BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial. Bercampur untuk waktu yang lama c.uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas.  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor. 3. Manusia yang hidup bersama b. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. . a. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. 2.

Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . C. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. RUANG LINGKUP. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora.4. baik itu sebatas kerjasama. . Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. sedangkan bentuk jamaknya. PENGERTIAN. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. 3. psikologi. geografi sosial. ekonomi. 2. Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³. Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. politik. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. ilmu ilmu sosial. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. antropologi.

berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.politik dan sebagainya.METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.Antropologi. geografi .mekanis.atauj untuk menangani penelitian.ekonomi .maupun menyebarkan angket .observasi. . Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.D.suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .sebagai contoh.

Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh .118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .Lachman diantarnya: 1.ilmu pun begitu luas dan kompleka. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Perancangan penyelidikan 3.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1. Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Pengumpulan data 4.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Menurut George Kneller (1978 .kealaman maupun humaniora.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

1980:58) 2.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.erupakan abstraksi.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. Suatu penegasan. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.3. 5.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam. C. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.pernyatan.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. 2. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial. 4. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. .yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel. Konsep disjungtif.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .tanggapan dan pengalaman kompleks.1996:5) Menurut James A.kapan.siapa. Konsep konjungtif.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.

2.3. Kosep deskriptif.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut. 4. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. 3. Konsep relasional.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui .tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Konaep evaluatif. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Konsep campuran. 4. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 7. 6. 5. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: . Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.salah atau benar. 5.cantik atau jelek. 6.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu.

Penjelasan. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. 2. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu. Generalisasi korelatif. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. Definisi.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable.1. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1.hipotesis. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. . 4. Deskripsi.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. Generalisasi Kausal . Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. 3. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. 3. Generalisasi kondisional. 5.

gejala keluarga d engan moral. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya.A. 1982: 4. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya. Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial.J. yaitu organisasi sosial. PENGERTIAN. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. ataupun bermasyarakat. van Doom dan C. 1987: 1). KARAKTERISTIK. William Ogburn dan Meyer F. 3. . yakni kata socius dan logos. berkawan. 5. Socius yang berarti kawan. seperti agama. dan sebagainya. 4. 2. hukum dengan ekonomi. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Abdulsyani.A.BAB 4 SOSIOLOGI A. Dengan demikian. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. J.

lembaga ± lembaga sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut. Kelompok tersebut mencakup keluarga. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok. 1959: 13. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. . proses sosial. mapun perubahan sosial. budaya. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. termasuk perubahan ± perubahan sosial. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. Jika ditelaah lebih lanjut. kelompok sosial. kelompok ± kelompok. Dengan demikian. gejala ± gejala sosial. 7. politik. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Dengan demikian. menelusuri asal usul pertumbuhannya. organisasi sosial. 1991: 4). Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial.6. dan berbagai organisasi sosial. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. kehidupan hukum dengan agama. dan sebagainya. etnis atau suku bangsa. agama. struktur sosial. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. bisnis. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. serta lapisan sosial. Selanjutnya. komunitas pemerintahan. Horton dan Hunt.

Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan.1. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. faktual. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. 5. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Artinya. 1. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. dan rasional. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. maupun proses dari masyarakat manusia. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. 6. bentuk. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). Dengan demikian. isi. 4. . Artinya. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. 3. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 2. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. struktur. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. Artinya.

Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman. 1. tentara dan perang. Jadi. serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. industri dan pekerjaan. kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi.2. agama dan institusi agama. sosiologi perkotaan (urban sociology). meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. sosiologi industri (industrial sociology). perkawinan dan keluarga. teknologi informasi. sosiologi medis (medical sociology). seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology). pendidikan dan media kultural. sosiologi militer (military sociology). sosiologi medis (medical sociology). Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. 2000: 1032). Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. sosiologi pendidikan (educational sociology). politik dan institusi politik. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. ras dan etnis. sosiologi wanita (woman sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . Secara sistematis. sosiologi keluarga (family sociology).

. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian.Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. dan Max Weber. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´. Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. 2000: 488). 2. Namun. Emile Durkheim. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. walaupun secara formal. Sepanjang sejarahnya. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. 1973). 1980). serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. 2000: 942). pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby.

khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. 3. Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial. Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an. adanya globalisasi industri.Dalam perkembangannya. d. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. c. Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. . pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. 2000: 643). a. yakni feminisme dalam riset. 1992). 1994). telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. 1992: 114). memberikan peluang munculnya lini baru. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. b. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. a.

Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. pediatri (kesehatan anak). Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. ketika sosiologi urban Prancis. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. 2000: 643 ± 644).b. 4. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). geriatrik (perawatan usia lanjut). Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. khususnya tahun 1990 -an. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. praktik umum (pengobatan keluarga). 2000: 644). dan tempat tinggal terpusat. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. Dalam perspektif medis. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. a. dan pengobatan komunitas (Amstrong. perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. psikologi. Periode dari 1977 ± 1985. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. . Dalam perkembangan selanjutnya. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. perdagangan. dan psikologi sosial. Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness).

geopolitik. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. Sebenarnya. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. b. di antaranya populasi. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. 2000: 664). melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. Kelompok para teoretisi konflik. Dari 1986 ± 1992. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. c. serta kekerasan. 6. 5. Kelompok altenatif. terutama kota ± kota di Jepang. Dari 1992 sampai sekarang. c. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. Akan tetapi. dan lain ± lain. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. ekonomi.b. kekuatan. a. 2002).

Namun. dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. yang menurut Bredow (2000: 665). Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. fungsi dan struktur keluarga. Problem organisasional internal dalam pertempuran. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat.dimulai selama Perang Dunia II. problem pelatihan dan pendidikan tentara. dan evaluasi motivasi pertempuran. Dalam hal ini. Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi. b. bentuk keluarga. c. 7. d. dan administrasi lainnya. Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. kepentingan ekonomi.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang. bagi negara ± negara berkembang. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). profil rekrutmen angkatan bersenjata. Dalam hal ini. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. masalah . Militer dan politik. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. a. kepangkatan. e.

dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. disorganisasi keluarga. interaksi. tema universal. perkembangan. Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. 2002). 1983: 11). latar belakang historis.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. 1966: 36). Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. ekonomi. seperti sistem pendidikan. dan positif yang menuju kepada praktik. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. Dari definisi di atas. peranan. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. pengembangan. Selanjutnya. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. tema universal. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . struktur sosial. Dengan kata lain. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. pemerintahan. dan masalah keluarga berencana. 9. latar belakang historis. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. struktur sosial. 2002: 37). dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. 8. profan.

mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Sedangkan. sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. muncul istila h baru. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. sociology of education. Bagi Angell. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Implikasinya. 1976: 6). yaitu sociology of education.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature). Pada abad ke -20. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. hal ini terlihat pada tahun 1914. maupun film. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Menurut Brookover. drama. bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. 1988: 2). Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat.

Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini. 2. Dalam pendekatan kuantitatif. ILMU BANTU. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. B. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala. dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. DAN JENIS PENELITIAN 1. a. 1986: 36). tentang siapa. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto. di mana. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. dan formula yang menggunakan statistik.dengan konteks atau politiknya (Wolff. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. 2000: 41). Secara sngkat. Dengan demikian. tabel. METODE. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik. dan kapan. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. TEKNIK. indeks. PENDEKATAN. Namun demikian.

kapan. 1993: 548). Spencer dan Inkeles. b. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. 1982: 32).sosial maupun politik. yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial. 1982: 110. . f. c. atau institusi untuk menentukan variabel itu. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. e. serta sebab ± sebabnya. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. siapa. dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan. kelompok. Oleh karena itu. metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut.

di antaranya adalah sosiometri. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian. dan antropologi.dan observasi partisipan. arkeologi. a. d. hukum. wawancara. antropologi. seperti sejarah. ekonomi. 4. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. politik. di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. 1991: 235). observasi. 1980). Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. etnologi. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan. seperti statistik. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang. mengukur. maupun geografi. Dalam hal ini. 2004:159). c. .3. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. psikologi. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. b.

Oleh karena itu. a. 1984: 50 ± 52). Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Penelitian Lengkap b. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily. dan penelitian interpretasi kritis. 1984: 20). setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. Penelitian Fact Finding .a. yakni pe nelitian lengkap. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. 5. e. penelitian fact finding. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. d. dan terukur. akurat. c. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks.

yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). mengidentifikasi. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. seperti disorganisasi keluarga. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. Akan tetapi. Dengan demikian. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya. 1986: 339 ± 340). Dari sisi fokus kajian mikro. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. E. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu.c. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul . Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. D. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. 1983: 5). Penelitian Interpretasi Kritis C. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839.

Georg Simmel. Talcot Parsons. Manheim. Randall Collins (Amerika Serikat).begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. Ralf Dahrendorf (Jerman). ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. George Herbert Mead. Karl Marx. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda. Jerman. 1965. Di Indonesia. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Lepold von Wise Steinmezt. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Erving Goffman. Vilfredo Pareto (Italia).Ward. dan Amerika Serikat. Herbert Spencer (Inggris). beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Lester F. dan Amerika Serikat (Soekanto.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). khususnya di Prancis. Pitirim Sorokin (Rusia). Charles Horton Cooley.1986: 43 . 1967). dan Bierens de Haan (Soemardjan. Soekanto. Max Weber. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965). Lewis Coser. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Jerman. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Nama ± nama. 1986:4).Principles of Sosiology. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt.

HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa. urutan. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi . psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. 4. 5. 3. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 2. Akan tetapi. begitu pun para ahli sosiologi. 1983: 7). Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. Di dalam putaran mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. Pada sisi lain.

. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. FOKUS ANALISIS. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. 2) Idealisme. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sebagai perbandingan. F. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. 1) Materialisme. Dengan semikian. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap.Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. 3) Fungsionalisme. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´.

khususnya dalam keluarga. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. Tingkat Struktur Sosial G.4) Strategi konflik. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Tingkat Budaya 2. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. 5) Strategi evolusioner. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. melihat . biasanya secara tidak sadar. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. 6) Strategi elektisisme. menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Tingkat Individual 3. Tingkat Interpersonal 4. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. ³« the study of the individual as social being ´.

Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. yaitu kritik dari rekan sejawat. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar. namun hal tersebut dapat dipelajari. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. H. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. 1947. kedapatan. baik secara objektif maupun subjektif. dan tidak tentu. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. dan penyimpangan. harapan. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. Dengan demikian. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. 2). serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data. Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions. kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. ambigu.

1. mencakup masyarakat. konflik sosial. . Soekanto. 2. 1993: 446). Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. permasalahan sosial.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. 4. 1984:31. interaksi sosial. In everyday speech´ (Zetterberg. patriarki. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. dan hierarki. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. patronase. norma. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. kelompok. sanksi. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. Sebaliknya. globalisasi. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. perubahan sosial. 2. 3. Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. peran. penyimpangan. 1966: 30). 1993: 466).

maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. 6. 9. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. organisasi. istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. tidak adail berbahaya. 1983: 104. 2000: 995). kultur. Akan tetapi. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. Namun demikian.5. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 1993: 247). Soekanto. ofensif. perlu dibatasi . Dalam pendekatannya. disensor. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. 1987: 560). Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. 8. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. . 2000:227 228). kelompok. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. kelompok. 7.

atau prioritas. tatanan. dan klien adalah kawula. 14. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. seumur hidup. Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. peringkat kekuatan. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy.10. 13. 1980: 6). Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. 12. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. 2000:421). di mana patron adalah gusti atau juragan. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Dalam pengertian yang lebih luas. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. 2000: 433). prestise. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 2000: 734). 11. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. . Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. pemerintahan pendeta. Ditinjau dari historisnya. regional. dan biasanya Gereja Katolik Roma. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 2002: 3 -30).

Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F.I. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. Teori Dramaturgi Erving Goffman 5. Teori Tindakan Sosial b. Ogburn 4. Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer . Teori Strukturasi Anthony Giddens 6. Teori Sistem Sosial 2. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a.

1. . Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya.BAB 5 ANTROPOLOGI A. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2.

Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. serta sarana -sarana diluar diri manusia. yaitu : a. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. yakni alat yang digunakan manusia untuk . Seperti yang telah dikemukakan diatas. c. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Disinilah antropologilinguistik berperan. b. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat.2. Pertimbangan politik b. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. struktur. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. dan lain-lain. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut. Sedangkan dalam antropologi. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. lingkungan keluarga. seperti motifasi. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. 5. 3. minat. maupun budayanya. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. yaitu lingkungan fisik. Dengan demikian. 4. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. sikap terhadap kekayaan. etnis. dan lingkungan sosial dalam arti luas.D. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. 2. konsep diri. sistem gotongroyong. misalnya sikap terhadap kerja. . Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. sikap.

Menurut pemikiran evolusionistis. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti.6. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. yaitu : 1. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. F. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. . Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. dan cara hidup. E. mengamati lembaga -lembaga. pranata. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia.

meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Culture area 4. nilainilai.2. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia. Evolusi 3. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . 1. menyentuh umat manusia. Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. 4. 3. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Kebudayaan 2. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. 4. G. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses . yaitu : 1. 5. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Kelompok psikologis.unsur kemanusiaan yang universal. dan kelakuan. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3.

Stereotip 11. 2. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya.5. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Tabu 14. Magis 13. Difusi 6. . melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Etnosentrisme 8. Kekerabatan 12. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Ras dan etnik 10. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Tradisui 9. Perkawinan H. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Akulturasi 7.

. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Magis Magis memang kejam. Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 9. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis.7. 8. Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. 14. 12. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 10.

Evolusi paralel. 3. evolusi konvergen. Teori evolusi kebudayaan a. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. b. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. 2. c. Teori-Teori Antropologi 1. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Evolusi divergen. Teori evolusi sosiokultural a. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Evolusi konvergen. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. e.I. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. e. Zaman liar madya c. Teori orientasi nilai budaya a. d. f. d. Zaman barbar muda . Zaman barbar tua e. b. Zaman liar tua b. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. c. dan evolusi divergen. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman barbar madya f. Zaman liar muda d.

Zaman peradaban masa kini 4.g. d. kedua magic senggol. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. b. 6. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. 5. f. g. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. e. Pertama magic simpatetis. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Teori evolusi animisme dan magic a. Antara agama dan magic itu berbeda. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Zaman peradaban purba h. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. c. Tahap promiskuitas b. Sistem patriarchate. d. Teori evolusi keluarga a. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Magic memiliki 2 prinsip utama. . Upacara religi tersebut. Teori upacara sesaji a. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. b.

terutama darahnya kepada dewa. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. upacara sesaji. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Pada prinsipnya.c. .

melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. Pengerian bumi dalam geografi. when. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. why. 4. dan how. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. binatang. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . where. 3. dan manusia sebagai penghuni bumi. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. baik alamiah maupu insaniah. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. maupun gejala proses kehidupannya. geografika berarti tulisan tentang bumi. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. baik itu gejala dan proses alamnya. Secara sederhana. 2.

Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. juga didasarkan pada tempat. Tempat merupakan lingkungan . 2000:408). Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. b. Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. 3. 1. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. 1988:41). tata ruang. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. yaitu sebagai berikut: a. lingkungan. 2. hidrologi permukaan air di wilayah itu. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. dan tempat. dan atmosfer yang terdapat di atasnya. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat.

Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. tata ruang. lokasi. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. melainkan juga masalah -masalah modern. demografi. analisis wilayah. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. kotak kecil dan besar. dan lingkugan. . ekonomi. 2000: 267).fungional. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. pertukaran atau perdagangan. politik. dan pluralistik. tata ruang. yakni lingkunan. 4. sosial. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. Dalam sejaranhya. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. budaya. 2. Seperti ekologi. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. serta lansekap. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19. 3. distribusi. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama.pergaulan. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik.

menambah. . Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith.5. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. memanipulasi. 6. dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. menyimpan. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. Dengan demikian. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. 7. 2000: 981). menganalisis. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. biologi manusia. perangkat keras. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. dan personil pelaksanaanya.

c. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . PENDEKATAN. dan studi pengembangan.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Pendekatan Analisis Keruangan b. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. b. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris.B. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. METODE. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Metode Penelitian Geografi a. survey. Pendekatan Ekologi c. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2.

kepedulian dan lain-lain. kejadian. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan. kegiatan organisasi. b. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. wawancara. studi dokumentasi.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. d. tuntutan. baik formal maupun informal. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. motivasi.1993:112 -113). a. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. 1988:105). Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. 3. yaitu dokumen pribadi dan . perasa an. c. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. film. kuesioner. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. dan studi literatur. (Fraenkel dan Wallen. misalnya observasi lapangan.

sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. 1999: 19). Oleh karena itu. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. . SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. Sejak itu.pada zaman Homeros dan Hesiodos. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. konsep. e. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Selain itu.dokumen resmi. C. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. 1988: 110). (Moleong. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. 1998: 161). Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. Pada zaman Thales (640-548 SM). prinsip.

D. nasional. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan. terdapat beberapa pendapat. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. regional.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. perdagangan. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. Pada zaman Yunani kuno. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. . baik tingkat lokal. peperangan. 1979:2). Bagi kepentingan perjalanan. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Dengan demikian. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan. dan pertahanan. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada.maupun global. E. Dalam analisis geografi. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. telah menjadi perhatian para ahli geografi. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan.

sektor manufaktur. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. Pada kedalaman 3.000- . mengelilingi semua sisi daratan di bumi. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. angin. 3. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. 2000: 99). curah hujaan dan penyinaran ma tahari. untuk menggambarkan keadaan iklim. perdagangan maupun perindustrian. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter.2. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. 4. dan dunia bisnis (Taeuber. dibuat klafikasi iklim. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Dari pantai ke laut dalam. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. pertanian industry pertambangan. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Biasanya. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu.

meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan. dan manusia. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. terutama ekonomi. yakni Erasia. Afrika. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua.6. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. . yaitu Asia. suhu. seperti bah an kimia. dan Australia. Dalam sejarah. Afrika. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. Eropa. Secara keseluruhan. Sedangkan secara geografis. seperti tumbuh-tumbuhan. cahaya. 6. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7. Amerika. Kedua. 5. dikenal 5 benua yang dihuni manusia.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. dan lain -lain. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian . Pertama. atmosfer. hewwan. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. gravitasi. dan Australia.

keadaan budaya. dan sosiologi. 9. Pada kajian ini. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. 2000:110). 2000:684). hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. Namun. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . 8. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia. 2000: 1116). 10. Biasanya. 1984: 2698-2699). Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. ekonomi bahkan politik sekalipun.geografi. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas.

Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia.mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Colombia. masing-masing 180 derajat. Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Uganda. Di Indonesia. 11. 2000: 219). dan Gabon. Kalimantan Timur. Kenya. 13. Teluk Gorontalo. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Dengan demikian. 12. Ekuador. Zaire. di atas atau di bawah wilayah tersebut. Brazilia. ia mencakup udara di atasnya. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. tumbuhan. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. angka kelahiran (natalitas) migrasi. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Kongo. Dari garis lintang nol derajat tersebut. bumi dan geologi yang melandasinya. dan hewan yang ada . hirologi. 1984:905). Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Sasak (Sumatera Barat).

Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. Jadi. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. kini dan kelak kemudian hari (Vink. 1986: 194). Madura. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. D.akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk. 15. 1986: 180). 14. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. . 2000: 910).

Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. Laut Sebagai Negara bahari. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. 1986: 1). karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. pertambangan. pertanian. 2000:100). mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. angkatan kerja prouktif. dan lain-lain. yaitu modal dan tenaga kerja. . Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. 2. dunia bisnis. perindustrian.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. 3. 4. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. Dalam praktiknya. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. perumahan sector manufaktor. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber.

maupun intelektual. Peta Para birokrat pemerintah. 6. bisnis. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. 7. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. perlindungan lingku ngan. 2000: 299). industry. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. kaum profesional. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya.5. (O¶ Riodan. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. pertahanan nasional. khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan. 1995:49). ekonomi. wisata. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah. 8. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. pada hakikatnya memerlukan peta. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. Apalagi jika . Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. (Evers. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta.

Di tahun 1825. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. sementara. .peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. supervisal. jelas sangat diperlukan (Monmonier. Demografi Ledakan demografi dunia. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. 10. 2000: 111). tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. khususnya di Negara -negara berkembang. 2000: 96). 9. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. 2000: 218). 12. dan segmental. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Akan tetapi. 11.

. danau. Dalam seratus tahun berikutnya. 1986: 199). 1995: 28-29). industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. 1986:xi. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. Scholz. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. 14. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar.menjelang itu. sungai. Perairan terbuka. 13. laut. Sejak pertengahan abad ke -19. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. 1986: 287).3 miliar (Kennedy. 1986:9). Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia.

H. Sesuai dengan hal itu. dan bencana alam. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. b. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. c. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. proyeksi kependudukan. Namun. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. yakni menurut deret hitung atau deret tambah.15. kelaparan. Mengeringnya wilayah itu saat ini. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. 2. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. mortalitas. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. baik melalui natalitas. c. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. b. Menurutnya. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. serta kesejahteraan. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. . iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. perang. baha ya.

4.d. umumnya dari timur ke barat. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. e. dan daerah tandus. 3. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. 2. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. 7. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. diperlukan sungai yang membelah kota. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai.memakan tempat. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Hal itu dapat dipahami. 3. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 5. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 1. 8. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . 4. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. 6. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O.

dan berjubel. dan nyaman. . seperti took-toko. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. c) Dalam dunia bisnis. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. f) Hidup di kota terasa sesak. pemangkas rambut dan kecantikan. pakaian jadi. Namun sebaliknya. segar. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api. tukang gigi. makanan dan minuman. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. penat. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. pengacara. barang -barang kelontong. elektronik. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. mainan anak da n sebagainya. kecuali dengan biaya yang tinggi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. perhiassan (emas dan perak). d) Selain itu. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. ter minal bus. tempat praktik para dokter. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran. dan murah. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. pelabuhan. seperti penjahit.tekstil. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. sunyi. b) Berbagai perusahaan dan bisnis.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. segar. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman.

g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. 5. di samping menyediakan pekerjaan. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. Dengan demikian. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. Artinya. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). . kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. luas. c. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. 6. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. Pada hakikatnya. f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. dan kemasyarakatan. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno.perekonomi an. Zona ketiga. pendidikan. Kondisi alamnya masih asri. olahraga. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. Zona Keempat. cukup rapi. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. seni budaya. penghuninya kelas menengah. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. b.

PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. b. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. f. e. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).Kata "ekonomi" sendiri . tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Timur Lang. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. c. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. d.a. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. dan Khubilai Kan. BAB 8 ILMU EKONOMI A.

Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. informatic economy. hukum. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Secara umum. dan agama. dan sebagainya. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. merkantilisme. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. pernikahan. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. bisnis. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. rumah tangga" (nomos). Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas.´ mainstream vs heterodox´. invisble hand. . dan lainnya. kesehatan. penelitian i lmiah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. atau "peraturan. kesehatan. dan pemerintah. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. perang. hukum. daya tahan ekonomi . Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Selain itu. kriminal. briton woods. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. misalnya bidang pendidikan. keluarga dan lainnya. teori lingkaran ekonomi. kematian. politik. aturan. pendidikan.

Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Keynes. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan.M. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. On the other hand. dan metodenya. walaupun menurut pendapat kritikus. konsep. Edmund Phelps. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. Secara garis besar. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. J. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Sebagai seorang ekonom. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Karl Marx. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. Konsep ³invisble .

Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. new keynesian. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. dan teori ekonomi. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Interest. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Di lain pihak. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. neo klasik. Sebagai penanding aliran klasik. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. dan lain sebagainya. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. statistik. yang mengkombinasikan matematika. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat. monetarist. METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. North. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. C.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. metode kualitatif juga sama .

raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. . Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. terkait dengan kemakmuran. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi.

Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Dalam hal ini makro ekonomi. dsb. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall.Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Karl Marx. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. pengangguran. mengkaji tentang pendapatan nasional. Keynes. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. J. Sebagai seorang ekonom. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. dsb. Mikro ekonomi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Edmund Phelps. kesempatan kerja.M. inflasi. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. konsumen. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. Dalam perkembangannya. rumah tangga produksi.

dsb. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Menurut asalnya katanya.penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Dalam teori yang lebih mendalam. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. ekonomi perbankan. ekonomi moneter. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. misalnya: ekonomi perusahaan. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. .

Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen.Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. di antaranya sebagai berikut : 1. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. B. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Kant. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. C. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Hobbes. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Setelah itu St. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Locke.

misa lnya dari cerita ibunya. suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. kapan akan melakukan penelitian. tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan. pandangan-pandangannya. 2. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. 5. 4. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. seberapa sering melakukan penelitiannya. Angket . dan sebagainya. 3. tingkah laku anak yang sedang bermain. dan sebagainya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. perilaku orang dalam bencana alam. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain.sesuatu yang akan ditelitinya.

Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. sikap seseorang. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. D. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. 6. lalu menjawabnya secara tertulis pula. dan lintas budaya. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. struktur kepribadian seeorang. yaitu metode umum dan metode khusus. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. arah minat seseorang.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. . Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. transvers al. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang.

pembayangan melalui subfakultas imaginer. menurut teori ini. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. dan kedekatan. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. Laboratorium Wundt . yaitu: 1. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. dan berkeinginan. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. Kita mengingat melalui subfakultas memori. 2. merasa. kontras. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan.Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan sebagainya.

Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. . Jerman. Hasil prediksi berupa prognosa. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. dan gangguan psikis lainnya. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. dengan berdirinya laboratorium ini pula. dan pengamatan klinis. prediksi atau estimasi y Pengendalian. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. yaitu mampu menjelaskan apa. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. bagaimana. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. introspeksi. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. D. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. ketegangan mental.

xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. impuls. membandingkan. seperti keinginan. menilai.B. atau dorongan.Respon.F. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. seperti B.Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. konsep tentang dirinya. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan. dan melahirkan banyak sub-aliran. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S .R atau suatu kaitan Stimulus . Ini berarti . Pendekatan ini dipelopori oleh J. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental.Skinner.

melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. motivasi proses belajar. komunikasi hubungan kekuasaan. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. 3. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. kerjasama dalam kelompok. perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. Psikologi kepribadian . Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. sikap sosial. misalnya : studi tentang persepsi. yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. seperti bahasa. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. misalnya kepemimpinan. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. dan persaingan. E. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial.

Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. seperti: Persepsi. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. sosialisasi. dan emosi. 4. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. kemampuan bahasa dan emosi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . 1. F. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. atau sebaliknya. kemampuan memori. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. proses belajar. atensi. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. walaupun demikian. misalnya.

Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. PENGERTIAN. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. BAB 10 ILMU POLITIK A. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3.2. KARAKTERISTIK. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. DAN RUANG LINGKUP POLITIK .

Bagi mereka. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. hubungan internasional. partai politik. birokrasi. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Sejarah Politik .tujuan Negara. 4.sendiri.lembaga politik. mengepaluasi. sejarah politik.organisasi pemerintahan yang semu. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. tujuan . khususnya peranan konstitusi. teori. 2. lembaga.tujuan itu . Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri . ekonomi politik. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. administrasi public. Lembaga. perkembangan. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara.lembaga yang akan melaksanakan tujuan . kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. yudikatif. politik perbandingan. dan lembaga. dan konsekuensi lembaga politik. teori politik. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. 1.teori kenegaraan.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. eksekutif.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam . 3. dan system pemilihan. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. dan menghipotesiskan tentang asal usul.lembaga politik.

dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. dan hubungan internasional. Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. 6. 7. administrasi politik. 9.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Low politics 5. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Hight politics b. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. pemikiran politik.tindih dengan hukum dan ekonomi.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi. 8. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang .

opinionnaire. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. DAN ILMU tematis seperti politik. serta perang maupun damai. budaya politik. dan birokrasi politik. politik etnik. dan action research. transaksi ekonomi.case study. BANTU 1. metode evaluatif d. pa rtai perwakilan politik. rekruitmen politik. pendekatan kuantitatif b. POLITIK METODE. Ilmu Hukum h. Ilmu Geografi C. metode deskriftif b. politik. Antropologi d. Perpektif Intelektual . pendekatan kualitatif 2. ekonomi antropologi politik. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. sampling. interview. Ilmu Bantu a. TEKNIK. Psikologi Sosial f. participant observer. Ilmu Ekonomi g. PENDEKATAN. Pendekatan a. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. Sejarah b. Sosiologi e. infestigation. 4.mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. direct observation. schedule. metode klasifikasi e. questionare. metode perbandingan 3. Filsafat c. metode analisis c. B. pluralisme politik. Metode a.

GENERALISASI. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai.KONSEP POLITIK Adapun konsep. MAZHAB. partai politik. kedaulatan kontrak social. legitimasi. pemilihan umum. kekuasaan. Negara. Singkatnya. yakni mazhab institusionalisme. KONSEP. HAM dan voting. Perspektip Ilmu Politik D. strukturalisme.konsep yang dimaksud seperti. behaviorisme.generalisasi dalam ilmu . HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. dan developmentalisme. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. persamaan. plur arisme. demonstrasi.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. system politik.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. H. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi . Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F. oposisi. demokrasi.19. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. E.2. pemerintah. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. G. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. d esentralisasi. Perspektip Politik 3.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab.

Teori Politik Normatif . I. TEORI.politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. Teori Politik Empiris 2. Teori Politik Formal 3.TEORI ILMU POLITIK 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful