P. 1
Kelas XI SMK Bahasa Indonesia Mokhamad Irman

Kelas XI SMK Bahasa Indonesia Mokhamad Irman

5.0

|Views: 42,143|Likes:
Published by shandykasta

More info:

Published by: shandykasta on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2014

pdf

text

original

I. Pilihlah jawaban yang paling tepat dari pernyataan di bawah ini!

1. Kata bulan yang dipakai dalam arti denotatif terdapat pada kalimat
a Ia kejatuhan bulan.
b. Jangan mau menjadi bulan-bulanan.
c. Ia berbulan madu ke Bali.
d. Telah dua bulan ia pergi.
e. Bulan muda dua hari lagi.

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

86

2. Kalimat di bawah ini bermakna konotatif, kecuali

a. Ketika berjumpa denganku, ia membuang muka.
b. Tampaknya ia tidak ambil pusing terhadap masalah yang dihadapinya.
c. Bu Aziz hanya dapat mengurut dada melihat tingkah laku anaknya
yang tidak senonoh.
d. Zainab menjadi bunga desa tempat ia dilahirkan.
e. Sepasang merpati itu bertengger di atas genting rumah tetangga.

3. Dari frasa alih bahasa, timbulah bentukan kata di bawah ini, kecuali

a. alih ilmu
b. alih teknologi
c. alih-alih
d. alih kuasa
e. alih haluan

4. Kalimat berikut yang berkonotasi halus (positif) ialah
a. Gerombolan perampok itu telah diringkus polisi.

b. Ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik.
c. Sudah sepuluh tahun ia menjadi karyawan disebuah perusahaan
swasta.
d. Bini Pak Ahmad bernama Ani.

e. Daerah itu sudah bebas buta huruf.

5. Karena setetes darah, banyak jiwa yang diselamatkan.
Arti kata jiwa dalam kalimat di atas sama artinya dengan kata jiwa
dalam kalimat
a. Dokter Sadikin memeriksa jiwa pasien yang bernama Sinyo.
b. Dokter penyakit jiwa sedang memeriksa pasiennya.
c. Oh Tuhan, jiwa ini milikMu juga.
d. Jiwa anak itu terganggu.
e. Sebaiknya badan dan jiwa kita harus sehat.

6. Deretan kata berikut yang termasuk kata sifat

a. melatih, berusaha, mudah
b. makan, lari, baik-buruk
c. mobil, pemuda, mainan
d. murah, sulit, luas
e. pemandangan, pertunjukan

87

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

7. Pamanku menjadi kambing hitam dalam masalah itu.
kambing hitam pada kalimat di atas bermakna
a. tumpuan kesalahpahaman
b. tumpuan kemarahan
c. tumpuan kesalahan
d. tumpuan ketidakadilan
e. tumpuan harapan

8. Kata-kata di bawah ini yang termasuk kata ulang kata dasar
a. berjalan-jalan, dibesar-besarkan
b. gerak-gerik, huru-hara
c. anak-anak, buku-buku
d. kunang-kunang, ubur-ubur
e. porak-poranda, gerak-gerik

9. Ungkapan lama yang jarang digunakan lagi adalah
a. hilang ingatan
b. tunawisma
c. matanya bagai bintang timur
d. ranjau pers
e. sampah masyarakat

10. Kalimat berikut yang mengandung kata berantonim, kecuali
a. Orang itu miskin harta namun kaya hati.
b. Biaya transpor pulang-pergi ditanggung panitia.
c. Menjenguk atau mengunjungi orang sakit itu menumbuhkan rasa
kesetiakawanan.
d. Besar-kecil, tua-muda berbondong-bondong ke lapangan menyak-
sikan pertandingan itu.
e. Penderitaan dan kebahagiaan adalah irama hidup.

11. Sebagai pemimpin, ia selalu menganjur-anjurkan kedisiplinan kepada
bawahannya.
Bentuk dasar kata menganjur-anjurkan pada kalimat di atas adalah
a. anjur
b. menganjur
c. anjurkan
d. menganjurkan
e. menganjur-anjur

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

88

12. Pasangan antonim komplementer

a. marah-hiau

b. mur-baut
c. gadis-jejaka
d. ibu-bapak
e. sabtu-minggu

13. Penggunaan akhiran yang tepat terdapat pada kalimat
a. Prof. Sumintro ekonomiwan terkemuka di Indonesia.
b. Prof. B.J. Habibie ilmuwan kebanggaan bangsa.
c. Prof. Dr. Nugroho Susanto sejarahwan terkenal.

d. Ayahnya seorang geologiawan.
e. K.H. Hasan Basri rohaniawan yang rendah hati.

14. Penulisan kata majemuk di bawah ini yang benar

a. siap tempur
b. matahari
c. kaca mata
d. sapu tangan
e. ibu-bapa

15. Contoh kalimat yang hemat kata (tanpa kata-kata mubazir) adalah
a. Dafar nama-nama karyawan perlu dibagikan hari ini.

b. Masalah-masalah sosial perlu didiskusikan sedini mungkin.
c. Sekretaris adalah merupakan tangan kanan bosnya.
d. Para pejabat-pejabat perusahaan sedang mengadakan rapat.
e. Para hadirin sekalian dimohon berdiri.

16. Kalimat berikut yang termasuk kalimat rancu adalah
a. Kepada hadirin, kami ucapkan selamat datang.

b. Pertandingan antara PSIS dan Persia berakhir seri.

c. Novel ini mengisahkan pelarian seorang gadis.
d. Dalam pembangunan gedung itu menggunakan baja tahan karat.
e. Sekolah kami akan mengadakan bazar dalam rangka ulangan

tahun yang ke-35.

17. Kalimat yang menggunakan kata dalam makna umum adalah
a. Ia menggambar mobil-mobilan.
b. Adik sedang belajar menggambar.
c. Digambarnya pula gunung-gunung.

89

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

d. Kadang-kadang menggambar pohon-pohon.
e. Bunga mawar adalah bunga kesukaannya.

18. Di bawah ini terdapat kalimat yang menggunakan kata khusus

kecuali

a. Amir sedang menengok bibinya yang sakit.
b. Mereka melihat pemandangan yang indah.
c. Ia menoleh kepada adiknya.
d. Sarjana itu sedang mengamati hasil temuannya.
e. Karena pergaulannya kurang baik, membawa pengaruh buruk
pada ahlaknya.

19. Peraturan itu berlaku bagi seluruh mahasiswa tanpa kecuali.
Kejanggalan kalimat itu terjadi akibat penggunaan kata
a. seluruh
b. seluruh tanpa kecuali
c. berlaku
d. tanpa kecuali
e. bagi

20. Setiap hari Sabtu dan Minggu kami sekeluarga selalu berkumpul di
rumah Nenek.
Kalimat tersebut menggunakan antonim
a. polarasi
b. resasional
c. hierarki

d. suksesif

e. biner

II. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan tepat dan benar!

1. Carilah kata-kata yang bersinonim dalam wacana di atas!
2. Carilah kata-kata berantonim dalam wacana tersebut!

3. Adakah pemakaian kata, kelompok kata, atau idiom yang kurang tepat,

Jika ada perbaikilah sehingga menjadi tepat!

4. Adakah penggunaan kata berkonotasi dan berdenotasi dalam wacana

tersebut? Kelompokkanlah mana kalimat yang bermakna denotasi dan

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

90

mana yang bermakna konotasi!
5. Sebutkan jenis-jenis ungkapan!
6. Buatlah masing-masing dua kalimat yang menggunakan kata umum
dan kata khusus!
7. Carilah 5 contoh pembentukan kata yang dipengaruhi oleh imbuhan

asing.

8. Jelaskan penyebab terjadinya kesalahan penggunaan kalimat dalam
bentuk lisan dan tulisan!

9. Jelaskan klasifkasi kata berdasarkan kelas kata!

10. Perbaikilah kalimat berikut agar menjadi kalimat yang benar!
− Banyak murid-murid pergi berdarma wisata ke Bali.
− Pacar saya paling tercantik sendiri di kota ini.
− Yang naik sepeda jalannya pelan-pelan dikarenakan banyak anak-anak.
− Peristiwa itu terjadi disebabkan karena kekurangwaspadaan kita.

91

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

Standar
Kompetensi

- Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat
madya

Kompetensi
Dasar

- Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pertanyaan
dalam konteks bekerja

Indikator

- Mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topik
pembicaraan untuk menggali informasi secara santun
- Mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya
atau tidak , misalnya untuk memantapkan pemahaman

(klarifkasi), meminta kepastian (konfrmasi)

- Menggunakan pertanyaan retorik dengan menerapkan
konsep dan ciri kalimat retorik
- Mengajukan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat
tanya untuk tujuan selain bertanya, seperti: memohon,
meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir,
meyakinkan, menyetujui, atau menyanggah

Materi kalimat tanya telah kita pelajari pada kelas X. Pada bab ini, kembali akan
dipelajari kalimat tanya sebagai pengingat dan penguat. Setelah mempelajari
materi ini, kita diharapkan akan makin memahami hal-hal yang berkaitan
dengan kalimat tanya dan dapat menggunakannya dengan benar dan tepat
dalam berkomunikasi.

BAB 5

MENGGUNAKAN SECARA LISAN KALIMAT
TANYA/PERTANYAAN DALAM KONTEKS BEKERJA

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

92

Wacana

Pertumbuhan Kami Paling Tinggi

Pertumbuhan ekonomi berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat.
Melihat kenyataan itu, Pemkab Sragen berupaya memacu pergerakan sektor-

sektor ekonomi. Mengupas strategi yang dialankan Pemkab Sragen, berikut

petikan wawancara SINDO dengan Bupati Sragen, Untung Wiyono.

Bagaimana visi Anda dalam membangun Sragen?

Kami berkeinginan menjadikan Sragen sebagai kabupaten cerdas
yang dilandasi kemandirian, kemajuan, dan penegakan supremasi hukum.
Didukung SDM berkualitas yang bertumpu pada ilmu pengetahuan
dan teknologi, hasil pertanian, industri, pariwisata, perdagangan/jasa,
kesehatan, wawasan lingkungan, dalam rangka mewujudkan keadilan dan
kesejahteraan lahir batin.

Apa program-program Pemkab untuk mengentaskan kemiskinan?

Pemkab membuat program dan kegiatan yang secara langsung maupun
tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus

dapat mengurangi jumlah pengangguran. Kebiakan ini diarahkan agar

dapat mengurangi penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Untuk
itu, program dan kegiatan harus diarahkan pada kebutuhan mendasar bagi
masyarakat miskin.

Bagaimana efektivitas program-program tersebut?

Sangat efektif, terbukti pertumbuhan ekonomi terus mengalami
peningkatan. Tercatat, pada kuartal pertama 2007, pertumbuhan ekonomi
Sragen mencapai 6,8%. Angka ini paling tinggi di wilayah Karesidenan
Surakarta. Angka kemiskinan secara riil juga terus mengalami penurunan
setiap tahunnya.

Apa kendala yang dihadapi dalam menjalankan program-program itu?

Kendala awal adalah data yang kurang akurat. Selain itu, infrastruktur
yang sebelumnya belum memadai.

93

Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI

Apa rencana Anda selanjutnya terkait program pengentasan kemiskinan?

Desentralisasi desa dan kecamatan yang berorientasi pada pelayanan
masyarakat, serta menempatkan tiga PNS di tiap-tiap desa. Satu PNS

adalah Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang tugasnya mengarahkan

petani di desa untuk membangun ekosistem pertanian, peternakan, dan
perikanan yang ideal. Dua PNS lainnya fokus pada program pemberdayaan
masyarakat desa.

Anda puas dengan hasil yang telah diperoleh?

Yang jelas, kemajuan harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan
masyarakat Sragen yang sejahtera.

Apa program terobosan yang akan dilakukan pada masa mendatang?

Salah satunya membuat program pendataan tanah. Program ini ber-

basis desa. Dengan berbasis desa, Pemkab berharap proses sertifkasi tanah

di Sragen bisa dilakukan secara serempak.
Kemudian, kami akan terus menjalankan program one-stop service.
Namun, keberadaan pelayanan terpadu satu pintu hanyalah salah satu
sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Ke depan tetap
diperlukan berbagai inovasi lain. Manajemen pemerintahan harus inovatif,
tidak boleh berhenti.

(Sumber: Berita Kota Minggu, 6 Januari 2008)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->