TREN DAN ISSUE LEGAL DALAM KEPERAWATAN PROFESIONAL BAB I Pendahuluan 1.

1 Latar Belakang Keperawatan sebagai profesi dituntut untuk mengembangkan keilmuannya sebagai wujud kepeduliannya dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia baik dalam tingkatan preklinik maupun klinik. Untuk dapat mengembangkan keilmuannya maka keperawatan dituntut untuk peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya setiap saat. Keperawatan medikal bedah sebagai cabang ilmu keperawatan juga tidak terlepas dari adanya berbagai perubahan tersebut, seperti teknologi alat kesehatan, variasi jenis penyakit dan teknik intervensi keperawatan. Adanya berbagai perubahan yang terjadi akan menimbulkan berbagai trend dan isu yang menuntut peningkatan pelayanan asuhan keperawatan. Berdasarkan fenomena diatas, penulis tertarik untuk membahas Trend dan Isu Keperawatan Medikal Bedah serta Implikasinya terhadap Perawat di Indonesia. 1.2 Tujuan Mengidentifikasi trend dalam keperawatan medikal bedah di Indonesia Mengidentifikasi isu dalam keperawatan medikal bedah di Indonesia Mengetahui implikasi trend dan isu keperawatan medikal bedah terhadap perawat di Indonesia 1.3 Manfaat Meningkatkan pemahaman perawat terhadap perkembangan trend dan isu keperawatan medikal bedah di Indonesia Sebagai dasar dalam mengembangkan ilmu keperawatan medikal bedah Mengetahui keterkaitan keperawatan medikal bedah dengan trend dan isu yang berkembang dalam bidang kesehatan Sebagai landasan dalam melakukan penelitian baik klinik dan preklinik BAB II PEMBAHASAN ISU ASPEK LEGAL Telenursing akan berkaitan dengan isu aspek legal, peraturan etik dan kerahasiaan pasien sama seperti telehealth secara keseluruhan. Di banyak negara, dan di beberapa negara bagian di Amerika Serikat khususnya praktek telenursing dilarang (perawat yang online sebagai koordinator harus memiliki lisensi di setiap resindesi negara bagian dan pasien yang menerima telecare harus bersifat lokal) guna menghindari malpraktek perawat antar negara bagian. Isu legal aspek seperti akontabilitas dan malprakatek, dsb dalam kaitan telenursing masih dalam perdebatan dan sulit pemecahannya. Dalam memberikan asuhan keperawatan secara jarak jauh maka diperlukan kebijakan umum kesehatan (terintegrasi) yang mengatur praktek, SOP/standar operasi prosedur, etik dan profesionalisme, keamanan, kerahasiaan pasien dan jaminan informasi yang diberikan. Kegiatan telenursing mesti terintegrasi dengan startegi dan kebijakan pengembangan praktek keperawatan, penyediaan pelayanan asuhan keperawatan, dan sistem pendidikan dan pelatihan keperawatan yang menggunakan model informasi kesehatan/berbasis internet.

atau antara beberapa perawat. Tetapi sistem ini justru akan mengurangi intensitas interaksi antara perawat dan klien dalam menjalin hubungan terapieutik sehingga konsep perawatan secara holistik akan sedikit tersentuh oleh ners. Aplikasinya saat ini. menggunakan transmisi elektrik dan optik. yang secara fundamental mesti dilakukan dalam penerapan tehnologi dalam bidang kesehatan dalam merawat pasien adalah : 1. keamanan dan peraturan dan penyalah gunaan informasi dapat dikenakan hukuman/legal aspek.Definisi a. atau antara beberapa perawat.Definisi : b.1. jangkauan tanpa batas akan layanan kesehatan. Hal ini disebabkan karena kurang meratanya penguasaan teknik informasi oleh tenaga keperawatan serta sarana prasarana yang masih belum memadai. Individu yang menyalahgunakan kerahasiaan. mengurangi kunjungan dan masa hari rawat. b. melalui internet atau telepon) dan keuntungannya 3. Diseminasi data pasien seperti identifikasi pasien (suara. 2. Telenursing is defined as the practice of nursing over distance using telecommunications technology (National Council of State Boards of Nursing). Beberapa hal terkait dengan isu ini. antar manusia dan atau komputer 4) b. 5) b. data dan video. Atau dapat pula di definisikan sebagai komunikasi jarak jauh.4. Telenursing diartikan sebagai pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan keperawatan jarak-jauh. gambar) dapat dikontrol dengan membuat informed consent (pernyataan persetujuan) lewat email 4. Telenursing (Pelayanan Asuhan Keperawatan Jarak Jauh) Menurut Martono.3. Pasien yang mendapatkan intervensi melalui telehealth harus diinformasikan potensial resiko (seperti keterbatasan jaminan kerahasiaan informasi. telenursing (pelayanan asuhan keperawatan jarak jauh) adalah upaya penggunaan tehnologi informasi dalam memberikan pelayanan keperawatan dalam bagian pelayanan kesehatan dimana ada jarak secara fisik yang jauh antara perawat dan pasien. telekonsultasi dan telemonitoring.1 Trend Keperawatan Medikal Bedah dan Implikasinya di Indonesia Perkembangan trend keperawatan medikal bedah di Indonesia terjadi dalam berbagai bidang yang meliputi: A. Sistem ini baru diterapkan dibeberapa rumah sakit di Indonesia. radio dan optik) dalam menstransmisikan signal komunikasi suara. Keehner. mengembangkan model pendidikan keperawatan berbasis multimedia (Britton. Sebagai bagian dari telehealth. Yang menggunakan saluran elektromagnetik (gelombang magnetik. menggunakan teknologi satelit . Keuntungan dari teknologi ini yaitu mengurangi biaya kesehatan. dan beberapa bagian terkait dengan aplikasi bidang medis dan non-medis. meningkatkan pelayanan pasien sakit kronis. seperti di Rumah Sakit Internasional.Perawat memiliki komitmen menyeluruh tentang perlunya mempertahankan privasi dan kerahasiaan pasien sesuai kode etik keperawatan.2 Telenursing (pelayanan asuhan keperawatan jarak jauh) adalah upaya penggunaan tehnologi informasi dalam memberikan pelayanan keperawatan dalam bagian pelayanan kesehatan dimana ada jarak secara fisik yang jauh antara perawat dan pasien. 6) b. Telenursing (pelayanan Asuhan keperawatan jarak jauh) adalah penggunaan tehnologi komunikasi dalam keperawatan untuk memenuhi asuhan keperawatan kepada klien. seperti telediagnosis. Still & Walden 1999). Jaminan kerahasiaan dan jaminan pelayanan dari informasi kesehatan yang diberikan harus tetap terjaga 2.

sebagai contoh. dan pasien keterbelakangan mental. mengurangi jarak tempuh. dan daerah yang penyebaran pelayanan kesehatan belum merata. Di Amerika Serikat 36% peningkatan kebutuhan perawat home care dalam 7 tahun mendatang. cacat bawaan. pernapasan. Telenursing membantu pasien dan keluarganya untuk berpartisipasi aktif dalam perawatan. internet. Hal itu memungkinkan perawat untuk menyediakan informasi secara akurat dan tepat waktu dan memberikan dukungan secara langsung (online). DM. Pasien tirah baring. Amyothropic lateral sclerosis) dll. Dan keuntungannya. sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Kesinambungan pelayanan ditingkatkan dengan memberi kesempatan kontak yang sering antara penyedia pelayanan kesehatan dan pasien dan keluarga-keluarga merek Telenursing saat ini semakin berkembang pesat di banyak negara. terkait dengan beberapa faktor seperti mahalnya biaya pelayanan kesehatan. penyakit degeneratif persyarafan (Parkinson. Australia dan Inggris.untuk menyiarkan konsultasi antara fasilitas-fasilitas kesehatan di dua negara dan memakai peralatan video conference (bagian integral dari telemedicine atau telehealth)7) B. Telepon triage dan home care saat ini merupakan aplikasi yang tumbuh yang paling cepat. pasien menghubungi perawat bertugas dan menyusun suatu konsultasi melalui video untuk menunjukkan permasalahan yang dihadapi. telenursing dapat menjadi jalan keluar kurangnya jumlah perawat (terutama di negara maju). seperti tekanan darah. Kanada. dapat ditanggulangi oleh telenursing. Jepang. dsb. yang dirawat di rumah dapat berkunjung dan dirawat secara rutin oleh perawat melalui videoconference. Belanda. Atau pasien post op yang memerlukan perawatan luka. menghemat waktu tempuh menuju pelayanan kesehatan. Telenursing telah lama diaplikasikan di Amerika Serikat. memberi suntikan hormon insulin atau mendiskusikan peningkatan nafas pendek (sesak nafas). Perawat home care menggunakan sistem yang memberikan ijin untuk melakukan monitoring parameter fisiologi di rumah. Italia. Hal ini sangat membantu orang dewasa dan anak-anak dengan kondisikondisi kronis dan macam-macam penyakit yang melemahkan. Di Amerika Serikat sendiri ANA (American Nurses Association) dalam dialog nasional telemedicine/telehealth Agustus 1999. dan menimbang berat badan. Denmark . Yang dalam keadaan normal seorang . rumah sakit. 5) Sama seperti telemedicine yang saat ini berkembang sangat luas yang telah diaplikasikan di Amerika. serta menghambat infeksi nosokomial. rural. videophone. mengurangi jumlah hari rawat dan jumlah pasien di RS. Melalui sistem video interaktif. ostomi.Bagaimana aplikasi dan keuntungan telenursing Aplikasi telenursing tersedia di rumah. terutama sekali mereka yang mempunyai cardiopulmonary diseases. banyak kasus penyakit kronik dan lansia. Yunani. Israel. glukosa darah. Sedangkan di Inggris sendiri 15% pasien yang dirawat di rumah (home care) dilaporkan memerlukan tehnologi telekomunikasi. 7). telah menganjurkan pengembangan analisa komprehensif penggunaaan telehealth/telemedicine termasuk didalamnya telenursing. Norwegia. terutama sekali untuk self management pada penyakit kronis. Alzheimer. melalui telenursing centre dan melalui unit mobile. gagal jantung kongestif. via internet. Jordania dan India bahkan Malaysia. dan sejumlah studi di Eropa memperlihatkan sejumlah besar pasien mendapatkan pelayanan telekomunikasi di rumah dengan telenursing 4). pasien dengan penyakit kronik seperti COPD/PPOM. bagaimana cara mengganti balutan luka.

) Telenursing melalui telepon triage dan home care merupakan bentuk aplikasi yang berkembang pesat saat ini. perawatan yang berkelanjutan dan kontak antara perawat dan pasien yang tidak terbatas. Telenursing dapat mengurangi biaya perawatan. terutama dalam manajemen pribadi penyakit kronik. dan membantu dokter dalam mengimplementasikan protokol penanganan medis. Dengan melakukan video conference. Keehner. gula darah. Dan beberapa program telenursing dapat membantu mengurangi hipertensi pada ibu bersalin dengan eklamsia.perawat home care hanya dapat berkunjung maksimal 5 – 7 pasien perhari.8. Menurut Britton. pelayanan asuhan keperawatan berbasis telepon dapat mensuport ibu yang kelelahan dan stress merawat bayinya. Dapat memberikan pelayanan akurat. untuk melakukan triage pasien. RS dan nursing home) 2. Aplikasi telenursing di Denmark pada perawat yang bekerja di poliklinik (OPD – outpatient) yang mempertahankan kontak dengan pasien melalui telepon. injeksi insulin dan penatalaksanaan sesak napas. berat badan. dengan penduduk yang terpencar. Ketrampilan klinik keperawatan dapat dipelajari dan dipraktekkan melalui model simulasi lewat secara interaktif. Telenursing juga dapat digunakan dalam aktifitas penyuluhan kesehatan. Telenursing dapat pula digunakan dalam pembelajaran di kampus. telekonsultasi keperawatan. Telenursing dapat mengurangi jumlah kunjungan dan masa hari rawat di RS 4. Di Islandia. peningkatan jumlah cakupan pelayanan keperawatan dalam jumlah yang lebih luas dan merata. pasien dapat berkonsultasi dalam perawatan luka. dan meningkatkan mutu pelayanan perawatan di rumah (home care). dengan memberikan informasi dan konseling dalam mengatur kunjungan RS dan mengurangi kedatangan pasien di ruang gawat darurat. KEUNTUNGAN . Still & Walden 1999 ada beberapa keuntungan telenursing adalah yaitu : 1. video conference. Dapat dimanfaatkan dalam bidang pendidikan keperawatan (model distance learning) dan perkembangan riset keperawatan berbasis informatika kesehatan. pembelajaran online dan multimedia distance learning. Efektif dan efisiensi dari sisi biaya kesehatan. Dengan sumber daya minimal dapat meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan keperawatan tanpa batas geografis 3. peak flow pernapasan pasien melalui internet. pemeriksaan hasil lab dan uji diagnostik. 4) Aplikasi telenursing juga dapat diterapkan dalam model hotline/call centre yang dikelola organisasi keperawatan. Bahkan di Irlandia utara telenursing untuk perawatan luka diabetik telah menjadi alternatif pelayanan keperawatan untuk pasien penderita diabetik ulcer. Dapat meningkatkan pelayanan untuk pasien kronis. ruang gawat darurat. mengurangi hari rawat di RS. maka perawat dapat memonitor tanda-tanda vital pasien seperti tekanan darah. pasien dan keluarga dapat mengurangi kunjungan ke pelayanan kesehatan (dokter praktek. dan hari rawat berkurang setengahnya. maka dengan menggunakan telenursing dapat ditingkatkan menjadi 12 – 16 pasien seharinya 5). Dalam perawatan pasien di rumah. maka jumlah kunjungan ke RS. Pada akhirnya telenursing dapat meningkatkan partisipasi aktif pasien dan keluarga. cepat dan dukungan online. tanpa memerlukan biaya dan meningkatkan pemanfaatan tehnologi 5.

00 WIB Britton. Pengembangan Evidence Based Nursing Practice di Lingkungan Rumah Sakit dalam Lingkup Keperawatan Medikal Bedah. 23 september 2008. Program sertifikasi perawat keahlian khusus.TREN DAN ISU MUTAKHIR PRAKTEK PERAWAT. pukul 11.00 WIB Dr.pdf. BAB III PENUTUP 3. S1 dan Spesialis belum jelas terlihat. dan meningkatkan mutu pelayanan perawatan di rumah (home care).diakses Selasa.Telenursing dapat mengurangi biaya perawatan. Diharapkan agar perawat bisa menindaklanjuti trend dan isu tersebut melalui kegiatan riset sebagai dasar untuk pengembangan Evidence Based Nursing Practice di Lingkungan Rumah Sakit dalam Lingkup Keperawatan Medikal Bedah. Euthanasia: suatu issue kontemporer dalam keperawatan. Lulusan D3 Keperawatan lebih banyak terserap di Rumah sakit pemerintah dibandingkan S1. Klinik HIV. Trend Keperawatan Medikal Bedal Bedah dan Dampaknya di Indonesia. diantaranya adalah: telenursing.diakses Selasa. b. Isu dalam Keperawatan Medikal Bedah dan Dampaknya di Indonesia Beberapa isue yang berkembang dalam Keperawatan Medikal Bedah di Indonesia. Keehner.Kep M. Belum ada dokumentasi keperawatan yang baku sehingga setiap institusi rumah sakit mengunakan versi atau modelnya sendiri-sendiri. peningkatan jumlah cakupan pelayanan keperawatan dalam jumlah yang lebih luas dan merata. http://spiritia. Daftar Pustaka Ditjen PPM dan PPL Depkes RI (2008). One Day Care.1 Kesimpulan a. Hospice Home Care.id/Stats/StatCurr.00 WIB Dian Roslan Hidayat S.Telenursing . diakses Selasa. mengurangi hari rawat di RS. 23 september 2008. 3. Disadari bahwa semua trend tersebut belum seutuhnya diterapkan dalam pelayanan keperawatan di seluruh Indonesia. Pencegahan HIVAIDS pada Remaja dengan Peer Group. Still & Walden 1999 The Telecommunications Reform Act of 1996 charged . Erik Tapan MHA.KesDirektur Utama Intan Nursing Center Garut. Prinsip Moisture Balance dalam Perawatan Luka.or. dan Peran dan tanggung jawab yang belum ditetapkan sesuai dengan jenjang pendidikan sehingga implikasi di rs antara DIII. Berdirinya organisasi profesi keperawatan kekhususan. Statistik Kasus HIV/AIDS di Indonesia . Pengaturan sistem tenaga kesehatan. 23 september 2008. Prosedur rawat luka adalah kewenangan dokter. Beberapa trend yang terjadi dalam Keperawatan Medikal Bedah di Indonesia. pukul 11. pukul 11. b. antara lain: Pemakaian tap water (air keran) dan betadine yang diencerkan pada luka.2 Saran a. Seluruh perawat agar meningkatkan pemahamannya terhadap berbagai trend dan isu keperawatan medikal bedah di Indonesia sehingga dapat dikembeangkan dalam tatanan layanan keperawatan. Klinik Rawat Luka.

php?link=berita_dtl.pdf). htm. http://www.icn.id/index.au/docs/May_06_Guideline_on_Telenursing.(http://www.ac.anmc.org.akpermadiun. http://www.php&id=42) .ch/matters_telenursing.

.8.3.39000.3.9.3:7.3 50302-..9000.203.9:89:8 90.3.425700381503:3.

9..803/03.3/378803/75.320207:.3 80:2.3.89://745.73 5.8 /.$07.9/9.3409003:783 $0/..3507.9..:3 203/./03.3 /.309072.39034490042:3.8: //.350..803 .30-:9:.380:2.3503.29.9003:783  207.5.3.3 90042:3..-.70/.8/7:2.9.39003:783 !.23.5.70 /.90020/.3/7.202507.9.547..803203/.75.80397.9 743805079 !.95033.. 420.-08.9/7:2.9420.3:.

07488 / ./04. 48942 /.9-.980..915078.3/7.920...73843 0207 249745.8030907-0.3 /7..20..907..0 3907309 .:5...7:9340507.3 503.35.1.9-07:3:3/.!!   .3507.5.803548945...9 /00307..9.320207:./045430 /8- 9..3 :.3/..32039./.8047.7.9/7:2.33472../.4310703..3 .: . .39:3430891 .7.3..3 !.8.

3 203:7.3./.-09:.3 :2.7 50..:2..9.35./. /.77.9..3./.3 2033.9420..3897088207...-: -078.9.39:203:7.9.9.5.29003:783/.88900543/.:9.89003:783/ 032.:3:3.9 -.7.224/04930.30.3503/:/:.../...9202-.3-.28.3:39:5./.3907503.300.30-:.3.9..3..507.3/03..9203:7.3207./03.803507.8/./03.70./543 ! 4:95..30#$ /.  %003:783/.2:2.3-007.3507...75.5.9039 .3.380903.70 5.30507.3/. 8. .9.9073.3./.5.. 5./ 5..9150..32025079.80380.39003:783/.203./..32:9:50.9 -07:7.3-07-..3/7.07   5.350790385..3.3 439.80320. ...3/.3.3 203:3.803503/079.5.3:.9003:783:39:507.3/.89003:783:.8:.92038:5479-:.3/7:2..5.9/93.350.73.5.77.82.9.5747.5.:900543 2. 420.-09 90.:5.507.5.3203.9/#$ 5033.3.9-07:3:32..9.3-0-07.3.7 2.3/..3.3/..30507.3 0507.507.9.9.9/907.. /03..

.3:2.3.2507.9:  1091/.8503::.9.803 /03.3.3.9203:7.3. :.5..34330/.3439.9.00.8047.18  %003:783/.80507..05....9.5..3489 /..7. 907:9.3/./.31. /./.5.9.8/..3 /490757.9 202439479./.:..3. 2.92033.73.3..93 .3/04.9. 47.8.9/2..080.8.5.9 /.38:2-07/.80380507990.0 5.80507.9003:783/.3503//./.7:7.:90054397.3.9/.3203:7.8.507./.397..14 5073..9.8037438 9.3/.9.919.:3:3. 30838:3/..5.3 502078.3.9 #$/.3-039:.3 -0702-.3 0507..3 2:920/.3..3 /::3.3/.90 7:.91  &%& .803/7:.331472.3.9.3/.31.-.95:./503..9/:3.9.8.3#$/.3.5.3-070..30/...30:.320.803.3420.35..90./04..915..35.5.9:7:3:3.35.3..3-07-.5.7/.2507.:..9.80.9 .3/.8831472..30:.3080.9.5.3508..9.2502-0.803/./.39.0:39:3.9-.9.92033.35.3574944503.980..803/.320./04.9.3 9/./. /:3.3 5.9/#$  .5.35.70207:5.080.7..:7.7:7.232.3808.:5.9 -07438:9.:24/082:.39.378090507.8  !.3080.5.9/.9.3 %003:783/..5..3:/.7.9 %003:783:.9..25.33:783 420   03.5.7.507...0/.0 502-0.05.98.8.22.35.3:.5.3 50.:.8.3.92033..9203:7.020357-.9. 9.9.3050.390344  .350...3:9.3.3.7...2.25:8 .9.3.22032502039.3 :3:3.9/.2-/..80320.3.788-.3.9.3/.3  900438:9.7.733 097.2.3-..3/.5..3/.9743 .9202-07./89.3 2033.39:/4907 /.350.350.:3907309 03.38.20207:.-0-07.3./03.8.32.330507.3503. -07.3202-.9/.803/.3 24/0/89.00.3502.7.733 /......9.3 43803/.3 /57.3/.9.3/..9.8  03:7:979943 00307 $9 .03970.3.3 50702-.8/.77.9/50.9.7.3907.3018038/.39003:783 .2203.30507.9.803/7:2.3.3:39:5.320/8   %003:78320.5.7985.34330 507..907-..3202-07.3/.3../...3.-/.4310703.4310703.3 :39:20.5.35./.

.9..8-0:20.38: 0507.080.9.3.30/./3/4308..9203:3./. 0:2.3. $0:7:507.8:0..3 ::8.3!02.9:.2!07./03.47.9.3/.0420..9..9..3 !07.907 .//.3.  0-07.8507.0/.95020739.53899:87:2.33.8/.9..:24/03.809.30507.8:8'.3 2033.07. 0-07.30-:..:0.5.9.-.3907.  - 8:/..9.:....0/.9-8.9.3$508.388902903.3$ /.078 .8.7:39:50302-.5/#:2..9/.9:7../3/4308.25.907.37809 80-..5./.507./.0/.9   $./..20507.9003:783 !7385489:70.8/78.3-..7507.30/...3!!0508#   $9.0/..30/.:803./03..20507. 903!!/.9./..9:.9..80507.9.3. !03.5-07-.9..3/. 420..3/3. .3:8:8  485..0/ 3:3.3803..3.3507.003....:5.7.707.3...38.3/03.3.2. $../03.7.3/7:2.803/7 803/7 !7480/:77.3 /.70   !&%&!   0825:./-.#02..39.3-09.9.9../.9...20507.../3/4308.3 .9./.7.0.5.350.72033.9/02-0.3502.9/#$ 5033.0.2:2.80/:783!7.5..77.. 802:.29.3.3.5.3.907807. /..9.9203:7.3.32:9:50.39.23:50507.30--.3 !03.39..5./3/4308.%003:783/.3/80:7: 3/4308./...0/.0/. 8:.3. ..3.30507...70  30.7.3!00774:5 !747. /.303.3/.3#:2.8.3 :2.3-..3-0702-.7.3..30:8:8.38:90780-:920.8.5.9.0/..30/./30.3808:.  .3.9. 07/73.80/:783!7./.7-.0/3:3.9/.3 0507./.2033/.3:3.35.3.30507.3 !0302-. 25.3/4907 :9.3 203:7.3  - .3207.9.$.30/.3:99703//.39.25...280791.9.3-0:2/909.9.20507...3.8.3.9.9.320/.8 5741080507. 8.8907.19.0.30/.3' $5.9703/.3#:2.3.70 3' 3#.3503//./..9703/90780-:9-0:280:9:3./03.0/. .3 ..3:.5.23:50507.250. $/..3/.803.39.9.3 .9..3.9703//..9..90.3../3/4308..3/.-0/.3.989.3. %703/0507.7!:89.. /4:2039.9:88:04390254707/./907.

  995.$/3/4308.

.

47 /.8579.

$9.98.

808$0.39.2.941.9$ 05 08709:7&9..3:78303907.9438#01472. 805902-07  5::   79943 00307 $9 .3/.7:9 %# $&&%#!#%!#% /..422:3.70/ .3#48.8.. 805902-07  5::  .5.8.8. 805902-07  5::   7 7%.808$0./03 %0%00.9:77 5/1 /.$9.808$0.3 %003:783 /.

995.

.

32. .:. 47 .

8./4.

* *:/030*43*%003:783 5/1  995..

.

. .3 .

2.99078*9003:783 92 995.

.

/. ./:3 ..5072.

3/0 553-079.*/9 55 /   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful