Daur Ulang Minyak Pelumas Bekas Menggunakan Batu bara Peringkat Rendah sebagai PenyerapPenelitian Proses Pelindian Nickel

-Matte Sistem Kontinu dan Otomatisasi Peralatannya, Jawa Barat Mar31 Penelitian Emisi Gas Buang pada Pembakaran Briket Batubara B. BATUBARA, B.1. Pembakaran Batubara, B.4. Kategori Batubara LainnyaAdd comments Penulis: Selinawati, TD. (dkk), 2003. Penelitian Emisi Gas Buang pada Pembakaran Briket Batu bara untuk Mekanisme proses pembakaran sangatlah komplek, hal ini terjadi karena bahan bakar memiliki komposisi kimia dan fisika yang komplek dan dibakar pada kondisi yang tidak terkontrol. Pembakaran terjadi saat bahan bakar fosil (arang kayu dan briket batu bara) bereaksi dengan oksigen dari udara dan menghasilkan panas. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat emisi dari pemakaian briket batu bara pada industri kecil, sehingga diperoleh gambaran mengenai dampak pencemaran udara. Metodologi meliputi: pengumpulan dan analisis data, analisis laboratorium, dan evaluasi data serta penyusunan laporan. Dari analisis proksimat menunjukkan bahwa kandungan air lembap dari bahan bakar yang digunakan cukup rendah (5,46 - 11,81%). Analisis kadar abu pada penelitian ini (1,43 - 22,34%), Nilai terendah ditunjukkan arang kayu (AK) dan tertinggi oleh briket sekam kayu (BS), ini terjadi karena bahan asal kayu umumnya berkadar abu rendah (+ 1¬2%) sedang sekam kayu (+ 20-25%). Hasil analisis ultimat yang meliputi penentuan unsur¬unsur suatu bahan seperti C,H,O,N dan S, unsur C,H dan O merupakan parameter penentu dalam proses pembakaran, hasil yang diperoleh antara 48,27 - 78,84%; 3,42-5,69% dan 15,35 - 26,90%, sedang unsur S dan N merupakan parameter yang berpengaruh dalam pencemaran lingkungan, karena dalam pembakaran akan terbentuk gas SO2 dan NOx. Hasil analisis tungku, menunjukkan bahwa suhu tertinggi rata-rata tungku dengan briket bagas (BB) mencapi 550oC, Briket Lampung (BL) 380oC, dan tiga bahan lainnya yaitu BS, BT (briket Tanjung Enim) dan AK, suhu tertinggi rata-rata dicapai + 250oC. Hal ini sesuai kondisi suhu air rata-rata pada tungku yang digunakan bahan bakar BB lebih cepat naik dibanding dengan bahan bakar lainnya. Hasil pantauan emisi gas buang pembakaran briket batu bara dan arang kayu pada ketinggian 50cm dan 200cm (tinggi optimum pada percobaan) ,tungku menunjukkan bahwa dari proses pembakaran arang kayu sebagai bahan bakar tidak terdeteksi adanya gas SO2 baik pada ketinggian 50cm maupun 200cm. Semua bahan bakar briket yang digunakan dalam penelitian menghasilkan SO2 dipermulaan pembakaran (0 - 20 menit) dengan suhu tungku antara 150 - 600oC. selanjutnya kadar SO2 berfluktuasi sampai menit ke 65. Namun setelah menit ke 70 semua bahan bakar yang digunakan untuk proses pembakaran tidak menunjukkan kandungan SO2, untuk BB dan BS telah melampaui BME, sedang BL dan BT masih berada di bawah BME (300 mg/m3) dan emisi Nox dan CO untuk semua bahan bakar yang diteliti masih berada di bawah BME. Penyusunan Model Penilaian Dampak Lingkungan Sosial Pertambangan di Kabupaten GarutPengembangan Gasifikasi Batubara Apr01 Pengembangan Teknologi Produk Briket Batubara Palimanan

B.3. Pengolahan Batubara, B.4. Kategori Batubara LainnyaAdd comments Pengarang: Endang Yuyu, dkk., 2003. Kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM pada sektor indusri (termasuk industri kecil/menengah) mulai direalisasi dalam beberapa tahun ini. Dampak kebijakan ini mulai tampak pada beberapa industri pengguna BBM yang berusaha beralih ke bahan bakar lain. Sementara itu, penggunaan kayu bakar pada industri kecil juga semakin sulit. Salah satu bahan bakar alternatif adalah batubara. Penggunaan batubara pada industri kecil yang paling cocok adalah dalam bentuk briket. Penggunaan briket batubara untuk rumah tangga dan industri kecil telah dimulai sejak tahun 1993 dan telah menumbuhkan berbagai kerjasama litbang, baik dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah berdirinya pilot plant briket biobatubara di Palimanan. Dalam pengoperasian pilot plant briket biobatubara ini masih sering timbul kendala pada bahan baku dan mutu produk. Kegiatan pengembangan produk pilot plant briket biobatubara bertujuan untuk mendapatkan komposisi dan jenis bahan baku yang lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan bahan baku yang berada di sekitar pabrik percontohan sehingga target substitusi BBM oleh briket biobatubara dapat tercapai secepatnya. Metode penelitian meliputi pengambilan dan pengujian bahan baku, evaluasi peralatan, uji coba komposisi bahan baku, uji produksi, serta analisis sifat fisik dan kimia briket yang dihasilkan. Pengubahan komposisi dan jenis bahan baku serta penambahan bahan pengikat yang dilakukan meliputi : pengurangan bagas (bagasse), substitusi bagas, penambahan molase, tanah liat, dan tapioka dengan target utama antara lain meningkatkan kuat tekan briket. Berdasarkan uji coba produksi, diperoleh komposisi bahan baku optimal, yaitu: 80% batubara, 15% serbuk gergaji, 5% kapur, dan molase 6,5% dari campuran batubara, serbuk gergaji dan kapur, tekanan pembriketan 3 ton/cm2. Spesifikasi ini telah cukup memberikan kuat tekan yang baik ( 78 kg/cm2), namun rendemen pembriketan masih relatif rendah (23,4%) dan briket harus didaur ulang ke mesin briket. Penggunaan serbuk gergaji sebagai pengganti bagas tidak menurunkan nilai kalor briket biobatubara. Nilai kalor briket biobatubara yang diperoleh sekitar 4.800 kkal/kg. Hasil analisis positip lainnya adalah briket biobatubara tidak menimbulkan dampak negatip pada makanan yang dibakar langsung (dipanggang) dengan briket biobatubara. Perbandingan Bahan Bakar Gas Elpiji Dan Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Mon, 09/06/2008 - 1:13am — godam64 Harga minyak mentah dunia yang terus menerus naik dari waktu ke waktu memaksa berbagai pihak di seluruh dunia mulai memikirkan solusi alternatif bahan bakar yang mudah digunakan, ramah lingkungan, murah, terjamin ketersediannya dan dapat diandalkan untuk penggunaan yang kontinyu terus menerus digunakan dalam kehidupan manusia. Beberapa alternatif pengganti BBM (bahan bakar minyak) yaitu diantaranya adalah BBG (bahan bakar gas), briket batubara, methanol, arang, ethanol, alkohol, minyak jelantah, dan lain sebagainya. Saat ini yang paling banyak digunakan di Indonesia diantaranya adalah gas eljipi alias lpg (liquid petroleum gas) dan briket batubara.

Dari sisi daya pemanasan yang dihasilkan dalam pembakaran, gak elpiji jauh lebih baik daripada briket batubara dan minyak tanah. Daya pemanasan gas elpiji sebesar 11255 kcal/kg, briket batubara sebesar 5000 kcal/kg, minah / mitan / minyak tanah sebesar 10479 kcal/kg dan arang sebesar 8000 kcal/kg (sumber poskota 31-05-08). Dari sisi kepraktisannya gas elpiji pun lebih baik daripada briket batu bara di mana untuk membakar briket hingga menyala sempurna di dalam tungku dibutuhkan waktu kurang lebih 15 menit, sedangkan untuk menyalakan dan mematikan kompor gas dibutuhkan waktu beberapa detik saja sehingga lebih cepat, efisien dan praktis. Mematikan tungku batubara juga rumit dan batubara yang sudah mati tidak dapat dipakai lagi sehingga hanya cocok untuk digunakan industri untuk pembakaran yang terus-menerus. Dari sisi emisi bbg elpiji lebih sempurna dibandingkan dengan briket batubara karena gas dan zat buangannya tidak mengganggu kesehatan manusia dan tidak membutuhkan cerobong emisi khusus. Pada briket batubara saat ini produk yang ada masih menghasilkan asap yang mengandung sulfur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Di samping itu juga diperlukan cerobong khusus dan sirkulasi udara lingkungan yang baik agar emisi buangannya tidak mengganggu masyarakat yang berada di sekitarnya. Oleh itulah kanapa pemerintah lebih memilih gas elpiji dibandingkan dengan briket batubara walaupun negara kita sama-sama memiliki kandungan batubara dan gas alam yang sangat melimpah ruah di dalam perut bumi. Apabila sumber daya alam yang ada di Indonesia kita keloal dengan baik sudah tentu keadannya akan jauh lebih baik dari keadaan sekarang ini. BRIKET BATUBARA: Makin Dikenal, Makin Disayang … Batubara Sebagai Sumber Energi Utama Batubara, sebagai bahan bakar yang kaya zat karbon, merupakan komponen yang sangat penting didalam energy mix di banyak negara. Amerika Serikat, sebagai contoh, menggunakan batubara lebih dari 52% untuk menghasilkan tenaga listriknya, dan menjadikan batubara sebagai bahan bakar utama bagi industri besar yang menggunakan panas tinggi dalam jumlah banyak (heat-intesive industries) seperti industri peleburan baja, semen, dan lain-lain. Negara-negara lain seperti China, Australia, Ceko, dan Yunani, lebih dari 70% tenaga listriknya dihasilkan dari pembakaran batu bara. Bahkan Polandia dan Afrika Selatan mencapai 95%. Indonesia sendiri, yang memiliki cadangan batu bara cukup besar (lebih dari 57,8 miliar ton), ”hanya” memanfaatkan batubara sekitar 40% (setara 28 juta ton pertahun) untuk keperluan pembangkit listrik. Sebagai bahan bakar primer,

persentasi penggunaan batubara lebih kecil lagi, yakni sekitar 32 juta ton pertahun, atau 15% dari total energy-mix nasional. Peran batubara yang semakin strategis, pada dasarnya tidak terlepas dari kondisi minyak bumi yang ”tidak menentu”. Ketidakstabilan politik di negara-negara penghasil minyak (baca: Timur Tengah), baik akibat internal maupun intervensi dari luar, serta cadangan yang terus menipis dan permintaan yang terus meningkat, telah mendorong banyak negara untuk mencari energi lain di luar minyak bumi. Dan jadilah batu bara sebagai sumber energi pilihan utama yang diharapkan mampu menggantikan posisi minyak bumi. Tidak terlalu sulit diutak-utik karena, baik minyak bumi maupun batu bara, berasal dari sumber yang sama, yakni karbon (C); minyak bumi berupa karbon cair, sedangkan batu bara merupakan karbon padat. Sudah barang tentu penggunaan batubara sebagai bahan bakar padat membutuhkan sentuhan teknologi sehingga mampu berfungsi sejajar dengan minyak bumi. Terkait dengan hal ini, pemerintah Amerika Serikat telah menyiapkan anggaran sekitar $200 juta terhitung tahun 2002 hingga 10 tahun ke depan, yang akan digunakan bagi keperluan penelitian dan pengembangan (litbang) teknologi batu bara bersih (clean coal technology) agar mampu menciptakan sumber energi yang bersih, aman, terjangkau, dan berkesinambungan. Suatu bukti, dan juga keseriusan negara adidaya, bahwa ”racun” yang ada pada batu bara diyakini dapat dihilangkan, dan menjadikan batu bara sebagai sumber energi yang andal. Bagaimana dengan Indonesia? Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) melalui ”Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2005-2025”, telah menata kembali energy-mix nasional dengan menempatkan batu bara sebagai salah satu sumber energi andalan. Jika peran batubara hanya 14% pada tahun 2005, maka akan dinaikkan menjadi 33% pada tahun 2025. Sebaliknya, peran BBM diturunkan dari 54% (2005) menjadi 33% (2025). Peningkatan peran batu bara dalam energy-mix bukan impelementasi dari sikap panik pemerintah akibat harga minyak bumi dunia yang ”tidak wajar”, tetapi justru merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi krisis energi menyusul cadangan minyak bumi kita yang makin menipis. Kenaikan harga minyak bumi dunia, boleh jadi, telah memicu percepatan untuk memperbaiki energy-mix yang dirasakan timpang, namun yang paling penting adalah, bahwa negeri ini memiliki sumber daya batu bara dalam jumlah besar (57,8 miliar ton). Sungguh mubazir jika sumber daya batu bara ini tidak dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi, atau kita cukup puas batu bara hanya dijadikan komoditi ekspor untuk memperoleh devisa?! Sebagai sumber energi, batu bara dapat direkayasa dalam berbagai bentuk atau penggunaan. Ia dapat diubah menjadi cair melalui pencairan (liquefaction), gas melalui gasifikasi, atau sesuai dengan aslinya (padat). Ia juga dapat digunakan secara langsung atau melalui proses pengemasan. Semua rekayasa ini tercipta melalui teknologi yang beraneka ragam, mulai dari yang paling sederhana sampai moderen, serta telah bersifat komersil di hampir seluruh penjuru dunia. Dan salah

emisi gas juga akan berkurang secara signifikan karena sebagian besar dari emisi tersebut ikut terbakar. demikian pula kompor minyak tanah yang berasap akan lama memasak dan boros jika dibandingkan dengan kompor yang bernyala api biru. tetapi juga dari gas buang kendaraan bermotor. Cara yang paling efektif adalah dengan mengatur dan membuat sistem pembakar sedemikian hingga menghasilkan pembakaran yang sempurna. Hal ini disebabkan oleh. serta kondisi tempat di mana briket batu bara dibakar. Briket batu bara telah digunakan sejak awal tahun 80-an di beberapa negara. bahkan. selain dianggap sebagai buang-buang uang karena mungkin akan bernasib sama seperti di zaman pemerintahan orde baru. Bahkan pemerintah telah merencanakan untuk membuat 10 juta tungku (anglo) briket batubara guna membantu masyarakat miskin yang tidak mampu membeli minyak tanah. telah menelan banyak korban jiwa (Kompas. 15 Oktober 2005). NOx. dan briket batu bara. juga akan membuat kinerja dan efesiensi penggunaan energi menjadi optimal. Menggeneralisasi bahwa setiap pembakaran briket batu bara berbahaya bahkan membuat nyawa melayang.satu dari sekian banyak komersialisasi batu bara yang menggunakan teknologi sederhana adalah pengemasan batu bara. selain menghasilkan kinerja yang optimal. menguranginya banyak cara yang bisa dilakukan. bahan imbuhan untuk perekat dan penyaring emisi. Emisi seperti ini bukan hanya berasal dari pembakaran batu bara. maka gaung briket batu bara pun hanya “seumur jagung”. fakta menunjukkan. polusi udara akibat pembakaran briket batu bara ternyata telah membahayakan kesehatan manusia. Pertama. Kita melihat bagaimana kendaraan dengan asap buang yang tebal pasti tidak bertenaga dan boros bahan bakar. masing-masing di bawah 1% (sulfur) dan 20% (abu). Pembakaran yang sempurna. atau lebih dikenal dengan sebutan briket batu bara. Penggunaan batu bara secara umum. di China. emisi gas beracun ternyata dapat diminimalkan atau bahkan mendekati nol. Dengan pembakaran sempurna. Adapun pengaruh kondisi tempat pembakaran briket batu bara . seperti China dan Korea Selatan. Untuk mengatasinya atau. Nyala api berwarna biru menunjukan pembakaran yang lebih sempurna. selain mengurangi emisi secara signifikan. Kedua. dengan diperkenalkannya bio-briket batu bara. perlu diklarifikasi karena dapat menyesatkan. Sejauh ini hasil penelitian yang dilakukan Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara (tekMIRA). Indonesia sendiri mulai mengenal briket batu bara pada tahun 1993. Kini. tidak terlepas dari fenomena tersebut. batu bara Indonesia sebagai bahan baku briket batu bara memiliki kadar sulfur dan abu yang rendah. seiring dengan harga minyak tanah yang mahal. maka ide penggunaan briket batu bara di tanah air muncul kembali. yang memakai bahan imbuhan berupa biomassa. Namun karena waktu itu harga minyak tanah – sebagai kompetitor briket batu bara – masih rendah karena disubsidi. Suarasuara kontra pun merebak. CO2. berbahaya-tidaknya pembakaran briket batu bara tergantung pada tiga faktor utama. paling tidak. SOx dan lain-lain. Sementara itu. yaitu bahan baku (berupa batu bara). setiap pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) pasti akan menimbulkan emisi berupa gas seperti CO. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan.

yaitu : 1. terutama yang memiliki kandungan sulfur dan abu rendah. biomasa untuk mempercepat/memudahkan proses pembakaran dan menyerap emisi. serta menyerap emisi dan zat-zat berbahaya lainnya. atau dikenal dengan bio-briket. Kedua bentuk dibuat untuk memudahkan pemakaian dan memperoleh efisiensi pembakaran. Briket bio-batu bara. Bio-masa yang biasanya digunakan berasal dari ampas industri agro (seperti bagas tebu. Inilah yang namanya briket batu bara. Untuk memperoleh briket batu bara yang baik diperlukan batu bara yang “baik”. untuk kemudian “dicetak” (dibriket) ke dalam bentuk kemasan tertentu. dan tipe sarang tawon (berongga) dengan ukuran lebih besar (mencapai 15 cm). terlihat bahwa makin baik bahan baku yang digunakan. Sementara bahan imbuhan yang digunakan biasanya berupa kapur (lime) yang dapat mengikat senyawa beracun. 2. Dari proses sederhana tersebut. makin baik pula kualitas briket batu bara yang dihasilkan. sekam padi. Dengan bahan perekat yang baik. Batu bara dan bahan imbuhan (pencampur) ini dihaluskan secara sendirisendiri sampai ukuran tertentu. Ada tiga jenis briket batubara yang berbeda-beda komposisinya. dicampurkan dengan memakai pencampur (mixer) mekanis. ampas kelapa sawit. Bahan imbuhan juga harus dipilih dari kualitas yang baik agar dapat berfungsi optimal sebagai perekat. dan lain-lain) atau serbuk gergaji. Sangat sederhana dan biasanya berkualitas rendah. Pembuatan Briket Batubara Tujuan utama pembriketan batu bara adalah untuk membuat bahan bakar padat serbaguna dari batu bara dengan kemasan dan komposisi yang lebih baik agar mudah dan nyaman digunakan jika dibandingkan dengan menggunakan batu bara secara langsung. kanji atau tetes tebu (molase) sebagai zat perekat. serta lempung. ke dalam campuran ditambahkan bio-masa sebagai substansi untuk mengurangi emisi dan mempercepat pembakaran. campuran berupa batu bara mentah dan zat perekat (biasanya lempung). Batu bara dengan kadar pengotor yang rendah akan menghasilkan emisi yang rendah pula. briket batu bara yang dihasilkan akan menjadi sangat baik dan rendah emisinya. 3. yaitu tipe bantal (telor) yang padat dan kompak dengan ukuran 30 s/d 60 mm. Saat ini telah dikembangkan dua bentuk briket batu bara. Briket batubara biasa. terutama zat terbang (volatile matters) hilang. Bentuk dan ukuran briket batubara hasil cetakan (kemasan) dibuat sesuai untuk keperluan sektor pengguna. selain kapur dan zat perekat. semakin udara dapat bersikulasi dengan baik. Briket batubara terkarbonisasi. batu bara yang digunakan “dikarbonisasi” (carbonised) terlebih dulu dengan cara membakarnya pada suhu tertentu sehingga sebagian besar zat pengotor. mempercepat nyala. semakin aman pembakaran briket batu bara digunakan di ruangan. Tipe bantal berukuran kecil cocok digunakan untuk rumahtangga .sangat tergantung sampai sejauh mana ventilasi ruangannya.

juga disebabkan faktor “kesulitan” tertentu.5 – 3 jam dengan kisaran suhu 400 – 6000 C. bahwa sekali briket batu bara dibakar. Karakteristik pembakaran briket batu bara dipengaruhi oleh jumlah briket batu bara yang dibakar dan jenis tungku yang digunakan. Tungku briket batubara Rancangan tungku pada dasarnya dibuat untuk mencapai efesiensi pembakaran yang tinggi serta. selain murah. briket batu bara akan efektif dan efisien jika digunakan lebih dari 2 jam. terutama dalam menekan laju emisi. Satu kilogram briket batu bara dengan efisiensi tungku 31 – 33%. Jenis tungku sangat bergantung pada sektor penggunanya. . suhu. Hitung-hitungan ini mengindikasikan. mempunyai efektivitas panas 1. untuk menekan emisi gas yang dihaslkan. dan kualitas udara pembakaran. Jenis tungku ini dilengkapi dengan penutup pengurang emisi (PPE). Rata-rata tungku untuk industri memiliki kapasitas briket batu bara 5 – 10 kg. Untuk memperoleh suhu yang sesuai dengan kebutuhan produksi. Tungku untuk industri berukuran lebih besar daripada tungku untuk rumah tangga. juga mempunyai efisiensi antara 31 –33 % dan sudah terbukti keandalannya. Tipe sarang tawon juga dirancang untuk industri dan memerlukan “kompor” atau tungku yang khusus.(memasak). Kinerja briket batubara (komposisi dan tungku) Kinerja (performance) adalah karakteristik pembakaran yang ditentukan oleh faktor waktu. Jenis tungku yang sudah banyak beredar di pasaran saat ini terbuat dari bahan tembikar (tanah liat). sedangkan untuk rumah tangga hanya 1 – 2 kg. dan yang berukuran lebih besar baik untuk industri. Faktor “kesulitan” dimaksud adalah. maka harus digunakan sampai habis karena ia sulit dipadamkan atau dihidupkan kembali. tak kalah pentingnya. lamanya waktu pembakaran antara 2.5 – 2 jam dengan kisaran suhu 300 – 5000 C. Hal ini selain karena faktor suhu yang akan dicapai lebih baik. Untuk 2 kg briket batu bara. tungku untuk industri biasanya dilengkapi dengan blower.

tergantung kualitas briket batu bara) untuk menyulutnya. Di samping perlu waktu (5-10 menit. dan arsen). selenium. trace elements (seperti flourine. serta bahan-bahan organik yang tidak terbakar secara sempurna . Lain halnya dengan sektor rumah tangga (baca: memasak). Dengan demikian sederhana. Unsur-unsur ini terbentuk pada saat pembentukan endapan batu bara sebagai proses alam. belerang dan NOx. penggunaan briket batu bara cukup ekonomis. penggunaan 1 kg briket batu bara setara dengan 0. Secara umum polutan yang timbul akibat pembakaran batubara antara lain patikel halus. sehingga misi penggunaan briket batu bara sebagai alternatif pengganti minyak tanah (baca: harga yang lebih murah) menjadi tidak tercapai. Inilah konsekuensi yang harus kita terima jika menggunakan bahan bakar padat seperti briket batu bara. Belum lagi memperhitungkan ketidaknyamanan yang pasti muncul karena berbagai faktor. Selain itu. paling tidak. untuk mendapatkan kondisi pembakaran yang “bersih”. Dampak lingkungan pembakaran briket batubara Nilai startegis dan ekonomis pemanfaatan batubara sebagai bahan bakar sering terkendala oleh dampak lingkungan yang berasal dari emisi dan sisa pembakaran. dicegah agar tidak merebak menjadi polutan yang teremisikan. dan pasti bisa! Namun harga briket batu baranya menjadi lebih mahal daripada harga minyak tanah. semua zat pengotor tersebut harus ditiadakan. mungkinkah briket batu bara senyaman minyak tanah? Secara teknologi jawabannya mungkin.6 liter minyak tanah. setelah menyala pun besar api agak sulit diatur. penggunaan briket batu bara tidak semudah dan senyaman kompor minyak tanah. Banyak kalangan yang menanyakan. atau disebut 60% perliter minyak tanah. . yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh kepada kesehatan manusia. apalagi kompor gas. Bagi industri kecil yang memerlukan panas dalam waktu lama. antara lain berupa gas rumah kaca seperti CO2 dan lain-lain. pembakaran batu bara dengan jumlah yang sangat banyak akan mempengaruhi kondisi lingkungan.Jika dibandingkan dengan minyak tanah.

artinya. Dengan memperhatikan ketiga faktor di atas. yaitu: Pertama. jenis bahan baku (batubara) dan bahan imbuhan yang digunakan harus menggunakan bahan yang bersih dari polutan. Demikian pula hampir 10 juta masyarakat dari provinsi yang sama terkena penyakit tulang dan gigi (kropos) akibat memakan jagung yang dikeringkan oleh briket batu bara dengan lempung perekat berkadar flourine tinggi. briket bio-batubara yang diberi imbuhan kapur mampu menekan emisi sampai 50%. United State of Geological Survey) menunjukan bahwa sebagian masyarakat di provinsi Guizhou (China) yang keracunan arsenik karena mengkonsumsi merica yang dimasak oleh batu bara berkadar arsen sangat tinggi. Tungku dengan Penutup Pengurang Emisi (PPE) yang dikembangkan oleh tekMIRA ternyata sangat membantu mengurangi emisi secara signifikan. Kedua. diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan briket batu bara (yang terpilih) secara umum masih aman dengan kadar emisi masih jauh di bawah ambang batas yang diperkenankan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Hasil penelitian tekMIRA menunjukkan. NOx. batu bara Indonesia pada umumnya memiliki kadar belerang yang sangat rendah (< 1%). dan CO) yang dilakukan tekMIRA. ruangan (dapur) tempat memasak hendaknya mempunyai ventilasi yang baik. artinya. udara segar dapat bersirkulasi dengan cepat. Emisi berbahaya. . seperti gas SOx dan Nox. tungku atau kompor yang digunakan hendaknya “mampu” memfasiltasi pembakaran yang sempurna. Semakin baik bahan yang digunakan.Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lingkungan akibat dari pembakaran briket batubara. semakin sedikit emisi yang ditimbulkan. pada dasarnya ditimbulkan dari batubara dengan kadar pengotor yang tinggi. Penelitian Badan Geologi Amerika Serikat (USGS. Dengan proses karbonisasi awal. Beruntung. Bahan perekat yang berasal dari lempung harus dipilih dari jenis lempung yang tidak mengandung zat-zat berbahaya. secara teoritis dapat dihindari berbagai dampak negatif atas penggunaan briket batubara. dapat menyeimbangkan aliran udara (oksigen) dengan baik. Kondisi ini akan sangat membantu menghindari dampak langsung dari polusi kepada kesehatan pemasak. akan membantu pembuatan briket yang “ramah lingkungan”. Ketiga. Dari pengukuran emisi (SOx.

dan NOx mencapai 100 ppm. . SOx 250 ppm. Kondisi yang terbaik tercapai jika menggunakan tungku dengan PPE dan dapur mempunyai ventilasi yang baik. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. Selang 10 menit kemudian (terutama jika terjadi pembakaran sempurna) emisi ini boleh dikatakan sudah tidak terdeteksi.Pembakaran briket batubara. pada menit-menit pertama diawali pembakaran (biasanya masih berasap) kadar CO yang mencapai 1000 ppm. OAL & COCONUT BRIQUETTE Advertisements Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah.

bahan bakar padat ini murupakan bahan bakar alternatif atau merupakan pengganti Minyak tanah yang paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relatif singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relatif sederhana. pengeringan. Briket Batubara Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat dan tapioka. Jenis Briket batubara 1. jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi Briket dan harganyapun . jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadi Briket. dan pemanasan. Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau an berasap. Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. pembakaran. namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Jenis Non Karbonisasi (biasa). mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan briket batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah. Briket batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah sepeti untuk : Pengolahan makanan. Jenis Berkarbonisasi (super). 2. Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. sehingga masyarakat lebih memilih Minyak tanah untuk bahan bakar sehari-hari.Briket batubara merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari batubara. Bahan baku utama Briket batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun.

tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan. Bentuk telur : sebesar telu ayam 2. Briket 1. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan. BA. 75. 3. Lebih murah Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untk pembakaran yang lama Tidak beresiko meledak/terbakar Tidak mengeluarkan sauara bising serta tidak berjelaga Sumber Batubara berlimpah Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dengan Briket Rumah tangga untuk 3 ltr/hari Minyak tanah Rp.50 kg Biaya : Minyak Tanah Rp.5 x 12. 1.000 ton pertahun. Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah . Briket 45. 12. BA dan belum berproduksi secara kontinyu.450/hari. Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115. 5400/hari. 18. Keunggulan Briket Batubara 1. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero). Parameter Antara Minyak Tanah dan Briket Nilai kalori : Minyak Tanah 9. 30. Penghematan Rp.000/hari Industri kecil untuk 100 ltr/hari Minyak Tanah Rp. untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah.000/hari. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. 1. 3600/hari.Briket : Rp.000/hari. Briket Rp. Disamping PT. Briket Rp.000/hari. Briket Rp. 2. 5.5 x 5 cm 3.000/hari. Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT. 30.lebih murah.502.550/hari. Penghematan Rp. 2800. Karena zat terbangnya masih terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT.000/hari. Warung makan untuk 10 ltr/hari Minyak Tanah Rp.000.400 kkal/kg Ekivalen : Minyak Tanah 1 ltr. namun demikian kemampuan produksi dari PT.300 Jenis dan Ukuran Briket batubara 1. 2. 497. 4. 9000/hari. masih sangat kecil. Briket : 5.. Penghematan Rp. Industri kecil untuk 25 ltr/hari Minyak Tanah Rp. Penghematan Rp. atau PT. Bentuk kubus : 12.000/hari.000 kkal/ltr.

Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah. Kompor/Tungku Briket Batubara Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku. Tungku/Kompor Permanen . Persyaratan Kompor/tungku harus memiliki : 1. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan. Tungku/Kompor portabel . Ada rung untuk menampung abu briket yang terleak di bawah ruang bakar briketcoal briquette . Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati raung bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder 3.Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan. sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah. biasanya memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. 2. jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindahpindahkan. Ada ruang bakar untuk briket 2. Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis : 1. jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Sulawesi Selatan. MANFAAT BRIKET ARANG Dengan penggunaan briket arang sebagai bahan bakar maka kita dapat menghemat penggunaan serbuk gergaji sebagai limbah produksi yang gampang di jumpai. Selain itu penggunaan briket dari sebuk gergaji dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji.. Kecamatan Towuti. warga Desa Langkea Raya. .Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat bila pembuatan briket arang ini dikelola dengan baik untuk selanutnya briket arang dijual. Kabupaten Luwu Timur.ENGERTIAN BRIKET Briket adalah sumber energi alternatif pengganti Minyak Tanah dan Elpiji dari bahan-bahan bekas atau bahan yang sudah tidak terpakai. Setidaknya itu yang dilakukan Kaffi. karena selama ini serbuk gergaji kayu yang ada hanya dibakar begitu saja.Dengan memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang maka akan menningkatkan pemanfaatan limbah hasil hutan sekaligus mengurangi pencemaran udara.Bahan pembuatan briket arang mudah didapatkan disekitar kita berupa serbuk kayu gergajian. BRIKET SEBAGI BAHAN BAKER ALTERNATIVE Pengamatan yang jeli akan lingkungan sekitar dan sedikit kreatif ternyata bisa menjadi mata pencaharian baru.

kalau apinya ingin lebih besar tinggal tambah briket-briket kecil. Inco bantu peralatan produksi yang saya butuhkan. istri menjadi lebih tenang. Maka saya coba-coba buat secara manual untuk kebutuhan sendiri membuat briket dari serbuk gergaji dan ternyata bisa. menjelaskan ide awalnya membuat briket dari serbuk gergaji. sedang briket kecil harganya 3 ribu rupiah perkilogram. saya sampaikan tentang briket serbuk gergaji yang saya buat. Hasilnya. "Dalam pertemuan dengan Karang Taruna dan tim community development PT Inco. sementara ini. Dari Inco." ungkap Kaffi. Karena dengan briket serbuk gergaji." ujar kaffi. tapi briket ini bisa juga digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar alternatif. Saya perhatikan ada serbuk gergaji yang menumpuk dan kurang termanfaatkan di kecamatan ini. setiap hari Kaffi bisa memproduksi 100 briket besar dan 50 kg briket kecil."Gara-gara istri di rumah marah-marah melulu ketika BBM menghilang seperti minyak tanah dan harganya yang naik turun. tidak menjadi alat-alat masak menjadi hitam atau terlihat gosong. "Selain tidak pusing lagi dengan BBM. juga tidak perlu abu gosok untuk membersihkan peralatan masak. satu briket besar bisa tahan untuk memasak kurang lebih selama satu setengah jam. harganya lima puluh ribu rupiah per satuan. Untuk itu. tambah Kaffi. ternyata diusulkan supaya tidak hanya dinikmati sendiri. "Saya menjual untuk satu briket besar seharga Rp. Keberhasilan Kaffi membuat briket serbuk gergaji menarik tim community development PT Inco. Selain itu tentu menghemat belanja bulanan. saya lalu jalan-jalan di lingkungan sekitar sini. yang saya konsumsi sendiri." ujar Kaffi. fakultas teknologi indutri." terang Kaffi. Sejak memakai briket serbut gergaji. ini ada kompornya sekalian. KEGUNAAN BRIKET BATUBARA Andi Ardan Yusuf 093 270 027 Jurusan Teknik Pertambangan. Sementara saya pernah menonton di televisi pembuatan briket dari ampas tebu.500 rupiah. universitas muslim indonesia SARI .

memiliki nilai kalor yang tinggi. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Briket Batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan minyak tanah seperti untuk : Pengolahan Makanan (memasak). Indonesia sebetulnya telah mengembangkan Briket Batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik karena minyak tanah masih tetap disubsidi sehingga harganya masih sangat murah. Latar Belakang Batubara merupakan salah satu sumber energi primer yang memiliki riwayat pemanfaatan yang sangat panjang. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. Jadi salah satu sumberenergi alternatif adalah batubara. Pembakaran dan Pemanasan (penghangat). TEORI SINGKAT . Bahan baku utama Briket Batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun.Briket Batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit bahan campuran seperti tanah liat dan tapioka. Minyak Tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. Namun dengan kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 ini mau tidak mau masyarakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang murah. dan ketersediaan batubara cukup banyakdi Indonesia sehingga dapat bersaing dengan bahan bakar lain.Briket batubara merupakan salah satu bahan bakar padat alternatif yang terbuat dari batubara. industri kecil ataupun menengah. Penyediaan BBM mulai kritis karena cadangannya terbatas sedangkan sumber kayu bakar juga kritis karena luas kawasan hutan (terutama jawa) sudah kurang dari persyaratan ideal. Briket juga mempunyai keuntungan ekonomis karena dapat diproduksi secarasederhana. Teknologi pembuatan briket tidak terlalu rumit dan dapat dikembangkan dalam waktu singkat. Pengeringan. bahan bakar padat ini merupakan bahan bakar alternatifpengganti minyak tanah yang mempunyai kelayakan teknis untukdigunakan sebagai bahan bakar rumah tangga. sehingga masyarakat masih lebih memilih minyak tanah untuk bahan bakar sehari – hari. Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk Minyak Tanah di Indonesia.

jenis.air yang terikat secara mekanik dengan batubara dan mempunyai tekanan uap normaldimana kadarnya dipengaruhi oleh pengeringan dan pembasahan selamapenambangan. tergantung dari tingkat pembatubaraan yang dialami. C. B. Konsentrasi unsur Cakan semakin tinggi seiring dengan tingkat pembatubaraan yang semakin berlanjut. dapat berjenis lignit. batubara termasuk dalam kategori bahan bakar fosil. Proses mengubah tumbuhan menjadibatubara disebut dengan pembatubaraan (coalification). sub-bituminus. dan gas-gas lain yang menyertainya akan masuk dan terperangkap dicelah-celah batuan yang ada di sekitar lapisan batubara. dan oksigen merupakan unsur pertama pembentuk batubara. Nitrogen . dan Oksigen Karbon. karbon dioksida serta karbonmonoksida. bituminus. Dari ketiga unsur ini dapat memberikan gambaran mengenai umur. Batubara terbentuk daritumbuhan purba yang berubah bentuk akibat proses fisika dan kimia yangberlangsung selama jutaan tahun.Batubara Batubara adalah mineral organik yang dapat terbakar. penyimpanan. dan lain-lain. Hidrogen. Air Air dalam batubara dibagi menjadi dua bagian yaitu air bebas (free moisture).batubara tergolong mineral organik. dan sifatsifatbatubara.1)C20H22O4 adalah batubara. Karena berasal dari material organik yaitu selulosa. A. hidrogen. atau antrasit. Air lembab (moisture in airdried) yaitu air yang terikat secara fisika dalam batubara dan mempunyai tekananuap di bawah normal. Komponen-Komponen dalam Batubara Komponen-komponen yang terdapat dalam batubara.Sedangkan gas-gas yang terbentuk yaitu metan. Oleh karena itu. terbentuk dari sisatumbuhan purba yang mengendap yang selanjutnya berubah bentuk akibat prosesfisika dan kimia yang berlangsung selama jutaan tahun. Karbon. transportasi. Reaksi pembentukan batubara adalah sebagaiberikut: 5(C6H10O5) —> C20H22O4 + 3CH4 + 8H2O + 6CO2 + CO ………………… (2.

penggunaan 1 2 3 4 5 Nyala (menit) antrasit Semi antrasit Bituminous Sub-bituminus Lignit Nilai kalori (kal/gr) 5-10 9-10 10-15 10-20 15-20 7.611 Tabel 2.4%. Sulfur Sulfur dalam batubara terdiri dari sulfur besi dan sering disebut pirit sulfur. F.bituminous. (Setiawan. Abu yang terbentukini diharapkan akan keluar sebagai sisa pembakaran batubara tersebut. Nitrogendalam batubara terdapat sebagai senyawa organik yang terikat pada ikatan karbon.111 4.778 5. titan. sub-bituminous. Kalor Pada umumnya logam-logam alkali seperti natrium. serta sulfur organik. Mineral mineral ini tidak menyublim pada pembakaran di bawah 925ºC. E. sedangkan kadarnya antara 0.sulfur sulfat dalam bentuk kalsium sulfat dan besi sulfat.Kandungan nitrogen dalam batubara umumnya tidak lebih dari 2%. dan litium terikatsebagai garam klorida.1 Jenis Batubara (sumber: Sukandarrumidi. dan oksida alkali. a.444-8. D. Sifat batubara jenis antrasit .100-7.333 3. kalium.444-6. dan anthrasite. Abu Abu tang terbentuk pada pembakaran batubara berasal dari mineral-mineralyang terikat kuat pada batubara seperti silika.3-0.2005) Jenis Batubara Batubara merupakan suatu campuran padatan yang heterogen dan terdapat dialam dalam tingkat (grade) yang berbeda mulai dari lignite.237 4.056-4. 1995) Klasifikasi batubara berdasarkan sifat fisiknya.222-7.

nilai kalor sangat tinggi. c. nilai kalor tinggi. pembakaran. Briket Batubara mampumenggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah seperti untuk pengolahanmakanan. b. dan kandungan sulfur sangat tinggi. . Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalamwaktu singkat. Bahan baku utama briketbatubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyaicadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun. pengeringan. kurang kompak. kandungan abu tinggi. PEMBAHASAN Briket Batubara Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengansedikit campuran seperti jerami. dan kandungan sulfur juga tinggi. kandungan karbon sedikit. kandungan abu sedikit. dan pemanasan. Briket batubara dipilih oleh masyarakat sebagaibahan bakar alternatifkarena dilihat dari segi keunggulannya. kompak. Sifat batubara jenis semi antrasit Berwarna hitam mengkilat. b. sangat rapuh. kompak. lebih murah. kandungan karbon tinggi. dan kandungan sulfur sedikit. nilai kalor yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yanglama. nilai kalor rendah. Sifat batubara jenis bituminus Berwarna hitam mengkilat.Berwarna hitam sangat mengkilat. c. kandungan karbon relatif tinggi. dan molases. nilai kalor tinggi. dan kandungan sulfur tinggi. Adapun keunggulan briket batubara adalah: a. ampas tebu. kandungan air sedikit. kandungankarbon sangat tinggi.kandungan air tinggi. d. Sifat batubara jenis lignit Berwarna hitam. tidak beresiko meledak/terbakar.

yaitu: jenis berkarbonisasi dan jenis non karbonisasi. A. tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga. Proses Pembuatan Briket Batubara Jenis proses pembuatan briket batubara dapat dibagi menjadi 2. Pembuatan briketbatubara berkarbonisasi dapat dilihat pada gambar 2.d. sumber batubara melimpah. e. Karbonisasi (super) Jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadiBriket. . namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada batubaratersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Briket ini cocok untuk digunakan untukkeperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. Briket batubara memiliki keterbatasan yaitu waktu penyalaan awal memakanwaktu 5 – 10 menit dan diperlukan sedikit penyiraman minyak tanah sebagaipenyalaan awal. briket batubara hanya efisien jika digunakan untuk jangka waktu diatas 2 jam.1 berikut ini. Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam briket batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau dan berasap.

Pembuatan briket batubara berkarbonisasi dapat dilihat pada gambar 2.1 Flow chart pembuatan briket batubara berkarbonisasi (super) B. .Gambar 2. Karena zat terbangnya masih terkandung dalambriket batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukankompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruhzat terbang yang muncul dari briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku.2 berikut ini. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. Non Karbonisasi (biasa) Jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi briketdan harganya pun lebih murah.

BA dan belum berproduksi secara kontinyu. .2 Flow chart pembuatan briket batubara non karbonisasi (biasa) Produsen terbesar briket batubara di Indonesia saat ini adalah PT. namun demikian kemampuan produksi dari PT. BA terdapat beberpaperusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauhlebih kecil dibanding PT. Disamping PT. (K.masih sangat kecil. Kenaikan BBM khususnya minyak tanah dan solar.000 ton per tahun. atau PT. tentunya penggunaan briket batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebihekonomis dan menguntungkan. BA. Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengankapasitas terpasang 115. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan.D Maison. untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi sertakeikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaanbriket batubara disetiap daerah. 2006). TambangBatubara Bukit Asam (Persero).Gambar 2.

5 jenis batubara bukan Maks 15 Min 4500 Maks 1 Min 60 2 Maks 15 Min 5400 Maks 1 Min 60 .Tabel 2. Penambahan binder akan menaiikan abu dan menurunkan nilai kalor 2006) Tabel 2.5 Standart Kualitas Briket Batubara Jenis No Briket Batubara Air lembab (%) Zat Terbang (%) (Kkal/kg) (%) Nilai Kalori Total Sulfur sulfur keterangan 1 Terkarbonisasi <5 > 3500 <1 Tampa Karbonisasi < 10 > 5100 <1 Beban pecah (kg/cm2) 1 Briket batubara terkarbonisasi Maks 20 jenis batubara muda Briket batubara terkarbonisasi Maks 7.4 Standart Bahan Baku Briket Batubara Total Kadar Abu no Jenisbahan baku (% berat) Nilai kalor (Kkl/kg) (% Berat) (sumber: Karbonisasi Badan akan Standaris menaiikan nilai kalor dan asi abu Nasional.

. 1998) Sesuai Min 4400 batubara asal Spesifikas Maks 1 Min 10 i briket batubara Sesuai dengan bahan baku asal terkarboni sasi Min 4400 Maks 1 Min 65 mengacu pada SNI 13-4931- 3 4. Proses yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan proses non karbonisasi. ampas tebu. Briket batubara non karbonisasi memungkinkan untuk digunakan atau dibakar tanpa menimbulkan asap atau bau dengan bahan baku batubara semi antrasit dan bahan pembantu seperti jerami. Pemilihan Metode Proses Salah satu masalah dalam pengembangan industri briket di Indonesia adalahperlunya karbonisasi dalam proses pembuatannya. dan Vietnam batubara yang digunakan untuk briketadalah dari jenis antrasit sehingga tidak perlu dilakukan proses karbonisasi karena kadar zat terbangnya rata-rata dibawah 15%. Hal ini terutama karena batubarayang digunakan termasuk dalam peringkat (rank) rendah dengan kadar zat terbangrata-rata diatas 35%. Cina. serta molases. sehingga dalam pembakarannya menimbulkan asap dan bau. 5. Briket Biobatubara Maks 15 1998. Sedangkan di Korea.batubara muda Briket batubara tanpa Maks 12 karbonisasi type telur Briket batubara tanpa karbonisasi Maks 12 type sarang tawon (sumber: Badan Sesuai Min 4400 batubara asal Maks 1 Min 65 Standaris asi Nasional.

Ketersediaan limbah ini biasanya padasaat musim kering dimana persediaan hijauan telah berkurang baik kualitas maupunkuantitasnya. sub-bituminous. misalnya:lignite. sifat kimia tertentu dengan menggunakan teknik yang tepat. A. bituminous. Saat ini belum banyak peternak menggunakan ampas tebu tersebut untuk bahan pakan ternak. D. tergantungpada jenis batubara yang ada. Kualitas briket batubara dapat dipengaruhi oleh kualitas batubara yang digunakan. ukuranfisik. semiantrasit dan anthrasite. Tetes (Molasses) . Batubara Briket batubara dapat dibuat dari bermacam-macam rank batubara. dan kota-kota lainnya dan sangat mengganggu apabila tidak dimanfaatkan. Ampas Tebu Ampas tebu merupakan Iimbah pabrik gula yang banyak ditemukan di berbagai daerah seperti Medan. C.Komposisi Briket Batubara Proses pembriketan batubara dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengolahan batubara. Namun limbah ini sangat potensi sebagai bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatn briket. Batubara yang mengandung zat terbang yang terlalu tinggi cenderung mengeluarkan asap hitam dan berbau tidak sedap. hal ini mungkin karena ampas tebu memiliki serat kasar dengan kandungan lignin sangat tinggi ( 19. Batubara yang digunakan pada penelitian ini adalah batubara jenis semi antrasit. B.7%) dengan kadar protein kasar rendah (28%). Jerami Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang mempunyai potensi yang cukup besar sebagai sumber bahan bakar. Jakarta. dimana briket yang dihasilkan mempunyai bentuk.

3 Bentuk Briket Batubara Keterangan: a. perekat harus mudah didapat dalam jumlah banyak dan harganya murah. Molases merupakan larutan kental berwarna coklatkehitaman yang dapat digunakan sebagai bahan perekat untuk batubara dan bahancampurannya.5 x 12. (K. Bentuk kubus : 12. Gambar 2. Pemilihan perekat berdasarkan pada: a.sedangkan bentuk kubus dan silinder digunakan untuk kalangan industry kecil/menengah. perekat harus memiliki daya adhesi yang baik bila dicampur dengan semikokas. (Subroto. perekat tidak boleh beracun dan berbahaya.Molases diperoleh dari proses kristalisasi larutan tebu yang tidak dapat menghasilkan gula lagi. b. Bentuk seperti telur : sebesar telur ayam b.5 x 5 cm c. c. Bentuk silinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.D Maison. 2006) Bentuk-Bentuk Briket Batubara Berikut ini gambar yang menunjukkan bentuk dari ketiga briket batubara. 2006) .

sedangkan untuk rumah tangga hanya 1-2 kg. A. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah. ada ruang untuk menampung abu briket yang terletak di bawah ruang bakar briket. Rata-rata tungku untuk industri memiliki kapasitas briket batubara 5-10 kg. Tungkuuntuk industri ukurannya lebih besar dari pada tungku rumah tangga. Gambar 2. B. Pada prinsipnyatungku terdiri atas 2 jenis. Persyaratan tungku harus memiliki: 1.Tungku Briket Batubara Penggunaan briket batubara harus dibarengi serta disiapkan kompor atau tungku. jenis dan ukuran harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jenis tungku sangat bergantung pada sektor penggunaannya. Tungku Permanen. ada ruang bakar untuk briket 2. Tungku Portabel. memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen.4 Tungku Briket Rancangan tungku pada dasarnya dibuat untuk mencapai efisiensi pembakaranyang tinggi. umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah pindahkan. adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas denganmelewati ruang bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder 3. .Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.

belerang.Jenis tungku yang sudah banyak di pasaran saat ini terbuat dari bahan tembikar (tanah liat). semua zat pengotor tersebut harus ditiadakan paling tidak dicegah agar tidak merebak menjadi polutan yang teremisikan.2006) Dampak Lingkungan Pembakar Briket Nilai strategis dan ekonomis pemanfaatan batubara sebagai bahan bakar seringterkendala oleh dampak lingkungan yang berasal dari emisi dan sisa pembakaran. Secara umum polutan yang timbul akibat pembakaran batubara antara lain partikel halus. Dengan demikian sederhana untuk mendapatkan kondisi pembakaran yang bersih. Kinerja (performance) dalah karakteristik pembakaran yang ditentukan oleh faktor waktu. selain murah juga sudah terbukti keandalannya.D Maison. pembakaran batubara dengan jumlah yang sangat banyak akan mempengaruhi kondisi lingkungan. . Jenis tungku ini dilengkapi dengan penutup untuk memperoleh suhu yang sesuai dengan kebutuhan oroduksi.yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh kepada kesehatan manusia. semakin sedikit emisi yang ditimbulkan. A. Emisi berbahaya.(K.Bahan pengikat yang berasal dari lempung yang tidak mengandung zat-zat yang berbahaya. suhu. antara lain berupa gas rumah kaca seperti CO2dan lain-lain. dan trace element (seperti flourin.Selain itu. Pembakaran briket batubara dipengaruhi oleh jumlah briket batubara yang dibakar dan jenis tungku yang digunakan. dan arsen) serta bahan-bahan organik yang tidak terbakar secara sempurna. dan kualitas udara. Unsur-unsur ini terbentuk pada saat pembentukan sebagai proses alam. seperti gas SOx dan NOx pada dasarnya ditimbulkan dari batubara yang memiliki kadar pengotor yang tinggi. tungku untuk industri biasanya dilengkapi dengan blower. Semakin baik bahan yang digunakan. Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lingkungan akibat dari pembakaran briket batubara. selenium. NOx. Jenis bahan baku (batubara) Jenis bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan harus menggunakan bahan yang bersih dari polutan. terutama dalam menekan laju emisi.

diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan briket batubara secara umum masih aman dengan kadar emisi masih jauh dibawah ambang batas yang diperkenankan oleh kementrian lingkungan hidup.Dengan memperhatikan ketiga faktor diatas. NOx. Tungku Tungku yang digunakan hendaknya mampu memfasilitasi pembakaran yang sempurna. SOx 250 ppm dan NOx mencapai 100 ppm. artinya dapat menyeimbangkan aliran udara (oksigen) dengan baik. Selang 10 menit kemudian terutama jika pembakaran sempurna emisi ini boleh dikatakan sudah tidak terdeteksi.3 dengan komposisi batubara sebanyak (75%). jerami . artinya udara segar dapat bersirkulasi dengan cepat. Kondisi ini akan sangat membantumenghindari dampak langsung dari polusi kepada kesehatan pemasak. secara teoritis dapat dihindari berbagai dampak negatif atas penggunaan briket batubara dari pengukuran emisi (SOx. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpula Adapun kesimpulannya sebagai berikut: 1. C. Pembakaran briket batubara pada menit pertama diawali pembakaran biasa yang memiliki kadar CO yang mencapai 1000 ppm. Kondisi yang terbaik jika menggunakan tungku dengan penutup pengurang emisi (PPE) dan dapur mempunyai ventilasi yang baik.B. Ruangan (dapur) tempat memasak Ruangan tempat memasak hendaknya memiliki ventilasi yang baik. Hubungan komposisi briket terhadap waktu pembakaran yaitu waktu pembakaran optimum berada pada komposisi bahan No.Tungku dengan penutup pengurang emisi yang dikembangkan oleh tekMIRA ternyata sangat membantu mengurangi emisi secara signifikan. dan CO) yang dilakukan tekMIRA.

―Briket Batubara Sebagai Alternatif Pengganti Minyak Tanah‖. ampas tebu (5%). jerami (3. 5. 2005. ampas tebu (6.3 dengan komposisi batubara sebanyak (75%).Indeni. dan molasis (24.7%). Bandung.3 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (75%). ―Iptek Indonesia Bidang Energi dan Sumber Daya Alam‖. Hubungan komposisi briket terhadap kadar abu yaitu kadar abu optimum berada pada komposisi No. ampas tebu (6. 3. ampas tebu (5%).com .org. dan molasis (23%) yaitu sebesar 8 menit untuk ukuran 40 mesh dan 10 menit untuk ukuran 60 mesh.2 DAFTAR PUSTAKA K. jerami (5%).2612 % untuk ukuran 60 mesh. ampas tebu (5%).3%). jerami (5%). dan molasis (15%) yaitu sebesar 300 0C untuk ukuran 40 mesh dan 230 0C untuk ukuran 60 mesh.3%).3476 % untuk ukuran 40 mesh dan 7. Hubungan komposisi briket terhadap waktu nyala yaitu waktu nyala optimum berada pada komposisi bahan No. Hubungan komposisi briket terhadap kadar air yaitu kadar air optimum berada pada komposisi No.7%).D Maison. Nn. 2006. jerami (3.Berita@Iptek. 6.1 dengan komposisi batubara sebanyak (67%). http://www. dan molasis (15%) yaitu sebesar 7908.4 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (67%)jerami (3.1701 % untuk ukuran 60 mesh. Hubungan komposisi briket terhadap temperatur pembakaran yaitu temperature pembakaran optimum berada pada komposisi bahan No.7%). dan molasis (15%) yaitu sebesar 226 menit untuk ukuran 40 mesh dan 150 menit untuk ukuran 60 mesh. 4.7%) yaitu sebesar 8. dan molasis (23%) yaitu sebesar 6.3%).(3.3%). Jakarta. http://www. Hubungan komposisi briket terhadap nilai kalor yaitu nilai kalor optimum berada pada komposisi No. 2.1 dengan perbandingan bahan batubara sebanyak (67%). ampas tebu (6.0047 % untuk ukuran 40 mesh dan 9.

kira-kira 45 juta tahun yang lalu dan Miosen atau sekitar Tersier Atas. Jakarta. Sipayung Maydin. . ―Industri Briket Batubara Nasional‖. endapan batu bara Eosen umumnya lebih tipis. dan Jerami‖. http://www. 2006. mirip dengan daerah pembentukan gambut yang terjadi saat ini di daerah timur Sumatera dan sebagian besar Kalimantan. dataran pantai atau delta. ―Karakteristik Pembakaran Biobriket Campuran Batubara. Batu bara ini terbentuk dari endapan gambut pada iklim purba sekitar khatulistiwa yang mirip dengan kondisi kini. Kedua umur endapan batu bara ini terbentuk pada lingkungan lakustrin. KOMPOR BRIKET BATUBARA Batubara dan Briket Batubara Batu bara di Indonesia Di Indonesia.Kompas. 2007. Beberapa diantaranya tegolong kubah gambut yang terbentuk di atas muka air tanah rata-rata pada iklim basah sepanjang tahun. Bandung. http://www.com.com Setiawan Bambang.google. Sobroto. Ampas Tebu. 2005. Dengan kata lain.Nn. Surakarta. ―Kementrian Negara Riset dan Teknologi‖. endapan batu bara yang bernilai ekonomis terdapat di cekungan Tersier. Jakarta. yang terletak di bagian barat Paparan Sunda (termasuk Pulau Sumatera dan Kalimantan). 2005. Sebaliknya. pada umumnya endapan batu bara ekonomis tersebut dapat dikelompokkan sebagai batu bara berumur Eosen atau sekitar Tersier Bawah. kira-kira 20 juta tahun yang lalu menurut Skala waktu geologi. berkadar abu dan sulfur tinggi. ―Kebijakan Umum Pemanfaatan Batubara dan Rancangan Undang-Undang Mineral dan Batubara‖. kubah gambut ini terbentuk pada kondisi dimana mineral-mineral anorganik yang terbawa air dapat masuk ke dalam sistem dan membentuk lapisan batu bara yang berkadar abu dan sulfur rendah dan menebal secara lokal. Hal ini sangat umum dijumpai pada batu bara Miosen.

Dan untuk mendukung kajian tersebut perlu melakukan terlebih dahulu membangun data base batubara nasional dari hasil pengumpulan data baik sekunder maupun primer. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral adalah sebesar 61. KEN mempunyai tujuan utama untuk menciptakan keamanan pasokan energi nasional secara berkelanjutan dan pemanfaatan energi secara efisien. Perpres No. serta terwujudnya bauran energi (energy mix) yang optimal pada tahun 2025. yang dapat digunakan untuk membuat langkah-langkah yang diperlukan. Dalam kebijakan bauran energi nasional 2025.1).2 Tahun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Batubara yang Dicairkan Sebagai Bahan Bakar Lain. tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri (domestik).5 Tahun 2006 sebagai pembaruan Kebijaksanaan Umum Bidang Energi (KUBE) tahun 1998. Kepmen ESDM No. Sumber daya batubara tersebut tersebar di 19 propinsi. Hal ini mengingat sumber daya batubara Indonesia yang masih melimpah. serta permasalahannya. pemakaian batubara diharapkan mencapai 33% (Gambar 3. 2. dan pemanfaatan batubara. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang digunakan sebagai landasan di dalam kebijakan pengusahaan batubara. pemerintah mengeluarkan Kebijakan Energi Nasional (KEN) melalui PP No. Adanya rencana pembangunan PLTU baru di dalam dan luar Pulau Jawa dengan total kapasitas 10. Jumlah sumber daya batubara Indonesia tahun 2005 berdasarkan perhitungan Pusat Sumber Daya Geologi. pengusahaan.1128 Tahun 2004.Pada masa mendatang. dan semakin berkembangnya industriindustri lain seperti industri kertas (pulp) dan industri tekstil merupakan indikasi permintaan dalam negeri akan semakin meningkat.366 miliar ton. salah satunya adalah melakukan kajian batubara secara nasional untuk mengetahui kondisi sumberdaya.5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional. tentang Kebijakan Batubara Nasional. Untuk mendukung pencapaian sasaran bauran energi nasional yang dicanangkan pemerintah. tetapi juga untuk memenuhi permintaan luar negeri (ekspor). produksi batubara Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. di lain pihak harga BBM yang tetap tinggi. Untuk itu ketergantungan terhadap satu jenis sumber energi seperti BBM harus dikurangi dengan memanfaatkan sumber energi alternatif di antaranya batubara.000 MW. . Demikian pula halnya dengan permintaan batubara dari negara-negara pengimpor mengakibatkan produksi akan semakin meningkat pula. menuntut industri yang selama ini berbahan bakar minyak untuk beralih menggunakan batubara.. yaitu : 1. Terkait dengan hal tersebut. Inpres No. meningkatnya produksi semen setiap tahun. 3.

b. Sumber daya batubara cukup melimpah. pengeringan. . atau dikonversi menjadi gas (gasifikasi) dan cair (pencairan). d. Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per – tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun.Di dalam sasaran bauran energi nasional tersebut. c. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin.000 ton pertahun. yang dikenal sebagai Teknologi Batubara Bersih (Clean Coal Technology). Briket batubara mampu menggantikan sebagian dari kegunaan Minyak tanah sepeti untuk : Pengolahan makanan. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005. Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT. Briket Batubara Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah Akhir – akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. Harga batubara kompetitif dibandingkan energi lain. Bahan baku utama Briket batubara adalah batubara yang sumbernya berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. pembakaran dan pemanasan. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan briket batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah. 2005). Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat dan tapioka. batubara menempati urutan pertama di dalam penggunaan energi. Teknologi pemanfaatan batubara yang ramah lingkungan telah berkembang pesat.7 miliar ton (Pusat Sumber Daya Geologi. atau PT. dengan cadangan 6. mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan. Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115.3 miliar ton. Dapat digunakan langsung dalam bentuk padat. yaitu 61. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero). sehingga masyarakat lebih memilih Minyak tanah untuk bahan bakar sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan oleh : a.

4. Briket Batubara Terkarbonisasi Bahan baku utama briket batubara terkarbonisasi adalah batubara dengan persentase antara 80 – 90%. bahan pengikat 5% – 20%. BA. biomas 10% – 40%.Disamping PT. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil. BA dan belum berproduksi secara kontinyu. Briket ini cocok untuk digunakan untuk keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya. untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah. Bahan Baku Briket Batu Bara . jenis ini mengalami terlebih dahulu proses karbonisasi sebelum menjadi Briket. Briket Bio-Batubara Bahan baku briket bio-batubara terdiri dari : batubara. Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar. namun demikian kemampuan produksi dari PT. Dengan proses karbonisasi zat – zat yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk akhirnya tidak berbau dan berasap. Light Coal . Jenis Briket Batubara 1. namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT. bahan imbuh (kapur) 0% – 5%. jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum diproses menjadi Briket dan harganyapun lebih murah. sisanya 5 – 15% merupakan bahan pengikat dan bahan imbuh. 2. Komposisi campurannya adalah batubara 50% – 80%. 2. 3. Jenis Non Karbonisasi (biasa). bahan pengikat 5% – l0%. masih sangat kecil. Briket Batubara Tanpa Karbonisasi Bahan baku utama briket batubara tanpa karbonisasi adalah batubara yang tidak melalui proses karbonisasi. bahan imbuh 0% -5 %. Bahan imbuh yang biasa digunakan adalah kapur dengan kadar maksimum 5% yang berfungsi sebagai adsorban untuk menangkap SO2. Komposisi campurannya adalah batubara 80% – 95%. 1. biomas. bahan pengikat dan kapur. tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan. Jenis Berkarbonisasi (super). Karena zat terbangnya masih terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku.

2. Briket Batubara Terkarbonisasi Pada proses pembuatan briket batubara terkarbonisasi. karena porositasnya kecil. Bentuk telur : sebesar telur ayam . Namun. Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama. Briket Batubara Tipe Sarang Tawon (Kubus dan Silinder) 3. 2. Briket Bio-Batubara Mengingat biomas bersifat mudah meregang (plastisitas tinggi). Bahan Bakar Berbentuk Butiran Jenis dan Ukuran Briket Batubara 1. maka spesifikasinya disamakan dengan bahan baku briket batubara terkarbonisasi Prosedur Pembuatan Briket Batu Bara 1. 4. Tidak beresiko meledak/terbakar. 3. maka pada proses pembriketannya tidak eukup hanya dengan menambahkan bahan pengikat. Sumber Batubara berlimpah. maka alat pembakarnya harus dilengkapi dengan blower. 3. Contoh Mesin Briket Batubara Mesin briket batubara dengan konveyor Keunggulan Briket Batubara 1. 5. bahan bakar tersebut sudah dapat langsung digunakan. Tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga. bahan baku utamanya adalah batubara mentah (raw coal) dan menggunakan bahan pengikat organik atau pengikat anorganik. Pemakaian biomas bertujuan selain untuk menurunkan temperatur penyalaan briket. Light Coal Jenis bahan bakar ini merupakan produk terbaru bahan bakar padat berbasis batubara. Lebih murah. Proses pembuatannya melalui proses thermal upgrading pada suhu minimal 200′ C. 4. Tipe briket batubara dan bahan bakar padat berbasis batubara adalah: 1. sekitar 2 ton/cm2. Briket Batubara Tanpa Karbonisasi Dalam proses pembuatan briket batubara tanpa karbonisasi. namun juga memerlukan tekanan yang tinggi. Namun karena dalam prosesnya melalui pemanasan.Light coal tidak digolongkan pada jenis dan tipe briket batubara karena tidak melalui proses pembriketan sehingga tidak punya komposisi campuran. bahan baku utarnanya adalah batubara yang telah dikurangi kadar zat terbangnya menjadi maksimum 15%. Briket Batubara Tipe TelurIBantallKenari 2. juga untuk mempercepat proses pembakaran yang sempurna dari briket sehingga dapat mengurangi emisi gas buang.

.000 kkal/ltr.400/KG 8. Briket : 5.5 <75 Belerang (%) <1. biasanya memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. Persyaratan kompor/tungku harus memiliki : 1.) 2 silinder Diameter = 125 mm 75 – I00 mm (3 – 4 inc.010 2.58-1. Tungku/Kompor Permanen. 2.5 x 5 cm 3.855-3.400 kkal/kg Ekivalen : Minyak Tanah 1 ltr. Briket 1.65-3.2. Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah Adapun standar ukuran briket batubara tipe sarang tawon (Kubus dan Silinder) NO BENTUK PENAMPANG TINGGI 1 kubus Lebar x panjang = 125 x 125 mm 75 – I00 mm (3 – 4 inc.199-5.78LITER 7.80KG Effisiensi Tunggu 30-35 40-45 15-18 Biaya Perhari (Rp) 1. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah. jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah-pindahkan.) Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.5 x 12. Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati raung bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer .300 Kompor/Tungku Briket Batubara Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku. jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan. 1.33-8. Ada ruang bakar untuk briket 2.0 <1.788/KG Kandungan Perhari 2.740-8.280 Parameter antara Minyak dan Briket Batubara Nilai kalori : Minyak Tanah 9. sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah. Tipe Telur Sarang Tawon Zat Terbang (%) 1215 <30 Nilai Kalori (kal/gr) >5700 >4500 Kuat Tekan (kg/cm2) >25 40150 Air (%) <7. Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis : 1.Briket : Rp.0 Keterangan + tak berasap+ tak berbau + tak berasap + tak berbau + teknik penyempurnaan pembakaran zat terbang diperlukan Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dan Briket Batubara BAHAN BAKAR BRIKET MINYAK TANAH KAYU BAKAR Kandungan Panas (Kcal) 5. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.800/LITER 3. Tungku/Kompor portabel.50 kg Biaya : Minyak Tanah Rp.000 4. Bentuk kubus : 12. 2800.00/KG 1.

Sementara tingkat emisi sulfur dioksida (SO2) rata-rata dibawah 1%. BPPT melakukan uji daging yang dibakar dengan briket serta arang. Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM). tetapi setelah menyala. Briket Tipe Telur Pemakaian briket tipe telur hampir sama dengan arang kayu. Disamping itu pula BPP Teknologi telah mengembangkan jenis-jenis Kompor/Tungku Briket untuk keperluan rumah tangga. suhunya lebih tinggi dan pembakarannya lebih lama. tren ke arah kanker sama saja dengan menggunakan bahan bakar bukan briket. . sehingga lebih hemat. Untuk pembakaran awal dapat dilakukan dengan bahan penyulut yang sudah terbakar seperti : tatalan kayu atau meremdam beberapa buah briket di dalam minyak tanah. Dengan demikian industri briket skala kecil/menengah ini diharapkan bisa tersebar di sentra-sentra pengguna Briket Batubara sehingga mudah dalam penyediaan briket secara kontinu. Hasilnya. Jadi tidak ada bedanya dan sangat tergantung dari cara memasaknya. Hasil uji Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menunjukkan. Memasak Menggunakan Briket Batubara Anglo yang dipergunakan dapat sederhana seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Susun satu lapisan briket di atas saringan. lakukan pengisapan secara terusmenerus sampai bara briket yang dihasilkan dirasa suhunya cukup untuk. Ada ruang untuk menampung abu briket yang terleak di bawah ruang bakar briket Pengembangan produksi Briket batubara dan kompor/tungku sampai saat ini pihak BPP Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) telah lama mengembangkan dan men-disain mesin untuk memproduksi Briket Batubara skala kecil/menengah dengan kapasitas produksi sebesar 2 s/d 8 ton/hari. sangat aman untuk kesehatan. Makanan yang dimasak menggunakan kompor briket batu bara tidak memiliki resiko besar terhadap kanker.dan sekunder 3. rumah makan serta industri kecil/menengah. dan membawanya ke Lembaga Pengkajian Pangan. Setelah membara. pada lapisan tersebut bakar bahan penyulut secukupnya. Briket batu bara juga menghasilkan emisi nitrogen monoksida (NO) dengan konsentrasi amat kecil. 1. pembakaran 1 kg briket selama 2-3 jam hanya menghasilkan emisi karbonmonoksida (CO) rata-rata 106 ppm (minyak tanah 250-390 ppm). tambahkan lagi briket. disesuaikan dengan lamanya waktu memasak yang dibutuhkan. lantaran tidak dibakar dalam temperatur sangat tinggi.

Nyalakan dengan korek api bagian penyulut tersebut. sehingga masyarakat lebih mengetahui tentang briket batubara tersebut. agar sirkulasi udara berjalan lancar. gunakan briket sesuai kebutuhan. Artinya dengan penelitian yang berkala dan akhirnya dapat mereduksi kekurangan dari briket batubara maka energi alternatif pengganti minyak tanah akan semakin baik. Anglo dapat digunakan untuk memasak setelah bahan penyulut terbakar sempurna dan sebagian besar inti briketnya terbakar. panas yang dihasilkan lebih tinggi dan kontinyu sehingga lebih baik untuk pembakaran yang lama. harganya lebih murah dibandingkan dengan bahan bakar minyak khususnya minyak tanah. Oleh karena itu diharapkan dari pemerintah dan lembaga – lembaga terkait untuk melakukan penelitian lanjutan guna mereduksi kekurangan dari briket batubara ini serta sosialisasi briket batubara ditingkatkan. Secara spontan nyala akan merambah ke seluruh bagian penyulut dan selanjutnya secara perlahan. sehingga kedepan masyarakat tidak lagi ragu . setelah kurang lebih 10 menit. Pengguna Kompor Briket Batubara Kesimpulan keunggulan briket batubara sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak diantaranya. Untuk penghematan. gunakan jendela/pintu udara : dibuka lebar untuk pemanasan yang maksimum dan disempitkan untuk pemanasan minimum. Untuk briket tipe telur anglo perlu dikipasi. Tentunya masih banyak kekurangan briket batubara. Nyala akan merambat ke bagian inti briketnya dari atas ke bawah. gunakan jendela/pintu udara : dibuka lebar untuk pemanasan yang ntuk mengatur panas/nyala. Briket Tipe Sarang Lebah Ambil briket sarang tawon dengan penjepit atau jari kelingking yang dimasukkan pada salah satu lubang briket. letakan pada ruangan pembakaran dengan posisi penyulut menghadap ke atas. Anglo harus diletakkan di temapat yang agak tinggi dan pintu/jendela udara yang terletak di bawah anglo harus terbuka lebar. tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga dan yang terakhir adalah cadangan batubara yang masih banyak khususnya batubara low rank.dipergunakan. Untuk mengatur panas/nyala. sehingga masyarakat masih ragu untuk menggunakan energi alternatif tersebut. tidak beresiko meledak atau terbakar. Pemadaman nyala dapat dilakukan dengan menutup rapat/jendela dan bagian atas anglo (dengan penutupan) atau mengambil satu persatu briket (khususnya yang tipe telur) yang menyala dengan penjepit kemudian dibenamkan ke dalam pasir atau abu briket batubara. 2. anglo dapat digunakan untuk memasak.

Merupakan bahan bakar yang harganya terjangkau bagi masyarakat pada daerahdaerah terpencil. serbuk biomas. (detik news : senin.Manfaat briket batu bara  Pemasok Bahan Bakar Yang Potensial dan Dapat Dihandalkan Untuk Rumah Tangga dan Industri Kecil Sumberdaya Energi Yang Mampu Menyuplai Dalam Jangka Panjang Pengganti BBM/Kayu Bakar Dalam Industri Kecil dan Rumah Tangga Merupakan tempat penyerapan tenaga kerja yang cukup berarti baik di pabrik briketnya. dan mesin briket dsbnya. belum lagi elpiji ini adalah gas elpiji 3 kg bersubsidi. kapur. briket batubara adalah alternatif lain untuk pengganti minyak tanah sebagai bahan bakar. yang tersusun dari butiran batubara halus yang telah mengalami proses pemampatan dengan daya tekan tertentu. memang gas elpiji jauh lebih praktis dalam penggunaan dan penyimpanan. dsbnya. disebabkan permintaan export untuk jenis itu cukup tinggi diluar negeri. Selain itu bagi masyarakat yang merasa khawatir karena seringnya terjadi ledakan akibat dari penggunaan elpiji 3 kg. antara briket batubara dengan gas elpiji. Yang tentunya dengan subsidi ini berarti pemerintah masih tetap harus menanggung biaya konsumsi masyarakat. agar bahan bakar tersebut lebih mudah ditangani dan menghasilkan nilai tambah dalam pemanfaatanny. distributor. macam-macam briket macam-macam briket 1.      . Kalau dibandingkan sebagai pengganti minyak tanah.untuk memilih batubara sebagai energi alternatif pengganti minyak tanah. 23/08/2010) Hal ini diyakini karena pemakaian gas elpiji lebih irit dibandingkan menggunakan minyak tanah. antar lain untuk kepentingan militer. “Pemerintah memang menyarankan untuk memakai gas elpiji 3 kg bersubsidi sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah”. Hal ini bisa jadi bahan pertimbangan bagi masyarakat yang merasa keberatan dengan naiknya harga gas elpiji 3 kg. industri tungku. Berbeda dengan briket batubara yang memang sudah dijual dengan harga murah walaupun non subsidi. Tapi konon kabarnya tabung gas elpiji 3 kg harus naik. tanah liat. Briket batu bara Briket batubara adalah bahan bakar padat dengan bentuk dan ukuran tertentu. Memberikan sumber pendapatan kepada penyuplai bahan baku briket seperti batubara.

digerus sampai -3 mm. Arang hasil ayakan diaduk (mixer) dengan komposisi air yang tepat . Kemudian dibakar menjadi arang selama 1 jam 3. Hasil Tumbukan diayak. selanjutnya dikeringkan. Limbah Organik dikumpulkan 2. Briket Arang Briket Arang merupakan energi alternatif yang terbuat dari limbah batok kelapa dan kayu. 5. ditambahkan biomasa (berupa bagas. 1 di atas. Anda berminat memproduksinya? Bahan Baku: Limbah Batok Kelapa Serbuk Gergaji Kulit padi Proses Pembuatan: 1.3 mm dikeringkan sampai kadar air 10 %. Dan ternyata harganya jauh lebih murah dari Minyak Tanah.  Teknologi dengan karbonisasi Batubara dipanaskan pada temperatur 700 C selama 3 . Selanjutnya dilakukan pekerjaan seperti no. Masukkan arang ke mesin giling atau ditumbuk sampai halus. didinginkan. molase atau pengikat lainnya) lalu dicetak pada tekanan pembriket 200 – 400 kg/cm2. 6. dinginkan arang sampai api mati 4. serbuk tanah liat. Sebagai wadah pengalihan teknologi dan keterampilan bagi tenaga kerja Indonesia baik langsung maupun tidak langsung. serbuk gergaji) kemudian dicetak pada tekanan pembriketan 2-3 ton/cm2.  Teknologi biobatubara (biocoal) Batubara halus .4 jam. Menghasilkan briket batubara yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan UKM dalam kebutuhan energinya yang akan terus meningkat setiap tahunnya prose pembuatan    Terdapat dua cara pembuatan briket batubara : Teknologi tanpa karbonisasi Batubara halus ( -3 mm) dicampur bahan pengikat ( dapat berupa tepung tapioca. Setelah 1 jam.

Siap Pakai Diberbagai negara maju telah memakai briket arang ini yang ternyata diimpor dari negara kita. Jakarta Barat atau klik disni 2..? Info briket nasional. Dicetak 8. seperti Korea.7. Bahan : • Tempurung kelapa • Tepung tapiocka (kanji) • Serbuk Kayu (serbuk Gerhaji) 3. Cara Membuatnya : Tempurung kelapa dan serbuk kayu dimasukan ke dalam tungku penggarangan yang berbeda-beda secara bersamaan. Nah buat teman-teman yang mau coba usaha ini. Briket Tempurung Kelapa Limbah kelapa berupa tempurung dapat diolah menjadi produk yang bernilai tinggi. salah satunya adalah briket tempurung kelapa yang bias dimanfaatkan sebagai salah satu sumber energi. Alat-alat : • 1 Unit Pencampuran • 1 Unit Mesin Mencetak Briket • 1 Unit Pengering • 10 Unit tungku besi Mesin-mesin tersbut dapat dibeli di daerah Mangga Dua. . Anda bisa membeli langsung ke pabriknya kemudian anda packing dengan merk anda lalu menjadi sebuah usaha baru bukan. salah satunya dapat mengakibatkan gangguan pernapasan. Sebagai pengganti batu bara yang merupakan bahan baker yang tidak dapat diperbaharui dan banyak menimbulkan dampak negative bagi kesehatan dan lingkungan. cara membuatnya adalah sebagai berikut : 1. Jawa Tengah tepatnya Weleri Kendal merupakan kota penghasil briket ini. Packaging 10. Turki dan Jepang. Dikeringkan dengan cara dijemur atau di oven 9.

Oven. PEMBUATAN BRIKET ARANGDARI SERBUK GERGAJI Pendahuluan Pada awal perkembangannya.Dengan memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang maka akan menningkatkan pemanfaatan limbah hasil hutan sekaligus mengurangi pencemaran udara. Peralatan a. Manfaat Briket Arang Dengan penggunaan briket arang sebagai bahan bakar maka kita dapat menghemat penggunaan kayu sebagai hasil utama dari hutan. Dalam upaya pemanfaatan limbah serbuk gergaji.Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat bila pembuatan briket arang ini dikelola dengan baik untuk selanutnya briket arang dijual.. Tempurung kelapa dan serbuk kayu yang telah menjadi arang kemudian didinginkan dan masing-masing bahan tersebut digiling dengan mesin giling lalu diayak dengan menggunakan ayakan. Untuk itu diperlukan alternatif penggantiannya.Masing-masing tungku serbuk kayu dan tempurung kelapa di baker dengan api selama ± 12 jam hingga menjadi arang. Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2. dan salah satunya adalah pembuatan briket arang. Proses pencampuran bahan dilakukan dengan caram arang serbuk gergaji dan temourung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90% dan arang tempurung kelapa 10%. Selain itu penggunaan briket arang dapat menghemat pengeluaran biaya untuk membeli minyak tanah atau gas elpiji. Cetakan briket c. Pengayakan dimaksudkan untuk menghasilkan arang serbuk kayu dan tempurung kelapa yang lembut dan halus.. karena selama ini serbuk gergaji kayu yang ada hanya dibakar begitu saja. 2. Cara Pembuatan Briket Arang : 1. Setelah bahan-bahan tersebut di campur secara merata. Briket arang tempurung kelapa siap dikemas dan dipasarkan.Tempurang kelapa . Bahan . Ayakan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh b. kayu adalah sumber bahan bakar yang paling banyak dipakai karena mudah didapat dan sederhana penggunaannya.5% dari jumlah seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa. dimana serbuk gergaji merupakan bahan yang masih mengikat energi. Arang serbuk gergaji di ayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 msh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh.Bahan pembuatan briket arang mudah didapatkan disekitar kita berupa serbuk kayu gergajian. oleh karena itu rantai pelepasan energi dimaksud diperpanjang dengan cara memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang. Namun dewasa ini tekanan terhadap hutan sangatlah berat sehingga mengurangi persediaan kayu sebagai bahan bakar.. selanjutnya dimasukan ke dalam cetakan briket dan dikempa.Serbuk gergaji .

5 % dari seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa. Arang serbuk gergaji diayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh. Pencetakan Briket Arang Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata. selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan briket dan dikempa.Pencampuran media Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90 % dan arang tempurung kelapa 10 %. . .Pengayakan Pengayakan maksud untuk menghasilkan arang serbuk gergajian dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. .Lem kanji Proses pembuatan media tumbuh jamur adalah sebagai berikut : ..Pengarangan Serbuk gergaji dan tempurung kelapa dibuat arang dengan pengarangan manual (dibakar). Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2.

9.7/.:9/29. .2 2793..5:2.21.2/92.5. &.574.5.55.51.5 '7/.2441..9.5.5 24.3.  5./5.5 ./5.2.::.294.1.124/.2......52030606215. 15.51.529.2.2.5:144  1.5.65 /965.52.5.2...52647.69755.04  1.369 .1.3/929.529../.5.7:./.215.5 1/./...57.5. .:30.529.53//:...5.5447963:5: 74/..9 450.3 . /.5/92.3.21/..:.9...7..9.

5.5.52.52:.1.525.5264769.53//:.2 1.9.5/929.22.1/.5. 5.251:.9/..5.57.9 /929../.5.527...2.:5:74/.97..65 .5:9.251:../.:2.3.1..5 .44.5..9 '7:.:.5.95.91.25.:. '525.50.19.9.2450.53//:.54:..50.251:.294.55.52::  '52/92.:..5.1..1.7.91. %. %.55.69755.75.5./9..2452.5  5:. .5.:32.544932.9.51.

549.52.944322.5 &.5: .9 .4: 5:.15.74/./...52.9/.: .9.9.563.9.2369.9:.5/92../92.2.9.415.15.96343.5:1.50 .5.3..55:..52  59./.9.9.2447963:. :3.51..51.1.2.4452.9.1352.9.4.2../.5: 5.9.5.9/.2.7.3.9.5..2.9/2.5..2/91.:.274/.2   5:..525..:5:..52.2.69 ..5.579612: ./..2 :1.9.2 51:..:.2 2/92././.5 2:.52:.575.2...5 .1./.9.5.715.5.91.5.5. 1.2.5::./.9. 79694.9.175.5 .9.3.5:./.4/2..5..55...2.9:./92./.:1.:/92.5.52/..5 15.51/....5.74/.274/.3.9. .9/.5. ..9.2.2.5:5:..525.4.2. 26476::1. /.52.415./.9.5.525 1352.1.52  4475.55.9.2. .7759.715.:7.2./.9..54: ##  5.917.5.2.4475. 3..5/369  59.4/92.5 :1.3. : 1. .53.:.2 51:.294.

.2.2.1.692:3.1:/..:2.9./..95.5.17.9 4../..52.2:1.35:3..9.514.53/1.52.5545512.2 . .2.:3.5.7.15.3. /.5:52.510.9.1/.3/92.2.692:3.1172..3  ../:2./.9.9:15.5 /92.4 ..47.2.5./.42.95.5.5:.2.2.:2.2.5.1.2.1.524/.69 :.3//. .5../2..  .

:.264769.3.1. 755. ..2 755.515..1. .9.2.945. .5:5. /.4.. 15.5:2.5.9..5152...: :.52/92.475793..4.:.2./.5.15./.5./.2.2:41.5/92.2.  .544932. 793.57.5264769 45.35. /.2.0.545..5/92.. 755.1/..5.7.. 2./.5.6994.4.5.945.1:/.../.9203..3. 44.9..:1.51:.5.02726564: .2.9..5 3.3.

9251.2.2./.5 2..545.5/92.5.3.53..631.23525..574/.1..4503 2...:/./.15.57.:.7. :.5/9.5:.9." 1.5/97.5:.1.:79./.3./..5.94:1..:.2../:...5  .5.2.5/92.95.9./92.265:25:.23525.9.92651:3525.5.5:54.9./.13/4.3.!. .52.0.23.1..2.5/.9:2..55.22.. /. 5.9 343.5.2.5:5/975.:94.5.5.9:95 . 74/.2.3.53..45.:1.9.2./92.47../.25636.4:755..3.0.1.9.   .9.74/.9.5.45.45.9.5.9.95./92.545.3 1.5 4475. 45.75..5.5.1.9.927...5..5.9.2 .2.&0./...4. .2.53/49.1.2.31..9.2:..94.2..455..5.:.97../..5./.5.9.9. .47.57.5..5 /./9/.5/.9.7.2.. !3. 4525 1.526564:74.69 53.:79...90.:.45./..2.54./.75/:.:/.9./.1../.45.2../.4.:5. :5.1.4479.543.2453.52.9..3..:/92.  &3...9.2 :3.5./.5././.3.5::.25.5  45252.5/.5/.97.5 .5.75..5.45.

.3: /39.5.3695 :354 1.5.51.2/../.5!" .9.9.44763.9.: :79...5.3.74/.5  &0..57.9.0345.2.5..9:5  :9../.9.4/3.23 .5.5/.3..

2.569.1.2..9:0.9. 5:9.9/.5.:4795./.52.

551.9:1.3.9.27.1763.2451.5:95 .5 7.5..7.:/.5 142.:..9:/. 5.5/.2 45.2..9/5.756.9.1.5  .94:2.5:19...1..35.5/9: :4.52651:74/.9..2.69.1.1.4 5.74/5.5. .796::.2.249/.7.5.2 10./.5...2...

25:12.. 1.2 45. #9.2 /.25/./.95.9.1.9756.4:.5.51.5 4:/9/.54/.5/9:1.5.4/32.5 /92..5..5.5.9.5!6  7.69.93525..2/./..52./.2/...515.1.9.1.4.. 5:/.5/.1.15. :79..31.:.2.2.2..:.5 .69.9:1731.5.9: 455.:&"1.9763.4/32.515...515..9.5 &4./.1..51.2..1..9/...2. .5/.93475.54475..5 792..4..5  :4.5/9.1..974/.5/.95:3475.5.

1. &&  5.5636492./6.. 4.5.9.45265:4:490.5 .....59.9.5/.5.:/..925.2./.5:.4.3&9 4552./.9:5:.5:..:3753.5796::2.512952.15.9/39.54.3525..1.93695.66360./92./.:.5.2..5. .:. /92.5.479.51.5/92.3... #53...5 /92.2.5 42.5 95.263/.05...1 7965:6 5.1..75.1.573. 44.1..9.1.5 29676: ./9/.:.&92.9:522..5..9.2..9..951.9..529.97965:.1&.5 /.3 ..53475792.9/65:.5165:.95.2/.5.5 14.  5.5..5..2 % 45522.4432 2.5 44/.7.2./..4.563/92..445....74/.:.

2.9.9.:.:.44.5 17  .251./.2 % 179632:473.:.5.52.7.91.2.:52.5124/.515.:755.2.9.513.5/.5" .4475.95.454/.2.52.1.4.:..755...9..5 1.:.5:.5.:.5. 1.691.56345.2   5.52.: .54::0.5.47.5#5.94:4..5.23.5 63...7.79 .: 74/.9.5 /.: :0.459.264769....5:4795.5 /92.574.1/..7..47../.2 %.444.9..9..507. .5.5/.:3..5:51..5 4::..4744..54: &"  !" 1..973 :0.. 62:5  15..9.9763:27.25..52.2 '5215.69.1.51/94/. 651:5..:15. .25./.91.7#59..5.5.4551. 1.4/.51.4.9. 1..54479.5.52.5  .:..9..3.39.47..9.794. 44/.5/92.52..2.9/9/. 9. .515.47452.5525.517925.../.2..5.  1.44/./9:923.:1.52.151.9.5./.97529.5/.22.5.54: ## ..25.551...2:...47./.

7.9.. #4/.45.1./.5/92./.9.2.

9.2: 651: .241..5020739./ 0-/.5215./507:..9203.5450.203:7.3./.:/9.-.4.93.8:23.5 ...3/8:-8/203.380.3 2:/.32:7.7 ..5/.91.3503:3.-.8:-8/3.38. /.9 -07...:.3-./8:-8/.3.3985.9/.9..5:1.3/4308...7. 2033.73.9.4./.7.3.33.3.45./.3-.455.803.3 .:.7.2033..4 9075079..2..5079.9508..9072.38:-8/ .703.5.3.  3.7 97:37:5.2.3-0-.9073.545.9508..90..5.2:3:39: 203.723.774 &"774 1.2.5:4795.1.3203.374/.0798020398 7 .:. 5.1.3-07/./-0-.7.30-:7.9283 .3 :9.9.2.2.3-.3-.3./.. 5.2.//./:3.7.9    .:. -07:8..5.5 !"450..5.3.. 4:5/6312.:3/03.8.4.2      &%#"&%% /.2033.2.723..:3  &39:203:7.794475.38:-8/90780-:92.5##1.79.91.51.9".9.3.7.7 2.. 9.774 &3.%.5 /./. 5020739..9-./3/4308.2.7.1 74/.2.1.2.25.2.9.38:3 05.

2.2. 038.3.-. ..3507.5.90-2023.39 3. 90.  038709-...75.370.3./.    709.3...3-.703.:207:5. -0725.3.2 9070-/.    03807.370.7.3 5..3 /.3503.709 -.3-.339/..2../03...3/.      03843.3...2033.9:-..3 2025:3.90780-:9 /9:7:3.::9.7..9/.9073.91 83.5  3.990344/.7.2:3-.2.303.37:2.89. 2./.80.3.7-438.3 502-.7.8.3:39:/02-. 709-.9:-.7-438..3.-07-.9/.:5:35.:7:29/.:33.9:-.3.7.2.-.9:-... 203.3 /:3..380-.9:-.3/2:33.9.3 -.3-.33.7.39.91.88.:2.7.805079709..  709-.9 -0702-.2:3/03.3.3:39:80.880-0:2203..3-..880-0:2 /574808203./.3..9180/07.9./2033...2.8.9.7.75.9:-.9.3 80/9 ./.7.:9/.2:33803.3 503073.2.3.7.7-438.7.80509:39:!034. :39:-...3-.9:-.3-.::574808/.7. 709-..5:3 .3.9:-.91 .25:7.8.7.20302-.87.380.-.9:83..92.7.3-..9/.9073..8 8:507 0383203.207:5.3.90780-:9907.73.907.8...9..4:39:/:3.9./.9:-.4./709 03.:.3.7-.7  7093.3 9.32:7.7 5.3907-:.5.7-438....2:39/.3/03.9 .932:7:5.3.9..30-2:7..3502.9:-. -. 9.7. ..92:7.8/8:-8/803../.9./.9/.3-7099/.9.35.7-438./3/4308.3  /.2709.9:-.7.8./.7.93.8.39...9.7.38:2-073.3907.7.3-07.33.340 2.0-.3/:3/.7 .507 94-07   2.8.3./.9:-.9./ 703/020380-08.8./3/4308..:3   %0344502-:.8.5.54./709/.2. 803.3-709-.7:8-075.8 -.38050799.9:.9.3./.3574808 .3.7-.3/.3 ././..3907-:.8079.7.3.7 .25: 203.2.70:3.3:39: 0507:.3-.574/:8203.780./.7.2503:3.9:-.3 2..9/02-.3-.9907-.0-:7.380703/.7../..3.574/: .2.92033..2.9 $0-09:3.

3/.3.32025:3.3.9.%2:7/03.9:-.3 .25:3/.9:-../3/4308.9-0-075..5/5072:.8.38025:73..2-.3:332 $:2.3.7..3/3!% /. 503:3.320574/:8709.3-0:2-07574/:8 80.38.3./..2:3:2.40.33.7.8.89.253!% 907/.9:/ %.9.9907-.8 907.2 !078074 ..:!% .:3 8.3502-.9:-.5.5. 507:8.%.3.3203...$0.3:39:3/:8970.3.-7.   !74/:803907-08.3./-.!% %.3./:3./..7. ..4393:   03.-8907-.2.0--.2.9 907-.0-2:7..3 ./.7709.:5:33/:897 0.03.3.740/.7709.7.. :98.8../..907.7 9039:3..: 0-0.203:3.342547  803.3:8:83..9:-.80:7:.3.7./2.3/:3/.39:3: -:..89.3 9435079. 2..33.503:3.32:3.703.3 ...37:2.:/.9:-.3 9:3: 7093:2:23.3.3708.3.7.93.7.7.3709.5..3.3$4....2709.5..9.89075.

-07084200/.89.90.2:3/02.3 3.8.20303.25:...88.9-.3 90780-:9/.35./809.3.3..   0:3:.0:98079.3.3574/:8/.88079..07.3203:39:3.393/.3.3709.7.7. :39:203.9:-.30-043428/.80:7.3709.9:-.   0-2:7.8.:39502-.3.3..34393:803.5.  %/.35.3 02.7985.9.8.7!%  2.8.5/.3503:3..2.7.:39: 202574/:8/.7.3203848.  !.8.

7.  $:2-07.  !07-.3709  #:2.3/3.7.2030:.:39:97.-0725./03.%....38.7.7  %/.9.907-.9/.3.:.3.9:-.-838079.33..3!02.-070.

3..9.#5  .73.

.7709#5  .

.9.3#5  .7 !0302.

3:39: 97.7 ..7:32..

#5   .3..%.73.

.7709#5  .

3#5  .7!0302..9.

.7 3/:8970. :39:97.

.73.3.#5  .%.

.7709 .

9.3 #5  .7!0302..

7 3/:8970..:39: 97.

%..73.#5  .3.

7709#5      ..

.9.7!0302.3#5   .

2090739..3. .3709  .7.3.3./.%.7.%.473.7   !...

97709  ..

#5  709#5     038/.3709-.2  039:803/07.3.   039:90:780-08..3.2 93 .78903.3&:7. ...033.2  039::-:8  .2.3. .9:-.97709   .790:.%.7.%.

3.4:39:0507:..3:39:.3.37:2.3  80/...:7:2.33/:897 0.3..4.3-039::-:8/.9.2..9.3803/07/:3.709-039:90:7.

   42547.20303.

 42547.573853.7./.7038079.9:-..342547.3::7.5.342547.9.  !03:3..3709.3 !.%:3:709.7.7:8/808:.3/03../8.30-:9:.7:8/-.:%:3:  038/.9:-.

%:3:907//7.9.8038   %:3:.

39.:2:23.7.-0 03835.425475479.9-709./.8.202:.

.5.9..:7:2. 53/.3.9./8079.3   %:3:.9/53/.2.3:39:0507:.37:2.3 0383/:3.../.

5072.7-709/-:.9 80.90-/..8.3:39:3/:8970.202:..42547!072.303 0383/507:3..3.7.303  -.

   !078.9.20303.7.342547.

4.9:3:..7-709.-:-709.7:.7:3:39:203.203:::-.380:3/07  /.../-.9.3907/7/.8/03.7:.3-.39070.7.3:/.7.7:8202  /. 4803 /.3-.7:-..-76:0990 .7.97.:3-..25:3.57207 /.3.3.3-..7:39:-709  /.3:/.7.3 200.7.7 -709.

1. 5.3.9/.1.95..5.5... !%'!%'  92.75.2'.3.5.:4/959.537 1.

.2... &3..57504.2.:&3..5:9/29.:. 0.. .52.:3.2.5.95.... 45.454.../7...5/92.51. .. 755...5/..5/92...:/.5../.95...5.../.94..25..25.5/..1..47.5'49 &3.55.%.79612:.29.:37 5.2.2.5...5/...5/92.5   %'&!%'%!'  #5.2..11..9..97.:3 .5.3:459..2.5147..5/92...5751.5:9/29. 4552.9.9./3.534/..34/..:9/22.574.54..7.2.574/.:/...4.513.9..   !'%'%! 5.5755.5  ...9.53525.4...9.7.2..5512363..5:12.9 &.454.3.5.5/92.5 .2 44/345.1.5.5:9/29...9..:.9.750.3 ./92..9.5..:.3..574/.753.5 41.2.544..14.7..5:2.1..5/...5:2.1.1..9/.5. ..2. .22.545552.1.4.92. 2.1.7.91.1/.. 2.51..5/2.74/./..5'6.:.51:2..54.../:.5..2.5:/.2.2..9. 15..5.5:1...2.9:/29.7..2:3.1.53..5..755.9.5.9./97. /.

 .9.

9.:.4..9..9194.

3.3.3.1.9..4.2. 45.4332.5.2. 453.95 :.5.2.9..55..5:79.5.5.

5 .3:74/..:.9.5.1..1..55   &45..06/.79.:..2...9.5 :2.9:5 &./  .651.4...:...5/92.4565.2.3.5120..795..:9/29..5454721.513525.529.5.94.2.47.

2 .945../:. :./92.2..9:9/29.3..95.27:53.:./6:625.:9/.2793.95.   &.5:51944/.4.1.1.9.22/.15.5  &3.13/...3././92.5.15.1.245. 453.9:9/29.1 ..5.. /92.5.5/92.51.9.4/.1.54. ..5..44/.:0.5 .244.35.9. .06/.579.2 44/9:2.:2. .:9/29..1.35.. 1..

.2.9/:..6:65 &3. 45.3./92..9.:.45...91.4.4/.:.95.4 2.406445./.5/:.47.44/.:9/29.265:4: :519 .5..93..5634.2./92..5:.15..5.4. 5.1./.5 2/92.9/97.9.3.5.4..:3...136745.5/.1.5 5.5'.4479612:/92.95.5.   .9506 .. /3..:/.579612:.203.5.%7 97./:.5.245.#'506  :.229.2.5/92.454.75.406445.95.:519 ..5 :.553/ /:./:...5...5:7. :45.5 52.136745..515./3./:..53/:3..5 .2..79..5.:35.9...5.#'506   ./92.:.92...  :1.1524..5..3. 506/.:.4./92.9:...7.5.4 :.:.2:.3.5..5:..9.1:32.9..244.9.:9/29.9.479.5:.. ..3.5.5./:.7 /92.1..3.7..792369.5.9.35.203 &.. /9.../.2 .2.5/92.:.9.2.

0789.2-.3.92.   &#%%&# 3/7/./92. $# .:2.2647695.9.5.79:..:9.5 .3.3 1.203 5.1.34..3%03!079.8903443/:97 :3.5 .82:823/4308. 739/97.3:8:1     :7:8.

3-.9:-.3-....38:2-073.39./.::9.3/0../.9073.:39:-./.9-.7 5078.3-..9-078.8..3.:7:29/.3985.3-.797:3 7:5.3:9.303..-.9:-.709.3....5.380-.:.3-709 9/.91.7-.7.3.5/8:-8/803..207:5.8909.8.3.7.7.2.3:39:80..9:-.9-07.  2023...33.9502.393 /.9..-.2..3.-07:8.  .80-20223.3.9072.8:-8/3.33..3-.703.3/8:-8/203.3 -.7:../.9.38050799.25.:3 &39: 203:7.3 8:2-07.7:8-075.../3/4308..380/9-.2033.9/.703.23.:2.9  3/4308.8.9:-..9  .7.32:.9203..7... 94-07 32..3 503.3907-:.. !03073.3-0-.9..%.3 !030/. 803.38:-8/.2.39.. .9.88...7 .9.3 .907.3-..5.703.32025:3..8.7.880/.5020739..323.3-.2:39/../.2.0:39:3.31.805079:39:!034.3./3/4308.93.7.8.3.-.//.9:-.3 907:9.. 3/:8970.709.9.907-.-0725.9:-.723.91503..9073.2. 8:/./.3. /.3.9:8:2-07030757207.3.9/.2025:3.32:7.95.:9/.-.3  !02-.:7./3/4308..3-.9:-.73 .7.3.803.2.3./8..3 ./0-/.9073.3 -..3.32:7.75.723.9:83.7..3043428.3 :9..3.38.3..3.:3 %0344502-:.70.3-./3/4308.2033.9.380.3/03.::5-./8:-8/.9/574/:880.3709.9./.7.-./-0-.203:7.3 ..20302-..9/02-.8:3.9508.3-.93207:5.7 .9.90.9.3-.7.3.9:-.780.38..%.38.3/.38:305.7 0:3.3-.3.2:3/03.7.91./507:..3/.  3.9073.30-:7..92:7.5079.7.3/./.2.8.8./. 2.3 202.3.3/03.-.75.80.9.9.3.38:-8/90780-:92.703./.:33./.9..8.2.9.3/.0.5.0-:7.3.798.%.  709:.3.3/.7..9/./...77:2.25:7.9-0702-..3503:3.32:/./03.7.9: -.91.:3/03..7.5.75.7. 5020739.47.9:-.207:5.8.7..5.3907-:. 2.80-09:3.3.39038 :39:/:3.380-.. 709././:3.35....7...3.3.3/4308./.54. /.798.91.:5:320303.49075079..3.../.3.3...2.32027.5.3 9.9073.3923..-.80/07...7..9283  . :.3203.9:-./.38..3-..9:-..7.3  % #$% .7.2033./.9 709-.8. /..3.7.3-.92.32025:3.25:203.3-07/.3090780/.9508.7. 7 . -.7..703. 803..7..5.9..3!02...2.3 -.2:3:39:203.9.9:8:2-070307..:-.7-.

3.320303.0.9:.-039:. .9:-.7.2307. 18.9:-..9: -.32025:3.7-0-.3.9/.7.3/.7..7.2.980.393. /.7-43/48/..9:209.7:40503073.1.3-07.3 702-.957480818.32.502-039:-.5.3.9574808 18./..703.89 907./-.9202-07.9:-.3-.3907507./.3 .907-039:/.7 907-039:/..9:-. .3-.9502-.5.9:.7.72.8502-039:..3907.3 .5.7.9:-.3...   97403 .2.3502-.:3  .3..7/70/ ..0.8 .  .203.35:7-.3472.3907.9:-.793.9:-.:2:7 038 /.9:-.2.3. -.8:/.3..-07:9                    .9.9:-.3 -.3:9 $0/.20..7.32.9-.3.47.3.3.-.. 4254303 4254303.5.9 80.9:-../..3203079.:9.3/. /.320303/.8.-039:.3.380.9:-.7.3.7.7./.:9.7.4.38:380.9:-.80-..9:-.2.9:-../.39:3/.7.  4254303 4254303/.8.385479.3/03.8.5.2-.8.-.397.3907/. .-..58./2.32025:3.5 /.9:-.2.-.7.9:2-:.2-.7.- 2489:703.35:7-.2.7./.8 ..3 97.7.7..8079.7.9074432307.3802.9:.7148 !74808203:-.3.3.3 /..-.3./.3-07:-.3:.-07..3 .   7 7/.2-...9:-..3 81.788.2-.9072.3 -07.   .981.5/-.90.3802.3.47./80-:9/03.2  4380397.90. .3.503.9:-..34803207:5.703.79:2-:.9:-.3.380.9907-. /503..7-4324348/.73..8 17002489:70 .3907-039:./..8:/.3 -07.32.3203.//:.39.53472.7-43 /7403 /.:3  0..9-0703839 8:- -9:23:8 -9:23:8 .-07:-.3  #0./-.9:-.3 803 .3...8:38:7./.7.3502-.9047-.9502-.907.3/.3-.3:38:75079.2-.38:380.7.47.7-43 /7403 /.9:2-:.: .3./.7.9:80:48.709.8  50325../809.39./.7.3938073/03.3:93.7.7.943 .3:.7.:38:73/...

/..4.47.9.502-. 88.3   -: -:9.95.3-088:1.97:2 .7.78:1:7-08/.3.397..7...7..35.9 5.9/.3397403/.5..2.9:.9:.:2:23.72307.9/./.9/.:2:23./.2-.  -:.9:-.7.3...73.8050793../.2 47/.9:-..7.980-.3907-039:5.3 /.-07.780-.7.3-.2307.3/-.9:-.90780-:9   .7.7..2/.207:5.907/7/.3.2 -039:. 2307./.:2 /.5.2-.3907/..502-.5. 99.7.-.7./.9:-...3.3907-039:3/.9:-. 80/...39.39/.2 93.803.8050798..47 !.38073/80-:95798:1:7 8:1:78:1..7..7390 8:- -9:234:8 -9:234:8 /./.3.9:-..8:28:1..25:7.3907./0 ..3. 2039  .3907.2-.7.9 8079.3-07-0/.7 97403/.890   . 307.39:2907..2:.7.7-43   $:1:7 $:1:7/.. .3-..9:-./.0-/.980-..30:. 907/.203:-2 5./.    $09.30907403/..2 4.7.8.8:1:747.3.9/.3/:3.502-.348/.9:-.3    038.47 ..38:.9..9 7.

7..3/.7.77:2/   .89 .038.-07/.9:-.8-.3      .89 $02.9:-.7  503:3.9-. 8:2-07$:.81.9:-.7.-0 038. $1.9183.381.7.397.  .397.397.89 9:234:8 $:- -9:23:8 39                                   %.8.

89 07.4793 .7.-:80/9 /.7.3.993 /.::9.97./.9.33.3.9:-.9 80-.3/:3.. $1.9073.3.7.38:1:780/9  / $1.9-.9:-.3.34393:803.780/9 .-709-.3/:3.3/:3.  /.3.5: 3./.9-.5.9 :7.907.3/.3/.-07084200/.3...7. 9/.038802.0-:7..3/:3.47703/.-0725...:5:35..91 93 . 3.993  - $1.3. ..808 709.3-. 3.. .4793 .3..9:-...32.9:-...3..7.2 .3..2.3 .9/.9.8...7 93 .-.28.9203.2.39.393/.324.2.73.-:93 /..3/:3.89.3425.73.9:-.397..38:1:7:..7.7.380-.3:39:80./5402.91.7-43 8..3/:3.7 0:3.5:30:3:.890-: /./.7.3.9 425.9:-.9.93  !$ 709.3402.3-7099/./.3/:3.3.3-709-. .9.25.3/:3.9:-.2.2 8.2203.75.478.805079:39:5034.7-4380/9 ./.3 9.07.7-4393 /.3.9 2. 3.038-9:23:8 07.38:2-073.3.38:1:793  .47.3 502-.7.7.8.:3  %0344502-:.7.73.03839 07.3...9:83..9 425.9.25:7.3-.3/:3.8. - 3.2203.:7:29/.8.703.9 709-..3.3 502.7./ 3/4308.7./.9:-.7800:3:.9:-.3 80507907.9.3..3/:3.2.32025:3.7.-./.38:1:78.-..25:203.9:-. 709-.7-4370.3./03.3.3../.3.33. 0-2:7.73.7-.:39:502-.3907-:..3 /.9-.9-.3/:3.380/9.7.3-.9/02-..9.993 .3.7.8.3.3 ..3.3 503073.3/:3.9/.9:-.

7 ..907-.

.3/:3/.33.9.01803.8..323.9:503.2  !74808!02-:.3.703.9:-.../.4:39:/:3.3.7.7.503. 038574808502-:...3-07.5.3 80703/..2 503:3.5 3.3/507:.9/.7-438.9:   2039/.7.8.73.2020907-./.574/:8 203.9.7..7.9/.3 574808.38:.3.7-438.7  -07:93  .9/-../709 03.7-438.7  7093 .-838079.9907-.2:33803. !02-:.3.::574808/.90780-:9/9:7:3.203..7.9.3907.29070-/.7-438..2.9:-./:3.9./2033.3.80-.-07../ .  709-.9 .9/.-07-.7.8079.3/.9:038-07./ 9/.0-..9:..3038343.3-709-...9./703/020380-08.2-.3:39:0507:.9..3. -709 -.3.8 8:507  0383203.5.9.2030:.380/95037.8 /.9:-.9:-.-.7.9.880-0:2203.-070.2025.:/.3.8.8   .2-709-.37:2..90780-:9907.3:39:.574/:.9:-.9:/.2:3-. 0 8:2-07-.8/.9:-.202./.95.3.4.7-438.2.7.5.9:-.3709.7-438.8.3-709-.7..9:-.

9.3-709-..33.7.32:3.3 502-.7 4.2-709-..-8 907-.-07.8/.342547 803.95.0--.740/.7. 503:3. .79502-:.7..3-709-.  038.7-438.. .203.:/.2-.3.9:-.5.703.3.7.339/.9:-.8.5.203:3..3.880-0:2/574808203./-709/. -07..5/5072:...7-438.7.8907.. 5:30-2:7.8..9./2.8 -.3.39:3: 7093:2:23. !02-:.38025:73.2-./.9:-.2.3.2.9907-..7-438.2..39:3: -:.33.3/:3/../.7-438..80:7:.8 8:507   43..9907-./:3.7 -07:93   .3:39:3/:897 0.7-709./.3.9/.3203..

:5:33/:8970.!% %.:3 8.37:2.3.23..8.:0-0.3-709-.:9 8.503:3.8.2:3:2..8 -.320574/:8709 .5.2-..   !74/:803907-08.93.9-0-075.3 943507 9.907...3/.3./.9:-.7.7.7.7 4.:!% .3..9:-.2.9:/%.3..32025:3..7.3-709-.3.3 .2-../.89..9.9:-.9.3:332$:2.5..7.79502-:.%2:7/03.7.9:-.2 !078074 .7 9039:3.384.7-438..9:-..3708.40 ./3/4308.38.8.-7.3.9.3:8:83.3/3!% /.7. $0.9.9.253!% 907/.343.25:3/./-.507:8.89075..7-709-.89.3. 4393:  03.5.3.3-0:2-07574/:880.

3.3 3.7./809.25:.20303.8.35.35.88079.89.2:3/02.    ..07.80:7.8.5.3.9.88.3-709-.7!%  2.3574/:8/.5/.  :39:203.390780-:9/.8.7985..90..843          .3 203:39:3.30-043428/.9:-.0:98079..302.7. :39:202574/:8/.3203848.3503:3.

.3-.:709./.7-: 34 038-. .9:-.7.%.79.-0 $9.: -07.47 .3/.9  .3.. %49..

 7 02-.9:-.8 .8 .  !03...8 3..7..3 .7.2-..3 $9.47/.3 3.-: .78 203.3  .9.79 /.3/.  07.47 709 . 038 4 709 .3 %.9  8:2-07 ...3/.3..-  .-: $9.7-438.3 :.3 ./.843.9%07-.-0  203.3 203:7:3.3    -3/07.9:-.

   .8      0-. .3    %07. .25.3 50.47 %49.3.8      %.7-438.. .7-438. $:1:7 8:1:7 0907.

7.8 3   709 -.9:-.7. -:.9:-. 907.7-438.. 907.8 . .8  038-.7.9:-. 2:/.8 3  .8 038-.9:-.7.8  .2   709 -.7-438.8 3  .3 3  .8 .

9:-.2574808502-:./.7.7.3'093.7.250302-.:-.397.3:39:/:3.2032-:.33/:897-709/3/4308.9/..:/-.35.2:/.-.9:-.843.25.33.35. .3 9.9:-.8.3907:9.7-438. 709 -.3574808.3 9072.3 .8./.7-438.3574808343..24.8 3  ..9.3-.43 8:2-07 ..3. 7.7.703.343.2502-.9:-.3/:3././.8.808  . .8 -709 -.3094/0!74808 $.7.39:80507907..    $08:..9.8 9508. /03.33.33.7..89803.8.3.8.3 703/.9:203:3.7-438. 7.9:-.: .397.7.3.8 ./.8  803.:.8 709 -.8/.. .3-.507:/...7 038.8..8 3  $5081. ..3 $08:..3.9.3-.507:3.7.3 -. ..89/.:-. $08:. 7.7./. 3  -.890-: 8079.9:-..9.9:2.9:-.7-438.3/:3. /.8   !02...79.9:-../03.7.3502-.5.703./.8 . 907.7.  !74808.50309.8 95090:7 709 -.:  $0/.. .7.7.2032-:.78 .-.2  . 3  -.37.8:/.25073.3/.9 7.9:-.9./-.9.9907-.:/03..3/470..7.2.8 3 $9.8202:33.9:-./.9907-.8.7..3/:3.9.7-438.35.9.8 .35..33.7-438.8...3-.3:39:-709./.8 3 203.: 5.2-. 3.9.9./.7-43 8.. .5/.$        7094 -.9:-./..3-.802.3.

.3903.9././.8:.397.890 :..7703/..3/:3..07.3/.203:3.9:-.8.:.8...9.3-.5079.7.-.9203.32-..3..3 .7.9/503.9:-.39.3.038 -./.7.-.890-:207:5.318 81.3.3.25. 8050790/. .3 .7.3-.703.8-709-.890-:90780-:9:39: -.8..93-0:2-.3/-07-.3.7.89   07.7/03.397.92:82073 /2.549038.:9/.31.50780/. ..   25.2574808502-:.:93..7-072. /..39:35.-07:7.2:3 2-..425488709.3.5.3-.3/:3.7.3.-7:.82.954903880-.3 $.3-.3.5..7./.7./.8808  .89/.3.397.380-. /2.3.9//0138.5..9/./.35. 709-.5.7 090780/.3/:3..3-.3./.3-.3.32-.  ..8%0-: 25./.8.5 .9:-.9/.9:-.3.-709. !74808502-709.2 07.7574903.3.8-..2/.79. 28..349.390...9/-:.92..9:2-.39073.780-.9:-.3/:3.3/:3.3907.03/07:3 2030:.-039: ::7.993   /03.38.399.3:.38.59.3-07-..9:-.35..80/.509073.890-:202807.9:-.  /2.../.9:-.::5 -08...8.9907-.8.9.3 .3-.2 2.:...32:33.3. 49.7:40:.38.:5:3:.3 3.7.390 8:- -9:234:8 -9:234:8  802..93 -709   %0908 4.9   .8:2-07-.3338.9:-.038802..9:-.7.3/.7./902:.3905.2-.-..3./207:5.3.33.9.9079039:/03.50309.5.9:5748085034.25.3.3 203:3.9:-./. 907.25.3.3203./..32025:3.8.9.3.9:-.32025:3..7.83...5.7.27.

3203:3:..2:2..709. 039:83/07. 07:93.3-07-..-.7. 0907..:7:2./. 5070.3.8.3 .5. 4..9203.9/:3..  !02../.8.-709-.2 .7:9.3-.3039.909.9:-./.4:39:0507:.9.3 80/.3.38024.9:39:-.2-.9.33/:8970. .3.:3/.3-.4../..2-..35.3.7 039:709.7.2.7.78903.9:-.3-039:/.808/50740/.73.7...5.808207:5.35070..790:7.2.2 - 039::-:8  .9/.2 93 .9:-.   .2:7.3.7574808789.4.//.3:39:..3..39/.99/. 5070.-40-07.3.33.25:7.2.7:8202/.7. 709-039:90:7.-07.9.35070./..25:7/03.5.3.3 -039::-:8/. .7. ..7.-..383/07/:3./08..7:9.-.9-07/.390-:.9:-.3 80-.37:2.9.3.8 - 5070.3.8.3/..  $:-7494    039: 039:709.3:.4.7:82:/. 039:80507990:780-08.8.

20303.   .843     .

7:8/-.9:-.9:3:907/7.9./8.9.7../. !03:3.3/03.3-709-.30-:9:.342547.:9:3: 038/.3 !.7:8/808:.573853.9-709..202:.7.-0 :2:23.8.8038   %:3:!479.5..7.9:-.3.39.7038079.%:3:709.3 ::7.

 53/.....3   %:3:!072.303 038 3/507:3.7..9/53/./8079.5.37:2.3:39:3/:8970.7-709/-:.3.3:39:0507:.5072..:7:2.303 202:..9.3 0383/:3.980.9.90-/.2./.

7:.3.39:3:5.3:39:203.8.33.3200..3:39:7:2.9:3:7:2.20303.39:35. 7.7.3.39:3:.8/03.5./.7. 0--08..9:3::39:3/:897202 ..7.9. 4803 /./-.9:-.9:39:203..-:-709./..018038502-.7:.3.9.  !078.97:.7/.9./.7 %:3:709 #.75.9-07.390709.3-.3./.33.7.3..7-709.3././.. #.3:/..   .3.203:::-.5.8-709-.57207/.7. %:3::39:3/:897::7.80947503:3.3-.3:/./-:..25:3.7.3.7:39:-709   .7:-.393  0389:3:8.380:3/07   .89.3.9.3.73.9..3 -.3907/7/.2-.3-.7-709   ./.7:..7.7:8202   .   80/.7.9.

3.7..790..73.3.:5:3 9/.7.7803 8079.-../03.3/..75034947.3 474/:8 9:3::39:3/:897-...908/.:39:203/.3.3907028.9-.3:3.2070-.7:3:3...3  .3.3-709-.3 .3 802.2. &38:7 :38:73907-039:5..7 -.947:9.7.203.3 -078/.7..3-078 802:.3-.5/03./.38.7..7-..080./.3-.:/..3:2.3 /92-:.3902-.3/-.9:  8:: /.9/./92-:.0389:3:.39/.393 ./.-.-.3!02-.7..   038-.3 28-07-.843    ... $0.754:9.7 9.  .8.:028 038 9:3:3/03.7.9:-.3..3 5.9:-.9/.38..3./.3-. /03.3-.3:3.3   /..3.3.33.9502-..-./.30-:9:.25.8:/.3.25..3  $0./.3401.3/:3. .7:8203:3..90789502-..-.8./5...3 -07:5.380/9028.9503494790780-:9.3..9:-.7:40:2.3-.3-.3 .39...7.87:2..805079 /.7:8/9. 5071472.7.38:3-07503...39/.32:7.380-.3-709 -.3/.3-407  307./.7.7./.39/.3.3/:3.:.7.7.897..7.203..:2:254:9.3..397. 40/.9:-.502-..9:-.3-.3502-.3503.343/8 502-..3.9.3808:..3/9039:.35...3202.907-.8$ /.3:.5.38:32.3 .9.7.780.7 025:3. 805079.31..574808.3/:3.392-:..9:-.7807390703/.39.: -.39:.9.380/07...907-:90../503.8.388.3.7.-709 -..7..35.3:8.2.80-.3202503.0 /..3.8025:73.7/.3202503....8.3 -./54:9.3/:3.7.9:-.3-.  038-..9.8.22030..8.39: 502-.-.30389:3:.3 47.3-07.2 03.9  80..3-.9:-..:8  -007.3503:9:5:39:202507408::.1.8:/.947..7:43/83:3.7.0002039 80507914:73 8003:2 /.7./.7.3./.5/03.3 $02.3.0.38:/.9.9 .3..7028/..7502-.3.7..3043428502.3..79/.93907-:.7709 .9.32.7:05.3  /.3./03.3/02.9 502-039:.3-07-. 907:9.9.. !02-..3-07.

:.9..3028./. %:3: %:3:.  07.5:7 9025.754:805.3/50703.9:502-.503:3.8./.3.3-.91.38./.502-.3907:9.8502-.9.7 ./. 904798/.3:/.3.390# /507400825:. 552 $  552/.3-709-.3-..8..:2:22.3028 $    /...7 503::7.340020397.3-709-./.3.9202.039.8.5.3/02-./.9.25.8.3.9.7.7.8503:3..33.3.: /-.7.7.3425488-709907.920302-./..3.38025:73. . 4803 /03..3028 !! /..2-.89.9/.8.80.3..-07:9   :-:3.7..7.3 /.9:./..8..3/03..3425488-.7/.831.9.3-709-.947/.  .30.7..8.25.3202507.8.1.302880.39:2033/.7.3.70282.5:30825:..793.9.2.3 -.3.502-.9.3203. 552 $0.7.7.9:-.7.39:203:7.3.8.3502.7.34592:2 -07.3/.3.20395079.9202. /...3  203902:/.8.793./.3 203.309. 907/0908 43/8.3/..3/:5  !02-.3503:9:5503:7.080.8/03.3-.425488-..3/:3.9:-.2.34090# 9073.39025.3503:9:5 503:7.303/.202..38025:73.03/...7.3202 .80-.2. %:3:/03.9 43/83.9:-. #:.3-.9202-..3-.5:72025:3.25:2021.3 ..9/3/.7.203:3.8 80.2 .2..3.0283-40/..38:/.80.39:3:/03.9:502-.3.80-.3907-.9202-.34 /03.5..  $!&$# 0825:.039.5./.5.:/.9:-.38:3 /.3.5.5.5.33:3.7..05.7.9 -0787:.5. 03.3./.7-07-.3   #:.7/.

34 /03.7 :39:::7./.9:80-08.88  .3 208    :-:3.80-.88  ..7 :39:::7.3 208/./.8 90-:  /.9:-.3 208    :-:3.2   .25. 4254884 /03.   07.3-.3425488-709907.3507-..4592:2-07.9:-./.9:70502-..3 208    :-:3...7.5.9:80-08./.2   .3.3 2039:39:::7.3425488-.3  208/./.843    709.3-.3507-.5.3  :39:::7.890-:   /.3.47.3/3.9:.3 2039 :39:::7.9073.3.34 /03. 425488-.3.425488-.7.7.9:80-08.9:-.7  :39:::7./.7.9:902507.890-:   /.-:4592:2-07.88  ..8 90-:  /.3-.  07.9:-.3 208    :-:3.3.2    .7.9:3.9:-.72039:39:::7././.393.324.88  ./.25.53.5.9:7502-.3.3  208/.  07.3425488-709907.25.88  .3   :39:::7.72039:39:::7.3-.324.80-.9:.3507-.3/:3 995.3425488-.9:3.25./.9:-.%.-:.2  .3  :39:::7.3425488-709907.3 208/.74592:2-07.  .5.3-.5.3-.7.3 208/.7.80-.7.7   %#!&$%  ..5.  07.3/3.890-:   /./../.88   .324.5902507.3425488-709907.2  ..9:.3 4592:2-07.8 90-:  /.3/3.  ./..3 208    :-:3.324.80-././.80-.324.3..$0-.5.5. 4254884 /03.324.7.7.9:80-08.25.474592:2-07.  07..9:80-08.25.7. 4254884 /03./.3425488-709907.9:3.91!03.7../.9:80-08././.7.

.

2 .79..3307/..  995./. 3/03 47  3    5903/4308..3$:2-07.

.

 079.590 .42 .

#809/.79..3    020397.7.3%0344 .30.  995.

.

9:-.8 .3.3&3/.9:-./.3..3.2-..3.42 $09.3.3307.3 #.79.3 &3/.7.31.  995./.3&2:2!02. 425.3    0-. ..7.9...

.

347.3.2-:9../. 25../-.7.90789!02-. .2.3.7.907.380-.0:3.-07:2:7 4803.3/:3  $4-7494    . ../.9:-./3/4308. 4803:2:23.3-.7..-:/.3.9.9.4803 $0-.9:-. 7.9.3-. .3907-039:5.:9.:809.9:-.7.-./.2-.907.92:7$:2..0-958 -07.39.3.3  .7.3.5.3.3907-039:/.07.3.92.502-039:.38:1:7703/. :9.:3.7. .: 203:7:9$.8:0/.9:-. 2307. 440 .9/04254. 04342890780-:9/. 275/03.4.9.3907-039:/./3    3/:897709.8 %0-: /.:/.7.9.-.3 5. 03/.3-..9:-.3%07807 .043428907/.43/8/2.2 $:7.7.3..82:.9:-.7 .3.307.7%078079...7.9.   ! ##%%&# .42  $5.9:-.343/83 0-07.380-.8 7.5.8.38:1:793 0/:.3907-.7.25:7.3-. 7.3709.7.3.5.93//.8: !:.7..7.3202-039:.25:7-.3907.:809./..9:89..7./.3 -07.3 :-.809.39.3.3-08.5.3-.7.288902/.703/.9. 90443:-..34-709./.3$:3/.9.5. 5.3-./.3.7.9!./.32030-..9:-.3:3./ 8.3 4803.:2:7 03/.9 :2:2/:25.:$:2.3/.3.-:/.9:-./.7.3.7.7.9.5. 3/4308.805.2307.7.2..3-073..7.9:-./.3275/03.7/.3 5. 7. 03/. 9072.79..79.7.9:-.:2:23.9:-.39.2-:93 907-039:5.5.9.7.2-:95./..9/ ./..07.80.390709.7%07807.9:044  .5.38. 7.9:-.7..:3 03.5.58.:3./.2-:9...843.:8973 /.:3.39.5.5.03/.3.39.:/09.

3&2:2/.3909.3802..3 -.35.3/../.3/.3 507239.2.:7..2030:.3 907:82033.8503:25:.38.80:3/072.7..3./03.7.99/.7.9:-.2 3007.9 02.20-.8.. .. 80.303073. 30.843..32033.303073.3.3 .31.8507239.8..30307 03072 .7.23007 /42089 909.3 :39:203/::3.7.9.:.7.32033.9:-..3!%&-.9:-. 90780-:990780-.9:3. 9::.:3   &39:9:0907.574/:880203809.  &39:203/::3503..-.3203.3-.:!!4 %..:3 2025:3...:5:357207  :2.7.7:.7.9.9:-.843.9:-.31.9:-.59./.3 -.-.2.3$0-.843.3.703.-.:3 80-.502-. /.32033.30-.9.7 2.  502.8.30-.7.9$:2-07.203/.3 0-...80-08.9:-.-.3-./..20..3/.7.:3 9039.33/:8979089207:5.:39:-07.9073.3 507.9:7.7://.9.31.7. .7.  503:8.3-07-.3/:8973/:897.3-..8.7..380.33.39:3.7.8.3.90780-:9 5020739.3502.7.3502..7..9.9/03.3949.89./5077..723..3$:2-07 ..3030780.:3 -07/.-.   !0757084 %.7...380-..3/03.3 /.5.84..3/4308.5.3-.3-.3:9.3..9/:3.39070-/.3:39:202-:..843.7943 $:2-07/.2.8 2025.7/574538  .58.7.9:-...90. 907::/3.3.3-.  20.  /.9:-.390780-:9507:20.9:-.5..3907.843.3:.3!02.5.8.9.3 /.9.5 9.34592...3/4308.31..3:3.33.3!:8.3 ..3.3.3  .3//.5072..3-0702-.5:.9.7.843..5...93.80-..   357084 %.9./..:43/88:2-07/.95:.3 574/:8.:3  9039.7.3802.7.2/.3.7.3. -.9:-. 8..3!030/.7.20-./.:39:203....3:. 8079...-.:.8:2-07/..3.... .3:3/.33/.91/ .9.3307 .3.  %07.:7.3307.3.7..502-..8  2033.32.3.3/:3.2.3202.!.9:-.. .9:-.3.3/4308.:7.8....:39:20203:507239.3307 & 9.3802.3 5079:3.73007 08547  ..30-.3 574/:8-.:.:39:20309.7  !020739..:3 9039.. /03..5032547203..80.-070.7!:.35:.3/.3. /./.7.2030:.2-../..7.3-.303073.7:8/:7.307.9:-.3.3/507:..35.:: 202-.-.9.3.38:2-070307.7.3:9.7.:3 /..203:3.:39:20203:0-:9:.98:2-07/.790203307/.3 /.843..9:  05203$4 %.3 503:8.730.38050793/:897 079.30.7.3/..35020739..39.8 5:5 /. .3.3.843..044 05.593 203:39:93/:897 .9:0388:2-070307805079 ..5.3/.01803 8079.....

3..91!03.3/03.75./.7.33.5..3-709-...49075079.703./.3.9.3 502-.3:39:80..2033..3.90.38.709-.9/:3.:2./.7.8/8:-8/803.9:-.3 .2.3:3./.507  9./8:-8/..9:-.7.0- :7.303073.078 0.%0.//.$0-../3/4308.907.28.3502.907. 203:7.-7.81..2033.3/03.9:-.%0344.7. -0725.:9/.9.92.8.7.3/.5020739.70:3.3 40 .-..9....3.9:-.9072.39.....797:37:5.3.9 /02-.3-.91 .5.8..7943 /03. 5..9:-.9. .9..9:-.%.:39:-.9:-.7.3/..32025:3.3.:.3-.25:203....7 .33.9:-.-.38:305.7.7.  !74/:803907-08.3.9..723.2..5..9.9/.../..7709.2:3:39:203.32.2 !078074 .38:-8/90780-:92.89075.7.7.39.3-7099/.38:-8/.3-.3.3.3.380-.3:332$:2./. 2.7..-.3203..8 .5020739.7.3 2.%2:7/03.34.30307./.2.3 9435079.3-.344  709..2503:3.380.2033../507:.9..8 /.3 :9.2..3-.::52025.9:-.3503:3.9: 2.//.3-0-.078 203.3508..7.9 . $:2-07/.8.3.2..80-.2./.7 80.32:/.7.93... 3.:3 &39: 203:7.9.303.:33. 80.9:-..3-.:7.3.2-.:3 %0344502-:.2./.203025./3/4308.$0.3-.7 .3/.30307 ..3 -07/..3  / %0344502..25.9203. 709..3/8:-8/ 203.-.89.5.37.-.7.35079.7943 !:8.9:-.9283 .54.92:7. . /./.7.3 9.9:-.3.:3/03.9-07.89.7.7.803.3. /03.7 503. 2. -0702-.91.9: 83..3.:!% ./..7.3907-:../.9 .5.3  .7.3.::9.8.7.-.3.30-2:7.2.7.9:/%..8.  803.3/4308.9$:2-07.25:3/.4250991/-./.2.38:3/.9073.9-.9.-07:8.3  .80509:39: !034.380/9.7./3/4308.%.3..9 :7:9.-.90780-:9/./.3/3.9.9:-.30-:7.9./.3 708.3./.32:7.9-0702-..20302-.:7:29/..3 .38:2-073. /.3. 8:-8/3..:/43.7..2033..25:7.9.32025:3...:5:35.7.3..3985.9  709-.:98./3/4308.. 709-.3-.9508...7.3/.5.3.2.35.8.3-.3 503073./:3.3-.3./.9508.393.3.7.9/..2..9:-.3402.:3  .7.3.87.9:-.390.90780-:9 -.7-.9.2-039:5.805079709.2:3/03.8: 23.93. 7 ..2:39/.7.7.79073.90-2023..507 94-07   2.3-.38050799.88.!%  %.8.9 $0-09:3.9073.044    - ./0-/.3.73.7:8-075./-0-.843..31.3.7.9 3.9:-.8.723.703.8.

9.3..503:3.:0-0.:5:33/:8970.3.3.3$4..9:-.2:3:2.3-0:2-07574/:880..3..4393:  03..3 20574/:8709.%.3.7...8. 2.7..3:8:83.38.03.3..253!% 907/.3/3 !% /.40.3709.3.5.9-0-075./.89.9:-.3.3.7.507:8.7  9039:3./-./.37:2.

390780-:9/.39.7.3 80703/.73.574/:8203.7.3 :39:203.9:-..8. :39:203..7...0-. /.9.32-: .:709./809. .5/5072:.8 .2:33803.5$    7094 .3-.   03843./.8 -.9. ..25:.2.9/.5.7.3503..9:-..  038709./..3574/:8/.7-438.3 42547 803. -..7.9:-.:/.3.5  3.29070-/.38025:73.3-.:: 574808.35078039.32-:      709.3.3/.33.7.7-438..33.7..32:3.7-438.3203.3.9:-.8.7.907.5:7      94.. /03.9:-.8 -. .3 203:39:3.-.7...9.-8907-.%.8.80.7709.5:7 425488.7!%   2.3 5.33..30-043428/.703.2503:3.7-438..8907.7985.9:-./:3.339/./847-.-709-.0:98079..8.39:3: 7093:2:23.8 .2:3/02.35.880-0:2203.90780-:9/9:7:3.7.5:7/03.2..3709..4:39:/:3.25:7.2709.3.7-438.8.3-./:3. .7-438..7..3-.-.   709.7.9.:-709-4 -.3.7-438.9:-. /2.9:-.8.9:-.3.32-:....203.0--..3:39: 3/:8970.9/./703/020380-08.3.7.3.7 40/.5..503:3./...3.::9.9:-.7.7..     -42.3907.3-.907/7/.9:-.7.8    -.3..5:30- 2:7..7-.7.4.5/.33.20.07..3 203848.3 3.8.2../.-.703.35..3-07.90.90780-:9 907./2033.8 .7-438.8 8:507 0383203../709/.8..9:-..:/./709 03.9:-.25:7.32-: .3503.7.3.3 503.3502-.203:3.39/.2709.9   -.2:3-.9:.7  7093.20303.3503:3..7-438.9:-.9/.3574808. .80:7:. 2.82:2.8 425488.3. -42.:574808...-07-..33.3 503..%07..    88..880-0:2/574808203.39:3: -:.  ./.3.80:7.8.88079..3/:3/.3.3/:3/. 207:5.9907-.7..35.3..3-071:3880-.574/:.9   -..::9..3-./.88.:39:202574/:8/.2..89. 038.7.37:2.-709-.302.9907-.  03807..7-438.7.2./.5.   -.72..9 .3:39: 0507:.9:-.9.8079./.9:-.

../.7-438.3503.3709.9 3..0::5.9/./..2:3:.8..3-.9:-.2070.3-709-.20./.9. 203.20207:.35.3   709./.83.92:/.3203:3../8.3.3.9:-.7.8989.7./..8 -.703.8 !..9.7.2.947..425488 .038/..35.574808502-:.3. 5.7.3 503..907..73..3 .-.9.9:-./443.3803.:-709-.5:3.893 2.25748083. 85081..9/.3/03.7.: :9.3.. /.9:-.4.%07.2574808502-:.3 -.-..3-.3 2.3-.  709.%.2039.8 !7480/:7!02-:. 9/.2-.7 943.390.33.3 5.7-438.347..9:-.9:-.7-438./..3-709-.574808502-709.20.9:-.:502.9.3950-709-.7-438.703.3.2:3.7.35.7... 7.3.3203.9/.9.3.25:7.82:2   7094 .8 .8-0781.9:.2.7-438.7.9907-.3-.7.:574808502-709.: :9. 907.8 -.33./03.9. 033.7.393 809..9:-.:503.3./.9-42.3-.390.9:-.7../2.4.9./:7.

75.-07084200/./..2 !02.38025:73.3 902507.3   94.   %/.:5748089072.34393:803.7.5.7.20.9:-.7./35.  0-2:7./..9:7503.7:-.9 ..380. 038-.3./03.8-079::.3-42.8-:.047 0:3:.2:3 .3574/:907-..3-709 :.3..3-.. :57.83.88-.8.9 -07-.393/. 2...3.9-.343./..9.   !.05..3-407  4394083709.9574808 502-.547489.7-709803.33....73.3-.5.703.3.9:-.3028 .38:3/:3./.790780-:98:/./.0..2.8::232.8.9:-..3:39:203:7:3..3 .9:-. !74808502-:.. 083-709-.9203:7.3..7..9 502-..73207:5.3709..:39:202507.  -.7.3-.:39: 502-.5/03.7.7:8/03.

../.-0725.7.7.790:7.3$3/07   .9/.707-039::97.7  709..  039:90:780-08.2030:.03./.9:-.-070.9-07-.  709...7.7.9:-.3-.-838079.7.3&:7.3.2 .3%.%50%0:7.%50$.7.7.43 :-:8/.75.38:..3709..7   %/.3-.  %50-709-./.   $:2-07.7.9:-.3 038/.9:-.9:-.88-..9:-.907-..39.7.

3.7::7. /.37:2.9. 039::-:8  .3803/07/:3..  83/07.2090722  22  3.39.9.:7:2.3 3/:8970.3 $3/07   %&!!% :-:80-.3.3.9:-.3.3-709-.3:39:.7.4..3-039::-:8/.78903.43 :-:8/.7.2.  709-039:90:7..2  039:803/07..4:39:0507:. 2.9508..75.3 80/.322  22  3.5:389.3/.2 93 .

9%07-..47 .43 .  %50%0:7$.3   .20303..3%.7.

7    :.3 .9%0.

3/507:.5 9.7.%.3!02.3/3.5 9.9:-.8.3..9907-./..3!.3502-.7.3.3.: 9..-07-..: 903503025:73.3.-07-.8 ..-07. ##%%&# .3 9.3/:3.3 !07-.33.   .-07.8..2    7    007.3709.3     0907.

  .

%# .

3/:3. .3!07.7   .

.20907.%.3709.7 #5             !.39.3.   %#     118038%:3:    . .473.7.7./..7.9:-.!07.3. ..

97709  ..

.3.3.%..033.3. .#5  709#5    42547.%.97709   .

5.7:8/808:./8.9:-.342547.9./.7. !03:3.: %:3: 038/.3  !.573853.7038079.7.42547..3709.342547.7:8/-..9:-..3::7.%:3:709.30-:9:.3/03.

9.8038  %:3:.%:3:907//7.

7.425475479.9-709 .8.39.:2:23.202:./.-0 03835.

:7:2.3   %:3:. 53/./8079...9/53/.3.37:2..3 :39:0507:.3 0383/:3.5.9.9../.2.

202:.42547!072..7-709 /-:.3..7..8.5072.303 0383/507:3.980.90-/.303 -.3:39:3/:897 0.

342547.20303.  !078.7.9.

3:/.7:.8 /03.3:/.7.7.9:3:.7.3200.203:::-.3.97.7.9..7:8202  /.3907/7/.7-709.7:39:-709  /.57207 . 4803 /.3-.3.7..7:-..3-.:3-..

.3.7.3574/:8709-.39070.380:3/07  /.25:3.7:./.9:-.-:-709./-.3 -..7:.3:39:203./.342547.7-709 !0302-.

 ..08.7%0344307 % 90.2.0.20302-.32083:39:202574/:8709 .8..3.:..9:-.9 35.8.3/.7.9:3:8.3203 /8.!!%034420.25..

5.20303.7 8.3./03.89.8574/:880-08.

/943.

3/02.33/:897-7098.0...7 03..

 803.503:3.3038 03842547. 80397./.2:/.709.20303.20302-.25030/.3.7..3-8.90780-.3-70980.9:-.5.4393: 8..7..2539: 5:.!!%034490.3 /.7.7/80397.

3.38079.9. 7:2.37:2.%:3: 709:39:0507:..3/:897 0..2.

..3  &39:502-.5.3 /-.7-.3..:.8.3-.90288:1:7/48/.3/03.3-70980.. 203.907:8 20307:88..9:-..8. 2027084-08.9.03:3.7.203.9.35038.9.  $090.390780-:9-..:.3-.83.3/.3/507:3.8.2.2.9.7.3.-0/./03.5 8090. !03./9/.33.73.805079907.3202-.3.3203:3.9..3/. . .9./.3.-709...002-. 7. 552 23.302839740324348/.2./. ..25. 8::3.9:.9:202.9:7 8./.:.993 $02039.-...3  .8::3.3.3/2.:20702/.39:3/.3.9.93..3-709/.3.2.0-02.5..3/03. 9.307 !!%20..7/ -.8..2.3-7098079.3502-.2902507.9/.7.3  -.3/.3!0307.3/.3!..9..  . $  7./-.5.3 8:/.2-.8.3.2.203.39/.7/.7.8.380../.3709.3..3 /.:.   /03.9..3 ..7.9 4-.7.2. 34.2.9.7-:.7.202-.3.3503::980.3.7.90....7.9:-.3.7.3028.7.3078..3/-:9:.3:/.7/03..9/.7.88.././.  02. 9.  803.3!03. 202.9:-.0-93/..20303.9907..3:39:080.. .7.3-70995090:7.223.7-4324348/.0-.././03.-:..::53.:. 9703 0.8.-709 /808:.3503::9.95.  7.   709%50%0:7 !02.  552  709-.203:3.342547-709-.3.348209.58.3.3. 7.7.3.38.5.5.3-..2-0-07.7.58.5.: 909.3%0344 !!%  203:3:. -709//.3.8.7..907-.34380397.3.78050799..9.3.3 5..3 502-.8.7907.3/7.8. 8.8:.3... /-.::5:39:  .9 $:8:38.2578. !!  .3.39.980/07.2-.3 -709 .

./507:3.3/902.9.3 34.3...7:8/09.93/.5.3 539:.

907-.50.43/03.507.8.03/0.7:..2-..8./.3503059.3503::990780-:9  $0.3:39:202.3207.  &39:203.339 -7093.9/:3.7:8907-:../-..3.3503::9/.8.80-.  34/.8.7..3/03.7.7./.7.8 .30- 2039  .9.739-7093..-07..3 80.7   709%50$.7  &39:-70995090:7.85439./.3207......3-08.5-.3:93...380-.3503::9907-.34507:/5.. 2--7098.0-.:/.7033.3..8:.3470.080:7:-.8.....390709.3 .7.-.30-...34./.5.7  ..3 /2.90-./.35.9.3 502-.33...:..8090.80.3-709 09.3.9.9::-.787:.39.34/.9/:3.35488503::9203.7..35.9:75.7.8:/.2-.3.5...3:39:202.8 8090.3 /03..:7.7.7 8025:73.

303/0.. :3..3.

8.7 :39:502.3.3.7.0-.8.539::/.3.339:203.9:75./-:.

3. :3...3 03/0.

.9/.9.3 :3./-:.32.9.3 /80259..3:39:502.539::/.3203:9:57.5./.0-.3.3.3-709808:.0-:9:.5.7.3232:2  &39:50302.7:39:502.8.3 3.3/03.3 !02./.3.82:2/.8.2.:.

34 /03..7.:. .:907-. 2..3-.3  %039:3.25.39 -..5.2.-838079..7.9:/.2.3802.7..3.3.3.3.3..3.3.:8:83.9:-.3.9:5078.-07084200/.3 ./.9:-./..23.7.9:-.3  803.7.3-709-.91503./.99/.30/. 803.-070..0/05.3-709-.8.47.9..7-709-...9190780-:9  0.9.350305902:/.2-8.91503.9:-.32.3/../93.3:3.3/.7-709-.703.7.75020739./.7.8.3-709-.9073.3../03.723.3-.80-./.9073.7.7.8 . 9.90-20309.7.:.9:-.8-709-.9/.87.3-.9:39:20.-.9073.30-93/.8-.302-.3-.3..3.5.92.3 /.848./.9:-709 :8:83.9.9. 9/.9:-.7 9/.:9039...90780-:9  793./.3-.3..8-.:8:83.  !03:3.3203./03.7.87.3-.723.3.3923.0:7..42547709.350309.: .73..30307.-.3 /.3-.03/0...:39: 502-.395090:7 .3. 5.0--.7.92070/:8 0:7.3.38:.3. 907.:203..0-2:7.::39:203:3.7. 02-.7.7.. 803..7.8.3.38079.3907.8.3/3.7.0307./.9:-.2.3-07. 2030:.2.9.7.3503:9:5.350309.9..2.3 /-03.7.7.8..9:-..34393:803.7.3 /03.32.7.3 0:3:.3.39.-:-709-. 0825:./-.8.2070/:80:7..9:-..3:9.9:-..

3.91503.202.9:-.3.3203.3-..39-..7.805 -078:-8/80-. 9.  /09 3088033 .3...0307.9.503.9073..3:39:202.:39:202-.7.3923..80-.  !020739.723.

.

2:7.3.9.3:39: 050393..7.805.7.3 %..7.7 2./9.9:-.7.380-.503. $:2-07/.9/...3203:3..7..3.3.7.25.9.8.2 2.703.../..8.3.. .8 05 -0:2.3/3.90.2.9 07-0/.3/03...5 ..3-8.-709 -.9/03.8./..8./0/.2-.3.-.3-.: /-.-..805 202.39079039: .7.3./.31...390.. 9.84..3923.25:03:5.3.::593/:.9:-..2502.2 -709 2.3::7.3!49038.795020739.3.3 9078:8:3/.9.2574808502.75.7./03.39:-..8.8.-..0-07.3 /03.. 2.9:-..7.3./03.38:/.8909..9:-.790780-:90-2:/.9:-.3-.3923.73007 .3207.3507239.7-.7.323.305 -709-.:0-57.3/.307.5.502.-:3..3../.. ..7.33.3/3./.053..7.350325.2..203..3.33/:8970.9.97..3.9:-.9.7.805-078:-8/  .. /80-.:5:33438:-8/ $0.7:83.....33.3.7:8203..3/.305479 :39:0389:.2 2..33 .3 -709-.39.3...3/.9.2-709  709-.7.703.3.91...2503:3.73. . 709-.7.3 203.2.31.38:-8/3-07..9:-.32907 .3207.3&39:#:2.3-.:8..8 050-79/-.805.80-.3:3-.3/.3-039:/.3.. %.3./.3/..9073../03.3-.9. .-...98 /..9.350792-.80733./..39.9.907..438:282./-.3-.3 :39:503..3 !03.   O !02..7 503:3.39079039: .7-:97.-.3202.!.  ./03.9.9-709-.54343.39.39039:3./:.3.3.

305.07.3..3.:-709805079 -..:-.79-.  07:5.5.950307. 07:5.503:5.:. /897-:947 3/:8979:3: /.907.38:2-07503/./.07.3-.9:-.  02-07.-7 -7093...3./.7..7.95..07.23/:8970.3./.%.3903.3#:2.5:7 807-:-42.9 .907503. /..-. 9.7.7.3.3-.8.::5-07.32083-709/8-3.3..3-.9./5.5...2...8 /8-3.39025.7./.  O O O O O .

54.9.9:-.3  O O O %07/.5.20-:9:.3.09. %03449../.3703/.7.:5:39/.9/:..9 /.3-709-.8..8.33.:/.7-438...3-.80..9-07:5.3-709-.9809..59.3.5..7.905:39.2.3&/.3/4308.503.38.3.:503..903.9.:33./.35.3502-709    . -.  807-:9.9...25.25:7-.. .3907:8 2033. 57480502-:.8 .9 24.38:32.:8  22 /.7.303073.7..30907.38:3  03.9:-.502-:...3503./..390344/.9.7.5.9:-..9 -07503.3-.90.3.8.07..O $0-.9/-:9:..

8.8.3  943.  ./073.380507934 /.8 807-:07.2 80./.-.5./..9:-.9. .7...4.3:93.90. -4.25.9:-.3/.9:-.3  O %0344/03..3.7./5.09.8 .35.7  /9.2 //33.9:7 80.7.8  O %0344-4-.3:93./.3  /07:88..7.902507.3.3502-709.38.:.25. -07:5.2-.:8 22/073.7-438. 22 $0.3.3-42./.35007..2. 02:/.

9  . 7..-0723.3  2-.2. 3/.2  $090.. $07-:07./.7..9.3905..3 ..:8   .3425488.8:.9 202574/:83.   .8%:2-:.: 2-.7.2  7097...5..2 /33.9 .940.7...%.9073.25.3.3207:5.7203.3.3.380.:  ..3/:25:.:/9:2-:8./.3/.-.3/-. :95.:0-2:7.91.3/.3  02:/.73.72-.3 7097.3.9./: 207 /03.3.25.7.30307./..8.52..9.3.39073.3907-:.38.3020833.   7.9/.940.7./  !74808!02-:.5..

.-.3.7.  709%025:7:30.7.31.3 .3 5073.7 30..3-07-0/..7.3-073.07.9.7.9.3807-:.5!.32.30.:8.-07:5.-078.00703/..3/03.5.25:7.380-.8.905.3:.503.. -0/.709 W&39!03073 W &399:3:-08 083 20839078-:9/..     .3.7. .:8.305. 02:/.:90..9.8/2.5.9203..8-7093 3/.:. W%05:39.3  $.3. %:7/.-:..30/.33:3.9:3.3-.0 -.2.:/2..:/4.33.80.5.39-.07.7: -:.9./..7:/.: 807-:07./80-:.9/507-.-7099025:7:30..349.9.79.3  W$07-:.3-./2547/.3/.9902..-709.25.39/./.4-...09..3 314-7093.2.3/.%03.93.30... 805079470...5.03  !.9/-0//.5.0..3-.503. -07:9    .9..38:305.203.3207:5.02-:...9.: /83   .202-:.3207.7. .93.5.3 W&3908303..93  8.843.3 -.9:8:2-070307 $0-..5.9025:7:3/..09.3 .3.  -07-.9:3.93.7.9:-../.-.:....3 8.080.8:.202.202-0./...5./02:7.:203..3.7.3/.2032-:..9..3/03.3.54.3  ..8.-73.8. 2-.3  . 207:5.9 W&39!03.5.7.9/4.9./574/:. 8.3 902.80-.7.  073.5.9 . %025:7:30.5.-8.39073.3  W%025:7:30. .3../..29:3:503.8.3 .3/.

503:3.30 /../.5:9.3502...9-.-.-709..3448 208/.8:9.3 -. 502-:.  .3 $0...3507-.7.97097.92033..3-709/..25:7.8:2-07-.2-.9.3807-:07.3/025./-...9.3503:3.3503/.3  %025:7:30.3807-:07..3..3..3-..203..32.::.390780-:9/3/03.3907. .9.207.9.7.7.5/02.8:/..8://5075.5.: 80-.807-:07..7.9.3:93..9 503:3.7.7.39025:7:30.5 80.91503..32-.5. /.3.3-.3 0448.8.33/04. 8.5.38.9073.3 .3.3.39025:7:30.3.3502-:. 202.390.3.7.39.....83 2.7.-07..3807-:07.502-:.39025:7:30...3::7.9. %025:7.3807-:07.7.9.  709.3  !03../..9.80-..3..302-:9/.//.3 9024:7:30.3 !./03.703..31..3/.5..8.7 -09:8..8..7.31.8:9.3 /..83-.8.38.:/.920302..3-.3 .25:7. ..3-709.3 208  !74808503.3 $07-:07.3.7:9.3502-:.9.:.80-.9/.7:2.7. .7 &39:9:/507:.3  !07.25:7/03.90307 40 .3807-:07.3:/.2:/.3 503./03...25:780.2.33.9.3-709...2.3-709 .-.25:7.703./8.7.5./.  $090.3.31.83 2.9.3 2.2:5.. .3.5..//..!02-:.80:7: ..3.8:. /5.320833..3-. /2.9.33.7.3.-.3 03.:80-.9.3.3.7.2.9..:.3-709 .80.380/07.7. ..3.95030:./.3.5./.3807-:07.:/../.807-: .5.5.:.3-709..8.9803.3::7./-.3/9.39025:7:30.9.3.37097.3:93./03.2.]..380-.31.  !..23.3202.9.5.3.35.3:39:203.207:5.7./.3 208 - 09.9.5.390.807-: 07..9 503.9:3.2.32-....3/809.3-.3-709.3::7.5..3:93.380../.3807-:.703.79.390780-:9/.33.3.3 90.3/2......:8 7.3-.30.31.3.3-709.32:/.5./.3/03..39.8 05 03.920302.7.3.3  .:8203:7.839:3:807-:.3 28/.31.38.32..3 /:.9.5.7.3-709.8.7.7.5005./03.-./2.3  !&%#%##$#&# !03/.02..3807-:07.9:7../.7.72. 80.07/03.9./.:39:202-023.3502-:..320333..3//33.3807-:.32.:.8203.7.8.380-.302.3.39025:7:30.7.7.-. /.03   .-07:5./03...302:/.7.7.2:3/0..:07..3-.3 203:3.:/.7.73. ..09././.3-.7380.33././.8/..3/3.5. .9.350780/. /.:39:80..39025:7:3 0.39:503:3...3/5.3/03../.30307/2.203.../.203:7.:.3/.3  .9.3 .502.3.50702-.

5.  !.302-:9/./03.3..207.5.3 208  !03. /.8.5..7..  /.39025:7:3 0... /..5.3 0448.3807-:07.3 $07-:07.3507-.3-709/.3/3.3.3./03./.7./. 02.9503.3..39025:7:30./2.3/03.3.390.380-.780:7:.38.09.3807-:07.7.39025:7:30.09.7.80-.  !03..7.2.320/.25:7.3 -.3807-:07.3 $090.8:/:39:203.25:7/03.3/9../-:..                    .3:93..3.25:7.3 !03.3. /-..32.8:.3807-:07.7380.7.7.9.3:.3503.320/.25:780...:8 7.39025:7:30./.3:93.5.7  !03.7.5.9.9.3 208/.3::7./8..73.9:2-:.302. 80.32.2:7.39025:7:3 0.25:7.-.7.3/025.3/..8.37097.390780-:9/..2-...3../.3807-:07.3 !74808502-:./03. 7..-07:9 !03.30 /.3::7.././.39025:7:30.3..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful