RONTGEN

Mata Kuliah : Teknik Tegangan Tinggi Dosen : Dr.I Made Yulistya Negara, S.T.,MSc.

Oleh : Devi Hanief M. Faishal Adityo Denny Prisandi Hafizh Hardika K. Khoirul Anam Tegar Isnain Sulistianto 220910____ 220910____ 2209106093 2210105075 2210105076 2210105079 2210105081

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2011

Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Dia padamkan tabung dan layar (yang terbungkus oleh barium platino cyanide) cahaya berhenti memijar. sehingga biarpun sinar listrik dinyalakan. dia terperanjat melihat bahwa cahaya mulai memijar pada layar yang terletak dekat bangku seperti distimulir oleh sinar lampu. Karena tabung sinar cathode sepenuhnya tertutup. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Jerman. Sinar cathode sendiri tidak khusus merembes dan sudah distop oleh beberapa sentimeter udara. Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya kesohor. . Tetapi. Karena ini merupakan hal yang misterius. tak ada cahaya yang bisa terlihat dari tabung. dia sebut radiasi yang tampak itu "sinar X.1. Sejarah Penemuan Sinar Roentgen Wilhelm Conrad Rontgen si penemu sinar X dilahirkan tahun 1845 di kota Lennep. Arus diprodusir dengan menggunakan voltase tinggi antara elektrode yang ditempatkan pada masing-masing ujung tabung gelas yang udaranya hampir dikosongkan seluruhnya. Pada peristiwa ini Rontgen sudah sepenuhnya menutup dia punya tabung sinar cathode dengan kertas hitam tebal. Di situlah." Sinar cathode terdiri dari arus electron. tatkala Rontgen menyalakan arus listrik di dalam tabung sinar cathode. Rontgen segera sadar bahwa sesuatu bentuk radiasi yang tak kelihatan mesti datang dari tabung ketika cahaya listrik dinyalakan. tahun 1895." Adapun "X" merupakan lambang matematik biasa untuk sesuatu yang tidak diketahui. Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen melakukan percobaan dengan "sinar cathode.

tidak seperti partikel bermuatan listrik. sinar X bekerja bilamana enerji tinggi elektron mengenai sasaran. dia menemukan bukti-bukti lain seperti ini: 1. Bulan Desember 1895 Rontgen menulis kertas kerja pertamanya mengenai sinar X. di mana sinar X digunakan untuk menghancurkan tumor ganas atau mencegah pertumbuhannya. sinar X tidak terbelokkan oleh bidang magnit. tetapi gelombang elektron magnetik." 2. sinar X dapat menerobos melalui pelbagai benda yang tak tembus oleh cahaya biasa. Khusus Rontgen menemukan bahwa sinar X dapat menembus langsung dagingnya tetapi berhenti pada tulangnya. Penggunaan sinar X yang paling dikenal adalah di bidang pengobatan dan diagnosa gigi. 3.Tergiur oleh penemuannya yang kebetulan itu. Orang ini. Rontgen dapat melihat di layar bayangan dari tulang tangannya. Sinar X juga banyak digunakan di pelbagai keperluan industri. . meskipun maksud utamanya menyelidiki sinar X. Laporannya dalam waktu singkat menggugah perhatian dan kegemparan. beratus ilmuwan melakukan penyelidikan sinar X. sinar X berjalan menurut garis lurus. Misalnya. sinar X bisa membuat sinar berbagai benda kimia selain "barium platinocyanide. Dengan jalan meletakkan tangannya antara tabung sinar cathode dan layar yang bersinar. kecuali panjang gelombang sinar X jauh lebih pendek. Secara umum. Rontgen menyisihkan penyelidikanpenyelidikan lain dan pusatkan perhatian terhadap penelaahan hal-ihwal yang terkandung dalam "sinar X." Sesudah beberapa minggu kerja keras. Sinar X juga berfaedah di banyak bidang penyelidikan ilmiah. bisa digunakan buat ukur tebal sesuatu benda atau mencari kerusakan yang tersembunyi. mulai dari biologi hingga astronomi. Dalam tempo beberapa bulan. Penggunaan lain adalah di bidang radioterapi. Oleh karena itu pada dasarnya dia serupa dengan radiasi yang dapat terlihat mata (yaitu gelombang cahaya). dan dalam tempo setahun sekitar 1000 kertas kerja diterbitkan tentang masalah itu! Salah seorang ilmuwan yang penyelidikannya langsung bersandar dari hasil penemuan Rontgen adalah Antoine Henri Becquerel. justru menemukan fenomena penting tentang radioaktivitas. Sinar X itu sendiri tidak mengandung elektron.

. • Mempunyai sifat berionisasi. Tahun 1901 Rontgen menerima Hadiah Nobel untuk bidang fisika.000 panjang gelombang yang kelihatan • Mempunyai efek fotografi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut. Memang benar. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Adanya sinar X --yang punya persamaan dengan gelombang ultraviolet. Rontgen tak punya anak. orang janganlah berlebih-lebihan menilai arti penting Rontgen. Di atas segala-galanya. Jerman tahun 1923. kecuali panjang gelombangnya masih lebih pendek-. Sinar ultraviolet (yang panjang gelombangnya lebih pendek ketimbang cahaya yang tampak oleh mata) telah diketahui orang hampir seabad sebelumnya. Setelah Wilhelm Conrad Rontgen wafat sinar X disebut juga sinar rontgen. 2. • Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10. • Mempunyai efek biologi. Kendati begitu. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.masih berada dalam kerangka fisika klasik. Dia tutup usia di Munich.Khususnya. sinar X menyuguhkan para ilmuwan sejumlah besar informasi yang berkaitan dengan atom dan struktur molekul. seperti halnya penemuan Faraday atas pembuktian elektro magnetik. yang untuk pertama kalinya diberikan untuk bidang itu. saya pikir layak menempatkan arti penting Rontgen di bawah Becquerel yang penemuannya lebih punya makna penting yang mendasar. tetapi orang tidak bisa berkata dia telah merombak keseluruhan teknologi kita. karena itu dia dan istrinya mengangkat anak seorang gadis. Begitu pula orang tidak bisa bilang penemuan sinar X benar-benar merupakan arti penting yang mendasar dalam teori ilmu pengetahuan. Sifat – Sifat Sinar X • Mempunyai daya tembus yang tinggi Sinar X dapat menembus bahan dengan daya tembus yang sangat besar. dan digunakan dalam proses radiografi. penggunaan sinar X membawa banyak manfaat.

Proses Pembentukan Sinar X Radiasi sinar-X (terdiri dari sinar-X) adalah bentuk radiasi elektromagnetik. Sinar-X memiliki panjang gelombang dalam kisaran 0. . Mereka lebih pendek panjang gelombang dari sinar UV dan lebih panjang dari sinar gamma.01 sampai 10 nanometer. sesuai dengan frekuensi dalam kisaran 30 sampai 30 exahertz petahertz (3 × 1016 Hz sampai 3 × 1019 Hz) dan energi dalam rentang 120 eV 120 keV.3.

dikelompokan menjadi 2 yaitu : Sinar-X dari proces kejadiannya. Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20. Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui jendela yang disebut diafragma. Karena panas maka electron-electron dari katoda (filament) terlepas. Sinar-X dari proces kejadiannya. sinar-x yg terjadi dinamakan “sinar-x brehmsstrahlung” or “braking radiation”. e. dikelompokan menjadi 2 yaitu : a. d. Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target) sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%). f. Sinar-X Brehmsstrahlung Electron dengan kecepatan tinggi (karena ada beda potensial 1000 Kvolt) yang mengenai target anoda.000 derajat C sampai menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator. Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin. Dengan memberikan tegangan tinggi maka electron-elektron dipercepat gerakannya menuju anoda (target). Pada waktu muatan (electron) yang bergerak dengan kecepatan tinggi (mengalami percepatan). b. karena adanya beda . electron tiba-tiba akan mengalami pelemahan yg sangat darastis oleh target sehingga menimbulkan sinar-x. c.Keterangan: a.

Sinar-x karakteristik Electron dari katoda yang bergerak dengan percepatan yg cukup tinggi. dengan memancarkan sinarx yang memiliki energy sebanding dengan level energy electron. muatan (electron) akan memancarkan radiasi elektromagnetik dan ketika energy electron cukup tinggi maka radiasi elektromagnetik tersebut dalam range sinar-x.potensial.Sinar-x jenis ini tidak dipergunakan untuk XRD (X-Ray Difraction) b. Karena sinar-X karakteristik memiliki Panjang gelombang tertentu yang dapat difilter. maka jenis ini banyak diaplikasikan untuk XRD (X-RAy Diffraction) dalam menentukan struktur material . dapat mengenai electron dari atom target (anoda) sehingga menyebabkan electron tereksitasi dari atom. kemudian electron lain yang berada pada sub kulit yang lebih tinggi akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh electron tadi.

Sinar-x yang berguna tadi disebut sebagai berkas primer. Radiasi yang dihasilkan pada rentang kV yang lebih tinggi akan memiliki energi yang lebih besar dan panjang gelombang yang lebih pendek. hanya sinar-x yang berguna yang dibiarkan keluar dari tabung melalui sebuah jendela/window.4. Diperlukan pembangkitan tegangan yang tinggi di dalam tabung sinar-x agar dapat dihasilkan berkas sinar-x. Bila kV yang lebih rendah digunakan. . maka sinar-x memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan lebih mudah diserap sehingga disebut sebagai soft x-ray.atau lebih. Harus dipahami bahwa berkas sinar-x itu terdiri dari sinar dengan panjang gelombang yang berbeda. Sebenarnya. Berkas sinar yang terletak pada tengah garisnya ini disebut central ray. Karena alasan tersebut maka tabung sinar-x ditutup dalam satu rumah tabung logam yang mampu menghentikan sebagian besar radiasi sinar-x. Rangkaian listriknya dirancang sedemikian rupa sehingga kV-nya dapat diubah dalam rentang yang besar -biasanya 30 kV sampai 100 kV. Cara Kerja X-Ray Kebanyakan diagram tabung sinar-x memperlihatkan sinar-x sebagai bentukan pola segitiga yang teratur seperti yang dihasilkan pada tititk fokus. Hal ini memberikan tujuan yang baik dalam hal penekanan tentang kerja radiasi sinar-x diluar tabung. Tetapi radiasi sebenarnya tidak seperti itu. sinar-x itu seperti cahaya tampak yang dalam Penyebarannya dari sumber melalui suatu garis lurus yang menyebar ke segala arah kecuali dihentikan oleh bahan penyerap sinar-x.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful