LETUSAN GUNUNG BERAPI Gunung berapi bukan gunung yang menyemburkan “api”, yang

disemburkannya adalah suatu zat kental bersuhu tinggi, dan zat ini disebut magma (lahar). Saat gunung berapi meletus, pemandangan akan tampak sangat tekanan kuat dari menakjubkan. Karena suhunya yang tinggi, dan mendapat

kerak bumi, karena itu, jika bertemu dengan daerah yang agak tipis dan bercelah, maka laharnya akan meluncur ke permukaan dengan deras. Terjadinya gunung berapi adalah di bawah permukaan bumi, daerah yang semakin dalam, maka suhunya juga akan semakin tinggi, di kedalaman sekitar 20 mil, tingginya suhu cukup melumerkan sebagian besar batuan. Saat batuan lumer akan mengembang dan perlu ruang yang lebih luas. Materi yang dilumerkan oleh tekanan lahar lebih besar dari suhu tinggi ini akan naik menelusuri celah. Saat

tekanan batuan di permukaannya, akan meletus dan membentuk sebuah gunung berapi. Ketika gunung berapi meletus, akan diiringi dengan gemuruh yang menggetarkan bumi, batu-batuan beterbangan, dan lahar yang bukan main tanah, menelan segala yang benda di mil lingkungan tersebut letusan panasnya menyembur deras dari bawah

sekelilingnya, dan dalam sekejab mata, sekitar puluhan

diselimuti dalam sehamparan kabut tebal. Bahkan terkadang, karena

gunung berapi, dapat membuat tanah datar dalam sekejab membentuk sebuah gunung besar yang menjulang tinggi, seperti pembentukan gunung Kilimanjaro di dekat khatulistiwa dan gunung ke tuo pa ke xi. Terkadang, bisa juga dalam sekejab menelan segenap desa dan kota kabupaten, seperti kota Longbei misalnya. Letusan gunung berapi yang keras bukan saja dapat menghancurkan kota kabupaten, bahkan bisa mengubah sebagian besar atau bahkan iklim sedunia. digolongkan dalam urutan pertama dan memang
/3

Karena itu, gunung berapi

pantas mendapat sebutan penghancur ekstrem.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful