KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN

Pada tahun pertama dari khilafah Utsman, yaitu tahun 24 H, negeri Rayyi berhasil ditaklukkan. Sebelumnya negeri ini pernah ditaklukkan, namun kemudian dibatalkan. Utsman mengangkat Sa’ad bin Abi Waqqash menjadi gubernur Kufah menggantikan Mughirah bin Syu’bah. Di tahun 25 H, Utsman memecat Sa’ad bin Abi Waqqash dari jabatan gubernur Kufah dan digantikan oleh Walid bin Uqbah bin Abu Mu`ith, seorang shahabat dan saudara seibu dengan Utsman. Pada tahun 26 H, Utsman memperluas Masjidil Haram. Pada tahun 27 H, Mu`awiyah melancarkan serangan Qubrus (Syprus) dengan membawa pasukannya menyebrangi lautan. Utsman menurunkan Amr bin ‘Ash dari jabatan gubernur Mesir dan diganti dengan Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sarh. Kemudian dia menyerbu Afrika dan berhasil menaklukkannya dengan mudah. Di tahun ini pula Andalusia berhasil ditaklukkan. Pada tahun 29 H, negeri-negeri lain berhasil ditaklukkan. Utsman memperluas Masjid Nabawi. Pada tahun 30 H, negeri-negeri Khurasan ditaklukkan sehingga banyak terkumpul khazraj (infaq penghasilan) dan harta dari berbagai penjuru. Pada 32 H, Abbas bin Abdul Muthalib, Abdur Rahman bin Auf, Abdullah bin Mas’ud dan Abu Darda’ wafat. Orang-orang yang pernah menjabat sebagai hakim negeri Syam sampai saat itu ialah Muawiyah, Abu Dzarr Al-Ghifari, dan Zaid bin Abdullah ra. Pada tahun 33 H, Abdullah bin Mas’ud bin Abi Sarh menyerbu Habasyah. Seperti diketahui Utsman banyak mengangkat kerabatnya dari bani Umayyah untuk menduduki berbagai jabatan. Hal ini menimbulkan ketidak-senangan orang banyak terhadap Utsman. Hal inilah yang dimanfaatkan pihak Yahudi, yaitu Abdullah bin Saba` dan teman-temannya untuk membangkitkan fitnah. Orang-orang menggugat Utsman atas kebijakankebijakannya mengangkat para kerabatnya. Utsman mengumpulkan para gubernur dan bermusyawarah. Akhirnya Utsman memerintahkan agar menjinakkan hati para pemberontak dan pembangkang tersebut dengan memberi harta dan mengirim mereka ke medan peperangan lain dan pos-pos perbatasan. Abdullah bin Saba` berhasil menyebarkan pemikiran menyimpang di Mesir, menghasut masyarakat untuk menentang Utsman, dan juga pengkultusan terhadap Ali. Maka bergeraklah sekitar 600 orang ke Madinah dengan kedok akan berumrah. Padahal mereka ingin menyebarkan fitnah dalam masyarakat Madinah. Tatkala mereka hampir memasuki Madinah, Utsman mengutus Ali untuk menemui mereka. Sayyidina Ali menemui mereka dan membantah segala pemikiran mereka yang menyimpang, termasuk tentang pengkultusan atas dirinya. Mereka menyesali diri seraya berkata, “Orang inikah yang kalian jadikan alasan untuk memerangi dan memprotes Khalifah?” Kemudian mereka kembali dengan membawa kegagalan. Atas usulan Ali, maka Utsman berpidato di hadapan orang banyak pada hari Jum’at untuk meminta maaf kepada masyarakat atas kebijakannya selama ini. Kemudian Utsman menegaskan kembali bahwa ia akan memecat Marwan dan kerabatnya. Setelah peristiwa itu, Marwan bin Hakam menemui Utsman. Dia menghamburkan kecaman dan protes. Kemudian Marwan memberitahukan kepadanya bahwa di balik pintu ada

Demi Allah. Surat itu berbunyi. tiada sekutu bagi-Nya. dan onta itu adalah miliknya. Utsman menunjuk Marwan untuk berbicara kepada mereka sesukanya. Marwan adalah orang yang tidak memiliki harga di sisi Allah.” Kemudian Utsman mengirim seseorang untuk menemui Ali. “Bertaqwalah kepada Allah. Marwan adalah orang yang tidak layak dimintai pendapat tentang agama atau dirinya sekalipun. ia menemui mereka seraya berkata. Kemudian setelah diperiksa ternyata surat itu adalah tulisan Marwan. bukan kematian . Awal Fitnah dan Pembunuhan Utsman Penduduk Mesir datang mengadukan Ibnu Abu Sarh. lalu Ali berkata. Ali segera mengirim tiga qirbah air. Setelah Utsman dan keluarganya merasa kepayahan. Sa’ad. Zubair. Akhirnya orang-orang di Madinah marah dan mengepung rumah Utsman dan tidak memberikan air kepadanya. dan Ammar. maka bunuhlah mereka dan batalkanlah surat keputusan yang mereka bawa. Tetapi baru 3 hari perjalanan dari Madinah. Dan tetaplah engkau melakukan tugasmu sampai engkau menerima keputusanku. Lalu mereka meminta Utsman agar menyerahkan Marwan kepada mereka. “Yang kita inginkan darinya adalah Marwan. “Jika Muhammad beserta fulan dan fulan datang kepadamu. Persitiwa ini membuat Madinah gempar dan membenci Utsman. dia berkata. Ali segera mengumpulkan Thalhah. “Kenapa engkau meridhai Marwan sementara dia tidak menghendaki kecuali memalingkan engkau dari agama dan pikiranmu? Demi Allah. Kemudian Ali mendengar desas-desus tentang adanya orang yang ingin membunuh Utsman. dia sama sekali tidak mengetahui tentang surat tersebut. dan pembantu itu adalah pembantunya. padahal Marwan ada di dalam rumahnya. Utuslah seseorang menemui Ali guna meminta ishlahnya. Sikap ini merupakan permulaan krisis yang menyulut api fitnah dan memberikan peluang kepada tukang fitnah untuk memperbanyak kayu bakarnya dan mencapai tujuan-tujuan busuk yang mereka inginkan. bukan ia yang memerintahkan untuk menulis.” Akhirnya para shahabat tersebut kembali ke Madinah dengan membawa surat tersebut dan memberitahukan hal ini kepada para tokoh shahabat. Surat keputusan ini kemudian dibawa oleh sejumlah shahabat ke Mesir. Ketika diperiksa terkadang dia mengaku sebagai pembantu Amirul Mu`minin yang diutus untuk menemui gubernur Mesir terkadang dia mengaku sebagai pembantu Marwan. tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang pemuda hitam yang mencurigakan. pembantu dan onta tersebut. “Adakah seseorang yang sudi memberitahu Ali agar memberi air kepada kami?” Setelah mengetahui hal ini. Maka atas usul para tokoh shahabat. Saya tidak akan kembali setelah ini karena teguranku kepadamu. aku melihat bahwa dia akan menghadirkan kamu kemudian tidak akan mengembalikan kamu lagi. Bersama mereka. Aku akan menahan orang yang akan datang kepadaku mengadukan dirimu. apalagi rasa takut dan cinta. akan tetapi Ali menolak datang. Akan tetapi surat itu bukan ia yang menulis. Tetapi Utsman tidak bersedia melakukannya. sebab jika engkau mentaati Marwan. Utsman mengakui bahwa stempel yang digunakan adalah stempel miliknya. niscaya dia akan membunuhmu. tetapi Ibnu Abu Sarh tidak mau menerima nasihat dan peringatan tersebut dan bahkan bertindak keras terhadap orang yang mengadukannya.segerombolan orang. digantilah Ibnu Abu Sarh dengan Muhammad bin Abu Bakar. Utsman mengirimkan surat berisi nasehat dan peringatan. Kemudian mereka mengeluarkan sebuah surat dari barang bawaannya. Ali segera menemui Utsman dan berkata. karena dia memiliki kekerabatan denganmu dan dia tidak layak ditentang. masuklah Na`ilah dan memberikan pendapatnya. Ikutilah sunnah kedua shahabatmu yang terdahulu. Marwan berbicara kepada mereka dengan suatu pembicaraan yang buruk sehingga merusak apa yang selama ini diperbaiki oleh Utsman.” Setelah Ali keluar. Ali menemui Utsman dengan membawa surat. maka para shahabat itu menghentikan pemuda tadi.

” Ali menjawab. Betapapun kritik yang dilontarkan kepada Utsman atas kebijakannya dalam memilih para gubernur dan pembantunya. melainkan berdasarkan ijtihad. Ibnu Asakir meriwayatkan dari Kinanah. “Utsman dibunuh oleh seorang lelaki dari Mesir. Ali juga yang telah memberi nasihat kepada Utsman dengan penuh keikhlashan dan kecintaan. Mereka berhasil membunuh Khalifah Utsman bin Affan ra. beliau juga berhasil menyatukan orang dalam bacaan dan tulisan Al-Qur`an yang terpercaya setelah berkembangnya bacaan yang dikhawatirkan dapat membingungkan orang.Utsman. Hal ini terjadi pada pertengahan bulan Dzul Hijjah 33 H. 3. Ali termasuk orang yang pertama kali membai’at Utsman. Sejumlah shahabat juga melakukan hal yang sama untuk menjaga Utsman. yang mana hal ini adalah positif dan bermanfaat. Dan para shahabat yang mengkritiknya pun dalam rangka menasihati dengan berdasar pada ijtihad pula. tetapi hak para pejuang Badr.” Kemudian Ali menyuruh hasan dan Husain untuk menjaga pintu rumah Utsman. Beliau juga telah memperluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Abdullah bin Saba` adalah seorang agen Yahudi yang menyebarkan khurafat mengenai Ali ra. “Urusan ini bukan hak kalian. Benih-benih fitnah pada akhir-akhir pemerintahan Utsman telah dimanfaatkan Abdullah bin Saba`. Siapa yang disetujui oleh Ahli Badr. Jadi bukan berdasarkan nafsunya. Ali juga yang telah menyuruh Hasan dan Husain untuk menjaga rumah Utsman dari para pemberontak. dan juga dari lainnya. yaitu Sunni dan Syi’i adalah merupakan buah tangan Abdullah bin Saba`. kita harus menyadari bahwa kebijakan itu merupakan ijtihad pribadinya. 2. “Kami tidak melihat adanya seorang yang lebih berhak menjabat sebagai khalifah selain dirimu. Ali juga yang telah mengirim air ke rumah Utsman. Akan tetapi Muhammad bin Abu Bakar tidak jadi membunuh Utsman ra disebabkan teringat akan bapaknya. Dengan demikian Ali adalah pendukung Utsman yang terbaik selama khilafahnya. Sementara itu orang-orang berlarian mendatangi Ali seraya berkata. Ketika mendengar ini Ali datang dengan wajah marah dan memarahi kedua anaknya. Maka para pengacau itu akhirnya melakukan aksi kembali dengan lebih hebat dan berhasil masuk secara sembunyi-sembunyi melalui atap rumah. Pembai’atan Ali dan Mencari Pembunuh Utsman Ali keluar dari rumah Utsman dengan penuh kemarahan. Hasan dan Husain serta para shahabat berusaha menghentikan mereka. mereka berkata. dan ia pun bertaubat.” Maka semua Ahli Badr keluar dan mendatangi Ali seraya berkata.” Lalu mereka membai’at Ali ra. mantan budak Shafiah. “Ulurkan tanganmu untuk kami bai’at. 4. Ali juga yang telah menggagalkan rencana pemberontak dari Mesir. Utsman telah berhasil juga menaklukkan beberapa negeri.” Beberapa ‘Ibrah 1. Setelah diselidiki ternyata pembunuhnya adalah dua orang yang masuk bersama Muhammad bin Abu Bakar. Ulurkanlah tanganmu untuk kami bai’at. Ketika para pengacau menyerbu pintu rumah Utsman untuk membunuhnya. . Dari sini kita mengetahui bahwa perpecahan ummat Islam menjadi dua kubu. maka dialah yang berhak menjadi khalifah. Ali juga yang telah begitu marah atas pembunuhan Utsman.

Muhammad menikahkan kembali Ustman dengan putri lainnya. Sejak lama kedua keluarga itu bersaing. Begitu pula Mikdad. diberhentikan diganti dengan Abdullah bin Abu Sarah -keluarga yang paling aktif berkampanye untuk Ustman dulu. Abdurrahman -yang juga sangat kaya– pun memutuskan Ustman sebagai khalifah. Umar memberikan enam nama. Mereka mulai enggan pada tokoh yang kesehariannya sangat sederhana dan tegas seperti Abu Bakar atau Umar. Perilaku masyarakat pun bergeser. Ustman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering itu. Ustman menyerahkan 950 ekor unta. Posisi-posisi penting diserahkannya pada keluarga Umayah. Muawiyah bin Abu Sofyan yang menguasai wilayah Syria. Keenam orang itu berkumpul. Namun Abdurrahman meyakinkan Ali bahwa keputusannya adalah murni dari nurani. Selama tiga hari. Untuk pertama kalinya. Marwan-lah yang sebenarnya memegang kendali kekuasaan di masa Ustman. Di masanya. Maka jadilah Ustman khalifah tertua. Palestina dan Libanon membangun armada itu. Abdurrahman adalah ipar Ustman. Setelah Ruqayah meninggal. Ustman masuk Islam. Sedangkan Abdullah anak Abu Sarah berkampanye keras buat Utsman. Abdullah dulu masuk Islam. Rasulullah sangat menyayangi Ustman sehingga ia dinikahkan dengan Ruqaya. Imar anak Yasir mengusulkan Ali. Konstantinopel pun sempat dikepung. Namun. Siprus. Ia terlalu banyak mengangkat keluarganya menjadi pejabat pemerintah. Namun pada hari keempat hendaknya telah dipilih seorang pemimpin penggantinya. Umar bin Khattab berpesan. Sekitar 1. Ia lalu menyatakan dirinya mundur dari pencalonan. Pada saat diangkat. Saad bin Abi Waqas. posisi Muawiyah anak Abu Sofyan mulai menjulang menyingkirkan nama besar seperti Khalid bin Walid. Abdurrahman bin Auff dan Thalhah anak Ubaidillah. 50 kuda dan uang tunai 1000 dinar. Masyarakat mengenal Ustman sebagai dermawan. putri Muhammad. kekuatan Islam melebarkan ekspansi. Saat itu. Pulau Rodhes digempur. Dalam ekspedisi Tabuk yang dipimpin oleh Rasul. Utsman bin Affan. Ali sempat protes. Islam mempunyai armada laut yang tangguh. Abdurrahman ditunjuk menjadi penentu. adalah keluarga Hasyim. imam masjid hendaknya diserahkan pada Suhaib Al-Rumi. sebagaimana Muhammad. Atas ajakan Abu Bakar. kehidupan ekonomi Madinah sangat baik. Konon. sepertiga dari biaya ekspedisi itu ia tanggung seorang diri. Namun pendapat masyarakat pun terbelah. Ali mempunyai kepribadian yang serupa itu. Abdurrahman bin Auff memulai pembicaraan dengan mengatakan siapa dia antara mereka yang bersedia mengundurkan diri. . ia telah berusia 70 tahun. Amr bin Ash yang sukses menjadi Gubernur Mesir. Yang paling kontroversial adalah pengangkatan Marwan bin Hakam sebagai sekretaris negara. Mereka adalah Ali bin Abu Thalib. Tinggallah Utsman dan Ali. Ali kemudian menerima keputusan itu. lalu balik menjadi kafir kembali sehingga dijatuhi hukuman mati oleh Rasul. Pada masa pemerintahan Abu Bakar. Di masa itu.700 kapal dipakainya untuk mengembangkan wilayah ke pulau-pulau di Laut Tengah. Ia lalu menemui banyak orang meminta pendapat mereka. Abdullah dan Utsman adalah “saudara susu”. Banyak yang curiga. Mereka sama-sama keluarga Umayah. sebagian besar warga memang cenderung memilih Utsman. Zubair bin Awwam. Usman minta bantuan Amr kembali begitu Abdullah menghadapi kesulitan. Tiga orang lainnya menyusul. Sedangkan Ustman adalah seorang yang sangat kaya dan pemurah. Ia lahir di Thalif pada 576 Masehi atau enam tahun lebih muda ketimbang Muhammad. Atas jaminan Utsman hukuman tersebut tidak dilaksanakan. Artinya.Khalifah Utsman bin Affan (33-45 Hijriah/644-656 Masehi) Menjelang wafat. Ustman mempunyai kekurangan yang serius. Sedangkan Ali. Ummu Khulthum.

diasingkan di luar kota Madinah sampai meninggal. Ustman menghembuskan nafas terakhirnya sambil memeluk Quran yang dibacanya. sebelum Sudan anak Hamran menusukkan pedang. Abdullah bin Zubair. Di masa Ustman. Walid bin Ukbah menggantikan tokoh besar Saad bin Abi Waqas. untuk memimpin sekelompok juru tulis. Mereka berdalih hendak menunaikan ibadah haji. kekuasaan Islam semakin sering diwarnai oleh tetesan darah. Namun mereka menolak dan malah mengepung Madinah selama 40 hari. Ketiganya bersatu mendesak Ustman yang ketika itu telah berusia 82 tahun untuk mundur. Dari Mesir mencalonkan Ali. M Muhammad anak Abu Bakar siap mengayunkan pedang. Zaid bin Tsabit. dan Abdurrahman bin Harits. Ustman yang berkhutbah mengecam tindakan mereka. Pengaruh Abdullah bin Sabak meluas. 500 pasukan dari Mesir. dan kini menjadi seorang muslim yang santun dan saleh. Sejak itu. dari Basrah mendukung Thalhah dan dari Kufah memilih Zubair untuk menjadi khalifah pengganti. ia mencopot lagi Amr dan memberikan kembali kursi pada Abdullah. Abu Dzar Al-Ghiffari. Tujuh Quran ditulisnya. atas saran Marwan. Pada tanggal 8 Zulhijah 35 Hijriah. Ustman bersedia. Bersamaan dengan itu. Abdullah berpendapat bahwa yang paling berhak menjadi pengganti Muhammd adalah Ali. Situasai tambah panas. dan malah melindungi Ustman dan membujuk para prajurit tersebut untuk pulang. Ustman mengangkat saudaranya seibu. Bahrain. menjabut janjinya itu. Ia memperoleh simpati dari banyak orang. Ia memperlebar bangunan Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Al-Haram di Mekah. muncul pula tokoh Abdullah bin Sabak. Ustman merasa tidak ada yang keliru dalam langkahnya. Namun Walid tak mampu menjalankan pemerintahan secara baik. Pada bulan Zulkaedah 35 Hijriah atau 656 Masehi. Ia juga menyebut bakal adanya Imam Mahdi yang akan muncul menyelamatkan umat di masa mendatang -sebuah konsep mirip kebangkitan Nabi Isa yang dianut orang-orang Nasrani. ekspedisi damai ke Tiongkok dilakukan. Kufah dan Madinah.Pemberontak balik ke Madinah. tokoh yang sangat saleh dan dekat dengan Abdullah. Masing-masing dikirim ke Mekah. Kertas didatangkan dari Mesir dan Syria. Al Ghafiki menghantamkan besi ke kepala Ustman.Setelah itu. Namun tiba-tiba Ustman. Suatu malam mereka malah masuk untuk menguasai Madinah. Ali melakukannya asal Ustman tak lagi menuruti kata-kata Marwan. Beberapa tokoh mendesak Ustman untuk mundur. Ia menunjuk empat pencatat Quran. Ustman juga membuat langkah penting bagi umat. Dulu ia seorang Yahudi. para pemberontak itu pulang. Basrah. Namun tak jadi melakukannya setelah ditegur Ustman. Abdullah bin Sabak diusir ke Mesir. Sebagai Gubernur Irak. Segera konsep itu diterima masyarakat di wilayah bekas kekuasaan Persia. Saad bin Abi Waqqas bertemu dengan Kaisar Chiu Tang Su dan sempat bermukim di Kanton. Namun Ustman menolak. Ia juga menyelesaikan pengumpulan naskah Quran yang telah dirintis oleh kedua pendahulunya. Atas saran Ali. di Iran dan Irak. San’a. dilempari hingga pingsan. Ustman membujuk Ali agar meyakinkan para pemberontak. Azerbaijan dan Armenia. Ketiganya menolak. Ketidakpuasan menjalar ke seluruh masyarakat. Massa marah. Malah Marwan berdiri dan berseru siap mempertahankan kekhalifahan itu dengan pedang. namun ternyata mengepung Madinah. Ustman gagal mengatasi masalah ini secara bijak. Damaskus. Ali mengingatkan Ustman untuk kembali ke garis Abu Bakar dan Umar. 500 pasukan dari Basrah dan 500 pasukan dari Kufah bergerak. . Said bin Ash.

"Menantumu sedang menuntun keledai yang ditunggangi oleh istrinya yang sedang hamil. Tak tega rasanya ia meninggalkan istrinya yang tengah terbaring sakit. Namun Utsman tak pernah memberantas para pemberontak tersebut. Pasangan ini tak lama menetap di Mekah karena kembali berhijrah ke Madinah. beliau adalah orang yang memberikan perlengkapan kepada pasukan perang saat dalam kesusahan. Utsman selalu berada di sisi istrinya dan mengurusnya dengan lemah lembut dan penuh kesabaran. muhajirin yang berada di Habasyah pun kembali ke Mekah. Sampai seorang Quraisy memberikan kabar kepada Rasulullah bahwa ia telah melihat Utsman bin Affan ra dengan Ruqayah. Rasulullah memberikan kabar gembira dengan surga. Utsman bin Affan ra berasal dari keluarga kaya raya dari silsilah Bani Umayyah. Khurasan. dan beliau syahid saat membaca Al-Quran. Utsman menjadi suami-istri pertama dari kalangan kaum muslimin yang berhijrah ke Habasyah. Setelah mendapatkan kabar bahwa keadaan di Mekah telah aman bagi kaum muslimin. Utsman juga telah berjasa memperbanyak salinan Al-Qur'an dan menyebarkannya ke berbagai wilayah kekuasaan Islam. Utsman bin Affan memiliki julukan Dzun Nurain yang berarti yang memiliki dua cahaya. dan menjanjkannya dengan syahid. Untuk meringankan beban Rasulullah dan keluarganya Utsman kemudian melamar Ruqayah. Pernikahan Utsman dengan Ruqayah terjadi ketika Ruqayah diceraikan oleh suaminya terdahulu yang bernama Utbah. Dengan Ruqayah. Namun kesederhanaan tetap melingkupi hati beliau. Kelemahlembutan hatinya menyebabkan ia mencoba menyelesaikan semuanya dengan komunikasi yang baik. dan Rasulullah saw menikahkan dia dengan dua putrinya. Dikisahkan pula bahwa Utsman ra pernah berpidato di atas mimbar memakai sehelai kain kasar dan kopiah seharga lima dirham. untuk menghina dan merendahkan keluarga Rasulullah SAW. Di bawah pemerintahan Utsman bin Affan pulalah kaum muslimin memiliki gedung pengadilan tersendiri serta armada laut yang digunakan dalam perang Dzatu Sawari. Kaukasia. Keadaannya diperparah dengan kesedihan yang mendalam atas kepergian ibundanya. Utsman bin Affan ra menjabat sebagai khalifah menggantikan Umar bin Khatab ra tepatnya pada tahun 23 H. Sejak kecil Utsman telah mendapat pendidikan membaca dan menulis dari keluarganya. Tak lama ia menikah lagi dengan Ummu Kaltsum. Saat berada di Madinah Ruqayah menderita penyakit campak. Perceraian ini dilakukan atas desakan Abu Lahab dan istrinya. "Bagaimana keadaan mereka berdua?" tanya Nabi. Selain berpendidikan Utsman bin Affan dikenal pula sebagai seorang yang memiliki akhlakul karimah. bapaknya bernama Affan bin Al-‘Ash sebagai seorang yang mulia dan terhormat diantara kaumnya." jawab si Quraisy. Kirman. Utsman lahir pada 6 tahun setelah kelahiran Nabi saw di rumah yang mulia.Belajar Dari Utsman Bin Affan Sedikit Tentang Utsman Bin Affan Dialah sahabat yang mulia Utsman bin Affan -semoga Allah meridloinya-. Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa Utsman senang menjamu orang banyak dengan hidangan mewah bagaikan hidangan kaum bangsawan. Rasulullah SAW sendiri menggambarkan Utsman bin Affan ra sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. Dalam perjalanan hidupnya Utsman bin Affan berhasil menjadi seorang saudagar kaya raya. Termasuk Utsman bin Affan dan Ruqayah. Hati Utsman bimbang. . dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun di rumahnya beliau hanya memakan roti dengan minyak atau cuka. Khadijah ra dan anaknya Abdullah yang baru berusia 6 tahun. Selama masa pemerintahan Utsman bin Affan kekhalifahan Islam berhasil diperluas mulai dari wilayah Armenia. Tak hanya ketika ia berada dalam naungan Islam namun juga sebelumnya. Utbah merupakan putra Abdul Uzza bin Abdul Muthallib atau yang lebih dikenal dengan Abu Lahab. Selama Ruqayah terbaring sakit. Sijistan. Lama tak terdengar kabar dari mereka berdua. Cyprus sampai Afrika Utara. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan ketiga dari Rasullah SAW yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum. Ketika masa pemerintahan Utsman berjalan 6 tahun terjadilah pemberontakan untuk menjatuhkan Utsman dari kursi kekhalifahan. Bersamaan dengan itu kaum muslimin diseru untuk bergabung menghadapi perang Badar. Utsman juga memerintahkan perluasan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. dan beliau menjabat sebagai khalifah ketiga. Ummu Jamil. Akhirnya Rasulullah mengizinkan Utsman tetap di rumah untuk mengurus istrinya. Utsman mendampingi istrinya sampai Ruqayah wafat. Beliau termasuk pendahulu masuk Islam saat Abu Bakar mengajaknya beriman kepada Allah semata dia langsung memenuhinya.

. Belajar dari Utsman bin Affan Hampir semua sahabat Nabi memiliki keunikan sendiri-sendiri. Aisyah bercerita..Utsman wafat sebagai syahid pada hari Jumat tanggal 17 Dzulhijah 35 H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman.kita dapati kasih sayangnya menjadi pelita seluruh hidupnya. (HR Tirmidzi). Rasulullah bersabda. Kemudian ia datang membawa seribu dinar dan memberikannya di hadapan Rasulullah. Meskipun. jika ia kenyang sementara penduduk Madinah ditimpa paceklik. sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orangorang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.. Malu tak hanya pada manusia. dalam sebuah bilik rapat di kamar itu. “Ia adalah Utsman. Maka 1000 unta penuh muatan ia bagikan gratis. jika ia minum air sejuk sementara penduduk Madinah meminum air bacin. …. Ia pernah menanggung semua perlengkapan separuh dari pasukan kaum muslimin dalam perang ‘asrah. karena ia sedang merawat istrinya.” Utsman berkata terhadap dirinya. Ia malu. Utsman masih tak bisa menegakkan punggung karena rasa malu. sholat di malam hari. Bersinergi dan berpadunya kompetensi yang unik tersebut menjadikan barisan Rasululah dan sahabat menjadi barisan yang kuat. kokoh dan maju. . “Ustman memiliki banyak watak yang penuh dengan kebaikan dan harga diri. Ia selalu malu pada Allah. 1. Abu Bakar dan Umar meminta masuk dan beliau tetap membiarkan betisnya terbuka.” Sikap lembutnya juga ditunjukkan oleh beliau dalam membantu kesulitan kaum muslimin. Abdullah bin Umar berkata.” Adakah diantara kita yang memiliki sejarah yang begitu bersih dan jernih sebagaimana Utsman? “ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri.” (Az Zumar ayat 9) Siapakah yang dimaksud dengan ayat tersebut. jika nikmat-nikmat Allah tak ia nafkahkan di jalan-Nya. Mandinya Utsman tidak hanya dilakukan dalam rumah terkunci rapat. Itupun. “Tidak akan membahayakan Utsman”. Ruqayyah yang sedang sakit. si pemalu berakhlak mulia. Beliau adalah sahabat yang sangat lembut dan pemalu. pada Allah.kesetiannya terhadap kasih sayang jauh lebih kuat dibanding hidup tanpa mendapatkan tempat di barisan terdepan dari orangorang yang penyayang dan shalih. Kecuali perang Badar. sedang kedua betisnya terbuka. Suatu hari Rasulullah tidur terlentang. baik di masa jahiliyah maupun di masa Islam. “Apapun yang dia lakukan setelah hari ini. yang paling pemalu adalah Utsman …”(HR Ahmad & HR Tirmidzi) Syaikh Khalid Muhammad Khalid berkata. Karena beliau juga mengikuti hampir seluruh peperangan bersama Nabi. Saat itu. lalu ia wakafkan. Ia malu. yang paling keras menegakkan agama Allah adalah Umar. Charitbale (Dermawan) Utsman adalah sosok yang sangat dermawan. Maka ribuan unta menyertai perang Tabuk. Ia suka berpuasa di siang hari. “Umatku yang paling pengasih adalah Abu Bakar. tertutup semua lubangnya. …. Softness (Kelembutan) Keunikan Utsman bin Affan terletak pada kelembutan dan sifat pemalunya. dan hatinya memancarkan kasih sayang. di kamar yang paling terlindung dan terkunci. ia mendermakan 300 ekor onta dan 50 ekor kuda lengkap dengan segala peralatannya.” “Kasih sayang telah meresap dalam hdup dan tingkah lakunya.. tentu saja dapat bersikap garang. Utsman binAffan. Maka dibelinya sumur Raumah. Tatkala Utsman meminta izin masuk. tetapi lebih dari itu. “Bagaimana aku tidak merasa malu dengan orang yang malaikat saja malu kepadanya” (HR Muslim[2402] dan Ahmad[VI:62]). 2. Dari pribadinya memancar bau semerbak kasih sayang dimanapun anda menjumpainya. “Aku tidak pernah berzina maupun mencuri. Ia malu. ” “Kasih sayang yang tersebar dalam kehidupannya seperti air mengalir dalam batang yang hijau. dan dipasang selubung kain yang tinggi. beliau langsung menutup betisnya dan berkata.” Dan Utsman semakin merasa malu. sabda Nabi.” “Ia seorang yang taat kepada Allah dan penyayang.

dan pada saat itu ada seorang malaikat bersamaku. “Ketika orang-orang mengalami paceklik di masa pemerintahan Abu Bakar. “Kami membai’at orang terbaik diantara kami. “Demi Allah! Saya tidak akan meninggalkan agama ini untuk selamanya.” Utsman berkata. Atau dengan mengasingkan diri ke luar daerah. Para pedagang datang kepada utsman dan meminta kepadanya supaya menjual barang-barang tersebut kepada mereka.” 4. Afrika dan pulau-pulau Mediteranian di sebelah Barat dan Habasyah (Ethiopia) di sebelah selatan. Atau dengan melepaskan kekhalifahan. Maka segera ia membai’atnya dan diikuti bai’at oleh masyarakat secara masal. “Berapa keuntungan yang akan kalian berikan kepadaku?” Mereka menjawab. Buktinya hampir seluruh sahabat sepakat memba’iat Ustman sebagai khalifah pengganti Umar. Maka benar sabda Rasulullah SAW. Beliau juga tetap dalam kesabaran. Utsman bertanya kepada mereka.” Utsman menjawab. kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi seribu. dan saya tidak akan memisahkan diri darinya! Melihat keteguhan dan kesabaran Utsman. Abdurrahman bin ‘Auf bertanya kepada kaum muhajirin dan anshar. pamannya Al Hakam bin Al ‘Ash bin Umayyah menangkapnya dan mengikatnya dengan tali. “Ia adalah Allah. Kaukasus di sebelah utara. ” 3.Diantara kemurahan hati dan sedekah yang diberikannya di jalan Allah SWT yaitu ketika Rasulullah menyiapkan tentara dalam perang Tabuk. “Utsman datang kepadaku. ”Bukti lainnya adalah dimasa Utsman banyak wilayah dan daerah baru yang ditaklukkannya. Sehingga wilayah Islam membentang jauh dari Timur hingga ke Barat. Lalu Nabi bersabda.” Pedagang-pedagang tersebut bertanya. “Utsman.” Ibnu Syihab Zuhri meriwayatkan bahwa pada perang Tabuk Utsman membawa lebih dari 940 onta. “Menurut anda siapa yang patut menjadi khalifah setelah Umar?” Semua orang yang ditanya dan diminta pendapatnya selalu mengatakan. “Utsman tidak akan miskin karena melakukan hal ini. Beliau menghadapi berbagai cobaan dan ujian dengan tabah. Dalam riwayat Ibnu Asakir dari Zaid bin Tsabit.000 dirham. pada saat itu beliau dapat minta bantuan sahabat Anshar dan Muhajirin untuk mengawalnya. “Dua sifat yang dimiliki oleh Utsman dan tidak dimiliki Abu Bakar maupun Umar. yaitu kesabarannya saat dikepung hingga ia terbunuh serta penghimpunan mushaf Alqur’an dalam bentuknya sekarang. Leadership Meskipun tidak seperti Abu Bakar dan Umar. “Bahwa Utsman datang dengan membawa 1000 dinar dibajunya lalu menuangkannya di kamar Rasulullah SAW.” Utsman berkata. Imam Ahmad meriwayatkan.” Kini berarti setara dengan 1000 mobil. Besok paginya datang kafilah Utsman. “Semua itu benar-benar terbukti dan terjadi . Padahal jika mau. maka apakah kalian bisa menambahiku? ” Pedagang-pedagang tersebut berlalu dan Utsman berkata. Kesabaran (Patient) Utsman RA adalah sahabat yang sangat-sangat sabar. “Sepuluh dengan dua belas. “Saya telah mendapat lebih dari itu. “Dia akan mati syahid dan akan dibunuh oleh kaumnya…” Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abdurrahman bin Mahdi dia berkata. Lalu Hakam berkata. Kemudian kaum muslimin memanfaatkannya sebagai sumber air minum. Terbentang dari Sind di sebeah Timur. “Apakah kamu membenci agama nenek moyangmu dan kamu berganti dengan agama yang baru? Demi Tuhan saya tidak akan melepaskanmu dari ikatan ini hingga kamu meninggalkan agama yang kamu anut sekarang juga. Abu Bakar berkata kepada mereka insya Allah besok sore kalian dibebaskan Allah dari kesulitan.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Umar). Ibnu Katsier berkata. Ibnu Abbas berkata.” Dalam riwayat lain dinyatakan. Kesabaran dan ketabahan lainnya adalah tatkala terjadi huru hara dalam pemerintahannya yang dipicu dan diprovokasi oleh orang-orang khawarij. Menurut riwayat Al Baghawi ia membeli sumur tersebut dengan harga 35. “Kami mengangkat orang terbaik (sebagai pemimpin) dan kami sungguh-sungguh. namun Utsman juga memiliki watak kepemimpinan yang tidak diragukan lagi. Ketika beliau masuk Islam. Setelah itu ia mewakafkannya. Ia juga pernah membeli sumur Raumah dari seorang Yahudi. Rasulullah bersabda. dia berkata. Dia menambahiku setiap dirham dengan sepuluh dirham. Namun demi menjaga persatuan umat Utsman rela dirinya dijadikan sasaran pembunuhan oleh kaum durjana. “Yaa Allah kuberikan barang-barang ini kepada orang-orang miskin di Madinah tanpa bayar dan tanpa perhitungan.”. Ibnu Mas’ud berkata. Pasca terbunuhnya khalifah Umar. akhirnya Al hakam meninggalkan Utsan RA. “Siapa yang menambahimu sedangkan kami adalah pedagang-pedagang Madinah. “Dia (Utsman) akan dibunuh dengan cara yang zhalim pada suatu peristiwa.

Demikian juga ketika hari kiamat disifati beliau juga tidak menangis. Maka ditanyakan kepadanya : "Ya Amirul Mu'minin. : Ketika neraka itu disifati di hadapan Utsman bin Affan beliau tidak menangis. Tabristan. Dan menyerang armada-armada yang sombong (armada laut Byzantium) dan kemudian menaklukkan pulau-pulau di Mediterania. Astakhar. Afrika. sedangkan kunci kubur itu pada malaikat Israfil as. Malta dll. Beliau juga mengatakan : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang meninggalkan dunia sebelum dunia meninggalkannya dan ridla terhadap Tuhannya sebelum ia berjumpa kepada-Nya serta mau meramaikan kuburnya sebelum ia memasukinya. Armenia. Sedangkan ketika kubur disifati beliau menangis. Sijistan. kemudian berkata : "Siapa yang dunia merupakan penjaranya maka kubur adalah sebagai syurganya! dan siapa yang dunia ini merupakan syurganya maka kubur merupakan penjaranya. Beliau menjawab: "Sesungguhnya ketika aku berada di neraka aku bersama para manusia. tidak ada salah seorang yang menyertaiku di dalam kubur dari para manusia. Utsman bin Affan ra. Mengingat Kematian Diceritakan dari Abu Bakar Al-Isma'ili dari Utsman bin Affan ra. Utsman mebentuk armada laut dan memperoleh kemenangan besar dalam perang di atas kapal laut. Utsman pula yang membentuk armada angkatan laut Islam untuk pertama kalinya. dan dialah yang akan membukanya pada hari kiamat. Kabul. Safur. Sebelumnya Umar menolak hal itu karena khawatir terhadap tentara muslim yang belum berpengalaman perang di laut. dan ketika hari kiamat akupun bersama para manusia. Asfahan. Dan siapa meninggalkan bagiannya di dunia! maka akan diberikan bagian di akhirat. Arjan.pada masa Utsman RA. Jurjan." Siapa yang kehidupan dunia merupakan tali ikatannya maka mati itu yang akan melepaskannya.” Yang termasuk negeri-negeri tersebut adalah Hamazan.. Rayy. Ethiopia." Tetapi ketika aku di dalam kubur aku sendirian. mengapa ketika neraka dan hari kiamat disifati engkau tidak menangis sedangkan ketika kubur disifati engkau menangis?. Siprus." . Azarbaijan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful