BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. . Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur.  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Bercampur untuk waktu yang lama c. Manusia yang hidup bersama b. bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. a.uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2.

RUANG LINGKUP.4. politik. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³. psikologi. ekonomi. ilmu ilmu sosial. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. C. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. antropologi. Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . . PENGERTIAN. baik itu sebatas kerjasama. 3. 2. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi. sedangkan bentuk jamaknya. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. geografi sosial. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia.

mekanis.sebagai contoh.politik dan sebagainya. geografi . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.D. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .maupun menyebarkan angket .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.Antropologi. .atauj untuk menangani penelitian.ekonomi .observasi.

ilmu pun begitu luas dan kompleka.Lachman diantarnya: 1. Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Perancangan penyelidikan 3.kealaman maupun humaniora.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Menurut George Kneller (1978 . Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1.pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial .Pengumpulan data 4.118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.tanggapan dan pengalaman kompleks.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .erupakan abstraksi. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. Suatu penegasan. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar. 4.pernyatan. 2.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.1980:58) 2.siapa.1996:5) Menurut James A.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. C. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. 5. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. . Konsep konjungtif. Konsep disjungtif.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam.kapan.3. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .

cantik atau jelek. Konsep campuran. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. 5.3. Kosep deskriptif.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 2. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Konaep evaluatif. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. 7.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . 3. Konsep relasional. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 4.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. 6. 6.salah atau benar. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: . 4. 5. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3.

Penjelasan. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. 3. Definisi. Generalisasi kondisional. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. 2.1. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Deskripsi. Generalisasi korelatif. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. 5. 3. . Generalisasi Kausal .merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. 4.hipotesis. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4.

1982: 4. seperti agama. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya.A. PENGERTIAN. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. van Doom dan C. 5. Abdulsyani. gejala keluarga d engan moral. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. yakni kata socius dan logos. . Dengan demikian. 1987: 1). ataupun bermasyarakat. dan sebagainya.J. 3. hukum dengan ekonomi.A. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. yaitu organisasi sosial. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya. Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial. 4. 2. J.BAB 4 SOSIOLOGI A. William Ogburn dan Meyer F. berkawan. Socius yang berarti kawan. KARAKTERISTIK.

serta lapisan sosial. struktur sosial. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. kehidupan hukum dengan agama. dan berbagai organisasi sosial. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). Horton dan Hunt. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. Jika ditelaah lebih lanjut. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut. kelompok ± kelompok. lembaga ± lembaga sosial. agama. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. kelompok sosial. dan sebagainya. gejala ± gejala sosial. etnis atau suku bangsa. 1991: 4). mapun perubahan sosial. 1959: 13. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial. politik. proses sosial. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. menelusuri asal usul pertumbuhannya. . organisasi sosial. Dengan demikian. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Dengan demikian. budaya. 7. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. komunitas pemerintahan. bisnis. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok.6. Selanjutnya. termasuk perubahan ± perubahan sosial.

dan rasional. 5. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). 2. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. isi. dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret.1. bentuk. Artinya. 4. faktual. 1. 6. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Artinya. Dengan demikian. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. maupun proses dari masyarakat manusia. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. . 3. Artinya. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. struktur. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini.

1. pendidikan dan media kultural. Secara sistematis. kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. agama dan institusi agama. industri dan pekerjaan. serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. sosiologi wanita (woman sociology). sosiologi militer (military sociology). seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology). ras dan etnis. Jadi. teknologi informasi. tentara dan perang. 2000: 1032). meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. perkawinan dan keluarga. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. dan sosiologi seni (sociology of art). Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. politik dan institusi politik.2. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. sosiologi pendidikan (educational sociology). sosiologi perkotaan (urban sociology). sosiologi medis (medical sociology). Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. sosiologi industri (industrial sociology). sosiologi medis (medical sociology). serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi keluarga (family sociology).

Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja. 1980). serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. 1973). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian. Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. 2000: 488). Emile Durkheim. 2000: 942). Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´. Sepanjang sejarahnya. 2. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. dan Max Weber. . sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Namun. walaupun secara formal.Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower.

Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. c.Dalam perkembangannya. Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. d. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. a. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. 3. adanya globalisasi industri. memberikan peluang munculnya lini baru. a. 2000: 643). perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an. 1992). Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. b. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. 1992: 114). . 1994). yakni feminisme dalam riset.

2000: 644). khususnya tahun 1990 -an. dan psikologi sosial. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. dan pengobatan komunitas (Amstrong. geriatrik (perawatan usia lanjut). Dalam perspektif medis. 2000: 643 ± 644). praktik umum (pengobatan keluarga). Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. a. Periode dari 1977 ± 1985. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. psikologi. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. pediatri (kesehatan anak). . perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness). Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. Dalam perkembangan selanjutnya.b. ketika sosiologi urban Prancis. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar. dan tempat tinggal terpusat. perdagangan. 4.

Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. c. kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . serta kekerasan. ekonomi. 5. Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. kekuatan. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. a. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. b. 2002). c. di antaranya populasi. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. 6. Kelompok altenatif. Dari 1986 ± 1992. dan lain ± lain. Akan tetapi. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). Dari 1992 sampai sekarang. masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. geopolitik.b. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. terutama kota ± kota di Jepang. Kelompok para teoretisi konflik. 2000: 664). Sebenarnya. seperti August Comte maupun Herbert Spencer.

problem pelatihan dan pendidikan tentara. dan evaluasi motivasi pertempuran. kepentingan ekonomi. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. a. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya.dimulai selama Perang Dunia II. dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. profil rekrutmen angkatan bersenjata. Namun. Dalam hal ini. dan administrasi lainnya. Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. kepangkatan. bagi negara ± negara berkembang. bentuk keluarga. 7. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. yang menurut Bredow (2000: 665). c. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang. b. Militer dan politik. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. masalah . Problem organisasional internal dalam pertempuran. fungsi dan struktur keluarga. Dalam hal ini. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. e. d. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat.

disorganisasi keluarga. pengembangan. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. 1983: 11). profan. 1966: 36). 8. interaksi. 9. tema universal. dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. ekonomi. latar belakang historis. pemerintahan. 2002: 37). Dari definisi di atas. dan positif yang menuju kepada praktik. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. struktur sosial. serta implikasinya terhadap anggota keluarga.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . Dengan kata lain. Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. perkembangan. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. 2002). terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. struktur sosial. seperti sistem pendidikan. latar belakang historis. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. Selanjutnya. dan masalah keluarga berencana. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan. Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. peranan. tema universal.

di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. 1976: 6). drama. hal ini terlihat pada tahun 1914. Bagi Angell.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature).mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. muncul istila h baru. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. Pada abad ke -20. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Implikasinya. Sedangkan. Menurut Brookover. sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. 1988: 2). yaitu sociology of education. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. sociology of education. maupun film. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan.

TEKNIK. 2. a. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala. B. khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. indeks. ILMU BANTU. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto.dengan konteks atau politiknya (Wolff. DAN JENIS PENELITIAN 1. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. tabel. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. Dalam pendekatan kuantitatif. dan kapan. METODE. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. 1986: 36). Secara sngkat. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. 2000: 41). sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. Namun demikian. tentang siapa. dan formula yang menggunakan statistik. Dengan demikian. PENDEKATAN. di mana. dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik. Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini.

atau institusi untuk menentukan variabel itu. kelompok. f. serta sebab ± sebabnya. kapan. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Oleh karena itu. dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. d. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey.sosial maupun politik. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. Dalam metode tersebut. 1982: 32). dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. Spencer dan Inkeles. siapa. metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. c. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. . 1982: 110. 1993: 548). dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial. e. b.

dan observasi partisipan. ekonomi. psikologi. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. seperti statistik. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. etnologi. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. c. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. di antaranya adalah sosiometri. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. observasi. 4. arkeologi. d. 1991: 235). politik. antropologi. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan.3. b. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian. dan antropologi. wawancara. 2004:159). 1980). seperti sejarah. maupun geografi. . Dalam hal ini. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. hukum. mengukur. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang. di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya.

Penelitian Lengkap b. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. penelitian fact finding. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily. 1984: 20). 1984: 50 ± 52). dan terukur. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Oleh karena itu. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. 5. c. d. b. dan penelitian interpretasi kritis. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. Penelitian Fact Finding . akurat. yakni pe nelitian lengkap. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. a. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju.a. e.

Dari sisi fokus kajian mikro. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. 1986: 339 ± 340). Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). mengidentifikasi. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul . Dengan demikian. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. D. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Akan tetapi.c. seperti disorganisasi keluarga. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. E. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Penelitian Interpretasi Kritis C. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. 1983: 5).

Ward. Karl Marx. Lepold von Wise Steinmezt. Georg Simmel. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Pitirim Sorokin (Rusia). dan Amerika Serikat (Soekanto. Lester F. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965). dan hal ini berbeda dengan di Prancis.1986: 43 . 1986:4). Erving Goffman. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt.begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. Randall Collins (Amerika Serikat). Max Weber. Manheim. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Jerman. Ralf Dahrendorf (Jerman). ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Lewis Coser. Di Indonesia. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Soekanto.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). Charles Horton Cooley. 1967). Jerman. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. khususnya di Prancis. George Herbert Mead. Talcot Parsons. dan Amerika Serikat. 1965. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda.Principles of Sosiology. Nama ± nama. Vilfredo Pareto (Italia). dan Bierens de Haan (Soemardjan. Herbert Spencer (Inggris). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.

Di dalam putaran mereka. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. urutan. 1983: 7). Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi . Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. 3. 4. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. Pada sisi lain. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka.HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. 5. begitu pun para ahli sosiologi. Akan tetapi. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 2. ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa.

Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. Dengan semikian. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. . F. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. 2) Idealisme. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). 3) Fungsionalisme. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. 1) Materialisme. berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain.Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. Sebagai perbandingan. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. FOKUS ANALISIS.

yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial.4) Strategi konflik. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. khususnya dalam keluarga. Tingkat Interpersonal 4. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. 6) Strategi elektisisme. ³« the study of the individual as social being ´. biasanya secara tidak sadar. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. melihat . Tingkat Budaya 2. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. Tingkat Individual 3. 5) Strategi evolusioner. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Tingkat Struktur Sosial G. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial.

Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. dan penyimpangan. dan tidak tentu. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. H. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. ambigu. baik secara objektif maupun subjektif. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. kedapatan. namun hal tersebut dapat dipelajari. 1947. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data. yaitu kritik dari rekan sejawat. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. 2). harapan. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Dengan demikian. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam.

kelompok. penyimpangan. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. sanksi. globalisasi. norma. 2. 3. In everyday speech´ (Zetterberg.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. 1984:31. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. 1. perubahan sosial. mencakup masyarakat. . 1993: 466). interaksi sosial. dan hierarki. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. Sebaliknya. Soekanto. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 2. permasalahan sosial. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. peran. 1993: 446). 4. patriarki. 1966: 30). patronase. konflik sosial. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut.

8. Dalam pendekatannya. Akan tetapi. Namun demikian. 9. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. perlu dibatasi . istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. disensor. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain.5. 7. kelompok. kultur. ofensif. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. kelompok.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . . 1987: 560). 1983: 104. 2000:227 228). organisasi. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. 1993: 247). dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 6. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. 2000: 995). tidak adail berbahaya. Soekanto. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. makna sosiologisnya baru muncul belakangan.

tatanan. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. 13.10. dan klien adalah kawula. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. 12. pemerintahan pendeta. atau prioritas. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. di mana patron adalah gusti atau juragan. peringkat kekuatan. prestise. Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. 2000: 734). maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. 2000:421). dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Dalam pengertian yang lebih luas. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 14. seumur hidup. regional. 2002: 3 -30). Ditinjau dari historisnya. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 1980: 6). namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. dan biasanya Gereja Katolik Roma. 11. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. . 2000: 433).

Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. Teori Dramaturgi Erving Goffman 5. Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer . Teori Tindakan Sosial b. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Strukturasi Anthony Giddens 6.I. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a. Ogburn 4. Teori Sistem Sosial 2.

Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis.BAB 5 ANTROPOLOGI A. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. 1. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. . Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2.

2. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. yakni alat yang digunakan manusia untuk . sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Pertimbangan politik b. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. c. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. yaitu : a. Disinilah antropologilinguistik berperan. b. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. struktur. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. Seperti yang telah dikemukakan diatas. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. serta sarana -sarana diluar diri manusia.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. dan lingkungan sosial dalam arti luas. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. sikap terhadap kekayaan. sistem gotongroyong. 5. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. misalnya sikap terhadap kerja. seperti motifasi. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. yaitu lingkungan fisik. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. . sikap. minat. dan lain-lain. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.D. Dengan demikian. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut. 4. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. konsep diri. 2. 3. lingkungan keluarga. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. etnis. maupun budayanya. Sedangkan dalam antropologi.

Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. pranata. E. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi.6. Menurut pemikiran evolusionistis. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. . F. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. dan cara hidup. yaitu : 1. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. mengamati lembaga -lembaga. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi.

3. nilainilai. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. Kelompok psikologis. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia. 1. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses .unsur kemanusiaan yang universal. 5.2. dan kelakuan. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. G. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Culture area 4. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. 4. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. yaitu : 1. menyentuh umat manusia. 4. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. Evolusi 3. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. Kebudayaan 2.

Perkawinan H.5. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. Kekerabatan 12. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Stereotip 11. . 2. Difusi 6. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Tabu 14. Magis 13. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Ras dan etnik 10. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Etnosentrisme 8. Tradisui 9. Akulturasi 7. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir.

Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 12. 8. 10.7. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. 14. Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Magis Magis memang kejam. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. . tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. 9.

Zaman liar tua b. d. Evolusi divergen. Teori orientasi nilai budaya a. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Zaman barbar tua e. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman barbar madya f. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. d. c. Zaman liar madya c. f.I. b. Zaman liar muda d. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. Teori evolusi sosiokultural a. 2. Evolusi paralel. Zaman barbar muda . evolusi konvergen. c. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. b. e. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. 3. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Teori evolusi kebudayaan a. e. Evolusi konvergen. dan evolusi divergen. Teori-Teori Antropologi 1.

Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Sistem patriarchate. f. Teori upacara sesaji a. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Magic memiliki 2 prinsip utama. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Antara agama dan magic itu berbeda. Tahap promiskuitas b. 6. 5. dimana ayah menjadi kepala keluarga. c. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Upacara religi tersebut. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. d. Zaman peradaban masa kini 4. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. b. Zaman peradaban purba h. . Teori evolusi keluarga a. Teori evolusi animisme dan magic a. d. g. kedua magic senggol. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya.g. e. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. b. Pertama magic simpatetis.

. Pada prinsipnya. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. upacara sesaji. terutama darahnya kepada dewa.c. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya.

baik alamiah maupu insaniah. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. dan manusia sebagai penghuni bumi. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. 4. Secara sederhana. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. where. maupun gejala proses kehidupannya. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. baik itu gejala dan proses alamnya. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. when. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . dan how. why. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. geografika berarti tulisan tentang bumi.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. Pengerian bumi dalam geografi. 3. binatang. 2.

yaitu sebagai berikut: a. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. 1. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. b. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. 2. dan tempat. Tempat merupakan lingkungan . Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. 3. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. tata ruang. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. 2000:408). 1988:41). Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi.Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. juga didasarkan pada tempat. lingkungan. hidrologi permukaan air di wilayah itu. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. dan atmosfer yang terdapat di atasnya.

melainkan juga masalah -masalah modern. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat. tata ruang. dan pluralistik. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19. 3. analisis wilayah. ekonomi. Seperti ekologi. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi.fungional. 2000: 267). Dalam sejaranhya. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. . budaya. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. tata ruang. kotak kecil dan besar. pertukaran atau perdagangan. yakni lingkunan.pergaulan. sosial. distribusi. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. politik. dan lingkugan. lokasi. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. 4. demografi. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. 2. serta lansekap.

Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. 6. biologi manusia. menganalisis. . Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi.5. perangkat keras. menyimpan. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. menambah. memanipulasi. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. 7. 2000: 981). dan personil pelaksanaanya. Dengan demikian.

seperti yang disyratkan oleh teorinya. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Pendekatan Ekologi c.B. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. survey. PENDEKATAN. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Metode Penelitian Geografi a. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. b. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. METODE. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus. c. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . dan studi pengembangan. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. Pendekatan Analisis Keruangan b.

serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. (Fraenkel dan Wallen. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. baik formal maupun informal. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. d. c. perasa an. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. kegiatan organisasi. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. yaitu dokumen pribadi dan . dan studi literatur. kuesioner. kejadian. wawancara. misalnya observasi lapangan. film. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. kepedulian dan lain-lain. studi dokumentasi. motivasi. 3. b. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja.1993:112 -113).baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. a. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. tuntutan. 1988:105).

Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. Sejak itu. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. C. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. e. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. Oleh karena itu. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. . Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. (Moleong. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. 1998: 161). 1999: 19). konsep. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. prinsip. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Pada zaman Thales (640-548 SM).pada zaman Homeros dan Hesiodos. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. 1988: 110). Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi.dokumen resmi. Selain itu.

Pada zaman Yunani kuno. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. regional. nasional. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. telah menjadi perhatian para ahli geografi. dan pertahanan. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan. baik tingkat lokal. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. Dengan demikian. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan. peperangan. . Dalam analisis geografi. perdagangan. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Bagi kepentingan perjalanan. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. E. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. D.maupun global.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. 1979:2). terdapat beberapa pendapat. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan.

Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Dari pantai ke laut dalam. untuk menggambarkan keadaan iklim. 3. sektor manufaktur. perdagangan maupun perindustrian. angin. 4. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan.2. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. Pada kedalaman 3. pertanian industry pertambangan. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Biasanya. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). 2000: 99). curah hujaan dan penyinaran ma tahari. dibuat klafikasi iklim. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu.000- . Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. dan dunia bisnis (Taeuber.

Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. Eropa. Dalam sejarah.6. dan lain -lain. atmosfer. yaitu Asia. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7. Amerika. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. terutama ekonomi. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. 5. hewwan. Pertama. cahaya. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. 6. seperti tumbuh-tumbuhan. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua. Afrika. gravitasi. Secara keseluruhan. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. . Sedangkan secara geografis. Kedua. dan Australia. seperti bah an kimia. yakni Erasia. dan Australia. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik).000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian . suhu. Afrika. dan manusia. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan.

2000:110). urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. keadaan budaya. 9. dan sosiologi. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya.geografi. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . Biasanya. ekonomi bahkan politik sekalipun. 2000: 1116). Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Pada kajian ini. Namun. 8. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. 10. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia. 1984: 2698-2699). 2000:684). Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua.

dan Gabon. bumi dan geologi yang melandasinya. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. 11. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Teluk Gorontalo. Dari garis lintang nol derajat tersebut. angka kelahiran (natalitas) migrasi. masing-masing 180 derajat. Di Indonesia. Sasak (Sumatera Barat). 13. Kongo. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. 2000: 219). Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Brazilia. 1984:905).mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Bagian Selatan Pulau Halmahera. ia mencakup udara di atasnya. Kalimantan Timur. tumbuhan. Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. Kenya. dan hewan yang ada . untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Ekuador. di atas atau di bawah wilayah tersebut. Uganda. Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Zaire. hirologi. Colombia. 12. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Dengan demikian. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas).

Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. 1986: 180). D. Jadi. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya).akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. 14. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. Madura. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. kini dan kelak kemudian hari (Vink. 15. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. . 1986: 194). 2000: 910).

Dalam praktiknya. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. 1986: 1). karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. angkatan kerja prouktif. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. pertambangan. pertanian. 4.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. 2. perumahan sector manufaktor. . yaitu modal dan tenaga kerja. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. dan lain-lain. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Laut Sebagai Negara bahari. 3. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. 2000:100). Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. perindustrian. dunia bisnis.

khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. industry. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. 8. 1995:49). Apalagi jika . (O¶ Riodan. Peta Para birokrat pemerintah. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. maupun intelektual. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. wisata. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. ekonomi. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya.5. 7. bisnis. pertahanan nasional. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. kaum profesional. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. perlindungan lingku ngan. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. (Evers. 2000: 299). 6. pada hakikatnya memerlukan peta.

Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. khususnya di Negara -negara berkembang. 11. supervisal. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. . 2000: 96).peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. dan segmental. Akan tetapi. sementara. 10. 2000: 111). kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. jelas sangat diperlukan (Monmonier. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. 12. 2000: 218). Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. Di tahun 1825. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. Demografi Ledakan demografi dunia. 9. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz.

Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. Sejak pertengahan abad ke -19. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. 1986: 287). . walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. 13. danau. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 1995: 28-29). sungai. 1986:9). 1986: 199). Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. Dalam seratus tahun berikutnya.menjelang itu. 1986:xi. 14. laut. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka.3 miliar (Kennedy. Perairan terbuka. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Scholz.

melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. Namun. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. . baik melalui natalitas. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. mortalitas. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. c. baha ya. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. dan bencana alam. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. perang. b. kelaparan. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. b. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. 2. Menurutnya. serta kesejahteraan. H. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. c.15. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. Sesuai dengan hal itu. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. Mengeringnya wilayah itu saat ini. proyeksi kependudukan.

Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 2. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Hal itu dapat dipahami. 7. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota.memakan tempat. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi.d. 6. 4. diperlukan sungai yang membelah kota. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . umumnya dari timur ke barat. 5. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 1. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Lahan kedua merupakan daerah hutan. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. e. dan daerah tandus. 4. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. 3. 3. 8. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak.

seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. tempat praktik para dokter. barang -barang kelontong. dan berjubel. perhiassan (emas dan perak). serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. c) Dalam dunia bisnis. penat.tekstil. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. d) Selain itu. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. sunyi. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. segar. dan murah. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. pengacara. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. elektronik. makanan dan minuman. Namun sebaliknya. mainan anak da n sebagainya. ter minal bus. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. dan nyaman. pelabuhan. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran. pakaian jadi. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. f) Hidup di kota terasa sesak. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. . seperti penjahit. tukang gigi.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. kecuali dengan biaya yang tinggi. segar. pemangkas rambut dan kecantikan. seperti took-toko. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry.

Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. 6. . disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. c. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. luas. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. di samping menyediakan pekerjaan. seni budaya. cukup rapi. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. Zona ketiga. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. penghuninya kelas menengah. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). Pada hakikatnya. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya. olahraga. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. pendidikan. Kondisi alamnya masih asri. b. 5. Dengan demikian. dan kemasyarakatan. Artinya. f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. Zona Keempat. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya.perekonomi an.

PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya.a. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. dan Khubilai Kan. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. e. Timur Lang. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. d. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. b.Kata "ekonomi" sendiri . Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. c. f.

briton woods. Secara umum. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. kematian. dan agama. dan sebagainya. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. hukum. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. perang. rumah tangga" (nomos). Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. aturan. kesehatan. kriminal. atau "peraturan. daya tahan ekonomi . dan lainnya. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. penelitian i lmiah. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. hukum. kesehatan. . pernikahan. informatic economy. dan pemerintah. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. misalnya bidang pendidikan. politik. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. Selain itu.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. pendidikan. keluarga dan lainnya. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. invisble hand.´ mainstream vs heterodox´. bisnis. merkantilisme. teori lingkaran ekonomi.

Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Sebagai seorang ekonom. Konsep ³invisble . Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Edmund Phelps. Secara garis besar. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. walaupun menurut pendapat kritikus. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. dan metodenya. Keynes. konsep.M. J. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Karl Marx. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya.

Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. monetarist. new keynesian. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Sebagai penanding aliran klasik. Interest. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. dan teori ekonomi. C. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. dan lain sebagainya. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. metode kualitatif juga sama . statistik. yang mengkombinasikan matematika. METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. Di lain pihak. North.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. neo klasik. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat.

raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. . terkait dengan kemakmuran. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat.

Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Keynes. dsb. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall. dsb. Edmund Phelps. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. mengkaji tentang pendapatan nasional. Mikro ekonomi. Dalam hal ini makro ekonomi. rumah tangga produksi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments.Melalui karya besarnya Wealth of Nations.M. pengangguran. Dalam perkembangannya. inflasi. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan. kesempatan kerja. J. konsumen. Sebagai seorang ekonom. Karl Marx.

psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. dsb. ekonomi perbankan. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. misalnya: ekonomi perusahaan. ekonomi moneter.penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. . psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis.) Tetapi. Dalam teori yang lebih mendalam. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Menurut asalnya katanya. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi.

dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. B. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Locke. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi.Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu. Kant. Hobbes. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Setelah itu St. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. di antaranya sebagai berikut : 1. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. C. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada .

pandangan-pandangannya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. misa lnya dari cerita ibunya.sesuatu yang akan ditelitinya. tingkah laku anak yang sedang bermain. kapan akan melakukan penelitian. 4. perilaku orang dalam bencana alam. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. 5. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. 2. dan sebagainya. 3. seberapa sering melakukan penelitiannya. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan. Angket . tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. dan sebagainya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah.

METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. dan lintas budaya.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. arah minat seseorang. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. transvers al. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. lalu menjawabnya secara tertulis pula. . struktur kepribadian seeorang. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. 6. D. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. sikap seseorang. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. yaitu metode umum dan metode khusus.

yaitu: 1. Laboratorium Wundt .Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. merasa. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. kontras. 2. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. dan kedekatan. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. dan berkeinginan. dan sebagainya. Kita mengingat melalui subfakultas memori. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir. menurut teori ini. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku.

. dan gangguan psikis lainnya. dengan berdirinya laboratorium ini pula. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. yaitu mampu menjelaskan apa. introspeksi. Hasil prediksi berupa prognosa. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. prediksi atau estimasi y Pengendalian. D. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Jerman. dan pengamatan klinis. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. bagaimana. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. ketegangan mental. bagaimana.

membandingkan. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. impuls. atau dorongan.Skinner. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. konsep tentang dirinya. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. seperti keinginan. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang.xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. seperti B. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli.Respon. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental.B. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang.Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. menilai. dan melahirkan banyak sub-aliran. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan.R atau suatu kaitan Stimulus . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali.F. Ini berarti . Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Pendekatan ini dipelopori oleh J.

perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. komunikasi hubungan kekuasaan. motivasi proses belajar. atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. sikap sosial. dan persaingan. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. misalnya kepemimpinan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. E. kerjasama dalam kelompok.melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. misalnya : studi tentang persepsi. Psikologi kepribadian . seperti bahasa. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. 3.

atau sebaliknya.Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. proses belajar. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. seperti: Persepsi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. dan emosi. 4. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. sosialisasi. atensi. 1. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. misalnya. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . F. walaupun demikian. kemampuan memori. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik.

KARAKTERISTIK. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu.2. BAB 10 ILMU POLITIK A. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. PENGERTIAN. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. DAN RUANG LINGKUP POLITIK .

teori. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. eksekutif. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain.sendiri. yudikatif. dan menghipotesiskan tentang asal usul. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual.lembaga yang akan melaksanakan tujuan . 2. tujuan . perkembangan. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi.teori kenegaraan. 4. sejarah politik. mengepaluasi.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam . 1. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. partai politik. Bagi mereka.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. lembaga.organisasi pemerintahan yang semu. ekonomi politik. Lembaga. Sejarah Politik .tujuan itu . hubungan internasional. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. teori politik.tujuan Negara. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. dan lembaga. birokrasi.lembaga politik. 3. dan konsekuensi lembaga politik. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. dan system pemilihan. khususnya peranan konstitusi. politik perbandingan. administrasi public.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri .lembaga politik.

Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. 7. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. 6. administrasi politik. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. 9. Hight politics b. 8.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. Low politics 5. dan hubungan internasional.tindih dengan hukum dan ekonomi. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang . pemikiran politik.

BANTU 1. PENDEKATAN.case study. metode analisis c. Ilmu Ekonomi g. politik etnik. metode deskriftif b. pendekatan kuantitatif b. politik. pendekatan kualitatif 2. infestigation. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. interview. metode perbandingan 3. DAN ILMU tematis seperti politik. TEKNIK. serta perang maupun damai. Ilmu Hukum h. ekonomi antropologi politik. metode evaluatif d. Filsafat c. B. participant observer. sampling. Sosiologi e. dan action research. 4. Antropologi d. schedule.mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Pendekatan a. dan birokrasi politik. questionare. Ilmu Geografi C. Psikologi Sosial f. pa rtai perwakilan politik. Ilmu Bantu a. budaya politik. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. opinionnaire. rekruitmen politik. Perpektif Intelektual . POLITIK METODE. Metode a. direct observation. pluralisme politik. Sejarah b. transaksi ekonomi. metode klasifikasi e.

plur arisme. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. kedaulatan kontrak social. d esentralisasi. MAZHAB. G. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6.generalisasi dalam ilmu . pemerintah.2. partai politik. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. dan developmentalisme.konsep yang dimaksud seperti. behaviorisme. legitimasi.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. kekuasaan. E. oposisi. GENERALISASI. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi . demonstrasi. HAM dan voting. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. strukturalisme. Perspektip Ilmu Politik D. persamaan. yakni mazhab institusionalisme. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4. KONSEP.KONSEP POLITIK Adapun konsep. Negara.19. H. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. Singkatnya.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. pemilihan umum. system politik. demokrasi. Perspektip Politik 3.

TEORI ILMU POLITIK 1. TEORI.politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. I. Teori Politik Empiris 2. Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif .