P. 1
51709600-Pengantar-ilmu-sosial

51709600-Pengantar-ilmu-sosial

|Views: 2,792|Likes:
Published by Sila Sakti

More info:

Published by: Sila Sakti on Oct 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/28/2013

pdf

text

original

Sections

  • A.PENGERTIAN ILMU
  • 1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis
  • 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian
  • 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian
  • B.PENGERTIAN SOSIAL
  • C. PENGERTIAN, RUANG LINGKUP, DAN PERKEMBANGAN ILMU-
  • ILMU SOSIAL
  • D.METODE ILMIAH
  • E.KEBENARAN ILMIAH
  • 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa
  • 2. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu
  • A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU
  • B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA
  • C.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP
  • D.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI
  • E.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI
  • 2. William Ogburn dan Meyer F. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat
  • 4. J.A.A. van Doom dan C.J. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa
  • 7. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan
  • 1. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology)
  • 2. Sosiologi Industri (Industrial Sociology)
  • 3. Sosiologi Medis (Medical Sociology)
  • 4. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology)
  • 5. Sosiologi Wanita (Woman Sociology)
  • 6. Sosiologi Militer (Military Sociology)
  • 7. Sosiologi Keluarga (Family Sociology)
  • 8. Sosiologi Agama
  • 9. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi
  • 10.Sosiologi Seni
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS
  • PENELITIAN
  • 1. Pendekatan
  • 2. Metode
  • 3. Teknik Pengumpulan Data
  • 4. Ilmu Bantu
  • 5. Jenis Penelitian Sosiologi
  • C. KEGUNAAN SOSIOLOGI
  • D. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS)
  • E. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
  • HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA
  • 1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi
  • 2. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik
  • 3. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah
  • 4. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi
  • F. FOKUS ANALISIS, KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL, DAN
  • PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI
  • 1. Tingkat Budaya
  • 2. Tingkat Individual
  • 3. Tingkat Interpersonal
  • 4. Tingkat Struktur Sosial
  • G. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI
  • H. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI
  • 1. Masyarakat
  • 2. Peran
  • 3. Norma
  • 4. Sanksi
  • 5. Interaksi Sosial
  • 6. Konflik Sosial
  • 7. Perubahan Sosial
  • 8. Permasalahan Sosial
  • 9. Penyimpangan
  • 10. Globalisasi
  • 11. Patronase
  • 12. Kelompok
  • 13. Patriarki
  • 14. Hierarki
  • I. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI
  • 1. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons
  • a. Teori Tindakan Sosial
  • b. Teori Sistem Sosial
  • 2. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer
  • 3. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F
  • Ogburn
  • 4. Teori Dramaturgi Erving Goffman
  • 5. Teori Strukturasi Anthony Giddens
  • A. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi
  • 1. Antropologi fisik
  • 2. Antropologi budaya
  • a. Arkeologi
  • b. Antropologi linguistik
  • c. Etnologi
  • 2. Antropologi medis
  • 3. Antropologi psikologi
  • 4. Antropologi sosial
  • Antropologi
  • C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi
  • D. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya
  • 1. Hubungan antropologi dengan sosiologi
  • 2. Hubungan antropologi dengan psikologi
  • 3. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah
  • 4. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi
  • 5. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi
  • 6. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik
  • E. Objektifitas Dalam Antropologi
  • F. Sejarah Perkembangan Antropologi
  • G. Konsep-Konsep Antropologi
  • H. Generalisasi-Generalisasi Antropologi
  • 1. Kebudayaan
  • 2. Evolusi
  • 3. Culture area
  • 4. Enkulturasi
  • 5. Difusi
  • 6. Akulturasi
  • 7. Etnosentrisme
  • 8. Tradisi
  • 9. Ras dan etnik
  • 10. Stereotip
  • 11. Kekerabatan
  • 12. Magis
  • 13. Tabu
  • 14. Perkawinan
  • I. Teori-Teori Antropologi
  • 1. Teori orientasi nilai budaya
  • 2. Teori evolusi sosiokultural
  • 3. Teori evolusi kebudayaan
  • 4. Teori evolusi animisme dan magic
  • 5. Teori evolusi keluarga
  • 6. Teori upacara sesaji
  • A. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI
  • B. PENDEKATAN, METODE, DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI
  • 1. Pendekatan Gegrafi
  • 2. Metode Penelitian Geografi
  • 3. Teknik Penelitian Geografi
  • C. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI
  • D. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI
  • E. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI
  • 1. Tempat
  • 2. Sensus Penduduk
  • 3. Iklim
  • 4. Laut
  • 5. Lingkungan
  • 6. Benua
  • 7. Urbanisasi
  • 8. Peta
  • 9. Kota
  • 10. Mortalitas
  • 11. Khatulistiwa (Ekuator)
  • 12. Demografi
  • 13. Tanah
  • 14. Transmigrasi
  • 15. Wilayah
  • D. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI
  • 11. Khatulistiwa/Ekuator
  • 15. Willayah
  • H. TEORI-TEORI GEOGRAFI
  • 1. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus
  • 2. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting
  • 3. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen
  • 4. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Colby
  • 5. Teori Kota Konsentris Burgess
  • 6. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean
  • Bunhes
  • A. PENGERTIAN EKONOMI
  • B. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI
  • C. METODOLOGI
  • A. PENGERTIAN PSIKOLOGI
  • B. SEJARAH PSIKOLOGI
  • C. METODE PSIKOLOGI
  • D.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
  • Psikologi kontemporer
  • Psikologi sebagai ilmu pengetahuan
  • D. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
  • Pendekatan perilaku
  • Pendekatan kognitif
  • Pendekatan psikoanalisa
  • Pendekatan fenomenologi
  • E. Kajian psikologi
  • 1. Psikologi perkembangan
  • 2. Psikologi sosial
  • 4. Psikologi kognitif
  • F. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI
  • 1. Psikologi sekolah
  • 2. Psikologi industri dan organisasi
  • 3. Psikologi kerekayasaan
  • 4. Psikologi klinis
  • A. PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN RUANG LINGKUP
  • 1. Pemikiran Politik
  • 2. Teori Politik
  • 3. Lembaga- Lembaga Politik
  • 5. Politik Perbandingan
  • 6. Ekonomi Politik
  • 7. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum
  • 8. Teori Kenegaraan
  • 9. Hubungan Internasional
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, DAN ILMU BANTU
  • POLITIK
  • C. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK
  • D. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK
  • E. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMU- ILMU SOSIAL
  • LAINNYA
  • F. MAZHAB- MAZHAB POLITIK
  • G. KONSEP- KONSEP POLITIK
  • H. GENERALISASI- GENERALISASI POLITIK
  • I. TEORI- TEORI ILMU POLITIK

BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. Bercampur untuk waktu yang lama c. bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. .  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. 3. a.uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. Manusia yang hidup bersama b. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor. 2.

Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. geografi sosial. antropologi. politik. . 3. Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. 2. ilmu ilmu sosial. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³. RUANG LINGKUP.4. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . psikologi. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. baik itu sebatas kerjasama. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. sedangkan bentuk jamaknya. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. PENGERTIAN. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. C. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. ekonomi.

berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.observasi.atauj untuk menangani penelitian. geografi .mekanis. .ekonomi .METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.sebagai contoh.maupun menyebarkan angket .politik dan sebagainya.Antropologi.D. Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.

pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Pengumpulan data 4.Perancangan penyelidikan 3.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh .118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji . Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Menurut George Kneller (1978 .O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial . Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Lachman diantarnya: 1.kealaman maupun humaniora. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .3. 5. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam.kapan.1980:58) 2. Konsep disjungtif. Konsep konjungtif. C. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.pernyatan.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. 2.siapa.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar.erupakan abstraksi.tanggapan dan pengalaman kompleks. Suatu penegasan.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel. .1996:5) Menurut James A.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati. 4.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.

Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 6. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.cantik atau jelek.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. 6. 4. 4. Konsep campuran. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Konsep relasional.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: . 3.3. 5.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu.salah atau benar. 7. Kosep deskriptif. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. 5. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konaep evaluatif. 2.

yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Penjelasan. 2.hipotesis. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana.1. Generalisasi Kausal . Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu. 4. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Generalisasi korelatif. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Deskripsi. 5. 3.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. 3.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Definisi.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Generalisasi kondisional. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. . Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya.

Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. yaitu organisasi sosial. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya. 1982: 4. Socius yang berarti kawan. J. 4. yakni kata socius dan logos.J. . 3. gejala keluarga d engan moral. berkawan. van Doom dan C. dan sebagainya. seperti agama. hukum dengan ekonomi.A. 5. Dengan demikian.BAB 4 SOSIOLOGI A.A. PENGERTIAN. Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. William Ogburn dan Meyer F. KARAKTERISTIK. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. ataupun bermasyarakat. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. 2. 1987: 1). Abdulsyani. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani.

Kelompok tersebut mencakup keluarga. kelompok ± kelompok. menelusuri asal usul pertumbuhannya. Jika ditelaah lebih lanjut. proses sosial. Horton dan Hunt. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. lembaga ± lembaga sosial. struktur sosial. organisasi sosial. dan sebagainya. kelompok sosial. serta lapisan sosial. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut. Selanjutnya. etnis atau suku bangsa. 1991: 4). komunitas pemerintahan. termasuk perubahan ± perubahan sosial. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). bisnis.6. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial. 1959: 13. agama. budaya. politik. kehidupan hukum dengan agama. gejala ± gejala sosial. . Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. dan berbagai organisasi sosial. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. 7. Dengan demikian. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Dengan demikian. mapun perubahan sosial. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok.

struktur. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian.1. 3. Artinya. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Artinya. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. Artinya. faktual. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. maupun proses dari masyarakat manusia. 1. dan rasional. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. 6. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). 4. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. 5. Dengan demikian. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. . bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret. bentuk. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). isi. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). 2. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi.

sosiologi wanita (woman sociology). Secara sistematis. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi industri (industrial sociology). tentara dan perang. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. industri dan pekerjaan. Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. sosiologi militer (military sociology). sosiologi keluarga (family sociology). yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. perkawinan dan keluarga. dan sosiologi seni (sociology of art). kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . politik dan institusi politik. Jadi. ras dan etnis. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. 1. sosiologi perkotaan (urban sociology). serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. pendidikan dan media kultural. sosiologi pendidikan (educational sociology). agama dan institusi agama. serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman.2. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. sosiologi medis (medical sociology). 2000: 1032). teknologi informasi. seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology).

Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. 2.Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. 1973). akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja. 2000: 488). walaupun secara formal. Namun. Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. 2000: 942). Sepanjang sejarahnya. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian. dan Max Weber. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). . 1980). Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. Emile Durkheim.

Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. . telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar.Dalam perkembangannya. b. 2000: 643). mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. 3. 1994). d. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. memberikan peluang munculnya lini baru. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. yakni feminisme dalam riset. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. c. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. 1992). a. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. a. Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial. perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. adanya globalisasi industri. 1992: 114).

dan tempat tinggal terpusat. Dalam perspektif medis. Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness).b. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. geriatrik (perawatan usia lanjut). dapat dibagi menjadi tiga tahapan. psikologi. perdagangan. Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. dan pengobatan komunitas (Amstrong. 2000: 643 ± 644). Dalam perkembangan selanjutnya. . Periode dari 1977 ± 1985. a. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. khususnya tahun 1990 -an. ketika sosiologi urban Prancis. perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. praktik umum (pengobatan keluarga). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. pediatri (kesehatan anak). dan psikologi sosial. 4. 2000: 644). Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar.

dan lain ± lain. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. Dari 1992 sampai sekarang. 5. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. ekonomi. 6. Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. kekuatan. Kelompok para teoretisi konflik. geopolitik. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. 2000: 664). di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. Dari 1986 ± 1992. 2002). di antaranya populasi. terutama kota ± kota di Jepang. kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. c. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. Akan tetapi. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . Kelompok altenatif. serta kekerasan. a. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. Sebenarnya. c.b. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. b. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog.

Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. yang menurut Bredow (2000: 665). Dalam hal ini.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. problem pelatihan dan pendidikan tentara. e. dan evaluasi motivasi pertempuran. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. d. Namun. bagi negara ± negara berkembang. fungsi dan struktur keluarga. dan administrasi lainnya. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. profil rekrutmen angkatan bersenjata. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Dalam hal ini. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. b. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). a. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. Militer dan politik. kepentingan ekonomi. 7. masalah . dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. Problem organisasional internal dalam pertempuran. kepangkatan. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional.dimulai selama Perang Dunia II. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. c. bentuk keluarga.

disorganisasi keluarga.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. dan masalah keluarga berencana. Dengan kata lain. pemerintahan. 9. struktur sosial. ekonomi. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. profan. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. tema universal. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. 2002). terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. 8. latar belakang historis. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. struktur sosial.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Selanjutnya. 1983: 11). latar belakang historis. seperti sistem pendidikan. 1966: 36). Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. dan positif yang menuju kepada praktik. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. peranan. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. Dari definisi di atas. pengembangan. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. tema universal. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan. interaksi. 2002: 37). perkembangan.

Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature). Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. sociology of education. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. muncul istila h baru. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. maupun film. sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . yaitu sociology of education. Bagi Angell. Menurut Brookover. Implikasinya. hal ini terlihat pada tahun 1914. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Pada abad ke -20. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. 1988: 2). sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. drama.mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. 1976: 6). Sedangkan.

1986: 36). Dengan demikian. PENDEKATAN. 2000: 41). 2. dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . Secara sngkat. a. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. tentang siapa. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. TEKNIK. METODE. indeks. Namun demikian.dengan konteks atau politiknya (Wolff. ILMU BANTU. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik. DAN JENIS PENELITIAN 1. dan kapan. dan formula yang menggunakan statistik. tabel. metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. B. Dalam pendekatan kuantitatif. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. di mana. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini. sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala.

serta sebab ± sebabnya. siapa. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). 1982: 110. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. d. Spencer dan Inkeles. c. Oleh karena itu. 1982: 32).sosial maupun politik. dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan. b. f. Dalam metode tersebut. kelompok. atau institusi untuk menentukan variabel itu. yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. e. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey. dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. kapan. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. . metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. 1993: 548).

hukum. arkeologi. d. etnologi. di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya. observasi. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian. 1991: 235). mengukur. a. seperti sejarah. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. psikologi. 2004:159). Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. politik. 4. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. di antaranya adalah sosiometri. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang.dan observasi partisipan. maupun geografi. . ekonomi. wawancara. seperti statistik.3. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan. 1980). dan antropologi. Dalam hal ini. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. c. b. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. antropologi.

setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. dan penelitian interpretasi kritis. 1984: 20). Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. d. Oleh karena itu. b. yakni pe nelitian lengkap. dan terukur. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. a.a. akurat. etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. Penelitian Fact Finding . 1984: 50 ± 52). Penelitian Lengkap b. 5. e. c. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. penelitian fact finding.

c. mengidentifikasi. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. D. Penelitian Interpretasi Kritis C. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. E. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. seperti disorganisasi keluarga. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. Dengan demikian. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Akan tetapi. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul . Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. 1983: 5). KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. Dari sisi fokus kajian mikro. 1986: 339 ± 340). SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya.

Di Indonesia.1986: 43 . ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Max Weber. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. khususnya di Prancis. George Herbert Mead. Herbert Spencer (Inggris). Jerman.Ward. dan Amerika Serikat (Soekanto. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Randall Collins (Amerika Serikat). Lester F. Erving Goffman. dan Bierens de Haan (Soemardjan. 1967).Principles of Sosiology. Jerman. 1986:4). 1965.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965). beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Soekanto. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. dan Amerika Serikat. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. Vilfredo Pareto (Italia). Charles Horton Cooley. Ralf Dahrendorf (Jerman).begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. Lewis Coser. Talcot Parsons. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Pitirim Sorokin (Rusia). tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt. Nama ± nama. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda. Manheim. Karl Marx. Lepold von Wise Steinmezt. Georg Simmel.

Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. Pada sisi lain. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa. urutan. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi . begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. 1983: 7). dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Di dalam putaran mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. 5. Akan tetapi. 3. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka.HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. 2. 4.

mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. FOKUS ANALISIS. 1) Materialisme. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Dengan semikian. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. 3) Fungsionalisme. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. Sebagai perbandingan. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. F. 2) Idealisme. .Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya.

menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. khususnya dalam keluarga. 5) Strategi evolusioner. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. melihat .4) Strategi konflik. Tingkat Budaya 2. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. Tingkat Interpersonal 4. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. Tingkat Individual 3. Tingkat Struktur Sosial G. biasanya secara tidak sadar. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. ³« the study of the individual as social being ´. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. 6) Strategi elektisisme. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983).

dan penyimpangan. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. harapan. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. ambigu. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. yaitu kritik dari rekan sejawat. 2). karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. baik secara objektif maupun subjektif. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. 1947. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar. kedapatan. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. namun hal tersebut dapat dipelajari. usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. dan tidak tentu. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. H. Dengan demikian. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort.

1984:31. . Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. perubahan sosial. 4. kelompok. patronase. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Sebaliknya. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. sanksi. interaksi sosial. 1966: 30). 2. 2. norma. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. 1993: 446). konflik sosial. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. globalisasi. 3. dan hierarki. penyimpangan. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. Soekanto. patriarki. 1993: 466). permasalahan sosial. mencakup masyarakat. peran.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. In everyday speech´ (Zetterberg. 1.

maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . perlu dibatasi . Akan tetapi. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. ofensif. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. kultur. . Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. 7. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. 9. 8. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat.5. 1993: 247). diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. Namun demikian. organisasi. 2000:227 228). 1987: 560). Soekanto. 2000: 995). disensor. kelompok. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. 6. 1983: 104. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. tidak adail berbahaya. Dalam pendekatannya. kelompok.

1980: 6). Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. 14. 2002: 3 -30). Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. atau prioritas. Ditinjau dari historisnya. 2000:421). namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 11. Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. 2000: 734). peringkat kekuatan. . Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy.10. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. dan klien adalah kawula. seumur hidup. 12. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 13. regional. prestise. pemerintahan pendeta. di mana patron adalah gusti atau juragan. 2000: 433). merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. Dalam pengertian yang lebih luas. dan biasanya Gereja Katolik Roma. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. tatanan. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi.

Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1. Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer . Teori Sistem Sosial 2. Teori Strukturasi Anthony Giddens 6. Ogburn 4. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Tindakan Sosial b. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a.I. Teori Dramaturgi Erving Goffman 5.

dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.BAB 5 ANTROPOLOGI A. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. 1. Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2. . Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini.

Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat.2. yakni alat yang digunakan manusia untuk . telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. yaitu : a. c. Hanya dengan mempelajari mekanisme. serta sarana -sarana diluar diri manusia. struktur. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. b. Seperti yang telah dikemukakan diatas. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Pertimbangan politik b. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Disinilah antropologilinguistik berperan. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

Dengan demikian. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. dan lain-lain. Sedangkan dalam antropologi. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. 2. etnis. . sikap terhadap kekayaan. konsep diri.D. maupun budayanya. misalnya sikap terhadap kerja. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. yaitu lingkungan fisik. sikap. 4. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut. sistem gotongroyong. 5. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. 3. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. minat. lingkungan keluarga. seperti motifasi. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. dan lingkungan sosial dalam arti luas. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.

dan cara hidup. yaitu : 1. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. . pranata. E. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Menurut pemikiran evolusionistis. F. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers.6. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. mengamati lembaga -lembaga.

Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. 5.unsur kemanusiaan yang universal. Kebudayaan 2. dan kelakuan. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat.2. 3. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses . Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. yaitu : 1. G. 4. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. menyentuh umat manusia. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita. 1. Culture area 4. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kelompok psikologis. 4. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. nilainilai. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Evolusi 3.

Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa.5. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Difusi 6. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Ras dan etnik 10. Stereotip 11. Etnosentrisme 8. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Tradisui 9. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Kekerabatan 12. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. . 2. Tabu 14. Perkawinan H. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir. Magis 13. Akulturasi 7.

Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. . 10. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 8.7. Magis Magis memang kejam. Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. 14. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 9. 12. Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi.

Teori evolusi kebudayaan a. d. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. Zaman liar tua b. Zaman barbar tua e. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. f. 2. e. Zaman barbar muda . merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Evolusi konvergen. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. c. dan evolusi divergen. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Zaman barbar madya f. evolusi konvergen. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Zaman liar muda d. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. c. d. e. b.I. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. 3. b. Evolusi divergen. Zaman liar madya c. Teori orientasi nilai budaya a. Evolusi paralel. Teori evolusi sosiokultural a. Teori-Teori Antropologi 1.

f. b. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Pertama magic simpatetis. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Teori evolusi keluarga a. Antara agama dan magic itu berbeda. 6. 5. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. g. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. Tahap promiskuitas b. Upacara religi tersebut. d. kedua magic senggol. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Teori upacara sesaji a. Zaman peradaban masa kini 4. d. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Sistem patriarchate. c. . e. b.g. Teori evolusi animisme dan magic a. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Zaman peradaban purba h. Magic memiliki 2 prinsip utama. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya.

kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. upacara sesaji. terutama darahnya kepada dewa.c. Pada prinsipnya. . dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang.

Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. 3.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . dan how. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. where. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. baik alamiah maupu insaniah. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. baik itu gejala dan proses alamnya. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. geografika berarti tulisan tentang bumi. Pengerian bumi dalam geografi. when. why. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. 2. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. dan manusia sebagai penghuni bumi. maupun gejala proses kehidupannya. Secara sederhana. binatang. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. 4.

Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. 1988:41). serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. 2000:408). 2. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. juga didasarkan pada tempat. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. 3. yaitu sebagai berikut: a. dan tempat. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Tempat merupakan lingkungan . dan atmosfer yang terdapat di atasnya. lingkungan.Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. hidrologi permukaan air di wilayah itu. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. b. 1. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. tata ruang.

Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. distribusi. yakni lingkunan. 2000: 267).pergaulan. ekonomi. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat. melainkan juga masalah -masalah modern. sosial. . budaya. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama. 2. lokasi. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi.fungional. analisis wilayah. tata ruang. tata ruang. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. 3. pertukaran atau perdagangan. demografi. kotak kecil dan besar. dan lingkugan. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. 4. politik. serta lansekap. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. Seperti ekologi. dan pluralistik. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19. Dalam sejaranhya.

dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). perangkat keras. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. Dengan demikian. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. menganalisis. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. .5. biologi manusia. 7. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. dan personil pelaksanaanya. memanipulasi. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. 6. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. menyimpan. 2000: 981). menambah.

Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . seperti yang disyratkan oleh teorinya. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. METODE. dan studi pengembangan. c. Pendekatan Analisis Keruangan b.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2. Metode Penelitian Geografi a. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. b. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. survey. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Pendekatan Ekologi c. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1.B. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. PENDEKATAN.

kegiatan organisasi. (Fraenkel dan Wallen. dan studi literatur.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. film.1993:112 -113). perasa an. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. 1988:105). baik formal maupun informal. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. motivasi. studi dokumentasi. wawancara. kepedulian dan lain-lain. misalnya observasi lapangan. kuesioner. kejadian. yaitu dokumen pribadi dan . Tujuannya hampir sama dengan wawancara. tuntutan. b. 3. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. d. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. c. a. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja.

Oleh karena itu. . pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Sejak itu. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. 1988: 110). secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. konsep. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi. e. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. Selain itu. Pada zaman Thales (640-548 SM).dokumen resmi.pada zaman Homeros dan Hesiodos. (Moleong. 1998: 161). prinsip. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. 1999: 19). C.

regional. . peperangan. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Bagi kepentingan perjalanan. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. D. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. E. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika.maupun global. Dalam analisis geografi. 1979:2). terdapat beberapa pendapat. baik tingkat lokal. telah menjadi perhatian para ahli geografi. dan pertahanan. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. Dengan demikian. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan. nasional. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. Pada zaman Yunani kuno. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. perdagangan. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah.

angin. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan.000- . untuk menggambarkan keadaan iklim. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Dari pantai ke laut dalam. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. perdagangan maupun perindustrian. Pada kedalaman 3. curah hujaan dan penyinaran ma tahari. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). dan dunia bisnis (Taeuber. 2000: 99). Biasanya.2. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. pertanian industry pertambangan. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. dibuat klafikasi iklim. sektor manufaktur. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. 3. 4.

6. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian . luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Afrika. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua.6. Sedangkan secara geografis. Afrika. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). cahaya. dan lain -lain. hewwan. dan Australia. dan Australia. yakni Erasia. Dalam sejarah.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. Pertama. terutama ekonomi. dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. atmosfer. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. . Eropa. dan manusia. Secara keseluruhan. yaitu Asia. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. gravitasi. seperti bah an kimia. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. 5. Kedua. Amerika. seperti tumbuh-tumbuhan. suhu.

Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. dan sosiologi. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya.geografi. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi. 8. Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua. 2000: 1116). 2000:110). 1984: 2698-2699). yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Namun. 9. ekonomi bahkan politik sekalipun. Biasanya. 10. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. 2000:684). keadaan budaya. Pada kajian ini.

bumi dan geologi yang melandasinya. Kalimantan Timur. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. Colombia. Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. 12. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily.mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Sasak (Sumatera Barat). angka kelahiran (natalitas) migrasi. tumbuhan. 2000: 219). 1984:905). garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). dan hewan yang ada . 13. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Teluk Gorontalo. Ekuador. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Di Indonesia. Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. ia mencakup udara di atasnya. masing-masing 180 derajat. Zaire. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Uganda. Dengan demikian. Brazilia. Kenya. Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. di atas atau di bawah wilayah tersebut. hirologi. Kongo. dan Gabon. Dari garis lintang nol derajat tersebut. 11.

14. Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. Madura. D. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. 1986: 180). kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. 1986: 194). 15. dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya).akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. 2000: 910). . kini dan kelak kemudian hari (Vink. upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. Jadi.

tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. 4. Laut Sebagai Negara bahari. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. . Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. Dalam praktiknya. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. perindustrian. perumahan sector manufaktor. 2. pertambangan. pertanian. dan lain-lain. 2000:100). dunia bisnis. angkatan kerja prouktif. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. 1986: 1). Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. yaitu modal dan tenaga kerja. 3. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut.

8. pertahanan nasional. Peta Para birokrat pemerintah. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah. Apalagi jika . industry. pada hakikatnya memerlukan peta. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. perlindungan lingku ngan. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. maupun intelektual. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. (O¶ Riodan. ekonomi. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. 7. khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan. kaum profesional. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. 2000: 299). (Evers. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. wisata. 6. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya.5. 1995:49). maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. bisnis.

2000: 111).peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. khususnya di Negara -negara berkembang. 2000: 218). jelas sangat diperlukan (Monmonier. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. 12. Akan tetapi. 2000: 96). Di tahun 1825. 11. kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. supervisal. 9. . Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. sementara. Demografi Ledakan demografi dunia. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. dan segmental. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 10.

Scholz. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. sungai. 1986:9).menjelang itu. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). 1995: 28-29). Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. 14. 1986:xi. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. laut. Dalam seratus tahun berikutnya. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. Sejak pertengahan abad ke -19. 1986: 287). walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. . dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink. Perairan terbuka. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5.3 miliar (Kennedy. 1986: 199). industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. danau. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. 13.

Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. mortalitas. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. proyeksi kependudukan. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Namun. serta kesejahteraan. 2. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. H.15. b. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. baik melalui natalitas. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. c. kelaparan. c. baha ya. b. perang. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. . yakni menurut deret hitung atau deret tambah. Sesuai dengan hal itu. Menurutnya. dan bencana alam. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. Mengeringnya wilayah itu saat ini. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum.

Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . 4. 3.d. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. diperlukan sungai yang membelah kota. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. 3. 4. Lahan kedua merupakan daerah hutan. e. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 6. 7. dan daerah tandus. 1. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. 2. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Hal itu dapat dipahami. 5. 8. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara.memakan tempat. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. umumnya dari timur ke barat.

pelabuhan. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. dan berjubel. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. segar. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. mainan anak da n sebagainya. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. seperti penjahit. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. segar. kecuali dengan biaya yang tinggi. perhiassan (emas dan perak). sunyi. dan murah. pemangkas rambut dan kecantikan. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. barang -barang kelontong. f) Hidup di kota terasa sesak. tempat praktik para dokter. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. c) Dalam dunia bisnis. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. penat.tekstil.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api. d) Selain itu. ter minal bus. Namun sebaliknya. pengacara. . makanan dan minuman. seperti took-toko. pakaian jadi. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. dan nyaman. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. elektronik. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. tukang gigi.

pendidikan. olahraga. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. penghuninya kelas menengah. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. Pada hakikatnya. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. cukup rapi. f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. dan kemasyarakatan. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. seni budaya. di samping menyediakan pekerjaan. c. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. Zona Keempat. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. b. 5. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya.perekonomi an. Zona ketiga. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. Kondisi alamnya masih asri. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. Artinya. . Dengan demikian. 6. luas.

a. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. e.Kata "ekonomi" sendiri . BAB 8 ILMU EKONOMI A. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Timur Lang. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). c. b. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. d. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. f. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. dan Khubilai Kan. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa.

pernikahan. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. hukum. misalnya bidang pendidikan. aturan. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. atau "peraturan. kematian. bisnis. perang.´ mainstream vs heterodox´. kesehatan." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. daya tahan ekonomi . Secara umum. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. pendidikan. kriminal. hukum. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. dan agama. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. briton woods. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. . Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. penelitian i lmiah. keluarga dan lainnya.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. dan pemerintah. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. rumah tangga" (nomos). kesehatan. informatic economy." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. dan lainnya. invisble hand. Selain itu. merkantilisme. teori lingkaran ekonomi. politik. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. dan sebagainya.

Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya. On the other hand.Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Konsep ³invisble . perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´.M. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Keynes. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Edmund Phelps. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. dan metodenya. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. Karl Marx. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. Sebagai seorang ekonom. Secara garis besar. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. konsep. J. walaupun menurut pendapat kritikus. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini.

Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. C. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Sebagai penanding aliran klasik. dan teori ekonomi. monetarist. metode kualitatif juga sama . METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. yang mengkombinasikan matematika. North. dan lain sebagainya. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. new keynesian. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. neo klasik. Interest. Di lain pihak. statistik. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain.

Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi. . Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran.

J. Karl Marx. inflasi. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. konsumen. mengkaji tentang pendapatan nasional. pengangguran. kesempatan kerja.Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Keynes. Mikro ekonomi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi.M. Dalam perkembangannya. Sebagai seorang ekonom. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. rumah tangga produksi. dsb. Edmund Phelps. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall. dsb. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. Dalam hal ini makro ekonomi. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan.

ekonomi perbankan. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut.penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. .) Tetapi. misalnya: ekonomi perusahaan. Dalam teori yang lebih mendalam. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. ekonomi moneter. dsb. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. Menurut asalnya katanya. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi.

Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Setelah itu St. Locke. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu. C. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. B. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Hobbes. di antaranya sebagai berikut : 1.Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Kant.

suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. seberapa sering melakukan penelitiannya. 5. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. dan sebagainya. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan. kapan akan melakukan penelitian. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. 3. pandangan-pandangannya. tingkah laku anak yang sedang bermain.sesuatu yang akan ditelitinya. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. 4. Angket . Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. dan sebagainya. 2. perilaku orang dalam bencana alam. misa lnya dari cerita ibunya.

dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. struktur kepribadian seeorang. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. transvers al. sikap seseorang.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. yaitu metode umum dan metode khusus. . 6. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. arah minat seseorang. lalu menjawabnya secara tertulis pula. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. D. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. dan lintas budaya.

dan sebagainya. dan berkeinginan. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir. Kita mengingat melalui subfakultas memori. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan.Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. kontras. merasa. Laboratorium Wundt . Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. 2. pembayangan melalui subfakultas imaginer. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. menurut teori ini. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. yaitu: 1. dan kedekatan.

dan pengamatan klinis. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. yaitu mampu menjelaskan apa. prediksi atau estimasi y Pengendalian. dan gangguan psikis lainnya. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Jerman. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. bagaimana. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. bagaimana. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. ketegangan mental. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Hasil prediksi berupa prognosa. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. introspeksi. dengan berdirinya laboratorium ini pula. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. D. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan. .

Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dan melahirkan banyak sub-aliran. membandingkan. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi.Respon. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli.xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti . dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. konsep tentang dirinya. seperti B. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang.Skinner. atau dorongan. seperti keinginan. impuls.F. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya.R atau suatu kaitan Stimulus . Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. menilai.Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan.B. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J.

Psikologi kepribadian . komunikasi hubungan kekuasaan. kerjasama dalam kelompok.melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. dan persaingan. sikap sosial. misalnya kepemimpinan. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. misalnya : studi tentang persepsi. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. E. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. motivasi proses belajar. 3. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. seperti bahasa. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian.

F. dan emosi. atensi. proses belajar.Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. seperti: Persepsi. misalnya. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. walaupun demikian. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. atau sebaliknya. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. kemampuan memori. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. 1. 4. sosialisasi. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. kemampuan bahasa dan emosi.

Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3.2. PENGERTIAN. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. BAB 10 ILMU POLITIK A. KARAKTERISTIK. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami.

yudikatif.tujuan Negara. khususnya peranan konstitusi. dan system pemilihan. birokrasi. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. 4.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. partai politik.lembaga yang akan melaksanakan tujuan . seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam . teori politik. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas.teori kenegaraan. tujuan . tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. lembaga. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara.sendiri. dan menghipotesiskan tentang asal usul. sejarah politik. mengepaluasi.lembaga politik. Lembaga. politik perbandingan. eksekutif. 1. ekonomi politik. dan konsekuensi lembaga politik.tujuan itu . dan lembaga. hubungan internasional. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. teori. perkembangan. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri .organisasi pemerintahan yang semu. Sejarah Politik . Bagi mereka. 2.lembaga politik. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. administrasi public. 3.

dan hubungan internasional. 7. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Low politics 5.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. 9. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. 6.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi. pemikiran politik. 8. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang . administrasi politik. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. Hight politics b.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer.tindih dengan hukum dan ekonomi.

sampling. BANTU 1. politik etnik. Pendekatan a. dan action research. metode perbandingan 3. DAN ILMU tematis seperti politik. Metode a.case study. serta perang maupun damai. pendekatan kuantitatif b. Psikologi Sosial f. Sosiologi e. pa rtai perwakilan politik. Ilmu Bantu a. B. transaksi ekonomi. rekruitmen politik.mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. participant observer. schedule. questionare. metode analisis c. Ilmu Ekonomi g. direct observation. budaya politik. POLITIK METODE. Ilmu Geografi C. PENDEKATAN. dan birokrasi politik. TEKNIK. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. pluralisme politik. metode klasifikasi e. Filsafat c. ekonomi antropologi politik. Antropologi d. metode evaluatif d. Ilmu Hukum h. 4. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. interview. politik. infestigation. pendekatan kualitatif 2. Perpektif Intelektual . metode deskriftif b. opinionnaire. Sejarah b. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1.

oposisi. kedaulatan kontrak social. kekuasaan. H. Singkatnya. plur arisme. Perspektip Ilmu Politik D. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. behaviorisme.KONSEP POLITIK Adapun konsep. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. G. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. legitimasi. pemerintah. demokrasi. persamaan.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. demonstrasi.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. KONSEP. dan developmentalisme. partai politik. pemilihan umum. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. MAZHAB. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4. strukturalisme.generalisasi dalam ilmu . GENERALISASI. Perspektip Politik 3. HAM dan voting. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. Hubungan Antropologi dengan Politik 3.konsep yang dimaksud seperti.2. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi .19.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. d esentralisasi. Negara. yakni mazhab institusionalisme. system politik. E.

Teori Politik Normatif . TEORI. Teori Politik Formal 3. Teori Politik Empiris 2. I.politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya.TEORI ILMU POLITIK 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->