P. 1
Warna campur-campur

Warna campur-campur

|Views: 70|Likes:
Published by Enno Endut

More info:

Published by: Enno Endut on Oct 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

Warna

Menampilkan 6 dari 18 entri terbaru dari 2010-04. Tampilkan entri lawas Menampilkan 6 dari 18 entri terbaru dari 2010-04. Tampilkan entri lawas

Rabu, April 07, 2010
METODE PENELITIAN ILMIAH
METODE PENELITIAN ILMIAH
 

MANUSIA PADA DASARNYA SELALU INGIN TAU YANG BENAR UTNUK MEMENUHI RASA INGIN TAHU MAKA MANUSIA MENGUMPULKAN PENGETAHUAN

PENGETAHUAN ADALAH SEJUMLAH FAKTA DAN TEORI YANG MEMUNGKINKAN SESEORANG UNTUK DAPAT MEMECAHKAN MASALAH YANG DIHADAPI CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN Cara tradisional/non ilmiah 1. cara coba salah (trial and error) metode memecahkan masalah dengan mencoba kemungkinan tertentu, bila gagal mencoba kemungkinan yang lain. contoh: penemuak kina sebagai obat malaria, seorang penderita mencoba berbagai kemungkinan untuk menyembuhkan penyakit malarianya, suatu saat di hutan dia haus dan minum air parit yang rasanya pahit anehnya sejak itu malarianya tidak kambuh lagi, trnyata ada pohon kina yang tumbang dalam parit , sehingga disimpulkan kulit kayu kina sebagai obat malaria 2. cara kekuasaan (otoriter) sumber pengetahuan: pemimpin foemal maupun informal,ahli agama, ahli iptek 3. berdasarkan pengalaman pribadi dengan mengulang pengalaman yang diperoleh dalam memecahkan masalah yang dihadapi pada masa lalu, bila berhasil akan selalu digunakan, jika gagal tidak akan diulangai dan berusaha mencari cara lain 4. melalui jalan fikiran menggunakan penalaran dalam memperoleh kebenaran pengetahuan penelaran induktif: penalaran berdasarkan atas cara berfikir untuk menarik kesimpulan umum dari sesuatu yang bersifat khusus, contoh: kuda punya ekor, sapi punya ekor, monyet punya ekor, maka ditarik kesimpulan semua hewan punya ekor. penalaran deduktif: penalaran yang berdasarkan atas cara berfikir yang menarik kesimpulan yang khusus dari sesuatu yang bersifat umum, contoh: binatang berkaki empat menyusui maka sapi hewan menyususui CARA MODEREN/CARA ILMIAH metode ilmiah adalah upaya memecahkan masalah melalui befikir rasional dan berfikir

empiris dan merupakan prosedur untuk mendapatkan ilmu gabunagan befikir rasional dan empiris artinya rumuasan pernyataan suatu pihak dapat diterima oleh akal sehat dan pihak lain dapat dibuktikan melalui data dan fakta secara empiris KRITERIA METODE ILMIAH 1. berdasarkan fakta informasi yang didapat berdasarkan fakta bukan berdasarkan pemikiran sendiri 2. bebas dari prasangka fakta dan data berdasarkan bukti yang lengkap dan objektif, bukan pertimbangan subjektif 3. menggunakan prinsip analisis data fan fakta dicari sebab akibat atau alasannya 4. menggunkan hipotesis harus ada dugaan sementara untuk memandu jalan fikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai 5. menggunakan ukuran objektif pengumpulan data harus menggunakan ukuran yang objektif bukan subjektif CARA ILMIAH HARUS BERDASARKAN CIRI-CIRI KEILMUAN YAITU: 1. rasional penelitian dilakukan dengan cara masuk akal terjangkau penalaran manusia, dibutuhkan teori yang telah mapan dan teruji kebenarannya 2. empiris cara yang digunakan dalam penelitian teramati oleh indra manusia sehingga orang dapat ikut mengamati, kebenaran mengikuti empiris harus dengan bukti yang dipercaya 3. sistematis menggunakan langkah tertentu yang bersifat logis Diposkan oleh sis doank di 16:23:00 0 komentar Link ke posting ini Label: materi Reaksi:

ETIKA PENELITIAN
PRINSIP ETIS DALAM PENELITIAN 1. Masalah etika pada penelitian uang menggunakan subjek manusia menjadi ussue sentral 2. Penelitian ilmu keperawatan hampir 90% subjeknya manusia maka peneliti hrs memahami prinsip etika penelitian 3. Jika tidak dilaksanakan melangar Hak Otonomi Manusia 4. Peneliti sekaligus perawat, sering memperlakukan subjek seperti memperlakukan pasiennya dimana subjek harus nurut anjuran yg diberikan 5. Pedoman etika penelitia pd manusia telah dirumuskan pada deklarasi helsinki PRINSIP ETIKA DALAM PENELITIAN 1. PRINSIP MANFAAT
  

Bebas dari penderitaan : Peneliti tanpa mengakibatkan penderitaan pd subjek hususnya saat menggunakan tindakan medis Bebas dari eksploitasi : Partisipasi subjek harus dihindarkan dr keadaan yg merugikan Resiko : Hati-hati pertimbangkan untung dan resiko thd subjek

KESELAMATAN DAN KETIDAKRUGIAN SUBJEK PERLU DI PERTIMBANGKAN 1. selama dan sesudah penelitian tanpa adanya diskriminasi jika meraka tidak bersedia Hak dijaga kerahasianya : Subjek punya hak data yang diberikan hrs dirahasiakan untuk itu perlu adanya anonymyti (tanpa nama) dan conpidentiality (kerahasiaan) ASPEK ETIK PENLITIAN EKSPRIMENTAL esensi masalah etik terutama menyangkut keselamatan subjek. DEMIKIAN RESIKO APA YANG TERJADI KALU PERLAKUKAN YANG DIBERIKAN GAGAL 2. SEBERAPA JAUH SUBJEK PERLU DIBERI TAHU TENTANG PERLAKUAN YANG DIBERIKAN PADANYA DAN AKIBAT YANG DAPAT TERJADI Diposkan oleh sis doank di 16:00:00 0 komentar Label: materi Reaksi: Link ke posting ini VALIDITAS DAN RELIABILITAS INTRUMEN PENELITIAN Instrumen sangat menentukan apakah data yang diperlukan benar-benar representatif paktual variabel penelitian apakan data yang diperoleh merupakan alat yg valid untuk membuktikan hipotesis . SEJAUH MANAKAH EKSPLORASI PRAKILIK (PADA HEWAN) BENARBENAR TELAH DILAKUKAN. Tanpa adanya sanksi apapun terhadap perawatnya Hak mendpt jaminan dr perlakuan yg diberikan : memberikan penjelasan secara rinci serta ber TJ jika ada sesuatu yg terjadi thd subjek Informed consent : mandapat informasi lengkap. Subjek berhak menentukan mau ikut atau tidak menjadi subjek. memberikan manipulasi pada subjek dengan harapan akan terjadi penynebuhan pada suatu penyakit pada suatu kelompok sementara membiarkan kelomppok lain 2. karena peneliti sengaja membagi subjek dalam kelompok yang mendapat perlakuan berbda yaitu 1. termasuk ketidak rugian aspek ini muncul dalam penelitian eksprimental. hak mauikut / tidak.2. KEMUNGKINAN RESIKO APA YANG TERJADI BILA PERLAKUAN DILAKUKAN PADA SUBJEK. pd inpormed concent perlu dicantumkan bahwa data hanya digunakan untuk pengembangan ilmu 3. BAGAIMANA EKSPLORASI TERSEBUT DALAM HAL KHASIAT DAN KEAMANANNYA 3. mencoba suatu perlakuan yang belum diketahui secara pasti efeknya pada manusi PERTNGGUNG JAWABAN SECARA ETIK. PRINSIP KEADILAN   Hak untuk mendapatkan pengobatan yang adil : subjek diperlakukan scr adil baik sebelum. PRINSIP MENGHARGAI HAM    Hak untuk ikiut atau tidak menjadi responden : Subjek hrs diperlakukan secara manusiawi. menekan bekerjanya faktor yang meruikan individu pada suatu kelompok dan membiarkan pada kelompok lain 3.

RELIABILITAS (KEANDALAN) Kesamaan hasil pengukuran/pengamatan bila fakta/kenyataan diukur/diamati berulang dalam waktu yang berlainan BEBERAPA CARA PENGUKURAN UNTUK MELIHAT RELIABILITAS 1. Reliabilitas 3. Prinsip stabilitas : Mempunyai kesamaan bila dilakukan berulang dalam waktu yang berbeda 2.dll) perlu dibuat cara pengukuranya B.instrumen penelitin adalah proses pemilihan atau pengembangan metode dan alat ukur dalam rangka membuktikan kebenaran hipotesis hipotesis (variabel dari hipotesis ) yang menentukan metoda dan alat pengukuran INTRUMEN PENELITIAN Karakteristi alat ukur 1. Prinsip Homogenitas : instrumen yang dipaki harus mempunyai isi yang sama C.bb. alat yang diperlukan. tujuan. Validitas (Sahih)    Menyatakan apa yang seebenarnya diukur Keandalan instrumen mengumpulkan data Lebih menekan kan pada alat ukur /pengamatan DUA HAL PENTING DALAM VALIDITAS 1. cara merawat. RELEVANSI ISI INSTRUMEN   Isi sesuai dengan tujuan penelitian biasanya dijabarkan dalam defenisi operasional misalnya mengukur tingkat pengetahuan pasien tentang perawatan pasien post operasi maka instrumen harus ada : pengertian. Prinsip ekuivalen : Memberikan hasil yg sama pada kejadian yang sama 3. akibat bila tak dirawat 2. Validitas 2. RELEVANSI SASARAN SUBJEK DAN CARA PENGUKURAN   Harus memberi gambaran terhadap perbedap perbedaan subjek contoh : harapan pengantin baru dengan harapan pasca strook Bila mengukur kadar suatu zat/ukuran (tb. Objektifitas A. OBJEKTIVITAS   Pengukuran yang dilakukan benar-benar terbebas dari bias peneliti sehingga menghasilkan data apa adanya Bias : Kecondongan atau harapan peneliti atau kecondongan pada kenyataan umum .

adm/pencatatan UNTUK MENCEGAH KESALAHAN SISTEMATIS 1. Kesalahan sistematis Kesalahan yang terjadi krn faktor alat dan pengukuran kesalahan alat : tidak valid dan tidak reliabel Kesalahan pengukuran : Bersumber pada pengukur suasana dan lingkungan. Kesalahan sampling   Kesalan hasil karena sampling tidak reoresentatif Teknik sampling yang optimal atau representatip mungkin JENIS-JENIS INTRUMEN PENGUKUIRAN BIO-FISIOLOGIS Pengukuran yg digunakan pada tind. disamping itu     Latihan bagi pengukur pemula ukur beberapa kali Catat secara cermat Lingkungan yg sama 2. keperawatan yg beroriantasi pada dimensi fisiologis   IN-VIVO : Observasi proses fisiologi tubuh. tanpa ambil bahan/spesimen dari tubuh pasien contoh : mengukur TD IN-VITRO : Mengambil bahan dr tubuh klien contoh tingkat stres dengan mengukur hormon strees cortisol dan katekolamin WAWANCARAWawancara mrp proses interaksi langsung antara pewawancara dan responden Data dapat bersifat      Fakta sikap Pendapat keinginan Pengalaman KEUNTUNGAN WAWANCARA 1. DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENILAI KEBANARAN DAN KEYAKINAN THD JAWABAN YG DBEERIKAN 3. Lakukan tera ulang 3. Uji coba : validitas dan reliabilitas. DAPAT MEMBANTU RESPONDEN UNTUK MENGINGAT LAGI HAL YG LUPA 4.BENTUK KESALAHAN PENGUKURAN 1. JAWABAN RESPONDEN SPONTAN : LEBIH DAPAT DIPERCAYA 2. DATA DIPEROLEH BRP DATA PRIMER . Pilih alat yg sudah dibakukan 2.

4. 5. Bila responden terlalu banyak lakukan pengiriman ulang daftar isian OBSERVASI Mengumpulkan data dengan menggunakan indra mata Bermanfaat untuk 1. MUDAH TIMBUL BIAS KARENA    Pewawancara : kurang paham masalah dan teknik Responden : tidak jujur Pertanyaan : kurang jelas. 2. mengurangi jumlah pertanyaan 2. House holder yaitu jawaban dikirim ke alamat KEUNTUNGAN 1. Canvasser yaitu daftar yg diisi ditunggu petugas 2. Mengukur kebenaran jawaban pd wawancara 3. OBSERVASI PARTISIPASI LENGKAP . 3. Relatif murah 2. Dapat diulang KERUGIAN 1. Tidak butuh tenaga banyak 3. WAKTU LAMA DAN BIAYA RELATIF BESAR 2. Jawaban tidak spontan banyak terjadi non respon Pertanyaan hrs jelas dan disertai petunjuk yg jelas Pengembalian jwban sering terlambat Jawaban sering tidak lengkap Sering tidak diisi Tidak dpt digunakan pd responden buta aksara UNTUK MENGATASI KERUGIAN DAPAT DILAKUKAN 1. Untuk jawaban yg terlambat hrs dikeluarkan 3. 7. Kunjungan dan lakukan wawancara pd non responden 2. membingungkan ANGKET Merupakan jawaban yg diisi oleh responden sesuai daftar pertanyaan yg diterima CARA 1.KERUGIAN WAWANCARA 1. Untuk memperolej jawaban yg tidak dpt diperoleh dengan wawancara atau angket MACAM-MACAM OBSERVAS 1. 6.

yg dapat menurunkan stres anak. April 06. melakukan apa yg dapat dilakukan. (Miller dan Keong. belajar memnyesuaikan diri dgn ling. 2010 KONSEP BERMAIN PADA ANAK KONSEP BERMAIN PADA ANAK Pengertian Bermain adalah cerminan kemampuan fisik. (Foster. Bermain adalah kegiatan yang dilakukan sesaui dgn keinginanya sendiri dan memperoleh kesenangan. jarak. . 1983). serta suara . emosional dan sosial dan bermain merupakan media yang baik untuk belajar karena dengan bermain . 1989). 2000). PARTISIPASI SEBAGIAN  Sebagian kehidupan responden 3. Bermain adalah cara alamiah bagi anak untuk mengungkapkan konflik dalam dirinya yang tidak disadarinya . Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa bermain adalah “” Kegiatan yang tdk dpt dipisahkan dari kehidupan anak sehari-hari krn bermain sama dgn berja pada org dewasa.  Mengikuti seluruh kehidupan responden Biasanya untuk penelitian antropologi 2. dan mengenal waktu. TANPA PARTISIPASI  Tanpa ikut kehidupan responden KELEMAHAN   Keterbatasan indra mata Hal yg sering lilihat perhatian berkurang CARA MENGATASI   Adakan pengamatan berulang Lakukan dg beberapa orang Diposkan oleh sis doank di 15:23:00 0 komentar Label: materi Reaksi: Link ke posting ini Selasa.(Wong. anak akan berkata-kata. intelektual. belajar berkomunikasi dgn ling.

Anak akan mendapatkan kesempatan utk menerapkan nilai-nilai sehingga dapat diterima di ling dan dpt menyesuaikan diri dgn aturan yg ada dikelompoknya. Untuk melanjutkan tukem yg normal pada saat sakit . ukuran. sedih dan nyeri. 7.cemas. Perkembangan sensorik motorik Pada saat melakukan permainan. terutama dari ortu dan guru.menyesuaikan diri dgn ling. sehinggaanak –anak akan dapat mengalihkan rasa sakitnya dlm bentuk permainan. 4. Perkbg kreatifitas Kemampuan utk menciptakan sesuatu dan mewujudkan ke dlm bentuk objek dan atau kegiatan yang dilakukannya. 2. Jenis kelamin Dalam melakukan aktifitas bermain tidak membedaskan jenis kelamin laki-laki atau . dan fantasi serta ide-idenya. Mengekspresikan perasaan . Anak akan belajar mengenal kemampuannya dan membandingkan dgn orla dan menguji kemampuannya dgn mencoba peran baru dan mengetahui dampak t. Perkembangan sosial. 2. 3. 2. dan belajar ttg nilai sosial yang ada pd kelompok. Status kesehatan anak Perawat hrs mengetahui kondisi ana pada saat sakit dan jeli memilihkan permainan yg dapat dilakukan anak sesuai dgn prisnsip bermain pd anak yg sedang dirawat di RS. Terapi Pada saat dirawat di RS anak akan mengalami berbagai perasaan yg sangat tidak menyenangkan. bentuk. terutama mengenal warna. Perkembangan moral Anak mempelajari nilai benar dan salah dari ling.Tahap perkembangan anak Perawat hrs mengetahui dan memberikan jenis permainan yg tepat utk setiap tahapan pertumb dan perkem anak. 4. aktifitas motorik mrpk komponen terbesar yang digunakan anak dan bermain aktif sangat penting untuk perkembangan fungsi otot. seperti marah. 3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIFITAS BERMAIN 1.l terhadap orla. Anak belajar bertanggung jawab atas segala tindakan yg akan dilakukan. Anak akan mengembangkan kemampuannya dlm mengatur t. belajar mengenal dunia dan meningkatkan kesejahteraan mental serta sosial anak. Bermain dgn orla akan membantu anak utk mengembangkan hub sosial dan belajar memecahkan masalah dari hub tersebut.l. Perkembangan kesadaran diri. Pada saat bermain anak akan melatih diri dan memecahkan masalah. 5. 3. keinginan. memahami bahasa lawan bicara.takut. Perkembangan intelektual Anak melakukan ekplorasi dan manipulasi thp segala sesuatu yg ada di ling sekitarnya.Anak belajar berinteraksi dgn teman. tekstur dan membedakan objek. Perkbg sosial ditandai dgnkemampuan berinteraksi dgn lingkungannya. 6.”” FUNGSI BERMAIN 1. Mengembangkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. TUJUAN BERMAIN 1. Dapat beradaptasi secara efektif thp stres karena sakit dan di rawat di RS.

Audio : berbicara dgn bayi . jalan-jalan. yg digunakan sebagai alat permainan(EX : jinjitjinjit. 4.Visual : memberi objek terang. Karakter sosial       Onlooker play : anak hanya mengamati temannya yg sedang bermain. b. tapi situasi atau objek yang ada disekelilingnya . KLASIFIKASI BERMAIN a.memyanyi . Solitary play : anak tampak berada dlm klp permaianan.membawa bayi keruang yang berbeda . menggendong .Audio :berbicara dgn bayi. tidak ada pemimpin dan tujuan permaianan tidak jelas (EX bermain boneka. Umur 1 bulan (sense of pleasure play). tanpa ada inisiatif utk ikut berpartisifasi dlm permainan(EX : Congklak). Dramatik Role play : anak bermain imajinasi/fantasi (EX : dokter dan perawat). dan punya tujuan serta pemimpin (EX : main sepak bola).masak-masak). tetapi antara satu anak dgn anak lain tidak terjadi kontak satu sama lain sehingga antara anak satu dgn lainya tida ada sosialisasi. Umur 2-3 bln . tetapi anak bermain sendiri dgn alat permainan yg dimilikinya. Alat dan jenis permainan yg cocok Pilih alat bermain sesuai dgn tahapan tukem anak Alat permaianan tidak selalu harus dibeli ditoko dan harus mahal. tetapi tidak terorganisasi. Associative play : permeianna ini sudah terjadi komunikasi antara satu anak dgn anak lain.Taktil : memeluk.Visual :dpt melihat dgn jarak dekat . Skiil play : permainan yg sifatnya memberikan keterampilan pada anak (EX: naik sepeda). Ling yang mendukung Ling yg cukup luas utk bermain memungkinkan ana mempunyai cukup ruang utk bermain. BENTUK-BENTUK PERMAIANAN BERDASARKAN KELOMPOK USIA a. Sense of pleasure play : permaianan yg sifatnya memberikan kesenangan pada anak (EX : main air dan pasir). Ada pendapat ygdiyakini bahwa permainan adl salah satu alat mengenal identitas dirinya. . Un occupied behaviour: anak tidak memainkan alat permainan tertentu. meja dsb).perempuan. b. bungkuk-bungkuk. Cooperative play : aturan permainan dlm klp tampak lebih jelas pada permaiann jenis ini. . Menurut isinya       Sosial affective play : hub interpersonal yg menyenangkan antara anak dgn orla (EX : ciluk-baa). 5. Parallel play : anak menggunakan alat permaianan yg sama.Kinetik : naik kereta. Games : permaianan yg menggunakan alat tertentu yg menggunakan perhitungan / skor (EX : ular tangga). memainkan kursi.

bebas.komputer. dan bermain drama.Audio : memanggil nama anak. . f. membiarkan anak merasakan angin. d. Umur 7-9 bln . .Olra. mendirikan bayi pada paha ortunya.Kinetik : latih berdiri.Taktil : membelai waktu mandi. .Visual : meletakkan bayi didepan kaca. memeras kertas. h. Mempertimbangkan keamanan dan infeksi silang. memanggil namanya. latih meloncat.Audio : membunyikan suara binatang tiruang.Anak bermain secara spontan.papa.Jenis mainan :boneka. . Umur 10-12 bln . dramatik play dan skill play. koordinasi kurang (sering merusak mainan) .Jenis mainan : roda tiga. musik.Kumpul prangko.. menunjukkan tubuh dan menyebutnya. .Cooperative play .Kinetik : latih berdiri.Associative play . menyisir rambut. balok besar dgn macam-macam ukuran. singkat dan sederhana.buku cerita dan buku bergambar.Audio : mengajar bayi berbicara.Paralel play dan sollatary play .alat masak.Taktil : membiarkan main pada air mengalir. memebawa bayi nontong TV.Visual : memainkan kaca dan membiarkan main dgn kaca serta berbicara sendiri. . seperti sepeda atau kereta.Anak lebih dekat dgn kelompok . c.Sudah dapat bermain kelompok . Preschool 3-5 thn . mngulangi kata-kata yg diucapkan seperti mama. . e. Usia sekolah . g. . olra. PRINSIP BERMAIN DI RS Tidak banyak mengeluarkan energi. Permainan tidak bertentangan dgn pengobatan Semua alat permaianan dpt dicuci Melibatkan ortu. . Masa remaja . merangkap.Kinetik : memberikan anak mainan besar yg dapat ditarik atau didorong. Umur 4-6 bln . Umur 2-3 tahun . . merangkap.Taktil : membiarkan anak merasakan dingin dan hangat. berhenti bila capek. Kelompok umur yg sama. . i.Taktil : memberikan bayi bermain air.Kinetik : bantu bayitengkurap. Diposkan oleh sis doank di 09:35:00 0 komentar Link ke posting ini Label: materi Reaksi: IMUNISASI PADA ANAK DEFINISI CARA MENINGKATKAN KEKEBALAN . latih meloncat.Visual : Memperlihatkan gambar terang dlm buku.

Riwayat alergi thp pemberian vaksin (pertusis). Sedang dalam pemberian obat2x yg menekan sistem imun.yaitu: Flu berat atau panas tinggi Perubahan pada sistem imun yg tdk dpt menerima vaksin virus hidup. C. pentingnya menjaga keshtn mll tindakan imunisasi. Ortu anak harus ditanyakan :    Status kesehatan anak saat ini. Kontraindikasi pemberian imunisasi. 4.Kekebalan pasif . manfaat imunisasi dan efek sampingnya). jenis imunisasi. 2000). Jenis Kekebalan/Imunitas 1. Ortu hrs mengerti ttg hal-hal yg berkaitan dgn penyakit yg dpt dicegah dgn imunisasi (pengertian. tetapi menerima imun. Mis : taransfusi drh dan imunoglobulin. B. Penyakit yg dialami dimasa lalu dan sekarang. 1. 2. Imunitas pasif adalah tubuh tidak membentuk imun.Pengertian Imunisasi adalah upaya yg dilakukan dgn sengaja memberikan kekebalan (imunitas) pada bayi atau anak sehingga terhindar darp penyakit (DepKes. Catatan imunisasi yg lalu (apabila sdh pernah mendpt imunisasi sebelumnya).SECARA AKTIF / PASIF TERHADAP SUATU ANTIGEN TERTENTU BILA TERPAJAN ANTIGEN SERUPA SUPAYA TIDAK SAKIT MACAM KEKEBALAN AKTIF : TUBUH TERPAJAN AKAN MEMBUAT KEKEBALAN PASIF : TUBUH LANGSUNG MEMAKAI JENIS VAKSIN LIVE ATTENUATED : VAKSIN DILEMAHKAN INACTIVATED : VAKSIN BAGIAN2 TERTENTU KONSEP IMUNISASI A. alasan imunisasi. apakah dlm kondisi sehat atau sakit. (Gunakan pertanyaan terbuka utk mendptkan informasi seluasluasnya). Ada bbrp kondisi yg menjadi pertimbangan utk tdk memberikan imunisasi pada anak. adalah : 1. Penkes utk ortu. Pengalaman/reaksi thp imunissi yg pernah didpt sebelumnya. 3. Imunitas aktif adalah tubuh yg membentuk kekebalan sendiri. Pemberian Imunisasi Ada bbbrp hal penting yg harus diperhatikan perawat.

tetanus . PARU-PARU 2. BAYI : < 2 BULAN CARA KERJA FAKSIN : MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH THD INF BASIL YG VIRULEN IMUNITAS TIMBUL STL 8 MINGGU IMUNITAS BISA TDK LENGKAP . TULANG 4.Imunitas Aktif Ada 2 jenis kekebalan aktif.05 ml WAKTU PEMBERIAN : 1.Kekebalan pasif ada dua kategori yaitu kekebalan bawaan dan pasif didapat. ANAK : IC 0. yaitu humoral dan seluler. ANAK : TES MANTOUX (-) 2.1 ml 2. Harus dilakukan skin test sebelumnya. KELENJAR SUPERFISIAL VAKSIN : BCG SIFAT VAKSIN : MENGURANGI RESIKO TBC BERAT EFEK PROTEKSI : 8-12 MINGGU STL IMUNISASI CARA PEMBERIAN : 1. yaitu kekebalan aktif didapat dan kekebalan aktif dibuat. mis anak yg terkena difteri atau poliomielitis Kekebalan yg sengaja dibuat yg dikenal dgn imunisasi dasar dan ulangan (booster) IMUNISASI DASAR PADA ANAK BCG HEPATITIS B DPT POLIO CAMPAK TUBERKULOSIS PENYEBAB : M. dan M). Imunitas humoral terdapat dlm imunoglobin (Ig) yaitu (Ig G. BOVIS JARINGAN YG DISERANG : 1. EX Kekebalan pasif di dapat : campak . Kekebalan yg didapat secara alami . SELAPUT OTAK 3. Imunitas seluler terdiri atas fagositosis oleh sel-sel sistem retikuloendotelial. Imunitas seluler berhub dgn kemampuan sel tubuh utk menolak benda asing dan dpt ditunjukkan dgn adanya alergi kulit thp benda asing. BBL : 0. TB. Jenis Kekebalan/Imunitas Menurut lokasi ada dua jenis imunitas. rabies). Kekebalan pasif adalah pemberian antibodi yg berasal dari hewan atau manusia kepada manusia lain . 2. M.A.

REAKSI PEMBENGKAKAN KECIL 2. BENGKAK 3. TRANSPLASENTAL 4. UJI MANTOUX (+) 2.5 BULAN 2. 1. ASI VAKSIN : HEP. RIWAYAT TB 7. INFEKSI KULIT YG LUAS 6. PERENTERAL 2. MUAL 5. KEMERAHAN. KEHAMILAN CARA MENYIMPAN VAKSIN PD SUHU 2-80C TDK DLM KEADAAN BEKU TDK KENA SINAR MATAHARI LANGSUNG EXP STL 8 JAM PENGENCERAN HEPATITIS B PENYEBAB : VIRUS HEP. PANAS 4. DEMAM TINGGI 5. BOOSTER 5 THN KMD 3. IMMUNODEFISIENSI 3. SCAR KONTRA INDIKASI 1. GIZI BURUK 4. 3.B CARA PEMBERIAN : IM JADUAL PEMBERIAN : 1.EFEK SAMPING : 1. NYERI SENDI / OTOT 2. SEXUAL 3. VAKSINASI PRIMER 3 KALI I II III 1-2 BULAN 4 .IBU HAMIL CARA PENYIMPANAN VAKSIN : . ANAFILAKSIS KONTRA INDIKASI . DIANJURKAN TES ANTI HBs 3 BLN PASCA SUNTIKAN TERAKHIR CARA KERJA VAKSIN IgM (SEMENTARA) IgG (TETAP) EFEK SAMPING .B PENULARAN : 1. ABSES 4.

DPT IV : 1 THN STL DPT III 5. POLIO III : 3 BLN 4. T : CLONTRIDIUM TETANI VAKSIN : KOMBINASI DPT CARA PEMBERIAN VAKSIN : IM 0. DPT II : 3-5 BLN 3. POLIO II : 2 BLN 3. REWEL 3. D : CORYNE BACTERIUMDIPHTERIAE 2. DPT III : 4-6 BLN 4. KEMERAHAN DAERAH INVASI 4. POLIO IV : 4 BLN CARA PEMBERIAN ORAL 2 TETES CARA KERJA : VAKSIN AKAN MASUK KE DLM SAL PENCERNAAN DAN MEMACU PEMBENTUKAN ANTIBODY BAIK DI DLM DARAH MAUPUN PD EPITELIUM USUS.1. SUHU 0-80C 2. DPT I : 2-4 BLN 2. WAKTU MAX 10 BULAN DPT (Dipteri Pertusis Tetanus) PENYEBAB : 1. DPT V : ANAK MASUK SEKOLAH CARA PENYIMPANAN VAKSIN PD SUHU 0-80C EFEK SAMPING : 1. NYERI-----2 HARI POLIOMIELITIS PENYEBAB : VIRUS POLIO JADUAL PEMBERIAN : 1. P : BORDETELLA PERTUSIS 3. POLIO I : 0 BLN 2. SHG TJD PERTAHANAN LOKAL THD POLIO YG MASUK . DEMAM TINGGI 2.5 ml JADUAL PEMBERIAN : 1.

KEMERAHAN.5ml 3. RADIASI UMUM 5. DIARE RINGAN 3. SC DALAM / IM 2. KEGANASAN 6. BILA ANAK MMR. MUNTAH/DIARE 3. DEMAM 2. SAKIT PD OTOT KONTRAINDIKASI 1. KONSUMSI OBAT IMUNOSUPRESIF 4. PEND HIV CARA PENYIMPANAN 1. DEMAM 2. PUSING 2. DOSIS : 1 X 0. DOSIS : 0.EFEK SAMPING : 1. BEKU : -200C CAMPAK PENYEBAB : VIRUS CAMPAK CARA PEMBERIAN : 1.5 ml 3. ULANG 10-12 THN MMR melindungi anak terhadap Campak (measles) gondongan (mumps) Campak jerman (rubela) suntikan pertama diberikan saat berusia 12-15 bulan . TB TANPA PENGOBATAN 3. UMUR 9 BLN EFEK SAMPING : DEMAM. NYERI SENDI KONTRA INDIKASI : 1. IMUNOSUPRESI PENYIMPANAN : 2-80C IMUNISASI LANJUTAN MMR 1. CAMPAK II (5-6 THN) TDK DIBERIKAN 4. TERTUTUP : SUHU 2-80C 2. UMUR : 15-18 BLN 2.

kurang O2. Pemahaman tingkat perkembangan dan tingkah laku anak. Keracunan : simpan bahan toxic dilemari. FACTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN Jenis kelamin biasanya lebih banyak pada laki-laki karena lebih aktif di rumah. b. luka baker. b. kancing. sarung bantal. b. Keracunan atau terbakar. Usia pada kemampuan fisik dan kognitif. pengaman (restraint). Tenggelam. Jatuh/luka akibat mengendarai sepeda. Masa Toddler Jenis kecelakaan : a. Luka bakar : cek air mandi sebelum dipakai. Aspirasi : bedak. DOSIS : 0. VAKSIN : PARENTERAL & ORAL Diposkan oleh sis doank di 08:15:00 0 komentar Label: materi Reaksi: Link ke posting ini BIMBINGAN ANTISIPASI & PENCEGAHAN KECELAKAAN ANTICIPATORY GUIDANCE Memberitahukan/upaya bimbingan kepada orang tua tentang tahapan perkembangan sehingga orang tua sadar akan apa yang terjadi dan dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan usia anak PENCEGAHAN TERHADAP KECELAKAAN PADA ANAK     Kecelakaanmerupakankejadian yang dapatmenyebabkankematianpadaanak. e. Kualitas asuhan meningkat. Masa Bayi Jenis kecelakaan : Aspirasi benda. Orang tuabertanggungjawabterhadapkebutuhananak. keracunan. tidak pakai kursi tinggi. Lingkungan aman. 2. c.6 BLN 2. Jatuh : tempat tidur ditutup. Lingkungan Adanya penjaga atau pengasuh. c. d. semakin besar akan semakin tahu mana yang bahaya.5ml IM DEMAM TIFOID 1. menyadarikarakteristikperilaku yang menimbulkankecelakaan waspadaterhadap factor-faktorlingkungan yang mengancamkeamanananak. Cara Pencegahan : a. .3. ULANG 18 BLN 3. Kepribadianadalah factor pendukungterjadinyakecelakaan.Hib 1. Pencegahan a. DIBERIKAN UMUR 2. jatuh. permen (hati-hati). c. Kurang O2 : plastic.

benda tajam. Pra Sekolah Kecelakaan terjadi karena anak kurang menyadari potensial bahaya : obyek panas. 1. h. akibat naik sepeda misalnya main di jalan. Pencegahan a. Usia Sekolah a. Mengontrol lingkungan. g. b. Mengamankan tempat-tempat yang secara potensial dapat membahayakan anak. g. Mendidik anak terhadap keamanan dan potensial bahaya. Cara mengendaraisepeda yang aman&peran orang tua = perlubelajarmengontrol lingkungan. e. b. lari mengambil bola/layangan. berenang. alat listrik. b. hati-hati terhadap kompor masak dan strika. Mampu duduk atau jongkok diatas toilet 5 – 10 menit tanpa cerewet atau turun. Tempatkan barang-barang berbahaya ditempat yang aman. mendaki gunung. . d. Aspirasi dan asfiksia. 4. Jangan biarkan anak main tanpa pengawasan. a. Mengawasi pada saat anak menggunakan alat berbahaya : gergaji. b. Psikologis a. f. Aktif dalam kegiatan : mengendarai sepeda. c. Hindari makan ikan yang ada tulang dan makan permen yang keras. 5. menyeberang jalan. c. Tempatkan bahan kimia/toxic di lemari. c. Kemampuan berkomunikasi : verbal dan non verbal mengindikasikan dorongan untuk miksi atau defikasi. b. Mendidik anak :    Cara menyeberangjalan. Jauhkan korek api dari jangkauan. Mengajarkan agar tidak menggunakan alat yang bisa meledak/terbakar. Aturan lalu-lintas bagi pengendara sepeda. Simpan korek api. Cek air mandi sebelum dipakai. e. Awasi pada saat memanjat. j. Ajarkan berenang. lompat karena sense of balance. Perawat mengajarkan keamanan : a. d. luka pada kepala  Kecelakaan karena olah raga. b. Pencegahan ada 2 cara . i. 3. lari. d. Jangan biarkan kabel listrik menggantung & mudah ditarik. Melakukan latihan fisik yang sesuai sebelum melakukan olah raga. Mengekspresikan keinginan untuk menyenangkan orang tua.d. Mengikuti tingkat kesiapan anak. Perlu petunjuk dalam penggunaan kendaraan bermotor sebelumnya ada negosiasi antara orang tua dengan remaja. e. 2. Kemampuan kognitif : meniru dengan tepat tingkahlaku dan mengikuti pengarahan. Pencegahan : a. Tertabrak karena lari mengejar bola/balon. Remaja  Penggunaan kendaraan bermotor bila jatuh dapat : fraktur. f. c. Mengenai adanya dorongan untuk miksi dan defikasi. Keinginan untuk meluangkan waktu : perlu kesabaran dan pengertian. Aturan yang aman dalam berenang c. Menggunakan alat pengaman yang sesuai. Artirambu-rambulalulintas. Anak sudah berpikir sebelum bertindak. Awasi jika dekat sumber air.

pindah rumah. c. Perubahan merasa ada saingan. o ► Juni (2)  ANATOMI DAN FISIOLOGI PEREDARAN DARAH JANIN  ASKEP BAYI BARU LAHIR NORMAL o ▼ April (18)  METODE PENELITIAN ILMIAH  ETIKA PENELITIAN  VALIDITAS DAN RELIABILITAS INTRUMEN PENELITIAN  KONSEP BERMAIN PADA ANAK .h. mendapat adik baru atau akan berlibur.. Kebiasaan rutin menjadi berubah menyebabkan anak bertingkahlaku invantil Perlu persiapan toddler untuk menerima kehadiran saudara kandungnya mulai sejak bayi dalam kandungan. Toddler tidak membenci atau marah pada bayi.. Memberi pujian jika anak berhasil. b. Sibling Rivalry Keluarga mendapat bayi baru : dapat menimbulkan krisis bagi toddler. Diposkan oleh sis doank di 06:51:00 0 komentar Label: materi Reaksi: Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Link ke posting ini Mengenai Saya sis doank “Kita Menciptakan pikiran kita sendiri dan di saat yang sama Pikiran kita yang menciptakan kita” Lihat profil lengkapku Arsip Blog  ▼ 2010 (31) o ► November (8)  PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS  MODEL KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS  STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN KOMUNITAS  ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS  KEPERAWATAN KOMUNITAS  ANALISA DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN KOMUNITAS  PERAN DAN FUNGSI PERAWAT KOMUNITAS  APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES . ttp karena : a. i. Perhatian ibu terbagi. Tidak ada stress keluarga atau perubahan seperti : perceraian.

. bumi dan Malaikat Menangis.. bumi dan Malaikat Menangis.  PENGEMBANGAN DESA SIAGA  KONSEP PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA  PENGEMBANGAN DAN PENGORGANISASIAN MASYARAKAT  RJP  ANATOMY OF EYE  kreteria pasien kritis  kreteria pasien kritis  Prinsip dasar PPGD  Kedaruratan sistem pernapasan  PERSPEKTIF KEPERAWATAN GAWAT DARURAT  PERSPEKTIF KEPERAWATAN GAWAT DARURAT •Keperawat.  "Langit.... Pengikut Lencana Facebook . ► Januari (3)  10 Cara Menurun Berat Badan Tanpa Rasa Lapar  SAAT MIMPI SULIT TERWUJUD  Suka... cinta dan sayang     ► 2009 (10) o ► Desember (3)  Percepatan Sukses  Bisakah Memakan Sepeda?  Percaya dirilah....o IMUNISASI PADA ANAK BIMBINGAN ANTISIPASI & PENCEGAHAN KECELAKAAN ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL.. sebab. o ► November (2)  Mesin ATM pribadi di Ponsel Anda  So. karena ramadh. karena ramadh. Di Mana Tempat Terbaik Kita? o ► Oktober (2)  Dimana Letak Bahagia Anda?  Sempatkan Untuk Mendengar! o ► September (3)  Sifat manusia dilihat dari kentutnya  "Langit.

. Didukung oleh Blogger. . Gambar template oleh fpm.Sis Doank Buat Lencana Anda Template Awesome Inc.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->