P. 1
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

|Views: 72|Likes:

More info:

Published by: Chindy Novenia Chindy on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2012

pdf

text

original

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Penyusunan KTSP oleh sekolah dimulai tahun ajaran 2007/2008 dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan KTSP yang dikeluarkan oleh BSNP. Pada prinsipnya, KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya diserahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Pelaksanaan KTSP mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKL. Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam persyaratan kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi merupakan pedoman untuk pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang memuat:
   

kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan yang dikembangkan di tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan.

SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. SKL meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Pemberlakuan KTSP, sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKL, ditetapkan oleh kepala sekolah setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah. Dengan kata lain, pemberlakuan KTSP sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, dalam arti tidak ada intervensi dari Dinas Pendidikan atau Departemen Pendidikan Nasional. Penyusunan KTSP selain melibatkan guru dan karyawan juga melibatkan komite sekolah serta bila perlu para ahli dari perguruan tinggi setempat. Dengan keterlibatan komite sekolah dalam penyusunan KTSP maka KTSP yang disusun akan sesuai dengan aspirasi masyarakat, situasi dan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.[sunting] Pranala luar  (Indonesia) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kategori:        Pendidikan di Indonesia Masuk log / buat akun Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 14. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan Tampilan seluler     . 10 Agustus 2011. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. ketentuan tambahan mungkin berlaku.09.

  PENGERTIAN KURIKULUM Secara Umum kurikulum diartikan sebagai mata pelajaran yang di ajarkan disekolah. B. yaitu buku kurikulum suatu lembaga pendidikan Pelaksanaan kurikulum. Michael Schiro (1978) Kurikulum adalah sebagai proses pengembangan anak didik yang diharapkan terjadi dan digunakan dalam perencanaan Jadi Kurikulum merupakan suatu rencana pendidikan. Franklin Bobbt (1918) Kurikulum adalah susunan pengalaman belajar terarah yang digunakan oleh sekolah untuk membentangkan individual anak didik 2. FUNGSI KURIKULUM Kurikulum dapat berupa :   Rancangan kurikulum. Hollins Caswell (1935) Kurikulum adalah susunan pengalaman yang digunakan guru sebagai proses dan prosedur untuk membimbing anak didik menuju kedewasaan 3. Kurikulum juga diartikan sebagai suatu rencana yang sengaja dirancang untuk mencapai sejumlah tujuan pendidikan. yaitu suatu proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan . Pengertian kurikulum menurut para pakar pendidikan sebagai berikut : 1. Ralph Tyler (1857) Kurikulum adalah susunan pengalaman belajar yang direncanakan dan diarahkan oleh sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan 4. memberikan pedoman dan pegangan tentang urutan isi. serta proses pendidikan. Robert Gagne (1967) Kurikulum adalah suatu rangkaian unit materi belajar yang disusun sedemikian rupa sehingga anak didik dapat mempelajarinya berdasarkan kemampuan yang dimilikinya 5.

Fungsi bagi masyarakat Pada umumnya sekolah mempersiapkan siswa untuk terjun dimasyarakat atau tegasnya untuk bekerja dengan keterampilan profesi yang dimilikinya. Misalnya : Jika suatu bidang study telah diberikan pada kurikulum sekolah ditingkat bawah. Fungsi bagi sekolah yang bersangkutan Ada dua macam fungsi kurikulum bagi sekolah yang bersangkutan   Sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan Dijadikan pedoman untuk mengatur kegiatan-kegiatan pendidikan yang dilaksanakan disekolah. yaitu penilaian hasil-hasil pendidikan. 5. 3. KEDUDUKAN KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN . Penyesuaian bahan tersebut dimaksudkan untuk menghindari keterulagan penyampaian yang bisa berakibat pemborosan waktu dan lebih penting lagi adalah untuk menjaga kesinambungan bahan pengajaran itu. Kurikulum resmi sebenarnya merupakan sesuatu yang diidentifikasikan atau dicita-citakan. Fungsi Kurikulum ditinjau dari tiga segi : 1. harus dipertimbangkan lagi pemilihanya pada kurikulum ditingkat atas terutama dalam hal pemilihan bahan pengajaran. untuk itu perlu kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak luar dalam hal pembenahan kurikulum yang diharapkan. 2. 2. karena itu kurikulum memiliki fungsi sebagaimana yang diungkapkan oleh Alexander Inglish. 4. kurikulum sekolah haruslah mengetahui atau mencerminkan hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat. The ajustive of adaptive function (Fungsi penyesuaian) The integrating function (Fungsi pengintegrasian) The differentiating function (fungsi diferensial) The prepaedetic function (fungsi persiapan) The selective function (fungsi pemilihan) The diagnostic function (Fungsi diagnostik) C. Oleh karena itu. sebagai berikut: 1. maka kurikulum pada tingkat diatasnya dapat mengadakan penyesuaian. 3. Evaluasi Kurikulum. 6. Dengan mengetahui kurikulum sekolah pada tingkat tertentu. Fungsi bagi sekolah tingkat diatasnya Kurikulum dapat berfungsi sebagai pengontrol atau pemelihara keseimbangan proses pendidikan.

02 Tahun 2010: Perubahan atas Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 (situs asli) 3. 17 Tahun 2003: Keuangan Negara (situs asli) 11. 10 Tahun 2010: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2011 dan penjelasannya (situs asli) 2. 32 Tahun 2004: Pemerintahan Daerah (Penjelasannya) 7. 19 Tahun 2011: Perubahan Ketujuh Atas Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1985 Tentang Pemberian Tunjangan Veteran Kepada Veteran Republik Indonesia (situs asli) 2. 11 Tahun 1969: Pensiun pegawai dan pensiun janda/duda pegawai (situs asli) Peraturan Pemerintah 1. 14 Tahun 2005: Guru dan Dosen (situs asli) 6. 36 Tahun 2008: Pajak Penghasilan dan Penjelasannya (situs asli). 16 Tahun 2001: Yayasan (situs asli) 13. 13 Tahun 2003: Ketenagakerjaan 12. 5. Sehingga untuk melaksanakan tugas melaksanakan tugas tersebut guru berpedoman pada suatu alat yang disebut kurikulum Kurikulum merupakan syarat mutlak bagi pendidikan disekolah. 18 Tahun 1999: Jasa Konstrusi (situs asli) 14.Dibaca: 287 kali Undang-undang 1.Tugas utama seorang guru adalah membimbing. hal ini berarti bahwa kurikulum merupakan bagaian yang tak tepisahkan dari pendidikan atau pembelajaran Kumpulan Produk Hukum Tentang Pendidikan Tinggi Diposting oleh : Haris Kategori: Info Penting . 18 Tahun 2011: Perubahan Kesembilan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Pemberian Tunjangan Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan (situs asli) . 1 Tahun 2004: Perbendaharaan Negara (situs asli) 9. 28 Tahun 2004: Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan (situs asli) 8. perubahan keempat atas UU No. 4. 7 tahun 1983. Tayangan pptx penjelasan dari Kemendiknas. 09 Tahun 2009: Badan Hukum Pendidikan 2009 (Wikisource) Putusan Mahkamah Konstitusi menolak UU BHP (situs asli). mengajar. 20 Tahun 2003: Sistem Pendidikan Nasional (Penjelasannya) 10. 7 Tahun 1983: Pajak Penghasilan (situs asli) 15. serta melatih peserta didik secara profesional sehingga dapat mengantarkan peserta didiknya kepada pencapaian tujuan pendidikan.

dan biaya pembangunan infrastruktur sosial yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto (situs asli) 12. Tunjangan Anak Yatim/Piatu. 80 Tahun 2010: Tarif pemotongan dan pengenaan pajak penghasilan pasal 21 atas penghasilan yang menjadi beban APBN atau APBD (situs asli). Pejabat Negara dan Penerima pensiun/tunjangan (situs asli) 17. 22. 13 Tahun 2011: Perubahan Ketujuh Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (situs asli) 8. Warakawuri/Duda. Anak Yatim Piatu dan Tunjangan Orang Tua Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia beserta Lampiran I s/d V (situs asli) 5.05/2010: Tata Cara pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dosen.164/PMK. tunjangan khusus guru dan dosen. 93 Tahun 2010: Sumbangan penanggulangan bencana nasional. 16 Tahun 2011: Penetapan Pensiun Pokok Purnawirawan. (situs asli) 10. Catatan: Peraturan Pemerintah ini menggantikan PP 45 Tahun 1994 Permenkeu 262/PMK. 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS. 28 Tahun 2010: Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan Janda/Dudanya (menggantikan PP 13 Tahun 2007. Anak Yatim Piatu. 94 Tahun 2010: Penghitungan penghasilan kena pajak dan pelunasan pajak penghasilan dalam tahun berjalan (situs asli) 11. 17 Tahun 2011: Perubahan Kesepuluh Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1980 Tentang Pemberian Tunjangan Kehormatan Kepada Bekas Anggota Komite Nasional Indonesia Pusat dan Janda/Dudanya (situs asli) 4. 11 Tahun 2011: Perubahan Ketiga Belas atas PP No. dan Tunjangan Orang Tua Anggota Tentara Nasional Indonesia beserta Lampiran I s/d V (situs asli) 6.3. Lampiran PP 11 Tahun 2011. Tunjangan Anak Yatim/Piatu. 25 Tahun 2010 (Lampiran): Perubahan ke 12 atas Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010: Disiplin Pegawai Negeri Sipil (situs asli) 18. serta tunjangan kehormatan Profesor. Warakawuri/Duda. dan no 9 tahun 2009) 20. 66 Tahun 2010: Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan (situs asli: PP dan Penjelasannya) 15. 40 Tahun 2010: Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 92 Tahun 2010: Perubahan kedua atas PP 29 tahun 2000 tentang usaha dan peran masyarakat jasa konstruksi (situs asli) 13. 12 Tahun 2011: Perubahan Ketujuh Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia (situs asli) 9. serta tunjangan kehormatan professor (situs asli) . sumbangan fasilitas pendidikan. Pedoman pelaksanaannya menggunakan Peraturan Menteri Keuangan No. 41 Tahun 2009: tunjangan profesi guru dan dosen.16 Tahun 1994 Tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (situs asli) 19. 17 Tahun 2010: Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan beserta penjelasannya. 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS (situs asli) 21. 14 Tahun 2011: Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Dan Janda/Dudanya beserta Lampiran I s/d VIII (situs asli) 7.03/2010 (lengkap dengan lampirannya): peraturan pelaksana PP 80 Tahun 2010 (situs asli) 14. 15 Tahun 2011: Penetapan Pensiun Pokok Purnawirawan. 59 tahun 2010: Perubahan atas PP 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (situs asli) 16. sumbangan penelitian dan pengembangan. no 14 tahun 2008. sumbangan pembinaan olahraga. Tunjangan Khusus Guru dan Dosen. 54 Tahun 2010: Pemberian gaji/pensiun/tunjangan bulan ketiga belas dalam tahun anggaran 2010 kepada Pegawai Negeri Sipil.

32 Tahun 1979: Pemberhentian PNS (situs asli) 38. 62KB doc/zip) 25. 80 Tahun 2003: Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (dicabut terhitung 01 Januari 2011): Penjelasan. 48 Tahun 2008: pendanaan pendidikan (Penjelasannya) 28. 31 Tahun 2006: Sistem Pelatihan Kerja Nasional (termasuk membahasa tentang KKNI-Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) – situs asli. Lampiran I. 63 Tahun 2008: Pelaksanaan Undang-Undang tentang Yayasan (situs asli) 27. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. 30. 1 Tahun 1994: Pemberhentian PNS – (situs asli) 37. Lampiran II (situs asli) 2. anggota ABRI. 93 Tahun 1999: Perubahan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Menjadi Universitas Peraturan Presiden Republik Indonesia 1. Tugas. dan Pensiunan (sudah diganti dengan PP 80 Tahun 2010 ) 35. 37 Tahun 2009: dosen (146KB pdf. 10 Tahun 1979: Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (lengkap penjelasan dan lampiran) (situs asli) 39. 17 tahun 2010) 33. 81 Tahun 2010: Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2015 (situs asli) 2. (situs asli). 54 Tahun 2010: Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 24 Tahun 2010: Kedudukan.23. 65 Tahun 2007: Tunjangan Dosen (Peraturan baru: 41 Tahun 2009) . dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara (situs asli) (ini yang membubarkan Direktorat PMPTK yang memicu demo para guru) 6. 25 tahun 2010 tentang Penyesuaian Gaji Pokok PNS menurut PP No. 65 Tahun 2008: Pemberhentian PNS (situs asli) 26. Tugas. PNS. 60 Tahun 1999: Pendidikan Tinggi 34. 25 Tahun 2010: Peraturan Presiden RI No. 19 Tahun 2005: Standar Nasional Pendidikan 31. 08 tahun 2009 ke dalam Gaji Pokok PNS menurut PP 25 tahun 2010 (situs asli) 5.32 Tahun 2010 tentang Komite Inovasi Nasional (situs asli) 4. 16 Tahun 1994: Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (situs asli) 36. 24.54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa (situs asli) 3. 95 Tahun 2007: Perubahan ke7 terhadap Keppres 80 Tahun 2003 (dicabut terhitung 01 Januari 2011) – situs asli 29. 45 Tahun 1994: Pajak Penghasilan bagi Pejabat Negara. 4 Tahun 1966: Pemberhentian/pemberhentian sementara PNS (situs asli) Keputusan Presiden Republik Indonesia 1. 29 tahun 2000: Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (situs asli) 32. lokasi 2) 40. 66 Tahun 2007: Tunjangan Jabatan Fungsional Auditor 7. 9 Tahun 2001: Tunjangan Dosen (Peraturan baru: 41 Tahun 2009) 3. 61 Tahun 1999: Penetapan Perguruan Tinggi Negeri Sebagai Badan Hukum – format pdf (sudah dibatalkan PP no. 7 Tahun 1977: penetapan gaji beserta lampirannya (dapat diunduh di lokasi 1. 32 Tahun 2010: Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 38 Tahun 2009 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara bukan Pajak yang berlaku pada yayasan.

015/P/2009: Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (022/P/2009) (mirror) 7. 284/U/1999: Pengangkatan Dosen sebagai Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pimpinan Fakultas (sudah dibatalkan oleh Permendiknas No.85MB) 6. kalau program pendidikan jarak jauh dibolehkan. 38/KEP/MK.8MB. 074/U/2000: Tata cara tim penilai dan tata cara penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen 19. yang kelas jauh harus memenuhi ketentuan Permendiknas No. disahkan tgl 04 April 2009 (Berkas pelaksanaan. Sarjana dan Pascasarjana di Perguruan Tinggi (pdf) 13. Buku 3-0. 223/U/1998: Kerjasama antar Perguruan Tinggi – pdf (dibatalkan oleh Kepmendikbud 264/U/1999 ) 26. 178/U/2001: Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi (pdf) 14. Buku 2-1Mb pdf. 212/U/1999: Pedoman Penyelenggaraan Program Doktor 22. 28 Tahun 2005) 24. 181 Tahun 1999: petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional dosen dan angka kreditnya (html). 184/U/2001: Pedoman Pengawasan-Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma. 107/U/2001: Penyelenggaraan Program Pendidikan JARAK Jauh (situs asli) (berbeda dengan KELAS jauh.WASPAN/8/1999: Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya (html) 27.5Mb. 30 Tahun 2009) 15. 058 Tahun 2008: Penyelenggaraan Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan 8. 022/P/2009: Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara sertifikasi bagi guru dalam jabatan. 264/U/1999: kerjasama antar Perguruan Tinggi dan SK Dirjen Dikti no 61/DIKTI/Kep/2000 21. situs asli) 16. 004/U/2002: Akreditasi Program Studi pada Perguruan Tinggi 11. format pdf: Buku 1-1. Lampiran: 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 23. 36/D/O/2001: Petunjuk teknis pelaksanaan penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen (pdf. 036/U/1993: Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi (sudah diganti dengan 178/U/2001) . 126/P/2010: Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Pendidikan Profesi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan (situs asli) 4. 134/M/2010: Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011 3. 155/U/1998: Pedoman Umum Organisasi kemahasiswaan di Perguruan Tinggi (situs asli) 25. 234/U/2000: Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi (pdf) 17. 339/U/1994: Ketentuan Pokok Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta 28. 67 Tahun 2008) 20. Buku 4-0. 232/U/2000: Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar mahasiswa (pdf) 18. 056/P/2007: Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru 9. Buku 5-0. 052/P/2011: Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 126/P/2010 tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru bagi Guru dalam Jabatan (situs asli) 2. 057/O/2007: Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Bagi Guru dalam jabatan 10. 187/U/1998: Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (sudah dibatalkan oleh Permendiknas No.Keputusan Menteri Pendidikan Nasional 1. 108/P/2009: PT Penyelenggara Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen 5. 045/U/2002: Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi 12.6MB.

66 Tahun 2009: Pemberian Izin Pendidik dan Tenaga Kependidikan Asing pada Satuan Pendidikan Formal dan Nonformal di Indonesia (situs asli) 23. 42 Tahun 2009: Standar Pengelola Kursus (situs asli) 29. 48 Tahun 2010: Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014 (situs asli) 3. 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kemdiknas Tahun 2010-2014 (situs asli) 5. 48 Tahun 2009: Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi PNS di lingkungan Depdiknas 26. Versi scan (situs asli) 21. 61 Tahun 2009: Pemberian Kuasa dan Delegasi Wewenang Pelaksanaan Kegiatan Administrasi Kepegawaian kepada Pejabat Tertentu di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional (situs asli) 25. 9 Tahun 2010: Program Pendidikan Profesi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan (situs asli) 16. 47 Tahun 2010: Standar Kompetensi Lulusan Kursus (situs asli) 4. 63 Tahun 2009: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan 24. 44 Tahun 2010: Perubahan atas Permendiknas No. 67 Tahun 2009: Pedoman Akreditasi Berkala Ilmiah (situs asli) 22. 41 Tahun 2009: Standar Pembimbing pada Kursus dan Pelatihan (situs asli) 30. 39 Tahun 2010: Jadwal Retensi Arsip Kepegawaian Dan Keuangan Di Lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (situs asli) 7. 38 Tahun 2010: Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru (situs asli) 8. 36 Tahun 2010: Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional (situs asli) 9. 3 Tahun 2011 (lengkap dengan lampirannya): Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31 Tahun 2006 tentang Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional Sebagaimana Telah Diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 21 Tahun 2007 (situs asli dan lampirannya) 2. 34 Tahun 2010: Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah (situs asli) 11. 30 Tahun 2010: Pemberian bantuan biaya pendidikan kepada peserta didik yang orang tua atau walinya tidak mampu membiayai pendidikan (situs asli) 13. 24 Tahun 2010: Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah (situs asli) 14. 33 Tahun 2010: Pemberian Bantuan Sosial Kepada Calon Penulis Buku (situs asli) 12.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional 1. 68 Tahun 2009: Pedoman Akreditasi Berkala Ilmiah (situs asli). 47 Tahun 2009: Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen (situs asli) 27. 17 Tahun 2010: Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi (situs asli) 15. 6 Tahun 2010: Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (situs asli) 17. 43 Tahun 2010: Penataan Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan Nasional (situs asli) 6. 2 Tahun 2010: Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014 (situs asli) 18. 73 Tahun 2009: Perangkat Akreditasi Program Studi Sarjana (S1) 20. 35 Tahun 2010: Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya (situs asli) 10. 46 Tahun 2009: Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (situs asli) 28. 1 Tahun 2010: Perubahan Penggunaan Nama Departemen Pendidikan Nasional Menjadi Kementerian Pendidikan Nasional (situs asli) 19. 33 Tahun 2009: Pedoman pengangkaan Dewan Pengawas pada PTN di Lingkungan Depdiknas yang menerapkan Pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) .

30 Tahun 2007: Pengelolaan Rekening di Lingkungan Depdiknas 55. 58 Tahun 2008: Penyelenggaraan Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi guru dalam jabatan (situs asli) 44. 26 Tahun 2007: Kerja sama Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Perguruan Tinggi atau Lembaga Lain di Luar Negeri (situs asli) (ini untuk kerjasama dengan LN. Lampiran II. 18 Tahun 2008: Penyaluran tunjangan profesi dosen 50. 20 Tahun 2009: Beasiswa Unggulan (situs asli) 35. 26 Tahun 2009: Penyetaraan lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri 34. 61 Tahun 2008: Mekanisme Penjatuhan Hukuman Disiplin yang merupakan kewenangan Menteri terhadap PNS di lingkungan Depdiknas (situs asli) 42. perubahan BHMN atau PT. 16 Tahun 2009: Satuan Pengawasan Internal di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional 38. Lampiran IV. 59 Tahun 2008: Pengesahan fotokopi ijazah/surat tanda tamat belajar. 09 Tahun 2008: Perpanjangan batas usia pensiun PNS yang sudah menduduki jabatan Guru Besar/Profesor dan pengangkatan Guru Besar/Profesor Emeritus (situs asli) 52. Lampiran VI). 30 Tahun 2009: Penyelenggaraan Program Studi di luar domisili Perguruan Tinggi 33. 18 Tahun 2007: Sertifikasi Bagi Guru dalam Jabatan 59. 15 Tahun 2007: Sistem Perencanaan Tahunan Depdiknas . 67 Tahun 2008: Pengangkatan dan pemberhentian dosen sebagai pimpinan Perguruan Tinggi dan Pimpinan Fakultas 41. Lampiran III. 16 Tahun 2007: Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetisi Guru 61. 42 Tahun 2007: Sertifikasi dosen (dibatalkan oleh Permendiknas 47 Tahun 2009) 54. Lampiran V. Surat keterangan pengganti yang berpenghargaan sama dengan ijazah/surat tanda tamat belajar dan penerbitan surat keterangan pengganti yang berpenghargaan sama dengan Ijazah/surat tanda tamat belajar (situs asli) 43. 06 Tahun 2008: Pedoman penerimaan calon mahasiswa baru di perguruan tinggi (situs asli) 53. 17 Tahun 2007: Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun 2007 60. 27 Tahun 2008: Standar kualifikasi akademik dan kompentensi Konselor 47. 20 Tahun 2008: Penetapan inpassing pangkat dosen bukan PNS yang telah menduduki jabatan akademik di PTS dengan pangkat PNS (situs asli) 48. 32. 32 Tahun 2009: Mekanisme pendirian BHP.31. 18 Tahun 2009: Penyelenggaraan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing di Indonesia (situs asli) 37. 17 Tahun 2008: Perubahan Pertama atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 42 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Dosen (dibatalkan oleh Permendiknas 47 Tahun 2009) 51. kalau yang antar PT masih pakai Kepmendikbud no 264/U/1999) 56. 38 Tahun 2008: Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Depdiknas (situs asli) 46. 19 Tahun 2008: Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Dosen 49. 53 Tahun 2008: Pedoman penyusunan standar pelayanan minimum bagi PTN yang menerapkan Pengelolaan keuangan BLU (situs asli) 45. dan pengakuan penyelenggara PT sebagai BHP (Permendiknas. Lampiran I. 85 Tahun 2008: Pedoman Penyusunan Statuta Perguruan Tinggi (situs asli) 40. 19 Tahun 2009: Penyaluran Tunjangan Kehormatan Profesor (situs asli) 36. 8 Tahun 2009: Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan (situs asli) 39. 20 Tahun 2007: Standar Penilaian Pendidikan 58. 25 Tahun 2007: Persyaratan dan Prosedur bagi WNA untuk menjadi Mahasiswa pada PT di Indonesia (situs asli) 57.

82/DIKTI/Kep/2009: Pedoman Penyetaraan Ijazah Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri (Data) 4. Perubahan Perguruan Tinggi menjadi Badan Hukum Pendidikan (situs asli) 2. 26/DIKTI/KEP/2002: Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus atau Partai Politik dalam Kehidupan Kampus 11. 275/DIKTI/Kep/1999: Tatacara Pengangkatan Pembantu rektor. 08/DIKTI/Kep/2001 (situs asli) 9. 34/DIKTI/Kep/2002: Perubahan dan Peraturan tambahan SK Dirjen Dikti no. 08/DIKTI/Kep/2002: Petunjuk Teknis Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 184/U/2001 Tentang Pedoman Pengawasan Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma. 61/DIKTI/KP/2000: peraturan pelaksana Permendiknas 26 tahun 2007 tentang kerjasama dengan PT LN 14. tayangan sosialisasi) 6. pembantu dekan. 70/D/T/2010: 17 Februari 2010. 28 /DIKTI/Kep/2002: Penyelenggaraan Program Reguler dan Non Reguler di Perguruan Tinggi (situs asli) 10. Sarjana dan Pasca Sarjana di Perguruan Tinggi (situs asli) 12. pembantu ketua dan pembantu direktur pada PTN di lingkungan Kemendikbud pada kondisi khusus terjadi pemberhentian atau mutasi jabatan sebelum masa tugas berakhir (situs asli) . 03/DIKTI/Kep/2010: Pemberian Mandat Kepada Pemimpin Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah untuk melakukan Evaluasi dan Penandatanganan Surat Keputusan Perpanjangan Ijin Program Studi di Lingkungan Perguruan Tinggi yang Bersangkutan (situs asli) 3. 02. 1 Tahun 2006: Pemberian kewenangan kepada 4 PT BHMN untuk membuka dan menutup program studi pada PT yang bersangkutan 66. 28 Tahun 2006: Prosedur Penetapan Organisasi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara pada Masa Peralihan 65. lampirannya: 01. 38 Tahun 2006: Persyaratan dan Tata Cara Perpanjangan Batas Usia Pensiun Guru Besar dan Pengangkatan Guru Besar Emeritus (sudah dibatalkan oleh Permendiknas No.62. 163/DIKTI/Kep/2007: Penataan dan Kodifikasi Prodi Pada Perguruan Tinggi: lengkap dengan lampiran (mirror. 44/DIKTI/Kep/2006: Rambu-rambu pelaksanaan kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat di Perguruan Tinggi (situs asli) 7. 32 Tahun 2006: Perubahan Keputusan Mendiknas Nomor 042/U/2000 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Penetapan Perguruan Tinggi Negeri Sebagai Badan Hukum 64. 43/DIKTI/Kep/2006: Rambu-rambu pelaksanaan kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian di Perguruan Tinggi (situs asli) 8. 66/DIKTI/Kep/2008: Pemberian kuasa kepada Koordinator Kopertis di wilayah masing-masing untuk atas nama Dirjen Dikti menetapkan angka kredit dosen PTS untuk jenjang jabatan akademik Asisten Ahli dan Lektor (mirror) 5. 09 Tahun 2008) (mirror) 63. 28 Tahun 2005: Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Keputusan Dirjen Dikti 1. dekan. 108/DIKTI/Kep/2001: Pedoman Pembukaan Program Studi dan/atau Jurusan Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 234/U/2000: Pendirian Perguruan Tinggi (situs asli) 13.

1. 2668/D/T/2000: Pembukaan program studi baru dan pendirian perguruan tinggi baru 23. KS. 2630/D/T/2000: Larangan Penyelenggaraan Kelas Jauh (situs asli) Catatan: sila lihat peraturan lebih baru: 30 Tahun 2009: Penyelenggaraan Program Studi di luar domisili Perguruan Tinggi 24. 2933/D/T/2001: Perpindahan Pegawai Negeri Sipil non dosen menjadi dosen di Perguruan Tinggi dan Perpindahan dosen PNS antar Perguruan Tinggi (situs asli) 19.Surat Edaran Dirjen Dikti. 1030/D/T/2010: Penataan Nomenklatur Program Studi Psikologi.01. 40/D/T/2009: Surat Edaran Dirjen Dikti tentang STOP Pembukaan prodi Keperawatan dan Kebidanan (situs asli) 15. Direktur 1.3210 dan 469/PB/E. 1840/D/T/2001: Ketentuan penerimaan mahasiswa asing di PTN (situs asli) 21. 2512/D2.02. 306/E/C/2011: Perpanjangan batas usia pensiun PNS yang sudah menduduki jabatan Guru Besar/Profesor dan pengangkatan Guru Besar/Profesor Emeritus (situs asli) 3. Surat Edaran Dirjen Dikti 2002/Dl. situs asli 2) 18. bukan 1:25 seperti yang tercantum di surat ini (mirror) 17. 394/E/T/2011: Penegasan Pelaksanaan Permendiknas No. 1436/D/T/2010: Pemberhentian sementara waktu semua proses pengajuan usulan pembukaan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1) serta pengecualiannya (situs asli). 2209/D/T/2001: Permohonan Rekomendasi Akademi Bidang Kesehatan yang diselenggarakan oleh Masyarakat 20. 1247/D/C/99: Persyaratan untuk diangkat dalam jabatan Guru Besar (situs asli . 190/D/T/2011: validasi Karya Ilmiah bagi calon pengusul JFD Lektor Kepala dan Guru Besar. 58 Tahun 2008 (situs asli) 2.5/KP/2009: Perbantuan PNS Dosen ke luar Instansi Depdiknas (situs asli) 11. perhatikan rasio maksimum dosen mahasiswa sejak tahun 2010 sudah diubah menjadi IPA 1:30 dan IPS 1:45. 5072/A4.1/06/2001: Perjanjian Kerjasama antara Dirjen Dikti dan Ditjen Pelayanan Medik. 126/Dikti/Kep/2001. beserta format lembaran pengesahannya dan format fakta integritas. 2010/D/T/2006 dan 2267/D/T/2006: seleksi calon mahasiswa (situs asli 1. 1961/D/T/2009: Pemberhentian sementara alih kelola PTS 14.5/KP/2009: Alih tugas/alih fungsi/melimpah menjadi PNS dosen (situs asli) 12. 2309/A4.5. 1311/D/C/2010: Pencegahan dan penanggulangan plagiat (situs asli) 7.5/2010: Surat Edaran Direktur Direktorat Akademik 07 September 2010 perihal Penataan Program Pertanian (situs asli) 9.2/2010: Surat Edaran Direktur Akademik 20 Juli 2010 tentang Mekanisme Pengajuan Pembukaan Program Studi Baru (situs asli) 10.3/KP/2009: Pedoman Teknis Pemindahan PNS atas permintaan sendiri antar Instansi atau antar Unit Kerja di Lingkungan Kemendiknas (situs asli) 13. Komunikasi Komputer dan Lanskap (situs asli) 8. 2920/D/T/2007: Penetapan daya tampung mahasiswa. 1312/D/T/2010: Pengangkatan dan pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi Pemerintah (situs asli) 6. 5. (situs asli) 4. dan Ketua Umum IDI Indonesia tentang Pengelolaan Sistem dan Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Bidang Kedokteran (situs asli) 22.3/C/2008: Pengisian Surat-surat Pernyataan dan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit Dosen (DUPAK) (situs lain) 16. 4841/A4. 1844/D2.

bahwa Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional tidak memadai lagi dan perlu diganti serta perlu disempurnakan agar sesuai dengan amanat perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesiatahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahIndonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan d perlu membentuk Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional. e.Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. b. peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a. dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana. c. terarah. nasional. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dan berkesinambungan. . b. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan. mencerdaskan kehidupan bangsa. c. d.

Pasal 21.Mengingat : Pasal 20. dan Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 . Pasal 28 C ayat (1). Pasal 31.

bahwa Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional tidak memadai lagi dan perlu diganti serta perlu disempurnakan agar sesuai dengan amanat perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. c. mencerdaskan kehidupan bangsa. Pasal 21. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a. e. bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan. dan d perlu membentuk Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan berkesinambungan. c. nasional. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. b. peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. Pasal 28 C ayat (1). d. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesiatahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahIndonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. terarah. dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana. Pasal 31. Mengingat : Pasal 20. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. perdamaian abadi dan keadilan sosial. b. dan Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->