BIMBINGAN DAN KONSELING KONSELING PRIBADI Nama Konseli Kelas Tempat Hari/Tanggal Konselor Skenario Konseling Konselor

Konseli Konselor :(Duduk tenang diruang BK sambil membaca buku) :(mengetuk pintu) Selamat pagi bu,saya boleh masuk? :Selamat pagi nak,oh iya Budi…apa kabarnya pagi ini? :…………………………………… :…………. :………………………………. :…………………………………… :……………………………………

Baik-baik saja kan? Ayo sini….(sambil menuntun siswa kearah tempat duduk,lalu) silakan duduk! Konseli Konselor :Kabar baik Bu,…..tapi….. :tapi…? Wah kelihatannya ada yang dipikirkan,kira-kira bisa Ibu bantu….? Konseli Konselor :Begini bu….!saya lagi bingung! :Bingung……?Iya..ya..coba kamu teruskan.

li

:Bagaimana tidak bingung pak,sebentar lagi saya akan menghadapi ujian UN.Sedangkan saya tidak pernah bisa konsentrasi untuk belajar. :Tidak bisa konsentrasi belajar; iya..ya..ya. Ini tidak seperti biasanya,karena Ibu tau selama ini kamu tetap juara di kelasmu. :Sekarang tidak lagi bu.

lor

li

li lor li lor li lor li lor li lor li lor li .tentu masalah ini yang menjadi beban fikiran kamu.Apa benar begitu? :Iya pak. Ibu sangat menyayangi saya dan sering menasehati saya supaya rajin sekolah. :Ibu begitu menyayangi kamu.Ibu sayang sama Budi? :Tinggal itu lah bu.makanya saya masih bertahan.dan ini yang sering membuat saya bingung dan tidak konsentrasi belajar.ya.menurut kamu.apa Ibu boleh tau? :Ya itu lah bu. :Bagaimana. :Siapapun yang mengalaminya. :Sekarang Budi tinggal sama siapa? :Sekarang saya tinggal bersama Ibu.sejak orangtua saya cerai 2 bulan lalu? :Ya.saya tidak mau Ibu sedih.saya sedih dan juga bingung.kamu harus bagaimana? :Tentu saya juga harus sayang Ibu..pasti akan sama seperti kamu.Katanya rajin belajar ya nak.Ibu bisa mengerti.lor :Persisnya sejak kapan. Saya harus bagaimana ya bu?saya tidak punya apa-apa yang bisa saya persembahkan untuk Ibu. :Caranya? :saya tidak tau bu. :Begitulah bu.jadinya belajarpun saya tidak bisa konsentrasi.tinggal kamu harapan Ibu.

.…Ibu setuju..Saya sangat berterimaksih sama Ibu.! Saya mengerti sekarang.Ibu tidak meminta lebih dari itu.!.dia pesan supaya saya rajin belajar.Saya berjanji akan rajin belajar dan rajin sekolah.Saya tidak perlu memikirkan apa yang harus saya berikan pada Ibu.”Ibu senang. :Ibu pernah bilang.sekarang bagaimana? :Iya bu….lor :Tadi kalau Ibu tidak salah. lantas? :Mungkin Ibu akan lebih bahagia lagi kalu saya bisa lulus UN ya bu? Konselor Konseli :Kamu benar.rajin sekolah. Konselor Konseli :Iya betul. bagaimana reaksi Ibu.dan saya akan persembahkan bukan cuma sekedar lulus UN pada Ibu tapi juga nilai terbaik.kamu harapan Ibu” :Lalu menurut kamu apa artinya? :Saya mengerti bu. maka Ibu saya akan senang? Konselor :Menurut Ibu begitu.Ibu malah semakin tampak sedih. li li :Mungkin juga ya bu? Sebab kalau Ibu melihat saya termenung. Ibu ada pesan buat kamu.??? Oh iya bu.Dan Ibu banga sama kamu. Konselor Konseli :Ibu senang sekali.menurut kamu bagaimana…? :Apa menurut Ibu kalau itu saya turuti. Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli :Nah…itu dia. :Pak. :Maksud Ibu? :Kalau ibu melihat kamu rajin belajar. Konselor Konseli :Tepat sekali.berarti saya sudah membahagiakan Ibu. berarti kalau saya rajin belajar.saya sudah lega. :…. rajin sekolah.

Isni Dhanianto     Home About Buku Tamu Download Contoh Skenario Konseling Individu (Pacaran) Juni 14.Ibu akan dengan senang hati membantu.sebentar lagi jam pelajaran Bahasa Inggeris Konselor :Sama-sama. (sambil mengiringi siswa keluar) selamat pagi……….! Pringsewu. 2011 Rate This .Kalau begitu saya permisi dulu ya bu. 10 Maret 2011 Konselor.jika masih butuh bantuan Ibu. Jangan segan.Ibu juga terimakasih.

Akan teapi dia malu dengan orang tua saya. waktu itu saya meminta pacar saya itu untuk menemui orang tua saya. Coba anda ceritakan secara lebih rinci lagi. ada yang ingin saya bicarakan dengan Bapak. Ada mas Tama….00 saya ada ulangan matematika.. dan hasil itu juga cukup baik. Kslr : Saya dapat memahami perasaan mas Tama Ksli : Jujur aja pak…. dan tidak mau lagi jika saya ajak kerumah. dia mulai menjauh dari saya. hal itulah yang membuat saya menjadi benci dan marah dengan dia. Kslr : Itu juga adalah hasil perjuangan kalian. apakah waktu kejuaraan kemaren Mas Tama juga masuk dalm Tim ? Ksli : Iya Pak (sambil mengangguk) Kslr : Bagaimana hasilnya. Kslr : ”Kalau demikian. kami hanya sampai semi final saja. marilah kita manfaatkan waktu selama 30 menit ini dengan sebaikbaiknya” Ksli : Saya benci dan marah dengan pacar saya pak. Wb Ksr : Wa’alikumsalam wr.Ksli : Assalamu’alaikum Wr. sekarang mas tama mengatakan masih cinta kepada pacarnya. Ksli : iya Pak…. sebenarnya saya itu masih cinta dengan dia. Tampaknya mas Tama masih ragu-ragu terhadap perasaan mas Tama itu sendiri. mungkinkah pacar anda itu masih mempunyai perasaan cinta kepada anda ? Ksli : ketika saya meminta kejelasan mengenai hal itu. akan tetapi dia menolaknya. Silahkan duduk Ksli : Iya Pak terima kasih Kslr : Bagaimana kabar Bapak dan ibu ? Ksli : Alhamdulillah sehat Pak ! Kslr : Kemaren kan sekolah kita ini mengikuti kejuaraan Futsal di Pringsewu. tapi saya hanya memiliki waktu 30 menit pak. karena pada jam 09. saya pun akan melakukan hal seperti itu…. Kslr : Mas tama tadi mengatakan benci dan marah. Ksli : Pak…. pacar saya itu mulai berubah sikapnya. Kslr : Mas Tama tidak yakin dengan perasaan mas tama. soalnya waktu itu… Kslr : Ceritakan semuanya dengan jujur. Bapak seringmalihat Mas Tama mengikuti latihan Futsal ketika disekolah. coba kemukakan apa yang menyebabkan mas tama ragu ? Ksli :jadi bengini pak. belajar menjadi terganggu. Wb Oh…. pada mulanya hubungan kami baik-baik saja. apakah masuk babak final? Ksli : Tidak Pak. tentang perasaan benci dan marah yang mas Tama alami Ksli : Gimana tidak marah ya pak…. Kslr : Tampaknya ada sesuatu yang akan mas Tama ceritakan kepada Saya ? Ksli : iya pak. Kslr : o… ya… lalu Ksli : saya waktu itu sempat stres pak. Kslr : coba mas tama jelaskan secara rinci. percayalah kerahasiaan ini akan terjaga baik . dia mengatakan bahwa memang masih ada rasa cinta. Silahkan masuk…. namun ketika orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami. mau sekolah tidak semangat… akhirnya minggu kemaren saya pergi ke tempat nenek di Bandung untuk menenangkan diri sejenak. Kslr : seandainya hal tersebut terjadi pada saya..

pertama. kalau benar dia masih cinta dengan saya dia harus rela berkorban demi direstuinya hubungan kami. maka semua akan terlihat baik. betul?. maksud saya ingin mengenalkan dia kepada orang tua saya. sedikit dirubah supaya bisa menarik simpati orang tua saya.Ksli : Waktu itu saya pernah mengajak dia kerumah. pacar anda tidak mau kerumah anda karena merasa malu dengan orang tua anda. jangan terlalu mendolok... Ksli : amin…… terima kasih atas waktu yang bapak berikan. dia mampu merubah cara berpakaiannya. Dan dia juga mulai menjauhi saya…. betul ? kedua.00 saya mau . sebaliknya jika kita melihat sesuatu dengan negatif maka semua yang tampak adalah kejelekan” Ksli : Maksud dari pepatah itu apa pak Kslr :Mas tama yakinlah dulu bahwa Pacar Mas tama mau berubah. apa yang seharusnya dilakukan pacar anda sehingga dapat membuat orang tua anda senang dan menyetujui hubungan kalian ? Ksli : yang saya harapkan dari pacar saya itu. dengan begitu mas tama dapat kembali fokus ke belajar dan lebih semangat sekolah lagi.. jadi dia gak bakalan mau untuk merubah cara berpakaian yang menurut dia. anda benci dan marah kepada pacar anda karena dia tidak mau diajak silaturahmi kerumah anda. marah kepada saya. Kslr : Pernahkan anda coba mengatakan hal tersebut kepada pacar anda ? Ksli : belum Pak… karena saya tidak yakin dapat merubah cara berpakaian dia. betul? Ketiga. karena memang pakaian dia waktu itu terbuka… yah bapak tau lah namanya anak muda jaman sekarang… Kslr : terus…. dia mengikuti bintang idolanya. dan rok nya malah dipotong separuh. Kslr : terus… kapan mas tama coba mengatakan kepada veronika supaya dia mau berpakaian sederhana ketika bertemu orang tua mas tama? Ksli : secepatnya saya akan mengatakan kepada veronika untuk dapat berpakaian dengan sederhana. ni teman kamu apa tama. ketika itu juga orang tua saya. Kslr : anda mengatakan tidak yakin. Kslr : Bisakah anda peragakan bagaimana sikap dan kata-kata ayah anda ketika memarahi anda ? Ksli : ”Tama ini siapa? Kok memakai baju yang belum jadi. apa yang menyebabkan anda ragu ? Ksli : Pacar saya itu anaknya gaul banget pak.. mungkin dia malu. karena seseorang yang masih cinta pasti bersedia melakukan yang terbaik demi hubungan tersebut. Bukankah dia masih cinta dengan mas tama ? Ksli : betul pak Kslr : tampaknya mas tama sudah dapat mengerti apa yang semestinya mas tama lakukan. karena sudah jam 09. keempat. Kslr : mudah-mudahan pacar mas tama dapat memahami ini semua. kapan mas tama akan coba mengataknnya kepada dia ?Maaf siapa nama pacar mas tama itu Ksli : namanya Veronika pak.. betul ? Kslr : Bagaimana menurut pendapat anda. Kslr : ada pepatah mengatakan ”Jika kita melihat sesuatu dengan positif. dan hubungan kalian dapat kembali harmonis. Kslr : dai beberapa pembicaraan kita dapat simpulan bahwa .. orang tua anda kurang suka dengan cara berpakaian pacar anda. kok gak sopan amat” Seketika itu juga muka dia merah bergitu mendengar perkataan bapak saya itu pal. anda masih cinta. Ksli : sejak saat itulah dia tidak mau lagi saya ajak kerumah untuk silaturahmi dengan bapak saya.

Kslr : iya sama-sama... Relaksasi merupakan upaya sejenak untuk melupakan kecemasan dan mengistirahatkan . Lutfi Fauzan.kembali ke kelas untuk mengikuti ulangan matematika. 2. Relaksasi dirintis oleh Edmund Jacobson (1929). 3. Relaksasi dipakai untuk mengatasi ketegangan dan kecemasan serta mengurangi stress. Relaksasi merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan fungsi fisik dan mental sehingga menjadi rileks (Suryani. Ksli : baik pak… Assalamu’alaikum Kslr : wa’alaikumsalam... M. dengan berpedoman bahwa pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan berada dalam peripheral musculature. yaitu: 1. Santy Andrianie 107111406846 3.Pd Oleh : 1.2000) 2. Layla Desmara P 107111409859 JURUSAN BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS NEGERI MALANG OKTOBER 2009 TEKNIK RELAKSASI (RELAXATION) A. pertama-tama ketegangan jasmaniah yang nantinya akan berdampak pada penurunan ketegangan jiwa (Wiramihardja. Relakasasi merupakaunan ketegangan keadaan jiwa yang seimbang. PENGERTIAN TEKNIK RELAKSASI Ada beberapa pengertian mengenai relaksasi. Romia Hari Susanti 107111406844 2. B. Relaksasi merupakan kegiatan untuk mengendurkan ketegangan. KONSEP TEKNIK RELAKSASI Kata kunci: 1. Teknik konseling individual relaksasi TEKNIK RELAKSASI Makalah Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktek Teknik Konseling yang dibimbing oleh Bapak Drs. mas tama jangan sungkan-seungkan untuk datang ke ruangan bapak. bapak juga senang dapat menjadi teman sharing mas tama….. kalau lain kali ada yang perlu dibicarakan kembali.2006) 3.

3. E. biasanya dilakukan dengan menutup mata sambil duduk. . mengambil posisi yang pasif dan berkonsentrasi dengan pernafasan yang teratur dan dalam. Merupakan metode untuk mengembalikan tubuh dalam kondisi homeostatis sehingga konseli dapat kembali tenang. maka dengan mengendurkan otot-otot yang tegang diharapkan tegangan emosi menurun dan demikian sebaliknya.2000) 5. Tujuan pokok relaksasi adalah membantu orang menjadi rileks. 2. TUJUAN TEKNIK RELAKSASI 1. dan dengan demikian dapat memperbaiki berbagai aspek kesehatan fisik. Karena ada beberapa pendapat yang melihat hubungan tegangan otot dengan kecemasan. Efek yang diharapkan adalah proses neurologis akan berjalan dengan lebih baik. 2. Progressive Training Adalah prosedur teknik relaksasi dengan melatih otot-otot yang tegang agar lebih rileks. 2. cita rasa makanan. Membantu individu untuk dapat mengontrol diri dan memfokuskan perhatian sehingga ia dapat mengambil respon yang tepat saat berada dalam situasi yang menegangkan. Relaksasi tidak menganggap penting usaha pemecahan masalah penyebab terjadinya ketegangan melainkan menciptakan kondisi individu yang lebih nyaman dan menyenangkan D. Selain ketiga jenis di atas relaksasi juga dapat menggunakan media aroma. Ketenangan diri dan perasaan dalam kesunyian yang tercipta pada waktu meditasi harus menyisakan suatu kesadaran diri ynag tetap terjaga. lemas atau rileks pada bagian tubuh tertentu. Autogenic Training Yaitu suatu prosedur relaksasi dengan membayangkan (imagery) sensasi-sensasi yang meyenagkan pada bagian-bagian tubuh seperti kepala. terasa lebih lemas dan tidak kaku. Atau relaksasi merupakan suatu keadaan tegang yang rendah dengan tanpa adanya emosi yang kuat.pikiran dengan cara menyalurkan kelebihan energi atau ketegangan (psikis) melalui sesuatu kegiatan yang menyenagkan 4. yang tenang dan sebagainya. pergelangan tangan. lengan. Chaplin (1975) memberi pengertian relaksasi sebagai kembalinya otot ke keadaan istirahat setelah kontraksi. punggung. Sensasi yang dirasakan ini diiringi dengan imajinasi yang meyenangkan misalnya tentang pemandangan yang indah. JENIS-JENIS TEKNIK RELAKSASI Lichstein (1988). C. juga rasa lega karena nafas yang dalam dan pelan. Meditation Adalah prosedur klasik relaksasi dengan melatih konsentrasi atau perhatian pada stimulus yang monoton dan berulang (memusatkan pikiran pada kata/frase tertentu sebagai focus perhatiannya ). minuman. Sensasi-sensasi yang dibayangkan itu sepert rasa hangat. meskipun nampaknya orang yang melakukan meditasi sedang berdiam diri/terlihat pasif dan tidak bereaksi terhadap lingkungannya. danau. keindahan panorama alam dan air. mengemukakan jenis-jenis teknik relaksai antara lain: 1. dada. KARAKTERISTIK TEKNIK RELAKSASI 1. suara. pantan. ibu jari kaki atau tangan. Semua itu merupakan teknik relaksasi fisik/tubuh. Relaksasi dapat memutuskan pikiran-pikiran negatife yang menyertai kecemasan (Greenberg.

. wajah. Konseli dilatih untuk melemaskan otot yang tegang dengan cepat seolah-olah mengeluarkan ketegangan dari badan sehingga konseli akan merasa rileks. Differential Relaxation Relaksasi differential merupakan salah satu penerapan keterampilan relaksasi progesif. Pada fase ini konseli dilatih untuk menyadari dan merasakan rileksasi. Konseli dilatih untuk menyadari ketegangannya dan berusaha sedekat mungkin untuk mengurangi serta menghilangkan ketegangan tersebut dengan demikian. Relaxation via Letting Go Metode ini bertujuan untuk memperdalam relaksasi. dari aktivitas yang sederhana sampai aktivitas yang kompleks. 2. Walker dkk. Goldfried dan Davidson. 3. leher. Dalam metode ini konseli diminta untuk menegangkan dan melemaskan masing-masing otot. Otot yang dilatih adalah otot lengan. instruksi relaksasi kesadaran indra juga dapat diberikan melalui tape recorder sehingga dapat digunakan untuk latihan di rumah. Relaxation via tension.Bernstein dan Borkovec. konseli akan lebih peka terhadap ketegangan dan lebih ahli dalam mengurangi ketegangan. meliputi suatu seri latihan yang dimulai dari situasi yang hanya sendiri di ruang sunyi sampai pada situasi dengan orang lain di tempat yang ramai. bisep. Di sini konseli diberitahu bahwa pada fase menegangkan akan membantu dirinya untuk lebih menyadari sensasi yang berhubungan dengan kecemasan dan sensasi-sensasi tersebut bertindak sebagai isyarat utau tanda untuk melemaskan ketegangan. tetapi dirasakan sesuai dengan apa yang dapat atau tidak dapat dialami oleh konseli pada waktu instruksi dilakukan. Seperti pada relaksasi otot. tangan. Dalam teknik ini konseli diberi sutu seri pertanyaan yang tidak dapat dijawab secara lisan. bahu. Hal ini akan menghasilkan berkurangnya ketegangan dan meningkatkan rasa nyaman sewaktu individu melakukan aktivitas sehari-hari. Latihan relaksasi ini dapat dilakukan dengan cara merangsang konseli untuk relaksasi yang dalam pada otot-otot yang tidak diperlukan untuk melakukan aktivitas tertentu.1976). Latihan relaksasi deferensial yang teratur akan menghasilkan penurunan tingkat ketegangan secara umum. Selain itu juga ada macam relaksasi kesadaran indra yang dikembangkan oleh Goldfried yang dipelajari dari Weitzman.1973.Relaxation Relaksasi otot bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan dengan cara melemaskan otot-oto badan. sehingga diperlukan usaha untuk menyalurkan kelebihan energi dalam dirinya melalui suatu kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan. kemudian mengurangi ketegangan yang berlebihan pada otot-otot yang diperlukan untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Program yang dilakukan untuk relaksasi diferensial.1976. maka langkah selanjutnya adalah latihan relaxation via letting go. Pada mulanya prosedur pelemasan otot-otot dengan cepat ini dikenalkan oleh Lazarus dan Paul (dikutip oleh Goldfried dan Davidson. Latihan relakssai ini dapat dilakukan apabila subyek telah mencapai keadaan yang rileks.1981 juga merumuskan relaksasi otot menjadi tiga macam tipe yaitu : 1. kamudian diminta untuk merasakan dan menikmati perbedaan antara ketika otot tegang dan ketika otot lemas. F. dan kaki. Setelah konseli berlatih relaksasi pada semua kelompok otot tubuhnya. perut. dari posisi duduk sampai posisi berdiri. ASUMSI TEKNIK RELAKSASI Asumsi dasar yang melatarbelakangi teknik relaksasi adalah bahwa individu memiliki kecemasan-kecemasan yang timbul dari keadaan fisik maupun psikisnya.

detak jantung jadi lebih rendah dan tidur menjadi nyenyak 5. kreativitas dan rasa optimis atau keyakinan 8. dan makanan yang berlebih-lebihan 6. penggunaan teknik relaksasi memiliki beberapa manfaat sebagai berikut: 1. sakit kepala. Relaksasi akan membuat individu lebih mampu menghindari reaksi yang berlebihan karena adanya stress 2. Mengurangi tekanan darah.dkk. Kesehatan mental dan daya ingat menjadi lebih baik 7. mengurangi phobia. menurut Welker. mengurangi merokok. Mengurangi kemungkinan gangguan yang berhubungan dengan stress dan mengontrol anticipatory anxiety sebelum situasi yang menimbulkan kecemasan. seperti pada pertemuan penting. khawatir dan gelisah 3. Mengurangi hiperaktif pada anak-anak. tenang. wawancara atau sebagainya 5. dan mengurangi rasa sakit sewaktu gangguan pada saat menstruasi serta dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan. 2. bermanfaat untuk penderita neurosis ringan. Masalah-masalah yang berhubungan dengan stress seperti hipertensi. apa yang akan diupayakan dan apa yang diharapkan dari hasilnya. MANFAAT TEKNIK RELAKSASI Ada beberapa manfaat dari penggunaan teknik relaksasi. insomnia.1994. konsumsi alkohol. Meningkatkan daya berfikir logis. Kesadaran diri tentang keadaan fisiologis seseorang dapat meningkat sebagai hasil dari . Memberikan ketahanan yang lebih kuat terhadap penyakit 6. antara lain: 1. Mengurangi rasa cemas. misalnya naiknya jumlah rokok yang dihisap. semakin sering dan teratur teknik relaksasi ini diterapkan maka diri konseli akan semakin rileks. aktivitas mental dan atau latihan fisik yang tertunda dapat diatasi dengan menggunakan ketrampilan relaksasi 8.G. Mengurangi tingkat kecemasan 4. perasaan lelah dan tidak enak badan 10. Kelelahan. RELEVANSI TEKNIK RELAKSASI Relevansi dalam teknik relaksasi adalah kesesuaian atau kecocokan (kaitan antara penggunaan teknik itu) dengan perilaku atau masalah individu.dalam Karyono. sehingga ketika seseorang berusaha meraih kesehatan lahir batinnya melalui metode relaksasi. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku tertentu dapat lebih sering terjadi selama periode stress. I. misalnya seseorang yang mengalami ketegangan dan kecemasan yang berat kemudian diberikan relaksasi maka ketegangan dan kecemasan yang dialami tersebut akan berkurang. PRINSIP TEKNIK RELAKSASI 1. insomnia dapat dikurangi atau diobati dengan relaksasi 3. pemakaian obat-obatan. 1982) melaporkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari latihan relaksasi. Meningkatkan penampilan kerja. H. Meningkatkan kemampuan untuk menjalin hubungan dengan orang lain 9. dan mampu berfikir secara jernih. Mengurangi tekanan dan ketegangan jiwa 4. dan penampilan fisik 7. relaksasi dapat menjadi suatu kegiatan harian yang rutin. Sedangkan Burn (dikutip oleh Beech dkk. Memberikan ketenangan batin bagi individu 2. Teknik relaksasi adalah seni keterampilan dan pengetahuan. sosial. sehingga individu tersebut akan merasa lebih rileks. dianjurkan untuk memahami benar. dapat mengontrol gagap.

seperti pada persalinan yang alami. K. konseli mengutamakan nilai pribadinya 3. Relaksasi merupakan bantuan untuk menyembuhkan penyakit tertentu dalam operasi. dan sebagainya. Meskipun dia sudah beberapa kali diterapi kurang menunjukkan perubahan yang lebih baik. Bisa pula ditambahkan aromatherapy dan alunan musik klasik dalam pelaksanaan teknik relaksasi. system rangka. Pelaksanaan teknik relaksasi memerlukan waktu yang relative lama (karena dilakukan berulang-ulang atau tidak hanya sekali) 2. Konsekuensi fisiologis yang penting dari relaksasi adalah bahwa tingkat harga diri dan keyakinan diri individu meningkat sebagai hasil kontrol yang meningkat terhadap reaksi stress 11. Tubuh adalah satu kesatuan system unik yang terdiri dari beberapa sub-sistem seperti system pencernaan. sehingga kesannya kaku. media yang digunakan dalam relaksasi kurang begitu diperhatikan. perut yang tidak sedang kelaparan atau kekenyangan. system saraf. Meningkatkan hubungan antar personal J. kondisi ruangan kurang diperhatikan. Faktor dari Masalah Konseli itu Sendiri Beratnya masalah yang dihadapi konseli itu membuatnya dikuasai masalah tersebut padahal seharusnya dia harus mampu menguasai masalah tersebut. Faktor Teknis Faktor teknis ini meliputi kurang terampilnya instruktur dalam memberikan instruksi. Konseli yang kurang bisa memfokuskan pikiran atau konsentrasinya dapat menghambat pelaksaan teknik relaksasi 4. PROSEDUR APLIKASI TEKNIK RELAKSASI Dalam menerapkan teknik relaksasi kita perlu mempertimbangkan beberapa persiapan yang harus diperhatikan seperti setting lingkungan yang tenang atau tidak mengganggu. menurut Nadjamuddin keterbatasan dalam pelaksanaan relaksasi antara lain disebabkan karena adanya faktor: 1. 2. Untuk dapat melakukan teknik relaksasi secara efektif. Lingkungan Fisik .relaksasi. KENDALA PENGGUNAAN TEKNIK RELAKSASI 1. konseli harus terlebih dahulu mengenal secara baik bagian-bagian dari tubuhnya. Posisi atau postur untuk relaksasi bebas. Membutuhkan sarana dan prasarana yang cukup banyak Selain itu. Faktor dari Dalam Diri Konseli Konseli kurang bisa mengontrol diri. Persiapan-persiapan yang perlu dilakukan sebelum menerapkan teknik relaksasi antara lain: 1. dapat dengan duduk di lantai atau kursi. system pernafasan. berdiri auatupun berbaring yang penting dapat membawa konseli ke keadaan rileks atau istirahat serta berguna untuk memperbaiki postur tubuh yang salah. serta tempat yang nyaman dan tepat untuk mengambil posisi tubuh. pakaian yang longgar atau tidak mengikat. Pelaksanaanya membutuhkan tempat yang kondusif (nyaman dan tenang) 3. konseli salah kostum. sehingga memungkinkan individu untuk menggunakan ketrampilan relaksasi untuk timbulnya rangsangan fisiologis 9. relaksasi tidak hanya mengurangi kecemasan tetapi juga memudahkan pergerakan bayi melalui cervix 10.

Akan tetapi jika perasaan tersebut masih mengganggu proses relaksasi maka dapat diatasi dengan membuka mata. ikat pingga) dilepas dulu. Kondisi Ruangan Ruang yang digunakan untuk latihan relaksasi harus tenang. Pekerjaan Rumah dan Tindak Lanjut APLIKASI TEKNIK RELAKSASI . Setelah suatu kelompok otot rileks penuh. Pakaian Saat latihan relaksasi sebaiknya digunakan pakaian yang longgar dan hal-hal yang mengganggu jalannya relaksasi (kacamata. Rasional b. b. Ketika latihan relaksasi kita harus mengamati bahwa bermacam-macam kelompok otot secara sistematis tegang dan rileks d. Kursi Dalam relaksasi perlu digunakan kursi yang dapat memudahkan individu untuk menggerakkan otot dengan konsentrasi penuh.a. segar. Konselor Memberi Contoh Latihan Relaksasi itu e. seperti menggunakan kursi malas. nyaman. perasaan berat pada bagian-bagian badan. 2. Selama frase permulaan latihan relaksasi dapat dilakukan paling sedikit 30 menit setiap hari. karena sensasi ini merupakan petunjuk adanya relaksasi. Intruksi-instruksi untuk Relaksasi f. g. sebaiknya kelompok otot tersebut tidak digerakkan meskipun individu mungkin merasa bebas bergerak posisinya f. Kemampuan untuk rileks dapat bervariasi dari hari ke hari i. sensasi yang mengambang di udara. kursi yang ada sandarannya atau mungkin dapat dilakukan dengan berbaring di tempat tidur c. selama frase tengah dan lanjut dapat dilakukan selama 15-20 menit. Latihan relaksasi merupakan suatu ketrampilan yang perlu dipelajari dalam waktu yang relatif lama dan individu harus disiplin serta teratur dalam melaksanakannya b. Menciptakan Lingkungan yang Aman d. Instruksi tentang Pakaian c. Dalam melakukan latihan relaksasi individu harus dapat membedakan perasaan tegang dan rileks pada otot-ototnya e. kontraksi otot yang tiba-tiba dan sebagainya. sofa. Relaksasi akan lebih efektif apabila dilakukan sebagai metode kontrol diri Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam penerapan teknik relaksasi adalah: a. bila individu mengalami ketidakenakan ketidakenakan. dan cukup penerangan sehingga memudahkan konseli untuk berkonsentrasi. Jumlah sesion tergabtung pada keadaan individu dan stress yang dialaminya c. Penilaian setelah Latihan g. maka tidak perlu takut. Waktu relaksasi individu tidak perlu takut kehilangan kontrol karena ia tetap berada dalam kontrol yang dasar h. mengkontraksikan seluruh badan kecuali relaksasi dapat diulangi lagi. Lingkungan yang ada dalam Diri Konseli Individu harus mengetahui bahwa: a. Saat relaksasi mungkin individu mengalami perasaan yang tidak umum. misalnya gatal pada jari-jari. dua atau tiga kali dalam seminggu. bernafas sedikit dalam dan pelan-pelan. jam tangan. gelang. sepatu.

