MAZHAB MALIKI BIN ANAS (93-179 H/712-795 M) Oleh: Muhammad Taisir Pendahuluan Allah SWT telah menurunkan

agama Islam kepada umat manusia dengan perantaraan nabi-Nya Muhammad SAW. Agama Islam yang merupakan agama universal mengandung aturan-aturan hukum yang langsung dari Allah SWTagar manusia selamat, baik di dunia maupun di akherat. Agama (Islam) beserta aturanaturan (hukum) yang dibuat oleh Allah tersebut merupakan wahyu, diturunkan kepada para Nabi dan Rasul-Nya melalui perantaraan Malaikat Jibril. Sedangkan Nabi dan Rasul terakhir adalah Muhammad, s.a.w. Wahyu yang diturunkan oleh Allah tersebut, adakalanya untuk menyelesaikan persoalan hukum yang sedang dihadapi oleh umat Islam kala itu, dan dalam ilmu al-Qur’an dikenal dengan istilah asbabun-nuzul atau sebab-sebab turunnya wahyu (ayat al-Qur’an). Pada masa Rasulullah SAW, segala permasalahan yang dihadapi para sahabat langsung ditanyakan kepada beliau. Dengan demikian, jawaban rasul terhadap pertanyaan-pertanyaan itu bersifat final. Pada masa ini, sumber hukum yang digunakan adalah dua, yaitu al-Qur’an dan Hadits Nabi yang merupakan empirisasi dan interpretasi serta implementasi dari wahyu Allah SWT. Seiring dengan wafatnya Nabi Muhammad SAW, meluasnya wilayah kekuasaan Islam, terpencarnya para sahabat Nabi ke berbagai wilayah, dan banyaknya para sahabat yang gugur dalam pertempuran, maka umat Islam mendapat tantangan baru di bidang hukum, karena kadang kala masalah (hukum) yang sedang dihadapi tidak ada hukumnya di dalam al-Qur’an dan al-Sunnah, dan dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan hukum baru yang sedang dihadapi tersebut, para sahabat selalu ber-ijtihad, dan mereka dapat dengan mudah

1

menemukan hukum atas masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh umat Islam kala itu karena para sahabat sangat mengenal tekhnik Nabi ber-ijtihad. sumber hukum Islam pada masa sahabat hanya tiga yaitu. Dua kubu itu dikenal dengan Ahlul Hadits dan Ahlurr’ayi yang kemudian memiliki peran besar terhadap perkembangan hukum Islam. maka madzhab-madzhab pun bermunculan. Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanbali. jika hasil ijtihad sahabat Nabi tersebut dibantah oleh sahabat Nabi yang lain. Dengan demikian. sehingga menyuguhkan empat madzhab yang terbesar. generasi ini pun diganti dengan era tabi’in yang kemudian dilanjutkan oleh tabi’i at-tabi’in. Sementara ahlul hadits dimanifestasikan oleh madzhab maliki yang dinisbatkan Imam Malik bin Anas. Dengan demikian terlihat bahwa. Ahlurra’yi dimanifestasikan oleh madzhab Hanafi yang dinisbatkan kepada pendirinya. Dengan demikian. yaitu Abu Hanifah. 2 . jika tidak dibantah oleh sahabat Nabi yang lainnya. yaitu madzhab Hanafi. melainkan hanya pendapat pribadi para sahabat Nabi tentang persoalan-persoalan (hukum) tertentu. Madzhab Syafi’i yang dinisbatkan kepada Imam Syafi’i. Sebaliknya. Madzhab Maliki. al-Qur’an. maka hasil ijtihad sahabat Nabi tersebut tidak dapat dianggap sebagai ijma’ para sahabat. dan madzhab Hanbali yang dinisbatkan kepada Imam Ahmad bin Hanbal. Para sahabat yang telah menerapkan cara-cara Rasulullah SAW untuk menyelesaikan permasalahan umat pun mulai wafat. Pada abad kedua hijriyah inilah mulai muncul dua jalur pemikiran dalam menyelesaikan permasalahan umat dengan menggali hukum terhadap masalah itu. as-Sunnah dan ijma’ para sahabat. Sejak munculnya kedua kubu itu. Zaman pun datang silih berganti. maka dianggap ijma’ para sahabat. terlihat bahwa semangat untuk menyelamatkan ajaranajaran Islam begitu sangat luar biasa. Hasil ijtihad para sahabat tersebut.

Biografi Imam Malik Sebelum kita mengulas tentang madzhab Maliki.3 Imam Malik adalah imam yang kedua dari imam-amam empat serangkai dalam Islam dari segi umur. Imam Malik adalah imam dari kota Madinah dan Imam bagi penduduk Umar Sulaiman al-Asyqar. sayogyanyalah terlebih dahulu kita membahas tentang pendirinya. baik sebelum datangnya islam maupun sesudahnya. Yahya bin Said Al Anshari. Mazhab maliki adalah salah satu dari empat mazhab fiqih atau hukum Islam dalam sunni. yaitu madzhab Maliki yang diambil dari nama pendirinya Imam Malik bin Anas bin Malik. karena beliau merasa Madinah adalah kota sumber ilmu yang berlimpah dengan ulama ulama besarnya. 110. penulis mencoba mengulas sedikit tentang salah satu dari madzhab yang empat itu. oleh sebab itu. Imam Malik menekuni pelajaran hadis kepada ayah dan paman pamannya juga pernah berguru pada ulama ulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim. 1 3 . Ibnu Syihab Al Zuhri. 3 al-Asyqar. Hisyam bin Urwa. Dar an-Nafaais. 1 Berasal dari keluarga Arab yang terhormat dan berstatus sosial yang tinggi. al-Madkhal Ila Dirasah al-Madaris wa al-Madzahib alFiqhiyyah (Yordania. 2 al-Asyqar. kakeknya Abu Amir adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun ke dua Hijriah. Abdurrahman bin al-Qasim dan Rabi’ah ibn Abi Abdirrahman. Mazhab ini didirikan oleh Imam Malik bin Anas atau bernama lengkap Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amirul Ashbuhi. 111. sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Abu Zinad. 1996).Dalam tulisan singkat ini. Ia dilahirkan 13 tahun sesudah kelahiran Abu Hanifah. Muhammad bin Munkadir. Dianut oleh sekitar 15 % umat Islam.2 Kakek dan ayahnya termasuk ulama hadis terpandang di Madinah. tanah asal leluhurnya adalah Yaman. al-Madkhal. al-Madkhal. namun setelah nenek moyangnya menganut islam mereka pindah ke Madinah. kebanyakan di Afrika Utara dan Afrika Barat. yaitu Imam Malik bin Anas bin Malik. 110.

xxvii. persi dan Hindia (India) tumbuh dengan subur di kalangan masyarakat pada waktu itu. bukti atas hal itu ucapan Al-Dahlani ketika dia berkata: “Malik adalah orang yang paling ahli dalam bidang hadis di Madina.4 Meski begitu.Hijaz. ia menjelaskan dan memberi fatwa“. xxvii. yang paling mengetahui tentang keputusan-keputusan Umar. Masykur AB. 5 Imam Malik semasa hidupnya sebagai pejuang agama dan umat Islam seluruhnya. Aisyah ra. 2001). seperti bidang pertanian.dan Hindi. 5 Jawad Mughniyyah. Semasa hidupnya Imam Malik. Beliau tidak lupa untuk terlebih dahulu meneliti hadis-hadis Rasulullah SAW. dan bermusyawarah dengan Ulama’ lain. Fiqih Lima Madzhab (terj. Apabila diajukan kepada suatu masalah. sebelum kemudian memberikan fatwa atas suatu masalah. Malik dapat juga melihat perselisihan antara pro Abasyiah dan pro Alwiyyin dan juga orang khawarij. Bermacam-macam cara perubahan yang terjadi. Karena keuletannya Imam Malik tumbuh sebagai seorang ulama’ yang terkemuka terutama dalam bidang ilmu hadis dan fiqih. Persia. dan sahabat-sahabat mereka atas dasar itulah dia memberi fatwa. Dimasa itu pengaruh ilmu pengetahuan Arab. beliau dikenal sangat berhati-hati dalam memberi fatwa. Ummayah dan Abbasyiah dimana terjadi perselisian hebat diantara dua pemerinahan tersebut. dapat mengalami dua corak pemerintahan. perniagaan. Romawi. Diriwayatkan. Disamping itu pula beliau dapat menyaksikan percampuran antara bangsa dan keturunan yaitu orang Arab. dan juga perselisihan anatara golongan Syiah dan golongan Ahli Sunnah dan orang khwarij. Ia salah seorang dari ahli fiqih yang terakhir bagi Kota Madinah dan juga terakhir bagi fuqaha Madinah. Fiqih Lima. bahwa beliau mempunyai tujuh puluh orang yang biasa diajak bermisyawarah untuk mengeluarkan suatu fatwa. pertukangan dan bermacam corak kehidupan yang mana semuanya dapat menggunakan beberapa dalih menurut kaca mata agama Muhammad Jawad Mughniyyah. yang paling mengerti tentang pendapat-pendapat Abdullah bin Umar. Dia meninggal dunia pada masa pemerintahan Harun al-Rasyid pada masa pemerintahan Abasyiah. Beliau berumur hampir sembilan puluh tahun. 4 4 . Imam Malik dilahirkan pada zaman pemerintahan al Walid bin Abdul Malik al Umawi. dkk) (Jakarta: Lentera.

fiqih. tapi juga mewariskan Mazhab fiqihnya di kalangan sunni yang disebut sebagai mazhab Maliki. 6 Muhammad Abu Zahrah. Mazhab ini sangat mengutamakan aspek kemaslahatan di dalam menetapkan hukum. ketentraman dan rasa hormat murid terhadap gurunya.dan hukum-hukum fiqih dan dimasa inilah permulaan penyusunan ilmu hadis. bahkan ulama ulama besar Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu darinya. Bermacam pendapat ahli sejarah tentang tarikh kelahiran Imam Malik. dan 97 H. mulai dari Al Mansur. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Ada setengah pendapat mengatakan pada tahun 90. Imam Malik (Dar al-Fikr al-Arabiy).300 orang. Ushul Madzhab Maliki Imam malik tidak hanya meninggalkan warisan buku. 24. Selain kitab tersebut. namun setelah dipikir pikir tak ada salahnya melakukan hal tersebut Akhirnya lahirlah Al Muwatha’ yang ditulis pada masa khalifah Al Mansur (754-775 M) dan selesai di masa khalifah Al Mahdi (775-785 M). 5 . dan masalah hukum-hukum. Al Mahdi.94.720 hadis. Karya Imam malik terbesar adalah bukunya Al Muwatha’ yaitu kitab fiqh yang berdasarkan himpunan hadis hadis pilihan. semula kitab ini memuat 10 ribu hadis namun setelah diteliti ulang. Awalnya imam Malik enggan untuk melakukannya. beliau juga mengarang buku Al Mudawwanah Al Kubra. tidak kurang empat Khalifah.95. menurut beberapa riwayat mengatakan bahwa buku Al Muwatha’ tersebut tidak akan ada bila Imam Malik tidak dipaksa oleh Khalifah Al Mansur sebagai sangsi atas penolakannya untuk datang ke Baghdad.6 Perselisihan tarikh terjadi sejak masa dahulu. menurut sebuah riwayat disebutkan bahwa murid Imam Malik yang terkenal mencapai 1. dan sangsinya yaitu mengumpulkan hadis hadis dan membukukannya. Imam malik hanya memasukkan 1. Harun Arrasyid dan Al Makmun pernah jadi muridnya. Ciri pengajaran Imam malik adalah disiplin.

113-116. Madzhab ini tersebar di Mesir dan Negara-negara yang sangat banyak. yaitu al-Muwaththa’. Imam Malik. Mashlahah Mursalah 8. Dari hasil takhrij tersebut. 133. juga di negara-negara Maghribi dan Negara Sudan.Madzhab Maliki memiliki sumber-sember madzhabnya dari buku Imam Malik yang sangat terkenal. Istishhab Perkembangan dan Penyebaran Madzhab Maliki Seperti yang telah disebutkan di atas. di antaranya: Abdullah ibn Wahab yang menyertai Imam Malik selama 20 tahun. Ijma’ 4. Al-Qur’an 2. Sahabat yang lainnya Abu Zahrah. 276. Ia menyebabkan madzhab Maliki di Mesir dan Maghrib. Tarikh alFiqh al-Islamiy (Bairut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. Urf dan Adat 9. 7 6 . kebanyakan di Afrika Utara dan Afrika Barat. Dianut oleh sekitar 15 % umat Islam. Manna’ Al-Qaththan. As-Sunnah 3. Qaul Shahabiy 7. yang ditakhrij oleh murid-murid beliau. dan 11. 1990). maka dapat diketahui ushul madzhab Maliki. Lihat juga buku Muhammad Ali as-Sayis. Istihsan. al-Madkhal.8 Mazdhab Maliki disebarkan oleh murid-murid Imam Malik. Madzhab ini merupakan madzhab utama di Andalusia. Qiyas 6. Mazhab maliki adalah salah satu dari empat mazhab fiqih atau hukum Islam dalam sunni. 8 al-Asyqar. Ijma’ Ahli MAdiah 5. Sad az-Zari’ah 10.Tarikh at-Tasyri’ al-Islamiy (Kairo: Maktabah Wahbah). 352-356. yaitu7: 1.

Khulafa ar-rosyidun menetapkan keharusan menanggung ganti rugi kepada para tukang.Tarikh. 280-282. Ushul al-Fiqh (Dar al-Fikr Al-Islamiy).Sahabat mengumpulkan Al-Qur’an kedalam beberapa mushaf dengan Al-Qur’an dari kepunahan kemutawatirannya. Al-Qaththan.9 Pemikiran Imam Malik tentang Mashlahah Mursalah Imam Malik merupakan orang yang sangat getol mengusung mashlahah mursalah ini dalam instinbath hukum. Allah mengutus utusanutusannya untuk membimbing umatnya kepada kemaslahahan.10 Madzhab Maliki yang merupakan pembawa bendera Maslahat Mursalah mengemukakan. Praktek para alasan sahabat menjaga yang telah menggunakan maslahat atau mursalah kehilangan diantarannya: . Mashlahah mursalah merupakan maslahat yang secara eksplisit tidak ada satu dalil pun yang mengakuinya ataupun menolaknya. 356-357. Kalau memang mereka diutus demi membawa kemaslahahn manusia maka jelaslah bagi kita bahwa maslahah itu satu hal yang dikehendaki oleh syara`/agama mengingat hukum Allah diadakan untuk kepentingan umat manusia baik dunia maupun akhirat. Padahal menurut hukum asal kekuasaan mereka 9 al-Asyqar. Karena tidak ditemukan variabel yang menolak ataupun mengakuinya maka para ulama berselisih pendapat mengenai kebolehannya dijadikan illat hukum. Imam Malik merupakan ulama yang paling banyak melakukan atau menggunakan maslahah mursalah dengan alasan. setidaknya terdapat tiga alasan mengapa mashlahah mursalah tersebut dijadikan sebagai hujjah dalam penentuan hukum. Maslahat ini merupakan maslahat yang sejalan dengan tujuan syara’ yang dapat dijadikan dasar pijakan dalam mewujudkan kebaikan yang dihajatkan oleh manusia serta terhindar dari kemudharatan.adalah Abdurrahman ibn Qasim yang merupakan Faqih dari Mesir yang mempunyai peran besar terhadap pentadwinan madzhab Maliki. 10 11 7 . Muhammad Abu Zahrah. 285. 133. Istilah mashlahah mursalah merupakan istilah yang diketengahkan oleh kalangan Malikiyyah . Ushul. yaitu sebagai berikut11: 1. al-Madkhal. . Abu Zahrah.

Ijma’. dan Istishhab. Penutup Demikianlah sedikit ulasan tentang sejarah perkembangan madzhab Maliki yang penulis suguhkan. Adapun ushul madzhab Maliki adalah: Al-Qur’an. Imam Malik. Kalau memang mereka diutus demi membawa kemaslahahn manusia maka jelaslah bagi 8 . Umar Bin Khattab memerintahkan para penguasa (pegawai negeri) agar memisahkan antara harta kekayaan pribadi dengan harta yang diperoleh dari kekuasaannya . Adanya maslahat sesuai dengan maqosid as-Syar’i (tujuan-tujuan syar’i) artinya dengan mengambil maslahat berarti sama dengan merealisasikan maqosid as-syar’i.didasarkan atas kepercayaan (amanah).Para sahabat menetapkan hukuman mati kepada semua anggota kelompok (jama’ah) karena membunuh satu orang secara bersama-sama. Madzhab ini tersebar di Mesir dan Negara-negara yang sangat banyak. ulama yang paling banyak melakukan atau menggunakan maslahah mursalah dengan alasan. Salah satu pemikiran Imam Malik yang terkenal dalam istinbath hukum adalah penggunaan mashlahah mursalah. Jika tidak dibebani ganti rugi ia akan ceroboh dan tidak memenuhi kewajibannya. Madzhab ini merupakan madzhab utama di Andalusia.Umar Bin Khattab sengaja menumpahkan susu yang dicampur air guna member pelajaran kepada mereka yang mencampur susu dengan air . 2. Dari penjelasan singkat ini penulis menarik kesimpulan bahwa madzhab Maliki didirikan oleh Imam Malik bin Anas bin Malik. Sad az-Zari’ah. As-Sunnah. juga di negara-negara Maghribi dan Negara Sudan. maka orang-orang mukallaf akan mengalami kesulitan dan kesempitan. 3. Ijma’ Ahli Madinah. Seandainya maslahat tidak diambil pada setiap kasus yang jelas mengandung maslahah selama berada dalam konteks maslahat syar’iyyah. Mashlahah Mursalah. Allah mengutus utusan-utusannya untuk membimbing umatnya kepada kemaslahahan. Istihsan. Qiyas. Qaul Shahabiy. Urf dan Adat.

9 .kita bahwa maslahah itu satu hal yang dikehendaki oleh syara`/agama mengingat hukum Allah diadakan untuk kepentingan umat manusia baik dunia maupun akhirat.

Yordania. Muhammad. 10 . Dar al-Fikr al-Arabiy. Dar al-Fikr Al-Islamiy. Fiqih Lima Madzhab (terj. Muhammad. 2001. Al-Qaththan. 1996. As-Sayis. dkk).DAFTAR PUSTAKA Abu Zahrah. Al-Asyqar. Umar Sulaiman. Tarikh at-Tasyri’ al-Islamiy. tt. tt. Bairut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. Jakarta: Lentera. al-Madkhal Ila Dirasah al-Madaris wa alMadzahib al-Fiqhiyyah. 1990. Imam Malik. tt. Muhammad Jawad. Tarikh al-Fiqh al-Islamiy. Abu Zahrah. Mughniyyah. Kairo: Maktabah Wahbah. Muhammad Ali. Manna’. Dar an-Nafaais. Masykur AB. Ushul al-Fiqh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful