Pengantar Strukturalisme merupakan suatu gerakan pemikiran filsafat yang mempunyai pokok pikiran bahwa semua masyarakat dan

kebudayaan mempunyai suatu struktur yang sama dan tetap. Ciri khas strukturalisme ialah pemusatan pada deskripsi keadaan aktual obyek melalui penyelidikan, penyingkapan sifat-sifat instrinsiknya yang tidak terikat oleh waktu dan penetapan hubungan antara fakta atau unsur-unsur sistem tersebut melalui pendidikan. Strukturalisme menyingkapkan dan melukiskan struktur inti dari suatu obyek (hirarkinya, kaitan timbal balik antara unsur-unsur pada setiap tingkat) (Bagus, 1996: 1040) Gagasan-gagasan strukturalisme juga mempunyai metodologi tertentu dalam memajukan studi interdisipliner tentang gejala-gejala budaya, dan dalam mendekatkan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan ilmu-ilmu alam. Akan tetapi introduksi metode struktural dalam bermacam bidang pengetahuan menimbulkan upaya yang sia-sia untuk mengangkat strukturalisme pada status sistem filosofis. (Bagus, 1996: 1040) Behaviorisme atau Aliran Perilaku (juga disebut Perspektif Belajar) adalah filosofi dalam psikologi yang berdasar pada proposisi bahwa semua yang dilakukan organisme — termasuk tindakan, pikiran, atau perasaan— dapat dan harus dianggap sebagai perilaku. Aliran ini berpendapat bahwa perilaku demikian dapat digambarkan secara ilmiah tanpa melihat peristiwa fisiologis internal atau konstrak hipotetis seperti pikiran. Behaviorisme beranggapan bahwa semua teori harus memiliki dasar yang bisa diamati tapi tidak ada perbedaan antara proses yang dapat diamati secara publik (seperti tindakan) dengan proses yang diamati secara pribadi (seperti pikiran dan perasaan).

Sejarah Psikologi
Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879, yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. [2]

[sunting] Metode Psikologi
Beberapa metodologi dalam psikologi, diantaranya sebagai berikut : a. Metodologi Eksperimental

Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. pandangan-pandangannya. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang.[3] Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. tingkah laku anak yang sedang bermain.[3] d. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. dan sebagainya. e.[3] [sunting] Metode Psikologi Perkembangan . Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. dan sebagainya. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. Jawabanjawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. struktur kepribadian seeorang. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. kapan akan melakukan penelitian. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada sesuatu yang akan ditelitinya. sikap seseorang. c. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan.Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. f. perilaku orang dalam bencana alam. b. lalu menjawabnya secara tertulis pula. arah minat seseorang. misalnya dari cerita ibunya. seberapa sering melakukan penelitiannya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain.

dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. dan sebagainya. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of Leipzig. yaitu metode umum dan metode khusus. Berdirinya Aliran Psikoanalisa . [4] [sunting] Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan lintas budaya. [sunting] Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. dan kedekatan. kontras. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. pembayangan melalui subfakultas imaginer. merasa. Kita mengingat melalui subfakultas memori. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Jerman. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia.Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. dan berkeinginan. menurut teori ini. [4] Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. transversal. yaitu: Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dengan berdirinya laboratorium ini pula.

xx [sunting] Pendekatan psikoanalisa pendekatan Psikoanalisa yang dikembangkan oleh Sigmund Freud Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. [sunting] Fungsi psikologi sebagai ilmu Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan.R atau suatu kaitan Stimulus . [sunting] Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental.B. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. menilai. impuls. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Hasil prediksi berupa prognosa. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. membandingkan. dan gangguan psikis lainnya. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. seperti B. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang.F. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. bagaimana. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. atau . ketegangan mental. yaitu mampu menjelaskan apa. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan pengamatan klinis. • • [sunting] Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. introspeksi.Respon. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif Memprediksikan. prediksi atau estimasi Pengendalian. dan melahirkan banyak sub-aliran. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar.Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.Skinner. seperti keinginan. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan.

atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. . Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. dan persaingan. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. [sunting] Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. kerjasama dalam kelompok. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. yaitu : studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktorfaktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. [sunting] Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. seperti bahasa. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. misalnya kepemimpinan. motivasi proses belajar. sikap sosial. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. komunikasi hubungan kekuasaan. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. • 3. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial.dorongan. konsep tentang dirinya. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. misalnya : studi tentang persepsi. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1.

Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. sosialisasi. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggotaanggotanya 3. dan destruktif terhadap dirinya sendiri ddan orang lain. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. misalnya. dilahirkan dengan dorongan-dorongan instingtif. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. Struktur kepribadian Kepribadian terdiri dari 3 sistem . dan perilaku merupakan fungsi mereaksi secara mendalam terhadap dorongan-dorongan tersebut. kemampuan bahasa dan emosi. dan emosi. kemampuan memori. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. atau sebaliknya. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. walaupun demikian. Tokoh utama psikoanalisa ialah Sigmund Freud. atensi. Manusia pada hakekatnya bersifat biologis. Manusia bersifat tidak rasional. proses belajar. tidak sosial. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. Menurut Freud teori kepribadian menyangkut 3 hal 1. 1. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. seperti: Persepsi.4. Psikoanalisa merupakan suatu metode penyembuhan yang bersifat psikologis dengan cara-cara fisik. [sunting] Wilayah terapan psikologi Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. Konsep pokok Pada mulanya Freud mengembangkan teorinya tentang struktur kepribadian dan sebabsebab gangguan jiwa.

asosiasi bebas. dalam menghadapi kecemasan melaui cara-cara realistis. Pertamam-tama konselor harus membuat suatu hubungan kerjasama dengan klien dan kemudian melakukan serangkaian kegiatan mendengarkan dan menafsirkan. Proses Konseling Tujuan konseling adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan membuat yang tidak sadar menjadi sadar pada diri klien. Teknin-Teknik Terapi Asosiasi bebas Teknik pokok dalam terapai psikoanalisa adalah asosiasi bebas. Satu karakteristik konseling ini adalah bahwa terapi atau analisa bersikap anonim(tak dikenal) dan bertindak dengan sangat sedikit menunjukan perasaan dan pengalamanya. Perkembangan kepribadian Kepribadian individu menurutr Freud telah mulai terbentuk pada tahun-tahun pertama di masa kanak-kanak. Konselor memerintahkan klien untuk menjernihkan pikiranya adari pemikiran sehari-hari dan sebanyak mungkin untuk mengatakan apa yang muncul dalam kesadaranya. Prosedurnya terdiri atas penetapan analisis. 2. analisi mimpi. adalah klien mengemukakan segala sesuatu melalui perasaan atau pemikiran dengan melaporkan secepatnya tanpa sensor. Sementara klien berbicara. Yang pokok. Dinamika kepribadian Terdiri dari cara bagaimana energi psikis itu disitribusikan serta digunkan oleh id. Pada umur 5 tahun hampir seluruh struktur kepribadian telah terbentuk. penjelasan. Pengalaman masa lampau ditata. Konselor terutam berkenaan dengan membantu klien mencapai kesadaran diri. Konselor memberikan perhatian kepada resistensi atau penolakan klien. • Super ego adalah aspek sosiologis yang mencerminkan nilai-nilai tradisiona serta citacita masyarakt yang ada di dalam kepribadian individu. Metode ini adalah metoda pengungkapan pangalaman masa lampau dan penghentian emosi-emosi yang berkaitan dengan situasi traumatik dimasa lalu. dan berhubungan pribdi yang lebih efektif. dan super ego. Interpretasi Adalah prosedur dasar yang digunakan dalam analisis asosiasi bebas. didiskusikan. • Ego adalah aspek psikologis yang timbul karena kebutuhan organisme untuk berhubungan dengan dunia kenyataan. dan mengajarkan klien tentang makna perilaku dimanifestasikan dalam mimpi. resistensi dan hubungan terapeutik itu sendiri.• Id adalah aspek biologis yang merupakan sistem kepribadian yang asli. Fungsi interpretasi adalah membiarkan ego untuk mencerna materi baru dan mempercepat proses menyadarkan hal-hal yang tersembunyi. ego. dianalisa. dan ditafsirkan dengan tujuan untuk merekontruksikan kepribadian. ketulusan hati. Proses dipusatkan pada usaha menghayati kembali pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak. sehingga dengan demikian klien akan memantulkan perasaanya kepada konselor. 3. konselor mendengarkan dan memberikan penafsiran yang memadai fungsinya adalah pempercepat proses penyadaran hal-hal yang tersimapan dalam ketidaksadaran. analisis resistensi dan analisis transparansi. pada tahun-tahun berikutnya hanya menghaluskan struktur dasar tersebut. Analisis mimpi .

Hukum kedekatan : hal-hal yang saling berdekatan dalam waktu atau tempat cenderung dianggap sebagai suatu totalitas. Yaitu bahwa seseorang melihat lingkungannya secara menyeluruh. Analisis dan interpretasi transferensi Transferensi (pemin dahan). mulai . Max Wertheimer (1880-1943) Dianggap sebagai pendiri psikologi Gestalt pada tahun 1912. 3. B.Merupakan prosedur yang penting untuk membuka hal-hal yang tidak disadari dan membantu klien untuk memperoleh tilikan kepada masalah-masalah yang belum terpecahkan. Dalam bukunya “Investigation of Gestalt Theory” (1923) ia mengemukakan hukum-hukum Gestalt yaitu : 1. Hukum ketertutupan : Hal-hal yang cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas tersendiri. Interpretasi konselor terhadap resistensi ditujukan kepada bantuan klien untuk menyadari alasan timbulnya resistensi. Psikologi Hormik : tingkah laku tidak hanya bertujuan. 1. PSIKOLOGI GESTALT A. gerak Stroboskopik ini tidak dapat diterangkan dengan teori strukturalisme dan elementisme hanya dengan teori Gestalt. Hukum kesamaan : hal-hal yang mirip satu sama lain. menyebabkan dia mengubah masa kini dan mereaksi kepada analisis sebagai yang dia lakukan kepada ibunya atau ayahnya ataupun siapapun. Dia mengeluarkan kertas kerjanya yang berjudul “Experimental Studies of the Perception of Movement” mengemukakan hasil eksperimennya dengan menggunakan alat yang disebut Stroboskop yaitu alat berbentuk kotak yang diberi alat untuk melihat ke dalam kotak itu. Analisis dan interpretasi resistensi Freud memandang resistensi sebagai suatu dinamika yang tidak disadari yang mendorong seseorang untuk mempertahankan terhadap kecemasan. 2. Menurut Wertheimer.transferensi muncul dengan sendirinya dalam proses terapeutik pada saat dimana kegiatan-kegiatan klien masa lalu yang tak terselesaikan dengan orang lain. tidak hanya merupakan proses mekanisme saja 9. Kurt Koffka (1886-1941) Sumbangan Koffka kepada psikologi adalah penyajian yang sistematis dan pengamalan dan prinsip-prinsip Gestalt dalam rangkaian gejala psikologi.

Latihan-latihan akan memperkuat jejak ingatan. Id dan Das Es. yaitu : 1. PSIKO-ANALISA A. 10. 3. Kohler yang mengadakan eksperimen-eksperimen dari ide-ide tersebut dan Kaffka yang menulis teori-teori Wertheimer maupun hasil eksperimen-eksperimen Kohler. (dapat diibaratkan sebagai tanda-tanda lalu lintas). yang berisikan kesadaran yang berfungsi menjaga keseimbangan antar keadaan diri dengan keadaan masyarakat (dapat diibaratkan sebagai joki atau penunggang kuda). mengingat. sampai kepada psikologi belajar dan psikologi sosial.persepsi. Super ego atau Das Uber Ich yang berisikan berbagai macam nilai luhur. Ego atau Das Ich. Wolfgang Kohler (1887-1967) Karya Kohler yang paling terkenal adalah penyelidikannya mengenai tingkah laku kecerdasan pada hewan. . belajar. Perubahan-perubahan yang terjadi pada ingatan bersamaan dengan jalannya waktu tidak melemahkan jejak-jejak ingatan melainkan menyebabkan perubahan jejak. utamanya pada simpanse. Sigmund Freud Obyek psikologi ialah alam ketidaksadaran. Joki akan selamat mengendalikan kudanya kalau ia ingat dan mengikuti peraturan lalu lintas yang ada. Pada alam tersebut tingkah laku manusia banyak ditentukan. C. Bertitik tolak dari teori Thorndike yang beranggapan bahwa tingkah laku hewan pada dasarnya adalah tingkah laku coba salah. 3. yang berisikan nafsu-nafsu yang selalu memuaskan keinginan (dapat diibaratkan sebagai kuda). Beberapa teori Koffka tentang belajar : 1. Salah satu faktor yang penting dalam belajar adalah jejak-jejak ingatan 2. Pada dasarnya struktur jiwa terbagi menjadi tiga bagian. Kohler memang tidak seproduktif Koffka dalam karya-karya tulisnya. 2. norma-norma. Kohler membuat eksperimen-eksperimen dengan kera dan membuktikan bahwa pada kera pun terdapat pemahaman. tetapi nampaknya memang sudah ada pembagian tugas antara tiga serangkai tokoh Gestalt ini : Wertheimer adalah tokoh yang mengemukakan ide-ide.

Sekalipun demikian. singkatan) dari proses perkembangan makhluk yang bersangkutan dari mulai tingkatnya yang paling sederhana sampai tingkat yang sempurna. Teori evolusinya berbunyi “Ontogeny Recapitulates Phylogency“. suggestible dan dictatorial dan sebagainya itu karena kelompok dikuasai oleh semacam jiwa bersama “Group Mind” dan jiwa bersama inilah yang mengatur tingkah laku individu-individu dalam kelompok itu. C. mobil. Ia juga pernah menulis beberapa buku mengenai psikoanalisa. baik dorongan biologis maupun rasional yang diperoleh turun temurun. Karena bukunya inilah maka Le Bon terkenal sebagai tokoh psikologi sosial. dorongandorongan irasional. Granville Stanley Hall (1844-1924) Peranan Hall yang terpenting dalam perkembangan psikoanalisa adalah memperkenalkan psikoanalisa ke Amerika Serikat. Sedangkan ‘jiwa’ tidak bisa diamati.B. Dengan teorinya ini ia sering disebut sebagai “Darwin of The Mind“. aliensi dan kepemimpinan dalam kelompok. maka tidak digolongkan ke dalam psikologi. artinya proses perkembangan individu sejak dia lahir sampai dewasa tidak lain adalah bentuk yang lebih singkat (rekapitulasi. Ivan Petrovic Pavlov memulai eksperimen psikologi yang mencapai puncaknya pada tahun 1940 – 1950-an. Gustave Le Bon (1841-1931) Dalam buku “The Crowd” itu ia membicarakan tentang konformitas. 222 Behaviourisme Aliran ini sering dikatkan sebagai aliran ilmu jiwa namun tidak peduli pada jiwa. “irritable“. Karena ia seolah-olah menerapkan teori evolusi dari Darwin kepada perkembangan jiwa. . Teori Hall sendiri yang terkemuka adalah teori evolusi. Pada akhir abad ke-19. arkeologi dan biologi dan ia berkesimpulan bahwa individu-individu dalam kelompok bertingkah laku impulsif. intolerant. Ia pernah mengundang Freud dan Jung dalam suatu symposium di Universitas Clark pada tahun 1909. Di sini psikologi didefinisikan sebagai sains dan sementara sains hanya berhubungan dengan sesuatu yang dapat dilihat dan diamati saja. pengaruhnya terhadap psikoanalisa juga besar karena Le Bon mencoba menerangkan tingkah laku kelompok “Crowd” dengan teori-teori tentang ketidaksadaran. Ia menyelidiki tingkah laku kelompok dari sudut antropologi.

Psikoanalisis disebut sebagai depth psychology yang mencoba mencari sebab-sebab perilaku manusia pada alam tidak sadarnya. Percobaan yang hampir sama dilakukan terhadap seorang anak berumur 11 bulan dengan seekor tikus putih. keberanian. Superego. Aliran ini berpendapat bahwa manusia adalah makhluk yang berkeinginan (homo volens). Id. Aliran behaviourisme tidak memperhitungkan faktor pengalaman subjektif masing-masing individu (cinta. b. Sikap yang diinginkan dilatih terus-menerus sehingga menimbulkan maladaptive behaviour atau perilaku menyimpang. semua perilaku manusia baik yang nampak (gerakan otot) maupun yang tersembunyi (pikiran) adalah disebabkan oleh peristiwa mental sebelumnya. anjing. Di alam tidak sadar inilah tinggal dua struktur mental yang ibarat gunung es dari kepribadian kita. Ini yang dinamakan pelaziman dan untuk mengobatinya kita bisa melakukan apa yang disebut sebagai kontrapelaziman (counterconditioning). Setiap kali si anak akan memegang tikus putih maka dipukullah sebatang besi dengan sangat keras sehingga membuat si anak kaget. Dalam hal ini air liur anjing menjadi conditioned response dan cahaya lampu menjadi conditioned stimulus. Jadi aliran ini gagal memperhitungkan kesadaran manusia dan motif-motif tidak sadarnya. Selanjutnya begitu terus setiap kali lampu dinyalakan maka daging disajikan. Di depan anjing eksperimennya yang lapar. adalah pengawas realitas. Pavlov menyalakan lampu. Terdapat peristiwa mental yang kita sadari dan tidak kita sadari namun bisa kita akses (preconscious) dan ada yang sulit kita bawa kea lam tidak sadar (unconscious). Kemudian sepotong daging ditaruh dihadapannya dan anjing tersebut terbit air liurnya. Anjing tersebut tidak mengeluarkan air liurnya. sehingga setiap kali lampu dinyalakan maka anjing tersebut terbit air liurnya meski daging tidak disajikan. Psikoanalisis Aliran behaviourisme dianggap gagal karena tidak memperhitungkan faktor kesadaran manusia. adalah berisi kaidah moral dan nilai-nilai sosial yang diserap individu dari lingkungannya. Kemudian muncullah aliran berikut: psikoanalisis. Salah satu contoh adalah ketika Pavlov melakukan eksperimen terhadap seekor anjing. yaitu: a. baju berbulu dan topeng Sinterklas. Tokoh dari aliran ini adalah Sigmund Freud seorang neurolog berasal dari Wina. Begitu percobaan ini diulang terus menerus sehingga pada taraf tertentu maka si anak akan menangis begitu hanya melihat tikus putih tersebut. Dalam pandangan Freud. harapan dan putus asa). Bahkan setelah itu dia menjadi takut dengan segala sesuatu yang berbulu: kelinci. c. Begitu hingga beberapa kali percobaan. adalah berisi energi psikis. .Aliran ini memandang manusia sebagai mesin (homo mechanicus) yang dapat dikendalikan perilakunya melalui suatu pelaziman (conditioning). Austria akhir abad ke-19. yang hanya memikirkan kesenangan semata. keimanan. Ego.

janganjangan nanti ada yang tahu!”. Anak-anak akan mencari pengganti jika tidak menemukan yang dapat memuaskan kebutuhannya (bayi akan mengisap jempolnya jika tidak mendapat dot misalnya). bukannya meneliti mengapa setengah jiwa yang lainnya bisa tetap sehat. yaitu mencari pengganti pemuas keinginan (menendang tong sampah karena merasa jengkel akibat dimarahi bos di kantor misalnya). toh tak ada yang tahu!”. dan pada tahap ini oleh Freud disebut sebagai primary process thinking. Sedangkan ego akan lebih berkembang pada masa kanak-kanak yang lebih tua dan pada orang dewasa. Kita memiliki kebebasan untuk memaknai apa yang kita lakukan dan apa yang kita alami bahkan dalam menghadapi kesengsaraan sekalipun. Tujuan hidup kita yang utama adalah mencari makna dari kehidupan kita itu sendiri. Walau begitu kadangkala pada orang dewasa muncul sikap seperti primary process thnking. Hidup memiliki makna. Pada masa kanak-kanak kira dikendalikan sepenuhnya oleh id. yaitu para tahanan yang putus asa dan para tahanan yang memiliki kesabaran luar biasa serta daya hidup yang perkasa. sedangkan proses kedua adalah IQ (intelligence quotient) dan proses ketiga adalah SQ (spiritual quotient). Frankl mengembangkan teknik ini berdasarkan pengalamannya lolos dari kamp konsentrasi Nazi pada masa Perang Dunia II. Proses pertama adalah apa yang dinamakan EQ (emotional quotient). Id mengatakan pada Anda: “Pakai saja uang itu sebagian. b. Psikologi Humanistis Aliran ini muncul akibat reaksi atas aliran behaviourisme dan psikoanalisis. c. Pandangan ini berprinsip: a. Adalah Viktor Frankl yang mengembangkan teknik psikoterapi yang disebut sebagai logotherapy (logos = makna). Kedua aliran ini dianggap merendahkan manusia menjadi sekelas mesin atau makhluk yang rendah. Manusia sudah dapat menangguhkan pemuasan keinginannya (sikap untuk memilih tidak jajan demi ingin menabung misalnya). Sedangkan ego berkata:”Cek dulu. Salah satu tokoh dari aliran ini – Abraham Maslow – mengkritik Freud dengan mengatakan bahwa Freud hanya meneliti mengapa setengah jiwa itu sakit. di mana dia mengalami dan menyaksikan penyiksaan-penyiksaan di kamp tersebut. Frankl menyebut hal ini sebagai kebebasan seseorang memberi makna pada hidupnya. bahkan dalam situasi yang paling menyedihkan sekalipun. Sementara superego menegur:”Jangan lakukan!”. Di sini disebut sebagai tahap secondary process thinking. Dia menyaksikan dua hal yang berbeda.Sebagai contoh adalah berikut ini: Anda adalah seorang bendahara yang diserahi mengelola uang sebesar 1 miliar Rupiah tunai. .

Tingkah laku Tertutup : Tingkah laku. Seperti contoh di atas. Maka tiba-tiba ia disadarkan. e. yang terbuka. unik dan tak tergantikan. Dia menginginkan pekerjaan itu namun sekaligus punya waktu untuk keluarganya. namun ia harus pindah dari Yogyakarta menuju Singapura. bahwa mengapa ia sedih kehilangan sepatunya sementara ada orang yang masih bisa tersenyum walau kehilangan kedua kakinya. belajar. yang bisa kita kelompokkan berdasarkan situasi-situasi berikut ini: a. Tokoh : JOHN BROADUS WATSON (1878-1958) b. Kemudian tampaklah olehnya bahwa penceramah tersebut tidak memiliki sepasang kaki. dengan begitu hidup kita menjadi bermakna. ke luar dari diri kita sekarang). d. Di satu sisi ia mendapatkan kelimpahan materi namun di sisi lainnya ia kehilangan waktu untuk berkumpul dengan anak-anak dan istrinya. yang dapat di ukur secara obyektif. rangsang. tingkah laku yang nyata. ke luar suka dan duka kita. Hingga akhirnya dia putuskan untuk mundur dari pekerjaan itu dan memilih memiliki waktu luang bersama keluarganya. dengan gaji besar dan kedudukan tinggi. Pendapatnya : Mempelajari tingkah laku.Logoterapi ini sangat erat kaitannya dengan SQ tadi. Ketika kita mengalami situasi transendensi (pengalaman yang membawa kita ke luar dunia fisik. Sa’di (seorang penyair besar dari Iran) menggerutu karena kehilangan sepasang sepatunya di sebuah masjid di Damaskus. Ketika kita dihadapkan pada sikap bertanggung jawab. Pada saat itulah ia merasakan kembali makna hidupnya. Ketika seseorang menemukan dirinya (self-discovery). Ia merasakan suatu makna yang luar biasa dalam kehidupannya dan tak akan tergantikan oleh apapun. Ilmu tentang tingkah laku. c. Makna muncul ketika seseorang menentukan pilihan. berpikir (tidak bergerak-gerak secara halus sekali selama kita berpikir) Terbuka : . Hidup menjadi tanpa makna ketika seseorang tak dapat memilih. Pada saat itu si bendahara mengalami makna yang luar biasa dalam hidupnya. Ketika seseorang merasa istimewa. seorang bendahara yang diserahi pengelolaan uang tunai dalam jumlah sangat besar dan berhasil menolak keinginannya sendiri untuk memakai sebagian uang itu untuk memuaskan keinginannya semata. BEHAVIORISME a. Misalnya: seorang rakyat jelata tiba-tiba dikunjungi oleh presiden langsung di rumahnya. Demikian juga ketika kita menemukan seseorang yang mampu mendengarkan kita dengan penuh perhatian. b. Sebagai contoh: seseorang yang mendapatkan tawaran kerja bagus. Namun di tengah kejengkelannya itu ia melihat bahwa ada seorang penceramah yang berbicara dengan senyum gembira. Transendensi adalah pengalaman spiritual yang memberi makna pada kehidupan kita. kontraksi otot-otot sekresu kelenjar (gerakangerakan yang lemah). kebiasaan.

Tokoh : WILLIAM MC DOUGALL (1871-1944) b. Pendapatnya : (Hampir sama Behaviorisme) .Tingkah laku tidak dapat dipelajari terlepas dari tujuannya .Tingkah laku tanpa tujuan itu refleks 7. GESTALT a. Tokoh : MAX WERTHEIMER (1880-1943) b.Tiap-tiap tingkah laku ada yang mendasarinya yaitu tujuan / arah . PSIKOLOGI HORMIC a. Pendapatnya : Bahwa dalam alat kejiwaan tidak terdapat jumlah unsur-unsurnya melainkan Gestalt (keseluruhan) dan tisap-tiap bagian tidak berarti dan bisa mempunyai arti kalau bersatu dalam hubungan kesatuan .6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful