P. 1
evaluasi-diri

evaluasi-diri

|Views: 277|Likes:
Published by Eko Wahyudiono

More info:

Published by: Eko Wahyudiono on Oct 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2014

pdf

text

original

RANGKUMAN EKSEKUTIF

Evaluasi diri ini dibuat sebagai bahan untuk mempersiapkan akreditasi Program Sarjana S-1 Program Studi PPKn Jurusan IPS STKIP Pasundan Cimahi. Evaluasi ini mencakup 14 item sesuai dengan Pedoman Evaluasi Diri Program Studi PPKn yang dikeluarkan oleh BAN-PT, terdiri dari : A. Jati Diri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan, B. Kemahasiswaan, C. Dosen dan Tenaga Pendukung, D. Kurikulum E. Sarana dan Prasarana, F. Pendanaan, G. Tata Pamong (Govemance), H. Pengelolaan Program, I. Proses Pembelajaran, J. Suasana Akademik, K. Sistem Informasi, L. Sistem Jaminan Mutu, M. Penelitian, Publikasi Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat, N. Lulusan dan Keluaran lainnya. Mengacu pada pembahasan di atas diketengahkan SWOT analisis yang dimiliki oleh program S-1 Progran Studi PPKn Jurusan IPS Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut :

1

2

1. Kekuatan (Strength) Program Pendidikan S-1 Program Studi Pandidikan Pancasila, dan

Kewarganegaran Jurusan IPS Sekolah Tinggi

Keguruan

dan Ilmu

Pasundan Cimahi memiliki beberapa kekuatan 1). Misi, Visi

berorientasi ke masa depan 2). Struktur organisasi sesuai dengan pola modern 3). Peminat terhadap program Studi PPKn cenderung meningkat, 4) Pelayanan Dosen Wali baik, 5). Kualifikasi dosen dan karyawan memadai 6). Pengaturan keuangan menunjang PBM, 7). Gedung milik sendiri dan strategis, 8). Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan studi lanjut, 9). Suasana antar Mahasiswa dan Dosen baik. 10). Adanya pusat penelitian tingkat Sekolah Tinggi STKIP untuk publikasi hasil penelitian. 11). adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 12). Peringkat akreditasi Program Studi PPkn oleh BAN PT. Dengan peringkat B. 13). Pengolahan sistem informasi mayoritas menggunakan perangkat Komputer, 14) Citra Program Studi PPKn sudah terbentuk selama 18 tahun. 2. Kelemahan (Weaknees). Disamping kekuatan, terdapat juga beberapa kelemahan Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikkan Pasundan yaitu : 1). Misi budaya bersifal lokal dan belum didukung oleh sarana yang lengkap, 2). Pemahaman struktur organisasi belum maksimal, 3). Kemarnpuan finansial heterogen dan kemampuan Akademik cenderung rendah 4). Pengelolaan SDM belum maksimal, 4). Dukungan keuangan hanya dari Mahasiswa, 6). Tingginya biaya pengelolaan infrastruktur, 7). lambatnya peninjauan kurikulum, 8) Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional, 9). Dana penelitian dan publikasi di dalam STKIP terbatas, 10). Motivasi melaksanakan PPM kurang, diakibatkan dari dana yang terbatas, 11). Supervisi belum maksimal, 12). Efektivitas dan efesiensi system informasi belum optimal, 13) kerjasama dengan pihak lain belum optimal. 3. Peluang (Opportunity).
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3

Peluang

pengembangan

Program

studi

PPKn

Sekolah

Tinggi

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut: 1). Deregulasi sector kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi, 2). Peluang koordinasi organisasi dapat diciptakan, 3). Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga, 4). Kesempatan Mahasiswa untuk berprestasi terbuka, 5). Kesempatan untuk studi lanjut melakukan penelitian dan PPM luas, 6). Peluang pencarian dana di luar Mahasiswa dan di luar perguruan Tinggi, ada, 7). Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus, 8). Diberi kesempatan untuk meninjau kurikulum, 9). PBM memungkinkan komunikasi banyak arah baik di dalam kelas atau di luar kelas, 10). Kesempatan mengajukan dan melakukan penelitian serta publikasinya terbuka, 11). Kerjasama dengan instansi lain dalam PP. No.61/1999, ada, 12). Adanya kesempatan meningkatkan Pengendalian mutu, 13) Kesempatan untuk memperbaiki sistem informasi ada, 13) lulusan LPTK selalu dibutuhkan oleh dunia pendidikan. 4. Ancaman (Threat) Ancaman terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan sebagai berikut : 1). Globalisasi melemahkan budaya lokal, 2) penurunan kwalitas perguruan tinggi secara umum, 3) Persaingan yang tidak sehat antara LPTK, 4) Mahasiswa rawan DO ditahun awal, 5) Studi lanjut yang tidak relevan dengan bidang kepakarannya, 6) Biaya pendidikan yang terus meningkat sedangkan kemampuan masyarakat cenderung tetap, 7) Sarana prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan iptek, 8) Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat yang mengakibatkan kurikulum selalu tertinggal, 9) Sebagian kecil dosen masih bersifat otoriter sehingga suasana akademis yang kondusif belum dapat diciptakan, 10) Penelitian dan publikasinya cenderung formalistik sehingga manfaatnya kurang dirasakan secara langsung, 11) PPM tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat, 12) Banyaknya kompetitor untuk lembaga

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

24) Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna. dinamika masyarakat dan dunia kerja. 5. 22) Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti kuliah praktek bermasyarakat atau KKL bersama mahasiswa. 21) Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. 8) Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya. 16) Dialog antara dosen dan mahasiswa tentang PBM difasilitasi oleh pimpinan program studi. 15) Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran. 11) Merenovasi/mengadakan sarana dan prasaran yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini. Strategi Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai berikut: 1) Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang visi dan misi. 13) Otonomi penetapan kurikulum program studi. 19) Pemberdayaan pusat penelitian dan lembaga penelitian STKIP Pasundan secara maksimal. 2) Optimalisasi sarana prasarana dan Kualitas SDM. dan kegiatan ilmiah lainnya. 18) Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa. 26) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 5) Dialog antara mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan program studi. penelitian. 14) Otda yang mengutamakan lulusan PT dari daerahnya. 7) Dosen diberikan pelatihan-pelatihan metode penelitian dan PPM. 4) Mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM. 12) Pemanfatan teknologi informasi semaksimal mungkin. 9) Efesiensi dan efektivitas keuangan. 3) Personil ditugaskan untuk studi lanjutan dan atau pelatihan-pelatihan.PAS/CMI/2005 . 17) Meningkatkan kemampuan berbahasa. 23) Pelaksanaan PBM mengacu kepada SAP dan Silabi. 10) Melakukan pengembangan kampus. 14) Peyesuaian kurikulum terhadap. 6) Diciptakan kurikulum yang fleksibel.4 LPTK sejenis. 25) Selalu memperbaharui software dan hardware. 20) Menumbuhkan kreativitas mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan. 13) Kerusakan software dan hardware dalam sistem informasi.

5 Pembaharuan kualitas komputer. 29) Melakukan kemitraan dengan kompetitor maupun Pemda. 28) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk keberlanjutan kegiatan kampus dan penyerapan lulusan. 27) Meningkatkan relevansi kualitas kelulusan dengan kebutuhan lapangan kerja. SUSUNAN TIM EVALUASI DIRI BESERTA DESKRIPSI TUGAS No Nama Jabatan Uraian Tugas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

3.PAS/CMI/2005 . Endang Komara. Dosen 6. Hj.Si. Ketua Pelaksana 4.Pd. menganalisis dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Memberikan masukan kegiatan pelaksanaan akademik 2. Lisda Pujianti Mahasiswa 9. S. Dadang Ahmad Sekretaris Pelaksana 5. Drs. 10 . S.Pd.Si. H. Iyos Saleh Hujaeni Kesekretariatan Pelaksana Teknis Memberikan bantuan teknis pengetikan DAFTAR ISI Halaman Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Drs. 8. M. H. Subarkah Pembantu Ketua Bid. Akademik Nara Sumber Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Mendesain kerangka kerja dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Mendesain kerangka kerja.6 1. ekstra kurikuler dan ko kurikuler Memberikan bantuan bahan materi 7.Pd. Yudi Kusyadi. Jajang Hendar H. Kordinator Teknis Memberikan bantuan teknis bahan dan materi evaluasi Ketua Ikatan Alumni Memberikan informasi dan masukan tentang penyebaran para lulusan Memberikan masukan tentang kegiatan intra kurikuler.. Dr. Abdullah Apip. S. Drs. M. Oyamah.

……………………………………… BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP................... BAB I ..........................………………………………………… E........7 KATAPENGANTAR ………………………………………………………. H.……………… K....…………… G....... M..………………… L...... …………………………… Pengelo!aan Program .......... Kurikulum ...........………………………………… C. Lulusan dan Keluaran lainnya .....……………………………………………… SUSUNAN TIM EVALUASI DMI BESERTA DESKRIPSI TUGASNYA … DAFTAR ISI .. DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI…… A........…………… B.……………… I...............……………………..................... Kemahasiswaan .……………………………………................ Jati Diri............. ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN REFERENSI .....…………………………………………………………….............. Sistem Informasi .................... Penelitian........ Sarana dan Prasarana …………………………………………… F....... Tata Pamong (Govemance) .......………………………… D......... Visi Misi Sasaran dan Tujuan .... Publikasi................................. J. ………………………………… Proses Pembelajaran .............. Dosen dan Tenaga Pendukung ....... Suasana Akademik .... RANGKUMAN EKSEKUTIF ...... Pendanaan ………...........PAS/CMI/2005 ... …………… BAB II............ LAMPIRAN ............ Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat N. Sistem Jaminan Mutu ...............................

2. 2. Pemanfaatan hasil Evaluasi Diri ini ditujukan untuk : 1. Meninjau kembali kebijakan yang pernah dijalankan oleh lembaga. penilaian dan pencapaian sasaran 2. Penataan organisasi kerja. 4. Persiapan Evaluasi Diri untuk akreditasi. status institusi dibanding dengan institusi yang lain 3. pelaksanaan. penentuan tugas dan peranan semua pihak yang terlibat. di samping yang pokok saat ini adalah untuk persiapkan akreditasi oleh BAN PT. penentuan rangkaian kegiatan. Melalui Evaluasi Diri ini diharapkan diperoleh informasi dan kajian yang dapat digunakan sebagai masukan dan kajian dalam pengembangan di program studi masa yang akan datang. penentuan kerjalaman studi. Mengidentifikasi masalah. koordinasi dan komunikasi. penentuan fokus dan sasaran evaluasi. Penyusunan profil lembaga yang konprehensif. dan penentuan pibak lain yang akan dilibatkan. penentuan mekanisime kerja.8 Bagi Jurusan Pendidikan IPS Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan Cimahi. Persiapan dan perencanaan.PAS/CMI/2005 . Perencanaan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. 3. Peniaminan mutu internal Jurusan IPS Program Sudi PPKn. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Menumbuhkan budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri. Sasaran dari Evaluasi Diri ini adalah: 1. penataan organisasi.. Evaluasi Diri ini merupakan koreksi dan evaluasi dalam siklus manajemen Program Studi PPKn. dan 4. Mengidentifikasi posisi. penggunaan pakar sejawat dan pelaporan rincian aktivitas dari setiap tahap sebagat benikut: 1. mencakup pembentukan tim. Pendekatan Evaluasl Diri dilakukan melalui tahap: persiapan dan perencanaan.

baik jumlah maupun kualitas mahasiswa. melakukan studi banding terhadap predikat yang dimiliki saat ini.006/BAN-PT/Ak-IV/V/2000). Pernanfaatan pakar sejawat. mencakup pemetaan sasaran evaluasi.PAS/CMI/2005 . Mengembangkan proses pembelajaran PPKn secara profesional 2. Memuliakan syiar Islam dan memelihara budaya Sunda. Pelaksanaan Evaluasi Diri. Dosen dan lulusan. Visi. Sasaran dan Tujuan Program Studi PPKn berdiri 29 Mei 1986. 038/0/1987. 4. penyusunan analisis dan interpretasi data. Bekerja di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Pelaporan. 3. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Misinya menyiapkan calon Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. perumusan rekomendasi untuk perbaikan. mencakup penyusunan laporan akhir untuk dasar perbaikan. Visi yang diembannya menjadikan program Studi PPKn yang unggul secara Nasional dalam bidang pembelajaran PPKn. Tujuan dan sasaran program studi menghasilkan sarjana PPKn yang dapat bekerja : (1) sebagai guru (2) di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Misi. sarjana PPKn yang mampu : 1. Untuk lebih jelasnya. Kemahasiwaan. 5. hasil Evaluasl Diri ini akan dipaparkan beberapa hal sebagai berikut : A. mencakup pemanfaatan pakar sejawat untuk memberikan opini kedua terhadap hasil evaluasi. teknologi dan inovasi. Status terdaptar diperoleh pada tanggal 9 Januari 1987 dengan No.9 3. (3) melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kemudian memperoleh status terakreditas B pada tahun 2000 dengan SK (SK BAN-PT No. pengumpulan data dan informasi. Mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan. Penelitlan dan Pengabdian pada masyarakat. 4. Jati Diri. B.

yang berperan sebagai konselor. Interview 2. selama dibutuhkan oleh mahasiswa.PAS/CMI/2005 . Profil Mahasiswa Program studi PPKn diperuntukan bagi masyarakat umum. Deskripsi mengenai hal ini terlihat dari: 1.10 Kondisi kemahasiswaan yang berkembang di Program Studi PPKn pada urnumnya sudah cukup baik karena. seleksi mahasiswa telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. 3. Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen wali. yaitu staf administrasi yang khusus melayani mahasiswa. terutama minimnya inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tes Kemampuan Akademik. Sistem Seleksi Sistem seleksi mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan dilakukan dengan dua macarn. Keragaman tersebut mencakup latar belakang sosial ekonomi keluarga dari daerah asal mahasiswa. nilai perilaku yang sebenarnya adalah dalam masyarakat. Dalam pelayanan administrasi. Pada kegiatan non akademik yang menunjang Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan c. Tes kemampuan bahasa inggris b. Kemampuan ini sangat baik untuk mahasiswa agar dapat berlatih memahami keragaman kultur. Pelayanan Kepada Mahasiswa Program studi PPKn selalu berupaya melayani mahasiswa sebaik mungkin. selain itu masih ada dosen pembimbing PPL dan dosen pembimbing Skripsi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. namun kecurangan masih saja ada. Pertemuan dengan dosen wali dapat dilakukan kapan saja. Tes. serta perbentukan orientasi wawasan nasional. mahasiswa dibantu oleh Staf Program Studi. a. sehingga profil mahasiswa sangat beragam. Pelayanan diberikan baik pada kegiatan akademis maupun non akademis untuk menunjang kelancaran studi mahasiswa.

3 . kesenian. Lembaga Mahasiswa Baru pengisi materi Penyelenggaraan Panitia pelaksana. No 1 .11 akademik mahasiswa dibantu oleh staf kemahasiswaan di tingkat program studi. Jurusan/program Kesenian Kampus peserta studi Wisuda Sarjana Peserta Lembaga Praktek Visi dan Misi Panitia pelaksana. Jurusan/program Seminar dan Studi peserta studi Banding Pekan Olaharaga dan Panitia pelaksana. Ekstra Kurikuler Mahasiswa Program Studi PPKn sudah memiliki beberapa unit kegiatan ekstra kurikuler yang mencakup kegiatan olah raga.PAS/CMI/2005 . keagamaan dan pengembangan pengetahuan dalam koordinasi Program Studi PPKn kegiatan unit-unit ini sangat baik dan sangat mendukung pembentukan kepribadian mahasiswa karena dapat menjadi wahana penyaluran dan pergembangan bakat secara positif dari setiap mahasiswa. 4 . 2 . 5 . sebagai bentuk tanggung jawab sosial STKIP Pasundan memberikan fasilitas Bea Siswa baik berupa BKM maupun BPPA. Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Institusi Mahasiswa sudah dilibatkan dalam beberapa kegiatan dengan peran yang berbeda-beda antara lain. Kegiatan Peran Staf Orientasi Kegiatan Panitia pelaksana. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4. Jurusan/program pengisi Peserta studi 6.

12

C. Dosen dan Tenaga Pendukung Jika diukur dari standar minimum persyaratan jumlah dan kuallfikasi Sumber Daya Manusia untuk mengelola Program Studi PPKn dapat dikatakan bahwa Program studi PPKn sudah berhasil melampau persyaratar, minimum. Dengan gambaran sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Sumber Daya Manusia sudah dilakukan dengan sistem yang standar. Proses “rekruitmen” dan seleksi dilakukan oleh YPT Pasundan atas usulan Ketua STKIP Pasundan, selanjutnya proses pembinaan, pengembangan dan retensi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sesuai dengan Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan. Peraturan YPT Pasundan sudah mencakup peraturan kepegawaian secara umum, dan pengaturan tata laksana kepegawaian lainnya. Setiap karyawan YPT Pasundan mendapat asuransi kesehatan dan pensiun. 2. Ketersediaan Dosen dan Staf Pendukung Program Studi PPKn sudah memiliki jumlah dosen yang memadai, dengan rasio 1:15. Selain itu terdapat staf pendukung yang menangani administrasi berjumlah 2 (dua) orang, juga didukung oleh 15 orang lainnya yang bekerja pada bagian-bagian lain di STKIP Pasundan, yang terkait untuk mendukung penyelengaraan program Studi PPKn, dengan demikian dilihat dari ketersediaan dosen dan staf pendukung sudah memadai. 3. Mutu, Kualifikasi dan kesesuaian Sumber Daya Manusia. Meskipun dari sisi latar belakang Sumber Daya Manusia di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat bervariasi, namun dari kemampuan bekerja pada umumnya sudah baik. Akan tetapi, untuk mengejar dinamika perkembangan lingkungan kompetensl dan kapabilitas Sumber Daya Manusia masih harus terus ditingkatkan. 4. Kecukupan
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

13

Jumlah dan Kulitas Sumber Daya Manusla Program Studi PPKn saat ini untuk rnengelola 210 orang mahasiswa. kualitas Untuk mengantisipasi untuk mengejar perkembangan di masa yang akan datang, Kualitas Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan. Peningkatan diperlukan perkembangan ilmu pengetahuan dan kompetisi antar perguruan tinggi semakin ketat, termasuk akan beroperasinya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. 5. Pengembangan Staf Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan sudah mengatur pengembangan staf, baik Studi PPKn. 6. Peratuan Kerja Peraturan kerja yang sudah ada sudah mengatur beberapa hal penting antara lain, jam kerja, cuti, perjalanan dinas, disiplin, kenaikan pangkat, dan lain-lain. Semuanya sudah berjalan baik selama 18 tahun. Peraturan kerja telah disesuaikan dengan ketentuan ketenaga kerjaan yang diterbitkan oleh pemerintah 7. Kode Etik Kode etik dikembangkan dari niai-nilai yang berasal dari aspirasi para civitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Pasundan, merujuk kode etik yang ditentukan oleh STKIP Pasundan dan YPT Pasundan. Kode etik tersebut sangat menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, toleransi, menghindarkan diri dari perbuatan tercela, kebersamaan dan persaudaraan, saling menghormati dan sifat-sifat keterbukaan. melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan dan kursus-kursus. Dalam sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia di Program

D. Kurikulum

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

14

Kurikulum sudah diupayakan untuk mencerminkan visi, misi dan keunikan institusi. Oleh karena itu kurikulum dijabarkan secara konsisten dan tujuan dan sasaran institusi dan program studi. 1. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan. Kurikulum sudah mencerminkan visi, misi, sasaran dan tujuan program. Di samping mengikuti mata kuliah kurikulum inti (nasional). Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga memiliki mata kuliah kurikulum Institusional (lokal) yang terfokus pada konsentrasi agama Islam, kebudayaan (Sunda), dan kewirausahaan. 2. Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stake, holders Mata kuliah pada kurikulurn lokal sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholders. Pada saat perumusan kurikulum sudah dilakukan identifikasi kebutuhan dunia pendidikan, dan pengajaran. Pada saat ini sedang dilakukan kebutuhan penyesuaian kurikulum dan silabus berdasarkan pada di diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi

sekolah-sekolah menengah. 3. Harapan Kompetensi Lulusan Lulusan Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan sarjana yang siap terjun ke dunia kerja dan siap menyesuaikan diri dengan tempo yang cepat, terhadap segala dinamika yang ada di dalamnya. Kontribusi lulusan Program Studi PPKn dalam lapangan pendidikan dan sektor non kependidikan diharapkan tidak hanya terbatas sebagai guru, tetapi juga sebagal entrepreuneur, peneliti dan cendikiawan dalam bidang kependidikan.

4. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Struktur dan Isi Kurikulum Struktur kurikulum telah ditopang oleh elemen mata kuliah yang lengkap dan satu sama lain memiliki keterkaitan. namun integrasi mata kullah dibuat dengan menyusun pengelompokan mata kuliah pada setiap satu semester termasuk urutannya dengan sebaik mungkin. Skripsi Mahasiswa harus menyusun skripsi di akhir perkuliahan mereka. Mata Kuliah Pilihan Beban mata kuliah lokal masih belum terlalu tinggi. Topik skripsi disarankan terkait dengan konsentrasi PPKn murni dengan mengaitkannya dalam pendidikan. sehingga menjadi kurikulum yang komprehensif dan integratif untuk S. Isi kurikulum tercermin pada silabus yang disusun dengan cukup lengkap dan komprehensif. Komposisi mata kuliah pada satu semester telah diupayakan mencakup mata kuliah inti (nasional) dan institusional (lokal).PAS/CMI/2005 . Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah mengembangkan mata kuliah pilihan. Melalui topik ini diharapkan pemahaman dan pendalaman mahasiswa terhadap Program Studi PPKn akan semakin baik. Mata kulah kurikulum nasional yang relevan tetap diakomodasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada struktur kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan berikut ini : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.I Program Studi PPKn. 5. 6.15 Meskipun masih ada rentang kesenjangan yang sangat jauh antara mata kuliah di Program Studi PPKn dengan mata kuliah nasional. 7.

1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 Kode Mata Kuliah 2. 10. NAS 001 DIK 001 STP 007 PKN 101 PKN 102 PKN 103 PKN 126 PKN 140 NAS 002 NAS 004 NAS 005 DIK 002 STP 002 PKN 104 PKN 105 PKN 106 PKN 107 STP 014 NAS 003 PKN 108 PKN 109 PKN 110 PKN 111 PKN 112 PKN 113 PKN 127 PKN 128 NAS 006 NAS 008 PKN 114 PKN 115 PKN 116 PKN 117 STP 009 PKN 129 PKN 130 DIK 003 DIK 004 STP 001 PKN 118 PKN 119 PKN 141 STP 003 PKN 120 PKN 121 PKN 131 Nama Mata Kuliah 3. Peserta Didik Kewirausahaan Pendidikan Ilmu Sosial Hukum Adat Hukum Islam Hukum Perdata Sosiologi Pendidikan Kewarganegaraan/ Kewiraan Hukum Pidana Hukum Tata Negara Hukum Pajak Kriminologi Ilmu Politik Teori dan Hukum Konstitusi Perencanaan Pengajaran PPKn Evaluasi Pendidikan PPKn Ilmu Budaya Dasar (IBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Pendidikan Kewarganegaraan Hukum Dagang Hukum Internasional Hubungan Internasional Pendidikan Generasi Muda Filsafat Politik Strategi Belajar Mengajar PPKn Belajar dan Pembelajaran Profesi Kependidikan Seminar Pendidikan Agama Hukum Tata Pemerintahan Sistim Politik Indonesia Sosiologi Politik Budaya Daerah Jawa Barat Hukum Ketenagakerjaan Politik Hukum Penelitian Pendidikan PPKn Kel. 2 3 3 2 2 2 2 2 Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. 11. 9. MPK KKK MKK MKB MKB MKB MPB MKB MPK MPK MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPK MPK MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MKK MKK MKK MKB MKB MKB MBB MKB MKB MPB Status MK Wajib 5. 7. 8.16 Sm t 1. Mata Kuliah 4.PAS/CMI/2005 . 12. 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 2 2 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pendidikan Agama Pengantar Pendidikan Pendidikan Olah Raga PIH dan PHI Ilmu Kewarganegaraan Ilmu Negara Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pengantar Ilmu Sosial Pendidikan Pancasila Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Perkembangan & Bimb.

Sarana dan Prasarana. 8. 9. E. managerial skill. Kewarganegaraan Praktek Pendidikan Hukum Program Pengalaman Lapangan (PPL) PPKn Skripsi Total Kel. dalam masa studi mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti Prograrn Pengenalan Lapangan di dunia pendidikan. Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. Mata Kuliah 4. mengembangkan keterampilan teknis sebagai pendidik. mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang materi khusus dunia kerja. 7. 10. 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 Kode Mata Kuliah 2. Peluang dan Manfaat bagi Mahasiswa Mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan akan memperoleh manfaat maksimal. PKN 132 PKN 133 STP 013 PKN 142 STP 010 STP 011 STP 012 PKN 134 PKN 135 PKN 136 PKN 137 STP 005 NAS 009 PKN 122 PKN 123 PKN 124 PKN 125 PKN 138 STP 004 PKN 199 Nama Mata Kuliah 3. Setelah lulus program. Pengalaman yang diperoleh selama PPL merupakan modal untuk melakukan orientasi terhadap pekerjaan dan jenjang relasi dengan dunia kerja. Teori dan Latihan Kegiatan Belajar Mengajar Pola Pengajaran PPSKN SLTP/SMU Filsafat Etika Sosiologi Hukum Pendidikan Politik Sistim Pemerintahan Daerah MPKI Filsafat Hukum Filsafat Pancasila Hukum Acara Pidana Hukum Acara Perdata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Filsafat Ilmu Peradilan Tata Usaha Negara Seminar Pendidikan Politik Kenegaraan Seminar Pendidikan Hukum Seminar Pend.PAS/CMI/2005 . dan lain-lain. 12. keterampilan hubungan antar manusia. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. mahasiswa juga dapat melanjutkan ke program S-2. 1 1 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 4 4 4 6 98 43 3 46 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 - 8. Melalui PPL.17 Sm t 1. 11. MPB MPB MPB MBB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB Status MK Wajib 5.

Jumlah dan kualitas ruang kuliah sangat baik. 2. sudah cukup memadai.18 Secara keseluruhan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang menyangkut karnpus dengan segala kelengkapannya. ruang kuliah. laboratoriurn dan perpustakaan yang baik. pengadannya dilakukan oleh YPT Pasundan.PAS/CMI/2005 . Fasilitas Pendukung Pembelajaran dan Penelitian Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian disediakan fasilitas ruangan. Pengelolaan Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh YPT Pasundan dan unsur pimpinan STKIP Pasundan tergantung pada nilai pengadaannya. masjid dan lapangan serbaguna. 4. Ruang Kuliah. 1. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah memiliki gedung. Keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sarana dan prasarana yang bernilai besar. laboratorium komputer dan akses intemet. Kondisi fasilitas pendukung ini cukup memadai. Lab. namun pengelolaannya dilakukan oleh STKIP Pasundan. 3. Perpustakaan secara reguler selalu membeli buku-buku baru dan hibah dari para dosen untuk menambah koleksinya. yang cukup menonjol dalam pengelolaan sarana dan prasarana adalah tingginya nilai alokasi biaya untuk pemeliharaan berbagai sarana dan prasarana pendidikan. Kecukupan Secara umum infrastruktur pendidikan di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah sangat baik. koleksi perpustakaan. Ketersediaan Gedung. Seluruh sarana dan prasarana dimiliki sendiri atas investasi yang dilakukan YPT Pasundan. Laboratorium dan jumlah buku diperpustakaan juga sudah memadai untuk mendukung penyelenggaraan program. Perpustakaan dan Fasilltas Lainnya. Fasifitas lainnya yang tersedia adalah kantin.

sehingga kontrol pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. F. perkuliahan. mahasiswa dan donasi dari orang tua mahasiswa melalui STKIP Pasundan. 5. Hal ini dilakukan baik di Program Studi PPKn maupun di lembaga. dari mulai penerimaan mahasiswa. ujian dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. sehingga mendukung kelancaraan program. pengelolaan pembiayaan penyelenggaraan Program Studi PPKn sudah memadai. kualitas dan desainnya sudah disesuaikan dengan karakteristik program studi dan mahasiswa. Pendanaan Dalam aspek keuangan. Untuk pembiayaan program. 2. hal ini dilakukan agar kelancaran proses belajar dan mengajar dapat bejalan dengan baik. Pengelolaan Pengelolaan keuangan dilakukan dengan peraturan keuangan yang telah ditentukan YPT Pasundan dan mekanisme aturan yang telah ditetapkan oleh STKIP Pasundan dengan pengelolaan keuangan secara transparan. Jumlah. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Sumber Dana dan Pembiayaan Sumber dana berasal dani penerimaan SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan). YPT Pasundan memberikan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pos-pos anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana kegiatan pengelolaan program. Arus kas dan likuiditas keuangan dapat dikelola dengan baik.PAS/CMI/2005 . Kesesuaian Semua sarana dan prasarana yang ada di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah didesain khsusus untuk kepentingan pendidikan. STKIP Pasundan diperlakukan sebagai cost center oleh YPT Pasundan. orientasi studi.19 mampu menampung dan mendukung proses belajar dan mengajar di Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam skala jumlah mahasiswa yang ada sekarang.

Anggaran dan kegiatan selalu disesuaikan.PAS/CMI/2005 . Selanjutnya lembaga melakukan pengawasan ke tingkat program studi. dan 2 (dua) orang staf Tata Usaha. penyediaan dosen dan karyawan. Pengawasan pengelolaan keungan di lembaga sampai dengan tingkat program studi dilakukan juga dengan audit keuangan oleh akuntan publik. selama ini anggaran yang ada selalu dapat memback up setiap kegiatan yang direncanakan. sudah memadai untuk skala pengukuran organisasi yang sekarang. Akuntabilitas Untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan. Selain itu. sehingga semua unit organisasi terkait dapat melakukan pengawasan. kapabilitas yang memadai untuk menangani Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tata Pamong (Governance). YPT Pasundan melakukan pengawasan terhadap lembaga. seorang Sekretaris. Bantuan dari YPT Pasundan tersebut semakin memperkuat struktur penerimaan dan pembiayaan Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Pengelola yang berjumlah 5 (lima) orang ini memiliki kompetensi. 4. program studi dikelola oleh seorang Ketua Program Studi. Pada saat ini. G. 3. seorang staf akademik dan kemahasiswaan.20 bantuan dalam bentuk pengadaan sarana. tidak ada kesulitan dalam pengadaan dana penyelenggaraan. Kecukupan Dari sisi jumlah. Struktur Organisasi. pengelolaan keuangan juga dilakukan secara transparan. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Tata pamong program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak didirikan tahun 1986. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kinerja keuangan yang selalu positif sejak program dijalankan.

Oleh karena itu ke-6 orang yang ada sekarang harus senantiasa Daya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Sumber Manusia. harus meng. dengan memperhatikan berikut: a. perlu dilakukan agar kontinuitas upaya perbaikan kualitas pengelolaan program dapat dijalankan secara proaktif. di samping peningkatan kemampuan manajerialnya. maka upaya peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia. dilihat dari perkembangan minat setiap tahun akademik baru. sebanyak 50 mahasiswa perangkatan atau sekitar 7 (tujuh) sampai 8 (delapan) mahasiswa per kelas. Kualifikasi personil yang ada sekarang ini sudah mampu menjalankan fungsi dan tugas pokoknya pada institusi. b. b. Namun demikian masih sangat mungkin untuk dikembangkan. Skala operasi pengelolaan program yang besar. maka perlu dipertimbangkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Tiga orang staf. pelayanan pada mahasiswa. baik pada tatanan strategis maupun operasional. Pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan didukung oleh koordinasi yang baik dari Ketua Program dan Pembantu Ketua bidang kemahasiswaan. Ketua dan Sekretaris Program Studi. dosen. jika dipertimbangkan akan peningkatan penerimaan mahasiswa baru pertahun. antara lain: a. Fungsi dan Tugas Pokoknya.21 bidang tugasnya.update pengetahuannya di bidang pendidikan maupun non pendidikan. Namun dernikian. dan staf lainnya. Mengingat perkembangan masyarakat di era globalisasi. 2. Personalia. sikap dan keterampilan dalam Dengan demikian program telah dikelola baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur. harus meningkatkan pengetahuan.

karena tugas. pengendalian dan koordinasi internal dan ekstennal sudah dilakukan dengan baik. Aliran informasi. Kepemimpinan Kepemimpinan dan pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan. H. Pengalaman ini dijadikan dasar untuk senantiasa memperbaiki sistem penyelenggaraan di lembaga STKIP Pasundan. keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan yang lahir pada tahun 1914. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengelolaan Program Meskipun ada kekurangan pada pelacakan tulisan. hal ini didasarkan pada hal-hal sebagal berikut: 1. personil dan mekanisme tata pamong (govermance). berjalan dengan baik.22 penyesuaian struktur organisasi. namun secara keseluruhan pengelolaan lembaga sudah dilakukan dengan baik. Sampai saat ini Ketua Program Studi Pendidikan PPKn adalah Ketua Program Studi pada. kewenangan dan mekanisme kerja.PAS/CMI/2005 . Tinjauan Historis Proses perjalanan lembaga yang sudah berlangsung kurang lebih 18 tahun sejak berdirinya STKIP Pasundan Cimahi pada 29 Mei 1986. Ketua dan Sekretaris Program Studi Pendidikan PPKn dipilih oleh Dosen Program Studi disetujui oleh Senat STKIP Pasundan dan dikukuhkan oleh Ketua STKIP Pasundan. periode Kepemimpinan yang pertama. sudah diatur dengan baik. telah memperkaya pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi. Mekanisme Tata Pamong Mekanisme tata pamong sudah dilakukan sesuai dengan sistem dan standar operasional yang sudah ditentukan. 3. 2.

pelatihan dan. Jaminan Mutu Program Studi. cukup realistis. 3. RIP adalah rolling plan yang dijadikan pegangan oleh pimpinan dalam mengalokasikan dan mengorganisasikan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan dan misi STKIP Pasundan. penelitian/konsultasi. Jumlah alumni cukup banyak yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Banten. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah alumni. maupun pada perumusan strateginya. komunikasi dengan seluruh civitas akademika baik melalui jalur formal maupun informal. Pelacakan Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah memlliki sistem pelacakan lulusan.PAS/CMI/2005 . 4. Perencanaan dan Pengembangan Program Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah berusaha membuat perencanaan dan pengembangan program jangka panjang melalui mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan (RIP). Mutu program studi dan institusi akan baik jika ada standar dan kontrol.23 bertanggungjawab mengelola seluruh kegiatan yang mencakup kegiatan pendidikan. oleh karena itu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebaiknya segera membuat sistem informasi alumni. RIP yang ada sekarang secara garis besar. namun harus selalu dilakukan penyesuaian baik pada penetapan tuiuan dan sasaran. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat terakomodasi semaksimal mungkin. 5. untuk mengakomodasi kegiatan ltu telah dimiliki Ikatan Alumni STKIP Pasundan. Penyesuaian ini diperlukan mengingat lingkungan strategis selalu berubah dengan cepat dan dinamis. Dengan demikian aspirasi dan inisiatif seluruh starlakeholders. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus membuat sistem pelacakan alumni yang lebih mapan. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan relatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

sehingga rasio antara pendaftar dan yang diterima semakin meningkat. proses. Komitmen terhadap mutu ternyata memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. deliveri pendidikan (materi. untuk mahasiswa berprestasi ditingkat Jawa Barat. Standar sudah mencakup standar seleksi mahasiswa dan dosen. Standar dan kontrol ditetapkan dan diterapkan secara konsisten. indikator: a. Dampak Proses Penjaminan Mutu terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa. Tugas terstruktur. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilakukan di tingkat jurusan. 6. dosen dan prasarana) dan evaluasi hasil belajar. I. penugasan untuk belajar mandiri melalui perkuliahan. Mengajar Kegiatan mengajar dilakukan melalui perkuliahan. penugasan kelompok. Proses Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sudah diupayakan agar berlangsung dengan baik. diwakili oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. penugasan untuk belajar mandiri.PAS/CMI/2005 . banyak yang menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dinyatakan baik. sehingga pelaksanaannya sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang dinilai sudah baik. dan pekerjaan laboratories (mengerjakan survai lapangan dan merumuskan formula strategi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c) Lembaga Pendidikan/Perusahaan dimana dilakukan pelaksananan PPL. b. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.24 telah memiliki keduanya. hal ini ditandai dengan beberapa. Pendaftar pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengalami peningkatan. observasi lapangan.

demikian juga dalam DHMD para ketua kelas dapat membubuhkan tanda-tangan dan mencatat materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen masing-masing. hal ini terlihat dari prosentasi kehadiran yang cukup tinggi pada setiap perkuliahan. Metode diskusi dan praktikum yang telah dilakukan mahasiwa telah menambah ketrampilan para mahasiswa dalam kemampuan motorik dan psiko-analisis terhadap persoalan kajian keilmuan yang dihadapinya.25 pemecahan masalah atas problem komunikasi. dan mata kuliah yang berkonsentrasi tinggi diberi bobot 6 SKS. (skripsi).PAS/CMI/2005 . berkaitan dengan bidang kajian pendidikan dan non pendidikan). Frekuensi perk-uliahan terkontrol oleh DHMD (Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen) yang secara kontinyu per waktu perkuliahan dimonitoring oleh petugas piket Perkuliahan. Di samping Itu. Belajar Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sangat intensif. 2. Metoda mengajar ini sesuai dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yaltu diberikannya pembobotan pada setiap mata kuliah 2 s/d 3 SKS. Saat ini telah dilaksanakan kegiatan belajar menggunakan teknologl multi media untuk mengikuti perkembangan keilmuan khustisnya masalah-masalah perkembangan duma pendidikan yang terkait dengan bidangnya (content). mahasiswa cukup patuh mengerjakan tugas-tugas akademik bahkan memberikan inisiatif sendiri dalam perencanaan tugas mandiri maupun terstruktur. Penilaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Keterbatasan lingkup content yang diberikan selama perkuliahan telah ditunjang dengan sistem kebebasan keilmuan dan keterbukaan untuk menggali khasanah keilmuan di luar materi yang diberikan para dosen. Suatu bidang pemahaman yang mendalam dan komprehensif telah dikembalikan oleh Program Studl PPKn dengan seminar kelas dan diskusi kelompok pemecahan masalah-masalah pendidikan dan content kelimuannya 3.

Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik mengenai kualitas program dan pengajar untuk merespon kebutuhan akademik mata kuliah yang perlu dilakukan evaluasi dan aktualitas dalam pengembangannya. Suasana Akademik Suasana akademik terus dikembangkan secara terus-menerus. kemajuan penyelesaian studi. 4. namun demikian terdapat pula lulusan yang bekerja sebagai wirausahawan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat terlihat. dan kepuasan mahasiswa. Mahasiswa akan diberi peringatan akademik jika tidak mencapai IPK atau melampaui batas ketentuan dan durasi jangka waktu studi. Hal lain. agar ciri khusus dari suasana lingkungan pendidikan dapat dimunculkan dan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. di STKIP Pasundan. yudisium lulusan. dan keaktifannya dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran (perkuliahan maupun praktikum). juga dilihat dari keseriusan mahasiswa dalam simulasi. mengenai produktivitas sistem pembelajaran. Sanksi terberat dari pelanggaran persyaratan IPK dan jangka waktu studi adalah sanksi "putus kuliah" (drop out). Angka IPK dan jangka waktu studi (durasi) juga akan menjadi faktor penentu dari "Yudisium Kelulusan".PAS/CMI/2005 .26 Penilaian terhadap mahasiswa selain dilakukan melalui Ujlan Tengah Semester (UTS) dan Ujlan Akhir Semester (UAS). dengan TNI/POLRI dan dan penganalisis masalah-masalah sesuai pengetahuan keterampilannya. Untuk melihat kemajuan mahasisvva secara keseluruhan dilakukan perhitungan "Indek Prestasi Kumulatif” (IPK) dari durasi jangka waktu studi. Pada umumnya para lulusan terserap pada lapangan kerja sebagai pendidik. mengerjakan tugas-tugas terstruktur maupun mandiri. dengan adanya lulusan dengan IPK tertinggi dalam Wisuda. hingga saat ini cukup baik dan tidak banyak keluhan tentang masalah tersebut: J.

Rancangan untuk Mengembangkan Suasana Akademik Rancangan suasana akademik dikembangkan melaui penciptaan nilai-nilai dan kaidah-kaidah keilmuan serta norma akademik lainnya. rasionalitas. dalam upaya peningkatan mutu wawasan mahasiswa dan kualitas pendidikan. interaksi dosen dan mahasiswa dilakukan dengan interaksi tatap muka. keterbukaan. kepekaan dan kebersamaan (toleransi). yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. sesuai acuan pada DP-3 (Daftar Penilaian Pekerjaan) yang secara kontinu setiap tahun akademik dievaluasi. Sarana untuk interaksi Dosen dan Mahasiswa Sarana interaksi antara dosen dan mahasiswa dilakukan lewat tatap muka dan komunikasi sarana elektronik (handphone) maupun sarana elektronik komunikasl lainnya. Hal ini dilakukan dengan: 1. 3.PAS/CMI/2005 . Dosen membuka kesempatan bagi mahasiswa yang sedang mengadakan bimbingan maupun konsultasi proses pendidikan baik pada jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. selain itu sebagian dari proses akademik dilakukan di luar kampus melalui praktikum di lapangan maupun laboratorium. budaya akademik yang berorientasi pada suasana wawasan ilmiah akademik. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.27 dirasakan dengan baik dan sesuai dengan norma-norma pendidikan. 4. Semua sivitas akademika harus menghormati dan melaksanakan semua peraturan dan kode etik akademik. Kuantitas dan Kualitas Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan akademik dosen dan mahasiswa dilakukan secara baik dan optimal melalui proses perkuliahan yang dilakukan di kampus. Hubungan Dosen Mahasiswa Hubungan dosen dan mahasiswa telah berlangsung dengan baik. 2.

atas prakarsa para mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan yaitu: Studi banding ke beberapa Perguruan Tinggi yang memiliki program Studi PPKn. baik dengan mengirimkan para mahasiswa ke pertemuan-pertemuan ilmiah tingkat nasional maupun lokal. bimbingan dialogis. Selain itu seminar-seminar untuk mengkaji fenomena baru masalah-masalah pendidikan dilakukan dengan mengundang pakar ilmu Pendidikan. Kegiatan ini dipandang telah memberikan kontribusi yang sangat positif bagi wawasan dan peran akademis dan peran institusi dalam kancah PPKn pada tingkat nasional. Sistem Jaminan Mutu Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah memiliki dan terus membina sistem peningkatan dan pengendalian mutu yang memadai untuk Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 6. Kegiatan Seminar Frekuensi kegiatan seminar khususnya seminar untuk penelitian dan perencanaan tugas akhir (skripsi) mahasiswa dilakukan sangat intensif yaitu dalam rangka mengembangkan khasanah keilmuan di kalangan sivitas akademika. dan penyeleng sendiri kegiatan ilmiah yang antara lain: Dengan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pendidikan lainnya. baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Keikutsertaan Mahasiswa dalam Kegiatan Ilmiah Keikutsertaan mahasiswa dalain kegiatan ilmiah sudah cukup memadai. Dengan dukungan teknologi internet. hubungan dosen dan mahasiswa akan diupayakan sehingga dapat dilakukan secara virtual. 5. K. dan para ahli yang relevan untuk kajian masalah pendidikan.28 guidance and conseling.PAS/CMI/2005 . diskusi dan kebersamaan kekeluargaan.

Dengan kata lain Program Studi PPKn STKIP Pasundan tidak akan menambah jumlah mahasiswanya jika akan menurunkan mutu pendidikan. Pengembangan Program Pengembangan program dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan program sebelumnya. Hubungannya dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga Penjaminan mutu di tingkat program studi memang sejalan dengan kebijakan penjamin mutu ditingkat institusi. untuk kesempatan semester berikutnya. penyiapan fasilitas pendukung yang baik. Dosen yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mengajar akan diberhentikan atau diberhentikan sementara (grounded) dan diberi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkannya dengan lebih baik. 3. Sistem tersebut mencakup: 1. 4. Penjaminan mutu juga dilakukan dengan cara tetap mempertahankan skala institusi dan skala program dalam ukuran kemampuan pengelolaan (manageable size). baik dalam konsep maupun implementasinya. pengembangan materi. Pengelolaan Mutu Secara Internal Pada Tingkat Program Studi Pengelolaan mutu secara internal dilakukan lewat seleksi dosen. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat memperhatikan mutu pendidikan dipercaya oleh pengelola Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi citra institusi. untuk mengembangkan program perbaikan dilakukan pada semua aspek: kualitas dosen.29 menjaga komitmen mutu pendidikan. Mahasiswa menjadi sangat segan dengan peraturan akademis yang pelaksanaannya dilakukan dengan tegas. kualitas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Dengan demikian mahasiswa selalu berusaha berperilaku sesuai dengan aturan main dan etika akademik yang dicanangkan. Dampak Pada Mahasiswa Proses penjaminan mutu mendapatkan apresiasi yang baik dari mahasiswa. Hal ini sudah cukup baik dilakukan melalui proses evaluasi yang menghasilkan perbaikan secara terus menerus. 2.

Keberlanjutan. lembaga penelitian di tingkat Jurusan dan STKIP Pasundan. Akreditasi Program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah dilakukan evaluasi dengan akreditasi B. Hal ini menjadi motivasi untuk memperoleh peringkat akreditasi lebih baik lagi. sistem pembelajaran. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian mandiri. Kualitas. Produktifitas. dengan tersedianya tenaga. Agenda Penelitian. Setiap tahun akademik Program Studi PPKn STKIP Pasundan memperbaiki fasilitas pembelajarannya dan hingga pada tahun 2003 ini telah dilakukan beberapa kali penyempurnaan kurikulumnya. L. waktu dan dana. Kuantitas. Relevansi Sasaran. Jumlah penelitian mencukupi.PAS/CMI/2005 . baik melalui majalah Tri Dharma Kopertis Wilayah IV. Tesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah melakukan kegiatan penelitian dan publikasi secara intensif.30 pengadministrasian program. penelitian pesanan dari PUSLIT dan LEMLIT. 5. Penelitian. Diseminasi Hasil Penelitian Agenda penelitian saat ini masih terbatas pada masa yang akan datang. kurikulum dan silabus. agenda penelitian semakin digalakan dengan upaya pengalokasian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan Pemanfaatan Dana. sistem seleksi. Metodologi Baku Mutu Metodologi baku mutu dikembangkan melalui penggabungan standar pemerintah dan tuntutan dunia pendidikan dan pengajaran di sekolah. Hal ini dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan untuk dapat memenuhi kualifikasi akademik pernerintah sekaligus juga memenuhi harapan kebutuhan kompetensi yang dituntut dunia kerja (pendidikan). 6. Publikasi. Jurnal Nasional Historia UPI Bandung maupun Jurnal Nasional Fakultas Tarbiah IAIN Sundan Gunung Jati Hal ini diindikasikan dengan: 1. serta materi dan fasilitas pembelajaran. 2.

5. Kebijakan ini cukup baik agar terjadi konvergensi antara pengajaran dan penelitian. Hubungan Pengajaran dan Penelitian Penelitian yang dilakukan diupayakan selektif dan masih ada dalam koridor Program Studi PPKn sehingga dapat mendukung pengayaan materi pembelajaran. Kualitas dan Kuantitas Kegiatan Penelitian Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian mandiri mahasiswa belum dapat dievaluasi. yang diterbitkan STKIP Pasundan. Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Untuk meningkatkan kegiatan penelitian Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah bekerjasama dengan UPI. Dari penilaian terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang dilakukan lewat penugasan akademik. Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. Pengabdian Kepada Masyarakat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3. Diseminasi hasil penelitian dilakukan melalui kegiatan pertemuan ilmiah. Penelitian mandiri yang dilakukan mumi atas inisiatif dosen bersama mahasiswanya pemah dilakukan. Kegiatan Penelitian Bersama Dosen-Mahasiswa Kegiatan penelitian yang melibatkan dosen-mahasiswa terbatas pada penelitian dalam penulisan skripsi. 4. dan melalui jurnal terakreditasi Metalogika. 6. telah pula Program Studi PPKn STKIP Pasundan pemah melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana survei. agar kompetensinya pada bidang penelitian semakin baik. YPDM Pasundan.PAS/CMI/2005 . Kegiatan ini dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kerjasama antar dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih perlu mengembangkan diri.31 dana yang lebih baik lagi.

32 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejak institusi ini berdiri. konsultasi dan bakti sosial.PAS/CMI/2005 . Hal ini memberikan Mutual Rengfift dan memperkuat Link and Match antar lembaga pendidikan dengan dunia kerja. serta bekerjasama dalam bidang pelatihan guru-guru sekolah swasta di Jawa Barat. 4) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hasil-hasil penelitian biasanya menjadi masukan pada penyusunan materi pelatihan materi konsultasi. Dalam setiap rencana kegiatan dan anggaran institusi yang disusun setiap tahun. 3) Hubungan Pengabdian Masyarakat dengan Penelitian Pengabdian masyarakat lewat kegiatan penelitian dan konsultasi sangat erat kaitannya dengan penelitian. 2) Agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan merencanakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan untuk rneningkatkan kontribusi Program Studi PPKn STKIP Pasundan terhadap masyarakat. Relevansi Sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat selalu diagendakan. Efisiensi Pemanfaatan Dana Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan adalah pelatihan. Keterkaitan ini merupakan hal yang sudah dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak dulu. Produktivitas. prestasi Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga merekrut sebagian tenaga pendukung dari masyarakat sekitar. Untuk meningkatkan eksistensinya pada masyarakat sekitar kampus. Hal ini merupakan indikator dari komitmen Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. dalam kegiatan pengabdian masyarakat sudah memadai penjelasan yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: 1) Kualitas.

5) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Bersama Mahasiswa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kelompok dosen bersama mahasiswa dilakukan dalam konteks institusi. mengingat berbagai keterbatasan sumber daya. Himpunan mahasiswa biasanya mewujudkannya dalam bentuk bakti sosial. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen adalah agenda Program Studi PPKn STKIP Pasundan. meskipun pelaksanaannya masih sangat terbatas. Lulusan dan Keluaran Lainnya. dalam kapasitasnya sebagai individu anggota inasyarakat dosen juga melakukan kegiatan pengabdian di lingkungannya masing-masing. 7) Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Kemitraan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pernah dilakukan melalui pembentukan kerjasama pemagangan dengan beberapa. Data lulusan lima tahun terakhir menunjukan sebagal berikut 1. M. pada tahun yang sama meluluskan 27 orang lulusan. Kompetensi yang dicapal para lulus~n dibandingkan dengan yang diharapkan menunjukkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Program studi PPKn STKIP Pasundan bedasarkan registrasi tahun 2002/2003 Memiliki 210 0rang mahasiswa. 6) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dilakukan oleh himpunan mahasiswa. akan tetapi. Bentuk pengabdiannya antara lain menjadi anggota dan ketua organisasi kemasyarakatan.33 Pengabdian masyarakat oleh dosen dilakukan dalam konteks pengabdian masyarakat oleh institusi. media cetak di Bandung dan institusi umum maupun swasta.

Nilai Yudisium rata-rata sangat memuaskan dan lama penyelesaian studi rata-rata lima tahun dan kepuasan lulusan baik Kenyataan lulusan seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa minimal para lulusan untuk menjadi guru atau bekerja diluar keguruan sangat mungkin untuk dikembangkan. Visi dan Misi Strenght (kekuatan) 1. Kompetensi kepribadian baik c. Demikian pula untuk melanjutkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi baik S-2 maupun S-3. Kompetensi intelektual memuaskan b.34 a. Kompetensi sosial baik 2. Berorientasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Masih bersifat lokal ke masa . 3. Jati diri.PAS/CMI/2005 Weaknes (kelemahan) 1. Indek prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan di atas tiga (memuaskan) salah satunya mendapatkan prestasi predikat lulusan terbaik dengan IPK 3.84. BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI PPKN SECARA KESELURUHAN. MERUJUK KEPADA DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN Berikut tabel analisis SWOT beserta strategi perencanaannya sesuai dengan komponen evaluasi diri. TABEL ANALISIS SWOT A.

Rasio mahasiswa dosen 1:15 Weaknes (kelemahan) 1. Menanamkan nilai-nilai universal keagamaan 2. 2. Konsisten dengan misi STKIP visi terutama budaya tentang misi 3. Kompetensi dengan LPTK lain yang sejenis Strategi 1. Opportunity (kesempatan) 1. 2. Penerimaan dilakukan secara selektif. Misi syiar Islam bersifat universal 4. 4. Kemampuan finansial dan akademis mahasiswa heterogen 2. Ruang bimbingan tidak memadai 5. Peminat terhadap PS PPKn cenderung meningkat.PAS/CMI/2005 . Diberikan beasiswa bagi Opportunity (kesempatan) 1. Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang misi dan visi 2. Kemahasiswaan Strenght (kekuatan) 1. Meningkatkan kemampuan individu dan lembaga dalam berprestasi Strategi 1. Sosialisasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.35 depan 2. Belum didukung oleh sarana prasarana yang lengkap 3. Kemampuan mahasiswa rendah akademik umumnya 3. Budaya Sunda merupakan kekuatan untuk lokasi Jabar dan Banten. Keterbukaan mahasiswa kurang memadai 4. Implementasi lapangan harus diperkuat 2. Pelayanan dosen wali baik 5. SDM masih memadai belum Strategi 1. Menegakkan konsistensi dan kesinambungan program Strategi 1. Strategi 1. Globalisasi dapat melemahkan budaya lokal. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan 2. Adanya pedoman pembimbingan tertulis. 2. Idealisme tinggi terhadap visi dan misi dari staf akademis. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mewujudkan visi misi 2. Diregulasi sektor kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi Threats (ancaman) 1. Kesempatan beasiswa Strategi 1. Optimalisasi sarana prasarana dan kualitas SDM B. 3.

Strategi Pada tahun-tahun awal mahasiswa diberikan bimbingan baik oleh dosen wali atau mahasiswa senior mengenai perkuliahan di program studi Threats (ancaman) 1. 2. Disediakan bimbingan belajar oleh Hima PPKn. Dosen didorong studi lanjut untuk Strategi 1. Mahasiswa rawan DO di tahun-tahun awal 2. Rasio layanan 1:8 /kelas dan Weaknes (kelemahan) 1. Peningkatan pengelolaan SDM 2. Kesempatan untuk studi lanjut luas 2. Buku pedoman pembimbingan selalu diperbaiki 3. Kurangnya pelatihan pelatihan yang relevan dengan bidangnya Opportunity (kesempatan) 1. 2. Kode etik disosialisasikan dan dilaksanakan Strategi 1. Mahasiswa dipersilahkan menghubungi dosen melalui telepon. Pengengkatan dosen/karyawan dilakukan secara selektif dan terncana 2. Dosen dan karyawan didorong untuk mengikuti pelatihan/penataran 3. Studi lanjut disesuaikan dengan kepakarannya.PAS/CMI/2005 . 3. 2. Rasio dosen mahasiswa 1:15 2. 4. Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Mahasiswa didorong untuk mencapai IPK > 2. Budaya menulis lemah 3. Tersedianya jurnal ilmiah terakreditasi 3. Diberikan pelatihan penulisan artikel di jurnal 2. Kesempatan untuk berprestasi terbuka pembimbingan. Dengan adanya Otda lapangan kerja cenderung sempit 3. Magang dan pencakokan 3. beasiswa dan lain-lain. Kompetensi dosen dan karyawan memadai untuk mendukung PBM.36 dari berbagai instansi. Dialog antar mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan PS.75 4. Dosen dan Tenaga Pendukung Strenght (kekuatan) 1. Studi lanjut yang tidak relevan dengan Strategi 1. Strategi 1. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota C. Pengelolaan SDM belum memadai 2. Peluang yang luas dosen untuk melakukan penelitian dan PPM Threats (ancaman) 1. 3. Kesempatan pembimbingan mudah. 3. 2. Diciptakan kurikulum yang fleksibel 2. Diberikan beasiswa bagi yang berprestasi yang kurang mampu. Kualifikasi Dosen mayoritas S-2 atau sedang 3. Rekruitmen yang menggunakan sistem kontrak yang rentan untuk keluar. Minat mahasiswa untuk menjadi guru menurut Strategi 1. 2. Pelatihan-pelatihan manajerial.

37

kepakaran 3. Kurangnya kesejahteraan karyawan dan dosen

3. Peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan 4. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota

3. Disediakan program pelatihan bagi pengembangan SDM

D. Kurikulum

Strenght (kekuatan) 1. Kurikulum sesuai dengan visi misi dan tujuan program studi 2. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan persekolahan dan studi lanjut 3. Menyediakan kuliah pilihan mata

Weaknes (kelemahan) 1. Lambatnya peninjauan kurikulum mahasiswa heterogen 2. Jumlah SKS yang trlalu banyak 3. SKS kurikulum Nasional terlalu banyak 4. Sentralisasi kurikulum

4. Kurikulum dijabarkan dalam SAP dan Silabi Opportunity (kesempatan) 1. Diberi kesempatan meninjau substansi kurikulum SAP dan Silabi. 2. Diberi kesempatan untuk mengganti muatan lokal pada kurikulum program studi sesuai dengan tuntutan Threats (ancaman) 1. Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat 2. Terjadinya perubahan kurikulum di Dikdasmen 3. Tuntutan globalisasi an perkembangan IPTEK E. Sarana dan Prasarana Strategi 1. Meninjau kurikulum secara berkala 2. Peninjauan SAP dan Silabi setiap semester 3. Mengadakan penggantian mata kuliah lokal sesuai dengan lapangan Strategi 1. Penyesuaian kurikulum terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja 2. Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan IPTEK Strenght (kekuatan) 1. Gedung milik sendiri dan strategis 2. Ruangan kuliah besar ber AC 3. Tersedianya perpustakan, Lab. PPKn, Micro Teaching, Lab. Komputer 4. Aturan yang jelas dalam penggunaan prasarana Weaknes (kelemahan) 1. Tingginya biaya pengelolaan 2. Edisi buku-buku di perpustakaan masih banyak edisi lama 3. Belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal 4. Perlengkapan Strategi 1. Selalu dilakukan peninjauan kurikulum 2. Pendampingan SKS. jumlah

3. Otonomi penetapan kurikulum program studi.

Strategi Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan perubahanmasyarakat

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

38

Laboratorium maksimal Opportunity (kesempatan) 1. Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus 2. Akses ke internet untuk memperkaya PBM tersedia 3. Kesempatan mengakses perpustakaan di luar jurusan tersedia melalui forum perpustakaan Threats (ancaman) 1. Kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana 2. Sarana dan prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan IPTEK Strategi 1. Melakukan pengembangan kampus 2. Memperbanyak akses ke internet, baik dosen atau mahasiswa untuk menunjang pelaksanaan Tridharma PT 3. Pemberdayaan Lab., perpustakaan dll semaksimal mungkin Strategi 1. Merenovasi/mengadakan sarana prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini 2. Sosialisasi aturan penggunaan sarana dan prasarana Strategi 1. Peningkatan pemeliharaan prasarana

belum

sarana

2. Penambahan dan pembaharuan buku-buku secra reguler 3. Pemanfaatan teknologi informasi semaksimal mungkin Strategi 1. Pemutahiran sumbersumber pustaka 2. Melengkapi perlengkapan laboratorium dan micro teaching 3. Memanfaatkan teknologi informasi maksimal

F. Pendanaan

Strenght (kekuatan) 1. Pemasukan dana SPP relatif lancar 2. Efisiensi keuangan dilakukan dengan baik 3. Tingkat keberlanjutan keuangan tinggi 4. Pengaturan keuangan menunjang Proses Belajar Mengajar

Weaknes (kelemahan) 1. Dukungan keuangan hanya dari mahasiswa 2. Pengelolaan keuangan desentralisasi, tapi tidak merata

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang pencarian dana di luar mahasiswa dan PT terbuka 2. Sentralisasi keuangan tingkat universitas bisa dilakukan Threats (ancaman) 1. Kondisi perekonomian secara makro belum

Strategi 1. Kerjasama dengan pihak di luar PT 2. Penetaan efisiensi dan efektivitas keuangan

Strategi 1. Dicari sumber keuangan di luar SPP 2. Sentralisasi keuangan di tingkat STKIP

Strategi 1. Efisiensi dan efektifitas keuangan

Strategi 1. Yayasan harus mencari sumber dana

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

39

stabil 2. Biaya pendidikan yang terus meningkat G. Tata Ruang

2. Kenaikan SPP disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Strenght (kekuatan) 1. Struktur Organisasi sesuai dengan pola modern 2. Job deskription organisasi jelas

2. Pemberdayaan jasa-jasa pelatihan pendidikan Weaknes (kelemahan) 1. Pemahaman struktur organisasi belum maksimal 2. Pengelolaan belum mapan Strategi 1. Memaksimalkan pemahaman struktur organisasi. 2. Selesksi rekruitmen personil diperjelas Strategi personil

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang kehidupan organisasi establish. 2. Peluang koordinasi dapat dilakukan

Strategi 1. Diseminasi mengenai struktur organisasi kepada SDM. 2. Pelatihan implementasi deskription. Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau menganai job

Threats (ancaman) 1. SDM belum memenuhi kualitas pendidikan tertinggi 2. Penurunan kualitas perguruan tinggi secara umum H. Pengelolaan Program

Sosialisasi program optimalisasi SDM

dan

Strenght (kekuatan) 1. Adanya kelembagaan RIP

Weaknes (kelemahan) 1. Pengelolaan sentralisasi lembaga

2. Adanya sistem peminjaman kualitas Opportunity (kesempatan) Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga Strategi 1. Perencanaan dikembangkan ideal. secara

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM) belum maksimal Strategi 1. Pengelolaan sentralisasi lembagga

2. Memotivasi staf untuk berprestasi maksimal Threats (ancaman) Persaingan yang tidak sehat antar LPTK yang ketat I. Proses Pembelajaran Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau

2. Mmmengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM Strategi Sistem informasi promosi ditingkatkan dan

Strenght (kekuatan) 1. Jumlah dosen memadai 2. Kurikulum disesuaikan 3. Kualifikasi dosen selalu 75%

Weaknes (kelemahan) 1. Sarana dan prasarna kurang memadai 2. Organisasi kelembagaan kurang transparan

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran 2. Pencarian beasiswa internet. Melaksanakan PBM dengan memanfaatkan lingkungan 3. 3.40 S2 4. Menjadwal studi bagi doesn Strategi 1. Dana terbatas Strategi 1. Strategi 1. Suasana interaksi antar dosen dan mahasiswa baik 2. Kualitas pembelajaran cenderung menurun 3. Dosen diberi penghargaan sesuai dengan prestasi. Meningkatkan dosen. PBM memungkinkan komunikasi banyak arah 2. Dosen diberikan fasilitas memadai 3. Suasana Akademik Strategi 1. Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional 2. insentif 2. Kemampuan penggunaan teknologi informasi masih kurang 3. Pemberian motivasi terhadap dosen yang berprestasi 3. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari artikel-artikel/penelitian mutakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Karyawan terhadap mahasiswa cccenderung menurun Threats (ancaman) 1. sumber melalui Strategi 1. Animo mahasiswa masuk ke program studi PPKn cenderung menurun 2. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ruang kuliah baik Weaknes (kelemahan) 1. Memberi kemudahan kepada dosen untuk melakukan aktivitas pembelajaran. Pelayanan ditingkatkan dosen lanjut 3. Motivasi terhadap dosen ditingkatkan 2. Meningkatkan kemampuan berbahasa. Kemampuan Inggris terbatas bahasa 4. Staf dosen dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan lembaga 3. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Tanggung jawab dosen cenderung menurunkan 2. PBM tidak hanya di ruangan kelas saja 3. Minat meningkatkan kualitas pengajaran dosen cenderung menurun J. Hubungan dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi informasi Strategi 1. Kurangnya keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah Opportunity (kesempatan) 1. penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya. 3. Memperbanyak kegiatan ilmiah berskala nasional 2. Mengikutsertakan dosen ke berbagai aktivitas ilmiah Strenght (kekuatan) 1.. Animo mashasiswa ke program studi PPKn memadai Opportunity (kesempatan) 1. Dosen sulit untuk menerima pembaharuan 3. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2.PAS/CMI/2005 .

41 Threats (ancaman) 1. Dialog antar dosen dengan mahasiswa tentang PBM. Kualitas computer perlu ditingkatkan. Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa 2. Membuat software untuk pengelolaan system informasi. Bila terdapat sebagian kecil dosen yang bersikap otoriter 2. 3. Alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang relatif kecil Strategi 1. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihanpelatihan. 2. Yang ditindaklanjuti dengan dukungan dana yang memadai K. Perangkat lunak untuk mengembangkan system informasi banyak. lokakarya. Jumlah computer di STKIP Pasundan dan Program Studi memadai. Perangkat aturan-aturan sudah ada. 5.PAS/CMI/2005 . Aturan-aturan disosialisasikan. difasilitasi oleh pimpinan program studi. Jumlah SDM cukup memadai. Penyekat ruangan harus yang kedap suara. Mendatangkan tenaga ahli untuk merancang system informasi secara terintegrasi. Kultur personil dalam menggunakan system informasi masih perlu pengembangan 4. 3. Menumbuhkan minat meneliti melalui kegiatankegiatan diklat. 3. 2. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan 3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Strategi 1. Opportunity ( kesempatan ) 1. Pembaharuan kualitas computer 2. Tersedianya LAN. 2. 6. Struktur organisasi sudah memadai 4. Perlu mengkondisikan SDM sesuai dengan tuntutan system informasi yang ada melalui pembiasaan. Implementasi aturan perlu peningkatan 5. Weaknes (kelemahan) 1. Efektifitas dan efisien belum optimal. dll. 2. Sistem Informasi Strength (kekuatan ) 1. Kerjasama dengan pihak lain dalam pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat Strategi 1. 2. Kesempatanuntuk mendatangkan tenaga ahli terbuka luas Strategi 1. seminar.

2. Meningkatkan kemampuan meneliti baik dosen atau mahasiswa melalui pelatihan. Dana penelitian terbatas untuk yang di dalam PT 2. 2. 2. Merekayasa data akademik. Kesempatan pengembangan terbuka 2. Supervisi memadai belum 2. 2. 3. 2. Memperbaiki peringkat akreditasi. Kesempatan untuk meningkat kan kualitas PBM terbuka Strategi 1. Meningkatkan komitmen SDM melalui pembinaan kepegawaian 2. Adanya Lembaga Penelitian STKIP dan Pusat Penelitian Fakultas. 3. Banyaknya competitor untuk lembaga sejenis. Adanya pengembangan kurikulum. Akreditasi Program Studi peringkat B. Menyempurnakan pedoman-pedoman dan kode etik 3. Terdapat inkonsistensi pada tataran implementasi 3. Kesempatan yang besar untuk penelitian PPKn 3. Adanya tuntutan penelitian di bidang kepakarannya. Pelaksanaan PBM mengacu pada SAP dan Silabi Strategi 1. Kerusakan software dan hardware L. Penelitian. Memiliki pedoman dan kode etik tertulis untuk pengendalian mutu. Sistem Jaminan Mutu Strategi 1. Rekruitmen SDM selektif baik tenaga edukatif. mahasiswa maupun administrasi. Meningkatkan daya saing melalui pembenahan baik internal ataupun eksternal. 2. SAP dan Silabi 4.PAS/CMI/2005 . Komitmen SDM kuat 5. Standar mutu yang cenderung tetap (jarang diperbaharui) Strategi 1. Ketidaksesuaian antara peluang memperoleh Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Selalu memperbaharui software dan hardware Strategi 1. Pelaksanaan supervisi yang efektif. 2. Pengembangan SDM belum maksimum Opportunity (kesempatan ) 1. Strategi Melaksanakan supervise yang efektif dan efisien sesuai dengan pedoman yang ada. Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna Strength (kekuatan ) 1. Diterapkannya aturan dari sanksi. Weaknes (kelemahan) 1. administrasi dll. M. Dibuat back up data. Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1.42 Threats (ancaman) 1. Strength (kekuatan ) 1. Threats (ancaman) 1. 2.

Kesempatan kerjasama dengan institusi lain luas. 2. bidang Strategi Pencarian dana kerjasama institusi lain Memotivasi sumber melalui dengan melalui 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kesempatan dana penelitian dari luar PT dengan bidang ilmu pendidikan. Melakukan kerjasama dengan pihak lain. Manusia N. 2. Penelitian diarahkan pada PTK dan hasilnya dipublikasikan. Strategi Menumbuhkan kreativitas dalam mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan/penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. Kesempatan mengajukan penelitian di terbuka lebar. Adanya majalah ilmiah. Kaidah penelitian kurang ditaati. Kontrol kualitas publikasi melalui seminar hasil penelitian. Sumber Daya potensial. jurnal artikel penelitian.PAS/CMI/2005 . dan cenderung Strategi 1. Manfaat penelitian tidak dapat dinikmati secara langsung. 3. Threats (ancaman) 1. Mencari sponsor untuk melakukan penelitian 2. usulan luar PT Strategi 1. Kesempatan peneliti dan publikasi hasil penelitian terbuka 2. Motivasi melaksanakan kegiatan PPM kurang. 3. Inkonsistensi penelitian dengan objek penelitian 2. Pengabdian Pada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. 3. Program Studi mengaplikasikan dapat hasil Strategi 1. Pemberday aan Pusat PPM dan LPM 1. Makin intensifnya potensi pasar. Lahan PPM pendidikan luas. 4. Dana PPM terbatas 2. Opportunity (kesempatan ) 1. Menambah frekuensi dan kualitas penelitian 3. Adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas. 2. Strength (kekuatan ) 1. 2. Penelitian publikasinya formalitas. 4. Kontrol kualitas dan konsistensi isi publikasi harus tetap dijaga 3. Dosen cenderung untuk melaksanakan PBM saja. 2. Diversifikasi penelitian usulan Strategi 1. 3. Masalah penelitian harus dapat diterapkan di lapangan. Puslit dan Lemlit memprogram-kan penelitian secara terjadwal. dan jurnal metalogika.43 3. Potensi untuk bekerjasama dengan institusi lain besar. Dosen cenderung hanya mementingkan mengajar 3. Opportunity (kesempatan ) 1. Kontrol kualitas usulan penelitian melalui seminar usulan penelitian. 3.

PPM cenderung formalistic PPM tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Alumni memiliki posisi strategis di masyarakat 3. Membuat jadwal pelaksanaan PPM. Yudisium memuaskan rata-rata Weaknes (kelemahan) 1. Menyediakan kurikulum plus dalam mengadaptasi tuntutan lapangan pekerjaan 3. Peluang bekerja di luar guru terbuka 3. Melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat melalui Desa/Sekolah binaan. Penghargaan terhadap profesi lulusan PPKn. Cenderung menjadi 2. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga terkait. PPM dapat dilakukan secara individu dan atau kelompok. Presentasi rancangan PPM dan hasilnya. 3. Strategi 1. Strategi Threats (ancaman) 1. Kompetensi relavan dengan tuntutan pemanfaatan lulusan 5. 3. Peluang terbuka studi lanjutan Threats (ancaman) 1. 2. 2. 2. Kompetensi baik 4. 3. 3. O. Pengajar PPKn tingkat sekolah tidak hanya dipegang oleh lulusan PPKn. 2. 3. Menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku 2. 3. Memanfaatkan otonomi keilmuan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Intervensi politik pemerintah terhadap materi PPKn sangat tinggi. Lulusan dan Keluaran Lainnya Strength (kekuatan ) 1. pelatihan lokakarya dan Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. Kompetensi merata belum 3. Standar kompetensi berubah-ubah. Meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa Strategi Mengadukan pengamatan tentang kebutuhan kompetensi guru PPKn di lapangan Menyusun kurikulum adaptif Merumuskan system evaluasi pengajaran PPKn 2. 1. Relevansi kompetensi dengan tuntutan pasar cenderung lamban Opportunity (kesempatan ) 1. Strategi 1. Peluang terbuka menjadi guru Strategi 1. secara maksimal. Program Studi teruji selam 21 tahun 2.44 penelitian pada kegiatan PPM di sekolah dan masyarakat. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga yang diduduki oleh alumni. Melakukan pelatihan mengenai PPM 4. Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti Kuliah Praktek Bermasyarakat/PKL bersama mahasiswa. Kerjasama diperluas Strategi 1.PAS/CMI/2005 . 2. 2.

155/U/1998 Tanggal 30 Juni 1998 tentang diknas. Diknas. 045/U/2002 tertanggal 2 April 2002 tentang Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi. SK Mendikbud RI no. (2003). (2000). Jakarta. Bandung. Unpas. Undang-undang no. 0217/U/1995 tentang Kurikulum yang berlaku nasional Program Studi Sarjana Pendidikan. Port folio Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. PP no. Diknas. P. (1995). Jakarta. Sistem Akreditasi Program Studi S-1. Jakarta. (2002). Pas. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dikbud. Cimahi. Jakarta. 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Jakarta. Diknas. NPT. 38/Dikti/Kep/2000 Tanggal 26 Februari 2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi. (2002). Bandung. 40 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. (1989). Program Studi PPKn. REFERENSI Dikbud.45 corong penguasa. Kepmendiknas RI no. (1998).PAS/CMI/2005 . Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. ( 2001 ). SK Dirjen Dikti no. (2003). Jakarta. (2003). Port folio Universitas Pasundan. Keputusan Mendikbud RI no. Diknas RI. (1999). Kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan.

Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.46 PERATURAN POKOK. d. e. STIE Pasundan Bandung. Pembantu Rektor III ( Bidang Kemahasiswaan) dan Pembantu Rektor IV (Bidang Kerjasama) f. Pimpinan unit garapan adalah Rektor untuk Universitas dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. Pembantu Ketua II ( Bidang Sarana dan Keuangan). Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang merupakan organ garapan organisasi Paguyuban Pasundan dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui unit-unit garapannya baik berupa Univesitas dan atau Sekolah Tinggi c. Unit garapan di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang mengelola dan menyelengarakan pendidikan tinggi yang ada saat ini terdiri dari Universitas Pasundan Bandung. Paguyuban Pasundan adalah induk Organisasi yang bertanggung jawab dan menaungi aktivitas Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Unsur Pimpinan unit garapan Sekolah Tinggi adalah Pembantu Ketua I (Bidang Akademik). STKIP Pasundan Cimahi dan STH Pasundan Sukabumi.PAS/CMI/2005 . Unsur Pimpinan unit garapan Universitas adalah Pembantu Rektor 1 (Bidang Akademik). Pembantu Rektor II (Bidang Sarana dan Keuangan).POKOK KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN STKIP PASUNDAN CIMAHI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a.

Yang bekerja di unit garapan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan kepentingan kelembagaan. pengembangan dan pengawasan unit-unit garapannya. (1) (2) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. penelitian.PAS/CMI/2005 . Pegawai administratife tetap Yayasan adalah pegawai yang dianggap ditetapkan dan diberhentikan serta ditempatkan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit-unit garapannya dengan tugas pokok mengelola administrasi dan melaksanakan fungsi manajemen dan/atau tugas lain di luar administratife. ASAS DAN SISTEM Pasal 2 Prinsip Paguyuban Pasundan merupakan organisasi induk tertinggi yang membawakan Yayasan-yayasan dan lembaga lainnya. i. administrasi. pengelolaan. l. BAB II PRINSIP. pustakawan dan profesi lainnya yang sesuai dengan Undang-undang. pemberdayaan. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan merupakan Penanggung jawab utama dalam pembinaan. dan pengabdian kepada masyarakat. m. h. Dosen Tetap PNS Dpk adalah PNS edukatif bantuan Pemerintah (Kopertis) yang ditempatkan di unit-unit garapan nya dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Dosen magang adalah mereka yang ditugaskan membantu pegawai edukatif melakukan asistensi proses belajar mengajar. Dosen Tetap Yayasan adalah Pegawai edukatif yang diangkat ditetapkan dan diberhentikan oleh Yayasan untuk ditempatkan pada unit-unit garapan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran.47 g. Pegawai adalah pegawai yang ada di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. Pegawai administratif honorer adalah pegawai yang ditugaskan karena kecakapan/keahliannya yang khusus untuk ditempatkan pada kelembagaan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit garapan. Dosen luar biasa adalah tenaga pengajaran di luar edukatif tetap yayasan dan edukatif PNS. penelitian. laboratorium dan atau penelitian dalam mendidik dan mengajar yang dapat diangkat diberhentikan sesuai kebutuhan lembaga. baik Pegawai edukatif. Dpk. laboran. j. dan pengabdian kepada masyarakat. Pegawai kontrak adalah pegawai yang ditugaskan dalam bidang kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. k. n.

PAS/CMI/2005 (1) a. Pasal 4 Sistem Kebijakan pengelolaan pengembangan dan pengawasan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan menganut sistem sentralisasi. Setiap pegawai wajib menjungjung tinggi prinsip Silih Asah. Undang-undang Dasar 1945 dengan mengutamakan nilai-nilai ke-Islaman dan leluhur budaya Sunda dalam peningkatan Kinerja. STKIP Pasundan Cimahi. baik dalam aktivitas bekerja memelihara etos kerja dan merealisasikan misi khusus Paguyuban Pasundan. dan STH Pasundan Sukabumi. Rektor/Ketua merupakan penanggung jawab pelaksanaan operasional teknik pengelolaan dan pemberdayaan pegawai di masing-masing unit garapannya. Program dan budget. KEDUDUKAN DAN JABATAN PEGAWAI Pasal 5 Jenis Pegawai Jenis pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas Pegawai Tetap Yayasan Pegawai Tidak Tetap Yayasan Pegawai Tetap Yayasan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) butir a mencakup : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b. Pasal 3 Asas Peraturan pokok Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berasaskan Pancasila. bertanggung jawab dan penuh keikhlasan. (2) . Silih Asih dan Silih Asuh.48 (3) (4) (5) (6) Unit garapan merupakan Badan Hukum yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan Tinggi yang saat ini terdiri dari : Universitas Pasundan Bandung. Sedangkan pemberdayaan dan pembinaannya menganut sistem Desentralisasi BAB III JENIS. Hakekat pola kerja pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berorientasi kepada Rencana Induk Pengembangan (RIP) rencana strategis (Renstra). Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan misi akademik unit garapan dengan sungguh-sungguh. STIE Pasundan Bandung.

tanggung jawab serta kewenangan mengambil keputusan dalam keilmuan dan frofesinya BAB IV PENGANGKATAN. PENGADAAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI Pasal 8 Alasan Pengadaan (1) Yang menjadi alasan pengadaan antara lain : 1) 2) 3) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai Edukatif Luar Biasa (LB) b. b. Pegawai Edukatif Tetap Yayasan Pegawai Edukatif PNS Dpk Pegawai Administrasi yayasan Pegawai Pustakawan Pegawai Laboran (3) Pegawai tidak tetap Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b mencakup : a. d. Pegawai Honorer d. Pegawai Kontrak Pasal 6 Kedudukan Pegawai Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berkedudukan sebagai aparatur organisasi yang bertugas di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) pasundan dan unit garapan untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan kerja secara Profesional jujur dan adil bagi terciptanya tujuan organisasi Pasal 7 Jabatan Pegawai Jabatan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas a. Jabatan Fungsional adalah kedudukan tertentu dibidang edukatif dan penelitian yang menunjukan tugas. e.49 a. c. Pegawai Edukatif Magang c. Jabatan Struktural b.PAS/CMI/2005 . Jabatan Fungsional Jabatan Struktural adalah kedudukan tertentu dalam organisasi.

10) Memenuhi persyaratan administratife lainnya yang ditetapkan. Pegawai Yayasan dan pegawai instansi BUMN. Adanya penambahan peralatan/perlengkapan dan atau pengembangan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan pegawai (2) Pelaksanaan pengadaan pegawai diserahkan pada kebutuhan unit garapan atas dasar persetujuan Yayasan yang didasarkan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. Adanya kekosongan dan perluasan formasi dalam organisasi b. Pasal 9 Persyaratan Pegawai (1) Setiap Pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a. 6) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. Adanya pegawai yang mengundurkan diri.50 a. Untuk tenaga edukatif harus memenuhi syarat : 1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) WNI dan atau WNA yang mendapat izin dari instansi yang berwenang 3) Memiliki kralifikasi sebagai tenaga edukatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . 8) Harus bebas Narkotika dan obat-obatan terlarang. Untuk tenaga administratif harus memenuhi syarat : 1) Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setingitinginya 30 tahun 3) Tidak pernah dipidana penjara kurungan berdasarkan keputusan hakim yang telah memiliki kekuatan hokum yang tetap 4) Tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan/atau menentang Pemerintah yang sah 5) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan oleh instansi lain sebelumnya. pensiun dan atau meninggal dunia c. b. BUMD dan BUMS 7) Harus memiliki kecakapan keahlian yang dibutuhkan dan berpendidikan formal minimal SLTP. 9) Harus memiliki kesanggupan uuntuk memajukan misi Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan Unit garapan serta sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku.

harus memenuhi kesetaraan jabatan fungsional sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 11 Pengangkatan Sebagai Pegawai Tetap (1) Untuk dapat diangkat sebagai Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan harus dipenuhi syarat-syarat berikut : a.51 4) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seta tidak terlibat gerakan yang menentang Pancasila/UUD 1945 dan/atau pemerintahan yang sah 5) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi 6) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara 7) Berusia serendah-rendahnya 23 tahun dan setinggitingginya 40 tahun kecuali untuk S3 tidak dibatasi. Melaksanakan tugas dan tidak melanggar hokum serta peraturanperaturan kepegawaian lainnya yang berlaku di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan d. 11) Memiliki Pendidikan formal lulusan S2 atau spesialisasi 1 dan atau lulusan S1 yang sedang menjalani pendidikan S2 disertai keterangan mengajar dari pimpinan unit garapan. 10) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS.PAS/CMI/2005 . Menjalani masa percobaan sebagai calon pegawai tetap selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak ditetapkan sebagai calon pegawai dan/atau selambat-lambatnya 4 (empat) tahun c. Dinyatakan lulus mengikuti/menjalani seleksi sebagai calon pegawai b. (2) Proses. 8) Tidak pernah dipidana penjara/kurungan berdasarkan keputusan instansi lain sebelumnya. Mampu menunjukan prestasi kesungguhan dan loyalitas dalam bidang kerjanya serta mampu merealisasikan misi Paguyuban Pasundan (2) Pengangkatan Pegawai sebagai dimaksud dalam ayat (1) harus memperhatikan pola keberadaan formasi dan kemampuan pendanaannya (3) Pengangkatan pegawai edukatif. 9) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan boleh instansi lain sebelumnya. Pegawai Instansi BUMN.BUMD dan BUMS. pegawai yayasan lain. mekanisme dan tata cara penyampaian pemenuhan syaratsyarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.

Lulusan S1 : III/a : Penata g.52 pegawai tetap dan bila kesetaraan dimaksud tidak terpenuhi. Lulusan SMU/SMK : I/c : Juru Tingkat I c. Jujur. Penilaian pekerjaan b. Lulusan SLTP : I/a : Juru Suruh b. Terbukannya kemungkinan untuk memajukan organisasi di lingkungan Paguyuban Pasundan Pasal 13 Golongan dan Kepangkatan Pegawai (1) Pengangkatan untuk pertama kali sebagai pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan ditetapkan dalam posisi berikut : a. Lulusan Diploma 2 : II/b : Pengatur e.PAS/CMI/2005 . Lulusan S2/SP 1 : III/b : Penata Muda h. Lulusan S3/SP 2 : III/c : Penata Madya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Keahlian yang dimiliki c. g. (4) Tata cara proses dan prosedur pengangkatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan lebih lanjut akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersebut. Lulusan Diploma 1 : I/d : Juru Tingkat I d. amanah dan berprestasi f. statusnya dikembalikan sebagai calon pegawai apabila dalam 2 (dua) tahun berikutnya kesetaraan tersebut tidak diselesaikan. Memiliki loyalitas dan mampu menjalankan misi khusus Paguyuban Pasundan. Lulusan Diploma 3 : II/c : Pengatur Muda f. Rasionalisasi Pangkat dan golongan e. Pengalaman dalam bidannya d. Pasal 12 Penempatan Pegawai Penempatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dalam jabatan structural atau jabatan fungsional berdasarkan prinsip tepat guna dan tepat sasaran dengan tetap berkewajiban memperhatikan : a. maka status tenaga educatifnya dibatalkan.

Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) c. (7) Kenaikan pangkat tersebut di atas berdasarkan usulan dan dipenuhinya persyaratan lainya yang ditentukan.PAS/CMI/2005 . Formasi yang tersedia e. Sesuai dengan kemampuan anggaran Yayasan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. antara lain : a. Rekomendasi atasan langsung d. Bagi mereka yang memiliki ijazah yang sah lebih tinggi dari pendidikan pada pengangkatan pertamanya dapat menyesuaikan ijazahnya bila yang bersangkutan memiliki masa kerja minimal 10 tahun memegang jabatan tertentu serta ijazah yang dimiliki relevan dengan tugas yang diembannya ada formasi dan anggaran yang tersedia. Masa kerja b.53 (2) Khusus untuk tenaga edukatif disyaratkan untuk memperhatikan kesetaraan jabatan dan angka kredit kumulatif berdasarkan ketentuan yang berlaku Pasal 14 Kenaikan Pangkat (1) Kenaikan pangkat reguler dikenakan kepada seluruh pegawai tetap setelah memenuhi masa kerja minimal 4 tahun serta memenuhi persyaratan lainnya ada formasi dan anggaran untuk itu tersendiri (2) Kenaikan pangkat istimewa diberikan kepada tenaga edukatif yang memiliki prestasi luar biasa yang memenuhi persyaratan lainya yang berlaku dan anggaran untuk itu tersedia (3) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurangnya 4 tahun (4) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurannya 4 tahun (5) Kenaikan pangkat anumerta : diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia karena melaksanakan tugas dan pegawai yang bersangkutan diberi kenaikan pangkat anumerta satu tingkat di atas pangkat/golongan terakhir (6) Kenaikan pangkat karena penyesuaian izajah.

Formasi b. Anggaran d. DP3 g. Kepangkatan e. pengabdian dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama Islam serta budaya Sunda Sistem prestasi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b. Sistem Prestasi Kerja Sistem karier sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir a.54 (8) Tata cara dan mekanisme kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pasal ini akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersendiri (1) (2) (3) (4) Pasal 15 Pembinaan Pegawai Sistem pembinaan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang digunakan untuk : a. Jabatan f. adalah suatu system dimana pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap didasarkan atas kecakapan proses selanjutnya ditentukan oleh masa kerja kesetiaan. Daftar Urut Kepangkatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Rotasi dan mutasi pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan didasarkan atas prestasi kerja yang obyektif nyata dan berdaya dukung bagi organisasi Teknis pelaksanaan dan mekanisme sistem karier dan sistem prestasi kerja akan diatur dan ditetapkan dlm peraturan tersebut sesuai dengan kondisi unit garapan masing-masing. Pengadaan c. adalah suatu system dimana untuk pengisian formasi. Pasal 16 Prasarat Pembinaan (1) Untuk melaksanakan pembinaan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang wajib dijadikan prasyarat mencakup hal-hal berikut : a. Sistem Karier b.PAS/CMI/2005 . ketaatan.

Latihan pra jabatan b. BAB V PENDIDIKAN. Pendidikan lanjutan/spesialisasi (3) Hasil pendidikan dan latihan pegawai baik atas inisiatif sendiri atau ditugaskan oleh lembaga menjadi bahan penilaian untuk promosi pegawai (4) Pendidikan dan latihan sebagai mana dimaksud dalam ayat (3) mekanisme dan teknisnya diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.PAS/CMI/2005 . Disiplin dan Sanksi l. Pendidikan dan Latihan j. PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI Pasal 17 Pendidikan dan Pelatihan (1) Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan sesuai dengan tugas dan profesinya. Latihan dalam jabatan berupa kursus.55 h. Prestasi dalam bidang agama. (2) Pendidikan dan latihan dalam ayat (1) dimaksud dalam ayat (1) dan (2) antara lain berupa : a. Penggajian n. Penghargaan k. Pasal 18 Tujuan Pengembangan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c. budaya Sunda dan Olahraga m. Cuti (2) Tata cara untuk merealisasikan criteria pembinaan dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh unit garapan dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan baik secara periodic 6 (enam) bulanan maupun diakhir masa jabatan. lokakarya dan/ atau keterampilan lainnya yang mendukung pekerjaan. Perawatan Kesehatan i. seminar.

produktifitas dan kualitas kerja pada masing-masing bidang kerjanya Pasal 19 Dasar Pengembangan Pegawai Pengembangan Pegawai disusun berdasarkan : (1) Analisa kebutuhan pegawai pada masing-masing unit garapan (2) Anggaran belanja yang tersedia pada masing-masing unit garapan (3) Jenis pekerjaa.56 Pengembangan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Pasundan (YPT) Pasundan bertujuan untuk : (1) memenuhi kualitas dan kuantitas pegawai yang produktif dan berprestasi (2) Tercapanya misi Paguyuban Pasundan dalam sikap aktivitas kerjanya (3) Tercapainya efektivitas. kepastian dan kebijakan kapasitas. sifat. volume kerja. jenjang dan pengangkatan yang tersedia (4) Pembinaan karier pegawai dan prestasi kerjannya Pasal 20 Sistem pengembangan Pegawai Sistem Pengembangan pegawai berdasarkan atas : (1) Perlakuan yang sama terhadap kuantitas pegawai pada unit-unit garapan (2) Sifat kualitas dan volume kerja yang dibebankan pada unit-unit garapan (3) Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan tuntunan organisasi dan kualitas pelayanan BAB VI PENGAJARAN Pasal 21 Sistem Penggajian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. efesiensi.PAS/CMI/2005 .

II/d dan III/d b. Telah memegang golongan itu sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun c. Ketaatan e. Kesetiaan b. Insentif sebagai kompensasi prestasi kerja c.57 (1) Sistem penggajian yang digunakan bagi pegawai tetap adalah sistem pola ganda dengan tetap memperhatikan sifat pekerjaannya. Tanggung Jawab d. (2) Sifat pekerjaan yang dimaksud dalam ayat (1) adalah pembinaan yang sesuai dengan kemampuan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berupa : a. Gaji pokok terbaru menurut ketentuan dan peraturan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Tidak dalam keadaan cuti sementara dan menjalani hukuman lainnya (3) Penyelenggaraan ujian dinas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) akan diatur dan diterapkan dalam surat keputusan Yayasan sesuai dengan kemampuan keuangan Pasal 24 Penilaian Pelaksanaan Kerja Pegawai (1) Terhadap pelaksanaan kerja pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dilakukan penilaian (2) Unsur-unsur yang dinilai dalam DP3 sebagai mana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini antara lain meliputi : a. Penghasilan lainnya yang umum dan sah pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan BAB VII PENGINTEGRASIAN Pasal 23 Ujian Dinas (1) Ujian dinas adalah ujian kenaikan golongan untuk peggawai administratif yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Prestasi kerja c. (2) Setiap pegawai administratif Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berhak mengikuti ujian dinas apabila memenuhi syarat : a.PAS/CMI/2005 . Kejujuran Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Memiliki golongan I/d .

(6) Perubahan DUK terjadi apabila ada pegawai yang dipromosikan meninggal dunia pindah instansi dan atau berhenti sebagai pegawai Yayasan (7) Perubahan DUK tersebut diberitahukan kepada seluruh pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. b. Kerjasama g. f. (5) Bagi setiap pegawai diberi hak untuk mengajukan keberatan atas daftar urut kepangkatan yang telah disampaikan usulan dan atau keberatan dimaksud diajukan secara hierakhis dalam kurun waktu paling lambat 30 (tiga puluh ) hari sejak DUK diterima pegawai yang bersangkutan. d. Prakarsa h.PAS/CMI/2005 . Kepemimpinan i. c. e. Pasal 26 Disiplin Pegawai (1) Setiap pegawai wajib meningkatkan disiplin secara sungguh-sungguh dengan penuh rasa tangggung jawab (2) Peraturan disiplin pegawai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri BAB VIII PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.58 a. Realisasi misi Paguyuban Pasundan (3) Bobot penilaian terhadap unsure-unsur yang dimaksud dalam ayat (2) di tuangkan dalam komposisi sebagai berikut : Nilai 91 – 100 : Amat baik Nilai 76 – 90 : Baik Nilai 61 – 75 : Cukup Nilai 51 – 60 : Sedang Nilai 50 ke bawah : Kurang (4) Pengisian Format dan atau penempatan posisi pegawai sebagai mana dimaksud dalam ayat (2) wajib dilakukan menurut pertimbangan skala prioritas yang tersusun dalam daftar urutan kepangkatan.

Bantuan lainnya (3) Bentuk kesejahtraan Pegawai yang bersifat immaterial meliputi : a. Penyedian sarana peribadatan b.59 Pasal 27 Kesejahtraan Pegawai (1) kesejahtraan pegawai adalah bentuk pelayanan tambahan yang diberikan oleh lembaga terhadap pegawai dalam bentuk materil meliputi : (2) Bentuk kesejahtraan pegawai yang bersifat materil meliputi : a. Uang lembur e. Tunjangan-tunjangan 1) Tunjangan struktural bagi pemangku jabatan 2) Tunjangan Fungsional bagi Dosen/ Asisten/ Peneliti/ Laboratorium/ Pustakawan 3) Tunjangan suami istri 4) Tunjangan anak 5) Tunjangan duka cita kematian 6) Tunjangan kesehatan dan pengobatan karena sakit/ kecelakaan 7) Tunjangan menjalankan Ibadah Haji yang pertama 8) Tunjangan perkawinan yang pertama 9) Tunjangan Hari Raya b. Transport kehadiran d.PAS/CMI/2005 . Bantuan lainnya (4) Mekanisme dan teknis pemberian kesejahtraan pegawai yang dimaksud dalam ayat (20 dan (3) ditetapkan dalam aturan tersendiri sesuai dengan kemampuan Pasal 28 Cuti Pegawai (1) Cuti pegawai merupakan hak yang diberikan kepada pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sesuai dengan kondisi objektif pada unit garapan masing-masing (2) Cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi Cuti tahunan a. Asuransi pegawai c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penyediaan sarana olahraga dan kesenian c.

60

b. c. d. e. f. g.

Cuti besar Cuti karena sakit/kecelakaan Cuti melahirkan Cuti untuk melaksanakan ibadah Haji Cuti karena alasan-alasan penting Cuti lainnya yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Tata cara cuti secara teknis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut oleh pimpinan unit garapan masing-masing. Pasal 29 Penghargaan (1) Terhadap pegawai yang berprestasi, berjasa dan/atau menunaikan pekerjaannya secara tidak tercela akan diberikan penghargaan (2) Penghargaan yang dimaksud dalam ayat (1) antara lain berupa : a. Promosi dan kenaikan pangkat sesuai dengan lain berupa : b. Piagam penghargaan c. Bintang Jasa d. Lencana e. Uang dan atau benda material lainnya Tata cara pemberian penghargaan diatur dalam peraturan tersendiri. BAB IX SANKSI DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Pasal 30 Sanksi (1) Terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dan peraturan pokok kepegawaian dan aturan lainnya akan dikenakan sanksi (2) Efektivitas pengenaan sanksi dilakukan melalui pencatatan pengontrolan dan pendokumentasian segala macam pelanggaran (3) Bentuk sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur dalam peraturan tersendiri.

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

61

(2)

Pasal 31 Pemutusan Hubungan Kerja (1) Pemutusan hubungan kerja terjadi apabila pegawai a. Mengundurkan diri b. Melakukan pelanggaran yang bersifat prinsif c. Dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap d. Perampingan organisasi Kompensasi atas pemutusan hubungan kerja ini disesuaikan dengan kemampuan unit garapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB X PERATURAN PERALIHAN Pasal 32 Peraturan pokok kepegawaian ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan bagi unit garapan yang belum dapat melaksanakan dalam waktu paling lambat 5 (lima tahun harus dapat melaksanakan sepenuhnya) BAB XI PENUTUP Pasal 33 Setiap pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan secara otomatis menjadi Anggota Paguyuban Pasundan yang secara administratif diwajibkan melakukan pendaftaran pada Anak Cabang atau Cabang di lingkungan unit garapan masing-masing Segala peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Yayasan sebagai perubahan dan perbaikan dari peraturan sebelumnya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan tanpa merubah seluruh peraturan pokok yang telah ditetapkan. Hal-hal yang belum lengkap dalam peraturan pokok kepegawaian ini akan diatur kemudian dalam peraturan tersebut dan merupakan addendum yang tidak terpisahkan.

(1)

(2)

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

62

Ditetapkan di : B a n d u n g Pada tanggal : 4 April 2001 Ketua Sekretaris

Prof. Dr. H. M Sidik Priadana, MS

Dr. H. Tjahjo Sutisnawidjaya, MS

Anggot a

Asep Syamsul Drs,M.Pd

Bachri,

T. Subarsyah, SH, S.Sos, CN

Elli Ruslina, SH.M.Hum

Dadang Ahmad, Drs

Aan Herdiyana,Drs

PERATURAN PENGANGKATAN/PEMBERHENTIAN TUGAS POKOK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB, KENAIKAN PANGKAT/JABATAN TENAGA PENGAJAR TETAP YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Pengangkatan tenaga pengajar tetap Yayasan. wewenang dan tanggung jawab dibidang pendidikan dan pengajaran.63 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I 1) Tenaga Pengajar adalah tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan yang ditugaskan kepada Sekolah Tinggi Pasundan dengan tugas pokok. 2) Pengangkatan tenaga pengajar adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. Undang-undang Dasar 1945. Dari Kopertis/Depdiknas.PAS/CMI/2005 . penelitian dan pengabdian pada masyarakat ( Tridharma Perguruan Tinggi ). pengadaan harus berdasarkan keperluan. Penerimaan tenaga pengajar bantuan dari pemerintah (PNS) dpk. 2) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindakan pidana kejahatan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 5) Pengangkatan tenaga pengajar didasarkan pada persyaratan yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 3) Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. baik dalam arti jumlah maupun dalam arti mutu. BAB II PERSYARATAN PENERIMAAN DAN LAMARAN Pasal 2 Untuk menjadi tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi persyaratan : 1) Warga Negara Republik Indonesia. 4) Pengangkatan tenaga pengajar dapat dilakukan dengan cara : a. baik pemerintah maupun Swasta. b. 4) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu Instansi. 3) Pengangkatan tenaga pengajar untuk mengisi formasi yang kosong. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya tenaga pengajar yang berhenti atau adanya pengembangan. Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia.

3) Telah mengabdikan diri di lingkungan Pasundan sekurang-kurangnya (enam) bulan.PAS/CMI/2005 . 4) Harus melalui masa percobaan. khusus untuk tenaga pengajar tetap Yayasan lulusan S3 tanpa masa percobaan. 8) Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan yang berlaku di Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan maupun Pemerintahan. Pasal 6 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Bersedia ditempatkan dimana saja Perguruan Tinggi Pasundan itu berada. syarat-syarat tambahan yaitu : 1) Berusia setinggi-tingginya 40 tahun untuk Dosen tetap lulusan S2 (Gol III B) dan 65 tahun untuk Dosen tetap senior (Gol IV C ke atas). 7) Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter. 9) Sanggup melaksanakan dan mengembangkan misi Paguyuban Pasundan yang menjadi identitas Perguruan Tinggi Pasundan. Pasal 5 Penerimaan tenaga edukatif senior (Gol.64 5) Pendidikan minimal S2 atau yang memiliki kecakapan keahlian yang diperlukan. dan lulusan S3 adalah III C. Pasal 3 Untuk pengangkatan tenaga pengajar tetap YPT. Pasundan selain syaratsyarat di atas. Tenaga ini dapat diambil dari tenaga kependidikan dilngkungan Depdikbud atau Departemen lainnya yang relevan dengan disiplin ilmu yang diperlukan. 2) Pengangkatan lulusan S2/S3 dengan masa kerja akan diperhitungkan. 6) Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keputusan dari POLRI. IV C ke atas) didasarkan kepada kebutuhan pembinaan suatu mata kuliah. Pasal 4 1) Penerimaan tenaga tetap Yayasan lulusan S2 tanpa masa kerja diterima dengan pangkat/golongan III B. dengan lama masa percobaan paling lama 1 tahun.

harus atas Rekomendasi Pembantu Ketua dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. 2) Surat lamaran tersebut harus dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai berikut : a.PAS/CMI/2005 . Surat keterengan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. Daftar riwayat hidup b. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter e. Pas Foto Pasal 9 1) Pelamar yang memenuhi syarat.65 1) Tenaga Pengajar luar biasa. Fhoto Copy Ijazah terakhir c. Pasal 8 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri. Surat pernyataan dari pelamar dari pelamar bahawa ia tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai g. 2) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan selanjutnya diseleksi di tingkat Institusi. Pasal 7 Untuk penerimaan tenaga edukatif bantun pemerintah (PNS dpk) atau pindahan dari Perguruan Tinggi lain. BAB III JABATAN TENAGA PENGAJAR DAN BIDANG KEGIATANNYA Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengangkatannya berlaku untuk 1 (satu) tahun akademik. 2) Pengangkatan dan pemberhentian pada ayat 1 pasal 6 dilakukan oleh Pemimpin Perguruan Tinggi yang bersangkutan. 3) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan diajukan kepada Institusi selanjutnya Institusi mengajukan kepada Yayasan untuk Pengangkatannya. tahap awal diseleksi di tingkat STKIP Pasundan. Apabila masih diperlukan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun akademik berikutnya dan seterusnya. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI d.

Melaksanakan kegiatan detasering dan pencakokan dosen. e. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. k. Mengembangkan program perkuliahan. Asisten Ahli b. Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya.PAS/CMI/2005 . i. meliputi : a. meliputi : a. c. Lektor c. Membimbing seminar mahasiswa. Mengembangkan program perkuliahan. Guru Besar Pasal 11 1) Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran. 2) Melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium. Penguji pada ujian akhir. Lektor Kepala d. 2) Jabatan Tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah sebagai berikut : a. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN). b. Mengembangkan bahan pengajaran.66 Pasal 10 1) Jabatan Tenaga Pengajar adalah Tenaga Fungsional. praktek keguruan. Praktek Kerja Lapangan (PKL). b. Membimbing tugas akhir penelitian mahsiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. l. f. Praktek Kerja Nyata (PKN). h. g. d. Membina kegiatan mahasiswa dibidang akademik dan kemahasiswaan. j. Menyampaiakan orasi ilmiah. Melaksanakan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Menduduki jabatan dalam lembaga pemerintah/pejabat negara sehingga harus dibebaskan dari jabatan organiknya. praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran.

WASPAN/8/1999). melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. 3) Tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk berhak memberi kuliah dan menguji mandiri minimal asisten ahli yang berijazah Magister Spesialis I (SK. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. Melaksanakan (M) kegiatan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. e. 3) Asisten Ahli yang berijazah Doktor/Spesialis II melaksanakan (M) bimbingan Skripsi dan Thesis. 38/KEP/MK. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. penelitian. d. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Asisten Ahli yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan pembuatan Thesis. dan tugas-tugas lain yang bersifat akademik.67 c. evaluasi. asistensi. Membuat/menulis karya pengabdian kepada masyarakat. Pasal 13 Tugas Pokok Asisten Ahli adalah . WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pasal 12 1) Tugas pokok tenaga meliputi : kegiatan memberi kuliah (tatap muka). serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. Memberi latihan/penyuluhan/penataran pada masyarakat.PAS/CMI/2005 . BAB IV TUGAS POKOK. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut: 1) Asisten Ahli yang berijazah Sarjana/Diploma IV membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi. 36 jam atau setara dengan 12 SKS yang dapat di kerjakan dalam maksimum 6 hari dan dapat dilakukan pada pagi. 2) Beban kerja minimal tenaga pengajar tetap Yayasan. B. sore atau malam hari tergantung pada keperluan. pengabdian pada masyarakat. praktikum. MENKOWASBANG No. Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Sarjana/Diploma bagi yang berlatar belakang pendidikan Sarjana/Diploma IV. A.

melaks anakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. Lektor yang berijazah Doktor/Spesialis II. Pasal 14 Tugas pokok Lektor adalah : 1) Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran. Pasal 15 Tugas Pokok Lektor Kepala adalah : A. Lektor yang berijazah Sarjana/Diploma IV melaksanakan (M) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Thesis.Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. b. 2) Melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. serta diraih tugas (D) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister dan membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. C. Magiter dan atau Doktor. dan bagi Lektor Kepala yang berijazah Magister/Spesialis I membantu (B) kegiatan bimbingan Disertasi. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Magister serta bagi yang berijazah Doktor/Spesialis II. serta membantu (B) kegiatanm pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. c.68 Sarjana/Diploma Magister bagi yang berlatar belakang pendidikan Magister/Spesialis I. Lektor yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis.PAS/CMI/2005 . penelitian dan penagabdian pada masyarakat pada program pendidikan Sarjana/Diploma dan bagi yang berijazah Magister Spesialis I. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Sarjana/Diploma Magister dan Doktor bagi yang berlatar belakang pendidikan Doktor/Spesialis II. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut : a.

Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada program pendidikan Sarjana/Diploma. E. Magister. C. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang tugas umum pemerintahan dan pembangunan. KENAIKAN PANGKAT/JABATAN Pasal 19 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Magister. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana/Diploma. B. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Magister dan atau Doktor.PAS/CMI/2005 . C.38/KEP/MK.WASPAN/8/1999) Pasal 18 Tenaga Pengajar Tetap Yayasan/PNS dpk wajib menjaga nama baik lembaga tempat dimana bekerja. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada progrsam pendidikan Sarjana /diploma. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. D.69 B. Kekputusan ini (KEPUTUSAN MENKOWASBANGPAN No. Pasal 17 Rincian Tugas Pokok. dan nama baik Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan umumnya. Magister. wewenang dan Tanggung jawab jabatan tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal (13) sampai dengan Pasal (16) adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran I. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Thridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana. dan atau Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidiakan Doktor bagi mereka yang berijazah Doktor/Spesialis II. Pasal 16 Tugas Pokok Guru Besar A. BAB V GAJI. khususnya. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Magister bagi yang berijazah Magister/Spesialis I atau Doktor/Spesialis II.

PAS/CMI/2005 .ah sebagimana tersebut dalam lampiran II. c. untuk masing-masing tingkat. Apabila dipandang perlu Tim Angka Kredit dapat membentuk Tim Teknis Penilai Angka Kredit. Penlitian c. Pengabdian pada masyarakat 3) Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi adalah Penunjang Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3). 2) Kenaikan Pangkat/jabatan tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi DP3 dan angka kredit yang telah ditetapkan dalam Keputusan MENKOWASBANGPAN No. Pasal 23 1) Panitia Penilian jabatan Tenaga Pengajar tetap pada Sekolah Tinggi a. b.3 tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil. 4) Perincian kegiatan dan angka kredit untuk masing-masing unsur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ada. Anggota Tim Teknis Penilai Angka Kredit terdiri dari para ahli yang berasal dari tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk untuk a. Pasal 21 1) Untuk dapat diangkat dalam jabatan Tenaga Pengajar. Pasal 22 1) Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari : Unsur utama Unsur penunjang 2) Unsur utama terdiri : a. seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka Kredit yang ditentukan. Pendidikan dan pengajaran b.70 Pasal 20 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Perturan Pemerintah No. b. Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Tim Tekis Penilai Angka Kredit ditetapkan masing-masing dengan keputusan Ketua. 38/KEP/MK/WASPAN/8/1999. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Yayasan dapat menetapkan kepangkatan Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang diajukan Ketua. d. Pasal 24 USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT TENAGA PENGAJAR 1) Usul penetapan angka kredit Tenaga Pengajar diajukan oleh Ketua/Ketua kepada Kopertis. 2) Pengangkatan Tenaga Pengajar bantuan Kopertis (PNS dpk) dalam suatu jabatan struktural hanya dapat dilakukan sesudah mendapatkan persetujuan Kopertis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. 2) Dirjen Dikti atau Pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Asisten Ahli sampai dengan Lektor. ditetapkan oleh Ketua. 2) Panitia Penialai Jabatan Tenaga tetap Yayasan. 3) Masa kerja Anggota Panitia Penilai sesuai dengan yang tertera dalam SK. 3) Tanpa persetujuan Kopertis seorang Tenaga Pengajar Tetap bantuan Kopertis dapat diangkat dalam suatu jabatan struktural di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan sebagai Pjs.PAS/CMI/2005 . BAB VI JABATAN STRUKTURAL DAN PERANGKAPAN JABATAN Pasal 26 1) Tenaga Pengajar Yayasan/Pegawai Negeri Sipil dpk dapat menduduki jabatan strukural.71 membantu melakukan penilaian terhadap usul Penetepan Angka Kredit dalam Bidang Ilmu yang bersifat khusus. Ketua 4) Tata kerja dan tata cara penilaian Panitia Penilaian ditetapkan oleh Ketua. masing-masing dengan ijin Yayasan dan Kopertis. Tim Teknis Penilai Angka Kredit menerima tugas dari dan bertanggung jawab kepada Ketua Tim Penilai. Pasal 25 Pejabat yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit adalah : 1) Sekretaris Jenderal DEPDIKNAS atau pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Lektor kepala dan Guru Besar.

Cuti bagi Tenaga Pengajar Tetap terdiri dari : Cuti sakit Cuti bersalin Cuti melaksanakan perintah Agama Cuti karena alas an penting 1) 2) a. seorang dosen tetap Kopertis tidak dibenarkan untuk merangkap dengan kedudukan sebagai Dosen Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 2) Kedudukan sebagai dosen tetap Yayasan juga tidak dapat dirangkap dengan status sebagai Dosen tetap Perguruan tinggi di luar lingkungan Yayasan Tinggi Pendidikan Tinggi Pasundan. c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 7) Jabatan Struktural tidak boleh dirangkap. kecuali sebagai Pjs. 3) Mereka yang waktu itu memegang jabatan rangkap seperti termaksud dalam pasal ini poin (1) dan (2) diharuskan memilih salah satu jabatan tersebut. BAB VII CUTI Pasal 28 Ketetapan Cuti bagi Tenaga Pengajar Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan ditentukan oleh pejabat yang berwenang dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mendapat gaji penuh.72 4) Tenaga Pengajar hanya diperkenankan menduduki jabatan struktural Akademis dan tidak boleh menduduki jabatan struktural Administrasi 5) Bilamana saat diperlukan jabatan Struktural akademik dapat pula dipegang langsung oleh Dosen luar biasa atau lainnya (bukan Dosen tetap Yayasan/ Dosen tetap Kopertis). 6) Semua tenaga Pengajar yang memegang jabatan strukural diperlukan sebagai pegawai tetap Yayasan dan kepadanya diberikan penghasilan dan tunjangan menurut ketentuan yang berlaku. setelah memperoleh ijin tertulis dari pejabat instansi asal yang berwenang. dan dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat dibenarkan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan.PAS/CMI/2005 . b. Pasal 27 1) Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. Tanpa ijin tertulis dari pejabat yang berwenang/instansi asal yang berwenang tidak dibenarkan untuk diangkat dalam suatu jabatan struktural. d.

Melakukan perbuatan yang merugikan d.PAS/CMI/2005 .73 BAB VIII PEMBERHENTIAN Pasal 29 1) Berakhirnya hubungan kerja sebagai tenaga Pengajar Tetap Yayasan dapat terjadi karena. dengan alasan yang Rasional. diajukan permohonan pemberitahuannya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dikonsultasikan kepada yang bersangkutan. 2) Yayasan dapat mengabulkan permohonan berhenti atau menolaknya jika dipandang perlu. a. Tidak cakap jasmani dan rohani e. Penyederhanaan organisasi Pasal 30 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan yang bermaksud berhenti dari kepegawaiannya harus mengajukan permohonan kepada Yayasan melalui Ketua. 4) Batas usia pensiun Guru Besar tetap 70 tahun dan lektor Kepala 65 tahun. Meninggal dunia f. Karena mencapai batas usia pensiun c. 3) Tenaga Pengajar tetap Yayasan yang telah mencapai usia pensiun. Atas permintaan sendiri b. 2) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi apabila masih diperlukan tenaganya dikonsultasikan dulu oleh Ketua kepada pengurus Yayasan. Pasal 31 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua/Pembantu Ketua kepada yang bersangkutan 3 (tiga) bulan sebelumnya. Pasal 32 1) Tenaga Tetap Yayasan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/Organisasi Paguyuban Pasundan diajukan pemberhentianya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dilakukan usaha-usaha : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

BAB IX PENUTUP Pasal 36 1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang dinilai tidak cakap Jasmani dan rohani seperti gangguan ingatan dan cacad jasmani dalam masa pengabdian kepagawainnya dapat diberhentikan oleh Yayasan dengan jaminan kesejahteraan. Perubahan-perubahan terhadap pasalpasal dalam ketentuan ini dilakukan melalui musyawarah antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan dengan catatan bahwa semua ketentuan yang ada yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. Pasal 34 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang meninggal dunia dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana pensiun. Tenaga Tetap Yayasan yang tidak cakap jasmani/rohani pengajuan pemberhentiannya dilakukan oleh Ketua kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. pengajuan pemberhentiannya langsung oleh Ketua kepada Yayasan.74 2) 3) 4) a.PAS/CMI/2005 . perjudian. Pasal 37 1) Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Mengetahui : Ditetapkan di : BANDUNG Pada Tanggal : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. Pemberian nasehat b. Peringatan lisan/tulis Perbuatan merugikan lembaga yang dikatagorikan berat seperti pembunuhan. perkosaan dsb. Pasal 35 1) Tenaga Pengajar Tetap yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung oleh Yayasan setelah konfirmasi dengan pemimpin Perguruan Tinggi masing-masing.

H. Sudardja Adiwikarta .75 PB.Dr. PENYEMPURNAAN PERATUTAN PEGAWAI TENAGA ADMINSTRATIF TETAP STKIP PASUNDAN BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Dalam peraturan pegawai STKIP Pasundan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Syafei Prof. M.A.PAS/CMI/2005 . Paguyuban Pasundan PASUNDAN Ketua Umum Ketua YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI A.

3) Pengangkatan tenaga tetap dapat dilakuakan dengan cara : a. Pengangkatan tenaga adminstratif tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 2) Tenaga Adminstratif adalah pegawai yang diangkat dalam pangkat dan atau jabatan tertentu yang ditugaskan dalam bidang administratif yang ditempatkan di Kantor Pusat STKIP pasundan/Jurusan/Unit Garapan. diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya pengembangan atau tenaga administratif yang berhenti. Tenaga Administratif STKIP Pasundan terdiri dari : Tenaga administratif tetap Tenaga administratif tidak tetap Pasal 2 1) Tenaga administratif tetap adalah pegawai yang telah diangkat dan diberikan imbalan berupa gaji sebesar 100% 2) Tenaga tidak tetap administratif STKIP adalah tenaga administratif honorer. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengangkatan tenaga administratif tidak tetap (Kontrak). b.76 1) Pegawai adalah pegawai STKIP Pasundan yaitu mereka yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2) Pengangkatan harus berdasarkan keperluan dan persyaratan seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ STKIP Pasundan. disertai tugas dan tanggung jawab tertentu oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan atau Ketua STKIP Pasundan. 3) 4) BAB II KETENTUAN UMUM Pasal 3 1) Pengangkatan tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong.PAS/CMI/2005 .

Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Warga Negara Republik Indonesia b. Pembantu Ketua II. j.PAS/CMI/2005 . baik pemerintah maupun Swasta. Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Memiliki kecakapan/ kemampuan yang diperlukan. Photo copy Ijazah terakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Daftar riwayat hidup b. h. e. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri setempat. 3) Surat lamaran harus dilengkapi dengan : a. Negara dan Pemerintah RI.q. Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala peraturan baik peraturan pemerintah maupun Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan termasuk PHK karena restrukturisasi (surat pernyataan di atas materai cukup). f. g. Undang-undang Dasar 1945. Umur maksimal 35 tahun dan minimal 17 tahun.77 BAB III PENGADAAN TENAGA ADMINISTRATIF Pasal 4 Persyaratan Penerimaan Tenaga Admnistratif Persyaratan untuk menjadi tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah : a. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat. i. d. Tidak merangkap kerja ditempat/instalasi lain atau tidak dalam status Dosen Tetap. 2) Syarat lamaran ditujukan kepada Ketua STKIP Pasundan c. k. Pasal 5 Prosedur pPengajuan Lamaran Tenaga Adminstratif 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri di atas materai secukupnya. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai dari suatu instansi. c. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindak pidana kejahatan.

00 – 16.00 12.00 – 15.00 12.00 – 13. Surat keterangan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f.00 – 16. dengan surat tugas dari Ketua 2) Tenaga kontrak/ percobaan dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan.00 11.30 – 13.00 7 Jam Kamis 08. g.00 7 Jam Rabu 08.00 6 Jam JUMLAH JAM KERJA EFEKTIF/MINGGU 40 Jam 2) Tenaga adminstratif yang bekerja melibihi 6 hari kerja setara dengan 40 jam sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 7 dianggap Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.00 7 Jam Selasa 08.00 – 16.00 – 16.00 – 13. Pas photo ukuran 4x6 = 3 lembar h. Surat pernyataan pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.00 12.30 6 Jam Sabtu 08.00 7 Jam Jum’at 08.00 – 16. Surat keterangan kesehatan dari Dokter e. Surat keterangan berkelakuan baik dari Polri d.00 12. BAB IV TUGAS DAN KEWAJIBAN Pasal 7 1) Beban kerja tenaga administratif tetap ialah 6 (enam) hari kerja seminggu setara denagn 40 jam dengan perincian sebagai berikut : HARI KERJA WAKTU KERJA ISTIRAHAT JAM KERJA Senin 08. 3) Apabila tenaga kontrak/percobaan dalam 2 (dua) tahun pada waktu melaksanakan tugasnya mempunyai kondite kurang baik tidak akan diperpanjang kembali.00 12. Surat Akta kelahiran/ Akta kenal lahir Pasal 6 Ketentuan Pengangkatan Tenaga Administratif Setiap calon tenaga adminstratif yang telah lulus mengikuti seleksi.78 c.00 – 13. wajib melalui tahapan sebagai berikut : 1) Diangkat sebagai tenaga kontrak/percobaan.00 – 13.PAS/CMI/2005 .00 – 13.

3) Setelah penangguhan gaji berkala itu ternyata konditenya masih tetap belim baik. maka yang bersangkutan diharuskan untuk mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan Pasal 16 ayat 9) BAB VI KENAIKAN PANGKAT/GOLONGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. yang dilakukan 2 (dua) kali yakni pada pukul 08.00 (sebelum melaksanakan tugas) dan pukul 15. 3) Memilki dedikasi. 2) Kenaikan gaji berkala diberikan kepada tenaga administratif yang telah diangkat menjadi pegawai tetap paling cepat 2 (dua) tahun bila mempunyai kondite baik. 4) Menjalin kerjasama. 4) Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengikuti Upacara – upacara hari Besar Nasional lainnya. Pasal 8 Di samping tugas-tugas dan kewajiban seperti pada pasal 7 peraturan ini. BAB V GAJI DAN KENAIKAN GAJI BERKALA Pasal 9 1) Tenaga administratif STKIP Pasundan memperoleh gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan penggajian Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan / STKIP Pasundan. tenaga administratif STKIP Pasundan wajib : 1) Melaksanakan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya 2) Menjaga nama baik STKIP Pasundan.PAS/CMI/2005 . loyalitas dan pengabdian yang tinggi. membina suasana kerja yang harmonis dan kreatif demi kemajuan STKIP Pasundan. Bila tidak mengisi daftar hadir. Bilamana setelah dua tahun itu ternayata konditenya kurang baik. Tenaga administratif memperoleh pula tunjangan kehadiran (insentif) yang besarnya ditentukan menurut kemampuan STKIP Pasundan.79 melakukan tugas tambahan atas perintah atasan dan perlu mendapat imbalan. maka kenaikan gaji berkalanya ditunda selama 2 (dua) tahun.45 (sesudah berakhir jam kerja). insentif kehadiran pada hari itu dianggap hilang. 3) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengisi dan menandatangani daftar hadir.

dari golongan II ke golongan III dan dari golongan III ke golongan IV diharuskan melalui ujian dinas yang diadakan khusus untuk itu. SLTP ke SMU/SMK : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 5 (lima tahun di STKIP Pasundan) c.PAS/CMI/2005 . 3) Kenaikan pangkat penyesuaian Ijazah bagi pegawai yang lulus dari sekolah tertentu dan pangkatnya masih dibawah yang ditentukan. atau 5 (lima) tahun masa kerja di STKIP Pasundan bagi mereka yang mempunyai jabatan struktural minimal kasubbag. b. atau telah lima tahun mempunyai Ijazah S-1. Jika DP-3 cukup atau kurang kenaikan dimaksud ditangguhkan selama 1 (satu) tahun. Apabila seseorang tidak lulus dalam ujian dinas.80 Pasal 10 1) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga administratif tetap diberikan 4 (empat) tahun sekali dengan catatan DP-3 rata-rata baik. SD ke SLTP : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 3 (tiga) tahun bekerja di STKIP Pasundan. penangguhan masih belum baik. SMU/SMK ke S-1 : Dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 8 (delapan) tahun di STKIP Pasundan. BAB VII JENJANG KEPANGKATAN DAN GOLONGAN Pasal 11 Kepangkatan dan golongan bagi tenaga tetap administrasi STKIP Pasundan disusun sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka yang bersangkutan diharuskan mengikuti ujian dinas kembali paling cepat 1 (satu) tahun berikutnya. d. dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a. maka kenaikan pangkatnya ditunda selama 4 (empat) tahun dan apbila setelah 4 (empat) tahun perpanjangan. Setiap tenaga administratif tetap STKIP pasundan yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikan terakhir saat menjadi tenaga administratif. maka yang bersangkutan diharuskan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan pasal 16 ayat 9) 2) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga tetap administratif yang naik dari golongan I ke golongan II. Apabila setelah lewat waktu 1 (satu) masa penangguhan konditenya masih tetap belum baik.

2) Pengangkatan jabatan struktural adminitratif dilakukan oleh Ketua STKIP setelah konsultasi/ persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Batas usia pengabdian 60 tahun. pangkat minimal II/c dan pendidikan minimal SMU/SMK. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. bila konditenya baik berprestasi dalam kerja pangkat minimal III/b. pernah menjabat Kassubag. berprestasi dalam kerja. BAB VIII JABATAN STRUKTUR Pasal 12 1) Formasi jabatan struktural administratif diutamakan bagi tenaga administratif.PAS/CMI/2005 1) 2) . serta berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. untuk Satpam/pengemudi dengan batas maksimum golongan II/c 3) Lulusan/Ijazah SMU/SMK untuk tenaga administrasi dengan golongan maksimum III/a 4) Lulusan Perguruan Tinggi (PT) Ijazah (S1) untuk pekerjaan yang memubtuhkan latar belakang pendidikan Sarjana. rajin dan ulet dalam melaksanakan tugas. pendidikan minimal S-1 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Batas usia pengabdian 60 tahun. Pasal 13 Kepala Sub Bagian Seorang bisa dipromosikan menjadi Kasubbag apabila konditenya baik berprestasi dalam kerja.81 1) Lulusan/Ijazah SD untuk pembantu/pesuruh dengan golongan maksimum II a 2) Lulusan/Ijazah SLTP. sehat jasmani dan rohani. Usia pada saat diangkat minimal 25 tahun. maksimal 55 tahun. 3) Kepala Biro Seseorang bisa dipromosikan menjadi Kepala Biro. pangkat minimal III/a. maksimal 45 tahun. Kepala Bagian Sesorang bisa dipromosikan menjadi Kabag bila konditenya baik. sehat jasmani dan rohani serta berdedikasi tinnggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. atau pendidikan minimal SMU/SMK. dengan golongan maksimum IV/b.

82 (Sarjana) bukan tenaga edukatif. Batas usia pengabdian 60 tahun. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. Pasal 15 1) Setiap pegawai tetap administratif STKIP Pasundan dimutasikan sesuai dengan kebutuhan. d. merupakan hasil perkalian antara jumlah kehadiran dengan angka besaran yang telah ditetapkan. Besarnya uang insentif kehadiran.PAS/CMI/2005 . lebih dari 2 (dua) hari insentif diperhitungkan 50% maksimum 4 (empat) hari dapat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. insentif tidak dipotong. berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. Adalah sejumlah uang kehadiran seorang pegawai tetap pada waktu jam kerja yang telah ditentukan. 2) Mutasi dapat dilakukan di lingkungan STKIP Pasundan. BAB X KESEJAHTERAAN TENAGA ADMISTRATIF TETAP Pasal 16 Tenaga adminstrasi STKIP Pasundan disamping mendapat gaji pokok diberikan pula tunjangan berupa : 1) Insentif kehadiran a. maksimal 55 tahun. Tidak hadir (ijin/sakit) dengan keterangan/ surat pribadi maksimum dua hari dalam satu bulan. insentif tidak dierhitungkan. c. dan pernah menduduki jabatan struktural Kabag. BAB IX PERANGKAPAN JABATAN Pasal 14 1) Seseorang tenaga administratif dilarang untuk merangkap dengan kedudukan sebagai tenaga edukatif tetap STKIP Pasundan. Dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat diberikan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan hanya mendapat tunjangan struktural salah satu jabatan tanpa tunjangan lainnya. 2) Di lingkungan STKIP Pasundan dilarang perangkapan jabatan struktural administratif. b. Tidak hadir tanpa keterangan. sehat jasmani dan rohani.

Tunjangan struktural dibayarkan bersama gaji pokok. diberlakukan jam lembur dengan surat tugas dan atasan yang bersangkutan yang diketahui oleh KBTU (untuk Fakultas) dan Kepala Biro Adm. Besarnya tunjangan struktural di lingkunagan STKIP Pasundan sesuai dengan eselonisasi jabatan yang ditentukan berdasarkan kemampuan keuangan STKIP Pasundan. tetapi tidak menggunakan peristilahan atau komponen-komponen pada butir (2.Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk golongan I dan golongan II yang tidak menduduki jabatan struktural administratif apabila bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan ketentuanpada pasal 7 ayat (1) peraturan ini. b. b. b. dan tunjangan lainnya. maka tunjangan anak tersebut hilang.100. Tunjangan pendidikan anak karyawan/dosen tetap yang kuliah di STKIP Pasundan. Perhitungan besaran tunjangan jam lembur dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Lembur Hari kerja BT = JJL x Rp. Besarnya tunjangan isteri/suami ialah 15% dan tunjangan anak 2% dari gaji pokok (maksimum dua anak). 3) Tunjangan Struktural a. 2) Tunjangan Keluarga a. Umum (untuk Kantor Pusat). Tunjangan keluarga yang sudah berlaku. Tunjangan keluarga dibayarkan bersama gaji pokok. insentif kehadiran dan tunjangan lainnya. c. d. lebih dari itu maka insentif tidak diperhitungkan. insentif kesejahteraan dan lain-lain. Tunjangan anak diberikan sampai umur 18 tahun dan apabila pada umur 18 tahun atau sebelumnya telah berkeluarga.a) dianggap telah memenuhi ketentuan butir (2. Sakit dengan keterangan dokter insentif diperhitungkan. Tunjangan struktural adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan struktural (Kasubbag – Kabag – Kepala Biro).83 dalam satu bulan. Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan isteri/suami dan dua orang anak.a). 1. contoh : Delta prestasi.PAS/CMI/2005 . 4) Tunjangan kelebihan jam kerja Tunjangan kelebihan jam kerja diberikan kepada tenaga administratif yang bekerja melibihi jam kerja dengan ketentuan sebagai berikut : a. c. mendapat keringanan uang kuliah sebesar 10%.

000.III. Ibadah Haji Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.e.a dan 1.500. d.II. maka ketentuan yang sudah berjalan seperti sekarang tetap dilaksanakan dengan catatan tidak melebihi standar butir 1. 8) Bantuan Ibadah a. Bantuan musibah b. Besarnya bantuan biaya kesehatan/bulan/pegawai sebesar : Rp.f. Batas maksimum penggantian pengobatan/bulan/pegawai sebesar Rp.84 2.PAS/CMI/2005 . 7. berlaku apabila keuangan di masing-masing unit memungkinkan dan apabila kemampuan terbatas. 7) Bantuan Biaya Pengobatan a.d.200.d. mendapat bantuan sebesar 20% dari biaya keseluruhan maksimal Rp.25. obat-obatan dan perawatan rumah sakit dibuktikan dengan kwitansi. c.25.kelebihannya diganti 50%.Catatan : BT = Besarnya Tunjangan JJL = Jumlah Jam Lembur 5) Tunjangan sosial lainnya.000. Biaya perawatan rumah sakit (rawat inap) untuk golongan I. anak) mendapat bantuan dana kesehatan. ke bawah diganti seluruhnya (100%) di atas Rp. Penetapan perhitungan bantuan kesehatan didasarkan pada bukti hasil pemeriksaan dokter. 2. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan beserta keluarga (Isteri/suami. Bantuan pernikahan e. Ketentuan butir 1. b. setiap tenaga administratif tetap yang memenuhi persyaratan berhak atas tunjangan sosial berupa : a. Bantuan melahirkan anak d. 200.000.000. Lembur Hari Libur BT = JJL x Rp. Bantuan kematian c. Bantuan khitanan anak 6) Tunjangan Hari Raya (THR) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diberikan THR yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan serta pelaksanaanya diatur melalui keputusan Ketua.

dan non Struktural Rp. Ibadah Iedul Qurban. Masa kerja antara 15 sampai kurang 20 tahun tunjangan 5 kali penghasilan terakhir. diikutsertakan dengan program hari tua/ pensiun melalui kerjasama dengan pihak DPLK BNI. yang pembayarannya untuk hari tua tersebut dibayar oleh STKIP Pasundan/ Institusi. 12) Pakaian Seragam Sekolah Bantuan pakaian seragam olahraga diberikan satu tahun satu kali (satu stel training spak) yang diberikan pada saat menjelang Dies Natalis STKIP Pasundan. 10) Rekreasi Akhir Tahun Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan pada akhir tahun diberi kesempatan berekreasi bersama ke luar kota sambil bersilaturrahmi. 9) Tunjangan pensiun/meninggal dunia a. pegawai tetap STKIP Pasundan akan menerima bantuan ongkos ibadah haji (ONH) yang pertama kalinya sebesar untuk struktural Rp. Setiap pegawai tetap STKIP Pasundan. 500. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.000. 11) Pakaian seragam Bentuk pakaian seragam diberikan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali. Realisasi disesuaikan dengan kemampuan fakultas/unit kerja yang bersangkutan. c. Masa kerja antara 10 sampai kurang 15 tahun tunjangan 4 kali penghasilan terakhir.-. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima pasongan pada usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa kerja kurang dari 5 tahun tunjangan 2 kali penghasilan terakhir.000. Masa kerja antara 5 sampai kurang dari 10 tahun tunjangan 3 kali penghasilan terakhir.PAS/CMI/2005 .000. 1. b.85 Apabila kemampuan keuangan memungkinkan. tempatnay disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing. Masa kerja antara 20 sampai kurang 25 tahun tunjangan 6 kali penghasilan terakhir..

Persalinan berikutnya diberi cuti satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. atas permintaan secara tertulis dari pegawai tersebut. b. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melaksanakan Ibadah Haji berhak cuti dengan menerima penghasilan penuh. 15) Cuti Tahunan Tenaga adminstratif tetap STKIP Pasundan mempunyai kesempatan cuti tahunan yang dilaksanakan bersama saat Iedul Fitri.PAS/CMI/2005 . Tenaga admnistratif tetap STKIP Pasundan diberikan kesempatan cuti karena : a. kecuali tunjangan kehadiran sebesar 50% pada bulan pertama dan 25% pada bulan kedua dan ketiga. anak. lamanya cuti maksimal 50 hari kerja. kecuali yang berhubungan dengan mengajar (bagi dosen) Surat permohonan cuti disampaikan kepada atasan langsung sebelum melaksanakan ibadah haji. suami/isteri. adik sakit berat atau meninggal dunia. kakak.86 13) Cuti Sakit Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima cuti sakit selama satu atau dua hari setiap bulan dengan ketentuan yang bersangkutan memberitahukan secara tertulis kepada atasan tertulis. tunjangan kehadiran seperti di atas. Cuti bersalin diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti. Melangsungkan perkawinan yang pertama. Alasan penting yang tidak bisa ditinggalkan dengan mendapat ijin dari atasan langsung. bapak. 18) Pendidikan dan latihan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ibu. 14) Cuti bersalin Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan (wanita) untuk persalinan anaknya yang pertama dan kedua berhak mendapat cuti bersalin dengan menerima penghasilan penuh. Lamanya cuti bersalin adalah satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. d. 17) Cuti karena Alasan Penting. penghasilan 50%. c. Lamanya cuti maksimal 4 (empat) hari kerja. 16) Cuti melaksanakan Kewajiban Agama.

PAS/CMI/2005 . Pasal 20 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Pengangkatan tenaga adminstratif kontrak pengangkatannya berlaku (satu) tahun akademik dan dapat diperpanjang apabila diperlukan. i. Atas permintaan sendiri. BAB XI WEWENANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 17 1) Yang berwenang mengangkat dan memberhentikan tenaga tetap administratif STKIP Pasundan adalah / ketua dengan tembusan kepada pihak Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan 2) Pengangkatan tenaga administratif kontrak menjadi wewenang Ketua. Pasal 19 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang bermaksud berhenti harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan alasan yang rasional. karena : e. Karena mencapai batas usia pensiun. f. g.87 Setiap pegawai administratif tetap yang memenuhi persyaratan dan dipandang mampu berhak mendapat diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga. Pasal 18 Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi. Melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan STKIP Pasundan/ Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan. Meninggal dunia. 2) Rektor dapat mengabulkan permohonan berhenti tersebut atau penolakanya jika dipandang perlu setelah konsultasi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Tidak cakap rohani/jasmani. j. h. penentuan peserta diklat ditentukan oleh panitia khusus. Penyederhanaan organisasi.

Peringatan lisan/tertulis c. dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarganya yang ditinggalkan berhak mendapat santunan seperti diatur dalam pasal 16 point 9. pembunuhan. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarga. apabila masih diperluakan tenaganya dapat dikonsultasikan dengan Ketua. perampokan atau bentuk kriminal lainnya diajukan langsung pemecatan/pembunuhan. 3) Pengajuan permohonan berhenti diajukan oleh yang bersangkutan kepada Rektor. perkosaan. Pemberian nasehat b. pemalsuan nilai ujian. Pasal 22 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang dinilai tidak cakap rokhani seperti terganggunya ingatan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berkompeten dalam masa pengabdian kepagawaiannya dapat diberhentikan dengan jaminan kesejahteraan seperti pada pasal 16 ayat 9.88 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua kepada yang bersangkutan 3 bulan sebelumnya. membocorkan/menjual soal ujian.PAS/CMI/2005 . Pembebasan tugas 2) Perbuatan merugikan STKIP Pasundan/Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan yang dikatagorikan berat seperti : korupsi. Pasal 21 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/organisasi Paguyuban Pasundan. 2) Tenaga administratif STKIP Pasundan yang ada yang telah mencapai batas usia pensiun. diajukan pemberhentiannya kepada Ketua setelah dilakukan usaha-usaha : a. 2) Pengajuan pemberhentian dilakukan oleh atasannya pada Ketua. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4) Batas usia pensiun tenaga administratif adalah 60 tahun. Pasal 23 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang meninggal dunia.

PAS/CMI/2005 . PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I Dalam peraturan yayasan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.H.89 Pasal 24 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung Ketua atas persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 2) Perubahan-perubahan terhadap pasal-pasal dalam ketntuan ini dilakukan melalui musyawarah kerja pimpinan di lingkungan STKIP Pasundan. Sudardja Adwikarta. MA. Pasal 26 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan setiap ketetapan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. Bandung Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Ketua Prof. BAB XII PENUTUP Pasal 25 1) Pasal-pasal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.Dr.

atau pihak lain. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh Pegawai Yayasan. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. Undang-undang Dasar 1945. diri sendiri.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pemerintah. 3) Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Pegawai Yayasan karena melanggar Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. 7) Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubunganya dengan kedinasan. 2) Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. Perguruan Tinggi Pasundan dan Pegawai Yayasan.90 1) Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 5) Atasan pejabat yang berwenang menghukum adalah atasan langsung dari pejabat yang berwenang menghukum. dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan. BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN Pasal 2 Setiap Pegawai Yayasan wajib : 1) Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila. 2) Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. 3) Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. 6) Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau ada hubungannya dengan kedinasan. tulisan. 4) Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin Pegawai Yayasan. 4) Mengangkat dan metaati sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

kekompakan. 16)Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugasnya.PAS/CMI/2005 . kesadaran dan tanggungjawab. 24)Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. tertib. dan bersemangat untuk kepentingan Negara. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 23)Menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat. Pemerintah dan Perguruan Tinggi Pasundan. 13)Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Yayasan dengan sebaik-baiknya. 20)Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan Zakat. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya.91 5) Menyimpan rahasia Negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaikbaiknya. cermat. 9) Bekerja dengan jujur. 12)Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. 18)Mendorong bawahan unruk meningkatkan prestasi kerjanya. Persatuan dan Kesatuan Korp Pegawai Yayasan. 17)Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. 19)Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan kariernya. 11)Mentaati jam kerja. 10)Segera melaporkan kepada atasannya. 6) Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan Pemerintah/ Yayasan baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. 8) Memelihara dan meningkatkan keutuhan. Organisasi Paguyuban Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 21)Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkahlaku sopan dan santun terhadap masyarakat. 25)Mentaati printah kedinasan dari atasan yang berwenang. 14)Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugas masing-masing. 15)Bertindak dan bersikap tegas. 7) Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 22)Hormat menghormati antara sesama warga negara yang memeluk Agama/ Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan. sesama Pegawai Yayasan dan terhadap atasan.

92 26)Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. teman sejawat. atau pihak lain yang secara langsung merugikan Yayasan. 4) Menyalahgunakan barang-barang. 3) Tanpa Izin Pemerintah dan Yayasan menjadi Pegawai atau bekerja untuk negara asing. bawahan. menyewakan atau meminjamkan barang-barang. 5) Memiliki. Pasal 3 Setiap Pegawai Yayasan dilarang : 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. golongan atau pihak lain. atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. 2) Meyalahgunakan wewenangnya. 12)Menghalangi jalannya tugas kedinasan. Perguruan Tinggi Pasundan dan atau Pegawai Yayasan. 11)Melakukan sesuatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. dokumen. 8) Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau Pekerjaan Pegawai Yayasan yang bersangkutan. menjual. kecuali untuk kepentingan jabatan. atau surat-surat berharga milik Yayasan secara tidak sah. 9) Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat Pegawai Yayasan. Pemerintah. 13)Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia Yayasan yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. 6) Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. golongan. uang atau surat-surat berharga milik Yayasan. 10)Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. 7) Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. menggadaikan.PAS/CMI/2005 . membeli.

93 BAB III HUKUMAN DISIPLIN Bagian Pertama Pelanggaran Disiplin Pasal 4 Setiap ucapan. Pegawai Yayasan yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. c. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 2 (dua) tahun b. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama 2 (dua) tahun dan c. Bagian kedua Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin Pasal 6 1) Tingkat Hukuman Disiplin terdiri dari : Hukuman disiplin ringan Hukuman disiplin sedang Hukuman disiplin berat 2) Jenis hubungan ringan terdiri dari : Tegoran lisan Tegoran tertulis Pernyataan tidak puas secara tertulis 3) Jenis hukuman disiplin sedang terdiri a. b. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal (2) dan pasal (3) adalah pelanggaran disiplin. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 2 (dua) tahun. c.PAS/CMI/2005 a. Pasal 5 Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pidana. a. 4) Jenis hukuman disipli berat terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. . b.

H. dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai. 2) Rektor/ketua untuk jenis hukuman disiplin sedang 3) Dekan/Ketua Jurusan untuk jenis hukuman ringan.94 a. Sudardja Adiwikarta. Ditetapkan di : Bandung Mengetahui : PB. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembebasan dari jabatan c.A. b. BAB IV PENUTUP Pasal 8 Peraturan disiplin Pegawai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.PAS/CMI/2005 . Penurunan pangkat pada pangkat yang 2 (dua) tingkat lebih rendah untuk paling lama 2 (dua) tahun. M. Pemberhentian dengan hormat tidak atas peemintaan sendiri sebagai pegawai. Bagian ketiga Pejabat yang Berwenang Menghukum Pasal 7 Yang berwenang menghukum adalah : 1) Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat.PAGUYUBAN PASUNDAN YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN Ketua Umum Ketua A.Dr. Syafe’i Prof.

95 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

96 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .97 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .98 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .99 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .100 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

101 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

Pengertian Kepegawaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .102 PEDOMAN PEMBINAAN UMUM STKIP PASUNDAN UMUM 1.

Proses penggunaan dana secara efisien. kompensasi. penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berada di lingkungan Jurusan. b. Dana tersebut dalam proses pengelolaannya meliputi dua tahap. 3. 2. gedung. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian dari sumber daya modal yang menunjang kelancaran proses pendidikan di perguruan tinggi. yaitu : Dosen Instruktur Tenaga Administratif ( karyawan ) Pengelolaan Kepegawaian meliputi dua aspek. meja. Proses mendapatkan dana secara efektif. b. Pengertian Keuangan Dalam arti yang lebih luas keuangan adalah dana. Pegawai yang melaksanakan tugas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi terdiri dari tiga kelompok. Fungsi manajerial. pengembangan. integrasi. sarana mobilitas. ruang kuliah. meliputi perencanaaan. pengorganisasian. yaitu : a. jurusan dan laboraturium. Fungsi operasional.PAS/CMI/2005 . sarana dan prasarana tersebut meliputi : lahan. aktuasi dan pengendalian. meliputi pengadaan dan penempatan tenaga kerja. pemeliharaan dan pemberhentian pegawai untuk mencapai sasaran organisasi. yaitu : a.103 Penanganan kepegawaian yang sistematik dengan baik merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas kinerja kepegawaian di lingkungan perguruan tinggi.kursi dan peralatan lainnya. oleh karena itu yang dimaksud sarana prasarana adalah perangkat pelengkap di bidang pendidikan.

1. Prosedur perencanaan pegawai. Keterampilan yang dimiliki. Kepribadian (kejujuran. Jumlah dosen/karyawan yang ada. dedikasi. Tugas pendidikan dan pengajaran. b. g.104 Sumber dana dalam pengelolaan perguruan tinggi ada yang berasal dari dalam. Pengertian Kebijakan Adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen Jurusan untuk lebih menjamin bahwa Jurusan tersedia pegawai (dosen. loyalitas). instruktur dan karyawan ) secara keseluruhan. d.PAS/CMI/2005 . instruktur. Perencanaan Kepegaian Diawali dengan analisis tugas yang akan dilakukan yaitu melalui inventarisasi tugas di jurusan (untuk tenaga dosen dan instruktur) dan tata usaha (untuk Kepala Sub Bagian/KBS dan karyawan). c. KEPEGAWAIAN 1. Perencanaan Sumber Daya Manusia 1.3. e. Masa kerja (pengalaman) calon pegawai. meliputi : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. f. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Klasifikasi yang dibutuhkan. jabatan dan pekerjaan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. misalnya dana cadangan yang tidak diguanakan. ada juga dana yang berasal dari luar misalnya SPP dan pinjaman. Sasaran analisis meliputi : a.1. dan tenaga administratif) yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan. 1. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan adalah suatu proses mendapatkan dana secara efektif dan menggunakan dana secara efisien untuk tujuan pengembangan Jurusan dan kesejahteraan pegawai ( dosen. Menyusun kerangka formasi pegawai unit dan seluruh Jurusan untuk direkomendasikan oleh Senat Jurusan kepada Dekan.2.

5. Surat Keputusan pengakatan dosen dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP) 1. Anggaran Dana Yang Tersedia berdasarkan norma-norma yang rasional.PAS/CMI/2005 .4. Jurusan mengajukan permintaan tersebut kepada Universitas. e. Proses penempatan dilakukan oleh universitas. Pengadaan Sumber Daya Manusia 2. Berdasarkan formasi yang ditetapkan jurusan/tata usaha mengajukan permohonan penambahan dosen/karyawan kepada Jurusan. 2.105 a. d. Pengadaan sumber daya manusia di perguruan tinggi merupakan garapan bersama antara Badan Pengelola (dalam hal ini STKIP) dengan yang memerlukan ( Jurusan PIPS) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Proses seleksi dilaksanakan oleh jurusan dan Jurusan. Dasar Penyusunan Kepegawaian Dasar yang dapat digunakan untuk menetapkan kerangka formasi kepegawaian di Jurusan adalah : Jenis pekerjaan Sifat pekerjaan Perkiraan beban Perkiraan kapasitas pegawai Kebijakan pelaksanaan pekerjaan Jenjang dan jumlah jabatan serta kritgeria sumber daya (kepangkatan) yang tersedia di Jurusan. b.1. c. Pengertian Adalah proses mencar. namun demikian dalam pelaksanaannya khususnya pengadaan kepegawaian ditentukan oleh dana yang tersedia dan kebijakan dari pihak STKIP. menemukan dan merekrut para pelamar yang memenuhi syarat untuk dipekerjakan di dan oleh Jurusan. kepegawaian harus disusun secara tepat manusia Pengelolaan 1.

lowongan pekerjaan tersebut diisi oleh dosen /karyawan yang telah mengabdi pada Jurusan. b. Oleh karena itu pengadaan kepegawaian dilaksanakan melalui seleksi (saringan masuk/test). • Dosen Luar Biasa Calon dosen tidak tetap yang diterima adalah dosen yang sudah berpengalaman dan mempunyai jabatan fungsional minimal lektor.106 Pengadaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan dua cara : a. Pengadaan Instruktur Untuk melaksanakan prgram pendidikan yang profesional terdapat pekerjaan pelatihan yang memerlukan keahlian khusus. a. maka pengadaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan Jurusan untuk diusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. • Dosen Tamu memberikan ceramah. 2. b. Kebijakan pengadaan pegawai dari luar. Pengadaan Pegawai di Sekolah Tinggi Untuk efektifitas dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan oleh Jurusan./pelatihan/kuliah umum sesuai Yaitu dosen dari kalangan birikrat maupun praktisi yang diundang untuk kualifikasi keilmuan di program studi masing-masing.2. Hal ini dilakukan jika ada lowongan kerja baik dosen/karyawan. Oleh karena itu setiap instruktur ( personal penunjang akademik) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengadaan Dosen • Dosen Tetap Calon dosen tetap yang diterima minimal berpendidikan S2 sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan di setiap jurusan.PAS/CMI/2005 harus . Kebijakan penempatan pegawai dari dalam. Jurusan melakukan pengadaan pegawai dari luar melalui proses melamar.

Berbadan sehat jasmani dan rohani. kecakapan dan keahlian yang diperlukan. Untuk karyawan. usia 19 sampai dengan 35 tahun dan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan sekolah. Pengadaan Tenaga Administrasi Tenaga administrasi yang ada di STKIP dibagi menjadi sub-sub bagian sebagai berikut : • • • • • Administrasi Akdemik Administrasi Keuagan Administrasi Kemahasiswaan Administrasi Umum dan Perlengkapan Administrasi Kepegawaian Setiap sub bagian di bawah tanggung jawab masing-masing Kepala Sub Bagian ( KBS ). tergantung kebutuhan. Untuk dosen. Persyaratan Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar adalah sebagai berikut : Umum • • • • • • • • • • Warga Negara Indonesia Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan Tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri sipil. Pengangkatan Calon Pegawai Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Mempunyai pendidikan. Untuk Guru Besar. minimal SLTA. d. Penagaan instruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah kelembagaan ( unit pelaksana teknis atau UPT. seperti ahli komputer. laboratorium ). praktika. dan sebagainya. Tidak terikat pekerjaan dengan instansi atau pihak lain. Berkelakukan baik. c.107 mempunyai keahlian khusus tersebut. usia maksimal 40 tahun.PAS/CMI/2005 . minimal S2. perpustakaan. Khusus e. ahli bahasa.

Honorer. terdiri atas: a. f. Tunjangan penyesuaian penghasilan e. Pengembangan Pegawai Pengembangan pegawai merupakan salah satu program yang dilakukan Jurusan dalam berbagai bertuk antara lain peningkatan pengetahuan/ keterampilan bagi pegawai agar mampu melakukan pelayanan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tunjangan istri dan anak c. a. Tunjang. maka pengangkatannya menjadi calon pegawai kepada STKIP. Tunjangan pendidikan f.PAS/CMI/2005 kepada dosen/karyawan baru tersebut tentang imbalan/kompensasi yang akan diperoleh. Bantuan. Tunjangan jabatan d. Gaji pokok 2. pihak Jurusan menjelaskan 1. Masa Percobaan Yaitu pengangkatan Calon Pegawai yang telah lulus masa percobaan. Bantuan-bantuan lain sesuai dengan ketentuan 3. terdiri atas . Dana Pensiun c. terdiri atas : a.108 • • Pelamar yang dinyatakan diterima ( telah diseleksi) diusulkan Setelah diperoleh persetujuan Universitas dan STKIP. Honor dosen tetap b. 3. yang bersangkutan diangkat menjadi calon pegawai negeri dalam masa percobaan. Honor dosen wali 4. Asuransi b. Tunjangan-tunjangan lain sesuai dengan ketentuan. yang meliputi : . Tunjang fungsional b. Honor dosen luar biasa c. Setelah calon pegawai ditempatkan di Jurusan.

Formal. yaitu melalui : • • • • • Pendidikan D3. • Sistem Tertutup Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Formal. kecakapan dan pengalaman yang diperlukan serta berkelakuan baik dan jujur.109 yang memuaskan bagi mahasiswa. Informal. yaitu melalui : b. yaitu melalui : Selain tiu dalam pengembangan pegawai. Pengembangan pegawai dilakukan dengan memperhatikan sisterm karier. Pengembangan instruktur dan tenaga administratif ( karyawan ) dapat dilakukan secara : a. Informal. Pengembangan dosen dapat dilakukan secara : a. yaitu melalui : • • • • • • Pendidikan S2 dan S3 Pelatihan Kursus Lokakarya/seminar Diskusi ilmiah Dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya. Sistem karier terdiri dari tiga macam.D4 serta spesifikasi Pelatihan Kursus Seminar/lokakarya Magang dan rotasi b. yaitu: • Sistem Terbuka Bahwa untuk menduduki suatu jabatan di lingkungan STKIP terbuka bagi semua warga STKIP asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. untuk menduduki jabatan apapun di lingkungan STKIP harus diperhatikan kualifikasi yang telah ditentukan.PAS/CMI/2005 .

frekuensi melakukan pendaftaran studi lanjut. maka jurusan berwenang melakukan seleksi dengan pertimbangan senioritas.110 Bahwa untuk menduduki suat jabatan di lingkungan STKIP. Dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri harus mempunyai sponsor. Tidak ada penggantian atas biaya yang telah dikeluarkan untuk dosen yang melanjutkan studi dengan biaya pribadi. Pendidikan Lanjutan S2 dan S3 bagi Dosen Tetap 3. setelah mendapat penilaian dan yang berwenang.1. b. Kriteria yang melanjutkan S2 dan S3 adalah sebagai berikut : a.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jika jumlah dosen yang memenuhi kriteria butir 3.1. 3.1.2.PAS/CMI/2005 . • Sistem Prestasi Kerja Yang dimaksud dengan sistem prestasi kerja adalah sistem kepegawaian dimana untuk pengangkatan seseorang dalam suatu jabatan didasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja yang telah dicapai oleh orang yang diangkat tersebut. Ketentuan mengenai pengembangan pegawai di lingkungan STKIP diatur sebagai berikut : 3. b. hanya terbuka bagi pegawai yang telah mengabdi sekurang-kurangnya tigatahun di STKIP terhitung sehjak keluarnya SK yang bersangkutan sebagai pegawai tetap 100%. c. serta tempat/lokasi studi.1. a. Dosen tetap STKIP yang telah berstatus 100%. a dan b diatas melampaui kemampuan keuangan Jurusan. Jika tidak memenuhi kriteria buti 3.1.1. Telah mengabdi di STKIP minimal dua tahun terhitung tanggal SK Yayasan 100% dan atau tanggal yudisium S2 ( untuk S3) c.1 a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.

c.6.4 mendapat bantuan sebagai berikut : a.1.3.1. dan 3. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan ketentua dan ijin dari STKIP. diberikan pula bantuan yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP. Untuk dosen yang mendapatkan TMPD. sedangkan untuk program studi S3 adalah 7 semester.5 dan 3.3.111 3.7. Yang bersangkutan berhenti sebagai Dosen Tetap STKIP.1. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3. dan apabila tidak melaporkan maka yang bersangkutan akan mendapat sanksi berupa penghentian seluruh bantuan studi seperti tercantum pada butir 3.PAS/CMI/2005 (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu) .3.1.3. c.1. 3.4. yang bersangkutan harus melaporkan kepada STKIP dam segala bentuk tunjangan (kecuali SPP) akan tetap dibayar pula selama butir 3.1. 3. b. Biaya bantuan penelitian yang dikordinasikan dengan lembaga penelitian STKIP.7. b. Biaya SPP. Dosen yang memenuhi persyaratan butir 3. Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.1. 3.3.1. Bagi dosen yang tidak memperoleh beasiswa (TMPD) biaya SPP per semester ditanggung sepenuhnya oleh STKIP yang besarnya sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi yang diikuti. atau bantuan biaya yang akan dihentikan secara otomatis apabila : a.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1. Apabila yang bersangkutan menerima bea siswa dari instansi/lembaga lain.5.1. Batas maksimal pendidikan S2 adalah 6 (enam) semester.1. 3.1.

4.1. maka Jurusan berwenang melakukan seleksi. 100%.1. a.3 maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3.Pendidikan Lanjutan D3.5 dan 3.8. Karyawan tetap STKIP Pasundan yang telah berstatus Kriteria melanjutkan pendidikan S1 adalah sebagai dan D4 adalah sepuluh semester dan spesialisasi enam semester. b.2.2.2. melampaui kemampuan Jurusan.2.1.5. a dan b diatas 3. 3.2.3 mendapat bantuan biaya yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.2.1 dan kebutuhan Jurusan.2.7.1. dan bila gagal dalam melanjutkan studi sedangkan yang bersangkutan menginginkan pindah atau melanjjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas 3.6. berikut : a.2. Telah mengabdi di STKIP minimal 5 (lima ) tahun terhitung tanggal SK STKIP 100%. 3.2. Jika jumlah karyawan yang memenuhi kriteria 3. Bagi pejabat struktural diijinkan malanjutkan studi dengan ketentuan hanya SPP dan biaya bantuan penelitian.2.9. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Setiap dosen mempunyai kesempatan melanjutkan studi hanya satu kali pada level yang sama ( S2/S3). Jurusan/Jurusan yang dipilih harus sesuai dengan Pendidikan harus dilaksanakan di luar jam kerja.1. butir 3. D4. 3. 3.1. a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.112 3. Batas maksimal pendidikan D3 adalah tujuh semester Karyawan yang memenuhi persyaratan butir 3. Jika tidak memenuhi kriteria butir 3. 3.2.1. dan Spesialisasi 3. b.2. 3.PAS/CMI/2005 .3.1.

7.2.2. 3.3. Setiap karyawan STKIP mempunyai kesempatan melanjutkan studinya hanya satu kali pada level yang sama ( D3/S1) dan bila gagal dalam melanjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas studi ( butir 3.Hak Lembaga atas Karyawan dan Dosen Tetap yang Telah Mengikuti Pendidikan D3. besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKP bagi karyawan yang telah menyelesaikan S1-nya. Pegawai yang telah melanjutkan studi D3. dan karyawan dengan Jurusan.5. Bantuan biaya akan dihentikan secara otomatis ( tanpa Yang bersangkutan berhenti sebagai karyawan tetap Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.2.2.1.2. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3. 3.1. Apabila butir 3.2.S1.3. c.8. S2 dan S3 dengan bantuan STKIP 3. tidak ada jaminan untuk dapat alih profesi dan tuntutan jabatan di lingkungan STKIP.3.PAS/CMI/2005 . yang pemberitahuan terlebih dahulu ) apabila : STKIP Pasundan. 4.8. 3.2.113 3. 3. S1.5) maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. instruktur. dimana n adalah lamanya pendidikan ( tahun ) yang ditempuh. dan 3.S2 atau S3 dengan bantuan biaya STKIP harus mengabdi minimal 2n+1 setelah menyelesaikan pendidikannya.2. b.9. Spesialis.3. Diberikan bantuan biaya untuk keperluan skripsi. tidak terpenuhi maka yang bersangkutan harus mengganti seluruh biaya yang dikeluarkan oleh STKIP selama menempuh pendidikannya. Pengintegrasian bagi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. a. INTEGRASI Integrasi adalah proses memadukan kepentingan-kepentingan para dosen.

instruktur dan karyawan) atas sumbangan dan prestasi kerja mereka kepada Jurusan PIPS. Isro Mi’raj. dsb). Sedangkan bagi karyawan yang lama berupa penyampaian tugas-tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Upacara Upacara diadakan sesuai dengan ketetapan STKIP Pasundan. Pengajian Diselenggarakan 2 ( dua ) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu setiap Jum’at minggu terakhir pada bulan Juni dan Desember atau dalam rangka memperingati d. b.PAS/CMI/2005 . Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Jurusan dalam pemberian kompesasi : a. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembinaan Karyawan Bagi para Kepala Sub Bagian (KSB) diadakan setiap awal bulan dan pembinaan bagi seluruh karyawan diadakan 2 kali dalam 1semester. Dalam penerapan integrasi ini ada beberapa upaya yang dilakukan Jurusan diantaranya : a. e. Pendekatan evaluasi pekerjaan hari-hari besar (misalnya menyambut bulan suci Ramadhan. Rekreasi Bersama Direncanakan akan dilakukan setiap tahun satu kali yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan dana dan kegiatan di Jurusan PIPS serta kebijakan STKIP. Diskusi Ilmiah Diselenggarakan setiap hari tertenttu diikuti oleh seluruh dosen tetap Jurusan. 5. c. KOMPENSASI Kompensasi merupakan balas jasa yang layak dan adil kepada pegawai (dosen.114 pegawai baru merupakan penyatuan dengan lembaga tempat dia bekerja dan pembebanan tugas-tugas yang harus dikerjakan.

Kebijakan Pemerintah Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan aturan penggajian yang dilakukan pemerintah. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan biaya hidup yang nyata ( riil ).PAS/CMI/2005 . karyawan. d. dosen. tuntutan pekerjaan dan kesejahteraan pegawai. misal kelompok pakar/profesional. b.115 Jurusan memungkingkan untuk membedakan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) pada posisi yang sama. Pendekatan kelompok Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji/inisiatif yang berbeda atas dasar kelompok. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menetapkan kenaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) berdasarkan kemampuan Jurusan dalam mendapatkan dana setiap tahunnya. instruktur. e. Gaji dan inisiatif tambahan Selain gaji yang sesuai dengan kemampuan Jurusan. f. pimpinan. dosen luar biasa dan offie boy. jabatan fungsional. PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. g. tetapi standar berbeda (misal : sopir). 6. c. Pendekatan lingkungan sistem Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) minimal setara dengan Jurusan/universitas lain yang sebanding. insentif dapat diberikan Jurusan kepada pegawai (dosen/instruktur/karyawan) melalui asuransi.

Ketentuan perhitungan bantuan biaya kesehatan berdasarkan pada hasil pemeriksaan dokter/bidan.PAS/CMI/2005 .1.3.Tunjangan anak/istri/suami Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan istri/suami.Tunjang Pensiun/Meninggal Dunia Pegawai tetap Jurusan PIPS berhak menerima pesangon pada saat usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa Kerja <5 5 s.d.d. yaitu dosen. 6.d. Beberapa upaya yang dilakukan Jurusan KIP untuk semua pegawai diatur sebagai berikut : 6. 14 tahun 15 s. 19 tahun 20 s. instruktur dan karyawan yang efektif dengan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas-tugas Jurusan.d. 6. Setiap pegawai tetap YPTP Jurusan PIPS berhak mendapat tunjangan pembayaran premi pensiun. 25 tahun > 25 tahun Jumlah yang diterima Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.116 Pemeliharaan pegawai merupakan suatu proses untuk memelihara apa yang telah dimiliki dan dibentuk/dibina.2. 6. obat-obatan ( sesuai dengan resep dokter/bidan ) dan perawatan rumah sakit yang dibuktikan dengan kuitansi atas nama pegawai Jurusan KIP satu bulan sebelumnya ( contoh untuk biaya pengobatan yang dibayar bulan Januari 2003 yaitu pengobatan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 ).4.Tunjangan Pensiun Dalam hal ini Jurusan melakukan kerjasama dengan PT Bank BNI’46 tbk.Tunjangan Asuransi Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan asuransi.5. 6. 9 tahun 10 s.

6.Tunjangan ibadah Haji Tunjangan ini diberikan kepada pegawai Jurusan berdasarkan pertimbangan senioritas/masa kerja. Pembagian Surplus Pada akhir tahun anggaran. 6. Kepada anak pegawai yang menikah dan dikhitan diberikan bantuan 6.8. 6. 6.117 Apabila Keluarga PegawaiJurusan ( istri/suami/anak ) meninggal dunia. maka kepada pegawai yang bersangkutan diberikan uang wafat. maka surplus tersebut diperuntukkan bagi pengembangan Jurusan (pembelian barang-barang inventaris pemeliharaan dan pembinaan pegawai) dan untuk dibagikan/dinikmati oleh seluruh pegawai Jurusan.13. STKIP akan memberikan insentif bagi yang terlibat dalam kepanitiaan tersebut. Tahun Baru Masehi yang besarnya disesuaikan dengan dana yang ada serta mengacu kepada ketentuan Universitas.11. Idul Qurban.PAS/CMI/2005 . Rekreasi Bersama Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.Tunjangan Hari Raya Setiap tahun pegawai tetap Jurusan KP akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya. Insentif Kepanitiaan Dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Kepada pegawai Jurusan yang mendapat giliran untuk menunaikan ibadah haji diberikan bantuan sebesar 6.Kepala pegawai Jurusan yang menikah diberikan bantuan pernikahan sebesar 6. Tunjangan Melahirkan Kepada pegawai/istri pegawai yang melahirkan sampai dengan anak ketiga diberikan bantuan melahirkan dalam bentuk kado.9. bantuan Munggah. apabila Jurusan mengalami Surplus anggaran yang ditetapkan berdasarkan analisis oleh Senat STKIP .7.12.10.6. 6.

PHK. 6. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada dasarnya untuk mengelola sarana dan prasarana berlaku pula fungsi menagerial. karena indispliner dan perbuatan tercela. 6. pelaksanaannya ditetapkan setiap dua tahun sekali dan akan diberikan pada bulan Desember.118 Diselenggarakan bagi seluruh pegawai STKIP dan keluarganya yang tempatnya disesuaikan dengan keadaan keuangan dan kegiatan Jurusan serta kebijakan STKIP Pasundan.PAS/CMI/2005 . Pensiun Yaitu berhenti bekerja karena usia/telah habis masa kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku : Dosen : Sampai dengan Lektor Kepala : usia 65 tahun Sampai dengan Guru Besar. dan tidak boleh menjadi pejabat struktural di instansi/lembaga lain kecuali atas izin Rektor/YPT Pasundan. Pemutusan hubungan kerja ini dapat disebabkan oleh : a. PEMBERITAHUAN Pemberhentian merupakan proses pemutusan hubungan kerja antara Jurusan dengan pegawai.14. Permintaan PHK atas kemauan sendiri c. Setiap DTY/DPK tidak boleh mengajar di tempat lain kecuali atas izin sepengetahuan Jurusan. yaitu perencanaan. aktuasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. A. usia 75 tahun Instruktur dan tenaga administratif usia 60 tahun b. SARANA DAN PRASARANA 1.15. Bagi instruktur dan tenaga administrasi yang berprestasi diberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan dalam bentuk uang. 7. pengorganisasian.

PAS/CMI/2005 .00) mobil/motor harus selalu dalam kondisi siap pakai beserta sopir/pengendaranya Jurusan. 5) Selama dipinjam. kena rusak. dengan terlebih dahulu peminjam harus menyampaikan surat permohonan. hilang. Tugas pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh Universitas disamping Jurusan. 6) Peminjaman mobil harus peserta sopirnya. 7) Insentif sopir. selain karena hal tersebut mobil/motor inventaris kantor tidak dapat dipinjamkan. 4) Lamanya peminjaman maksimal 48 jam. mobil/motor sepenuhnya tanggung jawab peminjam. 1) Mobil/Motor digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan Jurusan oleh karena itu dalam hari kerja ( Senin s. atau orang tua kandung ). sepenuhnya (memperbaiki dan atau mengganti dengan barang yang sama). 16. Sabtu ) tidak boleh dipinjam untuk kepentingan pribadi. s. oleh karena itu setiap kerusakan atau menghadapi dsb. 3) Pada hari libur mobil/motor inventaris STKIP diperbolehkan dipinjam oleh dosen/insruktur atau karyawan untuk kepentingan pribadi yang mendesak. 2 2. Kendaraan Bermotor Semua barang inventaris kendaraan bermotor ada di bawah tanggung jawab masing-masing Pembantu Ketua dan KSB. 2) Pada hari kerja selama jam kantor ( jam 08. tilang.d. Peminjam akan diprioritaskan sesuai kebutuhannya yaitu mendapat musibah. oli dan bensin ditanggung peminjam. Petunjuk Penggunaan Barang Inventaris Kantor 3 a. dan syukuran orang terdekat ( anak kandung.d. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.) peminjam diharuskan memikul resiko untuk menunjang aktivitas /mobilitas masalah mengenai mobil/motor tersebut (tabrakan.00.119 dan pengendalian.

dll. MABIM. KEUANGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Printer. KKN. KTU.KSBAP.120 8) Persetujuan peminjaman mobil/motor dibatalkan apabila motor/mobil tersebut dibutuhkan untuk kegiatan STKIP (OSPEK.) Oleh STKIP/ YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Sarana Kendaraan bermotor Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Barang Elektronik Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan dan Perencanaan Pengorganisasian Aktuasi Pengendalian B. Barang-barang Elektronik (Komputer. OHP. UAS dan sebagainya ). Ksb Kepegawaian. Emergency Lamp. 4. Inagurasi. perkantoran. Untuk pengelolaan sarana dan prasarana terlihat dalam matris sebagai berikut : Sumber Daya Fungsi Managerial Prasarana (gedung. PSA. Ksb Kemahasiswaan dan Ksb Keuangan. Koordinator Kelas reguler Malam .PAS/CMI/2005 . sebagainya) Inventaris barang elektronik di bawah tanggung jawab pengguna (Kepala UPT. Wiraless. UTS. Semua inventaris elektronik digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan STKIP. Ksb Umum dan Perlengkapan. Ketua Jurusan. ruang kuliah.

Dana Ujian h.3 Pengabdian a. Bimbingan Sosial/Penyuluhan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1. Dari dana SPP yang diterima. sedangkan sisanya dikelola oleh STKIP dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP). Untuk ini dilakukan fungsi managerial perencanaan dan penganggaran. Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pengajar c.121 Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat.1.1 Pendidikan dan Pengajaran yang terdiri dari : a. Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan d. Peningkatan Status/Akreditasi Jurusan g. prosedur pengelolaan dan pengendalian. Karya Seni. Jurusan PIPS mengelola sebesar prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler pagi dan prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler malam. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum b.1 Pos-pos Pengeluaran Jurusan 2. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah.PAS/CMI/2005 . Pembinaan dan Pengembangan Laboraturium e.2 Penelitian a. organisasi pengelolaan keuangan. dll. f. Kegiatan Penelitian Kelompok dan Individual 2. 1.1. Pameran. Sumber Dana Sumber utama keuangan Jurusan PIPSadalah SPP mahasiswa yang dipungut langsung oleh Sekolah. 2. Kegiatan LEMLIT/Penelitian dan Jurusan b. maka dalam pelaksanaannya dipergunakan faktor-faktor dasar managerial. Penggunaan Dana Penggunaan dana ini antara lain digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran yang telah ditetapkan : 2. Wisuda dan Dies Nataslis 2.

dsb. Pramuka.1. Penerbitan Karya Ilmiah/karya inovasi (program kepakaran dan promosi) 2. Pembinaan dan Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa/Bea siswa 2. Gaji /Honor Pegawai/Tenaga Administratif dan Edukatif ( Dosen ) tetap komponen Gaji Dosen Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) Gaji Pokok 2) Tunjangan fungsional 3) Tunjangan struktural 4) Tunjangan khusus 5) Tunjangan istri/suami dan anak 6) Insentif kehadiran 7) Insentif khusus penunjang akademik 8) Tunjangan Penyesuaian Penghasilan 9) Honor dosen tetap 10)Honor dosen luar biasa 11)Honor dosen pembina 12)Honor dosen wali Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. KKN/KKM c. Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas (seperti KOM.4 Pembinaan Kemahasiswaan Sesuai ketentuan Universitas. Mapak Alam.) Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Jurusan (di Jurusan antara lain digunakan untuk biaya : a.5 Kesejahteraan Pegawai/Dosen a. dana kemahasiswaan ditetapkan berdasarkan kesepakatan Bidang III baik Univrsitas maupun Jurusan.1.PAS/CMI/2005 . Pembinaan dan Pengembangan Penalaran Mahasiswa b. Pembinaan dan Pengembangan minat Mahasiswa c.LISMA. dengan peruntukkannya.122 b.

123 13)Tunjangan pendidikan (S1. Pemeliharaan Listrik dan Pompa Air Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. ATK dan sejenisnya b. Dosen yang dikontrak oleh lembaga/instansi lain hanya mendapat honor mengajar telah tetap. Pemberian Hadiah bagi Karyawan/dosen/ONH. Hadiah lebaran ( Idul Fitri ) g. Honorarum Tenaga Edukatif Luar Biasa /MKDU dab Honorarium lain-lain c.1. 2. tunjangan penyesuaian penghasilan dan honor dosen wali. S2 dan S3 ) Komponen Gaji Karyawan Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Gaji pokok Insentif kehadiran Insentif khusus Tunjangan penyesuaian penghasilan Insentif piket Honor karyawan kontrak Tunjangan istri/suami dan anak b.6 Pembinaan RT/ATK a. Panitia Adhok i. Studi Perbandingan/Pertemuan Tahunan Bagi Pempinan/ Karyawan/Dosen k.PAS/CMI/2005 . Dana Taktis Jurusan j. Dana Kesehatan Pegawai d. Asuransi Pegawai e. Pembinaan Pegawai l. Bantuan Musibah/Pernikahan/Kelahiran dll. Pengadaan Inventaris Kantor c. Transport Perjalanan dinas/Biaya Rappim/dosen h. f.

1. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi.2.2 Vakasi. 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Vakasi pemeriksaan laporan KKN. Kerjasama f. Taris Sidang. kertas kerja.7 Pemeliharaan / Pengembangan Pembangunan a.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 1. Naskah Ujian c. insentif dan transport dari Jurusan hanya pegawai ( dosen/instruktur/karyawan ) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.2. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian. operasional DKM 2. Kontribusi pemeliharaan sarana dan prasarana kampus g. Pemeliharaan Laboraturium Jurusan d.124 d.3. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. Berkas Ujian b.PAS/CMI/2005 Sarana Perpustakaan dan . Listrik/Ledeng/Gas/Telepon e. Pemeliharaan Ruang Kelas dan Kantor b. Pemeliharaan Barang / Inventaris 2. Vakasi Pemeriksaan a.2. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur (mempunyai modul. Pembayaran Utang c.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. kartu praktika). d. Pemanfaatan jasa Komputasi/KTM.

2.3.2. insentif dan transport dari fakultas hanya pegawai (dosen/instruktur/karyawan) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.3. Taris Sidang.3 Vakasi.2.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 2.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. 2. kartu praktika). Vakasi pemeriksaan laporan KKN. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi.125 1. Melati.3.5. 1.PAS/CMI/2005 .2. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. Berkas Ujian b.4. Naskah Ujian c. maksimal kelas Insentif Penceramah Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 1. kertas kerja.6.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian. d. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur ( mempunyai modul. ` Penginapan di luar tergantung daerah. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian.3 Vakasi Pemeriksaan a. Insentif Pembimbing (Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur) Di dalam kota Di luar kota 1.2. maka lebih kecil tarif di atas.

6 Insentif Penceramah ` Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 2. Penelitian Individu h.3.9 Insentif Program Kepakaran a.PAS/CMI/2005 .7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian.3. maksimal kelas Melati. maka lebih kecil tarif di atas.3.5 Penginapan di luar tergantung daerah. Moderator seminar ( nasional ) Dalam Kampus Luar Kampus g. b.8 Seminar /Lokakarya/Pelatihan. 2. 2. Penelitian Kelompok Catatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tulisan Ilmiah yang Dimuat 1) Majalah local 2) Majalah Nasional 3) Surat Kabar 4) Jurnal Nasional 5) Jurnal Internasional berbahasa Inggris. Pembuatan Buku/Diktat ( minimal 40 eks ) c. Moderator seminar (local) /dalam kampus f. 2.3. Pembawa makalah dalam seminar ilmiah e.3.3. Pembuatan buku diterbitkan. sehingga memperoleh ISBN d.126 2.4 Insentif Pembimbing ( Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur ) Di dalam kota Di luar kota 2.

PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI Peraturan Disiplin Pegawai ini mengaju kepada peraturan disiplin pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Nomor : 041/SK/YPTP/IV/2003 DISIPLIN KERJA 1. adalah atasan menghukum. Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin pegawai yayasan. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh pegawai yayasan. 1. Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban.5. 1.3.127 1) Insentif sejumlah tersebut di atas dibayar pada saat penandatanganan kontrak dan pada saat laporan ( karya tulis.2.PAS/CMI/2005 Atasan pejabat yang berwenang menghukum langsung dari pejabat yang berwenang . 1.4. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. buku csb) 2) Insentif tersebut dibayar melalui Lembaga Penelitian ( Lemit ) dan dibayar melalui Fakultas. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Yayasan karena melanggar peraturan disiplin pegawai yayasan. baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Pembicara atau moderator di luar kampus harus ada rekomendasi dari pimpinan fakultas/jurusan. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar Ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. C. Ketentuan Umum Dalam peraturan Yayasan ini yang dimaksud dengan : 1.1. 1.

1. 2. 2.4 Mengangkat dan mentaati sumpah/janji pegawai yayasan dan sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan undangan yang berlaku.PAS/CMI/2005 . Kewajiban dan Larangan 2. 2.1.1.3 Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. Kewajiban Setiap pegawai STKIP Pasundan wajib : 2.6.1 Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan undangundang dasar 1945 dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan.128 1.1.5 Menyimpan rahasia Negara dan rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya. 2.6 Memperhatikan dan melaksanakan /STKIP segala baik ketentuan langsung pemerintahan/yayasan umum.1.2 Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri.1. perguruan tinggi dan pegawai yayasan. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. 1. Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.7.7 Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian. pemerintah. 2. kesadaran dan tanggung jawab. Pasundan perundang- menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. diri sendiri atau pihak lain. 2. 2.1. Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.1.

17 Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahan. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 2. 2.1. tertib.20 Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan zakat.129 2.1. 2. 2. tetapi adil bijaksana terhadap bawahan.1.9 Memelihara dan meningkatkan keutuhan. organisasi Paguyuban.13 Menggunakan dan memelihara barang-barang milik STKIP Pasundan dengan sebaik-baiknya. 2.1.1. 2.11 Mentaati ketentuan jam kerja. cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara. pemerintah.1. Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP. kekompakan.1.1.14 Memberikan layanan sebaik-baiknya kepada mahasiswa dan masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing.21 Berpakaian rapid an sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat.1. 2.12 Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.1.19 Memberi kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan karir. 2. Perguruan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan. persatuan dan kesatuan korp Pegawai Yayasan. 2.16 Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugas.1. 2. 2. 2. 2.15 Bertindak dan bersikap tegas. 2.10 Segera melaporkan kepada atasannya.1.1. sesame pegawai yayasan dan terhadap atasan.18 Mendorong bawahannya dalam melaksanakan tugas.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1.8 Bekerja dengan jujut.PAS/CMI/2005 .22 Hormat-menghormati sesama warga Negara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME yang berlainan.

perguruan tinggi pasundan dan atau pegawai STKIP Pasundan.2 Menyalahgunakan wewenang 2.1 Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara.7.24 Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. Melakukan tindakan yang bersifat negative dengan maksud membalas dendam dengan bawahannya atau orang lain di dalam di luar lingkungan kerjanya.1. 2. 2.2. uang atau surat-surat berharga milik STKIP. bawahan atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.4 Menyalahgunakan barang-barang.25 Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang. atau suratsurat berharga milik STKIP Pasundan.3 Tanpa izin pemerintah dan yayasan menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing 2. membeli.2. 2.PAS/CMI/2005 . 2. menggandakan.2.5 Memiliki. 2.23 Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat.2.1. 2. pemerintah.2.6 Melakukan kegiatan bersama dengan atasan.1.26 Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. 2.2.2.1.8. teman sejawat. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan fakultas. menyewakan atau meminjamkan barang-barang. 2. dokumen-dokumen. 2.130 2. menjual. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2. Larangan +Setiap pegawai STKIP Pasundan dilarang : 2.2.

2. 2. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat pegawai yayasan kecuali untuk kepentingan tugas. 2.15. tulisan atau perbuatan pegawai yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 adalah pelanggaran disiplin. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi lain. Hukuman Disiplin 3.2. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan. golongan atau pihak lain.9. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan.11. 2. kerugian bagi pihak yang dilayani.Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan. Membocorkan dan memanfaatkan rahasia yayasan dan STKIP Pasundan yang diketahui karena kedudukannya jabatan untuk kepentingan pribadi. Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya.2. 2. 3.14. 2.2.1 Pelanggaran Disiplin 3.2.16.2. 2.PAS/CMI/2005 .131 dalam pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan pegawai STKIP Pasundan.12.13.10. Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasaannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilikan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. 2. 2.1 Setiap ucapan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2.1.2.

d.1.2. Pernyataan tidak puas secara tertulis 3. pelanggaran ketentuan pegawai disiplin dalam STKIP dijatuhi perundang-undangan melakukan hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. 3. Pemberhentian tidak hormat sebagai pegawai.1 Tingkat hukumannya disiplin terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2. Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari : a. terdiri dari : a. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lambat satu tahun. Pembebasan dari jabatan.2 yang tidak mengurangi pidana.132 3. c.3 Pejabat yang berwenang menghukum a. 3.2 Dengan peraturan Pasundan 3. b. Hukuman disiplin berat. Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat. 3. Hukuman disiplin ringan b.2 Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. Hukuman disiplin sedang dan c.3 Jenis hukuman disiplin sedang. Teguran lisan b. Yang berwenang menghukum adalah : 3. Penurunan pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama satu tahun.4.2. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lambat satu tahun. Teguran tertulis c.2.PAS/CMI/2005 . Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama satu tahun : dan c. Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin a. b.

PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketua STKIP Pasundan untuk jenis hukuman disiplin sedang c.133 b. Ketua Jurusan untuk jenis hukuman disiplin ringan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->