . Berangkat dari analisis filosofis tersebut. Sesuatu yang dapat dikatakan orisina1 dan khas dati ideologi Pancasiia yang dianut bangsa dan negara Indonesia adalah penempatan sila "Ketuhanan Yang Maha Esa" sebagai prinsip moral transendenral yang membirnbing dan rnengarahkan kehidupan berbangsa dan bernegara menurut dasar ~kemanusiaan yang adil dan beradab". Pokok pikiran keernpat ini menyatakan dengan jelas dan tegas til'€' negara "berdasar alas Ketuhanan Yang Maha Esa rnenurut dasar kemanusiaan yang add dan beradab". Kajian iru mengungkapkan pengertian . ras dan agarn. schingga rnerupakan suatu pangkal tolak transforrnasi dan derivasi bagi tertib hukurn Indonesia serta hukum positif rang berada di bawahnva.ini.a. Ketuhanan Y.ers) sulit untuk menentukan bentuk negara sebagaimana yang ada di dunia. maka sebenarnya sudah ndak ada rnasalah lagi terhadap Pancasila sebagai dasar Iilsafat negara dalarn kaitannya dengan kehid upan dan eksistensi agama di nega:ra Indonesia. Pendiri negara lndonesia akhimya dapat menentukan pilihan yang khas dan inovatif mengenai hubungan negara dan agama. . HaJ ini sebagaimana yang tercantum pada pokok pikiran keernpat. Artinya. suku.

Bagi rnereka yang bukan beragarna Islam. hak- .1. Demikian pula halnya dengan petrukiran politik kenegaraan.15 secara ft losol is da n mcnda lam l('nt. Hal ini akan berakibat tidak adanya prinsip yang setara bagi segcnap "warganegara". Pem ikiran seku lar dalam perkernbanganuya telah menjangki ti f1emi ki ran manusia: Manusia relah rnenyingki rkan rnetafisika dan etika dalarn kehidupannya.:L Pern iki ran sckular tidak dapat menolong rnanusia dan rncngarahkan manusia pada nilai-nilai yang lebih hnggi (nilai rransendcntal yang terdapat pada agama) selarna pemikiran tersebut tid". walaupun rnereka rnenda patkan pcrlindungan sebagai kaum minoritas. Nilai-nilai transendental dan spritual keagamaan rnerupakan suatu keyakinan yang paling hakiki dalarn kchidupan rnanusia sertf' mernpunyal kckuatan untuk menggerakka n manusia atas dasar metafisika dan eti ka tcntang arti.5.(t neg<l ra Rcpu bl j k Indonesia " ada ia h negara f:}erkeTu hanan Yang Maha [.Ul~ Kl't u ha nan YJ ng t\"lalM Esa sl>bagai pcngakuan d i mcnsi rel igi us m. dt~ngan upe negClra Ketuhanan Yang Maha Esa rnonurut dasar kcmanusiaan V ang adil dan beradab.musia. yang menganu t pandangan untu k lnL-negJkkan kernbali negara Islam yang eksklusif. rnakna serta tujuan hidu p. Persoalan yang pa1ing hakiki dalarn kehidupan polirik kcnegaraan dan kebangsaan Indonesia yaitu apabila krdapat a [au muncul kaum rnuslimir. Kesa lahan meta fisi ka ciapa t rncnveba bka n kebinasaan dala m kehid u pan ITIanu Si.. Hanya rnereka yang beragama Islam saja yang mernperoleh hak dankewajiban sebagai warganegara secara penuh. Kenyataan yang teriadi menunjukkan sebaliknya.'l beru p<~yEl untuk rnenjelaskan bahv ..k mcmberi tcrnpat pada metafisika dan etika. yaitu bahwa manusia justru mernperoleh rnetafisika baru. OJ mensi n:l igiusi las diwujud kan dalarn bcntu k penghayatiln religius dan instirusi fE'lj6rius_ Intcnsionali [as hubu rlgan llegard da n "galll. tentu a ka n mcniad i kaca u da n serna k t n tid ak m enc nt U sel <I rna p~rnah<!man metafisik dan masalah-rnasalah otika yang berkaitan dengan itu tidak rncndapatkan tempat dalam kehidupan. 1'a ng beru pa metafislka bu ruk dan etika menjijikkan.

Dalarn konteks Pancasila. Da rr peneli ti an ini da pa t d isi m pul kan bah w a perrukiran filosofis mengenai hubungan negara dan agama oleh para pendiri negara t. baik identitas ffiaUpun hak-haknya.eberatan dari pelll ikir ata U ilmuwan lslarn moderat manakala konsep negara Islam yang eksklusif tersebut d 1tega kkan. Bahkan dapat dikatakan bahwa bangsa Indonesia menitik-beratkan pada nilai-nllal kemanusiaan sekaligus nilai-nilai religius-Ilahiah.ftmndingfatllcrs) Republik Indonesia telah diselesaikan secara final. Dengan lata lain. nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan ditempatkan dj alas segalanya yang rneru pakan suatu bentuk kesepakatan moral bangsa Indonesia. konsep bangsa secara polihk akan terbelah. maka dengan sendirinya warganega. tent u tida k d a pa t berpa rtisi pasi data m po lltik keoegara an secara penuh melalui proses kekuasaan negal"a m~upun dalarn proses membangsa. rnanusia dengan segala kekuatan yang dimiliki berusaha mengatasi kehidupan dalarn bentuk kebebasan. melainkan ditempatkan pada posisi yang harmonis dalam bingkai nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan. dasar filosofis hubungan negara dan agama bagi bangsa Indonesia adalah dengan menempatkan nilai kemanusiaan dan religius-Ilahiah di atas segalanya sebagaimana yang terkandung dalarn P a ncasila. Ha1 iru lah yang meru pakan k. Denga n d iberla ku ka nnya sy ari' at Islam yang eksk lusif. Hubungan negara dan agama di Indonesia tidak ditempatkan dalam konteks dikotoml.l6 ha k n y a d iperla ku kan scperti warganegara kelas d ua.ra yang beragama lain. Para pend iri negara beru pa ya untuk tidak terjebak dan terperangkap da1am dikotomi antara negara sekular dan negara agama karena dikotomi tersebut akan rnenafikan adanya kornpleksitas dan dinamika l . seperti Kristiani. Bangsa Indonesia tida k menola k modenisasi sejauh tida k men inggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Suatu hal yang sangat meiiarik dati pemikirau Pancasila yaitu terdapat suatu sintesa kreatif antara nilai-nilai kemanusiaan dan s pri t ual j ta s da 1a m ha ki ka t manusia yang ntonop! u. ralis. Dengan demikian. Dcngan demikian.

Mercka membcri kim suatu br-ntuk yang lain sarna sekali d('ngL'Ul pernikiran yang ada d. Dengan demikian.. n. Negara Republik r r ndonesi .adalah negara Berke'Iuhanan Yang Maha Esa..:U1terdapat di Barat dalarn konteks hubungan ncgara dan agama. . H u bungan n~gara dan agama di J ndonesia ada lah bers if a t su bstansial. dengan tipe negara Kctu ha nan Ya ng M aha Esa men urut dasa r kerna n us iaa n ya ng adil dan beradab.. Nilai-nilai agarna mcnjadi acuan dan pedoman dalam menjalankan dan melaksanakan kehidupan rnasyaraka! dan politik kencgara .17 hubungan ne~ar(l dan ag~)m<lyang khas Indonesia. artinya da lam agarna terdapat ajaran dan nilai yang bersifa t su bstantif yang merigand ung prinsip etis dan mora I bermasyarakat dan bernegara.

Yogyakarta. Jakarta.uAliran~ Dewan Bahasa dan Pustaka Kementrian Pendidikan Malaysia. Pemikiran Islam Masa Kini. Yogya ka rta. AbduUahi Nfenegosrasiknu"Masa Depan Syariah (terj). Penerbit Buku Kompas. Politik... Konsep Negara Islam Mcuurut Rakman.2 J uni.. M Hasbl. 1981. "Perang Aceh 1972-1912: Perang di [alan A lla h" S lm ra Muhnmmadi yah. 2000. AI Maududi. Syed Muhammad Al Naquib. 1988 Islam Dan Sekularisme Antara Ciia dan Kenyataan (lelJJI Rarnadhani.." AI Bahy. Negara T uhan. 2003. un Press.. Yogyakarta.2004. Teologi PlumJis Mullikuitural. Mizan. Pustaka. Islam dan Sekularisme (terj). Hassan. Mul ti Karya Cra fika. AI Attas. Muhammad. 1986. Kemaiemukan menjalin Kebersamaan. Bandung. 1985. Jakarta. 1985. 1987. Bandung. Jakarta- MasyarakM Islam (terj). AliI Muhamad. 1986. Sebuah Kajial1 Teniang Sistem Pemerintahan Islam [terj]. Ahmed. Piagam Takarla 22 [uni. Islam dan Negara Anshari. Scjarah dn.ul Rahman. Jakarta. Konsep Pembaharuan Media Dakwah. Solo. ____ . Bandung. Muhammad.18 DAFfARPUSTAKA Alx:l. Teo'. Rajawali Pers. (00). 2007.J1987. Beberapa Persoalan Agama Df'Ipasa lui. An Nairn. . Abegebrie L A Maftuh. Media Dakwah. Fazlur Sekulnr Amiruddin. Penerbit Pustaka. Meuglwrga. Kuala Lumpur.lslam (terj). Haji Abdullah. Endang Saifuddin. 1 AI Banna. Abul A1Ja. Jakarta. Alfian. 1981. Rajawali. No. Ibrahim. Asad.

"1964. jakarta . Transformasi MefO{Ie Bcrfikir. Mclodologi PerlCliticm rilsafot. MimE'O. jakarta.'S.. Anton Yogyakarta. Jakarta. BPUH. Rakyar. 1984. Berkes. Niswynan. Atlicisnte.Books. Pustaka Rakyat TI. Mutiara. ____ Gramedia. Yayasan Kanisius. Jam I. 1990. United Kingdom.li1ld Sekulurisaei 11. Gi' arned ia. Cambr'ldge Press. Pancasila. F. ____ _. Metode Kuatitati]. 2002. Ji! karta. Bakker.Pcrrl~nlbulraH Dunia Modem (terj). _____ Kces. 1973. Niyazi.afat Bartl! Dalan: Abad XX. Basyir. BeeTling. Pusraka Azhary. The Social Renlify of Religion.d ford. I Iarrnonds Worth.Pustaka Hermeunetik. [ilid l.'SS. Ahmad Azhar. Demar. Kornpas.2005. 2003.. "l986. Penguin. J a k acta. Yogyakarta. 1981/ Hubungan Agmna dan Pancnsiln. Van Den SJ_M. JiIid II.Tl'. Yayasan Kanisius. Yogyakarta Berger. ----'1981.1985. Pas([lsarjana UGM. Montrea L • Bcrten. &>. 1986. y =sv akarta.19 Ana. Ref1eksi Filsafati. McCil1 U niversi ty Prt. A. Anton H dan Akhrnad Cha rris Zubai r. Peter L. I{cpl~~i~i Hullllugan AgmnlJ dan NcgH!w l\1crajuf HuhllHgtU1 Aniarumat. Bakker. Jakarta. 1975. Bakri. IT . Sejaralr Firsafar Yu nani. [ilid l. BeT("ke n. Fil5afat Barat Dnlam Abad XX. Ycgyakarta. Ideologik. Islam Mtnenftmg Sckularismc. Pertumbuhan Dunia Modem (terj]. R. H. TIle Denclopmcnt D/Secutar1sm in Turkey. PT Jakarta _ _- . Frl::. Azyumardi. Social Theory and Rdigrol1.

Rajeev (ed). Grote Mannen Over Staat en Maats- Derek. Ltd. Carvallo.. l. Ideology Polificand Political Theoryl Wadswarch Publishing Company Inc CaliforniaDe Haan. 199L"Membina Kuukumm AntaT Urnot BeragQma !iIid I. The Secular Ci ty. MAW. Brouwer. Miriam. 2004. Richard H. New York _____ -11 %Sf On Not l. Boland. Patrick. Second Impression. Ideo~ Hatchinson & Co. London. TIle Secutar Meaning (JfThe Gospel. Amsterdam. Jakarta. Bierens. 1966.. Bosco. A Brief Swry Edinburgh. Heater. . Oxford U niversi ty Prees. Budiardjo. 1965. 1984 And:a Pemikiran Wibawa.. Paul M. The Macmillan Company.20 Bhargava. PT G~fiti Pels. 1983~Aspirasi UlfUlt Islam Indonesia (terjJ~ Leppenas. AP. Billing and Sons Ltd. The Secular aty: Secu. Jakarta. Cox. (ed). Corbett. Jakarta. Humanisme Jakarta. New Delhi. Ma reel A. 1999.Mr Belahtng PemikirtlJ'l Barat. Yayasan Kanisius. Bulan Bmtang. London. 1970.A. 1 Tentang Kuasa dan Budiyono HD. Penerbit Alumni. Van. London. Harvey. chappy. 1982. Sinar Harapan.emJing It To The Snake SCM Press l Ltd. of Cifizenship 1 Edinburgh University. BJ.. 1947. Boisard. Revised Edition. lsimn di Indonesia (terj). Bandung. Yogyakarta. Cox. Poutea. 1980. Buren. London..lariZtltron and U rbaniZtltWn in Theological Perspeciioe. Secularism and Its Critics. Billing and Sons Ltd. 1972" Pergumulan Delam Islam [terj). ___ ~-~19&5. 1%9.

Eugene Smith. L. jakarta: Djof'n~d Poesponegoro. Sinar Ilmu Jakarta. Bahtiar. 1986. Poliiik' islam di Indonesia. Fachruddin. Ca ra oct y. Drijarkara. M imeo . ---'1988. (tcrj]. . 199!:l. Peter E. Yogy akarta. 1985.. Ja karta. 1986. Rajawali. Andrew M. Ka ni si us . Roger. Sysiem Annlysis of Political Life'. Filsa]a! MmIl6ia. Jakarta. Yay asan nw id. Pancasila dan Rclig] Meucari IT _______ KC'prilwdifm Naeional. PT Pernbangunan. __ -----~ . A Inc. 1985. Pemikiran Poliiik: 1.~lmn. Erlangga.1985. 19AP. Agmua dan Modcmi~asi Kajilm A nclitis [terj). Suatu Teart Sekula (terj). Marwati dan Nugroho Notosusa nto. ____ --' 1985. St. Easto. I Y95. 1990. lsltnn dan Negara: Transjonnaei Pemikiran dan Praktik. lasne r.. Politik: Suatu Politik (tcrj). Percikan Filsnfat. Agama dan Perkcmbangor: Potitik Wijaya. <_. 19'77. Balai Pusta ka. __ . 1971. Scfellgllh IIlm~1 NeXllrt1 Paucasi!«: TilljnllGJI Kristis Kc Amh Pctnbanavuan. Surabaya. MeH CQ ri Aga ma A bad XX (terj). jakarta. John._J1978. Jakarta. Jakarta.X'{i. Greeley. London. Sejomh Nasiono! Indonesia jilid V. Espito. ldentilas Islam Pado Pcrubahan So~:hdPolitik {terj). [a karta. Agrmuj.ati. Jakarta. Bul a n Bin ta ng. CS1S. New York. .21 Dji wandono..Soclolog is of Secula ri za t ion: Critique of Concept. Agnma di Teugah Sekuiensaei Pustaka Paniimas. Bulan Bintang. Donald. Pedoman [aya. Fuad Muh. A Ifred A Knopf Effcndy. Pararnadina. Jakarta. Routledge & Kogan Paul.

-Yayasan Karusius. 1982. Juergens Meyer. Wacana Ketegangan Kreatif Islam dan Pancasila. Beirut.l990r Pemenntahan Firdaus. . Khiia/ah. Tinta ---. Syarifudd1n.22 Hassan. 1985. Mocharnmad. Muhammad. Jakarta. Imarah. Jakarta. Faisal. jurdt. . Al Islam WQ Uslul al-Hukm [j Ali AM tdRaziq. Masyarokat. Yogyakarla _ __ . Yayasan Kanisius. 1995.. Ilmu Negara Dalam Multi Perspektij. Riaz. Yogyaka ria. Hattar Mohammad. Jakarta. PT Tiara Wacana. Pemikiran Politik Islam Indonesia Periautan Negara. Huqbers. 1999. Pustaka Pel ajar. Mark. Yogyakarta. 17letJxford Companion to Philosophyl Oxford Uni versity Press. CWR 2001~ Fllsafat Seja rob (terj). Yogyakarta. Jakarta __ __ 1969. Theo. Sekitar Proki4nMSi 17 Agustus 1945.>1'Tn. Jakarta. 1 Bandung. Pengettian PanOlSiIa~ Idayu Press. Hegel.. 2008. KdrnasQlln. Bandung. Misi Islam (lerj)1 GunungJati. Mizan. CV Pustaka Setia. M"anusia Mencari Allah: Suatu Filsafol KetuJunum. Iqbal. ldeologr Hegemon! dan Otoritas Agama. Penerbit CV Rajawali. 1988. Pustaka Honderich. Hukum dan Agama. Ted. Mas. Heikal.__ ----11958. 1982. OSC:. Ismail.. al-Mu. Yogyakarta. (00). 1998 Men en tang Negara Sekular (terj). Deddy & Asep Saltid Gatara FI-L 2ClJ7.assasah al-Arabiyah li al-Dirasat wa al-Nashr. Pustaka Pelajar. Is/am (terj). New York.. Manusia Merenungkan Mak'na Hidupnya. Ismatulah. Muhammad Husein. islam Dari Konseroatisme Sampai FundfUlJcutQiismc (terj). Nrasyarakat Madani dan Demokrasi.

':. 1993. 2008. Yogyakarta. Tentang Manusia. Pener bi t Pusta ka. Kesadnnm dsm Kebudoynan Na . Gramedia.ional. PT. # Pancasila dan Islam". h:. Krissantono. Pemikiran Polit ik lhnu Taymiyya1t (tern. BAUR Publishing." Kesesatan Episternologis di Era Reforrnasi dan Revitalisasl Nation State". Lou IS. Masalah Keiuhanan Detoasa 1I1i. Pettiebaton autar Parpol dalam Penyu$urum Dnsar Ncgara di Dewan Kimstituaante. 2005.23 Ka'bah. _.I 'ustaka Panii Mas.1985.afaf Pancasila. ___ .Aditya Media. PT. York. New . Yogyakarta_ Khan. Nomor XU (3). Jakarta. Jakarta. 1. Kualitatif Bidang Filsaiat. . Fil<.-----1 Pencrbit Paradigrna Yogyakarta . Sart one.1981.).----'2008.mgan Presiden Socharto Tentang Pancasiia. RifyaJ. Kusurna. Sckitar Proses Pcrumusan Pancasil« Dasar Negnra dan Ul1I1anS-Undaug Dnsar 1945..~karta. Qamaruddin. Stutes and Reodu: ion. Y. 1982.. Kart od irdjo. 19K4. frmwl Keiohanan Nasi01wl. CS[S. Pancasila dan Islam. 1988. Yogy. PQud. Pener bit Paradigma. __ . Uberty.'n1U dan j--!j1UiflllWUtoliSJJ1C. Met(lde Pcnelitian _______ . ------. Jdk<l rta. Manusu: SclJuah Mlsteri. Refleksi Fitsafol Lenin. Yogyakarta: . Erwien dan Khairul (ed. Siniesa Fitnsofis Tentang: i\1akhluk Pamdoksal. Jakarta- Leahy. Cramedia. _____ ___. PT. r nternational Publishers.__ . Jakarta. Pcl noangun« n Ba ngSlI Te~jtang Nosionalisme. Leenhouwe rss. Descrnber 2007.1989. Mmws!a Dulam UngkungantlYo. . Yaya san Kanisi u s. 1976.2007.__ . . Mimco. Yogvakarta. Band ung_ 1971. __ .20m.

[akarta. 1985. Bandung.1976~ The Role of Islam in the Promotion at National Resilience. 1976 Man and Nature The Spiritual Crisis of Modern lvfan. Mandala Books. Mizan. Nurcholis dan Mohamad Rum. Capita Selecta. New Delhi.Mllqdave1. Jakarta. 1984.rcliQ/is Madjid-Mohamad Rum. Bandung. Institut Dian. Djambatan. Islam dan P"Wik Di Indonesia Pad« Masa J.1957. Mu1khan.V.1isme. Jakarta. f in Indonesia 1940- . Yogyakarta. 1954. Protestan.1988. Islam Sebagal Dasar Negaro. Edward. Yale University Press. Hindu. Seyyed Hossein. N. Seri Ring kasan. Naisbitt. dkk. 1990 Megatrens 2000 (terj). Meinecke ~Frederich. Fraksi Konstituante. Jakarta. Deliar • 1973 TIle Modernist Muslim Mowment 1943 Singapore. Fakta (terj). Agama dan Negam: Perspek. Musdah. _~ ____. Budha. _____ ____. Mulia. Ahmad Konstitunnte Syafii. Iaka rta. . Sural-Sural PoliHk Nu. 2007. Konghucu. Mortimer. 1 Nasr. Negara Islam Pemikiran Politik Husain Haikat Pararnadina. (tetj). Natsir. Khatotik. W_ Van Masyurni Jakarta. 1997. Demokrasi Te rpi mpi rt (1959-19650 Madjid. Islam dan Kekuasaan. f --1 _____ 1981. LP3ES. TidakAda Negtlrtl Islam. Pengge bu Warta Ekonomi. Yogyakarta.. London. Bandung. 1962. Kuala Lumpur. Muhammad..lif Islam.24 Maarif. Islam Dalam Cita dan. F Noer. Abdul Munir. John dan Patricia Aburdene.IAIN Sunan Kalija ga Press. Lappenas. Agus Edi Santoso (ed). New Haven. Penerbitan Hoeve. 2001. Studt Tentang Percaturan Dolam [~lam dan MnsaJa" Kenegaraan.

Politik dan Pernbangunan. Muhammad.. Jakarta. Student World No. __ -_---'1983. J" karta. -----' 1987. Sekulorisme HM. Pantjuran Secara II minh Populer. [aka rta. CA. . Koreksi Terhadap Drs. "Man And Reality .n8enai Falsafalr Pancasila. Nurcholis Madjid Teniang Sekulansasi. (et. Jakarta- ___ ---. Qutb.15 __ . 1917. Sekali Lag.al]. Ri sa iah (tern. Qarda wi. Pustaka Uta rna G rafiti. van. Sekulansas. Jakarta. 1974. Jakarta. ____ . Sejarah Tentang Pemikiran Pancasila. Peursen. ____ Notonagoro. Dolam Poiemik. 1986.jakarta.----' 1983. Pantju ran 1993. Sebuah Pc'wantar Filsafat llmu (terj}.1976.1/ Hubungan Tig<l Colongan ]90(H Sl42" Berita llnut SO~i(ll dllil Kcburf~I.. Bebcrap« Hal Me. No 14 Tahun ur. Rasjidi.. Sekularisasi dan Sekulariemc. Partai [slam di Perl tns Nasiona! 1945-1965. JakartaPardoyo. Yusuf.lflmn. Susuwm Ilmu PcngetahUGH. Pancasila dan AstIS Tunggal. . . Perkhidrnatan. 1985.. Bulan Bintang. Yayasan Perkhidrnatan. Bulan Bintang. AMW. [uni. Ancaman S~alahuddin Press. Jakarta. Jakarta. Gema Pers. Pedoman Idevlogi 151 am (terj). Yayasan [slam. Puncasila 1 Tujuh. 1980.J1979. Pranarka. Yogyakarta. Pcnerbit IT Crarnedia.----' 975. 1 %3. CSlS. Fenerbit Perpustakaan Nasonal. Bandung. L __ -_-----' 1985. Pus taka Utarna Crafiti. ____ . T uj u h. The History of Hu man Thought". Ideologi.. Jakarta.

2007. Lthirnya Undang-Ilndang Fakultas Hukurn UI. The Effict of Western Influence On Natioe Civilisations in The Millay Archipelago. Tiara Wacawa. ManMSiD Multi Dimensional. I Yang . Kajitm Sosiafogi Agtlma (terj).. Pembangunan.B. Sirajuddin. T. Jakarta- Shanks. KlliJaJnh dan Pemerintanan P enerb it P usta ka. Pu taka Pelajar. Yogyakarta_ Simbolon. B. diunduh tanggaf 30-5-2007. Dosar 1945. Pusraka Pelaiar. Scharf. 1995.26 Raziq. 2004. (ed). . 1977. Yogyakarta.Com. Filsafot Politik. Bulan Bintang. PI'. Jakarta . 1982. Politik K£tatQnegQ1"QQ. Bertuhan Tanpa Agama. AJi Abd ur. Parakitr i.. 1980. Bertrand. Ilmu Ekonomi Mementingkan Rakyal &cil (terj). M H. 19t1S.11lsiam. Roem. A. Jakarta. www. Schmid. Andrew. Yogyakarta. Ja1a Sutra. Resist Books. LP3FS.. 2003. 1929. Schmandt.-rr··'· _: '"1981. K. Kectl I tu Indah. Russell. Betty R. Von fl. LP3ES.. _Yogyakarta. Jakarta. RM. Jakarta. Agamn Sipil (terj). 2008. Kusuma.'. 1966 Ahli-AJdi Poor Ten tang Negara dan Hukum (terj).. Mohammad. SebuaJr Rerlungtm (ed). 5tudi Peniikiran A Hasjmy. Sastrapratedja. Henry I~ 2002. Cramedia. Yogyakarta. Kajian Historis dnri ZAman Y rmani Kuno Sampai Zaman Modern (terj).. Yang IvfRha Esa dan lAhirnya Pallc:asiJa. dan Agus Salam.. 1 Schrieke. KeluarOun Kenwiut. Filsafot.etuJraua". 2(l(Xt Pasang-Surut Hubungan Agnmn dan Negara di Indonesia.Kompas. Band ung. [)alam Islam (terj).~ .. Jakarta. Sebuah Peia Pemikiran Barn (terj). BataviaSchumacher EF.

1958. AnI. jakarta. 196. Penerbit Disertasi. Tjokroaminoto. Nolan. Bel ween T r<m(. 2(X11. Jakarta Soekarno. Etika Politik. Sebuah Metode Fil<. • Suhelrni. Yavasan Su tuber Agung.afat. jakarta. Ciia-Cita Poliii« . Jakarta. Hermeneutik Kanisi us. Bulan Bintang. Jakarta. Franz Magnis.aftimyfl "Pidato Kcnegaraan 16 Agustus". Tafoir Program Azss dan Program Tandim Partai Sjarika! fslmn lndonesia. Titus.27 Soedjatmoko. Dohmen Pancasila Pada 1 OtcHtik Pidato Bung Kama Teniang luni 1945. Kampa». Sumaryono. England. Yayasan Proklarnasi 17 Agustus 1945. Ringkasan Suseno. [urnal Filsafol. MariJyn S. Abdurrahrnan. Richard T. Sockawati. Agama dan Negdra. HOS. Jakarta.1:). MeL Jakarta. K1.Kontpas. The Belknap Press of Harvard 1984 Lioing 1 ty Frees. Y ogy akarta.1991. [akarta.jakarta _ IJ _____ . Taylor. Kebebasan Agama Adalah Hak Manusia Yang P<ll. 1~1. Menurut Whitehead". Yo gy a karta. Charles. Smith.1jian Sejarah Perkembanglln Pcmikiran Nrgara}v1asvarakat & Kckuasaan. Mcugurai Hubungan PI Crasindo. Benlara Ra kyat 10 September. U ni versi 2007. U Soeharto .l'ndCnL~ and 11 istorv" limu dan Budaua. Agusrus. . Pf'Gramcdia Pustaka Utama. Prinsip-Prinsip Moral Dasnr Kcnegaraan Modem.Pemikiran Polirik Barat. 1YH7. Ahmad.ng A zasi" . _______ I. [tcrj). Hawa/l Bendera Retolusi. Issues Philo:>ophy. Panitia Penerbit. Jakarta. A Secular Age..5nenawa:r Sockauxui. E. Jakarta.. PT Gramedia Pustaka Utama. Wah[d. 1993.-'1983. Dr -'2006. 2001. Harold H. 1999.

Is Rcligi011 Dangerous? lion Book. Naskah. Siguntang. Cama Press. Muhammad. C 1962. "Towsrd an Understanding Religion and Sodetyr Vol IX of Secularism" Wibisono~ Koento.· Sejarah Pengetnbangan llmu Pengetahuan T eknologi. Eric. By Ephraim Fischoff. . Oxford. 1974.28 Ward. 1966 ReligiorJ in Secular Socie. Dirjen ---J l Dikti Depdlknas..foti. London. 1971. 1%7. London. El!cydo- pedia of Religion and Ethics. Wilson. Max. 2006. Hazell Watson and Viney Ltd. _____ 1959. Bryan R. Prapantja. Jakarta. l "(ed) James Hastings. Jakarta. 1981~ rti Perkembangan Men uru t Filso. Jilid l. dan Seni S Ufltu Tinjauan Dari Pe:rspektij Filsa.ty. England. by Ta1cott Parson].fot Po:. 1 Yamin.. Persiapan Undang-undang Dasar 1945 IiI id l. "Secularism York. ____ ~_I1965~ TIle Sociology of Religion. (Trans. England Waterhouse. The Protestant Ethic and The Spirit of Capitnlism (Trans.tioisme A August Cornu. _____ 2007. T&T Charles Scrtbner's Ons.. Charles. Unwin University Books. yogyakarta. Methuen. Keith. Edinburgh-New Weber.. ---J Naskah Persiapan Undang-Undtlng Dasar 1945 Jakarta. 1 West.

I . Melanjutkan studi pada Fakultas Filsafat l.'ruversitas Cadjah Mada Yogy. juga bortugas sebJg-Oil doscu dan pt>ngdolOl Program Studi Kctahanan Nasional Sekolah Pa~(lsarjana Universitas Gadjah Mada. Pokja Ditjen DiUi Dcpdi knas da n POl kar TN I Deph an RT. Indonesia dan Tenaga non organik pada5cskoad Bandung.2.'lU Surnatera Selatan tariggal 5 Mei 1Sl59. Karva ilrrilah yang dihasilkau antara lain. ria/am Buku Dave Tahan 8ungw. pokja Sosialisasi HAM Deph'h HAM. m Fakultas Filsafat dcngan jabatan a kadcmik Icktor kepala. Putcra bungsu dari cnam bersauclara pas<lngan bapak / ibu Arma w i dan Saw ina r_ Meui b 11 den gan Saryani dan dianugrahi dt. Etika dan Moralitas Dalam konreks Nation and Chamctel"" Building ". anggota Pokja Lernhannas Rl.ik. dan berbagui tulisan pada jumal ilrniah lainnya. Nasionalisme dan Ketahanan Nasiona! Vifi ABRI /. dalarn Mcnalap Mos« Dcpan.]rta dan Iulus sehagai S. . Pok]a Wantannas. Menamatkan pcndidikan dasar da n ment:'ngah di kota Pekanbaru Riau.ernbaga Ketahanan Nasioual RepumH-. Koor d inator Program Kerjasama Sekolah Pascasarjana dengan T. yaitu Aryan Mod ta A rrnawi da nArd ian I W <l sak i A rmawi.m<l Filsafat pada t-ahun 19M_Sel aniutnya. Dari tahun 1986 sarnpal sekar . lahir di Lubu k Li n g.l<3 orang anak. Ketaharian [i<lngsa Cl~ ru}: G(lg~s Masyamkcd Kampu» Rekomendasi unt uk J'residen Edisi 2. /{fgionatisme.Hj. Sumbangau llmu So~inJ Tcrhadap Kerahanan Nasional Keterbukaan lnformae: dun Krtuhanan Nasianal . g rcrcatat scbagai dosen pad<1 .>n April 2009. merierrrpuh studi pascasarjana di Universitas Indonesia Jakarta dalarn bidang Kctahanan Nasional dan Iulus pada tahtm1993_ Kemudian moncmpuh Studi doktoral pada program SJ Ilrnu Filsafat Pascasarjana Pa kultas Filsafat Universitas Cadjah Mada Yogyakata dari St>rtpm bcr 2U07 sarnpai d~'ng. Dj samping itu..BIODATA SINGKAT Armaid y Arm a w i..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful