ISI DARI KITAB NEGARA KERTAGAMA

Om awignam astu namas sidam” Sembah puji dari hamba yang hina ini ke bawah telapak kaki sang pelindung jagat. Raja yang senantiasa tenang tenggelam dalam samadi, raja segala raja, pelindung orang miskin, mengatur segala isi negara. Sang dewa-raja, lebih diagungkan dari yang segala manusia, dewa yang tampak di atas tanah. Merata, serta mengatasi segala rakyatnya, nirguna bagi kaum Wisnawa, Iswara bagi Yogi, Purusa bagi Kapila, hartawan bagi Jambala, Wagindra dalam segala ilmu, dewa Asmara di dalam cinta berahi. Dewa Yama di dalam menghilangkan penghalang dan menjamin damai dunia. Demikianlah pujian pujangga sebelum menggubah sejarah raja, kepada Sri Nata Rajasa Nagara, raja Wilwatikta yang sedang memegang tampuk tahta. Bagai titisan Dewa-Batara beliau menyapu duka rakyat semua. Tunduk setia segenap bumi Jawa bahkan seluruh nusantara. Pada tahun 1256 Saka, beliau lahir untuk jadi pemimpin dunia. Selama dalam kandungan di Kahuripan telah tampak tanda keluhuran. Bumi gonjang-ganjing, asap mengepul-ngepul, hujan abu, guruh halilintar menyambar-nyambar. Gunung Kelud gemuruh membunuh durjana, penjahat musnah dari negara. Itulah tanda bahwa Sanghyang Siwa sedang menjelma bagai raja besar. Terbukti, selama bertakhta seluruh tanah Jawa tunduk menadah perintahnya. Wipra, satria, waisya, sudra, keempat kasta sempurna dalam pengabdian. PENULIS KITAB KERTAGAMA ADALAH : PUJANGGA PRAPANCA Naskah ini selesai ditulis pada bulan Aswina tahun Saka 1287 (September – Oktober 1365 Masehi), penulisnya menggunakan nama samaran Prapanca, berdasarkan hasil analisis kesejarahan yang telah dilakukan diketahui bahwa penulis naskah ini adalah Dang Acarya Nadendra

PARARATON

yang dalam bahasa Sanskerta juga berarti "kitab raja-raja". Isinya adalah sejarah raja-raja Singhasari dan Majapahit di Jawa Timur. dan masa mendatang menyatu. Kitab ini juga dikenal dengan nama "Pustaka Raja".Serat Pararaton. atau Pararaton saja (bahasa Kawi: "Kitab Raja-Raja"). masa lalu. masa depan. Tidak terdapat catatan yang menunjukkan siapa penulis Pararaton. Sutasoma. Dalam dirimu. Engkaulah tujuan setiap pejalan”. Naskah ini cukup singkat . SUTASOMA Kelak para penguasa dari Seluruh Kepulauan Nusantara akan mendatangimu. adalah sebuah kitab naskah Sastra Jawa Pertengahan yang digubah dalam bahasa Jawa Kawi. SUNDAYANA Sundayana kitabnya berisikan tentang perang bubat .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful