PENDAHULUAN

Dinamakan gangguan psikosomatik pertama kali oleh Johann Christian Heinroth pada tahun 1818 yang kemudian dipopulerkan oleh Maximilian Jacobi, seorang dokter psikiatrik Jerman. “Psikosomatik” adalah gabungan dan kata “psyce” (interaksi jiwa) dan soma” (tubuh) yang menekankan kesahuin kau5atif atau pendekatan holistik terhadap kedokteran, karen ser’ia penyakit dipengaruhi olph aktor psikoIogis, suatu hubungan yang telah digali oleh berbagai bidalig kedokteran alfernatif.1 Bila terjadi suatu konflik maka timbullah gejala-gejala holistik pada manusia. Bila hal ini herlangsung sedikit lama dan berlebihan n’iaka tejadilah nerosa yaitu gejaia-gejalanya terletak pada bidang kejiwaan seperti: nerosa cemas, nerosa histerik, nerosa fobik, nerosa obsesif-kompulsif dart nerosa depresi. Akan tetapi di samping koniponen psikologik mi hampir terjadi juga gangguan fungsi badaniah (karena manusia bereaksi secara holistik). Sering terjadi perkembangan nerotik yang memperlihatkan gejala-gejala yang sebagian besar atau semata-mata karenna gangguan fungsi alat-alat tubuh yang dikuasai oleh susunan. saraf vegetatif. Perkembangan nerotik inilah yang disbut gangguan psikosomatik atu psikofisiologik (karena biasanya hanya fungsi faaliyah yang terganggu). Kèdokteran psikosomatik menyadari kesatuan dan pikiran dan tubuh dan interaksi antara keduanya. Pada umumnya, keyakinannya ialah faktor psikologis adalah penting dalam perkembangan semua penyakit.

1

Ardani, Tristiadi Ardi. 2008. Psikiatri Islam: 268
1

Bagaimana seseorang yang mengalami penyakit lambung akut dapat berangsur membaik ketika menjalani puasa Ramadhan.F. mendapat reaksi yang normal dan tetap berhubungan dengan keluarga mereka. Kegagalan dalam melakukan penyesuaian terhadap berbagai persoalan bukan hanya menimbulkan gangguan psikis atau mental saja. yaitu gejalagejalanya sebagian besar terletak pada bidang kejiwaan. atau justru membuat penyakit jasmani yang sudah ada menjadi semakin parah. maka timbulah gejala-gejala holistik pada manusia. Dan faktor-faktor ini hanya dapat dimengerti oleh penderita dilihat sebagai manusia yang memiliki rumah dan keluarga.2 Konflik sebenarnya merupakan suatu persaingan antara impuls-impuls dan keinginan-keinginan yang bertegangan sehingga menimbulkan ketegangan jiwa dengan perasaan yang sangat tidak enak. Bila hal ini berlangsung sedikit lama dan belebihan. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa: 340 2 . yang mempunyai masa lalu dan masa yang akan datang.3 Banyak hal (fenomena) dalam dunia kesehatan yang tidak bisa dijelaskan dengan pengetahuan ilmu kedokteran saja. cara menysuaikan diri tergantung pada emosi. fobik. Hal-hal dan faktor-faktor psikologis serta sosial ini dapat mengganggu manusia dengan cara yang sama seperti faktor-faktor yang dapat dilihat dengan secara kasat mata. seperti: cemas. 2004. Mengapa dalam lingkungan fisik yang serba sama kelompok anak ayam dengan induk secara rata-rata tumbuh lebih baik daripada kelompok lain yang tidak mempunyai induk atau mengapa toxisitas amfetamin yang disuntikkan pada tikus menjadi 10x lipat bila tikus itu dikurung bersepuluh daripada bila dikurung sendirian. Kartini. obsesifkompulsof dan depresi. Gejala gagal dalam melakukan 2 3 Kartono. yang menghadaapi kesulitan ekonomi. mengapa seorang penderita HIV/AIDS dapat bertahan hidup lebih lama dari vonis dokter bila tidak diasingkan. Pengertian Psikosomatis ialah kondisi dimana konflik-konflik psikis atau psikologis dan kecemasan-kecemasan menjadi sebab timbulnya macam-macam penyakit jasmani. Cara orang tersebut menyelesaikan konfliknya. Bila terjadi suatu konflik. yang mengalami kesukaran dan kecemasa.PEMBAHASAN A. Patologi Sosial 3: 137 Maramis. pekerjaan yang akan dipertahankan atau akan ditinggalkan. W. inteligensi dan kepribadiannya. maka terjadilah nerosa. 2002.

Berdasarkan penelitian. Emosi pada gilirannya akan memengaruhi kerja sistem saraf. OIeh karena itu penyembuhan penyakit-penyakit psikosomatik perlu melibatkan interaksi fisik mental. sehingga gangguan terhadap salah satu di antananya menimbulkan gangguan pada lainnya. Berdasarkan anatomi seperti inilah. Medikasi sering memberi kesembuhan secara cepat. maka muncul istilah kecerdasan emosi. Jnilah yang kemudian sening disebut sebagai gangguan psikosomatik. Orang yang cerdas secara ernosi akan mampu mengintegrasikan kerja seluruh bagian otaknya sehingga manipu berftingsi secara optimal. Bagian dalam kelenjar adrenal memproduksi hormon adrenalin yang menyebabkan reaksi emosi takut dan hormon noradrenalin yang menyebabkan emosi marah. Karena rangkaian seperti inilah maka kita bisa merasakan emosi marah atau takut dan berbagai macam emosi lainnya dalam jangka waktu yang agak lama. lni berlainan dengan pandangan dualisme yang menyatakan bahwa antara badan dan jiwa terpisah dan bisa dibedakan. hormonal maupun fungsi otak lainnya. Misalnya. Penemuan-penemuan terbaru berkaitan dengan kerja otak semakin menambah keyakinan akan hubungari yang erat antara fisik dan mental. otak temyata merupakan pusat integrasi dari badan dan jiwa ini. Ini benkaitan karena sumbemya bukan pada tubuh yang sakit. tapi sering menimbulkan kesalahpahaman di bidang medis. Otak manusia selain merupakan pusat pikir (otak besar) yang merupakan pusat kesadaran. Penyakit-penyakit psikosomatik menupakan gangguan kesehatan yang bukan saja umum dijumpai dalam populasi. otak kecil dan batang otak akan bereaksi sehingga memacu pengeluaran hormon yang ada di otak. ketika menghadapi suatu persoalan. misalnya seperti kelenjar adrenal yang terdapat di ginjal. melainkan pada persoalan mental yang belum terselesaikan. yaitu bagaimana orang bisa mengelola emosinya sehingga berguna untuk meningkatkan kualitas hidup. Apalagi karena 3 . juga merupakan pusat emosi (otak kecil maupun hatang otak). Hormon ini pada gilirannya akan memengaruhi kerja kelenjar hormon lain yang ada di tubuh. namun bukan berarti pensoalannya menjadi beres karena sening kali penyakit tensebut kambuh kembali berulang-ulang.penyesuaian bisa muncul dalam bentuk gangguan-gangguan yang bersifat ketubuhan/fisik karena pada dasamya antara badan dan jiwa merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Hubungan Emosi dan Faal Badan Secara singkat dapat dijelaskan bahwa antara badan dan jiwa terdapat hubungan yang sangat erat. Jadi sebenamya antara pikiran dan emosi terdapat jalinan yang sangat erat karena semuanya terjadi di otak.

akan tetapi karena faktor psikologis. Terdapat kelainan organik. mengapa perkembangan nerotik sebagian besar menjadi manifest pada badan. Jelas bahwa emosi dapat menimbulakan kelainan psikologis (fungsional) ataupun kelainan organik (struktural). Hormon-hormon ini pada giliranriya akan memengaruhi reaksi saraf otonom dalam jangka waktu yang agak lama juga. faktor psikologis ini mungkin timbul sebab penyakit organik tadi. W. Sebab Timbulnya Gangguan dan Gejala Banyak sekali sebabnya. B. terutama yang berat. tetapi tidak terdapat penyakit badaniah yang dapat menyebabkan keluhan-keluhan ini. bahwa jiwa dapat terganggu oleh suatu penyakit badaniah. mi disebabkan fungsi organ tubuh yang tidak seimbang lagi (mengalami ketegangan dalam jangka waktu yang lama) sehingga mengganggu metabolisme maupun daya tahan tubuh. 2004.F. Adapun sebab-sebabnya antara lain: 4 Maramis. Pada umumnya penderita dengan gangguan psikosomatik dapat dibagi menjadi tiga golongan:4 1.hormon-hormon tersebut diserap oleh tubuh dengan perlahan-lahan. Sebaliknya. Terdapat kelainan organik. Mudah-sukarnya tirnbul gangguan tergantung sebagian besar pada kematangan kepribadian individu. sudah lama dikenal. tidak ditemukan kelainan organik. seperti keceemasa. 3. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa: 342 4 . tetapi yang primer yang menyebabkannya ialah faktor psikologis. Inilah sebabnya mengapa orang yang mengalami stres atau emosi yang tinggi dalam jangka waktu yang lama akhirnya mudah menjadi sakit. tetapi juga pada berat dan lamanya stres itu. tetapi terdapat juga gejala-gejala lain yang timbul bukan sebab penyakit organik tesebut. Kecerdasan emosi pada dasarnya membantu individu untuk menemukan cara-cara yang konstruktif untuk menguatkan hubungan!jalur antara otak besar (yang berfungsi sebagai pusat berpikir) dengan pusat emosi sehingga individu tidak hanya menggunakan otak kecil maupun batang otak (pusat emosi) untuk melakukan reaksi terhadap peristiwa-peristiwa yang dihadapi. 2. Mengeluh tentang badannya. Bukti bahwa emosi dapat memengaruhi badan ialah bila airmata mengalir sewaktu sedih. roman muka menjadi merah sewaktu malu atau orang menjadi pucat dan begemetar sewaktu ketakutan.

3. Umpamanya bila menu dan diit terlalu diperhatikan. rasa benci menimbulkan rasa muntah. Tradisi ketuarga dapat mengarahkan emosi kepada fungsi tertentu. Penyakit organik yang dulu pernah diderita dapat menimbulkan pre-disposisi untuktimbulnya gangguan psikøsomatik padabagian rubuh yang pernah sakit itu.1. Suatu emosi menjelma secara simbolik elementer menjadi suatu gangguan badaniah tertentu. 5.pencernaan. bila sering ditakut-takuti tentang hal sexual. 4. emosi dan afek yang salah terhadap kesucian dapat mengakibatkan impotensi atau frigiditas. dan konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik. maka nanti ia mengeluh juga waktu klimaktrium. maka yang dikeluhkan ialah tentang badannya saja. Umpamanya pernah ada trauma kepala. Psikiatri Islam: 270 5 . 2. Sitokin adalah molekul pembawa pesan (messenger molecules) yang 5 Ardani. dulu pernah menderita disentri. Tristiadi Ardi. Faktor biologis Satu bidang baru riset neuroilmiah dasar yang mungkin rekvan dengan gangguan sornatisasi dan gangguan somatoform iainnya inemperrnasalahkan sitokrn (cytokines). isteri mengeluh tentang pernapasan sesudah suaminya meninggal karena the paru-paru. Umparnanya bila seorang cemas. Etilogi 5 1. eyakulasio prekox atau dismenorea. Umpamanya anggapan bahwa klimakterium menyebabkan wanita itu sakit. Dapat ditentukan juga oleh kebiasaan. sering sakit kepala waktu saudaranya dirawat di rumah sakit karena memingo-ensefalitis. sehingga menderita sakit kepala sesudabnya. bila dianggap bahwa dokter hanya dapat menolong penyakit-penyakit badaniah. maka mungkin nanti sering mengeluh tentang lambung. Penderita itu sangat merasakan penyakit orang lain yang secaratidak sadar diidentifikasikannya. asthma bronkiale karena alergi sering disertai keluhan tentang pernapasan bila terjadi stres. lalu kelak bila terjadi konflik. lalu kemudia dalam keadaan emosi tertentutimbullah keluhan pada saluran. anggapan dan kcpercayaan masyarakat di sekitarnya. Umpamanya string sakit perut sesudah usus bunu anaknya dioperasi. maka mungkin timbul impotensi. 2008. maka timbul keluhan dari pihak jantung seperti sebaliknya sakit jantung rnenimbulkan kecemasan. rnaica rnungkin tirnbul lagi sakit kepala.

dan lainlain. Penelitian tersebut mengajukan bahwa pasien memiliki ganggguari perhatian dan kognitif karakteristik yang dapat menyebabkan persepsi dan penilaian yang salah terhadap masukan (input) sornatosensorik. Selain itu stres nonspesifik yang kronik. 2. aku atau kronis menciptakan tantangan di mana organisme tidak dapat biespon srara adek. Stres spesifik lawan nonspesifik Stres psikis spesifik dapat didefinisikan sebagai kepribadian spesifik atau konflik bawah sadar yang menyebabkan ketidakseimbangan yang berperan dalarn perkernbangan gangguan psikosomatik. Faktor psikologis a. b. konflik ketergantungan yang tidak disadaii mempresdiposisjkan seseorang pada ulkus peptikum). Orang aleksitimik yaitu orang yang tidak mampu membaca emosinya sendiri.digunakan oleh sistem kekebalan i. 6 . dikornbinasjkan telah dengan diperkirakan kerentanan memiliki atau korelasi debilitas psikologis organ yang genetik. mempredisposisikan orang tertentu kepada gangguan psikosomatik. biasanya dengan variabel kecemasan yang mengelilinginya. kematian pasangan. termasuk otak (contohnya: interleukin. bencana. Stres umum Suatu peristiwa atáu situasi kehidupan yang penuh dengan stres internal atau eksternal. mereka memilki kehidupan fantasi yang miskin dan tidak menyadari konflik emosionalnya. dan interferon) Beberapa penelitian mengarah pada dasar neuropsikologis untuk gangguan somatisasi.iat. Contoh dan stres umum adalah: perceraian. gangguan psikosomatik mungkin berperan sehagai jalan keluar untuk ketegangan mereka yang terkumpul.mtuk berl:omunikasi dalam dirinya sendiri dan berkomunikasi dengan sistem saraf. faktor nekiosis tumor. konflik bawah sadar spesifik adalah berhubungan dengan gangguan psikosomatik spesifik (sebagai contohnya. Peneijtjan tcrakhjr telah meniemukan bahwa orang yang menghadapi stress umum secara optimis cerideruig tidak mengalarni gangguan psikosomatik Jika mereka mengalarninya mereka mudah pulih dan gangguan.

pernah dioperasi. pernah macuk rumah sakit. adiksi terhadap obac-obat. atau untuk mensimbolisasikan snat” perasaan atau keyakinan (sebagai contohnya nyeri pada usus seseorang). waktu haniil. perceraian dan kckecewaan dalam hubungan sexual. hasilnya adalah menghindari kewajiban (sebagai contohnya. Gangguan-gangguan tersebut secara garis besar ialah: hypertension. dan mempercepat detak jantung yang normal. Kartini. sehingga mempengaruhi detak jantung dan tekanan darah. mengekspresikan emosi (sebagai contohnya kernarahan pada pasangan). Faktor keschatan: pcnyakit-pcnyakit yang nienabun. Faktör perkawinan : perselisihan.3. Eksperimen-eksperimen menunjukkan bahwa ketakutan-ketakutan. Faktor sosial Gangguan melibatkan interpretasi gejala sebagai suatu tipe komunikasi sosial. 2. mengerjakan pekerjaari yang tidak disukai). waktu penyakit herat. kurang istirahat. Patologi Sosial 3 7 . 6 Kartono. 4. C. Faktor sosial dan ekonomi: kepuasan dalam peketaan. kesukaran ekonomi. pekerjaan yang terburu-buru. Emosi-emosi sangat kuat dan kecemasan-kecemasan hebat yang berkelanjutan menjelma jadi reaksi-somatisnze itu langsung mengenai sistem peredaran darah. hubungan dcngan keluarga dan orang lain. dapat disebabkan bukan saja oleh stres yang luar biasa. pckerjaan yang tidak tentu. anak-anak yang nakal dan menyusahkan. 2002. tetapi juga oleh kejadian-kejadian dan keadaan sehari-hari. Gangguan psikosomatik pada orang yang tidak stabil. keadaan jiwa waktu dioperasi. tcmbakau dan lain-lain. status di dalam keluarga dan stres yang timbul karenaini. minatnya. effort syndrome dan peptic ulcer. 6  Hypertension atau Supertension (Tekanan Darah Tinggi) Hypertension adalah: tekanan darah tinggi dengan ketegangan yang tinggi. Jenis-jenis Gangguan Psikosomatik Setiap fungsi oiganis/somatis yang terganggu oleh emosi-emosi yang kuat (yaitu oleh konflik-konflik dan kecemasan-kecemasan hebat) bisa menjadi basis bagi timbulnya bermacam-macam gangguan psikosomatis. Faktor psikologik: stres psikologik. kecemasan-kecemasan dan kemarahankemarahan/agresi itu selalu cenderung mempertinggi tekanan darah. seperti: 1. 3.

Kerja dan bekerja itu merupakan aktivitas dasar. Post-power syndrome atau sindrom “purna-kuasa” ialah reaksi somatisasi dalam bentuk sekumpulan simptom penyakit. 8 . dengan gejala pengeluaran tenaga fisik yang sangat sedikit saja sudah menyebabkan bertambah cepatnya detak jantung. maka bisa timbul banyak konflik batin. ketakutan. dan merasa sangat kecewa serta pedih. akan tetapi bagaimana caranya seseorang menghayati dan merasakan keadaannya yang baru itu. Sebenarnya. kecemasan dan rasa rendah diri. disebabkan oleh karena pasien sudah pensiun. kemudian tidak bisa diredusi dan dikurangi dengan jalan penyesuaian din dan mekanisme lain yang efektif maka kejadian tersebut pasti akan menyebabkan timhulnya penyakit hypertension atau tekanan darah tinggi. dan kronis sifatnya. status sosial dan prestise sosial. Sedang bekerja menjadi aktivitas sosial yang memberikan pada individu: penghargaan atau respek. Kondisi mental dan tipe kepribadiannya sangat menentukan mekanisme reaktif seseorang menanggapi masa pensiunnya. Hypertension ini merupakan penyakit jasmaniah yang sangat berbahaya. luka-luka dan kerusakan fungsi-fungsi jasmaniah dan rohaniah yang progresif sifatnya. Jika dia tidak atau belum mampu menerima kondisi baru itu. disertai kesukaran bernafas dan perasaan seperti mau pingsan. Jika semuanya berlangsung berlarut-larut. Seperti bermain-main bagi kanak-kanak. atau sudah tidak mempunyai jabatan dan kekuasaan lagi. yang sering disertai perasaanperasaan berdosa. dan merusak fungsi-fungsi organis. atau diikuti kecemasanketakutan terhadap mmpuls-impuls agresivitas sendiri. dan banyak rnenyebabkan kssus kematian. Karena itu Iingkungan-kerja merupakan sentrum-sosial.  Efort Syndrome dan Post Power Syndrome Effort syndrome adalah: reaksi somatisasi dalam bentuk sekelompok tandatanda dan simptom-simptom penyakit. yang menjadi kriterium pokok itu bukan kondisi dan situasi pensiun dan menganggur itu in-concreto. dan dijadikan bagian esensial kehidupan manusia. luka-luka atau kerusakan. disebabkan oleh kecernasan-kecemasan dan ketakutan-ketakutan mengenai aktivitas jasmaniah. maka kerja memberikan kesenangan dan arti tersendiri bagi kehidupan manusia dewasa. Tiga unsur tersebut merupakan faktor paling kritis-gawat dan terpenting bagi kesejahteraan lahir-batmn manusia. Simptom tersebut pada dasarnya.Jika ketegangan-ketegangan emosional berlangsung dalam waktu yang lama. maka akan mengakibatkan proses dementia yang pesat sekali.

Penyelidikanpenyelidikan membuktikan bahwa orang-orang yang mengidap peptic ulcer ini adalah pribadi-pribadi sebagai berikut: a. Kulit Bahwa emosi dapat menimbulkan gangguan pada kulit telah lama diketahui. d. tetapi kadang-kadang juga berturutrurut acau serentak beberapa organ yang tcrganggu. saluran pencernaan.7 1. W. Suka mengingkari kebutuhan biologisnya. yang kemudian menjadi borok-borok bernanah pada usus dan lambung. biasanya hanya pada satu alat tubuh saja. Peptic ulcer ini asal mulanya berupa peradangan.  Peptic ulcer (penyakit lambung. b. dari tingkat paling ringan berupa peradangan pada tempat-tempat tertentu yang terpencar-pencar dengan rasa sakit dan nyeri.macam gangguan mental lain. maagZweer) Peptic ulcer adalah: borok bernanah atau etterende zweer pada alat pencernaan. Individu yang sering bersikap bermusuhan atau khoieris. 2004 9 . sikap bermusuh dan sikap nnenolak. Sebab-sebab peptic ulcer antara lain: infeksi. konstitusi fts!i yang lemah. menimbulkan luka-luka. Baru ditahun-tahun belakangan mi dperhati1can dan diselidiki hubungan antara 7 Maramis. penyakit. c. Untuk kiasifikasi maka jenis gangguan dibagi rnenurut organ yang paling terkena.F. yang mendekatkan diri pada kematian atau akhir hayatnya. otot dan rulang. yaitu kulit. berat disentai pendarahan. sistem kardiovaskuler. Selalu menekan agrisivitasnya. Sehingga terjadi penggerogotan terhadap usus-usus. sebagai akibat dari konflik-konflik psikis. ketakutan-ketakutan dan kecemasan-kecemasan kronis. Konflik dan gangguan jiwa dapat menirnbulkan gangguan badaniah yang terus menerus. saluran pernapasan. sampai dengan borok bernanah yang besar menganga. alat urogenital dan sistem endokrin. disebabkan oleh telampau banyaknya asam-lambung dengan konsentrasi yang sangat kuat (hyperacidity) dalam usus 12 jari atau deodenum. Terlalu bergantung pada orang lain. Borok ini betvariasi. dan lain-lain. yang menembus dinding-dinding lambung dan usus.serta mengakibatkan macam. Akan tetapi sebab terutama ialah: reaksi-reaksi emosional yang sangat kuat dan lama.

maka tOfluS Otot meninggi dan pcnderita -mcngeluh nyeri kepala. seperti sedang memakai surban atau helm). gangguan dan berminat pada olah-raga. Artritis rematoid merupakan salah satu contoh gangguan psikosomatik yang timbul bukan saja pada sendi. Kombinasi antigen-antibodi hnya merupakan salah sam stimulus yang dapat mengganggu keseimbangan fisiologik mi. Otot dan tulang Dalam praktek sehari-hari sering terdapat keluhan tentang otot dan tulang. tahu-diri. terhambat. pada orang yang peka. Beberapa kliiiik dçnnatologi di USA mencatat bahwa pada 75% atau lebih dan pcnderita mereka. 2. Pcnyel yang sebenarnya belum diketahui.tinibulnya pruritus. kadang-kadang rupanya ada pengar keradangan. 10 . maka sukar untuk dibedakan manakah yang primer dan kedua faktor itu sangat erat saling mempengaruhi. seperti rerdapat suatu benda yang berat di atas kepala. dan reaksi kulit lain dcngan kesukaran pcnycsuaian din terhadap strcs dalam hidup manusia. hiperhidrosis. kompulsif. (mialgi kepala. Bila sudah benlangsung lama. Kecuali hawa (kondisi udara) dan pckerjaan.prinr psikogenik. yang mempunyai alergi. nerodermatoses. Ketegangan otot dapat nienyebabkan keregangan sekitar sendi dan xnenimbulkaa nyeri sendi atau artralgi. reaksi mi sudah timbul dengan stimulus yang rendah. pengorbanan c konformist. Penderita artritis rematoid cenderung ke arah masoKlstlk. yang dapat mcnimbulkan reaksi alergi. Ada yang primer somatogenik. tenlalu aktif berkenaan den. Menurut Williams difinisi alergi ialah: suatu predisposisi kongenital terhadap disfungsi otonomik lokal yang ditimbulkan oleh serat-serat kolinergik susunan saraf vegeratif Pada orang yang normal reaksi mi timbul hanya bila ada stimulus yang keras.Karena tekanan psikologik. kaku kuduk (mialgi kuduk) dan nycri punggung bavah. maka faktor emosi memegang peranan yang penring dalam menimbulkannya. tetapi juga di banyak janingan lain. faktor psikologik memegang peranan yang sangat penting. tetapi tidak sedikit juga yang . Nyeri otot acau mialgi sering terdapat dalam praktek (baca: kehidupan seharihari). Gangguan-gangguan mi dibedakan dengan gangguan rematik (terdapat tanda-tanda inflarnasi) yang juga sangar crat hubungannya dengan stres psikologik.

mendengus. Banyak mekanisme fisiologik yang turut serta. sering kencing dan nyeri pada otot-otot.8% sindroma mi pada 500 orang yang mempunyai keluhan dan saluran pencernaan. Hiperventilasi biasanya merupakan tarikan napas panjang. Sering hawa juga ditlan (erofagi) yang menyebabkan rasa penuh di lambung. Astima bronkiale: kecemasan dapat mengganggu ritme pernapasan dan diketahui bahwa stres juga dapat menimbulkan serangan asmia. Saluran pernapasan Gangguan psikosomatik yang sering timbul dan saluran pernapasan ialah sindroma hiperventilasi dan astma bronkiaie dengan hermacam-macam keluhan yang rncnyertainya. tapi mungkin juga orang itu menguap. Stimuli emosi bersama dengan alergi peridcrita menirnbuikan konstriksi bronkioli bila sistem saraf vegetatif j’uga tidak stabil dan mudah tcrrangsang. Jantung dan pembuluh darah Hipertensi esensial juga dapat merupakan suatu gejala gangguan psikosornatik. Hal mi tenjadi secara tidak disadani. sehingga sering orang itu menelan dan timbullah disfa faringitis menahun. Pada permulan juga terdapat gejala-gejala gastrointestinal. panas tinggi. Kadang-kadang juga terjadi hipervenrilasi nonpsikogenik sebagai reflex. McKeil mendapat 5. perut tidak enak sehingga terjadi anorexia kadang-kadang terasa panasdingin. “cardiac neurosis” atau “neurocirctilatory asthenia”. Bagian-bagian sindroma mi dahulu dinamakan “soldier’s heart”. seperti ada orang yang mengisap rokok bila ia regang. Ketegangan emosi dapat menyebabkan vasokonstriksi dan bila keadaan ini berlangsung lama. Sering terdapat keadsan rumah tangga yang tidak memuaskan. maka terjadi fiksasi pada hipertensi itu. 4. umpamanya pada infeksi. Patogenesa: hiperventilasi dapat menjadi suatu kcbiasaan. Faktor emosi penting juga biarpun konsep asnna sekarang ialah alergi. Gejala-gejala yang lain mengenai simdroma hiperventilasi ialah : mulut da tcnggorok kering. sakit kepala dan kelelahan. intoxikasi. perut gembung. Sindroma biperventilasi sening terdapat dalarn praktek. mendeham-deharn atau mengangkat dada. yang lain mulai bernapas panjang. Menurur Rice (USA) 10% dan 1000 orang yang datang berobat ke prakteknya mendenita sindroma mi.3. penyakit pada susunan saraf pusat yang menycbabkan retensio unina akut. batuk kering. bukan karena 11 .

rasa mual sampai muntah. mata berkunang-kunang dan kadang-kadang timbul parese otot-otot mata (migren oftalmoplegik). Rinitis vasomotorika ialah pelebaran pembuluh darah selaput lendir hidung bila terjadi perubahan hawa panas ke dingin. diberi obat vasokonstriktor dan analgetika. seperti berkeringat dingin. Emosi dan jantung Jantung yang Cemas Peneliti-peneliti menghubungkan kecemasan fobik.10 x atau lebih dan dari hidung kcluar lendir yang encer.hipertensi itu. Penderita bersin terus menerus 5 . umpamanya melihat api-apian. maka oléh karena ia mengetahui ini mungkin timbul gejala-gejala: sesudah mengetahui baru ia mulai mengeluh tentang sakit kepala. umpamanya sewaktu bangun pagi keluar dan kamar tidur. keluan air mata. suatu tipe kecemasan yang ditandai dengan ketakutan dan perasaan panik tanpa sebab. sering timbul pada wanita waktu rnenstruasi dan pada arnarah yang tak tersalurkan. maka diikuti juga oleh gejala-gejala yang lain mengenai gangguan saraf vegetatif. terasa berkurang bila bcrtaring atau bila kepala lebih rendah atau dikompres dengan air hangar dan diberi obat vasodilatator (analgetika kurang menolong). palpitasi dan sebagainya. palpitasi dan sebagainya. Sakit kepala vasospastik (karena vasokonstriksi). Sakit kepala vasotonik (karcna vasodilatasi) rerasa berkurang bila duduk (bila kepala lebih rendah sakitnya lebih kcras) atau dikompres dengan air dingin. Rasa nyeri biasanya berdenyut-denyut dan bila keras. matanya seperti mau keluar dati kepala. tidak satu pun dan mereka yang didiagnosis berpenyakit jantung koroner pada awal penelitian. menunjukkan bahwa mereka yang skornya tinggi path suatu indeks keceniasan fobik mempunyai kernungldnan 6 kali lebih besar untuk menderita 12 . Migaen (“migraine”) ialah sakit kepala vaskuler pada separuh kepala. Sakit kepala vaskuler terjadi karena teajadi pelebaran (dilatasi) atau pengecilan (konstniksi) pembuluh darah. Timbulnya scrangan migren dipengaruhi oleh perubahan suhu. dengan risiko kematian pada pria sebagai akibat ritme jantung yang tak beraturan. Terjadi dilatasi pada pembuluh darah (tidak jarang didahului oleh vasokonstniksi yang menyebabkan prodroma daripada migren. Penelitian terhadap 34. Bila penderita tahu bahwa ia mendenita hipertensi tanpa diberi keterangan apa-apa. tetapi karena faktor emosi yang juga menyebabkan hipertensi itu.000 pria.

Gultette dkk. Orang dengan hostilitas akan cepat marah dan menjadi tebih sering dan lebih intens marahnya dad pada orang yang tidak hostile. 1997). I. tetapi kemarahan yang kronis—jenis kemarahan yang Anda tihat terjadi pada orangorang yang tampak marah sepanjang waktu—berhubungan dengan meningkatnya dsiko CHD dan bahkan dapat menjadi risiko yang membahayakan seperti halnya merokok.. 2001a. kegemukan.. Meskipun kernarahan bukan sebab langsung dad penyakit jantung. Peneliti lain juga merighubungkan keadaan cemas dan tegang dengan meningkatnya risiko kematian dan simtom koroner pada mereka yang sudah merigidap CHD8 (DenolLet dkk. tapi kemarahan itu berhubungan dengan meningkatnya risiko 8 Coronary Heart Desease 13 . Untungnya. Kita belum tahu apakah hubungan ml juga berlaku pada wanita. menyebabkan ritme jantung tidak beraturan yang dapat menyebabkan kematian mendadak karena serangan jantung. 2001a. 1996. Pria-pria yang kecemasannya tinggi mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengembangkan hipertensi dibandingkan pria-pria yang lebih santal. mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengembangkan tanda-tanda awal penyakit jantung koroner (Clay. 1996c. 1997). Matthews dkk.. Clay. 1994.. 1994).serangan jantung dalam periode 2 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidak terlatu cemas (Hilchey.000). Para penetiti juga menemukan hubungan antara kecemasan pada pria setengah baya dengan risiko berkembangnya hipertensi. 1993). Kemarahan dan Hostilitas Perasaan marah yang terjadi sewaktu-waktu tidak merusak jantung orang yang sehat. Williams dkk. Para penetiti menduga bahwa tingkat kecemasan yang tinggi dan persisten menghasilkan “badai-badai elektrik” pada jantung.. Kawachi dkk. faktor risiko utama untuk CHD (Markovitz dkk. Barbour & Stuart. 2000). 2000). jumlah kematian yang berhubungan dengan jantung selama 2 tahun periode penelitian relatif sedikit (hanya 16 dad 34. Remaja yang tingkat hostilitasnya tinggi.E.. riwayat keluarga. atau diet tinggi-Lemak (Brody. I<emarahan berkaitan erat dengan hostititas—suatu sikap yang ditandai dengan kecenderungan untuk menyalahkan orang lain dan menilai dunia dengan pandangan negatif (Eckhardt. bfta mereka merasa diperlakukan tidak adil atau dipermainkan.

Mereka meningkatkan detak jantung. Kemarahan dan kecemasan memicu ketenjar adrenal untuk metepas hormon-hormon tersebut. Metani. zat lernak yang menyumbat arted dan meningkatkan risiko serangan jantung (Suinn. Hormon stres juga meningkatkan kepekatan faktor pembekuan darah. 1999). Apabila orang terus-menerus atau berulangulang mengatami kegelisahan dan keniarahan. dan tekanan darah. 2000) Pada penelitian yang baru dilakukan.. 1999. yang akhirnya dapat menimbulkan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah. TerLebih lagi.. tubuh tetap dalam keadaan keterangsanqan dalam waktu yang larna. termasuk depresi (Carney. tetapi para peneliti rnenduga bahwa hormon stre5 efinefrin dan norefinefrin memainkan peranan yang signifikan (Januzzi & DeSanctis. Kecemasan dan kemarahan juga niembahayakan sistem kardiovaskular melalui peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Ferketich dkk. yang kemudian rnenggerakkan sumber-sumber tubuh untuk inengatasi situasi yang mengancam.kematian yang disebabkan penyakit kardiovaskutar (Suinn. yang mana kemudian meningkatkan aliran darah yang kaya-oksigen ke otot untuk mempersiapkan tindakan pertahanan—tawan atau lad (fight or flight)— menghadapi stresor yang mengancam. episode kerriarahan yang akut dapat mencetuskan seranyan jantung dan kematian mendadak karena serangan jantung pada orang-orang yang memang sudah menderita penyakit jantung (Clay. Orang yang tingkat hostilitasnya tebih tinggi cenderung memitiki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tingkat hostilitasnya tebih rendah (Raikkonen dkk. OrthGomer dkk. & Jaffe. petepasan hormon-hormon stres terus berlanjut. 2001b). 2001). Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan faktor risiko utama serangan jantung dan stroke. frekuensi pernafasan.. Freedland. Penelitian menenjukan hubungan tambahan antara penyakit jantung koroner dengan bentuk Lain dad stres emosional. sehingga dapat rneningkatkan kemungkinan terbentuknya sumbatan yang membahayakan datam pembuluh darah (Januzzi & DeSanctis. Menghubungkan Emosi dengan Jantung Masih perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk dapat Lebih memahami mekanisme hubungan antara emosi negatif dengan penyakit jantung. 2001). 1999). orang yang tidak menderita penyakit jantung yang mengalami depresi mayor kemungkinannya untuk meninggal karena periyakit yang benhubungari dengan 14 . 2000. 2001). 2001.

Anorexia timbul sebab. Penderita biasanya memiliki riwayat kebiasaan makan yang susah atau tidak teratur. Gejala-gejala bertambah bila penderita lelah atau susah. lebih sering menimpa kaurn remaja atau kaum dewasa muda. mementingkan diri. perfeksionistik. tergantung. 5. 2000. tetapi rasa lapar juga mungkin rimbul karena gerakan saluran pencemaan yang agak keras. Penderita memiliki pandangan yang cenderung negatif tentang tubuhnya.9 Beberapa ciri gangguan ini antara lain sebagai berikut: penderita biasanya berasal dan kias sosial menengah-atas. 9 Supratiknya. Saluran pencernaan Sindroma asam lanbung mempunyai gejala-gejala yang mirip dengan gejalagejala ulkus ventrikuli. Anorexia sekunder terjadi karena penyakit organik. Gangguan mi lebih sering dialami oleh wanita daripada pria dengan perbandingan mencapai angka 20 lawan 1. serta memiliki sifat-sifat terlalu perasa. Akibatnya. Gejala-gejala sindroma asam larnbung biasanya merupakan perasaan tidak enak atau nyeri pada epigastnium. introvert. Anorexia nervosa adalah gangguan makan berupa tidak mau makan atau selalu muntah setiap kali selesai makan. badan penderita menjadi sangat kurus dan dalam kasus ekstrem dapat mengakibatkan kernatian karena kelaparan atau kegagalan fungsi organ-organ vital tertentu seperti jantung. rnudah cemas. misalnya merasa terlalu gemuk. inhibisi psikologik melalui susunan saraf pusat atau melalui sirnpatikus sehingga motilitas lambung berkurang. Perasaan tidak enak dan sakit pada epigastrium Sering discbabkan karena kelainan fungsi lambung sekresi asarn lambung yang berlebihan metilitas dan tonus yang meninggi pada otot-otet dinding lambung. Nafsu makan berasal dari susunan saraf pusat dan timbul karena ingatan dan asesiasi. pedas atau keluar rasa asam ke dalam rnulut. Gangguan psikosomatik saluran penccrnaan dapat menimbulkan bcrbagai gejala yang sening ditemukan dalam praktelc sehari-hari. Gcjala initas lambung oleh suatu zat atau makanan tertentu hampir sama dengan gejala ulkus. Mengenal Perilaku Abnormal: 50 15 .jantung. dan herwatak keras. diit yang salah atau obat-obat yang mcngganggu alat pencernaan. makan tidak teratur dan mungkin juga bila terjadi infeksi jalan napas bagian atas. empat kali tebih besar dadpada orang yang tidak depresi selama pedode penetitian 4 tahun (Penninx dkk.. 2001).

Farmakoterapi Susunan saraf vegetatif yang sangat kacau dapat diatur dan ditenangkan dengan obat-obat sehingga dengan demikian penderita menjadi Iebih tenang dan dapat menerima psikoterapi dengan lebih baik. Obesitas juga memberi predisposisi untuk hipertensi dan diabetes mellitus. Selain itu. D. agar gejala-gejala tetap menghilang maka tujuan yang lebih dalam tentu ialah mengembalikan kestabilan emosi dan menuju pada kematangan kepribadian. Maka. Dan terjadilah lingkaran setan : ia menjadi gemuk lantas kurang bergerak. mulai dan ketegangan yang ringan sampai dengan suatu nerosa yang hebat. untuk menolongnya. Pengobatan Gangguan Psikosomatik 1. serta dapat memperberat penyakit kardiovaskuler. Obesitas dapat mengakibatkan sesak napas bila bekerja. Obat-obat yang dapat dipergunakan adalah. tetapi orang lain bereaksi dengan makan lebih banyak. Akhirnya bila ternyata bahwa kita tidak dapat menyembuhkan semua pasien maka janganlah 16 . makanan bukan saja dapat merupakan pembelaan atau hiburan. obat yang dapat menstabilkan fungsi susunan saraf vegetatif secara umum ataupun pada organ tertentu. Obesitas scbagian besar karena orang itu makan terlalu banyak. neroleptika ataupun tranquilaizer. sebab kurang bergerak ia menjadi tarnbah gemuk. Mungkin bila ia mengalami banyak kekecewaan dalam pekerjaan atau kehidupan sexual. dapat menyebabkan makan berlebihan. Adapun tujuan dan pengobatan ialah untuk menghilangkan gejala-gejala. Mungkin juga karena kelainan endokrin atau hipotalamus. Faktor psikologik. Kadang-kadang orang yang merasa tidak bahagia mencari kesenangan dalam makanan. memperhebat gangguan muskuloskeletal umpamanya artrosis. Pada obesitas yang hebat sering didapati faktor psikologik. biarpun penderita mengatakan ia makan hanya sedikit sekali. tetapi juga dapat merupakan substitusi. mengganggu pergerakan. Tidak diketahui mengapa. konflik mi harus terlebih dulu dipecahkan. Suatu stres jiwa dapat menimbulkan anorexia pada beberapa orang.Gangguan ini dapat berawal dan usaha melakukan diet untuk mengurangi berat badan. penderila biasanya mengalami konflik batin antara hasrat untuk rnandiri dan perasdan takut bila surigguh-sungguh rnendapatkan peran dan status sebagai orang dewasa yang otonom.

tiap da1. dan pijat. Dalarn dua dekade terakhir. biofeedback. telah dikembangkan teknik modifikasi prilaku (teori belajar) untuk terapetik yang menekankan modifikasi perilaku adalah terapi relaksasi otot. 2.at dilakukan secara individu atau kelompok. Secara tradisional. Psikoterapi Psikoterapi dapat dilakukan untuk membantu seseorang dalam mengekspresikan emosi yang menthi. psikoanalisis dan psikoterapi telah digunakan untuk mengobati gangguan psikosomatik. Adapun tujuan pri1ku tersebut dan modalitas psikoterapetik yang biasa adalah untuk memperbaiki keseimbangan psikosomatik. pernafasan terkendali..lekas kecewa atau putus asa sekurang-kurangnya kita dapat meringankan penderitaan dan selalu dapat menyenangkan penderita. 17 .. yoga. hipnosis.sari dan untuk mengembangkan strategi alternatif untuk mengekspresikan perasaan mereka.

18 . pernapasan. muka yang memerah ketika merasa malu dll. Hubungan antara emosi (kejiwaan) manusia dengan badan (faal) manusia terbukti ketika seseorang menangis karena sedih. Gangguan psikosomatik dapat timbul karena faktor biologis.KESIMPULAN Psikosomatik adalah penyakit fisik yang timbul karena adanya gangguan-gangguan psikologis. detak jantung yang semakin cepat ketika marah. psikologis dan sosial. atau penyakit yang timbul karana ketengangan atau stres akibat penyakit yang sudah ada sebelumnya. Gangguan psikosomatik dapat diobati dengan farmakologi dan psikoterapi. effort syndrome dan peptic ulcer. jantung. Selain itu dapat timbul penyakit pada kulit. Jenis gangguan psikosomatis secara garis besar antara lain: hypertension. pencernaan dll. otot dan tulang.

Psikologi Abnormal/Edisi kelia/Jilid 1. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada 19 .DAFTAR PUSTAKA Ardani. Spencer A. Beverly. Yogyakarta: C. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. rere) Nevid. V Andi Offet. (pny. 2008. 2000. Greene. Kesehatan Mental. Surabay: Airlangga University Press. Psikiatri Islam. 2004. W. Yogyakarta: Penerbit Kanisius (pu. 2009. Konsep. (PU. Cakupan dan Perkembangannya. Siswanto. Qory) Maramis. 2002. Qory) Supratiknya. 2007. Kartono. Kartini. Jakarta: Penerbit Erlangga. Yogyakarta: UIN Malang Press. Rathus. Patologi Sosial 3: gangguan-gangguan Kejiwaan. Jeffrey S.F. Tristiadi Ardi. Mengenal Perilaku Abnormal.

73 .3  $3/742.3.8.  28.:73702.38:8. 92-: 80-./3108. !03/079.3   0-07.78:8:3.3 507...3./5.-. 0. 907.9503.31:3847.3 -070-.39:3  3974.7..-..../.1 5:8.8 5071084389 2020393.3-07. 0.5.8      $:57.3 80-.:7.3./...9.8. 202 81.:-3472.39:3 ..2 ./.::8   0.39:-:3.3 9/.39.3. 207:5.80..2-:3 .9:7 !03/079.: 8735.3 8.38. 07.703..5 7. .: 2:39.3 2:33:.307.3.8. 39.3 -. 83/742.3 503/079.:2 /0.3 8.9:7 /.  -. -./ 8....5 .3 .8.: 8:8../.907. 2:/. .9.073.9.3.3.93. 503/079...3 0.:2.079 73:/. 0..919039. 07.3503..7 :.8./.9:.8:8 089702 /. 0.3203.9.3-07:5..2025.9 .9 81.8-.5..3 47..3..-.703.9.9..703.  907. -07:9 503/079.80-8073 20325.39:3  025.:2. .8...07.2-:3408:. ... ./.3 9/. 20303. 0.3..5./.3:.3 2099. 4949 4909 /3/3 . -079.38033/902:.5.3.3 2033 5.240.7-.:4-.7 .18:2.9. 2.392-:.808. 47.03/07:330.9079039:805079.: 0:.9 2032-:.3 /.907..307.897:2 $073 /8.8   ..:7.9.8.:7.3/.: 8:8:3. .7 7.257.3 9/.8.703.39.3 275 /03.!07.9 :7:8 /.93. 03.3 .073.9 8.8 ../03.: 9/.2-:3 -07:7.: 507.7.2-.. -07.  2. 503.:..5.. /05708 80.. 809.8.3..7.3.57..9/.73-:3 -./03. .90-..2.    .3 9/.9 907.9.-.3 1:38 .: 0.7 /.2. 03..3-:3 2025:3..02.75.39. 2499.8 /.3:.2-:3  .9 .:80.8.3 .9.9.2.9 4-.8 .3.8  909.2578.3 20-8073 /.2.48.8 .3   3470.3  3470. 0.3 2. 90- -08.7  .3 . 0.5./.9.2-:3 80708 ./ .39079039:.9:8 803.3.3.3/... 0. 0..9.0397:  !07..02.:3 !0333/      $.: 02:  8079.9.3 503.3.9..38.8.8. 8008.8. 50/4/0 503099.703. 05. /.3:.9.3 943:8 ..8. .8.9 5.8  3470.3.90... 05.. 80:3/07 907..3/7 /.: 20. 203.3 .7 .3.3 /9.: 307 5.2 .8./.947.3. -.9 203. 2027.2 0 /.3:. 907. ::8 .3 503.3507-.  0303.9.3/.30.3  -.73.3 073.32.9.-.3 /.33.9/.3 .8848./.8. . .3 8.893:2  50/.15:8..3 3 . 3-8 5844 20..2 73::9  0.3 584842.9.32.... 207.5. 2:33 72-: .7. .3/3.3:...

 :39: 2034433.3 .3 .5.9:8 80-.9.. 80/9 80..3503/079. 9::.7./.3 .: /.3 494342  .3.5.1 .3 907.9.3 -08. 3.9: 89708 .3 .02.:9 -..5.9:39:73.3 2.3-07.8 -.   .-0908 209:8  8079.3/./..9 .9  /..2.3 /.7.9.  -.: -.73-..3203::5.3/.5..3. 9/.-.3 0- -..3 8.797488  -089.5 47..3 907..3 73..5.9.9..4907..3:.3 /. 909.34-.47.5.3 909.3 8:-899:8  .803 2.30248/...947 5844  2:.9803.3/./0-903.5. /09. 584907.8/.00.703.-.7:8 9070- /:: /50.009. 47....3 /0.3 8.:5:3 5.3.2 5007.5.5. 5.3 1:38 8:8:3.3:8.7.5 /03.8 :.9./.2-.5  $:8:3.3 /.72.9.20.9.9503.3 80:.5.. . .93. 203.9 2030-.3 47. 47.9.07   /. . /03.9.22.3.3 :33-.3 -:.3  2025070-.. .-.25.5.3  909.1 ./. -.3 8..3 2:8:48009.3 -070-.5.3089.3.203.3 802:.9 20389. 9/../.3 808.0..91 80.91.3 .8 :7.703.9 207:5.  2.8 /.9:7 /.30.9 /507:3.3 03/473.8 8.  -.39. /.35034-.7/4. 0.: 0/:5. 203. /.9 4-.3.3 2.3 2.3 502-0.3.9 .../9.3  $0.87.3 8:. 0.91 .3 9: 2.7.203.9   .8:07     !034-.3/..3./.3  .009.9. 47.5 :.9 20302-:.3. 0.3!84842. /.3:..5:39::.:549.5.-:7.3 73.8.8..  4-.02:   -089..3 0- -..9-.3. -007. 80-... 202-07 570/85488 :39: 5079038 /.3 -0707...3 8.70803.3 .3809. /.3 090. 203..7 0..  203. :25.3:. -./03.3. 2.7 ..3470.3 0-. :2:2 .:39:203..3/7/.36:..  :33 :.3: 50707.3.8 /03.: 203.2431-..-.9 . 9073.3057-.33/.3 89.3 507.3/09:39:203:7.5. /.39079039: 3074059.9-07.203.5./.9 /.-.3 ..3 8... -.. 5.9 .-. -0-07.9 203.3 507.7..4-089.3 /903.8.3 /.3-0707.9475844  $:.3/02.3 207./ 02: .3 9.3.9 207:5./.3 0- /./.3.3 /03.5 203. 8:7: 8:3: 7303/.5.  %/.98073//.9..3.203..3.9: 30748.: -:7.3   -089.39: 503/07.3 .9 4-..  .3 -070.30-.:5:397.2 9039: .2:8 !./..3 .3.3 .3.3 ..39.9.9 202507-07./.. 9. .3. .8. 3.75:3 503/079.3 /.  431 2 . /. . 20302-.5.3 .9 2032-:.:.9 203072.

9.3 584907. /.3 :7.8. 9.380.3 :39: 2034-.0802-.7/.9                         . .5 90.: .39: 808047.2 203085708.3897.3..7.8.7 :39:907..:/.3 80.324/.3 903 24/1.5.3503/079. 97. /:3.8584907..5  !84907.9 2073.9 /..5. /.90.3584842.8 4949  -4100/-.3:..73 /:.9 .32039 8.3 2070.91 :39: 203085708.3 2030..9  .  584.: 04254  $0.3 24/1.:.:39:202507-.9.: 9047 -0.. 3/.: 5:9:8..3 90703/.8.33.8 57.8..30248./843.9 /. .5 70.357:90780-:9/.5:39::.35. /02-.3 507.8 507.8 0.  53488  5073.509 ./: .  9.3.920303.509.3 503/079.9..3 /.  4..5 /.3:39:20302-.5.3 584842.9 /.3 /.3.0.80:7.5 /.3.:./0 907.3././.. 907.    !84907.7  90.3.0.3-.3 :39: 202-.1. /0.9073.7.8.3.88 /.

7 . 907-:9 09.05. 2. :.3584907..5.3.31.3  2.703.3:.7.3 92-: .9.:/  .7.9 18 .3 584842. 503.3 .5. .3 9:.9. 808047.3.9 09.3 -.98 80.39:3 503.9/.39:3 .  2.992-:.703.5                        .2.38 .  2:./..3:.3/  ..3 5059.3 .3584842.  038 ..947-448 58448/.3. :9  4949 /.3  5073. 0248 0.80-0:23.9 .3 203.320207.-.7. .07  $0.3 .3584842.39.3848.72. .3:.073.9/03./.8.7.78 -08.3:8.8.09.3:8.7./.9 .207. .9 503.5.9/..9 92-: 503./.3 .3 58448  .3 9: /.3:. /03.3 .703.3 802.: 89708 .3 92-: ...44/.$!&  !84842.9 5.3 1.3:.3 8:/./. 80/  /09.5.  :-:3.39.9 .: 503.3 507903843  011479 83/7420 /.1. 0903.9/4-. .

:-3472.28     . 4.&.3.0789!7088  $8. 4.3/.!0307-9.9:8 $503.07 70030 0..%#!&$%  7/.32:0/4907.3!7088  !& "47  .  0303.9.!07.43805 .3 %789.&3.79./7/   !8.7.79.-.3.38:8 5: 7070  0..3!0702-.9.. $:7..:5./ 01170$ #.9.3039.2 4..394   080.978.07   !844-3472.3.79.  '3/ 1109  53 "47  $:57.33.7.93.

/8 0.

/.793   !...79434 .!%#..30.  .        ./ .944$48.3:.. 7.79.!0307-97.3.3 .13/4!078.3:.79.3 ..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful