MAKALAH DEMOKRASI PANCASILA

Disusun Oleh : Kelompok 3 Anggota: Christin Olifiani Yuliana Dyah K Sinta Minarsih Gusryanda A P Etika Nurasih Siti Fathimah Risyawanti Muhtar Suryo Yoga Ryan P Tatik Noerhayati G1D010011 G1D010012 G1D010013 G1D010014 G1D010052 G1D010051 G1D010026 G1D010073 G1D010024 G1D010040 Armaya S Bagus Desi Ayu K Lestari Sekar Sari P Sofyana Nastiti Fransisca P Sarah Meta W Satika Nurlaila Akta Y G1D010021 G1D010067 G1D010079 G1D010054 G1D010061 G1D010062 G1D010069 G1D010071 G1D010023 G1D010063

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN KEPERAWATAN

PENGERTIAN DEMOKRASI PANCASILA Istilah "demokrasi" berasal dari Bahasa Yunani di Athena kuno pada abad ke-5 SM. tetapi yang tidak dapat disangkal ialah bahwa beberapa nilai pokok dari demokrasi konstitusionil cukup jelas tersirat di dalam sebagai indikator perkembangan politik di suatu negara. Konsep demokrasi menjadi kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Indonesia sendiri menganut sistem demokrasi yang berdasarkan Pancasila. yaitu “demos” yang berarti rakyat.PURWOKERTO 2010 DEMOKRASI PANCASILA I. Perkembangan mengenai sifat-sifat dan ciri-cirinya terdapat tafsiran serta pandangan yang berbeda. sebab demokrasi saat ini disebut http://www. atau lebih dikenal dengan pemerintahan dari rakyat. (Sejarah dan Perkembangan Demokrasi. dan “kratos/cratein” yang berarti memerintah. oleh rakyat dan untuk rakyat.org) Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia. sehingga demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Hal ini menjadi wajar. Secara Harfiah kata "demokrasi" berasal dari dua kata.wikipedia. . istilah ini mengalami perubahan sejalan dengan berjalannya waktu. Namun. Negara ini dianggap sebagai pencetus dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern.serta definisi modern telah mengalami evolusi sejak abad ke-18. seiring dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara. demokrasi adalah suatu bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan. sedangkan rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga negara. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechstaat). ialah demokrasi konstitusionil dengan corak khas demokrasi Indonesia. yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. tetapi populasi tertentu. Sistem Konstitusionil Pemerintahan berdasarkan atas Sistem Konstitusi (Hukum Dasar). Pengertian tersebut merujuk pada ucapan Abraham Lincoln. berarti pula demokrasi adalah suatu bentuk kekuasaan dari.Undang Undang Dasar 1945. 2. yaitu: 1. yaitu mereka yang berdasarkan tradisi atau kesepakatan formal memiliki hak preogratif forarytif dalam proses . Demos bukan untuk rakyat keseluruhan. dan untuk rakyat. Dengan demikian demokrasi Indonesia mengandung pengertian yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. demos menyiratkan makna diskriminatif. dan tidak bersifat Absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machstaat). baik dari segi konsep maupun praktik. Berdasarkan pengertian dari Rechstaat dan sistem konstitusi. mantan presiden Amerika Serikat. yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. di dalamnya juga menyebut secara eksplisit 2 prinsip yang menjiwai naskah itu dan yang dicantumkan dalam penjelasan mengenai Sistem Pemerintahan Negara. dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar. Menurut konsep demokrasi. Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechstaat). yang menyatakan bahwa demokrasi merupakan suatu pemerintahan dari rakyat. Kenyataannya. diketahui bahwa demokrasi yang menjadi dasar dari Undang-Undang Dasar 1945. oleh rakyat dan untuk rakyat. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Persatuan Indonesia dan bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan nama lain demokrasi pancasila. oleh.

dan bukan pula milik penguasa negara. kecintaan dan budi pekerti luhur. tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. (Idris Israil. golongan. 2005:51) Secara ringkas. organisasi. sehingga tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas. terdapat 2 landasan pokok yang menjadi dasar yang merupakan syarat mutlak untuk harus diketahui oleh setiap orang yang menjadi pemimpin negara. berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. partai. yaitu: 1. II. Demokrasi Pancasila berarti sistem pengorganisasian negara dilakukan oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat. 2. Siapapun yang menjadi pemegang kekuasaan negara. keluarga. Demokrasi Pancasila terdapat kebebasan individu tidak bersifat mutlak. masyarakat. kelompok. yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius. partai. Demokrasi Pancasila mengandung keuniversalan cita-cita demokrasi dipadukan dengan cita-cita hidup bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan. prinsipnya adalah . rakyat. demokrasi Pancasila mempunyai beberapa pengertian sebagai berikut: Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat. jadi bukan milik perorangan atau milik suatu keluarga. PRINSIP POKOK DEMOKRASI PANCASILA Dalam menjalankan prinsip-prinsip demokrasi secara umum. berdasarkan kebenaran. wakil terpilih juga tidak mampu mewakili aspirasi yang memilihnya.pengambilan/pembuatan keputusan menyangkut urusan publik atau menjadi wakil terpilih. Suatu negara itu adalah milik seluruh rakyatnya.

Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. DPR. 5. yaitu harus bisa bersikap dan bertindak adil terhadap seluruh rakyatnya. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat). Perlindungan terhadap hak asasi manusia. 7. 9. Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). yaitu tidak boleh atau tidak bisa bertindak zalim terhadap tuannya. Pelaksanaan Pemilihan Umum. dan negara ataupun orang lain. Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. BPK. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita Nasional. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah. c. Pemerintahan berdasarkan hukum: dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan: a. 6. DPA atau lainnya. Adapun prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: 1. masyarakat. . dan sekaligus selaku pelayannya rakyat. 4.selaku pengurusa rakyat. b. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas). adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi Untuk menyalurkan aspirasi rakyat. 2. diri sendiri. 3. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. yakni rakyat. 8. 10. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden.

Cara pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Diakui adanya keselarasan antara hak dan kewajiban. SISTEM PEMERINTAHAN DEMOKRASI PANCASILA Landasan formil dari periode Republik Indonesia III ialah Pancasila. Sedangkan sistem pemerintahan demokrasi Pancasila menurut prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Batang Tubuh UUD 1945 berdasarkan tujuh sendi pokok.III. Kedaulatan ada di tangan rakyat. 3. Mengandung sistem mengambang. 5. 2. 4. 10. IV. 6. 7. 12. Pemilu dilaksanakan secara luber. 11. Mendahulukan kepentingan rakyat atau kepentingan umum. yaitu sebagai berikut: . 8. UUD 45 serta Ketetapan-ketetapan MPRS. Tidak kenal adanya diktator mayoritas dan tirani minoritas. Ketidaksetujuan terhadap kebijaksanaan pemerintah dinyatakan dan disalurkan melalui wakil-wakil rakyat. 9. CIRI-CIRI DEMOKRASI PANCASILA Dalam bukunya. Selalu berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong. Tidak menghendaki adanya demonstrasi dan pemogokan karena merugikan semua pihak. Pendidikan Pembelajaran dan Penyebaran Kewarganegaraan. Tidak menganut sistem monopartai. Tidak kenal adanya partai pemerintahan dan partai oposisi. Idris Israil (2005:52-53) menyebutkan ciri-ciri demokrasi Indonesia sebagai berikut: 1. Menghargai hak asasi manusia.

yaitu: a.1. Menetapkan UUD. Dengan demikian. Sistem konstitusional ini lebih menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi. 3. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. Memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden . di samping oleh ketentuan-ketentuan hukum lainnya yang merupakan pokok konstitusional. b. 2. seperti TAP MPR dan Undang-undang. dan c. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi semua warga negara harus tercermin di dalamnya. Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum Negara Indonesia berdasarkan hukum (Rechsstaat). MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Menetapkan GBHN. tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machsstaat). Indonesia menganut sistem konstitusional Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). Hal ini mengandung arti bahwa baik pemerintah maupun lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan tindakannya bagi rakyat harus ada landasan hukumnya.

Mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD. Melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden. 5. e. Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. Untuk mengesahkan undang-undang. presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi.Wewenang MPR. Hak DPR di bidang legislative ialah hak inisiatif. 4. c. b. Membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. d. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. yaitu: a. Mengubah undang-undang. dan hak budget. Hak DPR di bidang pengawasan meliputi: . Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR. Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. Meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN. hak amandemen.

Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. tetapi kepada presiden. 6. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa. Menteri Negara adalah pembantu presiden. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. d. V. c. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden. tetapi ia bukan diktator. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah.a. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. b. Berdasarkan hal tersebut. Hak Petisi. FUNGSI DEMOKRASI PANCASILA Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: 1. Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara . Hak interpelasi. Hak tanya/bertanya kepada pemerintah. 7. Hak Angket. Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah. DPR sejajar dengan presiden. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. e.

Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. Miriam Budiardjo mengemukakan beberapa perumusan mengenai Demokrasi Pancasila yang diusahakan dalam beberapa seminar. c. b. Presiden adalah Mandataris MPR. Presiden bertanggung jawab kepada MPR. b. Prof. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. Ikut menyukseskan Pembangunan. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. BEBERAPA PERUMUSAN MENGENAI DEMOKRASI PANCASILA Dalam bukunya Dasar-dasar Ilmu Politik. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila. yakni: 1. 5. 6. Seminar Angkatan Darat II. 2. serasi dan seimbang antara lembaga negara. 3. VI. Agustus 1966 a. Menjamin tetap tegaknya negara RI. Bidang Politik dan Konstitusional 1) Demokrasi Pancasila seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar1945.Contohnya: a. Contohnya: a.yang berarti menegakkan kembali azas negara-negara hukum dimana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga . Menjamin adanya hubungan yang selaras. 4. Ikut menyukseskan Pemilu.

b. berarti kehidupan yang layak bagi semua warga negara. dimana hak-hak azasi manusia baik dalam aspek kolektif. . dapat dihindarkan secara institusionil. kultural dan pendidikan. penunjuk jalan serta pelindung. 3) Clan revolusioner untuk menyelesaikan revolusi . yang antara lain mencakup : 1) Pengawasan oleh rakyat terhadap penggunaan kekayaan dan keuangan negara dan 2) Koperasi 3) Pengakuan atas hak milik perorangan dan kepastian hukum dalam penggunaannya 4) Peranan pemerintah yang bersifat pembina.negara. yang cukup kuat untuk mendorong Indonesia ke arah kemajuan sosial dan ekonomi sesuai dengan tuntutan-tuntutan abad ke-20. Musyawarah Nasional III Persahi : The Rule of Law. dan dimana penyalahgunaan kekuasaan. institusionalization ) 2) Sosialisme Indonesia yang berarti masyarakat adil dan makmur. Pengakuan dan perlindungan hak azasi yang mengandung persamaan dalam bidang politik. maupun dalam aspek perseorangan dijamin. 2. Bidang Ekonomi Demokrasi ekonomi sesuai dengan azas-azas yang menjiwai ketentuan-ketentuan mengenai ekonomi dalam Undang-undang Dasar 1945 yang pada hakekatnya. hukum. Dalam rangka ini harus diupayakan supaya lembaga-lembaga negara dan tata kerja orde baru dilepaskan dari ikatan pribadi dan lebih diperlembagakan (depersonalization. ekonomi. sosial. Desember 1966 Azas negara hukum Pancasila mengandung prinsip: a.

Juni 1967 Demokrasi Pancasila. setelah sebagai akibat rezim Nasakom sangat menderita dan menjadi kabur. Jaminan kepastian hukum dalam semua persoalan. Adanya pemerintah yang mempunyai cukup kekuasaan dan kewibawaan. c. Berhubung dengan keharusan kita di tahun-tahun mendatang untuk mengembangkan a rapidly expanding economy.b. Persoalan hak-hak azasi manusia dalam kehidupan kepartaian untuk tahun-tahun mendatang harus ditinjau dalam rangka keharusan kita untuk mencapai keseimbangan yang wajar di antara 3 hal. dapat dilaksanakan dan aman dalam melaksanakannya. Yang dimaksudkan kepastian hukum yaitu jaminan bahwa ketentuan hukumnya dapat dipahami. yaitu: a. b. Peradilan yang bebas dan tidak memihak. Oleh karena itu diperlukan kebebasan berpolitik sebesar mungkin. c. maka diperlukan juga secara mutlak pembebasan dinamika yang terdapat dalam masyarakat dari kekuatan-kekuatan yang mendukung Pancasila. Adanya kebebasan yang sebesar-besarnya. Symposium Hak-hak Azasi Manusia. . 3. lebih memerlukan pembinaan daripada pembatasan sehingga menjadi suatu political culturea yang penuh vitalitas. tidak terpengaruh oleh sesuatu kekuasaan/kekuatan lain apapun. dalam arti demokrasi yang bentuk-bentuk penerapannya sesuai dengan kenyataan-kenyataan dan cita-cita yang terdapat dalam masyarakat kita. Perlunya untuk membina suatu rapidly expanding economy.

Model Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.2007.co.org pada . 2002. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.net/modul_online/MO_21/ppkn203_07. Jakarta : Yayasan Menara Ilmu. Malang : Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.R. Dasar-dasar Ilmu Politik.Diakses dari http://www. P. 2004. Israil.DAFTAR PUSTAKA Budiardjo.wikipedia. Sharma. Miriam. Pendidikan Pembelajaran dan Penyebaran Kewarganegaraan.htm http://www. 19:10:40 Anonim. Diakses dari http://jurnal-politik.cc/perkembangandemokrasi-gagasan-sejak-masa-athena-hingga-masa-kontemporer/ tanggal 30 Oktober 2010.e-dukasi. Sistem Demokrasi Yang Hakiki. F. Perkembangan Demokrasi: Gagasan Sejak Masa Athena Hingga Masa Kontemporer. Srivanto. Idris. 2005.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful