KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN

Pada tahun pertama dari khilafah Utsman, yaitu tahun 24 H, negeri Rayyi berhasil ditaklukkan. Sebelumnya negeri ini pernah ditaklukkan, namun kemudian dibatalkan. Utsman mengangkat Sa’ad bin Abi Waqqash menjadi gubernur Kufah menggantikan Mughirah bin Syu’bah. Di tahun 25 H, Utsman memecat Sa’ad bin Abi Waqqash dari jabatan gubernur Kufah dan digantikan oleh Walid bin Uqbah bin Abu Mu`ith, seorang shahabat dan saudara seibu dengan Utsman. Pada tahun 26 H, Utsman memperluas Masjidil Haram. Pada tahun 27 H, Mu`awiyah melancarkan serangan Qubrus (Syprus) dengan membawa pasukannya menyebrangi lautan. Utsman menurunkan Amr bin ‘Ash dari jabatan gubernur Mesir dan diganti dengan Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sarh. Kemudian dia menyerbu Afrika dan berhasil menaklukkannya dengan mudah. Di tahun ini pula Andalusia berhasil ditaklukkan. Pada tahun 29 H, negeri-negeri lain berhasil ditaklukkan. Utsman memperluas Masjid Nabawi. Pada tahun 30 H, negeri-negeri Khurasan ditaklukkan sehingga banyak terkumpul khazraj (infaq penghasilan) dan harta dari berbagai penjuru. Pada 32 H, Abbas bin Abdul Muthalib, Abdur Rahman bin Auf, Abdullah bin Mas’ud dan Abu Darda’ wafat. Orang-orang yang pernah menjabat sebagai hakim negeri Syam sampai saat itu ialah Muawiyah, Abu Dzarr Al-Ghifari, dan Zaid bin Abdullah ra. Pada tahun 33 H, Abdullah bin Mas’ud bin Abi Sarh menyerbu Habasyah. Seperti diketahui Utsman banyak mengangkat kerabatnya dari bani Umayyah untuk menduduki berbagai jabatan. Hal ini menimbulkan ketidak-senangan orang banyak terhadap Utsman. Hal inilah yang dimanfaatkan pihak Yahudi, yaitu Abdullah bin Saba` dan teman-temannya untuk membangkitkan fitnah. Orang-orang menggugat Utsman atas kebijakankebijakannya mengangkat para kerabatnya. Utsman mengumpulkan para gubernur dan bermusyawarah. Akhirnya Utsman memerintahkan agar menjinakkan hati para pemberontak dan pembangkang tersebut dengan memberi harta dan mengirim mereka ke medan peperangan lain dan pos-pos perbatasan. Abdullah bin Saba` berhasil menyebarkan pemikiran menyimpang di Mesir, menghasut masyarakat untuk menentang Utsman, dan juga pengkultusan terhadap Ali. Maka bergeraklah sekitar 600 orang ke Madinah dengan kedok akan berumrah. Padahal mereka ingin menyebarkan fitnah dalam masyarakat Madinah. Tatkala mereka hampir memasuki Madinah, Utsman mengutus Ali untuk menemui mereka. Sayyidina Ali menemui mereka dan membantah segala pemikiran mereka yang menyimpang, termasuk tentang pengkultusan atas dirinya. Mereka menyesali diri seraya berkata, “Orang inikah yang kalian jadikan alasan untuk memerangi dan memprotes Khalifah?” Kemudian mereka kembali dengan membawa kegagalan. Atas usulan Ali, maka Utsman berpidato di hadapan orang banyak pada hari Jum’at untuk meminta maaf kepada masyarakat atas kebijakannya selama ini. Kemudian Utsman menegaskan kembali bahwa ia akan memecat Marwan dan kerabatnya. Setelah peristiwa itu, Marwan bin Hakam menemui Utsman. Dia menghamburkan kecaman dan protes. Kemudian Marwan memberitahukan kepadanya bahwa di balik pintu ada

“Bertaqwalah kepada Allah. dan Ammar. Saya tidak akan kembali setelah ini karena teguranku kepadamu. Kemudian Ali mendengar desas-desus tentang adanya orang yang ingin membunuh Utsman. Marwan berbicara kepada mereka dengan suatu pembicaraan yang buruk sehingga merusak apa yang selama ini diperbaiki oleh Utsman. Ikutilah sunnah kedua shahabatmu yang terdahulu. tetapi Ibnu Abu Sarh tidak mau menerima nasihat dan peringatan tersebut dan bahkan bertindak keras terhadap orang yang mengadukannya. Persitiwa ini membuat Madinah gempar dan membenci Utsman. Akan tetapi surat itu bukan ia yang menulis. Sikap ini merupakan permulaan krisis yang menyulut api fitnah dan memberikan peluang kepada tukang fitnah untuk memperbanyak kayu bakarnya dan mencapai tujuan-tujuan busuk yang mereka inginkan. Ali menemui Utsman dengan membawa surat. Marwan adalah orang yang tidak layak dimintai pendapat tentang agama atau dirinya sekalipun. maka bunuhlah mereka dan batalkanlah surat keputusan yang mereka bawa. Bersama mereka. Utsman menunjuk Marwan untuk berbicara kepada mereka sesukanya. padahal Marwan ada di dalam rumahnya. maka para shahabat itu menghentikan pemuda tadi. Lalu mereka meminta Utsman agar menyerahkan Marwan kepada mereka. Dan tetaplah engkau melakukan tugasmu sampai engkau menerima keputusanku. Maka atas usul para tokoh shahabat. lalu Ali berkata. Surat keputusan ini kemudian dibawa oleh sejumlah shahabat ke Mesir. pembantu dan onta tersebut. Kemudian setelah diperiksa ternyata surat itu adalah tulisan Marwan. aku melihat bahwa dia akan menghadirkan kamu kemudian tidak akan mengembalikan kamu lagi. “Jika Muhammad beserta fulan dan fulan datang kepadamu. Kemudian mereka mengeluarkan sebuah surat dari barang bawaannya. Ali segera mengirim tiga qirbah air. niscaya dia akan membunuhmu. Akhirnya orang-orang di Madinah marah dan mengepung rumah Utsman dan tidak memberikan air kepadanya. Ali segera mengumpulkan Thalhah. Setelah Utsman dan keluarganya merasa kepayahan. Utuslah seseorang menemui Ali guna meminta ishlahnya. Ketika diperiksa terkadang dia mengaku sebagai pembantu Amirul Mu`minin yang diutus untuk menemui gubernur Mesir terkadang dia mengaku sebagai pembantu Marwan. Awal Fitnah dan Pembunuhan Utsman Penduduk Mesir datang mengadukan Ibnu Abu Sarh. bukan kematian . “Yang kita inginkan darinya adalah Marwan. dan onta itu adalah miliknya. tiada sekutu bagi-Nya. Tetapi baru 3 hari perjalanan dari Madinah. akan tetapi Ali menolak datang. tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang pemuda hitam yang mencurigakan.segerombolan orang. Utsman mengakui bahwa stempel yang digunakan adalah stempel miliknya. Zubair. bukan ia yang memerintahkan untuk menulis. sebab jika engkau mentaati Marwan. “Adakah seseorang yang sudi memberitahu Ali agar memberi air kepada kami?” Setelah mengetahui hal ini. karena dia memiliki kekerabatan denganmu dan dia tidak layak ditentang. apalagi rasa takut dan cinta. masuklah Na`ilah dan memberikan pendapatnya. Ali segera menemui Utsman dan berkata. Marwan adalah orang yang tidak memiliki harga di sisi Allah. dia sama sekali tidak mengetahui tentang surat tersebut. ia menemui mereka seraya berkata.” Setelah Ali keluar. Sa’ad.” Kemudian Utsman mengirim seseorang untuk menemui Ali. “Kenapa engkau meridhai Marwan sementara dia tidak menghendaki kecuali memalingkan engkau dari agama dan pikiranmu? Demi Allah. Demi Allah. dan pembantu itu adalah pembantunya. Aku akan menahan orang yang akan datang kepadaku mengadukan dirimu.” Akhirnya para shahabat tersebut kembali ke Madinah dengan membawa surat tersebut dan memberitahukan hal ini kepada para tokoh shahabat. Surat itu berbunyi. Utsman mengirimkan surat berisi nasehat dan peringatan. dia berkata. Tetapi Utsman tidak bersedia melakukannya. digantilah Ibnu Abu Sarh dengan Muhammad bin Abu Bakar.

melainkan berdasarkan ijtihad. Dengan demikian Ali adalah pendukung Utsman yang terbaik selama khilafahnya. 2.” Maka semua Ahli Badr keluar dan mendatangi Ali seraya berkata. mereka berkata. yang mana hal ini adalah positif dan bermanfaat. Mereka berhasil membunuh Khalifah Utsman bin Affan ra.Utsman. maka dialah yang berhak menjadi khalifah. “Urusan ini bukan hak kalian. Benih-benih fitnah pada akhir-akhir pemerintahan Utsman telah dimanfaatkan Abdullah bin Saba`. Dari sini kita mengetahui bahwa perpecahan ummat Islam menjadi dua kubu. kita harus menyadari bahwa kebijakan itu merupakan ijtihad pribadinya. Sejumlah shahabat juga melakukan hal yang sama untuk menjaga Utsman. Betapapun kritik yang dilontarkan kepada Utsman atas kebijakannya dalam memilih para gubernur dan pembantunya. Abdullah bin Saba` adalah seorang agen Yahudi yang menyebarkan khurafat mengenai Ali ra. Setelah diselidiki ternyata pembunuhnya adalah dua orang yang masuk bersama Muhammad bin Abu Bakar. Utsman telah berhasil juga menaklukkan beberapa negeri. Dan para shahabat yang mengkritiknya pun dalam rangka menasihati dengan berdasar pada ijtihad pula. Ali juga yang telah begitu marah atas pembunuhan Utsman. “Kami tidak melihat adanya seorang yang lebih berhak menjabat sebagai khalifah selain dirimu. Ali juga yang telah mengirim air ke rumah Utsman. beliau juga berhasil menyatukan orang dalam bacaan dan tulisan Al-Qur`an yang terpercaya setelah berkembangnya bacaan yang dikhawatirkan dapat membingungkan orang. Ketika para pengacau menyerbu pintu rumah Utsman untuk membunuhnya. Ali juga yang telah menggagalkan rencana pemberontak dari Mesir. 3. Hal ini terjadi pada pertengahan bulan Dzul Hijjah 33 H. Ali juga yang telah menyuruh Hasan dan Husain untuk menjaga rumah Utsman dari para pemberontak. 4. mantan budak Shafiah. Sementara itu orang-orang berlarian mendatangi Ali seraya berkata. “Ulurkan tanganmu untuk kami bai’at. Beliau juga telah memperluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. “Utsman dibunuh oleh seorang lelaki dari Mesir. Pembai’atan Ali dan Mencari Pembunuh Utsman Ali keluar dari rumah Utsman dengan penuh kemarahan. Akan tetapi Muhammad bin Abu Bakar tidak jadi membunuh Utsman ra disebabkan teringat akan bapaknya. Maka para pengacau itu akhirnya melakukan aksi kembali dengan lebih hebat dan berhasil masuk secara sembunyi-sembunyi melalui atap rumah. Ketika mendengar ini Ali datang dengan wajah marah dan memarahi kedua anaknya. . Ali termasuk orang yang pertama kali membai’at Utsman. Siapa yang disetujui oleh Ahli Badr. Hasan dan Husain serta para shahabat berusaha menghentikan mereka. Jadi bukan berdasarkan nafsunya.” Beberapa ‘Ibrah 1.” Kemudian Ali menyuruh hasan dan Husain untuk menjaga pintu rumah Utsman. Ulurkanlah tanganmu untuk kami bai’at. Ibnu Asakir meriwayatkan dari Kinanah. yaitu Sunni dan Syi’i adalah merupakan buah tangan Abdullah bin Saba`. dan ia pun bertaubat.” Lalu mereka membai’at Ali ra.” Ali menjawab. Ali juga yang telah memberi nasihat kepada Utsman dengan penuh keikhlashan dan kecintaan. dan juga dari lainnya. tetapi hak para pejuang Badr.

kekuatan Islam melebarkan ekspansi. sebagian besar warga memang cenderung memilih Utsman. Mereka adalah Ali bin Abu Thalib. Abdurrahman bin Auff dan Thalhah anak Ubaidillah. Ia terlalu banyak mengangkat keluarganya menjadi pejabat pemerintah. Namun pada hari keempat hendaknya telah dipilih seorang pemimpin penggantinya. Islam mempunyai armada laut yang tangguh. Mereka mulai enggan pada tokoh yang kesehariannya sangat sederhana dan tegas seperti Abu Bakar atau Umar. Masyarakat mengenal Ustman sebagai dermawan. Utsman bin Affan. Atas ajakan Abu Bakar. Saad bin Abi Waqas. Setelah Ruqayah meninggal. Marwan-lah yang sebenarnya memegang kendali kekuasaan di masa Ustman. Namun Abdurrahman meyakinkan Ali bahwa keputusannya adalah murni dari nurani. Sedangkan Ustman adalah seorang yang sangat kaya dan pemurah. Amr bin Ash yang sukses menjadi Gubernur Mesir. Ustman mempunyai kekurangan yang serius. sepertiga dari biaya ekspedisi itu ia tanggung seorang diri. Imar anak Yasir mengusulkan Ali. Abdurrahman bin Auff memulai pembicaraan dengan mengatakan siapa dia antara mereka yang bersedia mengundurkan diri. Untuk pertama kalinya. Keenam orang itu berkumpul. Ia lahir di Thalif pada 576 Masehi atau enam tahun lebih muda ketimbang Muhammad. Palestina dan Libanon membangun armada itu. Yang paling kontroversial adalah pengangkatan Marwan bin Hakam sebagai sekretaris negara. Artinya. Pada saat diangkat. Abdurrahman adalah ipar Ustman. Atas jaminan Utsman hukuman tersebut tidak dilaksanakan. 50 kuda dan uang tunai 1000 dinar. Abdurrahman -yang juga sangat kaya– pun memutuskan Ustman sebagai khalifah. Ia lalu menyatakan dirinya mundur dari pencalonan. Maka jadilah Ustman khalifah tertua. adalah keluarga Hasyim. Rasulullah sangat menyayangi Ustman sehingga ia dinikahkan dengan Ruqaya. kehidupan ekonomi Madinah sangat baik. Sejak lama kedua keluarga itu bersaing. Sekitar 1. Ali kemudian menerima keputusan itu. imam masjid hendaknya diserahkan pada Suhaib Al-Rumi. Mereka sama-sama keluarga Umayah. putri Muhammad. Di masanya. Muawiyah bin Abu Sofyan yang menguasai wilayah Syria. Sedangkan Abdullah anak Abu Sarah berkampanye keras buat Utsman. Selama tiga hari. Zubair bin Awwam. Ustman masuk Islam. Tiga orang lainnya menyusul. Muhammad menikahkan kembali Ustman dengan putri lainnya. Umar memberikan enam nama. Abdullah dulu masuk Islam. Abdullah dan Utsman adalah “saudara susu”. . Pada masa pemerintahan Abu Bakar. Ummu Khulthum.700 kapal dipakainya untuk mengembangkan wilayah ke pulau-pulau di Laut Tengah. diberhentikan diganti dengan Abdullah bin Abu Sarah -keluarga yang paling aktif berkampanye untuk Ustman dulu. Ustman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering itu. Tinggallah Utsman dan Ali. Perilaku masyarakat pun bergeser. Ali sempat protes. Namun. Usman minta bantuan Amr kembali begitu Abdullah menghadapi kesulitan. ia telah berusia 70 tahun. Begitu pula Mikdad. Banyak yang curiga. lalu balik menjadi kafir kembali sehingga dijatuhi hukuman mati oleh Rasul. Namun pendapat masyarakat pun terbelah. Umar bin Khattab berpesan. Di masa itu. Abdurrahman ditunjuk menjadi penentu. Posisi-posisi penting diserahkannya pada keluarga Umayah. Konon. Konstantinopel pun sempat dikepung. posisi Muawiyah anak Abu Sofyan mulai menjulang menyingkirkan nama besar seperti Khalid bin Walid. Ustman menyerahkan 950 ekor unta. Dalam ekspedisi Tabuk yang dipimpin oleh Rasul.Khalifah Utsman bin Affan (33-45 Hijriah/644-656 Masehi) Menjelang wafat. sebagaimana Muhammad. Siprus. Saat itu. Sedangkan Ali. Ia lalu menemui banyak orang meminta pendapat mereka. Ali mempunyai kepribadian yang serupa itu. Pulau Rodhes digempur.

Dari Mesir mencalonkan Ali. Dulu ia seorang Yahudi. muncul pula tokoh Abdullah bin Sabak. Abdullah bin Sabak diusir ke Mesir. Ustman membujuk Ali agar meyakinkan para pemberontak. 500 pasukan dari Mesir. Sebagai Gubernur Irak.Setelah itu. San’a. Beberapa tokoh mendesak Ustman untuk mundur. Kertas didatangkan dari Mesir dan Syria. Namun tak jadi melakukannya setelah ditegur Ustman. Ustman yang berkhutbah mengecam tindakan mereka. sebelum Sudan anak Hamran menusukkan pedang. para pemberontak itu pulang. Ia memperlebar bangunan Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Al-Haram di Mekah. menjabut janjinya itu. Di masa Ustman. tokoh yang sangat saleh dan dekat dengan Abdullah. Abdullah berpendapat bahwa yang paling berhak menjadi pengganti Muhammd adalah Ali. 500 pasukan dari Basrah dan 500 pasukan dari Kufah bergerak. Kufah dan Madinah. Ia menunjuk empat pencatat Quran. Pengaruh Abdullah bin Sabak meluas. Atas saran Ali. Sejak itu. Azerbaijan dan Armenia. Tujuh Quran ditulisnya. dan Abdurrahman bin Harits. Pada tanggal 8 Zulhijah 35 Hijriah. Bahrain. Zaid bin Tsabit. Namun mereka menolak dan malah mengepung Madinah selama 40 hari. ekspedisi damai ke Tiongkok dilakukan. Ketidakpuasan menjalar ke seluruh masyarakat. . Segera konsep itu diterima masyarakat di wilayah bekas kekuasaan Persia. Ia juga menyebut bakal adanya Imam Mahdi yang akan muncul menyelamatkan umat di masa mendatang -sebuah konsep mirip kebangkitan Nabi Isa yang dianut orang-orang Nasrani. Massa marah. Pada bulan Zulkaedah 35 Hijriah atau 656 Masehi. Damaskus. namun ternyata mengepung Madinah. dan malah melindungi Ustman dan membujuk para prajurit tersebut untuk pulang. untuk memimpin sekelompok juru tulis. M Muhammad anak Abu Bakar siap mengayunkan pedang. Mereka berdalih hendak menunaikan ibadah haji. dilempari hingga pingsan. diasingkan di luar kota Madinah sampai meninggal. Said bin Ash. Ali mengingatkan Ustman untuk kembali ke garis Abu Bakar dan Umar. Ustman mengangkat saudaranya seibu.Pemberontak balik ke Madinah. atas saran Marwan. dari Basrah mendukung Thalhah dan dari Kufah memilih Zubair untuk menjadi khalifah pengganti. ia mencopot lagi Amr dan memberikan kembali kursi pada Abdullah. Ustman gagal mengatasi masalah ini secara bijak. Suatu malam mereka malah masuk untuk menguasai Madinah. Ustman bersedia. Masing-masing dikirim ke Mekah. Ustman merasa tidak ada yang keliru dalam langkahnya. Saad bin Abi Waqqas bertemu dengan Kaisar Chiu Tang Su dan sempat bermukim di Kanton. Abu Dzar Al-Ghiffari. Namun tiba-tiba Ustman. Ketiganya menolak. Ali melakukannya asal Ustman tak lagi menuruti kata-kata Marwan. Ustman menghembuskan nafas terakhirnya sambil memeluk Quran yang dibacanya. kekuasaan Islam semakin sering diwarnai oleh tetesan darah. dan kini menjadi seorang muslim yang santun dan saleh. Ustman juga membuat langkah penting bagi umat. Al Ghafiki menghantamkan besi ke kepala Ustman. Ia juga menyelesaikan pengumpulan naskah Quran yang telah dirintis oleh kedua pendahulunya. di Iran dan Irak. Basrah. Walid bin Ukbah menggantikan tokoh besar Saad bin Abi Waqas. Namun Ustman menolak. Ia memperoleh simpati dari banyak orang. Bersamaan dengan itu. Abdullah bin Zubair. Ketiganya bersatu mendesak Ustman yang ketika itu telah berusia 82 tahun untuk mundur. Situasai tambah panas. Malah Marwan berdiri dan berseru siap mempertahankan kekhalifahan itu dengan pedang. Namun Walid tak mampu menjalankan pemerintahan secara baik.

Akhirnya Rasulullah mengizinkan Utsman tetap di rumah untuk mengurus istrinya. Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa Utsman senang menjamu orang banyak dengan hidangan mewah bagaikan hidangan kaum bangsawan. dan beliau syahid saat membaca Al-Quran. Sejak kecil Utsman telah mendapat pendidikan membaca dan menulis dari keluarganya. Namun di rumahnya beliau hanya memakan roti dengan minyak atau cuka. Tak lama ia menikah lagi dengan Ummu Kaltsum. Cyprus sampai Afrika Utara. Perceraian ini dilakukan atas desakan Abu Lahab dan istrinya. Rasulullah memberikan kabar gembira dengan surga. Kaukasia. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan ketiga dari Rasullah SAW yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum. Keadaannya diperparah dengan kesedihan yang mendalam atas kepergian ibundanya. Ketika masa pemerintahan Utsman berjalan 6 tahun terjadilah pemberontakan untuk menjatuhkan Utsman dari kursi kekhalifahan. Utsman bin Affan ra menjabat sebagai khalifah menggantikan Umar bin Khatab ra tepatnya pada tahun 23 H. Termasuk Utsman bin Affan dan Ruqayah. bapaknya bernama Affan bin Al-‘Ash sebagai seorang yang mulia dan terhormat diantara kaumnya. Tak tega rasanya ia meninggalkan istrinya yang tengah terbaring sakit. Dikisahkan pula bahwa Utsman ra pernah berpidato di atas mimbar memakai sehelai kain kasar dan kopiah seharga lima dirham. Beliau termasuk pendahulu masuk Islam saat Abu Bakar mengajaknya beriman kepada Allah semata dia langsung memenuhinya. Lama tak terdengar kabar dari mereka berdua. Tak hanya ketika ia berada dalam naungan Islam namun juga sebelumnya. Utsman juga memerintahkan perluasan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Utsman menjadi suami-istri pertama dari kalangan kaum muslimin yang berhijrah ke Habasyah. Utsman lahir pada 6 tahun setelah kelahiran Nabi saw di rumah yang mulia.Belajar Dari Utsman Bin Affan Sedikit Tentang Utsman Bin Affan Dialah sahabat yang mulia Utsman bin Affan -semoga Allah meridloinya-. Ummu Jamil. Namun Utsman tak pernah memberantas para pemberontak tersebut. "Bagaimana keadaan mereka berdua?" tanya Nabi. Khadijah ra dan anaknya Abdullah yang baru berusia 6 tahun. Selain berpendidikan Utsman bin Affan dikenal pula sebagai seorang yang memiliki akhlakul karimah. Kelemahlembutan hatinya menyebabkan ia mencoba menyelesaikan semuanya dengan komunikasi yang baik. Bersamaan dengan itu kaum muslimin diseru untuk bergabung menghadapi perang Badar. beliau adalah orang yang memberikan perlengkapan kepada pasukan perang saat dalam kesusahan. Utsman bin Affan ra berasal dari keluarga kaya raya dari silsilah Bani Umayyah. Utsman bin Affan memiliki julukan Dzun Nurain yang berarti yang memiliki dua cahaya. Selama masa pemerintahan Utsman bin Affan kekhalifahan Islam berhasil diperluas mulai dari wilayah Armenia. Utsman mendampingi istrinya sampai Ruqayah wafat. "Menantumu sedang menuntun keledai yang ditunggangi oleh istrinya yang sedang hamil. dan beliau menjabat sebagai khalifah ketiga. Sijistan. Utsman selalu berada di sisi istrinya dan mengurusnya dengan lemah lembut dan penuh kesabaran." jawab si Quraisy. Dengan Ruqayah. Utsman juga telah berjasa memperbanyak salinan Al-Qur'an dan menyebarkannya ke berbagai wilayah kekuasaan Islam. Pasangan ini tak lama menetap di Mekah karena kembali berhijrah ke Madinah. dan Rasulullah saw menikahkan dia dengan dua putrinya. Rasulullah SAW sendiri menggambarkan Utsman bin Affan ra sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. muhajirin yang berada di Habasyah pun kembali ke Mekah. . Sampai seorang Quraisy memberikan kabar kepada Rasulullah bahwa ia telah melihat Utsman bin Affan ra dengan Ruqayah. Hati Utsman bimbang. Setelah mendapatkan kabar bahwa keadaan di Mekah telah aman bagi kaum muslimin. dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Pernikahan Utsman dengan Ruqayah terjadi ketika Ruqayah diceraikan oleh suaminya terdahulu yang bernama Utbah. Kirman. Selama Ruqayah terbaring sakit. Di bawah pemerintahan Utsman bin Affan pulalah kaum muslimin memiliki gedung pengadilan tersendiri serta armada laut yang digunakan dalam perang Dzatu Sawari. untuk menghina dan merendahkan keluarga Rasulullah SAW. dan menjanjkannya dengan syahid. Untuk meringankan beban Rasulullah dan keluarganya Utsman kemudian melamar Ruqayah. Dalam perjalanan hidupnya Utsman bin Affan berhasil menjadi seorang saudagar kaya raya. Namun kesederhanaan tetap melingkupi hati beliau. Utbah merupakan putra Abdul Uzza bin Abdul Muthallib atau yang lebih dikenal dengan Abu Lahab. Khurasan. Saat berada di Madinah Ruqayah menderita penyakit campak.

sholat di malam hari. lalu ia wakafkan. Ia suka berpuasa di siang hari. dan hatinya memancarkan kasih sayang. Maka dibelinya sumur Raumah.” (Az Zumar ayat 9) Siapakah yang dimaksud dengan ayat tersebut. “Aku tidak pernah berzina maupun mencuri. Abu Bakar dan Umar meminta masuk dan beliau tetap membiarkan betisnya terbuka. Maka 1000 unta penuh muatan ia bagikan gratis. pada Allah. Dari pribadinya memancar bau semerbak kasih sayang dimanapun anda menjumpainya.. ” “Kasih sayang yang tersebar dalam kehidupannya seperti air mengalir dalam batang yang hijau. 1. Softness (Kelembutan) Keunikan Utsman bin Affan terletak pada kelembutan dan sifat pemalunya. Belajar dari Utsman bin Affan Hampir semua sahabat Nabi memiliki keunikan sendiri-sendiri. “Ia adalah Utsman. sabda Nabi. 2. baik di masa jahiliyah maupun di masa Islam.” “Kasih sayang telah meresap dalam hdup dan tingkah lakunya. sedang kedua betisnya terbuka. tentu saja dapat bersikap garang. Saat itu. yang paling keras menegakkan agama Allah adalah Umar. Ia malu. Kecuali perang Badar. tetapi lebih dari itu. “Umatku yang paling pengasih adalah Abu Bakar. (HR Tirmidzi). Utsman binAffan. Charitbale (Dermawan) Utsman adalah sosok yang sangat dermawan. Utsman masih tak bisa menegakkan punggung karena rasa malu. ia mendermakan 300 ekor onta dan 50 ekor kuda lengkap dengan segala peralatannya. Aisyah bercerita. Tatkala Utsman meminta izin masuk. …. karena ia sedang merawat istrinya. Malu tak hanya pada manusia. Maka ribuan unta menyertai perang Tabuk.kita dapati kasih sayangnya menjadi pelita seluruh hidupnya. di kamar yang paling terlindung dan terkunci. . jika nikmat-nikmat Allah tak ia nafkahkan di jalan-Nya. tertutup semua lubangnya. Karena beliau juga mengikuti hampir seluruh peperangan bersama Nabi. Ia malu. dan dipasang selubung kain yang tinggi.kesetiannya terhadap kasih sayang jauh lebih kuat dibanding hidup tanpa mendapatkan tempat di barisan terdepan dari orangorang yang penyayang dan shalih.” Sikap lembutnya juga ditunjukkan oleh beliau dalam membantu kesulitan kaum muslimin. Suatu hari Rasulullah tidur terlentang. Ia selalu malu pada Allah. Beliau adalah sahabat yang sangat lembut dan pemalu.. si pemalu berakhlak mulia.” Utsman berkata terhadap dirinya. Rasulullah bersabda. Meskipun. “Tidak akan membahayakan Utsman”. “Apapun yang dia lakukan setelah hari ini. sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orangorang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. …. “Bagaimana aku tidak merasa malu dengan orang yang malaikat saja malu kepadanya” (HR Muslim[2402] dan Ahmad[VI:62]). Ruqayyah yang sedang sakit. Itupun.” Dan Utsman semakin merasa malu.. Ia pernah menanggung semua perlengkapan separuh dari pasukan kaum muslimin dalam perang ‘asrah. jika ia kenyang sementara penduduk Madinah ditimpa paceklik. beliau langsung menutup betisnya dan berkata. Kemudian ia datang membawa seribu dinar dan memberikannya di hadapan Rasulullah. jika ia minum air sejuk sementara penduduk Madinah meminum air bacin. yang paling pemalu adalah Utsman …”(HR Ahmad & HR Tirmidzi) Syaikh Khalid Muhammad Khalid berkata. kokoh dan maju. dalam sebuah bilik rapat di kamar itu. Bersinergi dan berpadunya kompetensi yang unik tersebut menjadikan barisan Rasululah dan sahabat menjadi barisan yang kuat.” Adakah diantara kita yang memiliki sejarah yang begitu bersih dan jernih sebagaimana Utsman? “ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri. “Ustman memiliki banyak watak yang penuh dengan kebaikan dan harga diri.” “Ia seorang yang taat kepada Allah dan penyayang.Utsman wafat sebagai syahid pada hari Jumat tanggal 17 Dzulhijah 35 H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman. Abdullah bin Umar berkata.. Ia malu. Mandinya Utsman tidak hanya dilakukan dalam rumah terkunci rapat.

Buktinya hampir seluruh sahabat sepakat memba’iat Ustman sebagai khalifah pengganti Umar. “Siapa yang menambahimu sedangkan kami adalah pedagang-pedagang Madinah. “Menurut anda siapa yang patut menjadi khalifah setelah Umar?” Semua orang yang ditanya dan diminta pendapatnya selalu mengatakan. ”Bukti lainnya adalah dimasa Utsman banyak wilayah dan daerah baru yang ditaklukkannya. “Demi Allah! Saya tidak akan meninggalkan agama ini untuk selamanya. “Utsman. Lalu Nabi bersabda.Diantara kemurahan hati dan sedekah yang diberikannya di jalan Allah SWT yaitu ketika Rasulullah menyiapkan tentara dalam perang Tabuk. “Dua sifat yang dimiliki oleh Utsman dan tidak dimiliki Abu Bakar maupun Umar. “Ia adalah Allah. Maka benar sabda Rasulullah SAW. Para pedagang datang kepada utsman dan meminta kepadanya supaya menjual barang-barang tersebut kepada mereka. Ibnu Abbas berkata. Abu Bakar berkata kepada mereka insya Allah besok sore kalian dibebaskan Allah dari kesulitan. Afrika dan pulau-pulau Mediteranian di sebelah Barat dan Habasyah (Ethiopia) di sebelah selatan.” Utsman berkata. kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi seribu. “Kami mengangkat orang terbaik (sebagai pemimpin) dan kami sungguh-sungguh. maka apakah kalian bisa menambahiku? ” Pedagang-pedagang tersebut berlalu dan Utsman berkata. Atau dengan mengasingkan diri ke luar daerah.” 4. dan saya tidak akan memisahkan diri darinya! Melihat keteguhan dan kesabaran Utsman. “Dia (Utsman) akan dibunuh dengan cara yang zhalim pada suatu peristiwa. akhirnya Al hakam meninggalkan Utsan RA. “Utsman datang kepadaku. Pasca terbunuhnya khalifah Umar. “Saya telah mendapat lebih dari itu. Utsman bertanya kepada mereka. yaitu kesabarannya saat dikepung hingga ia terbunuh serta penghimpunan mushaf Alqur’an dalam bentuknya sekarang. Ibnu Katsier berkata. “Berapa keuntungan yang akan kalian berikan kepadaku?” Mereka menjawab. “Ketika orang-orang mengalami paceklik di masa pemerintahan Abu Bakar. Kesabaran dan ketabahan lainnya adalah tatkala terjadi huru hara dalam pemerintahannya yang dipicu dan diprovokasi oleh orang-orang khawarij.”. pada saat itu beliau dapat minta bantuan sahabat Anshar dan Muhajirin untuk mengawalnya.” Ibnu Syihab Zuhri meriwayatkan bahwa pada perang Tabuk Utsman membawa lebih dari 940 onta.” Utsman berkata. ” 3. Ketika beliau masuk Islam. Kaukasus di sebelah utara. Beliau menghadapi berbagai cobaan dan ujian dengan tabah.” Pedagang-pedagang tersebut bertanya. “Apakah kamu membenci agama nenek moyangmu dan kamu berganti dengan agama yang baru? Demi Tuhan saya tidak akan melepaskanmu dari ikatan ini hingga kamu meninggalkan agama yang kamu anut sekarang juga. Ia juga pernah membeli sumur Raumah dari seorang Yahudi. Menurut riwayat Al Baghawi ia membeli sumur tersebut dengan harga 35. Namun demi menjaga persatuan umat Utsman rela dirinya dijadikan sasaran pembunuhan oleh kaum durjana. Dalam riwayat Ibnu Asakir dari Zaid bin Tsabit. Kesabaran (Patient) Utsman RA adalah sahabat yang sangat-sangat sabar. “Yaa Allah kuberikan barang-barang ini kepada orang-orang miskin di Madinah tanpa bayar dan tanpa perhitungan. Besok paginya datang kafilah Utsman. namun Utsman juga memiliki watak kepemimpinan yang tidak diragukan lagi. pamannya Al Hakam bin Al ‘Ash bin Umayyah menangkapnya dan mengikatnya dengan tali. Terbentang dari Sind di sebeah Timur.” Utsman menjawab. dan pada saat itu ada seorang malaikat bersamaku.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Umar). Kemudian kaum muslimin memanfaatkannya sebagai sumber air minum. Lalu Hakam berkata. Abdurrahman bin ‘Auf bertanya kepada kaum muhajirin dan anshar. Padahal jika mau. Ibnu Mas’ud berkata. dia berkata. Setelah itu ia mewakafkannya. Atau dengan melepaskan kekhalifahan. Beliau juga tetap dalam kesabaran. “Kami membai’at orang terbaik diantara kami. “Semua itu benar-benar terbukti dan terjadi . Dia menambahiku setiap dirham dengan sepuluh dirham. “Dia akan mati syahid dan akan dibunuh oleh kaumnya…” Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abdurrahman bin Mahdi dia berkata. “Sepuluh dengan dua belas. Leadership Meskipun tidak seperti Abu Bakar dan Umar. Imam Ahmad meriwayatkan. Rasulullah bersabda.000 dirham. “Utsman tidak akan miskin karena melakukan hal ini. “Bahwa Utsman datang dengan membawa 1000 dinar dibajunya lalu menuangkannya di kamar Rasulullah SAW. Sehingga wilayah Islam membentang jauh dari Timur hingga ke Barat.” Kini berarti setara dengan 1000 mobil.” Dalam riwayat lain dinyatakan. Maka segera ia membai’atnya dan diikuti bai’at oleh masyarakat secara masal.

Tabristan. Utsman bin Affan ra. Rayy. Dan menyerang armada-armada yang sombong (armada laut Byzantium) dan kemudian menaklukkan pulau-pulau di Mediterania. Asfahan. Jurjan. Sebelumnya Umar menolak hal itu karena khawatir terhadap tentara muslim yang belum berpengalaman perang di laut. Utsman pula yang membentuk armada angkatan laut Islam untuk pertama kalinya. Sedangkan ketika kubur disifati beliau menangis.pada masa Utsman RA.. Malta dll. Mengingat Kematian Diceritakan dari Abu Bakar Al-Isma'ili dari Utsman bin Affan ra. Azarbaijan. Beliau menjawab: "Sesungguhnya ketika aku berada di neraka aku bersama para manusia." . Safur. kemudian berkata : "Siapa yang dunia merupakan penjaranya maka kubur adalah sebagai syurganya! dan siapa yang dunia ini merupakan syurganya maka kubur merupakan penjaranya. Ethiopia. Dan siapa meninggalkan bagiannya di dunia! maka akan diberikan bagian di akhirat. Afrika. Astakhar. Arjan." Tetapi ketika aku di dalam kubur aku sendirian. dan ketika hari kiamat akupun bersama para manusia. Siprus.” Yang termasuk negeri-negeri tersebut adalah Hamazan. Armenia." Siapa yang kehidupan dunia merupakan tali ikatannya maka mati itu yang akan melepaskannya. dan dialah yang akan membukanya pada hari kiamat. Beliau juga mengatakan : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang meninggalkan dunia sebelum dunia meninggalkannya dan ridla terhadap Tuhannya sebelum ia berjumpa kepada-Nya serta mau meramaikan kuburnya sebelum ia memasukinya. Utsman mebentuk armada laut dan memperoleh kemenangan besar dalam perang di atas kapal laut. Maka ditanyakan kepadanya : "Ya Amirul Mu'minin. Demikian juga ketika hari kiamat disifati beliau juga tidak menangis. Sijistan. Kabul. tidak ada salah seorang yang menyertaiku di dalam kubur dari para manusia. mengapa ketika neraka dan hari kiamat disifati engkau tidak menangis sedangkan ketika kubur disifati engkau menangis?. sedangkan kunci kubur itu pada malaikat Israfil as. : Ketika neraka itu disifati di hadapan Utsman bin Affan beliau tidak menangis.