Trikoma

Trikoma merupakan salah satu alat tumbuhan atau derivate dari jaringan epidermis. Trikoma atau rambut daun banyak ditemukan di tulang helaian daun, di biji, dan ada juga yang terdapat di buah yang disebut dengan rambut buah. Berdasarkan ada tidaknya fungsi sekresi, trikoma dibedakan menjadi : Trikoma glanduler, yaitu trikoma yang memeiliki secret dan berfungsi untuk sekresi. Trikoma non glanduler, yaitu trikoma yang tidak memiliki secret dan tjuga tidak memiliki fungsi sekresi. Sedangkan berdasarkan jumlah sel penyusunnya, trikoma dibedakan menjadi : Uniseluler, umumnya trikoma uniseluler tidak bercabang. Namun adakalanya yang bercabang. Multiseluler, pada trikoma ini ada yang cabangnya seperti pohon, ada yang memanjang, dan ada juga yang mendatar. Trikomamemiliki fungsi spesifik terhadap masing-masing organ tumbuhan. Antara lain: Pada akar Berfungsi untuk menyerap air dan unsure-unsur hara. Pada epidermis daun Berfungsi untuk memgurangi besarnya penguapan. Rambut gatal yang berfungsi untuk mengurangi gangguan yang disebabkan oleh hewan maupun manusia. Pada biji Membuat biji menjadi ringan, sehingga memudahkan menerbangkan biji dan membantu penyerbukan. Karena mudah diserap air, sehingga mempercepat pertumbuhan biji, Mencegah serangga yang akan merusak biji. Pada bunga Nektaria, akan menghasilkan madu untuk menarik perhatian serangga yang nantinya akan membantu dalam penyerbukan, Pada kepala putik, akan mengekuarkan zat perekat sehingga serbuk sari akan mudah melekat. Pada batang Mengurangi besarnya penguapan air, Mempermudah untuk memanjat. Pada praktikumku di semester 2 ini, trikoma yang aku amati adalah trikoma yang letaknya di epidermis daun. Sehingga bagian yang nantinya akan disayat dan diamati adalah tulang helaian daun. Bahan-bahan yang dipergunakan antara lain sebagai berikut: Daun Hibiscus rosa-sinensis (Daun bunga sepatu) Daun Datura metel (Kecubung) Daun Vernonia cinerea (sejenis daun berbunga ungu) Daun Morus alba (Murbei) Daun Durio zibethinus (Daun durian) Daun Orthosiphon sp (Kumis Kucing) Daun Artocarpus communis (Daun Keluwih) Daun Arachis Hipogea (Daun Kacang Panjan g) Dari hasil pengamatan, diperoleh gambar sebagai berikut. Daun Hibiscus rosa-sinensis (Daun bunga sepatu) Daun Hibiscus rosa-sinensis memiliki bentuk trikoma jenis bintang yang multiseluler, di dalam selnya masing-masing terdapat sistolit yang berfungsi untuk fungsi sekresi. Sehingga

yang menandakan bahwa selnya adalah multiseluler. Daun Vernonia cinerea (sejenis daun berbunga ungu) Daun ini memiliki trikoma bentuk T.trikoma ini termasuk dalam trikoma glanduler. Trikoma ini termasuk glanduler karena di dalam selnya terdapat sistolit. Daun bunga sepatu ini memiliki jenis trikoma lain. dan di dalamnya terdapat sistolit seperti halnya yang terdapat pada Hibiscus rosa-sinensis. sehingga termasuk dalam trikoma nonglanduler. denga sel kepalanya yang berjumlah lebih dari satu. Selnya termasuk multiseluler karena berjumlah banyak. yaitu trikoma bentuk globoid multiseluler yang bentuknya hampir bulat. Selain itu juga ditemukan trikoma bentuk rambut multiseluler dalam daun ini. Daun Arachis Hipogea (Daun Kacang Panjan g) Daun ini memiliki trikoma bentuk rambut. Daun Durio zibethinus (Daun durian) Daun durian memiliki rikoma bentik sisik. Selain itu juga terdapat trikoma bentuk globoid multiseluler. Di dalam selnya tidak ditemukan adanya sistolit. Daun Orthosiphon sp (Kumis Kucing) Daun orthosiphon sp memiliki bentuk trikoma rambut multiseluler. terdapat 4 kepala. Trikoma ini berjenis glanduler. Hal ini menandakan bahwa dia termasuk dalam trikoma jenis glanduler. Trikoma ini berjenis glanduler. di dalamnya terdapat sistolit . dengan warna cokalat sedikit ke-oranye-an. Selain itu. Selain itu juga ditemukan trikoma bentuk globoid yang juga multiseluler. Selain itu juga ditemukan trikoma bentuk bintang multiseluler. dimana terdapat sistolit dalam sel trikomanya. Daun Datura metel (Kecubung) Daun Datura metel memiliki jenis trikoma rambut yang multiseluler. Daun Morus alba (Murbei) Morus alba memiliki bentuk trikoma rambut uniseluler. Daun Artocarpus communis (Daun Keluwih) Daun Keluwih memiliki bentuk trikoma rambut uniseluler. yaitu trikoma jenis rambut uniseluler. Kedua bentuk trikoma ini termasuk galanduler Karena memiliki sistolit di dalamnya. Selainitu juga ditemukan trikoma bentuk lain. Di dalam preparat terlihat jelas bawa dalam satu sel tangkainya. Sehingga termasuk dalam multiselulr. . namun di dalam sel trikoma tersebut tidak terdapat sistolit sehingga masuk dalam trikoma nongalanduler. yang di dalamnya tidak ditemukan adanya sistolit juga.

Kambium Intervasis : membentuk jari-jari empulur. • Epidermis daun untuk trasnpirasi. • Untuk keluar masuknya O2 dan CO2. d. • Tidak dapat ditembus air dari luar. b. Pertumbuhannya disebut pertumbuhan sekunder. contohnya akar menjadi panjang. 8 Komentar BAB I STRUKTUR TUMBUHAN A. Modifikasi epidermis: • Stomata • Bulu daun • Bulu akar 2. Pertumbuhannya disebutpertumbuhan primer. korteks. Jaringan Epidermis Jaringan epidermis adalah jaringan yang menutupi seluruh permukaan tubuh tumbuhan. kecuali sel penjaga dari stomata. • Tempat masuknya air dan mineral pada akar muda. b. Ciri-ciri epidermis: • Letak sel rapat • Selnya hidup • Tidak berklorofil. Perikambium (perisikel): membentuk cabang pada akar dan batang. Kambium vasis : ke arah luar membentuk floem sekunder fan ke arah dalam membentuk xilem sekunder. Jaringan Primer jaringan yang berasal dari titik tumbuh primer (Prokambium = meristem primer). Jaringan pada Tumbuhan Berdasarkan Asal Pembentukannya 1. B. Jaringan pengisi atau jaringan dasar (Parenkim) Jaringan yang menempati di berbagai organ atau jaringan lain dalam tubuh tanaman. batang menjadi tinggi dan daun menjadi lebar. Fungsi epidermis: • Sebagai pelindung. Ciri-ciri jaringan parenkim: • Selnya hidup • Dinding sel tipis • Letak sel tidak merapat • Ukuran sel besar Contoh jaringan Parenkim adalah: • Korteks batang dan akar yang terletak di sebelah dalam epidermis. • Dapat ditembus udara. c. a.STRUKTUR TUMBUHAN Posted Mei 18. 2008 by khairuddinhsb in BIOLOGI. . Jaringan sekunder Jaringan ynag terbentuk akibat aktivitas titik tumbuh sekunder (meristem sekunder). kecuali epidermis akar muda. Kambium gabus (felogen) : berfungsi untuk menutup luka. 2. Titik tumbuh sekunder meliputi : a. c. Ada pada Gymnospermae dan dikotil. • Dalam hal tertentu epidermis dapat menguapkan air. floem primer. Contoh jaringan primer misalnya epidermis. kambium dan empulur. Macam-macam jaringan Tumbuhan Berdasarkan Type Sel Penyusun 1. xilem primer. a.

4. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan dibawahnya agar tidak kehilangan air terlalu banyak.• Klorenkim yaitu jaringan korteks berklorofil. Jaringan Pengangkutan atau transportasi Jaringan pengangkut terdiri atas xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). jarinan ini dibentuk oleh kambium gabus (felogen). Sklerenkim: • Selnya mati • Bentuknya panjang • Tahan tarikan Misalnya pada permukaan batang. • Untuk transportasi ekstrafasikuler • Tempat penyimpanan makanan cadangan. Ke arah luar membentuk felem (mati) dan ke arah dalam membentuk feloderm (hidup). b. Xilem tersusun oleh sel-sel: a. 5. terbagi atas: jaringan palisade (jaringan tiang/ pagar) dan jaringan spon (jaringan bunga karang). Trachea: • Selnya mati • Dindingnya lignin • Dinding melintangnya berdifusi (membaur) Fungsi Xilem : • Alat transportasi zat anorganik (mineral ) dan air • Mengokohkan tumbuhan Pembuluh floem (tapis): • Selnya hidup tak berinti • Berdinding selulosa . Batang kaktus mempunyai klorenkim disebut juga dengan daging daun. Jenis sklerenkim: 1. Fungsi Parenkim: • Jaringan yang berklorofil untuk berfotosintesis. Jaringan penyokong pada tumbuhan adalah: a. Jaringan Kolenkim: • Selnya hidup • Dindingnya selulosa Fungsinya mengokohkan batang yang muda yang belum berkayu. Tracheid: • Selnya mati • Dindingnya lignin • Penyekatnya miring berpori b. Sklereid (sel batu): • Bentuk bulat pendek • Tahan tekanan • Lignin Misalnya pada tempurung kelapa dan tempurung kenari 2. 3. b. Jaringan penyokong atau jaringan penunjang Merupakan jaringan yang menyokong dan mengokohkan tubuh tumbuhan. Jaringan sklerenkim: • Selnya mati • Dindingnya lignin (zat kayu). Jaringan gabus Pada tumbuhan dikotil.

4. 3. tersusun teratur. misalnya rumput dan waktu batang masih muda. Type-type ikatan pembuluh: 1. kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil. akatetapi selalu bersifat aktinomorf 2. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. 5. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. tidak digugurkan. batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. Batang Batang merupakan bagian dari tumbuhan yang amat penting. Konsentris • Amfivasal bila xilem mengelilingi floem.• Sekatnya berpori Fungsi floem adalah sebagai alat transportasi zat anorganik (hasil asimilasi). Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. Bikolateral bila xilem diapit oleh floem yaitu dengan xilem di tengan seperti bintang. pada batang monokotil. oleh sebab itu sering dikatakan. • Kolateral terbuka. c. Pada umumnya batang mempunyai sifat-sifat berikut : 1. tersusun acak. BAB II ORGAN TUMBUHAN A. pada batang dikotil 3. kecuali tumbuhan yang umurnya pendek. Umumnya tidak berwarna hijau. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain. b. tidak mempunyai ruang antar sel. Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari (bersifat fototrop atau heliotrop) 4. Endodermis . bahwa batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan pada buku-buku inilah terdapat daun. 2. 1. contoh pada akar monokotil. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. contoh pada akar dikotil. Persatuan antara xilem dan floem akan berbentuk ikatan pembuluh. terdiri dari beberapa lapis sel. • Amfkribal bila floem mengelilingi xilem contoh: pada akar dan batang tumbuhan paku. dan mengingat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. 6. Selalu bertambah panjang di ujungnya. Kolateral bila floem berada di sebelah luar dan xilem berada di sebelah dalam • Kolateral tertutup. Radial bila letak xilem dan floem berselang-seling secara radial. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan.

lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. xantofil (berwarna kuning). tersusun atas selapis sel. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar.Endodermis batang disebut juga kulit dalam. berkayu keras dan hidupnya menahun. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. yang disebut kambium intervasikuler. epidermis terdiri dari satu lapis sel. dan antosianin (berwarna merah. biru. Daun Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang. dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. Pada tumbuhan Dikotil. umumnya berwarna hijau dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang. atau ungu. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. B. 2. Meskipun demikian. d. Bentuk daun sangat beragam. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Pada epidermis terdapat . misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. namun biasanya berupa helaian. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat. bisa tipis atau tebal. Letak saling bersisian. tergantung derajat keasaman). Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus). Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Bentuk dasar daun membulat. dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. misalnya karoten (berwarna jingga). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur). Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis.

3. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. • bentuk ujungnya seringkali meruncing. Gbr. pembuluh (pembuluh kayu dan pembuluh tapis) dan 6. biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan. Akar Akar adalah bagian pokok di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan kormus. C. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. Jaringan pagar sel-selnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. hingga lebih mudah untuk menembus tanah. Ujung akar juga diselimuti oleh lapisan mirip lendir yang disebut misel (mycel) yang berperan penting dalam pertukaran hara serta interaksi dengan organisme (mikroba) lain. tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah. meninggalkan udara dan cahaya. keduanya mengandung kloroplast. Jaringan daun. • warna tidak hijau. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. kayu 5. 2. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang.stoma/mulut daun. Fungsi akar bagi tumbuhan: • memperkuat berdirinya tumbuhan. • untuk menyerap air dan zat-zat makanan yang terlarut di dalam air tersebut dari dalam tanah. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). endodermis 4. epidermis 2. Bagian ujung akar memiliki jaringan tambahan yaitu tudung akar. Sifat-sifat akar: • Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah. dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop). . Permukaan akar seringkali terlindung oleh lapisan gabus tipis. jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainya. Akar tersusun dari jaringan-jaringan berikut : 1. parenkim 3. • tidak berbuku-buku. kambium pada tumbuhan dikotil. • tumbuh terus pada ujungnya. Akar yang ditumbuhkan dalam hidroponik.

Estiti. Anatomi Tumbuhan Berbiji. Walaupun terkadang.J. DAFTAR PUSTAKA http://bebas. Akar gantung terdapat pada tumbuhan epifit Anggrek. Anatomi Tumbuhan. 2004.G. dkk. Setjo.vlsm. 1995. 2003. tumbuhan dikotil juga memilikinya (dengan catatan.com/ http://3gplus. 1989. Susetyoadi.wordpress. Akar sepenuhnya berada di atas tanah. Fungsi metabolisme daun sepenuhnya dilakukan pada epidermis batang dan daun berubah menjadi duri untuk mengurangi transpirasi. Jakarta Pusat: PT Pradya Paramita. Malang: UM Malang. 4. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan monokotil. Akar ini banyak terdapat pada tumbuhan jenis tropik. Flora untuk Sekolah di Indonesia. Akar napas. Akar naik ke atas tanah. Secara umum. Soneratia). 2. 3. . Van Stooms. C. Akar banir. Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan makanan. 2. atau stek). ada dua jenis akar yaitu: 1. khususnya ke atas air seperti pada genera Mangrove (Avicennia.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Biologi%202. Bandung: ITB Bandung Kartini. 1975. duri merupakan modifikasi dari daun. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Akar gantung. Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan.G. Anatomi Organ Vegetatif. Endang. Akar tunggang. Akar serabut. Akar ini terdapat pada tumbuhan jenis parasit seperti benalu Duri sebagai modifikasi daun Pada kaktus dan beberapa tumbuhan daerah kering lainnya (xerofit). Malang: JICA Tjitrosoepomo.com/ Hidayat. tumbuhan dikotil tersebut dikembangbiakkan dengan cara cangkok.• mengangkut air dan zat-zat makanan yang sudah diserap ke tempat-tempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan.htm http://ilmupedia. Modifikasi akar 1. Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Akar penghisap. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil.

8942.

8/.:3 8942.3.7.:39:9025.-07:3.3   !.2::9/.9-07.30 :.7032.79:-:9:2-:.5079:.7/.38:33.

39.0--.5.7 80 0.380 .508.3 W202507:.203/::3/.980/.3907.25079:.97:...347.385438 .3  .3/3..8 /03.3-07:9  05/0728  5.73../.3.8/.3.78073.790780-:9/.73.3.3/80-:9280 2.8.9:2-:.-:8958 .3-.327503/7 .7...7.58.9:2-: 05:8.703.58 /.9073/:340.35.3-..73.:39:20302-:89.:3907/7/.73.5:2:23.780 803.29.9-07/73..:/.:203::0.33.9/.  W-039:::33.3 0/:..39:-:3.7/.3/03.:0:33 :33.9:2-:..3...  W.9//.:3   .7.73.92..3/.9.7.2.3./.8073..3..5.:3207:5.9..2.3.5.3  W9:2-:907:85.3-.7.3 907/.3 803.3.3/...9.:3-.2-..7/.7.5.39.9-:2 049745 .58.3.3502-::9.3.7.3..3-.35. 909...:3.7 /749745 2033.79078:8:3/.3.3 -:3..3-:3.5079:2-:./.7 &:3.75.3502-::/.3.9/..  W9/./.7 /. /-.  .9.:  502-:: 502-::.3-:3.-07:./802:940...89 ./:.8079..90.3820 274-.8907/.3 -...7:9//.3   .3.2/74543  $1.73.73..350393/.3 ..-.0 .  :38.73.9 :7.73.7:.0-2:/.9:9:/:3.7202 .35072:.7 .35.7.2.8.380 803.7.9.3 .3/.3472:8  .05:9 5:9.-07-:: -:: .3.703.9.3/.8.3/49  !072:.253-.7.3::3.39.73.3  W:39:20307.3 7:...39:2-:.29:.29.3:7.7.:88 88 2.73.915.207:3.4745.314948390880-.3/:34745..3.:3   -7 .73.: -.3-07507.3:9./.3.7 W07:5.3.3 /.9//./0 .7.3.39/..3. .3.9:2-:.35.3:/.5.203.9 81.3/9:2-:.:3 /.9..3907.3544/8.9 .9.7..58.9:2-:. /03.907/.3  ....7-.3.3/.3 3.3.:5:3-.0841 !.3.9/..73.893.7.7032  03/4/0728  . /.7032/.8.2-:25.3!02-:: . 207:5..:3/./.::33.73.

/.033.3-..:380503:3.73:2:23.W203./807.5.9:8/.3  $0.9..30385.34 .9:  .320207:././/:7:39:203:7.95../.3-0-07.73907/.7.3/03.8 .:.907/.907/.9.9:2-:.5./.3.3:9. /03.0.79:3... 9:2-:.3 24/1.3.9:2-:.95.7807.9.:890 :38:9.5.:3 :38209.32..3.2.7.:3-07:-.   .3./.0307.3857./.89805079-03.30389745   .3 .3/49:.07.7  .3/./.:39: 20250744-07/73.33.5.78050795.7/./.3/4990780-:9 /02-.7807.73:2:23./:. .05/0728-.374..9...3.9 9025.9:2-:.95.:3 !.9.3./.3.7.0.9.37 .95.-:9.39:3907/.89.3.073.-07.203.95./.8/.:5:3907.509025.3./.35..5.038.9../.9:2-:.3..95.73-.2.7/.7.92./.780503:3. :8:83.8..9:2-:..38:/.9.30519370   .5.:39:20325.89.3  9:2-:.0 .3.3  4/1./.3 9:2-:.8.9:2-:.3 /./.9:-: 9:2-:...907/.3243449 . 07419 /:7207:5.5 .7.: :780-..-4820/.8/..3/.2023.73..7-..5.9 .3/49 :38:9.3   . $4307. .8  %#!&$% 995.397.:2:2 .39:3 .73.-:9 ./.7.75038.24/1.

.

8 .82 47.-0-.

..

8543847.

253.$543847 !03/.

0/.!7.

44.

44  92 995.

.

2:50/. .42.

 995.

.

42.5:8 47/57088 .

!:8. .7.307- . /.3 ./.79.3&.:39:$04..3 %9748405424  %.3/:3%.3   3.3/:3 .942%:2-:..942%:2-:.0789!7088  '.84342%:2-:..9459.29./ /   3./.3$94428      47.3  $094 $:8094..3'009..942 7.9!%!7.. 4. !.9 899  3./.79. &3.3 $5072.793 3/.../3/4308.   .91 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful