P. 1
Bimbingan Dan Konseling

Bimbingan Dan Konseling

|Views: 175|Likes:

More info:

Published by: ibiaryangbacadaksiri on Oct 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

BIMBINGAN DAN KONSELING KONSELING PRIBADI Nama Konseli Kelas Tempat Hari/Tanggal Konselor Skenario Konseling Konselor

Konseli Konselor :(Duduk tenang diruang BK sambil membaca buku) :(mengetuk pintu) Selamat pagi bu,saya boleh masuk? :Selamat pagi nak,oh iya Budi…apa kabarnya pagi ini? :…………………………………… :…………. :………………………………. :…………………………………… :……………………………………

Baik-baik saja kan? Ayo sini….(sambil menuntun siswa kearah tempat duduk,lalu) silakan duduk! Konseli Konselor :Kabar baik Bu,…..tapi….. :tapi…? Wah kelihatannya ada yang dipikirkan,kira-kira bisa Ibu bantu….? Konseli Konselor :Begini bu….!saya lagi bingung! :Bingung……?Iya..ya..coba kamu teruskan.

li

:Bagaimana tidak bingung pak,sebentar lagi saya akan menghadapi ujian UN.Sedangkan saya tidak pernah bisa konsentrasi untuk belajar. :Tidak bisa konsentrasi belajar; iya..ya..ya. Ini tidak seperti biasanya,karena Ibu tau selama ini kamu tetap juara di kelasmu. :Sekarang tidak lagi bu.

lor

li

menurut kamu.tinggal kamu harapan Ibu. Ibu sangat menyayangi saya dan sering menasehati saya supaya rajin sekolah. :Bagaimana.Ibu bisa mengerti.makanya saya masih bertahan.saya sedih dan juga bingung. Saya harus bagaimana ya bu?saya tidak punya apa-apa yang bisa saya persembahkan untuk Ibu. :Ibu begitu menyayangi kamu.sejak orangtua saya cerai 2 bulan lalu? :Ya.lor :Persisnya sejak kapan..tentu masalah ini yang menjadi beban fikiran kamu. :Siapapun yang mengalaminya.jadinya belajarpun saya tidak bisa konsentrasi. :Caranya? :saya tidak tau bu.dan ini yang sering membuat saya bingung dan tidak konsentrasi belajar.apa Ibu boleh tau? :Ya itu lah bu. :Begitulah bu.Apa benar begitu? :Iya pak.Katanya rajin belajar ya nak.ya.Ibu sayang sama Budi? :Tinggal itu lah bu. li lor li lor li lor li lor li lor li lor li . :Sekarang Budi tinggal sama siapa? :Sekarang saya tinggal bersama Ibu.pasti akan sama seperti kamu.kamu harus bagaimana? :Tentu saya juga harus sayang Ibu.saya tidak mau Ibu sedih.

”Ibu senang.. maka Ibu saya akan senang? Konselor :Menurut Ibu begitu.Saya berjanji akan rajin belajar dan rajin sekolah. berarti kalau saya rajin belajar.Ibu tidak meminta lebih dari itu. :Pak.saya sudah lega.Saya tidak perlu memikirkan apa yang harus saya berikan pada Ibu. Konselor Konseli :Ibu senang sekali. li li :Mungkin juga ya bu? Sebab kalau Ibu melihat saya termenung. :…. .lor :Tadi kalau Ibu tidak salah. Konselor Konseli :Tepat sekali. :Ibu pernah bilang. Ibu ada pesan buat kamu.dan saya akan persembahkan bukan cuma sekedar lulus UN pada Ibu tapi juga nilai terbaik.Saya sangat berterimaksih sama Ibu.! Saya mengerti sekarang.Ibu malah semakin tampak sedih.menurut kamu bagaimana…? :Apa menurut Ibu kalau itu saya turuti. Konselor Konseli :Iya betul.Dan Ibu banga sama kamu. Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli :Nah…itu dia.berarti saya sudah membahagiakan Ibu.??? Oh iya bu.dia pesan supaya saya rajin belajar.rajin sekolah.!. rajin sekolah. lantas? :Mungkin Ibu akan lebih bahagia lagi kalu saya bisa lulus UN ya bu? Konselor Konseli :Kamu benar. bagaimana reaksi Ibu.sekarang bagaimana? :Iya bu….…Ibu setuju. :Maksud Ibu? :Kalau ibu melihat kamu rajin belajar.kamu harapan Ibu” :Lalu menurut kamu apa artinya? :Saya mengerti bu.

Isni Dhanianto     Home About Buku Tamu Download Contoh Skenario Konseling Individu (Pacaran) Juni 14. 10 Maret 2011 Konselor.Kalau begitu saya permisi dulu ya bu.Ibu akan dengan senang hati membantu.! Pringsewu.Ibu juga terimakasih.sebentar lagi jam pelajaran Bahasa Inggeris Konselor :Sama-sama. 2011 Rate This . (sambil mengiringi siswa keluar) selamat pagi……….jika masih butuh bantuan Ibu. Jangan segan.

Bapak seringmalihat Mas Tama mengikuti latihan Futsal ketika disekolah.Ksli : Assalamu’alaikum Wr. Coba anda ceritakan secara lebih rinci lagi. dan tidak mau lagi jika saya ajak kerumah. saya pun akan melakukan hal seperti itu…. Ksli : Pak…. Kslr : o… ya… lalu Ksli : saya waktu itu sempat stres pak. Akan teapi dia malu dengan orang tua saya. tapi saya hanya memiliki waktu 30 menit pak. apakah waktu kejuaraan kemaren Mas Tama juga masuk dalm Tim ? Ksli : Iya Pak (sambil mengangguk) Kslr : Bagaimana hasilnya. Kslr : Saya dapat memahami perasaan mas Tama Ksli : Jujur aja pak…. percayalah kerahasiaan ini akan terjaga baik . Silahkan masuk…. dan hasil itu juga cukup baik. Ada mas Tama….. Tampaknya mas Tama masih ragu-ragu terhadap perasaan mas Tama itu sendiri. namun ketika orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami. Wb Ksr : Wa’alikumsalam wr. Kslr : Tampaknya ada sesuatu yang akan mas Tama ceritakan kepada Saya ? Ksli : iya pak. Kslr : Mas Tama tidak yakin dengan perasaan mas tama. kami hanya sampai semi final saja. marilah kita manfaatkan waktu selama 30 menit ini dengan sebaikbaiknya” Ksli : Saya benci dan marah dengan pacar saya pak. coba kemukakan apa yang menyebabkan mas tama ragu ? Ksli :jadi bengini pak. apakah masuk babak final? Ksli : Tidak Pak. Kslr : ”Kalau demikian. sekarang mas tama mengatakan masih cinta kepada pacarnya. mungkinkah pacar anda itu masih mempunyai perasaan cinta kepada anda ? Ksli : ketika saya meminta kejelasan mengenai hal itu. mau sekolah tidak semangat… akhirnya minggu kemaren saya pergi ke tempat nenek di Bandung untuk menenangkan diri sejenak. Kslr : seandainya hal tersebut terjadi pada saya. Ksli : iya Pak….. soalnya waktu itu… Kslr : Ceritakan semuanya dengan jujur. Kslr : coba mas tama jelaskan secara rinci. belajar menjadi terganggu. pada mulanya hubungan kami baik-baik saja. sebenarnya saya itu masih cinta dengan dia. dia mengatakan bahwa memang masih ada rasa cinta. Wb Oh…. pacar saya itu mulai berubah sikapnya. Kslr : Mas tama tadi mengatakan benci dan marah. karena pada jam 09. dia mulai menjauh dari saya. Kslr : Itu juga adalah hasil perjuangan kalian. waktu itu saya meminta pacar saya itu untuk menemui orang tua saya. tentang perasaan benci dan marah yang mas Tama alami Ksli : Gimana tidak marah ya pak…. hal itulah yang membuat saya menjadi benci dan marah dengan dia. Silahkan duduk Ksli : Iya Pak terima kasih Kslr : Bagaimana kabar Bapak dan ibu ? Ksli : Alhamdulillah sehat Pak ! Kslr : Kemaren kan sekolah kita ini mengikuti kejuaraan Futsal di Pringsewu. ada yang ingin saya bicarakan dengan Bapak. akan tetapi dia menolaknya.00 saya ada ulangan matematika.

betul ? Kslr : Bagaimana menurut pendapat anda. Kslr : mudah-mudahan pacar mas tama dapat memahami ini semua. dan hubungan kalian dapat kembali harmonis. Kslr : dai beberapa pembicaraan kita dapat simpulan bahwa . Ksli : amin…… terima kasih atas waktu yang bapak berikan.. ni teman kamu apa tama.. kalau benar dia masih cinta dengan saya dia harus rela berkorban demi direstuinya hubungan kami. dan rok nya malah dipotong separuh. kok gak sopan amat” Seketika itu juga muka dia merah bergitu mendengar perkataan bapak saya itu pal.. sedikit dirubah supaya bisa menarik simpati orang tua saya. Dan dia juga mulai menjauhi saya…. ketika itu juga orang tua saya. jangan terlalu mendolok.. dia mampu merubah cara berpakaiannya.Ksli : Waktu itu saya pernah mengajak dia kerumah. Ksli : sejak saat itulah dia tidak mau lagi saya ajak kerumah untuk silaturahmi dengan bapak saya. karena memang pakaian dia waktu itu terbuka… yah bapak tau lah namanya anak muda jaman sekarang… Kslr : terus…. keempat. maksud saya ingin mengenalkan dia kepada orang tua saya. pacar anda tidak mau kerumah anda karena merasa malu dengan orang tua anda. anda masih cinta. dia mengikuti bintang idolanya.. karena seseorang yang masih cinta pasti bersedia melakukan yang terbaik demi hubungan tersebut. Kslr : anda mengatakan tidak yakin. orang tua anda kurang suka dengan cara berpakaian pacar anda. pertama. Kslr : ada pepatah mengatakan ”Jika kita melihat sesuatu dengan positif. anda benci dan marah kepada pacar anda karena dia tidak mau diajak silaturahmi kerumah anda. dengan begitu mas tama dapat kembali fokus ke belajar dan lebih semangat sekolah lagi. karena sudah jam 09.00 saya mau . Kslr : terus… kapan mas tama coba mengatakan kepada veronika supaya dia mau berpakaian sederhana ketika bertemu orang tua mas tama? Ksli : secepatnya saya akan mengatakan kepada veronika untuk dapat berpakaian dengan sederhana. betul? Ketiga. Kslr : Pernahkan anda coba mengatakan hal tersebut kepada pacar anda ? Ksli : belum Pak… karena saya tidak yakin dapat merubah cara berpakaian dia.. betul ? kedua. Bukankah dia masih cinta dengan mas tama ? Ksli : betul pak Kslr : tampaknya mas tama sudah dapat mengerti apa yang semestinya mas tama lakukan. apa yang seharusnya dilakukan pacar anda sehingga dapat membuat orang tua anda senang dan menyetujui hubungan kalian ? Ksli : yang saya harapkan dari pacar saya itu. Kslr : Bisakah anda peragakan bagaimana sikap dan kata-kata ayah anda ketika memarahi anda ? Ksli : ”Tama ini siapa? Kok memakai baju yang belum jadi. maka semua akan terlihat baik. sebaliknya jika kita melihat sesuatu dengan negatif maka semua yang tampak adalah kejelekan” Ksli : Maksud dari pepatah itu apa pak Kslr :Mas tama yakinlah dulu bahwa Pacar Mas tama mau berubah. marah kepada saya. jadi dia gak bakalan mau untuk merubah cara berpakaian yang menurut dia. kapan mas tama akan coba mengataknnya kepada dia ?Maaf siapa nama pacar mas tama itu Ksli : namanya Veronika pak. apa yang menyebabkan anda ragu ? Ksli : Pacar saya itu anaknya gaul banget pak. betul?. mungkin dia malu.

Relaksasi dirintis oleh Edmund Jacobson (1929).Pd Oleh : 1. M. Teknik konseling individual relaksasi TEKNIK RELAKSASI Makalah Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktek Teknik Konseling yang dibimbing oleh Bapak Drs.. Lutfi Fauzan. Relaksasi merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan fungsi fisik dan mental sehingga menjadi rileks (Suryani. Layla Desmara P 107111409859 JURUSAN BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS NEGERI MALANG OKTOBER 2009 TEKNIK RELAKSASI (RELAXATION) A. 2. Ksli : baik pak… Assalamu’alaikum Kslr : wa’alaikumsalam. yaitu: 1..kembali ke kelas untuk mengikuti ulangan matematika. Romia Hari Susanti 107111406844 2..2006) 3. 3. B. dengan berpedoman bahwa pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan berada dalam peripheral musculature. Relaksasi merupakan kegiatan untuk mengendurkan ketegangan. mas tama jangan sungkan-seungkan untuk datang ke ruangan bapak. kalau lain kali ada yang perlu dibicarakan kembali. PENGERTIAN TEKNIK RELAKSASI Ada beberapa pengertian mengenai relaksasi.2000) 2. Relaksasi merupakan upaya sejenak untuk melupakan kecemasan dan mengistirahatkan . KONSEP TEKNIK RELAKSASI Kata kunci: 1. Relaksasi dipakai untuk mengatasi ketegangan dan kecemasan serta mengurangi stress.. pertama-tama ketegangan jasmaniah yang nantinya akan berdampak pada penurunan ketegangan jiwa (Wiramihardja. Kslr : iya sama-sama. Santy Andrianie 107111406846 3. Relakasasi merupakaunan ketegangan keadaan jiwa yang seimbang.. bapak juga senang dapat menjadi teman sharing mas tama….

Merupakan metode untuk mengembalikan tubuh dalam kondisi homeostatis sehingga konseli dapat kembali tenang. Semua itu merupakan teknik relaksasi fisik/tubuh. 2. Sensasi-sensasi yang dibayangkan itu sepert rasa hangat. KARAKTERISTIK TEKNIK RELAKSASI 1. . mengambil posisi yang pasif dan berkonsentrasi dengan pernafasan yang teratur dan dalam. E.pikiran dengan cara menyalurkan kelebihan energi atau ketegangan (psikis) melalui sesuatu kegiatan yang menyenagkan 4. 2. terasa lebih lemas dan tidak kaku. pergelangan tangan. Autogenic Training Yaitu suatu prosedur relaksasi dengan membayangkan (imagery) sensasi-sensasi yang meyenagkan pada bagian-bagian tubuh seperti kepala. punggung. keindahan panorama alam dan air. minuman.2000) 5. 2. dan dengan demikian dapat memperbaiki berbagai aspek kesehatan fisik. Sensasi yang dirasakan ini diiringi dengan imajinasi yang meyenangkan misalnya tentang pemandangan yang indah. biasanya dilakukan dengan menutup mata sambil duduk. meskipun nampaknya orang yang melakukan meditasi sedang berdiam diri/terlihat pasif dan tidak bereaksi terhadap lingkungannya. Ketenangan diri dan perasaan dalam kesunyian yang tercipta pada waktu meditasi harus menyisakan suatu kesadaran diri ynag tetap terjaga. lengan. Atau relaksasi merupakan suatu keadaan tegang yang rendah dengan tanpa adanya emosi yang kuat. Tujuan pokok relaksasi adalah membantu orang menjadi rileks. mengemukakan jenis-jenis teknik relaksai antara lain: 1. Relaksasi tidak menganggap penting usaha pemecahan masalah penyebab terjadinya ketegangan melainkan menciptakan kondisi individu yang lebih nyaman dan menyenangkan D. C. pantan. dada. Efek yang diharapkan adalah proses neurologis akan berjalan dengan lebih baik. Meditation Adalah prosedur klasik relaksasi dengan melatih konsentrasi atau perhatian pada stimulus yang monoton dan berulang (memusatkan pikiran pada kata/frase tertentu sebagai focus perhatiannya ). juga rasa lega karena nafas yang dalam dan pelan. yang tenang dan sebagainya. 3. Chaplin (1975) memberi pengertian relaksasi sebagai kembalinya otot ke keadaan istirahat setelah kontraksi. Progressive Training Adalah prosedur teknik relaksasi dengan melatih otot-otot yang tegang agar lebih rileks. Membantu individu untuk dapat mengontrol diri dan memfokuskan perhatian sehingga ia dapat mengambil respon yang tepat saat berada dalam situasi yang menegangkan. lemas atau rileks pada bagian tubuh tertentu. Relaksasi dapat memutuskan pikiran-pikiran negatife yang menyertai kecemasan (Greenberg. Selain ketiga jenis di atas relaksasi juga dapat menggunakan media aroma. Karena ada beberapa pendapat yang melihat hubungan tegangan otot dengan kecemasan. JENIS-JENIS TEKNIK RELAKSASI Lichstein (1988). cita rasa makanan. suara. ibu jari kaki atau tangan. TUJUAN TEKNIK RELAKSASI 1. danau. maka dengan mengendurkan otot-otot yang tegang diharapkan tegangan emosi menurun dan demikian sebaliknya.

Goldfried dan Davidson.1976). Latihan relaksasi ini dapat dilakukan dengan cara merangsang konseli untuk relaksasi yang dalam pada otot-otot yang tidak diperlukan untuk melakukan aktivitas tertentu. bisep. kemudian mengurangi ketegangan yang berlebihan pada otot-otot yang diperlukan untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. 3. Konseli dilatih untuk menyadari ketegangannya dan berusaha sedekat mungkin untuk mengurangi serta menghilangkan ketegangan tersebut dengan demikian. Seperti pada relaksasi otot. Relaxation via tension. Walker dkk. leher.Bernstein dan Borkovec. maka langkah selanjutnya adalah latihan relaxation via letting go. Konseli dilatih untuk melemaskan otot yang tegang dengan cepat seolah-olah mengeluarkan ketegangan dari badan sehingga konseli akan merasa rileks. Dalam metode ini konseli diminta untuk menegangkan dan melemaskan masing-masing otot. Latihan relakssai ini dapat dilakukan apabila subyek telah mencapai keadaan yang rileks. meliputi suatu seri latihan yang dimulai dari situasi yang hanya sendiri di ruang sunyi sampai pada situasi dengan orang lain di tempat yang ramai. Relaxation via Letting Go Metode ini bertujuan untuk memperdalam relaksasi. tangan. Latihan relaksasi deferensial yang teratur akan menghasilkan penurunan tingkat ketegangan secara umum.1976. instruksi relaksasi kesadaran indra juga dapat diberikan melalui tape recorder sehingga dapat digunakan untuk latihan di rumah. Pada mulanya prosedur pelemasan otot-otot dengan cepat ini dikenalkan oleh Lazarus dan Paul (dikutip oleh Goldfried dan Davidson. 2. Program yang dilakukan untuk relaksasi diferensial. dari posisi duduk sampai posisi berdiri. tetapi dirasakan sesuai dengan apa yang dapat atau tidak dapat dialami oleh konseli pada waktu instruksi dilakukan. perut. . Pada fase ini konseli dilatih untuk menyadari dan merasakan rileksasi. Setelah konseli berlatih relaksasi pada semua kelompok otot tubuhnya. kamudian diminta untuk merasakan dan menikmati perbedaan antara ketika otot tegang dan ketika otot lemas. Dalam teknik ini konseli diberi sutu seri pertanyaan yang tidak dapat dijawab secara lisan.Relaxation Relaksasi otot bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan dengan cara melemaskan otot-oto badan. dari aktivitas yang sederhana sampai aktivitas yang kompleks. bahu. Otot yang dilatih adalah otot lengan.1981 juga merumuskan relaksasi otot menjadi tiga macam tipe yaitu : 1. Hal ini akan menghasilkan berkurangnya ketegangan dan meningkatkan rasa nyaman sewaktu individu melakukan aktivitas sehari-hari. wajah.1973. F. Differential Relaxation Relaksasi differential merupakan salah satu penerapan keterampilan relaksasi progesif. Di sini konseli diberitahu bahwa pada fase menegangkan akan membantu dirinya untuk lebih menyadari sensasi yang berhubungan dengan kecemasan dan sensasi-sensasi tersebut bertindak sebagai isyarat utau tanda untuk melemaskan ketegangan. dan kaki. ASUMSI TEKNIK RELAKSASI Asumsi dasar yang melatarbelakangi teknik relaksasi adalah bahwa individu memiliki kecemasan-kecemasan yang timbul dari keadaan fisik maupun psikisnya. Selain itu juga ada macam relaksasi kesadaran indra yang dikembangkan oleh Goldfried yang dipelajari dari Weitzman. sehingga diperlukan usaha untuk menyalurkan kelebihan energi dalam dirinya melalui suatu kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan. konseli akan lebih peka terhadap ketegangan dan lebih ahli dalam mengurangi ketegangan.

dan mampu berfikir secara jernih. Teknik relaksasi adalah seni keterampilan dan pengetahuan. dan mengurangi rasa sakit sewaktu gangguan pada saat menstruasi serta dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan. Kesehatan mental dan daya ingat menjadi lebih baik 7. Masalah-masalah yang berhubungan dengan stress seperti hipertensi. detak jantung jadi lebih rendah dan tidur menjadi nyenyak 5. penggunaan teknik relaksasi memiliki beberapa manfaat sebagai berikut: 1.dalam Karyono. insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi 3. dan makanan yang berlebih-lebihan 6. Meningkatkan daya berfikir logis. dapat mengontrol gagap. dan penampilan fisik 7. mengurangi merokok. semakin sering dan teratur teknik relaksasi ini diterapkan maka diri konseli akan semakin rileks. antara lain: 1. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku tertentu dapat lebih sering terjadi selama periode stress. seperti pada pertemuan penting. I. sehingga individu tersebut akan merasa lebih rileks. wawancara atau sebagainya 5. sakit kepala. Sedangkan Burn (dikutip oleh Beech dkk. 1982) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. sosial. menurut Welker. Meningkatkan kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain 9. apa yang akan diupayakan dan apa yang diharapkan dari hasilnya. relaksasi dapat menjadi suatu kegiatan harian yang rutin. Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stress 2. Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil dari . Kelelahan. 2. Memberikan ketahanan yang lebih kuat terhadap penyakit 6. RELEVANSI TEKNIK RELAKSASI Relevansi dalam teknik relaksasi adalah kesesuaian atau kecocokan (kaitan antara penggunaan teknik itu) dengan perilaku atau masalah individu. Mengurangi tekanan dan ketegangan jiwa 4. mengurangi phobia. pemakaian obat-obatan. Memberikan ketenangan batin bagi individu 2. kreativitas dan rasa optimis atau keyakinan 8. misalnya seseorang yang mengalami ketegangan dan kecemasan yang berat kemudian diberikan relaksasi maka ketegangan dan kecemasan yang dialami tersebut akan berkurang. Mengurangi tingkat kecemasan 4. MANFAAT TEKNIK RELAKSASI Ada beberapa manfaat dari penggunaan teknik relaksasi.G. PRINSIP TEKNIK RELAKSASI 1. Mengurangi tekanan darah. perasaan lelah dan tidak enak badan 10. khawatir dan gelisah 3. Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stress dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan. konsumsi alkohol. insomnia. tenang. bermanfaat untuk penderita neurosis ringan.dkk. misalnya naiknya jumlah rokok yang dihisap. H. Meningkatkan penampilan kerja. Mengurangi hiperaktif pada anak-anak. aktivitas mental dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi dengan menggunakan ketrampilan relaksasi 8. sehingga ketika seseorang berusaha meraih kesehatan lahir batinnya melalui metode relaksasi.1994. dianjurkan untuk memahami benar. Mengurangi rasa cemas.

K. serta tempat yang nyaman dan tepat untuk mengambil posisi tubuh. media yang digunakan dalam relaksasi kurang begitu diperhatikan. dapat dengan duduk di lantai atau kursi. konseli harus terlebih dahulu mengenal secara baik bagian-bagian dari tubuhnya. Konseli yang kurang bisa memfokuskan pikiran atau konsentrasinya dapat menghambat pelaksaan teknik relaksasi 4. Pelaksanaanya membutuhkan tempat yang kondusif (nyaman dan tenang) 3. seperti pada persalinan yang alami. Pelaksanaan teknik relaksasi memerlukan waktu yang relative lama (karena dilakukan berulang-ulang atau tidak hanya sekali) 2.relaksasi. Faktor Teknis Faktor teknis ini meliputi kurang terampilnya instruktur dalam memberikan instruksi. Membutuhkan sarana dan prasarana yang cukup banyak Selain itu. KENDALA PENGGUNAAN TEKNIK RELAKSASI 1. Lingkungan Fisik . sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis 9. Faktor dari Dalam Diri Konseli Konseli kurang bisa mengontrol diri. Persiapan-persiapan yang perlu dilakukan sebelum menerapkan teknik relaksasi antara lain: 1. dan sebagainya. Meskipun dia sudah beberapa kali diterapi kurang menunjukkan perubahan yang lebih baik. PROSEDUR APLIKASI TEKNIK RELAKSASI Dalam menerapkan teknik relaksasi kita perlu mempertimbangkan beberapa persiapan yang harus diperhatikan seperti setting lingkungan yang tenang atau tidak mengganggu. Bisa pula ditambahkan aromatherapy dan alunan musik klasik dalam pelaksanaan teknik relaksasi. Posisi atau postur untuk relaksasi bebas. kondisi ruangan kurang diperhatikan. menurut Nadjamuddin keterbatasan dalam pelaksanaan relaksasi antara lain disebabkan karena adanya faktor: 1. Relaksasi merupakan bantuan untuk menyembuhkan penyakit tertentu dalam operasi. pakaian yang longgar atau tidak mengikat. Untuk dapat melakukan teknik relaksasi secara efektif. relaksasi tidak hanya mengurangi kecemasan tetapi juga memudahkan pergerakan bayi melalui cervix 10. system pernafasan. berdiri auatupun berbaring yang penting dapat membawa konseli ke keadaan rileks atau istirahat serta berguna untuk memperbaiki postur tubuh yang salah. konseli salah kostum. 2. Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stress 11. konseli mengutamakan nilai pribadinya 3. Meningkatkan hubungan antar personal J. Tubuh adalah satu kesatuan system unik yang terdiri dari beberapa sub-sistem seperti system pencernaan. system rangka. perut yang tidak sedang kelaparan atau kekenyangan. sehingga kesannya kaku. Faktor dari Masalah Konseli itu Sendiri Beratnya masalah yang dihadapi konseli itu membuatnya dikuasai masalah tersebut padahal seharusnya dia harus mampu menguasai masalah tersebut. system saraf.

sofa. Lingkungan yang ada dalam Diri Konseli Individu harus mengetahui bahwa: a. dua atau tiga kali dalam seminggu. kursi yang ada sandarannya atau mungkin dapat dilakukan dengan berbaring di tempat tidur c. selama frase tengah dan lanjut dapat dilakukan selama 15-20 menit. Relaksasi akan lebih efektif apabila dilakukan sebagai metode kontrol diri Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam penerapan teknik relaksasi adalah: a. b. Setelah suatu kelompok otot rileks penuh. bila individu mengalami ketidakenakan ketidakenakan. Waktu relaksasi individu tidak perlu takut kehilangan kontrol karena ia tetap berada dalam kontrol yang dasar h. dan cukup penerangan sehingga memudahkan konseli untuk berkonsentrasi. nyaman. jam tangan. gelang. Instruksi tentang Pakaian c. maka tidak perlu takut. Penilaian setelah Latihan g.a. Selama frase permulaan latihan relaksasi dapat dilakukan paling sedikit 30 menit setiap hari. 2. Intruksi-instruksi untuk Relaksasi f. Pakaian Saat latihan relaksasi sebaiknya digunakan pakaian yang longgar dan hal-hal yang mengganggu jalannya relaksasi (kacamata. Latihan relaksasi merupakan suatu ketrampilan yang perlu dipelajari dalam waktu yang relatif lama dan individu harus disiplin serta teratur dalam melaksanakannya b. Ketika latihan relaksasi kita harus mengamati bahwa bermacam-macam kelompok otot secara sistematis tegang dan rileks d. mengkontraksikan seluruh badan kecuali relaksasi dapat diulangi lagi. sepatu. Saat relaksasi mungkin individu mengalami perasaan yang tidak umum. seperti menggunakan kursi malas. g. sensasi yang mengambang di udara. Pekerjaan Rumah dan Tindak Lanjut APLIKASI TEKNIK RELAKSASI . segar. bernafas sedikit dalam dan pelan-pelan. Kondisi Ruangan Ruang yang digunakan untuk latihan relaksasi harus tenang. Akan tetapi jika perasaan tersebut masih mengganggu proses relaksasi maka dapat diatasi dengan membuka mata. misalnya gatal pada jari-jari. Dalam melakukan latihan relaksasi individu harus dapat membedakan perasaan tegang dan rileks pada otot-ototnya e. ikat pingga) dilepas dulu. kontraksi otot yang tiba-tiba dan sebagainya. Konselor Memberi Contoh Latihan Relaksasi itu e. perasaan berat pada bagian-bagian badan. Kemampuan untuk rileks dapat bervariasi dari hari ke hari i. sebaiknya kelompok otot tersebut tidak digerakkan meskipun individu mungkin merasa bebas bergerak posisinya f. Kursi Dalam relaksasi perlu digunakan kursi yang dapat memudahkan individu untuk menggerakkan otot dengan konsentrasi penuh. Rasional b. Menciptakan Lingkungan yang Aman d. Jumlah sesion tergabtung pada keadaan individu dan stress yang dialaminya c. karena sensasi ini merupakan petunjuk adanya relaksasi.

Wawancara Awal Tita (fiktif) adalah siswa kelas SMU. Bahkan Tita juga merasa kalau dirinya semakin menarik diri dari interaksi dengan temantemannya karena Tita lebih memilih untuk menghabiskan waktunya bersama buku-buku dan tugas-tugas sekolahnya yang menumpuk. Banyaknya tugas yang harus Tita hadapi membuatnya terkesan tegang dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. karena aktivitasnya yang sangat padat dan waktu yang terbatas. Tempat. Contoh ini menunjukkan pada konseli untuk bagaimana melakukan relaksasi otot dan memungkinkan konseli dapat mengurangi . Di hadapan teman-temannya. Standar Kompetensi Mampu mengembangkan pola hidup berdasarkan nilai-nilai keselarasan. 4. Jenis Layanan : konseling individu c. tanggal lahir : Madura. Kompetensi Dasar Konseli mampu mengatasi ketegangan (nervous) yang berlebihan pada dirinya c.1. Identitas Klien a. dia sekarang duduk di kelas 3 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Bagi Tita. Hal ini memang disadari oleh Tita bahwa dirinya sangat tegang dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Indikator Keberhasilan Konseli mampu menunjukkan perilau rileks pada saat mengalami ketegangan (nervous) yang berlebihan 5. Semua Girang No.: 1 dari 5 bersaudara 3.00. Nama : Tita Surya Indah b. Tita merasa bahwa waktu 24 jam satu hari tidak cukup untuk belajar dan menyelesaikan tugas. Identitas Layanan a. Prosedur Pelaksanaan a. Anak ke. bahkan jika ada tambahan pelajaran Tita harus pulang sampai pukul 16. Kelas : XII-IPA 1 c. Tita juga dihadapkan pada Ujian Akhir Nasional. Konselor memberikan rasional kepada konseli mengenai penggunaan relaksasi b. Tita dikenal sebagai pribadi yang sangat serius dan kaku. Konselor mulai memberi contoh relaksasi otot untuk konseli. 29 Februari 1988 d. Aktivitas sehari-harinya menuntut dia untuk bergerak cepat dalam segala hal. Selain itu. tidak ada waktu luang untuk bersantai-santai dan memanjakan diri. Waktu : 2×45 menit 2. Tita juga menjadi kurang memperhatikan kebutuhan tubuh untuk istirahat karena dia selalu memaksakan dirinya untuk terus mengerjakan tugas-tugas sekolahnya yang sangat menumpuk tanpa jeda waktu untuk beristirahat. Kompetensi a. kesehatan rohani. Masalah : menangani rasa tegang d. Orientasi Teknik : Relaksasi Otot 6. dan kebugaran jasmani. Jenis Kelamin : perempuan e. Konselor menyiapkan relaksasi melalui penjelasan secara rinci tentang ruangan dan kenyamanan konseli c.45 dan pulang pukul 14. 33. b. Madura f. Alamat : Jln. Setiap harinya Tita harus berangkat ke sekolah pukul 06. Sumber atau Media : inventori skala sikap e. serta pikirannya selalu dipenuhi dengan tugas-tugas sekolahnya. Fungsi : pemahaman dan perbaikan b.00.

” “ Tita. Ibu bisa mengerti. ibu dengar kalau jam bimbingan sekarang ditambah dari yang semulanya hanya 2 jam sekarang menjadi 3 jam?” Konseli : “ Benar bu. mendiskripsikan sensasisensasi yang mungkin dirasakan konseli dan mengecek apakah konseli telah mengerti prosedur relaksasi ini sebelum berlanjut.” Konselor : “ Baik. tetapi ada tempat tegangan di badan kita yang biasanya akan lebih tegang. dengan sengaja menegangkan dan merelekskan kelompok otot-otot yang berbeda dalam badanmu. Konselor memberi tugas pekerjaan rumah. dan merencanakan pertemuan lanjutan Skenario Relaksasi Otot Prosedur 1 Konseli : (tok…tok…tok) “Assalamu’alaikum” Konselor : “Wa’alaikumsalam” (sambil membereskan pekerjaannya. mencatatnya dalam buku. bahwa hari ini ibu akan memberikan treatment relaksasi untuk membantu mengurangi masalah ketegangan yang Tita alami. dengan menanyakan session pertama dari latihan relaksasi itu. walaupun kamu mungkin tidak menyadarinya. Konselor memberikan informasi lebih lanjut tentang relaksasi otot . Jika kamu dapat belajar mengenai tegangan otot dan merelekskan otot-ototmu.” Konselor : “ Pada dasarnya. d. dan hal itu membuat waktu saya semakin padat karena jam bimbingan ditambah” Konselor : “ Baiklah Tita. kedatangan Tita hari ini terkait dengan janji yang sebelumnya telah kita buat. maka keadaan relaks ini dapat menolong mengurangi kecemasan dan nervousmu. Dapatkah ini kamu pahami Tita?” Konseli : “ Iya. g. lalu berdiri dan menghampiri Konseli) “Mari silahkan masuk” Konseli : “ Terima kasih bu” Konselor : “ Silahkan duduk”. masalah-masalah apa yang dialami dan sebagainya. Konselor melakukan penilaian terhadap hasil latihan. Konselor meneruskan instruksi-instruksi untuk secara bergantian menegangkan dan merilekskan setiap 17 kelompok otot. (setelah konseli duduk) “ Bagaimana perasaan Tita hari ini?” Konseli : “Ketegangan yang saya rasakan semakin membuat saya semakin berat dalam menjalani aktivitas-aktivitas saya. f. saya mengerti. kita belajar menguasai tegangan badan kita.” “ Apakah Tita sudah siap hari ini?” Konseli : “ Saya sudah siap bu. e. Beberapa orang dapat menguasainya. Apakah ibu akan memberitahukan kepada saya tentang bagaimana melakukannya?” . Apa yang akan kita lakukan adalah membantu kamu mengenali jika badanmu tegang. Kita hendaknya mencapai pada titik di mana kamu dapat mengenali sensasi-sensasi yang berarti tegangan dan menggunakan ini sebagai tanda pada dirimu sendiri untuk relaks.rasa malunya.

istirahat dan menunjukkan tegangan. Kta akan segera memulainya. Selagi kamu lakukan itu. Prosedur 3 Konselor : “Baik. sebaiknya mata dalam keadaan tertutup. Sepertinya relaksasi ini agak mirip yoga. Ibu tidak perlu melakukan semuanya. Apakah ada pertanyaan sebelum kita memulainya ?” Konseli : ”Tidak. Tunjukkan jari-jari tanganmu ke arah langitlangit. Sekarang. Sekarang buka. yaitu belajar meringankan ketegangan badan. Konseli : Konselor juga menunjukkan kelompok dan kelompok lainnya). Rasakan bedanya antara ketika dalam keadaantegang dan relaks.” Konseli : (duduk di kursi empuk) “hhmmmm…. Relaksasi didasarkan pada ide yang sama dengan yoga. maka dalam treatment ini. Satu hal yang perlu kita lakukan sebelum memulai adalah kamu harus sedapat mungkin merasa nyaman. Kepalkan tinju kananmu. Sebagian besar sesi ini digunakan untuk memberi instruksi pada Tita dalam relaksasi otot). Rasakan perbedaan antara tegang dan relaks (berhenti 10 detik).” Prosedur 5 Konselor : ”Benar. Rasakan tegangannya dan sekarang relakskan (istirahat sebentar). Karena terbebas dari ketegangan jauh lebih baik daripada berada terus dalam ketegangan. duduklah dalam posisi yang enak.” Prosedur 4 Konselor : ”Ya. Kendorkan tangan kananmu dan biarkan di tangan kursi (berhenti sebebtar) dan perhatikan perbedaan antara dalam keadaan tegang dan relaks (berhenti 10 detik). (3) Sekarang bengkokkan kebelakang pada pergelangan tangan sehingga kamu tegangkan otototot di belakang tangan itu dan di lengan bawah. keraskan . (memberi Sita kesempatan untuk duduk dengan nyaman. yang penting kamu berusahalah tetap merasa nyaman sementara Ibu akan memberi instruksi padamu. Jika kamu menggunakan kacamata lebih baik dilepas. Oke. Kepalkan dengan kuat dan raba tegangan di tangan itu dan di lengan bawah. Apakah contoh ini dapat kamu ikuti ?” ”Ya. Memang benar-benar nyaman”. Karena jika kamu duduk di kursi yang sandarannya lurus dalam waktu yang lam akan mengganngu kenyamanan kamu. hal ini sangat penting.Prosedur 2 Konselor : “ Ya. Perhatikan tegangannya (5 detik istirahat) dan sekarang relakskan.” (10 detik istirahat) (4) ”Sekarang. ibu juga menggunakan kursi khusus ini. lalu memberi instruksiinstruksi. Pelajari rasa tegang itu (berhenti sejenak). Selain itu. seluruh badanmu akan terasa relaks. Kepalkan tinju kirimu. kamu kerjakan. Pada saat kamu menegangkan dan merelakskan setiap kelompok otot. yaitu kursi yang dilapisi oleh busa. (2) Sekarang kita akan melakukan hal yang sama dengan tangan kirimu. Lalu melerekskan kepalan dan menunjukkan relaksasi. (1) Pertama tangan kananmu. Tetapi kita akan mengambil setiap kelompok otot terpisah. kursi itu memang benar-benar membantu. kepalkan tanganmu dan bawa kearah bahu. pertama-tama ibu akan menunjukkan pada kamu sehingga kamu dapat memahaminya. Saya akan mulai dengan tangan kanan saya (mengepalkan tangan kanan. Kamu akan merasa seperti dibebaskan. Jika kacamata membuatmu merasa lebih nyaman. Sekarang saya akan menunjukkan pada kamu bagaimana kamu dapat merileksasikan otot-ototmu.

Rentangkan kedua kakimu dan rasakan ketegangan pada bagian yang keras (istirahat 5 detik). Rasakan perbedaannya antara tegang dan relaks pada bahumu (istirahat 10 detik). (3) Sekarang rapatkan rahang atas dan bawah dengan merapatkan gigi atas dan bawahmu. Biarkan tangan-tanganmu jatuh ke bawah lagi disampingmu. coba pusatkan perhatianmu pada otot-otot itu dan katakan pada otot-otot itu . (7) Saya ingin kamu sekarang memusatkan pada kakimu. Perhatikan perbedaannya (istirahat 10 detik). coba untuk memperhatikan apakah ada tegangan otototot itu. Bungkukkan punggungmu seperti kamu membusungkan dadamu dan perutmu. Sekarang relakskan (10 detik istirahat). Apakah dadamu serileks punggung dan bahumu ? (istirahat 10 detik). Apakah bahumu sudah terasa relaks ?” Konseli : (mengangguk) Konselor : (1) ”Sekarang kita akan merelakskan bagian muka atau wajah kita. Sekarang relakskan. Rasakan tegangan otot-otot pada bagian atas tanganmu. Rasakan perbedaan antara bagian yang keras dengan relaksasi yang kamu rasakan saat ini (10 detik istirahat). (8) Kemudian pusatkan perhatianmu pada kaki bawah. (2) Sekarang pejamkan matamu kuat-kuat. Rasakan sekarang relaksasi di daerah mulut dan seluruh mukamu. Lihat apakah kamu bisa membenamkan dagumu ke dalam dadamu. (6) Sekarang pikirkan tentang perutmu. Tarik sudut mulutmu ke belakang. Sekarang relakskan (istirahat 10 detik). Konseli : (mengangguk) Konselor : (1) “Sekarang rapatkan kedua bibirmu kuat-kuat. Sekarang relakskan. Kencangkan otot perutmu. Relakskan rahangmu sekarang. Rasakan perbedaan antara ketika dalam keadaan tegang dan relaks (10 detik istirahat). Rasakan perbedaan antara saat tegang dan relaks (10 detik istirahat). Rasakan kelegaan perasaanmu. Sekarang relakskan. kerutkan dahi dan alismu. Dapatkah kamu merasakan ketegangan di punggungmu ? rasakan tegangan itu (istirahat).otot bisepmu. (istirahat 10 menit) (2) ”Sekarang kita akan pindah ke otot-otot leher. isi paru-parumu lalu tahan nafas. (5) Selanjutnya. Biarkan nafasmu keluar dengan sendirinya. (istirahat sebentar). ambil nafas dalam-dalam. Jika ada. Tahan gerakan itu dan rasakan ketegangannya. Dapatkah kamu merasakan tarikan ketegangnnya ? rasakan ketegangan itu (istirahat). Keraskan otot betis dengan menegakkan jari-jari kakimu ke arah kepalamu. Umpamakan seutas tali menarik jari-jari kakimu ke atas. Sekarang kendorkan otot-otot sekitar mulutmu. Kerjakan ini sampai kamu merasa alismu beralur (istirahat sebentar). Sekarang relakskan. Biarkan kakimu benar-benar relaks. Dapatkah kamu merasakan ketegangan di sekeliling matamu ? (konseli mengangguk) (5 detik istirahat). Dapatkah kamu mengatakan perbedaan antara saat tegang dan relaks ? (10 detik istirahat). Tahan sebentar (istirahat). Dapatkah kamu merasakan ketegangan di belakang lehermu dan punggung atas ? sekarang biarkan kepalamu relaks. Sekarang relakskan. (9) Sekarang saya akan mengulangi lagi kelompok otot yang berbeda yang telah kita kerjakan jika Ibu sebutkan setiap kelompok otot. Sekarang relakskan. yaitu otot-otot pada bagian atas tanganmu. Pertama. Tekan kepalamu kebelakang. Lihat tegangan di seluruh badanmu dan daerah perutmu. Sekarang relakskan. Perhatikan perbedaannya (istirahat 10 detik). (3) Sekarang teruskan konsentrasi pada daerah leher. Rasakan ketegangan di rahangmu (5 detik istirahat). (4) Sekarang arahkan perhatianmu ke daerah punggung atas. Buat perutmu seperti kejang. ketika kamu lakukan ini perhatikan tegangan di sekitar mulutmu. Rasakan tegangnnya (istirahat). biarkan dahi dan alismu rata seperti semula (10 detik istirahat). Perhatikan tegangan di leher depanmu (istirahat 5 menit).

Coba kamu pikirkan lagi tentang apa yang baru saja kita lakukan. Katakan pada Ibu dimana kamu menempatkan dirimu pada skala ini. Tapi bolehkah Ibu tahu bagaimana kesanmu terhadap relaksasi yang telah kita lakukan tadi ?” Konseli : ”Kok terkesan bertele-tele. Hilangkan semua ketegangan dari badanmu (istirahat). Kemudian ke lutut dan keraskan otot-ototnya (istirahatt). (10) Berikutnya. Lakukan latihan di kursi yang ada sandarannya.” Konselor : ”Jadi bagaimana perbedaan antara perasaan tegang dan relaksasi ?” Konseli : ”Bedanya jauh sekali. relaksasi sama seperti keterampilan lainnya yang memerlukan banyak latihan. di lantai dengan bantal atau di tempat tidur dengan bantal kepala. saya kira sudah jelas semuanya. kamu justru akan merasa terlalu singkat. Kendorkan otot-otot di kakimu. Dimana. Tapi. karena itu baru pertama kali bagimu . kapan. cobalah melakukan relaksasi sewaktu-waktu terutama jika ada waktu senggang seperti. Relakskan semua otot-otot badanmu. Usahakan untuk menghindari gangguan seperti bunyi telepon dan orang yang ingin bertemu denganmu. pulang dari sekolah. Kamu telah mengalami banyak kemajuan. Apakah kamu mengalami kesulitan dengan kelompok otot tertentu ?” Konseli : ”tidak juga” Konselor : ”Apa reaksimu ketika kamu memusatkan pada ketegangan ? Bagaimana halnya dengan relaksasi ?” Konseli : ”Saya merasakan ketegangan yang benar-benar tegang dan tidak enak. kesulitan yang kamu dapatkan dan keberhasilan-keberhasilannya. setelah bangun tidur. setelah bekerja atau sebelum makan malam. Setelah itu kita bertemu lagi di ruangan ini.untuk relaks. lelah dan tidak enak. maaf kalau saya salah. Relakskan semua otot perut. setelah relaks saya benar-benar merasakan kenyamanan. dada dan bahu (istirahat). Kendorkan otot-otot tenggorokan dan lehermu (istirahat). berapa lama. Dan jangan lupa membawa buku catatan hasil latihanmu. Sekarang duduklah dengan tenang dan pejamkan matamu. Tapi kalau kamu sudah sering melakukannya. Ibu ingin kamu memikirkan tentang skala antara 0-5 dimana 0 adalah benarbenar relaks dan 5 adalah benar-benar tenang.” Konselor : ”Kesan kamu ada benarnya. Selain itu. Isi buku catatan yang Ibu berikan setiap kali selesai latihan. Pikirkan untuk sisa-sisa ketegangan keluar dari tubuhmu. Relakskan majahmu (istirahat). Perasaan tegang membuat saya kacau. pergelangan kaki dan betis (istirahat).” Konselor : ”Ibu berharap kamu dapat berlatih selama dua minggu.” Prosedur 6 Konselor : ”Yang kamu capai itu sudah bagus. Sedangkan relaks membuat saya merasa lebih enak dan tenang. Kendorkan lengan atas tangan belakangmu dan telapak tangan (istirahat). Ibu ingin kamu melakukan latihan secara mandiri di rumah dua kali sehari sekitar 15 sampai 20 menit setiap latihan. Sebaliknya. Hilangkan semua ketegangan dari punggung.” Prosedur 7 Konselor : ”Baik sekali. Apakah ada pertanyaan dari penjelasan yang Ibu berikan ” Konseli : ”Tidak Bu. pinnggang dan punggung bawah (istirahat). Relakskan pantatmu (istirahat).” FORMAT EVALUASI . Kendorkan otot-otot bawah badanmu (istirahat). ”Saya ada pada nomor 2 karena saya masih merasa ada bagian-bagian dimana saya belum sepenuhnya merasa relaks.

Madura f. tanggal lahir : Madura. Kelas : XII-IPA 1 c. Malang. Identitas Klien a. Aspek yang dievaluasi : Keberhasilan proses konseling 3. 33. Tempat. 29 Februari 1988 d. Semua Girang No.: 1 dari 5 bersaudara 2. Jenis Kelamin : perempuan e. Anak ke. Nama : Tita Surya Indah b. Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai dengan pernyataan atau gejala yang nampak. Alamat : Jln. November 2009 Konselor .1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->