RANGKUMAN EKSEKUTIF

Evaluasi diri ini dibuat sebagai bahan untuk mempersiapkan akreditasi Program Sarjana S-1 Program Studi PPKn Jurusan IPS STKIP Pasundan Cimahi. Evaluasi ini mencakup 14 item sesuai dengan Pedoman Evaluasi Diri Program Studi PPKn yang dikeluarkan oleh BAN-PT, terdiri dari : A. Jati Diri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan, B. Kemahasiswaan, C. Dosen dan Tenaga Pendukung, D. Kurikulum E. Sarana dan Prasarana, F. Pendanaan, G. Tata Pamong (Govemance), H. Pengelolaan Program, I. Proses Pembelajaran, J. Suasana Akademik, K. Sistem Informasi, L. Sistem Jaminan Mutu, M. Penelitian, Publikasi Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat, N. Lulusan dan Keluaran lainnya. Mengacu pada pembahasan di atas diketengahkan SWOT analisis yang dimiliki oleh program S-1 Progran Studi PPKn Jurusan IPS Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut :

1

2

1. Kekuatan (Strength) Program Pendidikan S-1 Program Studi Pandidikan Pancasila, dan

Kewarganegaran Jurusan IPS Sekolah Tinggi

Keguruan

dan Ilmu

Pasundan Cimahi memiliki beberapa kekuatan 1). Misi, Visi

berorientasi ke masa depan 2). Struktur organisasi sesuai dengan pola modern 3). Peminat terhadap program Studi PPKn cenderung meningkat, 4) Pelayanan Dosen Wali baik, 5). Kualifikasi dosen dan karyawan memadai 6). Pengaturan keuangan menunjang PBM, 7). Gedung milik sendiri dan strategis, 8). Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan studi lanjut, 9). Suasana antar Mahasiswa dan Dosen baik. 10). Adanya pusat penelitian tingkat Sekolah Tinggi STKIP untuk publikasi hasil penelitian. 11). adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 12). Peringkat akreditasi Program Studi PPkn oleh BAN PT. Dengan peringkat B. 13). Pengolahan sistem informasi mayoritas menggunakan perangkat Komputer, 14) Citra Program Studi PPKn sudah terbentuk selama 18 tahun. 2. Kelemahan (Weaknees). Disamping kekuatan, terdapat juga beberapa kelemahan Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikkan Pasundan yaitu : 1). Misi budaya bersifal lokal dan belum didukung oleh sarana yang lengkap, 2). Pemahaman struktur organisasi belum maksimal, 3). Kemarnpuan finansial heterogen dan kemampuan Akademik cenderung rendah 4). Pengelolaan SDM belum maksimal, 4). Dukungan keuangan hanya dari Mahasiswa, 6). Tingginya biaya pengelolaan infrastruktur, 7). lambatnya peninjauan kurikulum, 8) Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional, 9). Dana penelitian dan publikasi di dalam STKIP terbatas, 10). Motivasi melaksanakan PPM kurang, diakibatkan dari dana yang terbatas, 11). Supervisi belum maksimal, 12). Efektivitas dan efesiensi system informasi belum optimal, 13) kerjasama dengan pihak lain belum optimal. 3. Peluang (Opportunity).
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3

Peluang

pengembangan

Program

studi

PPKn

Sekolah

Tinggi

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan sebagai berikut: 1). Deregulasi sector kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi, 2). Peluang koordinasi organisasi dapat diciptakan, 3). Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga, 4). Kesempatan Mahasiswa untuk berprestasi terbuka, 5). Kesempatan untuk studi lanjut melakukan penelitian dan PPM luas, 6). Peluang pencarian dana di luar Mahasiswa dan di luar perguruan Tinggi, ada, 7). Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus, 8). Diberi kesempatan untuk meninjau kurikulum, 9). PBM memungkinkan komunikasi banyak arah baik di dalam kelas atau di luar kelas, 10). Kesempatan mengajukan dan melakukan penelitian serta publikasinya terbuka, 11). Kerjasama dengan instansi lain dalam PP. No.61/1999, ada, 12). Adanya kesempatan meningkatkan Pengendalian mutu, 13) Kesempatan untuk memperbaiki sistem informasi ada, 13) lulusan LPTK selalu dibutuhkan oleh dunia pendidikan. 4. Ancaman (Threat) Ancaman terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan sebagai berikut : 1). Globalisasi melemahkan budaya lokal, 2) penurunan kwalitas perguruan tinggi secara umum, 3) Persaingan yang tidak sehat antara LPTK, 4) Mahasiswa rawan DO ditahun awal, 5) Studi lanjut yang tidak relevan dengan bidang kepakarannya, 6) Biaya pendidikan yang terus meningkat sedangkan kemampuan masyarakat cenderung tetap, 7) Sarana prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan iptek, 8) Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat yang mengakibatkan kurikulum selalu tertinggal, 9) Sebagian kecil dosen masih bersifat otoriter sehingga suasana akademis yang kondusif belum dapat diciptakan, 10) Penelitian dan publikasinya cenderung formalistik sehingga manfaatnya kurang dirasakan secara langsung, 11) PPM tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat, 12) Banyaknya kompetitor untuk lembaga

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

9) Efesiensi dan efektivitas keuangan. penataran dan pemanfaatan teknologi informasi.PAS/CMI/2005 . dan kegiatan ilmiah lainnya. 24) Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna. 20) Menumbuhkan kreativitas mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan. 5) Dialog antara mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan program studi. 10) Melakukan pengembangan kampus. 14) Otda yang mengutamakan lulusan PT dari daerahnya. 6) Diciptakan kurikulum yang fleksibel. 17) Meningkatkan kemampuan berbahasa. 22) Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti kuliah praktek bermasyarakat atau KKL bersama mahasiswa. 8) Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya. 11) Merenovasi/mengadakan sarana dan prasaran yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini. 4) Mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM. 13) Kerusakan software dan hardware dalam sistem informasi. 7) Dosen diberikan pelatihan-pelatihan metode penelitian dan PPM.4 LPTK sejenis. 12) Pemanfatan teknologi informasi semaksimal mungkin. 18) Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa. 15) Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran. 21) Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. 23) Pelaksanaan PBM mengacu kepada SAP dan Silabi. 16) Dialog antara dosen dan mahasiswa tentang PBM difasilitasi oleh pimpinan program studi. 14) Peyesuaian kurikulum terhadap. 2) Optimalisasi sarana prasarana dan Kualitas SDM. 3) Personil ditugaskan untuk studi lanjutan dan atau pelatihan-pelatihan. 26) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Strategi Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai berikut: 1) Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang visi dan misi. 25) Selalu memperbaharui software dan hardware. penelitian. dinamika masyarakat dan dunia kerja. 19) Pemberdayaan pusat penelitian dan lembaga penelitian STKIP Pasundan secara maksimal. 13) Otonomi penetapan kurikulum program studi. 5.

5 Pembaharuan kualitas komputer. 29) Melakukan kemitraan dengan kompetitor maupun Pemda.PAS/CMI/2005 . 28) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk keberlanjutan kegiatan kampus dan penyerapan lulusan. 27) Meningkatkan relevansi kualitas kelulusan dengan kebutuhan lapangan kerja. SUSUNAN TIM EVALUASI DIRI BESERTA DESKRIPSI TUGAS No Nama Jabatan Uraian Tugas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Subarkah Pembantu Ketua Bid.Pd.PAS/CMI/2005 .. 8. Drs. Drs. Kordinator Teknis Memberikan bantuan teknis bahan dan materi evaluasi Ketua Ikatan Alumni Memberikan informasi dan masukan tentang penyebaran para lulusan Memberikan masukan tentang kegiatan intra kurikuler. H. 10 . H. Dadang Ahmad Sekretaris Pelaksana 5. M.Pd. Yudi Kusyadi. Abdullah Apip. Oyamah. S. 3. Hj.Pd. Endang Komara. S. S. Drs. Jajang Hendar H. Ketua Pelaksana 4. M. Lisda Pujianti Mahasiswa 9.Si. menganalisis dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Memberikan masukan kegiatan pelaksanaan akademik 2. Dosen 6.6 1. Dr. Akademik Nara Sumber Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Memberikan masukan untuk perumusan evaluasi diri Mendesain kerangka kerja dan memberikan masukan untuk perumusan hasil evaluasi Mendesain kerangka kerja.Si. Iyos Saleh Hujaeni Kesekretariatan Pelaksana Teknis Memberikan bantuan teknis pengetikan DAFTAR ISI Halaman Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. ekstra kurikuler dan ko kurikuler Memberikan bantuan bahan materi 7.

..……………………………………………… SUSUNAN TIM EVALUASI DMI BESERTA DESKRIPSI TUGASNYA … DAFTAR ISI ........ Dosen dan Tenaga Pendukung ............. Visi Misi Sasaran dan Tujuan .....…………… B.....…………………….. Sistem Jaminan Mutu ..................………………………………………… E........................ …………… BAB II.......... …………………………… Pengelo!aan Program .. Sarana dan Prasarana …………………………………………… F.........………………………………… C........... Jati Diri...... Suasana Akademik . Publikasi.. J.......... Kemahasiswaan .................................. Kurikulum ..7 KATAPENGANTAR ………………………………………………………..PAS/CMI/2005 .................………………… L....…………………………………………………………….………………………… D. ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN REFERENSI ................... Tata Pamong (Govemance) .... BAB I ............... Sistem Informasi ..................................... Lulusan dan Keluaran lainnya ........……………………………………. RANGKUMAN EKSEKUTIF ....……………… I....................……………………………………… BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP............. Penelitian............. DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN EVALUASI DIRI…… A...... H.. M.......... LAMPIRAN ........…………… G....................... Pendanaan ……….. ………………………………… Proses Pembelajaran .. Thesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat N.……………… K..........

Pendekatan Evaluasl Diri dilakukan melalui tahap: persiapan dan perencanaan. status institusi dibanding dengan institusi yang lain 3. penilaian dan pencapaian sasaran 2. dan 4. penentuan kerjalaman studi. 3. penggunaan pakar sejawat dan pelaporan rincian aktivitas dari setiap tahap sebagat benikut: 1. koordinasi dan komunikasi. Peniaminan mutu internal Jurusan IPS Program Sudi PPKn. Pemanfaatan hasil Evaluasi Diri ini ditujukan untuk : 1. penentuan mekanisime kerja. Penyusunan profil lembaga yang konprehensif. Evaluasi Diri ini merupakan koreksi dan evaluasi dalam siklus manajemen Program Studi PPKn. penentuan tugas dan peranan semua pihak yang terlibat. Sasaran dari Evaluasi Diri ini adalah: 1. penataan organisasi. di samping yang pokok saat ini adalah untuk persiapkan akreditasi oleh BAN PT. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Meninjau kembali kebijakan yang pernah dijalankan oleh lembaga.PAS/CMI/2005 . penentuan rangkaian kegiatan. Persiapan dan perencanaan. Perencanaan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. Persiapan Evaluasi Diri untuk akreditasi. pelaksanaan. 2. Mengidentifikasi posisi. penentuan fokus dan sasaran evaluasi. dan penentuan pibak lain yang akan dilibatkan. mencakup pembentukan tim. Melalui Evaluasi Diri ini diharapkan diperoleh informasi dan kajian yang dapat digunakan sebagai masukan dan kajian dalam pengembangan di program studi masa yang akan datang.8 Bagi Jurusan Pendidikan IPS Program Studi PPKn Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan Cimahi. Menumbuhkan budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri. 2. Mengidentifikasi masalah.. 4. Penataan organisasi kerja.

3. Untuk lebih jelasnya. 4. Pelaksanaan Evaluasi Diri.006/BAN-PT/Ak-IV/V/2000). Pernanfaatan pakar sejawat. Misinya menyiapkan calon Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kemahasiwaan. melakukan studi banding terhadap predikat yang dimiliki saat ini. baik jumlah maupun kualitas mahasiswa. Visi yang diembannya menjadikan program Studi PPKn yang unggul secara Nasional dalam bidang pembelajaran PPKn. Tujuan dan sasaran program studi menghasilkan sarjana PPKn yang dapat bekerja : (1) sebagai guru (2) di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan. Sasaran dan Tujuan Program Studi PPKn berdiri 29 Mei 1986. Kemudian memperoleh status terakreditas B pada tahun 2000 dengan SK (SK BAN-PT No. Mengembangkan proses pembelajaran PPKn secara profesional 2. mencakup pemetaan sasaran evaluasi. Pelaporan. 038/0/1987. 5. 4. Memuliakan syiar Islam dan memelihara budaya Sunda. Jati Diri. Visi. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. hasil Evaluasl Diri ini akan dipaparkan beberapa hal sebagai berikut : A. pengumpulan data dan informasi. perumusan rekomendasi untuk perbaikan. Dosen dan lulusan. Penelitlan dan Pengabdian pada masyarakat. mencakup pemanfaatan pakar sejawat untuk memberikan opini kedua terhadap hasil evaluasi. Status terdaptar diperoleh pada tanggal 9 Januari 1987 dengan No. B. sarjana PPKn yang mampu : 1.PAS/CMI/2005 . teknologi dan inovasi. (3) melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. mencakup penyusunan laporan akhir untuk dasar perbaikan. penyusunan analisis dan interpretasi data.9 3. Bekerja di luar guru sesuai minat dan kemampuannya. Misi.

10 Kondisi kemahasiswaan yang berkembang di Program Studi PPKn pada urnumnya sudah cukup baik karena. Keragaman tersebut mencakup latar belakang sosial ekonomi keluarga dari daerah asal mahasiswa. Tes kemampuan bahasa inggris b. serta perbentukan orientasi wawasan nasional. Profil Mahasiswa Program studi PPKn diperuntukan bagi masyarakat umum. Dalam pelayanan administrasi. namun kecurangan masih saja ada. nilai perilaku yang sebenarnya adalah dalam masyarakat.PAS/CMI/2005 . selain itu masih ada dosen pembimbing PPL dan dosen pembimbing Skripsi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Sistem Seleksi Sistem seleksi mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan dilakukan dengan dua macarn. Tes. seleksi mahasiswa telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. Pertemuan dengan dosen wali dapat dilakukan kapan saja. sehingga profil mahasiswa sangat beragam. Pelayanan Kepada Mahasiswa Program studi PPKn selalu berupaya melayani mahasiswa sebaik mungkin. Kemampuan ini sangat baik untuk mahasiswa agar dapat berlatih memahami keragaman kultur. Pelayanan diberikan baik pada kegiatan akademis maupun non akademis untuk menunjang kelancaran studi mahasiswa. mahasiswa dibantu oleh Staf Program Studi. terutama minimnya inisiatif mahasiswa untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. dan c. a. yaitu staf administrasi yang khusus melayani mahasiswa. Setiap mahasiswa didampingi oleh dosen wali. selama dibutuhkan oleh mahasiswa. 3. Pada kegiatan non akademik yang menunjang Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. yang berperan sebagai konselor. Tes Kemampuan Akademik. Interview 2. Deskripsi mengenai hal ini terlihat dari: 1.

PAS/CMI/2005 . Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Institusi Mahasiswa sudah dilibatkan dalam beberapa kegiatan dengan peran yang berbeda-beda antara lain. Lembaga Mahasiswa Baru pengisi materi Penyelenggaraan Panitia pelaksana. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jurusan/program Kesenian Kampus peserta studi Wisuda Sarjana Peserta Lembaga Praktek Visi dan Misi Panitia pelaksana. 2 . 3 . 4 . kesenian. Jurusan/program Seminar dan Studi peserta studi Banding Pekan Olaharaga dan Panitia pelaksana. sebagai bentuk tanggung jawab sosial STKIP Pasundan memberikan fasilitas Bea Siswa baik berupa BKM maupun BPPA. keagamaan dan pengembangan pengetahuan dalam koordinasi Program Studi PPKn kegiatan unit-unit ini sangat baik dan sangat mendukung pembentukan kepribadian mahasiswa karena dapat menjadi wahana penyaluran dan pergembangan bakat secara positif dari setiap mahasiswa. 4. Kegiatan Peran Staf Orientasi Kegiatan Panitia pelaksana. No 1 . 5 . Ekstra Kurikuler Mahasiswa Program Studi PPKn sudah memiliki beberapa unit kegiatan ekstra kurikuler yang mencakup kegiatan olah raga. Jurusan/program pengisi Peserta studi 6.11 akademik mahasiswa dibantu oleh staf kemahasiswaan di tingkat program studi.

12

C. Dosen dan Tenaga Pendukung Jika diukur dari standar minimum persyaratan jumlah dan kuallfikasi Sumber Daya Manusia untuk mengelola Program Studi PPKn dapat dikatakan bahwa Program studi PPKn sudah berhasil melampau persyaratar, minimum. Dengan gambaran sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Sumber Daya Manusia sudah dilakukan dengan sistem yang standar. Proses “rekruitmen” dan seleksi dilakukan oleh YPT Pasundan atas usulan Ketua STKIP Pasundan, selanjutnya proses pembinaan, pengembangan dan retensi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sesuai dengan Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan. Peraturan YPT Pasundan sudah mencakup peraturan kepegawaian secara umum, dan pengaturan tata laksana kepegawaian lainnya. Setiap karyawan YPT Pasundan mendapat asuransi kesehatan dan pensiun. 2. Ketersediaan Dosen dan Staf Pendukung Program Studi PPKn sudah memiliki jumlah dosen yang memadai, dengan rasio 1:15. Selain itu terdapat staf pendukung yang menangani administrasi berjumlah 2 (dua) orang, juga didukung oleh 15 orang lainnya yang bekerja pada bagian-bagian lain di STKIP Pasundan, yang terkait untuk mendukung penyelengaraan program Studi PPKn, dengan demikian dilihat dari ketersediaan dosen dan staf pendukung sudah memadai. 3. Mutu, Kualifikasi dan kesesuaian Sumber Daya Manusia. Meskipun dari sisi latar belakang Sumber Daya Manusia di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat bervariasi, namun dari kemampuan bekerja pada umumnya sudah baik. Akan tetapi, untuk mengejar dinamika perkembangan lingkungan kompetensl dan kapabilitas Sumber Daya Manusia masih harus terus ditingkatkan. 4. Kecukupan
Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

13

Jumlah dan Kulitas Sumber Daya Manusla Program Studi PPKn saat ini untuk rnengelola 210 orang mahasiswa. kualitas Untuk mengantisipasi untuk mengejar perkembangan di masa yang akan datang, Kualitas Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan. Peningkatan diperlukan perkembangan ilmu pengetahuan dan kompetisi antar perguruan tinggi semakin ketat, termasuk akan beroperasinya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. 5. Pengembangan Staf Peraturan Kepegawaian YPT Pasundan sudah mengatur pengembangan staf, baik Studi PPKn. 6. Peratuan Kerja Peraturan kerja yang sudah ada sudah mengatur beberapa hal penting antara lain, jam kerja, cuti, perjalanan dinas, disiplin, kenaikan pangkat, dan lain-lain. Semuanya sudah berjalan baik selama 18 tahun. Peraturan kerja telah disesuaikan dengan ketentuan ketenaga kerjaan yang diterbitkan oleh pemerintah 7. Kode Etik Kode etik dikembangkan dari niai-nilai yang berasal dari aspirasi para civitas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Pasundan, merujuk kode etik yang ditentukan oleh STKIP Pasundan dan YPT Pasundan. Kode etik tersebut sangat menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, toleransi, menghindarkan diri dari perbuatan tercela, kebersamaan dan persaudaraan, saling menghormati dan sifat-sifat keterbukaan. melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan dan kursus-kursus. Dalam sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia di Program

D. Kurikulum

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

14

Kurikulum sudah diupayakan untuk mencerminkan visi, misi dan keunikan institusi. Oleh karena itu kurikulum dijabarkan secara konsisten dan tujuan dan sasaran institusi dan program studi. 1. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan. Kurikulum sudah mencerminkan visi, misi, sasaran dan tujuan program. Di samping mengikuti mata kuliah kurikulum inti (nasional). Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga memiliki mata kuliah kurikulum Institusional (lokal) yang terfokus pada konsentrasi agama Islam, kebudayaan (Sunda), dan kewirausahaan. 2. Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stake, holders Mata kuliah pada kurikulurn lokal sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholders. Pada saat perumusan kurikulum sudah dilakukan identifikasi kebutuhan dunia pendidikan, dan pengajaran. Pada saat ini sedang dilakukan kebutuhan penyesuaian kurikulum dan silabus berdasarkan pada di diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi

sekolah-sekolah menengah. 3. Harapan Kompetensi Lulusan Lulusan Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan sarjana yang siap terjun ke dunia kerja dan siap menyesuaikan diri dengan tempo yang cepat, terhadap segala dinamika yang ada di dalamnya. Kontribusi lulusan Program Studi PPKn dalam lapangan pendidikan dan sektor non kependidikan diharapkan tidak hanya terbatas sebagai guru, tetapi juga sebagal entrepreuneur, peneliti dan cendikiawan dalam bidang kependidikan.

4. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

Isi kurikulum tercermin pada silabus yang disusun dengan cukup lengkap dan komprehensif. Komposisi mata kuliah pada satu semester telah diupayakan mencakup mata kuliah inti (nasional) dan institusional (lokal). sehingga menjadi kurikulum yang komprehensif dan integratif untuk S. 6.PAS/CMI/2005 . Mata Kuliah Pilihan Beban mata kuliah lokal masih belum terlalu tinggi. namun integrasi mata kullah dibuat dengan menyusun pengelompokan mata kuliah pada setiap satu semester termasuk urutannya dengan sebaik mungkin.I Program Studi PPKn. Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah mengembangkan mata kuliah pilihan. 5. Mata kulah kurikulum nasional yang relevan tetap diakomodasi. Melalui topik ini diharapkan pemahaman dan pendalaman mahasiswa terhadap Program Studi PPKn akan semakin baik. 7. Struktur dan Isi Kurikulum Struktur kurikulum telah ditopang oleh elemen mata kuliah yang lengkap dan satu sama lain memiliki keterkaitan. Topik skripsi disarankan terkait dengan konsentrasi PPKn murni dengan mengaitkannya dalam pendidikan. Skripsi Mahasiswa harus menyusun skripsi di akhir perkuliahan mereka.15 Meskipun masih ada rentang kesenjangan yang sangat jauh antara mata kuliah di Program Studi PPKn dengan mata kuliah nasional. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada struktur kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan berikut ini : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

8. 2 3 3 2 2 2 2 2 Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. 9.PAS/CMI/2005 . 11. NAS 001 DIK 001 STP 007 PKN 101 PKN 102 PKN 103 PKN 126 PKN 140 NAS 002 NAS 004 NAS 005 DIK 002 STP 002 PKN 104 PKN 105 PKN 106 PKN 107 STP 014 NAS 003 PKN 108 PKN 109 PKN 110 PKN 111 PKN 112 PKN 113 PKN 127 PKN 128 NAS 006 NAS 008 PKN 114 PKN 115 PKN 116 PKN 117 STP 009 PKN 129 PKN 130 DIK 003 DIK 004 STP 001 PKN 118 PKN 119 PKN 141 STP 003 PKN 120 PKN 121 PKN 131 Nama Mata Kuliah 3. Mata Kuliah 4.16 Sm t 1. 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 Kode Mata Kuliah 2. 7. MPK KKK MKK MKB MKB MKB MPB MKB MPK MPK MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPK MPK MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MKK MKK MKK MKB MKB MKB MBB MKB MKB MPB Status MK Wajib 5. Peserta Didik Kewirausahaan Pendidikan Ilmu Sosial Hukum Adat Hukum Islam Hukum Perdata Sosiologi Pendidikan Kewarganegaraan/ Kewiraan Hukum Pidana Hukum Tata Negara Hukum Pajak Kriminologi Ilmu Politik Teori dan Hukum Konstitusi Perencanaan Pengajaran PPKn Evaluasi Pendidikan PPKn Ilmu Budaya Dasar (IBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Pendidikan Kewarganegaraan Hukum Dagang Hukum Internasional Hubungan Internasional Pendidikan Generasi Muda Filsafat Politik Strategi Belajar Mengajar PPKn Belajar dan Pembelajaran Profesi Kependidikan Seminar Pendidikan Agama Hukum Tata Pemerintahan Sistim Politik Indonesia Sosiologi Politik Budaya Daerah Jawa Barat Hukum Ketenagakerjaan Politik Hukum Penelitian Pendidikan PPKn Kel. Pendidikan Agama Pengantar Pendidikan Pendidikan Olah Raga PIH dan PHI Ilmu Kewarganegaraan Ilmu Negara Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pengantar Ilmu Sosial Pendidikan Pancasila Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Perkembangan & Bimb. 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 2 2 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 10. 12.

1 1 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 4 4 4 6 98 43 3 46 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 94 - 8. 7. mahasiswa juga dapat melanjutkan ke program S-2. E. Kewarganegaraan Praktek Pendidikan Hukum Program Pengalaman Lapangan (PPL) PPKn Skripsi Total Kel. 11. Bobot SKS Kurnas Kurlok Pilihan KU PR Σ KU PR Σ 6. Sarana dan Prasarana. mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang materi khusus dunia kerja. 9. keterampilan hubungan antar manusia. 10. Peluang dan Manfaat bagi Mahasiswa Mahasiswa Program Studi PPKn STKIP Pasundan akan memperoleh manfaat maksimal. 6 6 6 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 Kode Mata Kuliah 2. Pengalaman yang diperoleh selama PPL merupakan modal untuk melakukan orientasi terhadap pekerjaan dan jenjang relasi dengan dunia kerja. 12. Melalui PPL. MPB MPB MPB MBB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MBB MPK MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB Status MK Wajib 5. mengembangkan keterampilan teknis sebagai pendidik. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dalam masa studi mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti Prograrn Pengenalan Lapangan di dunia pendidikan. PKN 132 PKN 133 STP 013 PKN 142 STP 010 STP 011 STP 012 PKN 134 PKN 135 PKN 136 PKN 137 STP 005 NAS 009 PKN 122 PKN 123 PKN 124 PKN 125 PKN 138 STP 004 PKN 199 Nama Mata Kuliah 3. Teori dan Latihan Kegiatan Belajar Mengajar Pola Pengajaran PPSKN SLTP/SMU Filsafat Etika Sosiologi Hukum Pendidikan Politik Sistim Pemerintahan Daerah MPKI Filsafat Hukum Filsafat Pancasila Hukum Acara Pidana Hukum Acara Perdata Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Filsafat Ilmu Peradilan Tata Usaha Negara Seminar Pendidikan Politik Kenegaraan Seminar Pendidikan Hukum Seminar Pend.PAS/CMI/2005 . 8.17 Sm t 1. Setelah lulus program. dan lain-lain. managerial skill. Mata Kuliah 4.

namun pengelolaannya dilakukan oleh STKIP Pasundan. Lab. yang cukup menonjol dalam pengelolaan sarana dan prasarana adalah tingginya nilai alokasi biaya untuk pemeliharaan berbagai sarana dan prasarana pendidikan. Ruang Kuliah. Kondisi fasilitas pendukung ini cukup memadai. 3.PAS/CMI/2005 .18 Secara keseluruhan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang menyangkut karnpus dengan segala kelengkapannya. Fasilitas Pendukung Pembelajaran dan Penelitian Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian disediakan fasilitas ruangan. 2. Ketersediaan Gedung. laboratorium komputer dan akses intemet. Keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kecukupan Secara umum infrastruktur pendidikan di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah sangat baik. Perpustakaan dan Fasilltas Lainnya. Pengelolaan Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh YPT Pasundan dan unsur pimpinan STKIP Pasundan tergantung pada nilai pengadaannya. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah memiliki gedung. pengadannya dilakukan oleh YPT Pasundan. Jumlah dan kualitas ruang kuliah sangat baik. masjid dan lapangan serbaguna. Laboratorium dan jumlah buku diperpustakaan juga sudah memadai untuk mendukung penyelenggaraan program. Fasifitas lainnya yang tersedia adalah kantin. Perpustakaan secara reguler selalu membeli buku-buku baru dan hibah dari para dosen untuk menambah koleksinya. Seluruh sarana dan prasarana dimiliki sendiri atas investasi yang dilakukan YPT Pasundan. laboratoriurn dan perpustakaan yang baik. ruang kuliah. 1. 4. Sarana dan prasarana yang bernilai besar. koleksi perpustakaan. sudah cukup memadai.

sehingga kontrol pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. YPT Pasundan memberikan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kualitas dan desainnya sudah disesuaikan dengan karakteristik program studi dan mahasiswa. Hal ini dilakukan baik di Program Studi PPKn maupun di lembaga. Untuk pembiayaan program. Pengelolaan Pengelolaan keuangan dilakukan dengan peraturan keuangan yang telah ditentukan YPT Pasundan dan mekanisme aturan yang telah ditetapkan oleh STKIP Pasundan dengan pengelolaan keuangan secara transparan. pengelolaan pembiayaan penyelenggaraan Program Studi PPKn sudah memadai. hal ini dilakukan agar kelancaran proses belajar dan mengajar dapat bejalan dengan baik. sehingga mendukung kelancaraan program.PAS/CMI/2005 . Pendanaan Dalam aspek keuangan. STKIP Pasundan diperlakukan sebagai cost center oleh YPT Pasundan. orientasi studi. F. Sumber Dana dan Pembiayaan Sumber dana berasal dani penerimaan SPP (Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan). dari mulai penerimaan mahasiswa. Jumlah. ujian dan kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Kesesuaian Semua sarana dan prasarana yang ada di Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah didesain khsusus untuk kepentingan pendidikan. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. pos-pos anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan rencana kegiatan pengelolaan program. perkuliahan. 5. Arus kas dan likuiditas keuangan dapat dikelola dengan baik. 2. mahasiswa dan donasi dari orang tua mahasiswa melalui STKIP Pasundan.19 mampu menampung dan mendukung proses belajar dan mengajar di Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam skala jumlah mahasiswa yang ada sekarang.

Anggaran dan kegiatan selalu disesuaikan. Akuntabilitas Untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan. Selain itu. Tata Pamong (Governance). Hal ini dapat dilihat dari perkembangan kinerja keuangan yang selalu positif sejak program dijalankan. Selanjutnya lembaga melakukan pengawasan ke tingkat program studi.20 bantuan dalam bentuk pengadaan sarana. 4. selama ini anggaran yang ada selalu dapat memback up setiap kegiatan yang direncanakan. Pengelola yang berjumlah 5 (lima) orang ini memiliki kompetensi. tidak ada kesulitan dalam pengadaan dana penyelenggaraan. seorang staf akademik dan kemahasiswaan. Pada saat ini. kapabilitas yang memadai untuk menangani Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 . Pengawasan pengelolaan keungan di lembaga sampai dengan tingkat program studi dilakukan juga dengan audit keuangan oleh akuntan publik. program studi dikelola oleh seorang Ketua Program Studi. seorang Sekretaris. penyediaan dosen dan karyawan. G. hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. sehingga semua unit organisasi terkait dapat melakukan pengawasan. Tata pamong program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak didirikan tahun 1986. Kecukupan Dari sisi jumlah. dan 2 (dua) orang staf Tata Usaha. Struktur Organisasi. Bantuan dari YPT Pasundan tersebut semakin memperkuat struktur penerimaan dan pembiayaan Program Studi PPKn STKIP Pasundan. pengelolaan keuangan juga dilakukan secara transparan. sudah memadai untuk skala pengukuran organisasi yang sekarang. YPT Pasundan melakukan pengawasan terhadap lembaga. 3.

maka perlu dipertimbangkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. perlu dilakukan agar kontinuitas upaya perbaikan kualitas pengelolaan program dapat dijalankan secara proaktif. Fungsi dan Tugas Pokoknya. sebanyak 50 mahasiswa perangkatan atau sekitar 7 (tujuh) sampai 8 (delapan) mahasiswa per kelas. dilihat dari perkembangan minat setiap tahun akademik baru. Personalia. maka upaya peningkatan kompentensi Sumber Daya Manusia. Kualifikasi personil yang ada sekarang ini sudah mampu menjalankan fungsi dan tugas pokoknya pada institusi. Pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan didukung oleh koordinasi yang baik dari Ketua Program dan Pembantu Ketua bidang kemahasiswaan. antara lain: a. Ketua dan Sekretaris Program Studi. Tiga orang staf. dan staf lainnya. harus meng. di samping peningkatan kemampuan manajerialnya. dosen. Oleh karena itu ke-6 orang yang ada sekarang harus senantiasa Daya meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Sumber Manusia.update pengetahuannya di bidang pendidikan maupun non pendidikan. pelayanan pada mahasiswa.PAS/CMI/2005 . sikap dan keterampilan dalam Dengan demikian program telah dikelola baik sesuai dengan ketentuan dan prosedur. b. dengan memperhatikan berikut: a. harus meningkatkan pengetahuan. Namun dernikian. jika dipertimbangkan akan peningkatan penerimaan mahasiswa baru pertahun. b. Namun demikian masih sangat mungkin untuk dikembangkan.21 bidang tugasnya. Mengingat perkembangan masyarakat di era globalisasi. baik pada tatanan strategis maupun operasional. 2. Skala operasi pengelolaan program yang besar.

Sampai saat ini Ketua Program Studi Pendidikan PPKn adalah Ketua Program Studi pada. Ketua dan Sekretaris Program Studi Pendidikan PPKn dipilih oleh Dosen Program Studi disetujui oleh Senat STKIP Pasundan dan dikukuhkan oleh Ketua STKIP Pasundan. sudah diatur dengan baik. kewenangan dan mekanisme kerja. Mekanisme Tata Pamong Mekanisme tata pamong sudah dilakukan sesuai dengan sistem dan standar operasional yang sudah ditentukan. H. keberadaan dan pengembangannya tidak lepas dari tujuan dan cita-cita Paguyuban Pasundan yang lahir pada tahun 1914. karena tugas. Tinjauan Historis Proses perjalanan lembaga yang sudah berlangsung kurang lebih 18 tahun sejak berdirinya STKIP Pasundan Cimahi pada 29 Mei 1986. Pengelolaan Program Meskipun ada kekurangan pada pelacakan tulisan. hal ini didasarkan pada hal-hal sebagal berikut: 1. personil dan mekanisme tata pamong (govermance). Aliran informasi. 2.PAS/CMI/2005 .22 penyesuaian struktur organisasi. 3. periode Kepemimpinan yang pertama. namun secara keseluruhan pengelolaan lembaga sudah dilakukan dengan baik. Kepemimpinan Kepemimpinan dan pengelolaan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan. berjalan dengan baik. Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengendalian dan koordinasi internal dan ekstennal sudah dilakukan dengan baik. Pengalaman ini dijadikan dasar untuk senantiasa memperbaiki sistem penyelenggaraan di lembaga STKIP Pasundan. telah memperkaya pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi.

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan relatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. RIP adalah rolling plan yang dijadikan pegangan oleh pimpinan dalam mengalokasikan dan mengorganisasikan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan dan misi STKIP Pasundan. Jaminan Mutu Program Studi. RIP yang ada sekarang secara garis besar. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat terakomodasi semaksimal mungkin. maupun pada perumusan strateginya. Mutu program studi dan institusi akan baik jika ada standar dan kontrol. oleh karena itu Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebaiknya segera membuat sistem informasi alumni. penelitian/konsultasi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus membuat sistem pelacakan alumni yang lebih mapan. Pelacakan Lulusan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah memlliki sistem pelacakan lulusan. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah alumni. 5.PAS/CMI/2005 . Perencanaan dan Pengembangan Program Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP Pasundan telah berusaha membuat perencanaan dan pengembangan program jangka panjang melalui mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan (RIP). pelatihan dan. untuk mengakomodasi kegiatan ltu telah dimiliki Ikatan Alumni STKIP Pasundan. cukup realistis. Dengan demikian aspirasi dan inisiatif seluruh starlakeholders. Jumlah alumni cukup banyak yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Banten. komunikasi dengan seluruh civitas akademika baik melalui jalur formal maupun informal.23 bertanggungjawab mengelola seluruh kegiatan yang mencakup kegiatan pendidikan. 4. Penyesuaian ini diperlukan mengingat lingkungan strategis selalu berubah dengan cepat dan dinamis. 3. namun harus selalu dilakukan penyesuaian baik pada penetapan tuiuan dan sasaran.

PAS/CMI/2005 . I. banyak yang menyatakan bahwa prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dinyatakan baik. c) Lembaga Pendidikan/Perusahaan dimana dilakukan pelaksananan PPL. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilakukan di tingkat jurusan. penugasan untuk belajar mandiri. Pendaftar pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mengalami peningkatan. Proses Pembelajaran Kegiatan pembelajaran sudah diupayakan agar berlangsung dengan baik. indikator: a. b. proses. deliveri pendidikan (materi. penugasan kelompok. dosen dan prasarana) dan evaluasi hasil belajar. Mengajar Kegiatan mengajar dilakukan melalui perkuliahan. diwakili oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. untuk mahasiswa berprestasi ditingkat Jawa Barat. penugasan untuk belajar mandiri melalui perkuliahan. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. dan pekerjaan laboratories (mengerjakan survai lapangan dan merumuskan formula strategi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 6.24 telah memiliki keduanya. Standar sudah mencakup standar seleksi mahasiswa dan dosen. sehingga rasio antara pendaftar dan yang diterima semakin meningkat. sehingga pelaksanaannya sudah setara dengan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang dinilai sudah baik. hal ini ditandai dengan beberapa. Komitmen terhadap mutu ternyata memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Dampak Proses Penjaminan Mutu terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa. observasi lapangan. Standar dan kontrol ditetapkan dan diterapkan secara konsisten. Tugas terstruktur.

Di samping Itu.PAS/CMI/2005 . Belajar Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sangat intensif. Metode diskusi dan praktikum yang telah dilakukan mahasiwa telah menambah ketrampilan para mahasiswa dalam kemampuan motorik dan psiko-analisis terhadap persoalan kajian keilmuan yang dihadapinya. 2. Keterbatasan lingkup content yang diberikan selama perkuliahan telah ditunjang dengan sistem kebebasan keilmuan dan keterbukaan untuk menggali khasanah keilmuan di luar materi yang diberikan para dosen. hal ini terlihat dari prosentasi kehadiran yang cukup tinggi pada setiap perkuliahan. Frekuensi perk-uliahan terkontrol oleh DHMD (Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen) yang secara kontinyu per waktu perkuliahan dimonitoring oleh petugas piket Perkuliahan. demikian juga dalam DHMD para ketua kelas dapat membubuhkan tanda-tangan dan mencatat materi perkuliahan yang disampaikan oleh dosen masing-masing. Metoda mengajar ini sesuai dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yaltu diberikannya pembobotan pada setiap mata kuliah 2 s/d 3 SKS. Suatu bidang pemahaman yang mendalam dan komprehensif telah dikembalikan oleh Program Studl PPKn dengan seminar kelas dan diskusi kelompok pemecahan masalah-masalah pendidikan dan content kelimuannya 3. Saat ini telah dilaksanakan kegiatan belajar menggunakan teknologl multi media untuk mengikuti perkembangan keilmuan khustisnya masalah-masalah perkembangan duma pendidikan yang terkait dengan bidangnya (content). dan mata kuliah yang berkonsentrasi tinggi diberi bobot 6 SKS. Penilaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. mahasiswa cukup patuh mengerjakan tugas-tugas akademik bahkan memberikan inisiatif sendiri dalam perencanaan tugas mandiri maupun terstruktur.25 pemecahan masalah atas problem komunikasi. (skripsi). berkaitan dengan bidang kajian pendidikan dan non pendidikan).

Suasana Akademik Suasana akademik terus dikembangkan secara terus-menerus. juga dilihat dari keseriusan mahasiswa dalam simulasi. mengerjakan tugas-tugas terstruktur maupun mandiri. Sanksi terberat dari pelanggaran persyaratan IPK dan jangka waktu studi adalah sanksi "putus kuliah" (drop out). hingga saat ini cukup baik dan tidak banyak keluhan tentang masalah tersebut: J. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik mengenai kualitas program dan pengajar untuk merespon kebutuhan akademik mata kuliah yang perlu dilakukan evaluasi dan aktualitas dalam pengembangannya. yudisium lulusan. Angka IPK dan jangka waktu studi (durasi) juga akan menjadi faktor penentu dari "Yudisium Kelulusan". Mahasiswa akan diberi peringatan akademik jika tidak mencapai IPK atau melampaui batas ketentuan dan durasi jangka waktu studi. dan kepuasan mahasiswa. namun demikian terdapat pula lulusan yang bekerja sebagai wirausahawan. kemajuan penyelesaian studi.26 Penilaian terhadap mahasiswa selain dilakukan melalui Ujlan Tengah Semester (UTS) dan Ujlan Akhir Semester (UAS). Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat terlihat. Hal lain. Pada umumnya para lulusan terserap pada lapangan kerja sebagai pendidik. 4. dengan adanya lulusan dengan IPK tertinggi dalam Wisuda. mengenai produktivitas sistem pembelajaran. di STKIP Pasundan. dengan TNI/POLRI dan dan penganalisis masalah-masalah sesuai pengetahuan keterampilannya. agar ciri khusus dari suasana lingkungan pendidikan dapat dimunculkan dan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk melihat kemajuan mahasisvva secara keseluruhan dilakukan perhitungan "Indek Prestasi Kumulatif” (IPK) dari durasi jangka waktu studi.PAS/CMI/2005 . dan keaktifannya dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran (perkuliahan maupun praktikum).

Dosen membuka kesempatan bagi mahasiswa yang sedang mengadakan bimbingan maupun konsultasi proses pendidikan baik pada jam perkuliahan maupun di luar jam perkuliahan. sesuai acuan pada DP-3 (Daftar Penilaian Pekerjaan) yang secara kontinu setiap tahun akademik dievaluasi. selain itu sebagian dari proses akademik dilakukan di luar kampus melalui praktikum di lapangan maupun laboratorium. Hal ini dilakukan dengan: 1. Rancangan untuk Mengembangkan Suasana Akademik Rancangan suasana akademik dikembangkan melaui penciptaan nilai-nilai dan kaidah-kaidah keilmuan serta norma akademik lainnya. Semua sivitas akademika harus menghormati dan melaksanakan semua peraturan dan kode etik akademik. Hubungan Dosen Mahasiswa Hubungan dosen dan mahasiswa telah berlangsung dengan baik. 2. dalam upaya peningkatan mutu wawasan mahasiswa dan kualitas pendidikan.27 dirasakan dengan baik dan sesuai dengan norma-norma pendidikan. interaksi dosen dan mahasiswa dilakukan dengan interaksi tatap muka. budaya akademik yang berorientasi pada suasana wawasan ilmiah akademik. Kuantitas dan Kualitas Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan akademik dosen dan mahasiswa dilakukan secara baik dan optimal melalui proses perkuliahan yang dilakukan di kampus. rasionalitas.PAS/CMI/2005 . 4. Sarana untuk interaksi Dosen dan Mahasiswa Sarana interaksi antara dosen dan mahasiswa dilakukan lewat tatap muka dan komunikasi sarana elektronik (handphone) maupun sarana elektronik komunikasl lainnya. keterbukaan. yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. 3. kepekaan dan kebersamaan (toleransi). Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

dan penyeleng sendiri kegiatan ilmiah yang antara lain: Dengan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pendidikan lainnya. Kegiatan ini dipandang telah memberikan kontribusi yang sangat positif bagi wawasan dan peran akademis dan peran institusi dalam kancah PPKn pada tingkat nasional. atas prakarsa para mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan yaitu: Studi banding ke beberapa Perguruan Tinggi yang memiliki program Studi PPKn. K. dan para ahli yang relevan untuk kajian masalah pendidikan. Keikutsertaan Mahasiswa dalam Kegiatan Ilmiah Keikutsertaan mahasiswa dalain kegiatan ilmiah sudah cukup memadai. Dengan dukungan teknologi internet.28 guidance and conseling. diskusi dan kebersamaan kekeluargaan. Sistem Jaminan Mutu Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah memiliki dan terus membina sistem peningkatan dan pengendalian mutu yang memadai untuk Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hubungan dosen dan mahasiswa akan diupayakan sehingga dapat dilakukan secara virtual. 6. baik dengan mengirimkan para mahasiswa ke pertemuan-pertemuan ilmiah tingkat nasional maupun lokal. Selain itu seminar-seminar untuk mengkaji fenomena baru masalah-masalah pendidikan dilakukan dengan mengundang pakar ilmu Pendidikan.PAS/CMI/2005 . Kegiatan Seminar Frekuensi kegiatan seminar khususnya seminar untuk penelitian dan perencanaan tugas akhir (skripsi) mahasiswa dilakukan sangat intensif yaitu dalam rangka mengembangkan khasanah keilmuan di kalangan sivitas akademika. bimbingan dialogis. 5. baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan.

2. Hal ini sudah cukup baik dilakukan melalui proses evaluasi yang menghasilkan perbaikan secara terus menerus. Pengelolaan Mutu Secara Internal Pada Tingkat Program Studi Pengelolaan mutu secara internal dilakukan lewat seleksi dosen. kualitas Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pengembangan materi.PAS/CMI/2005 . 4. Dampak Pada Mahasiswa Proses penjaminan mutu mendapatkan apresiasi yang baik dari mahasiswa.29 menjaga komitmen mutu pendidikan. Program Studi PPKn STKIP Pasundan sangat memperhatikan mutu pendidikan dipercaya oleh pengelola Program Studi PPKn STKIP Pasundan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi citra institusi. Pengembangan Program Pengembangan program dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan program sebelumnya. untuk mengembangkan program perbaikan dilakukan pada semua aspek: kualitas dosen. Mahasiswa menjadi sangat segan dengan peraturan akademis yang pelaksanaannya dilakukan dengan tegas. untuk kesempatan semester berikutnya. Dengan kata lain Program Studi PPKn STKIP Pasundan tidak akan menambah jumlah mahasiswanya jika akan menurunkan mutu pendidikan. baik dalam konsep maupun implementasinya. 3. Dosen yang tidak menunjukkan kinerja yang baik dalam mengajar akan diberhentikan atau diberhentikan sementara (grounded) dan diberi kesempatan untuk belajar dan mempersiapkannya dengan lebih baik. Penjaminan mutu juga dilakukan dengan cara tetap mempertahankan skala institusi dan skala program dalam ukuran kemampuan pengelolaan (manageable size). Sistem tersebut mencakup: 1. Hubungannya dengan Penjaminan Mutu pada Tingkat Lembaga Penjaminan mutu di tingkat program studi memang sejalan dengan kebijakan penjamin mutu ditingkat institusi. penyiapan fasilitas pendukung yang baik. Dengan demikian mahasiswa selalu berusaha berperilaku sesuai dengan aturan main dan etika akademik yang dicanangkan.

Hal ini dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan untuk dapat memenuhi kualifikasi akademik pernerintah sekaligus juga memenuhi harapan kebutuhan kompetensi yang dituntut dunia kerja (pendidikan). Jumlah penelitian mencukupi. sistem pembelajaran. baik melalui majalah Tri Dharma Kopertis Wilayah IV. sistem seleksi. lembaga penelitian di tingkat Jurusan dan STKIP Pasundan. Relevansi Sasaran. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian mandiri.30 pengadministrasian program.PAS/CMI/2005 . Akreditasi Program S-1 Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah dilakukan evaluasi dengan akreditasi B. Kuantitas. waktu dan dana. Keberlanjutan. kurikulum dan silabus. serta materi dan fasilitas pembelajaran. L. 5. Agenda Penelitian. Jurnal Nasional Historia UPI Bandung maupun Jurnal Nasional Fakultas Tarbiah IAIN Sundan Gunung Jati Hal ini diindikasikan dengan: 1. Produktifitas. Penelitian. Hal ini menjadi motivasi untuk memperoleh peringkat akreditasi lebih baik lagi. dengan tersedianya tenaga. Metodologi Baku Mutu Metodologi baku mutu dikembangkan melalui penggabungan standar pemerintah dan tuntutan dunia pendidikan dan pengajaran di sekolah. 2. agenda penelitian semakin digalakan dengan upaya pengalokasian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Publikasi. dan Pemanfaatan Dana. penelitian pesanan dari PUSLIT dan LEMLIT. Setiap tahun akademik Program Studi PPKn STKIP Pasundan memperbaiki fasilitas pembelajarannya dan hingga pada tahun 2003 ini telah dilakukan beberapa kali penyempurnaan kurikulumnya. Diseminasi Hasil Penelitian Agenda penelitian saat ini masih terbatas pada masa yang akan datang. Tesis dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan telah melakukan kegiatan penelitian dan publikasi secara intensif. Kualitas. 6.

Pengabdian Kepada Masyarakat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kegiatan Penelitian Bersama Dosen-Mahasiswa Kegiatan penelitian yang melibatkan dosen-mahasiswa terbatas pada penelitian dalam penulisan skripsi. agar kompetensinya pada bidang penelitian semakin baik.PAS/CMI/2005 . 4. dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih perlu mengembangkan diri. Kebijakan ini cukup baik agar terjadi konvergensi antara pengajaran dan penelitian. Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. dan melalui jurnal terakreditasi Metalogika. Kegiatan ini dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kerjasama antar dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. Diseminasi hasil penelitian dilakukan melalui kegiatan pertemuan ilmiah. 5. Dari penilaian terhadap kegiatan penelitian mahasiswa yang dilakukan lewat penugasan akademik. Hubungan Pengajaran dan Penelitian Penelitian yang dilakukan diupayakan selektif dan masih ada dalam koridor Program Studi PPKn sehingga dapat mendukung pengayaan materi pembelajaran.31 dana yang lebih baik lagi. yang diterbitkan STKIP Pasundan. Penelitian mandiri yang dilakukan mumi atas inisiatif dosen bersama mahasiswanya pemah dilakukan. 3. Kualitas dan Kuantitas Kegiatan Penelitian Mahasiswa Kuantitas dan kualitas kegiatan penelitian mandiri mahasiswa belum dapat dievaluasi. Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Untuk meningkatkan kegiatan penelitian Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah bekerjasama dengan UPI. 6. telah pula Program Studi PPKn STKIP Pasundan pemah melakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana survei. YPDM Pasundan.

konsultasi dan bakti sosial.PAS/CMI/2005 . Dalam setiap rencana kegiatan dan anggaran institusi yang disusun setiap tahun.32 Program Studi PPKn STKIP Pasundan sudah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejak institusi ini berdiri. 2) Agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi PPKn STKIP Pasundan merencanakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan untuk rneningkatkan kontribusi Program Studi PPKn STKIP Pasundan terhadap masyarakat. Hal ini merupakan indikator dari komitmen Program Studi PPKn STKIP Pasundan dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat selalu diagendakan. Keterkaitan ini merupakan hal yang sudah dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan sejak dulu. Produktivitas. Hal ini memberikan Mutual Rengfift dan memperkuat Link and Match antar lembaga pendidikan dengan dunia kerja. prestasi Program Studi PPKn STKIP Pasundan. Relevansi Sasaran. dalam kegiatan pengabdian masyarakat sudah memadai penjelasan yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: 1) Kualitas. 4) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. hasil-hasil penelitian biasanya menjadi masukan pada penyusunan materi pelatihan materi konsultasi. Efisiensi Pemanfaatan Dana Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi PPKn STKIP Pasundan adalah pelatihan. Untuk meningkatkan eksistensinya pada masyarakat sekitar kampus. serta bekerjasama dalam bidang pelatihan guru-guru sekolah swasta di Jawa Barat. Program Studi PPKn STKIP Pasundan juga merekrut sebagian tenaga pendukung dari masyarakat sekitar. 3) Hubungan Pengabdian Masyarakat dengan Penelitian Pengabdian masyarakat lewat kegiatan penelitian dan konsultasi sangat erat kaitannya dengan penelitian.

Kompetensi yang dicapal para lulus~n dibandingkan dengan yang diharapkan menunjukkan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 7) Kemitraan Dengan Lembaga Sejenis dan Industri Kemitraan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pernah dilakukan melalui pembentukan kerjasama pemagangan dengan beberapa. media cetak di Bandung dan institusi umum maupun swasta. mengingat berbagai keterbatasan sumber daya.PAS/CMI/2005 . meskipun pelaksanaannya masih sangat terbatas. M. Bentuk pengabdiannya antara lain menjadi anggota dan ketua organisasi kemasyarakatan.33 Pengabdian masyarakat oleh dosen dilakukan dalam konteks pengabdian masyarakat oleh institusi. 5) Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Dosen Bersama Mahasiswa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh kelompok dosen bersama mahasiswa dilakukan dalam konteks institusi. Lulusan dan Keluaran Lainnya. akan tetapi. Data lulusan lima tahun terakhir menunjukan sebagal berikut 1. Himpunan mahasiswa biasanya mewujudkannya dalam bentuk bakti sosial. Program studi PPKn STKIP Pasundan bedasarkan registrasi tahun 2002/2003 Memiliki 210 0rang mahasiswa. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen adalah agenda Program Studi PPKn STKIP Pasundan. pada tahun yang sama meluluskan 27 orang lulusan. dalam kapasitasnya sebagai individu anggota inasyarakat dosen juga melakukan kegiatan pengabdian di lingkungannya masing-masing. 6) Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dilakukan oleh himpunan mahasiswa.

3. BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI PPKN SECARA KESELURUHAN. Jati diri. MERUJUK KEPADA DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN Berikut tabel analisis SWOT beserta strategi perencanaannya sesuai dengan komponen evaluasi diri. Kompetensi kepribadian baik c. Kompetensi sosial baik 2. Berorientasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.34 a.PAS/CMI/2005 Weaknes (kelemahan) 1.84. Nilai Yudisium rata-rata sangat memuaskan dan lama penyelesaian studi rata-rata lima tahun dan kepuasan lulusan baik Kenyataan lulusan seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa minimal para lulusan untuk menjadi guru atau bekerja diluar keguruan sangat mungkin untuk dikembangkan. TABEL ANALISIS SWOT A. Indek prestasi Komulatif (IPK) rata-rata lulusan di atas tiga (memuaskan) salah satunya mendapatkan prestasi predikat lulusan terbaik dengan IPK 3. Visi dan Misi Strenght (kekuatan) 1. Kompetensi intelektual memuaskan b. Demikian pula untuk melanjutkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi baik S-2 maupun S-3. Masih bersifat lokal ke masa .

Kemampuan mahasiswa rendah akademik umumnya 3. Implementasi lapangan harus diperkuat 2. Meningkatkan kemampuan individu dan lembaga dalam berprestasi Strategi 1. Peminat terhadap PS PPKn cenderung meningkat. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mewujudkan visi misi 2. Diberikan beasiswa bagi Opportunity (kesempatan) 1.35 depan 2. 4. Keterbukaan mahasiswa kurang memadai 4. SDM masih memadai belum Strategi 1. Misi syiar Islam bersifat universal 4. Globalisasi dapat melemahkan budaya lokal. Kompetensi dengan LPTK lain yang sejenis Strategi 1. Menanamkan nilai-nilai universal keagamaan 2. Optimalisasi sarana prasarana dan kualitas SDM B. 2. Idealisme tinggi terhadap visi dan misi dari staf akademis. Kesempatan beasiswa Strategi 1. 2. 3. Budaya Sunda merupakan kekuatan untuk lokasi Jabar dan Banten. Belum didukung oleh sarana prasarana yang lengkap 3. Sosialisasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kemahasiswaan Strenght (kekuatan) 1. Pelayanan dosen wali baik 5. Adanya pedoman pembimbingan tertulis. Memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap sivitas akademika tentang misi dan visi 2. Ruang bimbingan tidak memadai 5. 2. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan 2. Rasio mahasiswa dosen 1:15 Weaknes (kelemahan) 1. Diregulasi sektor kependidikan memberikan peluang untuk berimprovisasi Threats (ancaman) 1. Penerimaan dilakukan secara selektif. Konsisten dengan misi STKIP visi terutama budaya tentang misi 3. Opportunity (kesempatan) 1. Strategi 1. Menegakkan konsistensi dan kesinambungan program Strategi 1. Kemampuan finansial dan akademis mahasiswa heterogen 2.PAS/CMI/2005 .

2. 2. Mahasiswa rawan DO di tahun-tahun awal 2. Kode etik disosialisasikan dan dilaksanakan Strategi 1. 3. Diberikan beasiswa bagi yang berprestasi yang kurang mampu. Minat mahasiswa untuk menjadi guru menurut Strategi 1. Kesempatan pembimbingan mudah. Buku pedoman pembimbingan selalu diperbaiki 3. Studi lanjut yang tidak relevan dengan Strategi 1. 3. Mahasiswa didorong untuk mencapai IPK > 2. Dialog antar mahasiswa dan dosen ataupun pimpinan PS. Kualifikasi Dosen mayoritas S-2 atau sedang 3. Kompetensi dosen dan karyawan memadai untuk mendukung PBM. Magang dan pencakokan 3. Disediakan bimbingan belajar oleh Hima PPKn. 2. Peningkatan pengelolaan SDM 2. 3. Strategi Pada tahun-tahun awal mahasiswa diberikan bimbingan baik oleh dosen wali atau mahasiswa senior mengenai perkuliahan di program studi Threats (ancaman) 1. Diciptakan kurikulum yang fleksibel 2. 2. 4. Dengan adanya Otda lapangan kerja cenderung sempit 3. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota C. Kurangnya pelatihan pelatihan yang relevan dengan bidangnya Opportunity (kesempatan) 1. Peluang yang luas dosen untuk melakukan penelitian dan PPM Threats (ancaman) 1. Strategi 1. Mahasiswa dipersilahkan menghubungi dosen melalui telepon. Budaya menulis lemah 3. Menempatkan dan mengembangkan SDM sesuai dengan kepakarannya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tersedianya jurnal ilmiah terakreditasi 3.75 4. Pelatihan-pelatihan manajerial.36 dari berbagai instansi. Pengengkatan dosen/karyawan dilakukan secara selektif dan terncana 2. Kesempatan untuk studi lanjut luas 2.PAS/CMI/2005 . Kesempatan untuk berprestasi terbuka pembimbingan. Rekruitmen yang menggunakan sistem kontrak yang rentan untuk keluar. Dosen didorong studi lanjut untuk Strategi 1. Studi lanjut disesuaikan dengan kepakarannya. Diberikan pelatihan penulisan artikel di jurnal 2. 2. Rasio dosen mahasiswa 1:15 2. beasiswa dan lain-lain. Dosen dan karyawan didorong untuk mengikuti pelatihan/penataran 3. Rasio layanan 1:8 /kelas dan Weaknes (kelemahan) 1. Dosen dan Tenaga Pendukung Strenght (kekuatan) 1. Pengelolaan SDM belum memadai 2.

37

kepakaran 3. Kurangnya kesejahteraan karyawan dan dosen

3. Peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan 4. Diciptakan pola kerjasama dengan Dinas-dinas Kabupaten/Kota

3. Disediakan program pelatihan bagi pengembangan SDM

D. Kurikulum

Strenght (kekuatan) 1. Kurikulum sesuai dengan visi misi dan tujuan program studi 2. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan persekolahan dan studi lanjut 3. Menyediakan kuliah pilihan mata

Weaknes (kelemahan) 1. Lambatnya peninjauan kurikulum mahasiswa heterogen 2. Jumlah SKS yang trlalu banyak 3. SKS kurikulum Nasional terlalu banyak 4. Sentralisasi kurikulum

4. Kurikulum dijabarkan dalam SAP dan Silabi Opportunity (kesempatan) 1. Diberi kesempatan meninjau substansi kurikulum SAP dan Silabi. 2. Diberi kesempatan untuk mengganti muatan lokal pada kurikulum program studi sesuai dengan tuntutan Threats (ancaman) 1. Perubahan dan tuntutan masyarakat cepat 2. Terjadinya perubahan kurikulum di Dikdasmen 3. Tuntutan globalisasi an perkembangan IPTEK E. Sarana dan Prasarana Strategi 1. Meninjau kurikulum secara berkala 2. Peninjauan SAP dan Silabi setiap semester 3. Mengadakan penggantian mata kuliah lokal sesuai dengan lapangan Strategi 1. Penyesuaian kurikulum terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja 2. Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan IPTEK Strenght (kekuatan) 1. Gedung milik sendiri dan strategis 2. Ruangan kuliah besar ber AC 3. Tersedianya perpustakan, Lab. PPKn, Micro Teaching, Lab. Komputer 4. Aturan yang jelas dalam penggunaan prasarana Weaknes (kelemahan) 1. Tingginya biaya pengelolaan 2. Edisi buku-buku di perpustakaan masih banyak edisi lama 3. Belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal 4. Perlengkapan Strategi 1. Selalu dilakukan peninjauan kurikulum 2. Pendampingan SKS. jumlah

3. Otonomi penetapan kurikulum program studi.

Strategi Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan perubahanmasyarakat

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

38

Laboratorium maksimal Opportunity (kesempatan) 1. Terbuka kesempatan untuk mengembangkan kampus 2. Akses ke internet untuk memperkaya PBM tersedia 3. Kesempatan mengakses perpustakaan di luar jurusan tersedia melalui forum perpustakaan Threats (ancaman) 1. Kurangnya perawatan terhadap sarana dan prasarana 2. Sarana dan prasarana yang kurang sesuai dengan perkembangan IPTEK Strategi 1. Melakukan pengembangan kampus 2. Memperbanyak akses ke internet, baik dosen atau mahasiswa untuk menunjang pelaksanaan Tridharma PT 3. Pemberdayaan Lab., perpustakaan dll semaksimal mungkin Strategi 1. Merenovasi/mengadakan sarana prasarana yang disesuaikan dengan perkembangan masa kini 2. Sosialisasi aturan penggunaan sarana dan prasarana Strategi 1. Peningkatan pemeliharaan prasarana

belum

sarana

2. Penambahan dan pembaharuan buku-buku secra reguler 3. Pemanfaatan teknologi informasi semaksimal mungkin Strategi 1. Pemutahiran sumbersumber pustaka 2. Melengkapi perlengkapan laboratorium dan micro teaching 3. Memanfaatkan teknologi informasi maksimal

F. Pendanaan

Strenght (kekuatan) 1. Pemasukan dana SPP relatif lancar 2. Efisiensi keuangan dilakukan dengan baik 3. Tingkat keberlanjutan keuangan tinggi 4. Pengaturan keuangan menunjang Proses Belajar Mengajar

Weaknes (kelemahan) 1. Dukungan keuangan hanya dari mahasiswa 2. Pengelolaan keuangan desentralisasi, tapi tidak merata

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang pencarian dana di luar mahasiswa dan PT terbuka 2. Sentralisasi keuangan tingkat universitas bisa dilakukan Threats (ancaman) 1. Kondisi perekonomian secara makro belum

Strategi 1. Kerjasama dengan pihak di luar PT 2. Penetaan efisiensi dan efektivitas keuangan

Strategi 1. Dicari sumber keuangan di luar SPP 2. Sentralisasi keuangan di tingkat STKIP

Strategi 1. Efisiensi dan efektifitas keuangan

Strategi 1. Yayasan harus mencari sumber dana

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

39

stabil 2. Biaya pendidikan yang terus meningkat G. Tata Ruang

2. Kenaikan SPP disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Strenght (kekuatan) 1. Struktur Organisasi sesuai dengan pola modern 2. Job deskription organisasi jelas

2. Pemberdayaan jasa-jasa pelatihan pendidikan Weaknes (kelemahan) 1. Pemahaman struktur organisasi belum maksimal 2. Pengelolaan belum mapan Strategi 1. Memaksimalkan pemahaman struktur organisasi. 2. Selesksi rekruitmen personil diperjelas Strategi personil

Opportunity (kesempatan) 1. Peluang kehidupan organisasi establish. 2. Peluang koordinasi dapat dilakukan

Strategi 1. Diseminasi mengenai struktur organisasi kepada SDM. 2. Pelatihan implementasi deskription. Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau menganai job

Threats (ancaman) 1. SDM belum memenuhi kualitas pendidikan tertinggi 2. Penurunan kualitas perguruan tinggi secara umum H. Pengelolaan Program

Sosialisasi program optimalisasi SDM

dan

Strenght (kekuatan) 1. Adanya kelembagaan RIP

Weaknes (kelemahan) 1. Pengelolaan sentralisasi lembaga

2. Adanya sistem peminjaman kualitas Opportunity (kesempatan) Keinginan yang kuat untuk memperbaiki lembaga Strategi 1. Perencanaan dikembangkan ideal. secara

2. Sistem Informasi Manajemen (SIM) belum maksimal Strategi 1. Pengelolaan sentralisasi lembagga

2. Memotivasi staf untuk berprestasi maksimal Threats (ancaman) Persaingan yang tidak sehat antar LPTK yang ketat I. Proses Pembelajaran Strategi Personil ditugaskan studi lanjut dan pelatihan-pelatihan untuk atau

2. Mmmengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung SIM Strategi Sistem informasi promosi ditingkatkan dan

Strenght (kekuatan) 1. Jumlah dosen memadai 2. Kurikulum disesuaikan 3. Kualifikasi dosen selalu 75%

Weaknes (kelemahan) 1. Sarana dan prasarna kurang memadai 2. Organisasi kelembagaan kurang transparan

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

3. Kemampuan Inggris terbatas bahasa 4. Kurangnya keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah Opportunity (kesempatan) 1. Memperbanyak kegiatan ilmiah berskala nasional 2. Melaksanakan PBM dengan memanfaatkan lingkungan 3.40 S2 4. Suasana Akademik Strategi 1. Partisipasi aktif mahasiswa dalam ruang kuliah baik Weaknes (kelemahan) 1. Animo mashasiswa ke program studi PPKn memadai Opportunity (kesempatan) 1. Menjadwal studi bagi doesn Strategi 1. insentif 2. Strategi 1. Karyawan terhadap mahasiswa cccenderung menurun Threats (ancaman) 1. Kualitas pembelajaran cenderung menurun 3.PAS/CMI/2005 . sumber melalui Strategi 1. 3. Suasana interaksi antar dosen dan mahasiswa baik 2. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. Motivasi terhadap dosen ditingkatkan 2. Hubungan dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi informasi Strategi 1. Meningkatkan dosen. Memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari artikel-artikel/penelitian mutakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Meningkatkan kemampuan berbahasa. Memberi kemudahan kepada dosen untuk melakukan aktivitas pembelajaran. Pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran 2.. Animo mahasiswa masuk ke program studi PPKn cenderung menurun 2. Dosen sulit untuk menerima pembaharuan 3. Pemberian motivasi terhadap dosen yang berprestasi 3. Sarana dan prasarana ditingkatkan 2. PBM tidak hanya di ruangan kelas saja 3. Kemampuan penggunaan teknologi informasi masih kurang 3. PBM memungkinkan komunikasi banyak arah 2. Kurangnya kualitas kegiatan ilmiah berskala nasional maupun internasional 2. Dana terbatas Strategi 1. Dosen diberi penghargaan sesuai dengan prestasi. Minat meningkatkan kualitas pengajaran dosen cenderung menurun J. Tanggung jawab dosen cenderung menurunkan 2. penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya. Pelayanan ditingkatkan dosen lanjut 3. Pencarian beasiswa internet. Staf dosen dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan lembaga 3. Mengikutsertakan dosen ke berbagai aktivitas ilmiah Strenght (kekuatan) 1. Dosen diberikan fasilitas memadai 3.

Aturan-aturan disosialisasikan. Perangkat aturan-aturan sudah ada.41 Threats (ancaman) 1. Bila terdapat sebagian kecil dosen yang bersikap otoriter 2. Kualitas computer perlu ditingkatkan. lokakarya. difasilitasi oleh pimpinan program studi. Penyekat ruangan harus yang kedap suara. Diperbanyak kegiatan ilmiah yang memungkinkan interaksi dosen dan mahasiswa 2. Yang ditindaklanjuti dengan dukungan dana yang memadai K. 2. Pembaharuan kualitas computer 2. Kerjasama dengan pihak lain dalam pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat Strategi 1. Jumlah computer di STKIP Pasundan dan Program Studi memadai. Kesempatanuntuk mendatangkan tenaga ahli terbuka luas Strategi 1. Perlu mengkondisikan SDM sesuai dengan tuntutan system informasi yang ada melalui pembiasaan. 2. 2. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tersedianya LAN. 3. dll. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihanpelatihan. Kultur personil dalam menggunakan system informasi masih perlu pengembangan 4. 5. Dialog antar dosen dengan mahasiswa tentang PBM. Alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang relatif kecil Strategi 1. Jumlah SDM cukup memadai. Menumbuhkan minat meneliti melalui kegiatankegiatan diklat. Weaknes (kelemahan) 1. Perangkat lunak untuk mengembangkan system informasi banyak.PAS/CMI/2005 . Membuat software untuk pengelolaan system informasi. Implementasi aturan perlu peningkatan 5. Sistem Informasi Strength (kekuatan ) 1. Efektifitas dan efisien belum optimal. Mendatangkan tenaga ahli untuk merancang system informasi secara terintegrasi. Kemampuan SDM perlu ditingkatkan 3. 6. 3. Struktur organisasi sudah memadai 4. 2. Opportunity ( kesempatan ) 1. seminar. Strategi 1. 3. 2.

Meningkatkan daya saing melalui pembenahan baik internal ataupun eksternal.42 Threats (ancaman) 1. M. Penelitian. Diterapkannya aturan dari sanksi. Rekruitmen SDM selektif baik tenaga edukatif. Standar mutu disesuaikan dengan dinamika masyarakat ilmiah dan pengguna Strength (kekuatan ) 1. Meningkatkan kemampuan meneliti baik dosen atau mahasiswa melalui pelatihan. Memperbaiki peringkat akreditasi. mahasiswa maupun administrasi. SAP dan Silabi 4. Kesempatan untuk meningkat kan kualitas PBM terbuka Strategi 1. Kesempatan pengembangan terbuka 2. administrasi dll. 3. Memiliki pedoman dan kode etik tertulis untuk pengendalian mutu. Dibuat back up data. Standar mutu yang cenderung tetap (jarang diperbaharui) Strategi 1. Sistem Jaminan Mutu Strategi 1. Ketidaksesuaian antara peluang memperoleh Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Komitmen SDM kuat 5. Banyaknya competitor untuk lembaga sejenis. Strength (kekuatan ) 1. Strategi Melaksanakan supervise yang efektif dan efisien sesuai dengan pedoman yang ada. Kesempatan yang besar untuk penelitian PPKn 3. Pelaksanaan supervisi yang efektif. Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1.PAS/CMI/2005 . Pengembangan SDM belum maksimum Opportunity (kesempatan ) 1. 2. Akreditasi Program Studi peringkat B. Adanya Lembaga Penelitian STKIP dan Pusat Penelitian Fakultas. 2. Adanya tuntutan penelitian di bidang kepakarannya. 2. Pelaksanaan PBM mengacu pada SAP dan Silabi Strategi 1. Selalu memperbaharui software dan hardware Strategi 1. Adanya pengembangan kurikulum. Weaknes (kelemahan) 1. Kerusakan software dan hardware L. Menyempurnakan pedoman-pedoman dan kode etik 3. 2. Supervisi memadai belum 2. 2. 2. Merekayasa data akademik. 2. Terdapat inkonsistensi pada tataran implementasi 3. 2. Meningkatkan komitmen SDM melalui pembinaan kepegawaian 2. 3. Threats (ancaman) 1. Dana penelitian terbatas untuk yang di dalam PT 2.

2. Dosen cenderung hanya mementingkan mengajar 3. Strategi Menumbuhkan kreativitas dalam mencari dana dan masalah penelitian melalui pelatihan/penataran dan pemanfaatan teknologi informasi. Inkonsistensi penelitian dengan objek penelitian 2. Pemberday aan Pusat PPM dan LPM 1. 2. bidang Strategi Pencarian dana kerjasama institusi lain Memotivasi sumber melalui dengan melalui 2. Sumber Daya potensial. jurnal artikel penelitian. Pengabdian Pada Masyarakat Weaknes (kelemahan) 1. Manfaat penelitian tidak dapat dinikmati secara langsung. Kaidah penelitian kurang ditaati. 3. 2. Menambah frekuensi dan kualitas penelitian 3. dan cenderung Strategi 1. Makin intensifnya potensi pasar. Puslit dan Lemlit memprogram-kan penelitian secara terjadwal. Penelitian publikasinya formalitas. Adanya majalah ilmiah. Melakukan kerjasama dengan pihak lain. Masalah penelitian harus dapat diterapkan di lapangan. 4. Kontrol kualitas dan konsistensi isi publikasi harus tetap dijaga 3.PAS/CMI/2005 . 3. Motivasi melaksanakan kegiatan PPM kurang. usulan luar PT Strategi 1. 3. Kontrol kualitas usulan penelitian melalui seminar usulan penelitian. Penelitian diarahkan pada PTK dan hasilnya dipublikasikan. Dosen cenderung untuk melaksanakan PBM saja. Opportunity (kesempatan ) 1. Mencari sponsor untuk melakukan penelitian 2. Lahan PPM pendidikan luas. Kesempatan mengajukan penelitian di terbuka lebar. kesempatan dana penelitian dari luar PT dengan bidang ilmu pendidikan. 4. Potensi untuk bekerjasama dengan institusi lain besar. 3. dan jurnal metalogika. Kesempatan kerjasama dengan institusi lain luas.43 3. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Manusia N. 3. Adanya pusat pengabdian masyarakat tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas. Threats (ancaman) 1. Diversifikasi penelitian usulan Strategi 1. Program Studi mengaplikasikan dapat hasil Strategi 1. Kesempatan peneliti dan publikasi hasil penelitian terbuka 2. Strength (kekuatan ) 1. Dana PPM terbatas 2. 2. 2. Opportunity (kesempatan ) 1. Kontrol kualitas publikasi melalui seminar hasil penelitian.

2. Peluang terbuka studi lanjutan Threats (ancaman) 1. Cenderung menjadi 2. Menyediakan kurikulum plus dalam mengadaptasi tuntutan lapangan pekerjaan 3. 3. Kegiatan PPM diintegrasikan dengan kegiatan lain seperti Kuliah Praktek Bermasyarakat/PKL bersama mahasiswa. 2. Kompetensi baik 4. secara maksimal. 2. Meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa Strategi Mengadukan pengamatan tentang kebutuhan kompetensi guru PPKn di lapangan Menyusun kurikulum adaptif Merumuskan system evaluasi pengajaran PPKn 2. 2. Lulusan dan Keluaran Lainnya Strength (kekuatan ) 1. Menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku 2. 3. 3. Standar kompetensi berubah-ubah. Relevansi kompetensi dengan tuntutan pasar cenderung lamban Opportunity (kesempatan ) 1. 2. 3. Alumni memiliki posisi strategis di masyarakat 3. 3. Melakukan pelatihan mengenai PPM 4. Presentasi rancangan PPM dan hasilnya. Strategi Threats (ancaman) 1. Strategi 1. Kerjasama diperluas Strategi 1.PAS/CMI/2005 . 1. Intervensi politik pemerintah terhadap materi PPKn sangat tinggi. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga terkait. Kompetensi relavan dengan tuntutan pemanfaatan lulusan 5. Memanfaatkan otonomi keilmuan. 2. Kompetensi merata belum 3. Yudisium memuaskan rata-rata Weaknes (kelemahan) 1. Melakukan observasi dan analisis kebutuhan masyarakat melalui Desa/Sekolah binaan. Strategi 1.44 penelitian pada kegiatan PPM di sekolah dan masyarakat. PPM cenderung formalistic PPM tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. PPM dapat dilakukan secara individu dan atau kelompok. O. Peluang bekerja di luar guru terbuka 3. Penghargaan terhadap profesi lulusan PPKn. pelatihan lokakarya dan Pelaksanaan PPM dilakukan secara berkelompok melalui kemitraan dengan lembaga sejenis. Peluang terbuka menjadi guru Strategi 1. Program Studi teruji selam 21 tahun 2. Pengajar PPKn tingkat sekolah tidak hanya dipegang oleh lulusan PPKn. 3. Membuat jadwal pelaksanaan PPM. Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga yang diduduki oleh alumni.

Port folio Universitas Pasundan. Jakarta. (2003). Jakarta. NPT. Diknas. Jakarta. Bandung. 38/Dikti/Kep/2000 Tanggal 26 Februari 2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi. SK Mendikbud RI no. Keputusan Mendikbud RI no. Pas.45 corong penguasa. 0217/U/1995 tentang Kurikulum yang berlaku nasional Program Studi Sarjana Pendidikan. 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (1999). (2002). PP no. Jakarta. Program Studi PPKn. Cimahi. (1995). Jakarta. Undang-undang no. Dikbud. Kepmendiknas RI no. 40 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. ( 2001 ). Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. (2000). (2002). Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Jakarta. (1998). Kurikulum Program Studi PPKn STKIP Pasundan. SK Dirjen Dikti no. (2003). Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. Diknas. Bandung. Unpas.155/U/1998 Tanggal 30 Juni 1998 tentang diknas. (2003).PAS/CMI/2005 . P. Sistem Akreditasi Program Studi S-1. Jakarta. Port folio Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Diknas. 045/U/2002 tertanggal 2 April 2002 tentang Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi. (1989). REFERENSI Dikbud. Diknas RI.

Paguyuban Pasundan adalah induk Organisasi yang bertanggung jawab dan menaungi aktivitas Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. STKIP Pasundan Cimahi dan STH Pasundan Sukabumi.PAS/CMI/2005 . Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Unit garapan di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang mengelola dan menyelengarakan pendidikan tinggi yang ada saat ini terdiri dari Universitas Pasundan Bandung. Pembantu Rektor III ( Bidang Kemahasiswaan) dan Pembantu Rektor IV (Bidang Kerjasama) f. STIE Pasundan Bandung. d. Pembantu Ketua II ( Bidang Sarana dan Keuangan). Pembantu Rektor II (Bidang Sarana dan Keuangan). Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan adalah badan hukum yang merupakan organ garapan organisasi Paguyuban Pasundan dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui unit-unit garapannya baik berupa Univesitas dan atau Sekolah Tinggi c. Unsur Pimpinan unit garapan Sekolah Tinggi adalah Pembantu Ketua I (Bidang Akademik). Pimpinan unit garapan adalah Rektor untuk Universitas dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. e. Unsur Pimpinan unit garapan Universitas adalah Pembantu Rektor 1 (Bidang Akademik).POKOK KEPEGAWAIAN DI LINGKUNGAN STKIP PASUNDAN CIMAHI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a.46 PERATURAN POKOK.

penelitian. BAB II PRINSIP. Dosen magang adalah mereka yang ditugaskan membantu pegawai edukatif melakukan asistensi proses belajar mengajar. (1) (2) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. dan pengabdian kepada masyarakat. m. pengelolaan.47 g. penelitian. laboratorium dan atau penelitian dalam mendidik dan mengajar yang dapat diangkat diberhentikan sesuai kebutuhan lembaga.PAS/CMI/2005 . Dosen luar biasa adalah tenaga pengajaran di luar edukatif tetap yayasan dan edukatif PNS. i. j. h. k. pustakawan dan profesi lainnya yang sesuai dengan Undang-undang. pengembangan dan pengawasan unit-unit garapannya. Dosen Tetap PNS Dpk adalah PNS edukatif bantuan Pemerintah (Kopertis) yang ditempatkan di unit-unit garapan nya dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. administrasi. laboran. Pegawai kontrak adalah pegawai yang ditugaskan dalam bidang kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen Tetap Yayasan adalah Pegawai edukatif yang diangkat ditetapkan dan diberhentikan oleh Yayasan untuk ditempatkan pada unit-unit garapan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan dan pengajaran. Dpk. l. Pegawai administratif honorer adalah pegawai yang ditugaskan karena kecakapan/keahliannya yang khusus untuk ditempatkan pada kelembagaan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit garapan. Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan merupakan Penanggung jawab utama dalam pembinaan. pemberdayaan. Pegawai administratife tetap Yayasan adalah pegawai yang dianggap ditetapkan dan diberhentikan serta ditempatkan di Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan unit-unit garapannya dengan tugas pokok mengelola administrasi dan melaksanakan fungsi manajemen dan/atau tugas lain di luar administratife. Pegawai adalah pegawai yang ada di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. baik Pegawai edukatif. ASAS DAN SISTEM Pasal 2 Prinsip Paguyuban Pasundan merupakan organisasi induk tertinggi yang membawakan Yayasan-yayasan dan lembaga lainnya. n. Yang bekerja di unit garapan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan kepentingan kelembagaan.

Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan misi akademik unit garapan dengan sungguh-sungguh. Hakekat pola kerja pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berorientasi kepada Rencana Induk Pengembangan (RIP) rencana strategis (Renstra). (2) . Setiap pegawai wajib menjungjung tinggi prinsip Silih Asah. STKIP Pasundan Cimahi. Pasal 4 Sistem Kebijakan pengelolaan pengembangan dan pengawasan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan menganut sistem sentralisasi. KEDUDUKAN DAN JABATAN PEGAWAI Pasal 5 Jenis Pegawai Jenis pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas Pegawai Tetap Yayasan Pegawai Tidak Tetap Yayasan Pegawai Tetap Yayasan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) butir a mencakup : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. STIE Pasundan Bandung. Rektor/Ketua merupakan penanggung jawab pelaksanaan operasional teknik pengelolaan dan pemberdayaan pegawai di masing-masing unit garapannya. Sedangkan pemberdayaan dan pembinaannya menganut sistem Desentralisasi BAB III JENIS. bertanggung jawab dan penuh keikhlasan. Undang-undang Dasar 1945 dengan mengutamakan nilai-nilai ke-Islaman dan leluhur budaya Sunda dalam peningkatan Kinerja. Program dan budget. dan STH Pasundan Sukabumi.PAS/CMI/2005 (1) a. baik dalam aktivitas bekerja memelihara etos kerja dan merealisasikan misi khusus Paguyuban Pasundan. Silih Asih dan Silih Asuh. b. Pasal 3 Asas Peraturan pokok Kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berasaskan Pancasila.48 (3) (4) (5) (6) Unit garapan merupakan Badan Hukum yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan Tinggi yang saat ini terdiri dari : Universitas Pasundan Bandung.

Jabatan Struktural b. tanggung jawab serta kewenangan mengambil keputusan dalam keilmuan dan frofesinya BAB IV PENGANGKATAN. e. Jabatan Fungsional Jabatan Struktural adalah kedudukan tertentu dalam organisasi. Pegawai Edukatif Tetap Yayasan Pegawai Edukatif PNS Dpk Pegawai Administrasi yayasan Pegawai Pustakawan Pegawai Laboran (3) Pegawai tidak tetap Yayasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b mencakup : a. Pegawai Honorer d. c. Pegawai Edukatif Magang c. Jabatan Fungsional adalah kedudukan tertentu dibidang edukatif dan penelitian yang menunjukan tugas.49 a. d. b. Pegawai Kontrak Pasal 6 Kedudukan Pegawai Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berkedudukan sebagai aparatur organisasi yang bertugas di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) pasundan dan unit garapan untuk memberikan pelayanan dan melaksanakan kerja secara Profesional jujur dan adil bagi terciptanya tujuan organisasi Pasal 7 Jabatan Pegawai Jabatan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan terdiri atas a.PAS/CMI/2005 . PENGADAAN DAN PENEMPATAN PEGAWAI Pasal 8 Alasan Pengadaan (1) Yang menjadi alasan pengadaan antara lain : 1) 2) 3) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pegawai Edukatif Luar Biasa (LB) b.

9) Harus memiliki kesanggupan uuntuk memajukan misi Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dan Unit garapan serta sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku. Pegawai Yayasan dan pegawai instansi BUMN.PAS/CMI/2005 . pensiun dan atau meninggal dunia c. Adanya pegawai yang mengundurkan diri. Adanya penambahan peralatan/perlengkapan dan atau pengembangan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan pegawai (2) Pelaksanaan pengadaan pegawai diserahkan pada kebutuhan unit garapan atas dasar persetujuan Yayasan yang didasarkan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. 10) Memenuhi persyaratan administratife lainnya yang ditetapkan. 6) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS. Pasal 9 Persyaratan Pegawai (1) Setiap Pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a.50 a. b. Adanya kekosongan dan perluasan formasi dalam organisasi b. 8) Harus bebas Narkotika dan obat-obatan terlarang. Untuk tenaga administratif harus memenuhi syarat : 1) Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setingitinginya 30 tahun 3) Tidak pernah dipidana penjara kurungan berdasarkan keputusan hakim yang telah memiliki kekuatan hokum yang tetap 4) Tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan/atau menentang Pemerintah yang sah 5) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan oleh instansi lain sebelumnya. BUMD dan BUMS 7) Harus memiliki kecakapan keahlian yang dibutuhkan dan berpendidikan formal minimal SLTP. Untuk tenaga edukatif harus memenuhi syarat : 1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) WNI dan atau WNA yang mendapat izin dari instansi yang berwenang 3) Memiliki kralifikasi sebagai tenaga edukatif Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

51 4) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seta tidak terlibat gerakan yang menentang Pancasila/UUD 1945 dan/atau pemerintahan yang sah 5) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi 6) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara 7) Berusia serendah-rendahnya 23 tahun dan setinggitingginya 40 tahun kecuali untuk S3 tidak dibatasi. mekanisme dan tata cara penyampaian pemenuhan syaratsyarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. pegawai yayasan lain. 9) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari dan boleh instansi lain sebelumnya. Pasal 11 Pengangkatan Sebagai Pegawai Tetap (1) Untuk dapat diangkat sebagai Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan harus dipenuhi syarat-syarat berikut : a.BUMD dan BUMS. harus memenuhi kesetaraan jabatan fungsional sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dinyatakan lulus mengikuti/menjalani seleksi sebagai calon pegawai b. Menjalani masa percobaan sebagai calon pegawai tetap selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak ditetapkan sebagai calon pegawai dan/atau selambat-lambatnya 4 (empat) tahun c. Mampu menunjukan prestasi kesungguhan dan loyalitas dalam bidang kerjanya serta mampu merealisasikan misi Paguyuban Pasundan (2) Pengangkatan Pegawai sebagai dimaksud dalam ayat (1) harus memperhatikan pola keberadaan formasi dan kemampuan pendanaannya (3) Pengangkatan pegawai edukatif. 11) Memiliki Pendidikan formal lulusan S2 atau spesialisasi 1 dan atau lulusan S1 yang sedang menjalani pendidikan S2 disertai keterangan mengajar dari pimpinan unit garapan. (2) Proses. 8) Tidak pernah dipidana penjara/kurungan berdasarkan keputusan instansi lain sebelumnya. Pegawai Instansi BUMN. Melaksanakan tugas dan tidak melanggar hokum serta peraturanperaturan kepegawaian lainnya yang berlaku di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan d.PAS/CMI/2005 . 10) Tidak sedang berkedudukan sebagai PNS.

Lulusan S2/SP 1 : III/b : Penata Muda h. Memiliki loyalitas dan mampu menjalankan misi khusus Paguyuban Pasundan. Lulusan Diploma 1 : I/d : Juru Tingkat I d. Pengalaman dalam bidannya d. Penilaian pekerjaan b. statusnya dikembalikan sebagai calon pegawai apabila dalam 2 (dua) tahun berikutnya kesetaraan tersebut tidak diselesaikan. (4) Tata cara proses dan prosedur pengangkatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan lebih lanjut akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersebut. Lulusan SLTP : I/a : Juru Suruh b. Lulusan S3/SP 2 : III/c : Penata Madya Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. g. Rasionalisasi Pangkat dan golongan e. Pasal 12 Penempatan Pegawai Penempatan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dalam jabatan structural atau jabatan fungsional berdasarkan prinsip tepat guna dan tepat sasaran dengan tetap berkewajiban memperhatikan : a. amanah dan berprestasi f. maka status tenaga educatifnya dibatalkan. Lulusan Diploma 3 : II/c : Pengatur Muda f. Keahlian yang dimiliki c.PAS/CMI/2005 . Jujur. Lulusan S1 : III/a : Penata g. Lulusan Diploma 2 : II/b : Pengatur e. Lulusan SMU/SMK : I/c : Juru Tingkat I c.52 pegawai tetap dan bila kesetaraan dimaksud tidak terpenuhi. Terbukannya kemungkinan untuk memajukan organisasi di lingkungan Paguyuban Pasundan Pasal 13 Golongan dan Kepangkatan Pegawai (1) Pengangkatan untuk pertama kali sebagai pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan ditetapkan dalam posisi berikut : a.

Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) c. antara lain : a. Sesuai dengan kemampuan anggaran Yayasan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Bagi mereka yang memiliki ijazah yang sah lebih tinggi dari pendidikan pada pengangkatan pertamanya dapat menyesuaikan ijazahnya bila yang bersangkutan memiliki masa kerja minimal 10 tahun memegang jabatan tertentu serta ijazah yang dimiliki relevan dengan tugas yang diembannya ada formasi dan anggaran yang tersedia. (7) Kenaikan pangkat tersebut di atas berdasarkan usulan dan dipenuhinya persyaratan lainya yang ditentukan.PAS/CMI/2005 . Formasi yang tersedia e.53 (2) Khusus untuk tenaga edukatif disyaratkan untuk memperhatikan kesetaraan jabatan dan angka kredit kumulatif berdasarkan ketentuan yang berlaku Pasal 14 Kenaikan Pangkat (1) Kenaikan pangkat reguler dikenakan kepada seluruh pegawai tetap setelah memenuhi masa kerja minimal 4 tahun serta memenuhi persyaratan lainnya ada formasi dan anggaran untuk itu tersendiri (2) Kenaikan pangkat istimewa diberikan kepada tenaga edukatif yang memiliki prestasi luar biasa yang memenuhi persyaratan lainya yang berlaku dan anggaran untuk itu tersedia (3) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurangnya 4 tahun (4) Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setelah yang bersangkutan memenuhi masa kerja terakhir sekurangkurannya 4 tahun (5) Kenaikan pangkat anumerta : diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia karena melaksanakan tugas dan pegawai yang bersangkutan diberi kenaikan pangkat anumerta satu tingkat di atas pangkat/golongan terakhir (6) Kenaikan pangkat karena penyesuaian izajah. Masa kerja b. Rekomendasi atasan langsung d.

Formasi b. Sistem Prestasi Kerja Sistem karier sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir a.PAS/CMI/2005 . adalah suatu system dimana untuk pengisian formasi. Rotasi dan mutasi pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan didasarkan atas prestasi kerja yang obyektif nyata dan berdaya dukung bagi organisasi Teknis pelaksanaan dan mekanisme sistem karier dan sistem prestasi kerja akan diatur dan ditetapkan dlm peraturan tersebut sesuai dengan kondisi unit garapan masing-masing. Sistem Karier b. Kepangkatan e. DP3 g. Pasal 16 Prasarat Pembinaan (1) Untuk melaksanakan pembinaan pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang wajib dijadikan prasyarat mencakup hal-hal berikut : a. Anggaran d. ketaatan. pengabdian dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama Islam serta budaya Sunda Sistem prestasi kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) butir b. Daftar Urut Kepangkatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Jabatan f. Pengadaan c.54 (8) Tata cara dan mekanisme kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pasal ini akan diatur dan ditetapkan dalam peraturan tersendiri (1) (2) (3) (4) Pasal 15 Pembinaan Pegawai Sistem pembinaan kepegawaian Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan yang digunakan untuk : a. adalah suatu system dimana pengangkatan pertama sebagai pegawai tetap didasarkan atas kecakapan proses selanjutnya ditentukan oleh masa kerja kesetiaan.

Pasal 18 Tujuan Pengembangan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Latihan dalam jabatan berupa kursus. Penghargaan k. Disiplin dan Sanksi l. BAB V PENDIDIKAN. c. Latihan pra jabatan b. Cuti (2) Tata cara untuk merealisasikan criteria pembinaan dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dalam peraturan tersendiri oleh unit garapan dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan baik secara periodic 6 (enam) bulanan maupun diakhir masa jabatan.PAS/CMI/2005 . (2) Pendidikan dan latihan dalam ayat (1) dimaksud dalam ayat (1) dan (2) antara lain berupa : a. Pendidikan dan Latihan j. PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PEGAWAI Pasal 17 Pendidikan dan Pelatihan (1) Pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan sesuai dengan tugas dan profesinya. seminar. budaya Sunda dan Olahraga m. lokakarya dan/ atau keterampilan lainnya yang mendukung pekerjaan. Penggajian n. Prestasi dalam bidang agama.55 h. Pendidikan lanjutan/spesialisasi (3) Hasil pendidikan dan latihan pegawai baik atas inisiatif sendiri atau ditugaskan oleh lembaga menjadi bahan penilaian untuk promosi pegawai (4) Pendidikan dan latihan sebagai mana dimaksud dalam ayat (3) mekanisme dan teknisnya diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Perawatan Kesehatan i.

sifat. efesiensi.PAS/CMI/2005 . volume kerja.56 Pengembangan pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Pasundan (YPT) Pasundan bertujuan untuk : (1) memenuhi kualitas dan kuantitas pegawai yang produktif dan berprestasi (2) Tercapanya misi Paguyuban Pasundan dalam sikap aktivitas kerjanya (3) Tercapainya efektivitas. kepastian dan kebijakan kapasitas. jenjang dan pengangkatan yang tersedia (4) Pembinaan karier pegawai dan prestasi kerjannya Pasal 20 Sistem pengembangan Pegawai Sistem Pengembangan pegawai berdasarkan atas : (1) Perlakuan yang sama terhadap kuantitas pegawai pada unit-unit garapan (2) Sifat kualitas dan volume kerja yang dibebankan pada unit-unit garapan (3) Pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan tuntunan organisasi dan kualitas pelayanan BAB VI PENGAJARAN Pasal 21 Sistem Penggajian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. produktifitas dan kualitas kerja pada masing-masing bidang kerjanya Pasal 19 Dasar Pengembangan Pegawai Pengembangan Pegawai disusun berdasarkan : (1) Analisa kebutuhan pegawai pada masing-masing unit garapan (2) Anggaran belanja yang tersedia pada masing-masing unit garapan (3) Jenis pekerjaa.

II/d dan III/d b. Insentif sebagai kompensasi prestasi kerja c.57 (1) Sistem penggajian yang digunakan bagi pegawai tetap adalah sistem pola ganda dengan tetap memperhatikan sifat pekerjaannya. Kesetiaan b. Gaji pokok terbaru menurut ketentuan dan peraturan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan b. Tanggung Jawab d. Kejujuran Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Prestasi kerja c. Memiliki golongan I/d . Ketaatan e. (2) Setiap pegawai administratif Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berhak mengikuti ujian dinas apabila memenuhi syarat : a. Telah memegang golongan itu sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun c. (2) Sifat pekerjaan yang dimaksud dalam ayat (1) adalah pembinaan yang sesuai dengan kemampuan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan berupa : a.PAS/CMI/2005 . Tidak dalam keadaan cuti sementara dan menjalani hukuman lainnya (3) Penyelenggaraan ujian dinas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) akan diatur dan diterapkan dalam surat keputusan Yayasan sesuai dengan kemampuan keuangan Pasal 24 Penilaian Pelaksanaan Kerja Pegawai (1) Terhadap pelaksanaan kerja pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan dilakukan penilaian (2) Unsur-unsur yang dinilai dalam DP3 sebagai mana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini antara lain meliputi : a. Penghasilan lainnya yang umum dan sah pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan BAB VII PENGINTEGRASIAN Pasal 23 Ujian Dinas (1) Ujian dinas adalah ujian kenaikan golongan untuk peggawai administratif yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

(6) Perubahan DUK terjadi apabila ada pegawai yang dipromosikan meninggal dunia pindah instansi dan atau berhenti sebagai pegawai Yayasan (7) Perubahan DUK tersebut diberitahukan kepada seluruh pegawai Yayasan pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan. Kerjasama g. Realisasi misi Paguyuban Pasundan (3) Bobot penilaian terhadap unsure-unsur yang dimaksud dalam ayat (2) di tuangkan dalam komposisi sebagai berikut : Nilai 91 – 100 : Amat baik Nilai 76 – 90 : Baik Nilai 61 – 75 : Cukup Nilai 51 – 60 : Sedang Nilai 50 ke bawah : Kurang (4) Pengisian Format dan atau penempatan posisi pegawai sebagai mana dimaksud dalam ayat (2) wajib dilakukan menurut pertimbangan skala prioritas yang tersusun dalam daftar urutan kepangkatan.58 a. Kepemimpinan i. Pasal 26 Disiplin Pegawai (1) Setiap pegawai wajib meningkatkan disiplin secara sungguh-sungguh dengan penuh rasa tangggung jawab (2) Peraturan disiplin pegawai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri BAB VIII PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. (5) Bagi setiap pegawai diberi hak untuk mengajukan keberatan atas daftar urut kepangkatan yang telah disampaikan usulan dan atau keberatan dimaksud diajukan secara hierakhis dalam kurun waktu paling lambat 30 (tiga puluh ) hari sejak DUK diterima pegawai yang bersangkutan. d. b. c. e.PAS/CMI/2005 . Prakarsa h. f.

59 Pasal 27 Kesejahtraan Pegawai (1) kesejahtraan pegawai adalah bentuk pelayanan tambahan yang diberikan oleh lembaga terhadap pegawai dalam bentuk materil meliputi : (2) Bentuk kesejahtraan pegawai yang bersifat materil meliputi : a. Uang lembur e. Asuransi pegawai c. Penyedian sarana peribadatan b. Penyediaan sarana olahraga dan kesenian c. Bantuan lainnya (3) Bentuk kesejahtraan Pegawai yang bersifat immaterial meliputi : a. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Bantuan lainnya (4) Mekanisme dan teknis pemberian kesejahtraan pegawai yang dimaksud dalam ayat (20 dan (3) ditetapkan dalam aturan tersendiri sesuai dengan kemampuan Pasal 28 Cuti Pegawai (1) Cuti pegawai merupakan hak yang diberikan kepada pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan sesuai dengan kondisi objektif pada unit garapan masing-masing (2) Cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi Cuti tahunan a. Tunjangan-tunjangan 1) Tunjangan struktural bagi pemangku jabatan 2) Tunjangan Fungsional bagi Dosen/ Asisten/ Peneliti/ Laboratorium/ Pustakawan 3) Tunjangan suami istri 4) Tunjangan anak 5) Tunjangan duka cita kematian 6) Tunjangan kesehatan dan pengobatan karena sakit/ kecelakaan 7) Tunjangan menjalankan Ibadah Haji yang pertama 8) Tunjangan perkawinan yang pertama 9) Tunjangan Hari Raya b.PAS/CMI/2005 . Transport kehadiran d.

60

b. c. d. e. f. g.

Cuti besar Cuti karena sakit/kecelakaan Cuti melahirkan Cuti untuk melaksanakan ibadah Haji Cuti karena alasan-alasan penting Cuti lainnya yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (3) Tata cara cuti secara teknis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut oleh pimpinan unit garapan masing-masing. Pasal 29 Penghargaan (1) Terhadap pegawai yang berprestasi, berjasa dan/atau menunaikan pekerjaannya secara tidak tercela akan diberikan penghargaan (2) Penghargaan yang dimaksud dalam ayat (1) antara lain berupa : a. Promosi dan kenaikan pangkat sesuai dengan lain berupa : b. Piagam penghargaan c. Bintang Jasa d. Lencana e. Uang dan atau benda material lainnya Tata cara pemberian penghargaan diatur dalam peraturan tersendiri. BAB IX SANKSI DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Pasal 30 Sanksi (1) Terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran atas ketentuan dan peraturan pokok kepegawaian dan aturan lainnya akan dikenakan sanksi (2) Efektivitas pengenaan sanksi dilakukan melalui pencatatan pengontrolan dan pendokumentasian segala macam pelanggaran (3) Bentuk sanksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan diatur dalam peraturan tersendiri.

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

61

(2)

Pasal 31 Pemutusan Hubungan Kerja (1) Pemutusan hubungan kerja terjadi apabila pegawai a. Mengundurkan diri b. Melakukan pelanggaran yang bersifat prinsif c. Dijatuhi hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap d. Perampingan organisasi Kompensasi atas pemutusan hubungan kerja ini disesuaikan dengan kemampuan unit garapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB X PERATURAN PERALIHAN Pasal 32 Peraturan pokok kepegawaian ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan bagi unit garapan yang belum dapat melaksanakan dalam waktu paling lambat 5 (lima tahun harus dapat melaksanakan sepenuhnya) BAB XI PENUTUP Pasal 33 Setiap pegawai dilingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan secara otomatis menjadi Anggota Paguyuban Pasundan yang secara administratif diwajibkan melakukan pendaftaran pada Anak Cabang atau Cabang di lingkungan unit garapan masing-masing Segala peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Yayasan sebagai perubahan dan perbaikan dari peraturan sebelumnya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan tanpa merubah seluruh peraturan pokok yang telah ditetapkan. Hal-hal yang belum lengkap dalam peraturan pokok kepegawaian ini akan diatur kemudian dalam peraturan tersebut dan merupakan addendum yang tidak terpisahkan.

(1)

(2)

(3)

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

62

Ditetapkan di : B a n d u n g Pada tanggal : 4 April 2001 Ketua Sekretaris

Prof. Dr. H. M Sidik Priadana, MS

Dr. H. Tjahjo Sutisnawidjaya, MS

Anggot a

Asep Syamsul Drs,M.Pd

Bachri,

T. Subarsyah, SH, S.Sos, CN

Elli Ruslina, SH.M.Hum

Dadang Ahmad, Drs

Aan Herdiyana,Drs

PERATURAN PENGANGKATAN/PEMBERHENTIAN TUGAS POKOK, WEWENANG, TANGGUNG JAWAB, KENAIKAN PANGKAT/JABATAN TENAGA PENGAJAR TETAP YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN

Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005

wewenang dan tanggung jawab dibidang pendidikan dan pengajaran. baik pemerintah maupun Swasta. 5) Pengangkatan tenaga pengajar didasarkan pada persyaratan yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya tenaga pengajar yang berhenti atau adanya pengembangan. penelitian dan pengabdian pada masyarakat ( Tridharma Perguruan Tinggi ). 3) Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. 3) Pengangkatan tenaga pengajar untuk mengisi formasi yang kosong. Undang-undang Dasar 1945.PAS/CMI/2005 . BAB II PERSYARATAN PENERIMAAN DAN LAMARAN Pasal 2 Untuk menjadi tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi persyaratan : 1) Warga Negara Republik Indonesia. b.63 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I 1) Tenaga Pengajar adalah tenaga pengajar tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan yang ditugaskan kepada Sekolah Tinggi Pasundan dengan tugas pokok. Dari Kopertis/Depdiknas. baik dalam arti jumlah maupun dalam arti mutu. Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia. 4) Pengangkatan tenaga pengajar dapat dilakukan dengan cara : a. Penerimaan tenaga pengajar bantuan dari pemerintah (PNS) dpk. 2) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindakan pidana kejahatan. 2) Pengangkatan tenaga pengajar adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. pengadaan harus berdasarkan keperluan. Pengangkatan tenaga pengajar tetap Yayasan. 4) Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu Instansi.

4) Harus melalui masa percobaan. Pasal 5 Penerimaan tenaga edukatif senior (Gol. 6) Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keputusan dari POLRI. dengan lama masa percobaan paling lama 1 tahun. syarat-syarat tambahan yaitu : 1) Berusia setinggi-tingginya 40 tahun untuk Dosen tetap lulusan S2 (Gol III B) dan 65 tahun untuk Dosen tetap senior (Gol IV C ke atas). Pasal 6 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Telah mengabdikan diri di lingkungan Pasundan sekurang-kurangnya (enam) bulan. dan lulusan S3 adalah III C. 7) Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter. Pasundan selain syaratsyarat di atas. 2) Pengangkatan lulusan S2/S3 dengan masa kerja akan diperhitungkan. Tenaga ini dapat diambil dari tenaga kependidikan dilngkungan Depdikbud atau Departemen lainnya yang relevan dengan disiplin ilmu yang diperlukan.64 5) Pendidikan minimal S2 atau yang memiliki kecakapan keahlian yang diperlukan. Pasal 4 1) Penerimaan tenaga tetap Yayasan lulusan S2 tanpa masa kerja diterima dengan pangkat/golongan III B.PAS/CMI/2005 . khusus untuk tenaga pengajar tetap Yayasan lulusan S3 tanpa masa percobaan. 8) Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan yang berlaku di Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan maupun Pemerintahan. IV C ke atas) didasarkan kepada kebutuhan pembinaan suatu mata kuliah. Pasal 3 Untuk pengangkatan tenaga pengajar tetap YPT. 2) Bersedia ditempatkan dimana saja Perguruan Tinggi Pasundan itu berada. 9) Sanggup melaksanakan dan mengembangkan misi Paguyuban Pasundan yang menjadi identitas Perguruan Tinggi Pasundan.

Pasal 8 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri. 2) Surat lamaran tersebut harus dilengkapi dengan lampiran-lampiran sebagai berikut : a. Daftar riwayat hidup b. harus atas Rekomendasi Pembantu Ketua dan Ketua untuk Sekolah Tinggi. tahap awal diseleksi di tingkat STKIP Pasundan. 3) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan diajukan kepada Institusi selanjutnya Institusi mengajukan kepada Yayasan untuk Pengangkatannya. Fhoto Copy Ijazah terakhir c. 2) Pelamar yang dinyatakan berhasil/lulus di tingkat jurusan selanjutnya diseleksi di tingkat Institusi. pengangkatannya berlaku untuk 1 (satu) tahun akademik. 2) Pengangkatan dan pemberhentian pada ayat 1 pasal 6 dilakukan oleh Pemimpin Perguruan Tinggi yang bersangkutan. Pas Foto Pasal 9 1) Pelamar yang memenuhi syarat. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter e. Pasal 7 Untuk penerimaan tenaga edukatif bantun pemerintah (PNS dpk) atau pindahan dari Perguruan Tinggi lain.PAS/CMI/2005 . Surat keterengan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. BAB III JABATAN TENAGA PENGAJAR DAN BIDANG KEGIATANNYA Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Surat pernyataan dari pelamar dari pelamar bahawa ia tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai g. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI d.65 1) Tenaga Pengajar luar biasa. Apabila masih diperlukan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun akademik berikutnya dan seterusnya.

meliputi : a. e. h. Mengembangkan bahan pengajaran.66 Pasal 10 1) Jabatan Tenaga Pengajar adalah Tenaga Fungsional. Guru Besar Pasal 11 1) Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran. praktek keguruan. 2) Melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Membimbing seminar mahasiswa. Mengembangkan program perkuliahan. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN). l. b.PAS/CMI/2005 . Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. g. Melaksanakan kegiatan detasering dan pencakokan dosen. Membimbing tugas akhir penelitian mahsiswa termasuk membimbing pembuatan laporan hasil penelitian tugas akhir. c. Praktek Kerja Lapangan (PKL). praktek bengkel/ studio/ kebun percobaan/ teknologi pengajaran. f. i. Lektor Kepala d. Praktek Kerja Nyata (PKN). Melaksanakan hasil pendidikan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. j. b. d. Membimbing dosen yang lebih rendah jabatannya. k. Asisten Ahli b. Mengembangkan program perkuliahan. Menyampaiakan orasi ilmiah. 2) Jabatan Tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah sebagai berikut : a. Penguji pada ujian akhir. Menduduki jabatan dalam lembaga pemerintah/pejabat negara sehingga harus dibebaskan dari jabatan organiknya. meliputi : a. Membina kegiatan mahasiswa dibidang akademik dan kemahasiswaan. Lektor c. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan menguji serta menyelenggarakan kegiatan pendidikan di laboratorium.

Memberi pelayanan kepada masyarakat atau kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. sore atau malam hari tergantung pada keperluan.67 c.PAS/CMI/2005 . serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. 2) Beban kerja minimal tenaga pengajar tetap Yayasan. dan tugas-tugas lain yang bersifat akademik. melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. 3) Tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk berhak memberi kuliah dan menguji mandiri minimal asisten ahli yang berijazah Magister Spesialis I (SK. MENKOWASBANG No. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. Melaksanakan (M) kegiatan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. 36 jam atau setara dengan 12 SKS yang dapat di kerjakan dalam maksimum 6 hari dan dapat dilakukan pada pagi. WASPAN/8/1999). 38/KEP/MK. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Pasal 12 1) Tugas pokok tenaga meliputi : kegiatan memberi kuliah (tatap muka). d. A. e. asistensi. penelitian. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Sarjana/Diploma bagi yang berlatar belakang pendidikan Sarjana/Diploma IV. Memberi latihan/penyuluhan/penataran pada masyarakat. 2) Asisten Ahli yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan pembuatan Thesis. pengabdian pada masyarakat. 3) Asisten Ahli yang berijazah Doktor/Spesialis II melaksanakan (M) bimbingan Skripsi dan Thesis. Membuat/menulis karya pengabdian kepada masyarakat. evaluasi. BAB IV TUGAS POKOK. Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. praktikum. Pasal 13 Tugas Pokok Asisten Ahli adalah . B. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut: 1) Asisten Ahli yang berijazah Sarjana/Diploma IV membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi.

penelitian dan penagabdian pada masyarakat pada program pendidikan Sarjana/Diploma dan bagi yang berijazah Magister Spesialis I. Thesis dan Disertasi diatur sebagai berikut : a.PAS/CMI/2005 . melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. c. melaks anakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. serta membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Lektor yang berijazah Doktor/Spesialis II. Lektor yang berijazah Magister/Spesialis I melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. serta diraih tugas (D) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister dan membantu (B) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Magister. melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Magister serta bagi yang berijazah Doktor/Spesialis II.68 Sarjana/Diploma Magister bagi yang berlatar belakang pendidikan Magister/Spesialis I. b. 2) Melaksanakan (M) kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat pada program pendidikan Doktor. serta membantu (B) kegiatanm pendidikan dan pengajaran pada program Doktor. Pasal 15 Tugas Pokok Lektor Kepala adalah : A. Lektor yang berijazah Sarjana/Diploma IV melaksanakan (M) kegiatan bimbingan pembuatan Skripsi dan membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Thesis.Kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program Pasca Sarjana serta bimbingan tugas akhir penelitian mahasiswa untuk pembuatan Skripsi. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program Sarjana/Diploma Magister dan Doktor bagi yang berlatar belakang pendidikan Doktor/Spesialis II. dan bagi Lektor Kepala yang berijazah Magister/Spesialis I membantu (B) kegiatan bimbingan Disertasi. melaksanakan (M) bimbingan pembuatan Skripsi dan Thesis. C. Pasal 14 Tugas pokok Lektor adalah : 1) Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Magiter dan atau Doktor. membantu (B) kegiatan bimbingan pembuatan Disertasi. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma.

Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada progrsam pendidikan Sarjana /diploma. khususnya. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Magister. B. D. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada program pendidikan Sarjana/Diploma.38/KEP/MK. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidikan Magister bagi yang berijazah Magister/Spesialis I atau Doktor/Spesialis II. Magister.PAS/CMI/2005 . dan atau Doktor. Pasal 16 Tugas Pokok Guru Besar A. C. Melaksanakan (M) kegiatan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan Sarjana/Diploma. Magister. Melaksanakan (M) kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Thridharma Perguruan Tinggi pada program pendidikan Sarjana.69 B. dan nama baik Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan umumnya. Pasal 17 Rincian Tugas Pokok. BAB V GAJI. Magister dan atau Doktor. wewenang dan Tanggung jawab jabatan tenaga Pengajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal (13) sampai dengan Pasal (16) adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran I. E.WASPAN/8/1999) Pasal 18 Tenaga Pengajar Tetap Yayasan/PNS dpk wajib menjaga nama baik lembaga tempat dimana bekerja. Melaksanakan (M) kegiatan penelitian pada program pendidiakan Doktor bagi mereka yang berijazah Doktor/Spesialis II. KENAIKAN PANGKAT/JABATAN Pasal 19 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. C. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Doktor atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Kekputusan ini (KEPUTUSAN MENKOWASBANGPAN No.

3 tahun 1980 tentang Pengangkatan dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil. Penlitian c. 2) Kenaikan Pangkat/jabatan tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan harus memenuhi DP3 dan angka kredit yang telah ditetapkan dalam Keputusan MENKOWASBANGPAN No. Pasal 21 1) Untuk dapat diangkat dalam jabatan Tenaga Pengajar. Pasal 23 1) Panitia Penilian jabatan Tenaga Pengajar tetap pada Sekolah Tinggi a.70 Pasal 20 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan memperoleh kenaikan pangkat sesuai dengan yang diberlakukan untuk Pegawai Negeri yang ditetapkan dalam Perturan Pemerintah No. b. c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembentukan dan Pengangkatan Anggota Tim Tekis Penilai Angka Kredit ditetapkan masing-masing dengan keputusan Ketua. Apabila dipandang perlu Tim Angka Kredit dapat membentuk Tim Teknis Penilai Angka Kredit. Anggota Tim Teknis Penilai Angka Kredit terdiri dari para ahli yang berasal dari tenaga pengajar tetap Yayasan/PNS dpk untuk a. seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka Kredit yang ditentukan. untuk masing-masing tingkat. 38/KEP/MK/WASPAN/8/1999. 4) Perincian kegiatan dan angka kredit untuk masing-masing unsur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ada. Pendidikan dan pengajaran b.ah sebagimana tersebut dalam lampiran II. b. Pasal 22 1) Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari : Unsur utama Unsur penunjang 2) Unsur utama terdiri : a.PAS/CMI/2005 . Pengabdian pada masyarakat 3) Unsur Penunjang Tridharma Perguruan Tinggi adalah Penunjang Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3).

Pasal 24 USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT TENAGA PENGAJAR 1) Usul penetapan angka kredit Tenaga Pengajar diajukan oleh Ketua/Ketua kepada Kopertis. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.71 membantu melakukan penilaian terhadap usul Penetepan Angka Kredit dalam Bidang Ilmu yang bersifat khusus. 2) Yayasan dapat menetapkan kepangkatan Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang diajukan Ketua. Tim Teknis Penilai Angka Kredit menerima tugas dari dan bertanggung jawab kepada Ketua Tim Penilai. 3) Tanpa persetujuan Kopertis seorang Tenaga Pengajar Tetap bantuan Kopertis dapat diangkat dalam suatu jabatan struktural di lingkungan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan sebagai Pjs. BAB VI JABATAN STRUKTURAL DAN PERANGKAPAN JABATAN Pasal 26 1) Tenaga Pengajar Yayasan/Pegawai Negeri Sipil dpk dapat menduduki jabatan strukural.PAS/CMI/2005 . Pasal 25 Pejabat yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit adalah : 1) Sekretaris Jenderal DEPDIKNAS atau pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Lektor kepala dan Guru Besar. 2) Panitia Penialai Jabatan Tenaga tetap Yayasan. 3) Masa kerja Anggota Panitia Penilai sesuai dengan yang tertera dalam SK. 2) Dirjen Dikti atau Pejabat lain yang ditunjuk bagi jabatan Asisten Ahli sampai dengan Lektor. masing-masing dengan ijin Yayasan dan Kopertis. d. Ketua 4) Tata kerja dan tata cara penilaian Panitia Penilaian ditetapkan oleh Ketua. 2) Pengangkatan Tenaga Pengajar bantuan Kopertis (PNS dpk) dalam suatu jabatan struktural hanya dapat dilakukan sesudah mendapatkan persetujuan Kopertis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. ditetapkan oleh Ketua.

7) Jabatan Struktural tidak boleh dirangkap. Cuti bagi Tenaga Pengajar Tetap terdiri dari : Cuti sakit Cuti bersalin Cuti melaksanakan perintah Agama Cuti karena alas an penting 1) 2) a. kecuali sebagai Pjs. setelah memperoleh ijin tertulis dari pejabat instansi asal yang berwenang. 2) Kedudukan sebagai dosen tetap Yayasan juga tidak dapat dirangkap dengan status sebagai Dosen tetap Perguruan tinggi di luar lingkungan Yayasan Tinggi Pendidikan Tinggi Pasundan. dan dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat dibenarkan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. 6) Semua tenaga Pengajar yang memegang jabatan strukural diperlukan sebagai pegawai tetap Yayasan dan kepadanya diberikan penghasilan dan tunjangan menurut ketentuan yang berlaku. b. seorang dosen tetap Kopertis tidak dibenarkan untuk merangkap dengan kedudukan sebagai Dosen Tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tanpa ijin tertulis dari pejabat yang berwenang/instansi asal yang berwenang tidak dibenarkan untuk diangkat dalam suatu jabatan struktural. c.72 4) Tenaga Pengajar hanya diperkenankan menduduki jabatan struktural Akademis dan tidak boleh menduduki jabatan struktural Administrasi 5) Bilamana saat diperlukan jabatan Struktural akademik dapat pula dipegang langsung oleh Dosen luar biasa atau lainnya (bukan Dosen tetap Yayasan/ Dosen tetap Kopertis). d. Pasal 27 1) Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. 3) Mereka yang waktu itu memegang jabatan rangkap seperti termaksud dalam pasal ini poin (1) dan (2) diharuskan memilih salah satu jabatan tersebut. BAB VII CUTI Pasal 28 Ketetapan Cuti bagi Tenaga Pengajar Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan ditentukan oleh pejabat yang berwenang dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mendapat gaji penuh.PAS/CMI/2005 .

Melakukan perbuatan yang merugikan d.PAS/CMI/2005 .73 BAB VIII PEMBERHENTIAN Pasal 29 1) Berakhirnya hubungan kerja sebagai tenaga Pengajar Tetap Yayasan dapat terjadi karena. 2) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi apabila masih diperlukan tenaganya dikonsultasikan dulu oleh Ketua kepada pengurus Yayasan. Tidak cakap jasmani dan rohani e. Meninggal dunia f. 2) Yayasan dapat mengabulkan permohonan berhenti atau menolaknya jika dipandang perlu. dengan alasan yang Rasional. Atas permintaan sendiri b. Karena mencapai batas usia pensiun c. diajukan permohonan pemberitahuannya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dikonsultasikan kepada yang bersangkutan. Pasal 32 1) Tenaga Tetap Yayasan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/Organisasi Paguyuban Pasundan diajukan pemberhentianya oleh Ketua kepada Yayasan setelah dilakukan usaha-usaha : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 31 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua/Pembantu Ketua kepada yang bersangkutan 3 (tiga) bulan sebelumnya. 4) Batas usia pensiun Guru Besar tetap 70 tahun dan lektor Kepala 65 tahun. a. Penyederhanaan organisasi Pasal 30 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan di lingkungan Sekolah Tinggi Pasundan yang bermaksud berhenti dari kepegawaiannya harus mengajukan permohonan kepada Yayasan melalui Ketua. 3) Tenaga Pengajar tetap Yayasan yang telah mencapai usia pensiun.

74 2) 3) 4) a. perjudian. Pasal 35 1) Tenaga Pengajar Tetap yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung oleh Yayasan setelah konfirmasi dengan pemimpin Perguruan Tinggi masing-masing. Pemberian nasehat b. Pasal 37 1) Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan Mengetahui : Ditetapkan di : BANDUNG Pada Tanggal : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pasal 34 1) Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang meninggal dunia dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan dana pensiun. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. pengajuan pemberhentiannya langsung oleh Ketua kepada Yayasan. BAB IX PENUTUP Pasal 36 1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri. Tenaga Tetap Yayasan yang tidak cakap jasmani/rohani pengajuan pemberhentiannya dilakukan oleh Ketua kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan.PAS/CMI/2005 . Perubahan-perubahan terhadap pasalpasal dalam ketentuan ini dilakukan melalui musyawarah antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dengan Perguruan Tinggi yang bersangkutan dengan catatan bahwa semua ketentuan yang ada yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku. Peringatan lisan/tulis Perbuatan merugikan lembaga yang dikatagorikan berat seperti pembunuhan. perkosaan dsb. Tenaga Pengajar Tetap Yayasan yang dinilai tidak cakap Jasmani dan rohani seperti gangguan ingatan dan cacad jasmani dalam masa pengabdian kepagawainnya dapat diberhentikan oleh Yayasan dengan jaminan kesejahteraan.

Paguyuban Pasundan PASUNDAN Ketua Umum Ketua YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI A.H.PAS/CMI/2005 . PENYEMPURNAAN PERATUTAN PEGAWAI TENAGA ADMINSTRATIF TETAP STKIP PASUNDAN BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Dalam peraturan pegawai STKIP Pasundan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.75 PB. M.Dr.A. Sudardja Adiwikarta . Syafei Prof.

PAS/CMI/2005 . 3) 4) BAB II KETENTUAN UMUM Pasal 3 1) Pengangkatan tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah proses kegiatan untuk mengisi formasi yang kosong. diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu. 2) Tenaga Adminstratif adalah pegawai yang diangkat dalam pangkat dan atau jabatan tertentu yang ditugaskan dalam bidang administratif yang ditempatkan di Kantor Pusat STKIP pasundan/Jurusan/Unit Garapan.76 1) Pegawai adalah pegawai STKIP Pasundan yaitu mereka yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b. 3) Pengangkatan tenaga tetap dapat dilakuakan dengan cara : a. 2) Pengangkatan harus berdasarkan keperluan dan persyaratan seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ STKIP Pasundan. Pengangkatan tenaga administratif tidak tetap (Kontrak). disertai tugas dan tanggung jawab tertentu oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan atau Ketua STKIP Pasundan. Tenaga Administratif STKIP Pasundan terdiri dari : Tenaga administratif tetap Tenaga administratif tidak tetap Pasal 2 1) Tenaga administratif tetap adalah pegawai yang telah diangkat dan diberikan imbalan berupa gaji sebesar 100% 2) Tenaga tidak tetap administratif STKIP adalah tenaga administratif honorer. Pengangkatan tenaga adminstratif tetap Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Kekosongan formasi disebabkan oleh adanya pengembangan atau tenaga administratif yang berhenti. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

Warga Negara Republik Indonesia b. 3) Surat lamaran harus dilengkapi dengan : a. f. k. d.PAS/CMI/2005 . Memiliki kecakapan/ kemampuan yang diperlukan. c. 2) Syarat lamaran ditujukan kepada Ketua STKIP Pasundan c. Tidak merangkap kerja ditempat/instalasi lain atau tidak dalam status Dosen Tetap. Daftar riwayat hidup b. e. Pasal 5 Prosedur pPengajuan Lamaran Tenaga Adminstratif 1) Setiap pelamar harus mengajukan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri di atas materai secukupnya. Photo copy Ijazah terakhir Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. j. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat. g. Undang-undang Dasar 1945. Pembantu Ketua II. Umur maksimal 35 tahun dan minimal 17 tahun. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri setempat. Tidak pernah terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila. i. Sanggup mematuhi dan melaksanakan segala peraturan baik peraturan pemerintah maupun Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan termasuk PHK karena restrukturisasi (surat pernyataan di atas materai cukup). Negara dan Pemerintah RI.q. h. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan karena melakukan tindak pidana kejahatan. baik pemerintah maupun Swasta. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.77 BAB III PENGADAAN TENAGA ADMINISTRATIF Pasal 4 Persyaratan Penerimaan Tenaga Admnistratif Persyaratan untuk menjadi tenaga administratif tetap STKIP Pasundan adalah : a.

3) Apabila tenaga kontrak/percobaan dalam 2 (dua) tahun pada waktu melaksanakan tugasnya mempunyai kondite kurang baik tidak akan diperpanjang kembali.00 – 13.00 7 Jam Selasa 08.00 – 13.30 6 Jam Sabtu 08.00 – 16.00 12.PAS/CMI/2005 .00 12.00 7 Jam Kamis 08.00 – 15.00 7 Jam Jum’at 08. dengan surat tugas dari Ketua 2) Tenaga kontrak/ percobaan dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan.00 – 16. wajib melalui tahapan sebagai berikut : 1) Diangkat sebagai tenaga kontrak/percobaan.00 – 16.00 – 13.00 12. Surat Akta kelahiran/ Akta kenal lahir Pasal 6 Ketentuan Pengangkatan Tenaga Administratif Setiap calon tenaga adminstratif yang telah lulus mengikuti seleksi.00 – 16.00 – 13. Surat keterangan kesehatan dari Dokter e. Surat keterangan tidak terlibat dalam gerakan yang menentang Pancasila dan UUD 1945 f. Surat pernyataan pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai dari suatu instansi.30 – 13.78 c.00 7 Jam Rabu 08.00 11. Surat keterangan berkelakuan baik dari Polri d. g.00 – 13.00 12. Pas photo ukuran 4x6 = 3 lembar h.00 – 16. BAB IV TUGAS DAN KEWAJIBAN Pasal 7 1) Beban kerja tenaga administratif tetap ialah 6 (enam) hari kerja seminggu setara denagn 40 jam dengan perincian sebagai berikut : HARI KERJA WAKTU KERJA ISTIRAHAT JAM KERJA Senin 08.00 6 Jam JUMLAH JAM KERJA EFEKTIF/MINGGU 40 Jam 2) Tenaga adminstratif yang bekerja melibihi 6 hari kerja setara dengan 40 jam sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 7 dianggap Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.00 12.

maka yang bersangkutan diharuskan untuk mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan Pasal 16 ayat 9) BAB VI KENAIKAN PANGKAT/GOLONGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 4) Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengikuti Upacara – upacara hari Besar Nasional lainnya. 2) Kenaikan gaji berkala diberikan kepada tenaga administratif yang telah diangkat menjadi pegawai tetap paling cepat 2 (dua) tahun bila mempunyai kondite baik. maka kenaikan gaji berkalanya ditunda selama 2 (dua) tahun. Pasal 8 Di samping tugas-tugas dan kewajiban seperti pada pasal 7 peraturan ini. Tenaga administratif memperoleh pula tunjangan kehadiran (insentif) yang besarnya ditentukan menurut kemampuan STKIP Pasundan. 3) Setelah penangguhan gaji berkala itu ternyata konditenya masih tetap belim baik. Bila tidak mengisi daftar hadir. 3) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diwajibkan mengisi dan menandatangani daftar hadir.79 melakukan tugas tambahan atas perintah atasan dan perlu mendapat imbalan. Bilamana setelah dua tahun itu ternayata konditenya kurang baik. membina suasana kerja yang harmonis dan kreatif demi kemajuan STKIP Pasundan. yang dilakukan 2 (dua) kali yakni pada pukul 08.PAS/CMI/2005 .00 (sebelum melaksanakan tugas) dan pukul 15. loyalitas dan pengabdian yang tinggi. tenaga administratif STKIP Pasundan wajib : 1) Melaksanakan fungsi dan tugas dengan sebaik-baiknya 2) Menjaga nama baik STKIP Pasundan.45 (sesudah berakhir jam kerja). 4) Menjalin kerjasama. BAB V GAJI DAN KENAIKAN GAJI BERKALA Pasal 9 1) Tenaga administratif STKIP Pasundan memperoleh gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan penggajian Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan / STKIP Pasundan. 3) Memilki dedikasi. insentif kehadiran pada hari itu dianggap hilang.

Apabila seseorang tidak lulus dalam ujian dinas. Setiap tenaga administratif tetap STKIP pasundan yang akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pendidikan terakhir saat menjadi tenaga administratif. Apabila setelah lewat waktu 1 (satu) masa penangguhan konditenya masih tetap belum baik. BAB VII JENJANG KEPANGKATAN DAN GOLONGAN Pasal 11 Kepangkatan dan golongan bagi tenaga tetap administrasi STKIP Pasundan disusun sesuai dengan tingkat pendidikan sebagai berikut : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. SMU/SMK ke S-1 : Dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 8 (delapan) tahun di STKIP Pasundan. maka yang bersangkutan diharuskan mengajukan permohonan mengundurkan diri dari STKIP Pasundan dengan hak pesangon (apabila memenuhi ketentuan pasal 16 ayat 9) 2) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga tetap administratif yang naik dari golongan I ke golongan II. d. b.80 Pasal 10 1) Kenaikan pangkat/golongan bagi tenaga administratif tetap diberikan 4 (empat) tahun sekali dengan catatan DP-3 rata-rata baik. maka yang bersangkutan diharuskan mengikuti ujian dinas kembali paling cepat 1 (satu) tahun berikutnya. Jika DP-3 cukup atau kurang kenaikan dimaksud ditangguhkan selama 1 (satu) tahun. 3) Kenaikan pangkat penyesuaian Ijazah bagi pegawai yang lulus dari sekolah tertentu dan pangkatnya masih dibawah yang ditentukan. dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : a.PAS/CMI/2005 . atau 5 (lima) tahun masa kerja di STKIP Pasundan bagi mereka yang mempunyai jabatan struktural minimal kasubbag. dari golongan II ke golongan III dan dari golongan III ke golongan IV diharuskan melalui ujian dinas yang diadakan khusus untuk itu. maka kenaikan pangkatnya ditunda selama 4 (empat) tahun dan apbila setelah 4 (empat) tahun perpanjangan. atau telah lima tahun mempunyai Ijazah S-1. SLTP ke SMU/SMK : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik serta formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 5 (lima tahun di STKIP Pasundan) c. penangguhan masih belum baik. SD ke SLTP : dapat dilakukan bila yang bersangkutan konditenya baik formasi dan dana memungkinkan serta mempunyai masa kerja minimal 3 (tiga) tahun bekerja di STKIP Pasundan.

PAS/CMI/2005 1) 2) . rajin dan ulet dalam melaksanakan tugas. Kepala Bagian Sesorang bisa dipromosikan menjadi Kabag bila konditenya baik. serta berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. pernah menjabat Kassubag. Batas usia pengabdian 60 tahun. maksimal 55 tahun. sehat jasmani dan rohani serta berdedikasi tinnggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. pangkat minimal III/a. Usia pada saat diangkat minimal 25 tahun. maksimal 45 tahun. sehat jasmani dan rohani. 3) Kepala Biro Seseorang bisa dipromosikan menjadi Kepala Biro. Batas usia pengabdian 60 tahun. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun. 2) Pengangkatan jabatan struktural adminitratif dilakukan oleh Ketua STKIP setelah konsultasi/ persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan.81 1) Lulusan/Ijazah SD untuk pembantu/pesuruh dengan golongan maksimum II a 2) Lulusan/Ijazah SLTP. pangkat minimal II/c dan pendidikan minimal SMU/SMK. Pasal 13 Kepala Sub Bagian Seorang bisa dipromosikan menjadi Kasubbag apabila konditenya baik berprestasi dalam kerja. bila konditenya baik berprestasi dalam kerja pangkat minimal III/b. BAB VIII JABATAN STRUKTUR Pasal 12 1) Formasi jabatan struktural administratif diutamakan bagi tenaga administratif. pendidikan minimal S-1 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. untuk Satpam/pengemudi dengan batas maksimum golongan II/c 3) Lulusan/Ijazah SMU/SMK untuk tenaga administrasi dengan golongan maksimum III/a 4) Lulusan Perguruan Tinggi (PT) Ijazah (S1) untuk pekerjaan yang memubtuhkan latar belakang pendidikan Sarjana. dengan golongan maksimum IV/b. atau pendidikan minimal SMU/SMK. berprestasi dalam kerja.

Batas usia pengabdian 60 tahun. Tidak hadir (ijin/sakit) dengan keterangan/ surat pribadi maksimum dua hari dalam satu bulan. berdedikasi tinggi untuk kemajuan STKIP Pasundan. BAB IX PERANGKAPAN JABATAN Pasal 14 1) Seseorang tenaga administratif dilarang untuk merangkap dengan kedudukan sebagai tenaga edukatif tetap STKIP Pasundan. Tidak hadir tanpa keterangan. 2) Mutasi dapat dilakukan di lingkungan STKIP Pasundan. c.PAS/CMI/2005 . d. Adalah sejumlah uang kehadiran seorang pegawai tetap pada waktu jam kerja yang telah ditentukan. maksimal 55 tahun. BAB X KESEJAHTERAAN TENAGA ADMISTRATIF TETAP Pasal 16 Tenaga adminstrasi STKIP Pasundan disamping mendapat gaji pokok diberikan pula tunjangan berupa : 1) Insentif kehadiran a. insentif tidak dierhitungkan.82 (Sarjana) bukan tenaga edukatif. Besarnya uang insentif kehadiran. 2) Di lingkungan STKIP Pasundan dilarang perangkapan jabatan struktural administratif. Pasal 15 1) Setiap pegawai tetap administratif STKIP Pasundan dimutasikan sesuai dengan kebutuhan. dan pernah menduduki jabatan struktural Kabag. tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan hanya mendapat tunjangan struktural salah satu jabatan tanpa tunjangan lainnya. lebih dari 2 (dua) hari insentif diperhitungkan 50% maksimum 4 (empat) hari dapat Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Dalam keadaan terpaksa perangkapan jabatan tersebut dapat diberikan dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) jabatan. merupakan hasil perkalian antara jumlah kehadiran dengan angka besaran yang telah ditetapkan. b. sehat jasmani dan rohani. insentif tidak dipotong. Usia pada saat diangkat minimal 35 tahun.

PAS/CMI/2005 . b.a) dianggap telah memenuhi ketentuan butir (2. b. Tunjangan anak diberikan sampai umur 18 tahun dan apabila pada umur 18 tahun atau sebelumnya telah berkeluarga. Tunjangan keluarga yang sudah berlaku. 4) Tunjangan kelebihan jam kerja Tunjangan kelebihan jam kerja diberikan kepada tenaga administratif yang bekerja melibihi jam kerja dengan ketentuan sebagai berikut : a. Perhitungan besaran tunjangan jam lembur dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Lembur Hari kerja BT = JJL x Rp. c. lebih dari itu maka insentif tidak diperhitungkan. Besarnya tunjangan isteri/suami ialah 15% dan tunjangan anak 2% dari gaji pokok (maksimum dua anak). tetapi tidak menggunakan peristilahan atau komponen-komponen pada butir (2.a).83 dalam satu bulan. 1. 2) Tunjangan Keluarga a. d.100. maka tunjangan anak tersebut hilang. b. insentif kehadiran dan tunjangan lainnya. dan tunjangan lainnya. 3) Tunjangan Struktural a. Umum (untuk Kantor Pusat). diberlakukan jam lembur dengan surat tugas dan atasan yang bersangkutan yang diketahui oleh KBTU (untuk Fakultas) dan Kepala Biro Adm. Tunjangan keluarga dibayarkan bersama gaji pokok. Untuk golongan I dan golongan II yang tidak menduduki jabatan struktural administratif apabila bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan ketentuanpada pasal 7 ayat (1) peraturan ini. c.Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. insentif kesejahteraan dan lain-lain. contoh : Delta prestasi. Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan isteri/suami dan dua orang anak. Tunjangan pendidikan anak karyawan/dosen tetap yang kuliah di STKIP Pasundan. Tunjangan struktural dibayarkan bersama gaji pokok. Tunjangan struktural adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan struktural (Kasubbag – Kabag – Kepala Biro). mendapat keringanan uang kuliah sebesar 10%. Sakit dengan keterangan dokter insentif diperhitungkan. Besarnya tunjangan struktural di lingkunagan STKIP Pasundan sesuai dengan eselonisasi jabatan yang ditentukan berdasarkan kemampuan keuangan STKIP Pasundan.

a dan 1.II.84 2. Bantuan musibah b. Penetapan perhitungan bantuan kesehatan didasarkan pada bukti hasil pemeriksaan dokter. Bantuan melahirkan anak d. Besarnya bantuan biaya kesehatan/bulan/pegawai sebesar : Rp.d. anak) mendapat bantuan dana kesehatan. berlaku apabila keuangan di masing-masing unit memungkinkan dan apabila kemampuan terbatas.500. Bantuan khitanan anak 6) Tunjangan Hari Raya (THR) Setiap tenaga administratif tetap STKIP Pasundan diberikan THR yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan serta pelaksanaanya diatur melalui keputusan Ketua.e. mendapat bantuan sebesar 20% dari biaya keseluruhan maksimal Rp. Ketentuan butir 1. c.000. 7) Bantuan Biaya Pengobatan a. Bantuan pernikahan e.III. d. Ibadah Haji Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.000.25. Bantuan kematian c.200.25.f.000.d. Biaya perawatan rumah sakit (rawat inap) untuk golongan I. Batas maksimum penggantian pengobatan/bulan/pegawai sebesar Rp.kelebihannya diganti 50%. Lembur Hari Libur BT = JJL x Rp. 7. maka ketentuan yang sudah berjalan seperti sekarang tetap dilaksanakan dengan catatan tidak melebihi standar butir 1.000. 8) Bantuan Ibadah a. 200.Catatan : BT = Besarnya Tunjangan JJL = Jumlah Jam Lembur 5) Tunjangan sosial lainnya.PAS/CMI/2005 . 2. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan beserta keluarga (Isteri/suami. setiap tenaga administratif tetap yang memenuhi persyaratan berhak atas tunjangan sosial berupa : a. obat-obatan dan perawatan rumah sakit dibuktikan dengan kwitansi. b. ke bawah diganti seluruhnya (100%) di atas Rp.

pegawai tetap STKIP Pasundan akan menerima bantuan ongkos ibadah haji (ONH) yang pertama kalinya sebesar untuk struktural Rp. c. diikutsertakan dengan program hari tua/ pensiun melalui kerjasama dengan pihak DPLK BNI. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 500. Realisasi disesuaikan dengan kemampuan fakultas/unit kerja yang bersangkutan. Ibadah Iedul Qurban. 11) Pakaian seragam Bentuk pakaian seragam diberikan 1 (satu) tahun 1 (satu) kali. Masa kerja antara 5 sampai kurang dari 10 tahun tunjangan 3 kali penghasilan terakhir. Setiap pegawai tetap STKIP Pasundan.dan non Struktural Rp. b. 10) Rekreasi Akhir Tahun Seluruh tenaga administratif tetap STKIP Pasundan pada akhir tahun diberi kesempatan berekreasi bersama ke luar kota sambil bersilaturrahmi. tempatnay disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing. Masa kerja antara 20 sampai kurang 25 tahun tunjangan 6 kali penghasilan terakhir. 9) Tunjangan pensiun/meninggal dunia a. Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima pasongan pada usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa kerja kurang dari 5 tahun tunjangan 2 kali penghasilan terakhir.PAS/CMI/2005 .000. Masa kerja antara 10 sampai kurang 15 tahun tunjangan 4 kali penghasilan terakhir. 1.-.85 Apabila kemampuan keuangan memungkinkan..000. yang pembayarannya untuk hari tua tersebut dibayar oleh STKIP Pasundan/ Institusi. 12) Pakaian Seragam Sekolah Bantuan pakaian seragam olahraga diberikan satu tahun satu kali (satu stel training spak) yang diberikan pada saat menjelang Dies Natalis STKIP Pasundan.000. Masa kerja antara 15 sampai kurang 20 tahun tunjangan 5 kali penghasilan terakhir.

Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melaksanakan Ibadah Haji berhak cuti dengan menerima penghasilan penuh.86 13) Cuti Sakit Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan berhak menerima cuti sakit selama satu atau dua hari setiap bulan dengan ketentuan yang bersangkutan memberitahukan secara tertulis kepada atasan tertulis. Melangsungkan perkawinan yang pertama. adik sakit berat atau meninggal dunia. d. Tenaga admnistratif tetap STKIP Pasundan diberikan kesempatan cuti karena : a. Cuti bersalin diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti. 18) Pendidikan dan latihan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. c. bapak. 17) Cuti karena Alasan Penting. 15) Cuti Tahunan Tenaga adminstratif tetap STKIP Pasundan mempunyai kesempatan cuti tahunan yang dilaksanakan bersama saat Iedul Fitri. Alasan penting yang tidak bisa ditinggalkan dengan mendapat ijin dari atasan langsung. suami/isteri. 16) Cuti melaksanakan Kewajiban Agama. 14) Cuti bersalin Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan (wanita) untuk persalinan anaknya yang pertama dan kedua berhak mendapat cuti bersalin dengan menerima penghasilan penuh. Persalinan berikutnya diberi cuti satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. kecuali tunjangan kehadiran sebesar 50% pada bulan pertama dan 25% pada bulan kedua dan ketiga. lamanya cuti maksimal 50 hari kerja. penghasilan 50%. b. kecuali yang berhubungan dengan mengajar (bagi dosen) Surat permohonan cuti disampaikan kepada atasan langsung sebelum melaksanakan ibadah haji. Lamanya cuti maksimal 4 (empat) hari kerja. atas permintaan secara tertulis dari pegawai tersebut. Lamanya cuti bersalin adalah satu bulan sebelum dan dua bulan sesudah persalinan. Ibu. tunjangan kehadiran seperti di atas. kakak.PAS/CMI/2005 . anak.

karena : e. penentuan peserta diklat ditentukan oleh panitia khusus. f. Melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan STKIP Pasundan/ Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan. Pasal 19 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang bermaksud berhenti harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan alasan yang rasional. h. Pasal 18 Berakhirnya hubungan kerja dapat terjadi. Tidak cakap rohani/jasmani. Pasal 20 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Karena mencapai batas usia pensiun.PAS/CMI/2005 . Penyederhanaan organisasi.87 Setiap pegawai administratif tetap yang memenuhi persyaratan dan dipandang mampu berhak mendapat diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga. Meninggal dunia. BAB XI WEWENANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 17 1) Yang berwenang mengangkat dan memberhentikan tenaga tetap administratif STKIP Pasundan adalah / ketua dengan tembusan kepada pihak Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan 2) Pengangkatan tenaga administratif kontrak menjadi wewenang Ketua. 2) Rektor dapat mengabulkan permohonan berhenti tersebut atau penolakanya jika dipandang perlu setelah konsultasi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 3) Pengangkatan tenaga adminstratif kontrak pengangkatannya berlaku (satu) tahun akademik dan dapat diperpanjang apabila diperlukan. i. g. j. Atas permintaan sendiri.

pembunuhan. pemalsuan nilai ujian.PAS/CMI/2005 . 2) Pengajuan pemberhentian dilakukan oleh atasannya pada Ketua. Peringatan lisan/tertulis c. 3) Pengajuan permohonan berhenti diajukan oleh yang bersangkutan kepada Rektor.88 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang mencapai batas usia pensiun diberi pemberitahuan resmi oleh Ketua kepada yang bersangkutan 3 bulan sebelumnya. diajukan pemberhentiannya kepada Ketua setelah dilakukan usaha-usaha : a. Pasal 21 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang melakukan perbuatan-perbuatan merugikan lembaga/organisasi Paguyuban Pasundan. setelah diinformasikan kepada yang bersangkutan atau keluarga. dengan sendirinya dianggap berhenti dengan hormat dan keluarganya yang ditinggalkan berhak mendapat santunan seperti diatur dalam pasal 16 point 9. Pasal 23 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang meninggal dunia. Pasal 22 1) Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang dinilai tidak cakap rokhani seperti terganggunya ingatan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berkompeten dalam masa pengabdian kepagawaiannya dapat diberhentikan dengan jaminan kesejahteraan seperti pada pasal 16 ayat 9. perampokan atau bentuk kriminal lainnya diajukan langsung pemecatan/pembunuhan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. apabila masih diperluakan tenaganya dapat dikonsultasikan dengan Ketua. 4) Batas usia pensiun tenaga administratif adalah 60 tahun. Pembebasan tugas 2) Perbuatan merugikan STKIP Pasundan/Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan/ Paguyuban Pasundan yang dikatagorikan berat seperti : korupsi. membocorkan/menjual soal ujian. perkosaan. 2) Tenaga administratif STKIP Pasundan yang ada yang telah mencapai batas usia pensiun. Pemberian nasehat b.

BAB XII PENUTUP Pasal 25 1) Pasal-pasal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dalam peraturan tersendiri.H. MA.Dr. 2) Perubahan-perubahan terhadap pasal-pasal dalam ketntuan ini dilakukan melalui musyawarah kerja pimpinan di lingkungan STKIP Pasundan. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I Dalam peraturan yayasan ini yang dimaksud dengan : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Sudardja Adwikarta.89 Pasal 24 Tenaga administratif tetap STKIP Pasundan yang diberhentikan karena penyederhanaan organisasi ditangani langsung Ketua atas persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Bandung Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Ketua Prof. Pasal 26 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan setiap ketetapan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku.PAS/CMI/2005 .

atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. tulisan. 4) Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin Pegawai Yayasan.PAS/CMI/2005 . 5) Atasan pejabat yang berwenang menghukum adalah atasan langsung dari pejabat yang berwenang menghukum. 2) Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh Pegawai Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3) Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Pegawai Yayasan karena melanggar Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. atau pihak lain. 7) Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubunganya dengan kedinasan. Undang-undang Dasar 1945. Perguruan Tinggi Pasundan dan Pegawai Yayasan. Pemerintah. diri sendiri. dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan. 4) Mengangkat dan metaati sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3) Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan. 2) Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. BAB II KEWAJIBAN DAN LARANGAN Pasal 2 Setiap Pegawai Yayasan wajib : 1) Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila.90 1) Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 6) Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau ada hubungannya dengan kedinasan.

19)Memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan kariernya.PAS/CMI/2005 . 20)Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan Zakat. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya. kesadaran dan tanggungjawab. sesama Pegawai Yayasan dan terhadap atasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. cermat. 17)Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. 22)Hormat menghormati antara sesama warga negara yang memeluk Agama/ Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan. 23)Menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat. 18)Mendorong bawahan unruk meningkatkan prestasi kerjanya. 8) Memelihara dan meningkatkan keutuhan. dan bersemangat untuk kepentingan Negara.91 5) Menyimpan rahasia Negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaikbaiknya. Pemerintah dan Perguruan Tinggi Pasundan. 14)Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugas masing-masing. 6) Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan Pemerintah/ Yayasan baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. kekompakan. 16)Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugasnya. 24)Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. 13)Menggunakan dan memelihara barang-barang milik Yayasan dengan sebaik-baiknya. 25)Mentaati printah kedinasan dari atasan yang berwenang. 15)Bertindak dan bersikap tegas. 9) Bekerja dengan jujur. Persatuan dan Kesatuan Korp Pegawai Yayasan. 21)Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkahlaku sopan dan santun terhadap masyarakat. tertib. Organisasi Paguyuban Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. 11)Mentaati jam kerja. 12)Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara. 10)Segera melaporkan kepada atasannya. 7) Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian.

golongan. atau pihak lain yang secara langsung merugikan Yayasan. 8) Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau Pekerjaan Pegawai Yayasan yang bersangkutan. menjual. bawahan. 10)Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. 2) Meyalahgunakan wewenangnya. teman sejawat. 9) Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat Pegawai Yayasan. 3) Tanpa Izin Pemerintah dan Yayasan menjadi Pegawai atau bekerja untuk negara asing. 4) Menyalahgunakan barang-barang. dokumen.PAS/CMI/2005 . atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. 11)Melakukan sesuatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. menyewakan atau meminjamkan barang-barang. 7) Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. 6) Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. kecuali untuk kepentingan jabatan. Pemerintah. 13)Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia Yayasan yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. Pasal 3 Setiap Pegawai Yayasan dilarang : 1) Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara. membeli. golongan atau pihak lain. uang atau surat-surat berharga milik Yayasan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 5) Memiliki. Perguruan Tinggi Pasundan dan atau Pegawai Yayasan. menggadaikan.92 26)Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. 12)Menghalangi jalannya tugas kedinasan. atau surat-surat berharga milik Yayasan secara tidak sah.

Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama 2 (dua) tahun dan c. c. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal (2) dan pasal (3) adalah pelanggaran disiplin. Bagian kedua Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin Pasal 6 1) Tingkat Hukuman Disiplin terdiri dari : Hukuman disiplin ringan Hukuman disiplin sedang Hukuman disiplin berat 2) Jenis hubungan ringan terdiri dari : Tegoran lisan Tegoran tertulis Pernyataan tidak puas secara tertulis 3) Jenis hukuman disiplin sedang terdiri a. Pegawai Yayasan yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum. 4) Jenis hukuman disipli berat terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b.PAS/CMI/2005 a. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 2 (dua) tahun. c. . Pasal 5 Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pidana. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 2 (dua) tahun b. b. a.93 BAB III HUKUMAN DISIPLIN Bagian Pertama Pelanggaran Disiplin Pasal 4 Setiap ucapan.

Syafe’i Prof. Ditetapkan di : Bandung Mengetahui : PB. M. b. Sudardja Adiwikarta. BAB IV PENUTUP Pasal 8 Peraturan disiplin Pegawai ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Pemberhentian dengan hormat tidak atas peemintaan sendiri sebagai pegawai.Dr.94 a. dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAGUYUBAN PASUNDAN YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI PASUNDAN Ketua Umum Ketua A. Pembebasan dari jabatan c. Bagian ketiga Pejabat yang Berwenang Menghukum Pasal 7 Yang berwenang menghukum adalah : 1) Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat. Penurunan pangkat pada pangkat yang 2 (dua) tingkat lebih rendah untuk paling lama 2 (dua) tahun.H.A.PAS/CMI/2005 . 2) Rektor/ketua untuk jenis hukuman disiplin sedang 3) Dekan/Ketua Jurusan untuk jenis hukuman ringan.

PAS/CMI/2005 .95 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .96 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .97 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .98 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

99 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

PAS/CMI/2005 .100 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

PAS/CMI/2005 .101 Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.

102 PEDOMAN PEMBINAAN UMUM STKIP PASUNDAN UMUM 1. Pengertian Kepegawaian Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .

yaitu : a.PAS/CMI/2005 . gedung. Dana tersebut dalam proses pengelolaannya meliputi dua tahap. Fungsi operasional. 3. oleh karena itu yang dimaksud sarana prasarana adalah perangkat pelengkap di bidang pendidikan. meliputi pengadaan dan penempatan tenaga kerja. sarana dan prasarana tersebut meliputi : lahan. b. kompensasi. Proses penggunaan dana secara efisien.kursi dan peralatan lainnya. integrasi. 2. meliputi perencanaaan. pengembangan. Fungsi manajerial. penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berada di lingkungan Jurusan. pemeliharaan dan pemberhentian pegawai untuk mencapai sasaran organisasi. ruang kuliah. pengorganisasian. jurusan dan laboraturium. b.103 Penanganan kepegawaian yang sistematik dengan baik merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas kinerja kepegawaian di lingkungan perguruan tinggi. yaitu : Dosen Instruktur Tenaga Administratif ( karyawan ) Pengelolaan Kepegawaian meliputi dua aspek. yaitu : a. sarana mobilitas. Pengertian Keuangan Dalam arti yang lebih luas keuangan adalah dana. meja. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian dari sumber daya modal yang menunjang kelancaran proses pendidikan di perguruan tinggi. aktuasi dan pengendalian. Pegawai yang melaksanakan tugas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi terdiri dari tiga kelompok. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Proses mendapatkan dana secara efektif.

loyalitas). Kepribadian (kejujuran. d. Pengertian Kebijakan Adalah langkah-langkah tertentu yang diambil oleh manajemen Jurusan untuk lebih menjamin bahwa Jurusan tersedia pegawai (dosen.PAS/CMI/2005 . penelitian dan pengabdian pada masyarakat. f. dedikasi. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan adalah suatu proses mendapatkan dana secara efektif dan menggunakan dana secara efisien untuk tujuan pengembangan Jurusan dan kesejahteraan pegawai ( dosen. ada juga dana yang berasal dari luar misalnya SPP dan pinjaman. jabatan dan pekerjaan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. 1. g. KEPEGAWAIAN 1. Jumlah dosen/karyawan yang ada. Masa kerja (pengalaman) calon pegawai. Keterampilan yang dimiliki. Menyusun kerangka formasi pegawai unit dan seluruh Jurusan untuk direkomendasikan oleh Senat Jurusan kepada Dekan. Perencanaan Kepegaian Diawali dengan analisis tugas yang akan dilakukan yaitu melalui inventarisasi tugas di jurusan (untuk tenaga dosen dan instruktur) dan tata usaha (untuk Kepala Sub Bagian/KBS dan karyawan). c. meliputi : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Prosedur perencanaan pegawai. e. instruktur dan karyawan ) secara keseluruhan. Sasaran analisis meliputi : a.2. 1.1. Tugas pendidikan dan pengajaran. instruktur.104 Sumber dana dalam pengelolaan perguruan tinggi ada yang berasal dari dalam. misalnya dana cadangan yang tidak diguanakan.3. Klasifikasi yang dibutuhkan. Perencanaan Sumber Daya Manusia 1. b. dan tenaga administratif) yang tepat untuk menduduki berbagai kedudukan.

Berdasarkan formasi yang ditetapkan jurusan/tata usaha mengajukan permohonan penambahan dosen/karyawan kepada Jurusan. Proses penempatan dilakukan oleh universitas. Dasar Penyusunan Kepegawaian Dasar yang dapat digunakan untuk menetapkan kerangka formasi kepegawaian di Jurusan adalah : Jenis pekerjaan Sifat pekerjaan Perkiraan beban Perkiraan kapasitas pegawai Kebijakan pelaksanaan pekerjaan Jenjang dan jumlah jabatan serta kritgeria sumber daya (kepangkatan) yang tersedia di Jurusan. c. 2. Surat Keputusan pengakatan dosen dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP) 1. Pengadaan sumber daya manusia di perguruan tinggi merupakan garapan bersama antara Badan Pengelola (dalam hal ini STKIP) dengan yang memerlukan ( Jurusan PIPS) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1. namun demikian dalam pelaksanaannya khususnya pengadaan kepegawaian ditentukan oleh dana yang tersedia dan kebijakan dari pihak STKIP. d. Jurusan mengajukan permintaan tersebut kepada Universitas. Proses seleksi dilaksanakan oleh jurusan dan Jurusan.105 a. menemukan dan merekrut para pelamar yang memenuhi syarat untuk dipekerjakan di dan oleh Jurusan. Pengadaan Sumber Daya Manusia 2. Pengertian Adalah proses mencar. kepegawaian harus disusun secara tepat manusia Pengelolaan 1. e.4.5. Anggaran Dana Yang Tersedia berdasarkan norma-norma yang rasional.PAS/CMI/2005 . b.

2. 2. a.PAS/CMI/2005 harus . • Dosen Luar Biasa Calon dosen tidak tetap yang diterima adalah dosen yang sudah berpengalaman dan mempunyai jabatan fungsional minimal lektor. b. Oleh karena itu pengadaan kepegawaian dilaksanakan melalui seleksi (saringan masuk/test). Pengadaan Instruktur Untuk melaksanakan prgram pendidikan yang profesional terdapat pekerjaan pelatihan yang memerlukan keahlian khusus. Oleh karena itu setiap instruktur ( personal penunjang akademik) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kebijakan pengadaan pegawai dari luar. Pengadaan Dosen • Dosen Tetap Calon dosen tetap yang diterima minimal berpendidikan S2 sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan di setiap jurusan. Pengadaan Pegawai di Sekolah Tinggi Untuk efektifitas dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan oleh Jurusan. maka pengadaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan Jurusan untuk diusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan. Hal ini dilakukan jika ada lowongan kerja baik dosen/karyawan. Jurusan melakukan pengadaan pegawai dari luar melalui proses melamar./pelatihan/kuliah umum sesuai Yaitu dosen dari kalangan birikrat maupun praktisi yang diundang untuk kualifikasi keilmuan di program studi masing-masing. lowongan pekerjaan tersebut diisi oleh dosen /karyawan yang telah mengabdi pada Jurusan. b. Kebijakan penempatan pegawai dari dalam. • Dosen Tamu memberikan ceramah.106 Pengadaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan dua cara : a.

PAS/CMI/2005 . Untuk Guru Besar. ahli bahasa. Pengangkatan Calon Pegawai Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Persyaratan Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar adalah sebagai berikut : Umum • • • • • • • • • • Warga Negara Indonesia Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan Tidak berkedudukan sebagai pegawai negeri sipil. d. Penagaan instruktur dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah kelembagaan ( unit pelaksana teknis atau UPT. Berbadan sehat jasmani dan rohani. minimal SLTA. minimal S2. Berkelakukan baik. Untuk dosen. Untuk karyawan. usia maksimal 40 tahun.107 mempunyai keahlian khusus tersebut. kecakapan dan keahlian yang diperlukan. Pengadaan Tenaga Administrasi Tenaga administrasi yang ada di STKIP dibagi menjadi sub-sub bagian sebagai berikut : • • • • • Administrasi Akdemik Administrasi Keuagan Administrasi Kemahasiswaan Administrasi Umum dan Perlengkapan Administrasi Kepegawaian Setiap sub bagian di bawah tanggung jawab masing-masing Kepala Sub Bagian ( KBS ). laboratorium ). perpustakaan. Mempunyai pendidikan. Tidak terikat pekerjaan dengan instansi atau pihak lain. praktika. tergantung kebutuhan. Khusus e. c. seperti ahli komputer. usia 19 sampai dengan 35 tahun dan bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan sekolah. dan sebagainya.

a. Tunjangan pendidikan f. Setelah calon pegawai ditempatkan di Jurusan. Asuransi b. Gaji pokok 2. Honor dosen tetap b. Tunjangan istri dan anak c. Masa Percobaan Yaitu pengangkatan Calon Pegawai yang telah lulus masa percobaan. Bantuan-bantuan lain sesuai dengan ketentuan 3. terdiri atas: a. pihak Jurusan menjelaskan 1. Tunjang fungsional b. yang meliputi : . 3. Tunjangan penyesuaian penghasilan e. f.108 • • Pelamar yang dinyatakan diterima ( telah diseleksi) diusulkan Setelah diperoleh persetujuan Universitas dan STKIP. maka pengangkatannya menjadi calon pegawai kepada STKIP. Bantuan.PAS/CMI/2005 kepada dosen/karyawan baru tersebut tentang imbalan/kompensasi yang akan diperoleh. Honorer. Tunjangan jabatan d. Tunjangan-tunjangan lain sesuai dengan ketentuan. terdiri atas : a. Dana Pensiun c. yang bersangkutan diangkat menjadi calon pegawai negeri dalam masa percobaan. Honor dosen wali 4. Honor dosen luar biasa c. Pengembangan Pegawai Pengembangan pegawai merupakan salah satu program yang dilakukan Jurusan dalam berbagai bertuk antara lain peningkatan pengetahuan/ keterampilan bagi pegawai agar mampu melakukan pelayanan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Tunjang. terdiri atas .

yaitu melalui : b. Formal. yaitu melalui : • • • • • Pendidikan D3. Pengembangan pegawai dilakukan dengan memperhatikan sisterm karier.109 yang memuaskan bagi mahasiswa. yaitu melalui : Selain tiu dalam pengembangan pegawai. Sistem karier terdiri dari tiga macam.D4 serta spesifikasi Pelatihan Kursus Seminar/lokakarya Magang dan rotasi b. Formal. yaitu: • Sistem Terbuka Bahwa untuk menduduki suatu jabatan di lingkungan STKIP terbuka bagi semua warga STKIP asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. kecakapan dan pengalaman yang diperlukan serta berkelakuan baik dan jujur. Informal.PAS/CMI/2005 . untuk menduduki jabatan apapun di lingkungan STKIP harus diperhatikan kualifikasi yang telah ditentukan. Informal. yaitu melalui : • • • • • • Pendidikan S2 dan S3 Pelatihan Kursus Lokakarya/seminar Diskusi ilmiah Dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya. • Sistem Tertutup Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengembangan instruktur dan tenaga administratif ( karyawan ) dapat dilakukan secara : a. Pengembangan dosen dapat dilakukan secara : a.

Jika tidak memenuhi kriteria buti 3. Tidak ada penggantian atas biaya yang telah dikeluarkan untuk dosen yang melanjutkan studi dengan biaya pribadi.2. a dan b diatas melampaui kemampuan keuangan Jurusan. frekuensi melakukan pendaftaran studi lanjut. serta tempat/lokasi studi.1 a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan. Kriteria yang melanjutkan S2 dan S3 adalah sebagai berikut : a. c. Jika jumlah dosen yang memenuhi kriteria butir 3.1. setelah mendapat penilaian dan yang berwenang. hanya terbuka bagi pegawai yang telah mengabdi sekurang-kurangnya tigatahun di STKIP terhitung sehjak keluarnya SK yang bersangkutan sebagai pegawai tetap 100%. Telah mengabdi di STKIP minimal dua tahun terhitung tanggal SK Yayasan 100% dan atau tanggal yudisium S2 ( untuk S3) c. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3. b.1. Dosen yang akan melanjutkan studi ke luar negeri harus mempunyai sponsor.1.PAS/CMI/2005 . • Sistem Prestasi Kerja Yang dimaksud dengan sistem prestasi kerja adalah sistem kepegawaian dimana untuk pengangkatan seseorang dalam suatu jabatan didasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja yang telah dicapai oleh orang yang diangkat tersebut. Ketentuan mengenai pengembangan pegawai di lingkungan STKIP diatur sebagai berikut : 3.1.1.110 Bahwa untuk menduduki suat jabatan di lingkungan STKIP.1. Pendidikan Lanjutan S2 dan S3 bagi Dosen Tetap 3. a. Dosen tetap STKIP yang telah berstatus 100%. maka jurusan berwenang melakukan seleksi dengan pertimbangan senioritas.1. b.

111 3.1. atau bantuan biaya yang akan dihentikan secara otomatis apabila : a. Biaya bantuan penelitian yang dikordinasikan dengan lembaga penelitian STKIP. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan ketentua dan ijin dari STKIP. 3. Dosen yang memenuhi persyaratan butir 3. 3.1. c. b.3.3. Batas maksimal pendidikan S2 adalah 6 (enam) semester.3. sedangkan untuk program studi S3 adalah 7 semester.1.1. b.PAS/CMI/2005 (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu) .3.1. c. dan apabila tidak melaporkan maka yang bersangkutan akan mendapat sanksi berupa penghentian seluruh bantuan studi seperti tercantum pada butir 3.3. diberikan pula bantuan yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP.1.5.1.1.6.1.7. Bagi dosen yang tidak memperoleh beasiswa (TMPD) biaya SPP per semester ditanggung sepenuhnya oleh STKIP yang besarnya sesuai dengan ketentuan perguruan tinggi yang diikuti.4 mendapat bantuan sebagai berikut : a.1. 3. Apabila yang bersangkutan menerima bea siswa dari instansi/lembaga lain.5 dan 3. Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya. dan 3.1.1. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3.4. Biaya SPP. Yang bersangkutan berhenti sebagai Dosen Tetap STKIP.7.1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 3. yang bersangkutan harus melaporkan kepada STKIP dam segala bentuk tunjangan (kecuali SPP) akan tetap dibayar pula selama butir 3. Untuk dosen yang mendapatkan TMPD.

butir 3.2.1.6. 3.Pendidikan Lanjutan D3.1. Bagi pejabat struktural diijinkan malanjutkan studi dengan ketentuan hanya SPP dan biaya bantuan penelitian. 3. Jurusan/Jurusan yang dipilih harus sesuai dengan Pendidikan harus dilaksanakan di luar jam kerja. Setiap dosen mempunyai kesempatan melanjutkan studi hanya satu kali pada level yang sama ( S2/S3).2.5 dan 3. Jika tidak memenuhi kriteria butir 3. a dan b diatas 3.2. dan Spesialisasi 3.2. a.9.3.2. 3.2.1 dan kebutuhan Jurusan.4.2.2.112 3. 3.2. dan bila gagal dalam melanjutkan studi sedangkan yang bersangkutan menginginkan pindah atau melanjjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas 3.1. 100%.7. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 .8. Jika jumlah karyawan yang memenuhi kriteria 3.1. Karyawan tetap STKIP Pasundan yang telah berstatus Kriteria melanjutkan pendidikan S1 adalah sebagai dan D4 adalah sepuluh semester dan spesialisasi enam semester.1. b. 3. melampaui kemampuan Jurusan. a dan b di atas maka biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh yang bersangkutan.2.1. D4.1. Batas maksimal pendidikan D3 adalah tujuh semester Karyawan yang memenuhi persyaratan butir 3. berikut : a. 3. maka Jurusan berwenang melakukan seleksi.2.1.2.5.3 mendapat bantuan biaya yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKIP. b.3 maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. Telah mengabdi di STKIP minimal 5 (lima ) tahun terhitung tanggal SK STKIP 100%.

c. Pegawai yang telah melanjutkan studi D3.7.8. Diberikan bantuan biaya untuk keperluan skripsi.2.2.9.S1. 3.8.3.1. 3. Setiap karyawan STKIP mempunyai kesempatan melanjutkan studinya hanya satu kali pada level yang sama ( D3/S1) dan bila gagal dalam melanjutkan studi lagi di manapun setelah melebihi batas studi ( butir 3.2.PAS/CMI/2005 .S2 atau S3 dengan bantuan biaya STKIP harus mengabdi minimal 2n+1 setelah menyelesaikan pendidikannya. dimana n adalah lamanya pendidikan ( tahun ) yang ditempuh. S1. 4.Hak Lembaga atas Karyawan dan Dosen Tetap yang Telah Mengikuti Pendidikan D3. Pengintegrasian bagi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. besarnya disesuaikan dengan kemampuan STKP bagi karyawan yang telah menyelesaikan S1-nya. dan karyawan dengan Jurusan. 3. S2 dan S3 dengan bantuan STKIP 3.2. Bantuan biaya akan dihentikan secara otomatis ( tanpa Yang bersangkutan berhenti sebagai karyawan tetap Yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikannya.2. a.113 3.2. Apabila butir 3. 3.1.5. INTEGRASI Integrasi adalah proses memadukan kepentingan-kepentingan para dosen. yang pemberitahuan terlebih dahulu ) apabila : STKIP Pasundan.3. tidak ada jaminan untuk dapat alih profesi dan tuntutan jabatan di lingkungan STKIP.5) maka tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang tertera pada butir 3. instruktur.3.2. b. dan 3. Yang bersangkutan telah melebihi batas butir 3. tidak terpenuhi maka yang bersangkutan harus mengganti seluruh biaya yang dikeluarkan oleh STKIP selama menempuh pendidikannya.3. Spesialis.2.

Pendekatan evaluasi pekerjaan hari-hari besar (misalnya menyambut bulan suci Ramadhan.114 pegawai baru merupakan penyatuan dengan lembaga tempat dia bekerja dan pembebanan tugas-tugas yang harus dikerjakan. e. Sedangkan bagi karyawan yang lama berupa penyampaian tugas-tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Upacara Upacara diadakan sesuai dengan ketetapan STKIP Pasundan. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 5.PAS/CMI/2005 . Isro Mi’raj. Dalam penerapan integrasi ini ada beberapa upaya yang dilakukan Jurusan diantaranya : a. b. Pembinaan Karyawan Bagi para Kepala Sub Bagian (KSB) diadakan setiap awal bulan dan pembinaan bagi seluruh karyawan diadakan 2 kali dalam 1semester. instruktur dan karyawan) atas sumbangan dan prestasi kerja mereka kepada Jurusan PIPS. c. KOMPENSASI Kompensasi merupakan balas jasa yang layak dan adil kepada pegawai (dosen. Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Jurusan dalam pemberian kompesasi : a. dsb). Pengajian Diselenggarakan 2 ( dua ) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu setiap Jum’at minggu terakhir pada bulan Juni dan Desember atau dalam rangka memperingati d. Rekreasi Bersama Direncanakan akan dilakukan setiap tahun satu kali yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan dana dan kegiatan di Jurusan PIPS serta kebijakan STKIP. Diskusi Ilmiah Diselenggarakan setiap hari tertenttu diikuti oleh seluruh dosen tetap Jurusan.

d.115 Jurusan memungkingkan untuk membedakan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) pada posisi yang sama. Pendekatan lingkungan sistem Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) minimal setara dengan Jurusan/universitas lain yang sebanding.PAS/CMI/2005 . g. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan biaya hidup yang nyata ( riil ). tetapi standar berbeda (misal : sopir). karyawan. instruktur. e. Pendekatan biaya hidup Jurusan memungkinkan untuk menetapkan kenaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan) berdasarkan kemampuan Jurusan dalam mendapatkan dana setiap tahunnya. jabatan fungsional. tuntutan pekerjaan dan kesejahteraan pegawai. misal kelompok pakar/profesional. f. Pendekatan kelompok Jurusan memungkinkan untuk menetapkan gaji/inisiatif yang berbeda atas dasar kelompok. Gaji dan inisiatif tambahan Selain gaji yang sesuai dengan kemampuan Jurusan. dosen luar biasa dan offie boy. 6. c. pimpinan. Kebijakan Pemerintah Jurusan memungkinkan untuk menyesuaikan gaji pegawai (dosen/instruktur/karyawan ) berdasarkan aturan penggajian yang dilakukan pemerintah. dosen. insentif dapat diberikan Jurusan kepada pegawai (dosen/instruktur/karyawan) melalui asuransi. PEMELIHARAAN PEGAWAI Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. b.

6.2.d. 9 tahun 10 s.Tunjangan anak/istri/suami Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan istri/suami.Tunjang Pensiun/Meninggal Dunia Pegawai tetap Jurusan PIPS berhak menerima pesangon pada saat usia pensiun atau meninggal dunia yang besarnya sebagai berikut : Masa Kerja <5 5 s.4. 6.Ketentuan perhitungan bantuan biaya kesehatan berdasarkan pada hasil pemeriksaan dokter/bidan.d. 6. 14 tahun 15 s.d. instruktur dan karyawan yang efektif dengan kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan tugas-tugas Jurusan.3.PAS/CMI/2005 .Tunjangan Pensiun Dalam hal ini Jurusan melakukan kerjasama dengan PT Bank BNI’46 tbk.5.d.Tunjangan Asuransi Setiap pegawai Jurusan KIP berhak mendapat tunjangan asuransi. 6. Setiap pegawai tetap YPTP Jurusan PIPS berhak mendapat tunjangan pembayaran premi pensiun. 19 tahun 20 s. obat-obatan ( sesuai dengan resep dokter/bidan ) dan perawatan rumah sakit yang dibuktikan dengan kuitansi atas nama pegawai Jurusan KIP satu bulan sebelumnya ( contoh untuk biaya pengobatan yang dibayar bulan Januari 2003 yaitu pengobatan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 ).1. yaitu dosen. Beberapa upaya yang dilakukan Jurusan KIP untuk semua pegawai diatur sebagai berikut : 6. 25 tahun > 25 tahun Jumlah yang diterima Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Penghasilan terakhir ( sesuai struk gaji ) Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.116 Pemeliharaan pegawai merupakan suatu proses untuk memelihara apa yang telah dimiliki dan dibentuk/dibina.

6.13.11. Kepada anak pegawai yang menikah dan dikhitan diberikan bantuan 6.117 Apabila Keluarga PegawaiJurusan ( istri/suami/anak ) meninggal dunia. Kepada pegawai Jurusan yang mendapat giliran untuk menunaikan ibadah haji diberikan bantuan sebesar 6. apabila Jurusan mengalami Surplus anggaran yang ditetapkan berdasarkan analisis oleh Senat STKIP . Pembagian Surplus Pada akhir tahun anggaran. Idul Qurban. Tunjangan Melahirkan Kepada pegawai/istri pegawai yang melahirkan sampai dengan anak ketiga diberikan bantuan melahirkan dalam bentuk kado. 6. 6.9. 6.Tunjangan Hari Raya Setiap tahun pegawai tetap Jurusan KP akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya. Tahun Baru Masehi yang besarnya disesuaikan dengan dana yang ada serta mengacu kepada ketentuan Universitas.7.12. Insentif Kepanitiaan Dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. maka kepada pegawai yang bersangkutan diberikan uang wafat. maka surplus tersebut diperuntukkan bagi pengembangan Jurusan (pembelian barang-barang inventaris pemeliharaan dan pembinaan pegawai) dan untuk dibagikan/dinikmati oleh seluruh pegawai Jurusan. Rekreasi Bersama Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 6.8.Kepala pegawai Jurusan yang menikah diberikan bantuan pernikahan sebesar 6.10.Tunjangan ibadah Haji Tunjangan ini diberikan kepada pegawai Jurusan berdasarkan pertimbangan senioritas/masa kerja.6.PAS/CMI/2005 . STKIP akan memberikan insentif bagi yang terlibat dalam kepanitiaan tersebut. bantuan Munggah.

6. PEMBERITAHUAN Pemberhentian merupakan proses pemutusan hubungan kerja antara Jurusan dengan pegawai. aktuasi Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. pelaksanaannya ditetapkan setiap dua tahun sekali dan akan diberikan pada bulan Desember. 6. usia 75 tahun Instruktur dan tenaga administratif usia 60 tahun b.14. SARANA DAN PRASARANA 1. Setiap DTY/DPK tidak boleh mengajar di tempat lain kecuali atas izin sepengetahuan Jurusan. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pada dasarnya untuk mengelola sarana dan prasarana berlaku pula fungsi menagerial. Pemutusan hubungan kerja ini dapat disebabkan oleh : a. karena indispliner dan perbuatan tercela. pengorganisasian.15. PHK. Permintaan PHK atas kemauan sendiri c. 7. A. Bagi instruktur dan tenaga administrasi yang berprestasi diberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan dalam bentuk uang.118 Diselenggarakan bagi seluruh pegawai STKIP dan keluarganya yang tempatnya disesuaikan dengan keadaan keuangan dan kegiatan Jurusan serta kebijakan STKIP Pasundan. yaitu perencanaan.PAS/CMI/2005 . dan tidak boleh menjadi pejabat struktural di instansi/lembaga lain kecuali atas izin Rektor/YPT Pasundan. Pensiun Yaitu berhenti bekerja karena usia/telah habis masa kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku : Dosen : Sampai dengan Lektor Kepala : usia 65 tahun Sampai dengan Guru Besar.

mobil/motor sepenuhnya tanggung jawab peminjam. selain karena hal tersebut mobil/motor inventaris kantor tidak dapat dipinjamkan. Sabtu ) tidak boleh dipinjam untuk kepentingan pribadi. tilang. kena rusak. atau orang tua kandung ). 6) Peminjaman mobil harus peserta sopirnya. oli dan bensin ditanggung peminjam. dengan terlebih dahulu peminjam harus menyampaikan surat permohonan.00) mobil/motor harus selalu dalam kondisi siap pakai beserta sopir/pengendaranya Jurusan. 1) Mobil/Motor digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan Jurusan oleh karena itu dalam hari kerja ( Senin s.119 dan pengendalian.d. Kendaraan Bermotor Semua barang inventaris kendaraan bermotor ada di bawah tanggung jawab masing-masing Pembantu Ketua dan KSB. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. 2 2. hilang.00.) peminjam diharuskan memikul resiko untuk menunjang aktivitas /mobilitas masalah mengenai mobil/motor tersebut (tabrakan. 5) Selama dipinjam. s. 3) Pada hari libur mobil/motor inventaris STKIP diperbolehkan dipinjam oleh dosen/insruktur atau karyawan untuk kepentingan pribadi yang mendesak. Peminjam akan diprioritaskan sesuai kebutuhannya yaitu mendapat musibah. Tugas pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan oleh Universitas disamping Jurusan.PAS/CMI/2005 . oleh karena itu setiap kerusakan atau menghadapi dsb. Petunjuk Penggunaan Barang Inventaris Kantor 3 a. 7) Insentif sopir. dan syukuran orang terdekat ( anak kandung. 2) Pada hari kerja selama jam kantor ( jam 08. 16. sepenuhnya (memperbaiki dan atau mengganti dengan barang yang sama). 4) Lamanya peminjaman maksimal 48 jam.d.

Wiraless. Semua inventaris elektronik digunakan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan STKIP. 4. Inagurasi. Printer. Barang-barang Elektronik (Komputer. sebagainya) Inventaris barang elektronik di bawah tanggung jawab pengguna (Kepala UPT. MABIM.PAS/CMI/2005 . Ksb Kemahasiswaan dan Ksb Keuangan.120 8) Persetujuan peminjaman mobil/motor dibatalkan apabila motor/mobil tersebut dibutuhkan untuk kegiatan STKIP (OSPEK. KTU. PSA. KKN. Ketua Jurusan. perkantoran.) Oleh STKIP/ YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Oleh STKIP / YPTP Sarana Kendaraan bermotor Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Barang Elektronik Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan Oleh Jurusan dan Perencanaan Pengorganisasian Aktuasi Pengendalian B. UAS dan sebagainya ). KEUANGAN Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Untuk pengelolaan sarana dan prasarana terlihat dalam matris sebagai berikut : Sumber Daya Fungsi Managerial Prasarana (gedung. Emergency Lamp. UTS. Ksb Umum dan Perlengkapan. OHP. ruang kuliah. dll. Ksb Kepegawaian. Koordinator Kelas reguler Malam .KSBAP.

sedangkan sisanya dikelola oleh STKIP dan Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPTP).1 Pendidikan dan Pengajaran yang terdiri dari : a.1. Dari dana SPP yang diterima. Penggunaan Dana Penggunaan dana ini antara lain digunakan untuk membiayai pos-pos pengeluaran yang telah ditetapkan : 2.3 Pengabdian a. Karya Seni.121 Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat. Bimbingan Sosial/Penyuluhan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah. 2. organisasi pengelolaan keuangan.1.1. Pameran.1 Pos-pos Pengeluaran Jurusan 2. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum b. Peningkatan Status/Akreditasi Jurusan g. Pembinaan dan Pengembangan Laboraturium e. maka dalam pelaksanaannya dipergunakan faktor-faktor dasar managerial. dll. Untuk ini dilakukan fungsi managerial perencanaan dan penganggaran. Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan d. Dana Ujian h. prosedur pengelolaan dan pengendalian. Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pengajar c. Kegiatan LEMLIT/Penelitian dan Jurusan b. Kegiatan Penelitian Kelompok dan Individual 2. Wisuda dan Dies Nataslis 2. 1. Jurusan PIPS mengelola sebesar prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler pagi dan prosentase tertentu yang disepakati untuk mahasiswa reguler malam.PAS/CMI/2005 .2 Penelitian a. f. Sumber Dana Sumber utama keuangan Jurusan PIPSadalah SPP mahasiswa yang dipungut langsung oleh Sekolah.

LISMA. Pramuka. Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas (seperti KOM.4 Pembinaan Kemahasiswaan Sesuai ketentuan Universitas.122 b.) Untuk unit kegiatan mahasiswa tingkat Jurusan (di Jurusan antara lain digunakan untuk biaya : a. Mapak Alam. Gaji /Honor Pegawai/Tenaga Administratif dan Edukatif ( Dosen ) tetap komponen Gaji Dosen Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) Gaji Pokok 2) Tunjangan fungsional 3) Tunjangan struktural 4) Tunjangan khusus 5) Tunjangan istri/suami dan anak 6) Insentif kehadiran 7) Insentif khusus penunjang akademik 8) Tunjangan Penyesuaian Penghasilan 9) Honor dosen tetap 10)Honor dosen luar biasa 11)Honor dosen pembina 12)Honor dosen wali Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembinaan dan Pengembangan Kesejahteraan Mahasiswa/Bea siswa 2. Pembinaan dan Pengembangan Penalaran Mahasiswa b.PAS/CMI/2005 . dana kemahasiswaan ditetapkan berdasarkan kesepakatan Bidang III baik Univrsitas maupun Jurusan. dsb.5 Kesejahteraan Pegawai/Dosen a. Pembinaan dan Pengembangan minat Mahasiswa c.1. KKN/KKM c. Penerbitan Karya Ilmiah/karya inovasi (program kepakaran dan promosi) 2.1. dengan peruntukkannya.

Dosen yang dikontrak oleh lembaga/instansi lain hanya mendapat honor mengajar telah tetap. Dana Kesehatan Pegawai d. Honorarum Tenaga Edukatif Luar Biasa /MKDU dab Honorarium lain-lain c. Dana Taktis Jurusan j. Asuransi Pegawai e. Panitia Adhok i. Studi Perbandingan/Pertemuan Tahunan Bagi Pempinan/ Karyawan/Dosen k.6 Pembinaan RT/ATK a. tunjangan penyesuaian penghasilan dan honor dosen wali.123 13)Tunjangan pendidikan (S1. Bantuan Musibah/Pernikahan/Kelahiran dll. f. Pemberian Hadiah bagi Karyawan/dosen/ONH. Hadiah lebaran ( Idul Fitri ) g.1. Pembinaan Pegawai l. Pemeliharaan Listrik dan Pompa Air Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pengadaan Inventaris Kantor c. S2 dan S3 ) Komponen Gaji Karyawan Tetap Jurusan PIPS terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Gaji pokok Insentif kehadiran Insentif khusus Tunjangan penyesuaian penghasilan Insentif piket Honor karyawan kontrak Tunjangan istri/suami dan anak b. 2. ATK dan sejenisnya b.PAS/CMI/2005 . Transport Perjalanan dinas/Biaya Rappim/dosen h.

2. kertas kerja.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 1. 2. Vakasi Pemeriksaan a.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2.2. Listrik/Ledeng/Gas/Telepon e. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Kontribusi pemeliharaan sarana dan prasarana kampus g. Naskah Ujian c.2. Pemeliharaan Barang / Inventaris 2. operasional DKM 2.2 Vakasi.PAS/CMI/2005 Sarana Perpustakaan dan . Pemeliharaan Laboraturium Jurusan d.3. Pembayaran Utang c.1.124 d. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur (mempunyai modul. Pemanfaatan jasa Komputasi/KTM. Pemeliharaan Ruang Kelas dan Kantor b. Vakasi pemeriksaan laporan KKN. Taris Sidang. kartu praktika). sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. Kerjasama f. insentif dan transport dari Jurusan hanya pegawai ( dosen/instruktur/karyawan ) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas. d. Berkas Ujian b.7 Pemeliharaan / Pengembangan Pembangunan a. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian.

2. maksimal kelas Insentif Penceramah Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 1. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2 Insentif Pengawas Ujian Ujian Tengah Semester ( UTS ) Ujian Akhir Semester ( UAS ) 2.3.1 Intensif Pembimbing Skripsi dan Penguji Sidang Sarjana 2. insentif dan transport dari fakultas hanya pegawai (dosen/instruktur/karyawan) yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang melalui Surat Keputusan atau surat Tugas.3 Vakasi. Untuk Ujian Susulan hanya dibayar satu kali naskah ujian. Berkas Ujian b. Naskah Ujian c.5.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian.PAS/CMI/2005 . sedangkan vakasi pemeriksaan berkas ujian dibayar sesuai dengan tarif vakasi pemeriksaan. kartu praktika).4.6. ` Penginapan di luar tergantung daerah. Taris Sidang. kertas kerja. Insentif dan Transport Yang berhak memperoleh vakasi. maka lebih kecil tarif di atas. 2.2. 2. Insentif Pembimbing (Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur) Di dalam kota Di luar kota 1. Melati. Untuk kegiatan praktika yang terstruktur ( mempunyai modul.3.3. Vakasi pemeriksaan laporan KKN.125 1. d.3 Vakasi Pemeriksaan a. 1.2.2.

3. maksimal kelas Melati. Penelitian Kelompok Catatan Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Pembuatan Buku/Diktat ( minimal 40 eks ) c.126 2. 2.7 Tarif kegiatan PPM sesuai dengan peruntukannya yaitu pengabdian.4 Insentif Pembimbing ( Lama membimbing 4 jam pada jam kerja dan minimal 2 jam pada hari libur ) Di dalam kota Di luar kota 2. Pembawa makalah dalam seminar ilmiah e. maka lebih kecil tarif di atas. b.3. Moderator seminar (local) /dalam kampus f. Moderator seminar ( nasional ) Dalam Kampus Luar Kampus g.3. Penelitian Individu h. 2.3.9 Insentif Program Kepakaran a.5 Penginapan di luar tergantung daerah.3. 2.6 Insentif Penceramah ` Penceramah dengan membawa makalah ( minimal 10 lembar ) Penceramah dari luar ( disesuaikan dengan tarifnya masingmasing ) 2. Tulisan Ilmiah yang Dimuat 1) Majalah local 2) Majalah Nasional 3) Surat Kabar 4) Jurnal Nasional 5) Jurnal Internasional berbahasa Inggris.8 Seminar /Lokakarya/Pelatihan. sehingga memperoleh ISBN d.3. Pembuatan buku diterbitkan.PAS/CMI/2005 .

larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh pegawai yayasan.3.2.127 1) Insentif sejumlah tersebut di atas dibayar pada saat penandatanganan kontrak dan pada saat laporan ( karya tulis. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI Peraturan Disiplin Pegawai ini mengaju kepada peraturan disiplin pegawai Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Nomor : 041/SK/YPTP/IV/2003 DISIPLIN KERJA 1. 1. 1. 3) Pembicara atau moderator di luar kampus harus ada rekomendasi dari pimpinan fakultas/jurusan.1. 1.5. Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan. C. tulisan atau perbuatan Pegawai Yayasan yang melanggar Ketentuan Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan. Peraturan Disiplin Pegawai Yayasan adalah peraturan yang mengatur kewajiban. 1.4. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.PAS/CMI/2005 Atasan pejabat yang berwenang menghukum langsung dari pejabat yang berwenang . adalah atasan menghukum. Pejabat yang berwenang menghukum adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman disiplin pegawai yayasan. Ketentuan Umum Dalam peraturan Yayasan ini yang dimaksud dengan : 1. baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja. buku csb) 2) Insentif tersebut dibayar melalui Lembaga Penelitian ( Lemit ) dan dibayar melalui Fakultas. Hukuman disiplin adalah hukuman yang dijatuhkan kepada Yayasan karena melanggar peraturan disiplin pegawai yayasan.

pemerintah. 1. Kewajiban Setiap pegawai STKIP Pasundan wajib : 2. 2.1.7 Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian. Perintah kedinasan adalah perintah yang diberikan oleh atasan yang berwenang mengenai atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.1. Pasundan perundang- menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.1.2 Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau diri sendiri.5 Menyimpan rahasia Negara dan rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya.PAS/CMI/2005 . 2.1.1. Peraturan kedinasan adalah peraturan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang mengenai kedinasan atau yang ada hubungannya dengan kedinasan.3 Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat Negara. 2.1. kesadaran dan tanggung jawab.6. perguruan tinggi dan pegawai yayasan. 2. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan umum oleh kepentingan golongan.4 Mengangkat dan mentaati sumpah/janji pegawai yayasan dan sumpah/janji jabatan berdasarkan peraturan undangan yang berlaku.128 1. Kewajiban dan Larangan 2.1.1. 2.1 Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan undangundang dasar 1945 dan memiliki integritas moral terhadap misi Paguyuban Pasundan. diri sendiri atau pihak lain. 2.7. 2.6 Memperhatikan dan melaksanakan /STKIP segala baik ketentuan langsung pemerintahan/yayasan umum.

2.13 Menggunakan dan memelihara barang-barang milik STKIP Pasundan dengan sebaik-baiknya.129 2.1.1. 2. organisasi Paguyuban.17 Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahan.21 Berpakaian rapid an sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat.18 Mendorong bawahannya dalam melaksanakan tugas.1.15 Bertindak dan bersikap tegas.1. 2. tetapi adil bijaksana terhadap bawahan.1. pemerintah.22 Hormat-menghormati sesama warga Negara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME yang berlainan. 2. tertib.10 Segera melaporkan kepada atasannya.11 Mentaati ketentuan jam kerja.16 Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugas.1. Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan STKIP.1. 2. 2. 2.1.12 Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. kekompakan. 2.1. 2. persatuan dan kesatuan korp Pegawai Yayasan. 2. apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan Negara.1.9 Memelihara dan meningkatkan keutuhan.20 Mentaati peraturan perundang-undangan tentang perpajakan dan zakat.1.PAS/CMI/2005 . cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara. 2.1. 2.1. Perguruan Tinggi Pasundan dan STKIP Pasundan.1.19 Memberi kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan karir.1.14 Memberikan layanan sebaik-baiknya kepada mahasiswa dan masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing. 2.8 Bekerja dengan jujut. sesame pegawai yayasan dan terhadap atasan. 2.

23 Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat.130 2.2.25 Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang. 2. 2.1. Melakukan tindakan yang bersifat negative dengan maksud membalas dendam dengan bawahannya atau orang lain di dalam di luar lingkungan kerjanya. dokumen-dokumen.2.5 Memiliki. 2.PAS/CMI/2005 .6 Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. Larangan +Setiap pegawai STKIP Pasundan dilarang : 2. 2.26 Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin.2. 2. 2.2.24 Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. membeli. 2. teman sejawat.4 Menyalahgunakan barang-barang.3 Tanpa izin pemerintah dan yayasan menjadi pegawai atau bekerja untuk Negara asing 2. pemerintah. 2.7. bawahan atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.2.2. menjual.1. golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan fakultas.2. 2. perguruan tinggi pasundan dan atau pegawai STKIP Pasundan.2 Menyalahgunakan wewenang 2. menyewakan atau meminjamkan barang-barang.1. atau suratsurat berharga milik STKIP Pasundan.8.2. Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. uang atau surat-surat berharga milik STKIP.1. menggandakan.1 Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara.2.

2. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan.16. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.2. 2.12. 2.1 Setiap ucapan. Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya. 3.15. 2. 2.13.1. Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahanya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasaannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilikan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. 2. kerugian bagi pihak yang dilayani. Hukuman Disiplin 3.PAS/CMI/2005 . tulisan atau perbuatan pegawai yayasan yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 adalah pelanggaran disiplin.10.2. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi lain.2. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencemarkan kehormatan atau martabat pegawai yayasan kecuali untuk kepentingan tugas. golongan atau pihak lain. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan.2. 2.2.9.14.11.2.Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan.1 Pelanggaran Disiplin 3. Membocorkan dan memanfaatkan rahasia yayasan dan STKIP Pasundan yang diketahui karena kedudukannya jabatan untuk kepentingan pribadi.2.131 dalam pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan pegawai STKIP Pasundan. 2.2.

2. d.2.2 Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. Yang berwenang menghukum adalah : 3. Teguran lisan b. Ketua Yayasan untuk jenis hukuman disiplin berat.1 Tingkat hukumannya disiplin terdiri dari : Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP.3 Pejabat yang berwenang menghukum a. Pemberhentian tidak hormat sebagai pegawai. Hukuman disiplin berat.PAS/CMI/2005 . Hukuman disiplin sedang dan c.4. 3. b. b. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berlaku untuk paling lama satu tahun : dan c. 3.2. Teguran tertulis c. Penundaan kenaikan pangkat untuk paling lambat satu tahun.132 3.2 yang tidak mengurangi pidana. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai. terdiri dari : a. c. Hukuman disiplin ringan b. Penurunan pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama satu tahun.2 Dengan peraturan Pasundan 3. Pembebasan dari jabatan.3 Jenis hukuman disiplin sedang. Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin a.1. Penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lambat satu tahun. Pernyataan tidak puas secara tertulis 3. 3. pelanggaran ketentuan pegawai disiplin dalam STKIP dijatuhi perundang-undangan melakukan hukuman disiplin oleh pejabat yang berwenang menghukum.2. Jenis hukuman disiplin berat terdiri dari : a.

Ketua Jurusan untuk jenis hukuman disiplin ringan.133 b. Evaluasi Diri Program Studi PPKN/STKIP. Ketua STKIP Pasundan untuk jenis hukuman disiplin sedang c.PAS/CMI/2005 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful