VISI CIANJUR LEBIH SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH.

MISI

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Pendidikan yang

Bermutu.

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Kesehatan yang

Bermutu.
• • •

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat. Memantapkan Pelaksanaan Repormasi Birokrasi. Aktualiasai Nilai-Nilai Akhlakul Karimah dalam kehidupan Bermasyarakat,

Berbangsa dan Bernegara. Sekilas Cianjur Cianjur dikenal dan lekat dengan pameo ngaos, mamaos dan maenpo. Ngaos adalah tradisi mengaji sebagai salah satu pencerminan kegiatan keagamaan. Mamaos adalah pencerminan kehidupan budaya daerah dimana seni mamaos Tembang Sunda Cianjuran berbibit buit ( berasal )dari tatar Cianjur. Sedangkan maenpo adalah seni beladiri tempo dulu asli Cianjur yang sekarang lebih dikenal dengan seni beladiri Pencak Silat.

Luas wilayah Kabupaten Cianjur 350.148 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2007 sebanyak 2.138.465 jiwa.

Lapangan pekerjaan utama penduduk Kabupaten Cianjur di sektor pertanian yaitu sekitar 52,00 %. Sektor lainnya yang cukup banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor perdagangan yaitu sekitar 23,00 %. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar terhadap PDRB Kabupaten Cianjur yaitu sekitar 42,80 % disusul sektor perdagangan sekitar 24,62%.

Sukaresmi. 4. Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta. Cugenang . dengan batas-batas administratif : 1. Pagelaran. Mande. Pacet dan Haurwangi. . Wilayah Utara Meliputi 16 Kecamatan : Cianjur.Sawah nan subur : Sebagai daerah agraris Kab. Secara administratif Pemerintah kabupaten Cianjur terbagi dalam 32 Kecamatan. Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kabupaten Sukabumi. Cilaku. 1. Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia. Karangtengah. Bojongpicung. Kabupaten Cianjur dapat dibedakan dalam tiga wilayah pembangunan yakni wilayah utara. Secara geografis . 2.Cianjur Merupakan penghasil padi berkualitas. Cipanas. Cibeber. tengah dan wilayah selatan.Gekbrong. Sebelah Timur berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Tanggeung. Warungkondang. Sukaluyu. Campaka Mulya. 2. Takokak. Campaka. Cikalongkulon. Leles. 3. Wilayah Tengah Meliputi 9 Kecamatan : Sukanagara. Ciranjang. Cijati dan Kadupandak.

Agrabinta. Panen Raya : Kerja keras yang tak pernah sia . Sebagaimana daerah beriklim tropis. Di kedua Kecamatan ini. kelapa dan buah-buahan. Di wilayah Cianjur Tengah tumbuh dengan baik tanaman padi. karet. Produksi pertanian padi terdapat hampir di seluruh wilayah Cianjur. teh dan tanaman hias. Potensi lain di wilayah Cianjur Selatan antara lain obyek wisata pantai yang masih alami dan menantang investasi. Kecuali di Kecamatan Pacet dan Sukanagara. masih memperoleh surplus padi sekitar 40 %. Dari wilayah ini pula setiap hari belasan ton sayur mayur dipasok ke Jabotabek. didominasi oleh tanaman sayuran dan tanaman hias.3. Cikadu dan Pasirkuda. maka di wilayah Cianjur utara tumbuh subur tanaman sayuran. aren. kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah swa-sembada padi. Sindangbarang. perkebunan teh. Wilayah Selatan Meliputi 7 Kecamatan : Cibinong. Cidaun . Sedangkan di wilayah Cianjur Selatan tumbuh tanaman palawija.sia. cokelat. Sebagai daerah agraris yang pembangunananya bertumpu pada sektor pertanian.000 ton dan dari jumlah sebesar itu telah dikurangi kebutuhan konsumsi lokal dan benih. kelapa serta tanaman buah-buahan. Produksi padi pertahun sekitar 625. . Naringgul.

Sedangkan budi daya ikan tawar terbuka luas di cianjur utara dan cianjur tengah. yang sekaligus merupakan salah satu obyek wisata yang mulai berkembang. mulai dirintis dan di kembangkan pertambakan budi daya udang. Baik untuk usaha berskala kecil maupun besar. Usaha pertambakan ikan dan penagkapan ikan laut memiliki peluang besar di wilayah Cianjur selatan.Pengembangan usaha perikanan air tawar dan laut di Kabupaten Cianjur cukup potensial. khususnya di sepanjang pantai Cidaun hingga Agrabinta. Petani Bonsai Bunga pun : Untuk menggunting dan merangkai Berkat setangkai ketekunan diperlukan kelembutan tercipta Bonsai dengan harga yag relatif mahal. pembenihan ikan. kolam air deras dan keramba serta usaha jaring terapung di danau Cirata. Di wilayah ini. Beberapa faktor pendukungnya adalah : jumlah penduduk yang relatif besar serta tersedianya lahan budi daya ikan air tawar dan ikan laut. mina padi. Di wilayah ini terdapat budi daya ikan hias. .

Peningkatan produksi perkebunan.000 kg per hektar.709 hektar.4 % dari seluruh luas merupakan areal perkebunan .500 kg teh kering per hektar. • .400 . terutama komoditi teh cukup baik.Hamparan perkebuanan teh di daerah Sukanagara Sementara itu . Produktivitas teh rakyat mampu mencapai antara 1.1.174 hektar dan Perkebunan Rakyat (PR) seluas 37.167 hektar. Sedangkan yang di kelola oleh perkebunan besar rata-rata mencapai di atas 2. Perkebunan Besar Swasta (PBS) sekitar 20. Selama in dikelola oleh Perkebunan Besar Negara (PBN) seluas 10. potensi perkebunan di Kabupaten Cianjur cukup besar dimana sekitar 19.

Filosofi Cianjur Cianjur memiliki filosofi yang sangat bagus. bahwa kekuatan-kekuatan perjuangan kemerdekaan pada masa itu tumbuh dan bergolak pula di pondokpondok pesantren. Itulah sebabnya Cianjur juga sempat mendapat julukan gudang santri dan kyai. Ibrahim aliran ini mempunyai ciri permainan rasa yaitu sensitivitas atau kepekaan yang mampu membaca segala gerak lawan ketika anggota badan saling bersentuhan. Ngaos adalah tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan ke beragamaan. Aria Adipati Kusumahningrat yang dikenal dengan sebutan Dalem Pancaniti. H. Dalam maenpo dikenal ilmu Liliwatan (penghindaran) dan Peupeuhan (pukulan). Sedangkan Maenpo adalah seni diri pencak silat yang menggambarkan keterampilan dan ketangguhan. Ia menjadi pupuhu (pemimpin) tatar Cianjur sekitar tahun 1834-1862. yakni ngaos. Mereka baru merasakan lengkap dan percaya diri berangkat ke medan juang setelah mendapat restu para kyai. Bila di tengok sekilas sejarah perjuangan di tatar Cianjur jauh sebelum masa perang kemerdekaan. mamaos dan maenpo yang mengingatkan tentang 3 (tiga) aspek keparipurnaan hidup. Pencipta dan penyebar maenpo ini adalah R. pada hakekatnya merupakan symbol rasa keber- . Mamaos adalah seni budaya yang menggambarkan kehalusan budi dan rasa menjadi perekat persaudaraan dan kekeluargaan dalam tata pergaulan hidup. Citra sebagai daerah agamis ini konon sudah terintis sejak Cianjur ada dari ketiadan yakni sekitar tahun 1677 dimana tatar Cianjur ini dibangun oleh para ulama dan santri tempo dulu yang gencar mengembangkan syiar Islam. Djadjaperbata atau dikenal dengan nama R. Banyak pejuang-pejuang yang meminta restu para kyai sebelum berangkat ke medan perang. Seni mamaos tembang sunda Cianjuran lahir dari hasil cipta. Apabila filosofi tersebut diresapi. Pada umumnya syair mamaos ini lebih banyak mengungkapkan puji-pujian akan kebesaran Tuhan dengan segala hasil ciptaanNya. rasa dan karsa Bupati Cianjur R. Seni mamaos ini terdiri dari alat kecapi indung (Kecapi besar dan Kecapi rincik (kecapi kecil) serta sebuah suling yang mengiringi panembanan atau juru.

Dengan kerja keras sebagai implementasi dari filosofi maenpo. Liliwatan.745. Dengan kebudayaan.agama-an.125. Sedangkan menghadapi peupeuhan atau pukulan ditafsirkan sebagai dalam kekuatan hidup.922.106 jiwa.763 jiwa tahun 2000 sebanyak 1. pengaturan mobiltas penduduk peningkatan pembangunan A. Keadaan Penduduk Pembangunan kependudukan merupakan langkah penting dalam mencapai pembanguna berkelanjutan. indek kualitas dapat Jumlah penduduk Kabupaten Cianjur tahun 1995 sebanyak 1.86% per tahun. Selama periode tahun 1995-2006 laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur rata-rata sebesar 1. Angka laju pertumbuhan penduduk berdasarkan data Susenas lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk berdasarkan pencacahan sensus penduduk (SP) tahun 2000 sebesar 1. masyarakat Cianjur selalu menunjukan semangat keberdayaan yang tinggi dalam meningkatkan mutu kehidupan. tatakrama dan sopan santun dalam tata pergaulan hidup. Laju dan penyelenggaraan penduduk manusia administrasi dilihat ( Pertumbuhan kependudukan. Pengendalian kuantitas dilaksanakan melalui program Keluarga Berencana dan Kesehatan reproduksi.Sedangkan melalui IPM Penduduk pencapaian ).57% tahun 0. Upaya ini di selenggarakan melalui dua langkah pokok pengendalian kuantitas penduduk.023 jiwa. Dengan keber-agama-an sasaran yang ingin dicapai adalah terciptanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat melalui pembangunan akhlak yang mulia. tetapi juga ditafsirkan sebagai sikap untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang maksiat.25persen dibanding laju pertumbuhan penduduk hasil sensus . memiliki adab. kebudayaan dan kerja keras. didalam berbagai tantangan Sedangkan visi pembangunan Kabupaten Cianjur untuk kurun waktu 5 tahun dari tahun 2011 sampai 2016 adalah Terwujudnya Kabupaten Cianjur lebih sejahtera dan berakhlaqul karimah. dan pada thun 2006 sebanyak 2. tidak semata-mata permainan beladiri dalam pencak silat. masyarakat cianjur ingin mempertahankan keberadaannya sebagai masyarakat yang berbudaya.

49%. namun masih dibawah rata-rata jawa barat pada periode 2004-2006 sebersar 2. Masih tinggiya angka laju pertumbuhan penduduk di kabupaten Cianjur selama periode tahun 1995-2005 ini antara lain disebabkan oleh masih belum terkendalinya angka kelahiran total ( Total Ferlity Rate / TFR). Cipanas .dengan asfek ekonomi serta ketersediaan sarana tempat tinggal yang memadai. perkiraan laju pertumbuhan penduduk Kabupten Cianjur rata-rata akan jatuh pada angka 1.76 jiwa/km²). Cugenang (1. Angka itu masih berada diatas laju pertumbuhan penduduk secara nasional yaitu 1. Bojongpicung (1.penduduk (SP) tahun 1990 yaitu sebesar 1.62%1. angka laju pertumbuhan penduduknya sangat fluktuatif.98 jiwa/km²). Idealnya laju pertumbuhan ini harus dapat ditekan sampai mendekati angka 1% atau bahkan kurang.Berdasarkan series tahun 1995-2005.72%).20%).275. Kepadatan penduduk di kecamatan-kecamatan wilayah utara jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah selatan dan tengah.94 jiwa per km². Beberapa Kecamatan yang memperlihatkan kepadatan penduduk cukup tinggi di wilayah Cianjur utara antara lain Kecamatan Cianjur (6.82%. antara lain karena penduduknya masih jarang dan terpencar sehingga secara ekonomis pengembangan di wilayah tersebut kurang menguntunkan. Mande (2.75%).12% berada di berbagai Kecamatan di bagian selatan kabupaten Cianjur. Karangtengah (3. Dilihat dari setiap Kecamatan .86%. Kepadatan Penduduk Kepadatan penduduk Kabupten Cianjur pada tahun 2005 sekitar 548. 19. Terjadinya kesenjangan penyebaran penduduk secara geografis dimungkinkan berklaitan erat dengan faktor daya tarik wilayah. laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur ini tidak merata. Ciranjang (2.96%).073.87%). pencacahan sensus diprediksikan untuk kurun waktu 2005-2015.19% mendiami berbagai kecamatan dibagian tengah dan sisanya sebanyak 17. dengan demikian pengembangan potensi ekonomi kecamatan-kecamatan di wilayah tengah dan selatan menghadapi kendala untuk dikembangkan.276.90% penduduk Kabupaten Cianjur terkonsentrasi di bagian utara. B.09%. terlihat bahwa sekitar 63. Kercamatan Ciranjang (2. dan Pacet (1. dengan angka tertinggi derada diatas rata-rata kebupaten ditepati oleh kecamatan Karangtengah (3.68 jiwa/km²) .terutama.96%).

03 jiwa/km²). Sementara itu kecamatan yang mempunyai kepadatn penduduk geografis terkecil adalah kecamatan Naringul (180. Sementara kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah pada tahun 2011 adalah kecamatan Cidaun dan Naringgul. Warna dasar kuning emas.455.96 jiwa/km²).47 jiwa/km²).masing-masing memiliki kepadatan penduduk sebesar 165 jiwa/km² dan 194 jiwa/km². Cugenang (1.495. melambangkan ketangguhan fisik dan mental. melambangkan kehidupan yang abadi.(1. melambangkan sifat persatuan dan kesatuan.57 jiwa/km²).18 jiwa/km²). menunjukkan air yang melambangkan kesetiaan dan ketaatan. .834.424. Sukaluyu (1. melambangkan kesuburan. Hamparan warna biru. Pacet (1.546. masing . Cilaku (1.14 jiwa/km²).Sedangkan berdasarkan hasil proyeksi pada tahun 2011 kepadatan penduduk tertinggi terdapat di kecamatan Karang Tengah dengan jumlah kepadatan penduduk sebesar 10. dan Warungdoyong ( 1. Lambang & Moto Makna Lambang • • • • Perisai. • Simpul pita berwarna kuning emas.75 jiwa/km²) dan kecamatan Agrabinta (184.40 jiwa/km²).014jiwa/km². • Dua tangkai padi bersilang berwarna.masing berbutir 17 melambangkan ketentraman dan dinamika kehidupan masyarakat yang dijiwai semangat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Gunung berwarna hijau.279.

ikan mnila. bisnis /Agromarine Komoditi padi sawah merupakan basis kegiatan perekonomian pada sebagian besar kecamatan di Kabupaten Cianjur. penetapan keenam sektor unggulan tersebut dilakukan dengan memperhatikan kontribusinya saat ini dan berdasarkan peluang pengembangan yang dimiliki pada masingmasing sektor. Pariwisata Dengan kekayaan alam dan budaya yang lengkap serta posisi geografisnya. Lima unggulan bisnis tersebut adalah: Agribisnis. domba. lobster. Agribisnis Industri manufaktur perdagangan dan jasa. lele. dan tuna. Kerajinan 1. Hal ini di tunjukan pada beberapa kecamatan yang memiliki kekhasan dan produc yang dihasilkan. Hal ini terceermin dan kemampuan komoditas tersebut menjadi 2. rumah tangga. kelapa dan cengkeh merupakan komoditas peternakan dan perikanan yang menjadi unggulan di Kabubaten Cianjur.Selain padi sawah. melambangkan kesejahteraan Fokus Pembangunan Apabila kita amati perkembangan ekonomi5 tahun ke depan maka perekonomiandi Kabupaten cianjur akan meningkat dengan adanya 5 unggulan bisnis yang diperkirakan mampu memacu pertumbuhan perekonomian wilayah. diantaranya Kecamnatan Warungkondang yang telah ditunjang pula oleh sarana dan prasarana produksi hasil pertanian yang relatif telah memadai.• Motto Sugih Mukti. Pariwisata. Kabupaten Cianjur memiliki prospek yang cukup potensial dalam perdagangan . ikan mas. adalah Sapi potong. ayam ras. Agromarine bisnis. sektor basis pada beberapa kecamatan.

sektor perdagangan pada tahun 2005 atas harga berlaku memberikan kontribusi sebesar 13. peternakan dan kehutanan). buah-buahan dan bagainya).40%.Kabupaten Cianjur mempunyai potensi yang cukup besar karena sesuai dengan kondisi alamnya yang bersifat agraris.79 % dari total PDRB : sedangkan atas harga konstan memberikan sumbangan sebesar 3.pariwisatanya. (the. dengan demikian kedua sektor tersebut merupakan sektor unggulan di kabupaten Cianjur dan merupakan .54% sektor jasa atas harga berlaku memberikan sumbangan sebesar memberikan kontribusi sebesar 16. Maka Kabupaten Cianjur memiliki kegiatan pertanian yang hampir tersebar di seluruh bagian wilayah dengan variasi dan jenis komoditinya yang meliputi hamparan pertanian sawah yang luas. tanaman pangan. Sementara berdasarkan nilai LQ sebesar 1. perkebunan. Khusus untuk industri meubel telah menjadi sektor basis di Kecamatan Cibinong. Kabupaten dan sentra-sentra Kerajinan Cianjur merupakan wilayah kegiatan Rumah yang memiliki potensi peternakan. Manufuktur Industri manufuktur yang telah berkembang di Kabupaten Cianjur antara lain meubel dan konveksi. Indikasi yang menunjukan sektor ini memiliki potensi adalah telah terbentuknya beberapa kegiatan produksi di beberapa kecamatan. ekspor ke Industri luar propinsi. perkebunan. kawasan hutan wisata 3. Campaka. karet. dimana produksi yang dihasilkan telah memiliki pangsa pasar yang cukup luas bahkan dapat melakukan 4. Takokak. Khusus mengenai potensi wisata agro. industri lainnya Perdagangan masih belum dan teridentifikasi jasa Berdasarkan nilai PDRB Kabupaten Cianjur. perikanan. Sukanagara. Apabila wisata agro ini diartikan sebagai kegiatan wisata yang dihubungkan dengan pertanian dalam arti luas (meliputi pertanian.44. dan Pacet.Sementara untuk jenis 5. Tangga untuk mengembangkan kerajinan rumah tangga yang selama ini hanya menjadi sektor informal.68% dari total PDRB: sedangkan atas dasar harga konstan sebesar 3.

Dr. Pertumbuhan dan Perkembangan kota Cianjur pada dasarnya saling bergantungan dengan daerah yang lebih luas (regional). dan pemerintahan. Peningkatan berbagai hasil produksi masyarakat di sekitarnya. di kota Cianjur kini terdapat pusat-pusat perdagangan tradisional tetapi berwajah modern yaitu dengan di bangunnya Pasar Induk Cianjur dan Pasar Muka Cianjur yang di lengkapi departement store Ramayana.Siliwangi perempatan Joglo Cianjur Lapangan Prawatasari Joglo Cianjur : Salah satu sarana olahraga masyarakat Cianjur. Demikian pula masyarakat konsumen dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. di dalam konsep .kegiatan inti perekonomian yang dapat memacu pertumbuhan. Peningkatan produktifitas keenam unggulan/ core bisnis tersebut diatas dapat dilakukan dengan kemampuan sumberdaya manusia serta peningkatan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.Toserba Selamat. terutama yang Bersifat padat karya Perkembangan Sebagai pusat pelayanan jasa dan perdagangan. yaitu berupa interaksi kegiatan-kegiatan sosial. kota Cianjur harus berperan dalam melayani kegiatan pemasaran komoditi perdagangan ke wilayah lebih luas. Muwardi -Rancagoong. di jl. memerlukan tempat belanja yang lebih baik dan lengkap.Selain itu peningkatan laju pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dengan peningkatan investasi yang masuk ke sektor unggulan. terutama di sektor pertanian jelas memerlukan sarana pemasaran yang lebih memadai. Disamping tempat pembelanjaan lainnya seperti Pusat Glosir dan Super Mall Mayofield. Selaras dengan hal tersebut. ekonomi. yang terletak di Jl. Oleh karena itu.

perdagangan dan jasa. yaitu sebagai pusat pemerintah. Muwardi-Rancagoong sepanjang 3. Jaringan jalan ini menghubungkan arus bolak balik kendaraan dari Jakarta .Beberapa fungsi yang sangat menonjol. disamping dalam rangka pengembangan kota Cianjur serta untuk memperluas pergerakan aktivitas masyarakat perkotaan. kota Cianjur termasuk daerah penyangga pengaruh pengembangan wilayah Bandung Raya. kota Cianjur di lintasi jaringan jalan antara kota-kota besar. Untuk memperluas jaringan jalan di kota Cianjur. . seperti Bandung dan Jakarta sehingga potensi itu memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan Kabupaten Cianjur maupun bagi kota Cianjur sendiri. Salah satu adalah Jalan Dr. Pasar Muka : Pasar semi modern wujud kemajuan perekonomian masyarakat. juga akan mendorong perkembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan di bangunnya jalan tersebut.Bandung yang melewati Sukabumi tanpa harus melewati jaringan jalan di pusat kota Cianjur yang kepadatannya sudah cukup tinggi.pengembangan wilayah regional Jawa Barat.6 km di sebelah timur kota Cianjur. Disamping itu. serta pusat pengembangan sosial budaya. Pemerintah daerah membangun jaringan-jaringan jalan baru.Bogor .

Sebuah kota tanpa dilihat ukuran besar kecilnya akan selalu dipengaruhi oleh perkembangan mobilitas dan aktivitas penduduk. pembangunan jalan lingkar timur dari awal ruas Workshop sampai akhir ruas Rawabango. Dalam rangka memperluas kota Cianjur. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan yang ingin dicapai yakni mewujudkan kota Cianjur yang nyaman dan membetahkan sebagai salah satu tujuan investasi dan pariwisata andalan. Nyaman & Lengkap. .Pusat perbelanjaan : Aman. Kota Cianjur yang dilintasi kotakota besar (Bandung-Jakarta) menuntut adanya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Ruas jalan lainnya yang dibangun ialah jalan lingkar belakang terminal bis Rawabango .Untuk itu dilakukan re-design / penataan dan pembenahan kembali kota Cianjur melalui Revisi Tata Ruang Kota Cianjur. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin menguatnya komitmen masyarakat Cianjur untuk melaksanakan Syari'at Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat Cianjur dikenal sebagai masyarakat yang 'nyantri' religius.Bojong . Karangtengah dan Warungbatu Panembong. ada obsesi yang ingin diwujudkan dalam strategi jangka panjang yaitu .Maleber di Kecamatan Karangtengah sepanjang 3 km. Sindanglaka. pembangunan jalan tembus awal ruas jalan Sindanglaka sampai akhir ruas Rawabango dan pembangunan/relokasi sub terminal di Kawasan . Ruas jalan ini di bangun untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada ruas jalan di depan terminal bus Rawabango.

No. 06 Tahun 2004 29 Januari 2004 Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 1995 Tentang Pemberian Uang Perangsang/Upah Pungut kepada Para Pelaksana Pemungutan Sumber Pendapatan Daerah Kabupaten DT. No. Kebiasaan .Kebiasaan Masyarakat dan Lembaga Adat . 4.2. 15 Tahun 2000 13 Sept 2000 Pemberdayaan dan Pelestarian Serta Pengembangan Adat Istiadat. II Cianjur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful