Daur Ulang Minyak Pelumas Bekas Menggunakan Batu bara Peringkat Rendah sebagai PenyerapPenelitian Proses Pelindian Nickel

-Matte Sistem Kontinu dan Otomatisasi Peralatannya, Jawa Barat Mar31 Penelitian Emisi Gas Buang pada Pembakaran Briket Batubara B. BATUBARA, B.1. Pembakaran Batubara, B.4. Kategori Batubara LainnyaAdd comments Penulis: Selinawati, TD. (dkk), 2003. Penelitian Emisi Gas Buang pada Pembakaran Briket Batu bara untuk Mekanisme proses pembakaran sangatlah komplek, hal ini terjadi karena bahan bakar memiliki komposisi kimia dan fisika yang komplek dan dibakar pada kondisi yang tidak terkontrol. Pembakaran terjadi saat bahan bakar fosil (arang kayu dan briket batu bara) bereaksi dengan oksigen dari udara dan menghasilkan panas. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat emisi dari pemakaian briket batu bara pada industri kecil, sehingga diperoleh gambaran mengenai dampak pencemaran udara. Metodologi meliputi: pengumpulan dan analisis data, analisis laboratorium, dan evaluasi data serta penyusunan laporan. Dari analisis proksimat menunjukkan bahwa kandungan air lembap dari bahan bakar yang digunakan cukup rendah (5,46 - 11,81%). Analisis kadar abu pada penelitian ini (1,43 - 22,34%), Nilai terendah ditunjukkan arang kayu (AK) dan tertinggi oleh briket sekam kayu (BS), ini terjadi karena bahan asal kayu umumnya berkadar abu rendah (+ 1¬2%) sedang sekam kayu (+ 20-25%). Hasil analisis ultimat yang meliputi penentuan unsur¬unsur suatu bahan seperti C,H,O,N dan S, unsur C,H dan O merupakan parameter penentu dalam proses pembakaran, hasil yang diperoleh antara 48,27 - 78,84%; 3,42-5,69% dan 15,35 - 26,90%, sedang unsur S dan N merupakan parameter yang berpengaruh dalam pencemaran lingkungan, karena dalam pembakaran akan terbentuk gas SO2 dan NOx. Hasil analisis tungku, menunjukkan bahwa suhu tertinggi rata-rata tungku dengan briket bagas (BB) mencapi 550oC, Briket Lampung (BL) 380oC, dan tiga bahan lainnya yaitu BS, BT (briket Tanjung Enim) dan AK, suhu tertinggi rata-rata dicapai + 250oC. Hal ini sesuai kondisi suhu air rata-rata pada tungku yang digunakan bahan bakar BB lebih cepat naik dibanding dengan bahan bakar lainnya. Hasil pantauan emisi gas buang pembakaran briket batu bara dan arang kayu pada ketinggian 50cm dan 200cm (tinggi optimum pada percobaan) ,tungku menunjukkan bahwa dari proses pembakaran arang kayu sebagai bahan bakar tidak terdeteksi adanya gas SO2 baik pada ketinggian 50cm maupun 200cm. Semua bahan bakar briket yang digunakan dalam penelitian menghasilkan SO2 dipermulaan pembakaran (0 - 20 menit) dengan suhu tungku antara 150 - 600oC. selanjutnya kadar SO2 berfluktuasi sampai menit ke 65. Namun setelah menit ke 70 semua bahan bakar yang digunakan untuk proses pembakaran tidak menunjukkan kandungan SO2, untuk BB dan BS telah melampaui BME, sedang BL dan BT masih berada di bawah BME (300 mg/m3) dan emisi Nox dan CO untuk semua bahan bakar yang diteliti masih berada di bawah BME. Penyusunan Model Penilaian Dampak Lingkungan Sosial Pertambangan di Kabupaten GarutPengembangan Gasifikasi Batubara Apr01 Pengembangan Teknologi Produk Briket Batubara Palimanan

B.3. Pengolahan Batubara, B.4. Kategori Batubara LainnyaAdd comments Pengarang: Endang Yuyu, dkk., 2003. Kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM pada sektor indusri (termasuk industri kecil/menengah) mulai direalisasi dalam beberapa tahun ini. Dampak kebijakan ini mulai tampak pada beberapa industri pengguna BBM yang berusaha beralih ke bahan bakar lain. Sementara itu, penggunaan kayu bakar pada industri kecil juga semakin sulit. Salah satu bahan bakar alternatif adalah batubara. Penggunaan batubara pada industri kecil yang paling cocok adalah dalam bentuk briket. Penggunaan briket batubara untuk rumah tangga dan industri kecil telah dimulai sejak tahun 1993 dan telah menumbuhkan berbagai kerjasama litbang, baik dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah berdirinya pilot plant briket biobatubara di Palimanan. Dalam pengoperasian pilot plant briket biobatubara ini masih sering timbul kendala pada bahan baku dan mutu produk. Kegiatan pengembangan produk pilot plant briket biobatubara bertujuan untuk mendapatkan komposisi dan jenis bahan baku yang lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan bahan baku yang berada di sekitar pabrik percontohan sehingga target substitusi BBM oleh briket biobatubara dapat tercapai secepatnya. Metode penelitian meliputi pengambilan dan pengujian bahan baku, evaluasi peralatan, uji coba komposisi bahan baku, uji produksi, serta analisis sifat fisik dan kimia briket yang dihasilkan. Pengubahan komposisi dan jenis bahan baku serta penambahan bahan pengikat yang dilakukan meliputi : pengurangan bagas (bagasse), substitusi bagas, penambahan molase, tanah liat, dan tapioka dengan target utama antara lain meningkatkan kuat tekan briket. Berdasarkan uji coba produksi, diperoleh komposisi bahan baku optimal, yaitu: 80% batubara, 15% serbuk gergaji, 5% kapur, dan molase 6,5% dari campuran batubara, serbuk gergaji dan kapur, tekanan pembriketan 3 ton/cm2. Spesifikasi ini telah cukup memberikan kuat tekan yang baik ( 78 kg/cm2), namun rendemen pembriketan masih relatif rendah (23,4%) dan briket harus didaur ulang ke mesin briket. Penggunaan serbuk gergaji sebagai pengganti bagas tidak menurunkan nilai kalor briket biobatubara. Nilai kalor briket biobatubara yang diperoleh sekitar 4.800 kkal/kg. Hasil analisis positip lainnya adalah briket biobatubara tidak menimbulkan dampak negatip pada makanan yang dibakar langsung (dipanggang) dengan briket biobatubara. Perbandingan Bahan Bakar Gas Elpiji Dan Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Mon, 09/06/2008 - 1:13am — godam64 Harga minyak mentah dunia yang terus menerus naik dari waktu ke waktu memaksa berbagai pihak di seluruh dunia mulai memikirkan solusi alternatif bahan bakar yang mudah digunakan, ramah lingkungan, murah, terjamin ketersediannya dan dapat diandalkan untuk penggunaan yang kontinyu terus menerus digunakan dalam kehidupan manusia. Beberapa alternatif pengganti BBM (bahan bakar minyak) yaitu diantaranya adalah BBG (bahan bakar gas), briket batubara, methanol, arang, ethanol, alkohol, minyak jelantah, dan lain sebagainya. Saat ini yang paling banyak digunakan di Indonesia diantaranya adalah gas eljipi alias lpg (liquid petroleum gas) dan briket batubara.

Dari sisi daya pemanasan yang dihasilkan dalam pembakaran, gak elpiji jauh lebih baik daripada briket batubara dan minyak tanah. Daya pemanasan gas elpiji sebesar 11255 kcal/kg, briket batubara sebesar 5000 kcal/kg, minah / mitan / minyak tanah sebesar 10479 kcal/kg dan arang sebesar 8000 kcal/kg (sumber poskota 31-05-08). Dari sisi kepraktisannya gas elpiji pun lebih baik daripada briket batu bara di mana untuk membakar briket hingga menyala sempurna di dalam tungku dibutuhkan waktu kurang lebih 15 menit, sedangkan untuk menyalakan dan mematikan kompor gas dibutuhkan waktu beberapa detik saja sehingga lebih cepat, efisien dan praktis. Mematikan tungku batubara juga rumit dan batubara yang sudah mati tidak dapat dipakai lagi sehingga hanya cocok untuk digunakan industri untuk pembakaran yang terus-menerus. Dari sisi emisi bbg elpiji lebih sempurna dibandingkan dengan briket batubara karena gas dan zat buangannya tidak mengganggu kesehatan manusia dan tidak membutuhkan cerobong emisi khusus. Pada briket batubara saat ini produk yang ada masih menghasilkan asap yang mengandung sulfur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Di samping itu juga diperlukan cerobong khusus dan sirkulasi udara lingkungan yang baik agar emisi buangannya tidak mengganggu masyarakat yang berada di sekitarnya. Oleh itulah kanapa pemerintah lebih memilih gas elpiji dibandingkan dengan briket batubara walaupun negara kita sama-sama memiliki kandungan batubara dan gas alam yang sangat melimpah ruah di dalam perut bumi. Apabila sumber daya alam yang ada di Indonesia kita keloal dengan baik sudah tentu keadannya akan jauh lebih baik dari keadaan sekarang ini. BRIKET BATUBARA: Makin Dikenal, Makin Disayang … Batubara Sebagai Sumber Energi Utama Batubara, sebagai bahan bakar yang kaya zat karbon, merupakan komponen yang sangat penting didalam energy mix di banyak negara. Amerika Serikat, sebagai contoh, menggunakan batubara lebih dari 52% untuk menghasilkan tenaga listriknya, dan menjadikan batubara sebagai bahan bakar utama bagi industri besar yang menggunakan panas tinggi dalam jumlah banyak (heat-intesive industries) seperti industri peleburan baja, semen, dan lain-lain. Negara-negara lain seperti China, Australia, Ceko, dan Yunani, lebih dari 70% tenaga listriknya dihasilkan dari pembakaran batu bara. Bahkan Polandia dan Afrika Selatan mencapai 95%. Indonesia sendiri, yang memiliki cadangan batu bara cukup besar (lebih dari 57,8 miliar ton), ”hanya” memanfaatkan batubara sekitar 40% (setara 28 juta ton pertahun) untuk keperluan pembangkit listrik. Sebagai bahan bakar primer,

persentasi penggunaan batubara lebih kecil lagi, yakni sekitar 32 juta ton pertahun, atau 15% dari total energy-mix nasional. Peran batubara yang semakin strategis, pada dasarnya tidak terlepas dari kondisi minyak bumi yang ”tidak menentu”. Ketidakstabilan politik di negara-negara penghasil minyak (baca: Timur Tengah), baik akibat internal maupun intervensi dari luar, serta cadangan yang terus menipis dan permintaan yang terus meningkat, telah mendorong banyak negara untuk mencari energi lain di luar minyak bumi. Dan jadilah batu bara sebagai sumber energi pilihan utama yang diharapkan mampu menggantikan posisi minyak bumi. Tidak terlalu sulit diutak-utik karena, baik minyak bumi maupun batu bara, berasal dari sumber yang sama, yakni karbon (C); minyak bumi berupa karbon cair, sedangkan batu bara merupakan karbon padat. Sudah barang tentu penggunaan batubara sebagai bahan bakar padat membutuhkan sentuhan teknologi sehingga mampu berfungsi sejajar dengan minyak bumi. Terkait dengan hal ini, pemerintah Amerika Serikat telah menyiapkan anggaran sekitar $200 juta terhitung tahun 2002 hingga 10 tahun ke depan, yang akan digunakan bagi keperluan penelitian dan pengembangan (litbang) teknologi batu bara bersih (clean coal technology) agar mampu menciptakan sumber energi yang bersih, aman, terjangkau, dan berkesinambungan. Suatu bukti, dan juga keseriusan negara adidaya, bahwa ”racun” yang ada pada batu bara diyakini dapat dihilangkan, dan menjadikan batu bara sebagai sumber energi yang andal. Bagaimana dengan Indonesia? Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) melalui ”Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2005-2025”, telah menata kembali energy-mix nasional dengan menempatkan batu bara sebagai salah satu sumber energi andalan. Jika peran batubara hanya 14% pada tahun 2005, maka akan dinaikkan menjadi 33% pada tahun 2025. Sebaliknya, peran BBM diturunkan dari 54% (2005) menjadi 33% (2025). Peningkatan peran batu bara dalam energy-mix bukan impelementasi dari sikap panik pemerintah akibat harga minyak bumi dunia yang ”tidak wajar”, tetapi justru merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi krisis energi menyusul cadangan minyak bumi kita yang makin menipis. Kenaikan harga minyak bumi dunia, boleh jadi, telah memicu percepatan untuk memperbaiki energy-mix yang dirasakan timpang, namun yang paling penting adalah, bahwa negeri ini memiliki sumber daya batu bara dalam jumlah besar (57,8 miliar ton). Sungguh mubazir jika sumber daya batu bara ini tidak dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi, atau kita cukup puas batu bara hanya dijadikan komoditi ekspor untuk memperoleh devisa?! Sebagai sumber energi, batu bara dapat direkayasa dalam berbagai bentuk atau penggunaan. Ia dapat diubah menjadi cair melalui pencairan (liquefaction), gas melalui gasifikasi, atau sesuai dengan aslinya (padat). Ia juga dapat digunakan secara langsung atau melalui proses pengemasan. Semua rekayasa ini tercipta melalui teknologi yang beraneka ragam, mulai dari yang paling sederhana sampai moderen, serta telah bersifat komersil di hampir seluruh penjuru dunia. Dan salah

paling tidak. di China. Nyala api berwarna biru menunjukan pembakaran yang lebih sempurna. tidak terlepas dari fenomena tersebut. selain dianggap sebagai buang-buang uang karena mungkin akan bernasib sama seperti di zaman pemerintahan orde baru. Bahkan pemerintah telah merencanakan untuk membuat 10 juta tungku (anglo) briket batubara guna membantu masyarakat miskin yang tidak mampu membeli minyak tanah. perlu diklarifikasi karena dapat menyesatkan. maka gaung briket batu bara pun hanya “seumur jagung”. bahan imbuhan untuk perekat dan penyaring emisi.satu dari sekian banyak komersialisasi batu bara yang menggunakan teknologi sederhana adalah pengemasan batu bara. serta kondisi tempat di mana briket batu bara dibakar. Penggunaan batu bara secara umum. tetapi juga dari gas buang kendaraan bermotor. atau lebih dikenal dengan sebutan briket batu bara. menguranginya banyak cara yang bisa dilakukan. emisi gas juga akan berkurang secara signifikan karena sebagian besar dari emisi tersebut ikut terbakar. polusi udara akibat pembakaran briket batu bara ternyata telah membahayakan kesehatan manusia. Briket batu bara telah digunakan sejak awal tahun 80-an di beberapa negara. Kita melihat bagaimana kendaraan dengan asap buang yang tebal pasti tidak bertenaga dan boros bahan bakar. fakta menunjukkan. Pembakaran yang sempurna. Suarasuara kontra pun merebak. dengan diperkenalkannya bio-briket batu bara. Untuk mengatasinya atau. demikian pula kompor minyak tanah yang berasap akan lama memasak dan boros jika dibandingkan dengan kompor yang bernyala api biru. Sementara itu. maka ide penggunaan briket batu bara di tanah air muncul kembali. Kedua. dan briket batu bara. telah menelan banyak korban jiwa (Kompas. Kini. juga akan membuat kinerja dan efesiensi penggunaan energi menjadi optimal. bahkan. Pertama. berbahaya-tidaknya pembakaran briket batu bara tergantung pada tiga faktor utama. Cara yang paling efektif adalah dengan mengatur dan membuat sistem pembakar sedemikian hingga menghasilkan pembakaran yang sempurna. seiring dengan harga minyak tanah yang mahal. emisi gas beracun ternyata dapat diminimalkan atau bahkan mendekati nol. 15 Oktober 2005). Emisi seperti ini bukan hanya berasal dari pembakaran batu bara. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan. Menggeneralisasi bahwa setiap pembakaran briket batu bara berbahaya bahkan membuat nyawa melayang. masing-masing di bawah 1% (sulfur) dan 20% (abu). batu bara Indonesia sebagai bahan baku briket batu bara memiliki kadar sulfur dan abu yang rendah. NOx. Adapun pengaruh kondisi tempat pembakaran briket batu bara . seperti China dan Korea Selatan. selain menghasilkan kinerja yang optimal. SOx dan lain-lain. CO2. selain mengurangi emisi secara signifikan. Dengan pembakaran sempurna. setiap pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) pasti akan menimbulkan emisi berupa gas seperti CO. yaitu bahan baku (berupa batu bara). Namun karena waktu itu harga minyak tanah – sebagai kompetitor briket batu bara – masih rendah karena disubsidi. Indonesia sendiri mulai mengenal briket batu bara pada tahun 1993. Sejauh ini hasil penelitian yang dilakukan Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara (tekMIRA). yang memakai bahan imbuhan berupa biomassa. Hal ini disebabkan oleh.

ke dalam campuran ditambahkan bio-masa sebagai substansi untuk mengurangi emisi dan mempercepat pembakaran. Bahan imbuhan juga harus dipilih dari kualitas yang baik agar dapat berfungsi optimal sebagai perekat. Ada tiga jenis briket batubara yang berbeda-beda komposisinya. dicampurkan dengan memakai pencampur (mixer) mekanis. Untuk memperoleh briket batu bara yang baik diperlukan batu bara yang “baik”. dan lain-lain) atau serbuk gergaji. terlihat bahwa makin baik bahan baku yang digunakan. Dengan bahan perekat yang baik. 2. Batu bara dengan kadar pengotor yang rendah akan menghasilkan emisi yang rendah pula. serta lempung. sekam padi. Sementara bahan imbuhan yang digunakan biasanya berupa kapur (lime) yang dapat mengikat senyawa beracun. 3. Dari proses sederhana tersebut. serta menyerap emisi dan zat-zat berbahaya lainnya. Briket batubara terkarbonisasi. briket batu bara yang dihasilkan akan menjadi sangat baik dan rendah emisinya. semakin udara dapat bersikulasi dengan baik. kanji atau tetes tebu (molase) sebagai zat perekat. terutama yang memiliki kandungan sulfur dan abu rendah. semakin aman pembakaran briket batu bara digunakan di ruangan. mempercepat nyala.sangat tergantung sampai sejauh mana ventilasi ruangannya. Bio-masa yang biasanya digunakan berasal dari ampas industri agro (seperti bagas tebu. Briket bio-batu bara. Pembuatan Briket Batubara Tujuan utama pembriketan batu bara adalah untuk membuat bahan bakar padat serbaguna dari batu bara dengan kemasan dan komposisi yang lebih baik agar mudah dan nyaman digunakan jika dibandingkan dengan menggunakan batu bara secara langsung. ampas kelapa sawit. selain kapur dan zat perekat. batu bara yang digunakan “dikarbonisasi” (carbonised) terlebih dulu dengan cara membakarnya pada suhu tertentu sehingga sebagian besar zat pengotor. campuran berupa batu bara mentah dan zat perekat (biasanya lempung). Sangat sederhana dan biasanya berkualitas rendah. terutama zat terbang (volatile matters) hilang. yaitu tipe bantal (telor) yang padat dan kompak dengan ukuran 30 s/d 60 mm. Tipe bantal berukuran kecil cocok digunakan untuk rumahtangga . Kedua bentuk dibuat untuk memudahkan pemakaian dan memperoleh efisiensi pembakaran. atau dikenal dengan bio-briket. Briket batubara biasa. Inilah yang namanya briket batu bara. Bentuk dan ukuran briket batubara hasil cetakan (kemasan) dibuat sesuai untuk keperluan sektor pengguna. biomasa untuk mempercepat/memudahkan proses pembakaran dan menyerap emisi. untuk kemudian “dicetak” (dibriket) ke dalam bentuk kemasan tertentu. yaitu : 1. Saat ini telah dikembangkan dua bentuk briket batu bara. makin baik pula kualitas briket batu bara yang dihasilkan. dan tipe sarang tawon (berongga) dengan ukuran lebih besar (mencapai 15 cm). Batu bara dan bahan imbuhan (pencampur) ini dihaluskan secara sendirisendiri sampai ukuran tertentu.

Jenis tungku sangat bergantung pada sektor penggunanya. Tipe sarang tawon juga dirancang untuk industri dan memerlukan “kompor” atau tungku yang khusus. Jenis tungku yang sudah banyak beredar di pasaran saat ini terbuat dari bahan tembikar (tanah liat). selain murah. tungku untuk industri biasanya dilengkapi dengan blower. lamanya waktu pembakaran antara 2.(memasak). terutama dalam menekan laju emisi. tak kalah pentingnya. dan yang berukuran lebih besar baik untuk industri. mempunyai efektivitas panas 1. Hitung-hitungan ini mengindikasikan. Untuk 2 kg briket batu bara. Tungku briket batubara Rancangan tungku pada dasarnya dibuat untuk mencapai efesiensi pembakaran yang tinggi serta. Untuk memperoleh suhu yang sesuai dengan kebutuhan produksi. Tungku untuk industri berukuran lebih besar daripada tungku untuk rumah tangga. Satu kilogram briket batu bara dengan efisiensi tungku 31 – 33%. suhu. briket batu bara akan efektif dan efisien jika digunakan lebih dari 2 jam. Kinerja briket batubara (komposisi dan tungku) Kinerja (performance) adalah karakteristik pembakaran yang ditentukan oleh faktor waktu. Rata-rata tungku untuk industri memiliki kapasitas briket batu bara 5 – 10 kg. bahwa sekali briket batu bara dibakar.5 – 3 jam dengan kisaran suhu 400 – 6000 C. Jenis tungku ini dilengkapi dengan penutup pengurang emisi (PPE). Hal ini selain karena faktor suhu yang akan dicapai lebih baik. untuk menekan emisi gas yang dihaslkan. Karakteristik pembakaran briket batu bara dipengaruhi oleh jumlah briket batu bara yang dibakar dan jenis tungku yang digunakan. Faktor “kesulitan” dimaksud adalah. maka harus digunakan sampai habis karena ia sulit dipadamkan atau dihidupkan kembali. dan kualitas udara pembakaran. juga disebabkan faktor “kesulitan” tertentu. sedangkan untuk rumah tangga hanya 1 – 2 kg. juga mempunyai efisiensi antara 31 –33 % dan sudah terbukti keandalannya. .5 – 2 jam dengan kisaran suhu 300 – 5000 C.

apalagi kompor gas.Jika dibandingkan dengan minyak tanah. Selain itu. atau disebut 60% perliter minyak tanah. selenium. Di samping perlu waktu (5-10 menit. antara lain berupa gas rumah kaca seperti CO2 dan lain-lain. mungkinkah briket batu bara senyaman minyak tanah? Secara teknologi jawabannya mungkin. dan arsen). Inilah konsekuensi yang harus kita terima jika menggunakan bahan bakar padat seperti briket batu bara. paling tidak. Dengan demikian sederhana. Dampak lingkungan pembakaran briket batubara Nilai startegis dan ekonomis pemanfaatan batubara sebagai bahan bakar sering terkendala oleh dampak lingkungan yang berasal dari emisi dan sisa pembakaran. tergantung kualitas briket batu bara) untuk menyulutnya. penggunaan 1 kg briket batu bara setara dengan 0. dan pasti bisa! Namun harga briket batu baranya menjadi lebih mahal daripada harga minyak tanah. Banyak kalangan yang menanyakan. Bagi industri kecil yang memerlukan panas dalam waktu lama. Unsur-unsur ini terbentuk pada saat pembentukan endapan batu bara sebagai proses alam.6 liter minyak tanah. Secara umum polutan yang timbul akibat pembakaran batubara antara lain patikel halus. sehingga misi penggunaan briket batu bara sebagai alternatif pengganti minyak tanah (baca: harga yang lebih murah) menjadi tidak tercapai. yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh kepada kesehatan manusia. pembakaran batu bara dengan jumlah yang sangat banyak akan mempengaruhi kondisi lingkungan. trace elements (seperti flourine. untuk mendapatkan kondisi pembakaran yang “bersih”. Lain halnya dengan sektor rumah tangga (baca: memasak). penggunaan briket batu bara tidak semudah dan senyaman kompor minyak tanah. penggunaan briket batu bara cukup ekonomis. semua zat pengotor tersebut harus ditiadakan. setelah menyala pun besar api agak sulit diatur. . Belum lagi memperhitungkan ketidaknyamanan yang pasti muncul karena berbagai faktor. dicegah agar tidak merebak menjadi polutan yang teremisikan. serta bahan-bahan organik yang tidak terbakar secara sempurna . belerang dan NOx.

semakin sedikit emisi yang ditimbulkan. batu bara Indonesia pada umumnya memiliki kadar belerang yang sangat rendah (< 1%). artinya. Dengan memperhatikan ketiga faktor di atas. Tungku dengan Penutup Pengurang Emisi (PPE) yang dikembangkan oleh tekMIRA ternyata sangat membantu mengurangi emisi secara signifikan. Demikian pula hampir 10 juta masyarakat dari provinsi yang sama terkena penyakit tulang dan gigi (kropos) akibat memakan jagung yang dikeringkan oleh briket batu bara dengan lempung perekat berkadar flourine tinggi. Emisi berbahaya. Kondisi ini akan sangat membantu menghindari dampak langsung dari polusi kepada kesehatan pemasak. . Semakin baik bahan yang digunakan. tungku atau kompor yang digunakan hendaknya “mampu” memfasiltasi pembakaran yang sempurna. Beruntung. Ketiga. yaitu: Pertama. ruangan (dapur) tempat memasak hendaknya mempunyai ventilasi yang baik. diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan briket batu bara (yang terpilih) secara umum masih aman dengan kadar emisi masih jauh di bawah ambang batas yang diperkenankan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. udara segar dapat bersirkulasi dengan cepat. jenis bahan baku (batubara) dan bahan imbuhan yang digunakan harus menggunakan bahan yang bersih dari polutan. Penelitian Badan Geologi Amerika Serikat (USGS. Kedua. dan CO) yang dilakukan tekMIRA. dapat menyeimbangkan aliran udara (oksigen) dengan baik. NOx. briket bio-batubara yang diberi imbuhan kapur mampu menekan emisi sampai 50%. secara teoritis dapat dihindari berbagai dampak negatif atas penggunaan briket batubara. United State of Geological Survey) menunjukan bahwa sebagian masyarakat di provinsi Guizhou (China) yang keracunan arsenik karena mengkonsumsi merica yang dimasak oleh batu bara berkadar arsen sangat tinggi. artinya.Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lingkungan akibat dari pembakaran briket batubara. seperti gas SOx dan Nox. Bahan perekat yang berasal dari lempung harus dipilih dari jenis lempung yang tidak mengandung zat-zat berbahaya. Hasil penelitian tekMIRA menunjukkan. Dari pengukuran emisi (SOx. akan membantu pembuatan briket yang “ramah lingkungan”. pada dasarnya ditimbulkan dari batubara dengan kadar pengotor yang tinggi. Dengan proses karbonisasi awal.

Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin.Pembakaran briket batubara. dan NOx mencapai 100 ppm. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. OAL & COCONUT BRIQUETTE Advertisements Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. pada menit-menit pertama diawali pembakaran (biasanya masih berasap) kadar CO yang mencapai 1000 ppm. SOx 250 ppm. Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. . Kondisi yang terbaik tercapai jika menggunakan tungku dengan PPE dan dapur mempunyai ventilasi yang baik. Selang 10 menit kemudian (terutama jika terjadi pembakaran sempurna) emisi ini boleh dikatakan sudah tidak terdeteksi.

mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara. Jenis Non Karbonisasi (biasa). jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadi Briket. jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi Briket dan harganyapun . Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau an berasap. bahan bakar padat ini murupakan bahan bakar alternatif atau merupakan pengganti Minyak tanah yang paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relatif singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relatif sederhana. namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan briket batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah. Jenis Briket batubara 1. Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005. Briket batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah sepeti untuk : Pengolahan makanan.Briket batubara merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari batubara. pembakaran. Briket Batubara Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat dan tapioka. Jenis Berkarbonisasi (super). Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. Bahan baku utama Briket batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun. pengeringan. 2. dan pemanasan. sehingga masyarakat lebih memilih Minyak tanah untuk bahan bakar sehari-hari.

50 kg Biaya : Minyak Tanah Rp. Disamping PT. Penghematan Rp. 1. Parameter Antara Minyak Tanah dan Briket Nilai kalori : Minyak Tanah 9. Briket Rp.000/hari Industri kecil untuk 100 ltr/hari Minyak Tanah Rp. Warung makan untuk 10 ltr/hari Minyak Tanah Rp. Briket : 5.Briket : Rp.000.000 ton pertahun. atau PT. 5400/hari. Briket 45. tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan. Industri kecil untuk 25 ltr/hari Minyak Tanah Rp. 3. Lebih murah Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untk pembakaran yang lama Tidak beresiko meledak/terbakar Tidak mengeluarkan sauara bising serta tidak berjelaga Sumber Batubara berlimpah Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dengan Briket Rumah tangga untuk 3 ltr/hari Minyak tanah Rp. Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah . 30. Penghematan Rp. Penghematan Rp. Keunggulan Briket Batubara 1. BA. Bentuk telur : sebesar telu ayam 2. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. Briket Rp. 9000/hari. Briket Rp.000/hari.000/hari.502. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT. untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah.000/hari. 30. 18.000 kkal/ltr.300 Jenis dan Ukuran Briket batubara 1. Briket 1. Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar.450/hari.000/hari. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan. Bentuk kubus : 12..000/hari.5 x 12. 5. 497. namun demikian kemampuan produksi dari PT. 2800. Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115. 3600/hari. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero). Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT.400 kkal/kg Ekivalen : Minyak Tanah 1 ltr.000/hari. 1. 75.lebih murah.5 x 5 cm 3. 4. 12. BA dan belum berproduksi secara kontinyu.550/hari. masih sangat kecil. Karena zat terbangnya masih terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. Penghematan Rp. 2. 2.

Ada ruang bakar untuk briket 2. Tungku/Kompor Permanen . jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindahpindahkan. jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan. Tungku/Kompor portabel . Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis : 1. Ada rung untuk menampung abu briket yang terleak di bawah ruang bakar briketcoal briquette . Persyaratan Kompor/tungku harus memiliki : 1. biasanya memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. Kompor/Tungku Briket Batubara Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah. Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati raung bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder 3.Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan. sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah. 2. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.

warga Desa Langkea Raya. Kecamatan Towuti. Kabupaten Luwu Timur.Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat bila pembuatan briket arang ini dikelola dengan baik untuk selanutnya briket arang dijual. Selain itu penggunaan briket dari sebuk gergaji dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji. . Setidaknya itu yang dilakukan Kaffi. BRIKET SEBAGI BAHAN BAKER ALTERNATIVE Pengamatan yang jeli akan lingkungan sekitar dan sedikit kreatif ternyata bisa menjadi mata pencaharian baru. MANFAAT BRIKET ARANG Dengan penggunaan briket arang sebagai bahan bakar maka kita dapat menghemat penggunaan serbuk gergaji sebagai limbah produksi yang gampang di jumpai. karena selama ini serbuk gergaji kayu yang ada hanya dibakar begitu saja.Bahan pembuatan briket arang mudah didapatkan disekitar kita berupa serbuk kayu gergajian. Sulawesi Selatan.ENGERTIAN BRIKET Briket adalah sumber energi alternatif pengganti Minyak Tanah dan Elpiji dari bahan-bahan bekas atau bahan yang sudah tidak terpakai.Dengan memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang maka akan menningkatkan pemanfaatan limbah hasil hutan sekaligus mengurangi pencemaran udara..

"Dalam pertemuan dengan Karang Taruna dan tim community development PT Inco. Untuk itu. setiap hari Kaffi bisa memproduksi 100 briket besar dan 50 kg briket kecil. menjelaskan ide awalnya membuat briket dari serbuk gergaji. fakultas teknologi indutri." ujar kaffi. ini ada kompornya sekalian. kalau apinya ingin lebih besar tinggal tambah briket-briket kecil. Sementara saya pernah menonton di televisi pembuatan briket dari ampas tebu. Dari Inco. "Selain tidak pusing lagi dengan BBM.500 rupiah. Selain itu tentu menghemat belanja bulanan. Karena dengan briket serbuk gergaji. saya lalu jalan-jalan di lingkungan sekitar sini. harganya lima puluh ribu rupiah per satuan. universitas muslim indonesia SARI . istri menjadi lebih tenang. Maka saya coba-coba buat secara manual untuk kebutuhan sendiri membuat briket dari serbuk gergaji dan ternyata bisa. Keberhasilan Kaffi membuat briket serbuk gergaji menarik tim community development PT Inco. sementara ini. "Saya menjual untuk satu briket besar seharga Rp. Sejak memakai briket serbut gergaji. KEGUNAAN BRIKET BATUBARA Andi Ardan Yusuf 093 270 027 Jurusan Teknik Pertambangan."Gara-gara istri di rumah marah-marah melulu ketika BBM menghilang seperti minyak tanah dan harganya yang naik turun. tambah Kaffi." ujar Kaffi. saya sampaikan tentang briket serbuk gergaji yang saya buat. tapi briket ini bisa juga digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar alternatif." ungkap Kaffi. tidak menjadi alat-alat masak menjadi hitam atau terlihat gosong. juga tidak perlu abu gosok untuk membersihkan peralatan masak." terang Kaffi. ternyata diusulkan supaya tidak hanya dinikmati sendiri. Saya perhatikan ada serbuk gergaji yang menumpuk dan kurang termanfaatkan di kecamatan ini. Inco bantu peralatan produksi yang saya butuhkan. sedang briket kecil harganya 3 ribu rupiah perkilogram. satu briket besar bisa tahan untuk memasak kurang lebih selama satu setengah jam. Hasilnya. yang saya konsumsi sendiri.

dan ketersediaan batubara cukup banyakdi Indonesia sehingga dapat bersaing dengan bahan bakar lain. industri kecil ataupun menengah. Pembakaran dan Pemanasan (penghangat). Penyediaan BBM mulai kritis karena cadangannya terbatas sedangkan sumber kayu bakar juga kritis karena luas kawasan hutan (terutama jawa) sudah kurang dari persyaratan ideal. Namun dengan kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 ini mau tidak mau masyarakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang murah. memiliki nilai kalor yang tinggi. bahan bakar padat ini merupakan bahan bakar alternatifpengganti minyak tanah yang mempunyai kelayakan teknis untukdigunakan sebagai bahan bakar rumah tangga. Briket juga mempunyai keuntungan ekonomis karena dapat diproduksi secarasederhana. Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk Minyak Tanah di Indonesia. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. Bahan baku utama Briket Batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun. Briket Batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan minyak tanah seperti untuk : Pengolahan Makanan (memasak). Indonesia sebetulnya telah mengembangkan Briket Batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik karena minyak tanah masih tetap disubsidi sehingga harganya masih sangat murah.Briket batubara merupakan salah satu bahan bakar padat alternatif yang terbuat dari batubara. Latar Belakang Batubara merupakan salah satu sumber energi primer yang memiliki riwayat pemanfaatan yang sangat panjang. Teknologi pembuatan briket tidak terlalu rumit dan dapat dikembangkan dalam waktu singkat. Pengeringan. TEORI SINGKAT . sehingga masyarakat masih lebih memilih minyak tanah untuk bahan bakar sehari – hari. Minyak Tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun.Briket Batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit bahan campuran seperti tanah liat dan tapioka. Jadi salah satu sumberenergi alternatif adalah batubara. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin.

Proses mengubah tumbuhan menjadibatubara disebut dengan pembatubaraan (coalification). dan Oksigen Karbon. Air Air dalam batubara dibagi menjadi dua bagian yaitu air bebas (free moisture). B. Air lembab (moisture in airdried) yaitu air yang terikat secara fisika dalam batubara dan mempunyai tekananuap di bawah normal. batubara termasuk dalam kategori bahan bakar fosil. sub-bituminus. Batubara terbentuk daritumbuhan purba yang berubah bentuk akibat proses fisika dan kimia yangberlangsung selama jutaan tahun. A.air yang terikat secara mekanik dengan batubara dan mempunyai tekanan uap normaldimana kadarnya dipengaruhi oleh pengeringan dan pembasahan selamapenambangan. Hidrogen. penyimpanan. Karbon.1)C20H22O4 adalah batubara. Oleh karena itu. dan lain-lain. karbon dioksida serta karbonmonoksida. Karena berasal dari material organik yaitu selulosa. bituminus. dan oksigen merupakan unsur pertama pembentuk batubara.Batubara Batubara adalah mineral organik yang dapat terbakar. tergantung dari tingkat pembatubaraan yang dialami. dan gas-gas lain yang menyertainya akan masuk dan terperangkap dicelah-celah batuan yang ada di sekitar lapisan batubara. Komponen-Komponen dalam Batubara Komponen-komponen yang terdapat dalam batubara. Konsentrasi unsur Cakan semakin tinggi seiring dengan tingkat pembatubaraan yang semakin berlanjut. dan sifatsifatbatubara. Dari ketiga unsur ini dapat memberikan gambaran mengenai umur. dapat berjenis lignit.Sedangkan gas-gas yang terbentuk yaitu metan. Nitrogen . C.batubara tergolong mineral organik. hidrogen. jenis. terbentuk dari sisatumbuhan purba yang mengendap yang selanjutnya berubah bentuk akibat prosesfisika dan kimia yang berlangsung selama jutaan tahun. transportasi. Reaksi pembentukan batubara adalah sebagaiberikut: 5(C6H10O5) —> C20H22O4 + 3CH4 + 8H2O + 6CO2 + CO ………………… (2. atau antrasit.

237 4.444-8. dan oksida alkali. (Setiawan. 1995) Klasifikasi batubara berdasarkan sifat fisiknya.611 Tabel 2. Kalor Pada umumnya logam-logam alkali seperti natrium.056-4. Abu yang terbentukini diharapkan akan keluar sebagai sisa pembakaran batubara tersebut. dan litium terikatsebagai garam klorida.2005) Jenis Batubara Batubara merupakan suatu campuran padatan yang heterogen dan terdapat dialam dalam tingkat (grade) yang berbeda mulai dari lignite. F. a.3-0.111 4.Kandungan nitrogen dalam batubara umumnya tidak lebih dari 2%.778 5. Abu Abu tang terbentuk pada pembakaran batubara berasal dari mineral-mineralyang terikat kuat pada batubara seperti silika.sulfur sulfat dalam bentuk kalsium sulfat dan besi sulfat.bituminous. serta sulfur organik. E. penggunaan 1 2 3 4 5 Nyala (menit) antrasit Semi antrasit Bituminous Sub-bituminus Lignit Nilai kalori (kal/gr) 5-10 9-10 10-15 10-20 15-20 7. kalium. Mineral mineral ini tidak menyublim pada pembakaran di bawah 925ºC. dan anthrasite. titan.333 3. Nitrogendalam batubara terdapat sebagai senyawa organik yang terikat pada ikatan karbon.1 Jenis Batubara (sumber: Sukandarrumidi. sedangkan kadarnya antara 0.222-7. D.4%.444-6. sub-bituminous. Sulfur Sulfur dalam batubara terdiri dari sulfur besi dan sering disebut pirit sulfur. Sifat batubara jenis antrasit .100-7.

kandungan karbon sedikit. dan pemanasan. kandungan air sedikit. Sifat batubara jenis semi antrasit Berwarna hitam mengkilat. kandungankarbon sangat tinggi. dan molases. lebih murah. Briket Batubara mampumenggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah seperti untuk pengolahanmakanan. dan kandungan sulfur sangat tinggi. Sifat batubara jenis lignit Berwarna hitam. Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalamwaktu singkat.Berwarna hitam sangat mengkilat. d. pengeringan. PEMBAHASAN Briket Batubara Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengansedikit campuran seperti jerami. b. Adapun keunggulan briket batubara adalah: a. ampas tebu. nilai kalor tinggi.kandungan air tinggi. Briket batubara dipilih oleh masyarakat sebagaibahan bakar alternatifkarena dilihat dari segi keunggulannya. . Sifat batubara jenis bituminus Berwarna hitam mengkilat. kandungan abu sedikit. c. kompak. kurang kompak. nilai kalor rendah. Bahan baku utama briketbatubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyaicadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun. tidak beresiko meledak/terbakar. kandungan karbon relatif tinggi. dan kandungan sulfur sedikit. kompak. dan kandungan sulfur juga tinggi. nilai kalor sangat tinggi. c. sangat rapuh. nilai kalor yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yanglama. pembakaran. kandungan abu tinggi. kandungan karbon tinggi. b. nilai kalor tinggi. dan kandungan sulfur tinggi.

Pembuatan briketbatubara berkarbonisasi dapat dilihat pada gambar 2. Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam briket batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau dan berasap. briket batubara hanya efisien jika digunakan untuk jangka waktu diatas 2 jam. sumber batubara melimpah. Proses Pembuatan Briket Batubara Jenis proses pembuatan briket batubara dapat dibagi menjadi 2. A. Karbonisasi (super) Jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadiBriket.d.1 berikut ini. e. . Briket batubara memiliki keterbatasan yaitu waktu penyalaan awal memakanwaktu 5 – 10 menit dan diperlukan sedikit penyiraman minyak tanah sebagaipenyalaan awal. namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada batubaratersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Briket ini cocok untuk digunakan untukkeperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. yaitu: jenis berkarbonisasi dan jenis non karbonisasi. tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga.

2 berikut ini.Gambar 2. Pembuatan briket batubara berkarbonisasi dapat dilihat pada gambar 2.1 Flow chart pembuatan briket batubara berkarbonisasi (super) B. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. . Karena zat terbangnya masih terkandung dalambriket batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukankompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruhzat terbang yang muncul dari briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. Non Karbonisasi (biasa) Jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi briketdan harganya pun lebih murah.

Gambar 2. tentunya penggunaan briket batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebihekonomis dan menguntungkan. TambangBatubara Bukit Asam (Persero).masih sangat kecil. atau PT. Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengankapasitas terpasang 115. (K. Disamping PT.D Maison. namun demikian kemampuan produksi dari PT. BA terdapat beberpaperusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauhlebih kecil dibanding PT. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan. Kenaikan BBM khususnya minyak tanah dan solar. 2006).000 ton per tahun. BA. BA dan belum berproduksi secara kontinyu.2 Flow chart pembuatan briket batubara non karbonisasi (biasa) Produsen terbesar briket batubara di Indonesia saat ini adalah PT. . untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi sertakeikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaanbriket batubara disetiap daerah.

5 Standart Kualitas Briket Batubara Jenis No Briket Batubara Air lembab (%) Zat Terbang (%) (Kkal/kg) (%) Nilai Kalori Total Sulfur sulfur keterangan 1 Terkarbonisasi <5 > 3500 <1 Tampa Karbonisasi < 10 > 5100 <1 Beban pecah (kg/cm2) 1 Briket batubara terkarbonisasi Maks 20 jenis batubara muda Briket batubara terkarbonisasi Maks 7.5 jenis batubara bukan Maks 15 Min 4500 Maks 1 Min 60 2 Maks 15 Min 5400 Maks 1 Min 60 .Tabel 2.4 Standart Bahan Baku Briket Batubara Total Kadar Abu no Jenisbahan baku (% berat) Nilai kalor (Kkl/kg) (% Berat) (sumber: Karbonisasi Badan akan Standaris menaiikan nilai kalor dan asi abu Nasional. Penambahan binder akan menaiikan abu dan menurunkan nilai kalor 2006) Tabel 2.

serta molases. Briket Biobatubara Maks 15 1998. . Hal ini terutama karena batubarayang digunakan termasuk dalam peringkat (rank) rendah dengan kadar zat terbangrata-rata diatas 35%. 5. dan Vietnam batubara yang digunakan untuk briketadalah dari jenis antrasit sehingga tidak perlu dilakukan proses karbonisasi karena kadar zat terbangnya rata-rata dibawah 15%. Cina. Proses yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan proses non karbonisasi. Pemilihan Metode Proses Salah satu masalah dalam pengembangan industri briket di Indonesia adalahperlunya karbonisasi dalam proses pembuatannya. 1998) Sesuai Min 4400 batubara asal Spesifikas Maks 1 Min 10 i briket batubara Sesuai dengan bahan baku asal terkarboni sasi Min 4400 Maks 1 Min 65 mengacu pada SNI 13-4931- 3 4. Sedangkan di Korea. ampas tebu.batubara muda Briket batubara tanpa Maks 12 karbonisasi type telur Briket batubara tanpa karbonisasi Maks 12 type sarang tawon (sumber: Badan Sesuai Min 4400 batubara asal Maks 1 Min 65 Standaris asi Nasional. Briket batubara non karbonisasi memungkinkan untuk digunakan atau dibakar tanpa menimbulkan asap atau bau dengan bahan baku batubara semi antrasit dan bahan pembantu seperti jerami. sehingga dalam pembakarannya menimbulkan asap dan bau.

tergantungpada jenis batubara yang ada. sifat kimia tertentu dengan menggunakan teknik yang tepat. D. Ketersediaan limbah ini biasanya padasaat musim kering dimana persediaan hijauan telah berkurang baik kualitas maupunkuantitasnya. dan kota-kota lainnya dan sangat mengganggu apabila tidak dimanfaatkan. ukuranfisik. Tetes (Molasses) . Ampas Tebu Ampas tebu merupakan Iimbah pabrik gula yang banyak ditemukan di berbagai daerah seperti Medan. Batubara Briket batubara dapat dibuat dari bermacam-macam rank batubara. Kualitas briket batubara dapat dipengaruhi oleh kualitas batubara yang digunakan. C. Batubara yang mengandung zat terbang yang terlalu tinggi cenderung mengeluarkan asap hitam dan berbau tidak sedap. misalnya:lignite.7%) dengan kadar protein kasar rendah (28%). semiantrasit dan anthrasite. Jerami Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang mempunyai potensi yang cukup besar sebagai sumber bahan bakar.Komposisi Briket Batubara Proses pembriketan batubara dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengolahan batubara. bituminous. A. hal ini mungkin karena ampas tebu memiliki serat kasar dengan kandungan lignin sangat tinggi ( 19. sub-bituminous. dimana briket yang dihasilkan mempunyai bentuk. Batubara yang digunakan pada penelitian ini adalah batubara jenis semi antrasit. Jakarta. B. Saat ini belum banyak peternak menggunakan ampas tebu tersebut untuk bahan pakan ternak. Namun limbah ini sangat potensi sebagai bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatn briket.

Pemilihan perekat berdasarkan pada: a. Bentuk seperti telur : sebesar telur ayam b. 2006) . Gambar 2. perekat harus memiliki daya adhesi yang baik bila dicampur dengan semikokas.sedangkan bentuk kubus dan silinder digunakan untuk kalangan industry kecil/menengah. (K. perekat harus mudah didapat dalam jumlah banyak dan harganya murah.D Maison.5 x 5 cm c.Molases diperoleh dari proses kristalisasi larutan tebu yang tidak dapat menghasilkan gula lagi. (Subroto. Bentuk silinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan. Molases merupakan larutan kental berwarna coklatkehitaman yang dapat digunakan sebagai bahan perekat untuk batubara dan bahancampurannya.5 x 12. 2006) Bentuk-Bentuk Briket Batubara Berikut ini gambar yang menunjukkan bentuk dari ketiga briket batubara. perekat tidak boleh beracun dan berbahaya.3 Bentuk Briket Batubara Keterangan: a. b. c. Bentuk kubus : 12.

Tungku Portabel. Gambar 2. Jenis tungku sangat bergantung pada sektor penggunaannya. ada ruang untuk menampung abu briket yang terletak di bawah ruang bakar briket. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah. Rata-rata tungku untuk industri memiliki kapasitas briket batubara 5-10 kg. Pada prinsipnyatungku terdiri atas 2 jenis. umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah pindahkan. B. jenis dan ukuran harus disesuaikan dengan kebutuhan. .Tungku Briket Batubara Penggunaan briket batubara harus dibarengi serta disiapkan kompor atau tungku. Tungku Permanen. sedangkan untuk rumah tangga hanya 1-2 kg. memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. A.Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.4 Tungku Briket Rancangan tungku pada dasarnya dibuat untuk mencapai efisiensi pembakaranyang tinggi. ada ruang bakar untuk briket 2. Tungkuuntuk industri ukurannya lebih besar dari pada tungku rumah tangga. adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas denganmelewati ruang bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder 3. Persyaratan tungku harus memiliki: 1.

A. Emisi berbahaya.Bahan pengikat yang berasal dari lempung yang tidak mengandung zat-zat yang berbahaya. semua zat pengotor tersebut harus ditiadakan paling tidak dicegah agar tidak merebak menjadi polutan yang teremisikan.Selain itu. tungku untuk industri biasanya dilengkapi dengan blower. . terutama dalam menekan laju emisi.2006) Dampak Lingkungan Pembakar Briket Nilai strategis dan ekonomis pemanfaatan batubara sebagai bahan bakar seringterkendala oleh dampak lingkungan yang berasal dari emisi dan sisa pembakaran.(K.yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh kepada kesehatan manusia. Secara umum polutan yang timbul akibat pembakaran batubara antara lain partikel halus. belerang. antara lain berupa gas rumah kaca seperti CO2dan lain-lain. seperti gas SOx dan NOx pada dasarnya ditimbulkan dari batubara yang memiliki kadar pengotor yang tinggi. Unsur-unsur ini terbentuk pada saat pembentukan sebagai proses alam. Jenis bahan baku (batubara) Jenis bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan harus menggunakan bahan yang bersih dari polutan. dan arsen) serta bahan-bahan organik yang tidak terbakar secara sempurna.Jenis tungku yang sudah banyak di pasaran saat ini terbuat dari bahan tembikar (tanah liat). Kinerja (performance) dalah karakteristik pembakaran yang ditentukan oleh faktor waktu. dan trace element (seperti flourin. Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lingkungan akibat dari pembakaran briket batubara. suhu. selenium. pembakaran batubara dengan jumlah yang sangat banyak akan mempengaruhi kondisi lingkungan. Jenis tungku ini dilengkapi dengan penutup untuk memperoleh suhu yang sesuai dengan kebutuhan oroduksi. Semakin baik bahan yang digunakan. dan kualitas udara.D Maison. selain murah juga sudah terbukti keandalannya. semakin sedikit emisi yang ditimbulkan. Dengan demikian sederhana untuk mendapatkan kondisi pembakaran yang bersih. Pembakaran briket batubara dipengaruhi oleh jumlah briket batubara yang dibakar dan jenis tungku yang digunakan. NOx.

NOx. artinya dapat menyeimbangkan aliran udara (oksigen) dengan baik. Kondisi yang terbaik jika menggunakan tungku dengan penutup pengurang emisi (PPE) dan dapur mempunyai ventilasi yang baik. jerami . KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpula Adapun kesimpulannya sebagai berikut: 1. artinya udara segar dapat bersirkulasi dengan cepat. Selang 10 menit kemudian terutama jika pembakaran sempurna emisi ini boleh dikatakan sudah tidak terdeteksi. Pembakaran briket batubara pada menit pertama diawali pembakaran biasa yang memiliki kadar CO yang mencapai 1000 ppm. dan CO) yang dilakukan tekMIRA.B.3 dengan komposisi batubara sebanyak (75%). secara teoritis dapat dihindari berbagai dampak negatif atas penggunaan briket batubara dari pengukuran emisi (SOx. diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan briket batubara secara umum masih aman dengan kadar emisi masih jauh dibawah ambang batas yang diperkenankan oleh kementrian lingkungan hidup. SOx 250 ppm dan NOx mencapai 100 ppm.Dengan memperhatikan ketiga faktor diatas.Tungku dengan penutup pengurang emisi yang dikembangkan oleh tekMIRA ternyata sangat membantu mengurangi emisi secara signifikan. Hubungan komposisi briket terhadap waktu pembakaran yaitu waktu pembakaran optimum berada pada komposisi bahan No. Kondisi ini akan sangat membantumenghindari dampak langsung dari polusi kepada kesehatan pemasak. C. Tungku Tungku yang digunakan hendaknya mampu memfasilitasi pembakaran yang sempurna. Ruangan (dapur) tempat memasak Ruangan tempat memasak hendaknya memiliki ventilasi yang baik.

ampas tebu (5%).1 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (67%). ampas tebu (5%).7%). ampas tebu (6. jerami (3. jerami (5%). dan molasis (23%) yaitu sebesar 8 menit untuk ukuran 40 mesh dan 10 menit untuk ukuran 60 mesh.Berita@Iptek. dan molasis (24. jerami (5%). 4. Bandung. dan molasis (15%) yaitu sebesar 7908.(3.D Maison.1 dengan komposisi batubara sebanyak (67%). Jakarta.4 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (67%)jerami (3. Hubungan komposisi briket terhadap waktu nyala yaitu waktu nyala optimum berada pada komposisi bahan No. Nn. jerami (3. 2. 5.com . dan molasis (23%) yaitu sebesar 6.3476 % untuk ukuran 40 mesh dan 7.3 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (75%). 2006. ampas tebu (6.3 dengan komposisi batubara sebanyak (75%).3%). dan molasis (15%) yaitu sebesar 300 0C untuk ukuran 40 mesh dan 230 0C untuk ukuran 60 mesh.2612 % untuk ukuran 60 mesh. http://www. Hubungan komposisi briket terhadap temperatur pembakaran yaitu temperature pembakaran optimum berada pada komposisi bahan No. Hubungan komposisi briket terhadap kadar abu yaitu kadar abu optimum berada pada komposisi No.Indeni. 2005.1701 % untuk ukuran 60 mesh.3%). Hubungan komposisi briket terhadap kadar air yaitu kadar air optimum berada pada komposisi No. http://www.7%). ―Briket Batubara Sebagai Alternatif Pengganti Minyak Tanah‖.2 DAFTAR PUSTAKA K.3%).7%) yaitu sebesar 8. Hubungan komposisi briket terhadap nilai kalor yaitu nilai kalor optimum berada pada komposisi No. ―Iptek Indonesia Bidang Energi dan Sumber Daya Alam‖.7%). ampas tebu (6. 3. 6. dan molasis (15%) yaitu sebesar 226 menit untuk ukuran 40 mesh dan 150 menit untuk ukuran 60 mesh. ampas tebu (5%).3%).0047 % untuk ukuran 40 mesh dan 9.org.

kubah gambut ini terbentuk pada kondisi dimana mineral-mineral anorganik yang terbawa air dapat masuk ke dalam sistem dan membentuk lapisan batu bara yang berkadar abu dan sulfur rendah dan menebal secara lokal. mirip dengan daerah pembentukan gambut yang terjadi saat ini di daerah timur Sumatera dan sebagian besar Kalimantan. Kedua umur endapan batu bara ini terbentuk pada lingkungan lakustrin. endapan batu bara yang bernilai ekonomis terdapat di cekungan Tersier.Kompas. berkadar abu dan sulfur tinggi. Dengan kata lain. dan Jerami‖. Jakarta.com Setiawan Bambang.google. ―Kementrian Negara Riset dan Teknologi‖. pada umumnya endapan batu bara ekonomis tersebut dapat dikelompokkan sebagai batu bara berumur Eosen atau sekitar Tersier Bawah.com. http://www. ―Karakteristik Pembakaran Biobriket Campuran Batubara. Hal ini sangat umum dijumpai pada batu bara Miosen. 2005. . yang terletak di bagian barat Paparan Sunda (termasuk Pulau Sumatera dan Kalimantan). endapan batu bara Eosen umumnya lebih tipis. Sebaliknya. ―Industri Briket Batubara Nasional‖.Nn. 2006. Ampas Tebu. Beberapa diantaranya tegolong kubah gambut yang terbentuk di atas muka air tanah rata-rata pada iklim basah sepanjang tahun. dataran pantai atau delta. Batu bara ini terbentuk dari endapan gambut pada iklim purba sekitar khatulistiwa yang mirip dengan kondisi kini. Sipayung Maydin. Jakarta. KOMPOR BRIKET BATUBARA Batubara dan Briket Batubara Batu bara di Indonesia Di Indonesia. Surakarta. kira-kira 20 juta tahun yang lalu menurut Skala waktu geologi. 2005. kira-kira 45 juta tahun yang lalu dan Miosen atau sekitar Tersier Atas. ―Kebijakan Umum Pemanfaatan Batubara dan Rancangan Undang-Undang Mineral dan Batubara‖. 2007. Bandung. http://www. Sobroto.

5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional. tetapi juga untuk memenuhi permintaan luar negeri (ekspor). Adanya rencana pembangunan PLTU baru di dalam dan luar Pulau Jawa dengan total kapasitas 10. yaitu : 1. 2. yang dapat digunakan untuk membuat langkah-langkah yang diperlukan.2 Tahun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Batubara yang Dicairkan Sebagai Bahan Bakar Lain. Perpres No. pemerintah mengeluarkan Kebijakan Energi Nasional (KEN) melalui PP No.366 miliar ton. menuntut industri yang selama ini berbahan bakar minyak untuk beralih menggunakan batubara. Terkait dengan hal tersebut. meningkatnya produksi semen setiap tahun. Untuk mendukung pencapaian sasaran bauran energi nasional yang dicanangkan pemerintah. . Kepmen ESDM No. Hal ini mengingat sumber daya batubara Indonesia yang masih melimpah.000 MW.Pada masa mendatang.1). Jumlah sumber daya batubara Indonesia tahun 2005 berdasarkan perhitungan Pusat Sumber Daya Geologi. dan semakin berkembangnya industriindustri lain seperti industri kertas (pulp) dan industri tekstil merupakan indikasi permintaan dalam negeri akan semakin meningkat. Untuk itu ketergantungan terhadap satu jenis sumber energi seperti BBM harus dikurangi dengan memanfaatkan sumber energi alternatif di antaranya batubara. Dalam kebijakan bauran energi nasional 2025.5 Tahun 2006 sebagai pembaruan Kebijaksanaan Umum Bidang Energi (KUBE) tahun 1998. di lain pihak harga BBM yang tetap tinggi. serta permasalahannya. dan pemanfaatan batubara. Sumber daya batubara tersebut tersebar di 19 propinsi.1128 Tahun 2004. produksi batubara Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. pemakaian batubara diharapkan mencapai 33% (Gambar 3. Inpres No.. salah satunya adalah melakukan kajian batubara secara nasional untuk mengetahui kondisi sumberdaya. Demikian pula halnya dengan permintaan batubara dari negara-negara pengimpor mengakibatkan produksi akan semakin meningkat pula. KEN mempunyai tujuan utama untuk menciptakan keamanan pasokan energi nasional secara berkelanjutan dan pemanfaatan energi secara efisien. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang digunakan sebagai landasan di dalam kebijakan pengusahaan batubara. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral adalah sebesar 61. Dan untuk mendukung kajian tersebut perlu melakukan terlebih dahulu membangun data base batubara nasional dari hasil pengumpulan data baik sekunder maupun primer. tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri (domestik). 3. serta terwujudnya bauran energi (energy mix) yang optimal pada tahun 2025. pengusahaan. tentang Kebijakan Batubara Nasional.

Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per – tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. d. Dapat digunakan langsung dalam bentuk padat.7 miliar ton (Pusat Sumber Daya Geologi. pengeringan. Hal tersebut dikarenakan oleh : a. Briket Batubara Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah Akhir – akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. 2005). dengan cadangan 6. Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT. yang dikenal sebagai Teknologi Batubara Bersih (Clean Coal Technology). b. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan. yaitu 61. batubara menempati urutan pertama di dalam penggunaan energi. Bahan baku utama Briket batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat dan tapioka. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero). atau PT. atau dikonversi menjadi gas (gasifikasi) dan cair (pencairan). Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115. pembakaran dan pemanasan. c. Sumber daya batubara cukup melimpah. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. Teknologi pemanfaatan batubara yang ramah lingkungan telah berkembang pesat. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin.3 miliar ton. sehingga masyarakat lebih memilih Minyak tanah untuk bahan bakar sehari-hari. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005.000 ton pertahun. mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara. Briket batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah sepeti untuk : Pengolahan makanan. . Harga batubara kompetitif dibandingkan energi lain. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan briket batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah.Di dalam sasaran bauran energi nasional tersebut.

BA. Briket Batubara Terkarbonisasi Bahan baku utama briket batubara terkarbonisasi adalah batubara dengan persentase antara 80 – 90%. Jenis Briket Batubara 1. Jenis Non Karbonisasi (biasa). Briket Batubara Tanpa Karbonisasi Bahan baku utama briket batubara tanpa karbonisasi adalah batubara yang tidak melalui proses karbonisasi. Komposisi campurannya adalah batubara 50% – 80%. BA dan belum berproduksi secara kontinyu. Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT. jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi Briket dan harganyapun lebih murah. Light Coal . Jenis Berkarbonisasi (super). Briket Bio-Batubara Bahan baku briket bio-batubara terdiri dari : batubara. bahan imbuh 0% -5 %. bahan imbuh (kapur) 0% – 5%. masih sangat kecil. 2. 2. namun demikian kemampuan produksi dari PT. Karena zat terbangnya masih terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. sisanya 5 – 15% merupakan bahan pengikat dan bahan imbuh. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. biomas 10% – 40%. bahan pengikat 5% – 20%. bahan pengikat dan kapur. Bahan Baku Briket Batu Bara . 4. namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah. jenis ini mengalami terlebih dahulu proses karbonisasi sebelum menjadi Briket. 1. Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar. bahan pengikat 5% – l0%. biomas.Disamping PT. tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan. Dengan proses karbonisasi zat – zat yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau dan berasap. Komposisi campurannya adalah batubara 80% – 95%. 3. Bahan imbuh yang biasa digunakan adalah kapur dengan kadar maksimum 5% yang berfungsi sebagai adsorban untuk menangkap SO2.

4. maka spesifikasinya disamakan dengan bahan baku briket batubara terkarbonisasi Prosedur Pembuatan Briket Batu Bara 1.Light coal tidak digolongkan pada jenis dan tipe briket batubara karena tidak melalui proses pembriketan sehingga tidak punya komposisi campuran. Briket Batubara Tipe Sarang Tawon (Kubus dan Silinder) 3. Briket Batubara Tanpa Karbonisasi Dalam proses pembuatan briket batubara tanpa karbonisasi. 2. Bentuk telur : sebesar telur ayam . namun juga memerlukan tekanan yang tinggi. maka pada proses pembriketannya tidak eukup hanya dengan menambahkan bahan pengikat. Namun. 3. Proses pembuatannya melalui proses thermal upgrading pada suhu minimal 200′ C. Pemakaian biomas bertujuan selain untuk menurunkan temperatur penyalaan briket. Briket Batubara Terkarbonisasi Pada proses pembuatan briket batubara terkarbonisasi. sekitar 2 ton/cm2. bahan bakar tersebut sudah dapat langsung digunakan. karena porositasnya kecil. maka alat pembakarnya harus dilengkapi dengan blower. Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama. Lebih murah. Namun karena dalam prosesnya melalui pemanasan. 3. bahan baku utarnanya adalah batubara yang telah dikurangi kadar zat terbangnya menjadi maksimum 15%. bahan baku utamanya adalah batubara mentah (raw coal) dan menggunakan bahan pengikat organik atau pengikat anorganik. Bahan Bakar Berbentuk Butiran Jenis dan Ukuran Briket Batubara 1. Sumber Batubara berlimpah. Briket Batubara Tipe TelurIBantallKenari 2. Light Coal Jenis bahan bakar ini merupakan produk terbaru bahan bakar padat berbasis batubara. 5. Contoh Mesin Briket Batubara Mesin briket batubara dengan konveyor Keunggulan Briket Batubara 1. Tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga. 2. Tidak beresiko meledak/terbakar. juga untuk mempercepat proses pembakaran yang sempurna dari briket sehingga dapat mengurangi emisi gas buang. Briket Bio-Batubara Mengingat biomas bersifat mudah meregang (plastisitas tinggi). 4. Tipe briket batubara dan bahan bakar padat berbasis batubara adalah: 1.

65-3. Persyaratan kompor/tungku harus memiliki : 1.788/KG Kandungan Perhari 2.5 x 12.855-3. Tungku/Kompor portabel.50 kg Biaya : Minyak Tanah Rp.000 kkal/ltr. Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati raung bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer . Ada ruang bakar untuk briket 2.00/KG 1. Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis : 1.80KG Effisiensi Tunggu 30-35 40-45 15-18 Biaya Perhari (Rp) 1.800/LITER 3..400 kkal/kg Ekivalen : Minyak Tanah 1 ltr.280 Parameter antara Minyak dan Briket Batubara Nilai kalori : Minyak Tanah 9. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.2.) 2 silinder Diameter = 125 mm 75 – I00 mm (3 – 4 inc.5 x 5 cm 3.400/KG 8. 2. jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah-pindahkan. sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah. Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah Adapun standar ukuran briket batubara tipe sarang tawon (Kubus dan Silinder) NO BENTUK PENAMPANG TINGGI 1 kubus Lebar x panjang = 125 x 125 mm 75 – I00 mm (3 – 4 inc.58-1. 2800.199-5. jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan.300 Kompor/Tungku Briket Batubara Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku. biasanya memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen.740-8.000 4. Bentuk kubus : 12. 1.Briket : Rp.010 2. Tipe Telur Sarang Tawon Zat Terbang (%) 1215 <30 Nilai Kalori (kal/gr) >5700 >4500 Kuat Tekan (kg/cm2) >25 40150 Air (%) <7.33-8.0 <1.0 Keterangan + tak berasap+ tak berbau + tak berasap + tak berbau + teknik penyempurnaan pembakaran zat terbang diperlukan Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dan Briket Batubara BAHAN BAKAR BRIKET MINYAK TANAH KAYU BAKAR Kandungan Panas (Kcal) 5.5 <75 Belerang (%) <1. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah.78LITER 7. Briket 1.) Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan. Briket : 5. Tungku/Kompor Permanen.

tetapi setelah menyala. tambahkan lagi briket. pembakaran 1 kg briket selama 2-3 jam hanya menghasilkan emisi karbonmonoksida (CO) rata-rata 106 ppm (minyak tanah 250-390 ppm). lantaran tidak dibakar dalam temperatur sangat tinggi. suhunya lebih tinggi dan pembakarannya lebih lama. dan membawanya ke Lembaga Pengkajian Pangan. Hasil uji Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menunjukkan. Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM). 1. Sementara tingkat emisi sulfur dioksida (SO2) rata-rata dibawah 1%. BPPT melakukan uji daging yang dibakar dengan briket serta arang. Jadi tidak ada bedanya dan sangat tergantung dari cara memasaknya. Untuk pembakaran awal dapat dilakukan dengan bahan penyulut yang sudah terbakar seperti : tatalan kayu atau meremdam beberapa buah briket di dalam minyak tanah. Ada ruang untuk menampung abu briket yang terleak di bawah ruang bakar briket Pengembangan produksi Briket batubara dan kompor/tungku sampai saat ini pihak BPP Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) telah lama mengembangkan dan men-disain mesin untuk memproduksi Briket Batubara skala kecil/menengah dengan kapasitas produksi sebesar 2 s/d 8 ton/hari. sangat aman untuk kesehatan. disesuaikan dengan lamanya waktu memasak yang dibutuhkan. . Memasak Menggunakan Briket Batubara Anglo yang dipergunakan dapat sederhana seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Setelah membara. Briket batu bara juga menghasilkan emisi nitrogen monoksida (NO) dengan konsentrasi amat kecil. Makanan yang dimasak menggunakan kompor briket batu bara tidak memiliki resiko besar terhadap kanker. rumah makan serta industri kecil/menengah. Susun satu lapisan briket di atas saringan. Dengan demikian industri briket skala kecil/menengah ini diharapkan bisa tersebar di sentra-sentra pengguna Briket Batubara sehingga mudah dalam penyediaan briket secara kontinu. lakukan pengisapan secara terusmenerus sampai bara briket yang dihasilkan dirasa suhunya cukup untuk. Hasilnya. pada lapisan tersebut bakar bahan penyulut secukupnya. Briket Tipe Telur Pemakaian briket tipe telur hampir sama dengan arang kayu. Disamping itu pula BPP Teknologi telah mengembangkan jenis-jenis Kompor/Tungku Briket untuk keperluan rumah tangga. sehingga lebih hemat. tren ke arah kanker sama saja dengan menggunakan bahan bakar bukan briket.dan sekunder 3.

Nyala akan merambat ke bagian inti briketnya dari atas ke bawah. sehingga masyarakat masih ragu untuk menggunakan energi alternatif tersebut. harganya lebih murah dibandingkan dengan bahan bakar minyak khususnya minyak tanah. Untuk briket tipe telur anglo perlu dikipasi. agar sirkulasi udara berjalan lancar. Nyalakan dengan korek api bagian penyulut tersebut. tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga dan yang terakhir adalah cadangan batubara yang masih banyak khususnya batubara low rank. Pemadaman nyala dapat dilakukan dengan menutup rapat/jendela dan bagian atas anglo (dengan penutupan) atau mengambil satu persatu briket (khususnya yang tipe telur) yang menyala dengan penjepit kemudian dibenamkan ke dalam pasir atau abu briket batubara. gunakan briket sesuai kebutuhan. sehingga kedepan masyarakat tidak lagi ragu . gunakan jendela/pintu udara : dibuka lebar untuk pemanasan yang maksimum dan disempitkan untuk pemanasan minimum. Oleh karena itu diharapkan dari pemerintah dan lembaga – lembaga terkait untuk melakukan penelitian lanjutan guna mereduksi kekurangan dari briket batubara ini serta sosialisasi briket batubara ditingkatkan. panas yang dihasilkan lebih tinggi dan kontinyu sehingga lebih baik untuk pembakaran yang lama. Untuk penghematan. setelah kurang lebih 10 menit. tidak beresiko meledak atau terbakar. letakan pada ruangan pembakaran dengan posisi penyulut menghadap ke atas. anglo dapat digunakan untuk memasak.dipergunakan. 2. Tentunya masih banyak kekurangan briket batubara. Pengguna Kompor Briket Batubara Kesimpulan keunggulan briket batubara sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak diantaranya. Briket Tipe Sarang Lebah Ambil briket sarang tawon dengan penjepit atau jari kelingking yang dimasukkan pada salah satu lubang briket. Anglo harus diletakkan di temapat yang agak tinggi dan pintu/jendela udara yang terletak di bawah anglo harus terbuka lebar. sehingga masyarakat lebih mengetahui tentang briket batubara tersebut. Secara spontan nyala akan merambah ke seluruh bagian penyulut dan selanjutnya secara perlahan. Untuk mengatur panas/nyala. Anglo dapat digunakan untuk memasak setelah bahan penyulut terbakar sempurna dan sebagian besar inti briketnya terbakar. gunakan jendela/pintu udara : dibuka lebar untuk pemanasan yang ntuk mengatur panas/nyala. Artinya dengan penelitian yang berkala dan akhirnya dapat mereduksi kekurangan dari briket batubara maka energi alternatif pengganti minyak tanah akan semakin baik.

tanah liat. (detik news : senin. kapur. “Pemerintah memang menyarankan untuk memakai gas elpiji 3 kg bersubsidi sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah”. memang gas elpiji jauh lebih praktis dalam penggunaan dan penyimpanan. Memberikan sumber pendapatan kepada penyuplai bahan baku briket seperti batubara. disebabkan permintaan export untuk jenis itu cukup tinggi diluar negeri. Tapi konon kabarnya tabung gas elpiji 3 kg harus naik. briket batubara adalah alternatif lain untuk pengganti minyak tanah sebagai bahan bakar. yang tersusun dari butiran batubara halus yang telah mengalami proses pemampatan dengan daya tekan tertentu. dan mesin briket dsbnya. Berbeda dengan briket batubara yang memang sudah dijual dengan harga murah walaupun non subsidi. Selain itu bagi masyarakat yang merasa khawatir karena seringnya terjadi ledakan akibat dari penggunaan elpiji 3 kg. dsbnya. serbuk biomas. Merupakan bahan bakar yang harganya terjangkau bagi masyarakat pada daerahdaerah terpencil. macam-macam briket macam-macam briket 1. Kalau dibandingkan sebagai pengganti minyak tanah. industri tungku. Briket batu bara Briket batubara adalah bahan bakar padat dengan bentuk dan ukuran tertentu. agar bahan bakar tersebut lebih mudah ditangani dan menghasilkan nilai tambah dalam pemanfaatanny. Yang tentunya dengan subsidi ini berarti pemerintah masih tetap harus menanggung biaya konsumsi masyarakat.untuk memilih batubara sebagai energi alternatif pengganti minyak tanah.      . antara briket batubara dengan gas elpiji. Hal ini bisa jadi bahan pertimbangan bagi masyarakat yang merasa keberatan dengan naiknya harga gas elpiji 3 kg. belum lagi elpiji ini adalah gas elpiji 3 kg bersubsidi. 23/08/2010) Hal ini diyakini karena pemakaian gas elpiji lebih irit dibandingkan menggunakan minyak tanah. distributor. antar lain untuk kepentingan militer.Manfaat briket batu bara  Pemasok Bahan Bakar Yang Potensial dan Dapat Dihandalkan Untuk Rumah Tangga dan Industri Kecil Sumberdaya Energi Yang Mampu Menyuplai Dalam Jangka Panjang Pengganti BBM/Kayu Bakar Dalam Industri Kecil dan Rumah Tangga Merupakan tempat penyerapan tenaga kerja yang cukup berarti baik di pabrik briketnya.

digerus sampai -3 mm. serbuk gergaji) kemudian dicetak pada tekanan pembriketan 2-3 ton/cm2. Selanjutnya dilakukan pekerjaan seperti no. 1 di atas. 6. Limbah Organik dikumpulkan 2. molase atau pengikat lainnya) lalu dicetak pada tekanan pembriket 200 – 400 kg/cm2. dinginkan arang sampai api mati 4. ditambahkan biomasa (berupa bagas. Sebagai wadah pengalihan teknologi dan keterampilan bagi tenaga kerja Indonesia baik langsung maupun tidak langsung. Anda berminat memproduksinya? Bahan Baku: Limbah Batok Kelapa Serbuk Gergaji Kulit padi Proses Pembuatan: 1. didinginkan. Dan ternyata harganya jauh lebih murah dari Minyak Tanah. Arang hasil ayakan diaduk (mixer) dengan komposisi air yang tepat . Setelah 1 jam.  Teknologi dengan karbonisasi Batubara dipanaskan pada temperatur 700 C selama 3 . 5. Masukkan arang ke mesin giling atau ditumbuk sampai halus.  Teknologi biobatubara (biocoal) Batubara halus . Kemudian dibakar menjadi arang selama 1 jam 3. selanjutnya dikeringkan.3 mm dikeringkan sampai kadar air 10 %. serbuk tanah liat. Briket Arang Briket Arang merupakan energi alternatif yang terbuat dari limbah batok kelapa dan kayu. Menghasilkan briket batubara yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan UKM dalam kebutuhan energinya yang akan terus meningkat setiap tahunnya prose pembuatan    Terdapat dua cara pembuatan briket batubara : Teknologi tanpa karbonisasi Batubara halus ( -3 mm) dicampur bahan pengikat ( dapat berupa tepung tapioca.4 jam. Hasil Tumbukan diayak.

Packaging 10. Sebagai pengganti batu bara yang merupakan bahan baker yang tidak dapat diperbaharui dan banyak menimbulkan dampak negative bagi kesehatan dan lingkungan.? Info briket nasional..7. Anda bisa membeli langsung ke pabriknya kemudian anda packing dengan merk anda lalu menjadi sebuah usaha baru bukan. Jakarta Barat atau klik disni 2. salah satunya adalah briket tempurung kelapa yang bias dimanfaatkan sebagai salah satu sumber energi. Turki dan Jepang. Bahan : • Tempurung kelapa • Tepung tapiocka (kanji) • Serbuk Kayu (serbuk Gerhaji) 3. Nah buat teman-teman yang mau coba usaha ini. Briket Tempurung Kelapa Limbah kelapa berupa tempurung dapat diolah menjadi produk yang bernilai tinggi. cara membuatnya adalah sebagai berikut : 1. seperti Korea. Jawa Tengah tepatnya Weleri Kendal merupakan kota penghasil briket ini. Dicetak 8. . Siap Pakai Diberbagai negara maju telah memakai briket arang ini yang ternyata diimpor dari negara kita. Cara Membuatnya : Tempurung kelapa dan serbuk kayu dimasukan ke dalam tungku penggarangan yang berbeda-beda secara bersamaan. salah satunya dapat mengakibatkan gangguan pernapasan. Alat-alat : • 1 Unit Pencampuran • 1 Unit Mesin Mencetak Briket • 1 Unit Pengering • 10 Unit tungku besi Mesin-mesin tersbut dapat dibeli di daerah Mangga Dua. Dikeringkan dengan cara dijemur atau di oven 9.

Setelah bahan-bahan tersebut di campur secara merata. Pengayakan dimaksudkan untuk menghasilkan arang serbuk kayu dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. Arang serbuk gergaji di ayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 msh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh. Proses pencampuran bahan dilakukan dengan caram arang serbuk gergaji dan temourung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90% dan arang tempurung kelapa 10%. Tempurung kelapa dan serbuk kayu yang telah menjadi arang kemudian didinginkan dan masing-masing bahan tersebut digiling dengan mesin giling lalu diayak dengan menggunakan ayakan.. Ayakan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh b.. Cetakan briket c.Tempurang kelapa . Oven. Manfaat Briket Arang Dengan penggunaan briket arang sebagai bahan bakar maka kita dapat menghemat penggunaan kayu sebagai hasil utama dari hutan. Cara Pembuatan Briket Arang : 1.Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat bila pembuatan briket arang ini dikelola dengan baik untuk selanutnya briket arang dijual.. selanjutnya dimasukan ke dalam cetakan briket dan dikempa. 2.5% dari jumlah seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa. dan salah satunya adalah pembuatan briket arang. oleh karena itu rantai pelepasan energi dimaksud diperpanjang dengan cara memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang. Namun dewasa ini tekanan terhadap hutan sangatlah berat sehingga mengurangi persediaan kayu sebagai bahan bakar. Peralatan a.Masing-masing tungku serbuk kayu dan tempurung kelapa di baker dengan api selama ± 12 jam hingga menjadi arang. Briket arang tempurung kelapa siap dikemas dan dipasarkan. karena selama ini serbuk gergaji kayu yang ada hanya dibakar begitu saja.Serbuk gergaji . Untuk itu diperlukan alternatif penggantiannya.Bahan pembuatan briket arang mudah didapatkan disekitar kita berupa serbuk kayu gergajian. dimana serbuk gergaji merupakan bahan yang masih mengikat energi. Bahan . Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2. kayu adalah sumber bahan bakar yang paling banyak dipakai karena mudah didapat dan sederhana penggunaannya. PEMBUATAN BRIKET ARANGDARI SERBUK GERGAJI Pendahuluan Pada awal perkembangannya. Selain itu penggunaan briket arang dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji. Dalam upaya pemanfaatan limbah serbuk gergaji.Dengan memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang maka akan menningkatkan pemanfaatan limbah hasil hutan sekaligus mengurangi pencemaran udara.

. Arang serbuk gergaji diayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh. Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2.Pencampuran media Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90 % dan arang tempurung kelapa 10 %.Pengarangan Serbuk gergaji dan tempurung kelapa dibuat arang dengan pengarangan manual (dibakar).Pengayakan Pengayakan maksud untuk menghasilkan arang serbuk gergajian dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. . . . selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan briket dan dikempa. Pencetakan Briket Arang Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata.Lem kanji Proses pembuatan media tumbuh jamur adalah sebagai berikut : .5 % dari seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa.

2..3. .21/.3 .9.294./.5.124/..2..5.52030606215.2...529.3.7:.65 /965.51.04  1.2441.5/92..1.53//:.3/929.:30..::.52./.2 2793.57.7/.5 1/.1.5 24..:9/29. &...52647.69755.51.:./.2/92.5 '7/.2...5 .5.2.9 450.5:2..5./5.9. 15.5. .5..9..5:144  1.5447963:5: 74/.369 .529..7.55. /..5.215.  5..21.9.5./5.529.574..

5./.9.69755..5.44. %.97.2450.75.5.5.5264769..544932.:5:74/.1./.5.525.9/.294.3...2 1.251:.53//:.50.5.:.57.91.55.2.19.52::  '52/92.52:.9 /929. %..:.53//:.9.51.65 .25. .50.5  5:.9.5.251:.54:...5/929.1/.7..5:9.9 '7:.5 ..22.5.:2.527.91.5.1..5.:32.251:.1.1./9.:..95.55.52. 5..2452. '525.

175../.9.69 . 3.9/2.4..1.9..52  4475.944322.5..2   5:.2.5::.4/92.563.9/.5.51..9.15.5.. 79694.2447963:.9.9/.5./.5 &. .5/369  59. . 1..2.9.9.: .4452.:5:.54: ##  5./.525 1352..:1.51/.9.575.294.2.9..74/.5 :1.5.4: 5:./.2/91.5 15.52.9.52.5 .2.3..715..2.9.5:..52.2 :1.50 ../..5:5:.1352./..5: .9.91./.2 51:.274/.55:.2.9.415.:.5.. .2.2..5.7.. .5./92.5. /.274/.579612: .2 51:.55. 26476::1.5.9.3.3.52  59.5/92.525.52./.5: 5.9.2 2/92. : 1.2.917..525.9/.15.9 .9:..1../.4.415..:../.5 2:../.5.715.9.4/2.9.5.2. :3.9:.2.9.2.:.55.1.52/.549./92.5.2..9.9.5:1./.:/92...2369.5 .52:.51..2.74/.3.5.:7..4475.2.3.96343.5.9.53.7759.

692:3.3  .5 /92.9.  ...1/.47.2. /.95.9.9.53/1.4 .7.2 .1:/.9:15../:2.3/92.35:3. ./2.5.15.2...5.510.5545512.5./.5.2..3//.5:.5..42.514./.9.2.2.692:3.9 4.524/..2.1.:2.1172./. .52.52.17.2.2.95..2..69 :.1.:2.1.3.5..2:1.5:52./.:3.

.2 755... 15.0.5/92.2.475793..5.264769.9.9203. 793.4..4..6994..: :.  . .9.2:41.5.3.5:2.5 3.2./.3. 44.2.2..5.5264769 45.1/..:../.1.4.515. .545. /.:1.544932. /. 2.02726564: .5.52/92.9.7..5:5.5152.2.5.....35.15.5.1:/.51:.9.945./.57.1.945. 755.3. 755.:.5/92.2./..5. ./.

5.97.94:1.5 .3.75/:.2.9.2./.:./....92651:3525..:./.1.69 53.3../.5.5 2.9.5..2453.0.5/.7../....1.9:95 .5/.9.5/97.2.55.!.1.52.5 4475.5/./92.:5.2.2.5.5.1.:/. /.2 ..45.5. .52.:1.545.:/.53..2.5  .3./..4.574/..45.9. .31.9251./:.5.75.9.&0.9. !3.5.2. :..23525.265:25:.9:2..5.1.  &3.57..:.5.5.545...9.1./92.2. 45.2.47.0.2.54./.5:54.75.:/92.5.9.5../.5:.45.53.3 1.." 1../..5/./..97.:79.5./.74/.22.23....15.5.5::..526564:74.5..927.2.4479..5.455./././.2.7.45.45.   .25636..95..1./.4:755..543.9.9. 4525 1.9.5/9.:.9.9.5.94.95.57.9.:79.9./9/.53/49.5  45252.5/92.9.5:.....5:5/975.90.13/4.5.45.9.23525.1../92.3.4.9..3..:94. . 74/.2.3.2.3.5.2. :5./.5 /.4503 2.25.631.9 343.9. 5..5.2:.2 :3./.5/92.47.

4/3.9.5  &0.2/.2.9:5  :9.51..44763.9.3.9./.5.3.57.0345.5.5.5/.: :79..3695 :354 1.3: /39..5..23 .9./..9.5!" ...74/..5.

9:0.52.2. 5:9.9/.5..9.569.2./.:4795.1.

1.5.27.2451.9/5.5  .9.35.5.2 45.:/.:.9:/.5/....5:95 .1.74/5.9.4 5.5.551./..756.796::.5.1..1.3.7.52651:74/. 5..5 7.2... .9.2.5:19.249/...1763.5/9: :4.69.2.9:1.94:2.2 10.5 142.7.2..

..5 792..69..54/..95:3475..2.31.93475.9763.1.9./.52...515.9:1731. 5:/.5/9.1.95...25:12.9/.51.4/32..9.5.4:. #9.4/32.515.:.5.5/..:.4..93525.9: 455.5 /92..25/.2.1..2.1..2/.9.5  :4./..1.5.2 /.9.5 &4.. :79.69..5/.2/.54475.5/../.1..5./.2.9756..974/.:&"1.2 45.5 .2.51.5 4:/9/. .1.4.5.15.5. 1.5.5!6  7.5/9:1.515.

66360.9.5.5.2./.2..9.45265:4:490.5:..75.:.5 42.5.1./6.&92.5.563/92. 44./92.951.1.445../...1 7965:6 5.5 /. .3525.5/.5.1....9:5:.9.5 29676: ..3 .512952.5 .54.1.:.479.74/.573.1&.5..9. /92..05..2/.2.9:522.5.2..263/.5796::2.2 % 45522./.7.5165:.59..  5..:/.5.5...:..1..97965:..3. &&  5.9.5 95.51..1.4.:3753...5 /92.15.:.925.4.9/39..2.5/92.53475792.4432 2.5 44/..../9/..95.5:. 4.529..9/65:.5 14. #53./.3&9 4552.9.5636492.93695..

9.25.7.51.51/94/.551.9..79 .22.5.5 /92..:./.9. 651:5..7#59..4/.47452.5:4795.5 /.444.5#5.5.5  ..52...5.54479.5:51.....47.251..:.:15.9763:27..9.5/.9.574..:.5/.52.97529./9:923.507.94:4.47.:.7.91.973 :0.47. 62:5  15.52.39.91.4744.2.: ..4. 44/..52.151.5124/. .5.2 %./.264769./.3.52.:755.: 74/.5.4475..2:.5.5 4::.5 1. 9..5/92.44/..54::0.52.7.:.1/.54: ## .513.47..2.9..5.794...23.56345. 1.5..9.5.2 '5215.5:.9./.1.  1.25.5525.459.54: &"  !" 1..454/.515.5.: :0..9.2.2   5.2.9/9/..:52..517925.5.1.5" ...:1.4.4551.2 % 179632:473.../.:.691.../.9..69.:..:3.5.2.5 17  .95.44.52.9...5 63. .755.25.2.9.5/.515. 1. . 1.

2..45. #4/.9.1.9.5/92./. 7./.

9283 .9/.4..9508..9..803.30-:7.3/8:-8/203..703. 4:5/6312.9.2033.3503:3.91.32:7.5079.3-.374/.9. 2033.7.3 .93.2: 651: .. 9.7 2.5.3.5215..7..774 &"774 1.9. 5.7 .91.241.2.3-.9 -07.455.33.7. /.45.0798020398 7 .4.5./.380.5 .3203.3 2:/.:/9.:3  &39:203:7..3 :9.7./ 0-/.//.2.2.73.3.3-.7. -07:8.1 74/.1.9    .:.1.:3/03.38:3 05.2.5 /.9..3.38:-8/ .2.3-07/./507:.5:4795.3/4308..9072.  3.545.5450.9073. 5020739.774 &3./..90.9.2.2.9203./.3.2033.7..:.5.723./3/4308.203:7.794475.3-.3./.5/.5:1..79.2. 5.2.2.:..4...-..7../-0-.3./..5020739..7 97:37:5./8:-8/.51.4 9075079.8:-8/3.2      &%#"&%% /.1.5..5##1.25.:.38:-8/90780-:92.723.9-.5 !"450.8:23.38.3-0-.8.-.2:3:39: 203.2.3.%.3985.9"..9508.3./:3..

9/02-.9.574/: .-07-.9180/07.2:3-.2..7.9:-. 2..91 83...780.9:-..7.3 502-.3907-:.2.339/.7-.7.9 .8.9.    03807./2033.3.7.2 9070-/.2.8.9.3.  038709-.7 .92:7.93..2.3507..2033.703./03.2.7.3.9:-.3.80509:39:!034.3/2:33.::574808/.9/.9:83.3/:3/..9:-.9.9.3 .9:-./.../3/4308.3 9.:207:5.370.:5:35.9073.380703/..39 3.3 /.8.7..9:-.7.932:7:5..3. :39:-.2.9/.3-..90-2023.3503.2:3/03.3-07.7..9..7.880-0:2203.73. 203.2..39.7-438.33.9:.25: 203.-./709/..9:-.  709-..7..7-.3907-:.7 5.../709 03.2.3:39:80..3 2025:3..7.3.33.9:-.7-438.3.3-709-.3-.89.3-.8/8:-8/803.3502.3.3.3-7099/.39.3-.380-..3.9:-.2503:3.2.3.3./.907.3-.805079709.7.7./..35.8 8:507 0383203.3.9907-.54.9.8.9:-..507 94-07   2.8.7  7093.3/.574/:8203.3.91.20302-. 038.:..9.::9.3-.:7:29/.340 2.3.. 709-.7-438.3..7. -0725.3 5./.5:3 ..9.5  3./.0-.92.4.4:39:/:3.3-./3/4308./.80.91 ./.7 .7.-.7.370.90780-:9 /9:7:3.      03843. 803.3574808 . -.3/..9:-.2:39/..9:-.8.:2.9073..-.9.3.9/...3:39:/02-. 709-.380.87.:33.7:8-075./.3 2.3 /:3.9 -0702-.8079.7./..38:2-073.3:39: 0507:.:3   %0344502-:.8 -.7. 9../.7.3 503073.90780-:9907.3/03.:9/.7..9 $0-09:3./.3 80/9 .37:2.3.3-. .7..8.3 -.25:7.7-438.88.5...92033./..709 -..303.990344/.2.7-438.9./ 703/020380-08.2.9:-.880-0:2 /574808203.2709. .207:5.5.3907.2:33803.    709. 90.8.8.3-.9/..30-2:7.70:3..3  /.5.32:7.3.38050799.7.75.3./.9./..0-:7..75.

:5:33/:897 0./. 507:8.0--.: 0-0.3:332 $:2.33.3$4.89.320574/:8709.3.3502-.503:3.9..9:-.3709.39:3: -:..32:3.25:3/.703.3.3.9-0-075.2709..342547  803.%2:7/03.3/:3/.03./.3.3708.2:3:2.740/...9:-..:!% . 503:3.3203.7..3/.3 ./2.89075.2-.9..9:/ %. .3-0:2-07574/:8 80.3.8 907...!% %.5...9:-.89..38025:73..9.253!% 907/.7./3/4308.32025:3.203:3..5.9907-./..3:8:83.9 907-.7. 2..5/5072:..5.2.0-2:7.3.2 !078074 .3 9435079..   !74/:803907-08.:/.40.37:2.7709.80:7:.-8907-.3.3...8.7.3.7.4393:   03.9:-.8.3 9:3: 7093:2:23.-7.93. :98.3.907.7./:3.33.3:39:3/:8970.7709.:3 8.2.%.3./-..7..7..5.9:-.38.7 9039:3../.8.$0.3.3.3/3!% /.3 .3 .

2:3/02.8...3..8.25:.88079.7.5.30-043428/.  %/.5/.8.:39: 202574/:8/..7.3 02.3203848.20303.3709.3503:3. :39:203.7!%  2.3 3.3709.35.34393:803.07.   0-2:7.:39502-.2.7./809.   0:3:.9.9:-.3 90780-:9/.9-.9:-..89.3574/:8/.3.35.-07084200/.88.393/.8.  !.3.7.3203:39:3..8.3.3.80:7.90.0:98079.3.7985.

:.38..:39:97.9:-.3/3.-838079.7..-070./03.9/.3709  #:2.7.  !07-.7..907-.3!02.7  %/.-0725.%..33.9.  $:2-07.3.3.2030:.

9..73.3.#5  .

7709#5  ..

9.3#5  .7 !0302..

7:32...3:39: 97.7 .

3.73.#5   ..%.

7709#5  ..

3#5  .7!0302..9.

 :39:97..7 3/:8970.

73.%.3..#5  .

.7709 .

9.7!0302.3 #5  ..

:39: 97.7 3/:8970..

3.73.%..#5  .

.7709#5      .

.3#5   .7!0302.9.

%.7.473.3709  .%...3./.2090739.3.. .3.7   !.7.

97709  ..

 .%..2  039:803/07.2.9:-.   039:90:780-08.7.3&:7..3.3.%.2 93 .033.2  039::-:8  .97709   .3709-.#5  709#5     038/.78903. .3..790:.

3:39:.4:39:0507:.709-039:90:7.2.3803/07/:3.:7:2.9....3.3  80/..4.3-039::-:8/..3.33/:897 0.37:2.3.9.

   42547.20303.

/8.7:8/-..9:-.30-:9:.342547.3 !.%:3:709.342547..573853.7:8/808:.5..3/03./.7.7. 42547.  !03:3.7038079.:%:3:  038/.3::7.3709.9.9:-.

8038   %:3:.%:3:907//7.9.

/.7.-0 03835.39.9-709.8.425475479.202:.:2:23.

/.9/53/..9.3 0383/:3.3   %:3:.:7:2.2.37:2...3.5.3:39:0507:../8079.9. 53/.

.202:.7-709/-:.5072.8.9 80.7.42547!072.3:39:3/:8970..303 0383/507:3.90-/.3.303  -..

9.20303.7.   !078.342547.

3-.7 -709.3 200..7:-.7:.4..7:39:-709  /.97.203:::-.-76:0990 ..-:-709.3:/.7.3-.7:8202  /.9.3907/7/..3.380:3/07  /./-. 4803 /.25:3.7.7.:3-.39070.9:3:..3:/.7:3:39:203.7:.3-..57207 /.8/03.3.7-709.7.7.

 !%'!%'  92.5..3.2'..3.:4/959.5..1.5.95.537 1. 5.1.75.9/.

:37 5..2 44/345..5.5/92.5.9.574.54.9.22...2:3.1..5'6.:.25..:.54.51./3.2...5755..97.2...2.750.5.5.. .2.... 2.2.5/92.544.1/.5/.3 ..1..74/.5.5  ..5...9.5.2.9 &.. 0./92....%.:3 . 4552..5.2../.14.11.51. 15..55..753...5 41.545552.5:9/29..3..5147. 45.5.:9/22.92....53525..1.9.5 .9.755.:.57504.53.5/2..:3...1.5:12..1..5../:.29.   !'%'%! 5..7..9.95.47.5:9/29... .2.2..9/./7.1.91. /.52...5:1.2../...454.5/...:/.95...2..574/.5.25.2. ..1.5:2.7. 2.1..5.5   %'&!%'%!'  #5.9. &3.. .454.5/.2...5/92...7.9:/29./97.4.9.5.:...9./..5512363.9.:/.34/.574/.5/92.3..:&3.2.79612:..4...5/92.534/.4..5/.7.2.3:459..94.5'49 &3.9.513.9.5:9/29.. 755.51:2.5:/.5:2.7..5751....

 .9.

9.9194.9.4...:.

.5.5.4..5.1.95 :.5:79. 45.2.3.9.3.55.3..5.4332.2. 453.9.2.

.3.5 :2..5454721.:.2.9....:.2.795.3:74/.55   &45.1.1..2...5120.94.5.79.47.5.:9/29.:.651./  ..513525..9:5 &.5/92.06/.529..4565....5 .9.4.

244.:..5.4.9. 1..2 .35..1.22/.579.9:9/29.9:9/29.9.245./. 453..54.35.3.2 44/9:2..1. /92.1.:0.44/..:2.. :.13/.27:53. .1./6:625.15.5/92./92.15.5./:.9.5:51944/.   &. .1 .1..06/.5  &3.2..5 .5.51.2793.:9/29.95.95.4/. ./92.945.5..:9/...3.

../92.515.75..1524.406445.406445..#'506  :.5 52.:.5:.:9/29.1.79.9.:35.5.5./:.229.%7 97.5.9.95.5:7..9:.2./92.. 506/./:.45.9/:..136745. :45.44/.2 ../3.:.5..9.93.5 5.  :1.:9/29.:..2.9..../:.5.5./92.2...4.3.136745...4 :.3. 5.#'506   .9.9506 .5 :...15.5634...203 &../.91..4.5.244.5. 45..454..5:.265:4: :519 .:.3..1..2.9.2..6:65 &3.3.245.5.35.:/.. /3.5..5/92.2.5/92./.5.5'.4479612:/92.3.5:.9/97.4..4 2...9.95.9...5..:.7./92.92.203. .   .:.1:32.:3.5.3..579612:.4/.5.95..553/ /:.4./.2:.5 2/92.5/.9...5 .47./:.5/:. /9..7.:519 .792369.7 /92.479.53/:3..1.5.

3:8:1     :7:8.82:823/4308.34.   &#%%&# 3/7/.2-. $# .3%03!079.79:.92. 739/97./92.3.3.0789.9.8903443/:97 :3.203 5.1.:2.3 1.5.5 .:9..5 .2647695..

/8:-8/..723.3/. 94-07 32.907.39.3-.:7.3203.3.38:-8/.3.. /./.709.3 ..%.:33.31..7.8.38.33..3.88.9:-.3!02.3 !030/./../3/4308.3.3...703.3 9.3-./0-/.::9.9/.-.91.5.77:2..7.//./..3/4308.32:7.7 5078.5.9/./03...9.3.3 .75.25:7.2025:3.9:-.8.7. 3/:8970..93207:5..:7:29/.. :.9508..93.3 :9.3:9.9..:2. .9..:...3-..3.323.9-07..3907-:.709.3985.91.7:.  .39.3-..3/0.3.703.38:-8/90780-:92. /.. /.32:7.7.  2023.3-07/...80.9  3/4308.38.393 /./3/4308..%.9:-.32:.-.:3/03.5.3.5../.3-.380-./8.703..3/.38:305.7.2.8:3..3923.5..8.9/574/:880.80/07.3-.7 0:3.780.91..2033.7. 709...9 709-..32025:3.3.7.-0725.3 8:2-07./3/4308.380.::5-.-.47.703.9..2:3/03..798.-.3..9-0702-.23.35.7-..-07:8.7. 2.7... 5020739.3/.9:-.798.3043428.3090780/.5/8:-8/803..:9/./-0-.7..3-.7..0:39:3.9:-.3 907:9.7.9072.3.8.92.3.9073..207:5.3 -.. 803.9:-./.9073.7..20302-..3.803.9/02-.9..3  !02-.3/.7.9:-. 803.5..907-.7.9:83.%.8909.2.9073.9508.7-.9-.54.2:3:39:203.723.80-09:3.3-0-..9.7..9. 2.9283  ...2.7.38.  3.2033..9  .3-.3.:-.3 -.9:-.9502.3-.7.9073.2.3.7:8-075.7.3.805079:39:!034.3.9-078.:39:-.39038 :39:/:3.7./..2:39/.8.92:7.  709:....9.3. 7 ..9.0..75.9.3-.3/03..2.7.3  % #$% .303.8.3 -.3..5.90.95./.7.38.703.-.880/./507:..3 503.9:8:2-070307./..3-..7.3..49075079.8../.8.9/.7.207:5./.3-709 9/.:3 &39: 203:7.2.3.9:-.3503:3.9.:3 %0344502-:.5020739.8./. -. !03073.3.32027.7 .3 202...8:-8/3.3-..9.80-20223./.3.3 ...25.:5:320303./..8.9..32:/.3.3/.3.-.-.9073.9: -..3:39:80.32025:3.5079.9:-.2.3./:3..3-.0-:7.30-:7. 8:/.3.203:7.3907-:.91503.91.9:8:2-07030757207.38050799./.9..2.2.3709./.3.25:203.2033.7 .33.75../.3/8:-8/203.7.3.70.9203.3/03.7..9:-.797:3 7:5.73 ./.3-.9.9.380-.38:2-073./3/4308..2.380/9-.

32025:3.2-. .7..7.3/..3.5.80-.9:-./.9:.3.7.7.3802..2...32./.3.- 2489:703.7.53472.7.:2:7 038 /.3.709..3 /.3907/.9:-.7.8.8.-07:9                    .3502-.34803207:5.20..2.5.3907-039:.3:38:75079.7.3..35:7-.7.203.2-./.72.3-07:-.8../809.7.7.32.3-07..5.39:3/.5 /.//:..9:-.3-.2..   97403 .7-43/48/.47.7/70/ .980./.9: -.47.39./80-:9/03.3-.9/.3/..393.943 .7..9202-07. .47.3  #0.380.9:-.32..9.-.9:2-:.7-4324348/.2-.38:380..7.320303/.3 -07.3802.7-43 /7403 /.3 81.9:-.3.9:2-:.-.2-.9502-.:9.2.-.32025:3.5./..9:-.  .981.3:.9:-./. -..3:..3.320303.7:40503073./.9:-.39./.8 ./.3.38:380.502-039:-.   7 7/.7.3. 4254303 4254303..9:-...2.9072.7-0-. /./-. .2.7-43 /7403 /.8:38:7.3203.:3  0..9:-.7.2-.7.957480818. 18.8 17002489:70 ./.3 803 .89 907.8.9-. /503.907-039:/.3 .9:-..3 .9:-.9574808 18.9:80:48.9907-..5...   .9:.503.-07.3.3/03.-07:-.3-.9:-.3472.90.3.8079..90.8 .9:-.:3  .3:9 $0/.0. .7148 !74808203:-.79:2-:.397.7.73.3:93.7..3/.3907.703.8:/..793.3.9:-.3.3 .9:.9:-.7.8:/.3.3 702-.3938073/03.380.9502-.9:-.3 -.2  4380397.2307.3 -07.9-0703839 8:- -9:23:8 -9:23:8 .35:7-.9:-.3907.7.0.3.9047-.3502-..3.1.385479.3.58.7.8  50325.-039:.:9.907.-039:.3 97.:38:73/.9:-.9074432307.4./2.9 80.-.-.703../.  4254303 4254303/.788.7. /.3.3...3907507.7.7./-.: ..9:209.8502-039:.5/-.7.3203079.7 907-039:/.3.

7./..9/.9:-.47 !..2:.502-.7390 8:- -9:234:8 -9:234:8 /.:2:23..397..7.8:28:1.. 99.47. 907/..7 97403/...9:-.3   -: -:9.2-.3    038.3-..39./.9.9:.9/.2 93.  -:.9:-.2/.3-088:1..7.3/-.5.9 5.. 88.73.9:-.72307.9 8079.25:7./. .3.9:-.5.:2:23.7.502-.3.39/.2 47/...78:1:7-08/.7.38073/80-:95798:1:7 8:1:78:1.8050793..9 7.7. 80/.3907...8.780-.3..3/:3..7.30907403/.35.907/7/./..2-.502-.890   ../.348/.803.47 .3-..8050798.207:5.7.0-/./.3397403/.97:2 ..3907-039:5.-.9./0 .7.2 4.90780-:9   .38:.3907/.9:-.. 307.980-.9/.7.3907-039:3/. 2307.7.9/. 2039  .2.2 -039:.7./.9:.7.3.203:-2 5.8:1:747.3907./.39:2907.-07.3...    $09.30:.:2 /.4./.3 /.2-.980-.3.2307..5.9:-..95.7-43   $:1:7 $:1:7/.3-07-0/.3.9:-...7.

81.-0 038.-07/.397.397.8.9183.3      . $1.038.8-.9:-.9:-..7  503:3.89 $02.9-.89 .89 9:234:8 $:- -9:23:8 39                                   %.3/.  .381.9:-.7.397.7. 8:2-07$:.7.7.77:2/   .

8.3/:3.3.8.2.89 07./ 3/4308.38:1:78..8.380-.0-:7.-.9:-..3.3 502-. - 3.3. 0-2:7.93  !$ 709./.9:-.9.73.9 :7.3 9.038-9:23:8 07../.9 2.9/.89..3:39:80.3/:3.7 93 .993 /.7..-709-.993  - $1.9/02-.2.993 .9.91 93 .2..393/.7.3-7099/.3/.28.3-709-. 3.34393:803.3.7.8..3/:3. .9-./.-:93 /.9:-.3.9..4793 .3.7.9:-. $1.5:30:3:.2 8.9:-.:3  %0344502-:..3.3 80507907.9. .890-: /..3.3/:3.-07084200/.3 502.97.2..  /.9 709-.7.9:-.7.7..::9.73. 3.-..3.3.3.7-43 8.:39:502-.3.7.7.7-4380/9 .3 .25:203.907.780/9 ../.324.3425.7-4370..3/:3.3/.-:80/9 /.3.2203.38:1:793  .3 503073.3/:3.805079:39:5034.3/:3.3..7800:3:.32.9:-./.3.7.33.7.07. 9/.3/:3.9..7-4393 /.3402.703./..5: 3.2.9:-.7.3 .9:-.3..3/:3.3.3907-:.5.3.25:7.9 425.3/:3. .9.9/.-.38:2-073.8...9:-.39..9 425.47.. 3.9-./.038802.:5:35..9.7.3.3./03.9:-.47703/.:7:29/.33.7 0:3.38:1:780/9  / $1.7....3..03839 07.7.9203.75..73.3.4793 .478.25.38:1:7:..9-.3.7.9:83.3-.3 /.9073..7-.2 .91.9 80-.3-.808 709./5402.3/:3.2203.3.9-.-0725.3-..3/:3./.397.32025:3. 709-.73.380/9.

907-..7 .

2:3-..3-07.7.9:.7../2033.2:33803.3/:3/.3:39:0507:.8/.2030:.0-. 0 8:2-07-.4:39:/:3..29070-/..7.9:-.3.3.7-438.90780-:9907. !02-:.9:038-07.9:-..7.8.3/507:.2020907-..01803./ .5.7-438.9.9:-.3:39:.574/:.9:   2039/..8 8:507  0383203.7-438.2.3.7.202.2-709-.703.9. 038574808502-:.9.9:503.380/95037./709 03.4.2  !74808!02-:.9:-..9/.9 .5.7.8.9:-.-....3.323.7-438.2-.9/-.3-709-.2..::574808/.-838079..203.8079.8 /.8.7./703/020380-08.5 3.3 80703/.-07-.-070./.9:-.90780-:9/9:7:3.8.7-438.38:.2025.3 574808./...3./:3.9.73.37:2.8   .3.9907-..9..7-438.9.9/.7.3.7  7093 .5.7.9:/.80-.3/..9.3-709-.3038343./ 9/.9:-.-07.9/.9:-.33.7  -07:93  .2 503:3.3709.7.503.95.880-0:2203.  709-.:/. -709 -.574/:8 203.3907../.9.3.3.

740/.7.3. .342547 803. 503:3.203:3.7 -07:93   .9:-.3-709-.9.9/...:/..3203.8907. -07.9:-.7.39:3: -:.  038.9..3.95.8 -.880-0:2/574808203.203.3:39:3/:897 0.9907-.7-438.2../-709/.2-..7-438.3-709-.9907-.3/:3/.33.7.-8 907-.9:-.38025:73...39:3: 7093:2:23.8 8:507   43.7-438.80:7:.32:3. ..33.2-709-..7-438..339/. 5:30-2:7.2./:3.5./.7../2.2-..2.5/5072:.0--./../.8.3.703...3.3.5.3 502-.79502-:.7.7-709.8/.8.7 4. !02-:.-07.3.

37:2.:!% .5.3-709-.%2:7/03.79502-:.9:-.9:/%.:3 8..9:-.3/3!% /.25:3/.384..9.9:-..3.2-.7.3:8:83..7.3. $0.2 !078074 .3-709-.93.7.7 9039:3.3 .7-438.3-0:2-07574/:880.7.320574/:8709 ..3.9:-.38.5. 4393:  03.3/./3/4308.907.:9 8.89.3.3..8.40 .9..9:-.3..!% %...8.9.9.3.:0-0.2-./.32025:3.   !74/:803907-08..2.8.23.89075..507:8.253!% 907/.7.7 4.3 943507 9.89.3708.2:3:2.-7.7-709-.9-0-075.9.7.3:332$:2.:5:33/:8970.3..5.7.8 -.././-.343.503:3.

7!%  2.390780-:9/.3574/:8/./809. :39:202574/:8/.8.8.30-043428/.0:98079..3203848.88.35.25:.3 3.35.7.9.3.5.5/.20303.2:3/02..8.7.  :39:203.843          .3 203:39:3.80:7.88079.3-709-..3503:3.7985.9:-.07.    .3.90.302.89..

/.: -07.9:-...3. %49.7.9  .-0 $9.79..3/. .7-: 34 038-.:709.47 .3-.%.

-: .3/.78 203.7.-: $9.47 709 . 7 02-.7.8 .843.3 :.3 .3/..3 %.9.9:-.9%07-.79 /.3  .2-.  !03..3..-0  203.47/./.8 .3 3.9:-.3    -3/07.3 $9.8 3.9  8:2-07 ....-  .3 .7-438..  07.. 038 4 709 .3 203:7:3.

3.   .3 50.. .47 %49.7-438.3    %07.8      0-. . $:1:7 8:1:7 0907.7-438. .8      %.25.

8 3  . -:.7.9:-.8  .8 .9:-..8 3   709 -.7-438.9:-.9:-. 2:/.7.8 .8  038-. .7-438.3 3  .2   709 -. 907. 907.8 038-.7.7.8 3  .

3./.7.8 3  $5081.8 95090:7 709 -.78 .9:-.3-.7-438.35.3.  !74808.: 5.507:3.3-.9:-.-./. $08:..7-438.7.9:-.35.7.89803.3 .8 3  ..7.3.. /03./.703.3/.3 9..9907-.890-: 8079.5/. /.8 -709 -.3:39:-709.507:/.7.7.3 -..8 9508...35./.7. .3'093..343.7.397.7..808  .3-.35.25.. 3.33..5..802.:. 7. .8 .8.9:-./-.8.8 3 203.7./.:  $0/.9:203:3.9.7-438...7-438.50309.9/.9.9:-.9:-.33.8.3 703/. 7.7 038...8.9. .8 709 -.9:2.9:-.9:-.8 .9:-.250302-.9.2-.9.89/.3094/0!74808 $.$        7094 -.:-..8.9.33.33. .2.7.3:39:/:3.7-438.    $08:..9 7.3/:3.2032-:.397./.2  .43 8:2-07 .3907:9.703./.24./..39:80507907.8202:33.3.7.9.843.7.3574808343.8 3 $9.2574808502-:.-. 7.25073. 907.8:/.9.33/:897-709/3/4308.3 9072.9:-.8   !02.8 .3 $08:.:-.7.7-438.8  803.:/-. 3  -.8..9.:/03.79./.3574808..3/:3.9907-..3-.8.: . .2502-.3-.8/. . 3  -. . 709 -.7./03./.2:/.3.3/:3..9.9:-..3/470./.3502-..2032-:..8.37.7-43 8..

7.-.2:3 2-.7.5 .3/:3.9:-.7:40:.-.3338.-..3 3.38.  /2.7 090780/..50780/.390.3.349.380-. 8050790/.3/:3.92.7.8.89   07.3.3 203:3. .3-..3-07-.038802../207:5..7.7/03.3/-07-.59.5.39:35.399./.7...80/.50309.9/503.3:.3/:3.9:5748085034..7..3.7.3-..3203.3.:9/..780-.9./.9.35.890-:90780-:9:39: -.9907-.9203.3 .397. 49.79..32-.7.3.8:..3 $.25.33./.3.3.03/07:3 2030:.31.3.3.993   /03..3-.38.2-./.3/.9..9:-.:93./.3907.3-.39073./.7574903.5.9:-.890-:202807.3.8. 709-.3 ./.890 :.7703/.549038.9../..8.3.9.9:-.39. !74808502-709.9:-.8...7./. .8-..3/.-709./902:.89/.::5 -08.83..9/.425488709..25..5.9/.3.82.5079.3.32:33.5. 28.7.9/-:.  .9//0138.8808  ..3/:3.9:-.2 07.. 907.3.9:-...3903..:./.390 8:- -9:234:8 -9:234:8  802.93 -709   %0908 4.8-709-.27.9:-.8.9:2-.   25.92:82073 /2..-07:7./.3 .2/.8:2-07-.3-.703.3.9079039:/03.2574808502-:.:.:5:3:.5.397.2 2.7.93-0:2-.07..3-.3...32025:3.3-.318 81.-7:.397.32-.7-072..203:3.8.3.9:-.. /2.8.. /.35..3905.9:-.32025:3.5.9   .38.3.7.3.038 -.954903880-.-039: ::7.7.8%0-: 25.890-:207:5..9:-.9:-.25.509073.3.3/:3.

2-.-. 0907.-..3:.7. 039:83/07.4.. 5070.-709-..38024.2.33/:8970.3-039:/.35.3 80-.3./.2:7.9/:3.3.   .39/.9..-.2-.9/.9:-.9-07/.8..99/..4.9:39:-..9203.:3/.3-..3.3:39:.808207:5. 07:93.//.3-07-./..9:-.9..790:7. 5070.25:7/03.3.909.7574808789..3 .2 93 . .390-:.709.2:2..7./08.3203:3:.  $:-7494    039: 039:709.3..3-.33.78903....3039.8 - 5070.9.35070. .2 .2 - 039::-:8  .3.7 039:709...5./. .808/50740/./.2.7..3.9:-.3.3. 709-039:90:7. 4.8.7:82:/.7:8202/.35070..4.-40-07.7.5.7.2.4:39:0507:.8.:7:2.  !02.73.9.9:-.5.3 80/.8.383/07/:3.7:9./. 039:80507990:780-08.3 -039::-:8/.-07.7.7:9.37:2.7.3.25:7.3/.

   .20303.843     .

.8038   %:3:!479.3.:9:3: 038/.7:8/808:./.9-709.7.7038079.7.%:3:709.8.7.9:3:907/7.202:.9:-.-0 :2:23./8..9.39.5. !03:3.342547.9:-.3 !.9.573853.30-:9:.7:8/-.3/03.3 ::7..3-709-.

3   %:3:!072.7-709/-:.303 202:./8079..90-/.9.9...37:2.3:39:3/:8970.:7:2.303 038 3/507:3.5...3.7.9/53/.980. 53/./.3:39:0507:.3 0383/:3.2..5072..

 0--08.97:.9-07.9:39:203.7:39:-709   ...380:3/07   .7.3.-:-709.9. 7.3:/.3:39:7:2...33.39:3:5.9.018038502-.89.80947503:3.20303.  !078.7. #.8.8-709-..3./.3./-.   80/.3.7:8202   ..3.7./. %:3::39:3/:897::7.3:39:203.7.7:.75.73.8/03.3:/.9:-.393  0389:3:8.7:./.3 -.33./.9..390709.3.3.7..7-709.7-709   .3-.   .9.9:3::39:3/:897202 . 4803 /../-:..3././.7.3-.5./.3200.3.203:::-.5.7.39:35.9.7 %:3:709 #.9:3:7:2.25:3.7.7/.3907/7/.7:-.39:3:.9.7:..2-.57207/.3-.3.

9502-.3 -.7:43/83:3.8.3.3-07./03.7./.3808:..3 $02.9:-.3..790.79/.75034947.897.7-.3.080.9 502-039:..3.7:3:3.7/..8025:73.. &38:7 :38:73907-039:5.7 025:3..3/.0..343/8 502-.2.9-.7.3..3.7.7:8203:3. .3 5.3202503.7028/.7.3-./.805079 /.39/.3  .3-709 -..3 28-07-.3.1./.   038-.3.:5:3 9/...3.73.9:-.3.:028 038 9:3:3/03..-.7.2 03.3/:3.947.9..3!02-.87:2.38.9/./503.: -.574808.3-.:2:254:9.5.7502-.380/9028.7.  038-..3:.397.30389:3:.38:3-07503.843    .754:9.3/:3..3.9:-../92-:..9:  8:: /.9.7./.3902-.9 ..3   /.90789502-.3-407  307.3202.7.  ./.3-.:8  -007.7. 907:9..8:/.35.3-.3-078 802:.3-.9:-..3/../.3:3.9.3.39/..9503494790780-:9.3 47.39.3 474/:8 9:3::39:3/:897-...9:-.39/.3401..3-07.8..7.7.3/9039:.3..-.7:05.392-:..7.8..3-.393 .3503.3-.-.3043428502...30-:9:...25.3-./.. 805079.:39:203/.0 /. 40/.3.3:8.9.3:3..203..2070-. !02-.8.7803 8079.3/:3.:/..7:8/9.7..0002039 80507914:73 8003:2 /..7.7 -.3.3/-.38:/.3/02.32:7.9:-.947:9.../.22030.8:/..7.3202503.32.3  /.9.3502-.25..9/.39: 502-.3 /92-:.7807390703/.3  $0.3/:3.3907028.7:40:2. $0.39:.388./54:9..7 9.35..9:-.3..3.:.7..502-.203.7..7. /03.80-.3 .9.5/03.7./.38.-.93907-:.907-:90.3.7...31.7709 .2.3....3.3 -07:5.-../5.38:32.9.907-.3503:9:5:39:202507408::.8$ /.380/07.7.3-.3 .-../03../.33.9:-.0389:3:.3-07-..3:2. 5071472..39.3-709-..-709 -.8.908/.8.7..380-.780.3.3 802.9  80.3 -078/..5/03.3 .

.  07.9202.80-.7/./.3:/.  $!&$# 0825:..3/03..340020397.3/02-.0283-40/.9.3.920302-.3 203.7.38:/.-07:9   :-:3. .9202.5.2.793.1..7..9:502-.8.9.25. %:3:/03.203:3..3/..303/.831.9:-.. /.7.3-.3425488-709907..3907:9..: /-.3.9..309./.3-709-.7..38025:73..39:3:/03.91.:2:22./.5:7 9025...039.5.3028.425488-. 907/0908 43/8.9202-.5.80.3425488-.9.502-. %:3: %:3:./.9:.33:3..2.3   #:.3.3/:3.3 .3-709-.03/.3202507.3.8.39:203:7.3.8503:3.503:3..3./.9:-.7.38:3 /.5:30825:.3.3.7.3202 .793.5.2 .05..3  203902:/.9.302880.8/03.7 .8. #:.080.8.3/:5  !02-.3/.3 /.8 80.3028 !! /.3203..390# /507400825:.2.3.7-07-.5.:.947/.3503:9:5 503:7.9 -0787:. 03. 552 $0.8..502-.3.30.8.80-..:/.754:805. 904798/. 552 $  552/.7.80.7.25:2021.8.20395079.8./.38.7.39025..9.7.9202-.9:502-.5.3028 $    /.7.3..38025:73.3././.7.3/50703.25.039.7.7..89.5.33.  .8./..8...34 /03.3-.202.34090# 9073.3-.39:2033/. 4803 /03.34592:2 -07.8502-./.5.3502.9:-.2..9/3/.9:-.7.3-709-.5:72025:3.9/.7.3.3./.7 503::7.7/.9 43/83.3503:9:5503:7.9..3-.2-.3.70282.3907-.3 -.3-.

9:7502-.3.5.7  :39:::7.8 90-:  /.3/:3 995.9:-.3507-.9:3..3 208/.9:70502-.25..9:-./.9:.3 208/.  .7.425488-..7   %#!&$%  .3425488-709907./.$0-.3425488-././.25.7.3 208    :-:3.324.2  .7.25.53.80-./.324.7.3-.88   ../.7.5.3-.  07.2   .2    .7.3 208    :-:3.7.3/3.3-.3425488-709907.8 90-:  /.80-.3   :39:::7.5.393.9:80-08.8 90-:  /.25.34 /03. 4254884 /03./.88  .5.25.3 208/.9:-.3  208/.  07..-:4592:2-07./. 425488-./.4592:2-07.3.  07.3 2039 :39:::7.2  .324.3/3.5902507././.3.%.9:-./.72039:39:::7.3425488-709907.7.474592:2-07.3 2039:39:::7.3  208/./.3425488-709907../.7.890-:   /.-:./. 4254884 /03.9:-.324.3-.5.34 /03.80-.3  :39:::7.9:80-08.5.3  :39:::7.2   .9:3..9073..  .74592:2-07.25.80-.9:.. 4254884 /03.9:80-08.88  .7 :39:::7.3-.88  .890-:   /..9:80-08.7.9:80-08..324.7.9:.  07.7.3 4592:2-07.7./.3.9:-.5.324.890-:   /.88  ..3.843    709.9:902507.72039:39:::7.7 :39:::7./.3-.3425488-709907..9:3.47.3.5.3507-.3 208    :-:3.88  ./.3 208    :-:3.   07.3 208    :-:3.9:80-08.80-.3425488-.3/3.3507-./.3.91!03.

.

3$:2-07.  995.3307/.2 .. 3/03 47  3    5903/4308./.79...

.

590 . 079.42 .

#809/.79.3%0344 .  995.30.7.3    020397..

.

7.3.42 $09./.7.3..3.3307.8 . .3&3/./..3    0-..3 #.31.3 &3/.3.  995.9:-.79...9.9:-.3&2:2!02.3.2-. 425.

.

7.7%078079.2-:9.8:0/.7. 7.7.3907../-. :9.4803 $0-.502-039:.7.3709.3907-039:/.7.4.: 203:7:9$.805.3-.9 :2:2/:25.9!.9:-.   ! ##%%&# ..3..288902/.39.9:89.3-.93//.9:-.3275/03..:8973 /.3-.5.:809.-.343/83 0-07..9. .7 .843. 3/4308.3.3 :-.80. 03/. 7.43/8/2.7.2-:9. 03/.2.9:-.7%07807.8 7.3.07.3 -07.-07:2:7 4803..:2:7 03/.3..9..38.39.3-08./ 8../.8: !:./.9:-.92:7$:2.79.7.9.7.7. 7..9.3.8 %0-: /. 7.39.7.3:3.380-.307./.03/.3$:3/.39.5.9.7. 275/03./. 25.703/. 5. 9072.907./.7.32030-.7.7.9.9:-././.34-709.7.2-:95.9:-.907./.380-.2 $:7..2.3/./.2-:93 907-039:5..7. 90443:-.58.3/:3  $4-7494    ...92.043428907/.:3. 440 .9/ ..3-./.-:/.25:7-.390709. .39./.7.38:1:7703/.9:-.3.9:-.3.5.7.3907-039:5.3.:3 03.9/04254.3.7.3.7.3-.3907-.42  $5.9:-.3.5.809.3..90789!02-.3  .5.:/09.3. 04342890780-:9/.5.0:3./3    3/:897709.:2:23.:$:2.3 5.:3.0-958 -07.25:7.7./3/4308.9:-.9./../.9.5. 2307. .3202-039:.347..3%07807 .5..-:/.8.9.7.2307. 4803:2:23.:9.2-.5.9:-.7/.3 5.-.3 4803.9:-.7..9:044  .3-.3-073.5.9.:809.38:1:793 0/:.:/.:3.3907-039:/...82:.9:-.3.3.7.5. .07.79.

:7.:3 9039.7.84..2.303073..:3 /..3 0-..3 /.35020739.:39:20203:507239. 9::..35:.843.7.3307 . .9../.7.9073..99/.3 ..7./...3 .  %07.39:3.3//.91/ .3:.7.38050793/:897 079.7  !020739..9:-.8.33/:8979089207:5....3/03.3:3.3/4308.3 -.7://.843.3202. /.3203..3802.7.-.31.3 /.3 /.390780-:9507:20.3 574/:8.3:9.3 5079:3.3949..7....3 507.80.5.7943 $:2-07/.3/.80-.35.7:8/:7.-. /03.  &39:203/::3503.73007 08547  .203/.3-.3..33..843.3/:3.3.30.3!:8.3.95:.:3 80-.:: 202-..   357084 %..3.30-.7..3.3907.9.3 507239.574/:880203809.3:39:202-:./.3-..:3 -07/.8.5../.9:-./5077.3-.3-.3307...3.3-.... .30307 03072 .3-.2 3007./. /..3.. 8079.  503:8.8 5:5 /.7.3 :39:203/::3.593 203:39:93/:897 .7.723. 907::/3.7.59.3.9.3/507:.3.35.:5:357207  :2.38..01803 8079.9.843.7..3/.:39:-07.9:-.!.90780-:9 5020739.32033.3/4308../.7.39070-/.3307 & 9..3502.-.-070.3502.89.7.9.:7..58.3.7.7 2.3.  /.3.20-..3$:2-07 .7.8 2025.380.8...9:-.3!%&-.3 907:82033.9:-.3030780.:!!4 %. -.7.23007 /42089 909..8.9:-.2..5:.2..93..:3 9039..8.3!030/.:3   &39:9:0907.3 574/:8-.  20.90.730...9:3.843.3/:8973/:897.:..9..9.30-.9.7.   !0757084 %.7.:3  9039./03.303073.9:-. .3/.:43/88:2-07/...33/.9:7.-.3:.8507239.3$0-.9:-.  502.303073.307..843.:39:20203:0-:9:.9:  05203$4 %.7..:.2030:..7:.:39:203..80:3/072.5 9.3 503:8.:3 2025:3....32.2-.7.-.3. ..5./.9$:2-07.33.3.380-.502-.3802.5.7..3-..:39:20309.39.80-08.7!:.9:-.-.34592.7/574538  ..5.2.843.9/:3.3.32033.-.3-0702-.. 80.32033.044 05. 90780-:990780-.3:3/.8:2-07/.38:2-070307.9..3/4308.3:9.3/.3-07-.3.8  2033...7.9:0388:2-070307805079 .3  .9:-.5072.703...7.3802.8503:25:..7.790203307/.98:2-07/. .3/.9/03.8.31.9...3909.502-.2030:.3.9:-.20..9:-.7.3/.3 -.9 02.5.9:-.3!02.31..203:3.9:-.20-. 8.7.31.8.3....9.:. 30.:7.7.3&2:2/.843.30-.3.7.3.5032547203.2/.

:7. -0702-.9.3.723.:.90780-:9/.91 .8.7.3-.3.3-.7.38:305...9073..38.2:3:39:203.9.30307 .7.9.....9.9.9-.3 -07/.5020739.3-7099/.9283 .89075.%2:7/03.3.843.. $:2-07/..-.203025.3/.7.35. .5.!%  %.75./:3.7.80-.../.38050799.25:7.3.91.3.3.:3/03..3.9-07..3-.8.9:-.../.:39:-.8.3402./3/4308.7.89.3-.32025:3.7.5.9203.$0-.805079709.709-.7 503.9: 83..9: 2. 2.7.33.2.3-.. /.8.2033.4250991/-. /03.20302-.9:-./.2033..3 503073.044    - ..3-709-.3:3.9 /02-.3/03.9.3 40 .7.3.3/.9-0702-..7.2.::9.7.-.-.-.70:3./3/4308.907.79073.-./.  803.7.9.9:-.3 .3508.90.3  .703.30-:7.30-2:7.3.2.9 3./.5./.88./.7.8.7.7.7.90780-:9 -.5.3/....7.92:7..2-..7.:7:29/.:/43.9..3 .2.7.  !74/:803907-08.5.3 9.28.3/03.9508.8 .9/.89.9.380-.3203.3.9508.7:8-075.7 .9.7.3/3.:5:35.9072.3. 3.. 709.7.3.7943 /03.3-0-..078 203./.8/8:-8/803. 7 .3503:3.25:203. 5...9:/%..8.5./-0-.2.507  9.393.9/.507 94-07   2.3-. /.380.93.9 ./...797:37:5../.38:3/.3.32:/.73.3/8:-8/ 203..7. .-07:8.2-039:5..91!03.2.:3  ./0-/.2.3 502-.:2.7..8: 23.33.9  709-.92.2:39/..8 /.3. 8:-8/3.49075079.54.3502.9:-.:!% .35079.344  709.9/:3.703.38:-8/.3 2./.93.5020739.-.$0.303073.9:-..9:-..3:332$:2..9:-.2..3/.9:-.34.2.././3/4308.37.3 708.303.7 80.3..31...7. 709-.0- :7.078 0.3.9:-.:3 &39: 203:7./.380/9.3.3-.3-.9$:2-07.3/4308.8.%.2 !078074 .7./3/4308.9:-.3.9:-.3985...9 :7:9.-.%0.87.81..9 .9:-.7.32025:3..3 :9.3-.7943 !:8./8:-8/.80509:39: !034.7.%./..39.2.7.3  .32.2:3/03.3.3. 203:7...9:-.9.3-..25:3/.3  / %0344502.//.2503:3.7.3.30307..:9/.9:-.32:7.3.:33. 80.2033.9..3.:98.//..7../507:.907...3.3.%0344.3:39:80.39./.3..:3 %0344502-:.723.8..3 9435079..9 $0-09:3.3907-:.9:-.-7.7709..9:-..25. 2..7-.3-.90-2023.38:-8/90780-:92.7.38:2-073.::52025.9.3. -0725.390././.9.8.803.9073.7 .2033.2.

37:2.4393:  03..%..9-0-075./-.7  9039:3.03.253!% 907/.3 20574/:8709.9:-.40.3709.3.8. 2.3./.507:8.3.3.7.503:3..:5:33/:8970.3.2:3:2.3..3.7.7.3...:0-0..3-0:2-07574/:880..3/3 !% /.3.38.9.9:-.3$4./.5.3:8:83.89..

3/:3/.7.3 :39:203...3:39: 0507:.25:.3-.37:2..8. -.9.%.:709..33.7-438.9..5:7/03.0:98079.5.9:-..390780-:9/.3 203848.9:.3709.-.8.3 42547 803.7  7093.90. /...9:-.32-:.5.::9. .3.3-.  03807.7709.7...39/.9/.30-043428/.8907.8    -..574/:8203.8079.7.3203./709/.2:3-.8 .3.8. .7.3.32-: ./..339/..3. 207:5.9   -.89.8 -..7..-709-.9:-.-709-.9   -.33.80:7.2:33803.35078039..   03843.39:3: 7093:2:23.8 425488.3/:3/.90780-:9 907.5:30- 2:7../.3:39: 3/:8970.3503:3.907.3.   709.3-.9 .3-07.73. .9/..3 5.38025:73..7-438...7. 2. /03.20303.8.9:-..../:3.2.8 .2503:3.25:7./.9:-.33..9:-.3 80703/.7!%   2.0-..:/.3574/:8/.9:-.9907-.33./709 03.80:7:.3907.5$    7094 .3. -42.9:-.880-0:2/574808203./847-.3.7.880-0:2203.9:-.5:7 425488.7-438.3.2.2709.203:3.7 40/..5  3.-.7.90780-:9/9:7:3.3. /2.   -. 038.7-.7-438.9:-..88079..703.25:7.:-709-4 -.4.2709.4:39:/:3.     -42....7.503:3.2:3/02..-07-.9.33.907/7/.3-.  038709.32-:      709.:39:202574/:8/.5/5072:.-8907-.5/.3 503.3 3..32-: .203.9.:: 574808.39:3: -:.8../.:/..7..88.8 .5.574/:..9.29070-/.7-438.3-071:3880-.72. ./:3.3503..7.7.8.7.7.3-.8 8:507 0383203.9:-./.3...7.82:2.-.5:7      94.2.2..3. .    88..9:-..3/.8 -.%07.7-438... :39:203.3 203:39:3.7-438./2033.7.7.3503.2.20.7985.9:-.8.3.35.::9.9:-.3..8.80.9:-.302.3.7.7-438.:574808.39.7.3-.32:3./809.7.  ./703/020380-08..9907-.07.35.3 503./../.7./.3574808.9/..35..0--.8.703.9:-.7-438..3502-.7-438.3.

:574808502-709.25:7.7.4.9:-.%./. 85081.7-438.25748083../:7.3 2.3   709.7.3 503.7../.3.7.9:-.82:2   7094 .9/..3 5.703.:-709-.574808502-709.947.893 2.-.: :9. 7.92:/.8 -.2039.9:.7-438.2:3:.7.9/.574808502-:. 5.7.3-.9 3.390.038/.:503.7. 907.5:3.3.20207:.9:-.3.8 !7480/:7!02-:.2-..2574808502-:.%07.:502..9907-...35.8 -.3/03.7-438.././.3503.7./.9./8.703.20.8-0781.907. 033.83.2.3803.9:-.33..9.9/.3709.8 !.20.9:-.3-....7. /.7-438.3203../443./.9./03.35.3-.9..3..35.: :9.9.393 809.2:3..7-438.2070.3.73.2.3.7.7 943. 203.9:-./.9:-.8989.8 .3.9:-. 9/.3 .3-709-.9-42.9:-..-.3203:3.347.425488 ..3.390.8..0::5.3950-709-.9.7.9..3-.3-.3 -.3-709-.../2.33.  709.4.

/35.9-. 2.047 0:3:./.  0-2:7../03.3 .8::232.8-079::.3-407  4394083709.8.:5748089072..3.9:7503..   %/.34393:803..7.3709..790780-:98:/.7:-.3.3-42.75..9.3./.-07084200/.7.9:-.547489.3-.7.703.../.343.....7. :57..38:3/:3.:39:202507.7.83.0.2.5/03..9574808 502-...  -.7:8/03.8-:.3028 .7.3574/:907-.7-709803..33.2 !02.5.88-.9 502-.05.2:3 .3.9:-.3-709 :.9 .3   94.393/.3:39:203:7:3. 038-.3.9:-.5.20.3 902507..:39: 502-. 083-709-. !74808502-:.   !.380..3-./.9203:7./.3-.73207:5.9 -07-.73..9:-.8..38025:73.

7.9:-./.3-..   $:2-07.-838079././..3$3/07   .-070.38:.7.%50%0:7.7   %/.3-.39.9-07-..88-.9:-.2 .3.7.  709.2030:.-0725.3%.3 038/.7.43 :-:8/.9:-.707-039::97.03.7.75.9:-.7  709..907-..  039:90:780-08.9/...7.  %50-709-.7.%50$..7.790:7.7.9:-..3709.3&:7.9:-.

3803/07/:3.2090722  22  3.7::7..3-709-. /.39. 039::-:8  .3.43 :-:8/.5:389.7.2.9.3 3/:8970.2 93 ..4.3:39:.37:2..4:39:0507:.2  039:803/07..9:-.  83/07.3.3 80/.78903.3.322  22  3.9508.3 $3/07   %&!!% :-:80-.9.75.3/.3-039::-:8/. 2..:7:2.  709-039:90:7.7.3.

43 ..7.3%.3   ..47 .20303.  %50%0:7$.9%07-.

9%0.7    :.3 .

3 !07-.9907-..33.3     0907./.-07.3 9.2    7    007.3.3/507:.3/:3.   .3!02.3.3502-.8.7.5 9.-07-.3.3!.-07.3/3.8....5 9..8 .9:-.3.: 903503025:73.-07-. ##%%&# .: 9.7..3709.%.

  .

%# .

7   . .3!07.3/:3.

3.20907.39./.!07.7. .7 #5             !..473.7.   %#     118038%:3:    .3709..7.9:-. ..%.3.

.97709  .

033.#5  709#5    42547.3.97709   ..%..%.3. .3.

9:-.30-:9:..%:3:709.3709...5.9.573853.42547./.7038079.3/03.7:8/808:.7:8/-.: %:3: 038/.7./8.9:-.3::7.7.3  !.342547.342547. !03:3.

8038  %:3:.%:3:907//7.9.

7.8.-0 03835.39./.425475479.202:.9-709 .:2:23.

5.37:2..9/53/..9.3 0383/:3./8079.3.:7:2../.3   %:3:.2..9. 53/.3 :39:0507:.

..7-709 /-:.202:..42547!072.8.303 -.303 0383/507:3.7.5072.90-/.3:39:3/:897 0.980.3.

9.342547.  !078.7.20303.

7.9.3.7.7.3.203:::-..3:/.7:39:-709  /.:3-.8 /03.7.7:-..7-709.7.7:8202  /.3-.3907/7/. 4803 /..9:3:.3:/.3-.57207 ..97.7:.3200.

/-.3 -.7.25:3.39070.380:3/07  /.-:-709.9:-.3574/:8709-.3.7:.342547.../.3:39:203./.7:.7-709 !0302-.

!!%034420.9:3:8.25.0.7%0344307 % 90. .3..8.20302-.9:-.32083:39:202574/:8709 .08.7.9 35.3203 /8..3/..2..:.8.

3.8574/:880-08.7 8.5.89./03.20303.

/943.

.3/02.7 03.33/:897-7098..0..

80397.3 /.5.7/80397..20302-.503:3.3-70980.709.2:/..7..9:-.7.4393: 8.25030/.20303.90780-.!!%034490. 803.3-8.7.2539: 5:.3038 03842547./.3.

7:2..9.37:2.%:3: 709:39:0507:.2..38079.3.3/:897 0.

3/03.3-. /-./.7.3/-:9:.8.-0/..38.78050799.3.7/03.3/..  552  709-.993 $02039.3/2.7/. $  7.2-...3!. . 8::3.3.3502-..7.348209.9:-.3/.3.95.3  -..20303.7.8..7.88.83.3../.302839740324348/... 9703 0..  02.203.3.3/507:3.380.3-.9..0-.2-0-07.7.9/.9.7.7.  803.25.90288:1:7/48/.2.2902507.8::3..03:3.9.5.3/.3503::980.: 909.34380397./-.9./03.5.-709 /808:.73. 203.9.5.58.:.:.:.3503::9./.0-93/..7.3-70995090:7..3.3.3.2.2578.7-:.7.5 8090.7-4324348/.7-.9:202..3.3. 7..  $090. !!  .7.3:/.3 -709 .9.2.3 8:/.3/03.3!03..8.3 /-.8. .3.3/.9:-.39/.8.7.3.2.::5:39:  .3. 9.93.2.9 4-.9 $:8:38.3028..2.8.9907.3-.8..90.3  .907:8 20307:88.-:./03.3.33.8.8:..3. 34.:.58. -709//.7....7907.7.   709%50%0:7 !02.3 502-.390780-:9-.2-.3078..3.9/.9.9.9.-.805079907./.-709./9/.39.5.907-.:./. ...:20702/. 8..203.  7.8.7. 9..3202-..7/ -.3 5..3 .3 /.0-02.2.9:.. . 7.3.9.3:39:080.223. !03..3  &39:502-.980/07.8.3.  .5...35038.9:-.3!0307.002-.9:7 8. 552 23.307 !!%20.7..3-709/.3%0344 !!%  203:3:.5.7.3/7...3.3././.9..2.3.202-.3-7098079.342547-709-.39:3/. 202..   /03.3203:3.3709.203:3. 2027084-08.::53.3-70980.

93/.3 34../507:3.9...5.3/902.3 539:.3.7:8/09.

80-.80..8:/.  &39:203..3-709 09.7:8907-:./...3:39:202. 2--7098.3207./.3./.  34/..8 8090.7  &39:-70995090:7.9.5.3 80.85439..:/.507..8.34507:/5.7033..43/03.7.8 .7  .907-.339 -7093.3 502-.:7.3207.7..35..5..7.35488503::9203.380-.8.3...3:39:202.3 /2.3..3503::990780-:9  $0.9::-.8.30- 2039  .9.3503059.3503::9/.3:93.8090..080:7:-..8:..7   709%50$..7..5-.9:75..2-.7 8025:73./-.-.3 .3./..739-7093.7.0-.50...7.8.3503::9907-....33.34.9.7.8.03/0.9/:3.390709.90-.7.9/:3.30-.7:.787:.34/..2-.3 /03..-07.3/03.:.35.3470.39...3-08./.

..3. :3.303/0.

7.0-.9:75.539::/.3./-:.3.7 :39:502.339:203.8.3.8.

3 03/0..3. :3..

3 /80259.7.3:39:502.3232:2  &39:50302.2.9..539::/..3.8.7:39:502.3-709808:./.9/.5.3 3.0-:9:.0-.3./-:.5.82:2/./.32.3 !02.:.3203:9:57.8.3/03.3 :3.3.9.

3/3.7-709-.3-709-.-07084200/.3 /03..7.: .3.0307.7.2070/:80:7.75020739.7.3-.91503.::39:203:3.80-.3.9:-.:.:8:83.3/.7.9:-.8 .302-.3.3  803.3503:9:5..703.7../.7.2.3.7.5.3.3-07.3-..3 /-03.723.9:-.87.3./../03. 2030:.. 9.8.:39: 502-.91503. 803.9..9:-. 02-..723.350305902:/.9073.7.30/.8-..3923.3.7.7.3 /.2.90780-:9  793.-.38:..3.0--..39 -.3.8..7.3-.-.9190780-:9  0.3-..9:-.3 ..23.3 /.:.395090:7 .47.2-8.7..0-2:7.2.-838079.3./93.7.8-709-.7.7./.7.350309.3203.8./03.3-.:9039.32.9:5078.848.3.92070/:8 0:7..:203.9:-.9.8.8.32... 2./.7.7.3..7..3802.30307. 5..3-709-..7-709-..34 /03.2.30-93/.2.-070.7.99/.03/0.7. .3-.7.3/.-:-709-...34393:803.9:39:20.25.39.92..7 9/.9:-709 :8:83.3-.0:7.9:-.:907-.3-709-. 803.3./-./.3.9073..9./.  !03:3.0/05.9/.3 0:3:.73.9:-.8-.3907.3  %039:3.3:3.9:-.5.3.42547709./.../.9:/..350309.3. 9/.9.9:-.3.3:9.:8:83.90-20309.9073.3.38079.8. 0825:.87.9.9. 907.

91503..3..3.9:-... 9..3923.7.9073.:39:202-.7.3.39-.503.0307.3-.202.80-.9.  /09 3088033 .723.805 -078:-8/80-..3203.  !020739.3:39:202.

.

97.2574808502..3/..7.790780-:90-2:/.3.3-039:/.053.8.39..3/..3923.7-.9:-.3&39:#:2.7./9.9.3 !03.31.  ..-.3.8909.. 2.9.9073...7.203.3.3..9/03.-709 -.390...3.:8..3203:3.39079039: ./.3.!.31.7..5 ../03.3.73007 .3 -709-.90./-..3-.9.7 2.7.2 2./..33/:8970.98 /.9:-./.33 .3-..2 -709 2.39.502.-.:5:33438:-8/ $0.703.9:-.2-709  709-.3-.2502.3.3.. $:2-07/. .8.7..3./0/.2./.7. 709-.9 07-0/.54343.9:-./.9:-.3 %.9.8 050-79/-.7:83.3.3 /03...9/.9.3-.3507239.7.38:/.0-07.84.907./:.7.3207..703.....323..39079039: .3 203.3.7.305479 :39:0389:..3...7 503:3.:0-57.80-.3:3-.91. .3.9./03.805-078:-8/  ./03.350325.::593/:.3::7.3-.3.2503:3.8.3/.-.9.: /-.3/3.805 202.8.7.33.3.9.503. %.3923.7-:97.25.8.9-709-.380-.8 05 -0:2...2. .. /80-.805.7..2.73..39:-.3-8.7.3!49038.3202..-:3.805..3207..7:8203..438:282.2-.2 2.9:-.795020739.3.. 9..3 :39:503.32907 .307.39039:3.9.3:39: 050393./.7.75.. .-.3..25:03:5.3/..   O !02./.350792-...38:-8/3-07.7.3/..9..3/03.3 9078:8:3/..-.80733./03.3.39...3/3..9:-...8.2:7..305 -709-..33.5.

7.  07:5.3-.3.  02-07..907.907503.07.79-.3./..3-.-7 -7093..503:5..%.7.5../..38:2-07503/.:-709805079 -. 9.23/:8970.9 ..5.9:-./.:-. /897-:947 3/:8979:3: /.95.3.-.3...2.:.8. 07:5.8 /8-3.32083-709/8-3.7.950307./.7.07.::5-07.9..305.3-.5:7 807-:-42.3903.3#:2..39025. /.7./5.3..3.  O O O O O .07.

.3703/.20-:9:.09.7. 57480502-:./.9-07:5.9.8.9809.:503.7.9.../.3502-709    .9..33..9 -07503.:33.30907.  807-:9.7-438.9 /.3./..3/4308. %03449.59.8..3-.9 24.90.390344/...:/.:8  22 /.3-.5.3907:8 2033.903..35.3&/..80.2.9/-:9:.503.3.502-:...9:-. .5.25:7-..:5:39/..3.38:32.3-709-.9..38.07.38:3  03.303073.3-709-.7.3  O O O %07/.3.9/:.25.3503.9:-.7.54..7.5..O $0-.9:-.905:39.8. -..8 .

2-.380507934 /. 22 $0..4.9:-.3/.3:93../5.3-42.8.8.9:-.8 807-:07.3  O %0344/03.3:93.2.7  /9.7.25.9:7 80.35007.3.8 .3  /07:88.:8 22/073./073../.. 02:/.7.:.8  O %0344-4-.-.2 //33.5.. ./.7.25.902507.7.3.09./.9..35.3.38.2 80./.7-438.90.  .3502-709. -07:5. -4.9:-.3  943.

2  $090.. 3/...8./  !74808!02-:.39073.   7.-.2..52.:  .3  2-.72-.9 202574/:83.2  7097.3..3  02:/.25..3425488. :95.:0-2:7...8:.9  .9 .3 7097.3. $07-:07../.2 /33.3020833.9073.91.9.:/9:2-:8..73.940.   ./..7.3.7..: 2-.3/:25:. 7.3.%.7.8%:2-:.3905.5.-0723.3/-.3.9/.380.7.9.3207:5.7.3 .3907-:.38.3.3/.:8   ./: 207 /03.9.5./..3/.940..7203.25.30307.

: /83   ../80-:..9:-.-07:5..3807-:.5.39-...-709.5..709 W&39!03073 W &399:3:-08 083 20839078-:9/.3 8..503.-73. 2-.9 W&39!03.93.380-.25:7.3-.3 5073.0 -..5!. -0/..5. -07:9    . W%05:39.33.29:3:503. 207:5..7 30.7: -:.8/2.:.  -07-.3 .: 807-:07.3  .305.32.905.0..25./2547/.3.03  !.9:3..%03.9 . 02:/.-7099025:7:30.080..31..-078.3.30/.7. 805079470.3 W&3908303.9.9.202-0.3  ./.80.02-:..5.3 902.7.9/-0//.7.3 -.     . .9.  709%025:7:30..8.:8./02:7.5...3.3/03.3 314-7093.2032-:.-.93.8.:203.30.5.. .8.:90..00703/..9203.93  8.3  W$07-:.3-.09.54.3:.9..3.07..9.3/.-.7.7.07.3  W%025:7:30.5.3 .3-.7.-8./.9...3/..3/.:.../574/:.4-.7..8:.3/. %:7/.202-:.5.3207:5.8.  073.39/.:8.503.7.79..9025:7:3/.9.3  $.9.09.202../.5.8-7093 3/.3-07-0/.349..203.33:3.3..7:/..9.843..30.9902.9/507-.7.3207.3-073. %025:7:30. 8./.3.5./.:/2.3/03.3 .80-..9:3..38:305..7.9:8:2-070307 $0-.2.-:.3. .39073.93.9/4..5.2.:/4.

-.7..203:7../. /.8:2-07-.807-: ./-.3 .8.:/.2.3/.3807-:.703.9.3:39:203.80.. ./03.33.302.3448 208/.7.207:5.3-709.2.:80-. %025:7.3. 202..50702-.8/.39025:7:30.3-709/.7.3807-:07..3-709.3.3 28/.9073.7.5...8:9.31.//....3 ..  ..3  %025:7:30.38.7.9.3 $07-:07..3807-:07.3 03.3502-:.3 /././03.5.3807-:07.2:/.3.3807-:07.3503:3.3807-:07.3-.9..350780/.3  !07.3807-:.3-.25:7.: 80-.5 80.3-.07/03../.31.7.32. .703.:.3/2.3-709.25:7.7.7.. /2.7.3907.8.5.3.39025:7:30..83-.3.3.7.5.9.. 80.73.9.5.3202.7.3 9024:7:30.9803.7.25:7./2..:39:80.9.83 2.3.3/03.9.  709. /5.3::7.33..92033.8:.5.8.80:7: ...8 05 03.72.2.-...3-709.7.37097.203.//.31.3-. .3::7.3 .5005. .9.5.80-.9.-.7.3/3.79..9.39025:7:3 0.9.207.3 503.3:93.3502-:.:/.203.3:93.:/.:.8://5075.3507-...7:9.:07.3/5.9:3./03.320333.380-.3:/.35.5. /.7..91503.7...3.33..5.  $090... .32-.3::7.3 0448..920302.8..9.39025:7:30.839:3:807-:..807-: 07..30.302:/.390780-:9/3/03.7 &39:9:/507:..380/07.3-709.8:9.390./.3.09...39.39025:7:30../.39:503:3.3 208 - 09.390780-:9/.9.:.5.3/9.3 208  !74808503.3..80-..  !..2. 502-:.3 !.31...:39:202-023.9.::.31.807-:07.38.-. .32.25:7/03./03.-.3502.7380.3.7.7.32:/.390.3-..703..302-:9/.503:3.3:93.3  .3-709../..9./-./.90307 40 ./.3  !&%#%##$#&# !03/.9.:.3-709 .].3 -..!02-:../.. ..2.7.7.3 $0.9:7.9..38.:8 7.83 2..30307/2.3.3  !03.8..3.7..7.5.31.3807-:07.3.3.3..3-. 8...97097.8.9./..23.:8203:7.920302.-07:5../.-709.7.3.3502-:..9 503:3...3503/..32-.2:3/0.9 503...3  .5.30 /.3/.7.3.8203..3 90.39./.502.03   .5./.3/025.3.8./03..:.32./.3 203:3.3/03.02.-07.3.7 -09:8./.8:/.3807-:07../.7:2.3.9.3./.33.2-.380-.9/...5/02.33/04..3-.7.380..9-.5.7.3//33.9.25:780.95030:.2:5.3-./8.3 /:.9...7.3-709 .5:9..3 2.39025:7:30..3.3/809. /.3.320833.5..502-:..

.39025:7:30.3 $07-:07.  !..7.3..3 -.30 /.3 208  !03.7.3-709/. 7. /.302.-./.3807-:07.. /.  /.3 208/.3.:8 7.3/.32.7..3807-:07.3.  !03.25:7/03.380-.780:7:.3/3.8:/:39:203.7  !03.302-:9/.25:7.3 !03.09.3.8.7.3807-:07./03./.2-./03..3:93.9.3/03../.25:780.3 !74808502-:.320/.                    .09.3.73.8.5.7...25:7.3/025. /-.3507-.3..5.39025:7:3 0.3:93.9.3.3503.80-.9:2-:./.207.3:.5.32.7.7.390780-:9/.3807-:07.3::7./2.7380. 02.3::7..3 0448..7.2.3/9.390.39025:7:3 0./.3807-:07.39025:7:30./03.3.37097..25:7../.../-:.39025:7:30..9.9503.5....320/.2:7. 80.7.39025:7:30.3 $090.5.5...38.8:.-07:9 !03.3./8..