VISI CIANJUR LEBIH SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH.

MISI

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Pendidikan yang

Bermutu.

Meningkatkan Ketersedian dan Keterjangkauan Pelayanan Kesehatan yang

Bermutu.
• • •

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat. Memantapkan Pelaksanaan Repormasi Birokrasi. Aktualiasai Nilai-Nilai Akhlakul Karimah dalam kehidupan Bermasyarakat,

Berbangsa dan Bernegara. Sekilas Cianjur Cianjur dikenal dan lekat dengan pameo ngaos, mamaos dan maenpo. Ngaos adalah tradisi mengaji sebagai salah satu pencerminan kegiatan keagamaan. Mamaos adalah pencerminan kehidupan budaya daerah dimana seni mamaos Tembang Sunda Cianjuran berbibit buit ( berasal )dari tatar Cianjur. Sedangkan maenpo adalah seni beladiri tempo dulu asli Cianjur yang sekarang lebih dikenal dengan seni beladiri Pencak Silat.

Luas wilayah Kabupaten Cianjur 350.148 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2007 sebanyak 2.138.465 jiwa.

Lapangan pekerjaan utama penduduk Kabupaten Cianjur di sektor pertanian yaitu sekitar 52,00 %. Sektor lainnya yang cukup banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor perdagangan yaitu sekitar 23,00 %. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar terhadap PDRB Kabupaten Cianjur yaitu sekitar 42,80 % disusul sektor perdagangan sekitar 24,62%.

Cipanas. 2. Bojongpicung. Secara geografis . Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia. tengah dan wilayah selatan. 4. Campaka Mulya.Gekbrong. Tanggeung. 3. Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta. Sukaluyu. Pagelaran. dengan batas-batas administratif : 1.Sawah nan subur : Sebagai daerah agraris Kab. Sukaresmi. . Cibeber. Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kabupaten Sukabumi. Pacet dan Haurwangi.Cianjur Merupakan penghasil padi berkualitas. Secara administratif Pemerintah kabupaten Cianjur terbagi dalam 32 Kecamatan. Cilaku. Campaka. Warungkondang. Cikalongkulon. Cugenang . Leles. Takokak. Mande. Ciranjang. Kabupaten Cianjur dapat dibedakan dalam tiga wilayah pembangunan yakni wilayah utara. 1. 2. Sebelah Timur berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Wilayah Utara Meliputi 16 Kecamatan : Cianjur. Karangtengah. Wilayah Tengah Meliputi 9 Kecamatan : Sukanagara. Cijati dan Kadupandak.

perkebunan teh. Sebagaimana daerah beriklim tropis. Di wilayah Cianjur Tengah tumbuh dengan baik tanaman padi. Cidaun . Kecuali di Kecamatan Pacet dan Sukanagara. Agrabinta. didominasi oleh tanaman sayuran dan tanaman hias. kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah swa-sembada padi.sia. aren. maka di wilayah Cianjur utara tumbuh subur tanaman sayuran. Produksi pertanian padi terdapat hampir di seluruh wilayah Cianjur. kelapa dan buah-buahan. Sebagai daerah agraris yang pembangunananya bertumpu pada sektor pertanian. Panen Raya : Kerja keras yang tak pernah sia . Sedangkan di wilayah Cianjur Selatan tumbuh tanaman palawija. Naringgul. cokelat. kelapa serta tanaman buah-buahan. karet. Wilayah Selatan Meliputi 7 Kecamatan : Cibinong. Di kedua Kecamatan ini.000 ton dan dari jumlah sebesar itu telah dikurangi kebutuhan konsumsi lokal dan benih. Potensi lain di wilayah Cianjur Selatan antara lain obyek wisata pantai yang masih alami dan menantang investasi. Dari wilayah ini pula setiap hari belasan ton sayur mayur dipasok ke Jabotabek. masih memperoleh surplus padi sekitar 40 %. Sindangbarang. . Cikadu dan Pasirkuda. Produksi padi pertahun sekitar 625. teh dan tanaman hias.3.

kolam air deras dan keramba serta usaha jaring terapung di danau Cirata. Sedangkan budi daya ikan tawar terbuka luas di cianjur utara dan cianjur tengah.Pengembangan usaha perikanan air tawar dan laut di Kabupaten Cianjur cukup potensial. mina padi. Baik untuk usaha berskala kecil maupun besar. Petani Bonsai Bunga pun : Untuk menggunting dan merangkai Berkat setangkai ketekunan diperlukan kelembutan tercipta Bonsai dengan harga yag relatif mahal. Di wilayah ini. pembenihan ikan. Beberapa faktor pendukungnya adalah : jumlah penduduk yang relatif besar serta tersedianya lahan budi daya ikan air tawar dan ikan laut. mulai dirintis dan di kembangkan pertambakan budi daya udang. yang sekaligus merupakan salah satu obyek wisata yang mulai berkembang. Usaha pertambakan ikan dan penagkapan ikan laut memiliki peluang besar di wilayah Cianjur selatan. khususnya di sepanjang pantai Cidaun hingga Agrabinta. . Di wilayah ini terdapat budi daya ikan hias.

709 hektar. Produktivitas teh rakyat mampu mencapai antara 1.400 . Sedangkan yang di kelola oleh perkebunan besar rata-rata mencapai di atas 2.000 kg per hektar. Peningkatan produksi perkebunan.167 hektar. terutama komoditi teh cukup baik.500 kg teh kering per hektar. • . Selama in dikelola oleh Perkebunan Besar Negara (PBN) seluas 10.4 % dari seluruh luas merupakan areal perkebunan .174 hektar dan Perkebunan Rakyat (PR) seluas 37.Hamparan perkebuanan teh di daerah Sukanagara Sementara itu .1. Perkebunan Besar Swasta (PBS) sekitar 20. potensi perkebunan di Kabupaten Cianjur cukup besar dimana sekitar 19.

Pada umumnya syair mamaos ini lebih banyak mengungkapkan puji-pujian akan kebesaran Tuhan dengan segala hasil ciptaanNya. Bila di tengok sekilas sejarah perjuangan di tatar Cianjur jauh sebelum masa perang kemerdekaan. Ia menjadi pupuhu (pemimpin) tatar Cianjur sekitar tahun 1834-1862. mamaos dan maenpo yang mengingatkan tentang 3 (tiga) aspek keparipurnaan hidup. Apabila filosofi tersebut diresapi. Itulah sebabnya Cianjur juga sempat mendapat julukan gudang santri dan kyai. Ibrahim aliran ini mempunyai ciri permainan rasa yaitu sensitivitas atau kepekaan yang mampu membaca segala gerak lawan ketika anggota badan saling bersentuhan. Seni mamaos ini terdiri dari alat kecapi indung (Kecapi besar dan Kecapi rincik (kecapi kecil) serta sebuah suling yang mengiringi panembanan atau juru. bahwa kekuatan-kekuatan perjuangan kemerdekaan pada masa itu tumbuh dan bergolak pula di pondokpondok pesantren. Sedangkan Maenpo adalah seni diri pencak silat yang menggambarkan keterampilan dan ketangguhan.Filosofi Cianjur Cianjur memiliki filosofi yang sangat bagus. yakni ngaos. Mamaos adalah seni budaya yang menggambarkan kehalusan budi dan rasa menjadi perekat persaudaraan dan kekeluargaan dalam tata pergaulan hidup. Aria Adipati Kusumahningrat yang dikenal dengan sebutan Dalem Pancaniti. rasa dan karsa Bupati Cianjur R. Dalam maenpo dikenal ilmu Liliwatan (penghindaran) dan Peupeuhan (pukulan). Ngaos adalah tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan ke beragamaan. Citra sebagai daerah agamis ini konon sudah terintis sejak Cianjur ada dari ketiadan yakni sekitar tahun 1677 dimana tatar Cianjur ini dibangun oleh para ulama dan santri tempo dulu yang gencar mengembangkan syiar Islam. Pencipta dan penyebar maenpo ini adalah R. Mereka baru merasakan lengkap dan percaya diri berangkat ke medan juang setelah mendapat restu para kyai. H. Djadjaperbata atau dikenal dengan nama R. Banyak pejuang-pejuang yang meminta restu para kyai sebelum berangkat ke medan perang. Seni mamaos tembang sunda Cianjuran lahir dari hasil cipta. pada hakekatnya merupakan symbol rasa keber- .

Angka laju pertumbuhan penduduk berdasarkan data Susenas lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk berdasarkan pencacahan sensus penduduk (SP) tahun 2000 sebesar 1.agama-an.922. kebudayaan dan kerja keras. Laju dan penyelenggaraan penduduk manusia administrasi dilihat ( Pertumbuhan kependudukan.57% tahun 0. masyarakat Cianjur selalu menunjukan semangat keberdayaan yang tinggi dalam meningkatkan mutu kehidupan. indek kualitas dapat Jumlah penduduk Kabupaten Cianjur tahun 1995 sebanyak 1. Pengendalian kuantitas dilaksanakan melalui program Keluarga Berencana dan Kesehatan reproduksi. tatakrama dan sopan santun dalam tata pergaulan hidup. memiliki adab. Upaya ini di selenggarakan melalui dua langkah pokok pengendalian kuantitas penduduk.106 jiwa. tetapi juga ditafsirkan sebagai sikap untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang maksiat. didalam berbagai tantangan Sedangkan visi pembangunan Kabupaten Cianjur untuk kurun waktu 5 tahun dari tahun 2011 sampai 2016 adalah Terwujudnya Kabupaten Cianjur lebih sejahtera dan berakhlaqul karimah. Selama periode tahun 1995-2006 laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur rata-rata sebesar 1.86% per tahun. Liliwatan. Dengan kebudayaan.125. masyarakat cianjur ingin mempertahankan keberadaannya sebagai masyarakat yang berbudaya. pengaturan mobiltas penduduk peningkatan pembangunan A. tidak semata-mata permainan beladiri dalam pencak silat.Sedangkan melalui IPM Penduduk pencapaian ). Sedangkan menghadapi peupeuhan atau pukulan ditafsirkan sebagai dalam kekuatan hidup.023 jiwa. Dengan kerja keras sebagai implementasi dari filosofi maenpo.763 jiwa tahun 2000 sebanyak 1. Dengan keber-agama-an sasaran yang ingin dicapai adalah terciptanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat melalui pembangunan akhlak yang mulia. Keadaan Penduduk Pembangunan kependudukan merupakan langkah penting dalam mencapai pembanguna berkelanjutan.745.25persen dibanding laju pertumbuhan penduduk hasil sensus . dan pada thun 2006 sebanyak 2.

Beberapa Kecamatan yang memperlihatkan kepadatan penduduk cukup tinggi di wilayah Cianjur utara antara lain Kecamatan Cianjur (6.275.terutama.90% penduduk Kabupaten Cianjur terkonsentrasi di bagian utara.09%. Dilihat dari setiap Kecamatan .87%).75%). Ciranjang (2. Kercamatan Ciranjang (2. dan Pacet (1. dengan demikian pengembangan potensi ekonomi kecamatan-kecamatan di wilayah tengah dan selatan menghadapi kendala untuk dikembangkan.98 jiwa/km²).82%. Angka itu masih berada diatas laju pertumbuhan penduduk secara nasional yaitu 1. terlihat bahwa sekitar 63. Mande (2.96%).94 jiwa per km².19% mendiami berbagai kecamatan dibagian tengah dan sisanya sebanyak 17. 19. perkiraan laju pertumbuhan penduduk Kabupten Cianjur rata-rata akan jatuh pada angka 1. namun masih dibawah rata-rata jawa barat pada periode 2004-2006 sebersar 2. B. dengan angka tertinggi derada diatas rata-rata kebupaten ditepati oleh kecamatan Karangtengah (3.penduduk (SP) tahun 1990 yaitu sebesar 1.12% berada di berbagai Kecamatan di bagian selatan kabupaten Cianjur. Karangtengah (3. laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Cianjur ini tidak merata. Cugenang (1. Kepadatan Penduduk Kepadatan penduduk Kabupten Cianjur pada tahun 2005 sekitar 548.073.276.86%. angka laju pertumbuhan penduduknya sangat fluktuatif.96%).76 jiwa/km²).72%). Idealnya laju pertumbuhan ini harus dapat ditekan sampai mendekati angka 1% atau bahkan kurang. antara lain karena penduduknya masih jarang dan terpencar sehingga secara ekonomis pengembangan di wilayah tersebut kurang menguntunkan.20%).68 jiwa/km²) .49%. Terjadinya kesenjangan penyebaran penduduk secara geografis dimungkinkan berklaitan erat dengan faktor daya tarik wilayah.dengan asfek ekonomi serta ketersediaan sarana tempat tinggal yang memadai.Berdasarkan series tahun 1995-2005.62%1. Cipanas . Masih tinggiya angka laju pertumbuhan penduduk di kabupaten Cianjur selama periode tahun 1995-2005 ini antara lain disebabkan oleh masih belum terkendalinya angka kelahiran total ( Total Ferlity Rate / TFR). Bojongpicung (1. pencacahan sensus diprediksikan untuk kurun waktu 2005-2015. Kepadatan penduduk di kecamatan-kecamatan wilayah utara jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah selatan dan tengah.

455. masing . Sementara itu kecamatan yang mempunyai kepadatn penduduk geografis terkecil adalah kecamatan Naringul (180. . Gunung berwarna hijau.18 jiwa/km²).495.546. Warna dasar kuning emas. Sukaluyu (1.424. melambangkan kesuburan.47 jiwa/km²).279. menunjukkan air yang melambangkan kesetiaan dan ketaatan.96 jiwa/km²).834. melambangkan sifat persatuan dan kesatuan.masing berbutir 17 melambangkan ketentraman dan dinamika kehidupan masyarakat yang dijiwai semangat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. dan Warungdoyong ( 1. Hamparan warna biru. Cilaku (1.57 jiwa/km²). Sementara kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah pada tahun 2011 adalah kecamatan Cidaun dan Naringgul. • Dua tangkai padi bersilang berwarna.(1.masing-masing memiliki kepadatan penduduk sebesar 165 jiwa/km² dan 194 jiwa/km². Cugenang (1. • Simpul pita berwarna kuning emas. melambangkan ketangguhan fisik dan mental.Sedangkan berdasarkan hasil proyeksi pada tahun 2011 kepadatan penduduk tertinggi terdapat di kecamatan Karang Tengah dengan jumlah kepadatan penduduk sebesar 10. melambangkan kehidupan yang abadi.14 jiwa/km²).014jiwa/km². Pacet (1.03 jiwa/km²). Lambang & Moto Makna Lambang • • • • Perisai.75 jiwa/km²) dan kecamatan Agrabinta (184.40 jiwa/km²).

Kerajinan 1. Hal ini di tunjukan pada beberapa kecamatan yang memiliki kekhasan dan produc yang dihasilkan. lele. penetapan keenam sektor unggulan tersebut dilakukan dengan memperhatikan kontribusinya saat ini dan berdasarkan peluang pengembangan yang dimiliki pada masingmasing sektor.• Motto Sugih Mukti. Kabupaten Cianjur memiliki prospek yang cukup potensial dalam perdagangan . melambangkan kesejahteraan Fokus Pembangunan Apabila kita amati perkembangan ekonomi5 tahun ke depan maka perekonomiandi Kabupaten cianjur akan meningkat dengan adanya 5 unggulan bisnis yang diperkirakan mampu memacu pertumbuhan perekonomian wilayah. sektor basis pada beberapa kecamatan.Selain padi sawah. Pariwisata Dengan kekayaan alam dan budaya yang lengkap serta posisi geografisnya. kelapa dan cengkeh merupakan komoditas peternakan dan perikanan yang menjadi unggulan di Kabubaten Cianjur. ikan mas. diantaranya Kecamnatan Warungkondang yang telah ditunjang pula oleh sarana dan prasarana produksi hasil pertanian yang relatif telah memadai. Hal ini terceermin dan kemampuan komoditas tersebut menjadi 2. Pariwisata. Agromarine bisnis. dan tuna. lobster. rumah tangga. ikan mnila. ayam ras. Lima unggulan bisnis tersebut adalah: Agribisnis. Agribisnis Industri manufaktur perdagangan dan jasa. domba. adalah Sapi potong. bisnis /Agromarine Komoditi padi sawah merupakan basis kegiatan perekonomian pada sebagian besar kecamatan di Kabupaten Cianjur.

buah-buahan dan bagainya). Khusus mengenai potensi wisata agro. Sukanagara.79 % dari total PDRB : sedangkan atas harga konstan memberikan sumbangan sebesar 3. Khusus untuk industri meubel telah menjadi sektor basis di Kecamatan Cibinong. karet. perkebunan. Apabila wisata agro ini diartikan sebagai kegiatan wisata yang dihubungkan dengan pertanian dalam arti luas (meliputi pertanian. ekspor ke Industri luar propinsi. (the.44. kawasan hutan wisata 3. perikanan. Takokak.pariwisatanya. Sementara berdasarkan nilai LQ sebesar 1. Tangga untuk mengembangkan kerajinan rumah tangga yang selama ini hanya menjadi sektor informal. peternakan dan kehutanan).40%. sektor perdagangan pada tahun 2005 atas harga berlaku memberikan kontribusi sebesar 13.54% sektor jasa atas harga berlaku memberikan sumbangan sebesar memberikan kontribusi sebesar 16. dimana produksi yang dihasilkan telah memiliki pangsa pasar yang cukup luas bahkan dapat melakukan 4. dan Pacet. dengan demikian kedua sektor tersebut merupakan sektor unggulan di kabupaten Cianjur dan merupakan . Maka Kabupaten Cianjur memiliki kegiatan pertanian yang hampir tersebar di seluruh bagian wilayah dengan variasi dan jenis komoditinya yang meliputi hamparan pertanian sawah yang luas. tanaman pangan.Sementara untuk jenis 5. perkebunan. industri lainnya Perdagangan masih belum dan teridentifikasi jasa Berdasarkan nilai PDRB Kabupaten Cianjur. Campaka. Manufuktur Industri manufuktur yang telah berkembang di Kabupaten Cianjur antara lain meubel dan konveksi. Kabupaten dan sentra-sentra Kerajinan Cianjur merupakan wilayah kegiatan Rumah yang memiliki potensi peternakan. Indikasi yang menunjukan sektor ini memiliki potensi adalah telah terbentuknya beberapa kegiatan produksi di beberapa kecamatan.68% dari total PDRB: sedangkan atas dasar harga konstan sebesar 3.Kabupaten Cianjur mempunyai potensi yang cukup besar karena sesuai dengan kondisi alamnya yang bersifat agraris.

kegiatan inti perekonomian yang dapat memacu pertumbuhan. Peningkatan berbagai hasil produksi masyarakat di sekitarnya. memerlukan tempat belanja yang lebih baik dan lengkap. Selaras dengan hal tersebut. Muwardi -Rancagoong. di kota Cianjur kini terdapat pusat-pusat perdagangan tradisional tetapi berwajah modern yaitu dengan di bangunnya Pasar Induk Cianjur dan Pasar Muka Cianjur yang di lengkapi departement store Ramayana. ekonomi. yaitu berupa interaksi kegiatan-kegiatan sosial.Siliwangi perempatan Joglo Cianjur Lapangan Prawatasari Joglo Cianjur : Salah satu sarana olahraga masyarakat Cianjur. Pertumbuhan dan Perkembangan kota Cianjur pada dasarnya saling bergantungan dengan daerah yang lebih luas (regional). Disamping tempat pembelanjaan lainnya seperti Pusat Glosir dan Super Mall Mayofield. dan pemerintahan. Oleh karena itu. Dr. di dalam konsep . di jl.Selain itu peningkatan laju pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dengan peningkatan investasi yang masuk ke sektor unggulan. terutama yang Bersifat padat karya Perkembangan Sebagai pusat pelayanan jasa dan perdagangan. Demikian pula masyarakat konsumen dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. terutama di sektor pertanian jelas memerlukan sarana pemasaran yang lebih memadai. kota Cianjur harus berperan dalam melayani kegiatan pemasaran komoditi perdagangan ke wilayah lebih luas.Toserba Selamat. yang terletak di Jl. Peningkatan produktifitas keenam unggulan/ core bisnis tersebut diatas dapat dilakukan dengan kemampuan sumberdaya manusia serta peningkatan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Jaringan jalan ini menghubungkan arus bolak balik kendaraan dari Jakarta . Dengan di bangunnya jalan tersebut. serta pusat pengembangan sosial budaya. seperti Bandung dan Jakarta sehingga potensi itu memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan Kabupaten Cianjur maupun bagi kota Cianjur sendiri. disamping dalam rangka pengembangan kota Cianjur serta untuk memperluas pergerakan aktivitas masyarakat perkotaan. Untuk memperluas jaringan jalan di kota Cianjur.6 km di sebelah timur kota Cianjur. Salah satu adalah Jalan Dr. juga akan mendorong perkembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Beberapa fungsi yang sangat menonjol.Bandung yang melewati Sukabumi tanpa harus melewati jaringan jalan di pusat kota Cianjur yang kepadatannya sudah cukup tinggi. yaitu sebagai pusat pemerintah. Pasar Muka : Pasar semi modern wujud kemajuan perekonomian masyarakat.pengembangan wilayah regional Jawa Barat. perdagangan dan jasa. kota Cianjur termasuk daerah penyangga pengaruh pengembangan wilayah Bandung Raya. . Disamping itu.Bogor . Muwardi-Rancagoong sepanjang 3. kota Cianjur di lintasi jaringan jalan antara kota-kota besar. Pemerintah daerah membangun jaringan-jaringan jalan baru.

Karangtengah dan Warungbatu Panembong. Sebuah kota tanpa dilihat ukuran besar kecilnya akan selalu dipengaruhi oleh perkembangan mobilitas dan aktivitas penduduk. Sindanglaka. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan yang ingin dicapai yakni mewujudkan kota Cianjur yang nyaman dan membetahkan sebagai salah satu tujuan investasi dan pariwisata andalan. Masyarakat Cianjur dikenal sebagai masyarakat yang 'nyantri' religius. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin menguatnya komitmen masyarakat Cianjur untuk melaksanakan Syari'at Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.Untuk itu dilakukan re-design / penataan dan pembenahan kembali kota Cianjur melalui Revisi Tata Ruang Kota Cianjur. Nyaman & Lengkap. . ada obsesi yang ingin diwujudkan dalam strategi jangka panjang yaitu . Ruas jalan ini di bangun untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada ruas jalan di depan terminal bus Rawabango. pembangunan jalan tembus awal ruas jalan Sindanglaka sampai akhir ruas Rawabango dan pembangunan/relokasi sub terminal di Kawasan . Ruas jalan lainnya yang dibangun ialah jalan lingkar belakang terminal bis Rawabango . Kota Cianjur yang dilintasi kotakota besar (Bandung-Jakarta) menuntut adanya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Pusat perbelanjaan : Aman.Maleber di Kecamatan Karangtengah sepanjang 3 km. pembangunan jalan lingkar timur dari awal ruas Workshop sampai akhir ruas Rawabango. Dalam rangka memperluas kota Cianjur.Bojong .

II Cianjur. No. Kebiasaan .Kebiasaan Masyarakat dan Lembaga Adat . 06 Tahun 2004 29 Januari 2004 Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 1995 Tentang Pemberian Uang Perangsang/Upah Pungut kepada Para Pelaksana Pemungutan Sumber Pendapatan Daerah Kabupaten DT. No.2. 4. 15 Tahun 2000 13 Sept 2000 Pemberdayaan dan Pelestarian Serta Pengembangan Adat Istiadat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful