PENGAMPUAN (CURATELE, CUSTODIAN, INTERDICTION

)

1. Apa yang dimaksud dengan pengampuan? Jawaban: Pengampuan adalah keadaan orang yang telah dewasa yang disebabkan sifat-sifat pribadinya dianggap tidak cakap mengurus kepentingannya sendiri atau kepentingan orang lain yang menjadi tanggungannya, sehingga pengurusan itu harus diserahkan kepada seseorang yang akan bertindak sebagai wakil menurut undang-undang dari orang yang tidak cakap tersebut. Orang yang telah dewasa yang dianggap tidak cakap tersebut disebut kurandus, sedangkan orang yang bertindak sebagai wakil dari kurandus disebut pengampu (kurator). 2. Di mana pengampuan diatur? Jawaban: Diatur dalam Pasal 433 sampai dengan Pasal 462 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. (Ketentuan ini berlaku bagi seluruh golongan Timur Asing) 3. Siapa yang dapat dan siapa yang wajib ditempatkan di bawah pengampuan? Jawaban: Yang dapat ditempatkan di bawah pengampuan adalah orang yang telah dewasa yang berada dalam keadaan keborosan. Sedangkan, yang wajib ditempatkan di bawah pengampuan adalah orang yang telah dewasa, yang selalu berada dalam keadaan: a. dungu (Belanda: onnozelheid, Inggris: imbecility); b. sakit ingatan (Belanda: krankzinnigheid, Inggris: lunacy); atau c. mata gelap (Belanda: razernij, Inggris: rage). 4. Apakah orang yang telah dewasa, yang berada dalam keadaan dungu, sakit ingatan, atau mata gelap juga wajib ditempatkan di bawah pengampuan apabila orang ini kadang-kadang cakap menggunakan pikirannya? Jawaban: Ya. 5. Apakah seorang anak belum dewasa yang berada dalam keadaan dungu, gila (sakit ingatan) atau mata gelap boleh ditempatkan di bawah pengampuan?

Jawaban: Tidak boleh, karena ia mempunyai seorang wakil menurut hukum, yaitu orang tua yang menjalankan kekuasaan orang tua atau wali.

dan b. sakit keras. gila (sakit ingatan) atau mata gelap? Jawaban: a. Siapa saja yang berhak meminta pengampuan bagi orang yang merasa lemah pikirannya. Setiap anggota keluarga sedarah. Prosedur apa yang harus ditempuh untuk menempatkan seorang dewasa. Syarat-syarat apa yang harus dipenuhi dalam permohonan pengampuan? Jawaban: Fakta-fakta yang menunjukkan keadaan dungu. Jika orang dewasa yang selalu berada dalam keadaan dungu atau gila (sakit ingatan) tetapi tidak mempunyai. dan b. 7. Seseorang yang melakukan pengeluaran yang tidak seimbang dengan kekayaannya walaupun untuk tujuan sosial juga dapat dianggap sebagai pemboros. Pada keborosan haruslah ditinjau apakah pengeluaran seseorang dibandingkan dengan penghasilan atau kekayaannya sudah sampai pada taraf keterlaluan dan tidak seimbang. sakit ingatan (gila) atau mata gelap (dungu disertai suka mengamuk) di bawah pengampuan? Jawaban: Prosedurnya adalah dengan mengajukan permohonan untuk pengampuan kepada Pengadilan Negeri yang wilayah hukumnya meliputi tempat kediaman orang yang hendak dimohonkan untuk ditempatkan di bawah pengampuan (calon kurandus). yang boros atau selalu berada dalam keadaan dungu. 11. Siapa saja yang berhak meminta pengampuan bagi orang dewasa yang berada dalam keadaan boros? Jawaban: a. misalnya terlalu lanjut usia. 8. setiap anggota keluarga sedarah baik dalam garis lurus maupun dalam garis samping sampai derajat keempat. baik suami atau istri maupun keluarga sedarah yang dikenal di Indonesia. siapa yang berhak meminta pengampuan baginya? . mata gelap atau keborosan. gila (sakit ingatan). 9. sehingga merasa tidak mampu untuk mengurus kepentingannya sendiri dengan baik? Jawaban: Dirinya sendiri. harus disebutkan dengan jelas dalam surat permintaan. 10. dan cacat.6. yang selalu berada dalam keadaan dungu. dengan disertai bukti-bukti dan saksi-saksi yang dapat diperiksa oleh hakim. Siapa saja yang berhak meminta pengampuan bagi orang dewasa. suami atau istri . Suami atau istri.

Pengadilan Negeri harus memerintahkan pemeriksaan saksi-saksi agar peristiwa-peristiwa yang dikemukakannya menjadi jelas. setelah mendengar atau memanggil dengan sah keluarga sedarah atau semenda. yang selalu berada dalam keadaan boros. Dalam hal demikian jika mereka yang berhak tidak meminta pengampuan. maka perlu didengar para keluarga sedarah atau semenda. 12. dan setelah mendengar pula orang yang dimintakan pengampuan. bila ada alasan. Pengadilan Negeri setelah mendengar atau memanggil dengan sah orang-orang tersebut dalam pasal yang lalu. setelah mendengar atau memanggil dengan sah semua pihak dan berdasarkan Kesimpulan Jaksa.Jawaban: Kejaksaan. Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam putusannya No. 517/PdtP/2000/PN-Mdn. dungu. 13. Apakah ada kewajiban untuk meminta pengampuan bagi orang dewasa. tidak sah dan tidak berkekuatan hukum karena Judex Facti dinilai salah menerapkan hukum materil. Pengadilan Negeri dapat mengangkat seorang pengurus sementara untuk mengurus pribadi dan barang-barang orang yang dimintakan pengampuan. harus mendengar pula orang yang dimintakan pengampuan (calon kurandus). berpendapat bahwa telah cukup keterangan yang diperoleh. sakit ingatan (gila) atau mata gelap di bawah pengampuan? Jawaban: a. dalam hal yang sebaliknya. maka Pengadilan dapat memberi keputusan tentang surat permintaan itu tanpa tata cara lebih lanjut. e. Bila Pengadilan Negeri berpendapat. yaitu harus didengar baik para keluarga sedarah atau semenda maupun calon kurandus sendiri. f. d. Setelah mengadakan pemeriksaan tersebut. Putusan atas suatu permintaan akan pengampuan harus diucapkan dalam sidang terbuka. c. Kejaksaan wajib melakukannya. 1753 K/Pdt/2005 tertanggal 27 April 2006 menyatakan Penetapan Pengadilan Negeri Medan tertanggal 9 September 2000 No. khususnya tentang syarat untuk menetapkan seseorang di bawah pengampuan. Bila Pengadilan Negeri. . yang boros atau selalu berada dalam keadaan dungu. b. Pemeriksaan tidak akan berlangsung sebelum kepada yang dimintakan pengampuan itu diberitahukan isi surat permintaan dan laporan yang memuat pendapat dari anggota-anggota keluarga sedarah. Bagaimana jalannya pemeriksaan Pengadilan terhadap permintaan seseorang untuk menempatkan orang lain yang sudah dewasa. gila (sakit ingatan) atau mata gelap? Jawaban: Kewajiban untuk meminta pengampuan hanya ada bila seseorang yang dalam keadaan mata gelap. bahwa peristiwa-peristiwa itu cukup penting guna mendasarkan suatu pengampuan.

Bagaimana jalannya pemeriksaan Pengadilan terhadap permintaan yang diajukan oleh seseorang untuk menempatkan dirinya sendiri di bawah pengampuan karena lemah akal pikirannya. pengampuan sudah berlaku walaupun putusan atau penetapan itu dimintakan banding. Pengadilan segera mengambil putusan setelah mendengar konklusi Kejaksaan. dalam waktu yang ditetapkan dalam penetapan atau keputusan ini. kecuali dihentikan berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan. dapat mendengar lagi atau menyuruh mendengar lagi orang yang dimintakan pengampuan. Pengadilan Negeri mendengar para keluarga sedarah atau keluarga semenda. Dalam tingkat banding. Pengampuan berjalan terus tanpa terputus-putus seumur hidup kurandus. . Apakah penetapan dan putusan yang memerintahkan pengampuan dapat dimintakan pemeriksaan dalam tingkat banding? Jawaban: Penetapan dan putusan tersebut dapat dimintakan pemeriksaan dalam tingkat banding. Hakim banding jika ada alasan. Artinya. Kurandus berkedudukan sama dengan anak yang belum dewasa. sehingga merasa tidak cakap mengurus kepentingan diri sendiri dengan baik? Jawaban: Bila pengampuan diminta oleh seseorang untuk menempatkan dirinya sendiri di bawah pengampuan karena lemah akal pikirannya. harus diumumkan oleh Kejaksaan dengan menempatkan dalam Berita Negara. Semua penetapan dan putusan yang memerintahkan pengampuan. harus diberitahukan oleh pihak yang memintakan pengampuan kepada pihak lawannya dan diumumkan dengan menempatkan dalam Berita Negara.Kapan pengampuan mulai berlaku? Jawaban: Pengampuan mulai berlaku terhitung sejak saat putusan atau penetapan pengadilan diucapkan. Keterangan saksi-saksi tidak dilakukan. 17. 16. Semua penetapan dan putusan yang memerintahkan pengampuan. sehingga merasa tidak cakap mengurus kepentingan diri sendiri dengan baik. adalah: a. dan pemohon sendiri atau wakilnya. 15. 14. Apa konsekuensi hukum yang timbul terhadap kurandus dengan berlakunya pengampuan? Jawaban: Konsekuensi hukum yang timbul dengan berlakunya pengampuan terhadap kurandus atau orang yang ditempatkan di bawah pengampuan.g. suami atau istrinya yang meminta. dalam waktu yang ditetapkan dalam penetapan atau putusan ini. Dalam acara ini tidak diperlukan fakta-fakta yang menunjukkan adanya kelemahan akal budinya dan juga tidak perlu diajukan bukti-buktinya.

dapat dibatalkan? Jawaban: Perbuatan perdata yang terjadi sebelum perintah pengampuan diucapkan berdasarkan keadaan tersebut dapat dibatalkan oleh hakim. gila (sakit ingatan) dan mata gelap. istri. dan permintaan ini harus dikabulkan. c. gila (sakit ingatan) atau mata gelap. dan bagaimana hal itu dilakukan? Jawaban: Seorang pengampu diangkat oleh Hakim setelah putusan tentang pengampuan telah memperoleh kekuatan hukum tetap. e. kecuali: a. jika bukti-bukti tentang penyakit itu tersimpul dari perbuatan yang digugat tersebut. jika kurandus telah meninggal dunia. pembuatan surat-surat wasiat. dan berhak pula meminta agar dikeluarkan dari pengampuan. d. Kurandus yang sakit ingatan (gila) tidak dapat menikah dan juga tidak dapat membuat wasiat. berlaku juga terhadap pengampuan. c. 369 sampai dengan 388. segala perbuatan perdata yang telah dilakukannya tidak dapat digugat berdasarkan berdasarkan keadaan dungu.b. Kurandus yang belum dewasa tidak dapat melakukan perkawinan. berhak membuat wasiat. 391 dan berikutnya dalam Bagian 11. b. dan keluarga sedarah dalam garis ke atas atau ke bawah. Ketentuan undang-undang tentang perwalian atas anak belum dewasa. Apakah perbuatan perdata yang terjadi sebelum perintah pengampuan diucapkan berdasarkan keadaan dungu. Kapan seorang pengampu diangkat. 20. dengan izin kurator dan Balai Harta Peninggalan sekali kurator pengawas. kurandus pemboros tetap berhak melangsungkan perkawinan. 12 dan 13 Bab XV. 19. Pasal-pasal 362. siapa yang mengangkat. 367. Penghasilan kurandus karena keadaan dungu. jika dapat dibuktikan bahwa dasar pengampuan ini telah ada pada saat perbuatan-perbuatan itu dilakukan. . 18. Apa pengampu (kurator) boleh minta dibebaskan dari kedudukannya sebagai pengampu (kurator)? Jawaban: Seorang pengampu (kurator) yang bukan merupakan suami. yang tercantum dalam Pasal 331 sampai dengan 344. f. Pengangkatan itu segera diberitahukan kepada Balai Harta Peninggalan. Namun. Semua perbuatan perdata yang dilakukan oleh kurandus setelah berlakunya pengampuan adalah batal demi hukum. pula tidak dapat mengadakan perjanjian-perjanjian selain dengan memerhatikan ketentuan-ketentuan pada Pasal 38 dan 151. gila (sakit ingatan) dan mata gelap. harus digunakan khusus untuk memperbaiki nasibnya dan memperlancar penyembuhan. Namun. dapat minta dibebaskan dari kedudukannya sebagai pengampu (kurator) setelah ia telah menjalankan pengampuan itu lebih dari delapan tahun lamanya. jika pengampuan atas dirinya telah diperintahkan atau dimintakan sebelum ia meninggal dunia.

yaitu berakhirnya yang disebabkan: a. Jika kurandus mempunyai anak-anak belum dewasa serta menjalankan kekuasaan orang tua. 22. atau tidak memungkinkan untuk menjalankan kekuasaan orang tua. dan karena itu orang yang ditempatkan di bawah pengampuan tidak boleh menikmati kembali hak-haknya sebelum putusan tentang pembebasan pengampuan itu memperoleh kekuatan hukum yang pasti. tanpa mewajibkan istri mendapatkan persetujuan atau kuasa apa pun juga untuk menerima pengangkatan itu. adanya putusan pengadilan yang menyatakan bahwa sebab-sebab dan alasan-alasan pengampuan telah hapus. 21. Pembebasan diri pengampuan harus diumumkan dengan menempatkannya dalam Berita Negara. kurator dipecat atau dibebastugaskan. atau sampai istri atau suaminya memperoleh perwalian itu karena penetapan Hakim yang dimaksudkan dalam Pasal 206 dan 230. (2) Secara relatif. siapa yang menjadi wali dari anak-anak sah kurandus? Jawaban: Dalam keadaan tersebut. maka perhitungan dan pertanggungjawaban itu harus dilakukan kepada pengampu pengawas. demi hukum pengampu adalah wali atas anak-anak belum dewasa itu sampai pengampuannya dihentikan. b. selain dengan memperhatikan tata cara yang ditentukan oleh undang-undang guna memperoleh pengampuan. meninggalnya kurandus. bila ia sendiri yang diangkat menjadi pengampu.Pengampuan pengawas diperintahkan kepada Balai Harta Peninggalan. b. atau dipulihkan dalam kekuasaan orang tua atau perwalian. yaitu berakhirnya yang disebabkan: a. seperti juga jika kurandus menjadi wali atas anak-anaknya yang sah. atau mendapatkan kekuasaan orang tua berdasarkan Pasal 246a. atau berdasarkan Pasal 246 tidak diperintahkan menjalankan kekuasaan orang tua. Namun. Kapan atau apa yang menyebabkan berakhirnya pengampuan? Jawaban: Dibedakan antara berakhirnya pengampuan secara absolut dan secara relatif. penghentian pengampuan itu tidak akan diberikan. Siapa yang harus diangkat menjadi pengampu? Jawaban: Kecuali jika ada alasan-alasan yang penting untuk mengangkat orang lain sebagai pengampu. berakhirlah segala campur tangan pengurus sementara. . kurator meninggal dunia. yang wajib mengadakan perhitungan dan pertanggungjawaban atas pengurusannya kepada pengampu. c. 23. sedangkan istri atau suaminya telah dibebaskan atau diberhentikan dari kekuasaan orang tua. suami diangkat sebagai kurator yang dahulunya berstatus sebagai kurandus. suami atau istri harus diangkat menjadi pengampu bagi istri atau suaminya. Dalam hal yang demikian. (1) Secara absolut.

 .

3.9 :39: 20309. !02078.9: 507239.43:7.. 50789.3 . .7.5.7.349. .9 202-07 05:9:8.3 503.5.39:/-079.7:8 /:.3 8:7.80/.3:9  /.5..7:8//03.3 9039..! /3  9/.9 8047.3 9/.9 /3./.:5:3.7.9/./0.3 ::2 .2 .3 90780-:9  -..5..9.3 503.5.80/.:80203/. 0:.3/:8803/7  .7.3.3 /.3  1  !:9:8.: 80203/.3 ..2 8/.3 007 .3 -.33.3-07/.. :39: 203:7:8 57-.9..7.39/...5..3 -.. 9039..7-.9 203.7 5:. 203/03.3202:.8 8:.3 .3. !03.:202.9. 0- .3-07.3 8090.3.: 202.3 907-:. -070:..7.8.3 502078.7.3 503.3/02:.9.. 203/03.3 .9 -. 8.349.. 8.:.3 ::2 2.3 808047. .7.2. .3 9: 9.3 007 /./.7 . 90.3/03.9 507239.3 502078./..3 8..5..7.9503/. /.9.38.7:8 2020739. 503.3 47.8.  /. 203.25:.203.9: .3 80-.3 /239.25:. 80/.3 / -.3  !03. 203/03.0:.3503..9507239.. :/0 .  .  /  .3 /239.38.3 /03..38:380-0:205.9./.3  ...  8090.3.30825:...802:.5.7../ /./. . 9.3 /.7.3 .7.25:.3.703...25:.8.0:. .::5 0907.9. 47.5.  !03./.547.7. !03.3 007  8090.3/.25:.7./.3  -07503/.8  0  $090.35.3/239.3 8. 20307. .7.3 503:7:8 802039.3 ./.3 /50740  2.907  :8:83.750789.3 88:7.8.8 8..

/./.3 -07. ..3 .7:8 /-079../.3/.3503.2 50309.-:/3..7.3 -.5.9:. 9/. .3/.503..2-.9 -. .3 .3 !03..  803.9.3 ..-.8.3/3 ..5.3 5:9:8./.3.. .2 .7..3.9.002.. 803/7 / -. 02..9203/03.3 5:9:8. 0907.: 9079:3 80....3 /.-.3 /.3 203:3:.:..3203025.. .3/.5./.3 /.25:..25:.8..3 /.25:.3 .3/-.9/.33..5.9..: 05:9:8.7.: 47.3 !03.80/.25:.3/3  .3/:2:2.3 /:..3 40 808047.25:../.3 2020739.3 /.-../.2079. 50309.7.3 90780-:9 /. 803/7 / -.3503.3 /239.0:.33.3. .5..3 /239. 1.33.8.3 8090.3 502078.3 ..25:.3 9: /239.3907:89..3 2:..5 203:7:8 050393.9: . . 503..9.3  !03.3.3/7803/7/03.507:/.9/.33 ..3 :39:203025. 57.:.2 .4380:038::2.8. /.3 .3.. 3 9/.35:9:8.75.3 1.5./..3 /.703.:0:.3/03.3/909. .25:. !03.7 43:8 0.80203/..3 .3/03. -07.3007203/03..7.2 93..3 /9025.: 50309.3  793.3 05.  803.. 02.3 2020739.-.3 .3 !0309..5.3.2 93.25:. 50309..3/3.3 503..3/3 .2.: .8 8.3 .50309.-07.: 50309.38.5:7.2 50309.: .9075:9:8 5:9:880:2:7/:5:7.503. 8.9 5:9:8. 503.3.3 /..9.9.3 :39:203025.2.47.5.5203:7:8050393.. /507:.: 50309.8 9/.7.3 8:/..3 /.9 /239./.    .. 503.  503.5.3 40 5.293.:3.3   5.. 207.3/:8/03.2.9 /239.9-.9.35.3 907.9../03...3 . :7.3  /.3 -07.3 503.3.3-07/.25:.  8:.: 8973.3 20239.5 507239./. 40 808047.9 -.3 .9.7.3 /73.25:.5./.3 503.35:9:8.5.8.3   .5.8.3././.7.3.3 -./. .33.3/.3 /7 803/7 /03.7:8/:2:2.3 503.2- 5:9:8..3-:9 -:93.3503..3/:8 .  .9.3 4380:038 ::2 ..3 5:9:8.3502443803/7 .3 /909.3 .9.3  $02:. 203.:..3 8007.: .32:.    5.3 /.3 /.3:.3/:8 0.25:.3400. 207..3503..3-0:2/0.2 .:203:7:203/03.3 907.3.:.. $02:.3-07.25:.25:./039.3/:8-070/:/:.9.3.3 502078..9..0.5.:5:9:8. 203/03..9. 5.7./. 502078.25:.:5:3 5:9:8.9.25:.8.. 57.:3.3 3  .32020739.3-.3 92-: /03.:.2079.3203025.392-:907.9.3 8.3 20239.3/3  !03. 503. .9. -07.5 :7.0..7.703.5.3 /73.5.5.

/03.8.3 90780-:9 /.25.5.3.3/:8 .25: :7.2:3  ..3 ::2 909.3 -.-.3 -0:2 /0..-:.3  .2:3 :7.3.9 - .9 /-:9..3:.3/:3: .3202507.. /.9.8.:.380.9.0. ./.7 0/:/:.25:.93. .9..7.2  .7 503.3.9.33.-0:2/0. 507-:.38:7. 90.25:./. .8./-0-. 5:9:8.7:8 /. :7..9...  80.25:/.3 !.7.9.93. 8. 9/..3 -07/.7:8 /:3.2  897  /.9.380-0:2..5.30.309039:.25:.!033. 503.5.. 9/.9.-' -07.7/0:.35.503.503.3  1  :7.5.. 8.79.3503.3.907.3 503.3.9.25: :7.78 0 .3907.5.2 8090.3203. /02::2 .9/. .3 0:.9 20.9.25:.25:.5.7507-:.9. 503.3 507.2!. 80-.3-07... .3 /.. .3 /.9. .3/:8..3/:8 .990780-:9   .9..3 !07-:. :7.9/-.9.5.25:.. /. 2033..3 3 .3 /:.3507/.3.9.3507.3 907. .25: :7./.5.7.80-.3/:88090. 8.3 /03.8.3 05..9 /.3 :7.3  5:.3.25:.:.: 0 -.5.25:.3.8./.. 80/..5503.. .503.9-07/.3 -07/.2 .-..38:3.3-.3.3 507.3 907.  /.3  .8..5.3 $047.3 0./.9.25: /.9.3 207:5.947 -40239.9 3.947  ./.3 3 90.8-3. 502-:.3 /:. /..9.507-:.9.33.947  .-07.32. 9/.3 40 ..3 503. /-0-.33.3 8:. /:3. . 503.3/:.3 507/.3  .9.7 /0.9/:.3.3 503.:/239.9  / 09039:.  8..5  .3.:...3 90.2.9. /-079.8..3 ./.3../.79./.!.9.3/:8502-4748909.9.9.9 40 .3 09039:.38.320207.3.::.90..8 -07.25:.:./.3-07:93.:././03.5 0..3.3. 507-:.0.3 .3.202-:.-:9 -:99039.9.8 .3 507239.9 203.3 0.8. 20250740 0:.2. 5.39:/.38047.8.3.3:3/.947  8090.. 8.9 507-:.9202-:.5.3 9: 8007.8/73.9 /. 8.:7.: 2.. ..9 239./ 80-0:2 50739.9.3 507/.8.947 /.9./.8.3 503./:3. 0.3/:3: .380.8.3   5..3.20.9.3 $047.3  .3  0  !03.2033.2.3/03.-.5:.9:/.3507.99:907825:/.3 /:3:  .3 .3 507/.9 8:7.3 /.8./. .8.9.9.20239.9. /.3 9./.:3 .5 /.:3.3    5.5. /.703.3 9039.:.5. 203.- $02:.9.750302-:..9 /-..8.9203..3 :8:8:39:202507-.3/.3/:8 90./ 80-0:2 50739.  /.70/:/:.3/..:.25: :7.3.5.3 507.8./.340:7. /.5  !03.39:2/.3503. 0. !033.25.503.8.9. /.7.3-07/. 5./50739.3/.3 -:..3  /.5-07.3 :3/.3.7.7.33:7..3 /.3 90./.3 507-:.3.3 9: 0- /.93.32.947503.7./.7503.-. 9/.9 8.9.39039.8.

39:.9203..9.3 ./039. 203.947..3  .703.23.3.503.:8.-../.. ..39039.5:8  $0./../.3 503.32030-./.5... 9:47.. .33.3 897 203/.3./.25:.9.:9/.3 5079.3 5079:3.9./.: 8:.-84:9 .-.8..3 /02.947.30:./ 503..39.3 /.947/50.25:.:.9/.7.3  -07..3.5:3:.5.7. .2 ..9...503.8.9.3.3 :39:203.:8:..5.. -0:2 /0.-/.3.:7.25: 2. 90.3!. :7...20250740507.8 /50739./. 9: 8.25:503.3 !.89  !02-0-.3.-402032.25: .3 507809::.-0789.503.5079:3.3/:8203.-07.... 20250740503.9..3.3.25:  -.3503.23..3 05.-.3 .8.3..3.!03..25:.2.3/:8 2025:3.:39:203072.5.3 897 .8.- 80-.3/.-.9..3 503. .7.3./.3/2..  .:7. .3 :3/.33.3.8.3..0. .3.23.3203.3 0.3 .:7.:.7. .:/-0-.3 /.3-07.  .25: .9. /-0-.3/:8 .50309. 503.35.:7.: 8:.33.3202507.:7.25:.73.9 203. .8 503:7:8.25.3/03.70.3 0:.9. - :7.3503.380-...9.20:.3 5.3 .25. 803/7 .7. 503.39:.8.3 80.  80/./. .350393:39:203.3   ...3/03.7.9..9.3.3. 8:.3 -0/.80-.3 503:7:8 802039.9...3.3/80-. .2 0...3 /9039:.3 .8..70.8.3 47.9.347.3. /.3 .3.-.9.39:.8. ..3503.3 .25:..8../503.9 203.9.8.::.30:.8..39.9..39:    ./.2.3 /9025.9:880-.3 9:..91 .3./50739.25:.3/.9.3 40:3/.3 ...3.3 .3:3.3 .2:3 503039.8.8.25:7 9..5.7. -0:2 /0.. 2033.25: 8:.:507.8..5:9:8.3/.8 .9.73. :7./.503./ 503./.3.-07/.35079.7..9.9..347.39:.3.-.8.  9.5.8.: -07/.3203025.79.7:8/. 20..7:8 /:2:2. .3 47.25: -..3 /7 503.305.3/:8 - . 897 ...:203/. 805079:.. . 8079.3.25:.380.39:.3.3.503. !033.9..3 90780-:9  /02 ::2 503.8.39/.897..  .8.25:.3203.: /-07039.3.3 /. 05. ..3 .8.9.347.3 ::2 ../.5.39:.. 8.7.:/5:.3 9: 20250740 0:.503.3203.2/.89:.9.30:.8.3/80-.2!..902-.5.390.::3.80-0:25:9:8.25:. 80.3 9:.25:..:.3:3.3 /-..39:9/.9.380.3/:8 .: 897 .8.202:33.3.3.- 203. .3/.9.3...980-./:3.7:8 /.-.9:-07..8.347.3 .-.-.3 8.73.73.9:-07.7:8/.7.3502-0-.3. ..3 /.7.7.-84:9/.8   $.8:/.703.3:3.3-.3 .91   $0..3 .8.9472033.3/-07.3.2079.7 0:.3 ..9.

 .