BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Belakangan muncul wacana tentang perlunya legalisasi ganja diberlakukan di Indonesia, padahal ganja selama ini dikenal sebagai bahan terlarang dan masuk kategori narkotika kelas I di hukum Indonesia. Namun bagi Lingkar Ganja Nusantara (LGN), ganja justru memiliki banyak manfaat sehingga tidak perlu dikategorikan sebagai narkotika. Komunitas inilah yang sedang gencar melakukan usaha-usaha agar ganja dapat dilegalkan di Indonesia. Untuk selanjutnya, LGN akan mencari donasi dan melakukan penelitian tentang manfaat ganja dengan mengajak kerja sama pihak lain. LGN juga akan berpartisipasi dalam Global Marijuana March yang akan diadakan pada 7 Mei 2011 mendatang. Padahal permasalahan pemaknaan "legalisasi" sangatlah berakibat fatal terhadap fungsi kekuatan hukumnya. Legalisasi dalam bahasa Indonesia dimaknai sebagai suatu pengesahan secara tertulis oleh pihak yang dianggap mewakili suatu institusi tetapi tidak disertai dengan pembukuan ataupun sertifikasi terhadap obyek yang dimaksud. Jika diperhatikan kekuatan hukum dalam arti kata legalisasi mempunyai kekuatan hukum yang tidak penuh. Artinya kekuatan hukum terhadap legalisasi tidak dapat dijadikan sebagai pembuktian atas kepemilikan dan hanya sekedar pengesahan dari pihak tertentu yang hal tersebut tentunya tidak dapat dipertanggungjawabkan karena legalisasi tidak dapat mewakili suatu institusi tertentu dan hanya bersifat pemberian keterangan. Lalu sekarang yang perlu dipermasalahkan di sini adalah objek legalisasi yang diiginkan LGN adalah ganja, yaitu salah satu jenis narkotika yang kepemilikan, penggunaan, dan pengedarannya dilarang oleh negara. Lebih lanjut tentang definisi ganja, dampak penggunaannya, dan bagaimana status ganja di beberapa negara akan dibahas dalam bab pembahasan.

1

maka tujuan dari pembuatan makalah ini adalah: 1. Tujuan Sejalan dengan rumusan masalah tadi. Mengetahui apa definisi dari kata legalisasi? 2. Mengetahui bagaimana dampak pemakaian ganja? 4. Apa definisi kata legalisasi? 2. Mengetahui bagaimana wacana legalisasi ganja di Indonesia? 2 . Mengetahui bagaimana status ganja di negara-negara lain? 5. Bagaimana status ganja di negara-negara lain? 5. Bagaimana dampak pemakaian ganja? 4. Bagaimana wacana legalisasi ganja di Indonesia? C. maka rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah: 1. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas. Mengetahui apa definisi ganja? 3. Apa definisi ganja? 3.B.

Sebenarnya istilah legalisasi sangatlah terbatas. Namun di beberapa tulisan atau pandangan orang seringkali memberi label legalisasi pada suatu perbuatan 3 .li. dan arti kata me·le·ga·li·sa·si·kan sama dengan arti dari kata melegalisasi. penggunaan kata legalisasi sering dipakai di dalam istilah-istilah di bidang hukum namun tidak tertutup kemungkinan istilah tersebut juga dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Legalisasi bukanlah legalisasi apabila ia tidak merujuk pada suatu produk hukum tertentu. Sedangkan arti kata me·le·ga·li·sa·si berarti membuat menjadi legal. dan kemudian ditafsirkan karena tidak ada yang melarang maka hal itu dilegalkan. mengesahkan (surat dsb). Timbulnya kerancuan penggunaan istilah legalisasi sering timbul ketika dipakai dalam percakapan sehari-hari yang kemudian menyebabkan distorsi dan akhirnya menimbulkan kebingungan.si berarti pengesahan (menurut undang-undang atau hukum): -. Perpres. “legalization is the act of making lawful”. Memang. hingga keputusan hakim/pengadilan. kata tersebut hanya bisa dipakai dalam aktivitas hukum. Proses itu sendiri juga bermacam-macam mulai dari pembuatan hukum positif (UU.sa.ga. Namun seringkali orang menggunakan kata legalisasi untuk merujuk suatu peristiwa yang pernah terjadi. ratifikasi. yang memiliki bermacam makna tergantung konteks yang hendak dibicarakan. atau dengan kata lain harus ada hitam di atas putih. pembuatan akta-akta hukum. Legalisasi berasal dari kata serapan to legalize/ legalization. Perda dll).abortus tidak menolong usaha pelembagaan perkawinan dl masyarakat. Namun pada intinya legalisasi adalah proses membuat sesuatu menjadi legal/sah/resmi. Definisi Legalisasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata le.BAB II PEMBAHASAN A. Contoh dari perbuatan tersebut misalnya seperti pengendara yang melanggar lampu lalu lintas namun tidak ditangkap oleh polisi ditafsirkan bahwa perbuatan tersebut dilegalkan.

namun tidak menyebutkan produk hukum mana yang dirujuk untuk menyatakan sesuatu itu legal. dan dengan meminum bhang. Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana. Berdaun menjari dengan bunga jantan dan betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. pembiaran distorsi ini dapat menyebabkan berubahnya informasi yang benar. namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya. Bunganya kecil-kecil dalam dompolan di ujung ranting.000 meter di atas permukaan laut. Jadi. B. Ganja hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1. Tanaman semusim ini tingginya dapat mencapai 2 meter. 4 . hanya karena usaha-usaha pembenaran yang tidak didasari oleh produk hukum. Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Definisi Ganja Ganja (Cannabis sativa syn. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. ketika anda menggunakan legalisasi maka rujuklah produk hukum yang mendukung pernyataan anda. sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap hashish melalui pipa chilam/chillum. tetrahidrokanabinol (THC. Di India. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat. Konklusinya. tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Sangat disayangkan karena ketika hal itu terjadi kemudian tanpa sadar dibaca dan kemudian dipahami sebagai kebenaran namun ternyata sama sekali tidak (dalam kerangka hukum).

Maka dari itu kepemilikan. metanol. ranting. 35 Tahun 2009. dan buah yang telah dikeringkan inilah yang biasa dilinting menjadi rokok mariyuana. berikut penjelasanya: Dampak Positif  Pada biji ganja terdapat sumber makanan bergizi dengan protein kualitas tinggi. sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. biasa secara langsung atau bisa juga diolah melalui proses pirolisis menjadi batu bara. C. Dampak Pemakaian Ganja Sebenarnya pemakaian ganja mulai dari biji sampai daunnya memiliki dampak negatif dan positif. Sesuai Undang-Undang No. Menurut pakar kesehatan narkoba. 5 . singkatan dari kata narkotika. hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. penggunaan. akan dihasilkan damar pekat yang disebut hashish. Hal itu diatur lebih lanjut kedalam Undang-Undang tentang narkotika terbaru yaitu Undang-Undang No. Biasanya ganja ditanam pada awal musim penghujan.  Buah ganja dapat digunakan sebagai bahan bakar. sangat aman dan ramah lingkungan. bunga. metana.Di Indonesia. ganja dibudidayakan secara ilegal di Provinsi Aceh. Kalau bunga betinanya diekstrak. Namun kini presepsi itu disalahgunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis. bahkanlebih tinggi dari kacang kedelai. ganja di Indonesia termasuk ke dalam jenis narkotika yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman (baik sintetis maupun semi sintetis) yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. dan zat adiktif berbahaya. Campuran daun. Hasil panen ganja berupa daun beriut ranting dan bunga serta buahnya berupa biji-biji kecil. psikotropika. dan bensin. dan pengedaran narkoba dilarang oleh negara. 22 Tahun 1997. menjelang kemarau sudah bisa dipanen hasilnya. Minyak ganja lebih baik daripada minyak bumi karena bersih dari unsur logam dan belerang.

 Di masyarakat Aceh. THC tidak memiliki efek pengobatan bagi penyumbatan pembuluh darah. Bagian seratnya merupakan bahan istimewa untuk pembuatan kertas dan kain. ganja digunakan sebagai penyedap masakan.  Senyawa Delta-9-Tetrahydrocannabinol (THC) yang terdapat pada tanaman ganja dapat mencegah penyakit pembuluh darah atherosclerosis misalnya akibat nikotin pada rokok . Dikatakan oleh para peneliti. pada jenis tanaman ganja membutuhkan sangat sedikit pestisida dari bahan kapas.menyebabkan munculnya reaksi kekebalan dari tubuh yang memicu penimbunan lemak di pembuluh arteri. dan untuk melawan efek samping kemoterapi pada penderita kanker).  Senyawa THC diduga memiliki sifat menurunkan reaksi kekebalan. keuntungan penggunaan THC bagi penderita atherosclerosis hanya didapatkan dalam dosis tertentu saja. Karena tanaman ganja tidak rumit. obat-obatan dari ganja juga digunakan untuk menambah nafsu makan bagi penderita anorexia. depresi. tidak pernah menimbulkan overdosis dan tidak menimbulkan sifat agresif. yakni adanya peningkatan gejala seperti paranoid. Dampak Negatif  Pada kasus-kasus keracunan (pemakaian dalam jumlah sangat banyak) dapat meningkatkan risiko terkena schizophrenia bagi para pecandunya.  Secara umum ganja tidak menimbulkan ketagihan (withdrawal). Pada dosis yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. itulah istimewanya dan ini juga ramah lingkungan.  Dapat terjadi kerusakan pada otak yang bersifat irreversible atau tak dapat diubah.  Ganja memiliki potensi medis dalam pengobatan (meringankan rasa sakit. dan halusinasi visual (mendengar suara-suara dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada). 6 .

pengisapan ibu jari. Bob Carr. batuk harian. mudah panik. Status Ganja di Negara-Negara Lain Penanaman. dan berkurangnya interaksi sosial. berikut penjelasannya: Australia Mei tahun 2003. kurang waspada. ganja sudah didekriminalisasi. D.  Dampak fisik: denyut nadi dan tekanan darah cenderung meningkat. Perdana Menteri New South Wales. ketakutan. Kenyataannya hampir tidak ada tindakan yang dilakukan. mengantuk. bronkitis dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap selesma dahak. penggunaan. 7 . membuat orang menjadi malas. kepemilikan. depresi.  Penggunaan ganja oleh wanita hamil meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan lebih rentan terhadap beberapa masalah kesehatan.  Ibu menyusui yang menghisap ganja menyebarkan THC pada bayinya melalui ASI. dahak. menghilangkan daya konsentrasi. menjanjikan 4 tahun masa percobaan penggunaan ganja medis. Sedangkan di bagian barat dan utara Australia individu diperbolehkan menanam pohon ganja untuk penggunaan pribadi. rasa santai.  Pemakaian ganja jangka panjang dapat merusak paru-paru karena tingkat karbon monoksida pada ganja tiga sampai lima kali lebih tinggi daripada tembakau. Dibagian utara Australia. dengan risiko pada pengembangan gerak si bayi. dan atau pengedaran/penjualan/perdagangan ganja di masing-masing negara memiliki status yang beragam. dan kemarahan dibanding anak yang tidak terpajan. kebingungan.  Anak-anak yang menghisap ganja secara pasif menunjukkan lebih banyak tabiat yang buruk. Pengkonsumsian ganja jangka panjang dapat menyababkan efek euforia. keseimbangan dan koordinasi tubuh menjadi buruk.

Dalam banyak kasus. Pada tanggal 9 Juli 2008. walaupun sekarang ini ganja masih ilegal. Formulasi zat tersebut hanya dapat dilakukan apabila telah mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang. kepemilikan kurang dari 5 gram ganja atau resin tidak mendapat hukuman. Sejak thaun 2004. Penanaman ini dikontrol oleh Departemen Kesehatan dan Keamanan Makanan. militer israel menggunakan THC sebagai pengobatan bagi tentara yang mengalami posttraumatic stress disorder.Austria Delta9-THC maupun produk farmasi yang mengandung delta9-THC dikategorisasikan dalam annex IV dalam Dekrit Narkotika Austria. Jepang Segala macam produk dari ganja ilegal sejak 1948 ketika Amerika menyatakan adanya Hukum Pengaturan Hemp setelah Perang Dunia 2. Belgia Pemerintah Belgia telah berinisiasi untuk menelaah efektivitas ganja medis dan akan segera melakukan dekriminalisasi bagi kepemilikan ganja dalam jumlah yang kecil. 8 . Israel Beberapa orang telah mendapat akses dari Menteri Kesehatan untuk menggunakan ganja medis. Jerman Konsumsi ganja adalah tindakan legal dan tiap negara bagian memiliki hukum yang berbeda terhadap kepemilikan sejumlah kecil ganja. Parlemen Austria menyetujui penanaman pohon ganja untuk kebutuhan penelitian dan medis. Siapapun yang memiliki ganja sampai 3 gram akan mendapat peringatan verbal dan tetap boleh menyimpan ganjanya.

Laporan menunjukan tingginya tingkat konsumsi ganja yang mungkin disebabkan oleh mudahnya menanam ganja. individu yang memliki sedikit ganja sangat jarang dihukum. kepemilikan segala macam obat untuk kebutuhan pribadi telah didekriminalisasi. Thailand Ganja ilegal di sini. denda biaya dan penjara. Portugal Sejak 2001. Pada tahun 2003. Sebagai catatan. penggunaan ganja untuk kebutuhan rekreasi telah diperbolehkan di coffee shop walaupun oleh individu yang tidak memiliki izin medis. 9 . Penjualan dan perdagangan tetap mendapat hukuman kriminal. Tetap ada pasar gelap yang memperjual belikan ganja untuk kebutuhan medis.Belanda Sejak tahun 1976. Secara umum. Swiss Segala bentuk kepemilikan dan penanaman tetap ilegal walaupun terdapat beberapa coffee shop di Bienne dan Interlaken. ganja secara de facto dikatakan legal di Belanda. Norwegia Kepemilikan dan penanaman ganja adalah ilegal dan hukumannya sangat berat. memiliki dan menjual ganja tetap ilegal namun karena tidak ada kebijakan yang memberikan hukuman. izin untuk penggunaan ganja medis dikeluarkan dan dapat ditebus di apotek. Indivivdu dapat dihukum dan didenda apabila menggunakan ganja di tempat umum atau dianggap terlibat perdaganan obat apabila memiliki lebih dari 25 gram obat.

Inggris Pada tahun 1999. Pada tahun 2003. Sebelumnya wacana legalisasi ganja juga terjadi di California. perusahaan farmasi inggris GW Pharmaceuticals. Pemerintah tidak mengindahkan permohonan tersebut. terkadang hakim tidak memberikan hukuman pada individu yang menggunakan ganja medis namun banyak individu yang dipernjara karena kasus kepemilikan. Persetujuan tidak kunjung datang hingga tahun 2005. Wacana Legalisasi Ganja di Indonesia Wacana legalisasi ganja merambah ke Indonesia. hingga akhirnya Inggris mendapat izin untuk menjual ekstrak ganja ke Kanada. Menurut Soros. legalisasi kepemilikan ganja akan menambah pendapatan negara dengan diberlakukannya pajak. Uruguay Penggunaan ganja legal dan tidak dikriminalisasi. Perlu kita ketahui bersama bahwa wacana Legalisasi Ganja sangat didukung seorang pebisnis yang juga aktivis politik. George rela menggelontorkan jutaan dolar demi mengadakan kampanye untuk mengajak warga California ikut mendukung legalisasi kepemilikan ganja. George Soros. Aksi ini dilakukan dalam rangka 10 . Gerakan Legalisasi ganja juga tak kalah seriusnya. Dalam pelaksanaan. E. Jakarta Pusat. penanaman dan penjualan tetap dianggap kriminal. penanaman ataupun penyediaan ganja medis. DPR Inggris mengajukan permohonan untuk meberikan kuasa ganja medis kepada dokter. Di indonesia. bahkan individu boleh memiliki lebih dari 25 gram ganja. sekelompok orang yang tergabung dalam Lingkar Ganja Nusantara (LGN) menggelar aksi long march di kawasan Tugu Tani. Namun. Sebagaimana diberitakan akhir-akhir ini. mendapat izin untuk meneliti ganja demi kebutuhan medis dan berhak memproduksi ataupun menjual ganja medis mulai tahun 2004. Bahkan untuk menunjukkan keseriusannya.

Ganja merupakan “kelompok” dari narkotika yang segala sesuatu yang berkaitan dengannya di atur dalam undang-undang No. Oleh karena itu legalisasi ganja menurut penulis mustahil dilakukan di indonesia. Mereka membawa beragam poster yang bertuliskan “Ganja Untuk Masa Depan Indonesia”. Penolakan legalisasi ganja telah disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Artinya.memperingati Global Marijuana March (GMM). Bahakan Penjelasan Umum Undang-Undang No. “Legalisasi for Medis”. 11 . Benar bahwa ganja “bermanfaat” bagi kesehatan dalam kadar tertentu. walaupun ganja mengandung unsur “kemanfaatan” tetapi kemanfaatan saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan “kepastian” bahwa ganja tidak akan di salah gunakan. “Kami Suka Ganja dan “Ganja go Green”.35 tahun 2009 juga mengakui bahwa Narkotika merupakan zat atau obat yang sangat bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan penyakit tertentu. kebebasan “berganja” yang dilegalkan tidak bisa kita terima begitu saja. Mereka ragu bila ganja dilegalisasi.39 tahun 2009 tentang Narkotika. “Industri Pangan dan Energi. Menjadi perhatian kita bersama narkotika (ganja) menjadi bahaya jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan dapat menimbulkan akibat yang sangat merugikan bagi perseorangan atau masyarakat khususnya generasi muda. Di tengah mental masyarakat yang “euforia” dengan kebebasan. Ganja Sama Dengan Solusi. dan beberapa ahli kesehatan. ketua Komnas Perlindungan Anak. secara logis semua orang malah lebih mudah mendapatkannya sehingga risiko penyalahgunaannya dikhawatirkan dapat meningkat. Menteri Sosial. beberapa aktivis. Maka Legalisasi ganja lebih banyak mudhorotnya ketimbang manfaatnya. Akan ada orang-orang tertentu yang memanfaatnkan kondisi ini untuk kepentingan-kepentingan sesaat. Memberikan ruang bagi legalisasi ganja berarti memberi ruang bagi penyalahgunaan ganja.

Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat. Pemakaian ganja mulai dari biji sampai daunnya memiliki berbagai macam dampak untuk fisik. namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya. dan psikososial kita. tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Ganja (Cannabis sativa syn. penggunaan. tetrahidrokanabinol (THC. dan atau pengedaran/penjualan/perdagangannya dilarang oleh negara sebagaimana terdapat pada Undang-Undang tentang Narkotika No. kepemilikan. B. Jadi penulis menolak legalisasi ganja dilakukan di Indonesia. psikis. 12 .BAB III PENUTUP A. belum ada keputusan hukum yang pasti dari pemerintah. dikhawatirkan penyalahgunaannya dapat meningkat. Pada intinya legalisasi adalah proses membuat sesuatu menjadi legal/sah/resmi. Tapi sejauh ini Indonesia telah menggolongkan ganja ke dalam jenis narkotika yang penanaman. baik negatif maupun positif. Penanaman. penggunaan. karena Indonesia sendiri sebenarnya telah memiliki Undang-Undang penolakan penggunaan narkotika itu sendiri jauh-jauh hari dan apabila penggunaan ganja itu dilegalkan. Legalisasi ganja di Indonesia masih hanya sekedar wacana. Kesimpulan Legalisasi berasal dari kata serapan to legalize/ legalization. dan atau pengedaran/ penjualan/ perdagangan ganja di masing-masing negara memiliki status yang beragam. kepemilikan. Saran Memang terdapat dampak positif yang bisa diambil dari penggunaan ganja itu sendiri. tetapi harus diingat bahwa dampak negatifnya jauh lebih banyak. 35 Tahun 2009.

2010. [Online]. Diunduh pada 15 Mei 2011 13 . Status Ganja di Negara Lain.wikipedia.kompasiana.DAFTAR PUSTAKA Kamus Besar Bahasa Indonesia Khaliq. Ganja.org/wiki/Ganja. 2010.legalisasiganja. [Online]. Diunduh pada 15 Mei 2011 Kompasiana. [Online]. Tersedia: http://id. 2011.com/2011/01/10/legalisasi-makna-danpenggunaanya/.com/status-ganja-di-negara-lain/. Abdul. Diunduh pada 15 Mei 2011 Wikipedia. Tersedia: http://www. 2011. Dunia dalam Ganja. Legalisasi Ganja. Legalisasi: Makna dan Penggunaannya. Tersedia: http://hukum. Jakarta: Pinus Book Dira19.