P. 1
Contoh KARYA ILMIAH Biologi

Contoh KARYA ILMIAH Biologi

|Views: 183|Likes:
Published by Kiki Dwi V

More info:

Published by: Kiki Dwi V on Oct 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2015

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan Dalam penyusunan karya ilmiah ini, tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Adapun tujuannya adalah agar dapat: 1. Mengetahui bagian – bagian tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai 2. Mengetahui tanaman bibit bonsai 3. Mengetahui tanaman bakal bonsai dan bagaimana cara menanamnya 4. Mengetahui bagaimana cara membuat tanaman bonsai 5. Untuk memenuhi tugas mandiri mata pelajaran bahasa Indonesia

B. Latar Belakang Menurut Rismunandar, (1993L tanpa halaman) menyatakan, “tanaman kerdil yang dipelihara di dalam pot yang beraneka ragam bentuk dan warnanya itu di Jepang diberi nama bonsai.” Dai kutipan di atas menunjukan tentang pengertian bonsai, jadi bonsai adalah tanaman kerdil yang bentuknya menyerupai tanaman di alam bebas yang di tanam di pot yang beraneka ragam bentuknya dan warnanya atau sering juga disebut tanaman hias, itu karena bentuknya yang indah dan menarik dan biasa dipajang di halaman rumah sebagai Hiasan untuk menambah keindahan rumah, sehingga orang yang melihat akan merasa tertarik. Pertama kalinya tanaman bonsai ini dikembangkan di Tiongkok pada abad ke XI, kemudian pada abad ke XV seni tanaman bonsai masuk ke Jepang, hingga seni tanaman kerdil ini disebut bonsai. Dengan keindahan dan keunikan dari tanaman bonsai ini akhirnya tanaman bonsai ini sampai merambah ke Amerika Serikat bahkan ke dunia Barat termasuk ke Indonesia bonsai ini banyak digemari dan diminati untuk bisa memiliki tanaman itu. Dengan demikian untuk bisa memenuhi hasrat itu, maka bonsai dalam penyusunan karya ilmiah ini. Hal ini sengaja penulis sajikan agar menambah kreatifitas bagi yang berminat tanaman hias. C. Metode Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode deskripsi dan pendekatan yang digunakan yaitu dengan pendekatan normative, dimana penulis menjelaskan dan memaparkan bagaimana cara membentuk tanaman menjadi tanaman bonsai dengan menggunakan literature yang ada D. Sistematika Penulisan Di samping karya ilmiah ini harus bersifat ilmiah, juga harus tersusun secara sistematis. Adapun sistematika penulisannya adalah sebagai berikut: Dalam sistematika penulisan karya ilmiah ini diawali dengan isi yang terdiri dari daftar isi, dilanjutkan dengan isi yang terdiri dari beberapa Bab yaitu Bab I, Bab II, dan Bab III, yakni rinciannya sebagai berikut: Bab I Pendahuluan Isi dari Pendahuluan ini terdiri dari beberapa sub Bab yaitu; tujuan, latar belakang, metode; sistematika penulisan, dan terakhir Kegunaan Bab II Pembahasan Pembahasan ini menguraikan materi tentang tanaman bonsai secara teoritis dimana dalam hal ini terdiri dari beberapa sub yaitu: bagian tanaman, sifat dan fungsinya, bibit bonsai, bakal bonsai dan cara menanamnya; dan tahap-tahap pembentukan bonsai. Bab III Penutup Dalam Bab III ini diisi dengan penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran, dimana penulis setelah menguraikan materi tentang bonsai selanjutnya menyimpulkan dan memberikan saran sehingga karya ilmiah ini bisa bermanfaat. E. Kegunaan Manfaat dan kegunaan penyusunan karya ilmiah ini diharapkan bisa: 1. Menumbuhkan minat seseorang untuk bisa memiliki bonsai 2. Memberikan motivasi untuk bisa berkreasi dan kreatif 3. Memberikan pengetahuan dan pengalaman bagaimana membentuk tanaman bonsai

Membuat bonsai pada hakikatnya mempengaruhi bagian-bagian tanaman sedemikian rupa sehingga bisa tampil pertumbuhan yang dikehendaki pemiliknya. yang berarti dapat menyesuaikan diri dengan ruang lingkup di mana mereka berada. tumbuhnya mendatar. . Kuntum Kuntum dapat berada di titik tumbuh. Dan dapat memperbesar lingkaran batangnya Karena diperlengkapi dengan jaringan khusus yang disebut kambium. ketiak daun dan ada pula yang terpendam (tidak nampak) yang setiap waktu dapat tumbuh sebagai ranting atau dahan baru. namun rata-rata tumbuh ke luar arah dahan. Bagian-bagian tanaman dapat dibagi dalam dua bagian ialah: . Dahan Tumbuh dari kuntum yang berada di ketiak daun pada batang pokok yang masih muda. Perlu diingat. terlebih dahulu memerlukan bekal pengetahuan ala kadarnya tentang tumbuh-tumbuhan. Bagian ini terdiri dari: . Letak kambium di atas kayu. bulat telur. daun) berada di dalam lingkungan yang penuh dengan udara dan lembap. perakaran yang tumbuhnya ke bawah atau ke dalam tanah dan menghindari matahari.Akar tunggang atau akar pokok yang tumbuhnya lurus ke bawah .BAB II PEMBAHASAN A. Karena bagian generatif kurang perannya dalam membentuk bonsai. Bagian Vegetatif Bagian vegetatif dapat dibagi dalam 2 (dua) bagian: 1. Tumbuhnya bisa mendatar atau membentuk sudut kurang dari 90°. 3. Ranting Tumbuh dari kuntum yang berada di ketiak daun dahan. tidak dapat dipisahkan dari organ-organ yang berada di dalam tanah. Bagian Tanaman. walaupun bersifat pasif. Sifat dan fungsi bagian vegetatif 1. pyramidal. tetap akan memberikan reaksi terhadap gangguan pada tubuhnya. a. 2. 5. Sebagai contoh akar tanaman di dalam pot atau keranjang akan melingkar-lingkar bilamana sudah tua umurnya. dahan. Bagian yang berada di dalam tanah. Dengan adanya dahan-dahan tersebut dibentuklah mahkota pohon yang konis. Karena diperlengkapi dengan titik tumbuh pucuknya. sifat ini disebut “negatif phototropis”. maka dari itu uraian tentang bagian-bagian tanaman di bawah ini khusus ditujukan terhadap tanaman yang berkeping dua.Akar lateral. Yang berada di atas tanah (batang pokok. dapat tumbuh ke arah yang beraneka ragam. Fungsi Bagian Tanaman Organ-organ tanaman yang berada di atas tanah. serta sinar matahari dan suhu udara yang tidak konstan 2. dan keluar dari dekat leher akar b. Dampak pertumbuhan perakaran. lonjong dan sebagainya. akan berubah arahnya. dan di bawah kulit. Pertumbuhan ranting dapat dihentikan dengan reaksi membentuk ranting-ranting baru.bagian generatif (organum reproductivum) Untuk landasan membuat bonsai dibatasi pada penguraian bagian vegetatif saja. Sifat Dan Fungsinya Bagi seorang yang baru ingin mengembangkan daya kreasinya membentuk bonsai. 1. Organ-Organ Tanaman dan Sifatnya Hingga saat ini tanaman yang dikerdilkan pada umumnya termasuk keluarga besar “Dicotyledon” atau tanaman yang bijinya berkeping dua. bahwa tumbuh-tumbuhan sebagai makhluk yang hidup. ranting. 2.Bagian vegetatif (organum nutritivum) . Akar Akar sifatnya menghindari sinar matahari. Batang pokok Dapat meningkat tingginya. 4. nampak pula pada pertumbuhan batang pokok dahan dan sebagainya. misalnya akar tunggang menjadi lateral bila tumbuhnya terhalang oleh suatu benda yang tidak bisa ditembus. Pertumbuhan akar tidak kaku.

Setek.Udara yang mengandung zat asam arang (CO2) .Setek lunak dan setengah lunak . diperlukan untuk berlangsungnya fotosintesa.Kemudian tutup lukanya dengan mos yang dibasahi atau campuran antara tanah dan remah dengan kompos yang tua dengan perbandingan 1:1 . Bibit ekolusi terdiri dari 2 (dua) bagian ialah : . Teknik mencangkok . Tanpa air atau kekurangan air tanaman akan nampak layu. terutama yang diserang terlebih dahulu bagian-bagian yang masih relatif muda.Sinar matahari . Cangkok Untuk mencangkok.Batang bawah (onderstam) . Tapi tidak demikian halnya bagi seorang pendatang baru. Menyetek Sebelum mempraktekan teknis menyetek tanaman.Setek keras . a. Bibit Bonsai Bibit untuk bonsai atau bakal bonsai dapat diperoleh dari: .Kupas kulit dahan selebar 3-5 cm . Sedangkan membuat okulasi bisa membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun.Balut mos atau tanah dengan lembaran plastik.Bongkah-bongkah tanaman yang masih bertunas dan masih nampak bertahan untuk hidup 1.Biarkan 3-4 hari .Batang pokok bersihkan 15 cm di atas tanah .Batang atas (entrijs) Langkah-langkah dalam perokulasian: .Dengan jarum lembaran plastik dilubangi agar sirkulasi udara dapat berlangsung. Fungsi akar Fungsi akar yang utama adalah untuk menyerap zat-zat mineral yang larut di dalam air atau dari tanah.a. Zat-zat mineral ini pada umumnya diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.Buang lendirnya dengan mengerok atau melap dengan kain yang kering . Membikin Okulasi Bagi yang telah biasa menanam satu jenis pohon misalnya buah-buahan dalam bentuk okulasi untuk dijadikan bonsai. mencangkok dan membuat okulasi merupakan seni tersendiri. c. Ketiga zat ini dibentuk melalui proses fotosintesa.Okulasi . sehingga dapat menghabiskan semangat untuk memulai mengayunkan langkah membentuk bonsai. Menyetek dan mencangkok dapat menghasilkan tanaman baru dalam jangka waktu yang relatif singkat (1-2 bulan).Hijau daun yang sehat . protein dan lemak. Air yang diserap bersama zat mineral. Menyemaikan biji hingga dapat di tanam dalam pot banyak liku-likunya. 2. Daun merupakan pabrik untuk menghasilkan zat karbohidrat. dan kulitnya mudah dikelupas (tidak lengket). yang pembuatannya memerlukan sedikit keterampilan . dan ikat baik-baik di bagian atas dan bawah . Pesemaian bibit bonsai lebih baik diserahkan saja kepada perusahaan bibit (bonsai) yang sekaligus berkecimpung dalam pembikinan bonsai untuk di jual. Semai Bakal Bonsai Untuk mendapatkan bibit melalui penyemaian sendiri.Setek daun b. Cangkok Dan Okulasi Menyetek. yaitu: . akan memakan waktu cukup lama. Dikenal 3 jenis setek. tidak merupakan suatu problem yang pelit. yang ingin menyibukkan diri dalam seni bonsai dan harus didahului dengan membikin ekolusi sendiri.Air b. dipilihlah dahan minimal sebesar pensil atau ibu jari. perlu disadari bahwa setiap jenis tanaman dapat dengan mudah disetek.Biji yang khusus disemaikan atau dari semai yang ada di alam bebas . B.Setekan atau cangkokan. Sarana dari proses tersebut adalah: .

. Resep umum medium untuk tanaman yang berdaun lebar (Beringin. siram bakal bonsai dan tanahnya dengan mempergunakan spayer yang halus. Pot dan isinya Pot merupakan sarana dalam kreasi bonsai yang tidak kalah penting dengan bonsai sendiri. sehingga merupakan lidah. sawo. alias pendek. getahperca. dengan membikin keratan di bagian atas dan kanan kiri menurun ± 4 cm panjang .Sayat mata dari dahan entrijs. pertumbuhan akar tunggangnya terhalang. oval. Lapisan kedua masih lunak. Mengisi Pot Mengisi pot untuk tanaman bonsai merupakan duplikasi dari keadaan yang sebenarnya di alam bebas.Angket kayu perlahan-lahan tanpa merusak matanya . 4. Biji-biji rerumputan dan sebaginya terdapat pula di pasir. Dengan bonsai. Pengamanan Isi Pot Batu kerikil.Mencari di luar halaman atau di alam bebas 5. sedang. Pemeliharaan Setelah Tanam Setelah penanaman selesai. masukkan antara kayu dan kulit lidah batang pokok. pasir dan tanah bisa mengandung serangga tanah yang membahayakan tanaman bonsai. Kesuburan dan tinggi rendahnya pertumbuhan tanaman tahunan tergantung pada tebal tipisnya lapisan kedua dan ketiga. dengan kayunya sedikit dari bawah ke atas. dan sebagainya) adalah: 50 % tanah liat sedang 20 % pasir dan 30 % kompos 2. Bila lapisan kedua dan ketiga bercadas. 3. kecil hingga kecil sekali. Selain serangga. tebalnya tidak lebih dari 35 cm bersifat cerul. dan tempelkan kembali. kemudian potong separuhnya . 1. usahakan matanya tidak tertutup . masih dapat menyalurkan air ke bawah menjadi air tanah.Daya serap tanahnya terhadap air baik.Air di dalam pot yang berlebih harus dapat mengalir keluar dengan sendirinya .Membeli dari penjual bibit di pinggir jalan atau kebun bibit .Jenis tanahnya adalah tanah yang tidak mudah padat atau plastik (liat/lengket) . pot merupakan rangkaian yang harus harmonis. Tanah yang tidak dalam dan bercadas dalam musim kemarau banyak mengalami kekurangan air. Cara Menanami Bonsai Bakal bonsai dapat diperoleh melalui beberapa cara ialah: .Tarik kulit ke bawah.Pot dibikin dari tanah bakar. porselin atau plastik . Bakal Bonsai Dan Cara Menanamnya Prinsip-prinsip menanam bonsai ini ialah: .Sayat kulit 10 cm dari atas tanah selebar 8 mm. jenis-jenis penyakit yang dapat mengakibatkan pembusukan pun bisa berada di dalam tanah maupun pasir. penuh dengan humus. semua pot bonsai diperlengkapi dengan satu atau lebih lubang pembuangan air. sehingga banyak mengandung udara bersih .Balut dengan tali raffia yang erat C. Lapisan ketiga bisa berbentuk lapisan tanah yang banyak batu-batuan berukuran beraneka ragam dan akhirnya lapisan paling bawah adalah lapisan induk batu yang kedap air. Cacing tanah atau cacing hujan walaupun tidak akan merusak akar namun tetap saja dapat merisaukan. tinggi hingga rendah seperti talam Warnanya : beraneka ragam Lubang pembuangan air : Selain pot berbentuk baki. segi lima.Membibitkan sendiri melalui penyemaian .Kulit yang bermata. Akibatnya ialah tanaman tahun yang tumbuh di atasnya tidak akan normal. sehingga dapat mempertahankan kelembapannya. Lapisan paling atasnya atau topsil. Hentikan penyiraman jika air sudah . Air penyiraman harus bersih dan tidak berlumpur dan nentral (tawar). dan subur. yang ditutup dengan gas plastik atau yang lain Pada umumnya jenis tanaman tertentu membutuhkan campuran tanah yang khas bagi mereka. yang telah dibuka.Tanah di dalam pot harus yang cerul. panjang ± 4 cm di atas mata yang merata. yang serasi dan atraktif dengan kata lain berukuran seimbang dengan bentuk bonsainya. sehingga pas betul menempel pada keratan pohon pokok . segi panjang dan sebagainya Ukurannya : besar. terutama cacing dan nematoda. Pot bonsai dapat berbentuk: bulat.

Tali raffia . delima (punika granatum). Untuk mempercepat tumbuhnya kembali (recovering) bakal bonsai dapat diusahakan dengan menutup seluruh tanaman dengan kantung plastik transparan. Penyempurnaan bonsai kini letaknya untuk menyusun ranting-ranting dengan daunnya yang cukup lebat. tidak banyak angin dan bebas dari gangguan anakanak atau hewan kesayangan. Kebun mini ini dapat berbentuk rata. Pohon nampak porak-poranda namun tetap survive. Untuk keperluan tersebut diperlukan sarana untuk memudahkan pelaksanaannya sebagai berikut: . Penyempurnaan Bentuk Bonsai Tidak semua jenis tanaman dapat dikerdilkan. Tahap-Tahap Pembentukan Bonsai Membentuk tanaman kerdil alias bonsai pada hakikatnya ialah membuat duplikat dari bentuk-bentuk pohonpohonan di alam bebas. Untuk menghindari permukaan tanah di dalam pot cepat mengering. namun dapat pula berbentuk kebun mini. Tahap Kedua Merubah Arah Dan Bentuk Merubah bentuk dan arah tumbuhnya batang pokok dan dahan-dahan merupakan suatu paksaan dan memakan waktu hingga bentuk dan arah yang dikehendaki tercapai. namun seimbang dengan bentuk dan ukuran bonsai keseluruhannya. D. Batang Pokoknya praktis sudah tidak tergoyahkan lagi dan sudah cukup mencapai ketinggian yang diperlukan pada akhirnya untuk dibentuk. sedang. jenis-jenis coniper (cemara. Tahap Pertama. rencanakan terlebih dahulu masak-masak bentuk bonsai yang dikhayalkan. Bila air nampak mengenang dan tidak mau keluar lubang air. jeruk kingki (Triphasi aurantium). 2. Dapat ditutup dengan mos kering sebagai mulsa atau lumut hijau bilamana ada.Gunting pemangkas .Berbatang pokok lebih dari satu yang tumbuh dekat leher akar atau lebih tinggi dan sebagainya.Tang untuk memotong kawat . Skala duplikasi ini bisa kecil.Tegak lurus dengan dahan membentuk mahkota yang sistematis atau asimatris . Batu kerikil kecil-kecil dapat berfungsi juga sebagai mulsa. luka bekas dahan nampak rata dengan permukaan kulit batang pokok. Tempatkan kemudian bakal bonsai di tempat yang teduh. setelah mengalami pemindahan. ini merupakan pertanda bahwa lubang air tersumbat. lo (ficus glomerata) dan sebagainya. dan bagaimana kira-kira bentuk bonsai pada akhirnya nanti. Sebelum membentuk kerangka dasar. Kerangka dasar sementara sudah dimulai pada waktu memindahkan tanaman ke dalam pot bonsai. Di samping berukuran kecil hendaknya mempunyai sifat mudah rontok.berkelebihan dan mengalir ke luar melalui lubang air.Miring hingga menggelantung . . Membentuk Kerangka Dasar Bakal bonsai yang sudah siap untuk diberi kerangka dasar adalah yang sudah benar-benar sehat kembali. misalnya Beringin. Kerangka dasar ini terdiri dari rangkaian batang pokok dan beberapa dahan Dahan-dahan yang dianggap berlebihan dipangkas dengan gunting pemangkas sedemikian rupa. misalnya angin yang keras. Misalnya tanaman advokat yang berdaun lebar dan panjang tidak. Puncak gunung dapat nampak hijau karena tertutup mos atau berbentuk batubatu karang yang menampilkan bentuk tanah yang kritis.Cellotape E. Tepatnya.Gunting biasa .Pisau kecil yang tajam .Berliku-liku namun menjulang ke atas . sehingga habis pangkalnya. Namun yang lebih praktis adalah dibungkus dengan lembaran plastik. 1. Mungkin memenuhi persyaratan agar daunnya bisa mengecil.Tang yang runcing ujungnya . pinus dll). Batang Pokok Batang pokok dapat diatur sikapnya menjadi: . Tanaman yang dapat memenuhi persyaratan untuk dikerdilkan adalah tanaman yang mempunyai daun berukuran kecil. badai laut di pinggir pantai yang berlaut-laut. namun dapat pula berbentuk puncak gunung dengan beberapa tanaman kerdil. hingga cukup besar namun tetap di bawah ukuran yang normal.Kawat kuningan dari beberapa ukuran diameternya . Malapetaka kecil ini dapat diatasi dengan alat pengungkit. Bonsai dapat menampilkan bentuk mahkota pohon indah secara individual. Bentuk bonsai dapat menggambarkan sejenis pohon yang bertahan terhadap keganasan alam.

1. Bibit atau benih yang dapat dijadikan bakal bonsai dapat dihasilkan melalui penyemaian biji. batang pokok. maka penulis menyimpulkan. 3. Langkah-langkah penyempurnaan ini terdiri dari. ada yang tiga ada yang lima tahun lebih.Ranting-ranting yang tumbuh ke arah bawah atau ke arah batang pokok .Batang pokok dan dahan harus nampak tumbuh kuat. Tindakan ini dilakukan selama pertumbuhan baru. potong sedekat mungkin dengan ranting yang tumbuhnya sehat . kedua-duanya merupakan kerangka dasar. batang pokok dan dahan harus nampak jelas tidak tertutup. 2. Cara dan Waktu Pemangkasan Memotong dahan atau ranting. . Tutup lukanya yang besar dengan paraffin. 5. yaitu: 1. akan meningkat tingginya dan akan melebar mahkotanya. Potonglah sedemikian rupa hingga lukanya rata dengan permukaan pangkal tumbuhnya. Walaupun bagaikan suburnya pertumbuhan daun namun dalam peryempurnaan bentuk bonsai.Pemangkasan . Skala duplikat ini bisa kecil. dan sebagai dasar yang harus tetap menonjol. dan menghasilkan ranting-ranting dan daun yang sehat.Ranting-ranting yang tumbuhnya saling tindih yang tampil kurang sedap . 4. Setiap bagian yang dilengkungkan.Ranting-ranting yang lemah pertumbuhannya 2. Adapun prinsip atau cara menanam bonsai adalah: Pot dibuat dari tanah bakaran. Daya serap tanah terhadap air baik. Jenis tanahnya harus yang tidak mudah padat. masih memungkinkan tanpa mengganggu bentuk dan penampilan bonsai selanjutnya Langkah-langkah dalam penyempurnaan bonsai nampaknya sederhana. sehingga banyak mengandung udara bersih. setekan. Membentuk tanaman bonsai ialah membuat duplikat dari bentuk pohon-pohonan di alam bebas. Bagian-bagian tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai adalah. Langkah-langkah penyempurnaan ini dalam hakikatnya sangat mengasyikan pemiliknya. bila dibiarkan sekehendak hatinya. Melilit Dahan Dengan Kawat Melilit dahan-dahan yang memanjang karena pertumbuhannya masih dapat dilaksanakan. Tapi hasil yang cukup mengesankan baru dapat dicapai setelah beberapa tahun.Cabang/ dahan yang tumbuhnya di luar rencana akibat dari lengkungan atau yang tumbuh dari kuntum adventif . Pengendalian pertumbuhan Setiap orang mengetahui. hingga cukup besar namun tetap dibawah ukuran. bila dibiarkan sekehendak hatinya.Jika perlu menambah lakukan dan sebaginya.Pengetipan/pengurangan kuntum ranting maupun dahan .Bila ingin membentuk ranting baru. bahwa tanaman khususnya yang berbentuk pohon. Air di dalam pot harus dapat mengalir jika berlebih. . BAB III PENUTUP A.Bila memangkas cabang. Pengendalian pertumbuhan tersebut dilaksanakan melalui pemangkasan dan pengetipan / Pemetikan titik tumbuh Dengan pemangkasan dibuangnya: . Kesimpulan Setelah penulis mengadakan pengkajian secara normative pada Bab II. 3. dilakukan sebagai berikut: . akan berbentuk pohon. Bonsai adalah tanaman kerdil yang dipelihara di dalam pot yang beraneka ragam bentuknya dan warnanya. okulasi dan langkah-langkah tanaman yang masih bertunas. dahan ranting dan akar. sebagai reaksinya ialah mengeluarkan kuntum baru yang dapat menjadikan dahan maupun ranting mengakibatkan kuntum di bawah titik tumbuh yang semula pasif (tidur) akan aktif dan tumbuh.Potong sedekat mungkin dengan kuntum yang nampak sehat . cangkokan. sedang. Tanah di dalam pot harus cerul. Setiap waktu yang senggang sering dimanfaatkan untuk meneliti pohon kerdil kesayangannya. porslen atau plastik.

Dengan demikian hendaknya bagi para pemula untuk memiliki kesabaran yang tinggi Jadikanlah kegagalan sebagai ujian untuk mengulang lagi lebih baik lagi. kegagalan pasti akan dialaminya. MAKALAH BIOLOGI DAFTAR ISI JUDUL KARANGAN DAFTAR ISI PENDAHULUAN LATAR BELAKANG METODE PERALATAN DAN BAHAN KEGIATAN PENELITIAN HASIL EKSPERIMEN DAN PEMBAHASAN KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA 02 03 05 05 06 09 10 . Saran Agar dalam penyusunan karya ilmiah ini bisa memberikan manfaat yang besar maka penulis menyarankan: 1. Belajar mengkerdilkan pohon tidak akan selancar yang diharapkan.B. . 2. hendaknya memeliharanya dengan baik. Posted by Anakciremai at 2:06 PM Labels: CARA. Bagi yang memiliki tanaman bonsai. merupakan suatu kesenian tersedirinya. karena membentuk tanaman kerdil dan memeliharanya hingga beberapa ratus tahun lamanya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->