Teori-Teori Kependudukan

A. Teori Kependudukan 1. Teori Malthus (Thomas Robert Malthus) Orang yang pertama-tama mengemukakan teori mengenai penduduk adalah Thomas Robert Malthus yang hidup pada tahun 1776 – 1824. Kemudian timbul bermacam-macam pandangan sebagai perbaikan teori Malthus. Dalam edisi pertamanya Essay on Population tahun 1798 Malthus mengemukakan dua pokok pendapatnya yaitu : a. Bahan makanan adalah penting untuk kehidupan manusia b. Nafsu manusia tak dapat ditahan. Malthus juga mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk jauh lebih cepat dari bahan makanan. Akibatnya pada suatu saat akan terjadi perbedaan yang besar antara penduduk dan kebutuhan hidup. Dalil yang dikemukakan Malthus yaitu bahwa jumlah penduduk cenderung untuk meningkat secara geometris (deret ukur), sedangkan kebutuhan hidup riil dapat meningkat secara arismatik (deret hitung). Menurut pendapat Malthus ada faktor-faktor pencegah yang dapat mengurangi kegoncangan dan kepincangan terhadap perbandingan antara penduduk dan manusia yaitu dengan jalan : a. Preventive checks Yaitu faktor-faktor yang dapat menghambat jumlah kelahiran yang lazimnya dinamakan moral restraint. Termasuk didalamnya antara lain : 1) Penundaan masa perkawinan 2) Mengendalikan hawa nafsu 3) Pantangan kawin b. Positive checks Yaitu faktor-faktor yang menyebabkan bertambahnya kematian, termasuk di dalamnya antara lain : 1) Bencana Alam 2) Wabah penyakit 3) Kejahatan

Pada dasarnya pendapat-pendapat terhadap teori Malthus dapat dikelompokan sebagai berikut : a. perencanaan produksi. Terhadap golongan yang tidak setuju. 4) Masalah urbanisasi yang terdapat dimana-mana 5) Taraf pendidikan rakyat tidak sama . b. Malthus menjawab bahwa : 1) Tingkat pengembangan teknologi tidak sama diseluruh negara 2) Kemampuan yang berbeda-beda untuk mengadakan penanaman modal. Ia tak membenarkan bahwa perkembangan kota-kota merugikan bagi kesehatan dan moral dari orang-orang dan mengurangi kekuatan dari negara Akan tetapi bagaimanapun juga teorinya menarik perhatian dunia. Hingga saat ini teori Malthus masih dipersoalkan. Beberapa Pandangan Terhadap Teori Malthus Bermacam-macam reaksi timbul terhadap teori Malthus. penanaman modal. karena dialah yang mula-mula membahas persoalan penduduk secara ilmiah. 3) Faktor kesehatan rakyat dan pengaruhnya terhadap penghidupan sosio ekonomi kultural. Malthus tidak yakin akan hasil preventive cheks. sosial dan agama. c. Teori yang dikemukakan Malthus terdapat beberapa kelemahan antara lain : a. Teori Malthus salah sama sekali Golongan ini menganggap Malthus mengabaikan peningkatan teknologi. baik dari golongan ahli ekonomi. Ia tak yakin bahwa ilmu pengetahan dapat mempertinggi produksi bahan makanan dengan cepat. Ia tak menyukai adanya orang-orang miskin menjadi beban orang-orang kaya d.4) Peperangan Positive checks biasanya dapat menurunkan kelahiran pada negara-negara yang belum maju. Disamping itu essaynya merupakan methode untuk menyelesaikan atau perbaikan persoalan penduduk dan merupakan dasar bagi ilmu-ilmu kependudukan sekarang ini.

Wanita yang kurang sehat tidak perlu menghadapi bahaya maut karena kehamilan .Senggama dapat dipisahkan dari ketakutan akan kehamilan 3) Pengikut yang lain antara lain Any C.Mereka yang berkeluarga tidak perlu mempunyai jumlah anak yang lebih banyak dari pada yang dapat dipelihara dengan baik. tetapi manjur untuk kesehatan. . menunda – perkawinan) adalah tidak mungkin. tetapi masih berlaku bagi negaranegara Asia. Penganut golongan ini setuju dengan Teori Malthus. Mereka beranggapan bahwa untuk mencapai tujuan hanya dengan moral restraint (berpuasa. Kemiskinan dan penyakit dapat dicegah. melainkan akhirnya akan sampai pada suatu titik. Pengikut Malthus ini disebut Neo Malthusionism. b.6) Proses-proses sosial yang menghambat kemajuan 7) Faktor komunikasi dan infrastruktur yang belum sama peningkatannya 8) Faktor-faktor sosial ekonomi serta pelaksanaan distribusinya 9) Kemampuan sumber alam tidak akan mampu terus menerus ditingkatkan menurut kemampuan manusia tanpa batas. Mereka berpendapat bahwa untuk mencegah laju cepatnya peningkatan cacah jiwa penduduk harus dengan methode birth control dengan menggunakan alat kontrasepsi. Ia berpendapat bahwa pemakaian alat kontrasepsi tidak menurunkan martabat keluarga. Besant (1847-1933) . 10) Masih banyak faktor lagi yang selalu tidak menguntungkan bagi keseimbangan peningkatan penduduk dengan produksi bahan-bahan sandang pangan Teori Malthus tidak berlaku lagi bagi negara-negara barat. Pengikut-pengikut teori Malthus antara lain : 1) Francis Flace (1771 – 1854) Pada tahun 1882 menulis buku yang berjudul Illustration and Proofs of the population atau penjelasan dari bukti mengenai asas penduduk. Teori Malthus memang benar dan berlaku sepanjang masa. apakah cinta itu menurut dia . meskipun ada beberapa tambahan /revisi. 2) Richard Callihie (1790 – 1843) Ia menulis buku yang berjudul ―What Is Love‖. dimana tidak dapat ditingkatkan lagi.

Kemeralatan bukan terjadi karena cepatnya pertumbuhan penduduk. Karl Marx dan Friedrich Engels (1834) adalah generasi sesudah Maltus. akan tetapi lebih radikal lagi dan aliran ini sangat menganjurkan untuk mengurangi jumlah penduduk dengan menggunakan cara-cara ―Preventif Check‖ yaitu menggunakan alat kontrasepsi. Aliran Neo-Malthusian (Garreth Hardin & Paul Ehrlich) Pada abad 20 teori Malthus mulai diperdebatkan kembali. Menurut anggapannya kontrasepsi adalah untuk menegakkan moral masyarakat. 3. ini berarti ia menolak teori Malthus tentang moral restraint untuk menekan angka kelahiran. akibatnya dan artinya terhadap tingkah laku dan moral manusia‖ 4) Pengikut yang tidak dapat dilupakan lagi ialah dr. jika teknologi tidak menggantikan tenaga manusia sehingga tidak perlu menekan jumlah kelahirannya. Tahun 1960an dan 1970an foto-foto telah diambil dari ruang angkasa dengan menunjukkan bumi terlihat seperti sebuah kapal yang berlaya dengan persediaan bahan bakar dan bahan makanan . karena menurutnya paham Maltus bertentangan dengan nurani manusia. kelompok ini menyokong aliran Malthus. tapi karena kaum kapitalis mengambil sebagian hak para buruh c. Dasar Pegangan Marxist adalah beranjak dari pengalaman bahwa manusia sepanjang sejarah akan dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Semakin tinggi tingkat populasi manusia. jadi dengan demikian tidak perlu diadakan pembatasan penduduk. b. tetapi tekanan terhadap kesempatan kerja (misalnya di negara kapitalis). Populasi manusia tidak menekan makanan. tapi mempengaruhi kesempatan kerja. Marxist juga berpendapat bahwa semakin banyak jumlah manusia semakin tinggi produk yang dihasilkan. Beda pandangan Marxist dan Maltus adalah pada ―Natural Resource‖ tidak bisa dikembangkan atau mengimbangi kecepatan pertumbuhan penduduk. Pendapat Aliran Marxist a. semakin tinggi produktifitasnya. Aliran Marxist (Karl Marx dan Fried Engels) Aliran ini tidak sependapat dengan Malthus (bila tidak dibatasi penduduk akan kekurangan makanan).Ia menulis buku yang berjudul ―Hukum Penduduk. Ia berpendapat bahwa keluarga berencana dapat dilakukan tanpa merugikan kesehatan dan moral. George Drysdale yang hidup tahun 1825 – 1904. 2.Menurut Marxist tekanan penduduk di suatu negara bukanlah tekanan penduduk terhadap bahan makanan. Paham Marxist umumnya tidak setuju dengan pandangan Maltus.

John Stuart Mill John Stuart Mill. not the injustice of society is the cause of the penalty attached to everpopulation (Week. Memperhatikan bahwa tinggi rendahnya tingkat kelahirann ditentukan oleh manusia itu sendiri. Teori Kependudukan Kontemporer 1). atau memindahkan sebagian penduduk wilayah tersebut ke wilayah lain. melapetaka tidak dapat dihindari. 1992). Namun demikian dia berpendapat bahwa pada situasi tertentu manusia dapat mempengaruhi perilaku demografinya. maka Mill menyarankan untuk meningkatkan tingkat golongan yang tidak mampu. b. dan membatasi pertumbuhannya sambil mengelola alam dengan baik. Dalam situasi seperti ini fertilitas akan rendah. maka keadaan ini hanyalah bersifat sementara saja. Pada suatu saat kapal ini akan kehabisan bahan bakar dan bahan makanan tersebut sehingga akhirnya malapetaka menimpa kapal tersebut. Tapi walaupun begitu. produksi industri. Lingkungan rusak sebab populasi manusia meningkat. 4. seorang ahli filsafat dan ahli ekonomi berkebangsaan Inggris dapat menerima pendapat Malthus mengenai laju pertumbuhan penduduk melampaui laju pertumbuhan bahan makanan sebagai suatu aksioma. hanya manusia cuma menunggunya. Teori Fisiologi dan sosial ekonomi a. Tahun 1871 Ehrlich menulis buku ―The Population Bomb‖ dan kemudian direvisi menjadi ―The Population Explotion‖ yg berisi: a. Selanjutnya ia mengatakan apabila produktivitas seorang tinggi ia cenderung ingin memiliki keluarga kecil. Analisis ini dilengkapi oleh Meadow (1972). melalui buku ―The Limit to Growth‖ ia menarik hubungan antara variabel lingkungan (penduduk. sumber daya alam) dan polusi. c. Pemecahannya ada dua kemungkinan yaitu : mengimpor bahan makanan.yang terbatas. Dengan . Kalau suatu waktu di suatu wilayah terjadi kekurangan bahan makanan. Tidaklah benar bahwa kemiskinan tidak dapat dihindarkan (seperti dikatakn Malthus) atau kemiskinan itu disebabkan karena sistem kapitalis (seperti pendapat Marx) dengan mengatakan ―The niggardline of nature. Keadaan bahan makanan sangat terbatas. Sudah terlalu banyak manusia di bumi ini. Kritikan terhadap Meadow umumnya dilakukan oleh sosiolog yang menyindir Meadow karena tidak mencantumkan variabel sosial-budaya dalam penelitiannya. produksi pertanian. Karena itu Mesarovic dan Pestel (1974) merevisi gagasan Meadow & mencantumkan hubungan lingkungan antar kawasan. Jadi taraf hidup (standard of living) merupakan determinan fertilitas.

Dalam memenangkan persaingan tiap-tiap tiap-tiap orang berusaha untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan. Di negara Perancis pada abad ke-19 misalnya. dimana system demokrasi sangat baik. maka Durkheim menekankan perhatiannya pada keadaan akibat dari adanya pertumbuhan penduduk yang tinggi (Weeks. akan timbul persaingan diantara penduduk untuk dapat mempertahankan hidup. Ia mengatakan. 1992). keluarga yang besar merupakan beban yang berat dan perintang. dimana tiap-tiap individu mempunyai kebebasan untuk mencapai kedudukan yang tinggi di masyarakat. tiap-tiap orang berlomba mencapai kedudukan yang tinggi dan sebagai akibatnya angka kelahiran turun dengan cepat. dan mengambil spesialisasi tertentu. Sadler mengemukakan. akan terlihat bahwa pada masyarakat tradisional tidak terjadi persaingan dalam memperoleh pekerjaan. daya reproduksi manusia akan menurun. akibat dari tingginya pertumbuhan penduduk.meningkatnya pendidikan penduduk maka secara rasional maka mereka mempertimbangkan perlu tidaknya menambah jumlah anak sesuai dengan karier dan usaha yang ada. Konsep ini dibuat berdasarkan atas analogi bahwa cairan akan naik pada sebuah pipa kapiler. dan apabila kehendak mereka diperhatikan maka tingkat kelahiran akan rendah. Kapilaritas sosial mengacu kepada keinginan seseorang untuk mencapai kedudukan yang tinggi di masyarakat. misalnya: seorang ayah selalu mengharapkan dan berusaha agar anaknya memperoleh kedudukan sosial ekonomi yang tinggi melebihi apa yang dia sendiri telah mencapainya. Arsene Dumont Arsene Dumont seorang ahli demografi bangsa Perancis yang hidup pada akhir abad ke-19. Hal ini disebabkan ada masyarakat industri tingkat pertumbuhan dan kepadatan penduduknya tinggi. Teori kapilaritas sosial dapat berkembang dengan baik pada negara demokrasi. c. tetapi pada masyarakat industri akan terjadi sebaliknya. keadaan seperti ini jelas terlihat pada kehidupan masyarakat perkotaan dengan kehidupan yang kompleks. b. Jika kepadatan penduduk tinggi. Di sampan itu Mill berpendapat bahwa umumnya perempuan tidak menghendaki anak yang banya. Ia melancarkan teori penduduk baru yang disebut dengan teori kapilaritas sosial (theory of social capilarity). Pada tahun 1980 dia menulis sebuah artikel berjudul Depopulation et Civilization. Untuk dapat mencapai kedudukan yang tinggi dalam masyarakat. Di negara sosialis dimana tidak ada kebebasanuntuk mencapai kedudukan yang tinggi di masyarakat. sebaliknya jika kepadatan penduduk . Michael Thomas Sadler dan Doubleday Kedua ahli ini adalah penganut teori fisiologis. d. system kapilaritas sosial tidak dapat berjalan dengan baik. Apabila dibandingkan antara kehidupan masyarakat tradisional dan masyarakat perkotaan. Emili Durkheim Emile Durkheim adalah seorang ahli sosiologis Perancis yang hidup pada akhir abad ke-19. Tesis dari Durkheim ini didasarkan atas teori evolusi dari Darwin dan juga pemikiran dari Ibn Khaldun. bahwa daya reproduksi manusia dibatasi oleh jumlah penduduk yang ada di suatu wilyah atau negara. Apabila Dumont menekankan perhatiannya pada faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk.

Teori Doubleday hamper sama dengan teori Sadler. Jika suatu jenis makhluk diancam bahaya. Malthus mengatakan bahwa penduduk disuatu daerah dapat mempunyai tingkat fertilitas yang tinggi. Ahli futurology Herman Kahn (1976) mengatakan bahwa negara-negara kaya akan membantu negara-negara miskin. dan akhirnya kekayaan itu akan jatuh kepada orang-orang miskin. e. Mereka mampu mengubah kembali (recycling) barangbarang yang sudah habis dipakai. Dunia tidak akan kehabisan sumber daya alam. kekurangan bahan makanan akan merupakan perangsang bagiu daya reproduksi manusia. Dengan tingkat teknologi yang ada sekarang ini mereka memperkirakan bahwa dunia ini mampu menampung 15 milliun orang dengan pendapatan melebihi Amerika Serikat dewasa ini. apabila tidak mempunyai kesuburan (fecunditas) yang tinggi. Mereka mengkritik bahwa The Limit to Growth bukan memcahkan masalah tetapi memperbesar . maka Doubleday berpendapat bahwa daya reproduksi penduduk berbanding terbalik dengan bahan makanan yang tersedia. Menurut Doubleday. Jadi kenaikan kemakmuran menyebabkan turunnya daya reproduksi manusia. Mereka akan mengimbanginya dengan daya reproduksi yang lebih besar (Iskandar. Teori ini dapat menjelaskan bahwa semakin tinggi tingkat mortalitas penduduk semakin tinggi pula tingkat produksi manusia. tetapi penduduk dengan tingkat kesuburan tinggi dapat juga tingkat fertilitasnya rendah. Proses pengertian dan recycling akan terus terjadi dan era ini disebut dengan era substitusi. Dalam beberapa decade tidak akan terjadi lagi perbedaan yang mencolok antara umat manusia di dunia ini. Herman Khan Pandangan yang suram dan pesimis dari Mlthus beserta penganut-penganutnya ditentang keras oleh kelompok teknologi. Dalam golongan masyarakat yang berpendapatan rendah.rendah. daya reproduksi manusia akan menungkat. Mereka beranggapan manusia dengan ilmu pengetahuannya mampu melipatgandakan produksi pertanian. seringkali terdiri dari penduduk dengan keluarga besar. Rupa-rupanya teori fisiologis ini banyak diilhami dari teori aksi an reaksi dalam meninjau perkembangan penduduk suatu negara atau wilayah. hanya titik tolaknya berbeda. Kalau Sadler mengatakan bahwa daya reproduksi penduduk berbanding terbalik dengan tingkat kepadatan penduduk. karen seluruh bumi ini terdiri dari mineral-mineral. sampai akhirnya dunia ketiga mengakhiri masa transisi demografinya. Dalam hal ini Malthus lebih konkret argumentasinya dari pada Sadler. sebaliknya orang yang mempunyai kedudukan yang lebih baik biasanya jumlah keluarganya kecil. mereka akan mempertahankan diri dengan segala daya yang mereka miliki. tetapi pertumbuhan penduduknya juga tinggi. India dan Cina dimana penduduknya sangat padat. penduduk tidak dapat mempunyai fertilitas tinggi. tetapi dalam pertumbuhan alaminya rendah karena tingginya tingkat kematian. 1980). Namun demikian. sedang kelebihan pangan justru merupakan faktor penegkang perkembangan penduduk. Thomson (1953) meragukan kebenaran teori ini setelah melihat keadaan di Jawa.

Ia beranggapan bahwa teknologi maju akan mampu melakukan pemutaran ulang terhadap nasib manusia pada suatu masa yang disebut ‗Era Substitusi‘.. 2. pendidikan meningkat. Kelahiran dan kematian pada tingkat rendah pertumbuhan penduduk kembali seperti kategori I . Penduduk tetap/naik sedikit. anggaran kesehatan meningkat. Kejadian seperti ini di Brasilia. Kelompok Malthus dan kelompok teknologi mendapat kritik dari kelompok ekonomi.mendekati nol.Pelayanan KB > Luas. Teori Teknologi Kelompok ini muncul untuk menolak pandangan Malthus yang pesimis dalam melihat perkembangan dunia. 4.laju pertumbuhan penduduk menurun. sehingga kekayaan dan kemampuan daerah hidup itu akan didapatkan oleh orang-orang miskin. kegunaan pengelompokan penduduk: . Keempat kategori ini akan didialami oleh negara yang sedang melaksanakan pembangunan ekonomi. 2).komposisi penduduk . Penemuan obat obatan semakin maju. 3. Adanya Urbanisasi. Angka kematian menurun. Tingkat kelahiran dan kematian tinggi. .Teori ini dimotori oleh Herman Khan. Angka kelahiran tetap tinggi.. Orang-orang miskin yang kelaparan. karena kedua-duanya tidak memperhatikan masalah-masalah organisasi sosial dimana distribusi pendapatan tidak merata. Angka kematian terus menurun.Persebaran penduduk. 5. Struktur & persebaran penduduk Membahas : .tingkat kelahiran masih tinggi—pertumbuhan penduduk meningkat. ia berpendapat bahwa kemiskinan yang terjadi di negara berkembang akan dapat diatasi jika negara maju dapat membantu daerah miskin. dimana Pendapatan Nasional (GNP) tidak dinikmati oleh rakyat banyak adalahsalah satu contoh dari ketimpangan organisasi sosial tersebut. Teori Transisi Kependudukan Tahap Peralihan keadaan demografis: 1. angka kelahiran menurun . karena tidak meratanya distribusi pendapatan di negara-negara tersebut. usia kawin meningkat.permasalahan tersebut.

Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan. Kedua hal ini disebabkan karena kemajuan pelayanan kesehatan yang menurun angka kematian balita dan angka tahun harapan hidup. di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah. Negara-negara sedang berkembang mengalami fase transisi demografi di mana angka kelahiran masih tinggi sementara angka kematian telah menurun. Mengetahui human resources yg ada menurut umur & jenis. Mengambil suatu kebijakan yg berhub dengan penduduk. di mana terjadi penurunan angka kematian balita.1. yaitu: Tahap 1: Masyarakat pra-industri. urbanisasi. di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik. Banyaknya anak cenderung hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati no . Pada tahap ini laju pertambahan penduduk mungkin masih tinggi tetapi sudah mulai menurun. 2. Laju pertumbuhan yang sangat cepat di banyak negara sedang berkembang nampaknya disebabkan oleh fase atau tahap transisi demografi yang dialaminya. dan kemajuan pendidikan mendorong banyak pasangan muda berumah tangga menginginkan jumlah anak lebih sedikit hingga menurunkan angka kelahiran. Tahap 3: Tahap pembangunan lanjut. Membandingkan kead satu penduduk dengan penduduk lain 4. Melalui gambaran piramid pddk dapat diket proses demografi yg telah terjadi pada penduduk Penerapan Transisi kependudukan Yang mencerminkan kenaikan taraf hidup rakyat di suatu negara adalah besarnya tabungan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan penduduknya. Tahap 4: Kemantapan dan stabil. 3. di mana pasangan-pasangan berumah tangga melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. Umumnya ada empat tahap dalam proses transisi. Tahap 2: Tahap pembangunan awal.

3080.90.3503/:/:02-.304342    $97:9:7 50780-.934 0025.35.7.9703/.9    3..3 2033.: 3.3:3.3503/:/:   0:3.7.9.9047 203/0.3.0.02.3203:7:3 .7.350304254.9  !0.7./..7...:5079:2-:.93.3 502-.9.3.3503/:/: 203:7:3    0.3:.9.3.9.893 5079:2-:.34-.&7-.32033.8  425488503/:/:  !0780-.0.3503/:/:  .32.3909.9.7.32033..38..8.8 503//..380/.3907:8203:7:3 .3802.302.02.593    3.3.90473.8 :8.3203:7:3 93.3..7.5079:2-:.7.9 !0302:.3503/:/:02-.320.3/.32.80/9 .9  /.9.3.805079.3503/:/:2033.24030.3//.94-.

9.388/0247.  %.3:3.7..2-.3. /2.03/07:3 .9..3503//. .39..9.1.503/:/:  !0307.3.3.3.:..9.:5079:2-:.32..3.3/3.9.3.02.5/.3503:7:3.:2:.9/09574808/0247..3:3.9.80/.30.20.9.9/-.3.9.8.389.3/.7.3..3.203:7:3 0/:.203:7:3  %..59.58:/../:./.:5079.9.39.7.5502-.2:.:5079:2-:.8.357.3 !.3.3./.8.3.3./.350.-.39.3%7.3 &2:23. .3880503/:/:..02.3.7.2/5///.::2. 30.9:503/:/:/03.3503/:/:703/.3.-07:2..3-07:2.3 .: 5079.5.5.:.3503/:/:.7.3.73..9.3./5.3/80-..393 203.502.257480897.32070..907.3203.08.7.3.703.:3.8./..0-80/93.3401.3.0.9.5.0..3.1.8 /.934  ./..7.8.800/:..3503/:/:    02-.38.3.3.5.0.3.2-.3.3.23./503:7:3.3 502-..3/.80/.3.3080.02.7.02.203:7:9:2:7 038    03.3.0723.3 203/0.3.- /2..:8.3-..-:3.33094503/:/:8.3 -0702-.3/.3/.30--.:9.7.:.7.3203.5%./.3.388/0247.5.05..3.30..9/8:.3.3.77:2.-.3.7....25./.703.8097.025.9.907.597./5.3..99.02...3. /80-. 0309.3.   %.3.3.3080.3.309.203:7:3.388 .2-.893909.9: 30.03/07:3-007.503/:/:3.3:9 /2.3..3-07:-/03.3503/:/:2:332.957.5502-.:2.190..21.02.3.9.0.30..3.393/. 0.37084:7.7.32:/.3503/:/:3..3203/4743-..3-.3 5.9:0-.9.  :7-.33.8.25748080503/:/:. 20333.390.893802039.8.1/2./8.1/:57.80.:-..38.3   0.:.3. 3/:897 /2.907503.3.9.3203:7:3./.  .3.303.2-.5%.3.3/:5 3907. 203.7:.53. /.5.7.5.302.9.-08.2-8:...5079.8.9:  %.350.7.3.3:2..9703/./.3/.3-0702-.8.9.9..3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful