RANGKUMAN EKSEKUTIF

Evaluasi diri ini dibuat sebagai bahan untuk mempersiapkan akreditasi Program Sarjana S-1 Program Studi PPKn Jurusan IPS STKIP Pasundan Cimahi. Evaluasi ini mencakup 14 item sesuai dengan Pedoman Evaluasi Diri Program Studi PPKn yang dikeluarkan oleh BAN-PT, terdiri dari : A. Jati Diri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan, B. Kemahasiswaan, C. Dosen dan Tenaga Pendukung, D. Kurikulum E. Sarana dan Prasarana, F. Pendanaan, G. Tata Pamong (Govemance), H. Pengelolaan Program, I. Proses Pembelajaran, J. Suasana Akademik, K. Sistem Informasi, L. Sistem Jaminan Mutu, M. Penelitian, Publikasi Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat, N. Lulusan dan Keluaran lainnya. Mengacu pada pembahasan di atas diketengahkan SWOT analisis yang dimiliki oleh program S-1 Progran Studi PPKn Jurusan IPS Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut :

1

2

1. Kekuatan (Strength) Program Pendidikan S-1 Program Studi Pandidikan Pancasila, dan

Kewarganegaran Jurusan IPS Sekolah Tinggi

Keguruan

dan Ilmu

Pasundan Cimahi memiliki beberapa kekuatan 1). Misi, Visi

berorientasi ke masa depan 2). Struktur organisasi sesuai dengan pola modern 3). Peminat terhadap program Studi PPKn cenderung meningkat, 4) Pelayanan Dosen Wali baik, 5). Kualifikasi dosen dan karyawan memadai 6). Pengaturan keuangan menunjang PBM, 7). Gedung milik sendiri dan strategis, 8). Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan studi lanjut, 9). Suasana antar Mahasiswa dan Dosen baik. 10). Adanya pusat penelitian tingkat Sekolah Tinggi STKIP untuk publikasi hasil penelitian. 11). adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 12). Peringkat akreditasi Program Studi PPkn oleh BAN PT. Dengan peringkat B. 13). Pengolahan sistem informasi mayoritas menggunakan perangkat Komputer, 14) Citra Program Studi PPKn sudah terbentuk selama 18 tahun. 2. Kelemahan (Weaknees). Disamping kekuatan, terdapat juga beberapa kelemahan Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikkan Pasundan yaitu : 1). Misi budaya bersifal lokal dan belum didukung oleh sarana yang lengkap, 2). Pemahaman struktur organisasi belum maksimal, 3). Kemarnpuan finansial heterogen dan kemampuan Akademik cenderung rendah 4). Pengelolaan SDM belum maksimal, 4). Dukungan keuangan hanya dari Mahasiswa, 6). Tingginya biaya pengelolaan infrastruktur, 7). lambatnya peninjauan kurikulum, 8) Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional, 9). Dana penelitian dan publikasi di dalam STKIP terbatas, 10). Motivasi melaksanakan PPM kurang, diakibatkan dari dana yang terbatas, 11). Supervisi belum maksimal, 12). Efektivitas dan efesiensi system informasi belum optimal, 13) kerjasama dengan pihak lain belum optimal. 3. Peluang (Opportunity).
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3

Peluang

pengembangan

Program

studi

PPKn

Sekolah

Tinggi

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut: 1). Deregulasi sector kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi, 2). Peluang koordinasi organisasi dapat diciptakan, 3). Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga, 4). Kesempatan Mahasiswa untuk berprestasi terbuka, 5). Kesempatan untuk studi lanjut melakukan penelitian dan PPM luas, 6). Peluang pencarian dana di luar Mahasiswa dan di luar perguruan Tinggi, ada, 7). Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus, 8). Diberi kesempatan untuk meninjau kurikulum, 9). PBM memungkinkan komunikasi banyak arah baik di dalam kelas atau di luar kelas, 10). Kesempatan mengajukan dan melakukan penelitian serta publikasinya terbuka, 11). Kerjasama dengan instansi lain dalam PP. No.61/1999, ada, 12). Adanya kesempatan meningkatkan Pengendalian mutu, 13) Kesempatan untuk memperbaiki sistem informasi ada, 13) lulusan LPTK selalu dibutuhkan oleh dunia pendidikan. 4. Ancaman (Threat) Ancaman terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan sebagai berikut : 1). Globalisasi melemahkan budaya lokal, 2) penurunan kwalitas perguruan tinggi secara umum, 3) Persaingan yang tidak sehat antara LPTK, 4) Mahasiswa rawan DO ditahun awal, 5) Studi lanjut yang tidak relevan dengan bidang kepakarannya, 6) Biaya pendidikan yang terus meningkat sedangkan kemampuan masyarakat cenderung tetap, 7) Sarana prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan iptek, 8) Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat yang mengakibatkan kurikulum selalu tertinggal, 9) Sebagian kecil dosen masih bersifat otoriter sehingga suasana akademis yang kondusif belum dapat diciptakan, 10) Penelitian dan publikasinya cenderung formalistik sehingga manfaatnya kurang dirasakan secara langsung, 11) PPM tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat, 12) Banyaknya kompetitor untuk lembaga

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

18) Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa. 14) Otda yang mengutamakan lulusan PT dari daerahnya. 13) Otonomi penetapan kurikulum program studi. 14) Peyesuaian kurikulum terhadap. 9) Efesiensi dan efektivitas keuangan. 7) Dosen diberikan pelatihan-pelatihan metode penelitian dan PPM. 8) Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya. 22) Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti kuliah praktek bermasyarakat atau KKL bersama mahasiswa. 5. 15) Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran. 16) Dialog antara dosen dan mahasiswa tentang PBM difasilitasi oleh pimpinan program studi. 17) Meningkatkan kemampuan berbahasa. 6) Diciptakan kurikulum yang fleksibel. 10) Melakukan pengembangan kampus. Strategi Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai berikut: 1) Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang visi dan misi. 4) Mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM. 23) Pelaksanaan PBM mengacu kepada SAP dan Silabi. 2) Optimalisasi sarana prasarana dan Kualitas SDM. 5) Dialog antara mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan program studi. 21) Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. 11) Merenovasi/mengadakan sarana dan prasaran yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini.PAS/CMI/2005 . penelitian. 13) Kerusakan software dan hardware dalam sistem informasi. 20) Menumbuhkan kreativitas mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan. 12) Pemanfatan teknologi informasi semaksimal mungkin. dinamika masyarakat dan dunia kerja. 25) Selalu memperbaharui software dan hardware. 24) Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna. dan kegiatan ilmiah lainnya.4 LPTK sejenis. 26) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Personil ditugaskan untuk studi lanjutan dan atau pelatihan-pelatihan. 19) Pemberdayaan pusat penelitian dan lembaga penelitian STKIP Pasundan secara maksimal. penataran dan pemanfaatan teknologi informasi.

29) Melakukan kemitraan dengan kompetitor maupun Pemda. 27) Meningkatkan relevansi kualitas kelulusan dengan kebutuhan lapangan kerja. 28) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk keberlanjutan kegiatan kampus dan penyerapan lulusan.5 Pembaharuan kualitas komputer. SUSUNAN TIM EVALUASI DIRI BESERTA DESKRIPSI TUGAS No Nama Jabatan Uraian Tugas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

Yudi Kusyadi. Endang Komara.6 1. M. Akademik Nara Sumber Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Mendesain kerangka kerja dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Mendesain kerangka kerja. 8. Hj. Dadang Ahmad Sekretaris Pelaksana 5. Drs. Iyos Saleh Hujaeni Kesekretariatan Pelaksana Teknis Memberikan bantuan teknis pengetikan DAFTAR ISI Halaman Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Oyamah. Abdullah Apip. menganalisis dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Memberikan masukan kegiatan pelaksanaan akademik 2. 10 .Pd.Pd. Drs. Dr. Dosen 6. H. M. 3. Drs. ekstra kurikuler dan ko kurikuler Memberikan bantuan bahan materi 7. S. Kordinator Teknis Memberikan bantuan teknis bahan dan materi evaluasi Ketua Ikatan Alumni Memberikan informasi dan masukan tentang penyebaran para lulusan Memberikan masukan tentang kegiatan intra kurikuler. Subarkah Pembantu Ketua Bid.Si.Si. Ketua Pelaksana 4. Lisda Pujianti Mahasiswa 9. S.. S. H.PAS/CMI/2005 .Pd. Jajang Hendar H.

.....………………………… D...............……………………………………………………………............…………………………………….....………………… L....... …………………………… Pengelo!aan Program .... Lulusan dan Keluaran lainnya ...........……………………………………………… SUSUNAN TIM EVALUASI DMI BESERTA DESKRIPSI TUGASNYA … DAFTAR ISI ............ Jati Diri........... RANGKUMAN EKSEKUTIF .............. Suasana Akademik ............ Visi Misi Sasaran dan Tujuan . H.................... J.……………………..... Kurikulum ......... Sistem Informasi ................................ Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat N.. Publikasi.………………………………… C....………………………………………… E..…………… B..……………………………………… BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.........PAS/CMI/2005 ...........…………… G... Pendanaan ……….................. Kemahasiswaan ......... Sarana dan Prasarana …………………………………………… F......... Dosen dan Tenaga Pendukung ...7 KATAPENGANTAR ………………………………………………………. …………… BAB II....................................... M........ Tata Pamong (Govemance) .... BAB I ...... Sistem Jaminan Mutu ................... ………………………………… Proses Pembelajaran .... Penelitian..……………… K........................................ DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI…… A... LAMPIRAN .……………… I. ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN REFERENSI ..........

Mengidentifikasi masalah. penataan organisasi. penilaian dan pencapaian sasaran 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. penentuan mekanisime kerja. Mengidentifikasi posisi. Persiapan dan perencanaan.. 2. di samping yang pokok saat ini adalah untuk persiapkan akreditasi oleh BAN PT. Penataan organisasi kerja. 3.PAS/CMI/2005 . Perencanaan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. status institusi dibanding dengan institusi yang lain 3. penentuan rangkaian kegiatan. 2. Persiapan Evaluasi Diri untuk akreditasi. pelaksanaan. koordinasi dan komunikasi. dan penentuan pibak lain yang akan dilibatkan. penentuan fokus dan sasaran evaluasi. Pendekatan Evaluasl Diri dilakukan melalui tahap: persiapan dan perencanaan. 4. penggunaan pakar sejawat dan pelaporan rincian aktivitas dari setiap tahap sebagat benikut: 1. penentuan kerjalaman studi.8 Bagi Jurusan Pendidikan IPS Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan Cimahi. Melalui Evaluasi Diri ini diharapkan diperoleh informasi dan kajian yang dapat digunakan sebagai masukan dan kajian dalam pengembangan di program studi masa yang akan datang. dan 4. penentuan tugas dan peranan semua pihak yang terlibat. Sasaran dari Evaluasi Diri ini adalah: 1. Menumbuhkan budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri. Pemanfaatan hasil Evaluasi Diri ini ditujukan untuk : 1. Meninjau kembali kebijakan yang pernah dijalankan oleh lembaga. Evaluasi Diri ini merupakan koreksi dan evaluasi dalam siklus manajemen Program Studi PPKn. mencakup pembentukan tim. Penyusunan profil lembaga yang konprehensif. Peniaminan mutu internal Jurusan IPS Program Sudi PPKn.

Visi. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. baik jumlah maupun kualitas mahasiswa. (3) melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tujuan dan sasaran program studi menghasilkan sarjana PPKn yang dapat bekerja : (1) sebagai guru (2) di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Jati Diri. 038/0/1987. Pernanfaatan pakar sejawat. Misi. B.PAS/CMI/2005 . Misinya menyiapkan calon Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan. Untuk lebih jelasnya. Visi yang diembannya menjadikan program Studi PPKn yang unggul secara Nasional dalam bidang pembelajaran PPKn. mencakup pemanfaatan pakar sejawat untuk memberikan opini kedua terhadap hasil evaluasi. Kemudian memperoleh status terakreditas B pada tahun 2000 dengan SK (SK BAN-PT No. mencakup pemetaan sasaran evaluasi. 4. mencakup penyusunan laporan akhir untuk dasar perbaikan. Bekerja di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. 3.9 3. Dosen dan lulusan. Pelaksanaan Evaluasi Diri. Penelitlan dan Pengabdian pada masyarakat. Sasaran dan Tujuan Program Studi PPKn berdiri 29 Mei 1986.006/BAN-PT/Ak-IV/V/2000). hasil Evaluasl Diri ini akan dipaparkan beberapa hal sebagai berikut : A. pengumpulan data dan informasi. Kemahasiwaan. perumusan rekomendasi untuk perbaikan. sarjana PPKn yang mampu : 1. Mengembangkan proses pembelajaran PPKn secara profesional 2. Status terdaptar diperoleh pada tanggal 9 Januari 1987 dengan No. penyusunan analisis dan interpretasi data. Pelaporan. 5. Memuliakan syiar Islam dan memelihara budaya Sunda. melakukan studi banding terhadap predikat yang dimiliki saat ini. 4. teknologi dan inovasi.

a.PAS/CMI/2005 . selama dibutuhkan oleh mahasiswa. Interview 2. Pelayanan diberikan baik pada kegiatan akademis maupun non akademis untuk menunjang kelancaran studi mahasiswa.10 Kondisi kemahasiswaan yang berkembang di Program Studi PPKn pada urnumnya sudah cukup baik karena. nilai perilaku yang sebenarnya adalah dalam masyarakat. Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen wali. Tes. Pada kegiatan non akademik yang menunjang Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. yang berperan sebagai konselor. Tes kemampuan bahasa inggris b. terutama minimnya inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keragaman tersebut mencakup latar belakang sosial ekonomi keluarga dari daerah asal mahasiswa. mahasiswa dibantu oleh Staf Program Studi. namun kecurangan masih saja ada. Kemampuan ini sangat baik untuk mahasiswa agar dapat berlatih memahami keragaman kultur. Dalam pelayanan administrasi. Deskripsi mengenai hal ini terlihat dari: 1. dan c. Tes Kemampuan Akademik. selain itu masih ada dosen pembimbing PPL dan dosen pembimbing Skripsi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Sistem Seleksi Sistem seleksi mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan dilakukan dengan dua macarn. yaitu staf administrasi yang khusus melayani mahasiswa. Pelayanan Kepada Mahasiswa Program studi PPKn selalu berupaya melayani mahasiswa sebaik mungkin. serta perbentukan orientasi wawasan nasional. Profil Mahasiswa Program studi PPKn diperuntukan bagi masyarakat umum. 3. sehingga profil mahasiswa sangat beragam. seleksi mahasiswa telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. Pertemuan dengan dosen wali dapat dilakukan kapan saja.

Jurusan/program Kesenian Kampus peserta studi Wisuda Sarjana Peserta Lembaga Praktek Visi dan Misi Panitia pelaksana. Jurusan/program Seminar dan Studi peserta studi Banding Pekan Olaharaga dan Panitia pelaksana. 5 . Lembaga Mahasiswa Baru pengisi materi Penyelenggaraan Panitia pelaksana.PAS/CMI/2005 . Kegiatan Peran Staf Orientasi Kegiatan Panitia pelaksana. 4. keagamaan dan pengembangan pengetahuan dalam koordinasi Program Studi PPKn kegiatan unit-unit ini sangat baik dan sangat mendukung pembentukan kepribadian mahasiswa karena dapat menjadi wahana penyaluran dan pergembangan bakat secara positif dari setiap mahasiswa. Ekstra Kurikuler Mahasiswa Program Studi PPKn sudah memiliki beberapa unit kegiatan ekstra kurikuler yang mencakup kegiatan olah raga. 3 .11 akademik mahasiswa dibantu oleh staf kemahasiswaan di tingkat program studi. No 1 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kesenian. Jurusan/program pengisi Peserta studi 6. 2 . 4 . sebagai bentuk tanggung jawab sosial STKIP Pasundan memberikan fasilitas Bea Siswa baik berupa BKM maupun BPPA. Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Institusi Mahasiswa sudah dilibatkan dalam beberapa kegiatan dengan peran yang berbeda-beda antara lain.

12

C. Dosen dan Tenaga Pendukung Jika diukur dari standar minimum persyaratan jumlah dan kuallfikasi Sumber Daya Manusia untuk mengelola Program Studi PPKn dapat dikatakan bahwa Program studi PPKn sudah berhasil melampau persyaratar, minimum. Dengan gambaran sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Sumber Daya Manusia sudah dilakukan dengan sistem yang standar. Proses “rekruitmen” dan seleksi dilakukan oleh YPT Pasundan atas usulan Ketua STKIP Pasundan, selanjutnya proses pembinaan, pengembangan dan retensi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sesuai dengan Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan. Peraturan YPT Pasundan sudah mencakup peraturan kepegawaian secara umum, dan pengaturan tata laksana kepegawaian lainnya. Setiap karyawan YPT Pasundan mendapat asuransi kesehatan dan pensiun. 2. Ketersediaan Dosen dan Staf Pendukung Program Studi PPKn sudah memiliki jumlah dosen yang memadai, dengan rasio 1:15. Selain itu terdapat staf pendukung yang menangani administrasi berjumlah 2 (dua) orang, juga didukung oleh 15 orang lainnya yang bekerja pada bagian-bagian lain di STKIP Pasundan, yang terkait untuk mendukung penyelengaraan program Studi PPKn, dengan demikian dilihat dari ketersediaan dosen dan staf pendukung sudah memadai. 3. Mutu, Kualifikasi dan kesesuaian Sumber Daya Manusia. Meskipun dari sisi latar belakang Sumber Daya Manusia di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat bervariasi, namun dari kemampuan bekerja pada umumnya sudah baik. Akan tetapi, untuk mengejar dinamika perkembangan lingkungan kompetensl dan kapabilitas Sumber Daya Manusia masih harus terus ditingkatkan. 4. Kecukupan
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

13

Jumlah dan Kulitas Sumber Daya Manusla Program Studi PPKn saat ini untuk rnengelola 210 orang mahasiswa. kualitas Untuk mengantisipasi untuk mengejar perkembangan di masa yang akan datang, Kualitas Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan. Peningkatan diperlukan perkembangan ilmu pengetahuan dan kompetisi antar perguruan tinggi semakin ketat, termasuk akan beroperasinya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. 5. Pengembangan Staf Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan sudah mengatur pengembangan staf, baik Studi PPKn. 6. Peratuan Kerja Peraturan kerja yang sudah ada sudah mengatur beberapa hal penting antara lain, jam kerja, cuti, perjalanan dinas, disiplin, kenaikan pangkat, dan lain-lain. Semuanya sudah berjalan baik selama 18 tahun. Peraturan kerja telah disesuaikan dengan ketentuan ketenaga kerjaan yang diterbitkan oleh pemerintah 7. Kode Etik Kode etik dikembangkan dari niai-nilai yang berasal dari aspirasi para civitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Pasundan, merujuk kode etik yang ditentukan oleh STKIP Pasundan dan YPT Pasundan. Kode etik tersebut sangat menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, toleransi, menghindarkan diri dari perbuatan tercela, kebersamaan dan persaudaraan, saling menghormati dan sifat-sifat keterbukaan. melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan dan kursus-kursus. Dalam sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia di Program

D. Kurikulum

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

14

Kurikulum sudah diupayakan untuk mencerminkan visi, misi dan keunikan institusi. Oleh karena itu kurikulum dijabarkan secara konsisten dan tujuan dan sasaran institusi dan program studi. 1. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan. Kurikulum sudah mencerminkan visi, misi, sasaran dan tujuan program. Di samping mengikuti mata kuliah kurikulum inti (nasional). Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga memiliki mata kuliah kurikulum Institusional (lokal) yang terfokus pada konsentrasi agama Islam, kebudayaan (Sunda), dan kewirausahaan. 2. Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stake, holders Mata kuliah pada kurikulurn lokal sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholders. Pada saat perumusan kurikulum sudah dilakukan identifikasi kebutuhan dunia pendidikan, dan pengajaran. Pada saat ini sedang dilakukan kebutuhan penyesuaian kurikulum dan silabus berdasarkan pada di diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi

sekolah-sekolah menengah. 3. Harapan Kompetensi Lulusan Lulusan Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan sarjana yang siap terjun ke dunia kerja dan siap menyesuaikan diri dengan tempo yang cepat, terhadap segala dinamika yang ada di dalamnya. Kontribusi lulusan Program Studi PPKn dalam lapangan pendidikan dan sektor non kependidikan diharapkan tidak hanya terbatas sebagai guru, tetapi juga sebagal entrepreuneur, peneliti dan cendikiawan dalam bidang kependidikan.

4. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Isi kurikulum tercermin pada silabus yang disusun dengan cukup lengkap dan komprehensif. Komposisi mata kuliah pada satu semester telah diupayakan mencakup mata kuliah inti (nasional) dan institusional (lokal). 6. Topik skripsi disarankan terkait dengan konsentrasi PPKn murni dengan mengaitkannya dalam pendidikan. Mata kulah kurikulum nasional yang relevan tetap diakomodasi.I Program Studi PPKn. Skripsi Mahasiswa harus menyusun skripsi di akhir perkuliahan mereka. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada struktur kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan berikut ini : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. sehingga menjadi kurikulum yang komprehensif dan integratif untuk S. 5.PAS/CMI/2005 . Struktur dan Isi Kurikulum Struktur kurikulum telah ditopang oleh elemen mata kuliah yang lengkap dan satu sama lain memiliki keterkaitan.15 Meskipun masih ada rentang kesenjangan yang sangat jauh antara mata kuliah di Program Studi PPKn dengan mata kuliah nasional. Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah mengembangkan mata kuliah pilihan. 7. Mata Kuliah Pilihan Beban mata kuliah lokal masih belum terlalu tinggi. Melalui topik ini diharapkan pemahaman dan pendalaman mahasiswa terhadap Program Studi PPKn akan semakin baik. namun integrasi mata kullah dibuat dengan menyusun pengelompokan mata kuliah pada setiap satu semester termasuk urutannya dengan sebaik mungkin.

MPK KKK MKK MKB MKB MKB MPB MKB MPK MPK MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPK MPK MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MKK MKK MKK MKB MKB MKB MBB MKB MKB MPB Status MK Wajib 5. Mata Kuliah 4. 9. 8.PAS/CMI/2005 . 7. 10. 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 2 2 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 Kode Mata Kuliah 2. 11. Peserta Didik Kewirausahaan Pendidikan Ilmu Sosial Hukum Adat Hukum Islam Hukum Perdata Sosiologi Pendidikan Kewarganegaraan/ Kewiraan Hukum Pidana Hukum Tata Negara Hukum Pajak Kriminologi Ilmu Politik Teori dan Hukum Konstitusi Perencanaan Pengajaran PPKn Evaluasi Pendidikan PPKn Ilmu Budaya Dasar (IBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Pendidikan Kewarganegaraan Hukum Dagang Hukum Internasional Hubungan Internasional Pendidikan Generasi Muda Filsafat Politik Strategi Belajar Mengajar PPKn Belajar dan Pembelajaran Profesi Kependidikan Seminar Pendidikan Agama Hukum Tata Pemerintahan Sistim Politik Indonesia Sosiologi Politik Budaya Daerah Jawa Barat Hukum Ketenagakerjaan Politik Hukum Penelitian Pendidikan PPKn Kel. Pendidikan Agama Pengantar Pendidikan Pendidikan Olah Raga PIH dan PHI Ilmu Kewarganegaraan Ilmu Negara Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pengantar Ilmu Sosial Pendidikan Pancasila Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Perkembangan & Bimb. NAS 001 DIK 001 STP 007 PKN 101 PKN 102 PKN 103 PKN 126 PKN 140 NAS 002 NAS 004 NAS 005 DIK 002 STP 002 PKN 104 PKN 105 PKN 106 PKN 107 STP 014 NAS 003 PKN 108 PKN 109 PKN 110 PKN 111 PKN 112 PKN 113 PKN 127 PKN 128 NAS 006 NAS 008 PKN 114 PKN 115 PKN 116 PKN 117 STP 009 PKN 129 PKN 130 DIK 003 DIK 004 STP 001 PKN 118 PKN 119 PKN 141 STP 003 PKN 120 PKN 121 PKN 131 Nama Mata Kuliah 3. 2 3 3 2 2 2 2 2 Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6.16 Sm t 1. 12.

9. PKN 132 PKN 133 STP 013 PKN 142 STP 010 STP 011 STP 012 PKN 134 PKN 135 PKN 136 PKN 137 STP 005 NAS 009 PKN 122 PKN 123 PKN 124 PKN 125 PKN 138 STP 004 PKN 199 Nama Mata Kuliah 3. 7. mahasiswa juga dapat melanjutkan ke program S-2. Sarana dan Prasarana. 11. Teori dan Latihan Kegiatan Belajar Mengajar Pola Pengajaran PPSKN SLTP/SMU Filsafat Etika Sosiologi Hukum Pendidikan Politik Sistim Pemerintahan Daerah MPKI Filsafat Hukum Filsafat Pancasila Hukum Acara Pidana Hukum Acara Perdata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Filsafat Ilmu Peradilan Tata Usaha Negara Seminar Pendidikan Politik Kenegaraan Seminar Pendidikan Hukum Seminar Pend. Mata Kuliah 4. 12. Setelah lulus program.PAS/CMI/2005 .17 Sm t 1. Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. dan lain-lain. keterampilan hubungan antar manusia. 1 1 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 4 4 4 6 98 43 3 46 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 - 8. 10. Peluang dan Manfaat bagi Mahasiswa Mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan akan memperoleh manfaat maksimal. E. Kewarganegaraan Praktek Pendidikan Hukum Program Pengalaman Lapangan (PPL) PPKn Skripsi Total Kel. 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 Kode Mata Kuliah 2. managerial skill. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dalam masa studi mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti Prograrn Pengenalan Lapangan di dunia pendidikan. mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang materi khusus dunia kerja. Pengalaman yang diperoleh selama PPL merupakan modal untuk melakukan orientasi terhadap pekerjaan dan jenjang relasi dengan dunia kerja. 8. mengembangkan keterampilan teknis sebagai pendidik. Melalui PPL. MPB MPB MPB MBB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB Status MK Wajib 5.

Ruang Kuliah.PAS/CMI/2005 . laboratorium komputer dan akses intemet.18 Secara keseluruhan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang menyangkut karnpus dengan segala kelengkapannya. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah memiliki gedung. 3. Jumlah dan kualitas ruang kuliah sangat baik. Kondisi fasilitas pendukung ini cukup memadai. masjid dan lapangan serbaguna. koleksi perpustakaan. Fasifitas lainnya yang tersedia adalah kantin. Perpustakaan dan Fasilltas Lainnya. Kecukupan Secara umum infrastruktur pendidikan di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah sangat baik. pengadannya dilakukan oleh YPT Pasundan. Keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Seluruh sarana dan prasarana dimiliki sendiri atas investasi yang dilakukan YPT Pasundan. Pengelolaan Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh YPT Pasundan dan unsur pimpinan STKIP Pasundan tergantung pada nilai pengadaannya. Sarana dan prasarana yang bernilai besar. 4. namun pengelolaannya dilakukan oleh STKIP Pasundan. Fasilitas Pendukung Pembelajaran dan Penelitian Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian disediakan fasilitas ruangan. 2. Ketersediaan Gedung. Laboratorium dan jumlah buku diperpustakaan juga sudah memadai untuk mendukung penyelenggaraan program. ruang kuliah. Perpustakaan secara reguler selalu membeli buku-buku baru dan hibah dari para dosen untuk menambah koleksinya. sudah cukup memadai. 1. yang cukup menonjol dalam pengelolaan sarana dan prasarana adalah tingginya nilai alokasi biaya untuk pemeliharaan berbagai sarana dan prasarana pendidikan. Lab. laboratoriurn dan perpustakaan yang baik.

Pengelolaan Pengelolaan keuangan dilakukan dengan peraturan keuangan yang telah ditentukan YPT Pasundan dan mekanisme aturan yang telah ditetapkan oleh STKIP Pasundan dengan pengelolaan keuangan secara transparan. Hal ini dilakukan baik di Program Studi PPKn maupun di lembaga. orientasi studi. STKIP Pasundan diperlakukan sebagai cost center oleh YPT Pasundan. dari mulai penerimaan mahasiswa. sehingga kontrol pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Jumlah. kualitas dan desainnya sudah disesuaikan dengan karakteristik program studi dan mahasiswa. Untuk pembiayaan program. mahasiswa dan donasi dari orang tua mahasiswa melalui STKIP Pasundan. pengelolaan pembiayaan penyelenggaraan Program Studi PPKn sudah memadai. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kesesuaian Semua sarana dan prasarana yang ada di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah didesain khsusus untuk kepentingan pendidikan. F. 2. Arus kas dan likuiditas keuangan dapat dikelola dengan baik. YPT Pasundan memberikan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. perkuliahan. hal ini dilakukan agar kelancaran proses belajar dan mengajar dapat bejalan dengan baik.PAS/CMI/2005 . Sumber Dana dan Pembiayaan Sumber dana berasal dani penerimaan SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan). pos-pos anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana kegiatan pengelolaan program. ujian dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya.19 mampu menampung dan mendukung proses belajar dan mengajar di Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam skala jumlah mahasiswa yang ada sekarang. Pendanaan Dalam aspek keuangan. 5. sehingga mendukung kelancaraan program.

Struktur Organisasi. Pada saat ini. Tata pamong program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak didirikan tahun 1986.20 bantuan dalam bentuk pengadaan sarana. Pengelola yang berjumlah 5 (lima) orang ini memiliki kompetensi. seorang staf akademik dan kemahasiswaan. Selanjutnya lembaga melakukan pengawasan ke tingkat program studi. selama ini anggaran yang ada selalu dapat memback up setiap kegiatan yang direncanakan. Tata Pamong (Governance). YPT Pasundan melakukan pengawasan terhadap lembaga. sudah memadai untuk skala pengukuran organisasi yang sekarang. Selain itu. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. 3. kapabilitas yang memadai untuk menangani Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengelolaan keuangan juga dilakukan secara transparan. seorang Sekretaris.PAS/CMI/2005 . G. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kinerja keuangan yang selalu positif sejak program dijalankan. Akuntabilitas Untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan. Anggaran dan kegiatan selalu disesuaikan. Bantuan dari YPT Pasundan tersebut semakin memperkuat struktur penerimaan dan pembiayaan Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Kecukupan Dari sisi jumlah. 4. dan 2 (dua) orang staf Tata Usaha. penyediaan dosen dan karyawan. tidak ada kesulitan dalam pengadaan dana penyelenggaraan. sehingga semua unit organisasi terkait dapat melakukan pengawasan. Pengawasan pengelolaan keungan di lembaga sampai dengan tingkat program studi dilakukan juga dengan audit keuangan oleh akuntan publik. program studi dikelola oleh seorang Ketua Program Studi.

21 bidang tugasnya. perlu dilakukan agar kontinuitas upaya perbaikan kualitas pengelolaan program dapat dijalankan secara proaktif. harus meng. dan staf lainnya. Kualifikasi personil yang ada sekarang ini sudah mampu menjalankan fungsi dan tugas pokoknya pada institusi. Fungsi dan Tugas Pokoknya. Pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan didukung oleh koordinasi yang baik dari Ketua Program dan Pembantu Ketua bidang kemahasiswaan. Skala operasi pengelolaan program yang besar. dilihat dari perkembangan minat setiap tahun akademik baru. Ketua dan Sekretaris Program Studi. antara lain: a. sikap dan keterampilan dalam Dengan demikian program telah dikelola baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur. dosen. sebanyak 50 mahasiswa perangkatan atau sekitar 7 (tujuh) sampai 8 (delapan) mahasiswa per kelas. pelayanan pada mahasiswa. Tiga orang staf. Namun dernikian. baik pada tatanan strategis maupun operasional. 2. maka upaya peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia. Oleh karena itu ke-6 orang yang ada sekarang harus senantiasa Daya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Sumber Manusia. maka perlu dipertimbangkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. di samping peningkatan kemampuan manajerialnya. dengan memperhatikan berikut: a. jika dipertimbangkan akan peningkatan penerimaan mahasiswa baru pertahun. harus meningkatkan pengetahuan. b.update pengetahuannya di bidang pendidikan maupun non pendidikan. b. Mengingat perkembangan masyarakat di era globalisasi. Personalia. Namun demikian masih sangat mungkin untuk dikembangkan.PAS/CMI/2005 .

Ketua dan Sekretaris Program Studi Pendidikan PPKn dipilih oleh Dosen Program Studi disetujui oleh Senat STKIP Pasundan dan dikukuhkan oleh Ketua STKIP Pasundan. Tinjauan Historis Proses perjalanan lembaga yang sudah berlangsung kurang lebih 18 tahun sejak berdirinya STKIP Pasundan Cimahi pada 29 Mei 1986. hal ini didasarkan pada hal-hal sebagal berikut: 1.22 penyesuaian struktur organisasi. namun secara keseluruhan pengelolaan lembaga sudah dilakukan dengan baik. sudah diatur dengan baik. personil dan mekanisme tata pamong (govermance). keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan yang lahir pada tahun 1914. 2.PAS/CMI/2005 . pengendalian dan koordinasi internal dan ekstennal sudah dilakukan dengan baik. H. Kepemimpinan Kepemimpinan dan pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan. Pengelolaan Program Meskipun ada kekurangan pada pelacakan tulisan. 3. Sampai saat ini Ketua Program Studi Pendidikan PPKn adalah Ketua Program Studi pada. berjalan dengan baik. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. karena tugas. Pengalaman ini dijadikan dasar untuk senantiasa memperbaiki sistem penyelenggaraan di lembaga STKIP Pasundan. Aliran informasi. periode Kepemimpinan yang pertama. telah memperkaya pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi. kewenangan dan mekanisme kerja. Mekanisme Tata Pamong Mekanisme tata pamong sudah dilakukan sesuai dengan sistem dan standar operasional yang sudah ditentukan.

Perencanaan dan Pengembangan Program Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah berusaha membuat perencanaan dan pengembangan program jangka panjang melalui mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan (RIP). untuk mengakomodasi kegiatan ltu telah dimiliki Ikatan Alumni STKIP Pasundan. Dengan demikian aspirasi dan inisiatif seluruh starlakeholders. RIP yang ada sekarang secara garis besar. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan relatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3. penelitian/konsultasi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat terakomodasi semaksimal mungkin. komunikasi dengan seluruh civitas akademika baik melalui jalur formal maupun informal.23 bertanggungjawab mengelola seluruh kegiatan yang mencakup kegiatan pendidikan. maupun pada perumusan strateginya. Penyesuaian ini diperlukan mengingat lingkungan strategis selalu berubah dengan cepat dan dinamis. 4. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah alumni. 5. pelatihan dan. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus membuat sistem pelacakan alumni yang lebih mapan. Jaminan Mutu Program Studi.PAS/CMI/2005 . namun harus selalu dilakukan penyesuaian baik pada penetapan tuiuan dan sasaran. RIP adalah rolling plan yang dijadikan pegangan oleh pimpinan dalam mengalokasikan dan mengorganisasikan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan dan misi STKIP Pasundan. Mutu program studi dan institusi akan baik jika ada standar dan kontrol. Jumlah alumni cukup banyak yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Banten. oleh karena itu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebaiknya segera membuat sistem informasi alumni. Pelacakan Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah memlliki sistem pelacakan lulusan. cukup realistis.

dan pekerjaan laboratories (mengerjakan survai lapangan dan merumuskan formula strategi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dampak Proses Penjaminan Mutu terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa. Pendaftar pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengalami peningkatan. proses. penugasan untuk belajar mandiri. Standar dan kontrol ditetapkan dan diterapkan secara konsisten. observasi lapangan. sehingga rasio antara pendaftar dan yang diterima semakin meningkat. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilakukan di tingkat jurusan. deliveri pendidikan (materi. sehingga pelaksanaannya sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang dinilai sudah baik. untuk mahasiswa berprestasi ditingkat Jawa Barat. Tugas terstruktur. Komitmen terhadap mutu ternyata memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. penugasan kelompok.PAS/CMI/2005 . 6. penugasan untuk belajar mandiri melalui perkuliahan. hal ini ditandai dengan beberapa. indikator: a. I. Standar sudah mencakup standar seleksi mahasiswa dan dosen. b. c) Lembaga Pendidikan/Perusahaan dimana dilakukan pelaksananan PPL. banyak yang menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dinyatakan baik. Mengajar Kegiatan mengajar dilakukan melalui perkuliahan. Proses Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sudah diupayakan agar berlangsung dengan baik. diwakili oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. dosen dan prasarana) dan evaluasi hasil belajar. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.24 telah memiliki keduanya.

Saat ini telah dilaksanakan kegiatan belajar menggunakan teknologl multi media untuk mengikuti perkembangan keilmuan khustisnya masalah-masalah perkembangan duma pendidikan yang terkait dengan bidangnya (content). mahasiswa cukup patuh mengerjakan tugas-tugas akademik bahkan memberikan inisiatif sendiri dalam perencanaan tugas mandiri maupun terstruktur. 2. berkaitan dengan bidang kajian pendidikan dan non pendidikan). Frekuensi perk-uliahan terkontrol oleh DHMD (Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen) yang secara kontinyu per waktu perkuliahan dimonitoring oleh petugas piket Perkuliahan. Di samping Itu.25 pemecahan masalah atas problem komunikasi. Suatu bidang pemahaman yang mendalam dan komprehensif telah dikembalikan oleh Program Studl PPKn dengan seminar kelas dan diskusi kelompok pemecahan masalah-masalah pendidikan dan content kelimuannya 3. dan mata kuliah yang berkonsentrasi tinggi diberi bobot 6 SKS. Belajar Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sangat intensif. demikian juga dalam DHMD para ketua kelas dapat membubuhkan tanda-tangan dan mencatat materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen masing-masing. (skripsi). Penilaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Metode diskusi dan praktikum yang telah dilakukan mahasiwa telah menambah ketrampilan para mahasiswa dalam kemampuan motorik dan psiko-analisis terhadap persoalan kajian keilmuan yang dihadapinya.PAS/CMI/2005 . Keterbatasan lingkup content yang diberikan selama perkuliahan telah ditunjang dengan sistem kebebasan keilmuan dan keterbukaan untuk menggali khasanah keilmuan di luar materi yang diberikan para dosen. hal ini terlihat dari prosentasi kehadiran yang cukup tinggi pada setiap perkuliahan. Metoda mengajar ini sesuai dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yaltu diberikannya pembobotan pada setiap mata kuliah 2 s/d 3 SKS.

Hal lain. hingga saat ini cukup baik dan tidak banyak keluhan tentang masalah tersebut: J. Pada umumnya para lulusan terserap pada lapangan kerja sebagai pendidik. namun demikian terdapat pula lulusan yang bekerja sebagai wirausahawan. mengerjakan tugas-tugas terstruktur maupun mandiri. Mahasiswa akan diberi peringatan akademik jika tidak mencapai IPK atau melampaui batas ketentuan dan durasi jangka waktu studi. kemajuan penyelesaian studi. dengan TNI/POLRI dan dan penganalisis masalah-masalah sesuai pengetahuan keterampilannya.26 Penilaian terhadap mahasiswa selain dilakukan melalui Ujlan Tengah Semester (UTS) dan Ujlan Akhir Semester (UAS). agar ciri khusus dari suasana lingkungan pendidikan dapat dimunculkan dan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. di STKIP Pasundan. dan keaktifannya dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran (perkuliahan maupun praktikum).PAS/CMI/2005 . Suasana Akademik Suasana akademik terus dikembangkan secara terus-menerus. Sanksi terberat dari pelanggaran persyaratan IPK dan jangka waktu studi adalah sanksi "putus kuliah" (drop out). dan kepuasan mahasiswa. juga dilihat dari keseriusan mahasiswa dalam simulasi. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat terlihat. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik mengenai kualitas program dan pengajar untuk merespon kebutuhan akademik mata kuliah yang perlu dilakukan evaluasi dan aktualitas dalam pengembangannya. Untuk melihat kemajuan mahasisvva secara keseluruhan dilakukan perhitungan "Indek Prestasi Kumulatif” (IPK) dari durasi jangka waktu studi. dengan adanya lulusan dengan IPK tertinggi dalam Wisuda. yudisium lulusan. mengenai produktivitas sistem pembelajaran. Angka IPK dan jangka waktu studi (durasi) juga akan menjadi faktor penentu dari "Yudisium Kelulusan". 4.

rasionalitas. sesuai acuan pada DP-3 (Daftar Penilaian Pekerjaan) yang secara kontinu setiap tahun akademik dievaluasi.27 dirasakan dengan baik dan sesuai dengan norma-norma pendidikan. Hal ini dilakukan dengan: 1.PAS/CMI/2005 . dalam upaya peningkatan mutu wawasan mahasiswa dan kualitas pendidikan. Rancangan untuk Mengembangkan Suasana Akademik Rancangan suasana akademik dikembangkan melaui penciptaan nilai-nilai dan kaidah-kaidah keilmuan serta norma akademik lainnya. kepekaan dan kebersamaan (toleransi). keterbukaan. Hubungan Dosen Mahasiswa Hubungan dosen dan mahasiswa telah berlangsung dengan baik. Dosen membuka kesempatan bagi mahasiswa yang sedang mengadakan bimbingan maupun konsultasi proses pendidikan baik pada jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. selain itu sebagian dari proses akademik dilakukan di luar kampus melalui praktikum di lapangan maupun laboratorium. Sarana untuk interaksi Dosen dan Mahasiswa Sarana interaksi antara dosen dan mahasiswa dilakukan lewat tatap muka dan komunikasi sarana elektronik (handphone) maupun sarana elektronik komunikasl lainnya. 3. 2. Kuantitas dan Kualitas Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan akademik dosen dan mahasiswa dilakukan secara baik dan optimal melalui proses perkuliahan yang dilakukan di kampus. yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Semua sivitas akademika harus menghormati dan melaksanakan semua peraturan dan kode etik akademik. interaksi dosen dan mahasiswa dilakukan dengan interaksi tatap muka. budaya akademik yang berorientasi pada suasana wawasan ilmiah akademik. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4.

Sistem Jaminan Mutu Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah memiliki dan terus membina sistem peningkatan dan pengendalian mutu yang memadai untuk Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hubungan dosen dan mahasiswa akan diupayakan sehingga dapat dilakukan secara virtual. baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. 6. dan para ahli yang relevan untuk kajian masalah pendidikan. Kegiatan Seminar Frekuensi kegiatan seminar khususnya seminar untuk penelitian dan perencanaan tugas akhir (skripsi) mahasiswa dilakukan sangat intensif yaitu dalam rangka mengembangkan khasanah keilmuan di kalangan sivitas akademika. dan penyeleng sendiri kegiatan ilmiah yang antara lain: Dengan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pendidikan lainnya. bimbingan dialogis. baik dengan mengirimkan para mahasiswa ke pertemuan-pertemuan ilmiah tingkat nasional maupun lokal. Selain itu seminar-seminar untuk mengkaji fenomena baru masalah-masalah pendidikan dilakukan dengan mengundang pakar ilmu Pendidikan. diskusi dan kebersamaan kekeluargaan. 5.PAS/CMI/2005 . Keikutsertaan Mahasiswa dalam Kegiatan Ilmiah Keikutsertaan mahasiswa dalain kegiatan ilmiah sudah cukup memadai. atas prakarsa para mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan yaitu: Studi banding ke beberapa Perguruan Tinggi yang memiliki program Studi PPKn.28 guidance and conseling. K. Kegiatan ini dipandang telah memberikan kontribusi yang sangat positif bagi wawasan dan peran akademis dan peran institusi dalam kancah PPKn pada tingkat nasional. Dengan dukungan teknologi internet.

Dampak Pada Mahasiswa Proses penjaminan mutu mendapatkan apresiasi yang baik dari mahasiswa. Pengembangan Program Pengembangan program dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan program sebelumnya.29 menjaga komitmen mutu pendidikan.PAS/CMI/2005 . Mahasiswa menjadi sangat segan dengan peraturan akademis yang pelaksanaannya dilakukan dengan tegas. untuk mengembangkan program perbaikan dilakukan pada semua aspek: kualitas dosen. untuk kesempatan semester berikutnya. pengembangan materi. Dosen yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mengajar akan diberhentikan atau diberhentikan sementara (grounded) dan diberi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkannya dengan lebih baik. Hubungannya dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga Penjaminan mutu di tingkat program studi memang sejalan dengan kebijakan penjamin mutu ditingkat institusi. Penjaminan mutu juga dilakukan dengan cara tetap mempertahankan skala institusi dan skala program dalam ukuran kemampuan pengelolaan (manageable size). kualitas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sistem tersebut mencakup: 1. Dengan demikian mahasiswa selalu berusaha berperilaku sesuai dengan aturan main dan etika akademik yang dicanangkan. 3. penyiapan fasilitas pendukung yang baik. Hal ini sudah cukup baik dilakukan melalui proses evaluasi yang menghasilkan perbaikan secara terus menerus. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat memperhatikan mutu pendidikan dipercaya oleh pengelola Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi citra institusi. baik dalam konsep maupun implementasinya. Dengan kata lain Program Studi PPKn STKIP Pasundan tidak akan menambah jumlah mahasiswanya jika akan menurunkan mutu pendidikan. 4. Pengelolaan Mutu Secara Internal Pada Tingkat Program Studi Pengelolaan mutu secara internal dilakukan lewat seleksi dosen. 2.

Metodologi Baku Mutu Metodologi baku mutu dikembangkan melalui penggabungan standar pemerintah dan tuntutan dunia pendidikan dan pengajaran di sekolah.PAS/CMI/2005 . dan Pemanfaatan Dana. agenda penelitian semakin digalakan dengan upaya pengalokasian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jumlah penelitian mencukupi. serta materi dan fasilitas pembelajaran. waktu dan dana. Hal ini menjadi motivasi untuk memperoleh peringkat akreditasi lebih baik lagi. sistem pembelajaran. Agenda Penelitian. sistem seleksi. dengan tersedianya tenaga. Publikasi. baik melalui majalah Tri Dharma Kopertis Wilayah IV. Kuantitas. Relevansi Sasaran. Akreditasi Program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah dilakukan evaluasi dengan akreditasi B. Keberlanjutan. 2. Produktifitas. Setiap tahun akademik Program Studi PPKn STKIP Pasundan memperbaiki fasilitas pembelajarannya dan hingga pada tahun 2003 ini telah dilakukan beberapa kali penyempurnaan kurikulumnya.30 pengadministrasian program. Kualitas. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian mandiri. lembaga penelitian di tingkat Jurusan dan STKIP Pasundan. penelitian pesanan dari PUSLIT dan LEMLIT. 5. 6. Penelitian. Diseminasi Hasil Penelitian Agenda penelitian saat ini masih terbatas pada masa yang akan datang. Jurnal Nasional Historia UPI Bandung maupun Jurnal Nasional Fakultas Tarbiah IAIN Sundan Gunung Jati Hal ini diindikasikan dengan: 1. L. Hal ini dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan untuk dapat memenuhi kualifikasi akademik pernerintah sekaligus juga memenuhi harapan kebutuhan kompetensi yang dituntut dunia kerja (pendidikan). kurikulum dan silabus. Tesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah melakukan kegiatan penelitian dan publikasi secara intensif.

31 dana yang lebih baik lagi.PAS/CMI/2005 . agar kompetensinya pada bidang penelitian semakin baik. 3. Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Untuk meningkatkan kegiatan penelitian Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah bekerjasama dengan UPI. Pengabdian Kepada Masyarakat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. telah pula Program Studi PPKn STKIP Pasundan pemah melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana survei. Hubungan Pengajaran dan Penelitian Penelitian yang dilakukan diupayakan selektif dan masih ada dalam koridor Program Studi PPKn sehingga dapat mendukung pengayaan materi pembelajaran. Kualitas dan Kuantitas Kegiatan Penelitian Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian mandiri mahasiswa belum dapat dievaluasi. 5. 6. 4. yang diterbitkan STKIP Pasundan. Diseminasi hasil penelitian dilakukan melalui kegiatan pertemuan ilmiah. dan melalui jurnal terakreditasi Metalogika. Kegiatan ini dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kerjasama antar dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. Dari penilaian terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang dilakukan lewat penugasan akademik. Penelitian mandiri yang dilakukan mumi atas inisiatif dosen bersama mahasiswanya pemah dilakukan. Kebijakan ini cukup baik agar terjadi konvergensi antara pengajaran dan penelitian. Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. Kegiatan Penelitian Bersama Dosen-Mahasiswa Kegiatan penelitian yang melibatkan dosen-mahasiswa terbatas pada penelitian dalam penulisan skripsi. YPDM Pasundan. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih perlu mengembangkan diri.

dalam kegiatan pengabdian masyarakat sudah memadai penjelasan yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: 1) Kualitas.PAS/CMI/2005 . 4) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hasil-hasil penelitian biasanya menjadi masukan pada penyusunan materi pelatihan materi konsultasi. Keterkaitan ini merupakan hal yang sudah dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak dulu. Hal ini memberikan Mutual Rengfift dan memperkuat Link and Match antar lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Produktivitas. 3) Hubungan Pengabdian Masyarakat dengan Penelitian Pengabdian masyarakat lewat kegiatan penelitian dan konsultasi sangat erat kaitannya dengan penelitian. Relevansi Sasaran. Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga merekrut sebagian tenaga pendukung dari masyarakat sekitar. serta bekerjasama dalam bidang pelatihan guru-guru sekolah swasta di Jawa Barat. 2) Agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan merencanakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan untuk rneningkatkan kontribusi Program Studi PPKn STKIP Pasundan terhadap masyarakat. Hal ini merupakan indikator dari komitmen Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.32 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejak institusi ini berdiri. Dalam setiap rencana kegiatan dan anggaran institusi yang disusun setiap tahun. Untuk meningkatkan eksistensinya pada masyarakat sekitar kampus. Kegiatan pengabdian masyarakat selalu diagendakan. prestasi Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Efisiensi Pemanfaatan Dana Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan adalah pelatihan. konsultasi dan bakti sosial.

dalam kapasitasnya sebagai individu anggota inasyarakat dosen juga melakukan kegiatan pengabdian di lingkungannya masing-masing.PAS/CMI/2005 .33 Pengabdian masyarakat oleh dosen dilakukan dalam konteks pengabdian masyarakat oleh institusi. 5) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Bersama Mahasiswa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kelompok dosen bersama mahasiswa dilakukan dalam konteks institusi. 7) Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Kemitraan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pernah dilakukan melalui pembentukan kerjasama pemagangan dengan beberapa. 6) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dilakukan oleh himpunan mahasiswa. Program studi PPKn STKIP Pasundan bedasarkan registrasi tahun 2002/2003 Memiliki 210 0rang mahasiswa. meskipun pelaksanaannya masih sangat terbatas. Kompetensi yang dicapal para lulus~n dibandingkan dengan yang diharapkan menunjukkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. akan tetapi. Bentuk pengabdiannya antara lain menjadi anggota dan ketua organisasi kemasyarakatan. pada tahun yang sama meluluskan 27 orang lulusan. Himpunan mahasiswa biasanya mewujudkannya dalam bentuk bakti sosial. M. mengingat berbagai keterbatasan sumber daya. Lulusan dan Keluaran Lainnya. media cetak di Bandung dan institusi umum maupun swasta. Data lulusan lima tahun terakhir menunjukan sebagal berikut 1. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen adalah agenda Program Studi PPKn STKIP Pasundan.

Jati diri. Masih bersifat lokal ke masa . BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI PPKN SECARA KESELURUHAN.84. TABEL ANALISIS SWOT A.34 a. Nilai Yudisium rata-rata sangat memuaskan dan lama penyelesaian studi rata-rata lima tahun dan kepuasan lulusan baik Kenyataan lulusan seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa minimal para lulusan untuk menjadi guru atau bekerja diluar keguruan sangat mungkin untuk dikembangkan. MERUJUK KEPADA DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN Berikut tabel analisis SWOT beserta strategi perencanaannya sesuai dengan komponen evaluasi diri. Visi dan Misi Strenght (kekuatan) 1. Kompetensi sosial baik 2. Kompetensi kepribadian baik c. Demikian pula untuk melanjutkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi baik S-2 maupun S-3.PAS/CMI/2005 Weaknes (kelemahan) 1. Indek prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan di atas tiga (memuaskan) salah satunya mendapatkan prestasi predikat lulusan terbaik dengan IPK 3. Kompetensi intelektual memuaskan b. Berorientasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3.

Globalisasi dapat melemahkan budaya lokal. 2. Kompetensi dengan LPTK lain yang sejenis Strategi 1. 3. Konsisten dengan misi STKIP visi terutama budaya tentang misi 3. Keterbukaan mahasiswa kurang memadai 4. Penerimaan dilakukan secara selektif. 2. Meningkatkan kemampuan individu dan lembaga dalam berprestasi Strategi 1. SDM masih memadai belum Strategi 1. Sosialisasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang misi dan visi 2. Budaya Sunda merupakan kekuatan untuk lokasi Jabar dan Banten. Menegakkan konsistensi dan kesinambungan program Strategi 1. Misi syiar Islam bersifat universal 4.35 depan 2. Rasio mahasiswa dosen 1:15 Weaknes (kelemahan) 1. Diregulasi sektor kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi Threats (ancaman) 1. Kemahasiswaan Strenght (kekuatan) 1. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan 2.PAS/CMI/2005 . Adanya pedoman pembimbingan tertulis. Optimalisasi sarana prasarana dan kualitas SDM B. Kemampuan finansial dan akademis mahasiswa heterogen 2. Peminat terhadap PS PPKn cenderung meningkat. Ruang bimbingan tidak memadai 5. Kesempatan beasiswa Strategi 1. Strategi 1. Kemampuan mahasiswa rendah akademik umumnya 3. Diberikan beasiswa bagi Opportunity (kesempatan) 1. Idealisme tinggi terhadap visi dan misi dari staf akademis. Menanamkan nilai-nilai universal keagamaan 2. Implementasi lapangan harus diperkuat 2. Belum didukung oleh sarana prasarana yang lengkap 3. 4. Opportunity (kesempatan) 1. 2. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mewujudkan visi misi 2. Pelayanan dosen wali baik 5.

Kurangnya pelatihan pelatihan yang relevan dengan bidangnya Opportunity (kesempatan) 1. Dosen didorong studi lanjut untuk Strategi 1. 2. Dengan adanya Otda lapangan kerja cenderung sempit 3. Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.36 dari berbagai instansi. Rasio dosen mahasiswa 1:15 2. Kualifikasi Dosen mayoritas S-2 atau sedang 3. 3. Disediakan bimbingan belajar oleh Hima PPKn. 2. Studi lanjut yang tidak relevan dengan Strategi 1. 2. Minat mahasiswa untuk menjadi guru menurut Strategi 1. 3. Diciptakan kurikulum yang fleksibel 2. Rasio layanan 1:8 /kelas dan Weaknes (kelemahan) 1. 2. Kesempatan untuk berprestasi terbuka pembimbingan. Diberikan beasiswa bagi yang berprestasi yang kurang mampu. 2. Magang dan pencakokan 3. Pengelolaan SDM belum memadai 2. Diberikan pelatihan penulisan artikel di jurnal 2. Strategi Pada tahun-tahun awal mahasiswa diberikan bimbingan baik oleh dosen wali atau mahasiswa senior mengenai perkuliahan di program studi Threats (ancaman) 1. beasiswa dan lain-lain. Dialog antar mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan PS. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota C. Mahasiswa didorong untuk mencapai IPK > 2. 3. Pelatihan-pelatihan manajerial. Strategi 1. Tersedianya jurnal ilmiah terakreditasi 3. Rekruitmen yang menggunakan sistem kontrak yang rentan untuk keluar. Peluang yang luas dosen untuk melakukan penelitian dan PPM Threats (ancaman) 1. Dosen dan karyawan didorong untuk mengikuti pelatihan/penataran 3. Peningkatan pengelolaan SDM 2. Mahasiswa rawan DO di tahun-tahun awal 2. Budaya menulis lemah 3. Buku pedoman pembimbingan selalu diperbaiki 3. Kompetensi dosen dan karyawan memadai untuk mendukung PBM.PAS/CMI/2005 . Kode etik disosialisasikan dan dilaksanakan Strategi 1. 4. Kesempatan untuk studi lanjut luas 2. Kesempatan pembimbingan mudah. Pengengkatan dosen/karyawan dilakukan secara selektif dan terncana 2. Studi lanjut disesuaikan dengan kepakarannya.75 4. Dosen dan Tenaga Pendukung Strenght (kekuatan) 1. Mahasiswa dipersilahkan menghubungi dosen melalui telepon.

37

kepakaran 3. Kurangnya kesejahteraan karyawan dan dosen

3. Peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan 4. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota

3. Disediakan program pelatihan bagi pengembangan SDM

D. Kurikulum

Strenght (kekuatan) 1. Kurikulum sesuai dengan visi misi dan tujuan program studi 2. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan persekolahan dan studi lanjut 3. Menyediakan kuliah pilihan mata

Weaknes (kelemahan) 1. Lambatnya peninjauan kurikulum mahasiswa heterogen 2. Jumlah SKS yang trlalu banyak 3. SKS kurikulum Nasional terlalu banyak 4. Sentralisasi kurikulum

4. Kurikulum dijabarkan dalam SAP dan Silabi Opportunity (kesempatan) 1. Diberi kesempatan meninjau substansi kurikulum SAP dan Silabi. 2. Diberi kesempatan untuk mengganti muatan lokal pada kurikulum program studi sesuai dengan tuntutan Threats (ancaman) 1. Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat 2. Terjadinya perubahan kurikulum di Dikdasmen 3. Tuntutan globalisasi an perkembangan IPTEK E. Sarana dan Prasarana Strategi 1. Meninjau kurikulum secara berkala 2. Peninjauan SAP dan Silabi setiap semester 3. Mengadakan penggantian mata kuliah lokal sesuai dengan lapangan Strategi 1. Penyesuaian kurikulum terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja 2. Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan IPTEK Strenght (kekuatan) 1. Gedung milik sendiri dan strategis 2. Ruangan kuliah besar ber AC 3. Tersedianya perpustakan, Lab. PPKn, Micro Teaching, Lab. Komputer 4. Aturan yang jelas dalam penggunaan prasarana Weaknes (kelemahan) 1. Tingginya biaya pengelolaan 2. Edisi buku-buku di perpustakaan masih banyak edisi lama 3. Belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal 4. Perlengkapan Strategi 1. Selalu dilakukan peninjauan kurikulum 2. Pendampingan SKS. jumlah

3. Otonomi penetapan kurikulum program studi.

Strategi Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan perubahanmasyarakat

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

38

Laboratorium maksimal Opportunity (kesempatan) 1. Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus 2. Akses ke internet untuk memperkaya PBM tersedia 3. Kesempatan mengakses perpustakaan di luar jurusan tersedia melalui forum perpustakaan Threats (ancaman) 1. Kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana 2. Sarana dan prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan IPTEK Strategi 1. Melakukan pengembangan kampus 2. Memperbanyak akses ke internet, baik dosen atau mahasiswa untuk menunjang pelaksanaan Tridharma PT 3. Pemberdayaan Lab., perpustakaan dll semaksimal mungkin Strategi 1. Merenovasi/mengadakan sarana prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini 2. Sosialisasi aturan penggunaan sarana dan prasarana Strategi 1. Peningkatan pemeliharaan prasarana

belum

sarana

2. Penambahan dan pembaharuan buku-buku secra reguler 3. Pemanfaatan teknologi informasi semaksimal mungkin Strategi 1. Pemutahiran sumbersumber pustaka 2. Melengkapi perlengkapan laboratorium dan micro teaching 3. Memanfaatkan teknologi informasi maksimal

F. Pendanaan

Strenght (kekuatan) 1. Pemasukan dana SPP relatif lancar 2. Efisiensi keuangan dilakukan dengan baik 3. Tingkat keberlanjutan keuangan tinggi 4. Pengaturan keuangan menunjang Proses Belajar Mengajar

Weaknes (kelemahan) 1. Dukungan keuangan hanya dari mahasiswa 2. Pengelolaan keuangan desentralisasi, tapi tidak merata

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang pencarian dana di luar mahasiswa dan PT terbuka 2. Sentralisasi keuangan tingkat universitas bisa dilakukan Threats (ancaman) 1. Kondisi perekonomian secara makro belum

Strategi 1. Kerjasama dengan pihak di luar PT 2. Penetaan efisiensi dan efektivitas keuangan

Strategi 1. Dicari sumber keuangan di luar SPP 2. Sentralisasi keuangan di tingkat STKIP

Strategi 1. Efisiensi dan efektifitas keuangan

Strategi 1. Yayasan harus mencari sumber dana

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

39

stabil 2. Biaya pendidikan yang terus meningkat G. Tata Ruang

2. Kenaikan SPP disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Strenght (kekuatan) 1. Struktur Organisasi sesuai dengan pola modern 2. Job deskription organisasi jelas

2. Pemberdayaan jasa-jasa pelatihan pendidikan Weaknes (kelemahan) 1. Pemahaman struktur organisasi belum maksimal 2. Pengelolaan belum mapan Strategi 1. Memaksimalkan pemahaman struktur organisasi. 2. Selesksi rekruitmen personil diperjelas Strategi personil

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang kehidupan organisasi establish. 2. Peluang koordinasi dapat dilakukan

Strategi 1. Diseminasi mengenai struktur organisasi kepada SDM. 2. Pelatihan implementasi deskription. Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau menganai job

Threats (ancaman) 1. SDM belum memenuhi kualitas pendidikan tertinggi 2. Penurunan kualitas perguruan tinggi secara umum H. Pengelolaan Program

Sosialisasi program optimalisasi SDM

dan

Strenght (kekuatan) 1. Adanya kelembagaan RIP

Weaknes (kelemahan) 1. Pengelolaan sentralisasi lembaga

2. Adanya sistem peminjaman kualitas Opportunity (kesempatan) Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga Strategi 1. Perencanaan dikembangkan ideal. secara

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM) belum maksimal Strategi 1. Pengelolaan sentralisasi lembagga

2. Memotivasi staf untuk berprestasi maksimal Threats (ancaman) Persaingan yang tidak sehat antar LPTK yang ketat I. Proses Pembelajaran Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau

2. Mmmengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM Strategi Sistem informasi promosi ditingkatkan dan

Strenght (kekuatan) 1. Jumlah dosen memadai 2. Kurikulum disesuaikan 3. Kualifikasi dosen selalu 75%

Weaknes (kelemahan) 1. Sarana dan prasarna kurang memadai 2. Organisasi kelembagaan kurang transparan

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

PBM memungkinkan komunikasi banyak arah 2. insentif 2.40 S2 4. Pelayanan ditingkatkan dosen lanjut 3. Animo mashasiswa ke program studi PPKn memadai Opportunity (kesempatan) 1. Karyawan terhadap mahasiswa cccenderung menurun Threats (ancaman) 1. Meningkatkan kemampuan berbahasa. 3. Pencarian beasiswa internet. Kemampuan Inggris terbatas bahasa 4. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari artikel-artikel/penelitian mutakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Minat meningkatkan kualitas pengajaran dosen cenderung menurun J. sumber melalui Strategi 1. Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran 2. Kurangnya keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah Opportunity (kesempatan) 1. 3. Memberi kemudahan kepada dosen untuk melakukan aktivitas pembelajaran. Pemberian motivasi terhadap dosen yang berprestasi 3. Meningkatkan dosen. Hubungan dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi informasi Strategi 1.PAS/CMI/2005 .. Suasana interaksi antar dosen dan mahasiswa baik 2. Animo mahasiswa masuk ke program studi PPKn cenderung menurun 2. Dosen diberi penghargaan sesuai dengan prestasi. Suasana Akademik Strategi 1. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Staf dosen dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan lembaga 3. Dana terbatas Strategi 1. Menjadwal studi bagi doesn Strategi 1. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Melaksanakan PBM dengan memanfaatkan lingkungan 3. Dosen sulit untuk menerima pembaharuan 3. Kemampuan penggunaan teknologi informasi masih kurang 3. Motivasi terhadap dosen ditingkatkan 2. PBM tidak hanya di ruangan kelas saja 3. Strategi 1. Mengikutsertakan dosen ke berbagai aktivitas ilmiah Strenght (kekuatan) 1. Memperbanyak kegiatan ilmiah berskala nasional 2. Kualitas pembelajaran cenderung menurun 3. Tanggung jawab dosen cenderung menurunkan 2. Dosen diberikan fasilitas memadai 3. Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional 2. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ruang kuliah baik Weaknes (kelemahan) 1. penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya.

lokakarya. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Aturan-aturan disosialisasikan. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihanpelatihan.PAS/CMI/2005 . 2. 2. Perangkat aturan-aturan sudah ada. Penyekat ruangan harus yang kedap suara. 2. Perlu mengkondisikan SDM sesuai dengan tuntutan system informasi yang ada melalui pembiasaan. Perangkat lunak untuk mengembangkan system informasi banyak. Implementasi aturan perlu peningkatan 5. 5. Kesempatanuntuk mendatangkan tenaga ahli terbuka luas Strategi 1. 6. seminar. Mendatangkan tenaga ahli untuk merancang system informasi secara terintegrasi. 3. Jumlah computer di STKIP Pasundan dan Program Studi memadai. Sistem Informasi Strength (kekuatan ) 1. 2. Tersedianya LAN. Membuat software untuk pengelolaan system informasi. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan 3. Yang ditindaklanjuti dengan dukungan dana yang memadai K. Menumbuhkan minat meneliti melalui kegiatankegiatan diklat. Kultur personil dalam menggunakan system informasi masih perlu pengembangan 4. dll. Efektifitas dan efisien belum optimal. Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa 2. Opportunity ( kesempatan ) 1. 3. 3. difasilitasi oleh pimpinan program studi. Dialog antar dosen dengan mahasiswa tentang PBM.41 Threats (ancaman) 1. Kerjasama dengan pihak lain dalam pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat Strategi 1. 2. Pembaharuan kualitas computer 2. Struktur organisasi sudah memadai 4. Bila terdapat sebagian kecil dosen yang bersikap otoriter 2. Kualitas computer perlu ditingkatkan. Weaknes (kelemahan) 1. Alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang relatif kecil Strategi 1. Jumlah SDM cukup memadai. Strategi 1.

Selalu memperbaharui software dan hardware Strategi 1. administrasi dll. Meningkatkan kemampuan meneliti baik dosen atau mahasiswa melalui pelatihan. Sistem Jaminan Mutu Strategi 1. Memiliki pedoman dan kode etik tertulis untuk pengendalian mutu. Pelaksanaan supervisi yang efektif. Meningkatkan daya saing melalui pembenahan baik internal ataupun eksternal. 2. Adanya pengembangan kurikulum. 2. M. Ketidaksesuaian antara peluang memperoleh Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3. Menyempurnakan pedoman-pedoman dan kode etik 3. Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. 2. Adanya Lembaga Penelitian STKIP dan Pusat Penelitian Fakultas.PAS/CMI/2005 . Strategi Melaksanakan supervise yang efektif dan efisien sesuai dengan pedoman yang ada. Penelitian. Kesempatan yang besar untuk penelitian PPKn 3. Memperbaiki peringkat akreditasi. Kesempatan untuk meningkat kan kualitas PBM terbuka Strategi 1. Meningkatkan komitmen SDM melalui pembinaan kepegawaian 2. Dibuat back up data. 3. Pelaksanaan PBM mengacu pada SAP dan Silabi Strategi 1. Rekruitmen SDM selektif baik tenaga edukatif. 2. Terdapat inkonsistensi pada tataran implementasi 3. Pengembangan SDM belum maksimum Opportunity (kesempatan ) 1. Komitmen SDM kuat 5. 2.42 Threats (ancaman) 1. 2. Weaknes (kelemahan) 1. Dana penelitian terbatas untuk yang di dalam PT 2. SAP dan Silabi 4. Akreditasi Program Studi peringkat B. Adanya tuntutan penelitian di bidang kepakarannya. Diterapkannya aturan dari sanksi. 2. Merekayasa data akademik. 2. Banyaknya competitor untuk lembaga sejenis. Supervisi memadai belum 2. Kesempatan pengembangan terbuka 2. Kerusakan software dan hardware L. mahasiswa maupun administrasi. Threats (ancaman) 1. Strength (kekuatan ) 1. Standar mutu yang cenderung tetap (jarang diperbaharui) Strategi 1. Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna Strength (kekuatan ) 1.

43 3.PAS/CMI/2005 . Penelitian diarahkan pada PTK dan hasilnya dipublikasikan. Melakukan kerjasama dengan pihak lain. 2. Kesempatan mengajukan penelitian di terbuka lebar. Kontrol kualitas dan konsistensi isi publikasi harus tetap dijaga 3. 3. Manfaat penelitian tidak dapat dinikmati secara langsung. 3. Opportunity (kesempatan ) 1. 4. kesempatan dana penelitian dari luar PT dengan bidang ilmu pendidikan. 2. dan jurnal metalogika. Adanya majalah ilmiah. Sumber Daya potensial. Kontrol kualitas publikasi melalui seminar hasil penelitian. Opportunity (kesempatan ) 1. Pengabdian Pada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. Puslit dan Lemlit memprogram-kan penelitian secara terjadwal. Dana PPM terbatas 2. Mencari sponsor untuk melakukan penelitian 2. Lahan PPM pendidikan luas. 3. Manusia N. jurnal artikel penelitian. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Masalah penelitian harus dapat diterapkan di lapangan. Adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas. Threats (ancaman) 1. Dosen cenderung hanya mementingkan mengajar 3. 3. Penelitian publikasinya formalitas. Program Studi mengaplikasikan dapat hasil Strategi 1. Strength (kekuatan ) 1. Kaidah penelitian kurang ditaati. Kesempatan kerjasama dengan institusi lain luas. Potensi untuk bekerjasama dengan institusi lain besar. Inkonsistensi penelitian dengan objek penelitian 2. usulan luar PT Strategi 1. bidang Strategi Pencarian dana kerjasama institusi lain Memotivasi sumber melalui dengan melalui 2. Strategi Menumbuhkan kreativitas dalam mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan/penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. Diversifikasi penelitian usulan Strategi 1. Makin intensifnya potensi pasar. 4. Motivasi melaksanakan kegiatan PPM kurang. dan cenderung Strategi 1. Menambah frekuensi dan kualitas penelitian 3. Dosen cenderung untuk melaksanakan PBM saja. 2. 2. Kesempatan peneliti dan publikasi hasil penelitian terbuka 2. 2. Pemberday aan Pusat PPM dan LPM 1. 3. Kontrol kualitas usulan penelitian melalui seminar usulan penelitian.

Relevansi kompetensi dengan tuntutan pasar cenderung lamban Opportunity (kesempatan ) 1. 3. 3. 3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Strategi 1. 2. Kompetensi merata belum 3. Peluang terbuka studi lanjutan Threats (ancaman) 1. PPM dapat dilakukan secara individu dan atau kelompok. Kompetensi baik 4. Membuat jadwal pelaksanaan PPM. Menyediakan kurikulum plus dalam mengadaptasi tuntutan lapangan pekerjaan 3. Kerjasama diperluas Strategi 1. Alumni memiliki posisi strategis di masyarakat 3. Peluang bekerja di luar guru terbuka 3. 2. 3. Presentasi rancangan PPM dan hasilnya. Yudisium memuaskan rata-rata Weaknes (kelemahan) 1. Strategi Threats (ancaman) 1. 2. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga terkait. Standar kompetensi berubah-ubah. Melakukan pelatihan mengenai PPM 4. Peluang terbuka menjadi guru Strategi 1. Menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku 2. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga yang diduduki oleh alumni. Penghargaan terhadap profesi lulusan PPKn. secara maksimal. Pengajar PPKn tingkat sekolah tidak hanya dipegang oleh lulusan PPKn. Memanfaatkan otonomi keilmuan. Kompetensi relavan dengan tuntutan pemanfaatan lulusan 5. Cenderung menjadi 2. Intervensi politik pemerintah terhadap materi PPKn sangat tinggi. Program Studi teruji selam 21 tahun 2. 2. Meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa Strategi Mengadukan pengamatan tentang kebutuhan kompetensi guru PPKn di lapangan Menyusun kurikulum adaptif Merumuskan system evaluasi pengajaran PPKn 2. Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti Kuliah Praktek Bermasyarakat/PKL bersama mahasiswa. 2. Melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat melalui Desa/Sekolah binaan. Strategi 1. 1.44 penelitian pada kegiatan PPM di sekolah dan masyarakat. PPM cenderung formalistic PPM tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.PAS/CMI/2005 . O. pelatihan lokakarya dan Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. 2. Lulusan dan Keluaran Lainnya Strength (kekuatan ) 1. 3. 3.

2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. (1995). (2003). PP no. Jakarta.45 corong penguasa. Sistem Akreditasi Program Studi S-1. (2000). Diknas RI. NPT.155/U/1998 Tanggal 30 Juni 1998 tentang diknas. Program Studi PPKn. Jakarta. Bandung. SK Dirjen Dikti no. Undang-undang no. Cimahi. Diknas. REFERENSI Dikbud. Jakarta. Pas. P. (2002). Keputusan Mendikbud RI no. Diknas. Jakarta. Jakarta.PAS/CMI/2005 . Kepmendiknas RI no. (1998). SK Mendikbud RI no. ( 2001 ). (2003). Port folio Universitas Pasundan. Diknas. (2002). Bandung. 38/Dikti/Kep/2000 Tanggal 26 Februari 2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jakarta. 045/U/2002 tertanggal 2 April 2002 tentang Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi. (1989). 0217/U/1995 tentang Kurikulum yang berlaku nasional Program Studi Sarjana Pendidikan. 40 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Jakarta. Unpas. (2003). Kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan. (1999). Dikbud. Port folio Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.

d. e. Pembantu Rektor II (Bidang Sarana dan Keuangan). Pembantu Ketua II ( Bidang Sarana dan Keuangan). Unsur Pimpinan unit garapan Sekolah Tinggi adalah Pembantu Ketua I (Bidang Akademik). Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang merupakan organ garapan organisasi Paguyuban Pasundan dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui unit-unit garapannya baik berupa Univesitas dan atau Sekolah Tinggi c.POKOK KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN STKIP PASUNDAN CIMAHI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a. STKIP Pasundan Cimahi dan STH Pasundan Sukabumi. Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.46 PERATURAN POKOK. Pembantu Rektor III ( Bidang Kemahasiswaan) dan Pembantu Rektor IV (Bidang Kerjasama) f. Unit garapan di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang mengelola dan menyelengarakan pendidikan tinggi yang ada saat ini terdiri dari Universitas Pasundan Bandung. STIE Pasundan Bandung. Pimpinan unit garapan adalah Rektor untuk Universitas dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. Paguyuban Pasundan adalah induk Organisasi yang bertanggung jawab dan menaungi aktivitas Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b.PAS/CMI/2005 . Unsur Pimpinan unit garapan Universitas adalah Pembantu Rektor 1 (Bidang Akademik).

Pegawai administratife tetap Yayasan adalah pegawai yang dianggap ditetapkan dan diberhentikan serta ditempatkan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit-unit garapannya dengan tugas pokok mengelola administrasi dan melaksanakan fungsi manajemen dan/atau tugas lain di luar administratife. Pegawai adalah pegawai yang ada di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. Dosen Tetap Yayasan adalah Pegawai edukatif yang diangkat ditetapkan dan diberhentikan oleh Yayasan untuk ditempatkan pada unit-unit garapan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Dpk. BAB II PRINSIP. Dosen magang adalah mereka yang ditugaskan membantu pegawai edukatif melakukan asistensi proses belajar mengajar. Yang bekerja di unit garapan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan kepentingan kelembagaan. (1) (2) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai administratif honorer adalah pegawai yang ditugaskan karena kecakapan/keahliannya yang khusus untuk ditempatkan pada kelembagaan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit garapan. m. administrasi.47 g. dan pengabdian kepada masyarakat. penelitian. laboratorium dan atau penelitian dalam mendidik dan mengajar yang dapat diangkat diberhentikan sesuai kebutuhan lembaga. Dosen Tetap PNS Dpk adalah PNS edukatif bantuan Pemerintah (Kopertis) yang ditempatkan di unit-unit garapan nya dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. j. Dosen luar biasa adalah tenaga pengajaran di luar edukatif tetap yayasan dan edukatif PNS. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan merupakan Penanggung jawab utama dalam pembinaan. ASAS DAN SISTEM Pasal 2 Prinsip Paguyuban Pasundan merupakan organisasi induk tertinggi yang membawakan Yayasan-yayasan dan lembaga lainnya. dan pengabdian kepada masyarakat. pengelolaan.PAS/CMI/2005 . penelitian. pustakawan dan profesi lainnya yang sesuai dengan Undang-undang. baik Pegawai edukatif. k. h. l. pemberdayaan. i. n. Pegawai kontrak adalah pegawai yang ditugaskan dalam bidang kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. pengembangan dan pengawasan unit-unit garapannya. laboran.

dan STH Pasundan Sukabumi. Undang-undang Dasar 1945 dengan mengutamakan nilai-nilai ke-Islaman dan leluhur budaya Sunda dalam peningkatan Kinerja. Sedangkan pemberdayaan dan pembinaannya menganut sistem Desentralisasi BAB III JENIS. Rektor/Ketua merupakan penanggung jawab pelaksanaan operasional teknik pengelolaan dan pemberdayaan pegawai di masing-masing unit garapannya. Setiap pegawai wajib menjungjung tinggi prinsip Silih Asah. Hakekat pola kerja pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berorientasi kepada Rencana Induk Pengembangan (RIP) rencana strategis (Renstra). baik dalam aktivitas bekerja memelihara etos kerja dan merealisasikan misi khusus Paguyuban Pasundan. Pasal 4 Sistem Kebijakan pengelolaan pengembangan dan pengawasan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan menganut sistem sentralisasi. STKIP Pasundan Cimahi. Program dan budget. bertanggung jawab dan penuh keikhlasan. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan misi akademik unit garapan dengan sungguh-sungguh. Pasal 3 Asas Peraturan pokok Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berasaskan Pancasila. (2) .PAS/CMI/2005 (1) a. Silih Asih dan Silih Asuh. STIE Pasundan Bandung. KEDUDUKAN DAN JABATAN PEGAWAI Pasal 5 Jenis Pegawai Jenis pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas Pegawai Tetap Yayasan Pegawai Tidak Tetap Yayasan Pegawai Tetap Yayasan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) butir a mencakup : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.48 (3) (4) (5) (6) Unit garapan merupakan Badan Hukum yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan Tinggi yang saat ini terdiri dari : Universitas Pasundan Bandung. b.

49 a. Jabatan Fungsional adalah kedudukan tertentu dibidang edukatif dan penelitian yang menunjukan tugas. d. c. Pegawai Edukatif Tetap Yayasan Pegawai Edukatif PNS Dpk Pegawai Administrasi yayasan Pegawai Pustakawan Pegawai Laboran (3) Pegawai tidak tetap Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b mencakup : a. Jabatan Fungsional Jabatan Struktural adalah kedudukan tertentu dalam organisasi. Pegawai Edukatif Luar Biasa (LB) b. PENGADAAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI Pasal 8 Alasan Pengadaan (1) Yang menjadi alasan pengadaan antara lain : 1) 2) 3) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jabatan Struktural b. e. Pegawai Honorer d.PAS/CMI/2005 . Pegawai Kontrak Pasal 6 Kedudukan Pegawai Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berkedudukan sebagai aparatur organisasi yang bertugas di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) pasundan dan unit garapan untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan kerja secara Profesional jujur dan adil bagi terciptanya tujuan organisasi Pasal 7 Jabatan Pegawai Jabatan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas a. tanggung jawab serta kewenangan mengambil keputusan dalam keilmuan dan frofesinya BAB IV PENGANGKATAN. Pegawai Edukatif Magang c. b.

BUMD dan BUMS 7) Harus memiliki kecakapan keahlian yang dibutuhkan dan berpendidikan formal minimal SLTP. b. 8) Harus bebas Narkotika dan obat-obatan terlarang. Pasal 9 Persyaratan Pegawai (1) Setiap Pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a. Adanya penambahan peralatan/perlengkapan dan atau pengembangan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan pegawai (2) Pelaksanaan pengadaan pegawai diserahkan pada kebutuhan unit garapan atas dasar persetujuan Yayasan yang didasarkan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. pensiun dan atau meninggal dunia c. Adanya pegawai yang mengundurkan diri.PAS/CMI/2005 . Adanya kekosongan dan perluasan formasi dalam organisasi b. Untuk tenaga edukatif harus memenuhi syarat : 1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) WNI dan atau WNA yang mendapat izin dari instansi yang berwenang 3) Memiliki kralifikasi sebagai tenaga edukatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 6) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS.50 a. 10) Memenuhi persyaratan administratife lainnya yang ditetapkan. 9) Harus memiliki kesanggupan uuntuk memajukan misi Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan Unit garapan serta sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku. Pegawai Yayasan dan pegawai instansi BUMN. Untuk tenaga administratif harus memenuhi syarat : 1) Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setingitinginya 30 tahun 3) Tidak pernah dipidana penjara kurungan berdasarkan keputusan hakim yang telah memiliki kekuatan hokum yang tetap 4) Tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan/atau menentang Pemerintah yang sah 5) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan oleh instansi lain sebelumnya.

BUMD dan BUMS. mekanisme dan tata cara penyampaian pemenuhan syaratsyarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. 10) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. pegawai yayasan lain. 11) Memiliki Pendidikan formal lulusan S2 atau spesialisasi 1 dan atau lulusan S1 yang sedang menjalani pendidikan S2 disertai keterangan mengajar dari pimpinan unit garapan. 8) Tidak pernah dipidana penjara/kurungan berdasarkan keputusan instansi lain sebelumnya. Melaksanakan tugas dan tidak melanggar hokum serta peraturanperaturan kepegawaian lainnya yang berlaku di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan d. Mampu menunjukan prestasi kesungguhan dan loyalitas dalam bidang kerjanya serta mampu merealisasikan misi Paguyuban Pasundan (2) Pengangkatan Pegawai sebagai dimaksud dalam ayat (1) harus memperhatikan pola keberadaan formasi dan kemampuan pendanaannya (3) Pengangkatan pegawai edukatif. harus memenuhi kesetaraan jabatan fungsional sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai Instansi BUMN. Pasal 11 Pengangkatan Sebagai Pegawai Tetap (1) Untuk dapat diangkat sebagai Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan harus dipenuhi syarat-syarat berikut : a. 9) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan boleh instansi lain sebelumnya.51 4) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seta tidak terlibat gerakan yang menentang Pancasila/UUD 1945 dan/atau pemerintahan yang sah 5) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi 6) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara 7) Berusia serendah-rendahnya 23 tahun dan setinggitingginya 40 tahun kecuali untuk S3 tidak dibatasi. Menjalani masa percobaan sebagai calon pegawai tetap selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak ditetapkan sebagai calon pegawai dan/atau selambat-lambatnya 4 (empat) tahun c. Dinyatakan lulus mengikuti/menjalani seleksi sebagai calon pegawai b. (2) Proses.PAS/CMI/2005 .

Lulusan S2/SP 1 : III/b : Penata Muda h.52 pegawai tetap dan bila kesetaraan dimaksud tidak terpenuhi. Rasionalisasi Pangkat dan golongan e. statusnya dikembalikan sebagai calon pegawai apabila dalam 2 (dua) tahun berikutnya kesetaraan tersebut tidak diselesaikan. (4) Tata cara proses dan prosedur pengangkatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan lebih lanjut akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersebut. Lulusan SMU/SMK : I/c : Juru Tingkat I c. Keahlian yang dimiliki c. Pengalaman dalam bidannya d. Pasal 12 Penempatan Pegawai Penempatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dalam jabatan structural atau jabatan fungsional berdasarkan prinsip tepat guna dan tepat sasaran dengan tetap berkewajiban memperhatikan : a. maka status tenaga educatifnya dibatalkan. Jujur. Lulusan SLTP : I/a : Juru Suruh b. g. Lulusan Diploma 3 : II/c : Pengatur Muda f. Lulusan Diploma 2 : II/b : Pengatur e. Lulusan Diploma 1 : I/d : Juru Tingkat I d. Terbukannya kemungkinan untuk memajukan organisasi di lingkungan Paguyuban Pasundan Pasal 13 Golongan dan Kepangkatan Pegawai (1) Pengangkatan untuk pertama kali sebagai pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan ditetapkan dalam posisi berikut : a. Lulusan S1 : III/a : Penata g. amanah dan berprestasi f. Memiliki loyalitas dan mampu menjalankan misi khusus Paguyuban Pasundan. Lulusan S3/SP 2 : III/c : Penata Madya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penilaian pekerjaan b.PAS/CMI/2005 .

Formasi yang tersedia e. Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) c. Rekomendasi atasan langsung d. antara lain : a. Masa kerja b. (7) Kenaikan pangkat tersebut di atas berdasarkan usulan dan dipenuhinya persyaratan lainya yang ditentukan. Bagi mereka yang memiliki ijazah yang sah lebih tinggi dari pendidikan pada pengangkatan pertamanya dapat menyesuaikan ijazahnya bila yang bersangkutan memiliki masa kerja minimal 10 tahun memegang jabatan tertentu serta ijazah yang dimiliki relevan dengan tugas yang diembannya ada formasi dan anggaran yang tersedia. Sesuai dengan kemampuan anggaran Yayasan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .53 (2) Khusus untuk tenaga edukatif disyaratkan untuk memperhatikan kesetaraan jabatan dan angka kredit kumulatif berdasarkan ketentuan yang berlaku Pasal 14 Kenaikan Pangkat (1) Kenaikan pangkat reguler dikenakan kepada seluruh pegawai tetap setelah memenuhi masa kerja minimal 4 tahun serta memenuhi persyaratan lainnya ada formasi dan anggaran untuk itu tersendiri (2) Kenaikan pangkat istimewa diberikan kepada tenaga edukatif yang memiliki prestasi luar biasa yang memenuhi persyaratan lainya yang berlaku dan anggaran untuk itu tersedia (3) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurangnya 4 tahun (4) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurannya 4 tahun (5) Kenaikan pangkat anumerta : diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia karena melaksanakan tugas dan pegawai yang bersangkutan diberi kenaikan pangkat anumerta satu tingkat di atas pangkat/golongan terakhir (6) Kenaikan pangkat karena penyesuaian izajah.

Formasi b. adalah suatu system dimana untuk pengisian formasi. Sistem Prestasi Kerja Sistem karier sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir a. Pasal 16 Prasarat Pembinaan (1) Untuk melaksanakan pembinaan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang wajib dijadikan prasyarat mencakup hal-hal berikut : a. Sistem Karier b. ketaatan. Jabatan f. Rotasi dan mutasi pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan didasarkan atas prestasi kerja yang obyektif nyata dan berdaya dukung bagi organisasi Teknis pelaksanaan dan mekanisme sistem karier dan sistem prestasi kerja akan diatur dan ditetapkan dlm peraturan tersebut sesuai dengan kondisi unit garapan masing-masing.PAS/CMI/2005 . Pengadaan c. adalah suatu system dimana pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap didasarkan atas kecakapan proses selanjutnya ditentukan oleh masa kerja kesetiaan. Kepangkatan e. pengabdian dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama Islam serta budaya Sunda Sistem prestasi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b.54 (8) Tata cara dan mekanisme kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pasal ini akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersendiri (1) (2) (3) (4) Pasal 15 Pembinaan Pegawai Sistem pembinaan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang digunakan untuk : a. Anggaran d. DP3 g. Daftar Urut Kepangkatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .55 h. (2) Pendidikan dan latihan dalam ayat (1) dimaksud dalam ayat (1) dan (2) antara lain berupa : a. Disiplin dan Sanksi l. Cuti (2) Tata cara untuk merealisasikan criteria pembinaan dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh unit garapan dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan baik secara periodic 6 (enam) bulanan maupun diakhir masa jabatan. Pendidikan dan Latihan j. Pendidikan lanjutan/spesialisasi (3) Hasil pendidikan dan latihan pegawai baik atas inisiatif sendiri atau ditugaskan oleh lembaga menjadi bahan penilaian untuk promosi pegawai (4) Pendidikan dan latihan sebagai mana dimaksud dalam ayat (3) mekanisme dan teknisnya diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. seminar. Prestasi dalam bidang agama. Latihan dalam jabatan berupa kursus. Penghargaan k. Perawatan Kesehatan i. Latihan pra jabatan b. Penggajian n. budaya Sunda dan Olahraga m. Pasal 18 Tujuan Pengembangan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI Pasal 17 Pendidikan dan Pelatihan (1) Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan sesuai dengan tugas dan profesinya. lokakarya dan/ atau keterampilan lainnya yang mendukung pekerjaan. BAB V PENDIDIKAN. c.

56 Pengembangan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Pasundan (YPT) Pasundan bertujuan untuk : (1) memenuhi kualitas dan kuantitas pegawai yang produktif dan berprestasi (2) Tercapanya misi Paguyuban Pasundan dalam sikap aktivitas kerjanya (3) Tercapainya efektivitas. jenjang dan pengangkatan yang tersedia (4) Pembinaan karier pegawai dan prestasi kerjannya Pasal 20 Sistem pengembangan Pegawai Sistem Pengembangan pegawai berdasarkan atas : (1) Perlakuan yang sama terhadap kuantitas pegawai pada unit-unit garapan (2) Sifat kualitas dan volume kerja yang dibebankan pada unit-unit garapan (3) Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan tuntunan organisasi dan kualitas pelayanan BAB VI PENGAJARAN Pasal 21 Sistem Penggajian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. volume kerja.PAS/CMI/2005 . kepastian dan kebijakan kapasitas. efesiensi. produktifitas dan kualitas kerja pada masing-masing bidang kerjanya Pasal 19 Dasar Pengembangan Pegawai Pengembangan Pegawai disusun berdasarkan : (1) Analisa kebutuhan pegawai pada masing-masing unit garapan (2) Anggaran belanja yang tersedia pada masing-masing unit garapan (3) Jenis pekerjaa. sifat.

Insentif sebagai kompensasi prestasi kerja c. Penghasilan lainnya yang umum dan sah pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan BAB VII PENGINTEGRASIAN Pasal 23 Ujian Dinas (1) Ujian dinas adalah ujian kenaikan golongan untuk peggawai administratif yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Kesetiaan b. Tanggung Jawab d. II/d dan III/d b. Ketaatan e. Telah memegang golongan itu sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun c.57 (1) Sistem penggajian yang digunakan bagi pegawai tetap adalah sistem pola ganda dengan tetap memperhatikan sifat pekerjaannya. Prestasi kerja c. (2) Setiap pegawai administratif Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berhak mengikuti ujian dinas apabila memenuhi syarat : a. Kejujuran Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tidak dalam keadaan cuti sementara dan menjalani hukuman lainnya (3) Penyelenggaraan ujian dinas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) akan diatur dan diterapkan dalam surat keputusan Yayasan sesuai dengan kemampuan keuangan Pasal 24 Penilaian Pelaksanaan Kerja Pegawai (1) Terhadap pelaksanaan kerja pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dilakukan penilaian (2) Unsur-unsur yang dinilai dalam DP3 sebagai mana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini antara lain meliputi : a. (2) Sifat pekerjaan yang dimaksud dalam ayat (1) adalah pembinaan yang sesuai dengan kemampuan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berupa : a. Gaji pokok terbaru menurut ketentuan dan peraturan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Memiliki golongan I/d .PAS/CMI/2005 .

b. Prakarsa h. Pasal 26 Disiplin Pegawai (1) Setiap pegawai wajib meningkatkan disiplin secara sungguh-sungguh dengan penuh rasa tangggung jawab (2) Peraturan disiplin pegawai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri BAB VIII PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kerjasama g. c. (6) Perubahan DUK terjadi apabila ada pegawai yang dipromosikan meninggal dunia pindah instansi dan atau berhenti sebagai pegawai Yayasan (7) Perubahan DUK tersebut diberitahukan kepada seluruh pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan.58 a.PAS/CMI/2005 . f. Realisasi misi Paguyuban Pasundan (3) Bobot penilaian terhadap unsure-unsur yang dimaksud dalam ayat (2) di tuangkan dalam komposisi sebagai berikut : Nilai 91 – 100 : Amat baik Nilai 76 – 90 : Baik Nilai 61 – 75 : Cukup Nilai 51 – 60 : Sedang Nilai 50 ke bawah : Kurang (4) Pengisian Format dan atau penempatan posisi pegawai sebagai mana dimaksud dalam ayat (2) wajib dilakukan menurut pertimbangan skala prioritas yang tersusun dalam daftar urutan kepangkatan. d. Kepemimpinan i. e. (5) Bagi setiap pegawai diberi hak untuk mengajukan keberatan atas daftar urut kepangkatan yang telah disampaikan usulan dan atau keberatan dimaksud diajukan secara hierakhis dalam kurun waktu paling lambat 30 (tiga puluh ) hari sejak DUK diterima pegawai yang bersangkutan.

Uang lembur e. Bantuan lainnya (3) Bentuk kesejahtraan Pegawai yang bersifat immaterial meliputi : a.59 Pasal 27 Kesejahtraan Pegawai (1) kesejahtraan pegawai adalah bentuk pelayanan tambahan yang diberikan oleh lembaga terhadap pegawai dalam bentuk materil meliputi : (2) Bentuk kesejahtraan pegawai yang bersifat materil meliputi : a. Bantuan lainnya (4) Mekanisme dan teknis pemberian kesejahtraan pegawai yang dimaksud dalam ayat (20 dan (3) ditetapkan dalam aturan tersendiri sesuai dengan kemampuan Pasal 28 Cuti Pegawai (1) Cuti pegawai merupakan hak yang diberikan kepada pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sesuai dengan kondisi objektif pada unit garapan masing-masing (2) Cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi Cuti tahunan a. Tunjangan-tunjangan 1) Tunjangan struktural bagi pemangku jabatan 2) Tunjangan Fungsional bagi Dosen/ Asisten/ Peneliti/ Laboratorium/ Pustakawan 3) Tunjangan suami istri 4) Tunjangan anak 5) Tunjangan duka cita kematian 6) Tunjangan kesehatan dan pengobatan karena sakit/ kecelakaan 7) Tunjangan menjalankan Ibadah Haji yang pertama 8) Tunjangan perkawinan yang pertama 9) Tunjangan Hari Raya b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Transport kehadiran d. Asuransi pegawai c. Penyedian sarana peribadatan b.PAS/CMI/2005 . Penyediaan sarana olahraga dan kesenian c.

60

b. c. d. e. f. g.

Cuti besar Cuti karena sakit/kecelakaan Cuti melahirkan Cuti untuk melaksanakan ibadah Haji Cuti karena alasan-alasan penting Cuti lainnya yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Tata cara cuti secara teknis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut oleh pimpinan unit garapan masing-masing. Pasal 29 Penghargaan (1) Terhadap pegawai yang berprestasi, berjasa dan/atau menunaikan pekerjaannya secara tidak tercela akan diberikan penghargaan (2) Penghargaan yang dimaksud dalam ayat (1) antara lain berupa : a. Promosi dan kenaikan pangkat sesuai dengan lain berupa : b. Piagam penghargaan c. Bintang Jasa d. Lencana e. Uang dan atau benda material lainnya Tata cara pemberian penghargaan diatur dalam peraturan tersendiri. BAB IX SANKSI DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Pasal 30 Sanksi (1) Terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dan peraturan pokok kepegawaian dan aturan lainnya akan dikenakan sanksi (2) Efektivitas pengenaan sanksi dilakukan melalui pencatatan pengontrolan dan pendokumentasian segala macam pelanggaran (3) Bentuk sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur dalam peraturan tersendiri.

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

61

(2)

Pasal 31 Pemutusan Hubungan Kerja (1) Pemutusan hubungan kerja terjadi apabila pegawai a. Mengundurkan diri b. Melakukan pelanggaran yang bersifat prinsif c. Dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap d. Perampingan organisasi Kompensasi atas pemutusan hubungan kerja ini disesuaikan dengan kemampuan unit garapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB X PERATURAN PERALIHAN Pasal 32 Peraturan pokok kepegawaian ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan bagi unit garapan yang belum dapat melaksanakan dalam waktu paling lambat 5 (lima tahun harus dapat melaksanakan sepenuhnya) BAB XI PENUTUP Pasal 33 Setiap pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan secara otomatis menjadi Anggota Paguyuban Pasundan yang secara administratif diwajibkan melakukan pendaftaran pada Anak Cabang atau Cabang di lingkungan unit garapan masing-masing Segala peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Yayasan sebagai perubahan dan perbaikan dari peraturan sebelumnya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan tanpa merubah seluruh peraturan pokok yang telah ditetapkan. Hal-hal yang belum lengkap dalam peraturan pokok kepegawaian ini akan diatur kemudian dalam peraturan tersebut dan merupakan addendum yang tidak terpisahkan.

(1)

(2)

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

62

Ditetapkan di : B a n d u n g Pada tanggal : 4 April 2001 Ketua Sekretaris

Prof. Dr. H. M Sidik Priadana, MS

Dr. H. Tjahjo Sutisnawidjaya, MS

Anggot a

Asep Syamsul Drs,M.Pd

Bachri,

T. Subarsyah, SH, S.Sos, CN

Elli Ruslina, SH.M.Hum

Dadang Ahmad, Drs

Aan Herdiyana,Drs

PERATURAN PENGANGKATAN/PEMBERHENTIAN TUGAS POKOK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB, KENAIKAN PANGKAT/JABATAN TENAGA PENGAJAR TETAP YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3) Pengangkatan tenaga pengajar untuk mengisi formasi yang kosong.63 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I 1) Tenaga Pengajar adalah tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan yang ditugaskan kepada Sekolah Tinggi Pasundan dengan tugas pokok. baik dalam arti jumlah maupun dalam arti mutu. Penerimaan tenaga pengajar bantuan dari pemerintah (PNS) dpk. 4) Pengangkatan tenaga pengajar dapat dilakukan dengan cara : a. 2) Pengangkatan tenaga pengajar adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. b. penelitian dan pengabdian pada masyarakat ( Tridharma Perguruan Tinggi ). Dari Kopertis/Depdiknas. 2) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindakan pidana kejahatan. pengadaan harus berdasarkan keperluan. 3) Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia. Undang-undang Dasar 1945. 5) Pengangkatan tenaga pengajar didasarkan pada persyaratan yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya tenaga pengajar yang berhenti atau adanya pengembangan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu Instansi. Pengangkatan tenaga pengajar tetap Yayasan.PAS/CMI/2005 . baik pemerintah maupun Swasta. wewenang dan tanggung jawab dibidang pendidikan dan pengajaran. BAB II PERSYARATAN PENERIMAAN DAN LAMARAN Pasal 2 Untuk menjadi tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi persyaratan : 1) Warga Negara Republik Indonesia.

6) Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keputusan dari POLRI.64 5) Pendidikan minimal S2 atau yang memiliki kecakapan keahlian yang diperlukan. 2) Bersedia ditempatkan dimana saja Perguruan Tinggi Pasundan itu berada. khusus untuk tenaga pengajar tetap Yayasan lulusan S3 tanpa masa percobaan. Pasundan selain syaratsyarat di atas. 4) Harus melalui masa percobaan. 8) Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan yang berlaku di Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan maupun Pemerintahan. Pasal 5 Penerimaan tenaga edukatif senior (Gol. syarat-syarat tambahan yaitu : 1) Berusia setinggi-tingginya 40 tahun untuk Dosen tetap lulusan S2 (Gol III B) dan 65 tahun untuk Dosen tetap senior (Gol IV C ke atas). 9) Sanggup melaksanakan dan mengembangkan misi Paguyuban Pasundan yang menjadi identitas Perguruan Tinggi Pasundan. Tenaga ini dapat diambil dari tenaga kependidikan dilngkungan Depdikbud atau Departemen lainnya yang relevan dengan disiplin ilmu yang diperlukan. 3) Telah mengabdikan diri di lingkungan Pasundan sekurang-kurangnya (enam) bulan. Pasal 3 Untuk pengangkatan tenaga pengajar tetap YPT. Pasal 6 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . dan lulusan S3 adalah III C. dengan lama masa percobaan paling lama 1 tahun. 2) Pengangkatan lulusan S2/S3 dengan masa kerja akan diperhitungkan. Pasal 4 1) Penerimaan tenaga tetap Yayasan lulusan S2 tanpa masa kerja diterima dengan pangkat/golongan III B. IV C ke atas) didasarkan kepada kebutuhan pembinaan suatu mata kuliah. 7) Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter.

Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI d. pengangkatannya berlaku untuk 1 (satu) tahun akademik. 2) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan selanjutnya diseleksi di tingkat Institusi. Pasal 8 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri. Surat pernyataan dari pelamar dari pelamar bahawa ia tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai g. 3) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan diajukan kepada Institusi selanjutnya Institusi mengajukan kepada Yayasan untuk Pengangkatannya. harus atas Rekomendasi Pembantu Ketua dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. Daftar riwayat hidup b. Fhoto Copy Ijazah terakhir c.65 1) Tenaga Pengajar luar biasa. Pasal 7 Untuk penerimaan tenaga edukatif bantun pemerintah (PNS dpk) atau pindahan dari Perguruan Tinggi lain. Apabila masih diperlukan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun akademik berikutnya dan seterusnya.PAS/CMI/2005 . Pas Foto Pasal 9 1) Pelamar yang memenuhi syarat. tahap awal diseleksi di tingkat STKIP Pasundan. 2) Pengangkatan dan pemberhentian pada ayat 1 pasal 6 dilakukan oleh Pemimpin Perguruan Tinggi yang bersangkutan. 2) Surat lamaran tersebut harus dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai berikut : a. Surat keterengan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. BAB III JABATAN TENAGA PENGAJAR DAN BIDANG KEGIATANNYA Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter e.

Melaksanakan kegiatan detasering dan pencakokan dosen. Lektor Kepala d. Melaksanakan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. meliputi : a. j. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium. Penguji pada ujian akhir. i. Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya.PAS/CMI/2005 . k. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Mengembangkan program perkuliahan. d. Praktek Kerja Nyata (PKN). 2) Melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Membimbing seminar mahasiswa. Praktek Kerja Lapangan (PKL). g. Lektor c. h. Menduduki jabatan dalam lembaga pemerintah/pejabat negara sehingga harus dibebaskan dari jabatan organiknya. meliputi : a. c. praktek keguruan. praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran. f. e.66 Pasal 10 1) Jabatan Tenaga Pengajar adalah Tenaga Fungsional. Membimbing tugas akhir penelitian mahsiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mengembangkan bahan pengajaran. b. Mengembangkan program perkuliahan. Membina kegiatan mahasiswa dibidang akademik dan kemahasiswaan. b. Asisten Ahli b. Guru Besar Pasal 11 1) Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran. Menyampaiakan orasi ilmiah. 2) Jabatan Tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah sebagai berikut : a. l.

pengabdian pada masyarakat. WASPAN/8/1999). Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut: 1) Asisten Ahli yang berijazah Sarjana/Diploma IV membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi. d. A. penelitian. 2) Asisten Ahli yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan pembuatan Thesis. sore atau malam hari tergantung pada keperluan. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. Membuat/menulis karya pengabdian kepada masyarakat. evaluasi. Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister.PAS/CMI/2005 . 2) Beban kerja minimal tenaga pengajar tetap Yayasan. B. BAB IV TUGAS POKOK. Melaksanakan (M) kegiatan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pasal 12 1) Tugas pokok tenaga meliputi : kegiatan memberi kuliah (tatap muka). asistensi. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Sarjana/Diploma bagi yang berlatar belakang pendidikan Sarjana/Diploma IV. Pasal 13 Tugas Pokok Asisten Ahli adalah . MENKOWASBANG No.67 c. Memberi latihan/penyuluhan/penataran pada masyarakat. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. praktikum. 3) Tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk berhak memberi kuliah dan menguji mandiri minimal asisten ahli yang berijazah Magister Spesialis I (SK. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 38/KEP/MK. 36 jam atau setara dengan 12 SKS yang dapat di kerjakan dalam maksimum 6 hari dan dapat dilakukan pada pagi. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. 3) Asisten Ahli yang berijazah Doktor/Spesialis II melaksanakan (M) bimbingan Skripsi dan Thesis. dan tugas-tugas lain yang bersifat akademik. e.

serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. serta diraih tugas (D) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister dan membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. Magiter dan atau Doktor. dan bagi Lektor Kepala yang berijazah Magister/Spesialis I membantu (B) kegiatan bimbingan Disertasi. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. b. melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. C. melaks anakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. penelitian dan penagabdian pada masyarakat pada program pendidikan Sarjana/Diploma dan bagi yang berijazah Magister Spesialis I. c. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Sarjana/Diploma Magister dan Doktor bagi yang berlatar belakang pendidikan Doktor/Spesialis II. Lektor yang berijazah Sarjana/Diploma IV melaksanakan (M) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Thesis. Lektor yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. Pasal 14 Tugas pokok Lektor adalah : 1) Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran.68 Sarjana/Diploma Magister bagi yang berlatar belakang pendidikan Magister/Spesialis I. Lektor yang berijazah Doktor/Spesialis II. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Pasal 15 Tugas Pokok Lektor Kepala adalah : A. serta membantu (B) kegiatanm pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. 2) Melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Magister serta bagi yang berijazah Doktor/Spesialis II. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut : a.

Pasal 17 Rincian Tugas Pokok. C. Pasal 16 Tugas Pokok Guru Besar A. Magister. Magister. Kekputusan ini (KEPUTUSAN MENKOWASBANGPAN No. Magister dan atau Doktor. E. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana/Diploma.WASPAN/8/1999) Pasal 18 Tenaga Pengajar Tetap Yayasan/PNS dpk wajib menjaga nama baik lembaga tempat dimana bekerja. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada program pendidikan Sarjana/Diploma. wewenang dan Tanggung jawab jabatan tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal (13) sampai dengan Pasal (16) adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran I. C. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada progrsam pendidikan Sarjana /diploma.38/KEP/MK. Magister. khususnya. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidiakan Doktor bagi mereka yang berijazah Doktor/Spesialis II. dan nama baik Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan umumnya.PAS/CMI/2005 . D. dan atau Doktor.69 B. B. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Thridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Magister bagi yang berijazah Magister/Spesialis I atau Doktor/Spesialis II. BAB V GAJI. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang tugas umum pemerintahan dan pembangunan. KENAIKAN PANGKAT/JABATAN Pasal 19 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan.

ah sebagimana tersebut dalam lampiran II.PAS/CMI/2005 . Pendidikan dan pengajaran b. Anggota Tim Teknis Penilai Angka Kredit terdiri dari para ahli yang berasal dari tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk untuk a. Apabila dipandang perlu Tim Angka Kredit dapat membentuk Tim Teknis Penilai Angka Kredit. untuk masing-masing tingkat.3 tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil. b. Pasal 23 1) Panitia Penilian jabatan Tenaga Pengajar tetap pada Sekolah Tinggi a. 38/KEP/MK/WASPAN/8/1999. 4) Perincian kegiatan dan angka kredit untuk masing-masing unsur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ada. b. Pengabdian pada masyarakat 3) Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi adalah Penunjang Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3). Pasal 21 1) Untuk dapat diangkat dalam jabatan Tenaga Pengajar. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c. Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Tim Tekis Penilai Angka Kredit ditetapkan masing-masing dengan keputusan Ketua. Pasal 22 1) Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari : Unsur utama Unsur penunjang 2) Unsur utama terdiri : a.70 Pasal 20 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Perturan Pemerintah No. 2) Kenaikan Pangkat/jabatan tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi DP3 dan angka kredit yang telah ditetapkan dalam Keputusan MENKOWASBANGPAN No. seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka Kredit yang ditentukan. Penlitian c.

ditetapkan oleh Ketua. Ketua 4) Tata kerja dan tata cara penilaian Panitia Penilaian ditetapkan oleh Ketua. 2) Pengangkatan Tenaga Pengajar bantuan Kopertis (PNS dpk) dalam suatu jabatan struktural hanya dapat dilakukan sesudah mendapatkan persetujuan Kopertis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. d. 3) Masa kerja Anggota Panitia Penilai sesuai dengan yang tertera dalam SK. 2) Dirjen Dikti atau Pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Asisten Ahli sampai dengan Lektor. 2) Yayasan dapat menetapkan kepangkatan Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang diajukan Ketua. 3) Tanpa persetujuan Kopertis seorang Tenaga Pengajar Tetap bantuan Kopertis dapat diangkat dalam suatu jabatan struktural di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan sebagai Pjs. 2) Panitia Penialai Jabatan Tenaga tetap Yayasan. BAB VI JABATAN STRUKTURAL DAN PERANGKAPAN JABATAN Pasal 26 1) Tenaga Pengajar Yayasan/Pegawai Negeri Sipil dpk dapat menduduki jabatan strukural. Pasal 25 Pejabat yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit adalah : 1) Sekretaris Jenderal DEPDIKNAS atau pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Lektor kepala dan Guru Besar. masing-masing dengan ijin Yayasan dan Kopertis.71 membantu melakukan penilaian terhadap usul Penetepan Angka Kredit dalam Bidang Ilmu yang bersifat khusus. Tim Teknis Penilai Angka Kredit menerima tugas dari dan bertanggung jawab kepada Ketua Tim Penilai. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Pasal 24 USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT TENAGA PENGAJAR 1) Usul penetapan angka kredit Tenaga Pengajar diajukan oleh Ketua/Ketua kepada Kopertis.

c. Pasal 27 1) Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. dan dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat dibenarkan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan.72 4) Tenaga Pengajar hanya diperkenankan menduduki jabatan struktural Akademis dan tidak boleh menduduki jabatan struktural Administrasi 5) Bilamana saat diperlukan jabatan Struktural akademik dapat pula dipegang langsung oleh Dosen luar biasa atau lainnya (bukan Dosen tetap Yayasan/ Dosen tetap Kopertis). d. kecuali sebagai Pjs. 3) Mereka yang waktu itu memegang jabatan rangkap seperti termaksud dalam pasal ini poin (1) dan (2) diharuskan memilih salah satu jabatan tersebut. BAB VII CUTI Pasal 28 Ketetapan Cuti bagi Tenaga Pengajar Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan ditentukan oleh pejabat yang berwenang dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mendapat gaji penuh. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 7) Jabatan Struktural tidak boleh dirangkap.PAS/CMI/2005 . 6) Semua tenaga Pengajar yang memegang jabatan strukural diperlukan sebagai pegawai tetap Yayasan dan kepadanya diberikan penghasilan dan tunjangan menurut ketentuan yang berlaku. b. seorang dosen tetap Kopertis tidak dibenarkan untuk merangkap dengan kedudukan sebagai Dosen Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Tanpa ijin tertulis dari pejabat yang berwenang/instansi asal yang berwenang tidak dibenarkan untuk diangkat dalam suatu jabatan struktural. Cuti bagi Tenaga Pengajar Tetap terdiri dari : Cuti sakit Cuti bersalin Cuti melaksanakan perintah Agama Cuti karena alas an penting 1) 2) a. 2) Kedudukan sebagai dosen tetap Yayasan juga tidak dapat dirangkap dengan status sebagai Dosen tetap Perguruan tinggi di luar lingkungan Yayasan Tinggi Pendidikan Tinggi Pasundan. setelah memperoleh ijin tertulis dari pejabat instansi asal yang berwenang.

diajukan permohonan pemberitahuannya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dikonsultasikan kepada yang bersangkutan. 4) Batas usia pensiun Guru Besar tetap 70 tahun dan lektor Kepala 65 tahun.PAS/CMI/2005 . Pasal 32 1) Tenaga Tetap Yayasan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/Organisasi Paguyuban Pasundan diajukan pemberhentianya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dilakukan usaha-usaha : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Tenaga Pengajar tetap Yayasan yang telah mencapai usia pensiun. Tidak cakap jasmani dan rohani e. Pasal 31 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua/Pembantu Ketua kepada yang bersangkutan 3 (tiga) bulan sebelumnya. dengan alasan yang Rasional. 2) Yayasan dapat mengabulkan permohonan berhenti atau menolaknya jika dipandang perlu. Atas permintaan sendiri b. a. Karena mencapai batas usia pensiun c. Meninggal dunia f. 2) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi apabila masih diperlukan tenaganya dikonsultasikan dulu oleh Ketua kepada pengurus Yayasan. Melakukan perbuatan yang merugikan d.73 BAB VIII PEMBERHENTIAN Pasal 29 1) Berakhirnya hubungan kerja sebagai tenaga Pengajar Tetap Yayasan dapat terjadi karena. Penyederhanaan organisasi Pasal 30 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan yang bermaksud berhenti dari kepegawaiannya harus mengajukan permohonan kepada Yayasan melalui Ketua.

PAS/CMI/2005 . Pasal 34 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang meninggal dunia dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana pensiun. pengajuan pemberhentiannya langsung oleh Ketua kepada Yayasan. Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang dinilai tidak cakap Jasmani dan rohani seperti gangguan ingatan dan cacad jasmani dalam masa pengabdian kepagawainnya dapat diberhentikan oleh Yayasan dengan jaminan kesejahteraan.74 2) 3) 4) a. Pasal 35 1) Tenaga Pengajar Tetap yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung oleh Yayasan setelah konfirmasi dengan pemimpin Perguruan Tinggi masing-masing. Pasal 37 1) Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Mengetahui : Ditetapkan di : BANDUNG Pada Tanggal : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. perjudian. Tenaga Tetap Yayasan yang tidak cakap jasmani/rohani pengajuan pemberhentiannya dilakukan oleh Ketua kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. BAB IX PENUTUP Pasal 36 1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Pemberian nasehat b. perkosaan dsb. Peringatan lisan/tulis Perbuatan merugikan lembaga yang dikatagorikan berat seperti pembunuhan. Perubahan-perubahan terhadap pasalpasal dalam ketentuan ini dilakukan melalui musyawarah antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan dengan catatan bahwa semua ketentuan yang ada yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

M.A.75 PB.Dr. Syafei Prof. Sudardja Adiwikarta .H. PENYEMPURNAAN PERATUTAN PEGAWAI TENAGA ADMINSTRATIF TETAP STKIP PASUNDAN BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Dalam peraturan pegawai STKIP Pasundan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Paguyuban Pasundan PASUNDAN Ketua Umum Ketua YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI A.PAS/CMI/2005 .

3) 4) BAB II KETENTUAN UMUM Pasal 3 1) Pengangkatan tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong.PAS/CMI/2005 . 2) Pengangkatan harus berdasarkan keperluan dan persyaratan seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ STKIP Pasundan. diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu. Tenaga Administratif STKIP Pasundan terdiri dari : Tenaga administratif tetap Tenaga administratif tidak tetap Pasal 2 1) Tenaga administratif tetap adalah pegawai yang telah diangkat dan diberikan imbalan berupa gaji sebesar 100% 2) Tenaga tidak tetap administratif STKIP adalah tenaga administratif honorer. Pengangkatan tenaga adminstratif tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Pengangkatan tenaga administratif tidak tetap (Kontrak). disertai tugas dan tanggung jawab tertentu oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan atau Ketua STKIP Pasundan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya pengembangan atau tenaga administratif yang berhenti. 2) Tenaga Adminstratif adalah pegawai yang diangkat dalam pangkat dan atau jabatan tertentu yang ditugaskan dalam bidang administratif yang ditempatkan di Kantor Pusat STKIP pasundan/Jurusan/Unit Garapan.76 1) Pegawai adalah pegawai STKIP Pasundan yaitu mereka yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b. 3) Pengangkatan tenaga tetap dapat dilakuakan dengan cara : a.

Memiliki kecakapan/ kemampuan yang diperlukan. Photo copy Ijazah terakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tidak merangkap kerja ditempat/instalasi lain atau tidak dalam status Dosen Tetap. k. g. Daftar riwayat hidup b. Umur maksimal 35 tahun dan minimal 17 tahun. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindak pidana kejahatan. Undang-undang Dasar 1945. Pembantu Ketua II. baik pemerintah maupun Swasta. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala peraturan baik peraturan pemerintah maupun Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan termasuk PHK karena restrukturisasi (surat pernyataan di atas materai cukup). d. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat. i. 2) Syarat lamaran ditujukan kepada Ketua STKIP Pasundan c. h. 3) Surat lamaran harus dilengkapi dengan : a. Pasal 5 Prosedur pPengajuan Lamaran Tenaga Adminstratif 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri di atas materai secukupnya. j. Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai dari suatu instansi. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri setempat. e.77 BAB III PENGADAAN TENAGA ADMINISTRATIF Pasal 4 Persyaratan Penerimaan Tenaga Admnistratif Persyaratan untuk menjadi tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah : a. c. f.q.PAS/CMI/2005 . Warga Negara Republik Indonesia b. Negara dan Pemerintah RI.

00 – 13.00 7 Jam Selasa 08.00 12. Surat keterangan berkelakuan baik dari Polri d.00 12.78 c. Surat Akta kelahiran/ Akta kenal lahir Pasal 6 Ketentuan Pengangkatan Tenaga Administratif Setiap calon tenaga adminstratif yang telah lulus mengikuti seleksi. g. Surat pernyataan pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.00 – 13.PAS/CMI/2005 .00 7 Jam Kamis 08.00 6 Jam JUMLAH JAM KERJA EFEKTIF/MINGGU 40 Jam 2) Tenaga adminstratif yang bekerja melibihi 6 hari kerja setara dengan 40 jam sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 7 dianggap Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.00 – 15.00 – 16.00 7 Jam Rabu 08. wajib melalui tahapan sebagai berikut : 1) Diangkat sebagai tenaga kontrak/percobaan.30 6 Jam Sabtu 08.00 – 13.00 – 16. BAB IV TUGAS DAN KEWAJIBAN Pasal 7 1) Beban kerja tenaga administratif tetap ialah 6 (enam) hari kerja seminggu setara denagn 40 jam dengan perincian sebagai berikut : HARI KERJA WAKTU KERJA ISTIRAHAT JAM KERJA Senin 08.00 12.00 12.00 11. Pas photo ukuran 4x6 = 3 lembar h. Surat keterangan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f.00 – 13.00 – 16. 3) Apabila tenaga kontrak/percobaan dalam 2 (dua) tahun pada waktu melaksanakan tugasnya mempunyai kondite kurang baik tidak akan diperpanjang kembali. dengan surat tugas dari Ketua 2) Tenaga kontrak/ percobaan dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan.00 – 13.00 – 16.30 – 13. Surat keterangan kesehatan dari Dokter e.00 – 16.00 7 Jam Jum’at 08.00 12.

4) Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengikuti Upacara – upacara hari Besar Nasional lainnya. loyalitas dan pengabdian yang tinggi. 2) Kenaikan gaji berkala diberikan kepada tenaga administratif yang telah diangkat menjadi pegawai tetap paling cepat 2 (dua) tahun bila mempunyai kondite baik. Bila tidak mengisi daftar hadir.45 (sesudah berakhir jam kerja).00 (sebelum melaksanakan tugas) dan pukul 15.79 melakukan tugas tambahan atas perintah atasan dan perlu mendapat imbalan. yang dilakukan 2 (dua) kali yakni pada pukul 08.PAS/CMI/2005 . maka yang bersangkutan diharuskan untuk mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan Pasal 16 ayat 9) BAB VI KENAIKAN PANGKAT/GOLONGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 8 Di samping tugas-tugas dan kewajiban seperti pada pasal 7 peraturan ini. Tenaga administratif memperoleh pula tunjangan kehadiran (insentif) yang besarnya ditentukan menurut kemampuan STKIP Pasundan. 3) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengisi dan menandatangani daftar hadir. 3) Setelah penangguhan gaji berkala itu ternyata konditenya masih tetap belim baik. insentif kehadiran pada hari itu dianggap hilang. 3) Memilki dedikasi. tenaga administratif STKIP Pasundan wajib : 1) Melaksanakan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya 2) Menjaga nama baik STKIP Pasundan. BAB V GAJI DAN KENAIKAN GAJI BERKALA Pasal 9 1) Tenaga administratif STKIP Pasundan memperoleh gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan penggajian Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan / STKIP Pasundan. membina suasana kerja yang harmonis dan kreatif demi kemajuan STKIP Pasundan. 4) Menjalin kerjasama. Bilamana setelah dua tahun itu ternayata konditenya kurang baik. maka kenaikan gaji berkalanya ditunda selama 2 (dua) tahun.

atau telah lima tahun mempunyai Ijazah S-1. maka yang bersangkutan diharuskan mengikuti ujian dinas kembali paling cepat 1 (satu) tahun berikutnya. 3) Kenaikan pangkat penyesuaian Ijazah bagi pegawai yang lulus dari sekolah tertentu dan pangkatnya masih dibawah yang ditentukan. dari golongan II ke golongan III dan dari golongan III ke golongan IV diharuskan melalui ujian dinas yang diadakan khusus untuk itu. b.PAS/CMI/2005 . dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a. maka yang bersangkutan diharuskan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan pasal 16 ayat 9) 2) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga tetap administratif yang naik dari golongan I ke golongan II. Apabila seseorang tidak lulus dalam ujian dinas. SLTP ke SMU/SMK : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 5 (lima tahun di STKIP Pasundan) c. Apabila setelah lewat waktu 1 (satu) masa penangguhan konditenya masih tetap belum baik. Jika DP-3 cukup atau kurang kenaikan dimaksud ditangguhkan selama 1 (satu) tahun. SMU/SMK ke S-1 : Dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 8 (delapan) tahun di STKIP Pasundan. penangguhan masih belum baik. SD ke SLTP : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 3 (tiga) tahun bekerja di STKIP Pasundan.80 Pasal 10 1) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga administratif tetap diberikan 4 (empat) tahun sekali dengan catatan DP-3 rata-rata baik. atau 5 (lima) tahun masa kerja di STKIP Pasundan bagi mereka yang mempunyai jabatan struktural minimal kasubbag. Setiap tenaga administratif tetap STKIP pasundan yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikan terakhir saat menjadi tenaga administratif. d. BAB VII JENJANG KEPANGKATAN DAN GOLONGAN Pasal 11 Kepangkatan dan golongan bagi tenaga tetap administrasi STKIP Pasundan disusun sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka kenaikan pangkatnya ditunda selama 4 (empat) tahun dan apbila setelah 4 (empat) tahun perpanjangan.

2) Pengangkatan jabatan struktural adminitratif dilakukan oleh Ketua STKIP setelah konsultasi/ persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. maksimal 55 tahun. untuk Satpam/pengemudi dengan batas maksimum golongan II/c 3) Lulusan/Ijazah SMU/SMK untuk tenaga administrasi dengan golongan maksimum III/a 4) Lulusan Perguruan Tinggi (PT) Ijazah (S1) untuk pekerjaan yang memubtuhkan latar belakang pendidikan Sarjana. sehat jasmani dan rohani serta berdedikasi tinnggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. pernah menjabat Kassubag.81 1) Lulusan/Ijazah SD untuk pembantu/pesuruh dengan golongan maksimum II a 2) Lulusan/Ijazah SLTP. serta berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. 3) Kepala Biro Seseorang bisa dipromosikan menjadi Kepala Biro. Batas usia pengabdian 60 tahun. berprestasi dalam kerja. sehat jasmani dan rohani. maksimal 45 tahun. Usia pada saat diangkat minimal 25 tahun. pendidikan minimal S-1 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. rajin dan ulet dalam melaksanakan tugas. bila konditenya baik berprestasi dalam kerja pangkat minimal III/b. Kepala Bagian Sesorang bisa dipromosikan menjadi Kabag bila konditenya baik. pangkat minimal III/a. BAB VIII JABATAN STRUKTUR Pasal 12 1) Formasi jabatan struktural administratif diutamakan bagi tenaga administratif.PAS/CMI/2005 1) 2) . dengan golongan maksimum IV/b. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. atau pendidikan minimal SMU/SMK. Batas usia pengabdian 60 tahun. pangkat minimal II/c dan pendidikan minimal SMU/SMK. Pasal 13 Kepala Sub Bagian Seorang bisa dipromosikan menjadi Kasubbag apabila konditenya baik berprestasi dalam kerja.

PAS/CMI/2005 . BAB X KESEJAHTERAAN TENAGA ADMISTRATIF TETAP Pasal 16 Tenaga adminstrasi STKIP Pasundan disamping mendapat gaji pokok diberikan pula tunjangan berupa : 1) Insentif kehadiran a. Pasal 15 1) Setiap pegawai tetap administratif STKIP Pasundan dimutasikan sesuai dengan kebutuhan. merupakan hasil perkalian antara jumlah kehadiran dengan angka besaran yang telah ditetapkan. c. Batas usia pengabdian 60 tahun. Tidak hadir (ijin/sakit) dengan keterangan/ surat pribadi maksimum dua hari dalam satu bulan. d. lebih dari 2 (dua) hari insentif diperhitungkan 50% maksimum 4 (empat) hari dapat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Di lingkungan STKIP Pasundan dilarang perangkapan jabatan struktural administratif. Adalah sejumlah uang kehadiran seorang pegawai tetap pada waktu jam kerja yang telah ditentukan.82 (Sarjana) bukan tenaga edukatif. Besarnya uang insentif kehadiran. tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan hanya mendapat tunjangan struktural salah satu jabatan tanpa tunjangan lainnya. BAB IX PERANGKAPAN JABATAN Pasal 14 1) Seseorang tenaga administratif dilarang untuk merangkap dengan kedudukan sebagai tenaga edukatif tetap STKIP Pasundan. sehat jasmani dan rohani. berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. insentif tidak dierhitungkan. Dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat diberikan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. insentif tidak dipotong. dan pernah menduduki jabatan struktural Kabag. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. maksimal 55 tahun. b. 2) Mutasi dapat dilakukan di lingkungan STKIP Pasundan. Tidak hadir tanpa keterangan.

100. mendapat keringanan uang kuliah sebesar 10%. maka tunjangan anak tersebut hilang. Tunjangan struktural adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan struktural (Kasubbag – Kabag – Kepala Biro).83 dalam satu bulan. Perhitungan besaran tunjangan jam lembur dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Sakit dengan keterangan dokter insentif diperhitungkan. contoh : Delta prestasi.Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. d. lebih dari itu maka insentif tidak diperhitungkan. Tunjangan keluarga dibayarkan bersama gaji pokok. 3) Tunjangan Struktural a. Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan isteri/suami dan dua orang anak.PAS/CMI/2005 . Tunjangan pendidikan anak karyawan/dosen tetap yang kuliah di STKIP Pasundan. Umum (untuk Kantor Pusat). b. Besarnya tunjangan struktural di lingkunagan STKIP Pasundan sesuai dengan eselonisasi jabatan yang ditentukan berdasarkan kemampuan keuangan STKIP Pasundan.a). c. diberlakukan jam lembur dengan surat tugas dan atasan yang bersangkutan yang diketahui oleh KBTU (untuk Fakultas) dan Kepala Biro Adm. Tunjangan anak diberikan sampai umur 18 tahun dan apabila pada umur 18 tahun atau sebelumnya telah berkeluarga. Besarnya tunjangan isteri/suami ialah 15% dan tunjangan anak 2% dari gaji pokok (maksimum dua anak). b. Tunjangan keluarga yang sudah berlaku. insentif kehadiran dan tunjangan lainnya. tetapi tidak menggunakan peristilahan atau komponen-komponen pada butir (2. Lembur Hari kerja BT = JJL x Rp. Untuk golongan I dan golongan II yang tidak menduduki jabatan struktural administratif apabila bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan ketentuanpada pasal 7 ayat (1) peraturan ini. 4) Tunjangan kelebihan jam kerja Tunjangan kelebihan jam kerja diberikan kepada tenaga administratif yang bekerja melibihi jam kerja dengan ketentuan sebagai berikut : a. b. insentif kesejahteraan dan lain-lain.a) dianggap telah memenuhi ketentuan butir (2. 1. dan tunjangan lainnya. Tunjangan struktural dibayarkan bersama gaji pokok. 2) Tunjangan Keluarga a. c.

e. 7) Bantuan Biaya Pengobatan a. 7. Penetapan perhitungan bantuan kesehatan didasarkan pada bukti hasil pemeriksaan dokter.kelebihannya diganti 50%. berlaku apabila keuangan di masing-masing unit memungkinkan dan apabila kemampuan terbatas.200. maka ketentuan yang sudah berjalan seperti sekarang tetap dilaksanakan dengan catatan tidak melebihi standar butir 1.000. obat-obatan dan perawatan rumah sakit dibuktikan dengan kwitansi. Bantuan khitanan anak 6) Tunjangan Hari Raya (THR) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diberikan THR yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan serta pelaksanaanya diatur melalui keputusan Ketua. Biaya perawatan rumah sakit (rawat inap) untuk golongan I. ke bawah diganti seluruhnya (100%) di atas Rp. c.PAS/CMI/2005 . b. setiap tenaga administratif tetap yang memenuhi persyaratan berhak atas tunjangan sosial berupa : a. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan beserta keluarga (Isteri/suami. Besarnya bantuan biaya kesehatan/bulan/pegawai sebesar : Rp.f. Bantuan melahirkan anak d. Lembur Hari Libur BT = JJL x Rp.d. d. Ibadah Haji Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.000. Batas maksimum penggantian pengobatan/bulan/pegawai sebesar Rp.II. Bantuan kematian c. mendapat bantuan sebesar 20% dari biaya keseluruhan maksimal Rp. 2.a dan 1. 200.000.500. Bantuan musibah b.III.25.25. anak) mendapat bantuan dana kesehatan.84 2. Ketentuan butir 1. 8) Bantuan Ibadah a. Bantuan pernikahan e.000.d.Catatan : BT = Besarnya Tunjangan JJL = Jumlah Jam Lembur 5) Tunjangan sosial lainnya.

diikutsertakan dengan program hari tua/ pensiun melalui kerjasama dengan pihak DPLK BNI. Masa kerja antara 15 sampai kurang 20 tahun tunjangan 5 kali penghasilan terakhir. Masa kerja antara 20 sampai kurang 25 tahun tunjangan 6 kali penghasilan terakhir.000.PAS/CMI/2005 .000. 500. Masa kerja antara 5 sampai kurang dari 10 tahun tunjangan 3 kali penghasilan terakhir. 11) Pakaian seragam Bentuk pakaian seragam diberikan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali. yang pembayarannya untuk hari tua tersebut dibayar oleh STKIP Pasundan/ Institusi. Setiap pegawai tetap STKIP Pasundan. Masa kerja antara 10 sampai kurang 15 tahun tunjangan 4 kali penghasilan terakhir.000.-.. b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 9) Tunjangan pensiun/meninggal dunia a. Ibadah Iedul Qurban. Realisasi disesuaikan dengan kemampuan fakultas/unit kerja yang bersangkutan.85 Apabila kemampuan keuangan memungkinkan. c. 10) Rekreasi Akhir Tahun Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan pada akhir tahun diberi kesempatan berekreasi bersama ke luar kota sambil bersilaturrahmi. 12) Pakaian Seragam Sekolah Bantuan pakaian seragam olahraga diberikan satu tahun satu kali (satu stel training spak) yang diberikan pada saat menjelang Dies Natalis STKIP Pasundan. 1. tempatnay disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing.dan non Struktural Rp. pegawai tetap STKIP Pasundan akan menerima bantuan ongkos ibadah haji (ONH) yang pertama kalinya sebesar untuk struktural Rp. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima pasongan pada usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa kerja kurang dari 5 tahun tunjangan 2 kali penghasilan terakhir.

kecuali yang berhubungan dengan mengajar (bagi dosen) Surat permohonan cuti disampaikan kepada atasan langsung sebelum melaksanakan ibadah haji. anak. Persalinan berikutnya diberi cuti satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. Ibu. lamanya cuti maksimal 50 hari kerja. Lamanya cuti bersalin adalah satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. suami/isteri. 16) Cuti melaksanakan Kewajiban Agama. kakak. 18) Pendidikan dan latihan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.86 13) Cuti Sakit Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima cuti sakit selama satu atau dua hari setiap bulan dengan ketentuan yang bersangkutan memberitahukan secara tertulis kepada atasan tertulis. 17) Cuti karena Alasan Penting. 14) Cuti bersalin Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan (wanita) untuk persalinan anaknya yang pertama dan kedua berhak mendapat cuti bersalin dengan menerima penghasilan penuh. Alasan penting yang tidak bisa ditinggalkan dengan mendapat ijin dari atasan langsung. 15) Cuti Tahunan Tenaga adminstratif tetap STKIP Pasundan mempunyai kesempatan cuti tahunan yang dilaksanakan bersama saat Iedul Fitri. adik sakit berat atau meninggal dunia.PAS/CMI/2005 . bapak. Cuti bersalin diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti. Lamanya cuti maksimal 4 (empat) hari kerja. Melangsungkan perkawinan yang pertama. atas permintaan secara tertulis dari pegawai tersebut. kecuali tunjangan kehadiran sebesar 50% pada bulan pertama dan 25% pada bulan kedua dan ketiga. b. Tenaga admnistratif tetap STKIP Pasundan diberikan kesempatan cuti karena : a. penghasilan 50%. tunjangan kehadiran seperti di atas. d. c. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melaksanakan Ibadah Haji berhak cuti dengan menerima penghasilan penuh.

PAS/CMI/2005 . BAB XI WEWENANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 17 1) Yang berwenang mengangkat dan memberhentikan tenaga tetap administratif STKIP Pasundan adalah / ketua dengan tembusan kepada pihak Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan 2) Pengangkatan tenaga administratif kontrak menjadi wewenang Ketua. karena : e. Melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan STKIP Pasundan/ Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan. i. Tidak cakap rohani/jasmani. penentuan peserta diklat ditentukan oleh panitia khusus. f. Penyederhanaan organisasi. h. Pasal 19 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang bermaksud berhenti harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan alasan yang rasional. Karena mencapai batas usia pensiun. Pasal 18 Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi. 2) Rektor dapat mengabulkan permohonan berhenti tersebut atau penolakanya jika dipandang perlu setelah konsultasi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 3) Pengangkatan tenaga adminstratif kontrak pengangkatannya berlaku (satu) tahun akademik dan dapat diperpanjang apabila diperlukan. Atas permintaan sendiri. Meninggal dunia. g. Pasal 20 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.87 Setiap pegawai administratif tetap yang memenuhi persyaratan dan dipandang mampu berhak mendapat diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga. j.

apabila masih diperluakan tenaganya dapat dikonsultasikan dengan Ketua. pembunuhan. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarga.PAS/CMI/2005 . Pasal 23 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang meninggal dunia. Pemberian nasehat b. Pasal 22 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang dinilai tidak cakap rokhani seperti terganggunya ingatan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berkompeten dalam masa pengabdian kepagawaiannya dapat diberhentikan dengan jaminan kesejahteraan seperti pada pasal 16 ayat 9. Pembebasan tugas 2) Perbuatan merugikan STKIP Pasundan/Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan yang dikatagorikan berat seperti : korupsi. diajukan pemberhentiannya kepada Ketua setelah dilakukan usaha-usaha : a. membocorkan/menjual soal ujian. perkosaan. perampokan atau bentuk kriminal lainnya diajukan langsung pemecatan/pembunuhan. Pasal 21 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/organisasi Paguyuban Pasundan. pemalsuan nilai ujian. 2) Tenaga administratif STKIP Pasundan yang ada yang telah mencapai batas usia pensiun. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarganya yang ditinggalkan berhak mendapat santunan seperti diatur dalam pasal 16 point 9. 4) Batas usia pensiun tenaga administratif adalah 60 tahun. 2) Pengajuan pemberhentian dilakukan oleh atasannya pada Ketua. Peringatan lisan/tertulis c.88 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua kepada yang bersangkutan 3 bulan sebelumnya. 3) Pengajuan permohonan berhenti diajukan oleh yang bersangkutan kepada Rektor.

H. MA. Bandung Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Ketua Prof.Dr. BAB XII PENUTUP Pasal 25 1) Pasal-pasal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. 2) Perubahan-perubahan terhadap pasal-pasal dalam ketntuan ini dilakukan melalui musyawarah kerja pimpinan di lingkungan STKIP Pasundan.89 Pasal 24 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung Ketua atas persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I Dalam peraturan yayasan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 26 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan setiap ketetapan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. Sudardja Adwikarta.PAS/CMI/2005 .

5) Atasan pejabat yang berwenang menghukum adalah atasan langsung dari pejabat yang berwenang menghukum. Undang-undang Dasar 1945. 2) Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. 7) Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubunganya dengan kedinasan. 3) Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Pegawai Yayasan karena melanggar Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN Pasal 2 Setiap Pegawai Yayasan wajib : 1) Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila. Perguruan Tinggi Pasundan dan Pegawai Yayasan. tulisan. atau pihak lain. Pemerintah. 2) Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. 4) Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin Pegawai Yayasan. 4) Mengangkat dan metaati sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3) Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. diri sendiri. 6) Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau ada hubungannya dengan kedinasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh Pegawai Yayasan.90 1) Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan.PAS/CMI/2005 .

dan bersemangat untuk kepentingan Negara. 25)Mentaati printah kedinasan dari atasan yang berwenang. 18)Mendorong bawahan unruk meningkatkan prestasi kerjanya. 24)Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. 7) Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian. 6) Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan Pemerintah/ Yayasan baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. 9) Bekerja dengan jujur. 16)Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugasnya.PAS/CMI/2005 . sesama Pegawai Yayasan dan terhadap atasan. Persatuan dan Kesatuan Korp Pegawai Yayasan. 11)Mentaati jam kerja. cermat. Pemerintah dan Perguruan Tinggi Pasundan. Organisasi Paguyuban Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 15)Bertindak dan bersikap tegas. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 14)Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugas masing-masing. 8) Memelihara dan meningkatkan keutuhan. 10)Segera melaporkan kepada atasannya. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya.91 5) Menyimpan rahasia Negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaikbaiknya. kekompakan. 21)Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkahlaku sopan dan santun terhadap masyarakat. 22)Hormat menghormati antara sesama warga negara yang memeluk Agama/ Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 17)Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. kesadaran dan tanggungjawab. tertib. 12)Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. 19)Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan kariernya. 23)Menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat. 20)Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan Zakat. 13)Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Yayasan dengan sebaik-baiknya.

golongan. 8) Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau Pekerjaan Pegawai Yayasan yang bersangkutan. 13)Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia Yayasan yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. 4) Menyalahgunakan barang-barang. 11)Melakukan sesuatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. menggadaikan. kecuali untuk kepentingan jabatan. menyewakan atau meminjamkan barang-barang. menjual. atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. uang atau surat-surat berharga milik Yayasan. 12)Menghalangi jalannya tugas kedinasan. bawahan. 5) Memiliki. dokumen. 3) Tanpa Izin Pemerintah dan Yayasan menjadi Pegawai atau bekerja untuk negara asing. atau pihak lain yang secara langsung merugikan Yayasan.PAS/CMI/2005 . 9) Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 10)Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. Pasal 3 Setiap Pegawai Yayasan dilarang : 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. atau surat-surat berharga milik Yayasan secara tidak sah.92 26)Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. 6) Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. teman sejawat. 2) Meyalahgunakan wewenangnya. golongan atau pihak lain. membeli. 7) Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. Pemerintah. Perguruan Tinggi Pasundan dan atau Pegawai Yayasan.

93 BAB III HUKUMAN DISIPLIN Bagian Pertama Pelanggaran Disiplin Pasal 4 Setiap ucapan. b. 4) Jenis hukuman disipli berat terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai Yayasan yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. Bagian kedua Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin Pasal 6 1) Tingkat Hukuman Disiplin terdiri dari : Hukuman disiplin ringan Hukuman disiplin sedang Hukuman disiplin berat 2) Jenis hubungan ringan terdiri dari : Tegoran lisan Tegoran tertulis Pernyataan tidak puas secara tertulis 3) Jenis hukuman disiplin sedang terdiri a. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal (2) dan pasal (3) adalah pelanggaran disiplin. a. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 2 (dua) tahun b. Pasal 5 Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pidana. c. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 2 (dua) tahun. b. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama 2 (dua) tahun dan c. c. .PAS/CMI/2005 a.

A. Syafe’i Prof.PAS/CMI/2005 . BAB IV PENUTUP Pasal 8 Peraturan disiplin Pegawai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Bagian ketiga Pejabat yang Berwenang Menghukum Pasal 7 Yang berwenang menghukum adalah : 1) Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat. Sudardja Adiwikarta.Dr. 2) Rektor/ketua untuk jenis hukuman disiplin sedang 3) Dekan/Ketua Jurusan untuk jenis hukuman ringan. b. M.94 a. Pemberhentian dengan hormat tidak atas peemintaan sendiri sebagai pegawai. Pembebasan dari jabatan c. Ditetapkan di : Bandung Mengetahui : PB.H. dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai.PAGUYUBAN PASUNDAN YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN Ketua Umum Ketua A. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penurunan pangkat pada pangkat yang 2 (dua) tingkat lebih rendah untuk paling lama 2 (dua) tahun.

PAS/CMI/2005 .95 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

96 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

97 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

98 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .99 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

100 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .101 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .102 PEDOMAN PEMBINAAN UMUM STKIP PASUNDAN UMUM 1. Pengertian Kepegawaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berada di lingkungan Jurusan. Pegawai yang melaksanakan tugas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi terdiri dari tiga kelompok. Proses penggunaan dana secara efisien. meliputi pengadaan dan penempatan tenaga kerja. Dana tersebut dalam proses pengelolaannya meliputi dua tahap. kompensasi. meja. pemeliharaan dan pemberhentian pegawai untuk mencapai sasaran organisasi. Proses mendapatkan dana secara efektif. sarana mobilitas. 3. jurusan dan laboraturium. sarana dan prasarana tersebut meliputi : lahan. 2. Pengertian Keuangan Dalam arti yang lebih luas keuangan adalah dana. gedung. meliputi perencanaaan. yaitu : a.PAS/CMI/2005 . oleh karena itu yang dimaksud sarana prasarana adalah perangkat pelengkap di bidang pendidikan. b. Fungsi manajerial. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.103 Penanganan kepegawaian yang sistematik dengan baik merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas kinerja kepegawaian di lingkungan perguruan tinggi. aktuasi dan pengendalian. pengembangan. b. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian dari sumber daya modal yang menunjang kelancaran proses pendidikan di perguruan tinggi. Fungsi operasional. pengorganisasian. ruang kuliah. yaitu : Dosen Instruktur Tenaga Administratif ( karyawan ) Pengelolaan Kepegawaian meliputi dua aspek. integrasi. yaitu : a.kursi dan peralatan lainnya.

c. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan adalah suatu proses mendapatkan dana secara efektif dan menggunakan dana secara efisien untuk tujuan pengembangan Jurusan dan kesejahteraan pegawai ( dosen. dan tenaga administratif) yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan. Jumlah dosen/karyawan yang ada. Pengertian Kebijakan Adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen Jurusan untuk lebih menjamin bahwa Jurusan tersedia pegawai (dosen.1. b. Perencanaan Sumber Daya Manusia 1. misalnya dana cadangan yang tidak diguanakan. g. Perencanaan Kepegaian Diawali dengan analisis tugas yang akan dilakukan yaitu melalui inventarisasi tugas di jurusan (untuk tenaga dosen dan instruktur) dan tata usaha (untuk Kepala Sub Bagian/KBS dan karyawan). Prosedur perencanaan pegawai.3. loyalitas). dedikasi. Tugas pendidikan dan pengajaran. Klasifikasi yang dibutuhkan. Kepribadian (kejujuran. Keterampilan yang dimiliki. f. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 1. 1. meliputi : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. d. instruktur. KEPEGAWAIAN 1. Masa kerja (pengalaman) calon pegawai. instruktur dan karyawan ) secara keseluruhan. ada juga dana yang berasal dari luar misalnya SPP dan pinjaman.PAS/CMI/2005 .104 Sumber dana dalam pengelolaan perguruan tinggi ada yang berasal dari dalam. Sasaran analisis meliputi : a. Menyusun kerangka formasi pegawai unit dan seluruh Jurusan untuk direkomendasikan oleh Senat Jurusan kepada Dekan. jabatan dan pekerjaan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. e.2.

2.5. Pengadaan sumber daya manusia di perguruan tinggi merupakan garapan bersama antara Badan Pengelola (dalam hal ini STKIP) dengan yang memerlukan ( Jurusan PIPS) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. namun demikian dalam pelaksanaannya khususnya pengadaan kepegawaian ditentukan oleh dana yang tersedia dan kebijakan dari pihak STKIP. Pengertian Adalah proses mencar. Dasar Penyusunan Kepegawaian Dasar yang dapat digunakan untuk menetapkan kerangka formasi kepegawaian di Jurusan adalah : Jenis pekerjaan Sifat pekerjaan Perkiraan beban Perkiraan kapasitas pegawai Kebijakan pelaksanaan pekerjaan Jenjang dan jumlah jabatan serta kritgeria sumber daya (kepangkatan) yang tersedia di Jurusan. Pengadaan Sumber Daya Manusia 2. e. c. Proses penempatan dilakukan oleh universitas.1. d.PAS/CMI/2005 . Surat Keputusan pengakatan dosen dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP) 1. Berdasarkan formasi yang ditetapkan jurusan/tata usaha mengajukan permohonan penambahan dosen/karyawan kepada Jurusan. menemukan dan merekrut para pelamar yang memenuhi syarat untuk dipekerjakan di dan oleh Jurusan. kepegawaian harus disusun secara tepat manusia Pengelolaan 1. Proses seleksi dilaksanakan oleh jurusan dan Jurusan.4. b.105 a. Jurusan mengajukan permintaan tersebut kepada Universitas. Anggaran Dana Yang Tersedia berdasarkan norma-norma yang rasional.

PAS/CMI/2005 harus . Pengadaan Instruktur Untuk melaksanakan prgram pendidikan yang profesional terdapat pekerjaan pelatihan yang memerlukan keahlian khusus. maka pengadaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan Jurusan untuk diusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. lowongan pekerjaan tersebut diisi oleh dosen /karyawan yang telah mengabdi pada Jurusan. Oleh karena itu setiap instruktur ( personal penunjang akademik) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. • Dosen Tamu memberikan ceramah.106 Pengadaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan dua cara : a. Kebijakan pengadaan pegawai dari luar. Oleh karena itu pengadaan kepegawaian dilaksanakan melalui seleksi (saringan masuk/test). Hal ini dilakukan jika ada lowongan kerja baik dosen/karyawan. Pengadaan Dosen • Dosen Tetap Calon dosen tetap yang diterima minimal berpendidikan S2 sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan di setiap jurusan. b.2./pelatihan/kuliah umum sesuai Yaitu dosen dari kalangan birikrat maupun praktisi yang diundang untuk kualifikasi keilmuan di program studi masing-masing. 2. Jurusan melakukan pengadaan pegawai dari luar melalui proses melamar. Kebijakan penempatan pegawai dari dalam. a. Pengadaan Pegawai di Sekolah Tinggi Untuk efektifitas dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan oleh Jurusan. b. • Dosen Luar Biasa Calon dosen tidak tetap yang diterima adalah dosen yang sudah berpengalaman dan mempunyai jabatan fungsional minimal lektor.

Berkelakukan baik. Untuk Guru Besar. Penagaan instruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah kelembagaan ( unit pelaksana teknis atau UPT. perpustakaan. Mempunyai pendidikan. Pengangkatan Calon Pegawai Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. seperti ahli komputer. minimal S2. Berbadan sehat jasmani dan rohani. c. Persyaratan Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar adalah sebagai berikut : Umum • • • • • • • • • • Warga Negara Indonesia Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan Tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri sipil. Untuk karyawan.107 mempunyai keahlian khusus tersebut. minimal SLTA. tergantung kebutuhan. ahli bahasa. Tidak terikat pekerjaan dengan instansi atau pihak lain. d. usia maksimal 40 tahun. kecakapan dan keahlian yang diperlukan. usia 19 sampai dengan 35 tahun dan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan sekolah. Pengadaan Tenaga Administrasi Tenaga administrasi yang ada di STKIP dibagi menjadi sub-sub bagian sebagai berikut : • • • • • Administrasi Akdemik Administrasi Keuagan Administrasi Kemahasiswaan Administrasi Umum dan Perlengkapan Administrasi Kepegawaian Setiap sub bagian di bawah tanggung jawab masing-masing Kepala Sub Bagian ( KBS ). Untuk dosen. laboratorium ). praktika.PAS/CMI/2005 . Khusus e. dan sebagainya.

Pengembangan Pegawai Pengembangan pegawai merupakan salah satu program yang dilakukan Jurusan dalam berbagai bertuk antara lain peningkatan pengetahuan/ keterampilan bagi pegawai agar mampu melakukan pelayanan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Bantuan-bantuan lain sesuai dengan ketentuan 3. Asuransi b. Dana Pensiun c. yang bersangkutan diangkat menjadi calon pegawai negeri dalam masa percobaan. 3. maka pengangkatannya menjadi calon pegawai kepada STKIP. Setelah calon pegawai ditempatkan di Jurusan. Honor dosen wali 4. Honor dosen luar biasa c. Tunjang. a. f. Gaji pokok 2. Tunjangan penyesuaian penghasilan e. Honor dosen tetap b. pihak Jurusan menjelaskan 1. terdiri atas: a. Bantuan. terdiri atas : a. yang meliputi : . Tunjang fungsional b. Masa Percobaan Yaitu pengangkatan Calon Pegawai yang telah lulus masa percobaan.108 • • Pelamar yang dinyatakan diterima ( telah diseleksi) diusulkan Setelah diperoleh persetujuan Universitas dan STKIP. Tunjangan istri dan anak c. terdiri atas .PAS/CMI/2005 kepada dosen/karyawan baru tersebut tentang imbalan/kompensasi yang akan diperoleh. Honorer. Tunjangan-tunjangan lain sesuai dengan ketentuan. Tunjangan pendidikan f. Tunjangan jabatan d.

Informal. yaitu melalui : • • • • • • Pendidikan S2 dan S3 Pelatihan Kursus Lokakarya/seminar Diskusi ilmiah Dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya. • Sistem Tertutup Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sistem karier terdiri dari tiga macam. yaitu melalui : Selain tiu dalam pengembangan pegawai.109 yang memuaskan bagi mahasiswa. yaitu melalui : b. Pengembangan dosen dapat dilakukan secara : a.D4 serta spesifikasi Pelatihan Kursus Seminar/lokakarya Magang dan rotasi b. kecakapan dan pengalaman yang diperlukan serta berkelakuan baik dan jujur.PAS/CMI/2005 . yaitu: • Sistem Terbuka Bahwa untuk menduduki suatu jabatan di lingkungan STKIP terbuka bagi semua warga STKIP asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. Formal. yaitu melalui : • • • • • Pendidikan D3. Pengembangan pegawai dilakukan dengan memperhatikan sisterm karier. untuk menduduki jabatan apapun di lingkungan STKIP harus diperhatikan kualifikasi yang telah ditentukan. Informal. Pengembangan instruktur dan tenaga administratif ( karyawan ) dapat dilakukan secara : a. Formal.

b. Jika jumlah dosen yang memenuhi kriteria butir 3. Dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri harus mempunyai sponsor. Pendidikan Lanjutan S2 dan S3 bagi Dosen Tetap 3.1.1. serta tempat/lokasi studi. Dosen tetap STKIP yang telah berstatus 100%. hanya terbuka bagi pegawai yang telah mengabdi sekurang-kurangnya tigatahun di STKIP terhitung sehjak keluarnya SK yang bersangkutan sebagai pegawai tetap 100%. Tidak ada penggantian atas biaya yang telah dikeluarkan untuk dosen yang melanjutkan studi dengan biaya pribadi. frekuensi melakukan pendaftaran studi lanjut.1. setelah mendapat penilaian dan yang berwenang. • Sistem Prestasi Kerja Yang dimaksud dengan sistem prestasi kerja adalah sistem kepegawaian dimana untuk pengangkatan seseorang dalam suatu jabatan didasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja yang telah dicapai oleh orang yang diangkat tersebut. Telah mengabdi di STKIP minimal dua tahun terhitung tanggal SK Yayasan 100% dan atau tanggal yudisium S2 ( untuk S3) c. a. b. Jika tidak memenuhi kriteria buti 3.2.1. Ketentuan mengenai pengembangan pegawai di lingkungan STKIP diatur sebagai berikut : 3. maka jurusan berwenang melakukan seleksi dengan pertimbangan senioritas.1. Kriteria yang melanjutkan S2 dan S3 adalah sebagai berikut : a. a dan b diatas melampaui kemampuan keuangan Jurusan.1.1 a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.1. 3. c.110 Bahwa untuk menduduki suat jabatan di lingkungan STKIP. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

3.1. Untuk dosen yang mendapatkan TMPD. Batas maksimal pendidikan S2 adalah 6 (enam) semester.1.3. b.5 dan 3. Yang bersangkutan berhenti sebagai Dosen Tetap STKIP.PAS/CMI/2005 (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu) .6. 3. c. Dosen yang memenuhi persyaratan butir 3. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3.1. Bagi dosen yang tidak memperoleh beasiswa (TMPD) biaya SPP per semester ditanggung sepenuhnya oleh STKIP yang besarnya sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi yang diikuti.4. dan 3.1. 3.1.1.1. yang bersangkutan harus melaporkan kepada STKIP dam segala bentuk tunjangan (kecuali SPP) akan tetap dibayar pula selama butir 3. dan apabila tidak melaporkan maka yang bersangkutan akan mendapat sanksi berupa penghentian seluruh bantuan studi seperti tercantum pada butir 3.1. atau bantuan biaya yang akan dihentikan secara otomatis apabila : a.7. c.3.3.1.1. 3. Apabila yang bersangkutan menerima bea siswa dari instansi/lembaga lain. sedangkan untuk program studi S3 adalah 7 semester. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan ketentua dan ijin dari STKIP. Biaya bantuan penelitian yang dikordinasikan dengan lembaga penelitian STKIP. Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya. 3.111 3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1.1. diberikan pula bantuan yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.4 mendapat bantuan sebagai berikut : a. b.5.7.1.3. Biaya SPP.

Karyawan tetap STKIP Pasundan yang telah berstatus Kriteria melanjutkan pendidikan S1 adalah sebagai dan D4 adalah sepuluh semester dan spesialisasi enam semester.2.1. 3. Bagi pejabat struktural diijinkan malanjutkan studi dengan ketentuan hanya SPP dan biaya bantuan penelitian. a dan b diatas 3.1.5 dan 3.2.2.7.4.2. berikut : a.Pendidikan Lanjutan D3.1.2. b. maka Jurusan berwenang melakukan seleksi.2. 3.1.9.2.3 maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. Jika jumlah karyawan yang memenuhi kriteria 3.2. dan Spesialisasi 3.1.2. butir 3.1.2.3 mendapat bantuan biaya yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.6. D4.2.1 dan kebutuhan Jurusan. b. Setiap dosen mempunyai kesempatan melanjutkan studi hanya satu kali pada level yang sama ( S2/S3). 3.8.112 3. Telah mengabdi di STKIP minimal 5 (lima ) tahun terhitung tanggal SK STKIP 100%.2.PAS/CMI/2005 . 3. Jika tidak memenuhi kriteria butir 3.5. 100%. a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan. 3. Jurusan/Jurusan yang dipilih harus sesuai dengan Pendidikan harus dilaksanakan di luar jam kerja.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Batas maksimal pendidikan D3 adalah tujuh semester Karyawan yang memenuhi persyaratan butir 3.3. a. melampaui kemampuan Jurusan. dan bila gagal dalam melanjutkan studi sedangkan yang bersangkutan menginginkan pindah atau melanjjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas 3. 3.1.

1. Apabila butir 3. Pengintegrasian bagi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c.S1.3. Diberikan bantuan biaya untuk keperluan skripsi. Bantuan biaya akan dihentikan secara otomatis ( tanpa Yang bersangkutan berhenti sebagai karyawan tetap Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.PAS/CMI/2005 .2. besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKP bagi karyawan yang telah menyelesaikan S1-nya.2. S2 dan S3 dengan bantuan STKIP 3. yang pemberitahuan terlebih dahulu ) apabila : STKIP Pasundan.2.8. 4.113 3.2.2. a. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3.3. Pegawai yang telah melanjutkan studi D3.2.3. S1. INTEGRASI Integrasi adalah proses memadukan kepentingan-kepentingan para dosen. tidak ada jaminan untuk dapat alih profesi dan tuntutan jabatan di lingkungan STKIP. dimana n adalah lamanya pendidikan ( tahun ) yang ditempuh.3. 3.7.S2 atau S3 dengan bantuan biaya STKIP harus mengabdi minimal 2n+1 setelah menyelesaikan pendidikannya. Spesialis. 3.Hak Lembaga atas Karyawan dan Dosen Tetap yang Telah Mengikuti Pendidikan D3.5.2. instruktur.9.5) maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. dan 3. Setiap karyawan STKIP mempunyai kesempatan melanjutkan studinya hanya satu kali pada level yang sama ( D3/S1) dan bila gagal dalam melanjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas studi ( butir 3. tidak terpenuhi maka yang bersangkutan harus mengganti seluruh biaya yang dikeluarkan oleh STKIP selama menempuh pendidikannya. 3. 3.2. b.1.8. dan karyawan dengan Jurusan.

Pembinaan Karyawan Bagi para Kepala Sub Bagian (KSB) diadakan setiap awal bulan dan pembinaan bagi seluruh karyawan diadakan 2 kali dalam 1semester. Pengajian Diselenggarakan 2 ( dua ) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu setiap Jum’at minggu terakhir pada bulan Juni dan Desember atau dalam rangka memperingati d. KOMPENSASI Kompensasi merupakan balas jasa yang layak dan adil kepada pegawai (dosen. instruktur dan karyawan) atas sumbangan dan prestasi kerja mereka kepada Jurusan PIPS. Isro Mi’raj. Dalam penerapan integrasi ini ada beberapa upaya yang dilakukan Jurusan diantaranya : a. Diskusi Ilmiah Diselenggarakan setiap hari tertenttu diikuti oleh seluruh dosen tetap Jurusan. dsb). Rekreasi Bersama Direncanakan akan dilakukan setiap tahun satu kali yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan dana dan kegiatan di Jurusan PIPS serta kebijakan STKIP. Sedangkan bagi karyawan yang lama berupa penyampaian tugas-tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Upacara Upacara diadakan sesuai dengan ketetapan STKIP Pasundan. e. Pendekatan evaluasi pekerjaan hari-hari besar (misalnya menyambut bulan suci Ramadhan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b.PAS/CMI/2005 . 5.114 pegawai baru merupakan penyatuan dengan lembaga tempat dia bekerja dan pembebanan tugas-tugas yang harus dikerjakan. c. Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Jurusan dalam pemberian kompesasi : a.

115 Jurusan memungkingkan untuk membedakan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) pada posisi yang sama. Kebijakan Pemerintah Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan aturan penggajian yang dilakukan pemerintah. f. pimpinan. b. tuntutan pekerjaan dan kesejahteraan pegawai. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan biaya hidup yang nyata ( riil ). g. d. insentif dapat diberikan Jurusan kepada pegawai (dosen/instruktur/karyawan) melalui asuransi. Gaji dan inisiatif tambahan Selain gaji yang sesuai dengan kemampuan Jurusan. Pendekatan kelompok Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji/inisiatif yang berbeda atas dasar kelompok. PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menetapkan kenaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) berdasarkan kemampuan Jurusan dalam mendapatkan dana setiap tahunnya. Pendekatan lingkungan sistem Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) minimal setara dengan Jurusan/universitas lain yang sebanding. 6. e. dosen. instruktur. tetapi standar berbeda (misal : sopir). c.PAS/CMI/2005 . dosen luar biasa dan offie boy. karyawan. misal kelompok pakar/profesional. jabatan fungsional.

instruktur dan karyawan yang efektif dengan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas-tugas Jurusan. 14 tahun 15 s.d.5.116 Pemeliharaan pegawai merupakan suatu proses untuk memelihara apa yang telah dimiliki dan dibentuk/dibina. Setiap pegawai tetap YPTP Jurusan PIPS berhak mendapat tunjangan pembayaran premi pensiun.Tunjangan anak/istri/suami Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan istri/suami. 6.1.d. 6. 6. 9 tahun 10 s. obat-obatan ( sesuai dengan resep dokter/bidan ) dan perawatan rumah sakit yang dibuktikan dengan kuitansi atas nama pegawai Jurusan KIP satu bulan sebelumnya ( contoh untuk biaya pengobatan yang dibayar bulan Januari 2003 yaitu pengobatan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 ). 6. Beberapa upaya yang dilakukan Jurusan KIP untuk semua pegawai diatur sebagai berikut : 6. yaitu dosen.Ketentuan perhitungan bantuan biaya kesehatan berdasarkan pada hasil pemeriksaan dokter/bidan. 25 tahun > 25 tahun Jumlah yang diterima Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.3.d.d.4.PAS/CMI/2005 .Tunjang Pensiun/Meninggal Dunia Pegawai tetap Jurusan PIPS berhak menerima pesangon pada saat usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa Kerja <5 5 s. 19 tahun 20 s.Tunjangan Asuransi Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan asuransi.Tunjangan Pensiun Dalam hal ini Jurusan melakukan kerjasama dengan PT Bank BNI’46 tbk.2.

maka surplus tersebut diperuntukkan bagi pengembangan Jurusan (pembelian barang-barang inventaris pemeliharaan dan pembinaan pegawai) dan untuk dibagikan/dinikmati oleh seluruh pegawai Jurusan. Tahun Baru Masehi yang besarnya disesuaikan dengan dana yang ada serta mengacu kepada ketentuan Universitas.8. Rekreasi Bersama Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka kepada pegawai yang bersangkutan diberikan uang wafat.13.9. 6. Pembagian Surplus Pada akhir tahun anggaran. 6. Insentif Kepanitiaan Dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. 6. STKIP akan memberikan insentif bagi yang terlibat dalam kepanitiaan tersebut.10.7.Tunjangan Hari Raya Setiap tahun pegawai tetap Jurusan KP akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya. Idul Qurban. Tunjangan Melahirkan Kepada pegawai/istri pegawai yang melahirkan sampai dengan anak ketiga diberikan bantuan melahirkan dalam bentuk kado. 6. Kepada pegawai Jurusan yang mendapat giliran untuk menunaikan ibadah haji diberikan bantuan sebesar 6.12.PAS/CMI/2005 .117 Apabila Keluarga PegawaiJurusan ( istri/suami/anak ) meninggal dunia. Kepada anak pegawai yang menikah dan dikhitan diberikan bantuan 6. 6.6.11. bantuan Munggah. apabila Jurusan mengalami Surplus anggaran yang ditetapkan berdasarkan analisis oleh Senat STKIP .Kepala pegawai Jurusan yang menikah diberikan bantuan pernikahan sebesar 6.Tunjangan ibadah Haji Tunjangan ini diberikan kepada pegawai Jurusan berdasarkan pertimbangan senioritas/masa kerja.

Setiap DTY/DPK tidak boleh mengajar di tempat lain kecuali atas izin sepengetahuan Jurusan. 6. pelaksanaannya ditetapkan setiap dua tahun sekali dan akan diberikan pada bulan Desember. 6. Pensiun Yaitu berhenti bekerja karena usia/telah habis masa kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku : Dosen : Sampai dengan Lektor Kepala : usia 65 tahun Sampai dengan Guru Besar. karena indispliner dan perbuatan tercela. PEMBERITAHUAN Pemberhentian merupakan proses pemutusan hubungan kerja antara Jurusan dengan pegawai. A.15. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada dasarnya untuk mengelola sarana dan prasarana berlaku pula fungsi menagerial. PHK. yaitu perencanaan. dan tidak boleh menjadi pejabat struktural di instansi/lembaga lain kecuali atas izin Rektor/YPT Pasundan.14. Permintaan PHK atas kemauan sendiri c. SARANA DAN PRASARANA 1. aktuasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. usia 75 tahun Instruktur dan tenaga administratif usia 60 tahun b. Bagi instruktur dan tenaga administrasi yang berprestasi diberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan dalam bentuk uang. pengorganisasian.PAS/CMI/2005 . 7.118 Diselenggarakan bagi seluruh pegawai STKIP dan keluarganya yang tempatnya disesuaikan dengan keadaan keuangan dan kegiatan Jurusan serta kebijakan STKIP Pasundan. Pemutusan hubungan kerja ini dapat disebabkan oleh : a.

Tugas pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh Universitas disamping Jurusan. 5) Selama dipinjam. dan syukuran orang terdekat ( anak kandung.00) mobil/motor harus selalu dalam kondisi siap pakai beserta sopir/pengendaranya Jurusan. 7) Insentif sopir. 4) Lamanya peminjaman maksimal 48 jam. selain karena hal tersebut mobil/motor inventaris kantor tidak dapat dipinjamkan. 2 2. tilang. mobil/motor sepenuhnya tanggung jawab peminjam. 16. kena rusak. oleh karena itu setiap kerusakan atau menghadapi dsb. s.PAS/CMI/2005 .d. oli dan bensin ditanggung peminjam. Petunjuk Penggunaan Barang Inventaris Kantor 3 a.) peminjam diharuskan memikul resiko untuk menunjang aktivitas /mobilitas masalah mengenai mobil/motor tersebut (tabrakan. 1) Mobil/Motor digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan Jurusan oleh karena itu dalam hari kerja ( Senin s. 3) Pada hari libur mobil/motor inventaris STKIP diperbolehkan dipinjam oleh dosen/insruktur atau karyawan untuk kepentingan pribadi yang mendesak. sepenuhnya (memperbaiki dan atau mengganti dengan barang yang sama). 6) Peminjaman mobil harus peserta sopirnya. atau orang tua kandung ). Sabtu ) tidak boleh dipinjam untuk kepentingan pribadi.d.00. dengan terlebih dahulu peminjam harus menyampaikan surat permohonan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.119 dan pengendalian. Peminjam akan diprioritaskan sesuai kebutuhannya yaitu mendapat musibah. Kendaraan Bermotor Semua barang inventaris kendaraan bermotor ada di bawah tanggung jawab masing-masing Pembantu Ketua dan KSB. 2) Pada hari kerja selama jam kantor ( jam 08. hilang.

Untuk pengelolaan sarana dan prasarana terlihat dalam matris sebagai berikut : Sumber Daya Fungsi Managerial Prasarana (gedung. sebagainya) Inventaris barang elektronik di bawah tanggung jawab pengguna (Kepala UPT. 4. Ksb Umum dan Perlengkapan. Barang-barang Elektronik (Komputer. OHP. Ksb Kepegawaian. KEUANGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. UTS. Semua inventaris elektronik digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan STKIP. Emergency Lamp.KSBAP.120 8) Persetujuan peminjaman mobil/motor dibatalkan apabila motor/mobil tersebut dibutuhkan untuk kegiatan STKIP (OSPEK. Inagurasi. Ketua Jurusan. ruang kuliah. UAS dan sebagainya ). Wiraless. Ksb Kemahasiswaan dan Ksb Keuangan. perkantoran. KKN. PSA. Printer.PAS/CMI/2005 .) Oleh STKIP/ YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Sarana Kendaraan bermotor Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Barang Elektronik Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan dan Perencanaan Pengorganisasian Aktuasi Pengendalian B. dll. KTU. Koordinator Kelas reguler Malam . MABIM.

3 Pengabdian a. Pameran.121 Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat. Wisuda dan Dies Nataslis 2.PAS/CMI/2005 . Jurusan PIPS mengelola sebesar prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler pagi dan prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler malam. Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan d. 2. Karya Seni. Kegiatan LEMLIT/Penelitian dan Jurusan b. organisasi pengelolaan keuangan.1 Pendidikan dan Pengajaran yang terdiri dari : a. Penggunaan Dana Penggunaan dana ini antara lain digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran yang telah ditetapkan : 2. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah.1.1 Pos-pos Pengeluaran Jurusan 2. Untuk ini dilakukan fungsi managerial perencanaan dan penganggaran. Pembinaan dan Pengembangan Laboraturium e. Dari dana SPP yang diterima.1. Dana Ujian h. 1.2 Penelitian a. Peningkatan Status/Akreditasi Jurusan g. Kegiatan Penelitian Kelompok dan Individual 2. f. Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pengajar c.1. sedangkan sisanya dikelola oleh STKIP dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP). Sumber Dana Sumber utama keuangan Jurusan PIPSadalah SPP mahasiswa yang dipungut langsung oleh Sekolah. dll. maka dalam pelaksanaannya dipergunakan faktor-faktor dasar managerial. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum b. prosedur pengelolaan dan pengendalian. Bimbingan Sosial/Penyuluhan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Mapak Alam.4 Pembinaan Kemahasiswaan Sesuai ketentuan Universitas. Penerbitan Karya Ilmiah/karya inovasi (program kepakaran dan promosi) 2. Pramuka. dsb.LISMA.1.) Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Jurusan (di Jurusan antara lain digunakan untuk biaya : a.PAS/CMI/2005 . Pembinaan dan Pengembangan Penalaran Mahasiswa b.5 Kesejahteraan Pegawai/Dosen a. Pembinaan dan Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa/Bea siswa 2.122 b. Gaji /Honor Pegawai/Tenaga Administratif dan Edukatif ( Dosen ) tetap komponen Gaji Dosen Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) Gaji Pokok 2) Tunjangan fungsional 3) Tunjangan struktural 4) Tunjangan khusus 5) Tunjangan istri/suami dan anak 6) Insentif kehadiran 7) Insentif khusus penunjang akademik 8) Tunjangan Penyesuaian Penghasilan 9) Honor dosen tetap 10)Honor dosen luar biasa 11)Honor dosen pembina 12)Honor dosen wali Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas (seperti KOM. dengan peruntukkannya. KKN/KKM c. Pembinaan dan Pengembangan minat Mahasiswa c.1. dana kemahasiswaan ditetapkan berdasarkan kesepakatan Bidang III baik Univrsitas maupun Jurusan.

Asuransi Pegawai e. Hadiah lebaran ( Idul Fitri ) g.6 Pembinaan RT/ATK a. S2 dan S3 ) Komponen Gaji Karyawan Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Gaji pokok Insentif kehadiran Insentif khusus Tunjangan penyesuaian penghasilan Insentif piket Honor karyawan kontrak Tunjangan istri/suami dan anak b. Pemeliharaan Listrik dan Pompa Air Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dana Taktis Jurusan j. Studi Perbandingan/Pertemuan Tahunan Bagi Pempinan/ Karyawan/Dosen k.123 13)Tunjangan pendidikan (S1.PAS/CMI/2005 . Honorarum Tenaga Edukatif Luar Biasa /MKDU dab Honorarium lain-lain c. Dosen yang dikontrak oleh lembaga/instansi lain hanya mendapat honor mengajar telah tetap. Transport Perjalanan dinas/Biaya Rappim/dosen h. Pengadaan Inventaris Kantor c. ATK dan sejenisnya b. Panitia Adhok i. Bantuan Musibah/Pernikahan/Kelahiran dll. tunjangan penyesuaian penghasilan dan honor dosen wali.1. Pembinaan Pegawai l. Dana Kesehatan Pegawai d. 2. Pemberian Hadiah bagi Karyawan/dosen/ONH. f.

Kerjasama f.PAS/CMI/2005 Sarana Perpustakaan dan .2. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. d. Naskah Ujian c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Vakasi pemeriksaan laporan KKN.1. kartu praktika). Pemeliharaan Ruang Kelas dan Kantor b.124 d.7 Pemeliharaan / Pengembangan Pembangunan a. operasional DKM 2.3. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur (mempunyai modul.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. 2. Pembayaran Utang c. Pemanfaatan jasa Komputasi/KTM.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 1. insentif dan transport dari Jurusan hanya pegawai ( dosen/instruktur/karyawan ) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas. Pemeliharaan Laboraturium Jurusan d. Kontribusi pemeliharaan sarana dan prasarana kampus g.2. Listrik/Ledeng/Gas/Telepon e. Vakasi Pemeriksaan a. Taris Sidang.2.2 Vakasi. kertas kerja. Berkas Ujian b. Pemeliharaan Barang / Inventaris 2.

2. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian.PAS/CMI/2005 . Untuk kegiatan praktika yang terstruktur ( mempunyai modul. kartu praktika). kertas kerja.3 Vakasi. Taris Sidang. maksimal kelas Insentif Penceramah Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 1. 2. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. ` Penginapan di luar tergantung daerah. Insentif Pembimbing (Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur) Di dalam kota Di luar kota 1.2. insentif dan transport dari fakultas hanya pegawai (dosen/instruktur/karyawan) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.4. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan.6.2. maka lebih kecil tarif di atas. Vakasi pemeriksaan laporan KKN.3 Vakasi Pemeriksaan a. Melati.125 1. Naskah Ujian c. 1. d.2.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. Berkas Ujian b.3.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.3.3.5. 2.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian.

3.9 Insentif Program Kepakaran a. 2. maksimal kelas Melati. Pembawa makalah dalam seminar ilmiah e. 2.3. Pembuatan buku diterbitkan. Pembuatan Buku/Diktat ( minimal 40 eks ) c.3. Penelitian Kelompok Catatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penelitian Individu h.5 Penginapan di luar tergantung daerah.PAS/CMI/2005 . Moderator seminar (local) /dalam kampus f. 2.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian. b. maka lebih kecil tarif di atas.6 Insentif Penceramah ` Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 2.4 Insentif Pembimbing ( Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur ) Di dalam kota Di luar kota 2.3.3.126 2. Tulisan Ilmiah yang Dimuat 1) Majalah local 2) Majalah Nasional 3) Surat Kabar 4) Jurnal Nasional 5) Jurnal Internasional berbahasa Inggris.3. Moderator seminar ( nasional ) Dalam Kampus Luar Kampus g.8 Seminar /Lokakarya/Pelatihan. sehingga memperoleh ISBN d.

3) Pembicara atau moderator di luar kampus harus ada rekomendasi dari pimpinan fakultas/jurusan. Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 1. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. 1. baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja.2. Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin pegawai yayasan. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Yayasan karena melanggar peraturan disiplin pegawai yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketentuan Umum Dalam peraturan Yayasan ini yang dimaksud dengan : 1.127 1) Insentif sejumlah tersebut di atas dibayar pada saat penandatanganan kontrak dan pada saat laporan ( karya tulis. C.4.1. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI Peraturan Disiplin Pegawai ini mengaju kepada peraturan disiplin pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Nomor : 041/SK/YPTP/IV/2003 DISIPLIN KERJA 1. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar Ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan.3. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh pegawai yayasan. 1. 1.5. adalah atasan menghukum.PAS/CMI/2005 Atasan pejabat yang berwenang menghukum langsung dari pejabat yang berwenang . buku csb) 2) Insentif tersebut dibayar melalui Lembaga Penelitian ( Lemit ) dan dibayar melalui Fakultas.

2 Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. 2. diri sendiri atau pihak lain. 2. Pasundan perundang- menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.6.7 Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian.1 Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan undangundang dasar 1945 dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan.1.6 Memperhatikan dan melaksanakan /STKIP segala baik ketentuan langsung pemerintahan/yayasan umum.1. 2.PAS/CMI/2005 .1. 2.1. Kewajiban Setiap pegawai STKIP Pasundan wajib : 2. perguruan tinggi dan pegawai yayasan. Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.128 1.7.4 Mengangkat dan mentaati sumpah/janji pegawai yayasan dan sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan undangan yang berlaku.1.3 Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara.1. 2. Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.1.5 Menyimpan rahasia Negara dan rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya. kesadaran dan tanggung jawab. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. 2. Kewajiban dan Larangan 2. 2. pemerintah. 1.1.

2.1. Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP.1. 2.129 2.13 Menggunakan dan memelihara barang-barang milik STKIP Pasundan dengan sebaik-baiknya. kekompakan.15 Bertindak dan bersikap tegas.1. 2.1. 2. pemerintah. organisasi Paguyuban. 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Perguruan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan. tertib.1. 2.1.21 Berpakaian rapid an sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat. 2. 2.1. persatuan dan kesatuan korp Pegawai Yayasan.16 Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugas.1.1.1.12 Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.10 Segera melaporkan kepada atasannya.14 Memberikan layanan sebaik-baiknya kepada mahasiswa dan masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing.18 Mendorong bawahannya dalam melaksanakan tugas.PAS/CMI/2005 .1.20 Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan zakat.22 Hormat-menghormati sesama warga Negara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME yang berlainan. tetapi adil bijaksana terhadap bawahan. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 2. sesame pegawai yayasan dan terhadap atasan.1.1.17 Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahan. cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara. 2.8 Bekerja dengan jujut.1.19 Memberi kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan karir. 2.11 Mentaati ketentuan jam kerja.1. 2.9 Memelihara dan meningkatkan keutuhan. 2. 2.

Larangan +Setiap pegawai STKIP Pasundan dilarang : 2.2. Melakukan tindakan yang bersifat negative dengan maksud membalas dendam dengan bawahannya atau orang lain di dalam di luar lingkungan kerjanya.2. 2.24 Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2.PAS/CMI/2005 .2. 2.2 Menyalahgunakan wewenang 2. perguruan tinggi pasundan dan atau pegawai STKIP Pasundan.1. menyewakan atau meminjamkan barang-barang. 2.1.130 2.1. 2. atau suratsurat berharga milik STKIP Pasundan.2. 2. 2.2. 2. pemerintah.2. 2.2.5 Memiliki.3 Tanpa izin pemerintah dan yayasan menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing 2.4 Menyalahgunakan barang-barang.2.26 Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin.23 Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat. membeli.2.6 Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. uang atau surat-surat berharga milik STKIP. dokumen-dokumen.1. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan fakultas. teman sejawat. bawahan atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. menjual.7.25 Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang. menggandakan.1 Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara.8.

Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasaannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilikan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. kerugian bagi pihak yang dilayani. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan. 3.16. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi lain. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan.14.Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan.131 dalam pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan pegawai STKIP Pasundan. 2. 2.13. 2.1 Pelanggaran Disiplin 3. 2.2.2.2.2.11.15. 2.2. 2. golongan atau pihak lain.1.PAS/CMI/2005 .1 Setiap ucapan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Hukuman Disiplin 3. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat pegawai yayasan kecuali untuk kepentingan tugas. Membocorkan dan memanfaatkan rahasia yayasan dan STKIP Pasundan yang diketahui karena kedudukannya jabatan untuk kepentingan pribadi.12.9.10. Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya. 2.2.2. 2.2. tulisan atau perbuatan pegawai yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 adalah pelanggaran disiplin.

2. d. Yang berwenang menghukum adalah : 3. b. b.4. c. Hukuman disiplin berat.1. terdiri dari : a. Pemberhentian tidak hormat sebagai pegawai. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lambat satu tahun. 3. Teguran tertulis c. Teguran lisan b. pelanggaran ketentuan pegawai disiplin dalam STKIP dijatuhi perundang-undangan melakukan hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum.2. 3. Penurunan pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama satu tahun.1 Tingkat hukumannya disiplin terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Hukuman disiplin sedang dan c. Pembebasan dari jabatan. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama satu tahun : dan c.2 Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat.2. Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin a.2 Dengan peraturan Pasundan 3.3 Jenis hukuman disiplin sedang.PAS/CMI/2005 . Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari : a.2.2 yang tidak mengurangi pidana. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai.132 3.3 Pejabat yang berwenang menghukum a. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lambat satu tahun. 3. Pernyataan tidak puas secara tertulis 3. Hukuman disiplin ringan b.

133 b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Ketua Jurusan untuk jenis hukuman disiplin ringan. Ketua STKIP Pasundan untuk jenis hukuman disiplin sedang c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful