VISI CIANJUR LEBIH SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH.

MISI

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Pendidikan yang

Bermutu.

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Kesehatan yang

Bermutu.
• • •

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat. Memantapkan Pelaksanaan Repormasi Birokrasi. Aktualiasai Nilai-Nilai Akhlakul Karimah dalam kehidupan Bermasyarakat,

Berbangsa dan Bernegara. Sekilas Cianjur Cianjur dikenal dan lekat dengan pameo ngaos, mamaos dan maenpo. Ngaos adalah tradisi mengaji sebagai salah satu pencerminan kegiatan keagamaan. Mamaos adalah pencerminan kehidupan budaya daerah dimana seni mamaos Tembang Sunda Cianjuran berbibit buit ( berasal )dari tatar Cianjur. Sedangkan maenpo adalah seni beladiri tempo dulu asli Cianjur yang sekarang lebih dikenal dengan seni beladiri Pencak Silat.

Luas wilayah Kabupaten Cianjur 350.148 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2007 sebanyak 2.138.465 jiwa.

Lapangan pekerjaan utama penduduk Kabupaten Cianjur di sektor pertanian yaitu sekitar 52,00 %. Sektor lainnya yang cukup banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor perdagangan yaitu sekitar 23,00 %. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar terhadap PDRB Kabupaten Cianjur yaitu sekitar 42,80 % disusul sektor perdagangan sekitar 24,62%.

Cijati dan Kadupandak. Campaka Mulya. Secara administratif Pemerintah kabupaten Cianjur terbagi dalam 32 Kecamatan. Wilayah Tengah Meliputi 9 Kecamatan : Sukanagara. Leles. Karangtengah. 1. 3. Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kabupaten Sukabumi. Warungkondang. Cibeber. Pacet dan Haurwangi. Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia. Cipanas. Wilayah Utara Meliputi 16 Kecamatan : Cianjur. 2. . Pagelaran. Cugenang .Cianjur Merupakan penghasil padi berkualitas. Bojongpicung. Ciranjang.Sawah nan subur : Sebagai daerah agraris Kab. Takokak. Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta. Campaka. Sukaresmi. Kabupaten Cianjur dapat dibedakan dalam tiga wilayah pembangunan yakni wilayah utara. dengan batas-batas administratif : 1. 4. Mande. tengah dan wilayah selatan. Sukaluyu.Gekbrong. Secara geografis . Cilaku. Cikalongkulon. 2. Tanggeung. Sebelah Timur berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.

Cidaun . kelapa serta tanaman buah-buahan. Di wilayah Cianjur Tengah tumbuh dengan baik tanaman padi. Wilayah Selatan Meliputi 7 Kecamatan : Cibinong. Potensi lain di wilayah Cianjur Selatan antara lain obyek wisata pantai yang masih alami dan menantang investasi. masih memperoleh surplus padi sekitar 40 %. cokelat. Sebagaimana daerah beriklim tropis. Produksi pertanian padi terdapat hampir di seluruh wilayah Cianjur. Cikadu dan Pasirkuda. Produksi padi pertahun sekitar 625. Sedangkan di wilayah Cianjur Selatan tumbuh tanaman palawija. . didominasi oleh tanaman sayuran dan tanaman hias. kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah swa-sembada padi. Naringgul. karet. kelapa dan buah-buahan.000 ton dan dari jumlah sebesar itu telah dikurangi kebutuhan konsumsi lokal dan benih. Sebagai daerah agraris yang pembangunananya bertumpu pada sektor pertanian. Sindangbarang. Di kedua Kecamatan ini. maka di wilayah Cianjur utara tumbuh subur tanaman sayuran. Dari wilayah ini pula setiap hari belasan ton sayur mayur dipasok ke Jabotabek. Kecuali di Kecamatan Pacet dan Sukanagara. perkebunan teh. Panen Raya : Kerja keras yang tak pernah sia .3. Agrabinta. aren.sia. teh dan tanaman hias.

kolam air deras dan keramba serta usaha jaring terapung di danau Cirata. Sedangkan budi daya ikan tawar terbuka luas di cianjur utara dan cianjur tengah. Di wilayah ini. .Pengembangan usaha perikanan air tawar dan laut di Kabupaten Cianjur cukup potensial. Petani Bonsai Bunga pun : Untuk menggunting dan merangkai Berkat setangkai ketekunan diperlukan kelembutan tercipta Bonsai dengan harga yag relatif mahal. Usaha pertambakan ikan dan penagkapan ikan laut memiliki peluang besar di wilayah Cianjur selatan. pembenihan ikan. Di wilayah ini terdapat budi daya ikan hias. Beberapa faktor pendukungnya adalah : jumlah penduduk yang relatif besar serta tersedianya lahan budi daya ikan air tawar dan ikan laut. yang sekaligus merupakan salah satu obyek wisata yang mulai berkembang. mina padi. Baik untuk usaha berskala kecil maupun besar. mulai dirintis dan di kembangkan pertambakan budi daya udang. khususnya di sepanjang pantai Cidaun hingga Agrabinta.

Peningkatan produksi perkebunan.4 % dari seluruh luas merupakan areal perkebunan .400 .000 kg per hektar. potensi perkebunan di Kabupaten Cianjur cukup besar dimana sekitar 19.Hamparan perkebuanan teh di daerah Sukanagara Sementara itu . Sedangkan yang di kelola oleh perkebunan besar rata-rata mencapai di atas 2.500 kg teh kering per hektar.174 hektar dan Perkebunan Rakyat (PR) seluas 37. • . Produktivitas teh rakyat mampu mencapai antara 1. terutama komoditi teh cukup baik.1.709 hektar. Selama in dikelola oleh Perkebunan Besar Negara (PBN) seluas 10.167 hektar. Perkebunan Besar Swasta (PBS) sekitar 20.

Pada umumnya syair mamaos ini lebih banyak mengungkapkan puji-pujian akan kebesaran Tuhan dengan segala hasil ciptaanNya. mamaos dan maenpo yang mengingatkan tentang 3 (tiga) aspek keparipurnaan hidup. Ngaos adalah tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan ke beragamaan. Djadjaperbata atau dikenal dengan nama R. Citra sebagai daerah agamis ini konon sudah terintis sejak Cianjur ada dari ketiadan yakni sekitar tahun 1677 dimana tatar Cianjur ini dibangun oleh para ulama dan santri tempo dulu yang gencar mengembangkan syiar Islam. Mereka baru merasakan lengkap dan percaya diri berangkat ke medan juang setelah mendapat restu para kyai. pada hakekatnya merupakan symbol rasa keber- . Dalam maenpo dikenal ilmu Liliwatan (penghindaran) dan Peupeuhan (pukulan). Itulah sebabnya Cianjur juga sempat mendapat julukan gudang santri dan kyai. Banyak pejuang-pejuang yang meminta restu para kyai sebelum berangkat ke medan perang. H. Pencipta dan penyebar maenpo ini adalah R. Bila di tengok sekilas sejarah perjuangan di tatar Cianjur jauh sebelum masa perang kemerdekaan. Seni mamaos ini terdiri dari alat kecapi indung (Kecapi besar dan Kecapi rincik (kecapi kecil) serta sebuah suling yang mengiringi panembanan atau juru. yakni ngaos. Apabila filosofi tersebut diresapi. Aria Adipati Kusumahningrat yang dikenal dengan sebutan Dalem Pancaniti. Ibrahim aliran ini mempunyai ciri permainan rasa yaitu sensitivitas atau kepekaan yang mampu membaca segala gerak lawan ketika anggota badan saling bersentuhan. Ia menjadi pupuhu (pemimpin) tatar Cianjur sekitar tahun 1834-1862. rasa dan karsa Bupati Cianjur R.Filosofi Cianjur Cianjur memiliki filosofi yang sangat bagus. Mamaos adalah seni budaya yang menggambarkan kehalusan budi dan rasa menjadi perekat persaudaraan dan kekeluargaan dalam tata pergaulan hidup. Sedangkan Maenpo adalah seni diri pencak silat yang menggambarkan keterampilan dan ketangguhan. Seni mamaos tembang sunda Cianjuran lahir dari hasil cipta. bahwa kekuatan-kekuatan perjuangan kemerdekaan pada masa itu tumbuh dan bergolak pula di pondokpondok pesantren.

kebudayaan dan kerja keras. tatakrama dan sopan santun dalam tata pergaulan hidup. Selama periode tahun 1995-2006 laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur rata-rata sebesar 1.57% tahun 0.125. pengaturan mobiltas penduduk peningkatan pembangunan A.106 jiwa. didalam berbagai tantangan Sedangkan visi pembangunan Kabupaten Cianjur untuk kurun waktu 5 tahun dari tahun 2011 sampai 2016 adalah Terwujudnya Kabupaten Cianjur lebih sejahtera dan berakhlaqul karimah. Angka laju pertumbuhan penduduk berdasarkan data Susenas lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk berdasarkan pencacahan sensus penduduk (SP) tahun 2000 sebesar 1. Dengan kebudayaan. Upaya ini di selenggarakan melalui dua langkah pokok pengendalian kuantitas penduduk.023 jiwa.922.Sedangkan melalui IPM Penduduk pencapaian ). indek kualitas dapat Jumlah penduduk Kabupaten Cianjur tahun 1995 sebanyak 1. tetapi juga ditafsirkan sebagai sikap untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang maksiat.25persen dibanding laju pertumbuhan penduduk hasil sensus . memiliki adab.763 jiwa tahun 2000 sebanyak 1. Sedangkan menghadapi peupeuhan atau pukulan ditafsirkan sebagai dalam kekuatan hidup. Dengan keber-agama-an sasaran yang ingin dicapai adalah terciptanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat melalui pembangunan akhlak yang mulia.agama-an. tidak semata-mata permainan beladiri dalam pencak silat. Dengan kerja keras sebagai implementasi dari filosofi maenpo.745. masyarakat cianjur ingin mempertahankan keberadaannya sebagai masyarakat yang berbudaya. Pengendalian kuantitas dilaksanakan melalui program Keluarga Berencana dan Kesehatan reproduksi. Laju dan penyelenggaraan penduduk manusia administrasi dilihat ( Pertumbuhan kependudukan.86% per tahun. masyarakat Cianjur selalu menunjukan semangat keberdayaan yang tinggi dalam meningkatkan mutu kehidupan. Keadaan Penduduk Pembangunan kependudukan merupakan langkah penting dalam mencapai pembanguna berkelanjutan. Liliwatan. dan pada thun 2006 sebanyak 2.

86%. namun masih dibawah rata-rata jawa barat pada periode 2004-2006 sebersar 2. Masih tinggiya angka laju pertumbuhan penduduk di kabupaten Cianjur selama periode tahun 1995-2005 ini antara lain disebabkan oleh masih belum terkendalinya angka kelahiran total ( Total Ferlity Rate / TFR). Cugenang (1.76 jiwa/km²). Karangtengah (3. terlihat bahwa sekitar 63.19% mendiami berbagai kecamatan dibagian tengah dan sisanya sebanyak 17.96%).276.94 jiwa per km². Angka itu masih berada diatas laju pertumbuhan penduduk secara nasional yaitu 1.12% berada di berbagai Kecamatan di bagian selatan kabupaten Cianjur. B. 19. antara lain karena penduduknya masih jarang dan terpencar sehingga secara ekonomis pengembangan di wilayah tersebut kurang menguntunkan.49%.72%). dan Pacet (1.073.Berdasarkan series tahun 1995-2005.87%). Terjadinya kesenjangan penyebaran penduduk secara geografis dimungkinkan berklaitan erat dengan faktor daya tarik wilayah. Kepadatan Penduduk Kepadatan penduduk Kabupten Cianjur pada tahun 2005 sekitar 548. Kepadatan penduduk di kecamatan-kecamatan wilayah utara jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah selatan dan tengah.75%). Dilihat dari setiap Kecamatan .82%.dengan asfek ekonomi serta ketersediaan sarana tempat tinggal yang memadai. Idealnya laju pertumbuhan ini harus dapat ditekan sampai mendekati angka 1% atau bahkan kurang. Bojongpicung (1. Cipanas . Mande (2. Beberapa Kecamatan yang memperlihatkan kepadatan penduduk cukup tinggi di wilayah Cianjur utara antara lain Kecamatan Cianjur (6.275. dengan angka tertinggi derada diatas rata-rata kebupaten ditepati oleh kecamatan Karangtengah (3. angka laju pertumbuhan penduduknya sangat fluktuatif.09%. laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur ini tidak merata.20%).90% penduduk Kabupaten Cianjur terkonsentrasi di bagian utara. Ciranjang (2. dengan demikian pengembangan potensi ekonomi kecamatan-kecamatan di wilayah tengah dan selatan menghadapi kendala untuk dikembangkan. perkiraan laju pertumbuhan penduduk Kabupten Cianjur rata-rata akan jatuh pada angka 1.68 jiwa/km²) .96%).62%1. Kercamatan Ciranjang (2.penduduk (SP) tahun 1990 yaitu sebesar 1.terutama. pencacahan sensus diprediksikan untuk kurun waktu 2005-2015.98 jiwa/km²).

18 jiwa/km²). dan Warungdoyong ( 1.masing berbutir 17 melambangkan ketentraman dan dinamika kehidupan masyarakat yang dijiwai semangat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.Sedangkan berdasarkan hasil proyeksi pada tahun 2011 kepadatan penduduk tertinggi terdapat di kecamatan Karang Tengah dengan jumlah kepadatan penduduk sebesar 10. melambangkan kehidupan yang abadi.masing-masing memiliki kepadatan penduduk sebesar 165 jiwa/km² dan 194 jiwa/km².455.014jiwa/km².546.96 jiwa/km²).03 jiwa/km²). Cugenang (1.47 jiwa/km²).40 jiwa/km²). melambangkan kesuburan. Warna dasar kuning emas. masing .495. • Simpul pita berwarna kuning emas. Sementara itu kecamatan yang mempunyai kepadatn penduduk geografis terkecil adalah kecamatan Naringul (180. Pacet (1. Hamparan warna biru.424. Lambang & Moto Makna Lambang • • • • Perisai.834. menunjukkan air yang melambangkan kesetiaan dan ketaatan. melambangkan ketangguhan fisik dan mental. • Dua tangkai padi bersilang berwarna. Sukaluyu (1.(1. Sementara kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah pada tahun 2011 adalah kecamatan Cidaun dan Naringgul.57 jiwa/km²).14 jiwa/km²). Cilaku (1. Gunung berwarna hijau.279.75 jiwa/km²) dan kecamatan Agrabinta (184. . melambangkan sifat persatuan dan kesatuan.

Agribisnis Industri manufaktur perdagangan dan jasa.• Motto Sugih Mukti. bisnis /Agromarine Komoditi padi sawah merupakan basis kegiatan perekonomian pada sebagian besar kecamatan di Kabupaten Cianjur. Hal ini di tunjukan pada beberapa kecamatan yang memiliki kekhasan dan produc yang dihasilkan. ikan mnila. lele. diantaranya Kecamnatan Warungkondang yang telah ditunjang pula oleh sarana dan prasarana produksi hasil pertanian yang relatif telah memadai. domba.Selain padi sawah. lobster. Pariwisata Dengan kekayaan alam dan budaya yang lengkap serta posisi geografisnya. kelapa dan cengkeh merupakan komoditas peternakan dan perikanan yang menjadi unggulan di Kabubaten Cianjur. ayam ras. Hal ini terceermin dan kemampuan komoditas tersebut menjadi 2. rumah tangga. penetapan keenam sektor unggulan tersebut dilakukan dengan memperhatikan kontribusinya saat ini dan berdasarkan peluang pengembangan yang dimiliki pada masingmasing sektor. Kerajinan 1. adalah Sapi potong. Agromarine bisnis. sektor basis pada beberapa kecamatan. melambangkan kesejahteraan Fokus Pembangunan Apabila kita amati perkembangan ekonomi5 tahun ke depan maka perekonomiandi Kabupaten cianjur akan meningkat dengan adanya 5 unggulan bisnis yang diperkirakan mampu memacu pertumbuhan perekonomian wilayah. Pariwisata. dan tuna. Lima unggulan bisnis tersebut adalah: Agribisnis. Kabupaten Cianjur memiliki prospek yang cukup potensial dalam perdagangan . ikan mas.

Campaka. Tangga untuk mengembangkan kerajinan rumah tangga yang selama ini hanya menjadi sektor informal.40%. Takokak. industri lainnya Perdagangan masih belum dan teridentifikasi jasa Berdasarkan nilai PDRB Kabupaten Cianjur. (the. buah-buahan dan bagainya). perkebunan. tanaman pangan. ekspor ke Industri luar propinsi. sektor perdagangan pada tahun 2005 atas harga berlaku memberikan kontribusi sebesar 13.68% dari total PDRB: sedangkan atas dasar harga konstan sebesar 3. peternakan dan kehutanan).pariwisatanya. dan Pacet. Sementara berdasarkan nilai LQ sebesar 1. Manufuktur Industri manufuktur yang telah berkembang di Kabupaten Cianjur antara lain meubel dan konveksi.79 % dari total PDRB : sedangkan atas harga konstan memberikan sumbangan sebesar 3. Kabupaten dan sentra-sentra Kerajinan Cianjur merupakan wilayah kegiatan Rumah yang memiliki potensi peternakan. dimana produksi yang dihasilkan telah memiliki pangsa pasar yang cukup luas bahkan dapat melakukan 4.Kabupaten Cianjur mempunyai potensi yang cukup besar karena sesuai dengan kondisi alamnya yang bersifat agraris.Sementara untuk jenis 5. Maka Kabupaten Cianjur memiliki kegiatan pertanian yang hampir tersebar di seluruh bagian wilayah dengan variasi dan jenis komoditinya yang meliputi hamparan pertanian sawah yang luas.54% sektor jasa atas harga berlaku memberikan sumbangan sebesar memberikan kontribusi sebesar 16. Khusus mengenai potensi wisata agro. perikanan. Indikasi yang menunjukan sektor ini memiliki potensi adalah telah terbentuknya beberapa kegiatan produksi di beberapa kecamatan. Apabila wisata agro ini diartikan sebagai kegiatan wisata yang dihubungkan dengan pertanian dalam arti luas (meliputi pertanian. Khusus untuk industri meubel telah menjadi sektor basis di Kecamatan Cibinong. kawasan hutan wisata 3. perkebunan. karet. dengan demikian kedua sektor tersebut merupakan sektor unggulan di kabupaten Cianjur dan merupakan .44. Sukanagara.

dan pemerintahan.Siliwangi perempatan Joglo Cianjur Lapangan Prawatasari Joglo Cianjur : Salah satu sarana olahraga masyarakat Cianjur. di kota Cianjur kini terdapat pusat-pusat perdagangan tradisional tetapi berwajah modern yaitu dengan di bangunnya Pasar Induk Cianjur dan Pasar Muka Cianjur yang di lengkapi departement store Ramayana. yaitu berupa interaksi kegiatan-kegiatan sosial. ekonomi. Muwardi -Rancagoong. Peningkatan berbagai hasil produksi masyarakat di sekitarnya. Peningkatan produktifitas keenam unggulan/ core bisnis tersebut diatas dapat dilakukan dengan kemampuan sumberdaya manusia serta peningkatan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Dr.Toserba Selamat. di jl. terutama di sektor pertanian jelas memerlukan sarana pemasaran yang lebih memadai. Selaras dengan hal tersebut. di dalam konsep . yang terletak di Jl. Disamping tempat pembelanjaan lainnya seperti Pusat Glosir dan Super Mall Mayofield. terutama yang Bersifat padat karya Perkembangan Sebagai pusat pelayanan jasa dan perdagangan. Demikian pula masyarakat konsumen dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Pertumbuhan dan Perkembangan kota Cianjur pada dasarnya saling bergantungan dengan daerah yang lebih luas (regional). memerlukan tempat belanja yang lebih baik dan lengkap.kegiatan inti perekonomian yang dapat memacu pertumbuhan.Selain itu peningkatan laju pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dengan peningkatan investasi yang masuk ke sektor unggulan. Oleh karena itu. kota Cianjur harus berperan dalam melayani kegiatan pemasaran komoditi perdagangan ke wilayah lebih luas.

Bandung yang melewati Sukabumi tanpa harus melewati jaringan jalan di pusat kota Cianjur yang kepadatannya sudah cukup tinggi. seperti Bandung dan Jakarta sehingga potensi itu memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan Kabupaten Cianjur maupun bagi kota Cianjur sendiri. . Salah satu adalah Jalan Dr. juga akan mendorong perkembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pasar Muka : Pasar semi modern wujud kemajuan perekonomian masyarakat. perdagangan dan jasa. disamping dalam rangka pengembangan kota Cianjur serta untuk memperluas pergerakan aktivitas masyarakat perkotaan. serta pusat pengembangan sosial budaya.Bogor .Beberapa fungsi yang sangat menonjol.pengembangan wilayah regional Jawa Barat. yaitu sebagai pusat pemerintah. Muwardi-Rancagoong sepanjang 3.6 km di sebelah timur kota Cianjur. Disamping itu. kota Cianjur termasuk daerah penyangga pengaruh pengembangan wilayah Bandung Raya. Untuk memperluas jaringan jalan di kota Cianjur. kota Cianjur di lintasi jaringan jalan antara kota-kota besar. Jaringan jalan ini menghubungkan arus bolak balik kendaraan dari Jakarta . Dengan di bangunnya jalan tersebut. Pemerintah daerah membangun jaringan-jaringan jalan baru.

Kota Cianjur yang dilintasi kotakota besar (Bandung-Jakarta) menuntut adanya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Maleber di Kecamatan Karangtengah sepanjang 3 km. . pembangunan jalan lingkar timur dari awal ruas Workshop sampai akhir ruas Rawabango. Dalam rangka memperluas kota Cianjur.Bojong . Sindanglaka. Nyaman & Lengkap. Ruas jalan lainnya yang dibangun ialah jalan lingkar belakang terminal bis Rawabango .Pusat perbelanjaan : Aman. Ruas jalan ini di bangun untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada ruas jalan di depan terminal bus Rawabango. pembangunan jalan tembus awal ruas jalan Sindanglaka sampai akhir ruas Rawabango dan pembangunan/relokasi sub terminal di Kawasan . Hal tersebut dibuktikan dengan semakin menguatnya komitmen masyarakat Cianjur untuk melaksanakan Syari'at Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.Untuk itu dilakukan re-design / penataan dan pembenahan kembali kota Cianjur melalui Revisi Tata Ruang Kota Cianjur. Masyarakat Cianjur dikenal sebagai masyarakat yang 'nyantri' religius. ada obsesi yang ingin diwujudkan dalam strategi jangka panjang yaitu . Sebuah kota tanpa dilihat ukuran besar kecilnya akan selalu dipengaruhi oleh perkembangan mobilitas dan aktivitas penduduk. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan yang ingin dicapai yakni mewujudkan kota Cianjur yang nyaman dan membetahkan sebagai salah satu tujuan investasi dan pariwisata andalan. Karangtengah dan Warungbatu Panembong.

15 Tahun 2000 13 Sept 2000 Pemberdayaan dan Pelestarian Serta Pengembangan Adat Istiadat.2. Kebiasaan . No. 06 Tahun 2004 29 Januari 2004 Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 1995 Tentang Pemberian Uang Perangsang/Upah Pungut kepada Para Pelaksana Pemungutan Sumber Pendapatan Daerah Kabupaten DT.Kebiasaan Masyarakat dan Lembaga Adat . II Cianjur. No. 4.