RANGKUMAN EKSEKUTIF

Evaluasi diri ini dibuat sebagai bahan untuk mempersiapkan akreditasi Program Sarjana S-1 Program Studi PPKn Jurusan IPS STKIP Pasundan Cimahi. Evaluasi ini mencakup 14 item sesuai dengan Pedoman Evaluasi Diri Program Studi PPKn yang dikeluarkan oleh BAN-PT, terdiri dari : A. Jati Diri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan, B. Kemahasiswaan, C. Dosen dan Tenaga Pendukung, D. Kurikulum E. Sarana dan Prasarana, F. Pendanaan, G. Tata Pamong (Govemance), H. Pengelolaan Program, I. Proses Pembelajaran, J. Suasana Akademik, K. Sistem Informasi, L. Sistem Jaminan Mutu, M. Penelitian, Publikasi Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat, N. Lulusan dan Keluaran lainnya. Mengacu pada pembahasan di atas diketengahkan SWOT analisis yang dimiliki oleh program S-1 Progran Studi PPKn Jurusan IPS Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut :

1

2

1. Kekuatan (Strength) Program Pendidikan S-1 Program Studi Pandidikan Pancasila, dan

Kewarganegaran Jurusan IPS Sekolah Tinggi

Keguruan

dan Ilmu

Pasundan Cimahi memiliki beberapa kekuatan 1). Misi, Visi

berorientasi ke masa depan 2). Struktur organisasi sesuai dengan pola modern 3). Peminat terhadap program Studi PPKn cenderung meningkat, 4) Pelayanan Dosen Wali baik, 5). Kualifikasi dosen dan karyawan memadai 6). Pengaturan keuangan menunjang PBM, 7). Gedung milik sendiri dan strategis, 8). Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan studi lanjut, 9). Suasana antar Mahasiswa dan Dosen baik. 10). Adanya pusat penelitian tingkat Sekolah Tinggi STKIP untuk publikasi hasil penelitian. 11). adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 12). Peringkat akreditasi Program Studi PPkn oleh BAN PT. Dengan peringkat B. 13). Pengolahan sistem informasi mayoritas menggunakan perangkat Komputer, 14) Citra Program Studi PPKn sudah terbentuk selama 18 tahun. 2. Kelemahan (Weaknees). Disamping kekuatan, terdapat juga beberapa kelemahan Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikkan Pasundan yaitu : 1). Misi budaya bersifal lokal dan belum didukung oleh sarana yang lengkap, 2). Pemahaman struktur organisasi belum maksimal, 3). Kemarnpuan finansial heterogen dan kemampuan Akademik cenderung rendah 4). Pengelolaan SDM belum maksimal, 4). Dukungan keuangan hanya dari Mahasiswa, 6). Tingginya biaya pengelolaan infrastruktur, 7). lambatnya peninjauan kurikulum, 8) Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional, 9). Dana penelitian dan publikasi di dalam STKIP terbatas, 10). Motivasi melaksanakan PPM kurang, diakibatkan dari dana yang terbatas, 11). Supervisi belum maksimal, 12). Efektivitas dan efesiensi system informasi belum optimal, 13) kerjasama dengan pihak lain belum optimal. 3. Peluang (Opportunity).
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3

Peluang

pengembangan

Program

studi

PPKn

Sekolah

Tinggi

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut: 1). Deregulasi sector kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi, 2). Peluang koordinasi organisasi dapat diciptakan, 3). Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga, 4). Kesempatan Mahasiswa untuk berprestasi terbuka, 5). Kesempatan untuk studi lanjut melakukan penelitian dan PPM luas, 6). Peluang pencarian dana di luar Mahasiswa dan di luar perguruan Tinggi, ada, 7). Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus, 8). Diberi kesempatan untuk meninjau kurikulum, 9). PBM memungkinkan komunikasi banyak arah baik di dalam kelas atau di luar kelas, 10). Kesempatan mengajukan dan melakukan penelitian serta publikasinya terbuka, 11). Kerjasama dengan instansi lain dalam PP. No.61/1999, ada, 12). Adanya kesempatan meningkatkan Pengendalian mutu, 13) Kesempatan untuk memperbaiki sistem informasi ada, 13) lulusan LPTK selalu dibutuhkan oleh dunia pendidikan. 4. Ancaman (Threat) Ancaman terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan sebagai berikut : 1). Globalisasi melemahkan budaya lokal, 2) penurunan kwalitas perguruan tinggi secara umum, 3) Persaingan yang tidak sehat antara LPTK, 4) Mahasiswa rawan DO ditahun awal, 5) Studi lanjut yang tidak relevan dengan bidang kepakarannya, 6) Biaya pendidikan yang terus meningkat sedangkan kemampuan masyarakat cenderung tetap, 7) Sarana prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan iptek, 8) Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat yang mengakibatkan kurikulum selalu tertinggal, 9) Sebagian kecil dosen masih bersifat otoriter sehingga suasana akademis yang kondusif belum dapat diciptakan, 10) Penelitian dan publikasinya cenderung formalistik sehingga manfaatnya kurang dirasakan secara langsung, 11) PPM tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat, 12) Banyaknya kompetitor untuk lembaga

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

6) Diciptakan kurikulum yang fleksibel. 5) Dialog antara mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan program studi. dan kegiatan ilmiah lainnya. 14) Otda yang mengutamakan lulusan PT dari daerahnya. 5. Strategi Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai berikut: 1) Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang visi dan misi. 2) Optimalisasi sarana prasarana dan Kualitas SDM. 7) Dosen diberikan pelatihan-pelatihan metode penelitian dan PPM. 14) Peyesuaian kurikulum terhadap. 15) Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran. 13) Kerusakan software dan hardware dalam sistem informasi. 19) Pemberdayaan pusat penelitian dan lembaga penelitian STKIP Pasundan secara maksimal.PAS/CMI/2005 . penelitian. 9) Efesiensi dan efektivitas keuangan. dinamika masyarakat dan dunia kerja. 8) Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya. 3) Personil ditugaskan untuk studi lanjutan dan atau pelatihan-pelatihan. penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. 13) Otonomi penetapan kurikulum program studi.4 LPTK sejenis. 16) Dialog antara dosen dan mahasiswa tentang PBM difasilitasi oleh pimpinan program studi. 26) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 22) Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti kuliah praktek bermasyarakat atau KKL bersama mahasiswa. 11) Merenovasi/mengadakan sarana dan prasaran yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini. 12) Pemanfatan teknologi informasi semaksimal mungkin. 20) Menumbuhkan kreativitas mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan. 4) Mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM. 23) Pelaksanaan PBM mengacu kepada SAP dan Silabi. 21) Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. 17) Meningkatkan kemampuan berbahasa. 18) Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa. 10) Melakukan pengembangan kampus. 25) Selalu memperbaharui software dan hardware. 24) Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna.

SUSUNAN TIM EVALUASI DIRI BESERTA DESKRIPSI TUGAS No Nama Jabatan Uraian Tugas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 27) Meningkatkan relevansi kualitas kelulusan dengan kebutuhan lapangan kerja.PAS/CMI/2005 . 28) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk keberlanjutan kegiatan kampus dan penyerapan lulusan.5 Pembaharuan kualitas komputer. 29) Melakukan kemitraan dengan kompetitor maupun Pemda.

S. Lisda Pujianti Mahasiswa 9. Iyos Saleh Hujaeni Kesekretariatan Pelaksana Teknis Memberikan bantuan teknis pengetikan DAFTAR ISI Halaman Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Oyamah.Pd. Drs. Ketua Pelaksana 4. menganalisis dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Memberikan masukan kegiatan pelaksanaan akademik 2. Dosen 6. Dadang Ahmad Sekretaris Pelaksana 5. S. 8. Hj.PAS/CMI/2005 . 10 .6 1.Si. Dr. Abdullah Apip. Yudi Kusyadi. M.. M. Drs. Drs. Endang Komara. Jajang Hendar H. H. S.Si.Pd.Pd. H. Kordinator Teknis Memberikan bantuan teknis bahan dan materi evaluasi Ketua Ikatan Alumni Memberikan informasi dan masukan tentang penyebaran para lulusan Memberikan masukan tentang kegiatan intra kurikuler. ekstra kurikuler dan ko kurikuler Memberikan bantuan bahan materi 7. 3. Subarkah Pembantu Ketua Bid. Akademik Nara Sumber Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Mendesain kerangka kerja dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Mendesain kerangka kerja.

.............PAS/CMI/2005 ...........………………… L. …………………………… Pengelo!aan Program .........…………… B. Sistem Informasi ... LAMPIRAN ..... Pendanaan ………....................... ………………………………… Proses Pembelajaran . H...................………………………………………… E....................... Lulusan dan Keluaran lainnya .. Jati Diri............ ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN REFERENSI ......... Tata Pamong (Govemance) .... Penelitian..............…………… G...... Publikasi.. Dosen dan Tenaga Pendukung ...……………………………………… BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.......... Suasana Akademik ..........……………………………………………… SUSUNAN TIM EVALUASI DMI BESERTA DESKRIPSI TUGASNYA … DAFTAR ISI .............7 KATAPENGANTAR ……………………………………………………….... M..... Kurikulum ..................................... Sarana dan Prasarana …………………………………………… F.………………………………… C.... DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI…… A... Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat N..............……………………………………........……………………………………………………………......................... Sistem Jaminan Mutu .................... BAB I ........... RANGKUMAN EKSEKUTIF ... Kemahasiswaan ....……………… I..........……………………. …………… BAB II...............………………………… D........……………… K.......... Visi Misi Sasaran dan Tujuan .... J......

2. koordinasi dan komunikasi. penggunaan pakar sejawat dan pelaporan rincian aktivitas dari setiap tahap sebagat benikut: 1. Penataan organisasi kerja.PAS/CMI/2005 . Mengidentifikasi masalah. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pelaksanaan. penentuan kerjalaman studi. penilaian dan pencapaian sasaran 2. Mengidentifikasi posisi. penentuan fokus dan sasaran evaluasi. Meninjau kembali kebijakan yang pernah dijalankan oleh lembaga. status institusi dibanding dengan institusi yang lain 3. dan penentuan pibak lain yang akan dilibatkan. Peniaminan mutu internal Jurusan IPS Program Sudi PPKn. Menumbuhkan budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri. penentuan mekanisime kerja. mencakup pembentukan tim. penataan organisasi. Penyusunan profil lembaga yang konprehensif.8 Bagi Jurusan Pendidikan IPS Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan Cimahi. penentuan rangkaian kegiatan. Sasaran dari Evaluasi Diri ini adalah: 1. Evaluasi Diri ini merupakan koreksi dan evaluasi dalam siklus manajemen Program Studi PPKn. penentuan tugas dan peranan semua pihak yang terlibat. Pemanfaatan hasil Evaluasi Diri ini ditujukan untuk : 1. Melalui Evaluasi Diri ini diharapkan diperoleh informasi dan kajian yang dapat digunakan sebagai masukan dan kajian dalam pengembangan di program studi masa yang akan datang. Pendekatan Evaluasl Diri dilakukan melalui tahap: persiapan dan perencanaan.. Perencanaan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. Persiapan Evaluasi Diri untuk akreditasi. 2. di samping yang pokok saat ini adalah untuk persiapkan akreditasi oleh BAN PT. dan 4. 4. Persiapan dan perencanaan. 3.

9 3. Bekerja di luar guru sesuai minat dan kemampuannya.006/BAN-PT/Ak-IV/V/2000). Mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan. Pelaksanaan Evaluasi Diri. hasil Evaluasl Diri ini akan dipaparkan beberapa hal sebagai berikut : A. Status terdaptar diperoleh pada tanggal 9 Januari 1987 dengan No. Penelitlan dan Pengabdian pada masyarakat. 038/0/1987. B. Visi. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. teknologi dan inovasi. Memuliakan syiar Islam dan memelihara budaya Sunda. Tujuan dan sasaran program studi menghasilkan sarjana PPKn yang dapat bekerja : (1) sebagai guru (2) di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Pelaporan. penyusunan analisis dan interpretasi data. 5. Misi. Kemahasiwaan. Pernanfaatan pakar sejawat. baik jumlah maupun kualitas mahasiswa. Sasaran dan Tujuan Program Studi PPKn berdiri 29 Mei 1986. 4. melakukan studi banding terhadap predikat yang dimiliki saat ini. mencakup pemetaan sasaran evaluasi. perumusan rekomendasi untuk perbaikan. Dosen dan lulusan. mencakup pemanfaatan pakar sejawat untuk memberikan opini kedua terhadap hasil evaluasi. Misinya menyiapkan calon Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengumpulan data dan informasi. mencakup penyusunan laporan akhir untuk dasar perbaikan. Mengembangkan proses pembelajaran PPKn secara profesional 2. sarjana PPKn yang mampu : 1. Untuk lebih jelasnya. 3. 4. Jati Diri. (3) melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kemudian memperoleh status terakreditas B pada tahun 2000 dengan SK (SK BAN-PT No. Visi yang diembannya menjadikan program Studi PPKn yang unggul secara Nasional dalam bidang pembelajaran PPKn.PAS/CMI/2005 .

terutama minimnya inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.10 Kondisi kemahasiswaan yang berkembang di Program Studi PPKn pada urnumnya sudah cukup baik karena. a. Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen wali. mahasiswa dibantu oleh Staf Program Studi. serta perbentukan orientasi wawasan nasional. sehingga profil mahasiswa sangat beragam. nilai perilaku yang sebenarnya adalah dalam masyarakat. Keragaman tersebut mencakup latar belakang sosial ekonomi keluarga dari daerah asal mahasiswa. namun kecurangan masih saja ada. Profil Mahasiswa Program studi PPKn diperuntukan bagi masyarakat umum. yang berperan sebagai konselor. selama dibutuhkan oleh mahasiswa. Tes. Tes Kemampuan Akademik. Pada kegiatan non akademik yang menunjang Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan c. Pelayanan Kepada Mahasiswa Program studi PPKn selalu berupaya melayani mahasiswa sebaik mungkin. yaitu staf administrasi yang khusus melayani mahasiswa. seleksi mahasiswa telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. Pelayanan diberikan baik pada kegiatan akademis maupun non akademis untuk menunjang kelancaran studi mahasiswa. Tes kemampuan bahasa inggris b. Sistem Seleksi Sistem seleksi mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan dilakukan dengan dua macarn. Pertemuan dengan dosen wali dapat dilakukan kapan saja. Interview 2. 3.PAS/CMI/2005 . Dalam pelayanan administrasi. Kemampuan ini sangat baik untuk mahasiswa agar dapat berlatih memahami keragaman kultur. selain itu masih ada dosen pembimbing PPL dan dosen pembimbing Skripsi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Deskripsi mengenai hal ini terlihat dari: 1.

Kegiatan Peran Staf Orientasi Kegiatan Panitia pelaksana. Jurusan/program pengisi Peserta studi 6. Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Institusi Mahasiswa sudah dilibatkan dalam beberapa kegiatan dengan peran yang berbeda-beda antara lain. Jurusan/program Seminar dan Studi peserta studi Banding Pekan Olaharaga dan Panitia pelaksana. kesenian. Ekstra Kurikuler Mahasiswa Program Studi PPKn sudah memiliki beberapa unit kegiatan ekstra kurikuler yang mencakup kegiatan olah raga. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Lembaga Mahasiswa Baru pengisi materi Penyelenggaraan Panitia pelaksana. keagamaan dan pengembangan pengetahuan dalam koordinasi Program Studi PPKn kegiatan unit-unit ini sangat baik dan sangat mendukung pembentukan kepribadian mahasiswa karena dapat menjadi wahana penyaluran dan pergembangan bakat secara positif dari setiap mahasiswa. Jurusan/program Kesenian Kampus peserta studi Wisuda Sarjana Peserta Lembaga Praktek Visi dan Misi Panitia pelaksana.11 akademik mahasiswa dibantu oleh staf kemahasiswaan di tingkat program studi.PAS/CMI/2005 . 2 . sebagai bentuk tanggung jawab sosial STKIP Pasundan memberikan fasilitas Bea Siswa baik berupa BKM maupun BPPA. 3 . 4. 4 . 5 . No 1 .

12

C. Dosen dan Tenaga Pendukung Jika diukur dari standar minimum persyaratan jumlah dan kuallfikasi Sumber Daya Manusia untuk mengelola Program Studi PPKn dapat dikatakan bahwa Program studi PPKn sudah berhasil melampau persyaratar, minimum. Dengan gambaran sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Sumber Daya Manusia sudah dilakukan dengan sistem yang standar. Proses “rekruitmen” dan seleksi dilakukan oleh YPT Pasundan atas usulan Ketua STKIP Pasundan, selanjutnya proses pembinaan, pengembangan dan retensi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sesuai dengan Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan. Peraturan YPT Pasundan sudah mencakup peraturan kepegawaian secara umum, dan pengaturan tata laksana kepegawaian lainnya. Setiap karyawan YPT Pasundan mendapat asuransi kesehatan dan pensiun. 2. Ketersediaan Dosen dan Staf Pendukung Program Studi PPKn sudah memiliki jumlah dosen yang memadai, dengan rasio 1:15. Selain itu terdapat staf pendukung yang menangani administrasi berjumlah 2 (dua) orang, juga didukung oleh 15 orang lainnya yang bekerja pada bagian-bagian lain di STKIP Pasundan, yang terkait untuk mendukung penyelengaraan program Studi PPKn, dengan demikian dilihat dari ketersediaan dosen dan staf pendukung sudah memadai. 3. Mutu, Kualifikasi dan kesesuaian Sumber Daya Manusia. Meskipun dari sisi latar belakang Sumber Daya Manusia di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat bervariasi, namun dari kemampuan bekerja pada umumnya sudah baik. Akan tetapi, untuk mengejar dinamika perkembangan lingkungan kompetensl dan kapabilitas Sumber Daya Manusia masih harus terus ditingkatkan. 4. Kecukupan
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

13

Jumlah dan Kulitas Sumber Daya Manusla Program Studi PPKn saat ini untuk rnengelola 210 orang mahasiswa. kualitas Untuk mengantisipasi untuk mengejar perkembangan di masa yang akan datang, Kualitas Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan. Peningkatan diperlukan perkembangan ilmu pengetahuan dan kompetisi antar perguruan tinggi semakin ketat, termasuk akan beroperasinya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. 5. Pengembangan Staf Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan sudah mengatur pengembangan staf, baik Studi PPKn. 6. Peratuan Kerja Peraturan kerja yang sudah ada sudah mengatur beberapa hal penting antara lain, jam kerja, cuti, perjalanan dinas, disiplin, kenaikan pangkat, dan lain-lain. Semuanya sudah berjalan baik selama 18 tahun. Peraturan kerja telah disesuaikan dengan ketentuan ketenaga kerjaan yang diterbitkan oleh pemerintah 7. Kode Etik Kode etik dikembangkan dari niai-nilai yang berasal dari aspirasi para civitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Pasundan, merujuk kode etik yang ditentukan oleh STKIP Pasundan dan YPT Pasundan. Kode etik tersebut sangat menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, toleransi, menghindarkan diri dari perbuatan tercela, kebersamaan dan persaudaraan, saling menghormati dan sifat-sifat keterbukaan. melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan dan kursus-kursus. Dalam sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia di Program

D. Kurikulum

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

14

Kurikulum sudah diupayakan untuk mencerminkan visi, misi dan keunikan institusi. Oleh karena itu kurikulum dijabarkan secara konsisten dan tujuan dan sasaran institusi dan program studi. 1. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan. Kurikulum sudah mencerminkan visi, misi, sasaran dan tujuan program. Di samping mengikuti mata kuliah kurikulum inti (nasional). Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga memiliki mata kuliah kurikulum Institusional (lokal) yang terfokus pada konsentrasi agama Islam, kebudayaan (Sunda), dan kewirausahaan. 2. Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stake, holders Mata kuliah pada kurikulurn lokal sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholders. Pada saat perumusan kurikulum sudah dilakukan identifikasi kebutuhan dunia pendidikan, dan pengajaran. Pada saat ini sedang dilakukan kebutuhan penyesuaian kurikulum dan silabus berdasarkan pada di diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi

sekolah-sekolah menengah. 3. Harapan Kompetensi Lulusan Lulusan Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan sarjana yang siap terjun ke dunia kerja dan siap menyesuaikan diri dengan tempo yang cepat, terhadap segala dinamika yang ada di dalamnya. Kontribusi lulusan Program Studi PPKn dalam lapangan pendidikan dan sektor non kependidikan diharapkan tidak hanya terbatas sebagai guru, tetapi juga sebagal entrepreuneur, peneliti dan cendikiawan dalam bidang kependidikan.

4. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

sehingga menjadi kurikulum yang komprehensif dan integratif untuk S. Struktur dan Isi Kurikulum Struktur kurikulum telah ditopang oleh elemen mata kuliah yang lengkap dan satu sama lain memiliki keterkaitan. Komposisi mata kuliah pada satu semester telah diupayakan mencakup mata kuliah inti (nasional) dan institusional (lokal). 5. 6. Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah mengembangkan mata kuliah pilihan. Mata kulah kurikulum nasional yang relevan tetap diakomodasi. Topik skripsi disarankan terkait dengan konsentrasi PPKn murni dengan mengaitkannya dalam pendidikan.PAS/CMI/2005 . 7.I Program Studi PPKn.15 Meskipun masih ada rentang kesenjangan yang sangat jauh antara mata kuliah di Program Studi PPKn dengan mata kuliah nasional. Skripsi Mahasiswa harus menyusun skripsi di akhir perkuliahan mereka. namun integrasi mata kullah dibuat dengan menyusun pengelompokan mata kuliah pada setiap satu semester termasuk urutannya dengan sebaik mungkin. Melalui topik ini diharapkan pemahaman dan pendalaman mahasiswa terhadap Program Studi PPKn akan semakin baik. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada struktur kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan berikut ini : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Mata Kuliah Pilihan Beban mata kuliah lokal masih belum terlalu tinggi. Isi kurikulum tercermin pada silabus yang disusun dengan cukup lengkap dan komprehensif.

11. 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 Kode Mata Kuliah 2. 2 3 3 2 2 2 2 2 Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6.16 Sm t 1. 12. Mata Kuliah 4. Peserta Didik Kewirausahaan Pendidikan Ilmu Sosial Hukum Adat Hukum Islam Hukum Perdata Sosiologi Pendidikan Kewarganegaraan/ Kewiraan Hukum Pidana Hukum Tata Negara Hukum Pajak Kriminologi Ilmu Politik Teori dan Hukum Konstitusi Perencanaan Pengajaran PPKn Evaluasi Pendidikan PPKn Ilmu Budaya Dasar (IBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Pendidikan Kewarganegaraan Hukum Dagang Hukum Internasional Hubungan Internasional Pendidikan Generasi Muda Filsafat Politik Strategi Belajar Mengajar PPKn Belajar dan Pembelajaran Profesi Kependidikan Seminar Pendidikan Agama Hukum Tata Pemerintahan Sistim Politik Indonesia Sosiologi Politik Budaya Daerah Jawa Barat Hukum Ketenagakerjaan Politik Hukum Penelitian Pendidikan PPKn Kel. 9.PAS/CMI/2005 . 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 2 2 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 8. 10. NAS 001 DIK 001 STP 007 PKN 101 PKN 102 PKN 103 PKN 126 PKN 140 NAS 002 NAS 004 NAS 005 DIK 002 STP 002 PKN 104 PKN 105 PKN 106 PKN 107 STP 014 NAS 003 PKN 108 PKN 109 PKN 110 PKN 111 PKN 112 PKN 113 PKN 127 PKN 128 NAS 006 NAS 008 PKN 114 PKN 115 PKN 116 PKN 117 STP 009 PKN 129 PKN 130 DIK 003 DIK 004 STP 001 PKN 118 PKN 119 PKN 141 STP 003 PKN 120 PKN 121 PKN 131 Nama Mata Kuliah 3. 7. Pendidikan Agama Pengantar Pendidikan Pendidikan Olah Raga PIH dan PHI Ilmu Kewarganegaraan Ilmu Negara Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pengantar Ilmu Sosial Pendidikan Pancasila Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Perkembangan & Bimb. MPK KKK MKK MKB MKB MKB MPB MKB MPK MPK MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPK MPK MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MKK MKK MKK MKB MKB MKB MBB MKB MKB MPB Status MK Wajib 5.

Melalui PPL. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . 11. mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang materi khusus dunia kerja. mahasiswa juga dapat melanjutkan ke program S-2. E. 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 Kode Mata Kuliah 2. Pengalaman yang diperoleh selama PPL merupakan modal untuk melakukan orientasi terhadap pekerjaan dan jenjang relasi dengan dunia kerja. keterampilan hubungan antar manusia. Setelah lulus program. dan lain-lain. 1 1 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 4 4 4 6 98 43 3 46 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 - 8. dalam masa studi mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti Prograrn Pengenalan Lapangan di dunia pendidikan. PKN 132 PKN 133 STP 013 PKN 142 STP 010 STP 011 STP 012 PKN 134 PKN 135 PKN 136 PKN 137 STP 005 NAS 009 PKN 122 PKN 123 PKN 124 PKN 125 PKN 138 STP 004 PKN 199 Nama Mata Kuliah 3. Peluang dan Manfaat bagi Mahasiswa Mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan akan memperoleh manfaat maksimal. managerial skill. 10. 9. Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. 8. 12.17 Sm t 1. 7. MPB MPB MPB MBB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB Status MK Wajib 5. mengembangkan keterampilan teknis sebagai pendidik. Sarana dan Prasarana. Mata Kuliah 4. Teori dan Latihan Kegiatan Belajar Mengajar Pola Pengajaran PPSKN SLTP/SMU Filsafat Etika Sosiologi Hukum Pendidikan Politik Sistim Pemerintahan Daerah MPKI Filsafat Hukum Filsafat Pancasila Hukum Acara Pidana Hukum Acara Perdata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Filsafat Ilmu Peradilan Tata Usaha Negara Seminar Pendidikan Politik Kenegaraan Seminar Pendidikan Hukum Seminar Pend. Kewarganegaraan Praktek Pendidikan Hukum Program Pengalaman Lapangan (PPL) PPKn Skripsi Total Kel.

laboratoriurn dan perpustakaan yang baik. Laboratorium dan jumlah buku diperpustakaan juga sudah memadai untuk mendukung penyelenggaraan program.18 Secara keseluruhan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang menyangkut karnpus dengan segala kelengkapannya. yang cukup menonjol dalam pengelolaan sarana dan prasarana adalah tingginya nilai alokasi biaya untuk pemeliharaan berbagai sarana dan prasarana pendidikan. Jumlah dan kualitas ruang kuliah sangat baik. Kecukupan Secara umum infrastruktur pendidikan di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah sangat baik.PAS/CMI/2005 . Keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4. 1. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah memiliki gedung. Ruang Kuliah. laboratorium komputer dan akses intemet. pengadannya dilakukan oleh YPT Pasundan. Pengelolaan Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh YPT Pasundan dan unsur pimpinan STKIP Pasundan tergantung pada nilai pengadaannya. namun pengelolaannya dilakukan oleh STKIP Pasundan. koleksi perpustakaan. ruang kuliah. 2. sudah cukup memadai. Lab. Perpustakaan secara reguler selalu membeli buku-buku baru dan hibah dari para dosen untuk menambah koleksinya. 3. Perpustakaan dan Fasilltas Lainnya. masjid dan lapangan serbaguna. Ketersediaan Gedung. Kondisi fasilitas pendukung ini cukup memadai. Seluruh sarana dan prasarana dimiliki sendiri atas investasi yang dilakukan YPT Pasundan. Fasilitas Pendukung Pembelajaran dan Penelitian Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian disediakan fasilitas ruangan. Sarana dan prasarana yang bernilai besar. Fasifitas lainnya yang tersedia adalah kantin.

sehingga kontrol pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. perkuliahan. hal ini dilakukan agar kelancaran proses belajar dan mengajar dapat bejalan dengan baik. kualitas dan desainnya sudah disesuaikan dengan karakteristik program studi dan mahasiswa.PAS/CMI/2005 . F. pengelolaan pembiayaan penyelenggaraan Program Studi PPKn sudah memadai. Kesesuaian Semua sarana dan prasarana yang ada di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah didesain khsusus untuk kepentingan pendidikan. pos-pos anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana kegiatan pengelolaan program. mahasiswa dan donasi dari orang tua mahasiswa melalui STKIP Pasundan. Arus kas dan likuiditas keuangan dapat dikelola dengan baik.19 mampu menampung dan mendukung proses belajar dan mengajar di Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam skala jumlah mahasiswa yang ada sekarang. STKIP Pasundan diperlakukan sebagai cost center oleh YPT Pasundan. 2. Pendanaan Dalam aspek keuangan. Pengelolaan Pengelolaan keuangan dilakukan dengan peraturan keuangan yang telah ditentukan YPT Pasundan dan mekanisme aturan yang telah ditetapkan oleh STKIP Pasundan dengan pengelolaan keuangan secara transparan. YPT Pasundan memberikan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. ujian dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Hal ini dilakukan baik di Program Studi PPKn maupun di lembaga. Sumber Dana dan Pembiayaan Sumber dana berasal dani penerimaan SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan). sehingga mendukung kelancaraan program. Untuk pembiayaan program. 5. Jumlah. orientasi studi. dari mulai penerimaan mahasiswa.

dan 2 (dua) orang staf Tata Usaha. Kecukupan Dari sisi jumlah. Pengawasan pengelolaan keungan di lembaga sampai dengan tingkat program studi dilakukan juga dengan audit keuangan oleh akuntan publik. Selain itu. pengelolaan keuangan juga dilakukan secara transparan.20 bantuan dalam bentuk pengadaan sarana. Bantuan dari YPT Pasundan tersebut semakin memperkuat struktur penerimaan dan pembiayaan Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Selanjutnya lembaga melakukan pengawasan ke tingkat program studi. Akuntabilitas Untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan. kapabilitas yang memadai untuk menangani Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pada saat ini.PAS/CMI/2005 . hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. penyediaan dosen dan karyawan. Struktur Organisasi. Anggaran dan kegiatan selalu disesuaikan. G. Pengelola yang berjumlah 5 (lima) orang ini memiliki kompetensi. sudah memadai untuk skala pengukuran organisasi yang sekarang. seorang Sekretaris. Tata pamong program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak didirikan tahun 1986. program studi dikelola oleh seorang Ketua Program Studi. sehingga semua unit organisasi terkait dapat melakukan pengawasan. 3. seorang staf akademik dan kemahasiswaan. 4. YPT Pasundan melakukan pengawasan terhadap lembaga. selama ini anggaran yang ada selalu dapat memback up setiap kegiatan yang direncanakan. Tata Pamong (Governance). Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kinerja keuangan yang selalu positif sejak program dijalankan. tidak ada kesulitan dalam pengadaan dana penyelenggaraan.

Kualifikasi personil yang ada sekarang ini sudah mampu menjalankan fungsi dan tugas pokoknya pada institusi. Pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan didukung oleh koordinasi yang baik dari Ketua Program dan Pembantu Ketua bidang kemahasiswaan. di samping peningkatan kemampuan manajerialnya. Mengingat perkembangan masyarakat di era globalisasi. harus meng. pelayanan pada mahasiswa. dengan memperhatikan berikut: a. harus meningkatkan pengetahuan. Skala operasi pengelolaan program yang besar. Personalia. Tiga orang staf. antara lain: a. jika dipertimbangkan akan peningkatan penerimaan mahasiswa baru pertahun. dan staf lainnya. dilihat dari perkembangan minat setiap tahun akademik baru. sikap dan keterampilan dalam Dengan demikian program telah dikelola baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur. baik pada tatanan strategis maupun operasional.update pengetahuannya di bidang pendidikan maupun non pendidikan. dosen. Namun demikian masih sangat mungkin untuk dikembangkan. b.PAS/CMI/2005 . perlu dilakukan agar kontinuitas upaya perbaikan kualitas pengelolaan program dapat dijalankan secara proaktif. Namun dernikian. sebanyak 50 mahasiswa perangkatan atau sekitar 7 (tujuh) sampai 8 (delapan) mahasiswa per kelas. 2. b.21 bidang tugasnya. maka perlu dipertimbangkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Fungsi dan Tugas Pokoknya. maka upaya peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia. Ketua dan Sekretaris Program Studi. Oleh karena itu ke-6 orang yang ada sekarang harus senantiasa Daya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Sumber Manusia.

kewenangan dan mekanisme kerja. Kepemimpinan Kepemimpinan dan pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan. berjalan dengan baik. telah memperkaya pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi. personil dan mekanisme tata pamong (govermance). Pengalaman ini dijadikan dasar untuk senantiasa memperbaiki sistem penyelenggaraan di lembaga STKIP Pasundan. Pengelolaan Program Meskipun ada kekurangan pada pelacakan tulisan. namun secara keseluruhan pengelolaan lembaga sudah dilakukan dengan baik. Sampai saat ini Ketua Program Studi Pendidikan PPKn adalah Ketua Program Studi pada. Aliran informasi. sudah diatur dengan baik.PAS/CMI/2005 . Mekanisme Tata Pamong Mekanisme tata pamong sudah dilakukan sesuai dengan sistem dan standar operasional yang sudah ditentukan. H. 2.22 penyesuaian struktur organisasi. Ketua dan Sekretaris Program Studi Pendidikan PPKn dipilih oleh Dosen Program Studi disetujui oleh Senat STKIP Pasundan dan dikukuhkan oleh Ketua STKIP Pasundan. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tinjauan Historis Proses perjalanan lembaga yang sudah berlangsung kurang lebih 18 tahun sejak berdirinya STKIP Pasundan Cimahi pada 29 Mei 1986. karena tugas. hal ini didasarkan pada hal-hal sebagal berikut: 1. periode Kepemimpinan yang pertama. 3. pengendalian dan koordinasi internal dan ekstennal sudah dilakukan dengan baik. keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan yang lahir pada tahun 1914.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah alumni.PAS/CMI/2005 . Pelacakan Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah memlliki sistem pelacakan lulusan. oleh karena itu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebaiknya segera membuat sistem informasi alumni. Mutu program studi dan institusi akan baik jika ada standar dan kontrol. Jumlah alumni cukup banyak yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Banten. 4. maupun pada perumusan strateginya. 3. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan relatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat terakomodasi semaksimal mungkin. Jaminan Mutu Program Studi. RIP yang ada sekarang secara garis besar. RIP adalah rolling plan yang dijadikan pegangan oleh pimpinan dalam mengalokasikan dan mengorganisasikan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan dan misi STKIP Pasundan. untuk mengakomodasi kegiatan ltu telah dimiliki Ikatan Alumni STKIP Pasundan. Penyesuaian ini diperlukan mengingat lingkungan strategis selalu berubah dengan cepat dan dinamis. namun harus selalu dilakukan penyesuaian baik pada penetapan tuiuan dan sasaran. Perencanaan dan Pengembangan Program Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah berusaha membuat perencanaan dan pengembangan program jangka panjang melalui mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan (RIP). 5.23 bertanggungjawab mengelola seluruh kegiatan yang mencakup kegiatan pendidikan. pelatihan dan. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus membuat sistem pelacakan alumni yang lebih mapan. cukup realistis. penelitian/konsultasi. Dengan demikian aspirasi dan inisiatif seluruh starlakeholders. komunikasi dengan seluruh civitas akademika baik melalui jalur formal maupun informal.

sehingga rasio antara pendaftar dan yang diterima semakin meningkat. dan pekerjaan laboratories (mengerjakan survai lapangan dan merumuskan formula strategi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b. 6. untuk mahasiswa berprestasi ditingkat Jawa Barat. diwakili oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Standar dan kontrol ditetapkan dan diterapkan secara konsisten. Dampak Proses Penjaminan Mutu terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilakukan di tingkat jurusan. Tugas terstruktur. deliveri pendidikan (materi. Pendaftar pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengalami peningkatan. c) Lembaga Pendidikan/Perusahaan dimana dilakukan pelaksananan PPL. Mengajar Kegiatan mengajar dilakukan melalui perkuliahan. sehingga pelaksanaannya sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang dinilai sudah baik. indikator: a. penugasan untuk belajar mandiri. I. Komitmen terhadap mutu ternyata memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. proses. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. banyak yang menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dinyatakan baik.PAS/CMI/2005 . penugasan untuk belajar mandiri melalui perkuliahan. Standar sudah mencakup standar seleksi mahasiswa dan dosen. hal ini ditandai dengan beberapa. observasi lapangan. dosen dan prasarana) dan evaluasi hasil belajar. penugasan kelompok. Proses Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sudah diupayakan agar berlangsung dengan baik.24 telah memiliki keduanya.

Saat ini telah dilaksanakan kegiatan belajar menggunakan teknologl multi media untuk mengikuti perkembangan keilmuan khustisnya masalah-masalah perkembangan duma pendidikan yang terkait dengan bidangnya (content). Metoda mengajar ini sesuai dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yaltu diberikannya pembobotan pada setiap mata kuliah 2 s/d 3 SKS. hal ini terlihat dari prosentasi kehadiran yang cukup tinggi pada setiap perkuliahan. Di samping Itu. Belajar Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sangat intensif. dan mata kuliah yang berkonsentrasi tinggi diberi bobot 6 SKS.PAS/CMI/2005 . Suatu bidang pemahaman yang mendalam dan komprehensif telah dikembalikan oleh Program Studl PPKn dengan seminar kelas dan diskusi kelompok pemecahan masalah-masalah pendidikan dan content kelimuannya 3. berkaitan dengan bidang kajian pendidikan dan non pendidikan). Keterbatasan lingkup content yang diberikan selama perkuliahan telah ditunjang dengan sistem kebebasan keilmuan dan keterbukaan untuk menggali khasanah keilmuan di luar materi yang diberikan para dosen. Penilaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2. (skripsi). mahasiswa cukup patuh mengerjakan tugas-tugas akademik bahkan memberikan inisiatif sendiri dalam perencanaan tugas mandiri maupun terstruktur. Frekuensi perk-uliahan terkontrol oleh DHMD (Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen) yang secara kontinyu per waktu perkuliahan dimonitoring oleh petugas piket Perkuliahan. Metode diskusi dan praktikum yang telah dilakukan mahasiwa telah menambah ketrampilan para mahasiswa dalam kemampuan motorik dan psiko-analisis terhadap persoalan kajian keilmuan yang dihadapinya. demikian juga dalam DHMD para ketua kelas dapat membubuhkan tanda-tangan dan mencatat materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen masing-masing.25 pemecahan masalah atas problem komunikasi.

agar ciri khusus dari suasana lingkungan pendidikan dapat dimunculkan dan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . mengerjakan tugas-tugas terstruktur maupun mandiri. yudisium lulusan. juga dilihat dari keseriusan mahasiswa dalam simulasi. Pada umumnya para lulusan terserap pada lapangan kerja sebagai pendidik. mengenai produktivitas sistem pembelajaran. dan keaktifannya dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran (perkuliahan maupun praktikum). Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat terlihat. dengan adanya lulusan dengan IPK tertinggi dalam Wisuda. namun demikian terdapat pula lulusan yang bekerja sebagai wirausahawan. Untuk melihat kemajuan mahasisvva secara keseluruhan dilakukan perhitungan "Indek Prestasi Kumulatif” (IPK) dari durasi jangka waktu studi. dan kepuasan mahasiswa. dengan TNI/POLRI dan dan penganalisis masalah-masalah sesuai pengetahuan keterampilannya. Hal lain. Mahasiswa akan diberi peringatan akademik jika tidak mencapai IPK atau melampaui batas ketentuan dan durasi jangka waktu studi. Suasana Akademik Suasana akademik terus dikembangkan secara terus-menerus.26 Penilaian terhadap mahasiswa selain dilakukan melalui Ujlan Tengah Semester (UTS) dan Ujlan Akhir Semester (UAS). Sanksi terberat dari pelanggaran persyaratan IPK dan jangka waktu studi adalah sanksi "putus kuliah" (drop out). di STKIP Pasundan. kemajuan penyelesaian studi. 4. Angka IPK dan jangka waktu studi (durasi) juga akan menjadi faktor penentu dari "Yudisium Kelulusan". Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik mengenai kualitas program dan pengajar untuk merespon kebutuhan akademik mata kuliah yang perlu dilakukan evaluasi dan aktualitas dalam pengembangannya. hingga saat ini cukup baik dan tidak banyak keluhan tentang masalah tersebut: J.

interaksi dosen dan mahasiswa dilakukan dengan interaksi tatap muka. 3.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kuantitas dan Kualitas Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan akademik dosen dan mahasiswa dilakukan secara baik dan optimal melalui proses perkuliahan yang dilakukan di kampus. selain itu sebagian dari proses akademik dilakukan di luar kampus melalui praktikum di lapangan maupun laboratorium. yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. dalam upaya peningkatan mutu wawasan mahasiswa dan kualitas pendidikan. keterbukaan.27 dirasakan dengan baik dan sesuai dengan norma-norma pendidikan. kepekaan dan kebersamaan (toleransi). 4. sesuai acuan pada DP-3 (Daftar Penilaian Pekerjaan) yang secara kontinu setiap tahun akademik dievaluasi. Rancangan untuk Mengembangkan Suasana Akademik Rancangan suasana akademik dikembangkan melaui penciptaan nilai-nilai dan kaidah-kaidah keilmuan serta norma akademik lainnya. 2. Hubungan Dosen Mahasiswa Hubungan dosen dan mahasiswa telah berlangsung dengan baik. Hal ini dilakukan dengan: 1. Sarana untuk interaksi Dosen dan Mahasiswa Sarana interaksi antara dosen dan mahasiswa dilakukan lewat tatap muka dan komunikasi sarana elektronik (handphone) maupun sarana elektronik komunikasl lainnya. Dosen membuka kesempatan bagi mahasiswa yang sedang mengadakan bimbingan maupun konsultasi proses pendidikan baik pada jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. rasionalitas. Semua sivitas akademika harus menghormati dan melaksanakan semua peraturan dan kode etik akademik. budaya akademik yang berorientasi pada suasana wawasan ilmiah akademik.

Selain itu seminar-seminar untuk mengkaji fenomena baru masalah-masalah pendidikan dilakukan dengan mengundang pakar ilmu Pendidikan. Keikutsertaan Mahasiswa dalam Kegiatan Ilmiah Keikutsertaan mahasiswa dalain kegiatan ilmiah sudah cukup memadai. K. bimbingan dialogis. 5.PAS/CMI/2005 . Dengan dukungan teknologi internet.28 guidance and conseling. 6. dan para ahli yang relevan untuk kajian masalah pendidikan. Kegiatan ini dipandang telah memberikan kontribusi yang sangat positif bagi wawasan dan peran akademis dan peran institusi dalam kancah PPKn pada tingkat nasional. atas prakarsa para mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan yaitu: Studi banding ke beberapa Perguruan Tinggi yang memiliki program Studi PPKn. diskusi dan kebersamaan kekeluargaan. baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. baik dengan mengirimkan para mahasiswa ke pertemuan-pertemuan ilmiah tingkat nasional maupun lokal. hubungan dosen dan mahasiswa akan diupayakan sehingga dapat dilakukan secara virtual. dan penyeleng sendiri kegiatan ilmiah yang antara lain: Dengan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pendidikan lainnya. Kegiatan Seminar Frekuensi kegiatan seminar khususnya seminar untuk penelitian dan perencanaan tugas akhir (skripsi) mahasiswa dilakukan sangat intensif yaitu dalam rangka mengembangkan khasanah keilmuan di kalangan sivitas akademika. Sistem Jaminan Mutu Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah memiliki dan terus membina sistem peningkatan dan pengendalian mutu yang memadai untuk Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Pengelolaan Mutu Secara Internal Pada Tingkat Program Studi Pengelolaan mutu secara internal dilakukan lewat seleksi dosen. Penjaminan mutu juga dilakukan dengan cara tetap mempertahankan skala institusi dan skala program dalam ukuran kemampuan pengelolaan (manageable size). Sistem tersebut mencakup: 1. pengembangan materi.29 menjaga komitmen mutu pendidikan. untuk mengembangkan program perbaikan dilakukan pada semua aspek: kualitas dosen. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat memperhatikan mutu pendidikan dipercaya oleh pengelola Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi citra institusi. kualitas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. baik dalam konsep maupun implementasinya. Dengan demikian mahasiswa selalu berusaha berperilaku sesuai dengan aturan main dan etika akademik yang dicanangkan. Hubungannya dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga Penjaminan mutu di tingkat program studi memang sejalan dengan kebijakan penjamin mutu ditingkat institusi. penyiapan fasilitas pendukung yang baik. Hal ini sudah cukup baik dilakukan melalui proses evaluasi yang menghasilkan perbaikan secara terus menerus. untuk kesempatan semester berikutnya. Dengan kata lain Program Studi PPKn STKIP Pasundan tidak akan menambah jumlah mahasiswanya jika akan menurunkan mutu pendidikan. Pengembangan Program Pengembangan program dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan program sebelumnya. Dosen yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mengajar akan diberhentikan atau diberhentikan sementara (grounded) dan diberi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkannya dengan lebih baik. 2. 3. Dampak Pada Mahasiswa Proses penjaminan mutu mendapatkan apresiasi yang baik dari mahasiswa. Mahasiswa menjadi sangat segan dengan peraturan akademis yang pelaksanaannya dilakukan dengan tegas. 4.PAS/CMI/2005 .

penelitian pesanan dari PUSLIT dan LEMLIT. kurikulum dan silabus. Penelitian. 5. dan Pemanfaatan Dana. 6. Tesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah melakukan kegiatan penelitian dan publikasi secara intensif. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian mandiri. baik melalui majalah Tri Dharma Kopertis Wilayah IV. Kualitas. sistem seleksi. Metodologi Baku Mutu Metodologi baku mutu dikembangkan melalui penggabungan standar pemerintah dan tuntutan dunia pendidikan dan pengajaran di sekolah. Hal ini dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan untuk dapat memenuhi kualifikasi akademik pernerintah sekaligus juga memenuhi harapan kebutuhan kompetensi yang dituntut dunia kerja (pendidikan). Produktifitas.30 pengadministrasian program. sistem pembelajaran. Hal ini menjadi motivasi untuk memperoleh peringkat akreditasi lebih baik lagi. Diseminasi Hasil Penelitian Agenda penelitian saat ini masih terbatas pada masa yang akan datang. Publikasi. Keberlanjutan. Relevansi Sasaran. Jurnal Nasional Historia UPI Bandung maupun Jurnal Nasional Fakultas Tarbiah IAIN Sundan Gunung Jati Hal ini diindikasikan dengan: 1. agenda penelitian semakin digalakan dengan upaya pengalokasian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. L. Agenda Penelitian. Akreditasi Program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah dilakukan evaluasi dengan akreditasi B. 2. Kuantitas. Jumlah penelitian mencukupi. Setiap tahun akademik Program Studi PPKn STKIP Pasundan memperbaiki fasilitas pembelajarannya dan hingga pada tahun 2003 ini telah dilakukan beberapa kali penyempurnaan kurikulumnya. lembaga penelitian di tingkat Jurusan dan STKIP Pasundan. serta materi dan fasilitas pembelajaran.PAS/CMI/2005 . dengan tersedianya tenaga. waktu dan dana.

6. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih perlu mengembangkan diri.PAS/CMI/2005 . dan melalui jurnal terakreditasi Metalogika. Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Untuk meningkatkan kegiatan penelitian Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah bekerjasama dengan UPI. YPDM Pasundan. 3. Diseminasi hasil penelitian dilakukan melalui kegiatan pertemuan ilmiah. Hubungan Pengajaran dan Penelitian Penelitian yang dilakukan diupayakan selektif dan masih ada dalam koridor Program Studi PPKn sehingga dapat mendukung pengayaan materi pembelajaran. Kebijakan ini cukup baik agar terjadi konvergensi antara pengajaran dan penelitian. 5. Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah.31 dana yang lebih baik lagi. Pengabdian Kepada Masyarakat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kegiatan ini dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kerjasama antar dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. yang diterbitkan STKIP Pasundan. Kualitas dan Kuantitas Kegiatan Penelitian Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian mandiri mahasiswa belum dapat dievaluasi. Dari penilaian terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang dilakukan lewat penugasan akademik. agar kompetensinya pada bidang penelitian semakin baik. Kegiatan Penelitian Bersama Dosen-Mahasiswa Kegiatan penelitian yang melibatkan dosen-mahasiswa terbatas pada penelitian dalam penulisan skripsi. 4. Penelitian mandiri yang dilakukan mumi atas inisiatif dosen bersama mahasiswanya pemah dilakukan. telah pula Program Studi PPKn STKIP Pasundan pemah melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana survei.

Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga merekrut sebagian tenaga pendukung dari masyarakat sekitar. 2) Agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan merencanakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan untuk rneningkatkan kontribusi Program Studi PPKn STKIP Pasundan terhadap masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat selalu diagendakan. Relevansi Sasaran. Dalam setiap rencana kegiatan dan anggaran institusi yang disusun setiap tahun. 4) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Hal ini merupakan indikator dari komitmen Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. serta bekerjasama dalam bidang pelatihan guru-guru sekolah swasta di Jawa Barat. Efisiensi Pemanfaatan Dana Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan adalah pelatihan. Hal ini memberikan Mutual Rengfift dan memperkuat Link and Match antar lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Untuk meningkatkan eksistensinya pada masyarakat sekitar kampus.PAS/CMI/2005 . Produktivitas. Keterkaitan ini merupakan hal yang sudah dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak dulu. 3) Hubungan Pengabdian Masyarakat dengan Penelitian Pengabdian masyarakat lewat kegiatan penelitian dan konsultasi sangat erat kaitannya dengan penelitian. prestasi Program Studi PPKn STKIP Pasundan. dalam kegiatan pengabdian masyarakat sudah memadai penjelasan yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: 1) Kualitas. konsultasi dan bakti sosial. hasil-hasil penelitian biasanya menjadi masukan pada penyusunan materi pelatihan materi konsultasi.32 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejak institusi ini berdiri.

7) Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Kemitraan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pernah dilakukan melalui pembentukan kerjasama pemagangan dengan beberapa. pada tahun yang sama meluluskan 27 orang lulusan. Kompetensi yang dicapal para lulus~n dibandingkan dengan yang diharapkan menunjukkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Bentuk pengabdiannya antara lain menjadi anggota dan ketua organisasi kemasyarakatan. mengingat berbagai keterbatasan sumber daya. meskipun pelaksanaannya masih sangat terbatas. Himpunan mahasiswa biasanya mewujudkannya dalam bentuk bakti sosial.33 Pengabdian masyarakat oleh dosen dilakukan dalam konteks pengabdian masyarakat oleh institusi. Lulusan dan Keluaran Lainnya. 5) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Bersama Mahasiswa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kelompok dosen bersama mahasiswa dilakukan dalam konteks institusi. media cetak di Bandung dan institusi umum maupun swasta. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen adalah agenda Program Studi PPKn STKIP Pasundan. M. Program studi PPKn STKIP Pasundan bedasarkan registrasi tahun 2002/2003 Memiliki 210 0rang mahasiswa. Data lulusan lima tahun terakhir menunjukan sebagal berikut 1. 6) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dilakukan oleh himpunan mahasiswa. akan tetapi. dalam kapasitasnya sebagai individu anggota inasyarakat dosen juga melakukan kegiatan pengabdian di lingkungannya masing-masing.PAS/CMI/2005 .

Nilai Yudisium rata-rata sangat memuaskan dan lama penyelesaian studi rata-rata lima tahun dan kepuasan lulusan baik Kenyataan lulusan seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa minimal para lulusan untuk menjadi guru atau bekerja diluar keguruan sangat mungkin untuk dikembangkan. Indek prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan di atas tiga (memuaskan) salah satunya mendapatkan prestasi predikat lulusan terbaik dengan IPK 3. MERUJUK KEPADA DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN Berikut tabel analisis SWOT beserta strategi perencanaannya sesuai dengan komponen evaluasi diri. Kompetensi kepribadian baik c. Masih bersifat lokal ke masa . Jati diri. Visi dan Misi Strenght (kekuatan) 1. Demikian pula untuk melanjutkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi baik S-2 maupun S-3. Kompetensi sosial baik 2. Berorientasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 Weaknes (kelemahan) 1.84. 3. Kompetensi intelektual memuaskan b. BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI PPKN SECARA KESELURUHAN. TABEL ANALISIS SWOT A.34 a.

Menegakkan konsistensi dan kesinambungan program Strategi 1. Meningkatkan kemampuan individu dan lembaga dalam berprestasi Strategi 1. Peminat terhadap PS PPKn cenderung meningkat. Kemahasiswaan Strenght (kekuatan) 1. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan 2. Globalisasi dapat melemahkan budaya lokal. Opportunity (kesempatan) 1. Sosialisasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Konsisten dengan misi STKIP visi terutama budaya tentang misi 3. Budaya Sunda merupakan kekuatan untuk lokasi Jabar dan Banten. SDM masih memadai belum Strategi 1. Keterbukaan mahasiswa kurang memadai 4. Idealisme tinggi terhadap visi dan misi dari staf akademis. Kompetensi dengan LPTK lain yang sejenis Strategi 1. Penerimaan dilakukan secara selektif. 3.PAS/CMI/2005 . Strategi 1. 2. Misi syiar Islam bersifat universal 4. Ruang bimbingan tidak memadai 5. 2. 2. Menanamkan nilai-nilai universal keagamaan 2. Kesempatan beasiswa Strategi 1. Diregulasi sektor kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi Threats (ancaman) 1. Belum didukung oleh sarana prasarana yang lengkap 3. Optimalisasi sarana prasarana dan kualitas SDM B. Diberikan beasiswa bagi Opportunity (kesempatan) 1. Adanya pedoman pembimbingan tertulis. Rasio mahasiswa dosen 1:15 Weaknes (kelemahan) 1. Implementasi lapangan harus diperkuat 2. Pelayanan dosen wali baik 5. Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang misi dan visi 2.35 depan 2. Kemampuan finansial dan akademis mahasiswa heterogen 2. Kemampuan mahasiswa rendah akademik umumnya 3. 4. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mewujudkan visi misi 2.

36 dari berbagai instansi. Tersedianya jurnal ilmiah terakreditasi 3. Buku pedoman pembimbingan selalu diperbaiki 3.75 4. 2. Peningkatan pengelolaan SDM 2.PAS/CMI/2005 . 4. Kode etik disosialisasikan dan dilaksanakan Strategi 1. Dialog antar mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan PS. Dengan adanya Otda lapangan kerja cenderung sempit 3. Kesempatan untuk berprestasi terbuka pembimbingan. 2. Mahasiswa didorong untuk mencapai IPK > 2. 3. Dosen dan Tenaga Pendukung Strenght (kekuatan) 1. 2. Budaya menulis lemah 3. Pelatihan-pelatihan manajerial. Pengengkatan dosen/karyawan dilakukan secara selektif dan terncana 2. beasiswa dan lain-lain. Diciptakan kurikulum yang fleksibel 2. Dosen didorong studi lanjut untuk Strategi 1. Strategi Pada tahun-tahun awal mahasiswa diberikan bimbingan baik oleh dosen wali atau mahasiswa senior mengenai perkuliahan di program studi Threats (ancaman) 1. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota C. Mahasiswa rawan DO di tahun-tahun awal 2. Strategi 1. Rasio layanan 1:8 /kelas dan Weaknes (kelemahan) 1. Rasio dosen mahasiswa 1:15 2. Peluang yang luas dosen untuk melakukan penelitian dan PPM Threats (ancaman) 1. Minat mahasiswa untuk menjadi guru menurut Strategi 1. Disediakan bimbingan belajar oleh Hima PPKn. Kualifikasi Dosen mayoritas S-2 atau sedang 3. 3. Studi lanjut disesuaikan dengan kepakarannya. Pengelolaan SDM belum memadai 2. Kesempatan untuk studi lanjut luas 2. 3. Mahasiswa dipersilahkan menghubungi dosen melalui telepon. Kesempatan pembimbingan mudah. Diberikan pelatihan penulisan artikel di jurnal 2. Kurangnya pelatihan pelatihan yang relevan dengan bidangnya Opportunity (kesempatan) 1. Studi lanjut yang tidak relevan dengan Strategi 1. Dosen dan karyawan didorong untuk mengikuti pelatihan/penataran 3. Rekruitmen yang menggunakan sistem kontrak yang rentan untuk keluar. 2. 2. Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kompetensi dosen dan karyawan memadai untuk mendukung PBM. Diberikan beasiswa bagi yang berprestasi yang kurang mampu. Magang dan pencakokan 3.

37

kepakaran 3. Kurangnya kesejahteraan karyawan dan dosen

3. Peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan 4. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota

3. Disediakan program pelatihan bagi pengembangan SDM

D. Kurikulum

Strenght (kekuatan) 1. Kurikulum sesuai dengan visi misi dan tujuan program studi 2. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan persekolahan dan studi lanjut 3. Menyediakan kuliah pilihan mata

Weaknes (kelemahan) 1. Lambatnya peninjauan kurikulum mahasiswa heterogen 2. Jumlah SKS yang trlalu banyak 3. SKS kurikulum Nasional terlalu banyak 4. Sentralisasi kurikulum

4. Kurikulum dijabarkan dalam SAP dan Silabi Opportunity (kesempatan) 1. Diberi kesempatan meninjau substansi kurikulum SAP dan Silabi. 2. Diberi kesempatan untuk mengganti muatan lokal pada kurikulum program studi sesuai dengan tuntutan Threats (ancaman) 1. Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat 2. Terjadinya perubahan kurikulum di Dikdasmen 3. Tuntutan globalisasi an perkembangan IPTEK E. Sarana dan Prasarana Strategi 1. Meninjau kurikulum secara berkala 2. Peninjauan SAP dan Silabi setiap semester 3. Mengadakan penggantian mata kuliah lokal sesuai dengan lapangan Strategi 1. Penyesuaian kurikulum terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja 2. Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan IPTEK Strenght (kekuatan) 1. Gedung milik sendiri dan strategis 2. Ruangan kuliah besar ber AC 3. Tersedianya perpustakan, Lab. PPKn, Micro Teaching, Lab. Komputer 4. Aturan yang jelas dalam penggunaan prasarana Weaknes (kelemahan) 1. Tingginya biaya pengelolaan 2. Edisi buku-buku di perpustakaan masih banyak edisi lama 3. Belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal 4. Perlengkapan Strategi 1. Selalu dilakukan peninjauan kurikulum 2. Pendampingan SKS. jumlah

3. Otonomi penetapan kurikulum program studi.

Strategi Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan perubahanmasyarakat

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

38

Laboratorium maksimal Opportunity (kesempatan) 1. Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus 2. Akses ke internet untuk memperkaya PBM tersedia 3. Kesempatan mengakses perpustakaan di luar jurusan tersedia melalui forum perpustakaan Threats (ancaman) 1. Kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana 2. Sarana dan prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan IPTEK Strategi 1. Melakukan pengembangan kampus 2. Memperbanyak akses ke internet, baik dosen atau mahasiswa untuk menunjang pelaksanaan Tridharma PT 3. Pemberdayaan Lab., perpustakaan dll semaksimal mungkin Strategi 1. Merenovasi/mengadakan sarana prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini 2. Sosialisasi aturan penggunaan sarana dan prasarana Strategi 1. Peningkatan pemeliharaan prasarana

belum

sarana

2. Penambahan dan pembaharuan buku-buku secra reguler 3. Pemanfaatan teknologi informasi semaksimal mungkin Strategi 1. Pemutahiran sumbersumber pustaka 2. Melengkapi perlengkapan laboratorium dan micro teaching 3. Memanfaatkan teknologi informasi maksimal

F. Pendanaan

Strenght (kekuatan) 1. Pemasukan dana SPP relatif lancar 2. Efisiensi keuangan dilakukan dengan baik 3. Tingkat keberlanjutan keuangan tinggi 4. Pengaturan keuangan menunjang Proses Belajar Mengajar

Weaknes (kelemahan) 1. Dukungan keuangan hanya dari mahasiswa 2. Pengelolaan keuangan desentralisasi, tapi tidak merata

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang pencarian dana di luar mahasiswa dan PT terbuka 2. Sentralisasi keuangan tingkat universitas bisa dilakukan Threats (ancaman) 1. Kondisi perekonomian secara makro belum

Strategi 1. Kerjasama dengan pihak di luar PT 2. Penetaan efisiensi dan efektivitas keuangan

Strategi 1. Dicari sumber keuangan di luar SPP 2. Sentralisasi keuangan di tingkat STKIP

Strategi 1. Efisiensi dan efektifitas keuangan

Strategi 1. Yayasan harus mencari sumber dana

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

39

stabil 2. Biaya pendidikan yang terus meningkat G. Tata Ruang

2. Kenaikan SPP disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Strenght (kekuatan) 1. Struktur Organisasi sesuai dengan pola modern 2. Job deskription organisasi jelas

2. Pemberdayaan jasa-jasa pelatihan pendidikan Weaknes (kelemahan) 1. Pemahaman struktur organisasi belum maksimal 2. Pengelolaan belum mapan Strategi 1. Memaksimalkan pemahaman struktur organisasi. 2. Selesksi rekruitmen personil diperjelas Strategi personil

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang kehidupan organisasi establish. 2. Peluang koordinasi dapat dilakukan

Strategi 1. Diseminasi mengenai struktur organisasi kepada SDM. 2. Pelatihan implementasi deskription. Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau menganai job

Threats (ancaman) 1. SDM belum memenuhi kualitas pendidikan tertinggi 2. Penurunan kualitas perguruan tinggi secara umum H. Pengelolaan Program

Sosialisasi program optimalisasi SDM

dan

Strenght (kekuatan) 1. Adanya kelembagaan RIP

Weaknes (kelemahan) 1. Pengelolaan sentralisasi lembaga

2. Adanya sistem peminjaman kualitas Opportunity (kesempatan) Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga Strategi 1. Perencanaan dikembangkan ideal. secara

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM) belum maksimal Strategi 1. Pengelolaan sentralisasi lembagga

2. Memotivasi staf untuk berprestasi maksimal Threats (ancaman) Persaingan yang tidak sehat antar LPTK yang ketat I. Proses Pembelajaran Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau

2. Mmmengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM Strategi Sistem informasi promosi ditingkatkan dan

Strenght (kekuatan) 1. Jumlah dosen memadai 2. Kurikulum disesuaikan 3. Kualifikasi dosen selalu 75%

Weaknes (kelemahan) 1. Sarana dan prasarna kurang memadai 2. Organisasi kelembagaan kurang transparan

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional 2. insentif 2. Karyawan terhadap mahasiswa cccenderung menurun Threats (ancaman) 1.PAS/CMI/2005 . 3. sumber melalui Strategi 1. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Staf dosen dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan lembaga 3. Dana terbatas Strategi 1. Melaksanakan PBM dengan memanfaatkan lingkungan 3. Hubungan dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi informasi Strategi 1. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari artikel-artikel/penelitian mutakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pencarian beasiswa internet.. Strategi 1. 3. Animo mashasiswa ke program studi PPKn memadai Opportunity (kesempatan) 1. Mengikutsertakan dosen ke berbagai aktivitas ilmiah Strenght (kekuatan) 1. Kurangnya keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah Opportunity (kesempatan) 1. Pelayanan ditingkatkan dosen lanjut 3. Meningkatkan dosen. PBM tidak hanya di ruangan kelas saja 3. Kemampuan penggunaan teknologi informasi masih kurang 3. Menjadwal studi bagi doesn Strategi 1. Dosen sulit untuk menerima pembaharuan 3. Minat meningkatkan kualitas pengajaran dosen cenderung menurun J. Kualitas pembelajaran cenderung menurun 3. Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran 2. Dosen diberi penghargaan sesuai dengan prestasi. Dosen diberikan fasilitas memadai 3. Meningkatkan kemampuan berbahasa. PBM memungkinkan komunikasi banyak arah 2. Animo mahasiswa masuk ke program studi PPKn cenderung menurun 2. Memberi kemudahan kepada dosen untuk melakukan aktivitas pembelajaran.40 S2 4. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ruang kuliah baik Weaknes (kelemahan) 1. penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya. Kemampuan Inggris terbatas bahasa 4. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Memperbanyak kegiatan ilmiah berskala nasional 2. Tanggung jawab dosen cenderung menurunkan 2. Motivasi terhadap dosen ditingkatkan 2. Suasana interaksi antar dosen dan mahasiswa baik 2. Pemberian motivasi terhadap dosen yang berprestasi 3. Suasana Akademik Strategi 1.

Sistem Informasi Strength (kekuatan ) 1. difasilitasi oleh pimpinan program studi. dll. 6. 2. Struktur organisasi sudah memadai 4. Kualitas computer perlu ditingkatkan. Pembaharuan kualitas computer 2. Strategi 1. Dialog antar dosen dengan mahasiswa tentang PBM. Opportunity ( kesempatan ) 1. Bila terdapat sebagian kecil dosen yang bersikap otoriter 2. Implementasi aturan perlu peningkatan 5. 2. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihanpelatihan. lokakarya. Membuat software untuk pengelolaan system informasi. seminar. 2. 2. Kerjasama dengan pihak lain dalam pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat Strategi 1. Mendatangkan tenaga ahli untuk merancang system informasi secara terintegrasi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Efektifitas dan efisien belum optimal. 2. Weaknes (kelemahan) 1. Jumlah SDM cukup memadai. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan 3. Menumbuhkan minat meneliti melalui kegiatankegiatan diklat. 5. Perangkat aturan-aturan sudah ada. Perangkat lunak untuk mengembangkan system informasi banyak. Aturan-aturan disosialisasikan. 3. Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa 2. 3. Tersedianya LAN. Alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang relatif kecil Strategi 1. Perlu mengkondisikan SDM sesuai dengan tuntutan system informasi yang ada melalui pembiasaan. Penyekat ruangan harus yang kedap suara. 3.PAS/CMI/2005 . Yang ditindaklanjuti dengan dukungan dana yang memadai K. Kultur personil dalam menggunakan system informasi masih perlu pengembangan 4. Kesempatanuntuk mendatangkan tenaga ahli terbuka luas Strategi 1. Jumlah computer di STKIP Pasundan dan Program Studi memadai.41 Threats (ancaman) 1.

Threats (ancaman) 1. 2. Memperbaiki peringkat akreditasi. 2. Menyempurnakan pedoman-pedoman dan kode etik 3. Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna Strength (kekuatan ) 1. Weaknes (kelemahan) 1. Rekruitmen SDM selektif baik tenaga edukatif. Adanya pengembangan kurikulum. Pengembangan SDM belum maksimum Opportunity (kesempatan ) 1. Adanya Lembaga Penelitian STKIP dan Pusat Penelitian Fakultas. mahasiswa maupun administrasi. M. Kesempatan pengembangan terbuka 2. Penelitian. Sistem Jaminan Mutu Strategi 1. 2.42 Threats (ancaman) 1. Selalu memperbaharui software dan hardware Strategi 1. Standar mutu yang cenderung tetap (jarang diperbaharui) Strategi 1. 2. Pelaksanaan supervisi yang efektif. 2. Meningkatkan kemampuan meneliti baik dosen atau mahasiswa melalui pelatihan. Strength (kekuatan ) 1. 2. administrasi dll. Strategi Melaksanakan supervise yang efektif dan efisien sesuai dengan pedoman yang ada. Dana penelitian terbatas untuk yang di dalam PT 2. Merekayasa data akademik. Dibuat back up data. Meningkatkan komitmen SDM melalui pembinaan kepegawaian 2. Kerusakan software dan hardware L. Memiliki pedoman dan kode etik tertulis untuk pengendalian mutu. 3. Komitmen SDM kuat 5. Diterapkannya aturan dari sanksi. 2. Akreditasi Program Studi peringkat B. SAP dan Silabi 4. Adanya tuntutan penelitian di bidang kepakarannya. Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. Kesempatan untuk meningkat kan kualitas PBM terbuka Strategi 1. 2. Terdapat inkonsistensi pada tataran implementasi 3. Supervisi memadai belum 2.PAS/CMI/2005 . Pelaksanaan PBM mengacu pada SAP dan Silabi Strategi 1. Kesempatan yang besar untuk penelitian PPKn 3. Ketidaksesuaian antara peluang memperoleh Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Meningkatkan daya saing melalui pembenahan baik internal ataupun eksternal. 3. Banyaknya competitor untuk lembaga sejenis.

Penelitian publikasinya formalitas. 2. 3.43 3. 3. Dana PPM terbatas 2. 4. dan jurnal metalogika. Kesempatan peneliti dan publikasi hasil penelitian terbuka 2. Diversifikasi penelitian usulan Strategi 1. Penelitian diarahkan pada PTK dan hasilnya dipublikasikan. Kesempatan mengajukan penelitian di terbuka lebar. Melakukan kerjasama dengan pihak lain. Puslit dan Lemlit memprogram-kan penelitian secara terjadwal. Kontrol kualitas dan konsistensi isi publikasi harus tetap dijaga 3. Kesempatan kerjasama dengan institusi lain luas. kesempatan dana penelitian dari luar PT dengan bidang ilmu pendidikan. Inkonsistensi penelitian dengan objek penelitian 2. Masalah penelitian harus dapat diterapkan di lapangan. Motivasi melaksanakan kegiatan PPM kurang. bidang Strategi Pencarian dana kerjasama institusi lain Memotivasi sumber melalui dengan melalui 2. Makin intensifnya potensi pasar. Adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas. Manfaat penelitian tidak dapat dinikmati secara langsung.PAS/CMI/2005 . Mencari sponsor untuk melakukan penelitian 2. Pemberday aan Pusat PPM dan LPM 1. 4. Kontrol kualitas publikasi melalui seminar hasil penelitian. Manusia N. Menambah frekuensi dan kualitas penelitian 3. Lahan PPM pendidikan luas. 3. 2. Opportunity (kesempatan ) 1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kontrol kualitas usulan penelitian melalui seminar usulan penelitian. Strategi Menumbuhkan kreativitas dalam mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan/penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. dan cenderung Strategi 1. 2. Program Studi mengaplikasikan dapat hasil Strategi 1. Kaidah penelitian kurang ditaati. Pengabdian Pada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. Opportunity (kesempatan ) 1. Sumber Daya potensial. Dosen cenderung untuk melaksanakan PBM saja. 2. 3. Threats (ancaman) 1. usulan luar PT Strategi 1. Dosen cenderung hanya mementingkan mengajar 3. 2. Strength (kekuatan ) 1. 3. jurnal artikel penelitian. Adanya majalah ilmiah. Potensi untuk bekerjasama dengan institusi lain besar.

Menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku 2. Peluang bekerja di luar guru terbuka 3. 3. Yudisium memuaskan rata-rata Weaknes (kelemahan) 1. pelatihan lokakarya dan Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. Peluang terbuka studi lanjutan Threats (ancaman) 1. Menyediakan kurikulum plus dalam mengadaptasi tuntutan lapangan pekerjaan 3. Membuat jadwal pelaksanaan PPM. 2. 2. Kompetensi relavan dengan tuntutan pemanfaatan lulusan 5. 3. Relevansi kompetensi dengan tuntutan pasar cenderung lamban Opportunity (kesempatan ) 1. 3. Strategi 1. Penghargaan terhadap profesi lulusan PPKn. Melakukan pelatihan mengenai PPM 4. Program Studi teruji selam 21 tahun 2. Peluang terbuka menjadi guru Strategi 1. 2. PPM cenderung formalistic PPM tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 2. Strategi Threats (ancaman) 1. Meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa Strategi Mengadukan pengamatan tentang kebutuhan kompetensi guru PPKn di lapangan Menyusun kurikulum adaptif Merumuskan system evaluasi pengajaran PPKn 2. Presentasi rancangan PPM dan hasilnya. secara maksimal. Standar kompetensi berubah-ubah. 3. Melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat melalui Desa/Sekolah binaan. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga yang diduduki oleh alumni. PPM dapat dilakukan secara individu dan atau kelompok. 3. Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti Kuliah Praktek Bermasyarakat/PKL bersama mahasiswa. 3. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga terkait. O. 2. 2. Intervensi politik pemerintah terhadap materi PPKn sangat tinggi. Memanfaatkan otonomi keilmuan.44 penelitian pada kegiatan PPM di sekolah dan masyarakat. Kompetensi merata belum 3. Kerjasama diperluas Strategi 1. Kompetensi baik 4. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Cenderung menjadi 2. Lulusan dan Keluaran Lainnya Strength (kekuatan ) 1.PAS/CMI/2005 . Pengajar PPKn tingkat sekolah tidak hanya dipegang oleh lulusan PPKn. Alumni memiliki posisi strategis di masyarakat 3. Strategi 1. 1.

Jakarta. Dikbud. Port folio Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. SK Dirjen Dikti no. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. SK Mendikbud RI no. Diknas. Diknas. Keputusan Mendikbud RI no. Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. (1989). Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. Jakarta. Undang-undang no. (1995). (2003). 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kepmendiknas RI no. (2002). Jakarta. Pas. Jakarta. Diknas RI. Bandung. 38/Dikti/Kep/2000 Tanggal 26 Februari 2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi. (1999). Sistem Akreditasi Program Studi S-1. (1998). Jakarta. Jakarta. Port folio Universitas Pasundan. Kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Bandung. PP no. Diknas. 40 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.155/U/1998 Tanggal 30 Juni 1998 tentang diknas. (2003). NPT. Unpas. ( 2001 ). Jakarta. 045/U/2002 tertanggal 2 April 2002 tentang Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi.45 corong penguasa. Cimahi. P.PAS/CMI/2005 . (2000). (2002). 0217/U/1995 tentang Kurikulum yang berlaku nasional Program Studi Sarjana Pendidikan. REFERENSI Dikbud. Program Studi PPKn. (2003).

PAS/CMI/2005 .POKOK KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN STKIP PASUNDAN CIMAHI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a. Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Paguyuban Pasundan adalah induk Organisasi yang bertanggung jawab dan menaungi aktivitas Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. e. Unsur Pimpinan unit garapan Universitas adalah Pembantu Rektor 1 (Bidang Akademik). Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang merupakan organ garapan organisasi Paguyuban Pasundan dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui unit-unit garapannya baik berupa Univesitas dan atau Sekolah Tinggi c. Pembantu Rektor III ( Bidang Kemahasiswaan) dan Pembantu Rektor IV (Bidang Kerjasama) f. Unit garapan di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang mengelola dan menyelengarakan pendidikan tinggi yang ada saat ini terdiri dari Universitas Pasundan Bandung. Pimpinan unit garapan adalah Rektor untuk Universitas dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. STIE Pasundan Bandung. Pembantu Rektor II (Bidang Sarana dan Keuangan). Pembantu Ketua II ( Bidang Sarana dan Keuangan). Unsur Pimpinan unit garapan Sekolah Tinggi adalah Pembantu Ketua I (Bidang Akademik). d. STKIP Pasundan Cimahi dan STH Pasundan Sukabumi.46 PERATURAN POKOK.

Pegawai adalah pegawai yang ada di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. baik Pegawai edukatif. h. Pegawai administratife tetap Yayasan adalah pegawai yang dianggap ditetapkan dan diberhentikan serta ditempatkan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit-unit garapannya dengan tugas pokok mengelola administrasi dan melaksanakan fungsi manajemen dan/atau tugas lain di luar administratife. pengelolaan.47 g. pemberdayaan. i. laboratorium dan atau penelitian dalam mendidik dan mengajar yang dapat diangkat diberhentikan sesuai kebutuhan lembaga. penelitian. BAB II PRINSIP. j.PAS/CMI/2005 . ASAS DAN SISTEM Pasal 2 Prinsip Paguyuban Pasundan merupakan organisasi induk tertinggi yang membawakan Yayasan-yayasan dan lembaga lainnya. Pegawai kontrak adalah pegawai yang ditugaskan dalam bidang kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. n. laboran. Dosen luar biasa adalah tenaga pengajaran di luar edukatif tetap yayasan dan edukatif PNS. administrasi. (1) (2) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. l. m. pengembangan dan pengawasan unit-unit garapannya. Dosen Tetap Yayasan adalah Pegawai edukatif yang diangkat ditetapkan dan diberhentikan oleh Yayasan untuk ditempatkan pada unit-unit garapan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Yang bekerja di unit garapan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan kepentingan kelembagaan. Dosen magang adalah mereka yang ditugaskan membantu pegawai edukatif melakukan asistensi proses belajar mengajar. pustakawan dan profesi lainnya yang sesuai dengan Undang-undang. Pegawai administratif honorer adalah pegawai yang ditugaskan karena kecakapan/keahliannya yang khusus untuk ditempatkan pada kelembagaan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit garapan. penelitian. dan pengabdian kepada masyarakat. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan merupakan Penanggung jawab utama dalam pembinaan. Dpk. Dosen Tetap PNS Dpk adalah PNS edukatif bantuan Pemerintah (Kopertis) yang ditempatkan di unit-unit garapan nya dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. dan pengabdian kepada masyarakat. k.

Rektor/Ketua merupakan penanggung jawab pelaksanaan operasional teknik pengelolaan dan pemberdayaan pegawai di masing-masing unit garapannya. Silih Asih dan Silih Asuh. KEDUDUKAN DAN JABATAN PEGAWAI Pasal 5 Jenis Pegawai Jenis pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas Pegawai Tetap Yayasan Pegawai Tidak Tetap Yayasan Pegawai Tetap Yayasan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) butir a mencakup : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 4 Sistem Kebijakan pengelolaan pengembangan dan pengawasan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan menganut sistem sentralisasi. (2) . Hakekat pola kerja pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berorientasi kepada Rencana Induk Pengembangan (RIP) rencana strategis (Renstra). bertanggung jawab dan penuh keikhlasan.PAS/CMI/2005 (1) a. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan misi akademik unit garapan dengan sungguh-sungguh. Program dan budget. dan STH Pasundan Sukabumi. STKIP Pasundan Cimahi. b. Pasal 3 Asas Peraturan pokok Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berasaskan Pancasila. STIE Pasundan Bandung. baik dalam aktivitas bekerja memelihara etos kerja dan merealisasikan misi khusus Paguyuban Pasundan. Undang-undang Dasar 1945 dengan mengutamakan nilai-nilai ke-Islaman dan leluhur budaya Sunda dalam peningkatan Kinerja.48 (3) (4) (5) (6) Unit garapan merupakan Badan Hukum yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan Tinggi yang saat ini terdiri dari : Universitas Pasundan Bandung. Setiap pegawai wajib menjungjung tinggi prinsip Silih Asah. Sedangkan pemberdayaan dan pembinaannya menganut sistem Desentralisasi BAB III JENIS.

Jabatan Fungsional Jabatan Struktural adalah kedudukan tertentu dalam organisasi. Pegawai Honorer d. Jabatan Fungsional adalah kedudukan tertentu dibidang edukatif dan penelitian yang menunjukan tugas.PAS/CMI/2005 . Pegawai Kontrak Pasal 6 Kedudukan Pegawai Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berkedudukan sebagai aparatur organisasi yang bertugas di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) pasundan dan unit garapan untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan kerja secara Profesional jujur dan adil bagi terciptanya tujuan organisasi Pasal 7 Jabatan Pegawai Jabatan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas a. b. PENGADAAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI Pasal 8 Alasan Pengadaan (1) Yang menjadi alasan pengadaan antara lain : 1) 2) 3) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai Edukatif Luar Biasa (LB) b. Pegawai Edukatif Tetap Yayasan Pegawai Edukatif PNS Dpk Pegawai Administrasi yayasan Pegawai Pustakawan Pegawai Laboran (3) Pegawai tidak tetap Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b mencakup : a. Pegawai Edukatif Magang c. Jabatan Struktural b. tanggung jawab serta kewenangan mengambil keputusan dalam keilmuan dan frofesinya BAB IV PENGANGKATAN. c.49 a. d. e.

8) Harus bebas Narkotika dan obat-obatan terlarang. Adanya kekosongan dan perluasan formasi dalam organisasi b. Pegawai Yayasan dan pegawai instansi BUMN. Adanya pegawai yang mengundurkan diri. Adanya penambahan peralatan/perlengkapan dan atau pengembangan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan pegawai (2) Pelaksanaan pengadaan pegawai diserahkan pada kebutuhan unit garapan atas dasar persetujuan Yayasan yang didasarkan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. 6) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. 10) Memenuhi persyaratan administratife lainnya yang ditetapkan. Pasal 9 Persyaratan Pegawai (1) Setiap Pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a. BUMD dan BUMS 7) Harus memiliki kecakapan keahlian yang dibutuhkan dan berpendidikan formal minimal SLTP.50 a. pensiun dan atau meninggal dunia c.PAS/CMI/2005 . b. 9) Harus memiliki kesanggupan uuntuk memajukan misi Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan Unit garapan serta sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku. Untuk tenaga edukatif harus memenuhi syarat : 1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) WNI dan atau WNA yang mendapat izin dari instansi yang berwenang 3) Memiliki kralifikasi sebagai tenaga edukatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk tenaga administratif harus memenuhi syarat : 1) Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setingitinginya 30 tahun 3) Tidak pernah dipidana penjara kurungan berdasarkan keputusan hakim yang telah memiliki kekuatan hokum yang tetap 4) Tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan/atau menentang Pemerintah yang sah 5) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan oleh instansi lain sebelumnya.

harus memenuhi kesetaraan jabatan fungsional sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Pegawai Instansi BUMN. 8) Tidak pernah dipidana penjara/kurungan berdasarkan keputusan instansi lain sebelumnya. pegawai yayasan lain. Pasal 11 Pengangkatan Sebagai Pegawai Tetap (1) Untuk dapat diangkat sebagai Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan harus dipenuhi syarat-syarat berikut : a.51 4) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seta tidak terlibat gerakan yang menentang Pancasila/UUD 1945 dan/atau pemerintahan yang sah 5) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi 6) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara 7) Berusia serendah-rendahnya 23 tahun dan setinggitingginya 40 tahun kecuali untuk S3 tidak dibatasi. 10) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. Melaksanakan tugas dan tidak melanggar hokum serta peraturanperaturan kepegawaian lainnya yang berlaku di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan d. Menjalani masa percobaan sebagai calon pegawai tetap selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak ditetapkan sebagai calon pegawai dan/atau selambat-lambatnya 4 (empat) tahun c. 11) Memiliki Pendidikan formal lulusan S2 atau spesialisasi 1 dan atau lulusan S1 yang sedang menjalani pendidikan S2 disertai keterangan mengajar dari pimpinan unit garapan. (2) Proses.BUMD dan BUMS. 9) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan boleh instansi lain sebelumnya. Mampu menunjukan prestasi kesungguhan dan loyalitas dalam bidang kerjanya serta mampu merealisasikan misi Paguyuban Pasundan (2) Pengangkatan Pegawai sebagai dimaksud dalam ayat (1) harus memperhatikan pola keberadaan formasi dan kemampuan pendanaannya (3) Pengangkatan pegawai edukatif. Dinyatakan lulus mengikuti/menjalani seleksi sebagai calon pegawai b. mekanisme dan tata cara penyampaian pemenuhan syaratsyarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.

Lulusan Diploma 3 : II/c : Pengatur Muda f. (4) Tata cara proses dan prosedur pengangkatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan lebih lanjut akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersebut. Pasal 12 Penempatan Pegawai Penempatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dalam jabatan structural atau jabatan fungsional berdasarkan prinsip tepat guna dan tepat sasaran dengan tetap berkewajiban memperhatikan : a.52 pegawai tetap dan bila kesetaraan dimaksud tidak terpenuhi. Jujur. Lulusan Diploma 1 : I/d : Juru Tingkat I d. Keahlian yang dimiliki c. maka status tenaga educatifnya dibatalkan. Terbukannya kemungkinan untuk memajukan organisasi di lingkungan Paguyuban Pasundan Pasal 13 Golongan dan Kepangkatan Pegawai (1) Pengangkatan untuk pertama kali sebagai pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan ditetapkan dalam posisi berikut : a. Penilaian pekerjaan b. Lulusan Diploma 2 : II/b : Pengatur e. statusnya dikembalikan sebagai calon pegawai apabila dalam 2 (dua) tahun berikutnya kesetaraan tersebut tidak diselesaikan. Memiliki loyalitas dan mampu menjalankan misi khusus Paguyuban Pasundan. amanah dan berprestasi f. Lulusan SLTP : I/a : Juru Suruh b. Lulusan S2/SP 1 : III/b : Penata Muda h. g. Rasionalisasi Pangkat dan golongan e. Lulusan S1 : III/a : Penata g. Pengalaman dalam bidannya d. Lulusan SMU/SMK : I/c : Juru Tingkat I c. Lulusan S3/SP 2 : III/c : Penata Madya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) c.53 (2) Khusus untuk tenaga edukatif disyaratkan untuk memperhatikan kesetaraan jabatan dan angka kredit kumulatif berdasarkan ketentuan yang berlaku Pasal 14 Kenaikan Pangkat (1) Kenaikan pangkat reguler dikenakan kepada seluruh pegawai tetap setelah memenuhi masa kerja minimal 4 tahun serta memenuhi persyaratan lainnya ada formasi dan anggaran untuk itu tersendiri (2) Kenaikan pangkat istimewa diberikan kepada tenaga edukatif yang memiliki prestasi luar biasa yang memenuhi persyaratan lainya yang berlaku dan anggaran untuk itu tersedia (3) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurangnya 4 tahun (4) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurannya 4 tahun (5) Kenaikan pangkat anumerta : diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia karena melaksanakan tugas dan pegawai yang bersangkutan diberi kenaikan pangkat anumerta satu tingkat di atas pangkat/golongan terakhir (6) Kenaikan pangkat karena penyesuaian izajah.PAS/CMI/2005 . Rekomendasi atasan langsung d. antara lain : a. Bagi mereka yang memiliki ijazah yang sah lebih tinggi dari pendidikan pada pengangkatan pertamanya dapat menyesuaikan ijazahnya bila yang bersangkutan memiliki masa kerja minimal 10 tahun memegang jabatan tertentu serta ijazah yang dimiliki relevan dengan tugas yang diembannya ada formasi dan anggaran yang tersedia. Formasi yang tersedia e. (7) Kenaikan pangkat tersebut di atas berdasarkan usulan dan dipenuhinya persyaratan lainya yang ditentukan. Masa kerja b. Sesuai dengan kemampuan anggaran Yayasan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Sistem Prestasi Kerja Sistem karier sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir a. Kepangkatan e.PAS/CMI/2005 . adalah suatu system dimana untuk pengisian formasi. Anggaran d. Daftar Urut Kepangkatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. adalah suatu system dimana pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap didasarkan atas kecakapan proses selanjutnya ditentukan oleh masa kerja kesetiaan. Formasi b. pengabdian dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama Islam serta budaya Sunda Sistem prestasi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b.54 (8) Tata cara dan mekanisme kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pasal ini akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersendiri (1) (2) (3) (4) Pasal 15 Pembinaan Pegawai Sistem pembinaan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang digunakan untuk : a. Pengadaan c. Pasal 16 Prasarat Pembinaan (1) Untuk melaksanakan pembinaan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang wajib dijadikan prasyarat mencakup hal-hal berikut : a. Sistem Karier b. Rotasi dan mutasi pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan didasarkan atas prestasi kerja yang obyektif nyata dan berdaya dukung bagi organisasi Teknis pelaksanaan dan mekanisme sistem karier dan sistem prestasi kerja akan diatur dan ditetapkan dlm peraturan tersebut sesuai dengan kondisi unit garapan masing-masing. ketaatan. DP3 g. Jabatan f.

BAB V PENDIDIKAN. Disiplin dan Sanksi l. Pendidikan lanjutan/spesialisasi (3) Hasil pendidikan dan latihan pegawai baik atas inisiatif sendiri atau ditugaskan oleh lembaga menjadi bahan penilaian untuk promosi pegawai (4) Pendidikan dan latihan sebagai mana dimaksud dalam ayat (3) mekanisme dan teknisnya diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.55 h. Pendidikan dan Latihan j. Latihan pra jabatan b. c.PAS/CMI/2005 . (2) Pendidikan dan latihan dalam ayat (1) dimaksud dalam ayat (1) dan (2) antara lain berupa : a. lokakarya dan/ atau keterampilan lainnya yang mendukung pekerjaan. Pasal 18 Tujuan Pengembangan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI Pasal 17 Pendidikan dan Pelatihan (1) Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan sesuai dengan tugas dan profesinya. Prestasi dalam bidang agama. Perawatan Kesehatan i. Penghargaan k. Latihan dalam jabatan berupa kursus. budaya Sunda dan Olahraga m. Penggajian n. Cuti (2) Tata cara untuk merealisasikan criteria pembinaan dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh unit garapan dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan baik secara periodic 6 (enam) bulanan maupun diakhir masa jabatan. seminar.

56 Pengembangan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Pasundan (YPT) Pasundan bertujuan untuk : (1) memenuhi kualitas dan kuantitas pegawai yang produktif dan berprestasi (2) Tercapanya misi Paguyuban Pasundan dalam sikap aktivitas kerjanya (3) Tercapainya efektivitas. jenjang dan pengangkatan yang tersedia (4) Pembinaan karier pegawai dan prestasi kerjannya Pasal 20 Sistem pengembangan Pegawai Sistem Pengembangan pegawai berdasarkan atas : (1) Perlakuan yang sama terhadap kuantitas pegawai pada unit-unit garapan (2) Sifat kualitas dan volume kerja yang dibebankan pada unit-unit garapan (3) Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan tuntunan organisasi dan kualitas pelayanan BAB VI PENGAJARAN Pasal 21 Sistem Penggajian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. sifat. efesiensi.PAS/CMI/2005 . kepastian dan kebijakan kapasitas. volume kerja. produktifitas dan kualitas kerja pada masing-masing bidang kerjanya Pasal 19 Dasar Pengembangan Pegawai Pengembangan Pegawai disusun berdasarkan : (1) Analisa kebutuhan pegawai pada masing-masing unit garapan (2) Anggaran belanja yang tersedia pada masing-masing unit garapan (3) Jenis pekerjaa.

PAS/CMI/2005 . Tidak dalam keadaan cuti sementara dan menjalani hukuman lainnya (3) Penyelenggaraan ujian dinas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) akan diatur dan diterapkan dalam surat keputusan Yayasan sesuai dengan kemampuan keuangan Pasal 24 Penilaian Pelaksanaan Kerja Pegawai (1) Terhadap pelaksanaan kerja pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dilakukan penilaian (2) Unsur-unsur yang dinilai dalam DP3 sebagai mana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini antara lain meliputi : a. Penghasilan lainnya yang umum dan sah pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan BAB VII PENGINTEGRASIAN Pasal 23 Ujian Dinas (1) Ujian dinas adalah ujian kenaikan golongan untuk peggawai administratif yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Kesetiaan b. (2) Setiap pegawai administratif Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berhak mengikuti ujian dinas apabila memenuhi syarat : a. (2) Sifat pekerjaan yang dimaksud dalam ayat (1) adalah pembinaan yang sesuai dengan kemampuan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berupa : a. Gaji pokok terbaru menurut ketentuan dan peraturan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Tanggung Jawab d. Telah memegang golongan itu sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun c. Ketaatan e. Insentif sebagai kompensasi prestasi kerja c. II/d dan III/d b.57 (1) Sistem penggajian yang digunakan bagi pegawai tetap adalah sistem pola ganda dengan tetap memperhatikan sifat pekerjaannya. Kejujuran Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Memiliki golongan I/d . Prestasi kerja c.

PAS/CMI/2005 . e. d. Pasal 26 Disiplin Pegawai (1) Setiap pegawai wajib meningkatkan disiplin secara sungguh-sungguh dengan penuh rasa tangggung jawab (2) Peraturan disiplin pegawai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri BAB VIII PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b. (6) Perubahan DUK terjadi apabila ada pegawai yang dipromosikan meninggal dunia pindah instansi dan atau berhenti sebagai pegawai Yayasan (7) Perubahan DUK tersebut diberitahukan kepada seluruh pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan.58 a. Kepemimpinan i. Kerjasama g. Realisasi misi Paguyuban Pasundan (3) Bobot penilaian terhadap unsure-unsur yang dimaksud dalam ayat (2) di tuangkan dalam komposisi sebagai berikut : Nilai 91 – 100 : Amat baik Nilai 76 – 90 : Baik Nilai 61 – 75 : Cukup Nilai 51 – 60 : Sedang Nilai 50 ke bawah : Kurang (4) Pengisian Format dan atau penempatan posisi pegawai sebagai mana dimaksud dalam ayat (2) wajib dilakukan menurut pertimbangan skala prioritas yang tersusun dalam daftar urutan kepangkatan. Prakarsa h. c. f. (5) Bagi setiap pegawai diberi hak untuk mengajukan keberatan atas daftar urut kepangkatan yang telah disampaikan usulan dan atau keberatan dimaksud diajukan secara hierakhis dalam kurun waktu paling lambat 30 (tiga puluh ) hari sejak DUK diterima pegawai yang bersangkutan.

Transport kehadiran d. Uang lembur e. Bantuan lainnya (4) Mekanisme dan teknis pemberian kesejahtraan pegawai yang dimaksud dalam ayat (20 dan (3) ditetapkan dalam aturan tersendiri sesuai dengan kemampuan Pasal 28 Cuti Pegawai (1) Cuti pegawai merupakan hak yang diberikan kepada pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sesuai dengan kondisi objektif pada unit garapan masing-masing (2) Cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi Cuti tahunan a. Penyedian sarana peribadatan b. Bantuan lainnya (3) Bentuk kesejahtraan Pegawai yang bersifat immaterial meliputi : a. Tunjangan-tunjangan 1) Tunjangan struktural bagi pemangku jabatan 2) Tunjangan Fungsional bagi Dosen/ Asisten/ Peneliti/ Laboratorium/ Pustakawan 3) Tunjangan suami istri 4) Tunjangan anak 5) Tunjangan duka cita kematian 6) Tunjangan kesehatan dan pengobatan karena sakit/ kecelakaan 7) Tunjangan menjalankan Ibadah Haji yang pertama 8) Tunjangan perkawinan yang pertama 9) Tunjangan Hari Raya b.59 Pasal 27 Kesejahtraan Pegawai (1) kesejahtraan pegawai adalah bentuk pelayanan tambahan yang diberikan oleh lembaga terhadap pegawai dalam bentuk materil meliputi : (2) Bentuk kesejahtraan pegawai yang bersifat materil meliputi : a.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Asuransi pegawai c. Penyediaan sarana olahraga dan kesenian c.

60

b. c. d. e. f. g.

Cuti besar Cuti karena sakit/kecelakaan Cuti melahirkan Cuti untuk melaksanakan ibadah Haji Cuti karena alasan-alasan penting Cuti lainnya yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Tata cara cuti secara teknis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut oleh pimpinan unit garapan masing-masing. Pasal 29 Penghargaan (1) Terhadap pegawai yang berprestasi, berjasa dan/atau menunaikan pekerjaannya secara tidak tercela akan diberikan penghargaan (2) Penghargaan yang dimaksud dalam ayat (1) antara lain berupa : a. Promosi dan kenaikan pangkat sesuai dengan lain berupa : b. Piagam penghargaan c. Bintang Jasa d. Lencana e. Uang dan atau benda material lainnya Tata cara pemberian penghargaan diatur dalam peraturan tersendiri. BAB IX SANKSI DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Pasal 30 Sanksi (1) Terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dan peraturan pokok kepegawaian dan aturan lainnya akan dikenakan sanksi (2) Efektivitas pengenaan sanksi dilakukan melalui pencatatan pengontrolan dan pendokumentasian segala macam pelanggaran (3) Bentuk sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur dalam peraturan tersendiri.

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

61

(2)

Pasal 31 Pemutusan Hubungan Kerja (1) Pemutusan hubungan kerja terjadi apabila pegawai a. Mengundurkan diri b. Melakukan pelanggaran yang bersifat prinsif c. Dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap d. Perampingan organisasi Kompensasi atas pemutusan hubungan kerja ini disesuaikan dengan kemampuan unit garapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB X PERATURAN PERALIHAN Pasal 32 Peraturan pokok kepegawaian ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan bagi unit garapan yang belum dapat melaksanakan dalam waktu paling lambat 5 (lima tahun harus dapat melaksanakan sepenuhnya) BAB XI PENUTUP Pasal 33 Setiap pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan secara otomatis menjadi Anggota Paguyuban Pasundan yang secara administratif diwajibkan melakukan pendaftaran pada Anak Cabang atau Cabang di lingkungan unit garapan masing-masing Segala peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Yayasan sebagai perubahan dan perbaikan dari peraturan sebelumnya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan tanpa merubah seluruh peraturan pokok yang telah ditetapkan. Hal-hal yang belum lengkap dalam peraturan pokok kepegawaian ini akan diatur kemudian dalam peraturan tersebut dan merupakan addendum yang tidak terpisahkan.

(1)

(2)

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

62

Ditetapkan di : B a n d u n g Pada tanggal : 4 April 2001 Ketua Sekretaris

Prof. Dr. H. M Sidik Priadana, MS

Dr. H. Tjahjo Sutisnawidjaya, MS

Anggot a

Asep Syamsul Drs,M.Pd

Bachri,

T. Subarsyah, SH, S.Sos, CN

Elli Ruslina, SH.M.Hum

Dadang Ahmad, Drs

Aan Herdiyana,Drs

PERATURAN PENGANGKATAN/PEMBERHENTIAN TUGAS POKOK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB, KENAIKAN PANGKAT/JABATAN TENAGA PENGAJAR TETAP YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3) Pengangkatan tenaga pengajar untuk mengisi formasi yang kosong. pengadaan harus berdasarkan keperluan. 3) Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia. 2) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindakan pidana kejahatan. Undang-undang Dasar 1945. BAB II PERSYARATAN PENERIMAAN DAN LAMARAN Pasal 2 Untuk menjadi tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi persyaratan : 1) Warga Negara Republik Indonesia. b. 4) Pengangkatan tenaga pengajar dapat dilakukan dengan cara : a.PAS/CMI/2005 . 4) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu Instansi. penelitian dan pengabdian pada masyarakat ( Tridharma Perguruan Tinggi ). Pengangkatan tenaga pengajar tetap Yayasan.63 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I 1) Tenaga Pengajar adalah tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan yang ditugaskan kepada Sekolah Tinggi Pasundan dengan tugas pokok. baik pemerintah maupun Swasta. Penerimaan tenaga pengajar bantuan dari pemerintah (PNS) dpk. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya tenaga pengajar yang berhenti atau adanya pengembangan. wewenang dan tanggung jawab dibidang pendidikan dan pengajaran. Dari Kopertis/Depdiknas. baik dalam arti jumlah maupun dalam arti mutu. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 5) Pengangkatan tenaga pengajar didasarkan pada persyaratan yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 2) Pengangkatan tenaga pengajar adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong.

Tenaga ini dapat diambil dari tenaga kependidikan dilngkungan Depdikbud atau Departemen lainnya yang relevan dengan disiplin ilmu yang diperlukan. 2) Bersedia ditempatkan dimana saja Perguruan Tinggi Pasundan itu berada. Pasundan selain syaratsyarat di atas. Pasal 5 Penerimaan tenaga edukatif senior (Gol. 6) Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keputusan dari POLRI. Pasal 6 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2) Pengangkatan lulusan S2/S3 dengan masa kerja akan diperhitungkan. Pasal 3 Untuk pengangkatan tenaga pengajar tetap YPT.64 5) Pendidikan minimal S2 atau yang memiliki kecakapan keahlian yang diperlukan. 8) Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan yang berlaku di Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan maupun Pemerintahan. dan lulusan S3 adalah III C. 9) Sanggup melaksanakan dan mengembangkan misi Paguyuban Pasundan yang menjadi identitas Perguruan Tinggi Pasundan. dengan lama masa percobaan paling lama 1 tahun. syarat-syarat tambahan yaitu : 1) Berusia setinggi-tingginya 40 tahun untuk Dosen tetap lulusan S2 (Gol III B) dan 65 tahun untuk Dosen tetap senior (Gol IV C ke atas). Pasal 4 1) Penerimaan tenaga tetap Yayasan lulusan S2 tanpa masa kerja diterima dengan pangkat/golongan III B. IV C ke atas) didasarkan kepada kebutuhan pembinaan suatu mata kuliah.PAS/CMI/2005 . 4) Harus melalui masa percobaan. 7) Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter. 3) Telah mengabdikan diri di lingkungan Pasundan sekurang-kurangnya (enam) bulan. khusus untuk tenaga pengajar tetap Yayasan lulusan S3 tanpa masa percobaan.

2) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan selanjutnya diseleksi di tingkat Institusi. 3) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan diajukan kepada Institusi selanjutnya Institusi mengajukan kepada Yayasan untuk Pengangkatannya. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter e.65 1) Tenaga Pengajar luar biasa. Fhoto Copy Ijazah terakhir c. Daftar riwayat hidup b. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI d. Surat pernyataan dari pelamar dari pelamar bahawa ia tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai g.PAS/CMI/2005 . Apabila masih diperlukan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun akademik berikutnya dan seterusnya. Pasal 8 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri. pengangkatannya berlaku untuk 1 (satu) tahun akademik. tahap awal diseleksi di tingkat STKIP Pasundan. Pasal 7 Untuk penerimaan tenaga edukatif bantun pemerintah (PNS dpk) atau pindahan dari Perguruan Tinggi lain. BAB III JABATAN TENAGA PENGAJAR DAN BIDANG KEGIATANNYA Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Surat keterengan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. harus atas Rekomendasi Pembantu Ketua dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. Pas Foto Pasal 9 1) Pelamar yang memenuhi syarat. 2) Surat lamaran tersebut harus dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai berikut : a. 2) Pengangkatan dan pemberhentian pada ayat 1 pasal 6 dilakukan oleh Pemimpin Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya. j. Asisten Ahli b. 2) Melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Praktek Kerja Lapangan (PKL). b. Mengembangkan program perkuliahan. Penguji pada ujian akhir. e. meliputi : a. g. Menyampaiakan orasi ilmiah. Lektor Kepala d. Praktek Kerja Nyata (PKN). Lektor c. 2) Jabatan Tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium. h.PAS/CMI/2005 . Membimbing tugas akhir penelitian mahsiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. Melaksanakan kegiatan detasering dan pencakokan dosen. meliputi : a. d. Membimbing seminar mahasiswa. k. Mengembangkan program perkuliahan. i. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN).66 Pasal 10 1) Jabatan Tenaga Pengajar adalah Tenaga Fungsional. Mengembangkan bahan pengajaran. praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran. Melaksanakan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. praktek keguruan. Menduduki jabatan dalam lembaga pemerintah/pejabat negara sehingga harus dibebaskan dari jabatan organiknya. c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. l. b. Membina kegiatan mahasiswa dibidang akademik dan kemahasiswaan. f. Guru Besar Pasal 11 1) Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran.

2) Beban kerja minimal tenaga pengajar tetap Yayasan. Membuat/menulis karya pengabdian kepada masyarakat. 3) Tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk berhak memberi kuliah dan menguji mandiri minimal asisten ahli yang berijazah Magister Spesialis I (SK. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. BAB IV TUGAS POKOK. Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Melaksanakan (M) kegiatan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut: 1) Asisten Ahli yang berijazah Sarjana/Diploma IV membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. B. dan tugas-tugas lain yang bersifat akademik. asistensi. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pasal 12 1) Tugas pokok tenaga meliputi : kegiatan memberi kuliah (tatap muka). e. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan.67 c. A. sore atau malam hari tergantung pada keperluan. d. 38/KEP/MK. pengabdian pada masyarakat. melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. penelitian. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Asisten Ahli yang berijazah Doktor/Spesialis II melaksanakan (M) bimbingan Skripsi dan Thesis. MENKOWASBANG No. Pasal 13 Tugas Pokok Asisten Ahli adalah . Memberi latihan/penyuluhan/penataran pada masyarakat. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. 2) Asisten Ahli yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan pembuatan Thesis.PAS/CMI/2005 . Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Sarjana/Diploma bagi yang berlatar belakang pendidikan Sarjana/Diploma IV. praktikum. 36 jam atau setara dengan 12 SKS yang dapat di kerjakan dalam maksimum 6 hari dan dapat dilakukan pada pagi. WASPAN/8/1999). evaluasi.

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Sarjana/Diploma Magister dan Doktor bagi yang berlatar belakang pendidikan Doktor/Spesialis II. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. Magiter dan atau Doktor. penelitian dan penagabdian pada masyarakat pada program pendidikan Sarjana/Diploma dan bagi yang berijazah Magister Spesialis I. Lektor yang berijazah Sarjana/Diploma IV melaksanakan (M) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Thesis. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Magister serta bagi yang berijazah Doktor/Spesialis II. melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. Lektor yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. 2) Melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. Pasal 14 Tugas pokok Lektor adalah : 1) Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran.68 Sarjana/Diploma Magister bagi yang berlatar belakang pendidikan Magister/Spesialis I. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut : a. dan bagi Lektor Kepala yang berijazah Magister/Spesialis I membantu (B) kegiatan bimbingan Disertasi.Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Lektor yang berijazah Doktor/Spesialis II. b. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. C. Pasal 15 Tugas Pokok Lektor Kepala adalah : A. c. serta diraih tugas (D) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister dan membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. serta membantu (B) kegiatanm pendidikan dan pengajaran pada program Doktor.PAS/CMI/2005 . melaks anakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister.

WASPAN/8/1999) Pasal 18 Tenaga Pengajar Tetap Yayasan/PNS dpk wajib menjaga nama baik lembaga tempat dimana bekerja. C. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada program pendidikan Sarjana/Diploma.69 B. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Magister bagi yang berijazah Magister/Spesialis I atau Doktor/Spesialis II. Pasal 16 Tugas Pokok Guru Besar A. wewenang dan Tanggung jawab jabatan tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal (13) sampai dengan Pasal (16) adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran I. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. B. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Magister. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada progrsam pendidikan Sarjana /diploma. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Magister.PAS/CMI/2005 . Magister.38/KEP/MK. Kekputusan ini (KEPUTUSAN MENKOWASBANGPAN No. khususnya. Magister dan atau Doktor. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidiakan Doktor bagi mereka yang berijazah Doktor/Spesialis II. Pasal 17 Rincian Tugas Pokok. E. dan nama baik Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan umumnya. dan atau Doktor. D. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Thridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana. BAB V GAJI. C. KENAIKAN PANGKAT/JABATAN Pasal 19 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

3 tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil. 2) Kenaikan Pangkat/jabatan tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi DP3 dan angka kredit yang telah ditetapkan dalam Keputusan MENKOWASBANGPAN No. Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Tim Tekis Penilai Angka Kredit ditetapkan masing-masing dengan keputusan Ketua. Pengabdian pada masyarakat 3) Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi adalah Penunjang Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3). Pasal 23 1) Panitia Penilian jabatan Tenaga Pengajar tetap pada Sekolah Tinggi a. Pasal 21 1) Untuk dapat diangkat dalam jabatan Tenaga Pengajar. Anggota Tim Teknis Penilai Angka Kredit terdiri dari para ahli yang berasal dari tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk untuk a. Apabila dipandang perlu Tim Angka Kredit dapat membentuk Tim Teknis Penilai Angka Kredit. b.70 Pasal 20 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Perturan Pemerintah No. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka Kredit yang ditentukan. Pasal 22 1) Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari : Unsur utama Unsur penunjang 2) Unsur utama terdiri : a. 4) Perincian kegiatan dan angka kredit untuk masing-masing unsur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ada. c.ah sebagimana tersebut dalam lampiran II. Penlitian c. 38/KEP/MK/WASPAN/8/1999.PAS/CMI/2005 . untuk masing-masing tingkat. Pendidikan dan pengajaran b. b.

Tim Teknis Penilai Angka Kredit menerima tugas dari dan bertanggung jawab kepada Ketua Tim Penilai. d. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 25 Pejabat yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit adalah : 1) Sekretaris Jenderal DEPDIKNAS atau pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Lektor kepala dan Guru Besar. 2) Dirjen Dikti atau Pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Asisten Ahli sampai dengan Lektor. 3) Masa kerja Anggota Panitia Penilai sesuai dengan yang tertera dalam SK. BAB VI JABATAN STRUKTURAL DAN PERANGKAPAN JABATAN Pasal 26 1) Tenaga Pengajar Yayasan/Pegawai Negeri Sipil dpk dapat menduduki jabatan strukural.PAS/CMI/2005 . 2) Yayasan dapat menetapkan kepangkatan Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang diajukan Ketua. 2) Panitia Penialai Jabatan Tenaga tetap Yayasan. masing-masing dengan ijin Yayasan dan Kopertis. Pasal 24 USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT TENAGA PENGAJAR 1) Usul penetapan angka kredit Tenaga Pengajar diajukan oleh Ketua/Ketua kepada Kopertis. Ketua 4) Tata kerja dan tata cara penilaian Panitia Penilaian ditetapkan oleh Ketua. 3) Tanpa persetujuan Kopertis seorang Tenaga Pengajar Tetap bantuan Kopertis dapat diangkat dalam suatu jabatan struktural di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan sebagai Pjs.71 membantu melakukan penilaian terhadap usul Penetepan Angka Kredit dalam Bidang Ilmu yang bersifat khusus. ditetapkan oleh Ketua. 2) Pengangkatan Tenaga Pengajar bantuan Kopertis (PNS dpk) dalam suatu jabatan struktural hanya dapat dilakukan sesudah mendapatkan persetujuan Kopertis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Tanpa ijin tertulis dari pejabat yang berwenang/instansi asal yang berwenang tidak dibenarkan untuk diangkat dalam suatu jabatan struktural. dan dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat dibenarkan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. 7) Jabatan Struktural tidak boleh dirangkap. seorang dosen tetap Kopertis tidak dibenarkan untuk merangkap dengan kedudukan sebagai Dosen Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Pasal 27 1) Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. setelah memperoleh ijin tertulis dari pejabat instansi asal yang berwenang. 2) Kedudukan sebagai dosen tetap Yayasan juga tidak dapat dirangkap dengan status sebagai Dosen tetap Perguruan tinggi di luar lingkungan Yayasan Tinggi Pendidikan Tinggi Pasundan. BAB VII CUTI Pasal 28 Ketetapan Cuti bagi Tenaga Pengajar Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan ditentukan oleh pejabat yang berwenang dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mendapat gaji penuh. d. 6) Semua tenaga Pengajar yang memegang jabatan strukural diperlukan sebagai pegawai tetap Yayasan dan kepadanya diberikan penghasilan dan tunjangan menurut ketentuan yang berlaku. 3) Mereka yang waktu itu memegang jabatan rangkap seperti termaksud dalam pasal ini poin (1) dan (2) diharuskan memilih salah satu jabatan tersebut.PAS/CMI/2005 . Cuti bagi Tenaga Pengajar Tetap terdiri dari : Cuti sakit Cuti bersalin Cuti melaksanakan perintah Agama Cuti karena alas an penting 1) 2) a. c. b.72 4) Tenaga Pengajar hanya diperkenankan menduduki jabatan struktural Akademis dan tidak boleh menduduki jabatan struktural Administrasi 5) Bilamana saat diperlukan jabatan Struktural akademik dapat pula dipegang langsung oleh Dosen luar biasa atau lainnya (bukan Dosen tetap Yayasan/ Dosen tetap Kopertis). Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kecuali sebagai Pjs.

Atas permintaan sendiri b. Tidak cakap jasmani dan rohani e. Pasal 32 1) Tenaga Tetap Yayasan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/Organisasi Paguyuban Pasundan diajukan pemberhentianya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dilakukan usaha-usaha : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.73 BAB VIII PEMBERHENTIAN Pasal 29 1) Berakhirnya hubungan kerja sebagai tenaga Pengajar Tetap Yayasan dapat terjadi karena. Meninggal dunia f. 4) Batas usia pensiun Guru Besar tetap 70 tahun dan lektor Kepala 65 tahun. diajukan permohonan pemberitahuannya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dikonsultasikan kepada yang bersangkutan. a. 3) Tenaga Pengajar tetap Yayasan yang telah mencapai usia pensiun. Pasal 31 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua/Pembantu Ketua kepada yang bersangkutan 3 (tiga) bulan sebelumnya. 2) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi apabila masih diperlukan tenaganya dikonsultasikan dulu oleh Ketua kepada pengurus Yayasan.PAS/CMI/2005 . dengan alasan yang Rasional. Karena mencapai batas usia pensiun c. 2) Yayasan dapat mengabulkan permohonan berhenti atau menolaknya jika dipandang perlu. Melakukan perbuatan yang merugikan d. Penyederhanaan organisasi Pasal 30 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan yang bermaksud berhenti dari kepegawaiannya harus mengajukan permohonan kepada Yayasan melalui Ketua.

PAS/CMI/2005 . setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. Pasal 37 1) Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Mengetahui : Ditetapkan di : BANDUNG Pada Tanggal : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.74 2) 3) 4) a. pengajuan pemberhentiannya langsung oleh Ketua kepada Yayasan. Pasal 35 1) Tenaga Pengajar Tetap yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung oleh Yayasan setelah konfirmasi dengan pemimpin Perguruan Tinggi masing-masing. perjudian. Pasal 34 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang meninggal dunia dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana pensiun. perkosaan dsb. Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang dinilai tidak cakap Jasmani dan rohani seperti gangguan ingatan dan cacad jasmani dalam masa pengabdian kepagawainnya dapat diberhentikan oleh Yayasan dengan jaminan kesejahteraan. Tenaga Tetap Yayasan yang tidak cakap jasmani/rohani pengajuan pemberhentiannya dilakukan oleh Ketua kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Perubahan-perubahan terhadap pasalpasal dalam ketentuan ini dilakukan melalui musyawarah antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan dengan catatan bahwa semua ketentuan yang ada yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. BAB IX PENUTUP Pasal 36 1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Peringatan lisan/tulis Perbuatan merugikan lembaga yang dikatagorikan berat seperti pembunuhan. Pemberian nasehat b.

Dr. Syafei Prof.A.PAS/CMI/2005 . PENYEMPURNAAN PERATUTAN PEGAWAI TENAGA ADMINSTRATIF TETAP STKIP PASUNDAN BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Dalam peraturan pegawai STKIP Pasundan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. M.75 PB. Paguyuban Pasundan PASUNDAN Ketua Umum Ketua YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI A.H. Sudardja Adiwikarta .

PAS/CMI/2005 . Pengangkatan tenaga administratif tidak tetap (Kontrak). Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengangkatan tenaga adminstratif tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 2) Pengangkatan harus berdasarkan keperluan dan persyaratan seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ STKIP Pasundan. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya pengembangan atau tenaga administratif yang berhenti. 3) 4) BAB II KETENTUAN UMUM Pasal 3 1) Pengangkatan tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. disertai tugas dan tanggung jawab tertentu oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan atau Ketua STKIP Pasundan. 3) Pengangkatan tenaga tetap dapat dilakuakan dengan cara : a. Tenaga Administratif STKIP Pasundan terdiri dari : Tenaga administratif tetap Tenaga administratif tidak tetap Pasal 2 1) Tenaga administratif tetap adalah pegawai yang telah diangkat dan diberikan imbalan berupa gaji sebesar 100% 2) Tenaga tidak tetap administratif STKIP adalah tenaga administratif honorer. 2) Tenaga Adminstratif adalah pegawai yang diangkat dalam pangkat dan atau jabatan tertentu yang ditugaskan dalam bidang administratif yang ditempatkan di Kantor Pusat STKIP pasundan/Jurusan/Unit Garapan. b.76 1) Pegawai adalah pegawai STKIP Pasundan yaitu mereka yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu.

Memiliki kecakapan/ kemampuan yang diperlukan. Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. e. Undang-undang Dasar 1945. h.77 BAB III PENGADAAN TENAGA ADMINISTRATIF Pasal 4 Persyaratan Penerimaan Tenaga Admnistratif Persyaratan untuk menjadi tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah : a. 2) Syarat lamaran ditujukan kepada Ketua STKIP Pasundan c. f. Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala peraturan baik peraturan pemerintah maupun Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan termasuk PHK karena restrukturisasi (surat pernyataan di atas materai cukup). Umur maksimal 35 tahun dan minimal 17 tahun. d. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai dari suatu instansi. Photo copy Ijazah terakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.q.PAS/CMI/2005 . Warga Negara Republik Indonesia b. Daftar riwayat hidup b. Tidak merangkap kerja ditempat/instalasi lain atau tidak dalam status Dosen Tetap. Pembantu Ketua II. g. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri setempat. j. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat. Pasal 5 Prosedur pPengajuan Lamaran Tenaga Adminstratif 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri di atas materai secukupnya. c. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindak pidana kejahatan. Negara dan Pemerintah RI. i. 3) Surat lamaran harus dilengkapi dengan : a. baik pemerintah maupun Swasta. k.

00 – 16.00 7 Jam Kamis 08.00 – 16.00 12.78 c. g.00 – 13. Pas photo ukuran 4x6 = 3 lembar h. Surat keterangan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f.00 7 Jam Selasa 08. Surat keterangan kesehatan dari Dokter e. BAB IV TUGAS DAN KEWAJIBAN Pasal 7 1) Beban kerja tenaga administratif tetap ialah 6 (enam) hari kerja seminggu setara denagn 40 jam dengan perincian sebagai berikut : HARI KERJA WAKTU KERJA ISTIRAHAT JAM KERJA Senin 08. dengan surat tugas dari Ketua 2) Tenaga kontrak/ percobaan dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan.00 – 13.00 12.00 – 13. Surat Akta kelahiran/ Akta kenal lahir Pasal 6 Ketentuan Pengangkatan Tenaga Administratif Setiap calon tenaga adminstratif yang telah lulus mengikuti seleksi.00 7 Jam Jum’at 08.00 – 16.00 11.00 12. Surat pernyataan pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.00 – 15.30 6 Jam Sabtu 08.00 – 13.00 – 16. 3) Apabila tenaga kontrak/percobaan dalam 2 (dua) tahun pada waktu melaksanakan tugasnya mempunyai kondite kurang baik tidak akan diperpanjang kembali.00 12. wajib melalui tahapan sebagai berikut : 1) Diangkat sebagai tenaga kontrak/percobaan.00 – 16.00 – 13. Surat keterangan berkelakuan baik dari Polri d.00 6 Jam JUMLAH JAM KERJA EFEKTIF/MINGGU 40 Jam 2) Tenaga adminstratif yang bekerja melibihi 6 hari kerja setara dengan 40 jam sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 7 dianggap Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.30 – 13.00 12.PAS/CMI/2005 .00 7 Jam Rabu 08.

membina suasana kerja yang harmonis dan kreatif demi kemajuan STKIP Pasundan. Bilamana setelah dua tahun itu ternayata konditenya kurang baik. 3) Setelah penangguhan gaji berkala itu ternyata konditenya masih tetap belim baik. 3) Memilki dedikasi. maka kenaikan gaji berkalanya ditunda selama 2 (dua) tahun. 3) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengisi dan menandatangani daftar hadir.79 melakukan tugas tambahan atas perintah atasan dan perlu mendapat imbalan. tenaga administratif STKIP Pasundan wajib : 1) Melaksanakan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya 2) Menjaga nama baik STKIP Pasundan.00 (sebelum melaksanakan tugas) dan pukul 15. 2) Kenaikan gaji berkala diberikan kepada tenaga administratif yang telah diangkat menjadi pegawai tetap paling cepat 2 (dua) tahun bila mempunyai kondite baik. yang dilakukan 2 (dua) kali yakni pada pukul 08. Tenaga administratif memperoleh pula tunjangan kehadiran (insentif) yang besarnya ditentukan menurut kemampuan STKIP Pasundan. Bila tidak mengisi daftar hadir.PAS/CMI/2005 .45 (sesudah berakhir jam kerja). maka yang bersangkutan diharuskan untuk mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan Pasal 16 ayat 9) BAB VI KENAIKAN PANGKAT/GOLONGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. loyalitas dan pengabdian yang tinggi. Pasal 8 Di samping tugas-tugas dan kewajiban seperti pada pasal 7 peraturan ini. 4) Menjalin kerjasama. insentif kehadiran pada hari itu dianggap hilang. 4) Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengikuti Upacara – upacara hari Besar Nasional lainnya. BAB V GAJI DAN KENAIKAN GAJI BERKALA Pasal 9 1) Tenaga administratif STKIP Pasundan memperoleh gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan penggajian Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan / STKIP Pasundan.

d. SD ke SLTP : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 3 (tiga) tahun bekerja di STKIP Pasundan. atau 5 (lima) tahun masa kerja di STKIP Pasundan bagi mereka yang mempunyai jabatan struktural minimal kasubbag. dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a. penangguhan masih belum baik. Jika DP-3 cukup atau kurang kenaikan dimaksud ditangguhkan selama 1 (satu) tahun.80 Pasal 10 1) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga administratif tetap diberikan 4 (empat) tahun sekali dengan catatan DP-3 rata-rata baik. BAB VII JENJANG KEPANGKATAN DAN GOLONGAN Pasal 11 Kepangkatan dan golongan bagi tenaga tetap administrasi STKIP Pasundan disusun sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maka kenaikan pangkatnya ditunda selama 4 (empat) tahun dan apbila setelah 4 (empat) tahun perpanjangan. b. SMU/SMK ke S-1 : Dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 8 (delapan) tahun di STKIP Pasundan. SLTP ke SMU/SMK : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 5 (lima tahun di STKIP Pasundan) c. dari golongan II ke golongan III dan dari golongan III ke golongan IV diharuskan melalui ujian dinas yang diadakan khusus untuk itu. maka yang bersangkutan diharuskan mengikuti ujian dinas kembali paling cepat 1 (satu) tahun berikutnya. Apabila seseorang tidak lulus dalam ujian dinas. Setiap tenaga administratif tetap STKIP pasundan yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikan terakhir saat menjadi tenaga administratif. Apabila setelah lewat waktu 1 (satu) masa penangguhan konditenya masih tetap belum baik. maka yang bersangkutan diharuskan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan pasal 16 ayat 9) 2) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga tetap administratif yang naik dari golongan I ke golongan II. atau telah lima tahun mempunyai Ijazah S-1.PAS/CMI/2005 . 3) Kenaikan pangkat penyesuaian Ijazah bagi pegawai yang lulus dari sekolah tertentu dan pangkatnya masih dibawah yang ditentukan.

maksimal 55 tahun. Batas usia pengabdian 60 tahun. bila konditenya baik berprestasi dalam kerja pangkat minimal III/b. Kepala Bagian Sesorang bisa dipromosikan menjadi Kabag bila konditenya baik. pernah menjabat Kassubag. sehat jasmani dan rohani serta berdedikasi tinnggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. dengan golongan maksimum IV/b. berprestasi dalam kerja. pendidikan minimal S-1 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pangkat minimal III/a. 3) Kepala Biro Seseorang bisa dipromosikan menjadi Kepala Biro. BAB VIII JABATAN STRUKTUR Pasal 12 1) Formasi jabatan struktural administratif diutamakan bagi tenaga administratif.PAS/CMI/2005 1) 2) . pangkat minimal II/c dan pendidikan minimal SMU/SMK. atau pendidikan minimal SMU/SMK. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. serta berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. maksimal 45 tahun. untuk Satpam/pengemudi dengan batas maksimum golongan II/c 3) Lulusan/Ijazah SMU/SMK untuk tenaga administrasi dengan golongan maksimum III/a 4) Lulusan Perguruan Tinggi (PT) Ijazah (S1) untuk pekerjaan yang memubtuhkan latar belakang pendidikan Sarjana. Usia pada saat diangkat minimal 25 tahun. Pasal 13 Kepala Sub Bagian Seorang bisa dipromosikan menjadi Kasubbag apabila konditenya baik berprestasi dalam kerja. 2) Pengangkatan jabatan struktural adminitratif dilakukan oleh Ketua STKIP setelah konsultasi/ persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. sehat jasmani dan rohani. Batas usia pengabdian 60 tahun. rajin dan ulet dalam melaksanakan tugas.81 1) Lulusan/Ijazah SD untuk pembantu/pesuruh dengan golongan maksimum II a 2) Lulusan/Ijazah SLTP.

c. b. insentif tidak dipotong. BAB X KESEJAHTERAAN TENAGA ADMISTRATIF TETAP Pasal 16 Tenaga adminstrasi STKIP Pasundan disamping mendapat gaji pokok diberikan pula tunjangan berupa : 1) Insentif kehadiran a. dan pernah menduduki jabatan struktural Kabag.PAS/CMI/2005 . insentif tidak dierhitungkan. Dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat diberikan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. merupakan hasil perkalian antara jumlah kehadiran dengan angka besaran yang telah ditetapkan. 2) Mutasi dapat dilakukan di lingkungan STKIP Pasundan. Tidak hadir tanpa keterangan. Pasal 15 1) Setiap pegawai tetap administratif STKIP Pasundan dimutasikan sesuai dengan kebutuhan. Batas usia pengabdian 60 tahun. tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan hanya mendapat tunjangan struktural salah satu jabatan tanpa tunjangan lainnya. maksimal 55 tahun. Tidak hadir (ijin/sakit) dengan keterangan/ surat pribadi maksimum dua hari dalam satu bulan. sehat jasmani dan rohani.82 (Sarjana) bukan tenaga edukatif. 2) Di lingkungan STKIP Pasundan dilarang perangkapan jabatan struktural administratif. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. lebih dari 2 (dua) hari insentif diperhitungkan 50% maksimum 4 (empat) hari dapat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. Besarnya uang insentif kehadiran. BAB IX PERANGKAPAN JABATAN Pasal 14 1) Seseorang tenaga administratif dilarang untuk merangkap dengan kedudukan sebagai tenaga edukatif tetap STKIP Pasundan. Adalah sejumlah uang kehadiran seorang pegawai tetap pada waktu jam kerja yang telah ditentukan. d.

Tunjangan struktural dibayarkan bersama gaji pokok. dan tunjangan lainnya. insentif kesejahteraan dan lain-lain. insentif kehadiran dan tunjangan lainnya. Tunjangan struktural adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan struktural (Kasubbag – Kabag – Kepala Biro). Besarnya tunjangan isteri/suami ialah 15% dan tunjangan anak 2% dari gaji pokok (maksimum dua anak). Tunjangan pendidikan anak karyawan/dosen tetap yang kuliah di STKIP Pasundan. Perhitungan besaran tunjangan jam lembur dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Sakit dengan keterangan dokter insentif diperhitungkan.a). b.Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. contoh : Delta prestasi.100. b.a) dianggap telah memenuhi ketentuan butir (2.PAS/CMI/2005 .83 dalam satu bulan. 3) Tunjangan Struktural a. 1. Tunjangan keluarga yang sudah berlaku. c. b. Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan isteri/suami dan dua orang anak. tetapi tidak menggunakan peristilahan atau komponen-komponen pada butir (2. 2) Tunjangan Keluarga a. 4) Tunjangan kelebihan jam kerja Tunjangan kelebihan jam kerja diberikan kepada tenaga administratif yang bekerja melibihi jam kerja dengan ketentuan sebagai berikut : a. Tunjangan keluarga dibayarkan bersama gaji pokok. Umum (untuk Kantor Pusat). Lembur Hari kerja BT = JJL x Rp. mendapat keringanan uang kuliah sebesar 10%. maka tunjangan anak tersebut hilang. c. Besarnya tunjangan struktural di lingkunagan STKIP Pasundan sesuai dengan eselonisasi jabatan yang ditentukan berdasarkan kemampuan keuangan STKIP Pasundan. Tunjangan anak diberikan sampai umur 18 tahun dan apabila pada umur 18 tahun atau sebelumnya telah berkeluarga. diberlakukan jam lembur dengan surat tugas dan atasan yang bersangkutan yang diketahui oleh KBTU (untuk Fakultas) dan Kepala Biro Adm. d. Untuk golongan I dan golongan II yang tidak menduduki jabatan struktural administratif apabila bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan ketentuanpada pasal 7 ayat (1) peraturan ini. lebih dari itu maka insentif tidak diperhitungkan.

Catatan : BT = Besarnya Tunjangan JJL = Jumlah Jam Lembur 5) Tunjangan sosial lainnya.000. berlaku apabila keuangan di masing-masing unit memungkinkan dan apabila kemampuan terbatas.500.II. Bantuan kematian c. 7) Bantuan Biaya Pengobatan a.000.d.e. 200.kelebihannya diganti 50%. Bantuan melahirkan anak d.25. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan beserta keluarga (Isteri/suami.PAS/CMI/2005 . Biaya perawatan rumah sakit (rawat inap) untuk golongan I. Besarnya bantuan biaya kesehatan/bulan/pegawai sebesar : Rp. Batas maksimum penggantian pengobatan/bulan/pegawai sebesar Rp. Lembur Hari Libur BT = JJL x Rp.d. setiap tenaga administratif tetap yang memenuhi persyaratan berhak atas tunjangan sosial berupa : a. d. anak) mendapat bantuan dana kesehatan.000. maka ketentuan yang sudah berjalan seperti sekarang tetap dilaksanakan dengan catatan tidak melebihi standar butir 1. Penetapan perhitungan bantuan kesehatan didasarkan pada bukti hasil pemeriksaan dokter. Bantuan pernikahan e. 8) Bantuan Ibadah a.a dan 1. Bantuan musibah b. Ketentuan butir 1. b. 7.f.200.84 2.25. mendapat bantuan sebesar 20% dari biaya keseluruhan maksimal Rp.III.000. ke bawah diganti seluruhnya (100%) di atas Rp. obat-obatan dan perawatan rumah sakit dibuktikan dengan kwitansi. Bantuan khitanan anak 6) Tunjangan Hari Raya (THR) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diberikan THR yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan serta pelaksanaanya diatur melalui keputusan Ketua. 2. Ibadah Haji Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c.

Setiap pegawai tetap STKIP Pasundan. yang pembayarannya untuk hari tua tersebut dibayar oleh STKIP Pasundan/ Institusi. tempatnay disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing. 10) Rekreasi Akhir Tahun Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan pada akhir tahun diberi kesempatan berekreasi bersama ke luar kota sambil bersilaturrahmi. c. 9) Tunjangan pensiun/meninggal dunia a. 1. Masa kerja antara 10 sampai kurang 15 tahun tunjangan 4 kali penghasilan terakhir. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pegawai tetap STKIP Pasundan akan menerima bantuan ongkos ibadah haji (ONH) yang pertama kalinya sebesar untuk struktural Rp. 11) Pakaian seragam Bentuk pakaian seragam diberikan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali. Ibadah Iedul Qurban. b.PAS/CMI/2005 .-. diikutsertakan dengan program hari tua/ pensiun melalui kerjasama dengan pihak DPLK BNI.85 Apabila kemampuan keuangan memungkinkan. Masa kerja antara 15 sampai kurang 20 tahun tunjangan 5 kali penghasilan terakhir..000. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima pasongan pada usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa kerja kurang dari 5 tahun tunjangan 2 kali penghasilan terakhir. Masa kerja antara 20 sampai kurang 25 tahun tunjangan 6 kali penghasilan terakhir. Realisasi disesuaikan dengan kemampuan fakultas/unit kerja yang bersangkutan. Masa kerja antara 5 sampai kurang dari 10 tahun tunjangan 3 kali penghasilan terakhir.000.000. 12) Pakaian Seragam Sekolah Bantuan pakaian seragam olahraga diberikan satu tahun satu kali (satu stel training spak) yang diberikan pada saat menjelang Dies Natalis STKIP Pasundan. 500.dan non Struktural Rp.

18) Pendidikan dan latihan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Cuti bersalin diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti.PAS/CMI/2005 . kakak. kecuali tunjangan kehadiran sebesar 50% pada bulan pertama dan 25% pada bulan kedua dan ketiga. kecuali yang berhubungan dengan mengajar (bagi dosen) Surat permohonan cuti disampaikan kepada atasan langsung sebelum melaksanakan ibadah haji. c. Persalinan berikutnya diberi cuti satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. atas permintaan secara tertulis dari pegawai tersebut. anak. Lamanya cuti maksimal 4 (empat) hari kerja. 14) Cuti bersalin Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan (wanita) untuk persalinan anaknya yang pertama dan kedua berhak mendapat cuti bersalin dengan menerima penghasilan penuh. Alasan penting yang tidak bisa ditinggalkan dengan mendapat ijin dari atasan langsung. Tenaga admnistratif tetap STKIP Pasundan diberikan kesempatan cuti karena : a. lamanya cuti maksimal 50 hari kerja. d. 17) Cuti karena Alasan Penting. bapak. tunjangan kehadiran seperti di atas. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melaksanakan Ibadah Haji berhak cuti dengan menerima penghasilan penuh. b. Ibu. 15) Cuti Tahunan Tenaga adminstratif tetap STKIP Pasundan mempunyai kesempatan cuti tahunan yang dilaksanakan bersama saat Iedul Fitri. penghasilan 50%. Lamanya cuti bersalin adalah satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. 16) Cuti melaksanakan Kewajiban Agama. Melangsungkan perkawinan yang pertama. suami/isteri.86 13) Cuti Sakit Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima cuti sakit selama satu atau dua hari setiap bulan dengan ketentuan yang bersangkutan memberitahukan secara tertulis kepada atasan tertulis. adik sakit berat atau meninggal dunia.

Karena mencapai batas usia pensiun. Pasal 20 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. j. Pasal 18 Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi. f. 3) Pengangkatan tenaga adminstratif kontrak pengangkatannya berlaku (satu) tahun akademik dan dapat diperpanjang apabila diperlukan. Penyederhanaan organisasi. Melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan STKIP Pasundan/ Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan. Pasal 19 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang bermaksud berhenti harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan alasan yang rasional. Atas permintaan sendiri. BAB XI WEWENANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 17 1) Yang berwenang mengangkat dan memberhentikan tenaga tetap administratif STKIP Pasundan adalah / ketua dengan tembusan kepada pihak Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan 2) Pengangkatan tenaga administratif kontrak menjadi wewenang Ketua. i. Tidak cakap rohani/jasmani. h. karena : e.PAS/CMI/2005 .87 Setiap pegawai administratif tetap yang memenuhi persyaratan dan dipandang mampu berhak mendapat diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga. g. 2) Rektor dapat mengabulkan permohonan berhenti tersebut atau penolakanya jika dipandang perlu setelah konsultasi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. penentuan peserta diklat ditentukan oleh panitia khusus. Meninggal dunia.

setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarga. 4) Batas usia pensiun tenaga administratif adalah 60 tahun. dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarganya yang ditinggalkan berhak mendapat santunan seperti diatur dalam pasal 16 point 9. pembunuhan. perkosaan. apabila masih diperluakan tenaganya dapat dikonsultasikan dengan Ketua. membocorkan/menjual soal ujian. pemalsuan nilai ujian. Pasal 23 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang meninggal dunia. 2) Pengajuan pemberhentian dilakukan oleh atasannya pada Ketua. diajukan pemberhentiannya kepada Ketua setelah dilakukan usaha-usaha : a.PAS/CMI/2005 . Pembebasan tugas 2) Perbuatan merugikan STKIP Pasundan/Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan yang dikatagorikan berat seperti : korupsi. 3) Pengajuan permohonan berhenti diajukan oleh yang bersangkutan kepada Rektor. Pasal 21 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/organisasi Paguyuban Pasundan. Pasal 22 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang dinilai tidak cakap rokhani seperti terganggunya ingatan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berkompeten dalam masa pengabdian kepagawaiannya dapat diberhentikan dengan jaminan kesejahteraan seperti pada pasal 16 ayat 9. 2) Tenaga administratif STKIP Pasundan yang ada yang telah mencapai batas usia pensiun.88 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua kepada yang bersangkutan 3 bulan sebelumnya. Pemberian nasehat b. Peringatan lisan/tertulis c. perampokan atau bentuk kriminal lainnya diajukan langsung pemecatan/pembunuhan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

BAB XII PENUTUP Pasal 25 1) Pasal-pasal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.89 Pasal 24 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung Ketua atas persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Sudardja Adwikarta. Bandung Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Ketua Prof.PAS/CMI/2005 . PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I Dalam peraturan yayasan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.Dr. MA.H. 2) Perubahan-perubahan terhadap pasal-pasal dalam ketntuan ini dilakukan melalui musyawarah kerja pimpinan di lingkungan STKIP Pasundan. Pasal 26 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan setiap ketetapan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.

larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh Pegawai Yayasan.90 1) Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 3) Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Pegawai Yayasan karena melanggar Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. atau pihak lain. 4) Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin Pegawai Yayasan. Perguruan Tinggi Pasundan dan Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4) Mengangkat dan metaati sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.PAS/CMI/2005 . diri sendiri. atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. tulisan. Undang-undang Dasar 1945. 5) Atasan pejabat yang berwenang menghukum adalah atasan langsung dari pejabat yang berwenang menghukum. dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan. 7) Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubunganya dengan kedinasan. 6) Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau ada hubungannya dengan kedinasan. BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN Pasal 2 Setiap Pegawai Yayasan wajib : 1) Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila. 2) Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. Pemerintah. 3) Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. 2) Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan.

17)Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. sesama Pegawai Yayasan dan terhadap atasan. 22)Hormat menghormati antara sesama warga negara yang memeluk Agama/ Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan. 9) Bekerja dengan jujur. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara.91 5) Menyimpan rahasia Negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaikbaiknya. 6) Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan Pemerintah/ Yayasan baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. 14)Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugas masing-masing. 20)Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan Zakat. 8) Memelihara dan meningkatkan keutuhan. kekompakan. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya. 25)Mentaati printah kedinasan dari atasan yang berwenang. Persatuan dan Kesatuan Korp Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 21)Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkahlaku sopan dan santun terhadap masyarakat. 19)Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan kariernya. 18)Mendorong bawahan unruk meningkatkan prestasi kerjanya. tertib. cermat. 24)Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. 10)Segera melaporkan kepada atasannya. dan bersemangat untuk kepentingan Negara. 11)Mentaati jam kerja. Pemerintah dan Perguruan Tinggi Pasundan. 16)Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugasnya. 13)Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Yayasan dengan sebaik-baiknya. kesadaran dan tanggungjawab.PAS/CMI/2005 . 23)Menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat. Organisasi Paguyuban Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 12)Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. 15)Bertindak dan bersikap tegas. 7) Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian.

92 26)Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. uang atau surat-surat berharga milik Yayasan. bawahan. atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.PAS/CMI/2005 . menyewakan atau meminjamkan barang-barang. 7) Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. Pemerintah. 4) Menyalahgunakan barang-barang. 13)Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia Yayasan yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. teman sejawat. 3) Tanpa Izin Pemerintah dan Yayasan menjadi Pegawai atau bekerja untuk negara asing. menggadaikan. membeli. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 11)Melakukan sesuatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. golongan. 10)Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. atau pihak lain yang secara langsung merugikan Yayasan. Pasal 3 Setiap Pegawai Yayasan dilarang : 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. 8) Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau Pekerjaan Pegawai Yayasan yang bersangkutan. atau surat-surat berharga milik Yayasan secara tidak sah. menjual. 9) Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat Pegawai Yayasan. 2) Meyalahgunakan wewenangnya. kecuali untuk kepentingan jabatan. Perguruan Tinggi Pasundan dan atau Pegawai Yayasan. 6) Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. 12)Menghalangi jalannya tugas kedinasan. dokumen. 5) Memiliki. golongan atau pihak lain.

4) Jenis hukuman disipli berat terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. . Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 2 (dua) tahun b. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal (2) dan pasal (3) adalah pelanggaran disiplin. Pasal 5 Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pidana. Pegawai Yayasan yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. b. c.PAS/CMI/2005 a. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama 2 (dua) tahun dan c. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 2 (dua) tahun. b. Bagian kedua Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin Pasal 6 1) Tingkat Hukuman Disiplin terdiri dari : Hukuman disiplin ringan Hukuman disiplin sedang Hukuman disiplin berat 2) Jenis hubungan ringan terdiri dari : Tegoran lisan Tegoran tertulis Pernyataan tidak puas secara tertulis 3) Jenis hukuman disiplin sedang terdiri a. c.93 BAB III HUKUMAN DISIPLIN Bagian Pertama Pelanggaran Disiplin Pasal 4 Setiap ucapan. a.

Bagian ketiga Pejabat yang Berwenang Menghukum Pasal 7 Yang berwenang menghukum adalah : 1) Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat.Dr. Pemberhentian dengan hormat tidak atas peemintaan sendiri sebagai pegawai. b. Sudardja Adiwikarta. Penurunan pangkat pada pangkat yang 2 (dua) tingkat lebih rendah untuk paling lama 2 (dua) tahun.94 a.PAGUYUBAN PASUNDAN YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN Ketua Umum Ketua A.PAS/CMI/2005 . Syafe’i Prof. Ditetapkan di : Bandung Mengetahui : PB. M. BAB IV PENUTUP Pasal 8 Peraturan disiplin Pegawai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.H. 2) Rektor/ketua untuk jenis hukuman disiplin sedang 3) Dekan/Ketua Jurusan untuk jenis hukuman ringan. Pembebasan dari jabatan c.A. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai.

PAS/CMI/2005 .95 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .96 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

97 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .98 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .99 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

100 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

101 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

102 PEDOMAN PEMBINAAN UMUM STKIP PASUNDAN UMUM 1.PAS/CMI/2005 . Pengertian Kepegawaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

103 Penanganan kepegawaian yang sistematik dengan baik merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas kinerja kepegawaian di lingkungan perguruan tinggi. penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berada di lingkungan Jurusan. 3. meja. sarana mobilitas. Proses penggunaan dana secara efisien. yaitu : a. gedung. integrasi. Dana tersebut dalam proses pengelolaannya meliputi dua tahap. b. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian dari sumber daya modal yang menunjang kelancaran proses pendidikan di perguruan tinggi. yaitu : a. ruang kuliah. meliputi perencanaaan.PAS/CMI/2005 . pengembangan. sarana dan prasarana tersebut meliputi : lahan. meliputi pengadaan dan penempatan tenaga kerja. 2. aktuasi dan pengendalian. b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. jurusan dan laboraturium. Pegawai yang melaksanakan tugas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi terdiri dari tiga kelompok. pengorganisasian. yaitu : Dosen Instruktur Tenaga Administratif ( karyawan ) Pengelolaan Kepegawaian meliputi dua aspek. pemeliharaan dan pemberhentian pegawai untuk mencapai sasaran organisasi.kursi dan peralatan lainnya. Proses mendapatkan dana secara efektif. oleh karena itu yang dimaksud sarana prasarana adalah perangkat pelengkap di bidang pendidikan. Fungsi manajerial. Pengertian Keuangan Dalam arti yang lebih luas keuangan adalah dana. Fungsi operasional. kompensasi.

Jumlah dosen/karyawan yang ada. meliputi : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sasaran analisis meliputi : a. Keterampilan yang dimiliki.PAS/CMI/2005 . Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan adalah suatu proses mendapatkan dana secara efektif dan menggunakan dana secara efisien untuk tujuan pengembangan Jurusan dan kesejahteraan pegawai ( dosen. Klasifikasi yang dibutuhkan. b. ada juga dana yang berasal dari luar misalnya SPP dan pinjaman. Perencanaan Kepegaian Diawali dengan analisis tugas yang akan dilakukan yaitu melalui inventarisasi tugas di jurusan (untuk tenaga dosen dan instruktur) dan tata usaha (untuk Kepala Sub Bagian/KBS dan karyawan).1. Tugas pendidikan dan pengajaran. Masa kerja (pengalaman) calon pegawai. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. misalnya dana cadangan yang tidak diguanakan. e. instruktur dan karyawan ) secara keseluruhan. KEPEGAWAIAN 1. jabatan dan pekerjaan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.3. Prosedur perencanaan pegawai. loyalitas). d. Kepribadian (kejujuran.2. 1. instruktur. g. f. Menyusun kerangka formasi pegawai unit dan seluruh Jurusan untuk direkomendasikan oleh Senat Jurusan kepada Dekan. Perencanaan Sumber Daya Manusia 1. Pengertian Kebijakan Adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen Jurusan untuk lebih menjamin bahwa Jurusan tersedia pegawai (dosen. 1. dan tenaga administratif) yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan. c. dedikasi.104 Sumber dana dalam pengelolaan perguruan tinggi ada yang berasal dari dalam.

Proses penempatan dilakukan oleh universitas. 2. kepegawaian harus disusun secara tepat manusia Pengelolaan 1.1. c. Anggaran Dana Yang Tersedia berdasarkan norma-norma yang rasional. e. Berdasarkan formasi yang ditetapkan jurusan/tata usaha mengajukan permohonan penambahan dosen/karyawan kepada Jurusan. Dasar Penyusunan Kepegawaian Dasar yang dapat digunakan untuk menetapkan kerangka formasi kepegawaian di Jurusan adalah : Jenis pekerjaan Sifat pekerjaan Perkiraan beban Perkiraan kapasitas pegawai Kebijakan pelaksanaan pekerjaan Jenjang dan jumlah jabatan serta kritgeria sumber daya (kepangkatan) yang tersedia di Jurusan. namun demikian dalam pelaksanaannya khususnya pengadaan kepegawaian ditentukan oleh dana yang tersedia dan kebijakan dari pihak STKIP. Pengadaan sumber daya manusia di perguruan tinggi merupakan garapan bersama antara Badan Pengelola (dalam hal ini STKIP) dengan yang memerlukan ( Jurusan PIPS) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengertian Adalah proses mencar. Jurusan mengajukan permintaan tersebut kepada Universitas. b. Surat Keputusan pengakatan dosen dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP) 1. Pengadaan Sumber Daya Manusia 2. Proses seleksi dilaksanakan oleh jurusan dan Jurusan.5.4.PAS/CMI/2005 . d.105 a. menemukan dan merekrut para pelamar yang memenuhi syarat untuk dipekerjakan di dan oleh Jurusan.

a. Kebijakan pengadaan pegawai dari luar. • Dosen Luar Biasa Calon dosen tidak tetap yang diterima adalah dosen yang sudah berpengalaman dan mempunyai jabatan fungsional minimal lektor. Pengadaan Dosen • Dosen Tetap Calon dosen tetap yang diterima minimal berpendidikan S2 sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan di setiap jurusan. Oleh karena itu setiap instruktur ( personal penunjang akademik) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.106 Pengadaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan dua cara : a. b./pelatihan/kuliah umum sesuai Yaitu dosen dari kalangan birikrat maupun praktisi yang diundang untuk kualifikasi keilmuan di program studi masing-masing. maka pengadaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan Jurusan untuk diusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Kebijakan penempatan pegawai dari dalam. Pengadaan Pegawai di Sekolah Tinggi Untuk efektifitas dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan oleh Jurusan. Oleh karena itu pengadaan kepegawaian dilaksanakan melalui seleksi (saringan masuk/test). b. 2. Jurusan melakukan pengadaan pegawai dari luar melalui proses melamar. • Dosen Tamu memberikan ceramah. Hal ini dilakukan jika ada lowongan kerja baik dosen/karyawan.PAS/CMI/2005 harus . Pengadaan Instruktur Untuk melaksanakan prgram pendidikan yang profesional terdapat pekerjaan pelatihan yang memerlukan keahlian khusus.2. lowongan pekerjaan tersebut diisi oleh dosen /karyawan yang telah mengabdi pada Jurusan.

kecakapan dan keahlian yang diperlukan. Pengangkatan Calon Pegawai Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk Guru Besar. Tidak terikat pekerjaan dengan instansi atau pihak lain. Mempunyai pendidikan.107 mempunyai keahlian khusus tersebut. Untuk dosen. Untuk karyawan. usia 19 sampai dengan 35 tahun dan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan sekolah. Khusus e. laboratorium ). perpustakaan. Persyaratan Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar adalah sebagai berikut : Umum • • • • • • • • • • Warga Negara Indonesia Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan Tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri sipil. usia maksimal 40 tahun. d. tergantung kebutuhan. Penagaan instruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah kelembagaan ( unit pelaksana teknis atau UPT.PAS/CMI/2005 . praktika. ahli bahasa. minimal SLTA. Pengadaan Tenaga Administrasi Tenaga administrasi yang ada di STKIP dibagi menjadi sub-sub bagian sebagai berikut : • • • • • Administrasi Akdemik Administrasi Keuagan Administrasi Kemahasiswaan Administrasi Umum dan Perlengkapan Administrasi Kepegawaian Setiap sub bagian di bawah tanggung jawab masing-masing Kepala Sub Bagian ( KBS ). c. seperti ahli komputer. minimal S2. Berkelakukan baik. Berbadan sehat jasmani dan rohani. dan sebagainya.

3. Dana Pensiun c. pihak Jurusan menjelaskan 1. Tunjangan-tunjangan lain sesuai dengan ketentuan. Bantuan-bantuan lain sesuai dengan ketentuan 3. f.108 • • Pelamar yang dinyatakan diterima ( telah diseleksi) diusulkan Setelah diperoleh persetujuan Universitas dan STKIP. maka pengangkatannya menjadi calon pegawai kepada STKIP. Tunjang fungsional b. a. terdiri atas: a. Masa Percobaan Yaitu pengangkatan Calon Pegawai yang telah lulus masa percobaan. Pengembangan Pegawai Pengembangan pegawai merupakan salah satu program yang dilakukan Jurusan dalam berbagai bertuk antara lain peningkatan pengetahuan/ keterampilan bagi pegawai agar mampu melakukan pelayanan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. yang meliputi : . Honor dosen luar biasa c. terdiri atas . Asuransi b. Gaji pokok 2. Tunjangan istri dan anak c. Honor dosen wali 4. Tunjangan penyesuaian penghasilan e. Bantuan. Setelah calon pegawai ditempatkan di Jurusan. Tunjangan jabatan d. Tunjangan pendidikan f. Tunjang. terdiri atas : a. Honorer. yang bersangkutan diangkat menjadi calon pegawai negeri dalam masa percobaan.PAS/CMI/2005 kepada dosen/karyawan baru tersebut tentang imbalan/kompensasi yang akan diperoleh. Honor dosen tetap b.

• Sistem Tertutup Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.D4 serta spesifikasi Pelatihan Kursus Seminar/lokakarya Magang dan rotasi b. Pengembangan pegawai dilakukan dengan memperhatikan sisterm karier. yaitu melalui : • • • • • Pendidikan D3. Pengembangan dosen dapat dilakukan secara : a.109 yang memuaskan bagi mahasiswa. Formal. Informal. yaitu melalui : • • • • • • Pendidikan S2 dan S3 Pelatihan Kursus Lokakarya/seminar Diskusi ilmiah Dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya. Formal.PAS/CMI/2005 . yaitu: • Sistem Terbuka Bahwa untuk menduduki suatu jabatan di lingkungan STKIP terbuka bagi semua warga STKIP asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. Sistem karier terdiri dari tiga macam. Informal. Pengembangan instruktur dan tenaga administratif ( karyawan ) dapat dilakukan secara : a. untuk menduduki jabatan apapun di lingkungan STKIP harus diperhatikan kualifikasi yang telah ditentukan. yaitu melalui : Selain tiu dalam pengembangan pegawai. kecakapan dan pengalaman yang diperlukan serta berkelakuan baik dan jujur. yaitu melalui : b.

PAS/CMI/2005 . maka jurusan berwenang melakukan seleksi dengan pertimbangan senioritas. a dan b diatas melampaui kemampuan keuangan Jurusan.1.110 Bahwa untuk menduduki suat jabatan di lingkungan STKIP.1. Telah mengabdi di STKIP minimal dua tahun terhitung tanggal SK Yayasan 100% dan atau tanggal yudisium S2 ( untuk S3) c.2. frekuensi melakukan pendaftaran studi lanjut. hanya terbuka bagi pegawai yang telah mengabdi sekurang-kurangnya tigatahun di STKIP terhitung sehjak keluarnya SK yang bersangkutan sebagai pegawai tetap 100%.1. Kriteria yang melanjutkan S2 dan S3 adalah sebagai berikut : a.1.1 a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.1. Jika tidak memenuhi kriteria buti 3. 3. Tidak ada penggantian atas biaya yang telah dikeluarkan untuk dosen yang melanjutkan studi dengan biaya pribadi. Ketentuan mengenai pengembangan pegawai di lingkungan STKIP diatur sebagai berikut : 3. serta tempat/lokasi studi. c. b.1. Dosen tetap STKIP yang telah berstatus 100%. setelah mendapat penilaian dan yang berwenang. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. • Sistem Prestasi Kerja Yang dimaksud dengan sistem prestasi kerja adalah sistem kepegawaian dimana untuk pengangkatan seseorang dalam suatu jabatan didasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja yang telah dicapai oleh orang yang diangkat tersebut. Pendidikan Lanjutan S2 dan S3 bagi Dosen Tetap 3. Jika jumlah dosen yang memenuhi kriteria butir 3. a. b. Dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri harus mempunyai sponsor.1.

yang bersangkutan harus melaporkan kepada STKIP dam segala bentuk tunjangan (kecuali SPP) akan tetap dibayar pula selama butir 3.111 3.7.6. Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya. Batas maksimal pendidikan S2 adalah 6 (enam) semester. sedangkan untuk program studi S3 adalah 7 semester.3. c.1. diberikan pula bantuan yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP. Biaya bantuan penelitian yang dikordinasikan dengan lembaga penelitian STKIP. 3. b.3.1.5 dan 3. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan ketentua dan ijin dari STKIP. 3.3.1.5. b. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3. Yang bersangkutan berhenti sebagai Dosen Tetap STKIP. dan apabila tidak melaporkan maka yang bersangkutan akan mendapat sanksi berupa penghentian seluruh bantuan studi seperti tercantum pada butir 3.1. dan 3.1. Untuk dosen yang mendapatkan TMPD. Bagi dosen yang tidak memperoleh beasiswa (TMPD) biaya SPP per semester ditanggung sepenuhnya oleh STKIP yang besarnya sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi yang diikuti.1. 3. Biaya SPP.1. c. atau bantuan biaya yang akan dihentikan secara otomatis apabila : a.PAS/CMI/2005 (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu) .4.3.4 mendapat bantuan sebagai berikut : a.1. Dosen yang memenuhi persyaratan butir 3. 3.7.1.1.1.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.3.1. Apabila yang bersangkutan menerima bea siswa dari instansi/lembaga lain.

8.2.2. 3.1 dan kebutuhan Jurusan.3 mendapat bantuan biaya yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.1. 3.Pendidikan Lanjutan D3. a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan. Telah mengabdi di STKIP minimal 5 (lima ) tahun terhitung tanggal SK STKIP 100%.3 maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. butir 3. melampaui kemampuan Jurusan. 3. Batas maksimal pendidikan D3 adalah tujuh semester Karyawan yang memenuhi persyaratan butir 3.2. dan bila gagal dalam melanjutkan studi sedangkan yang bersangkutan menginginkan pindah atau melanjjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas 3.2.1.2. D4. a dan b diatas 3.5.3. Bagi pejabat struktural diijinkan malanjutkan studi dengan ketentuan hanya SPP dan biaya bantuan penelitian.2. berikut : a.1.1.PAS/CMI/2005 . dan Spesialisasi 3.2.1. Setiap dosen mempunyai kesempatan melanjutkan studi hanya satu kali pada level yang sama ( S2/S3).6.2.1.2.112 3. Jika jumlah karyawan yang memenuhi kriteria 3.2. 3.5 dan 3.1. 100%. Jurusan/Jurusan yang dipilih harus sesuai dengan Pendidikan harus dilaksanakan di luar jam kerja.2.1.4.9. Karyawan tetap STKIP Pasundan yang telah berstatus Kriteria melanjutkan pendidikan S1 adalah sebagai dan D4 adalah sepuluh semester dan spesialisasi enam semester. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2. maka Jurusan berwenang melakukan seleksi. Jika tidak memenuhi kriteria butir 3. a. 3. 3. b. b.7.

Spesialis.2. besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKP bagi karyawan yang telah menyelesaikan S1-nya. dan karyawan dengan Jurusan.8.PAS/CMI/2005 . tidak ada jaminan untuk dapat alih profesi dan tuntutan jabatan di lingkungan STKIP. INTEGRASI Integrasi adalah proses memadukan kepentingan-kepentingan para dosen.8.1. dimana n adalah lamanya pendidikan ( tahun ) yang ditempuh. Pegawai yang telah melanjutkan studi D3. dan 3. 3. Setiap karyawan STKIP mempunyai kesempatan melanjutkan studinya hanya satu kali pada level yang sama ( D3/S1) dan bila gagal dalam melanjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas studi ( butir 3. instruktur.3. a.3.2.3. 4.S2 atau S3 dengan bantuan biaya STKIP harus mengabdi minimal 2n+1 setelah menyelesaikan pendidikannya.9.5) maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3.S1.2. 3. b.3. Diberikan bantuan biaya untuk keperluan skripsi. Bantuan biaya akan dihentikan secara otomatis ( tanpa Yang bersangkutan berhenti sebagai karyawan tetap Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.5.2. 3. 3.1. S2 dan S3 dengan bantuan STKIP 3. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3.2. tidak terpenuhi maka yang bersangkutan harus mengganti seluruh biaya yang dikeluarkan oleh STKIP selama menempuh pendidikannya.Hak Lembaga atas Karyawan dan Dosen Tetap yang Telah Mengikuti Pendidikan D3. S1. yang pemberitahuan terlebih dahulu ) apabila : STKIP Pasundan. c.2.2.113 3.7. Apabila butir 3. Pengintegrasian bagi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2.

Upacara Upacara diadakan sesuai dengan ketetapan STKIP Pasundan. Pendekatan evaluasi pekerjaan hari-hari besar (misalnya menyambut bulan suci Ramadhan. c. 5. Pembinaan Karyawan Bagi para Kepala Sub Bagian (KSB) diadakan setiap awal bulan dan pembinaan bagi seluruh karyawan diadakan 2 kali dalam 1semester. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. instruktur dan karyawan) atas sumbangan dan prestasi kerja mereka kepada Jurusan PIPS. Diskusi Ilmiah Diselenggarakan setiap hari tertenttu diikuti oleh seluruh dosen tetap Jurusan. dsb). Isro Mi’raj. b. e.114 pegawai baru merupakan penyatuan dengan lembaga tempat dia bekerja dan pembebanan tugas-tugas yang harus dikerjakan. Rekreasi Bersama Direncanakan akan dilakukan setiap tahun satu kali yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan dana dan kegiatan di Jurusan PIPS serta kebijakan STKIP. Dalam penerapan integrasi ini ada beberapa upaya yang dilakukan Jurusan diantaranya : a. Pengajian Diselenggarakan 2 ( dua ) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu setiap Jum’at minggu terakhir pada bulan Juni dan Desember atau dalam rangka memperingati d. Sedangkan bagi karyawan yang lama berupa penyampaian tugas-tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Jurusan dalam pemberian kompesasi : a. KOMPENSASI Kompensasi merupakan balas jasa yang layak dan adil kepada pegawai (dosen.PAS/CMI/2005 .

b. PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. g. pimpinan. Gaji dan inisiatif tambahan Selain gaji yang sesuai dengan kemampuan Jurusan. instruktur. 6. dosen luar biasa dan offie boy. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menetapkan kenaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) berdasarkan kemampuan Jurusan dalam mendapatkan dana setiap tahunnya. Pendekatan lingkungan sistem Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) minimal setara dengan Jurusan/universitas lain yang sebanding. f. karyawan. Kebijakan Pemerintah Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan aturan penggajian yang dilakukan pemerintah. misal kelompok pakar/profesional. tuntutan pekerjaan dan kesejahteraan pegawai. insentif dapat diberikan Jurusan kepada pegawai (dosen/instruktur/karyawan) melalui asuransi. tetapi standar berbeda (misal : sopir). jabatan fungsional.PAS/CMI/2005 .115 Jurusan memungkingkan untuk membedakan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) pada posisi yang sama. e. Pendekatan kelompok Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji/inisiatif yang berbeda atas dasar kelompok. d. c. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan biaya hidup yang nyata ( riil ). dosen.

d. 6. 19 tahun 20 s. 25 tahun > 25 tahun Jumlah yang diterima Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. instruktur dan karyawan yang efektif dengan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas-tugas Jurusan.Tunjangan anak/istri/suami Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan istri/suami. yaitu dosen. 9 tahun 10 s.4. 6.d.PAS/CMI/2005 . 6.1.Tunjangan Asuransi Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan asuransi.Ketentuan perhitungan bantuan biaya kesehatan berdasarkan pada hasil pemeriksaan dokter/bidan. Setiap pegawai tetap YPTP Jurusan PIPS berhak mendapat tunjangan pembayaran premi pensiun.Tunjang Pensiun/Meninggal Dunia Pegawai tetap Jurusan PIPS berhak menerima pesangon pada saat usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa Kerja <5 5 s.3.116 Pemeliharaan pegawai merupakan suatu proses untuk memelihara apa yang telah dimiliki dan dibentuk/dibina. 6. obat-obatan ( sesuai dengan resep dokter/bidan ) dan perawatan rumah sakit yang dibuktikan dengan kuitansi atas nama pegawai Jurusan KIP satu bulan sebelumnya ( contoh untuk biaya pengobatan yang dibayar bulan Januari 2003 yaitu pengobatan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 ).Tunjangan Pensiun Dalam hal ini Jurusan melakukan kerjasama dengan PT Bank BNI’46 tbk. 14 tahun 15 s.d.d.2. Beberapa upaya yang dilakukan Jurusan KIP untuk semua pegawai diatur sebagai berikut : 6.5.

6.9.117 Apabila Keluarga PegawaiJurusan ( istri/suami/anak ) meninggal dunia.7. Tunjangan Melahirkan Kepada pegawai/istri pegawai yang melahirkan sampai dengan anak ketiga diberikan bantuan melahirkan dalam bentuk kado. 6. Tahun Baru Masehi yang besarnya disesuaikan dengan dana yang ada serta mengacu kepada ketentuan Universitas.Tunjangan Hari Raya Setiap tahun pegawai tetap Jurusan KP akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya.6.8.Kepala pegawai Jurusan yang menikah diberikan bantuan pernikahan sebesar 6. Idul Qurban. Kepada anak pegawai yang menikah dan dikhitan diberikan bantuan 6. Insentif Kepanitiaan Dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Rekreasi Bersama Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.12.Tunjangan ibadah Haji Tunjangan ini diberikan kepada pegawai Jurusan berdasarkan pertimbangan senioritas/masa kerja. apabila Jurusan mengalami Surplus anggaran yang ditetapkan berdasarkan analisis oleh Senat STKIP . Pembagian Surplus Pada akhir tahun anggaran. 6. 6.PAS/CMI/2005 . bantuan Munggah. maka kepada pegawai yang bersangkutan diberikan uang wafat. 6. maka surplus tersebut diperuntukkan bagi pengembangan Jurusan (pembelian barang-barang inventaris pemeliharaan dan pembinaan pegawai) dan untuk dibagikan/dinikmati oleh seluruh pegawai Jurusan.11.10.13. STKIP akan memberikan insentif bagi yang terlibat dalam kepanitiaan tersebut. Kepada pegawai Jurusan yang mendapat giliran untuk menunaikan ibadah haji diberikan bantuan sebesar 6.

A. pelaksanaannya ditetapkan setiap dua tahun sekali dan akan diberikan pada bulan Desember. yaitu perencanaan. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada dasarnya untuk mengelola sarana dan prasarana berlaku pula fungsi menagerial. Pemutusan hubungan kerja ini dapat disebabkan oleh : a. usia 75 tahun Instruktur dan tenaga administratif usia 60 tahun b. PEMBERITAHUAN Pemberhentian merupakan proses pemutusan hubungan kerja antara Jurusan dengan pegawai. Permintaan PHK atas kemauan sendiri c. Setiap DTY/DPK tidak boleh mengajar di tempat lain kecuali atas izin sepengetahuan Jurusan.PAS/CMI/2005 . karena indispliner dan perbuatan tercela.118 Diselenggarakan bagi seluruh pegawai STKIP dan keluarganya yang tempatnya disesuaikan dengan keadaan keuangan dan kegiatan Jurusan serta kebijakan STKIP Pasundan. 6.14. aktuasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.15. dan tidak boleh menjadi pejabat struktural di instansi/lembaga lain kecuali atas izin Rektor/YPT Pasundan. Pensiun Yaitu berhenti bekerja karena usia/telah habis masa kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku : Dosen : Sampai dengan Lektor Kepala : usia 65 tahun Sampai dengan Guru Besar. Bagi instruktur dan tenaga administrasi yang berprestasi diberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan dalam bentuk uang. SARANA DAN PRASARANA 1. 6. 7. pengorganisasian. PHK.

kena rusak. 7) Insentif sopir. 6) Peminjaman mobil harus peserta sopirnya. Peminjam akan diprioritaskan sesuai kebutuhannya yaitu mendapat musibah. s. Tugas pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh Universitas disamping Jurusan. 4) Lamanya peminjaman maksimal 48 jam. 5) Selama dipinjam. 2) Pada hari kerja selama jam kantor ( jam 08. oli dan bensin ditanggung peminjam.PAS/CMI/2005 . selain karena hal tersebut mobil/motor inventaris kantor tidak dapat dipinjamkan. 1) Mobil/Motor digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan Jurusan oleh karena itu dalam hari kerja ( Senin s.d. hilang. tilang. oleh karena itu setiap kerusakan atau menghadapi dsb. Kendaraan Bermotor Semua barang inventaris kendaraan bermotor ada di bawah tanggung jawab masing-masing Pembantu Ketua dan KSB. 2 2.119 dan pengendalian. Sabtu ) tidak boleh dipinjam untuk kepentingan pribadi. dengan terlebih dahulu peminjam harus menyampaikan surat permohonan. mobil/motor sepenuhnya tanggung jawab peminjam.) peminjam diharuskan memikul resiko untuk menunjang aktivitas /mobilitas masalah mengenai mobil/motor tersebut (tabrakan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. sepenuhnya (memperbaiki dan atau mengganti dengan barang yang sama). dan syukuran orang terdekat ( anak kandung.00. atau orang tua kandung ). 3) Pada hari libur mobil/motor inventaris STKIP diperbolehkan dipinjam oleh dosen/insruktur atau karyawan untuk kepentingan pribadi yang mendesak. Petunjuk Penggunaan Barang Inventaris Kantor 3 a.d.00) mobil/motor harus selalu dalam kondisi siap pakai beserta sopir/pengendaranya Jurusan. 16.

PAS/CMI/2005 . Inagurasi. PSA. perkantoran. Emergency Lamp. dll. Printer. Untuk pengelolaan sarana dan prasarana terlihat dalam matris sebagai berikut : Sumber Daya Fungsi Managerial Prasarana (gedung. sebagainya) Inventaris barang elektronik di bawah tanggung jawab pengguna (Kepala UPT. 4. Ksb Kemahasiswaan dan Ksb Keuangan. UAS dan sebagainya ). Wiraless. Koordinator Kelas reguler Malam .KSBAP. Semua inventaris elektronik digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan STKIP. KTU. Ksb Umum dan Perlengkapan.) Oleh STKIP/ YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Sarana Kendaraan bermotor Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Barang Elektronik Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan dan Perencanaan Pengorganisasian Aktuasi Pengendalian B. ruang kuliah. KEUANGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. OHP. UTS. Ksb Kepegawaian. KKN. Ketua Jurusan. MABIM.120 8) Persetujuan peminjaman mobil/motor dibatalkan apabila motor/mobil tersebut dibutuhkan untuk kegiatan STKIP (OSPEK. Barang-barang Elektronik (Komputer.

Peningkatan Status/Akreditasi Jurusan g. Kegiatan Penelitian Kelompok dan Individual 2. dll. Kegiatan LEMLIT/Penelitian dan Jurusan b. Pameran.3 Pengabdian a. Dana Ujian h.121 Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat. maka dalam pelaksanaannya dipergunakan faktor-faktor dasar managerial.1. Jurusan PIPS mengelola sebesar prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler pagi dan prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler malam. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah. organisasi pengelolaan keuangan. f.1 Pendidikan dan Pengajaran yang terdiri dari : a.PAS/CMI/2005 . sedangkan sisanya dikelola oleh STKIP dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP). Bimbingan Sosial/Penyuluhan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1. Untuk ini dilakukan fungsi managerial perencanaan dan penganggaran. 2.1 Pos-pos Pengeluaran Jurusan 2. Pembinaan dan Pengembangan Laboraturium e. Penggunaan Dana Penggunaan dana ini antara lain digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran yang telah ditetapkan : 2. Wisuda dan Dies Nataslis 2.1. Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pengajar c. Sumber Dana Sumber utama keuangan Jurusan PIPSadalah SPP mahasiswa yang dipungut langsung oleh Sekolah. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum b. prosedur pengelolaan dan pengendalian. Karya Seni.2 Penelitian a. Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan d. 1. Dari dana SPP yang diterima.

dengan peruntukkannya.LISMA.PAS/CMI/2005 .122 b. Pramuka.5 Kesejahteraan Pegawai/Dosen a. Gaji /Honor Pegawai/Tenaga Administratif dan Edukatif ( Dosen ) tetap komponen Gaji Dosen Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) Gaji Pokok 2) Tunjangan fungsional 3) Tunjangan struktural 4) Tunjangan khusus 5) Tunjangan istri/suami dan anak 6) Insentif kehadiran 7) Insentif khusus penunjang akademik 8) Tunjangan Penyesuaian Penghasilan 9) Honor dosen tetap 10)Honor dosen luar biasa 11)Honor dosen pembina 12)Honor dosen wali Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembinaan dan Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa/Bea siswa 2.4 Pembinaan Kemahasiswaan Sesuai ketentuan Universitas. Pembinaan dan Pengembangan Penalaran Mahasiswa b.1. dana kemahasiswaan ditetapkan berdasarkan kesepakatan Bidang III baik Univrsitas maupun Jurusan. KKN/KKM c.1. dsb. Mapak Alam. Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas (seperti KOM. Pembinaan dan Pengembangan minat Mahasiswa c. Penerbitan Karya Ilmiah/karya inovasi (program kepakaran dan promosi) 2.) Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Jurusan (di Jurusan antara lain digunakan untuk biaya : a.

Hadiah lebaran ( Idul Fitri ) g. Panitia Adhok i. Bantuan Musibah/Pernikahan/Kelahiran dll. Dana Kesehatan Pegawai d.PAS/CMI/2005 . Dana Taktis Jurusan j. ATK dan sejenisnya b.6 Pembinaan RT/ATK a. tunjangan penyesuaian penghasilan dan honor dosen wali. S2 dan S3 ) Komponen Gaji Karyawan Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Gaji pokok Insentif kehadiran Insentif khusus Tunjangan penyesuaian penghasilan Insentif piket Honor karyawan kontrak Tunjangan istri/suami dan anak b. Studi Perbandingan/Pertemuan Tahunan Bagi Pempinan/ Karyawan/Dosen k. Pembinaan Pegawai l. Pemberian Hadiah bagi Karyawan/dosen/ONH. Dosen yang dikontrak oleh lembaga/instansi lain hanya mendapat honor mengajar telah tetap. Asuransi Pegawai e.1. Transport Perjalanan dinas/Biaya Rappim/dosen h. Pengadaan Inventaris Kantor c. Honorarum Tenaga Edukatif Luar Biasa /MKDU dab Honorarium lain-lain c. f. 2. Pemeliharaan Listrik dan Pompa Air Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.123 13)Tunjangan pendidikan (S1.

Vakasi pemeriksaan laporan KKN. Berkas Ujian b. Taris Sidang.124 d.2 Vakasi. Listrik/Ledeng/Gas/Telepon e. insentif dan transport dari Jurusan hanya pegawai ( dosen/instruktur/karyawan ) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas. Pemeliharaan Ruang Kelas dan Kantor b.1.3. Naskah Ujian c. operasional DKM 2. Pembayaran Utang c.7 Pemeliharaan / Pengembangan Pembangunan a. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur (mempunyai modul. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 1. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. kartu praktika).2. Kontribusi pemeliharaan sarana dan prasarana kampus g. Pemeliharaan Laboraturium Jurusan d. kertas kerja.PAS/CMI/2005 Sarana Perpustakaan dan . Pemanfaatan jasa Komputasi/KTM.2. Pemeliharaan Barang / Inventaris 2. 2. Vakasi Pemeriksaan a. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian. Kerjasama f.2.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. d. sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan.

sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur ( mempunyai modul.4. kartu praktika). kertas kerja. Berkas Ujian b. d.3 Vakasi Pemeriksaan a. maka lebih kecil tarif di atas.3.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian. ` Penginapan di luar tergantung daerah. 1. insentif dan transport dari fakultas hanya pegawai (dosen/instruktur/karyawan) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.2.6. Insentif Pembimbing (Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur) Di dalam kota Di luar kota 1.3 Vakasi.3. Naskah Ujian c. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian. Melati.2. Taris Sidang.PAS/CMI/2005 . Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi.2.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2.2.125 1.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 2.3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. maksimal kelas Insentif Penceramah Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 1. 2. 2.5. Vakasi pemeriksaan laporan KKN.

Penelitian Kelompok Catatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian.126 2. b.PAS/CMI/2005 . Pembuatan Buku/Diktat ( minimal 40 eks ) c. 2.3. Moderator seminar ( nasional ) Dalam Kampus Luar Kampus g. Pembuatan buku diterbitkan. Pembawa makalah dalam seminar ilmiah e. Tulisan Ilmiah yang Dimuat 1) Majalah local 2) Majalah Nasional 3) Surat Kabar 4) Jurnal Nasional 5) Jurnal Internasional berbahasa Inggris. Penelitian Individu h. 2.3. Moderator seminar (local) /dalam kampus f.3.3.3. maksimal kelas Melati. sehingga memperoleh ISBN d.4 Insentif Pembimbing ( Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur ) Di dalam kota Di luar kota 2.5 Penginapan di luar tergantung daerah. maka lebih kecil tarif di atas.6 Insentif Penceramah ` Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 2.9 Insentif Program Kepakaran a. 2.8 Seminar /Lokakarya/Pelatihan.3.

1. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar Ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh pegawai yayasan. adalah atasan menghukum. 1. Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 1. baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja.127 1) Insentif sejumlah tersebut di atas dibayar pada saat penandatanganan kontrak dan pada saat laporan ( karya tulis.4. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Yayasan karena melanggar peraturan disiplin pegawai yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI Peraturan Disiplin Pegawai ini mengaju kepada peraturan disiplin pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Nomor : 041/SK/YPTP/IV/2003 DISIPLIN KERJA 1. Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin pegawai yayasan. C.3. 1.PAS/CMI/2005 Atasan pejabat yang berwenang menghukum langsung dari pejabat yang berwenang .5. 3) Pembicara atau moderator di luar kampus harus ada rekomendasi dari pimpinan fakultas/jurusan. buku csb) 2) Insentif tersebut dibayar melalui Lembaga Penelitian ( Lemit ) dan dibayar melalui Fakultas.1. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. Ketentuan Umum Dalam peraturan Yayasan ini yang dimaksud dengan : 1.2.

2.5 Menyimpan rahasia Negara dan rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya.1. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. Pasundan perundang- menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. perguruan tinggi dan pegawai yayasan. kesadaran dan tanggung jawab. pemerintah. 2. Kewajiban Setiap pegawai STKIP Pasundan wajib : 2. 2. 1.7 Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian.1 Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan undangundang dasar 1945 dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan.6. 2.PAS/CMI/2005 .128 1.1.1. Kewajiban dan Larangan 2.2 Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. diri sendiri atau pihak lain.3 Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara.1. Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubungannya dengan kedinasan. 2.7. 2.1. 2.1.6 Memperhatikan dan melaksanakan /STKIP segala baik ketentuan langsung pemerintahan/yayasan umum. Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.1.4 Mengangkat dan mentaati sumpah/janji pegawai yayasan dan sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan undangan yang berlaku.1.

18 Mendorong bawahannya dalam melaksanakan tugas.1.17 Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahan.8 Bekerja dengan jujut. 2.1.16 Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugas. Perguruan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan. 2. tetapi adil bijaksana terhadap bawahan.11 Mentaati ketentuan jam kerja. 2.1. sesame pegawai yayasan dan terhadap atasan.1.1.10 Segera melaporkan kepada atasannya.1.15 Bertindak dan bersikap tegas.1. cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara.1.9 Memelihara dan meningkatkan keutuhan. persatuan dan kesatuan korp Pegawai Yayasan.1.1. pemerintah. 2. kekompakan.PAS/CMI/2005 . 2.1.1.19 Memberi kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan karir.1. 2. 2.22 Hormat-menghormati sesama warga Negara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME yang berlainan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.129 2. 2. 2.1. Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP. 2. 2. 2. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 2. tertib.13 Menggunakan dan memelihara barang-barang milik STKIP Pasundan dengan sebaik-baiknya.21 Berpakaian rapid an sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat. organisasi Paguyuban.1.12 Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik.14 Memberikan layanan sebaik-baiknya kepada mahasiswa dan masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing.20 Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan zakat. 2.

3 Tanpa izin pemerintah dan yayasan menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing 2. 2. 2. atau suratsurat berharga milik STKIP Pasundan. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan fakultas. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2.26 Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin.130 2. membeli. 2. 2.4 Menyalahgunakan barang-barang.6 Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. menggandakan. 2. perguruan tinggi pasundan dan atau pegawai STKIP Pasundan.2.1. uang atau surat-surat berharga milik STKIP. dokumen-dokumen. Larangan +Setiap pegawai STKIP Pasundan dilarang : 2. 2. Melakukan tindakan yang bersifat negative dengan maksud membalas dendam dengan bawahannya atau orang lain di dalam di luar lingkungan kerjanya.2.5 Memiliki.2.1.2.PAS/CMI/2005 . bawahan atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.2. menyewakan atau meminjamkan barang-barang.2. 2. pemerintah. teman sejawat.23 Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat.2. menjual.1.25 Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang.24 Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku.2 Menyalahgunakan wewenang 2.2.1 Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. 2.7.8. 2.1.

2.2.PAS/CMI/2005 .15. Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasaannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilikan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. 2. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan.11. 2. Membocorkan dan memanfaatkan rahasia yayasan dan STKIP Pasundan yang diketahui karena kedudukannya jabatan untuk kepentingan pribadi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2.1 Pelanggaran Disiplin 3. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan.16. 3.2. 2.Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan. 2. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi lain. kerugian bagi pihak yang dilayani.131 dalam pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan pegawai STKIP Pasundan.2. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat pegawai yayasan kecuali untuk kepentingan tugas. Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya.1 Setiap ucapan. Hukuman Disiplin 3. 2. tulisan atau perbuatan pegawai yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 adalah pelanggaran disiplin.14. golongan atau pihak lain. 2. 2.9.10.12.2.2.2.1.13.2.

2. Pembebasan dari jabatan. Hukuman disiplin berat. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lambat satu tahun.2 Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. 3. Penurunan pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama satu tahun. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai. pelanggaran ketentuan pegawai disiplin dalam STKIP dijatuhi perundang-undangan melakukan hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum.2. Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin a.PAS/CMI/2005 . Teguran tertulis c. Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat. Hukuman disiplin ringan b. 3. Teguran lisan b. b.3 Pejabat yang berwenang menghukum a. d.4.2. 3. Pernyataan tidak puas secara tertulis 3.3 Jenis hukuman disiplin sedang. c.1. b. Hukuman disiplin sedang dan c.2 Dengan peraturan Pasundan 3.2 yang tidak mengurangi pidana. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lambat satu tahun. Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari : a.1 Tingkat hukumannya disiplin terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama satu tahun : dan c.2. Yang berwenang menghukum adalah : 3. terdiri dari : a.132 3. Pemberhentian tidak hormat sebagai pegawai.

Ketua STKIP Pasundan untuk jenis hukuman disiplin sedang c.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketua Jurusan untuk jenis hukuman disiplin ringan.133 b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful