RANGKUMAN EKSEKUTIF

Evaluasi diri ini dibuat sebagai bahan untuk mempersiapkan akreditasi Program Sarjana S-1 Program Studi PPKn Jurusan IPS STKIP Pasundan Cimahi. Evaluasi ini mencakup 14 item sesuai dengan Pedoman Evaluasi Diri Program Studi PPKn yang dikeluarkan oleh BAN-PT, terdiri dari : A. Jati Diri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan, B. Kemahasiswaan, C. Dosen dan Tenaga Pendukung, D. Kurikulum E. Sarana dan Prasarana, F. Pendanaan, G. Tata Pamong (Govemance), H. Pengelolaan Program, I. Proses Pembelajaran, J. Suasana Akademik, K. Sistem Informasi, L. Sistem Jaminan Mutu, M. Penelitian, Publikasi Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat, N. Lulusan dan Keluaran lainnya. Mengacu pada pembahasan di atas diketengahkan SWOT analisis yang dimiliki oleh program S-1 Progran Studi PPKn Jurusan IPS Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut :

1

2

1. Kekuatan (Strength) Program Pendidikan S-1 Program Studi Pandidikan Pancasila, dan

Kewarganegaran Jurusan IPS Sekolah Tinggi

Keguruan

dan Ilmu

Pasundan Cimahi memiliki beberapa kekuatan 1). Misi, Visi

berorientasi ke masa depan 2). Struktur organisasi sesuai dengan pola modern 3). Peminat terhadap program Studi PPKn cenderung meningkat, 4) Pelayanan Dosen Wali baik, 5). Kualifikasi dosen dan karyawan memadai 6). Pengaturan keuangan menunjang PBM, 7). Gedung milik sendiri dan strategis, 8). Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan studi lanjut, 9). Suasana antar Mahasiswa dan Dosen baik. 10). Adanya pusat penelitian tingkat Sekolah Tinggi STKIP untuk publikasi hasil penelitian. 11). adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 12). Peringkat akreditasi Program Studi PPkn oleh BAN PT. Dengan peringkat B. 13). Pengolahan sistem informasi mayoritas menggunakan perangkat Komputer, 14) Citra Program Studi PPKn sudah terbentuk selama 18 tahun. 2. Kelemahan (Weaknees). Disamping kekuatan, terdapat juga beberapa kelemahan Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikkan Pasundan yaitu : 1). Misi budaya bersifal lokal dan belum didukung oleh sarana yang lengkap, 2). Pemahaman struktur organisasi belum maksimal, 3). Kemarnpuan finansial heterogen dan kemampuan Akademik cenderung rendah 4). Pengelolaan SDM belum maksimal, 4). Dukungan keuangan hanya dari Mahasiswa, 6). Tingginya biaya pengelolaan infrastruktur, 7). lambatnya peninjauan kurikulum, 8) Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional, 9). Dana penelitian dan publikasi di dalam STKIP terbatas, 10). Motivasi melaksanakan PPM kurang, diakibatkan dari dana yang terbatas, 11). Supervisi belum maksimal, 12). Efektivitas dan efesiensi system informasi belum optimal, 13) kerjasama dengan pihak lain belum optimal. 3. Peluang (Opportunity).
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3

Peluang

pengembangan

Program

studi

PPKn

Sekolah

Tinggi

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut: 1). Deregulasi sector kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi, 2). Peluang koordinasi organisasi dapat diciptakan, 3). Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga, 4). Kesempatan Mahasiswa untuk berprestasi terbuka, 5). Kesempatan untuk studi lanjut melakukan penelitian dan PPM luas, 6). Peluang pencarian dana di luar Mahasiswa dan di luar perguruan Tinggi, ada, 7). Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus, 8). Diberi kesempatan untuk meninjau kurikulum, 9). PBM memungkinkan komunikasi banyak arah baik di dalam kelas atau di luar kelas, 10). Kesempatan mengajukan dan melakukan penelitian serta publikasinya terbuka, 11). Kerjasama dengan instansi lain dalam PP. No.61/1999, ada, 12). Adanya kesempatan meningkatkan Pengendalian mutu, 13) Kesempatan untuk memperbaiki sistem informasi ada, 13) lulusan LPTK selalu dibutuhkan oleh dunia pendidikan. 4. Ancaman (Threat) Ancaman terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan sebagai berikut : 1). Globalisasi melemahkan budaya lokal, 2) penurunan kwalitas perguruan tinggi secara umum, 3) Persaingan yang tidak sehat antara LPTK, 4) Mahasiswa rawan DO ditahun awal, 5) Studi lanjut yang tidak relevan dengan bidang kepakarannya, 6) Biaya pendidikan yang terus meningkat sedangkan kemampuan masyarakat cenderung tetap, 7) Sarana prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan iptek, 8) Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat yang mengakibatkan kurikulum selalu tertinggal, 9) Sebagian kecil dosen masih bersifat otoriter sehingga suasana akademis yang kondusif belum dapat diciptakan, 10) Penelitian dan publikasinya cenderung formalistik sehingga manfaatnya kurang dirasakan secara langsung, 11) PPM tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat, 12) Banyaknya kompetitor untuk lembaga

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3) Personil ditugaskan untuk studi lanjutan dan atau pelatihan-pelatihan. penelitian. 6) Diciptakan kurikulum yang fleksibel. 11) Merenovasi/mengadakan sarana dan prasaran yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini. 23) Pelaksanaan PBM mengacu kepada SAP dan Silabi.4 LPTK sejenis. 26) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 15) Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran. 22) Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti kuliah praktek bermasyarakat atau KKL bersama mahasiswa. 9) Efesiensi dan efektivitas keuangan. 21) Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis.PAS/CMI/2005 . 5. 7) Dosen diberikan pelatihan-pelatihan metode penelitian dan PPM. 16) Dialog antara dosen dan mahasiswa tentang PBM difasilitasi oleh pimpinan program studi. 8) Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya. 18) Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa. dinamika masyarakat dan dunia kerja. 5) Dialog antara mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan program studi. 20) Menumbuhkan kreativitas mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan. 17) Meningkatkan kemampuan berbahasa. 14) Peyesuaian kurikulum terhadap. 25) Selalu memperbaharui software dan hardware. 19) Pemberdayaan pusat penelitian dan lembaga penelitian STKIP Pasundan secara maksimal. penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. 13) Otonomi penetapan kurikulum program studi. dan kegiatan ilmiah lainnya. 4) Mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM. 14) Otda yang mengutamakan lulusan PT dari daerahnya. 2) Optimalisasi sarana prasarana dan Kualitas SDM. 13) Kerusakan software dan hardware dalam sistem informasi. 10) Melakukan pengembangan kampus. Strategi Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai berikut: 1) Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang visi dan misi. 24) Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna. 12) Pemanfatan teknologi informasi semaksimal mungkin.

28) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk keberlanjutan kegiatan kampus dan penyerapan lulusan.PAS/CMI/2005 . 29) Melakukan kemitraan dengan kompetitor maupun Pemda. SUSUNAN TIM EVALUASI DIRI BESERTA DESKRIPSI TUGAS No Nama Jabatan Uraian Tugas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.5 Pembaharuan kualitas komputer. 27) Meningkatkan relevansi kualitas kelulusan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Drs. 8.PAS/CMI/2005 . S. M. S. Ketua Pelaksana 4. Drs.. H. 3.Pd. Lisda Pujianti Mahasiswa 9. ekstra kurikuler dan ko kurikuler Memberikan bantuan bahan materi 7. menganalisis dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Memberikan masukan kegiatan pelaksanaan akademik 2. Dadang Ahmad Sekretaris Pelaksana 5. Drs. Kordinator Teknis Memberikan bantuan teknis bahan dan materi evaluasi Ketua Ikatan Alumni Memberikan informasi dan masukan tentang penyebaran para lulusan Memberikan masukan tentang kegiatan intra kurikuler. Dosen 6.Pd. M. Yudi Kusyadi. Akademik Nara Sumber Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Mendesain kerangka kerja dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Mendesain kerangka kerja.Si. S.Pd. Hj. H. Subarkah Pembantu Ketua Bid. 10 .Si. Dr.6 1. Endang Komara. Iyos Saleh Hujaeni Kesekretariatan Pelaksana Teknis Memberikan bantuan teknis pengetikan DAFTAR ISI Halaman Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Abdullah Apip. Oyamah. Jajang Hendar H.

.......7 KATAPENGANTAR ………………………………………………………. Pendanaan ………........... Dosen dan Tenaga Pendukung . Publikasi. Suasana Akademik .................………………………………… C................... Sarana dan Prasarana …………………………………………… F......…………………………………………………………….……………… I...............PAS/CMI/2005 ....................... Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat N........... Visi Misi Sasaran dan Tujuan ............................. Penelitian...... Jati Diri................. Lulusan dan Keluaran lainnya .................. RANGKUMAN EKSEKUTIF ........……………………………………… BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP..... BAB I ...……………………………………………… SUSUNAN TIM EVALUASI DMI BESERTA DESKRIPSI TUGASNYA … DAFTAR ISI ............... Kemahasiswaan ............……………………………………........…………………….................. J...... Kurikulum .....................………………… L....................... Tata Pamong (Govemance) ........ M...……………… K.....………………………… D..…………… G...... LAMPIRAN ...………………………………………… E............ Sistem Informasi .... Sistem Jaminan Mutu ...... DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI…… A. ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN REFERENSI ..…………… B........ H......... ………………………………… Proses Pembelajaran .... …………… BAB II..... …………………………… Pengelo!aan Program .......

Persiapan dan perencanaan. di samping yang pokok saat ini adalah untuk persiapkan akreditasi oleh BAN PT. Sasaran dari Evaluasi Diri ini adalah: 1. Penataan organisasi kerja. Pemanfaatan hasil Evaluasi Diri ini ditujukan untuk : 1. penentuan mekanisime kerja. Mengidentifikasi posisi. 4. penentuan fokus dan sasaran evaluasi. Pendekatan Evaluasl Diri dilakukan melalui tahap: persiapan dan perencanaan. Menumbuhkan budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri. mencakup pembentukan tim. Penyusunan profil lembaga yang konprehensif. penentuan rangkaian kegiatan. dan 4. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. penilaian dan pencapaian sasaran 2. penggunaan pakar sejawat dan pelaporan rincian aktivitas dari setiap tahap sebagat benikut: 1. pelaksanaan. Persiapan Evaluasi Diri untuk akreditasi. koordinasi dan komunikasi. penentuan kerjalaman studi.. Melalui Evaluasi Diri ini diharapkan diperoleh informasi dan kajian yang dapat digunakan sebagai masukan dan kajian dalam pengembangan di program studi masa yang akan datang.PAS/CMI/2005 . Meninjau kembali kebijakan yang pernah dijalankan oleh lembaga. penataan organisasi. dan penentuan pibak lain yang akan dilibatkan. Peniaminan mutu internal Jurusan IPS Program Sudi PPKn. status institusi dibanding dengan institusi yang lain 3.8 Bagi Jurusan Pendidikan IPS Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan Cimahi. Perencanaan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. 2. 3. Evaluasi Diri ini merupakan koreksi dan evaluasi dalam siklus manajemen Program Studi PPKn. Mengidentifikasi masalah. 2. penentuan tugas dan peranan semua pihak yang terlibat.

Bekerja di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Dosen dan lulusan. mencakup pemetaan sasaran evaluasi.006/BAN-PT/Ak-IV/V/2000). 038/0/1987. perumusan rekomendasi untuk perbaikan. Status terdaptar diperoleh pada tanggal 9 Januari 1987 dengan No.PAS/CMI/2005 . sarjana PPKn yang mampu : 1. Tujuan dan sasaran program studi menghasilkan sarjana PPKn yang dapat bekerja : (1) sebagai guru (2) di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. teknologi dan inovasi. melakukan studi banding terhadap predikat yang dimiliki saat ini. Pelaksanaan Evaluasi Diri. Visi. Penelitlan dan Pengabdian pada masyarakat. baik jumlah maupun kualitas mahasiswa. Memuliakan syiar Islam dan memelihara budaya Sunda. mencakup pemanfaatan pakar sejawat untuk memberikan opini kedua terhadap hasil evaluasi. Mengembangkan proses pembelajaran PPKn secara profesional 2. 3. B. Pelaporan. mencakup penyusunan laporan akhir untuk dasar perbaikan. pengumpulan data dan informasi. Mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan. 4. hasil Evaluasl Diri ini akan dipaparkan beberapa hal sebagai berikut : A. Kemahasiwaan. Untuk lebih jelasnya. 5. (3) melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Misi.9 3. Sasaran dan Tujuan Program Studi PPKn berdiri 29 Mei 1986. Jati Diri. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Misinya menyiapkan calon Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Visi yang diembannya menjadikan program Studi PPKn yang unggul secara Nasional dalam bidang pembelajaran PPKn. penyusunan analisis dan interpretasi data. 4. Kemudian memperoleh status terakreditas B pada tahun 2000 dengan SK (SK BAN-PT No. Pernanfaatan pakar sejawat.

mahasiswa dibantu oleh Staf Program Studi. a. serta perbentukan orientasi wawasan nasional. Tes kemampuan bahasa inggris b. selain itu masih ada dosen pembimbing PPL dan dosen pembimbing Skripsi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Tes Kemampuan Akademik. yaitu staf administrasi yang khusus melayani mahasiswa. selama dibutuhkan oleh mahasiswa. dan c. Pertemuan dengan dosen wali dapat dilakukan kapan saja.PAS/CMI/2005 . Interview 2. nilai perilaku yang sebenarnya adalah dalam masyarakat. Deskripsi mengenai hal ini terlihat dari: 1. Pelayanan Kepada Mahasiswa Program studi PPKn selalu berupaya melayani mahasiswa sebaik mungkin. Keragaman tersebut mencakup latar belakang sosial ekonomi keluarga dari daerah asal mahasiswa. 3. Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen wali. yang berperan sebagai konselor. seleksi mahasiswa telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. terutama minimnya inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada kegiatan non akademik yang menunjang Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Profil Mahasiswa Program studi PPKn diperuntukan bagi masyarakat umum. Kemampuan ini sangat baik untuk mahasiswa agar dapat berlatih memahami keragaman kultur. Pelayanan diberikan baik pada kegiatan akademis maupun non akademis untuk menunjang kelancaran studi mahasiswa.10 Kondisi kemahasiswaan yang berkembang di Program Studi PPKn pada urnumnya sudah cukup baik karena. namun kecurangan masih saja ada. Sistem Seleksi Sistem seleksi mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan dilakukan dengan dua macarn. sehingga profil mahasiswa sangat beragam. Dalam pelayanan administrasi. Tes.

Ekstra Kurikuler Mahasiswa Program Studi PPKn sudah memiliki beberapa unit kegiatan ekstra kurikuler yang mencakup kegiatan olah raga. No 1 . 4. 5 .PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4 . Lembaga Mahasiswa Baru pengisi materi Penyelenggaraan Panitia pelaksana. keagamaan dan pengembangan pengetahuan dalam koordinasi Program Studi PPKn kegiatan unit-unit ini sangat baik dan sangat mendukung pembentukan kepribadian mahasiswa karena dapat menjadi wahana penyaluran dan pergembangan bakat secara positif dari setiap mahasiswa. Jurusan/program pengisi Peserta studi 6. Jurusan/program Kesenian Kampus peserta studi Wisuda Sarjana Peserta Lembaga Praktek Visi dan Misi Panitia pelaksana. Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Institusi Mahasiswa sudah dilibatkan dalam beberapa kegiatan dengan peran yang berbeda-beda antara lain. 3 . kesenian. sebagai bentuk tanggung jawab sosial STKIP Pasundan memberikan fasilitas Bea Siswa baik berupa BKM maupun BPPA. Jurusan/program Seminar dan Studi peserta studi Banding Pekan Olaharaga dan Panitia pelaksana. Kegiatan Peran Staf Orientasi Kegiatan Panitia pelaksana.11 akademik mahasiswa dibantu oleh staf kemahasiswaan di tingkat program studi. 2 .

12

C. Dosen dan Tenaga Pendukung Jika diukur dari standar minimum persyaratan jumlah dan kuallfikasi Sumber Daya Manusia untuk mengelola Program Studi PPKn dapat dikatakan bahwa Program studi PPKn sudah berhasil melampau persyaratar, minimum. Dengan gambaran sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Sumber Daya Manusia sudah dilakukan dengan sistem yang standar. Proses “rekruitmen” dan seleksi dilakukan oleh YPT Pasundan atas usulan Ketua STKIP Pasundan, selanjutnya proses pembinaan, pengembangan dan retensi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sesuai dengan Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan. Peraturan YPT Pasundan sudah mencakup peraturan kepegawaian secara umum, dan pengaturan tata laksana kepegawaian lainnya. Setiap karyawan YPT Pasundan mendapat asuransi kesehatan dan pensiun. 2. Ketersediaan Dosen dan Staf Pendukung Program Studi PPKn sudah memiliki jumlah dosen yang memadai, dengan rasio 1:15. Selain itu terdapat staf pendukung yang menangani administrasi berjumlah 2 (dua) orang, juga didukung oleh 15 orang lainnya yang bekerja pada bagian-bagian lain di STKIP Pasundan, yang terkait untuk mendukung penyelengaraan program Studi PPKn, dengan demikian dilihat dari ketersediaan dosen dan staf pendukung sudah memadai. 3. Mutu, Kualifikasi dan kesesuaian Sumber Daya Manusia. Meskipun dari sisi latar belakang Sumber Daya Manusia di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat bervariasi, namun dari kemampuan bekerja pada umumnya sudah baik. Akan tetapi, untuk mengejar dinamika perkembangan lingkungan kompetensl dan kapabilitas Sumber Daya Manusia masih harus terus ditingkatkan. 4. Kecukupan
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

13

Jumlah dan Kulitas Sumber Daya Manusla Program Studi PPKn saat ini untuk rnengelola 210 orang mahasiswa. kualitas Untuk mengantisipasi untuk mengejar perkembangan di masa yang akan datang, Kualitas Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan. Peningkatan diperlukan perkembangan ilmu pengetahuan dan kompetisi antar perguruan tinggi semakin ketat, termasuk akan beroperasinya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. 5. Pengembangan Staf Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan sudah mengatur pengembangan staf, baik Studi PPKn. 6. Peratuan Kerja Peraturan kerja yang sudah ada sudah mengatur beberapa hal penting antara lain, jam kerja, cuti, perjalanan dinas, disiplin, kenaikan pangkat, dan lain-lain. Semuanya sudah berjalan baik selama 18 tahun. Peraturan kerja telah disesuaikan dengan ketentuan ketenaga kerjaan yang diterbitkan oleh pemerintah 7. Kode Etik Kode etik dikembangkan dari niai-nilai yang berasal dari aspirasi para civitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Pasundan, merujuk kode etik yang ditentukan oleh STKIP Pasundan dan YPT Pasundan. Kode etik tersebut sangat menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, toleransi, menghindarkan diri dari perbuatan tercela, kebersamaan dan persaudaraan, saling menghormati dan sifat-sifat keterbukaan. melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan dan kursus-kursus. Dalam sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia di Program

D. Kurikulum

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

14

Kurikulum sudah diupayakan untuk mencerminkan visi, misi dan keunikan institusi. Oleh karena itu kurikulum dijabarkan secara konsisten dan tujuan dan sasaran institusi dan program studi. 1. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan. Kurikulum sudah mencerminkan visi, misi, sasaran dan tujuan program. Di samping mengikuti mata kuliah kurikulum inti (nasional). Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga memiliki mata kuliah kurikulum Institusional (lokal) yang terfokus pada konsentrasi agama Islam, kebudayaan (Sunda), dan kewirausahaan. 2. Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stake, holders Mata kuliah pada kurikulurn lokal sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholders. Pada saat perumusan kurikulum sudah dilakukan identifikasi kebutuhan dunia pendidikan, dan pengajaran. Pada saat ini sedang dilakukan kebutuhan penyesuaian kurikulum dan silabus berdasarkan pada di diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi

sekolah-sekolah menengah. 3. Harapan Kompetensi Lulusan Lulusan Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan sarjana yang siap terjun ke dunia kerja dan siap menyesuaikan diri dengan tempo yang cepat, terhadap segala dinamika yang ada di dalamnya. Kontribusi lulusan Program Studi PPKn dalam lapangan pendidikan dan sektor non kependidikan diharapkan tidak hanya terbatas sebagai guru, tetapi juga sebagal entrepreuneur, peneliti dan cendikiawan dalam bidang kependidikan.

4. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada struktur kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan berikut ini : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Struktur dan Isi Kurikulum Struktur kurikulum telah ditopang oleh elemen mata kuliah yang lengkap dan satu sama lain memiliki keterkaitan. sehingga menjadi kurikulum yang komprehensif dan integratif untuk S. Mata kulah kurikulum nasional yang relevan tetap diakomodasi. Topik skripsi disarankan terkait dengan konsentrasi PPKn murni dengan mengaitkannya dalam pendidikan.15 Meskipun masih ada rentang kesenjangan yang sangat jauh antara mata kuliah di Program Studi PPKn dengan mata kuliah nasional.PAS/CMI/2005 . Komposisi mata kuliah pada satu semester telah diupayakan mencakup mata kuliah inti (nasional) dan institusional (lokal).I Program Studi PPKn. Skripsi Mahasiswa harus menyusun skripsi di akhir perkuliahan mereka. namun integrasi mata kullah dibuat dengan menyusun pengelompokan mata kuliah pada setiap satu semester termasuk urutannya dengan sebaik mungkin. Isi kurikulum tercermin pada silabus yang disusun dengan cukup lengkap dan komprehensif. Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah mengembangkan mata kuliah pilihan. Melalui topik ini diharapkan pemahaman dan pendalaman mahasiswa terhadap Program Studi PPKn akan semakin baik. Mata Kuliah Pilihan Beban mata kuliah lokal masih belum terlalu tinggi. 6. 7. 5.

Mata Kuliah 4. 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 Kode Mata Kuliah 2. Pendidikan Agama Pengantar Pendidikan Pendidikan Olah Raga PIH dan PHI Ilmu Kewarganegaraan Ilmu Negara Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pengantar Ilmu Sosial Pendidikan Pancasila Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Perkembangan & Bimb. 11. Peserta Didik Kewirausahaan Pendidikan Ilmu Sosial Hukum Adat Hukum Islam Hukum Perdata Sosiologi Pendidikan Kewarganegaraan/ Kewiraan Hukum Pidana Hukum Tata Negara Hukum Pajak Kriminologi Ilmu Politik Teori dan Hukum Konstitusi Perencanaan Pengajaran PPKn Evaluasi Pendidikan PPKn Ilmu Budaya Dasar (IBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Pendidikan Kewarganegaraan Hukum Dagang Hukum Internasional Hubungan Internasional Pendidikan Generasi Muda Filsafat Politik Strategi Belajar Mengajar PPKn Belajar dan Pembelajaran Profesi Kependidikan Seminar Pendidikan Agama Hukum Tata Pemerintahan Sistim Politik Indonesia Sosiologi Politik Budaya Daerah Jawa Barat Hukum Ketenagakerjaan Politik Hukum Penelitian Pendidikan PPKn Kel. 12. 9. 8. NAS 001 DIK 001 STP 007 PKN 101 PKN 102 PKN 103 PKN 126 PKN 140 NAS 002 NAS 004 NAS 005 DIK 002 STP 002 PKN 104 PKN 105 PKN 106 PKN 107 STP 014 NAS 003 PKN 108 PKN 109 PKN 110 PKN 111 PKN 112 PKN 113 PKN 127 PKN 128 NAS 006 NAS 008 PKN 114 PKN 115 PKN 116 PKN 117 STP 009 PKN 129 PKN 130 DIK 003 DIK 004 STP 001 PKN 118 PKN 119 PKN 141 STP 003 PKN 120 PKN 121 PKN 131 Nama Mata Kuliah 3. 10. 7. 2 3 3 2 2 2 2 2 Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. MPK KKK MKK MKB MKB MKB MPB MKB MPK MPK MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPK MPK MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MKK MKK MKK MKB MKB MKB MBB MKB MKB MPB Status MK Wajib 5. 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 2 2 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .16 Sm t 1.

managerial skill. 7. 1 1 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 4 4 4 6 98 43 3 46 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 - 8. Setelah lulus program.PAS/CMI/2005 .17 Sm t 1. Peluang dan Manfaat bagi Mahasiswa Mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan akan memperoleh manfaat maksimal. 10. PKN 132 PKN 133 STP 013 PKN 142 STP 010 STP 011 STP 012 PKN 134 PKN 135 PKN 136 PKN 137 STP 005 NAS 009 PKN 122 PKN 123 PKN 124 PKN 125 PKN 138 STP 004 PKN 199 Nama Mata Kuliah 3. dan lain-lain. MPB MPB MPB MBB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB Status MK Wajib 5. 8. Kewarganegaraan Praktek Pendidikan Hukum Program Pengalaman Lapangan (PPL) PPKn Skripsi Total Kel. Melalui PPL. Pengalaman yang diperoleh selama PPL merupakan modal untuk melakukan orientasi terhadap pekerjaan dan jenjang relasi dengan dunia kerja. keterampilan hubungan antar manusia. mengembangkan keterampilan teknis sebagai pendidik. dalam masa studi mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti Prograrn Pengenalan Lapangan di dunia pendidikan. Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. Teori dan Latihan Kegiatan Belajar Mengajar Pola Pengajaran PPSKN SLTP/SMU Filsafat Etika Sosiologi Hukum Pendidikan Politik Sistim Pemerintahan Daerah MPKI Filsafat Hukum Filsafat Pancasila Hukum Acara Pidana Hukum Acara Perdata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Filsafat Ilmu Peradilan Tata Usaha Negara Seminar Pendidikan Politik Kenegaraan Seminar Pendidikan Hukum Seminar Pend. 9. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 11. 12. mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang materi khusus dunia kerja. Sarana dan Prasarana. 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 Kode Mata Kuliah 2. E. mahasiswa juga dapat melanjutkan ke program S-2. Mata Kuliah 4.

Keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. masjid dan lapangan serbaguna. Fasifitas lainnya yang tersedia adalah kantin. Laboratorium dan jumlah buku diperpustakaan juga sudah memadai untuk mendukung penyelenggaraan program. pengadannya dilakukan oleh YPT Pasundan. laboratoriurn dan perpustakaan yang baik. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah memiliki gedung.PAS/CMI/2005 . Perpustakaan dan Fasilltas Lainnya. Jumlah dan kualitas ruang kuliah sangat baik. laboratorium komputer dan akses intemet. Sarana dan prasarana yang bernilai besar. 4. Ruang Kuliah. Fasilitas Pendukung Pembelajaran dan Penelitian Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian disediakan fasilitas ruangan. 2. ruang kuliah. koleksi perpustakaan. 3. sudah cukup memadai. Seluruh sarana dan prasarana dimiliki sendiri atas investasi yang dilakukan YPT Pasundan. namun pengelolaannya dilakukan oleh STKIP Pasundan. Kecukupan Secara umum infrastruktur pendidikan di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah sangat baik. Perpustakaan secara reguler selalu membeli buku-buku baru dan hibah dari para dosen untuk menambah koleksinya. Ketersediaan Gedung. Pengelolaan Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh YPT Pasundan dan unsur pimpinan STKIP Pasundan tergantung pada nilai pengadaannya. Lab. Kondisi fasilitas pendukung ini cukup memadai.18 Secara keseluruhan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang menyangkut karnpus dengan segala kelengkapannya. yang cukup menonjol dalam pengelolaan sarana dan prasarana adalah tingginya nilai alokasi biaya untuk pemeliharaan berbagai sarana dan prasarana pendidikan. 1.

pos-pos anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana kegiatan pengelolaan program. YPT Pasundan memberikan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kesesuaian Semua sarana dan prasarana yang ada di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah didesain khsusus untuk kepentingan pendidikan. dari mulai penerimaan mahasiswa. Jumlah. Hal ini dilakukan baik di Program Studi PPKn maupun di lembaga. sehingga kontrol pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. mahasiswa dan donasi dari orang tua mahasiswa melalui STKIP Pasundan. ujian dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Untuk pembiayaan program. hal ini dilakukan agar kelancaran proses belajar dan mengajar dapat bejalan dengan baik. Pengelolaan Pengelolaan keuangan dilakukan dengan peraturan keuangan yang telah ditentukan YPT Pasundan dan mekanisme aturan yang telah ditetapkan oleh STKIP Pasundan dengan pengelolaan keuangan secara transparan. pengelolaan pembiayaan penyelenggaraan Program Studi PPKn sudah memadai. 5. 2.PAS/CMI/2005 . F. Pendanaan Dalam aspek keuangan. perkuliahan. sehingga mendukung kelancaraan program. Sumber Dana dan Pembiayaan Sumber dana berasal dani penerimaan SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan).19 mampu menampung dan mendukung proses belajar dan mengajar di Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam skala jumlah mahasiswa yang ada sekarang. kualitas dan desainnya sudah disesuaikan dengan karakteristik program studi dan mahasiswa. orientasi studi. STKIP Pasundan diperlakukan sebagai cost center oleh YPT Pasundan. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Arus kas dan likuiditas keuangan dapat dikelola dengan baik.

program studi dikelola oleh seorang Ketua Program Studi. G. Selain itu. Pengelola yang berjumlah 5 (lima) orang ini memiliki kompetensi. selama ini anggaran yang ada selalu dapat memback up setiap kegiatan yang direncanakan.PAS/CMI/2005 . Bantuan dari YPT Pasundan tersebut semakin memperkuat struktur penerimaan dan pembiayaan Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Akuntabilitas Untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan. Anggaran dan kegiatan selalu disesuaikan. tidak ada kesulitan dalam pengadaan dana penyelenggaraan. kapabilitas yang memadai untuk menangani Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pada saat ini. pengelolaan keuangan juga dilakukan secara transparan. Tata Pamong (Governance). YPT Pasundan melakukan pengawasan terhadap lembaga. sudah memadai untuk skala pengukuran organisasi yang sekarang. seorang Sekretaris. sehingga semua unit organisasi terkait dapat melakukan pengawasan. dan 2 (dua) orang staf Tata Usaha. seorang staf akademik dan kemahasiswaan. 3. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Pengawasan pengelolaan keungan di lembaga sampai dengan tingkat program studi dilakukan juga dengan audit keuangan oleh akuntan publik. Struktur Organisasi. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kinerja keuangan yang selalu positif sejak program dijalankan. Tata pamong program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak didirikan tahun 1986. Selanjutnya lembaga melakukan pengawasan ke tingkat program studi.20 bantuan dalam bentuk pengadaan sarana. Kecukupan Dari sisi jumlah. 4. penyediaan dosen dan karyawan.

Mengingat perkembangan masyarakat di era globalisasi. di samping peningkatan kemampuan manajerialnya. harus meningkatkan pengetahuan. sebanyak 50 mahasiswa perangkatan atau sekitar 7 (tujuh) sampai 8 (delapan) mahasiswa per kelas. Namun dernikian.update pengetahuannya di bidang pendidikan maupun non pendidikan. Personalia. sikap dan keterampilan dalam Dengan demikian program telah dikelola baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur. maka perlu dipertimbangkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dilihat dari perkembangan minat setiap tahun akademik baru. dosen.PAS/CMI/2005 . antara lain: a. dan staf lainnya. baik pada tatanan strategis maupun operasional. perlu dilakukan agar kontinuitas upaya perbaikan kualitas pengelolaan program dapat dijalankan secara proaktif. Pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan didukung oleh koordinasi yang baik dari Ketua Program dan Pembantu Ketua bidang kemahasiswaan. b. Oleh karena itu ke-6 orang yang ada sekarang harus senantiasa Daya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Sumber Manusia. 2.21 bidang tugasnya. Kualifikasi personil yang ada sekarang ini sudah mampu menjalankan fungsi dan tugas pokoknya pada institusi. Namun demikian masih sangat mungkin untuk dikembangkan. Skala operasi pengelolaan program yang besar. Ketua dan Sekretaris Program Studi. Fungsi dan Tugas Pokoknya. harus meng. jika dipertimbangkan akan peningkatan penerimaan mahasiswa baru pertahun. Tiga orang staf. dengan memperhatikan berikut: a. pelayanan pada mahasiswa. maka upaya peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia. b.

22 penyesuaian struktur organisasi. namun secara keseluruhan pengelolaan lembaga sudah dilakukan dengan baik. hal ini didasarkan pada hal-hal sebagal berikut: 1. Sampai saat ini Ketua Program Studi Pendidikan PPKn adalah Ketua Program Studi pada. pengendalian dan koordinasi internal dan ekstennal sudah dilakukan dengan baik. keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan yang lahir pada tahun 1914. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengelolaan Program Meskipun ada kekurangan pada pelacakan tulisan. personil dan mekanisme tata pamong (govermance). Ketua dan Sekretaris Program Studi Pendidikan PPKn dipilih oleh Dosen Program Studi disetujui oleh Senat STKIP Pasundan dan dikukuhkan oleh Ketua STKIP Pasundan. karena tugas. Mekanisme Tata Pamong Mekanisme tata pamong sudah dilakukan sesuai dengan sistem dan standar operasional yang sudah ditentukan. Pengalaman ini dijadikan dasar untuk senantiasa memperbaiki sistem penyelenggaraan di lembaga STKIP Pasundan. periode Kepemimpinan yang pertama. berjalan dengan baik. telah memperkaya pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi. Aliran informasi. 2. sudah diatur dengan baik. H. Tinjauan Historis Proses perjalanan lembaga yang sudah berlangsung kurang lebih 18 tahun sejak berdirinya STKIP Pasundan Cimahi pada 29 Mei 1986. 3. Kepemimpinan Kepemimpinan dan pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan.PAS/CMI/2005 . kewenangan dan mekanisme kerja.

oleh karena itu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebaiknya segera membuat sistem informasi alumni. pelatihan dan. Penyesuaian ini diperlukan mengingat lingkungan strategis selalu berubah dengan cepat dan dinamis. Jaminan Mutu Program Studi. 3. 4.PAS/CMI/2005 . Pelacakan Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah memlliki sistem pelacakan lulusan. Perencanaan dan Pengembangan Program Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah berusaha membuat perencanaan dan pengembangan program jangka panjang melalui mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan (RIP). Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah alumni. maupun pada perumusan strateginya.23 bertanggungjawab mengelola seluruh kegiatan yang mencakup kegiatan pendidikan. Mutu program studi dan institusi akan baik jika ada standar dan kontrol. RIP adalah rolling plan yang dijadikan pegangan oleh pimpinan dalam mengalokasikan dan mengorganisasikan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan dan misi STKIP Pasundan. penelitian/konsultasi. namun harus selalu dilakukan penyesuaian baik pada penetapan tuiuan dan sasaran. Jumlah alumni cukup banyak yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Banten. Dengan demikian aspirasi dan inisiatif seluruh starlakeholders. 5. komunikasi dengan seluruh civitas akademika baik melalui jalur formal maupun informal. RIP yang ada sekarang secara garis besar. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat terakomodasi semaksimal mungkin. untuk mengakomodasi kegiatan ltu telah dimiliki Ikatan Alumni STKIP Pasundan. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus membuat sistem pelacakan alumni yang lebih mapan. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan relatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. cukup realistis.

indikator: a. Proses Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sudah diupayakan agar berlangsung dengan baik. observasi lapangan. penugasan untuk belajar mandiri melalui perkuliahan. dan pekerjaan laboratories (mengerjakan survai lapangan dan merumuskan formula strategi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dampak Proses Penjaminan Mutu terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa. untuk mahasiswa berprestasi ditingkat Jawa Barat. sehingga rasio antara pendaftar dan yang diterima semakin meningkat. I. penugasan kelompok. b. deliveri pendidikan (materi. sehingga pelaksanaannya sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang dinilai sudah baik. 6.PAS/CMI/2005 . c) Lembaga Pendidikan/Perusahaan dimana dilakukan pelaksananan PPL. Standar sudah mencakup standar seleksi mahasiswa dan dosen. hal ini ditandai dengan beberapa. Standar dan kontrol ditetapkan dan diterapkan secara konsisten. Pendaftar pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengalami peningkatan.24 telah memiliki keduanya. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilakukan di tingkat jurusan. proses. diwakili oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. banyak yang menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dinyatakan baik. Komitmen terhadap mutu ternyata memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. dosen dan prasarana) dan evaluasi hasil belajar. Tugas terstruktur. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. penugasan untuk belajar mandiri. Mengajar Kegiatan mengajar dilakukan melalui perkuliahan.

Metode diskusi dan praktikum yang telah dilakukan mahasiwa telah menambah ketrampilan para mahasiswa dalam kemampuan motorik dan psiko-analisis terhadap persoalan kajian keilmuan yang dihadapinya. mahasiswa cukup patuh mengerjakan tugas-tugas akademik bahkan memberikan inisiatif sendiri dalam perencanaan tugas mandiri maupun terstruktur. Saat ini telah dilaksanakan kegiatan belajar menggunakan teknologl multi media untuk mengikuti perkembangan keilmuan khustisnya masalah-masalah perkembangan duma pendidikan yang terkait dengan bidangnya (content). Di samping Itu. Keterbatasan lingkup content yang diberikan selama perkuliahan telah ditunjang dengan sistem kebebasan keilmuan dan keterbukaan untuk menggali khasanah keilmuan di luar materi yang diberikan para dosen. Frekuensi perk-uliahan terkontrol oleh DHMD (Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen) yang secara kontinyu per waktu perkuliahan dimonitoring oleh petugas piket Perkuliahan. Suatu bidang pemahaman yang mendalam dan komprehensif telah dikembalikan oleh Program Studl PPKn dengan seminar kelas dan diskusi kelompok pemecahan masalah-masalah pendidikan dan content kelimuannya 3.PAS/CMI/2005 . (skripsi). demikian juga dalam DHMD para ketua kelas dapat membubuhkan tanda-tangan dan mencatat materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen masing-masing. Belajar Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sangat intensif. berkaitan dengan bidang kajian pendidikan dan non pendidikan). Penilaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hal ini terlihat dari prosentasi kehadiran yang cukup tinggi pada setiap perkuliahan.25 pemecahan masalah atas problem komunikasi. Metoda mengajar ini sesuai dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yaltu diberikannya pembobotan pada setiap mata kuliah 2 s/d 3 SKS. 2. dan mata kuliah yang berkonsentrasi tinggi diberi bobot 6 SKS.

Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik mengenai kualitas program dan pengajar untuk merespon kebutuhan akademik mata kuliah yang perlu dilakukan evaluasi dan aktualitas dalam pengembangannya. kemajuan penyelesaian studi. Mahasiswa akan diberi peringatan akademik jika tidak mencapai IPK atau melampaui batas ketentuan dan durasi jangka waktu studi. Angka IPK dan jangka waktu studi (durasi) juga akan menjadi faktor penentu dari "Yudisium Kelulusan". Suasana Akademik Suasana akademik terus dikembangkan secara terus-menerus. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat terlihat.26 Penilaian terhadap mahasiswa selain dilakukan melalui Ujlan Tengah Semester (UTS) dan Ujlan Akhir Semester (UAS). namun demikian terdapat pula lulusan yang bekerja sebagai wirausahawan. Untuk melihat kemajuan mahasisvva secara keseluruhan dilakukan perhitungan "Indek Prestasi Kumulatif” (IPK) dari durasi jangka waktu studi. di STKIP Pasundan. Hal lain. Sanksi terberat dari pelanggaran persyaratan IPK dan jangka waktu studi adalah sanksi "putus kuliah" (drop out).PAS/CMI/2005 . Pada umumnya para lulusan terserap pada lapangan kerja sebagai pendidik. dan keaktifannya dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran (perkuliahan maupun praktikum). juga dilihat dari keseriusan mahasiswa dalam simulasi. dengan adanya lulusan dengan IPK tertinggi dalam Wisuda. yudisium lulusan. mengenai produktivitas sistem pembelajaran. dengan TNI/POLRI dan dan penganalisis masalah-masalah sesuai pengetahuan keterampilannya. mengerjakan tugas-tugas terstruktur maupun mandiri. hingga saat ini cukup baik dan tidak banyak keluhan tentang masalah tersebut: J. dan kepuasan mahasiswa. 4. agar ciri khusus dari suasana lingkungan pendidikan dapat dimunculkan dan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

keterbukaan. dalam upaya peningkatan mutu wawasan mahasiswa dan kualitas pendidikan. Hal ini dilakukan dengan: 1. Rancangan untuk Mengembangkan Suasana Akademik Rancangan suasana akademik dikembangkan melaui penciptaan nilai-nilai dan kaidah-kaidah keilmuan serta norma akademik lainnya. yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. selain itu sebagian dari proses akademik dilakukan di luar kampus melalui praktikum di lapangan maupun laboratorium. Dosen membuka kesempatan bagi mahasiswa yang sedang mengadakan bimbingan maupun konsultasi proses pendidikan baik pada jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.27 dirasakan dengan baik dan sesuai dengan norma-norma pendidikan. 2. budaya akademik yang berorientasi pada suasana wawasan ilmiah akademik. kepekaan dan kebersamaan (toleransi). 4. Semua sivitas akademika harus menghormati dan melaksanakan semua peraturan dan kode etik akademik.PAS/CMI/2005 . rasionalitas. sesuai acuan pada DP-3 (Daftar Penilaian Pekerjaan) yang secara kontinu setiap tahun akademik dievaluasi. Kuantitas dan Kualitas Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan akademik dosen dan mahasiswa dilakukan secara baik dan optimal melalui proses perkuliahan yang dilakukan di kampus. Hubungan Dosen Mahasiswa Hubungan dosen dan mahasiswa telah berlangsung dengan baik. interaksi dosen dan mahasiswa dilakukan dengan interaksi tatap muka. 3. Sarana untuk interaksi Dosen dan Mahasiswa Sarana interaksi antara dosen dan mahasiswa dilakukan lewat tatap muka dan komunikasi sarana elektronik (handphone) maupun sarana elektronik komunikasl lainnya.

atas prakarsa para mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan yaitu: Studi banding ke beberapa Perguruan Tinggi yang memiliki program Studi PPKn. 5. bimbingan dialogis. Kegiatan ini dipandang telah memberikan kontribusi yang sangat positif bagi wawasan dan peran akademis dan peran institusi dalam kancah PPKn pada tingkat nasional.28 guidance and conseling. Sistem Jaminan Mutu Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah memiliki dan terus membina sistem peningkatan dan pengendalian mutu yang memadai untuk Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hubungan dosen dan mahasiswa akan diupayakan sehingga dapat dilakukan secara virtual. dan para ahli yang relevan untuk kajian masalah pendidikan.PAS/CMI/2005 . Dengan dukungan teknologi internet. baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. baik dengan mengirimkan para mahasiswa ke pertemuan-pertemuan ilmiah tingkat nasional maupun lokal. Selain itu seminar-seminar untuk mengkaji fenomena baru masalah-masalah pendidikan dilakukan dengan mengundang pakar ilmu Pendidikan. K. Keikutsertaan Mahasiswa dalam Kegiatan Ilmiah Keikutsertaan mahasiswa dalain kegiatan ilmiah sudah cukup memadai. Kegiatan Seminar Frekuensi kegiatan seminar khususnya seminar untuk penelitian dan perencanaan tugas akhir (skripsi) mahasiswa dilakukan sangat intensif yaitu dalam rangka mengembangkan khasanah keilmuan di kalangan sivitas akademika. diskusi dan kebersamaan kekeluargaan. 6. dan penyeleng sendiri kegiatan ilmiah yang antara lain: Dengan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pendidikan lainnya.

baik dalam konsep maupun implementasinya. Pengembangan Program Pengembangan program dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan program sebelumnya. Dampak Pada Mahasiswa Proses penjaminan mutu mendapatkan apresiasi yang baik dari mahasiswa. 4. Sistem tersebut mencakup: 1. Pengelolaan Mutu Secara Internal Pada Tingkat Program Studi Pengelolaan mutu secara internal dilakukan lewat seleksi dosen. Dengan demikian mahasiswa selalu berusaha berperilaku sesuai dengan aturan main dan etika akademik yang dicanangkan. Penjaminan mutu juga dilakukan dengan cara tetap mempertahankan skala institusi dan skala program dalam ukuran kemampuan pengelolaan (manageable size).29 menjaga komitmen mutu pendidikan. pengembangan materi. Dosen yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mengajar akan diberhentikan atau diberhentikan sementara (grounded) dan diberi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkannya dengan lebih baik. penyiapan fasilitas pendukung yang baik.PAS/CMI/2005 . untuk kesempatan semester berikutnya. 2. kualitas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. untuk mengembangkan program perbaikan dilakukan pada semua aspek: kualitas dosen. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat memperhatikan mutu pendidikan dipercaya oleh pengelola Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi citra institusi. 3. Hubungannya dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga Penjaminan mutu di tingkat program studi memang sejalan dengan kebijakan penjamin mutu ditingkat institusi. Hal ini sudah cukup baik dilakukan melalui proses evaluasi yang menghasilkan perbaikan secara terus menerus. Dengan kata lain Program Studi PPKn STKIP Pasundan tidak akan menambah jumlah mahasiswanya jika akan menurunkan mutu pendidikan. Mahasiswa menjadi sangat segan dengan peraturan akademis yang pelaksanaannya dilakukan dengan tegas.

2. Diseminasi Hasil Penelitian Agenda penelitian saat ini masih terbatas pada masa yang akan datang. 6. waktu dan dana. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian mandiri. L. sistem seleksi. baik melalui majalah Tri Dharma Kopertis Wilayah IV. serta materi dan fasilitas pembelajaran. Jurnal Nasional Historia UPI Bandung maupun Jurnal Nasional Fakultas Tarbiah IAIN Sundan Gunung Jati Hal ini diindikasikan dengan: 1. Metodologi Baku Mutu Metodologi baku mutu dikembangkan melalui penggabungan standar pemerintah dan tuntutan dunia pendidikan dan pengajaran di sekolah. agenda penelitian semakin digalakan dengan upaya pengalokasian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Relevansi Sasaran. 5. Keberlanjutan. Publikasi.30 pengadministrasian program. Penelitian. penelitian pesanan dari PUSLIT dan LEMLIT. Setiap tahun akademik Program Studi PPKn STKIP Pasundan memperbaiki fasilitas pembelajarannya dan hingga pada tahun 2003 ini telah dilakukan beberapa kali penyempurnaan kurikulumnya. sistem pembelajaran. Akreditasi Program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah dilakukan evaluasi dengan akreditasi B. Agenda Penelitian. Produktifitas. lembaga penelitian di tingkat Jurusan dan STKIP Pasundan. Jumlah penelitian mencukupi. Kualitas. Kuantitas.PAS/CMI/2005 . dan Pemanfaatan Dana. Hal ini dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan untuk dapat memenuhi kualifikasi akademik pernerintah sekaligus juga memenuhi harapan kebutuhan kompetensi yang dituntut dunia kerja (pendidikan). Tesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah melakukan kegiatan penelitian dan publikasi secara intensif. dengan tersedianya tenaga. kurikulum dan silabus. Hal ini menjadi motivasi untuk memperoleh peringkat akreditasi lebih baik lagi.

telah pula Program Studi PPKn STKIP Pasundan pemah melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana survei.PAS/CMI/2005 . 5. Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. Kebijakan ini cukup baik agar terjadi konvergensi antara pengajaran dan penelitian. Hubungan Pengajaran dan Penelitian Penelitian yang dilakukan diupayakan selektif dan masih ada dalam koridor Program Studi PPKn sehingga dapat mendukung pengayaan materi pembelajaran. Penelitian mandiri yang dilakukan mumi atas inisiatif dosen bersama mahasiswanya pemah dilakukan. Dari penilaian terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang dilakukan lewat penugasan akademik. dan melalui jurnal terakreditasi Metalogika. Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Untuk meningkatkan kegiatan penelitian Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah bekerjasama dengan UPI. YPDM Pasundan. Kegiatan Penelitian Bersama Dosen-Mahasiswa Kegiatan penelitian yang melibatkan dosen-mahasiswa terbatas pada penelitian dalam penulisan skripsi. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih perlu mengembangkan diri. Diseminasi hasil penelitian dilakukan melalui kegiatan pertemuan ilmiah. 3. 4. agar kompetensinya pada bidang penelitian semakin baik. yang diterbitkan STKIP Pasundan. Kualitas dan Kuantitas Kegiatan Penelitian Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian mandiri mahasiswa belum dapat dievaluasi. Pengabdian Kepada Masyarakat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kegiatan ini dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kerjasama antar dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. 6.31 dana yang lebih baik lagi.

32 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejak institusi ini berdiri.PAS/CMI/2005 . prestasi Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Hal ini memberikan Mutual Rengfift dan memperkuat Link and Match antar lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga merekrut sebagian tenaga pendukung dari masyarakat sekitar. 4) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Relevansi Sasaran. serta bekerjasama dalam bidang pelatihan guru-guru sekolah swasta di Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat selalu diagendakan. Efisiensi Pemanfaatan Dana Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan adalah pelatihan. Untuk meningkatkan eksistensinya pada masyarakat sekitar kampus. hasil-hasil penelitian biasanya menjadi masukan pada penyusunan materi pelatihan materi konsultasi. Keterkaitan ini merupakan hal yang sudah dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak dulu. Produktivitas. Dalam setiap rencana kegiatan dan anggaran institusi yang disusun setiap tahun. Hal ini merupakan indikator dari komitmen Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. dalam kegiatan pengabdian masyarakat sudah memadai penjelasan yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: 1) Kualitas. konsultasi dan bakti sosial. 2) Agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan merencanakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan untuk rneningkatkan kontribusi Program Studi PPKn STKIP Pasundan terhadap masyarakat. 3) Hubungan Pengabdian Masyarakat dengan Penelitian Pengabdian masyarakat lewat kegiatan penelitian dan konsultasi sangat erat kaitannya dengan penelitian.

6) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dilakukan oleh himpunan mahasiswa. pada tahun yang sama meluluskan 27 orang lulusan.33 Pengabdian masyarakat oleh dosen dilakukan dalam konteks pengabdian masyarakat oleh institusi. Data lulusan lima tahun terakhir menunjukan sebagal berikut 1. 7) Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Kemitraan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pernah dilakukan melalui pembentukan kerjasama pemagangan dengan beberapa. akan tetapi. meskipun pelaksanaannya masih sangat terbatas. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen adalah agenda Program Studi PPKn STKIP Pasundan. 5) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Bersama Mahasiswa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kelompok dosen bersama mahasiswa dilakukan dalam konteks institusi. mengingat berbagai keterbatasan sumber daya. Program studi PPKn STKIP Pasundan bedasarkan registrasi tahun 2002/2003 Memiliki 210 0rang mahasiswa. dalam kapasitasnya sebagai individu anggota inasyarakat dosen juga melakukan kegiatan pengabdian di lingkungannya masing-masing. Kompetensi yang dicapal para lulus~n dibandingkan dengan yang diharapkan menunjukkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Himpunan mahasiswa biasanya mewujudkannya dalam bentuk bakti sosial. media cetak di Bandung dan institusi umum maupun swasta. Lulusan dan Keluaran Lainnya. M. Bentuk pengabdiannya antara lain menjadi anggota dan ketua organisasi kemasyarakatan.PAS/CMI/2005 .

Kompetensi intelektual memuaskan b.PAS/CMI/2005 Weaknes (kelemahan) 1. 3. Kompetensi sosial baik 2. Demikian pula untuk melanjutkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi baik S-2 maupun S-3.34 a. Masih bersifat lokal ke masa . Nilai Yudisium rata-rata sangat memuaskan dan lama penyelesaian studi rata-rata lima tahun dan kepuasan lulusan baik Kenyataan lulusan seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa minimal para lulusan untuk menjadi guru atau bekerja diluar keguruan sangat mungkin untuk dikembangkan. MERUJUK KEPADA DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN Berikut tabel analisis SWOT beserta strategi perencanaannya sesuai dengan komponen evaluasi diri. TABEL ANALISIS SWOT A.84. Indek prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan di atas tiga (memuaskan) salah satunya mendapatkan prestasi predikat lulusan terbaik dengan IPK 3. BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI PPKN SECARA KESELURUHAN. Berorientasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Visi dan Misi Strenght (kekuatan) 1. Kompetensi kepribadian baik c. Jati diri.

Budaya Sunda merupakan kekuatan untuk lokasi Jabar dan Banten. Meningkatkan kemampuan individu dan lembaga dalam berprestasi Strategi 1. Misi syiar Islam bersifat universal 4. Sosialisasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan 2. Opportunity (kesempatan) 1. Menegakkan konsistensi dan kesinambungan program Strategi 1. Menanamkan nilai-nilai universal keagamaan 2. Optimalisasi sarana prasarana dan kualitas SDM B. Idealisme tinggi terhadap visi dan misi dari staf akademis. 4. Implementasi lapangan harus diperkuat 2. Belum didukung oleh sarana prasarana yang lengkap 3. 2. Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang misi dan visi 2. Adanya pedoman pembimbingan tertulis. Kesempatan beasiswa Strategi 1. Strategi 1. Kompetensi dengan LPTK lain yang sejenis Strategi 1. Ruang bimbingan tidak memadai 5. Konsisten dengan misi STKIP visi terutama budaya tentang misi 3. 2. Keterbukaan mahasiswa kurang memadai 4.PAS/CMI/2005 . Rasio mahasiswa dosen 1:15 Weaknes (kelemahan) 1. Globalisasi dapat melemahkan budaya lokal. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mewujudkan visi misi 2. Penerimaan dilakukan secara selektif. SDM masih memadai belum Strategi 1. Diberikan beasiswa bagi Opportunity (kesempatan) 1. 2. Diregulasi sektor kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi Threats (ancaman) 1. Kemahasiswaan Strenght (kekuatan) 1. Kemampuan mahasiswa rendah akademik umumnya 3. Pelayanan dosen wali baik 5. 3. Kemampuan finansial dan akademis mahasiswa heterogen 2.35 depan 2. Peminat terhadap PS PPKn cenderung meningkat.

Rasio dosen mahasiswa 1:15 2. Pelatihan-pelatihan manajerial. beasiswa dan lain-lain. 3. Strategi Pada tahun-tahun awal mahasiswa diberikan bimbingan baik oleh dosen wali atau mahasiswa senior mengenai perkuliahan di program studi Threats (ancaman) 1. Pengelolaan SDM belum memadai 2. Kesempatan pembimbingan mudah. Kesempatan untuk berprestasi terbuka pembimbingan. 4. Rasio layanan 1:8 /kelas dan Weaknes (kelemahan) 1. Kode etik disosialisasikan dan dilaksanakan Strategi 1. Strategi 1. Diciptakan kurikulum yang fleksibel 2. Disediakan bimbingan belajar oleh Hima PPKn. Studi lanjut disesuaikan dengan kepakarannya. Dengan adanya Otda lapangan kerja cenderung sempit 3. Magang dan pencakokan 3. Mahasiswa didorong untuk mencapai IPK > 2.75 4. 3. Kualifikasi Dosen mayoritas S-2 atau sedang 3. Peluang yang luas dosen untuk melakukan penelitian dan PPM Threats (ancaman) 1.PAS/CMI/2005 . Diberikan pelatihan penulisan artikel di jurnal 2. Minat mahasiswa untuk menjadi guru menurut Strategi 1. 2. 2. Kurangnya pelatihan pelatihan yang relevan dengan bidangnya Opportunity (kesempatan) 1. 2. Tersedianya jurnal ilmiah terakreditasi 3. 2. Kesempatan untuk studi lanjut luas 2.36 dari berbagai instansi. Kompetensi dosen dan karyawan memadai untuk mendukung PBM. Peningkatan pengelolaan SDM 2. Diberikan beasiswa bagi yang berprestasi yang kurang mampu. Dosen dan karyawan didorong untuk mengikuti pelatihan/penataran 3. Dosen dan Tenaga Pendukung Strenght (kekuatan) 1. Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2. Dosen didorong studi lanjut untuk Strategi 1. Budaya menulis lemah 3. Mahasiswa rawan DO di tahun-tahun awal 2. Studi lanjut yang tidak relevan dengan Strategi 1. Rekruitmen yang menggunakan sistem kontrak yang rentan untuk keluar. Dialog antar mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan PS. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota C. Buku pedoman pembimbingan selalu diperbaiki 3. 3. Mahasiswa dipersilahkan menghubungi dosen melalui telepon. Pengengkatan dosen/karyawan dilakukan secara selektif dan terncana 2.

37

kepakaran 3. Kurangnya kesejahteraan karyawan dan dosen

3. Peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan 4. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota

3. Disediakan program pelatihan bagi pengembangan SDM

D. Kurikulum

Strenght (kekuatan) 1. Kurikulum sesuai dengan visi misi dan tujuan program studi 2. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan persekolahan dan studi lanjut 3. Menyediakan kuliah pilihan mata

Weaknes (kelemahan) 1. Lambatnya peninjauan kurikulum mahasiswa heterogen 2. Jumlah SKS yang trlalu banyak 3. SKS kurikulum Nasional terlalu banyak 4. Sentralisasi kurikulum

4. Kurikulum dijabarkan dalam SAP dan Silabi Opportunity (kesempatan) 1. Diberi kesempatan meninjau substansi kurikulum SAP dan Silabi. 2. Diberi kesempatan untuk mengganti muatan lokal pada kurikulum program studi sesuai dengan tuntutan Threats (ancaman) 1. Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat 2. Terjadinya perubahan kurikulum di Dikdasmen 3. Tuntutan globalisasi an perkembangan IPTEK E. Sarana dan Prasarana Strategi 1. Meninjau kurikulum secara berkala 2. Peninjauan SAP dan Silabi setiap semester 3. Mengadakan penggantian mata kuliah lokal sesuai dengan lapangan Strategi 1. Penyesuaian kurikulum terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja 2. Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan IPTEK Strenght (kekuatan) 1. Gedung milik sendiri dan strategis 2. Ruangan kuliah besar ber AC 3. Tersedianya perpustakan, Lab. PPKn, Micro Teaching, Lab. Komputer 4. Aturan yang jelas dalam penggunaan prasarana Weaknes (kelemahan) 1. Tingginya biaya pengelolaan 2. Edisi buku-buku di perpustakaan masih banyak edisi lama 3. Belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal 4. Perlengkapan Strategi 1. Selalu dilakukan peninjauan kurikulum 2. Pendampingan SKS. jumlah

3. Otonomi penetapan kurikulum program studi.

Strategi Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan perubahanmasyarakat

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

38

Laboratorium maksimal Opportunity (kesempatan) 1. Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus 2. Akses ke internet untuk memperkaya PBM tersedia 3. Kesempatan mengakses perpustakaan di luar jurusan tersedia melalui forum perpustakaan Threats (ancaman) 1. Kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana 2. Sarana dan prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan IPTEK Strategi 1. Melakukan pengembangan kampus 2. Memperbanyak akses ke internet, baik dosen atau mahasiswa untuk menunjang pelaksanaan Tridharma PT 3. Pemberdayaan Lab., perpustakaan dll semaksimal mungkin Strategi 1. Merenovasi/mengadakan sarana prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini 2. Sosialisasi aturan penggunaan sarana dan prasarana Strategi 1. Peningkatan pemeliharaan prasarana

belum

sarana

2. Penambahan dan pembaharuan buku-buku secra reguler 3. Pemanfaatan teknologi informasi semaksimal mungkin Strategi 1. Pemutahiran sumbersumber pustaka 2. Melengkapi perlengkapan laboratorium dan micro teaching 3. Memanfaatkan teknologi informasi maksimal

F. Pendanaan

Strenght (kekuatan) 1. Pemasukan dana SPP relatif lancar 2. Efisiensi keuangan dilakukan dengan baik 3. Tingkat keberlanjutan keuangan tinggi 4. Pengaturan keuangan menunjang Proses Belajar Mengajar

Weaknes (kelemahan) 1. Dukungan keuangan hanya dari mahasiswa 2. Pengelolaan keuangan desentralisasi, tapi tidak merata

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang pencarian dana di luar mahasiswa dan PT terbuka 2. Sentralisasi keuangan tingkat universitas bisa dilakukan Threats (ancaman) 1. Kondisi perekonomian secara makro belum

Strategi 1. Kerjasama dengan pihak di luar PT 2. Penetaan efisiensi dan efektivitas keuangan

Strategi 1. Dicari sumber keuangan di luar SPP 2. Sentralisasi keuangan di tingkat STKIP

Strategi 1. Efisiensi dan efektifitas keuangan

Strategi 1. Yayasan harus mencari sumber dana

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

39

stabil 2. Biaya pendidikan yang terus meningkat G. Tata Ruang

2. Kenaikan SPP disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Strenght (kekuatan) 1. Struktur Organisasi sesuai dengan pola modern 2. Job deskription organisasi jelas

2. Pemberdayaan jasa-jasa pelatihan pendidikan Weaknes (kelemahan) 1. Pemahaman struktur organisasi belum maksimal 2. Pengelolaan belum mapan Strategi 1. Memaksimalkan pemahaman struktur organisasi. 2. Selesksi rekruitmen personil diperjelas Strategi personil

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang kehidupan organisasi establish. 2. Peluang koordinasi dapat dilakukan

Strategi 1. Diseminasi mengenai struktur organisasi kepada SDM. 2. Pelatihan implementasi deskription. Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau menganai job

Threats (ancaman) 1. SDM belum memenuhi kualitas pendidikan tertinggi 2. Penurunan kualitas perguruan tinggi secara umum H. Pengelolaan Program

Sosialisasi program optimalisasi SDM

dan

Strenght (kekuatan) 1. Adanya kelembagaan RIP

Weaknes (kelemahan) 1. Pengelolaan sentralisasi lembaga

2. Adanya sistem peminjaman kualitas Opportunity (kesempatan) Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga Strategi 1. Perencanaan dikembangkan ideal. secara

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM) belum maksimal Strategi 1. Pengelolaan sentralisasi lembagga

2. Memotivasi staf untuk berprestasi maksimal Threats (ancaman) Persaingan yang tidak sehat antar LPTK yang ketat I. Proses Pembelajaran Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau

2. Mmmengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM Strategi Sistem informasi promosi ditingkatkan dan

Strenght (kekuatan) 1. Jumlah dosen memadai 2. Kurikulum disesuaikan 3. Kualifikasi dosen selalu 75%

Weaknes (kelemahan) 1. Sarana dan prasarna kurang memadai 2. Organisasi kelembagaan kurang transparan

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

insentif 2. Pelayanan ditingkatkan dosen lanjut 3. Mengikutsertakan dosen ke berbagai aktivitas ilmiah Strenght (kekuatan) 1. sumber melalui Strategi 1. PBM tidak hanya di ruangan kelas saja 3. Kualitas pembelajaran cenderung menurun 3. penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya. Karyawan terhadap mahasiswa cccenderung menurun Threats (ancaman) 1. Animo mashasiswa ke program studi PPKn memadai Opportunity (kesempatan) 1.40 S2 4.. Memberi kemudahan kepada dosen untuk melakukan aktivitas pembelajaran. Suasana Akademik Strategi 1. Hubungan dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi informasi Strategi 1. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Kemampuan penggunaan teknologi informasi masih kurang 3. Suasana interaksi antar dosen dan mahasiswa baik 2. Memperbanyak kegiatan ilmiah berskala nasional 2. PBM memungkinkan komunikasi banyak arah 2. Kemampuan Inggris terbatas bahasa 4. Pencarian beasiswa internet. Meningkatkan kemampuan berbahasa. Motivasi terhadap dosen ditingkatkan 2. Pemberian motivasi terhadap dosen yang berprestasi 3. Staf dosen dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan lembaga 3. Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran 2. Dosen sulit untuk menerima pembaharuan 3. Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional 2. Animo mahasiswa masuk ke program studi PPKn cenderung menurun 2. Minat meningkatkan kualitas pengajaran dosen cenderung menurun J. Meningkatkan dosen. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. 3. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari artikel-artikel/penelitian mutakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Menjadwal studi bagi doesn Strategi 1. Dosen diberi penghargaan sesuai dengan prestasi.PAS/CMI/2005 . Melaksanakan PBM dengan memanfaatkan lingkungan 3. Dosen diberikan fasilitas memadai 3. Tanggung jawab dosen cenderung menurunkan 2. Strategi 1. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ruang kuliah baik Weaknes (kelemahan) 1. Kurangnya keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah Opportunity (kesempatan) 1. 3. Dana terbatas Strategi 1.

Membuat software untuk pengelolaan system informasi. Weaknes (kelemahan) 1. Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa 2. Strategi 1. Kualitas computer perlu ditingkatkan. Opportunity ( kesempatan ) 1. Perangkat aturan-aturan sudah ada. Efektifitas dan efisien belum optimal.PAS/CMI/2005 . 3. Penyekat ruangan harus yang kedap suara. Kesempatanuntuk mendatangkan tenaga ahli terbuka luas Strategi 1. Sistem Informasi Strength (kekuatan ) 1. Jumlah computer di STKIP Pasundan dan Program Studi memadai. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihanpelatihan. Pembaharuan kualitas computer 2. Alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang relatif kecil Strategi 1. 2. Implementasi aturan perlu peningkatan 5. Bila terdapat sebagian kecil dosen yang bersikap otoriter 2. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan 3. Tersedianya LAN. 3. 3. difasilitasi oleh pimpinan program studi. Perangkat lunak untuk mengembangkan system informasi banyak. Yang ditindaklanjuti dengan dukungan dana yang memadai K. 5. 2. dll. Perlu mengkondisikan SDM sesuai dengan tuntutan system informasi yang ada melalui pembiasaan. Mendatangkan tenaga ahli untuk merancang system informasi secara terintegrasi. 2. 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jumlah SDM cukup memadai. 6. Kerjasama dengan pihak lain dalam pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat Strategi 1. Dialog antar dosen dengan mahasiswa tentang PBM. Menumbuhkan minat meneliti melalui kegiatankegiatan diklat. Aturan-aturan disosialisasikan. lokakarya. Kultur personil dalam menggunakan system informasi masih perlu pengembangan 4. Struktur organisasi sudah memadai 4. 2.41 Threats (ancaman) 1. seminar.

mahasiswa maupun administrasi. Diterapkannya aturan dari sanksi. Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. Supervisi memadai belum 2. Kerusakan software dan hardware L. 2. Menyempurnakan pedoman-pedoman dan kode etik 3. 2. Adanya pengembangan kurikulum. Adanya tuntutan penelitian di bidang kepakarannya. Banyaknya competitor untuk lembaga sejenis. Pelaksanaan supervisi yang efektif. 2. Kesempatan pengembangan terbuka 2. Adanya Lembaga Penelitian STKIP dan Pusat Penelitian Fakultas. Pelaksanaan PBM mengacu pada SAP dan Silabi Strategi 1. Pengembangan SDM belum maksimum Opportunity (kesempatan ) 1. Standar mutu yang cenderung tetap (jarang diperbaharui) Strategi 1. 2. 2. Memperbaiki peringkat akreditasi. Kesempatan yang besar untuk penelitian PPKn 3. 3. Meningkatkan kemampuan meneliti baik dosen atau mahasiswa melalui pelatihan. Meningkatkan daya saing melalui pembenahan baik internal ataupun eksternal. SAP dan Silabi 4. Penelitian. Selalu memperbaharui software dan hardware Strategi 1. Ketidaksesuaian antara peluang memperoleh Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Merekayasa data akademik. Memiliki pedoman dan kode etik tertulis untuk pengendalian mutu. Rekruitmen SDM selektif baik tenaga edukatif. Komitmen SDM kuat 5. M. 2. 2. Dana penelitian terbatas untuk yang di dalam PT 2. 2. Dibuat back up data. Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna Strength (kekuatan ) 1.42 Threats (ancaman) 1. Kesempatan untuk meningkat kan kualitas PBM terbuka Strategi 1. administrasi dll. Strength (kekuatan ) 1. Strategi Melaksanakan supervise yang efektif dan efisien sesuai dengan pedoman yang ada. Sistem Jaminan Mutu Strategi 1. 3. Meningkatkan komitmen SDM melalui pembinaan kepegawaian 2. Terdapat inkonsistensi pada tataran implementasi 3. Akreditasi Program Studi peringkat B. Threats (ancaman) 1.PAS/CMI/2005 . Weaknes (kelemahan) 1.

Penelitian diarahkan pada PTK dan hasilnya dipublikasikan. 3. 3. Makin intensifnya potensi pasar. 2. Kontrol kualitas dan konsistensi isi publikasi harus tetap dijaga 3. Opportunity (kesempatan ) 1. 2. Kontrol kualitas usulan penelitian melalui seminar usulan penelitian. Program Studi mengaplikasikan dapat hasil Strategi 1. Lahan PPM pendidikan luas. Kesempatan kerjasama dengan institusi lain luas. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pemberday aan Pusat PPM dan LPM 1. Motivasi melaksanakan kegiatan PPM kurang. Masalah penelitian harus dapat diterapkan di lapangan. Adanya majalah ilmiah. Inkonsistensi penelitian dengan objek penelitian 2. jurnal artikel penelitian. Adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas. Opportunity (kesempatan ) 1. Menambah frekuensi dan kualitas penelitian 3. Manfaat penelitian tidak dapat dinikmati secara langsung. Dosen cenderung hanya mementingkan mengajar 3.43 3. dan jurnal metalogika. Kesempatan mengajukan penelitian di terbuka lebar. 4. 2. Penelitian publikasinya formalitas. 2. Kontrol kualitas publikasi melalui seminar hasil penelitian. Sumber Daya potensial. 3. 4. Strategi Menumbuhkan kreativitas dalam mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan/penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. Diversifikasi penelitian usulan Strategi 1. 3. kesempatan dana penelitian dari luar PT dengan bidang ilmu pendidikan. usulan luar PT Strategi 1. Manusia N. bidang Strategi Pencarian dana kerjasama institusi lain Memotivasi sumber melalui dengan melalui 2. Dosen cenderung untuk melaksanakan PBM saja. Dana PPM terbatas 2. Threats (ancaman) 1. Melakukan kerjasama dengan pihak lain. Puslit dan Lemlit memprogram-kan penelitian secara terjadwal. Pengabdian Pada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. 2. Kaidah penelitian kurang ditaati. Potensi untuk bekerjasama dengan institusi lain besar. Kesempatan peneliti dan publikasi hasil penelitian terbuka 2.PAS/CMI/2005 . 3. dan cenderung Strategi 1. Strength (kekuatan ) 1. Mencari sponsor untuk melakukan penelitian 2.

Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga yang diduduki oleh alumni. pelatihan lokakarya dan Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. 2. PPM dapat dilakukan secara individu dan atau kelompok. Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti Kuliah Praktek Bermasyarakat/PKL bersama mahasiswa. Melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat melalui Desa/Sekolah binaan. 2. Standar kompetensi berubah-ubah. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Peluang bekerja di luar guru terbuka 3. Menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku 2. Alumni memiliki posisi strategis di masyarakat 3. Memanfaatkan otonomi keilmuan. Membuat jadwal pelaksanaan PPM. Cenderung menjadi 2. Lulusan dan Keluaran Lainnya Strength (kekuatan ) 1. Kompetensi merata belum 3. 1. Program Studi teruji selam 21 tahun 2. 3. 2. Pengajar PPKn tingkat sekolah tidak hanya dipegang oleh lulusan PPKn. Relevansi kompetensi dengan tuntutan pasar cenderung lamban Opportunity (kesempatan ) 1. 3. Yudisium memuaskan rata-rata Weaknes (kelemahan) 1. secara maksimal. Kerjasama diperluas Strategi 1. O. Meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa Strategi Mengadukan pengamatan tentang kebutuhan kompetensi guru PPKn di lapangan Menyusun kurikulum adaptif Merumuskan system evaluasi pengajaran PPKn 2.44 penelitian pada kegiatan PPM di sekolah dan masyarakat. Menyediakan kurikulum plus dalam mengadaptasi tuntutan lapangan pekerjaan 3. Melakukan pelatihan mengenai PPM 4. Peluang terbuka menjadi guru Strategi 1. Intervensi politik pemerintah terhadap materi PPKn sangat tinggi. 3. 3. Strategi 1. Peluang terbuka studi lanjutan Threats (ancaman) 1. Kompetensi relavan dengan tuntutan pemanfaatan lulusan 5. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga terkait. 3. 2. 2. 2.PAS/CMI/2005 . Presentasi rancangan PPM dan hasilnya. Strategi 1. PPM cenderung formalistic PPM tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Strategi Threats (ancaman) 1. Kompetensi baik 4. 3. Penghargaan terhadap profesi lulusan PPKn.

( 2001 ). (2003). Diknas. Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. Jakarta. P. Kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan. 0217/U/1995 tentang Kurikulum yang berlaku nasional Program Studi Sarjana Pendidikan. NPT. Jakarta.45 corong penguasa. Diknas RI. Dikbud. (1989). Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. (1995). Diknas. (2003). Bandung. Pas. Port folio Universitas Pasundan. Unpas. REFERENSI Dikbud. (2000). Bandung. (2003). Jakarta.PAS/CMI/2005 . Program Studi PPKn. 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. (1999). 40 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Cimahi. Jakarta. Jakarta. (2002). Sistem Akreditasi Program Studi S-1. (1998). Port folio Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. SK Dirjen Dikti no. Jakarta. SK Mendikbud RI no. (2002). Keputusan Mendikbud RI no. PP no. Undang-undang no.155/U/1998 Tanggal 30 Juni 1998 tentang diknas. Kepmendiknas RI no. Jakarta. 38/Dikti/Kep/2000 Tanggal 26 Februari 2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi. 045/U/2002 tertanggal 2 April 2002 tentang Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi. Diknas.

STKIP Pasundan Cimahi dan STH Pasundan Sukabumi.PAS/CMI/2005 . Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang merupakan organ garapan organisasi Paguyuban Pasundan dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui unit-unit garapannya baik berupa Univesitas dan atau Sekolah Tinggi c. STIE Pasundan Bandung. Pembantu Rektor III ( Bidang Kemahasiswaan) dan Pembantu Rektor IV (Bidang Kerjasama) f. e. Unsur Pimpinan unit garapan Universitas adalah Pembantu Rektor 1 (Bidang Akademik).POKOK KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN STKIP PASUNDAN CIMAHI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a. Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Paguyuban Pasundan adalah induk Organisasi yang bertanggung jawab dan menaungi aktivitas Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Unsur Pimpinan unit garapan Sekolah Tinggi adalah Pembantu Ketua I (Bidang Akademik). Unit garapan di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang mengelola dan menyelengarakan pendidikan tinggi yang ada saat ini terdiri dari Universitas Pasundan Bandung. d.46 PERATURAN POKOK. Pembantu Rektor II (Bidang Sarana dan Keuangan). Pembantu Ketua II ( Bidang Sarana dan Keuangan). Pimpinan unit garapan adalah Rektor untuk Universitas dan Ketua untuk Sekolah Tinggi.

penelitian. k. (1) (2) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan pengabdian kepada masyarakat.47 g. pustakawan dan profesi lainnya yang sesuai dengan Undang-undang. Dosen luar biasa adalah tenaga pengajaran di luar edukatif tetap yayasan dan edukatif PNS. baik Pegawai edukatif. m. Yang bekerja di unit garapan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan kepentingan kelembagaan. Pegawai administratife tetap Yayasan adalah pegawai yang dianggap ditetapkan dan diberhentikan serta ditempatkan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit-unit garapannya dengan tugas pokok mengelola administrasi dan melaksanakan fungsi manajemen dan/atau tugas lain di luar administratife.PAS/CMI/2005 . i. penelitian. Pegawai kontrak adalah pegawai yang ditugaskan dalam bidang kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan pengabdian kepada masyarakat. n. Dosen magang adalah mereka yang ditugaskan membantu pegawai edukatif melakukan asistensi proses belajar mengajar. ASAS DAN SISTEM Pasal 2 Prinsip Paguyuban Pasundan merupakan organisasi induk tertinggi yang membawakan Yayasan-yayasan dan lembaga lainnya. Pegawai administratif honorer adalah pegawai yang ditugaskan karena kecakapan/keahliannya yang khusus untuk ditempatkan pada kelembagaan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit garapan. Dpk. pengelolaan. Dosen Tetap PNS Dpk adalah PNS edukatif bantuan Pemerintah (Kopertis) yang ditempatkan di unit-unit garapan nya dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Pegawai adalah pegawai yang ada di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. laboran. administrasi. laboratorium dan atau penelitian dalam mendidik dan mengajar yang dapat diangkat diberhentikan sesuai kebutuhan lembaga. j. h. pengembangan dan pengawasan unit-unit garapannya. Dosen Tetap Yayasan adalah Pegawai edukatif yang diangkat ditetapkan dan diberhentikan oleh Yayasan untuk ditempatkan pada unit-unit garapan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan merupakan Penanggung jawab utama dalam pembinaan. BAB II PRINSIP. pemberdayaan. l.

(2) .PAS/CMI/2005 (1) a. Silih Asih dan Silih Asuh. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan misi akademik unit garapan dengan sungguh-sungguh. Pasal 3 Asas Peraturan pokok Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berasaskan Pancasila. KEDUDUKAN DAN JABATAN PEGAWAI Pasal 5 Jenis Pegawai Jenis pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas Pegawai Tetap Yayasan Pegawai Tidak Tetap Yayasan Pegawai Tetap Yayasan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) butir a mencakup : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Rektor/Ketua merupakan penanggung jawab pelaksanaan operasional teknik pengelolaan dan pemberdayaan pegawai di masing-masing unit garapannya. STKIP Pasundan Cimahi. Pasal 4 Sistem Kebijakan pengelolaan pengembangan dan pengawasan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan menganut sistem sentralisasi. baik dalam aktivitas bekerja memelihara etos kerja dan merealisasikan misi khusus Paguyuban Pasundan. Undang-undang Dasar 1945 dengan mengutamakan nilai-nilai ke-Islaman dan leluhur budaya Sunda dalam peningkatan Kinerja. b. Hakekat pola kerja pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berorientasi kepada Rencana Induk Pengembangan (RIP) rencana strategis (Renstra). dan STH Pasundan Sukabumi. Setiap pegawai wajib menjungjung tinggi prinsip Silih Asah.48 (3) (4) (5) (6) Unit garapan merupakan Badan Hukum yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan Tinggi yang saat ini terdiri dari : Universitas Pasundan Bandung. Sedangkan pemberdayaan dan pembinaannya menganut sistem Desentralisasi BAB III JENIS. STIE Pasundan Bandung. Program dan budget. bertanggung jawab dan penuh keikhlasan.

Jabatan Struktural b. Pegawai Edukatif Magang c. PENGADAAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI Pasal 8 Alasan Pengadaan (1) Yang menjadi alasan pengadaan antara lain : 1) 2) 3) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . e. tanggung jawab serta kewenangan mengambil keputusan dalam keilmuan dan frofesinya BAB IV PENGANGKATAN. Pegawai Kontrak Pasal 6 Kedudukan Pegawai Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berkedudukan sebagai aparatur organisasi yang bertugas di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) pasundan dan unit garapan untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan kerja secara Profesional jujur dan adil bagi terciptanya tujuan organisasi Pasal 7 Jabatan Pegawai Jabatan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas a. Jabatan Fungsional Jabatan Struktural adalah kedudukan tertentu dalam organisasi. Pegawai Edukatif Luar Biasa (LB) b. Pegawai Honorer d.49 a. d. c. Pegawai Edukatif Tetap Yayasan Pegawai Edukatif PNS Dpk Pegawai Administrasi yayasan Pegawai Pustakawan Pegawai Laboran (3) Pegawai tidak tetap Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b mencakup : a. Jabatan Fungsional adalah kedudukan tertentu dibidang edukatif dan penelitian yang menunjukan tugas. b.

PAS/CMI/2005 . Adanya pegawai yang mengundurkan diri. 8) Harus bebas Narkotika dan obat-obatan terlarang. 9) Harus memiliki kesanggupan uuntuk memajukan misi Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan Unit garapan serta sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku. Pasal 9 Persyaratan Pegawai (1) Setiap Pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a. 6) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. Adanya penambahan peralatan/perlengkapan dan atau pengembangan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan pegawai (2) Pelaksanaan pengadaan pegawai diserahkan pada kebutuhan unit garapan atas dasar persetujuan Yayasan yang didasarkan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku.50 a. Untuk tenaga administratif harus memenuhi syarat : 1) Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setingitinginya 30 tahun 3) Tidak pernah dipidana penjara kurungan berdasarkan keputusan hakim yang telah memiliki kekuatan hokum yang tetap 4) Tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan/atau menentang Pemerintah yang sah 5) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan oleh instansi lain sebelumnya. Untuk tenaga edukatif harus memenuhi syarat : 1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) WNI dan atau WNA yang mendapat izin dari instansi yang berwenang 3) Memiliki kralifikasi sebagai tenaga edukatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Adanya kekosongan dan perluasan formasi dalam organisasi b. pensiun dan atau meninggal dunia c. b. BUMD dan BUMS 7) Harus memiliki kecakapan keahlian yang dibutuhkan dan berpendidikan formal minimal SLTP. 10) Memenuhi persyaratan administratife lainnya yang ditetapkan. Pegawai Yayasan dan pegawai instansi BUMN.

harus memenuhi kesetaraan jabatan fungsional sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 9) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan boleh instansi lain sebelumnya. 8) Tidak pernah dipidana penjara/kurungan berdasarkan keputusan instansi lain sebelumnya.BUMD dan BUMS. Pasal 11 Pengangkatan Sebagai Pegawai Tetap (1) Untuk dapat diangkat sebagai Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan harus dipenuhi syarat-syarat berikut : a. mekanisme dan tata cara penyampaian pemenuhan syaratsyarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. pegawai yayasan lain. Melaksanakan tugas dan tidak melanggar hokum serta peraturanperaturan kepegawaian lainnya yang berlaku di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan d.51 4) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seta tidak terlibat gerakan yang menentang Pancasila/UUD 1945 dan/atau pemerintahan yang sah 5) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi 6) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara 7) Berusia serendah-rendahnya 23 tahun dan setinggitingginya 40 tahun kecuali untuk S3 tidak dibatasi.PAS/CMI/2005 . Mampu menunjukan prestasi kesungguhan dan loyalitas dalam bidang kerjanya serta mampu merealisasikan misi Paguyuban Pasundan (2) Pengangkatan Pegawai sebagai dimaksud dalam ayat (1) harus memperhatikan pola keberadaan formasi dan kemampuan pendanaannya (3) Pengangkatan pegawai edukatif. Menjalani masa percobaan sebagai calon pegawai tetap selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak ditetapkan sebagai calon pegawai dan/atau selambat-lambatnya 4 (empat) tahun c. Pegawai Instansi BUMN. Dinyatakan lulus mengikuti/menjalani seleksi sebagai calon pegawai b. 10) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. 11) Memiliki Pendidikan formal lulusan S2 atau spesialisasi 1 dan atau lulusan S1 yang sedang menjalani pendidikan S2 disertai keterangan mengajar dari pimpinan unit garapan. (2) Proses.

Keahlian yang dimiliki c. Lulusan S2/SP 1 : III/b : Penata Muda h. Pengalaman dalam bidannya d. Pasal 12 Penempatan Pegawai Penempatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dalam jabatan structural atau jabatan fungsional berdasarkan prinsip tepat guna dan tepat sasaran dengan tetap berkewajiban memperhatikan : a. Lulusan S3/SP 2 : III/c : Penata Madya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Lulusan SMU/SMK : I/c : Juru Tingkat I c. Lulusan Diploma 2 : II/b : Pengatur e. (4) Tata cara proses dan prosedur pengangkatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan lebih lanjut akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersebut. Lulusan Diploma 3 : II/c : Pengatur Muda f. Rasionalisasi Pangkat dan golongan e. g. Lulusan Diploma 1 : I/d : Juru Tingkat I d. Jujur. statusnya dikembalikan sebagai calon pegawai apabila dalam 2 (dua) tahun berikutnya kesetaraan tersebut tidak diselesaikan. Memiliki loyalitas dan mampu menjalankan misi khusus Paguyuban Pasundan. Lulusan SLTP : I/a : Juru Suruh b. amanah dan berprestasi f. Terbukannya kemungkinan untuk memajukan organisasi di lingkungan Paguyuban Pasundan Pasal 13 Golongan dan Kepangkatan Pegawai (1) Pengangkatan untuk pertama kali sebagai pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan ditetapkan dalam posisi berikut : a. Lulusan S1 : III/a : Penata g.52 pegawai tetap dan bila kesetaraan dimaksud tidak terpenuhi. maka status tenaga educatifnya dibatalkan. Penilaian pekerjaan b.

Masa kerja b.PAS/CMI/2005 . Sesuai dengan kemampuan anggaran Yayasan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Rekomendasi atasan langsung d. Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) c. Bagi mereka yang memiliki ijazah yang sah lebih tinggi dari pendidikan pada pengangkatan pertamanya dapat menyesuaikan ijazahnya bila yang bersangkutan memiliki masa kerja minimal 10 tahun memegang jabatan tertentu serta ijazah yang dimiliki relevan dengan tugas yang diembannya ada formasi dan anggaran yang tersedia. antara lain : a.53 (2) Khusus untuk tenaga edukatif disyaratkan untuk memperhatikan kesetaraan jabatan dan angka kredit kumulatif berdasarkan ketentuan yang berlaku Pasal 14 Kenaikan Pangkat (1) Kenaikan pangkat reguler dikenakan kepada seluruh pegawai tetap setelah memenuhi masa kerja minimal 4 tahun serta memenuhi persyaratan lainnya ada formasi dan anggaran untuk itu tersendiri (2) Kenaikan pangkat istimewa diberikan kepada tenaga edukatif yang memiliki prestasi luar biasa yang memenuhi persyaratan lainya yang berlaku dan anggaran untuk itu tersedia (3) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurangnya 4 tahun (4) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurannya 4 tahun (5) Kenaikan pangkat anumerta : diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia karena melaksanakan tugas dan pegawai yang bersangkutan diberi kenaikan pangkat anumerta satu tingkat di atas pangkat/golongan terakhir (6) Kenaikan pangkat karena penyesuaian izajah. (7) Kenaikan pangkat tersebut di atas berdasarkan usulan dan dipenuhinya persyaratan lainya yang ditentukan. Formasi yang tersedia e.

PAS/CMI/2005 .54 (8) Tata cara dan mekanisme kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pasal ini akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersendiri (1) (2) (3) (4) Pasal 15 Pembinaan Pegawai Sistem pembinaan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang digunakan untuk : a. Pengadaan c. adalah suatu system dimana pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap didasarkan atas kecakapan proses selanjutnya ditentukan oleh masa kerja kesetiaan. Kepangkatan e. DP3 g. Sistem Karier b. Formasi b. Anggaran d. pengabdian dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama Islam serta budaya Sunda Sistem prestasi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b. Daftar Urut Kepangkatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jabatan f. Rotasi dan mutasi pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan didasarkan atas prestasi kerja yang obyektif nyata dan berdaya dukung bagi organisasi Teknis pelaksanaan dan mekanisme sistem karier dan sistem prestasi kerja akan diatur dan ditetapkan dlm peraturan tersebut sesuai dengan kondisi unit garapan masing-masing. adalah suatu system dimana untuk pengisian formasi. ketaatan. Sistem Prestasi Kerja Sistem karier sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir a. Pasal 16 Prasarat Pembinaan (1) Untuk melaksanakan pembinaan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang wajib dijadikan prasyarat mencakup hal-hal berikut : a.

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI Pasal 17 Pendidikan dan Pelatihan (1) Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan sesuai dengan tugas dan profesinya.PAS/CMI/2005 . BAB V PENDIDIKAN.55 h. lokakarya dan/ atau keterampilan lainnya yang mendukung pekerjaan. Penghargaan k. Prestasi dalam bidang agama. Pendidikan lanjutan/spesialisasi (3) Hasil pendidikan dan latihan pegawai baik atas inisiatif sendiri atau ditugaskan oleh lembaga menjadi bahan penilaian untuk promosi pegawai (4) Pendidikan dan latihan sebagai mana dimaksud dalam ayat (3) mekanisme dan teknisnya diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Disiplin dan Sanksi l. budaya Sunda dan Olahraga m. Perawatan Kesehatan i. Latihan pra jabatan b. Pendidikan dan Latihan j. Latihan dalam jabatan berupa kursus. seminar. Cuti (2) Tata cara untuk merealisasikan criteria pembinaan dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh unit garapan dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan baik secara periodic 6 (enam) bulanan maupun diakhir masa jabatan. Penggajian n. (2) Pendidikan dan latihan dalam ayat (1) dimaksud dalam ayat (1) dan (2) antara lain berupa : a. c. Pasal 18 Tujuan Pengembangan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

efesiensi. sifat. jenjang dan pengangkatan yang tersedia (4) Pembinaan karier pegawai dan prestasi kerjannya Pasal 20 Sistem pengembangan Pegawai Sistem Pengembangan pegawai berdasarkan atas : (1) Perlakuan yang sama terhadap kuantitas pegawai pada unit-unit garapan (2) Sifat kualitas dan volume kerja yang dibebankan pada unit-unit garapan (3) Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan tuntunan organisasi dan kualitas pelayanan BAB VI PENGAJARAN Pasal 21 Sistem Penggajian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . produktifitas dan kualitas kerja pada masing-masing bidang kerjanya Pasal 19 Dasar Pengembangan Pegawai Pengembangan Pegawai disusun berdasarkan : (1) Analisa kebutuhan pegawai pada masing-masing unit garapan (2) Anggaran belanja yang tersedia pada masing-masing unit garapan (3) Jenis pekerjaa. kepastian dan kebijakan kapasitas. volume kerja.56 Pengembangan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Pasundan (YPT) Pasundan bertujuan untuk : (1) memenuhi kualitas dan kuantitas pegawai yang produktif dan berprestasi (2) Tercapanya misi Paguyuban Pasundan dalam sikap aktivitas kerjanya (3) Tercapainya efektivitas.

Ketaatan e. Penghasilan lainnya yang umum dan sah pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan BAB VII PENGINTEGRASIAN Pasal 23 Ujian Dinas (1) Ujian dinas adalah ujian kenaikan golongan untuk peggawai administratif yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku. (2) Setiap pegawai administratif Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berhak mengikuti ujian dinas apabila memenuhi syarat : a. Tanggung Jawab d. Prestasi kerja c. II/d dan III/d b. Tidak dalam keadaan cuti sementara dan menjalani hukuman lainnya (3) Penyelenggaraan ujian dinas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) akan diatur dan diterapkan dalam surat keputusan Yayasan sesuai dengan kemampuan keuangan Pasal 24 Penilaian Pelaksanaan Kerja Pegawai (1) Terhadap pelaksanaan kerja pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dilakukan penilaian (2) Unsur-unsur yang dinilai dalam DP3 sebagai mana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini antara lain meliputi : a.PAS/CMI/2005 . Telah memegang golongan itu sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun c. Kesetiaan b. Kejujuran Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.57 (1) Sistem penggajian yang digunakan bagi pegawai tetap adalah sistem pola ganda dengan tetap memperhatikan sifat pekerjaannya. Gaji pokok terbaru menurut ketentuan dan peraturan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Memiliki golongan I/d . Insentif sebagai kompensasi prestasi kerja c. (2) Sifat pekerjaan yang dimaksud dalam ayat (1) adalah pembinaan yang sesuai dengan kemampuan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berupa : a.

(5) Bagi setiap pegawai diberi hak untuk mengajukan keberatan atas daftar urut kepangkatan yang telah disampaikan usulan dan atau keberatan dimaksud diajukan secara hierakhis dalam kurun waktu paling lambat 30 (tiga puluh ) hari sejak DUK diterima pegawai yang bersangkutan. e. b. Kepemimpinan i.58 a. Prakarsa h. Realisasi misi Paguyuban Pasundan (3) Bobot penilaian terhadap unsure-unsur yang dimaksud dalam ayat (2) di tuangkan dalam komposisi sebagai berikut : Nilai 91 – 100 : Amat baik Nilai 76 – 90 : Baik Nilai 61 – 75 : Cukup Nilai 51 – 60 : Sedang Nilai 50 ke bawah : Kurang (4) Pengisian Format dan atau penempatan posisi pegawai sebagai mana dimaksud dalam ayat (2) wajib dilakukan menurut pertimbangan skala prioritas yang tersusun dalam daftar urutan kepangkatan. f.PAS/CMI/2005 . (6) Perubahan DUK terjadi apabila ada pegawai yang dipromosikan meninggal dunia pindah instansi dan atau berhenti sebagai pegawai Yayasan (7) Perubahan DUK tersebut diberitahukan kepada seluruh pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. Pasal 26 Disiplin Pegawai (1) Setiap pegawai wajib meningkatkan disiplin secara sungguh-sungguh dengan penuh rasa tangggung jawab (2) Peraturan disiplin pegawai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri BAB VIII PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kerjasama g. c. d.

Tunjangan-tunjangan 1) Tunjangan struktural bagi pemangku jabatan 2) Tunjangan Fungsional bagi Dosen/ Asisten/ Peneliti/ Laboratorium/ Pustakawan 3) Tunjangan suami istri 4) Tunjangan anak 5) Tunjangan duka cita kematian 6) Tunjangan kesehatan dan pengobatan karena sakit/ kecelakaan 7) Tunjangan menjalankan Ibadah Haji yang pertama 8) Tunjangan perkawinan yang pertama 9) Tunjangan Hari Raya b. Uang lembur e. Penyedian sarana peribadatan b.59 Pasal 27 Kesejahtraan Pegawai (1) kesejahtraan pegawai adalah bentuk pelayanan tambahan yang diberikan oleh lembaga terhadap pegawai dalam bentuk materil meliputi : (2) Bentuk kesejahtraan pegawai yang bersifat materil meliputi : a. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Bantuan lainnya (4) Mekanisme dan teknis pemberian kesejahtraan pegawai yang dimaksud dalam ayat (20 dan (3) ditetapkan dalam aturan tersendiri sesuai dengan kemampuan Pasal 28 Cuti Pegawai (1) Cuti pegawai merupakan hak yang diberikan kepada pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sesuai dengan kondisi objektif pada unit garapan masing-masing (2) Cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi Cuti tahunan a. Penyediaan sarana olahraga dan kesenian c. Asuransi pegawai c. Transport kehadiran d.PAS/CMI/2005 . Bantuan lainnya (3) Bentuk kesejahtraan Pegawai yang bersifat immaterial meliputi : a.

60

b. c. d. e. f. g.

Cuti besar Cuti karena sakit/kecelakaan Cuti melahirkan Cuti untuk melaksanakan ibadah Haji Cuti karena alasan-alasan penting Cuti lainnya yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Tata cara cuti secara teknis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut oleh pimpinan unit garapan masing-masing. Pasal 29 Penghargaan (1) Terhadap pegawai yang berprestasi, berjasa dan/atau menunaikan pekerjaannya secara tidak tercela akan diberikan penghargaan (2) Penghargaan yang dimaksud dalam ayat (1) antara lain berupa : a. Promosi dan kenaikan pangkat sesuai dengan lain berupa : b. Piagam penghargaan c. Bintang Jasa d. Lencana e. Uang dan atau benda material lainnya Tata cara pemberian penghargaan diatur dalam peraturan tersendiri. BAB IX SANKSI DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Pasal 30 Sanksi (1) Terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dan peraturan pokok kepegawaian dan aturan lainnya akan dikenakan sanksi (2) Efektivitas pengenaan sanksi dilakukan melalui pencatatan pengontrolan dan pendokumentasian segala macam pelanggaran (3) Bentuk sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur dalam peraturan tersendiri.

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

61

(2)

Pasal 31 Pemutusan Hubungan Kerja (1) Pemutusan hubungan kerja terjadi apabila pegawai a. Mengundurkan diri b. Melakukan pelanggaran yang bersifat prinsif c. Dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap d. Perampingan organisasi Kompensasi atas pemutusan hubungan kerja ini disesuaikan dengan kemampuan unit garapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB X PERATURAN PERALIHAN Pasal 32 Peraturan pokok kepegawaian ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan bagi unit garapan yang belum dapat melaksanakan dalam waktu paling lambat 5 (lima tahun harus dapat melaksanakan sepenuhnya) BAB XI PENUTUP Pasal 33 Setiap pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan secara otomatis menjadi Anggota Paguyuban Pasundan yang secara administratif diwajibkan melakukan pendaftaran pada Anak Cabang atau Cabang di lingkungan unit garapan masing-masing Segala peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Yayasan sebagai perubahan dan perbaikan dari peraturan sebelumnya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan tanpa merubah seluruh peraturan pokok yang telah ditetapkan. Hal-hal yang belum lengkap dalam peraturan pokok kepegawaian ini akan diatur kemudian dalam peraturan tersebut dan merupakan addendum yang tidak terpisahkan.

(1)

(2)

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

62

Ditetapkan di : B a n d u n g Pada tanggal : 4 April 2001 Ketua Sekretaris

Prof. Dr. H. M Sidik Priadana, MS

Dr. H. Tjahjo Sutisnawidjaya, MS

Anggot a

Asep Syamsul Drs,M.Pd

Bachri,

T. Subarsyah, SH, S.Sos, CN

Elli Ruslina, SH.M.Hum

Dadang Ahmad, Drs

Aan Herdiyana,Drs

PERATURAN PENGANGKATAN/PEMBERHENTIAN TUGAS POKOK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB, KENAIKAN PANGKAT/JABATAN TENAGA PENGAJAR TETAP YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

baik pemerintah maupun Swasta. Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia. 5) Pengangkatan tenaga pengajar didasarkan pada persyaratan yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 3) Pengangkatan tenaga pengajar untuk mengisi formasi yang kosong. pengadaan harus berdasarkan keperluan. b. 2) Pengangkatan tenaga pengajar adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. Dari Kopertis/Depdiknas. wewenang dan tanggung jawab dibidang pendidikan dan pengajaran. penelitian dan pengabdian pada masyarakat ( Tridharma Perguruan Tinggi ). Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya tenaga pengajar yang berhenti atau adanya pengembangan. 4) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu Instansi. Penerimaan tenaga pengajar bantuan dari pemerintah (PNS) dpk.PAS/CMI/2005 . Pengangkatan tenaga pengajar tetap Yayasan. baik dalam arti jumlah maupun dalam arti mutu. 2) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindakan pidana kejahatan.63 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I 1) Tenaga Pengajar adalah tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan yang ditugaskan kepada Sekolah Tinggi Pasundan dengan tugas pokok. Undang-undang Dasar 1945. 3) Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. 4) Pengangkatan tenaga pengajar dapat dilakukan dengan cara : a. BAB II PERSYARATAN PENERIMAAN DAN LAMARAN Pasal 2 Untuk menjadi tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi persyaratan : 1) Warga Negara Republik Indonesia.

IV C ke atas) didasarkan kepada kebutuhan pembinaan suatu mata kuliah.64 5) Pendidikan minimal S2 atau yang memiliki kecakapan keahlian yang diperlukan. 2) Bersedia ditempatkan dimana saja Perguruan Tinggi Pasundan itu berada. Pasal 4 1) Penerimaan tenaga tetap Yayasan lulusan S2 tanpa masa kerja diterima dengan pangkat/golongan III B. 8) Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan yang berlaku di Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan maupun Pemerintahan. dan lulusan S3 adalah III C. syarat-syarat tambahan yaitu : 1) Berusia setinggi-tingginya 40 tahun untuk Dosen tetap lulusan S2 (Gol III B) dan 65 tahun untuk Dosen tetap senior (Gol IV C ke atas). Pasal 6 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. khusus untuk tenaga pengajar tetap Yayasan lulusan S3 tanpa masa percobaan. 7) Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter. Pasal 3 Untuk pengangkatan tenaga pengajar tetap YPT. dengan lama masa percobaan paling lama 1 tahun. Pasundan selain syaratsyarat di atas. 4) Harus melalui masa percobaan.PAS/CMI/2005 . 6) Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keputusan dari POLRI. 3) Telah mengabdikan diri di lingkungan Pasundan sekurang-kurangnya (enam) bulan. Tenaga ini dapat diambil dari tenaga kependidikan dilngkungan Depdikbud atau Departemen lainnya yang relevan dengan disiplin ilmu yang diperlukan. 2) Pengangkatan lulusan S2/S3 dengan masa kerja akan diperhitungkan. 9) Sanggup melaksanakan dan mengembangkan misi Paguyuban Pasundan yang menjadi identitas Perguruan Tinggi Pasundan. Pasal 5 Penerimaan tenaga edukatif senior (Gol.

BAB III JABATAN TENAGA PENGAJAR DAN BIDANG KEGIATANNYA Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. tahap awal diseleksi di tingkat STKIP Pasundan.65 1) Tenaga Pengajar luar biasa. Surat pernyataan dari pelamar dari pelamar bahawa ia tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai g. Pasal 8 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri. Fhoto Copy Ijazah terakhir c. Pas Foto Pasal 9 1) Pelamar yang memenuhi syarat. Apabila masih diperlukan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun akademik berikutnya dan seterusnya. Pasal 7 Untuk penerimaan tenaga edukatif bantun pemerintah (PNS dpk) atau pindahan dari Perguruan Tinggi lain. Daftar riwayat hidup b. harus atas Rekomendasi Pembantu Ketua dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. 2) Surat lamaran tersebut harus dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai berikut : a. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter e.PAS/CMI/2005 . 2) Pengangkatan dan pemberhentian pada ayat 1 pasal 6 dilakukan oleh Pemimpin Perguruan Tinggi yang bersangkutan. pengangkatannya berlaku untuk 1 (satu) tahun akademik. 3) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan diajukan kepada Institusi selanjutnya Institusi mengajukan kepada Yayasan untuk Pengangkatannya. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI d. Surat keterengan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. 2) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan selanjutnya diseleksi di tingkat Institusi.

Membimbing seminar mahasiswa. 2) Melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya. b. j. praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran. meliputi : a. k. g. f. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium. l. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN). praktek keguruan. Mengembangkan bahan pengajaran. Melaksanakan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Menduduki jabatan dalam lembaga pemerintah/pejabat negara sehingga harus dibebaskan dari jabatan organiknya. Membimbing tugas akhir penelitian mahsiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. Mengembangkan program perkuliahan. Guru Besar Pasal 11 1) Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Melaksanakan kegiatan detasering dan pencakokan dosen. Praktek Kerja Lapangan (PKL). c. Penguji pada ujian akhir. Mengembangkan program perkuliahan.PAS/CMI/2005 . e. Praktek Kerja Nyata (PKN). 2) Jabatan Tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah sebagai berikut : a. d.66 Pasal 10 1) Jabatan Tenaga Pengajar adalah Tenaga Fungsional. Menyampaiakan orasi ilmiah. Membina kegiatan mahasiswa dibidang akademik dan kemahasiswaan. i. meliputi : a. b. Lektor Kepala d. Lektor c. h. Asisten Ahli b.

melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. d. 2) Asisten Ahli yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan pembuatan Thesis. Melaksanakan (M) kegiatan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. B. penelitian. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. Membuat/menulis karya pengabdian kepada masyarakat. asistensi. A. 2) Beban kerja minimal tenaga pengajar tetap Yayasan. MENKOWASBANG No. e. 38/KEP/MK. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pasal 12 1) Tugas pokok tenaga meliputi : kegiatan memberi kuliah (tatap muka). serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut: 1) Asisten Ahli yang berijazah Sarjana/Diploma IV membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi. 36 jam atau setara dengan 12 SKS yang dapat di kerjakan dalam maksimum 6 hari dan dapat dilakukan pada pagi. Pasal 13 Tugas Pokok Asisten Ahli adalah . Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Sarjana/Diploma bagi yang berlatar belakang pendidikan Sarjana/Diploma IV. pengabdian pada masyarakat.67 c. evaluasi. sore atau malam hari tergantung pada keperluan. 3) Asisten Ahli yang berijazah Doktor/Spesialis II melaksanakan (M) bimbingan Skripsi dan Thesis. WASPAN/8/1999). Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Memberi latihan/penyuluhan/penataran pada masyarakat. dan tugas-tugas lain yang bersifat akademik. 3) Tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk berhak memberi kuliah dan menguji mandiri minimal asisten ahli yang berijazah Magister Spesialis I (SK. BAB IV TUGAS POKOK. praktikum.

Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut : a. Lektor yang berijazah Sarjana/Diploma IV melaksanakan (M) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Thesis. Pasal 14 Tugas pokok Lektor adalah : 1) Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Magister serta bagi yang berijazah Doktor/Spesialis II. serta diraih tugas (D) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister dan membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Magiter dan atau Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Sarjana/Diploma Magister dan Doktor bagi yang berlatar belakang pendidikan Doktor/Spesialis II. serta membantu (B) kegiatanm pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Lektor yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. melaks anakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. C.68 Sarjana/Diploma Magister bagi yang berlatar belakang pendidikan Magister/Spesialis I. 2) Melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. c. b. Pasal 15 Tugas Pokok Lektor Kepala adalah : A.Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan bagi Lektor Kepala yang berijazah Magister/Spesialis I membantu (B) kegiatan bimbingan Disertasi. melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis.PAS/CMI/2005 . melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. penelitian dan penagabdian pada masyarakat pada program pendidikan Sarjana/Diploma dan bagi yang berijazah Magister Spesialis I. Lektor yang berijazah Doktor/Spesialis II.

Pasal 17 Rincian Tugas Pokok.69 B. C. Magister. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. dan nama baik Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan umumnya. dan atau Doktor. C.38/KEP/MK. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Thridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana. Magister dan atau Doktor.PAS/CMI/2005 . khususnya. Magister. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada progrsam pendidikan Sarjana /diploma. D. BAB V GAJI. B. Kekputusan ini (KEPUTUSAN MENKOWASBANGPAN No. Pasal 16 Tugas Pokok Guru Besar A. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang tugas umum pemerintahan dan pembangunan.WASPAN/8/1999) Pasal 18 Tenaga Pengajar Tetap Yayasan/PNS dpk wajib menjaga nama baik lembaga tempat dimana bekerja. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Magister bagi yang berijazah Magister/Spesialis I atau Doktor/Spesialis II. E. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Magister. wewenang dan Tanggung jawab jabatan tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal (13) sampai dengan Pasal (16) adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran I. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. KENAIKAN PANGKAT/JABATAN Pasal 19 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidiakan Doktor bagi mereka yang berijazah Doktor/Spesialis II.

seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka Kredit yang ditentukan. b.ah sebagimana tersebut dalam lampiran II. b. c. Pendidikan dan pengajaran b. 2) Kenaikan Pangkat/jabatan tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi DP3 dan angka kredit yang telah ditetapkan dalam Keputusan MENKOWASBANGPAN No. Apabila dipandang perlu Tim Angka Kredit dapat membentuk Tim Teknis Penilai Angka Kredit. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 23 1) Panitia Penilian jabatan Tenaga Pengajar tetap pada Sekolah Tinggi a. untuk masing-masing tingkat. Pasal 22 1) Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari : Unsur utama Unsur penunjang 2) Unsur utama terdiri : a.PAS/CMI/2005 . Pasal 21 1) Untuk dapat diangkat dalam jabatan Tenaga Pengajar. Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Tim Tekis Penilai Angka Kredit ditetapkan masing-masing dengan keputusan Ketua. 38/KEP/MK/WASPAN/8/1999.3 tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil.70 Pasal 20 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Perturan Pemerintah No. 4) Perincian kegiatan dan angka kredit untuk masing-masing unsur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ada. Pengabdian pada masyarakat 3) Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi adalah Penunjang Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3). Penlitian c. Anggota Tim Teknis Penilai Angka Kredit terdiri dari para ahli yang berasal dari tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk untuk a.

71 membantu melakukan penilaian terhadap usul Penetepan Angka Kredit dalam Bidang Ilmu yang bersifat khusus. 2) Dirjen Dikti atau Pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Asisten Ahli sampai dengan Lektor. ditetapkan oleh Ketua. BAB VI JABATAN STRUKTURAL DAN PERANGKAPAN JABATAN Pasal 26 1) Tenaga Pengajar Yayasan/Pegawai Negeri Sipil dpk dapat menduduki jabatan strukural. 3) Tanpa persetujuan Kopertis seorang Tenaga Pengajar Tetap bantuan Kopertis dapat diangkat dalam suatu jabatan struktural di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan sebagai Pjs. Pasal 24 USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT TENAGA PENGAJAR 1) Usul penetapan angka kredit Tenaga Pengajar diajukan oleh Ketua/Ketua kepada Kopertis.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. masing-masing dengan ijin Yayasan dan Kopertis. 3) Masa kerja Anggota Panitia Penilai sesuai dengan yang tertera dalam SK. 2) Panitia Penialai Jabatan Tenaga tetap Yayasan. d. 2) Yayasan dapat menetapkan kepangkatan Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang diajukan Ketua. Tim Teknis Penilai Angka Kredit menerima tugas dari dan bertanggung jawab kepada Ketua Tim Penilai. Pasal 25 Pejabat yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit adalah : 1) Sekretaris Jenderal DEPDIKNAS atau pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Lektor kepala dan Guru Besar. 2) Pengangkatan Tenaga Pengajar bantuan Kopertis (PNS dpk) dalam suatu jabatan struktural hanya dapat dilakukan sesudah mendapatkan persetujuan Kopertis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Ketua 4) Tata kerja dan tata cara penilaian Panitia Penilaian ditetapkan oleh Ketua.

Pasal 27 1) Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. 7) Jabatan Struktural tidak boleh dirangkap.PAS/CMI/2005 . kecuali sebagai Pjs. 2) Kedudukan sebagai dosen tetap Yayasan juga tidak dapat dirangkap dengan status sebagai Dosen tetap Perguruan tinggi di luar lingkungan Yayasan Tinggi Pendidikan Tinggi Pasundan. dan dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat dibenarkan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. 3) Mereka yang waktu itu memegang jabatan rangkap seperti termaksud dalam pasal ini poin (1) dan (2) diharuskan memilih salah satu jabatan tersebut.72 4) Tenaga Pengajar hanya diperkenankan menduduki jabatan struktural Akademis dan tidak boleh menduduki jabatan struktural Administrasi 5) Bilamana saat diperlukan jabatan Struktural akademik dapat pula dipegang langsung oleh Dosen luar biasa atau lainnya (bukan Dosen tetap Yayasan/ Dosen tetap Kopertis). setelah memperoleh ijin tertulis dari pejabat instansi asal yang berwenang. seorang dosen tetap Kopertis tidak dibenarkan untuk merangkap dengan kedudukan sebagai Dosen Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. c. 6) Semua tenaga Pengajar yang memegang jabatan strukural diperlukan sebagai pegawai tetap Yayasan dan kepadanya diberikan penghasilan dan tunjangan menurut ketentuan yang berlaku. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. d. Tanpa ijin tertulis dari pejabat yang berwenang/instansi asal yang berwenang tidak dibenarkan untuk diangkat dalam suatu jabatan struktural. Cuti bagi Tenaga Pengajar Tetap terdiri dari : Cuti sakit Cuti bersalin Cuti melaksanakan perintah Agama Cuti karena alas an penting 1) 2) a. BAB VII CUTI Pasal 28 Ketetapan Cuti bagi Tenaga Pengajar Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan ditentukan oleh pejabat yang berwenang dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mendapat gaji penuh. b.

2) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi apabila masih diperlukan tenaganya dikonsultasikan dulu oleh Ketua kepada pengurus Yayasan. 2) Yayasan dapat mengabulkan permohonan berhenti atau menolaknya jika dipandang perlu. dengan alasan yang Rasional. a. Tidak cakap jasmani dan rohani e. 4) Batas usia pensiun Guru Besar tetap 70 tahun dan lektor Kepala 65 tahun. diajukan permohonan pemberitahuannya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dikonsultasikan kepada yang bersangkutan. Penyederhanaan organisasi Pasal 30 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan yang bermaksud berhenti dari kepegawaiannya harus mengajukan permohonan kepada Yayasan melalui Ketua. Pasal 31 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua/Pembantu Ketua kepada yang bersangkutan 3 (tiga) bulan sebelumnya. Karena mencapai batas usia pensiun c. Melakukan perbuatan yang merugikan d.PAS/CMI/2005 .73 BAB VIII PEMBERHENTIAN Pasal 29 1) Berakhirnya hubungan kerja sebagai tenaga Pengajar Tetap Yayasan dapat terjadi karena. Pasal 32 1) Tenaga Tetap Yayasan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/Organisasi Paguyuban Pasundan diajukan pemberhentianya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dilakukan usaha-usaha : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Tenaga Pengajar tetap Yayasan yang telah mencapai usia pensiun. Atas permintaan sendiri b. Meninggal dunia f.

Pasal 34 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang meninggal dunia dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana pensiun. Pasal 35 1) Tenaga Pengajar Tetap yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung oleh Yayasan setelah konfirmasi dengan pemimpin Perguruan Tinggi masing-masing. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. Pemberian nasehat b.74 2) 3) 4) a. perkosaan dsb. pengajuan pemberhentiannya langsung oleh Ketua kepada Yayasan. Peringatan lisan/tulis Perbuatan merugikan lembaga yang dikatagorikan berat seperti pembunuhan. BAB IX PENUTUP Pasal 36 1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.PAS/CMI/2005 . Pasal 37 1) Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Mengetahui : Ditetapkan di : BANDUNG Pada Tanggal : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tenaga Tetap Yayasan yang tidak cakap jasmani/rohani pengajuan pemberhentiannya dilakukan oleh Ketua kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang dinilai tidak cakap Jasmani dan rohani seperti gangguan ingatan dan cacad jasmani dalam masa pengabdian kepagawainnya dapat diberhentikan oleh Yayasan dengan jaminan kesejahteraan. perjudian. Perubahan-perubahan terhadap pasalpasal dalam ketentuan ini dilakukan melalui musyawarah antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan dengan catatan bahwa semua ketentuan yang ada yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

Dr.H. Sudardja Adiwikarta . Paguyuban Pasundan PASUNDAN Ketua Umum Ketua YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI A. Syafei Prof.PAS/CMI/2005 . PENYEMPURNAAN PERATUTAN PEGAWAI TENAGA ADMINSTRATIF TETAP STKIP PASUNDAN BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Dalam peraturan pegawai STKIP Pasundan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. M.A.75 PB.

PAS/CMI/2005 . 3) Pengangkatan tenaga tetap dapat dilakuakan dengan cara : a. Tenaga Administratif STKIP Pasundan terdiri dari : Tenaga administratif tetap Tenaga administratif tidak tetap Pasal 2 1) Tenaga administratif tetap adalah pegawai yang telah diangkat dan diberikan imbalan berupa gaji sebesar 100% 2) Tenaga tidak tetap administratif STKIP adalah tenaga administratif honorer. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya pengembangan atau tenaga administratif yang berhenti. Pengangkatan tenaga administratif tidak tetap (Kontrak). diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu. Pengangkatan tenaga adminstratif tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 3) 4) BAB II KETENTUAN UMUM Pasal 3 1) Pengangkatan tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b. 2) Pengangkatan harus berdasarkan keperluan dan persyaratan seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ STKIP Pasundan.76 1) Pegawai adalah pegawai STKIP Pasundan yaitu mereka yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2) Tenaga Adminstratif adalah pegawai yang diangkat dalam pangkat dan atau jabatan tertentu yang ditugaskan dalam bidang administratif yang ditempatkan di Kantor Pusat STKIP pasundan/Jurusan/Unit Garapan. disertai tugas dan tanggung jawab tertentu oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan atau Ketua STKIP Pasundan.

Daftar riwayat hidup b. Negara dan Pemerintah RI. Memiliki kecakapan/ kemampuan yang diperlukan. Warga Negara Republik Indonesia b. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindak pidana kejahatan. j. g. Photo copy Ijazah terakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. d.PAS/CMI/2005 .77 BAB III PENGADAAN TENAGA ADMINISTRATIF Pasal 4 Persyaratan Penerimaan Tenaga Admnistratif Persyaratan untuk menjadi tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah : a. c. Tidak merangkap kerja ditempat/instalasi lain atau tidak dalam status Dosen Tetap. h. 2) Syarat lamaran ditujukan kepada Ketua STKIP Pasundan c.q. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri setempat. 3) Surat lamaran harus dilengkapi dengan : a. Pembantu Ketua II. i. Undang-undang Dasar 1945. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai dari suatu instansi. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat. k. Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala peraturan baik peraturan pemerintah maupun Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan termasuk PHK karena restrukturisasi (surat pernyataan di atas materai cukup). baik pemerintah maupun Swasta. Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. f. Pasal 5 Prosedur pPengajuan Lamaran Tenaga Adminstratif 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri di atas materai secukupnya. e. Umur maksimal 35 tahun dan minimal 17 tahun.

dengan surat tugas dari Ketua 2) Tenaga kontrak/ percobaan dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan.00 11.00 12.00 7 Jam Jum’at 08.00 7 Jam Kamis 08.00 – 16.00 12. Surat Akta kelahiran/ Akta kenal lahir Pasal 6 Ketentuan Pengangkatan Tenaga Administratif Setiap calon tenaga adminstratif yang telah lulus mengikuti seleksi. Surat keterangan berkelakuan baik dari Polri d. Surat keterangan kesehatan dari Dokter e. BAB IV TUGAS DAN KEWAJIBAN Pasal 7 1) Beban kerja tenaga administratif tetap ialah 6 (enam) hari kerja seminggu setara denagn 40 jam dengan perincian sebagai berikut : HARI KERJA WAKTU KERJA ISTIRAHAT JAM KERJA Senin 08.00 – 15.00 – 13.00 – 13.00 6 Jam JUMLAH JAM KERJA EFEKTIF/MINGGU 40 Jam 2) Tenaga adminstratif yang bekerja melibihi 6 hari kerja setara dengan 40 jam sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 7 dianggap Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.00 – 13. 3) Apabila tenaga kontrak/percobaan dalam 2 (dua) tahun pada waktu melaksanakan tugasnya mempunyai kondite kurang baik tidak akan diperpanjang kembali.00 7 Jam Selasa 08.00 – 13. wajib melalui tahapan sebagai berikut : 1) Diangkat sebagai tenaga kontrak/percobaan.00 12.00 – 16.00 – 16.00 – 16. Pas photo ukuran 4x6 = 3 lembar h. Surat pernyataan pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.00 7 Jam Rabu 08.00 12.30 – 13.30 6 Jam Sabtu 08.78 c.PAS/CMI/2005 .00 – 13.00 12. g. Surat keterangan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f.00 – 16.

3) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengisi dan menandatangani daftar hadir. membina suasana kerja yang harmonis dan kreatif demi kemajuan STKIP Pasundan. 4) Menjalin kerjasama. maka yang bersangkutan diharuskan untuk mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan Pasal 16 ayat 9) BAB VI KENAIKAN PANGKAT/GOLONGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Setelah penangguhan gaji berkala itu ternyata konditenya masih tetap belim baik. 3) Memilki dedikasi.00 (sebelum melaksanakan tugas) dan pukul 15. insentif kehadiran pada hari itu dianggap hilang. 2) Kenaikan gaji berkala diberikan kepada tenaga administratif yang telah diangkat menjadi pegawai tetap paling cepat 2 (dua) tahun bila mempunyai kondite baik. maka kenaikan gaji berkalanya ditunda selama 2 (dua) tahun.PAS/CMI/2005 . BAB V GAJI DAN KENAIKAN GAJI BERKALA Pasal 9 1) Tenaga administratif STKIP Pasundan memperoleh gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan penggajian Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan / STKIP Pasundan. Pasal 8 Di samping tugas-tugas dan kewajiban seperti pada pasal 7 peraturan ini. loyalitas dan pengabdian yang tinggi. 4) Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengikuti Upacara – upacara hari Besar Nasional lainnya. Tenaga administratif memperoleh pula tunjangan kehadiran (insentif) yang besarnya ditentukan menurut kemampuan STKIP Pasundan.79 melakukan tugas tambahan atas perintah atasan dan perlu mendapat imbalan. tenaga administratif STKIP Pasundan wajib : 1) Melaksanakan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya 2) Menjaga nama baik STKIP Pasundan. Bilamana setelah dua tahun itu ternayata konditenya kurang baik. yang dilakukan 2 (dua) kali yakni pada pukul 08.45 (sesudah berakhir jam kerja). Bila tidak mengisi daftar hadir.

80 Pasal 10 1) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga administratif tetap diberikan 4 (empat) tahun sekali dengan catatan DP-3 rata-rata baik. atau 5 (lima) tahun masa kerja di STKIP Pasundan bagi mereka yang mempunyai jabatan struktural minimal kasubbag. Setiap tenaga administratif tetap STKIP pasundan yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikan terakhir saat menjadi tenaga administratif. Apabila seseorang tidak lulus dalam ujian dinas. SLTP ke SMU/SMK : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 5 (lima tahun di STKIP Pasundan) c.PAS/CMI/2005 . maka kenaikan pangkatnya ditunda selama 4 (empat) tahun dan apbila setelah 4 (empat) tahun perpanjangan. Apabila setelah lewat waktu 1 (satu) masa penangguhan konditenya masih tetap belum baik. penangguhan masih belum baik. SD ke SLTP : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 3 (tiga) tahun bekerja di STKIP Pasundan. BAB VII JENJANG KEPANGKATAN DAN GOLONGAN Pasal 11 Kepangkatan dan golongan bagi tenaga tetap administrasi STKIP Pasundan disusun sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka yang bersangkutan diharuskan mengikuti ujian dinas kembali paling cepat 1 (satu) tahun berikutnya. atau telah lima tahun mempunyai Ijazah S-1. 3) Kenaikan pangkat penyesuaian Ijazah bagi pegawai yang lulus dari sekolah tertentu dan pangkatnya masih dibawah yang ditentukan. dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a. maka yang bersangkutan diharuskan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan pasal 16 ayat 9) 2) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga tetap administratif yang naik dari golongan I ke golongan II. Jika DP-3 cukup atau kurang kenaikan dimaksud ditangguhkan selama 1 (satu) tahun. b. d. SMU/SMK ke S-1 : Dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 8 (delapan) tahun di STKIP Pasundan. dari golongan II ke golongan III dan dari golongan III ke golongan IV diharuskan melalui ujian dinas yang diadakan khusus untuk itu.

pangkat minimal II/c dan pendidikan minimal SMU/SMK. sehat jasmani dan rohani serta berdedikasi tinnggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. dengan golongan maksimum IV/b. Kepala Bagian Sesorang bisa dipromosikan menjadi Kabag bila konditenya baik. 2) Pengangkatan jabatan struktural adminitratif dilakukan oleh Ketua STKIP setelah konsultasi/ persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Usia pada saat diangkat minimal 25 tahun.81 1) Lulusan/Ijazah SD untuk pembantu/pesuruh dengan golongan maksimum II a 2) Lulusan/Ijazah SLTP. sehat jasmani dan rohani. pernah menjabat Kassubag.PAS/CMI/2005 1) 2) . BAB VIII JABATAN STRUKTUR Pasal 12 1) Formasi jabatan struktural administratif diutamakan bagi tenaga administratif. Batas usia pengabdian 60 tahun. pangkat minimal III/a. rajin dan ulet dalam melaksanakan tugas. berprestasi dalam kerja. maksimal 45 tahun. maksimal 55 tahun. atau pendidikan minimal SMU/SMK. serta berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. Batas usia pengabdian 60 tahun. pendidikan minimal S-1 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 13 Kepala Sub Bagian Seorang bisa dipromosikan menjadi Kasubbag apabila konditenya baik berprestasi dalam kerja. untuk Satpam/pengemudi dengan batas maksimum golongan II/c 3) Lulusan/Ijazah SMU/SMK untuk tenaga administrasi dengan golongan maksimum III/a 4) Lulusan Perguruan Tinggi (PT) Ijazah (S1) untuk pekerjaan yang memubtuhkan latar belakang pendidikan Sarjana. 3) Kepala Biro Seseorang bisa dipromosikan menjadi Kepala Biro. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. bila konditenya baik berprestasi dalam kerja pangkat minimal III/b.

BAB X KESEJAHTERAAN TENAGA ADMISTRATIF TETAP Pasal 16 Tenaga adminstrasi STKIP Pasundan disamping mendapat gaji pokok diberikan pula tunjangan berupa : 1) Insentif kehadiran a. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. dan pernah menduduki jabatan struktural Kabag. insentif tidak dipotong. Tidak hadir tanpa keterangan. tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan hanya mendapat tunjangan struktural salah satu jabatan tanpa tunjangan lainnya. Dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat diberikan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. Batas usia pengabdian 60 tahun. berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. Besarnya uang insentif kehadiran. lebih dari 2 (dua) hari insentif diperhitungkan 50% maksimum 4 (empat) hari dapat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tidak hadir (ijin/sakit) dengan keterangan/ surat pribadi maksimum dua hari dalam satu bulan. sehat jasmani dan rohani. 2) Mutasi dapat dilakukan di lingkungan STKIP Pasundan. Pasal 15 1) Setiap pegawai tetap administratif STKIP Pasundan dimutasikan sesuai dengan kebutuhan. insentif tidak dierhitungkan. Adalah sejumlah uang kehadiran seorang pegawai tetap pada waktu jam kerja yang telah ditentukan. merupakan hasil perkalian antara jumlah kehadiran dengan angka besaran yang telah ditetapkan. c. BAB IX PERANGKAPAN JABATAN Pasal 14 1) Seseorang tenaga administratif dilarang untuk merangkap dengan kedudukan sebagai tenaga edukatif tetap STKIP Pasundan. maksimal 55 tahun.PAS/CMI/2005 . b.82 (Sarjana) bukan tenaga edukatif. 2) Di lingkungan STKIP Pasundan dilarang perangkapan jabatan struktural administratif. d.

mendapat keringanan uang kuliah sebesar 10%. Tunjangan struktural dibayarkan bersama gaji pokok. b. diberlakukan jam lembur dengan surat tugas dan atasan yang bersangkutan yang diketahui oleh KBTU (untuk Fakultas) dan Kepala Biro Adm. Tunjangan anak diberikan sampai umur 18 tahun dan apabila pada umur 18 tahun atau sebelumnya telah berkeluarga. Tunjangan struktural adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan struktural (Kasubbag – Kabag – Kepala Biro). lebih dari itu maka insentif tidak diperhitungkan. Tunjangan pendidikan anak karyawan/dosen tetap yang kuliah di STKIP Pasundan. maka tunjangan anak tersebut hilang. dan tunjangan lainnya. b.PAS/CMI/2005 .83 dalam satu bulan.Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b. Umum (untuk Kantor Pusat). Untuk golongan I dan golongan II yang tidak menduduki jabatan struktural administratif apabila bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan ketentuanpada pasal 7 ayat (1) peraturan ini. 4) Tunjangan kelebihan jam kerja Tunjangan kelebihan jam kerja diberikan kepada tenaga administratif yang bekerja melibihi jam kerja dengan ketentuan sebagai berikut : a.a) dianggap telah memenuhi ketentuan butir (2. d. Sakit dengan keterangan dokter insentif diperhitungkan. Besarnya tunjangan struktural di lingkunagan STKIP Pasundan sesuai dengan eselonisasi jabatan yang ditentukan berdasarkan kemampuan keuangan STKIP Pasundan. 1. Tunjangan keluarga yang sudah berlaku. 3) Tunjangan Struktural a. c.100. c. 2) Tunjangan Keluarga a. tetapi tidak menggunakan peristilahan atau komponen-komponen pada butir (2. Tunjangan keluarga dibayarkan bersama gaji pokok. contoh : Delta prestasi. Besarnya tunjangan isteri/suami ialah 15% dan tunjangan anak 2% dari gaji pokok (maksimum dua anak). Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan isteri/suami dan dua orang anak.a). Lembur Hari kerja BT = JJL x Rp. insentif kesejahteraan dan lain-lain. insentif kehadiran dan tunjangan lainnya. Perhitungan besaran tunjangan jam lembur dengan ketentuan sebagai berikut : 1.

Bantuan kematian c. Bantuan pernikahan e.a dan 1. Lembur Hari Libur BT = JJL x Rp. mendapat bantuan sebesar 20% dari biaya keseluruhan maksimal Rp.000. d. Bantuan melahirkan anak d. Biaya perawatan rumah sakit (rawat inap) untuk golongan I. maka ketentuan yang sudah berjalan seperti sekarang tetap dilaksanakan dengan catatan tidak melebihi standar butir 1.d.84 2. obat-obatan dan perawatan rumah sakit dibuktikan dengan kwitansi. 7) Bantuan Biaya Pengobatan a. Bantuan khitanan anak 6) Tunjangan Hari Raya (THR) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diberikan THR yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan serta pelaksanaanya diatur melalui keputusan Ketua.PAS/CMI/2005 . berlaku apabila keuangan di masing-masing unit memungkinkan dan apabila kemampuan terbatas. 200.kelebihannya diganti 50%. c.f.500. 2.II. Batas maksimum penggantian pengobatan/bulan/pegawai sebesar Rp.000. Penetapan perhitungan bantuan kesehatan didasarkan pada bukti hasil pemeriksaan dokter. setiap tenaga administratif tetap yang memenuhi persyaratan berhak atas tunjangan sosial berupa : a. Ibadah Haji Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketentuan butir 1. Bantuan musibah b.d.000. b.200.Catatan : BT = Besarnya Tunjangan JJL = Jumlah Jam Lembur 5) Tunjangan sosial lainnya.III.25.000. 7. Besarnya bantuan biaya kesehatan/bulan/pegawai sebesar : Rp. anak) mendapat bantuan dana kesehatan. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan beserta keluarga (Isteri/suami. ke bawah diganti seluruhnya (100%) di atas Rp.e.25. 8) Bantuan Ibadah a.

yang pembayarannya untuk hari tua tersebut dibayar oleh STKIP Pasundan/ Institusi. Masa kerja antara 20 sampai kurang 25 tahun tunjangan 6 kali penghasilan terakhir. 500. pegawai tetap STKIP Pasundan akan menerima bantuan ongkos ibadah haji (ONH) yang pertama kalinya sebesar untuk struktural Rp. 1. Ibadah Iedul Qurban. diikutsertakan dengan program hari tua/ pensiun melalui kerjasama dengan pihak DPLK BNI.PAS/CMI/2005 .85 Apabila kemampuan keuangan memungkinkan..dan non Struktural Rp. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Masa kerja antara 5 sampai kurang dari 10 tahun tunjangan 3 kali penghasilan terakhir.000. Masa kerja antara 10 sampai kurang 15 tahun tunjangan 4 kali penghasilan terakhir. Masa kerja antara 15 sampai kurang 20 tahun tunjangan 5 kali penghasilan terakhir. 12) Pakaian Seragam Sekolah Bantuan pakaian seragam olahraga diberikan satu tahun satu kali (satu stel training spak) yang diberikan pada saat menjelang Dies Natalis STKIP Pasundan. 9) Tunjangan pensiun/meninggal dunia a. b. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima pasongan pada usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa kerja kurang dari 5 tahun tunjangan 2 kali penghasilan terakhir. Setiap pegawai tetap STKIP Pasundan.000. c. 11) Pakaian seragam Bentuk pakaian seragam diberikan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali. 10) Rekreasi Akhir Tahun Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan pada akhir tahun diberi kesempatan berekreasi bersama ke luar kota sambil bersilaturrahmi.-.000. tempatnay disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing. Realisasi disesuaikan dengan kemampuan fakultas/unit kerja yang bersangkutan.

lamanya cuti maksimal 50 hari kerja. kecuali tunjangan kehadiran sebesar 50% pada bulan pertama dan 25% pada bulan kedua dan ketiga.86 13) Cuti Sakit Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima cuti sakit selama satu atau dua hari setiap bulan dengan ketentuan yang bersangkutan memberitahukan secara tertulis kepada atasan tertulis. penghasilan 50%. kakak. adik sakit berat atau meninggal dunia. suami/isteri. 15) Cuti Tahunan Tenaga adminstratif tetap STKIP Pasundan mempunyai kesempatan cuti tahunan yang dilaksanakan bersama saat Iedul Fitri. c. anak. Ibu.PAS/CMI/2005 . Melangsungkan perkawinan yang pertama. atas permintaan secara tertulis dari pegawai tersebut. Persalinan berikutnya diberi cuti satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. 17) Cuti karena Alasan Penting. Cuti bersalin diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti. kecuali yang berhubungan dengan mengajar (bagi dosen) Surat permohonan cuti disampaikan kepada atasan langsung sebelum melaksanakan ibadah haji. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melaksanakan Ibadah Haji berhak cuti dengan menerima penghasilan penuh. b. Tenaga admnistratif tetap STKIP Pasundan diberikan kesempatan cuti karena : a. 18) Pendidikan dan latihan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Lamanya cuti bersalin adalah satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. tunjangan kehadiran seperti di atas. Lamanya cuti maksimal 4 (empat) hari kerja. bapak. 16) Cuti melaksanakan Kewajiban Agama. Alasan penting yang tidak bisa ditinggalkan dengan mendapat ijin dari atasan langsung. 14) Cuti bersalin Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan (wanita) untuk persalinan anaknya yang pertama dan kedua berhak mendapat cuti bersalin dengan menerima penghasilan penuh. d.

PAS/CMI/2005 . g. Pasal 18 Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi. 3) Pengangkatan tenaga adminstratif kontrak pengangkatannya berlaku (satu) tahun akademik dan dapat diperpanjang apabila diperlukan. Pasal 19 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang bermaksud berhenti harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan alasan yang rasional. f. BAB XI WEWENANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 17 1) Yang berwenang mengangkat dan memberhentikan tenaga tetap administratif STKIP Pasundan adalah / ketua dengan tembusan kepada pihak Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan 2) Pengangkatan tenaga administratif kontrak menjadi wewenang Ketua. i. Melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan STKIP Pasundan/ Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan.87 Setiap pegawai administratif tetap yang memenuhi persyaratan dan dipandang mampu berhak mendapat diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga. 2) Rektor dapat mengabulkan permohonan berhenti tersebut atau penolakanya jika dipandang perlu setelah konsultasi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Karena mencapai batas usia pensiun. j. Penyederhanaan organisasi. Atas permintaan sendiri. h. karena : e. Tidak cakap rohani/jasmani. Pasal 20 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Meninggal dunia. penentuan peserta diklat ditentukan oleh panitia khusus.

apabila masih diperluakan tenaganya dapat dikonsultasikan dengan Ketua. 2) Pengajuan pemberhentian dilakukan oleh atasannya pada Ketua. perampokan atau bentuk kriminal lainnya diajukan langsung pemecatan/pembunuhan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 21 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/organisasi Paguyuban Pasundan. Pembebasan tugas 2) Perbuatan merugikan STKIP Pasundan/Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan yang dikatagorikan berat seperti : korupsi. perkosaan. Pemberian nasehat b.PAS/CMI/2005 . 3) Pengajuan permohonan berhenti diajukan oleh yang bersangkutan kepada Rektor. 4) Batas usia pensiun tenaga administratif adalah 60 tahun. pemalsuan nilai ujian. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarga. dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarganya yang ditinggalkan berhak mendapat santunan seperti diatur dalam pasal 16 point 9. membocorkan/menjual soal ujian. pembunuhan. Pasal 22 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang dinilai tidak cakap rokhani seperti terganggunya ingatan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berkompeten dalam masa pengabdian kepagawaiannya dapat diberhentikan dengan jaminan kesejahteraan seperti pada pasal 16 ayat 9. Peringatan lisan/tertulis c. Pasal 23 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang meninggal dunia. 2) Tenaga administratif STKIP Pasundan yang ada yang telah mencapai batas usia pensiun. diajukan pemberhentiannya kepada Ketua setelah dilakukan usaha-usaha : a.88 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua kepada yang bersangkutan 3 bulan sebelumnya.

PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I Dalam peraturan yayasan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Perubahan-perubahan terhadap pasal-pasal dalam ketntuan ini dilakukan melalui musyawarah kerja pimpinan di lingkungan STKIP Pasundan.Dr. Bandung Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Ketua Prof.89 Pasal 24 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung Ketua atas persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Sudardja Adwikarta.PAS/CMI/2005 .H. BAB XII PENUTUP Pasal 25 1) Pasal-pasal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Pasal 26 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan setiap ketetapan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. MA.

serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. 3) Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Pegawai Yayasan karena melanggar Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. diri sendiri.90 1) Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. atau pihak lain. 5) Atasan pejabat yang berwenang menghukum adalah atasan langsung dari pejabat yang berwenang menghukum. tulisan. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh Pegawai Yayasan. 2) Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. Perguruan Tinggi Pasundan dan Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 6) Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau ada hubungannya dengan kedinasan. 2) Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. Undang-undang Dasar 1945. Pemerintah. BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN Pasal 2 Setiap Pegawai Yayasan wajib : 1) Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila. 4) Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin Pegawai Yayasan. 7) Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubunganya dengan kedinasan. dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan.PAS/CMI/2005 . 4) Mengangkat dan metaati sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3) Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara.

24)Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. 12)Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.PAS/CMI/2005 . cermat. tertib. 15)Bertindak dan bersikap tegas. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya. 7) Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian. kekompakan. dan bersemangat untuk kepentingan Negara. 10)Segera melaporkan kepada atasannya. 17)Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. 25)Mentaati printah kedinasan dari atasan yang berwenang. 13)Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Yayasan dengan sebaik-baiknya. Persatuan dan Kesatuan Korp Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara.91 5) Menyimpan rahasia Negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaikbaiknya. Pemerintah dan Perguruan Tinggi Pasundan. 19)Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan kariernya. 22)Hormat menghormati antara sesama warga negara yang memeluk Agama/ Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan. 18)Mendorong bawahan unruk meningkatkan prestasi kerjanya. 11)Mentaati jam kerja. 6) Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan Pemerintah/ Yayasan baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. 9) Bekerja dengan jujur. sesama Pegawai Yayasan dan terhadap atasan. Organisasi Paguyuban Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 21)Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkahlaku sopan dan santun terhadap masyarakat. 8) Memelihara dan meningkatkan keutuhan. 23)Menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat. 14)Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugas masing-masing. kesadaran dan tanggungjawab. 20)Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan Zakat. 16)Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugasnya.

10)Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. 9) Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat Pegawai Yayasan. membeli. 7) Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. atau pihak lain yang secara langsung merugikan Yayasan. golongan atau pihak lain. atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. 2) Meyalahgunakan wewenangnya. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 12)Menghalangi jalannya tugas kedinasan. 13)Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia Yayasan yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. 4) Menyalahgunakan barang-barang. uang atau surat-surat berharga milik Yayasan. dokumen. menggadaikan. teman sejawat. 8) Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau Pekerjaan Pegawai Yayasan yang bersangkutan. menyewakan atau meminjamkan barang-barang.92 26)Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. 6) Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. 5) Memiliki. atau surat-surat berharga milik Yayasan secara tidak sah. 3) Tanpa Izin Pemerintah dan Yayasan menjadi Pegawai atau bekerja untuk negara asing. Pasal 3 Setiap Pegawai Yayasan dilarang : 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. menjual.PAS/CMI/2005 . Perguruan Tinggi Pasundan dan atau Pegawai Yayasan. golongan. 11)Melakukan sesuatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. bawahan. kecuali untuk kepentingan jabatan. Pemerintah.

b. Pegawai Yayasan yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. 4) Jenis hukuman disipli berat terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 2 (dua) tahun b.93 BAB III HUKUMAN DISIPLIN Bagian Pertama Pelanggaran Disiplin Pasal 4 Setiap ucapan. Bagian kedua Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin Pasal 6 1) Tingkat Hukuman Disiplin terdiri dari : Hukuman disiplin ringan Hukuman disiplin sedang Hukuman disiplin berat 2) Jenis hubungan ringan terdiri dari : Tegoran lisan Tegoran tertulis Pernyataan tidak puas secara tertulis 3) Jenis hukuman disiplin sedang terdiri a. b. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 2 (dua) tahun. a. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal (2) dan pasal (3) adalah pelanggaran disiplin. c. Pasal 5 Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pidana.PAS/CMI/2005 a. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama 2 (dua) tahun dan c. c. .

Pemberhentian dengan hormat tidak atas peemintaan sendiri sebagai pegawai.Dr.PAGUYUBAN PASUNDAN YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN Ketua Umum Ketua A. b. BAB IV PENUTUP Pasal 8 Peraturan disiplin Pegawai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Bagian ketiga Pejabat yang Berwenang Menghukum Pasal 7 Yang berwenang menghukum adalah : 1) Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat. Ditetapkan di : Bandung Mengetahui : PB. M.A. Penurunan pangkat pada pangkat yang 2 (dua) tingkat lebih rendah untuk paling lama 2 (dua) tahun. Pembebasan dari jabatan c. 2) Rektor/ketua untuk jenis hukuman disiplin sedang 3) Dekan/Ketua Jurusan untuk jenis hukuman ringan. dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai.H.PAS/CMI/2005 . Sudardja Adiwikarta. Syafe’i Prof. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.94 a.

PAS/CMI/2005 .95 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .96 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .97 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

98 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .99 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .100 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

101 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

102 PEDOMAN PEMBINAAN UMUM STKIP PASUNDAN UMUM 1. Pengertian Kepegawaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

jurusan dan laboraturium. pemeliharaan dan pemberhentian pegawai untuk mencapai sasaran organisasi. oleh karena itu yang dimaksud sarana prasarana adalah perangkat pelengkap di bidang pendidikan. meliputi pengadaan dan penempatan tenaga kerja. meliputi perencanaaan. 2. pengorganisasian. yaitu : a. b. sarana mobilitas. Fungsi operasional. sarana dan prasarana tersebut meliputi : lahan. yaitu : a. Proses mendapatkan dana secara efektif. b. kompensasi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. ruang kuliah.kursi dan peralatan lainnya.103 Penanganan kepegawaian yang sistematik dengan baik merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas kinerja kepegawaian di lingkungan perguruan tinggi. 3. Dana tersebut dalam proses pengelolaannya meliputi dua tahap. Pegawai yang melaksanakan tugas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi terdiri dari tiga kelompok. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian dari sumber daya modal yang menunjang kelancaran proses pendidikan di perguruan tinggi. gedung. yaitu : Dosen Instruktur Tenaga Administratif ( karyawan ) Pengelolaan Kepegawaian meliputi dua aspek. penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berada di lingkungan Jurusan. integrasi. Pengertian Keuangan Dalam arti yang lebih luas keuangan adalah dana. Fungsi manajerial. meja. aktuasi dan pengendalian. pengembangan. Proses penggunaan dana secara efisien.PAS/CMI/2005 .

d. c. loyalitas). b. Pengertian Kebijakan Adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen Jurusan untuk lebih menjamin bahwa Jurusan tersedia pegawai (dosen. Prosedur perencanaan pegawai. dan tenaga administratif) yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan. Klasifikasi yang dibutuhkan. Perencanaan Sumber Daya Manusia 1. Tugas pendidikan dan pengajaran. jabatan dan pekerjaan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. g. e. Kepribadian (kejujuran. instruktur. dedikasi. Keterampilan yang dimiliki.104 Sumber dana dalam pengelolaan perguruan tinggi ada yang berasal dari dalam. ada juga dana yang berasal dari luar misalnya SPP dan pinjaman. meliputi : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jumlah dosen/karyawan yang ada. KEPEGAWAIAN 1. misalnya dana cadangan yang tidak diguanakan. instruktur dan karyawan ) secara keseluruhan. Sasaran analisis meliputi : a.PAS/CMI/2005 .3. Perencanaan Kepegaian Diawali dengan analisis tugas yang akan dilakukan yaitu melalui inventarisasi tugas di jurusan (untuk tenaga dosen dan instruktur) dan tata usaha (untuk Kepala Sub Bagian/KBS dan karyawan). 1. 1. Menyusun kerangka formasi pegawai unit dan seluruh Jurusan untuk direkomendasikan oleh Senat Jurusan kepada Dekan. f. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan adalah suatu proses mendapatkan dana secara efektif dan menggunakan dana secara efisien untuk tujuan pengembangan Jurusan dan kesejahteraan pegawai ( dosen. penelitian dan pengabdian pada masyarakat.1.2. Masa kerja (pengalaman) calon pegawai.

Dasar Penyusunan Kepegawaian Dasar yang dapat digunakan untuk menetapkan kerangka formasi kepegawaian di Jurusan adalah : Jenis pekerjaan Sifat pekerjaan Perkiraan beban Perkiraan kapasitas pegawai Kebijakan pelaksanaan pekerjaan Jenjang dan jumlah jabatan serta kritgeria sumber daya (kepangkatan) yang tersedia di Jurusan. Proses penempatan dilakukan oleh universitas. Pengadaan sumber daya manusia di perguruan tinggi merupakan garapan bersama antara Badan Pengelola (dalam hal ini STKIP) dengan yang memerlukan ( Jurusan PIPS) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. namun demikian dalam pelaksanaannya khususnya pengadaan kepegawaian ditentukan oleh dana yang tersedia dan kebijakan dari pihak STKIP. Jurusan mengajukan permintaan tersebut kepada Universitas. Surat Keputusan pengakatan dosen dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP) 1. menemukan dan merekrut para pelamar yang memenuhi syarat untuk dipekerjakan di dan oleh Jurusan.PAS/CMI/2005 .5. b. Pengertian Adalah proses mencar. Anggaran Dana Yang Tersedia berdasarkan norma-norma yang rasional. Berdasarkan formasi yang ditetapkan jurusan/tata usaha mengajukan permohonan penambahan dosen/karyawan kepada Jurusan. e. 2.4. Pengadaan Sumber Daya Manusia 2. c. d.1. kepegawaian harus disusun secara tepat manusia Pengelolaan 1.105 a. Proses seleksi dilaksanakan oleh jurusan dan Jurusan.

b. maka pengadaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan Jurusan untuk diusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Kebijakan pengadaan pegawai dari luar.PAS/CMI/2005 harus . Jurusan melakukan pengadaan pegawai dari luar melalui proses melamar. Oleh karena itu setiap instruktur ( personal penunjang akademik) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengadaan Dosen • Dosen Tetap Calon dosen tetap yang diterima minimal berpendidikan S2 sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan di setiap jurusan. Kebijakan penempatan pegawai dari dalam. Pengadaan Pegawai di Sekolah Tinggi Untuk efektifitas dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan oleh Jurusan. Hal ini dilakukan jika ada lowongan kerja baik dosen/karyawan. Pengadaan Instruktur Untuk melaksanakan prgram pendidikan yang profesional terdapat pekerjaan pelatihan yang memerlukan keahlian khusus. b. lowongan pekerjaan tersebut diisi oleh dosen /karyawan yang telah mengabdi pada Jurusan. a. Oleh karena itu pengadaan kepegawaian dilaksanakan melalui seleksi (saringan masuk/test).2.106 Pengadaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan dua cara : a./pelatihan/kuliah umum sesuai Yaitu dosen dari kalangan birikrat maupun praktisi yang diundang untuk kualifikasi keilmuan di program studi masing-masing. • Dosen Tamu memberikan ceramah. 2. • Dosen Luar Biasa Calon dosen tidak tetap yang diterima adalah dosen yang sudah berpengalaman dan mempunyai jabatan fungsional minimal lektor.

Penagaan instruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah kelembagaan ( unit pelaksana teknis atau UPT. Untuk Guru Besar. d. laboratorium ). Berbadan sehat jasmani dan rohani. c. Mempunyai pendidikan. seperti ahli komputer. usia 19 sampai dengan 35 tahun dan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan sekolah. Persyaratan Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar adalah sebagai berikut : Umum • • • • • • • • • • Warga Negara Indonesia Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan Tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri sipil.PAS/CMI/2005 . usia maksimal 40 tahun. kecakapan dan keahlian yang diperlukan. Untuk karyawan. tergantung kebutuhan. Tidak terikat pekerjaan dengan instansi atau pihak lain. minimal SLTA. Untuk dosen.107 mempunyai keahlian khusus tersebut. Berkelakukan baik. ahli bahasa. Pengangkatan Calon Pegawai Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. minimal S2. perpustakaan. praktika. dan sebagainya. Pengadaan Tenaga Administrasi Tenaga administrasi yang ada di STKIP dibagi menjadi sub-sub bagian sebagai berikut : • • • • • Administrasi Akdemik Administrasi Keuagan Administrasi Kemahasiswaan Administrasi Umum dan Perlengkapan Administrasi Kepegawaian Setiap sub bagian di bawah tanggung jawab masing-masing Kepala Sub Bagian ( KBS ). Khusus e.

yang bersangkutan diangkat menjadi calon pegawai negeri dalam masa percobaan. Tunjangan-tunjangan lain sesuai dengan ketentuan. Pengembangan Pegawai Pengembangan pegawai merupakan salah satu program yang dilakukan Jurusan dalam berbagai bertuk antara lain peningkatan pengetahuan/ keterampilan bagi pegawai agar mampu melakukan pelayanan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.108 • • Pelamar yang dinyatakan diterima ( telah diseleksi) diusulkan Setelah diperoleh persetujuan Universitas dan STKIP. Dana Pensiun c. terdiri atas . terdiri atas : a. Tunjangan istri dan anak c. yang meliputi : .PAS/CMI/2005 kepada dosen/karyawan baru tersebut tentang imbalan/kompensasi yang akan diperoleh. pihak Jurusan menjelaskan 1. a. Asuransi b. Honor dosen tetap b. f. Setelah calon pegawai ditempatkan di Jurusan. Bantuan-bantuan lain sesuai dengan ketentuan 3. Masa Percobaan Yaitu pengangkatan Calon Pegawai yang telah lulus masa percobaan. Honorer. Tunjangan penyesuaian penghasilan e. terdiri atas: a. Bantuan. Tunjang. Tunjangan pendidikan f. Honor dosen wali 4. Tunjangan jabatan d. Gaji pokok 2. 3. maka pengangkatannya menjadi calon pegawai kepada STKIP. Tunjang fungsional b. Honor dosen luar biasa c.

untuk menduduki jabatan apapun di lingkungan STKIP harus diperhatikan kualifikasi yang telah ditentukan. Formal. Pengembangan dosen dapat dilakukan secara : a. Informal. yaitu melalui : b. yaitu melalui : • • • • • Pendidikan D3. Pengembangan pegawai dilakukan dengan memperhatikan sisterm karier. yaitu: • Sistem Terbuka Bahwa untuk menduduki suatu jabatan di lingkungan STKIP terbuka bagi semua warga STKIP asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan.D4 serta spesifikasi Pelatihan Kursus Seminar/lokakarya Magang dan rotasi b. yaitu melalui : • • • • • • Pendidikan S2 dan S3 Pelatihan Kursus Lokakarya/seminar Diskusi ilmiah Dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya.109 yang memuaskan bagi mahasiswa.PAS/CMI/2005 . Informal. Pengembangan instruktur dan tenaga administratif ( karyawan ) dapat dilakukan secara : a. • Sistem Tertutup Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sistem karier terdiri dari tiga macam. yaitu melalui : Selain tiu dalam pengembangan pegawai. kecakapan dan pengalaman yang diperlukan serta berkelakuan baik dan jujur. Formal.

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketentuan mengenai pengembangan pegawai di lingkungan STKIP diatur sebagai berikut : 3. c. b. setelah mendapat penilaian dan yang berwenang.110 Bahwa untuk menduduki suat jabatan di lingkungan STKIP. 3. Telah mengabdi di STKIP minimal dua tahun terhitung tanggal SK Yayasan 100% dan atau tanggal yudisium S2 ( untuk S3) c. maka jurusan berwenang melakukan seleksi dengan pertimbangan senioritas.2. Jika jumlah dosen yang memenuhi kriteria butir 3. Dosen tetap STKIP yang telah berstatus 100%. • Sistem Prestasi Kerja Yang dimaksud dengan sistem prestasi kerja adalah sistem kepegawaian dimana untuk pengangkatan seseorang dalam suatu jabatan didasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja yang telah dicapai oleh orang yang diangkat tersebut. frekuensi melakukan pendaftaran studi lanjut. hanya terbuka bagi pegawai yang telah mengabdi sekurang-kurangnya tigatahun di STKIP terhitung sehjak keluarnya SK yang bersangkutan sebagai pegawai tetap 100%. serta tempat/lokasi studi.1.1.PAS/CMI/2005 . Jika tidak memenuhi kriteria buti 3.1. Tidak ada penggantian atas biaya yang telah dikeluarkan untuk dosen yang melanjutkan studi dengan biaya pribadi.1. a. Dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri harus mempunyai sponsor.1. a dan b diatas melampaui kemampuan keuangan Jurusan. Kriteria yang melanjutkan S2 dan S3 adalah sebagai berikut : a. b.1 a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.1. Pendidikan Lanjutan S2 dan S3 bagi Dosen Tetap 3.1.

Biaya SPP. dan 3. Biaya bantuan penelitian yang dikordinasikan dengan lembaga penelitian STKIP.111 3.4.1.1. atau bantuan biaya yang akan dihentikan secara otomatis apabila : a. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3.1. diberikan pula bantuan yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.1.1. Batas maksimal pendidikan S2 adalah 6 (enam) semester. sedangkan untuk program studi S3 adalah 7 semester.1. Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya. 3.6. 3. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3.1. dan apabila tidak melaporkan maka yang bersangkutan akan mendapat sanksi berupa penghentian seluruh bantuan studi seperti tercantum pada butir 3. b. Untuk dosen yang mendapatkan TMPD.PAS/CMI/2005 (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu) .3.1.3.3.1.5 dan 3. Yang bersangkutan berhenti sebagai Dosen Tetap STKIP. 3. Apabila yang bersangkutan menerima bea siswa dari instansi/lembaga lain.1.5. Bagi dosen yang tidak memperoleh beasiswa (TMPD) biaya SPP per semester ditanggung sepenuhnya oleh STKIP yang besarnya sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi yang diikuti.1. c.3.7.1.7. yang bersangkutan harus melaporkan kepada STKIP dam segala bentuk tunjangan (kecuali SPP) akan tetap dibayar pula selama butir 3. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan ketentua dan ijin dari STKIP. b. c. Dosen yang memenuhi persyaratan butir 3.4 mendapat bantuan sebagai berikut : a.3.1.

2.112 3.1. Jurusan/Jurusan yang dipilih harus sesuai dengan Pendidikan harus dilaksanakan di luar jam kerja. Bagi pejabat struktural diijinkan malanjutkan studi dengan ketentuan hanya SPP dan biaya bantuan penelitian. maka Jurusan berwenang melakukan seleksi.2. berikut : a. 3. 3.1.2.2.9. dan Spesialisasi 3.1.2.1 dan kebutuhan Jurusan. 3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 100%.2.PAS/CMI/2005 . 3.1.3 maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. 3. D4.2.5.Pendidikan Lanjutan D3.2. Karyawan tetap STKIP Pasundan yang telah berstatus Kriteria melanjutkan pendidikan S1 adalah sebagai dan D4 adalah sepuluh semester dan spesialisasi enam semester.2.5 dan 3.2.7. butir 3.2. dan bila gagal dalam melanjutkan studi sedangkan yang bersangkutan menginginkan pindah atau melanjjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas 3.8.3 mendapat bantuan biaya yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.3.2. Setiap dosen mempunyai kesempatan melanjutkan studi hanya satu kali pada level yang sama ( S2/S3). Jika tidak memenuhi kriteria butir 3.1.1. b. a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan. b. a dan b diatas 3.4.1. Telah mengabdi di STKIP minimal 5 (lima ) tahun terhitung tanggal SK STKIP 100%.6. a. 3.1. melampaui kemampuan Jurusan. Jika jumlah karyawan yang memenuhi kriteria 3. Batas maksimal pendidikan D3 adalah tujuh semester Karyawan yang memenuhi persyaratan butir 3.

2. tidak terpenuhi maka yang bersangkutan harus mengganti seluruh biaya yang dikeluarkan oleh STKIP selama menempuh pendidikannya.2.5. 3.1.3. dan 3. 3. b. Spesialis. c. Setiap karyawan STKIP mempunyai kesempatan melanjutkan studinya hanya satu kali pada level yang sama ( D3/S1) dan bila gagal dalam melanjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas studi ( butir 3. instruktur.9. 3.PAS/CMI/2005 . yang pemberitahuan terlebih dahulu ) apabila : STKIP Pasundan. Pegawai yang telah melanjutkan studi D3.113 3. Bantuan biaya akan dihentikan secara otomatis ( tanpa Yang bersangkutan berhenti sebagai karyawan tetap Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.1. 4. S2 dan S3 dengan bantuan STKIP 3.2.Hak Lembaga atas Karyawan dan Dosen Tetap yang Telah Mengikuti Pendidikan D3.3.2. besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKP bagi karyawan yang telah menyelesaikan S1-nya.8. Diberikan bantuan biaya untuk keperluan skripsi. Apabila butir 3. a.7.5) maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3.2.2.3. tidak ada jaminan untuk dapat alih profesi dan tuntutan jabatan di lingkungan STKIP.S1. dan karyawan dengan Jurusan. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3. 3. S1.3. dimana n adalah lamanya pendidikan ( tahun ) yang ditempuh. INTEGRASI Integrasi adalah proses memadukan kepentingan-kepentingan para dosen.2.2. Pengintegrasian bagi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.8.S2 atau S3 dengan bantuan biaya STKIP harus mengabdi minimal 2n+1 setelah menyelesaikan pendidikannya.

instruktur dan karyawan) atas sumbangan dan prestasi kerja mereka kepada Jurusan PIPS. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Rekreasi Bersama Direncanakan akan dilakukan setiap tahun satu kali yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan dana dan kegiatan di Jurusan PIPS serta kebijakan STKIP. Pembinaan Karyawan Bagi para Kepala Sub Bagian (KSB) diadakan setiap awal bulan dan pembinaan bagi seluruh karyawan diadakan 2 kali dalam 1semester. KOMPENSASI Kompensasi merupakan balas jasa yang layak dan adil kepada pegawai (dosen. Upacara Upacara diadakan sesuai dengan ketetapan STKIP Pasundan. 5. Pengajian Diselenggarakan 2 ( dua ) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu setiap Jum’at minggu terakhir pada bulan Juni dan Desember atau dalam rangka memperingati d. Sedangkan bagi karyawan yang lama berupa penyampaian tugas-tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. c. Pendekatan evaluasi pekerjaan hari-hari besar (misalnya menyambut bulan suci Ramadhan. dsb). Dalam penerapan integrasi ini ada beberapa upaya yang dilakukan Jurusan diantaranya : a. Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Jurusan dalam pemberian kompesasi : a.114 pegawai baru merupakan penyatuan dengan lembaga tempat dia bekerja dan pembebanan tugas-tugas yang harus dikerjakan. Isro Mi’raj. e. Diskusi Ilmiah Diselenggarakan setiap hari tertenttu diikuti oleh seluruh dosen tetap Jurusan. b.PAS/CMI/2005 .

e. dosen luar biasa dan offie boy. karyawan. misal kelompok pakar/profesional. PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. tuntutan pekerjaan dan kesejahteraan pegawai. f. jabatan fungsional. g. d. pimpinan. Kebijakan Pemerintah Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan aturan penggajian yang dilakukan pemerintah.115 Jurusan memungkingkan untuk membedakan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) pada posisi yang sama. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan biaya hidup yang nyata ( riil ). c. 6. Gaji dan inisiatif tambahan Selain gaji yang sesuai dengan kemampuan Jurusan. insentif dapat diberikan Jurusan kepada pegawai (dosen/instruktur/karyawan) melalui asuransi. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menetapkan kenaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) berdasarkan kemampuan Jurusan dalam mendapatkan dana setiap tahunnya. instruktur.PAS/CMI/2005 . tetapi standar berbeda (misal : sopir). Pendekatan lingkungan sistem Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) minimal setara dengan Jurusan/universitas lain yang sebanding. dosen. Pendekatan kelompok Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji/inisiatif yang berbeda atas dasar kelompok. b.

25 tahun > 25 tahun Jumlah yang diterima Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.Tunjangan Asuransi Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan asuransi. 6.2. 6. 14 tahun 15 s. instruktur dan karyawan yang efektif dengan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas-tugas Jurusan. Setiap pegawai tetap YPTP Jurusan PIPS berhak mendapat tunjangan pembayaran premi pensiun.1.PAS/CMI/2005 .4. Beberapa upaya yang dilakukan Jurusan KIP untuk semua pegawai diatur sebagai berikut : 6.3.d. obat-obatan ( sesuai dengan resep dokter/bidan ) dan perawatan rumah sakit yang dibuktikan dengan kuitansi atas nama pegawai Jurusan KIP satu bulan sebelumnya ( contoh untuk biaya pengobatan yang dibayar bulan Januari 2003 yaitu pengobatan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 ). 6.Tunjang Pensiun/Meninggal Dunia Pegawai tetap Jurusan PIPS berhak menerima pesangon pada saat usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa Kerja <5 5 s.Ketentuan perhitungan bantuan biaya kesehatan berdasarkan pada hasil pemeriksaan dokter/bidan.116 Pemeliharaan pegawai merupakan suatu proses untuk memelihara apa yang telah dimiliki dan dibentuk/dibina. yaitu dosen.Tunjangan Pensiun Dalam hal ini Jurusan melakukan kerjasama dengan PT Bank BNI’46 tbk. 9 tahun 10 s. 19 tahun 20 s.d. 6.Tunjangan anak/istri/suami Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan istri/suami.d.5.d.

Kepada pegawai Jurusan yang mendapat giliran untuk menunaikan ibadah haji diberikan bantuan sebesar 6. 6. Idul Qurban. 6. 6.Tunjangan Hari Raya Setiap tahun pegawai tetap Jurusan KP akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya.12. bantuan Munggah. Insentif Kepanitiaan Dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Tahun Baru Masehi yang besarnya disesuaikan dengan dana yang ada serta mengacu kepada ketentuan Universitas. apabila Jurusan mengalami Surplus anggaran yang ditetapkan berdasarkan analisis oleh Senat STKIP .PAS/CMI/2005 .13.7.9.Kepala pegawai Jurusan yang menikah diberikan bantuan pernikahan sebesar 6. Rekreasi Bersama Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka surplus tersebut diperuntukkan bagi pengembangan Jurusan (pembelian barang-barang inventaris pemeliharaan dan pembinaan pegawai) dan untuk dibagikan/dinikmati oleh seluruh pegawai Jurusan. 6. Pembagian Surplus Pada akhir tahun anggaran.8. maka kepada pegawai yang bersangkutan diberikan uang wafat.6. 6. Tunjangan Melahirkan Kepada pegawai/istri pegawai yang melahirkan sampai dengan anak ketiga diberikan bantuan melahirkan dalam bentuk kado.11. STKIP akan memberikan insentif bagi yang terlibat dalam kepanitiaan tersebut.Tunjangan ibadah Haji Tunjangan ini diberikan kepada pegawai Jurusan berdasarkan pertimbangan senioritas/masa kerja.117 Apabila Keluarga PegawaiJurusan ( istri/suami/anak ) meninggal dunia. Kepada anak pegawai yang menikah dan dikhitan diberikan bantuan 6.10.

SARANA DAN PRASARANA 1.14. Pemutusan hubungan kerja ini dapat disebabkan oleh : a. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada dasarnya untuk mengelola sarana dan prasarana berlaku pula fungsi menagerial. Bagi instruktur dan tenaga administrasi yang berprestasi diberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan dalam bentuk uang. Permintaan PHK atas kemauan sendiri c. 6. 6.15.PAS/CMI/2005 . aktuasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengorganisasian. dan tidak boleh menjadi pejabat struktural di instansi/lembaga lain kecuali atas izin Rektor/YPT Pasundan.118 Diselenggarakan bagi seluruh pegawai STKIP dan keluarganya yang tempatnya disesuaikan dengan keadaan keuangan dan kegiatan Jurusan serta kebijakan STKIP Pasundan. pelaksanaannya ditetapkan setiap dua tahun sekali dan akan diberikan pada bulan Desember. Setiap DTY/DPK tidak boleh mengajar di tempat lain kecuali atas izin sepengetahuan Jurusan. PHK. karena indispliner dan perbuatan tercela. PEMBERITAHUAN Pemberhentian merupakan proses pemutusan hubungan kerja antara Jurusan dengan pegawai. Pensiun Yaitu berhenti bekerja karena usia/telah habis masa kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku : Dosen : Sampai dengan Lektor Kepala : usia 65 tahun Sampai dengan Guru Besar. usia 75 tahun Instruktur dan tenaga administratif usia 60 tahun b. 7. A. yaitu perencanaan.

kena rusak. Tugas pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh Universitas disamping Jurusan. dengan terlebih dahulu peminjam harus menyampaikan surat permohonan. sepenuhnya (memperbaiki dan atau mengganti dengan barang yang sama). hilang. oleh karena itu setiap kerusakan atau menghadapi dsb.119 dan pengendalian. 2 2.d. dan syukuran orang terdekat ( anak kandung. Kendaraan Bermotor Semua barang inventaris kendaraan bermotor ada di bawah tanggung jawab masing-masing Pembantu Ketua dan KSB. Sabtu ) tidak boleh dipinjam untuk kepentingan pribadi.PAS/CMI/2005 . oli dan bensin ditanggung peminjam. 3) Pada hari libur mobil/motor inventaris STKIP diperbolehkan dipinjam oleh dosen/insruktur atau karyawan untuk kepentingan pribadi yang mendesak. selain karena hal tersebut mobil/motor inventaris kantor tidak dapat dipinjamkan. 2) Pada hari kerja selama jam kantor ( jam 08. 4) Lamanya peminjaman maksimal 48 jam. 16. 5) Selama dipinjam. s. tilang. Peminjam akan diprioritaskan sesuai kebutuhannya yaitu mendapat musibah. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.00) mobil/motor harus selalu dalam kondisi siap pakai beserta sopir/pengendaranya Jurusan.d. 1) Mobil/Motor digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan Jurusan oleh karena itu dalam hari kerja ( Senin s. mobil/motor sepenuhnya tanggung jawab peminjam. atau orang tua kandung ).00.) peminjam diharuskan memikul resiko untuk menunjang aktivitas /mobilitas masalah mengenai mobil/motor tersebut (tabrakan. 7) Insentif sopir. Petunjuk Penggunaan Barang Inventaris Kantor 3 a. 6) Peminjaman mobil harus peserta sopirnya.

KSBAP. OHP. 4. Koordinator Kelas reguler Malam . Semua inventaris elektronik digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan STKIP. Ksb Kemahasiswaan dan Ksb Keuangan. PSA. Inagurasi. UTS. dll. MABIM. Emergency Lamp.) Oleh STKIP/ YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Sarana Kendaraan bermotor Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Barang Elektronik Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan dan Perencanaan Pengorganisasian Aktuasi Pengendalian B. perkantoran. Untuk pengelolaan sarana dan prasarana terlihat dalam matris sebagai berikut : Sumber Daya Fungsi Managerial Prasarana (gedung.120 8) Persetujuan peminjaman mobil/motor dibatalkan apabila motor/mobil tersebut dibutuhkan untuk kegiatan STKIP (OSPEK. sebagainya) Inventaris barang elektronik di bawah tanggung jawab pengguna (Kepala UPT. Ketua Jurusan. Ksb Kepegawaian. KKN. KTU. Ksb Umum dan Perlengkapan. Barang-barang Elektronik (Komputer. Wiraless.PAS/CMI/2005 . KEUANGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Printer. UAS dan sebagainya ). ruang kuliah.

3 Pengabdian a.1 Pendidikan dan Pengajaran yang terdiri dari : a. 2. Untuk ini dilakukan fungsi managerial perencanaan dan penganggaran. Bimbingan Sosial/Penyuluhan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum b. Kegiatan Penelitian Kelompok dan Individual 2.1. Penggunaan Dana Penggunaan dana ini antara lain digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran yang telah ditetapkan : 2.1.1. Pembinaan dan Pengembangan Laboraturium e. Jurusan PIPS mengelola sebesar prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler pagi dan prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler malam. Wisuda dan Dies Nataslis 2. maka dalam pelaksanaannya dipergunakan faktor-faktor dasar managerial. Dana Ujian h. dll. Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pengajar c. 1. Kegiatan LEMLIT/Penelitian dan Jurusan b. Peningkatan Status/Akreditasi Jurusan g. Karya Seni. Dari dana SPP yang diterima.PAS/CMI/2005 . f.1 Pos-pos Pengeluaran Jurusan 2. sedangkan sisanya dikelola oleh STKIP dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP). Sumber Dana Sumber utama keuangan Jurusan PIPSadalah SPP mahasiswa yang dipungut langsung oleh Sekolah. organisasi pengelolaan keuangan.121 Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah. Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan d. prosedur pengelolaan dan pengendalian.2 Penelitian a. Pameran.

122 b.4 Pembinaan Kemahasiswaan Sesuai ketentuan Universitas. dsb.) Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Jurusan (di Jurusan antara lain digunakan untuk biaya : a. Pembinaan dan Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa/Bea siswa 2. dana kemahasiswaan ditetapkan berdasarkan kesepakatan Bidang III baik Univrsitas maupun Jurusan. KKN/KKM c. Pembinaan dan Pengembangan Penalaran Mahasiswa b.5 Kesejahteraan Pegawai/Dosen a.PAS/CMI/2005 . Mapak Alam.LISMA. Penerbitan Karya Ilmiah/karya inovasi (program kepakaran dan promosi) 2.1. Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas (seperti KOM. Gaji /Honor Pegawai/Tenaga Administratif dan Edukatif ( Dosen ) tetap komponen Gaji Dosen Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) Gaji Pokok 2) Tunjangan fungsional 3) Tunjangan struktural 4) Tunjangan khusus 5) Tunjangan istri/suami dan anak 6) Insentif kehadiran 7) Insentif khusus penunjang akademik 8) Tunjangan Penyesuaian Penghasilan 9) Honor dosen tetap 10)Honor dosen luar biasa 11)Honor dosen pembina 12)Honor dosen wali Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dengan peruntukkannya. Pembinaan dan Pengembangan minat Mahasiswa c.1. Pramuka.

1. Bantuan Musibah/Pernikahan/Kelahiran dll. f. Dana Taktis Jurusan j.6 Pembinaan RT/ATK a.PAS/CMI/2005 . Studi Perbandingan/Pertemuan Tahunan Bagi Pempinan/ Karyawan/Dosen k. 2. tunjangan penyesuaian penghasilan dan honor dosen wali. Hadiah lebaran ( Idul Fitri ) g. S2 dan S3 ) Komponen Gaji Karyawan Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Gaji pokok Insentif kehadiran Insentif khusus Tunjangan penyesuaian penghasilan Insentif piket Honor karyawan kontrak Tunjangan istri/suami dan anak b. Dosen yang dikontrak oleh lembaga/instansi lain hanya mendapat honor mengajar telah tetap. Honorarum Tenaga Edukatif Luar Biasa /MKDU dab Honorarium lain-lain c. Transport Perjalanan dinas/Biaya Rappim/dosen h. Asuransi Pegawai e. Panitia Adhok i. Pemeliharaan Listrik dan Pompa Air Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pemberian Hadiah bagi Karyawan/dosen/ONH. Pembinaan Pegawai l.123 13)Tunjangan pendidikan (S1. Pengadaan Inventaris Kantor c. ATK dan sejenisnya b. Dana Kesehatan Pegawai d.

Vakasi pemeriksaan laporan KKN. Listrik/Ledeng/Gas/Telepon e. Pemanfaatan jasa Komputasi/KTM. kartu praktika). Vakasi Pemeriksaan a. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. Pemeliharaan Ruang Kelas dan Kantor b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kertas kerja.2. Kontribusi pemeliharaan sarana dan prasarana kampus g.2. Berkas Ujian b. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur (mempunyai modul. insentif dan transport dari Jurusan hanya pegawai ( dosen/instruktur/karyawan ) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.2. d. Kerjasama f. operasional DKM 2. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian.124 d.3.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 1.7 Pemeliharaan / Pengembangan Pembangunan a.2 Vakasi.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2.1. Taris Sidang. Pemeliharaan Barang / Inventaris 2. 2.PAS/CMI/2005 Sarana Perpustakaan dan . Pemeliharaan Laboraturium Jurusan d. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. Pembayaran Utang c. Naskah Ujian c.

Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. kertas kerja.6.5.2. maka lebih kecil tarif di atas. Naskah Ujian c.3.3.3.2. maksimal kelas Insentif Penceramah Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 1.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian.4. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan.3 Vakasi Pemeriksaan a. kartu praktika). ` Penginapan di luar tergantung daerah.PAS/CMI/2005 . 2. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur ( mempunyai modul. d. 2. Berkas Ujian b. insentif dan transport dari fakultas hanya pegawai (dosen/instruktur/karyawan) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 2. Insentif Pembimbing (Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur) Di dalam kota Di luar kota 1.125 1.2.3 Vakasi.2. 1. Vakasi pemeriksaan laporan KKN.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian. Taris Sidang. Melati.

4 Insentif Pembimbing ( Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur ) Di dalam kota Di luar kota 2. Pembawa makalah dalam seminar ilmiah e.3.6 Insentif Penceramah ` Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 2.3. Penelitian Individu h. Pembuatan buku diterbitkan.3. sehingga memperoleh ISBN d.3. Moderator seminar ( nasional ) Dalam Kampus Luar Kampus g. b. maka lebih kecil tarif di atas.9 Insentif Program Kepakaran a. Moderator seminar (local) /dalam kampus f. maksimal kelas Melati.126 2.5 Penginapan di luar tergantung daerah.8 Seminar /Lokakarya/Pelatihan. Penelitian Kelompok Catatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembuatan Buku/Diktat ( minimal 40 eks ) c.3. Tulisan Ilmiah yang Dimuat 1) Majalah local 2) Majalah Nasional 3) Surat Kabar 4) Jurnal Nasional 5) Jurnal Internasional berbahasa Inggris. 2.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian. 2. 2.PAS/CMI/2005 .3.

3) Pembicara atau moderator di luar kampus harus ada rekomendasi dari pimpinan fakultas/jurusan. Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin pegawai yayasan. 1. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Yayasan karena melanggar peraturan disiplin pegawai yayasan.1. Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban.5. adalah atasan menghukum. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar Ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. C. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh pegawai yayasan. buku csb) 2) Insentif tersebut dibayar melalui Lembaga Penelitian ( Lemit ) dan dibayar melalui Fakultas. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.3.PAS/CMI/2005 Atasan pejabat yang berwenang menghukum langsung dari pejabat yang berwenang . 1. baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja.127 1) Insentif sejumlah tersebut di atas dibayar pada saat penandatanganan kontrak dan pada saat laporan ( karya tulis.4. 1.2. Ketentuan Umum Dalam peraturan Yayasan ini yang dimaksud dengan : 1. 1. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI Peraturan Disiplin Pegawai ini mengaju kepada peraturan disiplin pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Nomor : 041/SK/YPTP/IV/2003 DISIPLIN KERJA 1. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan.

1. 2.PAS/CMI/2005 .128 1.1. 2. Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.6.1.3 Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. kesadaran dan tanggung jawab. Pasundan perundang- menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pemerintah.1. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan.1.2 Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. diri sendiri atau pihak lain.1. Kewajiban dan Larangan 2. perguruan tinggi dan pegawai yayasan. Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.1. Kewajiban Setiap pegawai STKIP Pasundan wajib : 2. 2.1.1. 2.7 Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian.5 Menyimpan rahasia Negara dan rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya. 2.4 Mengangkat dan mentaati sumpah/janji pegawai yayasan dan sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan undangan yang berlaku.1 Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan undangundang dasar 1945 dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan. 2.6 Memperhatikan dan melaksanakan /STKIP segala baik ketentuan langsung pemerintahan/yayasan umum.7. 2.

2.17 Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahan.10 Segera melaporkan kepada atasannya.1. 2. tertib. cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara. organisasi Paguyuban.1.129 2. 2.13 Menggunakan dan memelihara barang-barang milik STKIP Pasundan dengan sebaik-baiknya. tetapi adil bijaksana terhadap bawahan.14 Memberikan layanan sebaik-baiknya kepada mahasiswa dan masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing. 2. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 2.1. 2. 2.8 Bekerja dengan jujut.19 Memberi kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan karir.21 Berpakaian rapid an sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat.12 Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.1.11 Mentaati ketentuan jam kerja. sesame pegawai yayasan dan terhadap atasan. 2.1.1.1. kekompakan.22 Hormat-menghormati sesama warga Negara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME yang berlainan.1. Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP.15 Bertindak dan bersikap tegas. 2.1.1.1. pemerintah.1. 2.1.20 Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan zakat.1.1.16 Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugas. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Perguruan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan. 2. 2. 2.PAS/CMI/2005 .18 Mendorong bawahannya dalam melaksanakan tugas. 2. persatuan dan kesatuan korp Pegawai Yayasan.9 Memelihara dan meningkatkan keutuhan.

6 Melakukan kegiatan bersama dengan atasan.5 Memiliki. Larangan +Setiap pegawai STKIP Pasundan dilarang : 2.25 Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang.1.2. atau suratsurat berharga milik STKIP Pasundan.2 Menyalahgunakan wewenang 2. 2.1. 2. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2. 2.8. 2.1 Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara.26 Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. dokumen-dokumen.PAS/CMI/2005 .2. 2.3 Tanpa izin pemerintah dan yayasan menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing 2.130 2. membeli. menyewakan atau meminjamkan barang-barang.2.1. 2. menggandakan. pemerintah. teman sejawat. 2.1. 2.2.2. menjual. perguruan tinggi pasundan dan atau pegawai STKIP Pasundan.4 Menyalahgunakan barang-barang. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan fakultas.2.23 Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat.2.2.7.24 Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. uang atau surat-surat berharga milik STKIP. Melakukan tindakan yang bersifat negative dengan maksud membalas dendam dengan bawahannya atau orang lain di dalam di luar lingkungan kerjanya. bawahan atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. 2.

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2.1.1 Pelanggaran Disiplin 3.11.131 dalam pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan pegawai STKIP Pasundan. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat pegawai yayasan kecuali untuk kepentingan tugas.15. Membocorkan dan memanfaatkan rahasia yayasan dan STKIP Pasundan yang diketahui karena kedudukannya jabatan untuk kepentingan pribadi.2. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi lain.9.2.2.2. 2.13.2. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan.10.12. Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasaannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilikan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. 2.16. Hukuman Disiplin 3. golongan atau pihak lain. Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya. 2. 2.2. 2. tulisan atau perbuatan pegawai yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 adalah pelanggaran disiplin. 2. 3. 2.Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan.PAS/CMI/2005 . kerugian bagi pihak yang dilayani.14. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan.2.1 Setiap ucapan.2.

d.132 3.2. Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin a. Pernyataan tidak puas secara tertulis 3. Hukuman disiplin berat. b. Hukuman disiplin ringan b.2 Dengan peraturan Pasundan 3.2.4. Hukuman disiplin sedang dan c.1.1 Tingkat hukumannya disiplin terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .2 Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. Teguran tertulis c.2 yang tidak mengurangi pidana.3 Jenis hukuman disiplin sedang. terdiri dari : a.2. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lambat satu tahun. Pembebasan dari jabatan. 3. Penurunan pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama satu tahun. Pemberhentian tidak hormat sebagai pegawai. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama satu tahun : dan c. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lambat satu tahun. pelanggaran ketentuan pegawai disiplin dalam STKIP dijatuhi perundang-undangan melakukan hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai. Yang berwenang menghukum adalah : 3. Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari : a.2. Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat.3 Pejabat yang berwenang menghukum a. b. 3. 3. Teguran lisan b. c.

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.133 b.PAS/CMI/2005 . Ketua STKIP Pasundan untuk jenis hukuman disiplin sedang c. Ketua Jurusan untuk jenis hukuman disiplin ringan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful