P. 1
Ekstraksi Unsur Platina (Pt)

Ekstraksi Unsur Platina (Pt)

|Views: 948|Likes:
Published by Rhidiyan Waroko

More info:

Published by: Rhidiyan Waroko on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2015

pdf

text

original

Hutri Prianugrah Nofec Budiarto Rendi Fajar Binuwara Rhidiyan Waroko Rudiyansyah Vicky Indrafusa

- Ektraksi unsur Pt ini biasanya merupakan ekstraksi lanjutan dari bijih nikel. - Bijih nikel di ore dressing, seperti crushing, grinding dan classification untuk meningkatkan kadar. - Melalui proses reductive smelting dan oksidasi akan memisahkan PGM dengan unsur Fe-CuNi. - Melalui proses dissolution akan menghasilkan konsentrat PGM 30%. - Proses terakhir adalah proses pemisahan platina dari PGM.

Feed merupakan bijih nikel (laterit) sebelum diekstraksi, mineral tersebut direduksi ukurannya dengan metode ore dressing. Tahapan-tahapannya sebagai berikut:
• Crushing • Grinding • Classification (flotation)

Setelah ore dressing dihasilkan kadar PGM 2000 gr/L

Ekstrasksi unsur Pt merupakan lanjutan pengolahan bijih nikel, biasanya mineral nikel sulfida. Bijih nikel yang memilki nilai komersil untuk diolah unsur platinanya adalah bijih nikel yang mengandung kadar PGM sekitar 20 gr/ ton.

Untuk memisahkan konsentrat PGM harus melalui proses pembentukkan aqueous solution. Ada beberapa metode dissolusi konsentrat PGM yang dikenal, yaitu:
1. 2. 3. 4. 5.

Dissolution in aqua regia Dissolution in Hydrchloric Acid-Chlorine Dissolution I Hydrochloric Acid-Bromine Other Dissolution Method Salt Fusion

Reaksi yang terbentuk: Laju dissolusi tertinggi pada saat boiling point aqua regia. Metode aqua regia ini lebih banyak digunakan pada compact metallic platina.

Setelah proses dissolution diatas, dihasilkan solution yang mengandung unsur Au, Pt dan Pd. Unsur Au dapat dipisahkan dengan cara mereduksinya dengan FeSO4 , dan menghasilkan endapan Au. Reduction agent lain yang ditambahkan dalam proses reduksi ini antara lain: oxalic acid, sulfur dioxide dan ascorbic acid.

Pada proses reduksi dengan Fe(II), menghasilkan larutan Pt(IV) dan Pd(II) Sebelum diendapkan dengan NH4Cl, unsur Pt harus ada dalam keadaan Pt(IV). Unsur Pt(II) harus dioksidasi dengan menggunakan klorin yang didihkan. Hasil dari proses ini adalah endapan (NH4)2[PtCl6]

Unsur Pt dalam bentuk (NH4)2[PtCl6] Purifikasi bentuk tersebut dapat dilakukan dengan pengkristalan pada air. Tetapi metode tersebut akan menghasilkan kadar logam yang rendah sehingga harus menggunakan volume (NH4)2[PtCl6] yang besar. Endapan (NH4)2[PtCl6] dipanaskan hingga temperatur diatas 100C pada pressure yang tinggi Tetapi, semakin tinggi suhu dan semakin lama waktu pemanasan akan menurunkan solubilitas.

Pada tahun 1974, dengan peraturan baru pada kualitas udara, Amerika Serikat meresmikan era autocatalyst, sebuah teknologi yang menggunakan logam platina untuk mengkonversi gas beracun di knalpot kendaraan menjadi zat tidak berbahaya Selama 1980-an peningkatan pesat dalam nilai dari logam mulia, termasuk platina, memunculkan produksi berbagai bar dan koin, barang-barang koleksi banyak dari mereka, untuk memenuhi permintaan untuk platina sebagai produk investasi fisik Pada tahun 1990-an, platina tumbuh digunakan sebagai pengobatan medis terhadap bentuk-bentuk tertentu dari kanker

Grafik Kenaikan Harga Platina

Kebutuhan dunia akan kehadiran platina semakin terasa, karena, semakin naik nilai demand mulai tahun 2000, karena, mulai banyaknya pengaplikasian di sektor otomotif.

Terima Kasih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->