Pengantar Strukturalisme merupakan suatu gerakan pemikiran filsafat yang mempunyai pokok pikiran bahwa semua masyarakat dan

kebudayaan mempunyai suatu struktur yang sama dan tetap. Ciri khas strukturalisme ialah pemusatan pada deskripsi keadaan aktual obyek melalui penyelidikan, penyingkapan sifat-sifat instrinsiknya yang tidak terikat oleh waktu dan penetapan hubungan antara fakta atau unsur-unsur sistem tersebut melalui pendidikan. Strukturalisme menyingkapkan dan melukiskan struktur inti dari suatu obyek (hirarkinya, kaitan timbal balik antara unsur-unsur pada setiap tingkat) (Bagus, 1996: 1040) Gagasan-gagasan strukturalisme juga mempunyai metodologi tertentu dalam memajukan studi interdisipliner tentang gejala-gejala budaya, dan dalam mendekatkan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan ilmu-ilmu alam. Akan tetapi introduksi metode struktural dalam bermacam bidang pengetahuan menimbulkan upaya yang sia-sia untuk mengangkat strukturalisme pada status sistem filosofis. (Bagus, 1996: 1040) Behaviorisme atau Aliran Perilaku (juga disebut Perspektif Belajar) adalah filosofi dalam psikologi yang berdasar pada proposisi bahwa semua yang dilakukan organisme — termasuk tindakan, pikiran, atau perasaan— dapat dan harus dianggap sebagai perilaku. Aliran ini berpendapat bahwa perilaku demikian dapat digambarkan secara ilmiah tanpa melihat peristiwa fisiologis internal atau konstrak hipotetis seperti pikiran. Behaviorisme beranggapan bahwa semua teori harus memiliki dasar yang bisa diamati tapi tidak ada perbedaan antara proses yang dapat diamati secara publik (seperti tindakan) dengan proses yang diamati secara pribadi (seperti pikiran dan perasaan).

Sejarah Psikologi
Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879, yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. [2]

[sunting] Metode Psikologi
Beberapa metodologi dalam psikologi, diantaranya sebagai berikut : a. Metodologi Eksperimental

misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. seberapa sering melakukan penelitiannya.[3] d. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan.Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. dan sebagainya. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Jawabanjawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki.[3] [sunting] Metode Psikologi Perkembangan . Yaitu menentukan akan melakukan apa pada sesuatu yang akan ditelitinya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. dan sebagainya. c. sikap seseorang. misalnya dari cerita ibunya. f. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. lalu menjawabnya secara tertulis pula.[3] Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. tingkah laku anak yang sedang bermain. b. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. arah minat seseorang. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. kapan akan melakukan penelitian. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. perilaku orang dalam bencana alam. pandangan-pandangannya. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. e. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. struktur kepribadian seeorang.

dengan berdirinya laboratorium ini pula. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of Leipzig. [4] Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. [sunting] Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. merasa. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dan berkeinginan. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan. Kita mengingat melalui subfakultas memori. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Berdirinya Aliran Psikoanalisa . transversal. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. yaitu metode umum dan metode khusus. dan sebagainya. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi.Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Jerman. menurut teori ini. dan kedekatan. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. dan lintas budaya. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. yaitu: Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. kontras. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. [4] [sunting] Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19.

Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. yaitu mampu menjelaskan apa. seperti keinginan. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. dan gangguan psikis lainnya. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. [sunting] Fungsi psikologi sebagai ilmu Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. • • [sunting] Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. introspeksi. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. dan melahirkan banyak sub-aliran. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif Memprediksikan. atau .xx [sunting] Pendekatan psikoanalisa pendekatan Psikoanalisa yang dikembangkan oleh Sigmund Freud Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Hasil prediksi berupa prognosa. menilai.B. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan.Skinner. seperti B. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. impuls. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari.Respon. prediksi atau estimasi Pengendalian. dan pengamatan klinis. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. bagaimana. [sunting] Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. Pendekatan ini dipelopori oleh J.R atau suatu kaitan Stimulus . ketegangan mental. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.F.Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. membandingkan. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. bagaimana. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis.

komunikasi hubungan kekuasaan. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. • 3. [sunting] Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.dorongan. misalnya : studi tentang persepsi. yaitu : studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. seperti bahasa. misalnya kepemimpinan. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. kerjasama dalam kelompok. motivasi proses belajar. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. konsep tentang dirinya. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktorfaktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. dan persaingan. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. sikap sosial. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. . [sunting] Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

1. dan perilaku merupakan fungsi mereaksi secara mendalam terhadap dorongan-dorongan tersebut. Psikoanalisa merupakan suatu metode penyembuhan yang bersifat psikologis dengan cara-cara fisik. Struktur kepribadian Kepribadian terdiri dari 3 sistem . Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. seperti: Persepsi. Manusia pada hakekatnya bersifat biologis. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. proses belajar. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. atau sebaliknya. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggotaanggotanya 3. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. Tokoh utama psikoanalisa ialah Sigmund Freud. Konsep pokok Pada mulanya Freud mengembangkan teorinya tentang struktur kepribadian dan sebabsebab gangguan jiwa. kemampuan bahasa dan emosi. kemampuan memori. dan emosi. Menurut Freud teori kepribadian menyangkut 3 hal 1. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. [sunting] Wilayah terapan psikologi Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. Manusia bersifat tidak rasional. tidak sosial. misalnya. dan destruktif terhadap dirinya sendiri ddan orang lain. atensi. dilahirkan dengan dorongan-dorongan instingtif. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. sosialisasi. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. walaupun demikian.4.

adalah klien mengemukakan segala sesuatu melalui perasaan atau pemikiran dengan melaporkan secepatnya tanpa sensor.• Id adalah aspek biologis yang merupakan sistem kepribadian yang asli. Pertamam-tama konselor harus membuat suatu hubungan kerjasama dengan klien dan kemudian melakukan serangkaian kegiatan mendengarkan dan menafsirkan. penjelasan. dan super ego. analisis resistensi dan analisis transparansi. Interpretasi Adalah prosedur dasar yang digunakan dalam analisis asosiasi bebas. Teknin-Teknik Terapi Asosiasi bebas Teknik pokok dalam terapai psikoanalisa adalah asosiasi bebas. resistensi dan hubungan terapeutik itu sendiri. • Ego adalah aspek psikologis yang timbul karena kebutuhan organisme untuk berhubungan dengan dunia kenyataan. Prosedurnya terdiri atas penetapan analisis. Pada umur 5 tahun hampir seluruh struktur kepribadian telah terbentuk. dalam menghadapi kecemasan melaui cara-cara realistis. sehingga dengan demikian klien akan memantulkan perasaanya kepada konselor. Yang pokok. Konselor memerintahkan klien untuk menjernihkan pikiranya adari pemikiran sehari-hari dan sebanyak mungkin untuk mengatakan apa yang muncul dalam kesadaranya. Proses dipusatkan pada usaha menghayati kembali pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak. dan ditafsirkan dengan tujuan untuk merekontruksikan kepribadian. 3. Metode ini adalah metoda pengungkapan pangalaman masa lampau dan penghentian emosi-emosi yang berkaitan dengan situasi traumatik dimasa lalu. Dinamika kepribadian Terdiri dari cara bagaimana energi psikis itu disitribusikan serta digunkan oleh id. dianalisa. Proses Konseling Tujuan konseling adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan membuat yang tidak sadar menjadi sadar pada diri klien. didiskusikan. dan berhubungan pribdi yang lebih efektif. ketulusan hati. Konselor memberikan perhatian kepada resistensi atau penolakan klien. Satu karakteristik konseling ini adalah bahwa terapi atau analisa bersikap anonim(tak dikenal) dan bertindak dengan sangat sedikit menunjukan perasaan dan pengalamanya. Sementara klien berbicara. 2. • Super ego adalah aspek sosiologis yang mencerminkan nilai-nilai tradisiona serta citacita masyarakt yang ada di dalam kepribadian individu. Pengalaman masa lampau ditata. Perkembangan kepribadian Kepribadian individu menurutr Freud telah mulai terbentuk pada tahun-tahun pertama di masa kanak-kanak. asosiasi bebas. Fungsi interpretasi adalah membiarkan ego untuk mencerna materi baru dan mempercepat proses menyadarkan hal-hal yang tersembunyi. ego. pada tahun-tahun berikutnya hanya menghaluskan struktur dasar tersebut. Konselor terutam berkenaan dengan membantu klien mencapai kesadaran diri. analisi mimpi. konselor mendengarkan dan memberikan penafsiran yang memadai fungsinya adalah pempercepat proses penyadaran hal-hal yang tersimapan dalam ketidaksadaran. Analisis mimpi . dan mengajarkan klien tentang makna perilaku dimanifestasikan dalam mimpi.

transferensi muncul dengan sendirinya dalam proses terapeutik pada saat dimana kegiatan-kegiatan klien masa lalu yang tak terselesaikan dengan orang lain. menyebabkan dia mengubah masa kini dan mereaksi kepada analisis sebagai yang dia lakukan kepada ibunya atau ayahnya ataupun siapapun. Dia mengeluarkan kertas kerjanya yang berjudul “Experimental Studies of the Perception of Movement” mengemukakan hasil eksperimennya dengan menggunakan alat yang disebut Stroboskop yaitu alat berbentuk kotak yang diberi alat untuk melihat ke dalam kotak itu. PSIKOLOGI GESTALT A. tidak hanya merupakan proses mekanisme saja 9. B. gerak Stroboskopik ini tidak dapat diterangkan dengan teori strukturalisme dan elementisme hanya dengan teori Gestalt. Psikologi Hormik : tingkah laku tidak hanya bertujuan.Merupakan prosedur yang penting untuk membuka hal-hal yang tidak disadari dan membantu klien untuk memperoleh tilikan kepada masalah-masalah yang belum terpecahkan. Hukum kesamaan : hal-hal yang mirip satu sama lain. Analisis dan interpretasi resistensi Freud memandang resistensi sebagai suatu dinamika yang tidak disadari yang mendorong seseorang untuk mempertahankan terhadap kecemasan. Yaitu bahwa seseorang melihat lingkungannya secara menyeluruh. Interpretasi konselor terhadap resistensi ditujukan kepada bantuan klien untuk menyadari alasan timbulnya resistensi. 3. Max Wertheimer (1880-1943) Dianggap sebagai pendiri psikologi Gestalt pada tahun 1912. Dalam bukunya “Investigation of Gestalt Theory” (1923) ia mengemukakan hukum-hukum Gestalt yaitu : 1. Hukum kedekatan : hal-hal yang saling berdekatan dalam waktu atau tempat cenderung dianggap sebagai suatu totalitas. mulai . Analisis dan interpretasi transferensi Transferensi (pemin dahan). Menurut Wertheimer. Kurt Koffka (1886-1941) Sumbangan Koffka kepada psikologi adalah penyajian yang sistematis dan pengamalan dan prinsip-prinsip Gestalt dalam rangkaian gejala psikologi. 1. 2. Hukum ketertutupan : Hal-hal yang cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas tersendiri.

Pada dasarnya struktur jiwa terbagi menjadi tiga bagian. 3. Kohler memang tidak seproduktif Koffka dalam karya-karya tulisnya. Perubahan-perubahan yang terjadi pada ingatan bersamaan dengan jalannya waktu tidak melemahkan jejak-jejak ingatan melainkan menyebabkan perubahan jejak. belajar. PSIKO-ANALISA A. (dapat diibaratkan sebagai tanda-tanda lalu lintas). Wolfgang Kohler (1887-1967) Karya Kohler yang paling terkenal adalah penyelidikannya mengenai tingkah laku kecerdasan pada hewan. Pada alam tersebut tingkah laku manusia banyak ditentukan. Joki akan selamat mengendalikan kudanya kalau ia ingat dan mengikuti peraturan lalu lintas yang ada. mengingat. Salah satu faktor yang penting dalam belajar adalah jejak-jejak ingatan 2. Kohler yang mengadakan eksperimen-eksperimen dari ide-ide tersebut dan Kaffka yang menulis teori-teori Wertheimer maupun hasil eksperimen-eksperimen Kohler. Ego atau Das Ich. sampai kepada psikologi belajar dan psikologi sosial. Sigmund Freud Obyek psikologi ialah alam ketidaksadaran. Id dan Das Es. yaitu : 1. yang berisikan nafsu-nafsu yang selalu memuaskan keinginan (dapat diibaratkan sebagai kuda). Bertitik tolak dari teori Thorndike yang beranggapan bahwa tingkah laku hewan pada dasarnya adalah tingkah laku coba salah. Latihan-latihan akan memperkuat jejak ingatan. tetapi nampaknya memang sudah ada pembagian tugas antara tiga serangkai tokoh Gestalt ini : Wertheimer adalah tokoh yang mengemukakan ide-ide. Super ego atau Das Uber Ich yang berisikan berbagai macam nilai luhur. utamanya pada simpanse. 10. yang berisikan kesadaran yang berfungsi menjaga keseimbangan antar keadaan diri dengan keadaan masyarakat (dapat diibaratkan sebagai joki atau penunggang kuda). Kohler membuat eksperimen-eksperimen dengan kera dan membuktikan bahwa pada kera pun terdapat pemahaman. C. 3. norma-norma. Beberapa teori Koffka tentang belajar : 1. 2.persepsi. .

Ia juga pernah menulis beberapa buku mengenai psikoanalisa. baik dorongan biologis maupun rasional yang diperoleh turun temurun. arkeologi dan biologi dan ia berkesimpulan bahwa individu-individu dalam kelompok bertingkah laku impulsif. Sekalipun demikian. Pada akhir abad ke-19. mobil. Teori evolusinya berbunyi “Ontogeny Recapitulates Phylogency“. dorongandorongan irasional. Teori Hall sendiri yang terkemuka adalah teori evolusi. aliensi dan kepemimpinan dalam kelompok. Di sini psikologi didefinisikan sebagai sains dan sementara sains hanya berhubungan dengan sesuatu yang dapat dilihat dan diamati saja. Ia pernah mengundang Freud dan Jung dalam suatu symposium di Universitas Clark pada tahun 1909. Granville Stanley Hall (1844-1924) Peranan Hall yang terpenting dalam perkembangan psikoanalisa adalah memperkenalkan psikoanalisa ke Amerika Serikat. C. intolerant. Karena ia seolah-olah menerapkan teori evolusi dari Darwin kepada perkembangan jiwa. Ivan Petrovic Pavlov memulai eksperimen psikologi yang mencapai puncaknya pada tahun 1940 – 1950-an. pengaruhnya terhadap psikoanalisa juga besar karena Le Bon mencoba menerangkan tingkah laku kelompok “Crowd” dengan teori-teori tentang ketidaksadaran. maka tidak digolongkan ke dalam psikologi. Sedangkan ‘jiwa’ tidak bisa diamati. singkatan) dari proses perkembangan makhluk yang bersangkutan dari mulai tingkatnya yang paling sederhana sampai tingkat yang sempurna. 222 Behaviourisme Aliran ini sering dikatkan sebagai aliran ilmu jiwa namun tidak peduli pada jiwa. “irritable“. Karena bukunya inilah maka Le Bon terkenal sebagai tokoh psikologi sosial. Ia menyelidiki tingkah laku kelompok dari sudut antropologi.B. suggestible dan dictatorial dan sebagainya itu karena kelompok dikuasai oleh semacam jiwa bersama “Group Mind” dan jiwa bersama inilah yang mengatur tingkah laku individu-individu dalam kelompok itu. . Dengan teorinya ini ia sering disebut sebagai “Darwin of The Mind“. artinya proses perkembangan individu sejak dia lahir sampai dewasa tidak lain adalah bentuk yang lebih singkat (rekapitulasi. Gustave Le Bon (1841-1931) Dalam buku “The Crowd” itu ia membicarakan tentang konformitas.

Sikap yang diinginkan dilatih terus-menerus sehingga menimbulkan maladaptive behaviour atau perilaku menyimpang. Terdapat peristiwa mental yang kita sadari dan tidak kita sadari namun bisa kita akses (preconscious) dan ada yang sulit kita bawa kea lam tidak sadar (unconscious). Di alam tidak sadar inilah tinggal dua struktur mental yang ibarat gunung es dari kepribadian kita. keimanan. Aliran ini berpendapat bahwa manusia adalah makhluk yang berkeinginan (homo volens). Selanjutnya begitu terus setiap kali lampu dinyalakan maka daging disajikan. . adalah berisi energi psikis. Dalam hal ini air liur anjing menjadi conditioned response dan cahaya lampu menjadi conditioned stimulus. Dalam pandangan Freud. yang hanya memikirkan kesenangan semata. Jadi aliran ini gagal memperhitungkan kesadaran manusia dan motif-motif tidak sadarnya. Psikoanalisis Aliran behaviourisme dianggap gagal karena tidak memperhitungkan faktor kesadaran manusia. Anjing tersebut tidak mengeluarkan air liurnya. Bahkan setelah itu dia menjadi takut dengan segala sesuatu yang berbulu: kelinci. Austria akhir abad ke-19. harapan dan putus asa). Superego. anjing. Begitu percobaan ini diulang terus menerus sehingga pada taraf tertentu maka si anak akan menangis begitu hanya melihat tikus putih tersebut. Id. baju berbulu dan topeng Sinterklas. Psikoanalisis disebut sebagai depth psychology yang mencoba mencari sebab-sebab perilaku manusia pada alam tidak sadarnya. adalah berisi kaidah moral dan nilai-nilai sosial yang diserap individu dari lingkungannya. semua perilaku manusia baik yang nampak (gerakan otot) maupun yang tersembunyi (pikiran) adalah disebabkan oleh peristiwa mental sebelumnya. Ego. Di depan anjing eksperimennya yang lapar.Aliran ini memandang manusia sebagai mesin (homo mechanicus) yang dapat dikendalikan perilakunya melalui suatu pelaziman (conditioning). Salah satu contoh adalah ketika Pavlov melakukan eksperimen terhadap seekor anjing. b. Ini yang dinamakan pelaziman dan untuk mengobatinya kita bisa melakukan apa yang disebut sebagai kontrapelaziman (counterconditioning). keberanian. Pavlov menyalakan lampu. c. Aliran behaviourisme tidak memperhitungkan faktor pengalaman subjektif masing-masing individu (cinta. Setiap kali si anak akan memegang tikus putih maka dipukullah sebatang besi dengan sangat keras sehingga membuat si anak kaget. Kemudian muncullah aliran berikut: psikoanalisis. yaitu: a. Percobaan yang hampir sama dilakukan terhadap seorang anak berumur 11 bulan dengan seekor tikus putih. Kemudian sepotong daging ditaruh dihadapannya dan anjing tersebut terbit air liurnya. adalah pengawas realitas. sehingga setiap kali lampu dinyalakan maka anjing tersebut terbit air liurnya meski daging tidak disajikan. Tokoh dari aliran ini adalah Sigmund Freud seorang neurolog berasal dari Wina. Begitu hingga beberapa kali percobaan.

Dia menyaksikan dua hal yang berbeda. Kita memiliki kebebasan untuk memaknai apa yang kita lakukan dan apa yang kita alami bahkan dalam menghadapi kesengsaraan sekalipun. Psikologi Humanistis Aliran ini muncul akibat reaksi atas aliran behaviourisme dan psikoanalisis. Salah satu tokoh dari aliran ini – Abraham Maslow – mengkritik Freud dengan mengatakan bahwa Freud hanya meneliti mengapa setengah jiwa itu sakit. c. Adalah Viktor Frankl yang mengembangkan teknik psikoterapi yang disebut sebagai logotherapy (logos = makna). yaitu mencari pengganti pemuas keinginan (menendang tong sampah karena merasa jengkel akibat dimarahi bos di kantor misalnya). Kedua aliran ini dianggap merendahkan manusia menjadi sekelas mesin atau makhluk yang rendah. dan pada tahap ini oleh Freud disebut sebagai primary process thinking.Sebagai contoh adalah berikut ini: Anda adalah seorang bendahara yang diserahi mengelola uang sebesar 1 miliar Rupiah tunai. sedangkan proses kedua adalah IQ (intelligence quotient) dan proses ketiga adalah SQ (spiritual quotient). di mana dia mengalami dan menyaksikan penyiksaan-penyiksaan di kamp tersebut. Id mengatakan pada Anda: “Pakai saja uang itu sebagian. Tujuan hidup kita yang utama adalah mencari makna dari kehidupan kita itu sendiri. Sedangkan ego berkata:”Cek dulu. Pada masa kanak-kanak kira dikendalikan sepenuhnya oleh id. . Di sini disebut sebagai tahap secondary process thinking. Sementara superego menegur:”Jangan lakukan!”. Hidup memiliki makna. yaitu para tahanan yang putus asa dan para tahanan yang memiliki kesabaran luar biasa serta daya hidup yang perkasa. janganjangan nanti ada yang tahu!”. Walau begitu kadangkala pada orang dewasa muncul sikap seperti primary process thnking. Frankl mengembangkan teknik ini berdasarkan pengalamannya lolos dari kamp konsentrasi Nazi pada masa Perang Dunia II. Frankl menyebut hal ini sebagai kebebasan seseorang memberi makna pada hidupnya. toh tak ada yang tahu!”. Manusia sudah dapat menangguhkan pemuasan keinginannya (sikap untuk memilih tidak jajan demi ingin menabung misalnya). bukannya meneliti mengapa setengah jiwa yang lainnya bisa tetap sehat. bahkan dalam situasi yang paling menyedihkan sekalipun. Pandangan ini berprinsip: a. b. Sedangkan ego akan lebih berkembang pada masa kanak-kanak yang lebih tua dan pada orang dewasa. Anak-anak akan mencari pengganti jika tidak menemukan yang dapat memuaskan kebutuhannya (bayi akan mengisap jempolnya jika tidak mendapat dot misalnya). Proses pertama adalah apa yang dinamakan EQ (emotional quotient).

Kemudian tampaklah olehnya bahwa penceramah tersebut tidak memiliki sepasang kaki. Namun di tengah kejengkelannya itu ia melihat bahwa ada seorang penceramah yang berbicara dengan senyum gembira. Makna muncul ketika seseorang menentukan pilihan. c. Sebagai contoh: seseorang yang mendapatkan tawaran kerja bagus. Hingga akhirnya dia putuskan untuk mundur dari pekerjaan itu dan memilih memiliki waktu luang bersama keluarganya. Dia menginginkan pekerjaan itu namun sekaligus punya waktu untuk keluarganya. Misalnya: seorang rakyat jelata tiba-tiba dikunjungi oleh presiden langsung di rumahnya. b.Logoterapi ini sangat erat kaitannya dengan SQ tadi. kontraksi otot-otot sekresu kelenjar (gerakangerakan yang lemah). d. ke luar dari diri kita sekarang). namun ia harus pindah dari Yogyakarta menuju Singapura. e. dengan begitu hidup kita menjadi bermakna. tingkah laku yang nyata. Di satu sisi ia mendapatkan kelimpahan materi namun di sisi lainnya ia kehilangan waktu untuk berkumpul dengan anak-anak dan istrinya. unik dan tak tergantikan. bahwa mengapa ia sedih kehilangan sepatunya sementara ada orang yang masih bisa tersenyum walau kehilangan kedua kakinya. Seperti contoh di atas. dengan gaji besar dan kedudukan tinggi. BEHAVIORISME a. Ketika kita dihadapkan pada sikap bertanggung jawab. Ketika kita mengalami situasi transendensi (pengalaman yang membawa kita ke luar dunia fisik. yang bisa kita kelompokkan berdasarkan situasi-situasi berikut ini: a. yang dapat di ukur secara obyektif. Ilmu tentang tingkah laku. Ia merasakan suatu makna yang luar biasa dalam kehidupannya dan tak akan tergantikan oleh apapun. Pada saat itulah ia merasakan kembali makna hidupnya. Sa’di (seorang penyair besar dari Iran) menggerutu karena kehilangan sepasang sepatunya di sebuah masjid di Damaskus. seorang bendahara yang diserahi pengelolaan uang tunai dalam jumlah sangat besar dan berhasil menolak keinginannya sendiri untuk memakai sebagian uang itu untuk memuaskan keinginannya semata. berpikir (tidak bergerak-gerak secara halus sekali selama kita berpikir) Terbuka : . Demikian juga ketika kita menemukan seseorang yang mampu mendengarkan kita dengan penuh perhatian. belajar. Tingkah laku Tertutup : Tingkah laku. Maka tiba-tiba ia disadarkan. yang terbuka. Transendensi adalah pengalaman spiritual yang memberi makna pada kehidupan kita. Pada saat itu si bendahara mengalami makna yang luar biasa dalam hidupnya. Pendapatnya : Mempelajari tingkah laku. Ketika seseorang merasa istimewa. Ketika seseorang menemukan dirinya (self-discovery). rangsang. Hidup menjadi tanpa makna ketika seseorang tak dapat memilih. ke luar suka dan duka kita. Tokoh : JOHN BROADUS WATSON (1878-1958) b. kebiasaan.

Pendapatnya : (Hampir sama Behaviorisme) .Tingkah laku tidak dapat dipelajari terlepas dari tujuannya . Pendapatnya : Bahwa dalam alat kejiwaan tidak terdapat jumlah unsur-unsurnya melainkan Gestalt (keseluruhan) dan tisap-tiap bagian tidak berarti dan bisa mempunyai arti kalau bersatu dalam hubungan kesatuan .6. GESTALT a.Tingkah laku tanpa tujuan itu refleks 7. PSIKOLOGI HORMIC a. Tokoh : MAX WERTHEIMER (1880-1943) b. Tokoh : WILLIAM MC DOUGALL (1871-1944) b.Tiap-tiap tingkah laku ada yang mendasarinya yaitu tujuan / arah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful