P. 1
Tugas Kuliah Fisika

Tugas Kuliah Fisika

|Views: 391|Likes:

More info:

Published by: Mhaya HaNya Untukmhaiel on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2013

pdf

text

original

1

TUGAS KELOMPOK MEMBUAT MAKALAH TENTANG “BIO OPTIK” DI SUSUN OLEH KELOMPOK 7(TUJUH): 1. ATIMAH 2. MIRNAYANTI 3. WAHIDA 4. HISMAWATI

T.A 2011-2012 STIKES MEGA BUANA PALOPO

2

DAFTAR ISI......................................................................................2 KATA PENGANTAR....................................................................3 BAB I PENDAHULUAN..............................................................4
A. Latar Belakang Masalah........................................................4 B. Rumusan Masalah..................................................................4 C. Tujuan Menganalisa...............................................................5 D. Manfaat Menganalisa.............................................................5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA....................................................6
A. Pengertian..............................................................................6 B. Teori.......................................................................................6

BAB III PEMBAHASAN............................................................7
A. Pembahasan...........................................................................7

BAB V PENUTUP...........................................................................20
A. Kesimpulan.............................................................................20 B. Saran.......................................................................................20

DAFTAR PUSTAKA.......................................................21

Dosen pembimbing RUSDI RAMADHAN. PALOPO.04 OKTOBER2011 . Rekan-rekan kami yang membantu dalam penulisan format laporan ini.yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk membuat format laporan yang di muat dalam tugas kelompok.3 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga makalah dengan judul “ BIO OPTIK”. Makalah ini di susun sebagai tugas dan sebagai latihan kreativitas yang di buat sebagai format laporan dan dapat selesai berkat partisipasi anggota kelompok dan terimah kasih pula kepada : 1. 2.

Produk-produk berteknologi tinggi yang anda nikmati saat ini merupakan penerapan berbagai gejala alamiah yang berhasil dipahami melalui ilmu fisika. Latar Belakang Fisika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam (IPA) yang mendasari perkembangan teknologi maju dan konsep hidup harmonis dengan alam.4 BAB I PENDAHULUAN A.Dalam mata kita terdapat beberapa bagian yang memiliki fungsi.makin banyak fakta ilmiah yang terungkap oleh ilmu fisika.Pengelolaansimber daya alam dan lingkungan serta pengurangan dampak bencana alam tidak akan berjalan secara optimal tanpa pemahaman yang baik tentang fisika.terutamanya dalam penglihatan. B.Sebagai ilmu yang mempelajari fenomena alam. . Rumusan Masalah Bagian-bagian bio optik.seperti mata sangat penting dalam tubuh kita.fisika juga memberikan pelajaran yang baik kepada manusia untuk hidup selaras berdasarkan hukum alam.Kenyataan yang berlaku.makin lebar peluang untuk mendapatkan teknologi baru.Fisika sebagai peretes jalan bagi teknologi.

2. . Untuk memahami apa itu FISIKA. Manfaat Hasil Analisa Adapun manfaat hasil penelitian ini : 1. 2. Tujuan Menganalisa Penelitian ini bertujuan : 1. 3. Untuk mengamati bagian-bagian pada bio optik. Untuk mengetahui arti dari BIO OPTIK. 3. D.5 C. Mahasiswa mampu mengetahui definisi tentang BIO OPTIK. 4.alat-alat optik dan penyakit serta penanggulangannya. Mahasiswa mampu mengetahui mendeskripsikan pembahasan mengenai biooptik. Mahasiswa mampu mengetahui gangguan-gangguan pada bagian mata khususnya. Mahasiswa mampu membuat laporan dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar.

 Alhazan dari Mesir menyatakan bahwa benda-benda dapat kita lihat karena benda-benda tersebut memancarkan atau memantulkan cahaya. kemudian cahaya tersebut masuk ke dalam mata kita.misalnya lensa.  Aristoteles menyatakan bahwa kita tidak dapat melihat di tempat gelap. B. Teori  Plato dan Euclides beranggapan bahwa benda di sekitar kita dapat terlihat oleh mata kita karena mata mengeluarkan sinar-sinar penglihatan. . BIO-OPTIK Bio optik merupakan proses penglihatan yang di tinjau dari pandangan fisika serta penggunaan beberapa alat bantu yang berhubungan dengan proses penglihatan tersebut. Pengertian 1.Dua bidang lengkung yang membentuk lensa dapat berbentuk silindris atau bola.dan sampai sekarang anggapan tersebut masih di benarkan. 3. 2.6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. LENSA Lensa adalah benda bening yang di batasi oleh dua bidang lengkung. MATA Mata merupakan salah satu indera tubuh manusia.dan sebagai indera penglihatan atau di sebut juga kamera alamiah yang merupakan jendela untuk melihat dunia.

lensa ini disebut lensa negatif atau lensa cekung.   Lensa divergen / konkaf : Yaitu sinar yang sejajar yang menembus lensa akan menyebar . Lensa yang mempunyai permukaan silindris disebut lensa silindris.  Permukaan sferis ada dua macam pula yaitu : Lensa konvergen / konveks : Yaitu sinar sejajar yang menembus lensa akan berkumpul menjadi bayangan nyata.7 BAB III PEMBAHASAN Hal-hal yang dipelajari dalam bab ini adalah proses penglihatan ditinjau dari pandangan fisika serta penggunaan beberapa alat bantu yang berhubungan dengan proses penglihatan tersebut. misalnya lensa. juga di sebut lensa positif atau lensa cembung. . Lensa ini mempunyai fokus yang positif dan ada pula mempunyai fokus negatif. LENSA Berdasarkan bentuk permukaan lensa maka lensa dapat dibagi menjadi dua :   Lensa yang mempunyai permukaan sferi Lensa yang mempunyai permukaan silindris.

Koma. Kelengkungan medan. Terjadinya bayangan palsu ini oleh karena di depan atau di belakang lensa diletakkan diafragma atau cela. Astigmatisma. Berbeda dengan aberasi sferis pada aberasi koma sebuah titik benda akan terbentuk bayangan seperti bintang berekor. jarak bayangan . Aberasi ini ada bermacam-macam: a. Aberasi kromatis. Distorsi. Gejala distorsi ini dapat dihilangkan dengan memasang sebuah cela di antara dua buah lensa. Distorsi atau gejala terbentuknya bayangan palsu. Aberasi ini terjadi akibat tidak sanggupnya lensa membentuk bayangan dari sinar di tengah-tengah dan sinar tepi. Benda berbentuk kisi akan tampak bayangan berbentuk tong atau berbentuk bantal. Apabila sudut antara sumbu dengan titik benda relatif kecil maka kemungkinan besar akan berbentuk koma. jarak focus. Merupakan suatu sesatan lensa yang disebabkan oleh titik benda membentuk sudut besar dengan sumbu sehingga bayangan yang terbentuk ada dua yaitu primer dan sekunder.Sinar-sinar paraksial / sinarsinar dari pinggir lensa membentuk bayangan di P’. Peristiwa ini disebut lengkungan medan atau lengkungan bidang bayangan. . Aberasi sferis ( disebabkan oleh kecembungan lensa). radius kelengkungan lensa serta sinar-sinar yang dating paraksial akan kemungkinan adanya kesesatan lensa (aberasi lensa). Prinsip dasar terjadinya aberasi kromatis oleh karena focus lensa berbeda-beda untuk tiap-tiap warna.8 KESESATAN LENSA Berdasarkan persamaan yang berkaitan dengan jarak benda. aberasi ini dapat dihilangkan dengan mempergunakan diafragma yang diletakkan di depan lensa atau dengan lensa gabungan aplanatis yang terdiri dari dua lensa yang jenis kacanya berlainan. b. e. d. c. f. Akibatnya bayangan yang terbentuk akan tampak berbagai jarak dari lensa. Bayangan yang dibentuk oleh lensa pada layer letaknya tidak dalam satu bidang datar melainkan pada bidang lengkung. gejala koma ini tidak dapat diperbaiki dengan diafragma.

tersusun oleh sel saraf dan serat-seratnya. → Banyak pengetahuan yang kita peroleh melalui suatu penglihatan. Untuk membedakan gelap atau terang tergantung atas penglihatan seseorang. 4. Iris terdiri dari serat otot polos. . Kornea : adalah kubah transparas yang agak pipih yang membentuk seperenam bagian anterior dinding.9 MATA Mata merupakan indera penglihatan atau kamera alamiah yang merupakan jendela untuk melihat dunia. 3. Iris → adalah diafragma yang melingkar dan berpigmen dengan lubang yang agak di tengah yakni pupil. Kornea memiliki inervasi saraf tetapi avaskuler (tidak memiliki suplai darah). 2. Secara sederhana mata terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut : Bagian-bagian mata 1. Retina berperan sebagai reseptor rangsang cahaya. Iris terletak sebagian dibagian depan lensa dan sebagian di depan badan siliaris. Lapisan koroid : adalah lapisan berpigmen diantara sclera dan retina. Retina : merupakan bagian saraf pada mata. Retina tersusun dari sel kerucut yang bertanggung jawab untuk penglihatan warna dan sel batang yang bertanggung jawab untuk penglihatan di tempat gelap. lapisan koroid memiliki suplai darah dan membentuk lapisan vascular yang menyuplai mata sesuai dengan kebutuhannya. Fungsi iris yakni mengendalikan jumlah cahaya yang masuk.

Tiap mata dilindungi oleh tulang . Mata bisa mengamati objek dengan sudut yang sangat besar b. Korteks penglihatan salah satu bagian yang menganalisa penglihatan tersebut 1. System syaraf mata yang memberi informasi ke otak.   Fovea sentralis. Mata sangat efektif pada intensitas cahaya 10 : 1 e. Sistem optik mata serupa dengan kamera TV bahkan lebih mahal oleh karena : a. Tiap mata mempunyai kelopak mata dan ada cairan lubrikasi c. Diafragma mata di atur secara otomatis oleh iris f. fungsi rod untuk melihat pada malam hari sedangkan kone untuk melihat siang hari. ALAT OPTIK MATA Bagian-bagian pada mata terdiri dari :  Retina.Kornea merupakan lapisan mata paling depan dan berfungsi memfokuskan benda dengan cara refraksi. tebalnya 0.25 mm di tengah-tengahnya terdapat macula lutea (bintik kuning).daerah cekung yang berukuran 0. Dari retina ini akan dilanjutkan ke saraf optikus. Apabila cahaya terang pupil menguncup demikian sebaliknya. Dalam satu detik dapat memfokuskan objek berjarak 20 cm d. di tengah-tengah iris terdapat pupil yang fungsinya mengatur cahaya yang masuk. Kornea dan lensa.10 Ada tiga komponen pada penginderaan penglihatan :    Mata memfokuskan bayangan pada retina.5 mm sedangkan lensa terdiri dari kristal mempunyai dua permukaan dengan jari-jari kelengkungan 7. Kornea terdiri dari sel-sel hidup namun tidak mendapat vaskularisasi g. Tekanan bola mata diatur secara otomatis sehingga mencapai 20 mmHg h.8 m fungsinya adalah memfokuskan objek pada berbagai jarak.terdapat ros batang dank ones/kerucut.  Pupil.

1. Selama mata melihat jauh. Karena kedua efek ini. Usia makin tua daya akomodasi semakin menurun. Hal ini disebabkan kekenyalan lensa/elastisitas lensa semakin berkurang. ia memasuki retina melalui lapisan-lapisan tersebut. dan kebanyakan retinen telah diubah menjadi vitamin A.11 i. fovea (bagian central retina) yang terdiri dari sel kerucut akan dipindahkan ke samping sehingga cahaya dapat langsung menuju sel kerucut. Dengan demikian reseptor visual menjadi peka terhadap cahaya. Setelah cahaya melalui sistem lensa mata dan kemudian melalui humor vitreus. DAYA AKOMODASI Dalam hal memfokuskan objek pada retina. dengan demikian akan membantu ketajaman persepsi visual di dalam daerah retina mata. . vertical dan torsional. lensa mata memegang peranan penting. Jarak ini tebalnya beberapa ratus mikron sehingga ketajaman penglihatan terhambat. maka zat kimia yang peka cahaya sangat berkurang dan kepekaan mata terhadap cahaya lebih berkurang lagi.Hal ini disebut dengan adaptasi terang. Ada tiga macam strabismus yaitu strabismus horizontal. sebagian besar zat fotokimia didalam sel batang dan kerucut telah direduksi menjadi retinen. Makin dekat benda yang dilihat semakin kuat mata / lensa berakomodasi. Visual terang – gelap Apabila seseorang telah berada didalam cahaya terang untuk waktu yang lama.Sebaliknya seseorang ditempat gelap dalam waktu lama. Inilah yang disebut dengan adaptasi gelap. Untuk mencegah hal tersebut. Daya akomodasi ini tergantung kepada umur. tidak terjadi akomodasi. Bayangan yang terbentuk oleh mata akan diteruskan ke otak j. sejumlah besar vitamin A akan diubah menjadi retinen yang kemudian diubah lagi menjadi rhodopsin. kemampuan lensa mata untuk memfokuskan objek di sebut daya akomodasi.Kornea mempunyai fungsi memfokuskan objek secara tetap demikian pula bola mata (diameter bola mata 20 – 23 mm). Bola mata dilengkapi dengan otot-otot mata yang mengatur gerakan bola mata Kelumpuhan salah satu otot mata akan timbul gejala yang disebut strabismus(mata juling).

Mata myopia ini bentuk mata terlalu lonjong maka benda berjauhan tak terhingga akan tergambar tajam di depan retina. Mata yang demikian itu tanpa akomodasi bayangan tak terhingga akan terletak di belakang retina.12 3.Mata emetropia mempunyai punktum proksimum sekitar 25 cm. Tambahan pula kornea atau lensa kristaline menjadi memanjang ke salah satu arah. Mata seperti ini dapat melihat tajam benda pada titik dekat tanpa akomodasi. Selain myopia dan hipermetropia. Kalau diperhatikan bola mata hipermetropia maka akan terlihat bola mata yang agak gepeng dari normal. disebut mata normal. tetapi kadang kala dengan akomodasi akan terlihat benda-benda yang jauh tak terhingga secara tajam bahkan dapat melihat benda-benda berada dekat di depan mata. . Sedangkan mata emetropia yang mempunyai punktum proksimum lebih dari 25 cm di sebut mata presbiopia. PENYIMPANGAN PENGLIHATAN Mata yang mempunyai titik jauh/punktum remotum terhingga akan memberi bayangan benda secara tajam pada selaput retina di sebut mata emetropia. Mata ametropia mempunyai dua bentuk : ¥ Myopia (penglihatan dekat) ¥ Hipermetropia(penglihatan jauh) MIOPIA Mata ametropia yang mempunyai P dan r terlalu kecil di sebut mata myopia. HIPERMETROPIA Mata ametropia yang mempunyai P dan r terlalu besar dikatakan hipermetropia. ada salah satu kelainan pada lensa mata yaitu astigmatisma. mata demikian disebut mata ametropia. Sedangkan mata yang mempunyai titik jauh yang bukan tak terhingga . Dengan akomodasi kuat akan terlihat benda yang lebih dekat lagi. Astigmatisma terjadi apabila salah satu komponen system lensa menjadi bentuk telur daripada sferis. Baik myopia maupun hipermetropia kelainannya terletak pada poros yang di sebut ametropia poros.

Penderita astigmatisma dengan satu mata akan melihat garis dalam satu arah lebih jelas daripada kea rah yang berlawanan. kemampuan melihat dekat dan jauh tergganggu oleh karena letak punktum proksimum dan punktum remotum yang terlalu dekat sehingga dianjurkan memakai kacamata negatif. Mata myopia Pada mata myopia . myopia.13 3. untuk itu penderita dianjurkan memakai kacamata positif. Mata hipermetropia Mata demikian kemampuan melihat jauh dan dekat terganggu dimana punktum proksimum dan punktum remotum yang terlalu jauh sehingga dianjurkan memakai kacamata positif. Mata presbiopia Pada mata presbiopia tidak ada masalah untuk melihat jauh. . hipermetropia. TEHNIK KOREKSI Setelah melalui pemeriksaan dokter mata dengan seksama maka ditentukan apakah penderita menderita presbiopia. astigmatisma atau campuran (presbiopia dan myopia). a. sehingga penderita ini dianjurkan memakai kacamata silindris atau kaca mata toroidal. Mata astigmatisma Penderita yang mengalami mata astigmatisma akan terganggu penglihatannya tidak dalam segala arah. Yang menjadi masalah adalah melihat dekat. b. d.

positif di bawah). Pemeriksaan visus seseorang selain disebut di atas dapat pula dengan cara menghitung jari. Dengan demikian dapat di tulis dengan rumus : 4 meter.Hanya dapat melihat gerakan tangan pada jarak 1 meter = Hanya bisa “Amblyopia”. KETAJAMAN PENGLIHATAN Ketajaman penglihatan dipergunakan untuk menentukan penggunaan kacamata . Pada penentuan visus. penderita demikian memakai kacamata rangkap yaitu kacamata bifocal (negatif diatas. Tapi bagi seorang ahli fisika ketajaman penglihatan ini disebut resolusi mata. Visus penderita bukan saja memberi pengertian tentang optiknya (kacamata) tetapi mempunyai arti yang lebih luas yaitu memberi keterangan tentang baik buruknya fungsi mata keseluruhannya. Campuran Ada penderita yang matanya sekaligus mangalami presbipoi dan myopia. 5. membedakan gelap terang Kalau seseorang penderita terjadi penurunan visus tanpa kelainan organis disebut .14 e. dengan berbagai ukuran huruf dan jarak yang sudah ditentukan. para ahli mempergunakan kartu Snellen. Oleh karena itu definisi visus adalah : nilai kebalikan sudut (dalam menit) terkecil dimana sebuah benda masih kelihatan dan dapat dibedakan. maka mempunyai punktum proksimum yang letaknya terlalu jauh dan punktum remotum terlalu kecil. di klinik dikenal dengan nama visus. Berarti penderita dapat menghitung jari tangan pada jarak 1 meter. gerakan tangan dan sebagainya. Misalnya mata normal pada waktu diperiksa diperoleh 20/40 berarti penderita dapat membaca hurup pada 20 ft sedangkan bagi mata normal dapat membaca pada jarak 40 ft (20 ft = 4 meter).

Rod dan Kone tidak terletak pada permukaan retina melainkan beberapa lapis di belakang jaringan syaraf. Tetapi apabila dari ruangan terang masuk ke dalam ruangan gelap akan tampak kesulitan dalam penglihatan dan diperlukan waktu tertentu agar memperoleh penyesuaian. sedangkan medan penglihatan horizontal ± 155°. PENYESUAIAN TERHADAP TERANG DAN GELAP Dari ruangan gelap masuk ke dalam ruangan terang kurang mengalami kesulitan dalam penglihatan. hijau (panjang gelombang 550 nm).Dipergunakan pada waktu malam atau disebut penglihatan Skotopik. tetapi penglihatan kone lebih baik terhadap cahaya merah jika dibandingkan dengan Rod. Setiap mata ada 120 juta batang.Dengan alat ini diperoleh medan penglihatan vertical ± 130°.Melalui kone kita dapat mengenal berbagai warna. . b. hijau (510 nm). ia hanya sensitive terhadap warna kuning. MEDAN PENGLIHATAN untuk mengetahui besar kecilnya medan penglihatan seseorang dipergunakan “alat perimeter”. Distribusi Rod dan Kone pada retina a. Ada dua tipe fotoreseptor pada retina yaitu Rod (batang) dan Cone(kerucut). 8. 7.Tetapi Rod dan Kone sama-sama peka terhadap cahaya merah (650 – 700 nm). Batang ini sangat peka terhadap cahaya biru. Kone terdapat terutama pada fovea sentralis.5 juta cone yang berfungsi untuk melihat siang hari disebut “fotopik”. Kone (kerucut)Tiap mata mempunyai ± 6. Distribusi pada retina tidak merata. tetapi kone tidak sensitive terhadap semua warna. Dan merupakan ketajaman penglihatan dan dipergunakan untuk melihat ke samping. pada sudut 20° terdapat kepadatan yang maksimal. Rod (batang). TANGGAP CAHAYA Bagian mata yang tanggap cahaya adalah retina.15 6.

Tetapi apabila kepekaan retina sangat lemah. Di bawah pengaruh foto kimia ini rhodopsin akan pecah. Selama berada di ruangan gelap. b. Mekanisme penyesuaian gelap Seseorang masuk ke dalam ruangan gelap yang tadinya berada di ruangan terang. . konsentrasi rhodopsin akan mencapai kadar yang cukup dalam beberapa menit berikutnya sehingga akhirnya rod akan terangsang oleh cahaya dalam waktu singkat. Perubahan sensitifitas retina secara automatis ini dikenal sebagai fenomena penyesuaian terang dan gelap. Apabila kepekaan retina cukup besar. pembentukan rhodopsin di dalam rod sangatlah perlahan-lahan. Penyinaran dengan energi cahaya yang besar dan dilakukan secara terus menerus konsentrasi rhodopsin di dalam rod akan sangat menurun sehingga kepekaan retina terhadap cahaya akan menurun. jumlah rhodopsin di dalam rod sangat sedikit sebagai akibat orang tersebut tidak dapat melihat apa-apa di dalam ruangan gelap. masuk ke dalam retine dan skotopsine. seluruh objek/benda akan merangsang rod secara maksimum sehingga setiap benda bahkan yang gelap pun akan terlihat terang putih.16 Pendapat ini telah lama diketahui orang. Mekanisme penyesuaian terang (cahaya) Pada kerucut dan batang terjadi perubahan di bawah pengaruh energi sinar yang disebut foto kimia. ternyata konsentrasi rhodopsin sesuai dengan distribusi rod. ketika masuk ke dalam ruangan gelap tidak ada bayangan yang benderang yang merangsang rod dengan akibat tidak ada suatu objekpun yang terlihat. a. Retine akan tereduksi menjadi vitamin A di bawah pengaruh enzyme alcohol dehydrogenase dan koenzym DPN – H + H (=DNA) dan terjadi proses timbal balik (visa versa) Rushton (1955) telah membuktikan adanya rhodopsin dalam retina mata manusia.

17 Selama penyesuaian gelap kepekaan retina akan meningkat mencapai nilai 1.000 waktu yang diperlukan 1 jam. orange dan merah. namun mekanisme tanggap warna tersebut belum diketahui secara jelas. kurang sensitive terhadap cahaya dan mempunyai hubungan dengan otak dalam kaitan ketajaman penglihatan dibandingkan dengan rod. TANGGAP WARNA Salah satu kemampuan mata adalah tanggap warna. dan hijau. Ini berarti kone hijau dapat mendeteksi warna biru. Kone biru Mempunyai kemampuan tanggap gelombang frekwensi cahaya antara 400 dan 500 milimikron. a.000 hanya dalam waktu beberapa menit saja. kepekaan retina mencapai nilai 100. Dengan menggunakan pengamatan skotopik pada intensitas cahaya yang lemah. hijau.000 apabila seseorang dari ruangan gelap ke ruangan terang.ungu. Teori tanggap warna Kone berbeda dengan rod dalam beberapa hal yaitu kone memberi jawaban yang selektif terhadap warna.Sedangkan kepekaan retina akan menurun dari nilai 100. Tetapi dengan menggunakan pengamatan fotopik dapat melihata warna namun tidak bisa membedakan warna pada objek yang letaknya jauh dari pusat medan penglihatan. 9. hijau dan merah. . Ahli faal Lamonov. Young Helmholpz berpendapat ada 3 tipe kone yang tanggap terhadap tiga warna poko yaitu biru.biru Kone hijau Berkemampuan menerima gelombang cahaya dengan frekwensi antara 450 dan 675 milimikron. Proses penurunanan kepekaan retina hanya diperlukan waktu 1 sampai 10 menit. kuning. Berarti konne biru dapat menerima cahaya. tidak ada respon terhadap warna.

orange dan warna merah dengan menggunakan kone hijau tetapi tidak dapat membedakan secara tepat antara masing-masing warna tersebut oleh karena tidak mempunyai kone merah untuk kontras / membandingkan dengan kone hijau. Adapula orang buta terhadap warna merah disebut protanopia. kuning. buta terhadap warna hijau disebut deuteranopia dan buta terhadap warna biru disebut tritanopia. Demikian pula jika seseorang kekurangan kone hijau. Teori yang diajukan oleh Lamonov. ia masih dapat melihata seluruh warna tetapi tidak dapat membedakan antara warna hijau. b. Tipe buta warna ini disebut kelemahan biru ( blue weakness). Oleh sebab itu timbul teori tiga tipe dikromat yaitu suatu warna menengah terpraoduksi oleh karena dua tipe kone yang terangsang. Buta warna Jika seseorang tidak mempunyai kone merah ia masih dapat melihat warna hijau. . maka orang tersebut sukar membedakan warna ungu. sedangkan 0. Hal ini disebabkan kone hijau yang sedikit itdak mampu mengkontraskan dengan kone merah. Ketiga warna pokok disebut trikhromatik. kuning. Young Helmholpz mengenai trikhromatik sukar untuk dimengerti bagaimana kone dapat mendeteksi warna menengah (warna intermediate) dari tiga warna pokok. tidak adanya kone merah atau hijau akan timbul kesukaran atau ketidakmampuan untuk membedakan warna antara keadaan ini di sebut buta warna merah hijau kasus yang jarang sekali. Pada suatu penelitian diperoleh 8% laki-laki buta warna. biru dan hijau. orange dan merah.5 % terdapat pada wanita dan dikatakan buta warna ini diturunkan oleh wanita.18 Kone merah Dapat mendeteksi seluruh panjang gelombang cahaya tetapi respon terhadap cahaya orange kemerahan sangat kuat daripada warna-warna lainnya. tetapi bisa terjadi seseorang kekurangan kone biru.

penmgukuran kelengkungan kornea. Peralatan dalam pemeriksaan mata dan lensa ada 6 macam yaitu  Opthalmoskop  Retinoskop  Keratometer  Tonometer dari schiotz  Pupilometer .19 10. Ada tiga prinsip dalam pemeriksaan mata yaitu : pemeriksaaan mata bagian dalam. hanya beberapa peralatan yang akan dibahas dalam kaitan pemeriksaan mata. PERALATAN DALAM PEMERIKSAAN MATA Dari sekian banyak peralatan mata. pengukuran daya focus mata.

jika salah satu bagian tersebut mengalami gangguan maka akan berpengaruh pada penglihatan kita.20 BAB V PENUTUP A.Kritik dan saran yang bersifat mambangun kami harapkan.keduanya membahas tentang cahaya dan mata. Kesimpulan Jadi. B.demi kesempurnaan makalah ini. Saran Untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan penelitian tentang sumber yang di amati sebaiknya digunakan observasi dan eksperimen.pada intinya bio optik itu sama dengan optik. .benda tidak dapat terlihat oleh mata jika tidak ada cahaya.cahaya dan mata saling berkaitan erat.Tapi perlu kita tahu bahwa di dalam mata kita terdapat bagian-bagian mata yang memiliki masing-masing fungsi.

com .21 DAFTAR PUSTAKA www.fisika bio optik.com www.fisika.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->