Banyaknya tugas yang harus Tita hadapi membuatnya terkesan tegang dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Kelas : XII-IPA 1 c. Tita juga menjadi kurang memperhatikan kebutuhan tubuh untuk istirahat karena dia selalu memaksakan dirinya untuk terus mengerjakan tugas-tugas sekolahnya yang sangat menumpuk tanpa jeda waktu untuk beristirahat. dia sekarang duduk di kelas 3 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Semua Girang No.00. b. 4. kesehatan rohani.: 1 dari 5 bersaudara 3. Standar Kompetensi Mampu mengembangkan pola hidup berdasarkan nilai-nilai keselarasan. serta pikirannya selalu dipenuhi dengan tugas-tugas sekolahnya. Jenis Kelamin : perempuan e. dan kebugaran jasmani. Nama : Tita Surya Indah b. Identitas Layanan a. Masalah : menangani rasa tegang d. bahkan jika ada tambahan pelajaran Tita harus pulang sampai pukul 16. Jenis Layanan : konseling individu c. 29 Februari 1988 d. Sumber atau Media : inventori skala sikap e. Di hadapan teman-temannya. Kompetensi Dasar Konseli mampu mengatasi ketegangan (nervous) yang berlebihan pada dirinya c. Setiap harinya Tita harus berangkat ke sekolah pukul 06. Identitas Klien a. Orientasi Teknik : Relaksasi Otot 6. tanggal lahir : Madura. Prosedur Pelaksanaan a. Konselor mulai memberi contoh relaksasi otot untuk konseli. Madura f. Fungsi : pemahaman dan perbaikan b. Tempat. Konselor memberikan rasional kepada konseli mengenai penggunaan relaksasi b.1. Aktivitas sehari-harinya menuntut dia untuk bergerak cepat dalam segala hal. Wawancara Awal Tita (fiktif) adalah siswa kelas SMU. Alamat : Jln. Tita juga dihadapkan pada Ujian Akhir Nasional. Tita merasa bahwa waktu 24 jam satu hari tidak cukup untuk belajar dan menyelesaikan tugas. Contoh ini menunjukkan pada konseli untuk bagaimana melakukan relaksasi otot dan memungkinkan konseli dapat mengurangi . Anak ke. Waktu : 2×45 menit 2. 33. Tita dikenal sebagai pribadi yang sangat serius dan kaku. karena aktivitasnya yang sangat padat dan waktu yang terbatas. Indikator Keberhasilan Konseli mampu menunjukkan perilau rileks pada saat mengalami ketegangan (nervous) yang berlebihan 5. Kompetensi a. Konselor menyiapkan relaksasi melalui penjelasan secara rinci tentang ruangan dan kenyamanan konseli c. Bahkan Tita juga merasa kalau dirinya semakin menarik diri dari interaksi dengan temantemannya karena Tita lebih memilih untuk menghabiskan waktunya bersama buku-buku dan tugas-tugas sekolahnya yang menumpuk. tidak ada waktu luang untuk bersantai-santai dan memanjakan diri. Hal ini memang disadari oleh Tita bahwa dirinya sangat tegang dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Selain itu. Bagi Tita.45 dan pulang pukul 14.00.

Konselor memberikan informasi lebih lanjut tentang relaksasi otot . tetapi ada tempat tegangan di badan kita yang biasanya akan lebih tegang. f. Apa yang akan kita lakukan adalah membantu kamu mengenali jika badanmu tegang. Konselor melakukan penilaian terhadap hasil latihan. g. dengan sengaja menegangkan dan merelekskan kelompok otot-otot yang berbeda dalam badanmu.” Konselor : “ Pada dasarnya. ibu dengar kalau jam bimbingan sekarang ditambah dari yang semulanya hanya 2 jam sekarang menjadi 3 jam?” Konseli : “ Benar bu. lalu berdiri dan menghampiri Konseli) “Mari silahkan masuk” Konseli : “ Terima kasih bu” Konselor : “ Silahkan duduk”. kedatangan Tita hari ini terkait dengan janji yang sebelumnya telah kita buat. Kita hendaknya mencapai pada titik di mana kamu dapat mengenali sensasi-sensasi yang berarti tegangan dan menggunakan ini sebagai tanda pada dirimu sendiri untuk relaks. masalah-masalah apa yang dialami dan sebagainya. dan merencanakan pertemuan lanjutan Skenario Relaksasi Otot Prosedur 1 Konseli : (tok…tok…tok) “Assalamu’alaikum” Konselor : “Wa’alaikumsalam” (sambil membereskan pekerjaannya. Beberapa orang dapat menguasainya. kita belajar menguasai tegangan badan kita. walaupun kamu mungkin tidak menyadarinya. bahwa hari ini ibu akan memberikan treatment relaksasi untuk membantu mengurangi masalah ketegangan yang Tita alami. Jika kamu dapat belajar mengenai tegangan otot dan merelekskan otot-ototmu. dan hal itu membuat waktu saya semakin padat karena jam bimbingan ditambah” Konselor : “ Baiklah Tita. dengan menanyakan session pertama dari latihan relaksasi itu. saya mengerti.” Konselor : “ Baik.” “ Tita. maka keadaan relaks ini dapat menolong mengurangi kecemasan dan nervousmu.rasa malunya. Apakah ibu akan memberitahukan kepada saya tentang bagaimana melakukannya?” .” “ Apakah Tita sudah siap hari ini?” Konseli : “ Saya sudah siap bu. Konselor meneruskan instruksi-instruksi untuk secara bergantian menegangkan dan merilekskan setiap 17 kelompok otot. mencatatnya dalam buku. (setelah konseli duduk) “ Bagaimana perasaan Tita hari ini?” Konseli : “Ketegangan yang saya rasakan semakin membuat saya semakin berat dalam menjalani aktivitas-aktivitas saya. Ibu bisa mengerti. e. Konselor memberi tugas pekerjaan rumah. Dapatkah ini kamu pahami Tita?” Konseli : “ Iya. d. mendiskripsikan sensasisensasi yang mungkin dirasakan konseli dan mengecek apakah konseli telah mengerti prosedur relaksasi ini sebelum berlanjut.

(3) Sekarang bengkokkan kebelakang pada pergelangan tangan sehingga kamu tegangkan otototot di belakang tangan itu dan di lengan bawah. Sekarang. keraskan . Satu hal yang perlu kita lakukan sebelum memulai adalah kamu harus sedapat mungkin merasa nyaman.” Prosedur 5 Konselor : ”Benar. Kamu akan merasa seperti dibebaskan. Sekarang buka. Rasakan perbedaan antara tegang dan relaks (berhenti 10 detik). istirahat dan menunjukkan tegangan. Relaksasi didasarkan pada ide yang sama dengan yoga. kepalkan tanganmu dan bawa kearah bahu. seluruh badanmu akan terasa relaks. Kepalkan tinju kirimu. maka dalam treatment ini. hal ini sangat penting.” Konseli : (duduk di kursi empuk) “hhmmmm…. Rasakan bedanya antara ketika dalam keadaantegang dan relaks. Pada saat kamu menegangkan dan merelakskan setiap kelompok otot. Sekarang saya akan menunjukkan pada kamu bagaimana kamu dapat merileksasikan otot-ototmu. Tetapi kita akan mengambil setiap kelompok otot terpisah. Karena terbebas dari ketegangan jauh lebih baik daripada berada terus dalam ketegangan. (memberi Sita kesempatan untuk duduk dengan nyaman. Kepalkan tinju kananmu. Tunjukkan jari-jari tanganmu ke arah langitlangit. Kendorkan tangan kananmu dan biarkan di tangan kursi (berhenti sebebtar) dan perhatikan perbedaan antara dalam keadaan tegang dan relaks (berhenti 10 detik). ibu juga menggunakan kursi khusus ini. Sebagian besar sesi ini digunakan untuk memberi instruksi pada Tita dalam relaksasi otot). Oke. sebaiknya mata dalam keadaan tertutup. Selagi kamu lakukan itu. kursi itu memang benar-benar membantu. Karena jika kamu duduk di kursi yang sandarannya lurus dalam waktu yang lam akan mengganngu kenyamanan kamu. Kepalkan dengan kuat dan raba tegangan di tangan itu dan di lengan bawah. Lalu melerekskan kepalan dan menunjukkan relaksasi. pertama-tama ibu akan menunjukkan pada kamu sehingga kamu dapat memahaminya. lalu memberi instruksiinstruksi. Jika kamu menggunakan kacamata lebih baik dilepas. yaitu kursi yang dilapisi oleh busa. yang penting kamu berusahalah tetap merasa nyaman sementara Ibu akan memberi instruksi padamu. yaitu belajar meringankan ketegangan badan. Pelajari rasa tegang itu (berhenti sejenak). Apakah contoh ini dapat kamu ikuti ?” ”Ya. Sepertinya relaksasi ini agak mirip yoga. duduklah dalam posisi yang enak. kamu kerjakan. Apakah ada pertanyaan sebelum kita memulainya ?” Konseli : ”Tidak.” (10 detik istirahat) (4) ”Sekarang. Prosedur 3 Konselor : “Baik. (1) Pertama tangan kananmu. Perhatikan tegangannya (5 detik istirahat) dan sekarang relakskan. Jika kacamata membuatmu merasa lebih nyaman. Memang benar-benar nyaman”. (2) Sekarang kita akan melakukan hal yang sama dengan tangan kirimu. Saya akan mulai dengan tangan kanan saya (mengepalkan tangan kanan.Prosedur 2 Konselor : “ Ya.” Prosedur 4 Konselor : ”Ya. Selain itu. Konseli : Konselor juga menunjukkan kelompok dan kelompok lainnya). Kta akan segera memulainya. Rasakan tegangannya dan sekarang relakskan (istirahat sebentar). Ibu tidak perlu melakukan semuanya.

Sekarang relakskan. Sekarang relakskan. Kerjakan ini sampai kamu merasa alismu beralur (istirahat sebentar). Rasakan ketegangan di rahangmu (5 detik istirahat). Rasakan kelegaan perasaanmu. ketika kamu lakukan ini perhatikan tegangan di sekitar mulutmu. (8) Kemudian pusatkan perhatianmu pada kaki bawah. Biarkan kakimu benar-benar relaks. Dapatkah kamu merasakan ketegangan di sekeliling matamu ? (konseli mengangguk) (5 detik istirahat). Sekarang relakskan. Dapatkah kamu merasakan ketegangan di punggungmu ? rasakan tegangan itu (istirahat). Biarkan tangan-tanganmu jatuh ke bawah lagi disampingmu. Sekarang relakskan (10 detik istirahat). isi paru-parumu lalu tahan nafas. Rasakan tegangnnya (istirahat). Relakskan rahangmu sekarang. (5) Selanjutnya. Tarik sudut mulutmu ke belakang. Tahan gerakan itu dan rasakan ketegangannya. Apakah dadamu serileks punggung dan bahumu ? (istirahat 10 detik). Rasakan perbedaannya antara tegang dan relaks pada bahumu (istirahat 10 detik). coba pusatkan perhatianmu pada otot-otot itu dan katakan pada otot-otot itu . (4) Sekarang arahkan perhatianmu ke daerah punggung atas. Dapatkah kamu mengatakan perbedaan antara saat tegang dan relaks ? (10 detik istirahat). Umpamakan seutas tali menarik jari-jari kakimu ke atas. Rasakan sekarang relaksasi di daerah mulut dan seluruh mukamu. Lihat tegangan di seluruh badanmu dan daerah perutmu. (9) Sekarang saya akan mengulangi lagi kelompok otot yang berbeda yang telah kita kerjakan jika Ibu sebutkan setiap kelompok otot. Sekarang relakskan. Jika ada. Perhatikan tegangan di leher depanmu (istirahat 5 menit). Rasakan tegangan otot-otot pada bagian atas tanganmu. Dapatkah kamu merasakan ketegangan di belakang lehermu dan punggung atas ? sekarang biarkan kepalamu relaks. ambil nafas dalam-dalam. Apakah bahumu sudah terasa relaks ?” Konseli : (mengangguk) Konselor : (1) ”Sekarang kita akan merelakskan bagian muka atau wajah kita. Sekarang kendorkan otot-otot sekitar mulutmu. Biarkan nafasmu keluar dengan sendirinya. yaitu otot-otot pada bagian atas tanganmu. Rasakan perbedaan antara ketika dalam keadaan tegang dan relaks (10 detik istirahat). Rentangkan kedua kakimu dan rasakan ketegangan pada bagian yang keras (istirahat 5 detik). (istirahat 10 menit) (2) ”Sekarang kita akan pindah ke otot-otot leher. (istirahat sebentar). biarkan dahi dan alismu rata seperti semula (10 detik istirahat). Bungkukkan punggungmu seperti kamu membusungkan dadamu dan perutmu. Lihat apakah kamu bisa membenamkan dagumu ke dalam dadamu. Tekan kepalamu kebelakang. Tahan sebentar (istirahat). Rasakan perbedaan antara saat tegang dan relaks (10 detik istirahat). Sekarang relakskan. Perhatikan perbedaannya (istirahat 10 detik). Buat perutmu seperti kejang. Kencangkan otot perutmu. Sekarang relakskan. Konseli : (mengangguk) Konselor : (1) “Sekarang rapatkan kedua bibirmu kuat-kuat. Dapatkah kamu merasakan tarikan ketegangnnya ? rasakan ketegangan itu (istirahat). Rasakan perbedaan antara bagian yang keras dengan relaksasi yang kamu rasakan saat ini (10 detik istirahat). (3) Sekarang teruskan konsentrasi pada daerah leher. (7) Saya ingin kamu sekarang memusatkan pada kakimu. (2) Sekarang pejamkan matamu kuat-kuat. (6) Sekarang pikirkan tentang perutmu. Sekarang relakskan (istirahat 10 detik). Pertama. Keraskan otot betis dengan menegakkan jari-jari kakimu ke arah kepalamu. Perhatikan perbedaannya (istirahat 10 detik). coba untuk memperhatikan apakah ada tegangan otototot itu. kerutkan dahi dan alismu.otot bisepmu. Sekarang relakskan. (3) Sekarang rapatkan rahang atas dan bawah dengan merapatkan gigi atas dan bawahmu.

dada dan bahu (istirahat). Setelah itu kita bertemu lagi di ruangan ini. setelah relaks saya benar-benar merasakan kenyamanan. Kendorkan otot-otot bawah badanmu (istirahat). Relakskan semua otot perut. (10) Berikutnya. di lantai dengan bantal atau di tempat tidur dengan bantal kepala.” Prosedur 7 Konselor : ”Baik sekali. Kendorkan otot-otot di kakimu. Perasaan tegang membuat saya kacau. Tapi bolehkah Ibu tahu bagaimana kesanmu terhadap relaksasi yang telah kita lakukan tadi ?” Konseli : ”Kok terkesan bertele-tele. Relakskan majahmu (istirahat). kapan. berapa lama. Kemudian ke lutut dan keraskan otot-ototnya (istirahatt). Relakskan pantatmu (istirahat). Ibu ingin kamu melakukan latihan secara mandiri di rumah dua kali sehari sekitar 15 sampai 20 menit setiap latihan.” Konselor : ”Jadi bagaimana perbedaan antara perasaan tegang dan relaksasi ?” Konseli : ”Bedanya jauh sekali. Dimana. Ibu ingin kamu memikirkan tentang skala antara 0-5 dimana 0 adalah benarbenar relaks dan 5 adalah benar-benar tenang. setelah bekerja atau sebelum makan malam. Kendorkan otot-otot tenggorokan dan lehermu (istirahat). Relakskan semua otot-otot badanmu. Katakan pada Ibu dimana kamu menempatkan dirimu pada skala ini.untuk relaks. ”Saya ada pada nomor 2 karena saya masih merasa ada bagian-bagian dimana saya belum sepenuhnya merasa relaks.” Prosedur 6 Konselor : ”Yang kamu capai itu sudah bagus. setelah bangun tidur. maaf kalau saya salah. Kamu telah mengalami banyak kemajuan. cobalah melakukan relaksasi sewaktu-waktu terutama jika ada waktu senggang seperti. Pikirkan untuk sisa-sisa ketegangan keluar dari tubuhmu. relaksasi sama seperti keterampilan lainnya yang memerlukan banyak latihan. pergelangan kaki dan betis (istirahat). Selain itu. Sedangkan relaks membuat saya merasa lebih enak dan tenang. pulang dari sekolah. Isi buku catatan yang Ibu berikan setiap kali selesai latihan. Coba kamu pikirkan lagi tentang apa yang baru saja kita lakukan. Usahakan untuk menghindari gangguan seperti bunyi telepon dan orang yang ingin bertemu denganmu.” Konselor : ”Ibu berharap kamu dapat berlatih selama dua minggu. Tapi. Hilangkan semua ketegangan dari punggung. lelah dan tidak enak. Sebaliknya. Dan jangan lupa membawa buku catatan hasil latihanmu. Sekarang duduklah dengan tenang dan pejamkan matamu. Hilangkan semua ketegangan dari badanmu (istirahat). kesulitan yang kamu dapatkan dan keberhasilan-keberhasilannya.” Konselor : ”Kesan kamu ada benarnya. Kendorkan lengan atas tangan belakangmu dan telapak tangan (istirahat). Lakukan latihan di kursi yang ada sandarannya. Apakah kamu mengalami kesulitan dengan kelompok otot tertentu ?” Konseli : ”tidak juga” Konselor : ”Apa reaksimu ketika kamu memusatkan pada ketegangan ? Bagaimana halnya dengan relaksasi ?” Konseli : ”Saya merasakan ketegangan yang benar-benar tegang dan tidak enak.” FORMAT EVALUASI . karena itu baru pertama kali bagimu . saya kira sudah jelas semuanya. Tapi kalau kamu sudah sering melakukannya. Apakah ada pertanyaan dari penjelasan yang Ibu berikan ” Konseli : ”Tidak Bu. pinnggang dan punggung bawah (istirahat). kamu justru akan merasa terlalu singkat.

: 1 dari 5 bersaudara 2. Nama : Tita Surya Indah b. Tempat. Identitas Klien a. Anak ke. Semua Girang No. tanggal lahir : Madura. Jenis Kelamin : perempuan e. Aspek yang dievaluasi : Keberhasilan proses konseling 3. Kelas : XII-IPA 1 c. Alamat : Jln. 33.1. 29 Februari 1988 d. Malang. Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai dengan pernyataan atau gejala yang nampak. Madura f. November 2009 Konselor .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful