P. 1
makalah psikosomatik

makalah psikosomatik

|Views: 796|Likes:
Published by restirere

More info:

Published by: restirere on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

PENDAHULUAN

Dinamakan gangguan psikosomatik pertama kali oleh Johann Christian Heinroth pada tahun 1818 yang kemudian dipopulerkan oleh Maximilian Jacobi, seorang dokter psikiatrik Jerman. “Psikosomatik” adalah gabungan dan kata “psyce” (interaksi jiwa) dan soma” (tubuh) yang menekankan kesahuin kau5atif atau pendekatan holistik terhadap kedokteran, karen ser’ia penyakit dipengaruhi olph aktor psikoIogis, suatu hubungan yang telah digali oleh berbagai bidalig kedokteran alfernatif.1 Bila terjadi suatu konflik maka timbullah gejala-gejala holistik pada manusia. Bila hal ini herlangsung sedikit lama dan berlebihan n’iaka tejadilah nerosa yaitu gejaia-gejalanya terletak pada bidang kejiwaan seperti: nerosa cemas, nerosa histerik, nerosa fobik, nerosa obsesif-kompulsif dart nerosa depresi. Akan tetapi di samping koniponen psikologik mi hampir terjadi juga gangguan fungsi badaniah (karena manusia bereaksi secara holistik). Sering terjadi perkembangan nerotik yang memperlihatkan gejala-gejala yang sebagian besar atau semata-mata karenna gangguan fungsi alat-alat tubuh yang dikuasai oleh susunan. saraf vegetatif. Perkembangan nerotik inilah yang disbut gangguan psikosomatik atu psikofisiologik (karena biasanya hanya fungsi faaliyah yang terganggu). Kèdokteran psikosomatik menyadari kesatuan dan pikiran dan tubuh dan interaksi antara keduanya. Pada umumnya, keyakinannya ialah faktor psikologis adalah penting dalam perkembangan semua penyakit.

1

Ardani, Tristiadi Ardi. 2008. Psikiatri Islam: 268
1

pekerjaan yang akan dipertahankan atau akan ditinggalkan. Gejala gagal dalam melakukan 2 3 Kartono. W. Bila terjadi suatu konflik. Kartini. Kegagalan dalam melakukan penyesuaian terhadap berbagai persoalan bukan hanya menimbulkan gangguan psikis atau mental saja. inteligensi dan kepribadiannya.3 Banyak hal (fenomena) dalam dunia kesehatan yang tidak bisa dijelaskan dengan pengetahuan ilmu kedokteran saja. fobik. Hal-hal dan faktor-faktor psikologis serta sosial ini dapat mengganggu manusia dengan cara yang sama seperti faktor-faktor yang dapat dilihat dengan secara kasat mata. Mengapa dalam lingkungan fisik yang serba sama kelompok anak ayam dengan induk secara rata-rata tumbuh lebih baik daripada kelompok lain yang tidak mempunyai induk atau mengapa toxisitas amfetamin yang disuntikkan pada tikus menjadi 10x lipat bila tikus itu dikurung bersepuluh daripada bila dikurung sendirian. Bila hal ini berlangsung sedikit lama dan belebihan. maka timbulah gejala-gejala holistik pada manusia. Bagaimana seseorang yang mengalami penyakit lambung akut dapat berangsur membaik ketika menjalani puasa Ramadhan.F. seperti: cemas.PEMBAHASAN A. mendapat reaksi yang normal dan tetap berhubungan dengan keluarga mereka. cara menysuaikan diri tergantung pada emosi. yaitu gejalagejalanya sebagian besar terletak pada bidang kejiwaan. Cara orang tersebut menyelesaikan konfliknya. obsesifkompulsof dan depresi. yang mengalami kesukaran dan kecemasa. Dan faktor-faktor ini hanya dapat dimengerti oleh penderita dilihat sebagai manusia yang memiliki rumah dan keluarga. Pengertian Psikosomatis ialah kondisi dimana konflik-konflik psikis atau psikologis dan kecemasan-kecemasan menjadi sebab timbulnya macam-macam penyakit jasmani.2 Konflik sebenarnya merupakan suatu persaingan antara impuls-impuls dan keinginan-keinginan yang bertegangan sehingga menimbulkan ketegangan jiwa dengan perasaan yang sangat tidak enak. yang mempunyai masa lalu dan masa yang akan datang. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa: 340 2 . 2004. Patologi Sosial 3: 137 Maramis. yang menghadaapi kesulitan ekonomi. 2002. atau justru membuat penyakit jasmani yang sudah ada menjadi semakin parah. maka terjadilah nerosa. mengapa seorang penderita HIV/AIDS dapat bertahan hidup lebih lama dari vonis dokter bila tidak diasingkan.

Jadi sebenamya antara pikiran dan emosi terdapat jalinan yang sangat erat karena semuanya terjadi di otak. Berdasarkan anatomi seperti inilah. Apalagi karena 3 . misalnya seperti kelenjar adrenal yang terdapat di ginjal. melainkan pada persoalan mental yang belum terselesaikan. Penemuan-penemuan terbaru berkaitan dengan kerja otak semakin menambah keyakinan akan hubungari yang erat antara fisik dan mental. Berdasarkan penelitian. Hormon ini pada gilirannya akan memengaruhi kerja kelenjar hormon lain yang ada di tubuh. Penyakit-penyakit psikosomatik menupakan gangguan kesehatan yang bukan saja umum dijumpai dalam populasi. lni berlainan dengan pandangan dualisme yang menyatakan bahwa antara badan dan jiwa terpisah dan bisa dibedakan. otak temyata merupakan pusat integrasi dari badan dan jiwa ini. Otak manusia selain merupakan pusat pikir (otak besar) yang merupakan pusat kesadaran. maka muncul istilah kecerdasan emosi. Ini benkaitan karena sumbemya bukan pada tubuh yang sakit. Emosi pada gilirannya akan memengaruhi kerja sistem saraf. Medikasi sering memberi kesembuhan secara cepat. ketika menghadapi suatu persoalan. Jnilah yang kemudian sening disebut sebagai gangguan psikosomatik. Orang yang cerdas secara ernosi akan mampu mengintegrasikan kerja seluruh bagian otaknya sehingga manipu berftingsi secara optimal. otak kecil dan batang otak akan bereaksi sehingga memacu pengeluaran hormon yang ada di otak. tapi sering menimbulkan kesalahpahaman di bidang medis. Hubungan Emosi dan Faal Badan Secara singkat dapat dijelaskan bahwa antara badan dan jiwa terdapat hubungan yang sangat erat. Karena rangkaian seperti inilah maka kita bisa merasakan emosi marah atau takut dan berbagai macam emosi lainnya dalam jangka waktu yang agak lama. namun bukan berarti pensoalannya menjadi beres karena sening kali penyakit tensebut kambuh kembali berulang-ulang. sehingga gangguan terhadap salah satu di antananya menimbulkan gangguan pada lainnya. Bagian dalam kelenjar adrenal memproduksi hormon adrenalin yang menyebabkan reaksi emosi takut dan hormon noradrenalin yang menyebabkan emosi marah. hormonal maupun fungsi otak lainnya. OIeh karena itu penyembuhan penyakit-penyakit psikosomatik perlu melibatkan interaksi fisik mental. Misalnya. juga merupakan pusat emosi (otak kecil maupun hatang otak).penyesuaian bisa muncul dalam bentuk gangguan-gangguan yang bersifat ketubuhan/fisik karena pada dasamya antara badan dan jiwa merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. yaitu bagaimana orang bisa mengelola emosinya sehingga berguna untuk meningkatkan kualitas hidup.

roman muka menjadi merah sewaktu malu atau orang menjadi pucat dan begemetar sewaktu ketakutan. B.hormon-hormon tersebut diserap oleh tubuh dengan perlahan-lahan. tetapi terdapat juga gejala-gejala lain yang timbul bukan sebab penyakit organik tesebut. mi disebabkan fungsi organ tubuh yang tidak seimbang lagi (mengalami ketegangan dalam jangka waktu yang lama) sehingga mengganggu metabolisme maupun daya tahan tubuh. Terdapat kelainan organik. Mudah-sukarnya tirnbul gangguan tergantung sebagian besar pada kematangan kepribadian individu. Pada umumnya penderita dengan gangguan psikosomatik dapat dibagi menjadi tiga golongan:4 1. Jelas bahwa emosi dapat menimbulakan kelainan psikologis (fungsional) ataupun kelainan organik (struktural). tetapi juga pada berat dan lamanya stres itu. Bukti bahwa emosi dapat memengaruhi badan ialah bila airmata mengalir sewaktu sedih. tetapi tidak terdapat penyakit badaniah yang dapat menyebabkan keluhan-keluhan ini. Hormon-hormon ini pada giliranriya akan memengaruhi reaksi saraf otonom dalam jangka waktu yang agak lama juga. Terdapat kelainan organik. W. mengapa perkembangan nerotik sebagian besar menjadi manifest pada badan. Adapun sebab-sebabnya antara lain: 4 Maramis. Kecerdasan emosi pada dasarnya membantu individu untuk menemukan cara-cara yang konstruktif untuk menguatkan hubungan!jalur antara otak besar (yang berfungsi sebagai pusat berpikir) dengan pusat emosi sehingga individu tidak hanya menggunakan otak kecil maupun batang otak (pusat emosi) untuk melakukan reaksi terhadap peristiwa-peristiwa yang dihadapi. seperti keceemasa. 2. Sebab Timbulnya Gangguan dan Gejala Banyak sekali sebabnya.F. Inilah sebabnya mengapa orang yang mengalami stres atau emosi yang tinggi dalam jangka waktu yang lama akhirnya mudah menjadi sakit. 2004. bahwa jiwa dapat terganggu oleh suatu penyakit badaniah. tetapi yang primer yang menyebabkannya ialah faktor psikologis. faktor psikologis ini mungkin timbul sebab penyakit organik tadi. tidak ditemukan kelainan organik. Mengeluh tentang badannya. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa: 342 4 . Sebaliknya. sudah lama dikenal. terutama yang berat. akan tetapi karena faktor psikologis. 3.

bila sering ditakut-takuti tentang hal sexual. maka mungkin timbul impotensi. Umpamanya bila menu dan diit terlalu diperhatikan. maka yang dikeluhkan ialah tentang badannya saja. eyakulasio prekox atau dismenorea. rasa benci menimbulkan rasa muntah. Umparnanya bila seorang cemas. anggapan dan kcpercayaan masyarakat di sekitarnya. Umpamanya string sakit perut sesudah usus bunu anaknya dioperasi. 5. Etilogi 5 1. lalu kelak bila terjadi konflik. Umpamanya anggapan bahwa klimakterium menyebabkan wanita itu sakit. Umpamanya pernah ada trauma kepala. Psikiatri Islam: 270 5 . maka mungkin nanti sering mengeluh tentang lambung. Penderita itu sangat merasakan penyakit orang lain yang secaratidak sadar diidentifikasikannya. dulu pernah menderita disentri. Dapat ditentukan juga oleh kebiasaan. sehingga menderita sakit kepala sesudabnya.pencernaan. asthma bronkiale karena alergi sering disertai keluhan tentang pernapasan bila terjadi stres. Penyakit organik yang dulu pernah diderita dapat menimbulkan pre-disposisi untuktimbulnya gangguan psikøsomatik padabagian rubuh yang pernah sakit itu. Suatu emosi menjelma secara simbolik elementer menjadi suatu gangguan badaniah tertentu.1. rnaica rnungkin tirnbul lagi sakit kepala. Sitokin adalah molekul pembawa pesan (messenger molecules) yang 5 Ardani. isteri mengeluh tentang pernapasan sesudah suaminya meninggal karena the paru-paru. 4. 3. 2008. Tradisi ketuarga dapat mengarahkan emosi kepada fungsi tertentu. Faktor biologis Satu bidang baru riset neuroilmiah dasar yang mungkin rekvan dengan gangguan sornatisasi dan gangguan somatoform iainnya inemperrnasalahkan sitokrn (cytokines). dan konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik. bila dianggap bahwa dokter hanya dapat menolong penyakit-penyakit badaniah. sering sakit kepala waktu saudaranya dirawat di rumah sakit karena memingo-ensefalitis. maka timbul keluhan dari pihak jantung seperti sebaliknya sakit jantung rnenimbulkan kecemasan. maka nanti ia mengeluh juga waktu klimaktrium. Tristiadi Ardi. emosi dan afek yang salah terhadap kesucian dapat mengakibatkan impotensi atau frigiditas. 2. lalu kemudia dalam keadaan emosi tertentutimbullah keluhan pada saluran.

faktor nekiosis tumor. Peneijtjan tcrakhjr telah meniemukan bahwa orang yang menghadapi stress umum secara optimis cerideruig tidak mengalarni gangguan psikosomatik Jika mereka mengalarninya mereka mudah pulih dan gangguan. Selain itu stres nonspesifik yang kronik. mereka memilki kehidupan fantasi yang miskin dan tidak menyadari konflik emosionalnya. b. konflik ketergantungan yang tidak disadaii mempresdiposisjkan seseorang pada ulkus peptikum).iat. 6 . Contoh dan stres umum adalah: perceraian.digunakan oleh sistem kekebalan i. Stres spesifik lawan nonspesifik Stres psikis spesifik dapat didefinisikan sebagai kepribadian spesifik atau konflik bawah sadar yang menyebabkan ketidakseimbangan yang berperan dalarn perkernbangan gangguan psikosomatik. kematian pasangan. dan lainlain. Faktor psikologis a. dan interferon) Beberapa penelitian mengarah pada dasar neuropsikologis untuk gangguan somatisasi. Stres umum Suatu peristiwa atáu situasi kehidupan yang penuh dengan stres internal atau eksternal. 2.mtuk berl:omunikasi dalam dirinya sendiri dan berkomunikasi dengan sistem saraf. aku atau kronis menciptakan tantangan di mana organisme tidak dapat biespon srara adek. biasanya dengan variabel kecemasan yang mengelilinginya. konflik bawah sadar spesifik adalah berhubungan dengan gangguan psikosomatik spesifik (sebagai contohnya. Penelitian tersebut mengajukan bahwa pasien memiliki ganggguari perhatian dan kognitif karakteristik yang dapat menyebabkan persepsi dan penilaian yang salah terhadap masukan (input) sornatosensorik. bencana. termasuk otak (contohnya: interleukin. mempredisposisikan orang tertentu kepada gangguan psikosomatik. dikornbinasjkan telah dengan diperkirakan kerentanan memiliki atau korelasi debilitas psikologis organ yang genetik. gangguan psikosomatik mungkin berperan sehagai jalan keluar untuk ketegangan mereka yang terkumpul. Orang aleksitimik yaitu orang yang tidak mampu membaca emosinya sendiri.

minatnya. 3. adiksi terhadap obac-obat. Faktor psikologik: stres psikologik. effort syndrome dan peptic ulcer. hasilnya adalah menghindari kewajiban (sebagai contohnya. Faktor sosial dan ekonomi: kepuasan dalam peketaan. 4. 6  Hypertension atau Supertension (Tekanan Darah Tinggi) Hypertension adalah: tekanan darah tinggi dengan ketegangan yang tinggi. hubungan dcngan keluarga dan orang lain. 2002. pckerjaan yang tidak tentu. sehingga mempengaruhi detak jantung dan tekanan darah. Eksperimen-eksperimen menunjukkan bahwa ketakutan-ketakutan. pekerjaan yang terburu-buru. perceraian dan kckecewaan dalam hubungan sexual. dan mempercepat detak jantung yang normal. kecemasan-kecemasan dan kemarahankemarahan/agresi itu selalu cenderung mempertinggi tekanan darah. mengerjakan pekerjaari yang tidak disukai). keadaan jiwa waktu dioperasi. mengekspresikan emosi (sebagai contohnya kernarahan pada pasangan). Faktor sosial Gangguan melibatkan interpretasi gejala sebagai suatu tipe komunikasi sosial. C. 2. atau untuk mensimbolisasikan snat” perasaan atau keyakinan (sebagai contohnya nyeri pada usus seseorang). Gangguan-gangguan tersebut secara garis besar ialah: hypertension. kurang istirahat. 6 Kartono. anak-anak yang nakal dan menyusahkan. Faktor keschatan: pcnyakit-pcnyakit yang nienabun. Patologi Sosial 3 7 . waktu penyakit herat. Gangguan psikosomatik pada orang yang tidak stabil. Kartini. pernah dioperasi. Emosi-emosi sangat kuat dan kecemasan-kecemasan hebat yang berkelanjutan menjelma jadi reaksi-somatisnze itu langsung mengenai sistem peredaran darah. pernah macuk rumah sakit. status di dalam keluarga dan stres yang timbul karenaini. seperti: 1. waktu haniil. dapat disebabkan bukan saja oleh stres yang luar biasa. tetapi juga oleh kejadian-kejadian dan keadaan sehari-hari. Jenis-jenis Gangguan Psikosomatik Setiap fungsi oiganis/somatis yang terganggu oleh emosi-emosi yang kuat (yaitu oleh konflik-konflik dan kecemasan-kecemasan hebat) bisa menjadi basis bagi timbulnya bermacam-macam gangguan psikosomatis. tcmbakau dan lain-lain. Faktör perkawinan : perselisihan. kesukaran ekonomi.3.

Jika dia tidak atau belum mampu menerima kondisi baru itu. atau diikuti kecemasanketakutan terhadap mmpuls-impuls agresivitas sendiri. dan dijadikan bagian esensial kehidupan manusia. Simptom tersebut pada dasarnya. ketakutan. maka akan mengakibatkan proses dementia yang pesat sekali. luka-luka dan kerusakan fungsi-fungsi jasmaniah dan rohaniah yang progresif sifatnya. kemudian tidak bisa diredusi dan dikurangi dengan jalan penyesuaian din dan mekanisme lain yang efektif maka kejadian tersebut pasti akan menyebabkan timhulnya penyakit hypertension atau tekanan darah tinggi. disebabkan oleh karena pasien sudah pensiun. akan tetapi bagaimana caranya seseorang menghayati dan merasakan keadaannya yang baru itu. kecemasan dan rasa rendah diri. luka-luka atau kerusakan. disebabkan oleh kecernasan-kecemasan dan ketakutan-ketakutan mengenai aktivitas jasmaniah. status sosial dan prestise sosial. Kondisi mental dan tipe kepribadiannya sangat menentukan mekanisme reaktif seseorang menanggapi masa pensiunnya. dan merasa sangat kecewa serta pedih. Karena itu Iingkungan-kerja merupakan sentrum-sosial. Seperti bermain-main bagi kanak-kanak. yang sering disertai perasaanperasaan berdosa. Hypertension ini merupakan penyakit jasmaniah yang sangat berbahaya. maka kerja memberikan kesenangan dan arti tersendiri bagi kehidupan manusia dewasa. Sebenarnya. dan merusak fungsi-fungsi organis.Jika ketegangan-ketegangan emosional berlangsung dalam waktu yang lama. disertai kesukaran bernafas dan perasaan seperti mau pingsan. Post-power syndrome atau sindrom “purna-kuasa” ialah reaksi somatisasi dalam bentuk sekumpulan simptom penyakit. dan kronis sifatnya. maka bisa timbul banyak konflik batin. dengan gejala pengeluaran tenaga fisik yang sangat sedikit saja sudah menyebabkan bertambah cepatnya detak jantung. Kerja dan bekerja itu merupakan aktivitas dasar. Sedang bekerja menjadi aktivitas sosial yang memberikan pada individu: penghargaan atau respek. dan banyak rnenyebabkan kssus kematian. Jika semuanya berlangsung berlarut-larut. atau sudah tidak mempunyai jabatan dan kekuasaan lagi. yang menjadi kriterium pokok itu bukan kondisi dan situasi pensiun dan menganggur itu in-concreto. 8 .  Efort Syndrome dan Post Power Syndrome Effort syndrome adalah: reaksi somatisasi dalam bentuk sekelompok tandatanda dan simptom-simptom penyakit. Tiga unsur tersebut merupakan faktor paling kritis-gawat dan terpenting bagi kesejahteraan lahir-batmn manusia.

c. b. sistem kardiovaskuler. saluran pencernaan.macam gangguan mental lain. Selalu menekan agrisivitasnya. Suka mengingkari kebutuhan biologisnya. sikap bermusuh dan sikap nnenolak.  Peptic ulcer (penyakit lambung. alat urogenital dan sistem endokrin. Sebab-sebab peptic ulcer antara lain: infeksi. dan lain-lain. biasanya hanya pada satu alat tubuh saja. Penyelidikanpenyelidikan membuktikan bahwa orang-orang yang mengidap peptic ulcer ini adalah pribadi-pribadi sebagai berikut: a.serta mengakibatkan macam. tetapi kadang-kadang juga berturutrurut acau serentak beberapa organ yang tcrganggu. yaitu kulit. Terlalu bergantung pada orang lain. sampai dengan borok bernanah yang besar menganga. penyakit. Kulit Bahwa emosi dapat menimbulkan gangguan pada kulit telah lama diketahui. Sehingga terjadi penggerogotan terhadap usus-usus. Untuk kiasifikasi maka jenis gangguan dibagi rnenurut organ yang paling terkena. sebagai akibat dari konflik-konflik psikis. yang menembus dinding-dinding lambung dan usus.7 1. Konflik dan gangguan jiwa dapat menirnbulkan gangguan badaniah yang terus menerus. disebabkan oleh telampau banyaknya asam-lambung dengan konsentrasi yang sangat kuat (hyperacidity) dalam usus 12 jari atau deodenum. saluran pernapasan. dari tingkat paling ringan berupa peradangan pada tempat-tempat tertentu yang terpencar-pencar dengan rasa sakit dan nyeri. Baru ditahun-tahun belakangan mi dperhati1can dan diselidiki hubungan antara 7 Maramis. yang mendekatkan diri pada kematian atau akhir hayatnya. berat disentai pendarahan. maagZweer) Peptic ulcer adalah: borok bernanah atau etterende zweer pada alat pencernaan. d. W. Borok ini betvariasi. Akan tetapi sebab terutama ialah: reaksi-reaksi emosional yang sangat kuat dan lama. Individu yang sering bersikap bermusuhan atau khoieris. yang kemudian menjadi borok-borok bernanah pada usus dan lambung. ketakutan-ketakutan dan kecemasan-kecemasan kronis. konstitusi fts!i yang lemah. otot dan rulang.F. Peptic ulcer ini asal mulanya berupa peradangan. menimbulkan luka-luka. 2004 9 .

hiperhidrosis. Artritis rematoid merupakan salah satu contoh gangguan psikosomatik yang timbul bukan saja pada sendi. Ketegangan otot dapat nienyebabkan keregangan sekitar sendi dan xnenimbulkaa nyeri sendi atau artralgi.prinr psikogenik. terhambat. pada orang yang peka. Penderita artritis rematoid cenderung ke arah masoKlstlk. 10 . tetapi tidak sedikit juga yang . Kecuali hawa (kondisi udara) dan pckerjaan. seperti sedang memakai surban atau helm). maka tOfluS Otot meninggi dan pcnderita -mcngeluh nyeri kepala. Ada yang primer somatogenik. reaksi mi sudah timbul dengan stimulus yang rendah. yang mempunyai alergi. faktor psikologik memegang peranan yang sangat penting. gangguan dan berminat pada olah-raga. pengorbanan c konformist. kadang-kadang rupanya ada pengar keradangan. Beberapa kliiiik dçnnatologi di USA mencatat bahwa pada 75% atau lebih dan pcnderita mereka.tinibulnya pruritus. nerodermatoses. kaku kuduk (mialgi kuduk) dan nycri punggung bavah. Gangguan-gangguan mi dibedakan dengan gangguan rematik (terdapat tanda-tanda inflarnasi) yang juga sangar crat hubungannya dengan stres psikologik. dan reaksi kulit lain dcngan kesukaran pcnycsuaian din terhadap strcs dalam hidup manusia. tenlalu aktif berkenaan den. yang dapat mcnimbulkan reaksi alergi. maka faktor emosi memegang peranan yang penring dalam menimbulkannya.Karena tekanan psikologik. kompulsif. Menurut Williams difinisi alergi ialah: suatu predisposisi kongenital terhadap disfungsi otonomik lokal yang ditimbulkan oleh serat-serat kolinergik susunan saraf vegeratif Pada orang yang normal reaksi mi timbul hanya bila ada stimulus yang keras. Nyeri otot acau mialgi sering terdapat dalam praktek (baca: kehidupan seharihari). tetapi juga di banyak janingan lain. maka sukar untuk dibedakan manakah yang primer dan kedua faktor itu sangat erat saling mempengaruhi. Pcnyel yang sebenarnya belum diketahui. Otot dan tulang Dalam praktek sehari-hari sering terdapat keluhan tentang otot dan tulang. Kombinasi antigen-antibodi hnya merupakan salah sam stimulus yang dapat mengganggu keseimbangan fisiologik mi. Bila sudah benlangsung lama. tahu-diri. 2. (mialgi kepala. seperti rerdapat suatu benda yang berat di atas kepala.

Banyak mekanisme fisiologik yang turut serta. Sindroma biperventilasi sening terdapat dalarn praktek. Hal mi tenjadi secara tidak disadani.3. Menurur Rice (USA) 10% dan 1000 orang yang datang berobat ke prakteknya mendenita sindroma mi. batuk kering. Sering hawa juga ditlan (erofagi) yang menyebabkan rasa penuh di lambung. Hiperventilasi biasanya merupakan tarikan napas panjang. Saluran pernapasan Gangguan psikosomatik yang sering timbul dan saluran pernapasan ialah sindroma hiperventilasi dan astma bronkiaie dengan hermacam-macam keluhan yang rncnyertainya. sehingga sering orang itu menelan dan timbullah disfa faringitis menahun. Ketegangan emosi dapat menyebabkan vasokonstriksi dan bila keadaan ini berlangsung lama. panas tinggi. Gejala-gejala yang lain mengenai simdroma hiperventilasi ialah : mulut da tcnggorok kering. umpamanya pada infeksi. mendeham-deharn atau mengangkat dada. yang lain mulai bernapas panjang. Kadang-kadang juga terjadi hipervenrilasi nonpsikogenik sebagai reflex. Astima bronkiale: kecemasan dapat mengganggu ritme pernapasan dan diketahui bahwa stres juga dapat menimbulkan serangan asmia. sering kencing dan nyeri pada otot-otot. Pada permulan juga terdapat gejala-gejala gastrointestinal. bukan karena 11 .8% sindroma mi pada 500 orang yang mempunyai keluhan dan saluran pencernaan. maka terjadi fiksasi pada hipertensi itu. intoxikasi. tapi mungkin juga orang itu menguap. penyakit pada susunan saraf pusat yang menycbabkan retensio unina akut. Stimuli emosi bersama dengan alergi peridcrita menirnbuikan konstriksi bronkioli bila sistem saraf vegetatif j’uga tidak stabil dan mudah tcrrangsang. perut gembung. McKeil mendapat 5. perut tidak enak sehingga terjadi anorexia kadang-kadang terasa panasdingin. Jantung dan pembuluh darah Hipertensi esensial juga dapat merupakan suatu gejala gangguan psikosornatik. 4. mendengus. Faktor emosi penting juga biarpun konsep asnna sekarang ialah alergi. Bagian-bagian sindroma mi dahulu dinamakan “soldier’s heart”. seperti ada orang yang mengisap rokok bila ia regang. Patogenesa: hiperventilasi dapat menjadi suatu kcbiasaan. sakit kepala dan kelelahan. Sering terdapat keadsan rumah tangga yang tidak memuaskan. “cardiac neurosis” atau “neurocirctilatory asthenia”.

maka diikuti juga oleh gejala-gejala yang lain mengenai gangguan saraf vegetatif. Sakit kepala vasotonik (karcna vasodilatasi) rerasa berkurang bila duduk (bila kepala lebih rendah sakitnya lebih kcras) atau dikompres dengan air dingin. Bila penderita tahu bahwa ia mendenita hipertensi tanpa diberi keterangan apa-apa. Timbulnya scrangan migren dipengaruhi oleh perubahan suhu. tidak satu pun dan mereka yang didiagnosis berpenyakit jantung koroner pada awal penelitian. umpamanya melihat api-apian. palpitasi dan sebagainya. Penderita bersin terus menerus 5 . diberi obat vasokonstriktor dan analgetika. dengan risiko kematian pada pria sebagai akibat ritme jantung yang tak beraturan.hipertensi itu. sering timbul pada wanita waktu rnenstruasi dan pada arnarah yang tak tersalurkan. rasa mual sampai muntah. terasa berkurang bila bcrtaring atau bila kepala lebih rendah atau dikompres dengan air hangar dan diberi obat vasodilatator (analgetika kurang menolong). Rinitis vasomotorika ialah pelebaran pembuluh darah selaput lendir hidung bila terjadi perubahan hawa panas ke dingin. keluan air mata. seperti berkeringat dingin. Emosi dan jantung Jantung yang Cemas Peneliti-peneliti menghubungkan kecemasan fobik. umpamanya sewaktu bangun pagi keluar dan kamar tidur. Rasa nyeri biasanya berdenyut-denyut dan bila keras.000 pria. mata berkunang-kunang dan kadang-kadang timbul parese otot-otot mata (migren oftalmoplegik). palpitasi dan sebagainya. Sakit kepala vasospastik (karena vasokonstriksi).10 x atau lebih dan dari hidung kcluar lendir yang encer. Terjadi dilatasi pada pembuluh darah (tidak jarang didahului oleh vasokonstniksi yang menyebabkan prodroma daripada migren. suatu tipe kecemasan yang ditandai dengan ketakutan dan perasaan panik tanpa sebab. Migaen (“migraine”) ialah sakit kepala vaskuler pada separuh kepala. tetapi karena faktor emosi yang juga menyebabkan hipertensi itu. Sakit kepala vaskuler terjadi karena teajadi pelebaran (dilatasi) atau pengecilan (konstniksi) pembuluh darah. Penelitian terhadap 34. matanya seperti mau keluar dati kepala. maka oléh karena ia mengetahui ini mungkin timbul gejala-gejala: sesudah mengetahui baru ia mulai mengeluh tentang sakit kepala. menunjukkan bahwa mereka yang skornya tinggi path suatu indeks keceniasan fobik mempunyai kernungldnan 6 kali lebih besar untuk menderita 12 .

1996c. 2001a. I<emarahan berkaitan erat dengan hostititas—suatu sikap yang ditandai dengan kecenderungan untuk menyalahkan orang lain dan menilai dunia dengan pandangan negatif (Eckhardt. mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengembangkan tanda-tanda awal penyakit jantung koroner (Clay. Untungnya. Para penetiti juga menemukan hubungan antara kecemasan pada pria setengah baya dengan risiko berkembangnya hipertensi. Matthews dkk.000).. Para penetiti menduga bahwa tingkat kecemasan yang tinggi dan persisten menghasilkan “badai-badai elektrik” pada jantung. jumlah kematian yang berhubungan dengan jantung selama 2 tahun periode penelitian relatif sedikit (hanya 16 dad 34. Kemarahan dan Hostilitas Perasaan marah yang terjadi sewaktu-waktu tidak merusak jantung orang yang sehat. 1997). tetapi kemarahan yang kronis—jenis kemarahan yang Anda tihat terjadi pada orangorang yang tampak marah sepanjang waktu—berhubungan dengan meningkatnya dsiko CHD dan bahkan dapat menjadi risiko yang membahayakan seperti halnya merokok. Barbour & Stuart. atau diet tinggi-Lemak (Brody. Meskipun kernarahan bukan sebab langsung dad penyakit jantung.serangan jantung dalam periode 2 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidak terlatu cemas (Hilchey.. menyebabkan ritme jantung tidak beraturan yang dapat menyebabkan kematian mendadak karena serangan jantung. faktor risiko utama untuk CHD (Markovitz dkk. kegemukan. Kita belum tahu apakah hubungan ml juga berlaku pada wanita. Orang dengan hostilitas akan cepat marah dan menjadi tebih sering dan lebih intens marahnya dad pada orang yang tidak hostile. Kawachi dkk. Williams dkk. 1997). 1994. 1994). Peneliti lain juga merighubungkan keadaan cemas dan tegang dengan meningkatnya risiko kematian dan simtom koroner pada mereka yang sudah merigidap CHD8 (DenolLet dkk. 2001a. bfta mereka merasa diperlakukan tidak adil atau dipermainkan. Pria-pria yang kecemasannya tinggi mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengembangkan hipertensi dibandingkan pria-pria yang lebih santal.. Clay. riwayat keluarga. Gultette dkk. 2000).E.. 1993).. 2000). tapi kemarahan itu berhubungan dengan meningkatnya risiko 8 Coronary Heart Desease 13 . Remaja yang tingkat hostilitasnya tinggi. 1996. I..

yang kemudian rnenggerakkan sumber-sumber tubuh untuk inengatasi situasi yang mengancam. sehingga dapat rneningkatkan kemungkinan terbentuknya sumbatan yang membahayakan datam pembuluh darah (Januzzi & DeSanctis. TerLebih lagi. Mereka meningkatkan detak jantung. Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan faktor risiko utama serangan jantung dan stroke. petepasan hormon-hormon stres terus berlanjut.. termasuk depresi (Carney. tetapi para peneliti rnenduga bahwa hormon stre5 efinefrin dan norefinefrin memainkan peranan yang signifikan (Januzzi & DeSanctis. Metani. Apabila orang terus-menerus atau berulangulang mengatami kegelisahan dan keniarahan. Ferketich dkk. episode kerriarahan yang akut dapat mencetuskan seranyan jantung dan kematian mendadak karena serangan jantung pada orang-orang yang memang sudah menderita penyakit jantung (Clay. 1999. 2001).. yang akhirnya dapat menimbulkan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah. Orang yang tingkat hostilitasnya tebih tinggi cenderung memitiki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tingkat hostilitasnya tebih rendah (Raikkonen dkk. Kemarahan dan kecemasan memicu ketenjar adrenal untuk metepas hormon-hormon tersebut. 1999). orang yang tidak menderita penyakit jantung yang mengalami depresi mayor kemungkinannya untuk meninggal karena periyakit yang benhubungari dengan 14 . 2001. zat lernak yang menyumbat arted dan meningkatkan risiko serangan jantung (Suinn. yang mana kemudian meningkatkan aliran darah yang kaya-oksigen ke otot untuk mempersiapkan tindakan pertahanan—tawan atau lad (fight or flight)— menghadapi stresor yang mengancam. 2000) Pada penelitian yang baru dilakukan.kematian yang disebabkan penyakit kardiovaskutar (Suinn. Freedland. OrthGomer dkk.. 2001b). 2001). tubuh tetap dalam keadaan keterangsanqan dalam waktu yang larna. dan tekanan darah. Kecemasan dan kemarahan juga niembahayakan sistem kardiovaskular melalui peningkatan kadar kolesterol dalam darah. 1999). 2001). & Jaffe. Hormon stres juga meningkatkan kepekatan faktor pembekuan darah. Menghubungkan Emosi dengan Jantung Masih perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk dapat Lebih memahami mekanisme hubungan antara emosi negatif dengan penyakit jantung. Penelitian menenjukan hubungan tambahan antara penyakit jantung koroner dengan bentuk Lain dad stres emosional. 2000. frekuensi pernafasan.

serta memiliki sifat-sifat terlalu perasa. 2001). lebih sering menimpa kaurn remaja atau kaum dewasa muda. Anorexia timbul sebab. Gangguan mi lebih sering dialami oleh wanita daripada pria dengan perbandingan mencapai angka 20 lawan 1. Gejala-gejala sindroma asam larnbung biasanya merupakan perasaan tidak enak atau nyeri pada epigastnium. badan penderita menjadi sangat kurus dan dalam kasus ekstrem dapat mengakibatkan kernatian karena kelaparan atau kegagalan fungsi organ-organ vital tertentu seperti jantung.. rnudah cemas. 9 Supratiknya. Anorexia sekunder terjadi karena penyakit organik. Penderita biasanya memiliki riwayat kebiasaan makan yang susah atau tidak teratur. dan herwatak keras. 5. Gangguan psikosomatik saluran penccrnaan dapat menimbulkan bcrbagai gejala yang sening ditemukan dalam praktelc sehari-hari. 2000. tetapi rasa lapar juga mungkin rimbul karena gerakan saluran pencemaan yang agak keras. Akibatnya. pedas atau keluar rasa asam ke dalam rnulut. Penderita memiliki pandangan yang cenderung negatif tentang tubuhnya. Mengenal Perilaku Abnormal: 50 15 . tergantung. misalnya merasa terlalu gemuk. Gejala-gejala bertambah bila penderita lelah atau susah. mementingkan diri. Nafsu makan berasal dari susunan saraf pusat dan timbul karena ingatan dan asesiasi.jantung. Saluran pencernaan Sindroma asam lanbung mempunyai gejala-gejala yang mirip dengan gejalagejala ulkus ventrikuli.9 Beberapa ciri gangguan ini antara lain sebagai berikut: penderita biasanya berasal dan kias sosial menengah-atas. inhibisi psikologik melalui susunan saraf pusat atau melalui sirnpatikus sehingga motilitas lambung berkurang. Perasaan tidak enak dan sakit pada epigastrium Sering discbabkan karena kelainan fungsi lambung sekresi asarn lambung yang berlebihan metilitas dan tonus yang meninggi pada otot-otet dinding lambung. perfeksionistik. introvert. diit yang salah atau obat-obat yang mcngganggu alat pencernaan. makan tidak teratur dan mungkin juga bila terjadi infeksi jalan napas bagian atas. Anorexia nervosa adalah gangguan makan berupa tidak mau makan atau selalu muntah setiap kali selesai makan. empat kali tebih besar dadpada orang yang tidak depresi selama pedode penetitian 4 tahun (Penninx dkk. Gcjala initas lambung oleh suatu zat atau makanan tertentu hampir sama dengan gejala ulkus.

serta dapat memperberat penyakit kardiovaskuler. neroleptika ataupun tranquilaizer. Pengobatan Gangguan Psikosomatik 1. Kadang-kadang orang yang merasa tidak bahagia mencari kesenangan dalam makanan.Gangguan ini dapat berawal dan usaha melakukan diet untuk mengurangi berat badan. Faktor psikologik. Farmakoterapi Susunan saraf vegetatif yang sangat kacau dapat diatur dan ditenangkan dengan obat-obat sehingga dengan demikian penderita menjadi Iebih tenang dan dapat menerima psikoterapi dengan lebih baik. Adapun tujuan dan pengobatan ialah untuk menghilangkan gejala-gejala. dapat menyebabkan makan berlebihan. memperhebat gangguan muskuloskeletal umpamanya artrosis. tetapi juga dapat merupakan substitusi. biarpun penderita mengatakan ia makan hanya sedikit sekali. Akhirnya bila ternyata bahwa kita tidak dapat menyembuhkan semua pasien maka janganlah 16 . Obesitas juga memberi predisposisi untuk hipertensi dan diabetes mellitus. D. Mungkin bila ia mengalami banyak kekecewaan dalam pekerjaan atau kehidupan sexual. untuk menolongnya. konflik mi harus terlebih dulu dipecahkan. makanan bukan saja dapat merupakan pembelaan atau hiburan. sebab kurang bergerak ia menjadi tarnbah gemuk. Obesitas dapat mengakibatkan sesak napas bila bekerja. Maka. Tidak diketahui mengapa. Pada obesitas yang hebat sering didapati faktor psikologik. Obesitas scbagian besar karena orang itu makan terlalu banyak. mengganggu pergerakan. penderila biasanya mengalami konflik batin antara hasrat untuk rnandiri dan perasdan takut bila surigguh-sungguh rnendapatkan peran dan status sebagai orang dewasa yang otonom. tetapi orang lain bereaksi dengan makan lebih banyak. Selain itu. Mungkin juga karena kelainan endokrin atau hipotalamus. Suatu stres jiwa dapat menimbulkan anorexia pada beberapa orang. obat yang dapat menstabilkan fungsi susunan saraf vegetatif secara umum ataupun pada organ tertentu. Obat-obat yang dapat dipergunakan adalah. agar gejala-gejala tetap menghilang maka tujuan yang lebih dalam tentu ialah mengembalikan kestabilan emosi dan menuju pada kematangan kepribadian. Dan terjadilah lingkaran setan : ia menjadi gemuk lantas kurang bergerak. mulai dan ketegangan yang ringan sampai dengan suatu nerosa yang hebat.

2.lekas kecewa atau putus asa sekurang-kurangnya kita dapat meringankan penderitaan dan selalu dapat menyenangkan penderita. biofeedback.. psikoanalisis dan psikoterapi telah digunakan untuk mengobati gangguan psikosomatik. Secara tradisional. pernafasan terkendali. 17 .at dilakukan secara individu atau kelompok. hipnosis. Adapun tujuan pri1ku tersebut dan modalitas psikoterapetik yang biasa adalah untuk memperbaiki keseimbangan psikosomatik. Psikoterapi Psikoterapi dapat dilakukan untuk membantu seseorang dalam mengekspresikan emosi yang menthi.. tiap da1. telah dikembangkan teknik modifikasi prilaku (teori belajar) untuk terapetik yang menekankan modifikasi perilaku adalah terapi relaksasi otot.sari dan untuk mengembangkan strategi alternatif untuk mengekspresikan perasaan mereka. Dalarn dua dekade terakhir. dan pijat. yoga.

pencernaan dll. Gangguan psikosomatik dapat diobati dengan farmakologi dan psikoterapi. Hubungan antara emosi (kejiwaan) manusia dengan badan (faal) manusia terbukti ketika seseorang menangis karena sedih. pernapasan. Gangguan psikosomatik dapat timbul karena faktor biologis. 18 . atau penyakit yang timbul karana ketengangan atau stres akibat penyakit yang sudah ada sebelumnya. psikologis dan sosial. otot dan tulang. Selain itu dapat timbul penyakit pada kulit. Jenis gangguan psikosomatis secara garis besar antara lain: hypertension. effort syndrome dan peptic ulcer. jantung.KESIMPULAN Psikosomatik adalah penyakit fisik yang timbul karena adanya gangguan-gangguan psikologis. muka yang memerah ketika merasa malu dll. detak jantung yang semakin cepat ketika marah.

Kartini. Jakarta: Penerbit Erlangga. Mengenal Perilaku Abnormal. Kartono. rere) Nevid.F. Psikologi Abnormal/Edisi kelia/Jilid 1. 2009. Spencer A.DAFTAR PUSTAKA Ardani. (PU. Qory) Supratiknya. V Andi Offet. Tristiadi Ardi. Siswanto. 2002. Yogyakarta: C. 2008. 2007. Cakupan dan Perkembangannya. Konsep. Beverly. Qory) Maramis. Kesehatan Mental. 2004. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada 19 . Jeffrey S. Surabay: Airlangga University Press. Yogyakarta: Penerbit Kanisius (pu. (pny. Psikiatri Islam. Patologi Sosial 3: gangguan-gangguan Kejiwaan. 2000. Rathus. W. Greene. Yogyakarta: UIN Malang Press.

307..02.3.39.:7.3 .: 507.9...: 20.8.7 7...8-.-.0397:  !07..919039.3.808.:2.257.907.8.8   .8.3-07.3/7 /.240.38033/902:./.  28.78:8:3.9 81. 07..8. 503/079.: 0.. ./.90-. -. 207:5.38.8 5071084389 2020393.307.3 . 07..2578. 2:/.. !03/079.8./03. 80:3/07 907.9.3  3470.3.3.80-8073 20325.39:3 .3 9/. 0.2-:3 -07:7.3 943:8 ..3 2. 207.3 . .2 .9...3 9/. 4949 4909 /3/3 . .8. 8008.:4-. ..3 .3   3470.:80.073..3507-. -.9:7 !03/079. .:2 /0..-.7 .9503./.3203.703.39079039:.9/.1 5:8.9./5.39:-:3. 0.90..3.3 8.9.8..-.5.897:2 $073 /8.::8   0.:-3472.. /.703.2..5. 0. .3 3 ..9.3:.48.3 80-.893:2  50/..3/.2. 39.3503.39.3 9/.3/. 05./.7-./3108.3  -. 0.: 8735./..:2.2-:3  ..3..3 073.39:3  025. 0.5.3 .3 503/079..39.392-:.    .3:.3:.!07..7..-.3./ .3 /9.2 73::9  0.: 9/. .07.3. ..3-:3 2025:3.32.2. 0.8. 907.8  3470.8:8 089702 /.7 .9..3 -.. 90- -08.8.3/3. 2:33 72-: .9 .9 5.5.8 .3..3 20-8073 /.:.3:.: 8:8:3..30.9. 0..7 :..3.9.8848.3-07:5.703.3 8..2-:3408:.3 503.8      $:57.9 . 92-: 80-.3/.: 307 5...8.8.7.8  909.2-.31:3847..703.. .3.9.5. 2499. 203.33..7 /.:73702.93..9.: 8:8.38.3 -070-..9 203. /05708 80. 503.9 907.3.3 .93.02.3  $3/742.9:.3..3 584842.  2.5..3 1:38 . 83/742...3 503.7.8 .: 0:.3. 907.: 02:  8079./03. 3-8 5844 20./.75.  -..3   0-07.73.8.9:8 803.. 20303. 05. ::8 . -07:9 503/079.15:8...:7.3 2099.2 0 /.3 507.2025.079 73:/.57..-.8.3.80.7  ./.8 /. .9 :7:8 /.907.3 0.8 .9079039:805079.8.2-:3 80708 ./.3 8.73-:3 -..:3 !0333/      $.073.703.9 2032-:.9.8.9.947.9. 2027.9 8. 202 81.18:2.9.3:.03/07:330.8.9 4-. .7. 0.3 /.. 47.9/.3 47.73 .. 03.2.39:3  3974. 2.9. 50/4/0 503099.9.32. -079.2-:3 .2 .  0303.3.3 275 /03.: 2:39.3.:7.38:8../. 03.5 7.9.3 /./. -07./ 8..3 2033 5.9. 809.3 2:33:.9:7 /.3.5.8.5 ..  907.3. 0.3 9/.

3..7:8 9070- /:: /50.:5:397.3.9803.5. 47.5  $:8:3..7..3 -070. 2.:.-.8 /03.39079039: 3074059.3 0- -.3 8.75:3 503/079. 0.3 /./.34-.7..9./../.-.3 207.9 207:5.3 090..3 802:.3 /903.73-.02. -0-07. 202-07 570/85488 :39: 5079038 /.02:   -089.8 :7..9 .0. -.20.7 .:549. 9.3/..203.9 ./.3 47. 909.5.3-07..009. 47.3/09:39:203:7.91.3 ..9.3 8:-899:8  . /09..9.3.3.3:.3:./9.  :39: 2034433..3203::5.36:. 0.3 /03.87.3.9 .9 203072. ..5.2.9 2030-.3089.3/7/.3  .7/4.3:.3 907.3  2025070-.3  $0. 80/9 80.3 .35034-.203. /./0-903.  4-.3 /0.2:8 !.3 1:38 8:8:3.3 9..5.3 2./ 02: .8.9: 30748.3 -0707. -007.9:39:73.9 20389./.3/.-.9 /507:3.91 80.3/02.: /.9475844  $:.9 2032-:.3  909. 203.   ..3 907.5. 20302-.3 /./.8.3. -.3-0707.. 9/.947 5844  2:..30.25.3 80:.  -.5 :.3 8:.3 2:8:48009.3 0- -.3 ..5:39::./. .3..3 2.3 .39.7.5.8 /.  203. /.803 2.3 73.. .93.9 20302-:.5.3./. 3.9 207:5.8.9 /..3.91 . 9073.....8.3057-.9-. 3.203.. /03. 0.3 8.:5:3 5. 9::.3 9: 2. .9.5 /03.3809..22.3 .47.3 .39.9:7 /..  :33 :..3.9.-.3.9 4-.3   -089.3 :33-. :25.72.3. 584907.1 .  -.3 89.703.3 ..7.30-. /....5.8/.:39:203./03..3/..3 03/473..9: 89708 .3 /.: 203. .33/.5.3 -:.9:8 80-.9.3 808.-:7. :2:2 .3 909.3503/079.3.3 -08. .9.:9 -../.07   /.4-089.3 .3/.3 /.3.9   ./.203.70803.3 494342  .: -.30248/.5.2431-.-.5.9-07.3..5 203.5..9 203.3.  2.: 0/:5.8 :.5 47. 5.9503./...5.3 0- /.3 .1 .2 5007. /.9 202507-07..3 8.5.3 502-0.. 5. 80-.. 203..3 8.3 73.9.2-. -.3.7.4907.5..3 507. /.: -:7. 203.2 9039: .3 0-..3 .3: 50707..5. 9/.  ..9 .-0908 209:8  8079.9.3 8. .9.3 . 8:7: 8:3: 7303/.3470. 47.8 8.797488  -089.9  /.  %/.  431 2 .9..00.9.3 /..5.3 507.9.7 0.3.3!84842.-.3.009.98073//.3:8.8 -.8:07     !034-.9 4-.39: 503/07.3 .703.3 2.3 -070-. /.

3.3.: 5:9:8.:/.8.3 2070. .3 80. 97..3. /.30248..:.9                         ..9.    !84907.3503/079. /0.3 /.7  90.8..3584842.3 :39: 2034-.3.8 57.9.3 /. /.3.7.8.9.9073.88 /.5.0.91 :39: 203085708.357:90780-:9/.5 90.3:39:20302-.2 203085708.80:7.90.5.9 /.7.9 /.39: 808047. /:3...920303.3:.380.509.9 2073..35.  584.  4. /02-.8 507.. 3/.0802-.: .5 /.3 24/1. 9.3 903 24/1.3 584907.9 /.8 4949  -4100/-.5:39::.3 584842..73 /:.9  . ./0 907.3..3 90703/.3 :7.1.7/.509 .5  !84907.3897.8./843.8 0.5./.:.9 .3.3 503/079.5 70.32039 8.7 :39:907.3 2030./: ./.33.  53488  5073.: 04254  $0.3-.3 :39: 202-..:39:202507-.: 9047 -0..5 /.8.3 507.324/.  9.0. 907.8584907.

7.3 9: /.703.207.1..80-0:23.7..3  5073.8..$!&  !84842.39.5.: 503.  038 ./.703.8.9/..3848.3 203. 0903. :..992-:.. /03. 503.9/4-.39:3 .3:.703./.3 . 808047.3:.9 . 80/  /09.3:8.3:.7.073.3 ..3 .3:.-.3 .05.7.3 8:/.07  $0.5                        .3 507903843  011479 83/7420 /.  2:.9. 0248 0.38 .3584842.3 .9 503.9 09.9 18 .3 5059.3:.3:8.3 9:.31. .  2.5.9/./.9/03.3 584842.3 92-: .3/  .44/.3 58448  .3 92-: .7.39.3.9 92-: 503./.7 .9.3. . :9  4949 /. .09.:/  .9 .3  2.3 -.3 1.72. 907-:9 09.98 80. .78 -08.9 .947-448 58448/.39:3 503. 2.320207.5.5.3.: 89708 .  :-:3.3 802./.3584842.9 5.2. .3584907.

9.3.3.!0307-9. 4.3.79..43805 .9.!07.:-3472..394   080./ 01170$ #.978.%#!&$%  7/.28     .7.9:8 $503.:5.33..32:0/4907.07   !844-3472.3/..3039.93.07 70030 0.&. 4./7/   !8. $:7.2 4.3!7088  !& "47  .3 %789.  '3/ 1109  53 "47  $:57.79.7..0789!7088  $8.  0303.3!0702-.&3.38:8 5: 7070  0.9.-.79.

/8 0.

.3./.3 ./ .30..3:.!%#.944$48..79434 .79.3:.!0307-97.79..13/4!078.        . 7.  ..3 .793   !.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->