BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU

Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut: 1. ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) 2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.
1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis

Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis.

2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya:  William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.  Caraghan delangles dalam bukunya¶¶a guide historical

Method¶¶mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.  Harold H.Titus dalam bukunya µ¶Living Issues in

Philosophy¶¶mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya.
3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian

Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:  I Charles Singer yang pengetahuan .  John Warfield dalam bukunya µ¶ Social Sistem¶¶ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena yang dikutip dalam bukunya µ¶Critical

Thinking¶¶mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian . Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan.

B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda ±beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa ±jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan ± kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan ±kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaita n dengan prosesproses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi obj ek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi

,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya:  Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.  Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul ³The Study of Man³ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia

Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. Identifikasi Merupakan kecenderungan -kecenderungan ataupun keinginan -keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor.uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. Bercampur untuk waktu yang lama c. 2. . 3. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses -proses sosial adalah interaksi sosial.  Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah -kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Manusia yang hidup bersama b. dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. a. bahkan ahli sosiologi berpendapat bah wa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas -aktivitas sosial.

Simpati Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. 3. antropologi. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. PENGERTIAN. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. . Sebagai academic interprise memiliki pengertian ³ bagiman mestinya ³. Ilmu ilmu sosial mencakup sosiologi.4. politik. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas da n pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetia an pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. sedangkan bentuk jamaknya. 2. geografi sosial. psikologi. ekonomi. ilmu ilmu sosial. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. RUANG LINGKUP. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. baik itu sebatas kerjasama. C. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku ³ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis.

mekanis.observasi. .maupun menyebarkan angket .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan ³the World Of Science Encyclopedia´(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.Antropologi.politik dan sebagainya.atauj untuk menangani penelitian.sebagai contoh. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani ³meta´yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkah langkah yang diambil menurut urutan tertentu .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.suatu penelitian tentang gjala -gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei. geografi .METODE ILMIAH Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul ³political science´dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran ±ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .D.ekonomi . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla -pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.

Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses -proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .kealaman maupun humaniora.Pengumpulan data 4.Lachman diantarnya: 1.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan ³metode ilmiah´hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh . Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya´Mind and Brain´mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.O leh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu -ilmu sosial .Menurut George Kneller (1978 .ilmu pun begitu luas dan kompleka.pemeriksaan kebenara terhadap hasil -hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.118) dalam karyanya ³Science as a Human Endeavor ³mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji . Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Perancangan penyelidikan 3.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diant aranya: 1.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.

mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa -gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.
E.KEBENARAN ILMIAH

Julie Rord dalam :´Paradigms and Fairy Tales(1975)´mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1,T2,T3,T4. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik,yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi ,1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given, kebenaran iman dan doktrin -doktrin sbsolut agama. 2. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik,yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau´Code of Conduct´ 3. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik ,yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia ,knower ,dan observer)dan objek (fakta,realitas,knowen) ,terdapat tiga teori utama kebenaran,yaitu : 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory) teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka

fakta,dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff,1998:7)Contoh,Jakarta adalah ibu kota

Indonesia,dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. 2. Teori Koherensi(Coherence Theori) yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi,dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman ,antara dua atau lebih

logika.Contoh,pernyataan´orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik ³. 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory),yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff,1996:130 -131)

BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU

A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU

Menurut Joseph J.Schwab dalam tulisanya ³Structur Of The Disciplines Meaning and Significance´konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian ±bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep -konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data,cara menguji data, kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data,ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .
B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA

Menurut

Oxford

Advanced

Learners

Dictionary

of

Current

English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta -fakta

Konsep konjungtif.1980:58) 2.kapan.tanggapan dan pengalaman kompleks. Suatu penegasan.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data ment ah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar -benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .pernyatan.erupakan abstraksi. .yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.siapa. 2.3.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.mencerminkan adanya alternatif -alternatif yang beragam. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal -hal yang benar.di mana dan juga dapat berupa benda -benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif. 4. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. 5. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Konsep disjungtif. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.1996:5) Menurut James A. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . C.

tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan seca ra eksplisit dengan bilngan tertentu. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. 6. Konaep evaluatif. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu s ecara cermat melalui simbol-simbol. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsep konsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. 4. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: . 4. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konsep relasional. 2. Kosep deskriptif. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. 6.salah atau benar. 7. 5.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. 3.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda tersebut.3.cantik atau jelek. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. Konsep campuran. 5. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara in duktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4.

3. .yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandai nya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilah istilah kuncinya 2. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir -butir informasi tertentu. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. 2.1.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Generalisasi korelatif. 4.hipotesis.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa 3. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. 3. Generalisasi kondisional. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Deskripsi. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman ±pengalama sebelumnya. 5. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Penjelasan.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Definisi.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Generalisasi Kausal . Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.

dan sebagainya. Dengan demikian. Abdulsyani. KARAKTERISTIK. 1982: 4. hukum dengan ekonomi. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Pitirim Sorokin (1928: 760 ± 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala ± gejala sosial. 3. van Doom dan C. seperti agama. secara harfiah istilah Sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. J.J.A. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. William Ogburn dan Meyer F. ataupun bermasyarakat. Socius yang berarti kawan. 1987: 1). yaitu organisasi sosial.BAB 4 SOSIOLOGI A.A. 2. yakni kata socius dan logos. gejala keluarga d engan moral. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa a hli: 1. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur ± struktur dan proses ± proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok ± kelompoknya. 4. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. PENGERTIAN. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. 5. berkawan. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. .

bisnis. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. Dengan demikian. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok ± kelompoknya. Horton dan Hunt. menelusuri asal usul pertumbuhannya. kelompok sosial. serta lapisan sosial. yaitu kaidah ± kaidah sosial (norma ± norma sosial). kelompok ± kelompok. gejala ± gejala sosial. lembaga ± lembaga sosial. 7. struktur sosial. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. Selanjutnya. organisasi sosial. Kelompok tersebut mencakup keluarga. kehidupan hukum dengan agama. agama. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. politik. dan sebagainya. komunitas pemerintahan. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses ±proses sosial. etnis atau suku bangsa. 1991: 4). Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. budaya. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yan g dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses ± proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. termasuk perubahan ± perubahan sosial. Jika ditelaah lebih lanjut. David Popenoe (1983: 107 ± 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur ± unsur sosial yang pokok. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. . Dengan demikian. dan berbagai organisasi sosial. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal ± hal berikut.6. proses sosial. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. mapun perubahan sosial. 1959: 13.

Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum (nomotetik). faktual. . 4. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. Sosiologi mencari apa yang men jadi prinsip ± prinsip atau hukum ± hukum umum dari interaksi antarmanusia individu maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. dan rasional. Artinya. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. 6. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. maupun proses dari masyarakat manusia. dan bukan wujudnya tentang masyaraka t yang konkret. Mungkin satu ± satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk ± bentuk dan pola ± pola peristiwa dalam masyarakat. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. bentuk. 5. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. 2. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Artinya. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian ± pengertian dan pola ± pola umum. Dengan demikian. struktur. isi. 3. Artinya.1. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola ± pola interaksi manusia. 1.

Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. teknologi informasi. agama dan institusi agama. 1. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. serta masyarakat sebagai batasan sehari ± hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. sosiologi pendidikan (educational sociology). industri dan pekerjaan. perkawinan dan keluarga. serta kesehatan dan kedokteran ( Bauman. kehidupan urban dan persoalan ± persoalannya. sosiologi perkotaan (urban sociology). spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pa da penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. sosiologi medis (medical sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian . politik dan institusi politik. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom.2. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi keluarga (family sociology). sosiologi militer (military sociology). 2000: 1032). sosiologi industri (industrial sociology). Secara sistematis. Jadi. ras dan etnis. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. sosiologi wanita (woman sociology). tentara dan perang. seperti sosiologi pedesaan ( rural sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). Sosiologi Pedesaan ( Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. pendidikan dan media kultural.

Namun. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Sepanjang sejarahnya. Emile Durkheim. 1980). akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseor ang bekerja. dan Max Weber. dan tidak semata ± mata didasarkan pada kenyataan yang sama ± sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. 2000: 488). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. 2. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. walaupun secara formal. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu ³kontinum pedesaan ± perkotaan´. Sosiologi Industri ( Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran ± pemikiran Karl Marx. 2000: 942). Jika tradisi awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi ± lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk ± bentuk kehidupan sosial perkotaan. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970 -an (Grint. . pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. 1973).Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga ± lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangk an analisis sistematis tentang produksi pertanian.

1994). 2000: 643). Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. perkembangan ± perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980 -an. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan ± gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. sosiologi industri sejak tahun 1980 -an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset ± riset sosiologi industri. d. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan ± gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. . a. adanya globalisasi industri. a. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi ± aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. c. memberikan peluang munculnya lini baru. Bidang ini berke mbang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen ± argumen bahwa pola ± pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall.Dalam perkembangannya. Sosiologi Medis ( Medical Sociology ) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. 1992: 114). Berhubungan dengan asumsi ± asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adal ah sebagai bagian integral masalah ± masalah sosial. 1992). yakni feminisme dalam riset. 3. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seus ai perang) menuju post Fordisme. b. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat.

Kajiannya terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pa sien. 2000: 643 ± 644). Ha l itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota ± kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. dan pengobatan komunitas (Amstrong. . Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis.b. Periode dari 1977 ± 1985. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. 2000: 644). dapat dibagi menjadi tiga tahapan. perintisannya sejak tahun 1920 an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. dan psikologi sosial. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. 4. praktik umum (pengobatan keluarga). Dalam perkembangan selanjutnya. khususnya tahun 1990 -an. Dalam perspektif medis. dan tempat tinggal terpusat. a. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). ketika sosiologi urban Prancis. Sosiologi Perkotaan ( Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota ± kota besar. geriatrik (perawatan usia lanjut). pediatri (kesehatan anak). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor ± faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. psikologi. perdagangan. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek ± aspek sosial dari kondisi sakit (illness).

serta kekerasan. Sosiologi Wanita ( Woman Sociology ) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. kekuatan. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut.b. kendati akar ± akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. Kelompok altenatif. a. Dari 1986 ± 1992. Sosiologi Militer ( Military Sociology ) Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. Akan tetapi. di antaranya populasi. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. Kelompok para teoretisi konflik. ekonomi. dan lain ± lain. 2002). yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki ± laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen ± argumen mengenai hak ± hak kaum wanita. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. terutama kota ± kota di Jepang. c. 5. Fungsi ± fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana ± sarananya. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru . masalah ± masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. Sebenarnya. 2000: 664). b. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. melukiskan sistem ± sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. 6. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. Dari 1992 sampai sekarang. c. geopolitik. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779).

Problem organisasi internal yang menganalisis proses ± proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. dan evaluasi motivasi pertempuran. Namun. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. Militer dan politik. fungsi dan struktur keluarga. kepangkatan. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. bentuk keluarga. arah perkembangan keluarga pa da masa mendatang.dimulai selama Perang Dunia II. serta menguraikan cara ± cara subkultur militer dibentuk. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. dan administrasi lainnya. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. bagi negara ± negara berkembang. se rta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. b. d.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. Sosiologi Keluarga ( Family Sociology ) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Dalam hal ini. c. masalah . dianalisis tentang aspek ± aspek keamanan nasional dan internasional. 7. e. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan so sial dan teknologi. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. problem pelatihan dan pendidikan tentara. Dalam hal ini. yang menurut Bredow (2000: 665). profil rekrutmen angkatan bersenjata. a. kepentingan ekonomi. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa atribut ± atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). Problem organisasional internal dalam pertempuran. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer.

struktur sosial. 9. latar belakang historis. 2002: 37).dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. pengembangan. profan. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. 2002). dan masalah keluarga berencana. pemerintahan. dalam kaitannya dengan agama ini te rutama tertuju pada studi praktis. Dari definisi di atas. 8. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. Me ncakup hubungan keluarga dengan sistem sosial lainnya. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. dan positif yang menuju kepada praktik. seperti sistem pendidikan. 1966: 36). latar belakang historis. tema universal. disorganisasi keluarga. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. serta implikasinya terhadap anggota keluarga.penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut . 1983: 11). dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. tema universal. Pendekatan sosiologis dalam melihat ke luarga. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. interaksi. Selanjutnya. perkembangan. Sosiologi Pendidikan ( Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education ) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. peranan. struktur sosial. ekonomi. Dengan kata lain. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada p erbedaan pemilikan kesempatan.

yaitu sociology of education. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Sedangkan. hal ini terlihat pada tahun 1914. sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel . maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur ( sociology of art and literature). muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. 1988: 2). drama. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik 10. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. bidang ± bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. 1976: 6). Bagi Angell.mengarah kepada monopoli pemilikan sumber ± sumber sosial maupun keadilan. sociology of education. Menurut Brookover. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. maupun film. Pada abad ke -20. muncul istila h baru. sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur. Implikasinya. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut.

Dengan demikian. dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap . khususnya bagi pendirinya Auguste Comte. metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. PENDEKATAN. B. ILMU BANTU. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Namun demikian. sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga geja la ± gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala. dan kapan. namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif. Dalam pendekatan kuantitatif. 2000: 41). tabel. di mana. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi. Secara sngkat. sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna ± makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto. dan formula yang menggunakan statistik. DAN JENIS PENELITIAN 1. indeks.dengan konteks atau politiknya (Wolff. TEKNIK. 2. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke -19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran ± pemikiran yang bersifat positivistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif. tentang siapa. Metode Deskriptif Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekanka n pada kajian masa kini. METODE. 1986: 36).

. yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif. d. Dalam metode tersebut. 1982: 110. 1993: 548). dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. kapan. e. pengu mpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan ± pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey. Oleh karena itu. dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa. dan hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen. f. seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). 1982: 32). Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu ± ilmu sosial.sosial maupun politik. Spencer dan Inkeles. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu. kelompok. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa ± peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip ± prinsip umum. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan ³mengapa´ dan ³bagaimana´. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga ± lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. serta sebab ± sebabnya. atau institusi untuk menentukan variabel itu. b. siapa.

2004:159). ekonomi. di antaranya adalah sosiometri. maupun geografi. c. mengukur. seperti statistik.dan observasi partisipan. d. peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian. b. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari. dan antropologi. hukum. dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton. di samping ilmu ± ilmu sosial lainnya. 1991: 235). 1980). Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat.3. etnologi. yakni pewawancara mengajukan pertanyaan ± pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan. observasi. a. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. wawancara. Dalam hal ini. antropologi. arkeologi. politik. seperti sejarah. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi. 4. . Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka ( face to face) ketika seseorang. psikologi.

b. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. 1984: 50 ± 52). Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. dan terukur. Penelitian Lengkap b. e. akurat. yakni pe nelitian lengkap. Jenis Penelitian Sosiologi Dalam penelitian sosiologi (Shadily. Oleh karena itu. d. 5. penelitian fact finding. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. dan penelitian interpretasi kritis. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan ± perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil ± hasil penelitiannya lebih valid. Penelitian Fact Finding . Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. a. c.a. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi ± tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses ± proses mentl yang diperlukan keterangan ± keterangannya. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. 1984: 20). etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily.

seperti disorganisasi keluarga. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian ± kajian yang penuh kehati ± hatian dan objektif. E. mengidentifikasi. Dengan demikian. Akan tetapi. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. D. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merup akan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. Penelitian Interpretasi Kritis C. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. tidak jauh berbeda dengan ilmu ± ilmu sosial lainnya. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Dari sisi fokus kajian mikro. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. 1983: 5). Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan.c. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah ± masalah keluarga. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang ± bidang keilmuannya. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. merupakan tokoh yang pertama ± tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul . yait u Herbert Spencer (1820 ± 1830). 1986: 339 ± 340). bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat.

Soekanto. Georg Simmel. Lester F. Karl Marx. Ralf Dahrendorf (Jerman).Principles of Sosiology. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah ± kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Erving Goffman. George Herbert Mead. Pitirim Sorokin (Rusia). 1967). Di Indonesia. Lepold von Wise Steinmezt. 1965. Herbert Spencer (Inggris). Vilfredo Pareto (Italia). Jerman. Jerman. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda± beda. Lewis Coser. Randall Collins (Amerika Serikat). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke -20. dan Bierens de Haan (Soemardjan. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin ± pemimpin kita yang telah memasukkan unsur ± unsur sosiologi dalam ajaran ± ajarannya (1965).Ward.begitu pun yang mengajar bukan sarjana ± sarjana sosiologi. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris.1986: 43 . walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Manheim.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). dan Amerika Serikat (Soekanto. dan Amerika Serikat. Max Weber. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. 1986:4). Nama ± nama. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku ± buku karya Alfred Vierkandt. khususnya di Prancis. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Charles Horton Cooley. Talcot Parsons.

begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. psikologi sosial kajiannya dengan cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu ± individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Pada sisi lain. 3. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. urutan.HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. Akan tetapi. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi . Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang ± orang dan tempat ± tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. 5. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua ± duanya. 2. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. 1983: 7). para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Di dalam putaran mereka. 4. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. ilmu sejarah melihat kita ke bela kang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. seperti a lasan orang ± orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu ± isu politik.

walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. FOKUS ANALISIS. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang ± orang did dunia. cakupannya dapat dibedakan me njadi dua macam. F. jelas dalam sosiologi makro tersebut s truktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. berusaha menjelaskan ciri ± ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarak at sebagai sistem sosial yang pernah tetap.Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian ± bagian dari dunia itu. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. 3) Fungsionalisme. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep ± konsep dan pendekatan antropologi. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 ± 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). 2) Idealisme. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai ³« the study of the large scale structures of society and how they relate to one another´. 1) Materialisme. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. mengasumsikan bahwa kondisi ± kondisi material dari eksistensi manusia. Dengan semikian. Sebagai perbandingan. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. . menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya.

Tingkat Budaya 2. menurut Johnson (1986: 61 ± 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikas ikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. 6) Strategi elektisisme. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. ³« the study of the individual as social being ´. Secara sed erhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian ± bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. memusatkan perhatian kepada u paya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Tingkat Struktur Sosial G. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. melihat . Tingkat Individual 3. Tingkat Interpersonal 4. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). Kita harus mengetahui dan waspada terhadap penyimpangan ± penyimpangan yang mungkin kita lakukan.4) Strategi konflik. 5) Strategi evolusioner. khususnya dalam keluarga. biasanya secara tidak sadar. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing ± masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya.

kedapatan.fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. dan tidak tentu. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. Dengan demikian. baik secara objektif maupun subjektif. usaha unt uk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya me ngatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi ± preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. 1947. namun hal tersebut dapat dipelajari. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas ad alah kepentingan pribadi. ambigu. At present there are so many different competing definitions for key sociological notions such as ³status´ and . 2). yaitu kritik dari rekan sejawat. serta mencatat contoh ± contoh penggunaan data. Sosiologists have spent much energy in developing te chnical definitions. dan penyimpangan. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. H. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. kepentingan dan nilai ± nilai seseorang. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. harapan. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep ± konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar ± samar.

sanksi. Adapun konsep ± konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. perubahan sosial. 3. 2. 2. 4. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. Horton dan Hunt (1991: 48 -49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda.³social role´ that these terms are no more valuable than their counterparts «. 1993: 446). Soekanto. In everyday speech´ (Zetterberg. globalisasi. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri d ari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. 1. kelompok. patronase. Sebaliknya. . 1984:31. dan hierarki. konflik sosial. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. permasalahan sosial. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. interaksi sosial. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep ± konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. peran. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. mencakup masyarakat. 1993: 466). penyimpangan. 1966: 30). patriarki. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. norma.

8. 2000: 995). Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. Dalam pendekatannya. organisasi. perlu dibatasi . Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. Namun demikian. istilah penyimpangan tersebut tetap le bih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. 7. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. 1993: 247). ofensif. 6. 2000:227 228). yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme so sial (Pawluch. kelompok.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. . 9. 1983: 104. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. disensor. Akan tetapi.5. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. kelompok. kultur. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 1987: 560). Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. tidak adail berbahaya. Soekanto. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe.

merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 14. peringkat kekuatan. Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu ± ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. Globalisasi Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. atau prioritas. . pemerintahan pendeta. 2000: 433). 13. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. prestise. seumur hidup. 11. Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki ± laki atas perempuan (Cannel. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu ± ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. dan klien adalah kawula. regional. Ditinjau dari historisnya. 2002: 3 -30). Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. 2000:421). Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. dan biasanya Gereja Katolik Roma. 12. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. tatanan. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. di mana patron adalah gusti atau juragan. 1980: 6). Dalam pengertian yang lebih luas. 2000: 734).10.

Teori Globalisasi ³of Nothing´ George Ritzer . Teori Sistem Sosial 2. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 3. Teori Tindakan Sosial b.I. Teori Strukturasi Anthony Giddens 6. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons a. Teori Dramaturgi Erving Goffman 5. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI 1. Ogburn 4.

Masalah asal dan perkemba ngan manusia secara biologis 2. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. 1. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia 5. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. . dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.BAB 5 ANTROPOLOGI A. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini.

cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian.2. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda -benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan -peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Pertimbangan politik b. yaitu : a. b. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. struktur. c. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. Seperti yang telah dikemukakan diatas. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. yakni alat yang digunakan manusia untuk . Disinilah antropologilinguistik berperan. serta sarana -sarana diluar diri manusia. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : a. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol -simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum.

mentransformasikan dirinya sendiri,dapat kita ketahui alasan perbedaa n keyakinan, nilai, prilaku,dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan, yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya,selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi,produksi,perdagangan. Konsumsi,serta tinjauan tentang

berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini, sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi sosial Dalam kajiannya, antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya me lalui berbagai tingkat peradaban.

B. Pendekatan, Metode, Teknik, Ilmu Bantu, dan Jenis Penelitian Antropologi

Menurut Gopala, sarana dalam ilmu antropologi,sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif, yaitu 1. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial 2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi -korelasi antar unsur, antar pranata, dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasi generalisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi, menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu, yaitu

2. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya, baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi, dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata -kata, pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini.

 

. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa -sisa tubuh yang telah membatu, atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat deng an berbagai penggalian.

4. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas -asas manusia , mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.
C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi

Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya, pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya -budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak ha nya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu, antropologi bermaksud mempela jari umat manusia secara objektif, paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan di negara -negara. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. 3. dan lain-lain. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. minat. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi seorang ekonom. 4. Untuk pengumpulan keter angan komparatif tersebut. etnis. Sedangkan dalam antropologi. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. sikap. sistem gotongroyong. . sikap terhadap kekayaan. lingkungan keluarga. 5. Dengan demikian. yaitu lingkungan fisik. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. maupun budayanya. misalnya sikap terhadap kerja. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. 2.D. dan lingkungan sosial dalam arti luas. seperti motifasi. Hubungan antropologi dengan psikologi Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara -negara. konsep diri. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses -proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.

orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. Menurut pemikiran evolusionistis. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembaga lembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antr opologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. . dan cara hidup. yaitu : 1. pranata.6. E. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studi studi etnografi yang umumnya menangani komunitas -komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. mengamati lembaga -lembaga. Objektifitas Dalam Antropologi Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Jika disimak tentang perkembangan ilmu -ilmu bagian antropologi. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Mann ers. F. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya.

4. Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. 4. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. menyentuh umat manusia. Enkulturasi kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses -proses . Kelompok psikologis. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. dan kelakuan. Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol . banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etn ografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Evolusi 3. 1. Kebudayaan sebagai struktur atau pola -pola kebudayan 6. yaitu : 1.2.unsur kemanusiaan yang universal. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita -cita. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. Culture area 4. 5. G. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. Kebudayaan 2. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi -generalisasi mengenai prilaku manusia. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. nilainilai. 3.

melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur -unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Kekerabatan 12. Tradisui 9. Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5.5. Perkawinan H. Tabu 14. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. 2. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. Akulturasi 7. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur -unsur baru yang akan mendesak unsur -unsur budaya lama ke arah pinggir. Ras dan etnik 10. Magis 13. . Stereotip 11. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Etnosentrisme 8. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Difusi 6.

Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. 9. tabu memilki nilai -nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. 12. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. . Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Magis Magis memang kejam. Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. 10. Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. 8. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak -pihak yang berkepentingan 13. 14.7.

d. Evolusi paralel. Teori orientasi nilai budaya a. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. evolusi konvergen. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. Zaman barbar tua e. Zaman barbar muda . namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. 3. Teori-Teori Antropologi 1. Teori evolusi kebudayaan a. e. c. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. 2. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. b. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman barbar madya f. e. Evolusi konvergen. dan evolusi divergen. d. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. Zaman liar tua b. b. Evolusi divergen.I. f. Teori evolusi sosiokultural a. Zaman liar muda d. c. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Zaman liar madya c. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia.

b. 5. Teori evolusi animisme dan magic a. Teori upacara sesaji a. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. . Sistem patriarchate. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. kedua magic senggol. Teori evolusi keluarga a. Tahap promiskuitas b.g. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Magic memiliki 2 prinsip utama. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Pertama magic simpatetis. Antara agama dan magic itu berbeda. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Zaman peradaban purba h. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selal u dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. c. b. e. d. Upacara religi tersebut. Zaman peradaban masa kini 4. g. 6. dimana ayah menjadi kepala keluarga. d. f.

upacara sesaji. Pada prinsipnya.c. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. terutama darahnya kepada dewa. .

4.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian . when. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. Pengerian bumi dalam geografi. Secara sederhana. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. dan manusia sebagai penghuni bumi. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. 2. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. geografika berarti tulisan tentang bumi. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai ³ pisau´ analisis terhadap fenomena fenomena. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. baik alamiah maupu insaniah. binatang. maupun gejala proses kehidupannya. why. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh -tumbuhan. baik itu gejala dan proses alamnya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. 3. dan how. where. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what.

dan tempat. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. 2000:408). Fokusnya adalah sifat dan saling be rkaitan antara tiga konsep yaitu. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. Id entitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. b. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. yaitu sebagai berikut: a. 1. 1988:41). Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi.Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. tata ruang. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. 3. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. 2. juga didasarkan pada tempat. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Tempat merupakan lingkungan . lingkungan. hidrologi permukaan air di wilayah itu. dan atmosfer yang terdapat di atasnya. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks.

dan pluralistik. Seperti ekologi. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. tata ruang. sosial. tata ruang. melainkan juga masalah -masalah modern. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. budaya.pergaulan. ekonomi. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. demografi. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. yakni lingkunan. pertukaran atau perdagangan. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. 3. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke -19. Dalam sejaranhya. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat -tempat yang saling berjauhan. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat -sifat. 2000: 267). 2. dan lingkugan. serta lansekap. kotak kecil dan besar. 4. distribusi. politik. sub disiplin ini telah mengalami empat fase perkembangan utama. analisis wilayah.fungional. lokasi. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke -19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. Ia tidak hanya mencakup geogra fi tradisional yang berhubungan dengan tempat. .

6. dan ilmu kedokteran dengan ilmu -ilmu sosial lain. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. menyimpan. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulka n. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. memanipulasi. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960 -an. dengan karya yang berusaha memahami faktor Faktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. biologi manusia. menganalisis. .5. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980 -an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. Dengan demikian. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yan g terfokus pada penyebaran populasi. 7. 2000: 981). dan personil pelaksanaanya. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan i lmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. perangkat keras. menambah. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu -ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah.

Metode Penelitian Geografi a. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Dalam metode deskriptif terbagi -bagi lagi menjadi metode studi kasus. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. dan studi pengembangan.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam . survey. seperti yang disyratkan oleh teorinya. c. Pendekan Kompleks Wilayah y Pedekatan keruangan y Pendekatan ekologi ( ecological approach) y Pendekatan historis ataupun kronologi y Pendekatan sistem (sistem approach) 2. Pendekatan Analisis Keruangan b. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi.B. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. METODE. PENDEKATAN. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Pendekatan Ekologi c. b.

(Fraenkel dan Wallen. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia -penelitian geografis. kegiatan organisasi. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. d. Kuesioner atau Angket Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan -pertanyaan. tuntutan. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. misalnya observasi lapangan. dan studi literatur.1993:112 -113). studi dokumentasi. wawancara. a. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan -pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. kuesioner.penelitian ini peneliti tidak perlu mela kuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. baik formal maupun informal. c.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan -pertanyaan tertulis. film. 1988:105). kejadian. b. kepedulian dan lain-lain. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. motivasi. 3. yaitu dokumen pribadi dan . perasa an. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi.

Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. Pada zaman Thales (640-548 SM). Sejak itu. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi mas ih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. e.pada zaman Homeros dan Hesiodos. .dokumen resmi. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. konsep. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Oleh karena itu. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek -aspek alamiah dan insaniah. C. Selain itu. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data deng an megkaji berbagai teori. 1998: 161). prinsip. (Moleong. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. 1999: 19). sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515 -455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. dan hokum -hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. 1988: 110). secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta.

logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. perdagangan.maupun global. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. E. Banyak karya mereka menekankan kedu a sisi. peperangan. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. regional. dan pertahanan. Dengan demikian. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. Bagi kepentingan perjalanan. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. Makin meningkatnya minat pada isu -isu lingkungan.penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. terdapat beberapa pendapat. Dalam analisis geografi. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. D. . baik tingkat lokal. telah menjadi perhatian para ahli geografi. nasional. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan sua tu objek telaahan. Pada zaman Yunani kuno. 1979:2). MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi.

kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. 2000: 99). Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. untuk menggambarkan keadaan iklim. dan dunia bisnis (Taeuber. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. dibuat klafikasi iklim. Dari pantai ke laut dalam. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376 -1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. sektor manufaktur. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. 3.2. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Pada kedalaman 3. pertanian industry pertambangan. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. Unsure -unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. 4. curah hujaan dan penyinaran ma tahari. Laut Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. pertama -tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. Biasanya. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian.000- . perdagangan maupun perindustrian. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). angin.

suhu. seperti bah an kimia. hewwan. terutama ekonomi. gravitasi. Kedua. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). . Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. atmosfer. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. cahaya. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian . dalam beberapa ilmu sosial lainnya. dan Australia. memberikan makna yang oaling spesif ik pada tingkat konseptua. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. dan Australia. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah -wilayah pedesaan ke perkotaan. 5. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung -punggung dibawah permukaan laut. 6. seperti tumbuh-tumbuhan. Secara keseluruhan. yaitu Asia. dan sisannya (71%) adalah luas samudera 7.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. Pertama. Afrika. Sedangkan secara geografis.6. yakni Erasia. Dalam sejarah. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. dan lain -lain. dan manusia. Eropa. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. Amerika. Afrika.

urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan ( agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. dan sosiologi. 2000: 1116). Mortalitas Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor rata rata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan . Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. ekonomi bahkan politik sekalipun. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. 9. Namun. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. 8. 10. Pada kajian ini. keadaan budaya. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadata n penduduk yang cukup tinggi. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi.geografi. Jika terdapat aspek -aspek kajian kedua. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. 2000:110). Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Biasanya. 1984: 2698-2699). tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. 2000:684). Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang da tar (Esiklopedia Indonesia.

ia mencakup udara di atasnya. Di Indonesia. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. serta pesisir utara Pula u Waigeo di Papua Barat. Kalimantan Timur. Brazilia. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Zaire. hirologi. bumi dan geologi yang melandasinya. 12. Colombia. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Teluk Gorontalo. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. Kenya. Dari garis lintang nol derajat tersebut. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Ekuador. Sasak (Sumatera Barat). untuk kearah utara disebut gris lintang utara. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Uganda. masing-masing 180 derajat. di atas atau di bawah wilayah tersebut. tumbuhan. 13. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). angka kelahiran (natalitas) migrasi. dan Gabon. Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. 1984:905). Tanah Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. 2000: 219). Kongo. 11.mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Dengan demikian. dan hewan yang ada .

Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. kini dan kelak kemudian hari (Vink. Madura. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. menciptakan kawasan -kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulan kumpulan tersebut dan menguraikan cirri -ciri khas berbagai bagian dunia. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI 1. Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston.akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. D. 14. 2000: 910). 1986: 180). . Jadi. 1986: 194). upaya untuk mencapai keseimbangan pe nyebaran penduduk. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian -bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. dan Bali) ke daerah -daerah yang jarang penduduknya (Martono. se jauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. 15. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah.

Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. angkatan kerja prouktif. 4. dan lain-lain. 2000:100). mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. perindustrian.selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik -ekonomi. dunia bisnis. Laut Sebagai Negara bahari. pertanian. Dalam praktiknya. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. perumahan sector manufaktor. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. 2. . Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk diday agunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. 3. 1986: 1). Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. pertambangan. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. yaitu modal dan tenaga kerja. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja.

Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu pros es perubahan sosial yang tercepat. (Evers. Tranformasi transformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara -negara berkembang tersebut. bisnis. kaum profesional. Peta Para birokrat pemerintah. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. khususnya bagi kegiatan -kegiatan yang dianggap peka lingkungan. (O¶ Riodan. maupun intelektual. perlindungan lingku ngan. pada hakikatnya memerlukan peta. 8. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. 6. wisata. Apalagi jika . pertahanan nasional. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. 2000: 299). maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. 7. ekonomi. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. 1995:49). Hal itu bukan hanya kepada perisahaan -perusahaan pemerintah.5. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. industry.

menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. sementara. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. jelas sangat diperlukan (Monmonier. kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami pla net bumi. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz.peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. 2000: 218). Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. supervisal. Akan tetapi. dan segmental. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan ga ris khatulistiwa. 11. 9. 2000: 96). tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Di tahun 1825. khususnya di Negara -negara berkembang. 12. . 2000: 111). Demografi Ledakan demografi dunia. 10.

1986:xi. 14. 1986:9). terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. 13. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. 1995: 28-29). sungai. Perairan terbuka. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Scholz. Dalam seratus tahun berikutnya. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. Sejak pertengahan abad ke -19. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi.menjelang itu. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di darata n (Vink. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. 1986: 287). walaupun pelaksanaanya bukan semata -mata atas dasar kemanusiaan. danau.3 miliar (Kennedy. 1986: 199). . laut. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistem sistem hidrologi. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo).

Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. sedangkan peningkatan sarana -sarana kehidupan berjalan lebih lambat. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. mortalitas. c. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. . Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. b. Menurutnya. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. pada awal abad ke -20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. Sesuai dengan hal itu. c. baik melalui natalitas. proyeksi kependudukan. serta kesejahteraan. sekarang kondisi dari daerah -daerah tersebut mengerikan. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terus menerus dan progresif. b. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau der et ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. dan bencana alam. Mengeringnya wilayah itu saat ini. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. baha ya.15. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban E llsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. H. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. perang. kelaparan. 2. Namun.

3. e. umumnya dari timur ke barat. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah terte ntu. Hal itu dapat dipahami. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. 8. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. 2. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. 7. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: . diperlukan sungai yang membelah kota. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 4. 3. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai.d. 6. Lahan kedua merupakan daerah hutan. 1. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Dengan mengambil satu pu sat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang -barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). dan daerah tandus.memakan tempat. 4. 5. ssedangkan daerah -daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O.

dan nyaman. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar -besaran.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. f) Hidup di kota terasa sesak. penat. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. Namun sebaliknya. tempat praktik para dokter. d) Selain itu. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. pemangkas rambut dan kecantikan. biasanya lebih menyukai lokasi -lokasi ddekat stasiun kereta api. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. pengacara. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. tukang gigi. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry.tekstil. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. barang -barang kelontong. . b) Berbagai perusahaan dan bisnis. segar. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. seperti penjahit. ter minal bus. dan murah. seperti took-toko. elektronik. dan berjubel. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. pakaian jadi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. sunyi. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. perhiassan (emas dan perak). e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. mainan anak da n sebagainya. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. segar. c) Dalam dunia bisnis. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. kecuali dengan biaya yang tinggi. pelabuhan. makanan dan minuman.

memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. Kondisi alamnya masih asri. dan kemasyarakatan. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. pendidikan.perekonomi an. di samping menyediakan pekerjaan. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. Zona kelima merup akan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Pada hakikatnya.e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. Artinya. seni budaya. Dengan demikian. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. Zona ketiga. luas. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. 6. cukup rapi. c. disebut demikian karena perumahan u ntuk orangorang kaya. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. olahraga. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. b. Zona Keempat. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. . 5. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona -zona baru sebagai perluasannya. penghuninya kelas menengah. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns.

Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. b. Permasalahan te rsebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. e. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber -sumber air untuk jarak yang jauh. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan.Kata "ekonomi" sendiri .a. f. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. c. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. dan Khubilai Kan. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. Timur Lang. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. d. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif.

dan sebagainya. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. penelitian i lmiah." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ada sebuah peningkatan trend unt uk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. merkantilisme.´ mainstream vs heterodox´. politik. teori lingkaran ekonomi. Secara umum. briton woods. hukum. kesehatan. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. invisble hand. kesehatan. atau "peraturan. pernikahan. dan lainnya. rumah tangga" (nomos). daya tahan ekonomi . tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. misalnya bidang pendidikan. hukum. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. pendidikan. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. informatic economy. dan agama. bisnis. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. dan pemerintah. perang. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi ² seperti yang telah disebutkan di atas ² adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. yang paling terkenal adalah´ mikroekonomi vs makroekonomi´. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. . aturan." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. kematian. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. Selain itu. keluarga dan lainnya.berasal dari kata Yunani dan (oikos) yang berarti "keluarga. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. kriminal.

On the other hand. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Karl Marx. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai´ aliran klasik´. J. Keynes. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. konsep. walaupun menurut pendapat kritikus. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudia n berlanjut dengan menghasilkan tokoh -tokoh seperti Alfred Marshall. Secara garis besar. Edmund Phelps. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real world phenomena. dan metodenya. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya´ invisible hand´ dalam mengatur pembagian sumber daya. Konsep ³invisble .Banyak ahli ekonomi´ mainstream´ merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Sebagai seorang ekonom.M. kadang -kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Sebagai penanding aliran klasik. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment.hand´ ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. metode kualitatif juga sama . Di lain pihak. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. statistik. dan teori ekonomi. yang mengkombinasikan matematika. monetarist. METODOLOGI Sering disebut sebagai´ The queen of social sciences´. Interest. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masy arakat. dan lain sebagainya. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. new keynesian. C. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. North. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. neo klasik. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri.

terkait dengan kemakmuran. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. . Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidaks eimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. raja -raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk me ngatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan.berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah -ubah. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat.

hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Misalnya: y y Ekonomi Indonesia pada tahun 70 -an. dsb. mengkaji tentang pendapatan nasional. rumah tangga produksi. kesempatan kerja. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Karl Marx. Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. ilmu ekonomi kemudian bercabang -cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. inflasi. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang . dsb. Edmund Phelps. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. pengangguran. J. Sebagai seorang ekonom. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh tokoh seperti Alfred Marshall. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara -negara di Eropa. konsumen. Dalam perkembangannya. Keynes. Mikro ekonomi. Dalam hal ini makro ekonomi. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekono mi terapan.M.Melalui karya besarnya Wealth of Nations.

psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: " " (Psych yang berarti jiwa) dan "" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Menurut asalnya katanya.penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori teorinya dan untuk menguji kebenaran teori -teori tersebut. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Dalam teori yang lebih mendalam. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. dsb. Di samp ing itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. . Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. ekonomi moneter. misalnya: ekonomi perusahaan.) Tetapi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. ekonomi perbankan.

psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Setelah itu St. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi.Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. di antaranya sebagai berikut : 1. Kant. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psiko logi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. C. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. B. Hobbes. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Locke. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi se bagai ilmu.

2.sesuatu yang akan ditelitinya. 4. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui ³jiwa´ orang yang bersangkutan. kapan akan melakukan penelitian. 5. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. tingkah laku anak yang sedang bermain. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. misa lnya dari cerita ibunya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. tingkah laku pengendara kendaraan berm otor dijalan raya. perilaku orang dalam bencana alam. dan sebagainya. dan sebagainya. pendapatnya dan lain -lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. pandangan-pandangannya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. 3. Angket . suatu hal pada situasi -situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. seberapa sering melakukan penelitiannya. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa.

Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal -hal yang diselidiki. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat -alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar -benar sudah terlatih. 6. lalu menjawabnya secara tertulis pula. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. struktur kepribadian seeorang. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. sikap seseorang. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan.Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. . Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar -lembar pertanyaan itu. arah minat seseorang. transvers al. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. D. dan lintas budaya. yaitu metode umum dan metode khusus.

Laboratorium Wundt . Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. dan sebagainya. yaitu: 1. dan kedekatan. merasa. menurut teori ini. dan berkeinginan. Kita mengingat melalui subfakultas memori. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. kontras. kemampuan psikologi terkotak -kotak dalam beberapa µfakultas¶ yang meliputi berpikir. dimana saa t itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami.Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. 2. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. pembayangan melalui subfakultas imaginer. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800 -an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan.

ketegangan mental. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan pengamatan klinis. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. D. dan gangguan psikis lainnya. yaitu mampu menjelaskan apa. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. introspeksi. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. bagaimana. Jerman.Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di´ University of Leipzig´. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. prediksi atau estimasi y Pengendalian. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. serta terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. . dengan berdirinya laboratorium ini pula. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: y Menjelaskan. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif y Memprediksikan. Hasil prediksi berupa prognosa.

Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal -hal yang tidak disadari. atau dorongan. membandingkan. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. konsep tentang dirinya.Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku.xx Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. dan melahirkan banyak sub-aliran.Respon.Skinner. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Ini berarti . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. menilai. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu -waktu akan menuntut untuk dipuaskan. seperti keinginan.R atau suatu kaitan Stimulus . impuls.F. seperti B.B.

yaitu : y studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. misalnya kepemimpinan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. sikap sosial. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. E. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial.melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. komunikasi hubungan kekuasaan. seperti bahasa. misalnya : studi tentang persepsi. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. 3. dan persaingan. perilaku meniru dan lain-lain y studi tentang interaksi kelompok. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. kerjasama dalam kelompok. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Psikologi kepribadian . atribusi (sifat) y studi tentang proses-proses individual bersama. motivasi proses belajar.

sosialisasi. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. seperti: Persepsi. dan emosi. kemampuan bahasa dan emosi.Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. misalnya. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak . Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. belum terbiasanya orang -orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. kemampuan memori. 4. walaupun demikian. F. proses belajar. atensi. 1. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. atau sebaliknya. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah -wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan.

sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. KARAKTERISTIK. PENGERTIAN.2. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan man usia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. BAB 10 ILMU POLITIK A. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. DAN RUANG LINGKUP POLITIK .

lembaga. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. perkembangan. teori politik. dan lembaga. 2. eksekutif. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. hubungan internasional.tujuan itu . khususnya peranan konstitusi. dan konsekuensi lembaga politik.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut.lembaga politik. Lembaga. sejarah politik. administrasi public.teori kenegaraan. dan menghipotesiskan tentang asal usul. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. teori.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga.lembaga politik. politik perbandingan. 3.lembaga yang akan melaksanakan tujuan .Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam . Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. ekonomi politik. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Bagi mereka. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. 1. tujuan . Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri . mengepaluasi. 4.organisasi pemerintahan yang semu. yudikatif.tujuan Negara. birokrasi. Sejarah Politik . partai politik.sendiri. dan system pemilihan.

Hight politics b. 9. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. Low politics 5. 6. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. 8. dan hubungan internasional. Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. pemikiran politik. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang . Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu.tindih dengan hukum dan ekonomi. administrasi politik.Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. 7.di sinilah letak hubungan ilmu po litik dan ekonomi.

opinionnaire. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam psikologi politik. pendekatan kualitatif 2. participant observer. TEKNIK. DAN ILMU tematis seperti politik.case study. POLITIK METODE. Perpektif Intelektual . metode klasifikasi e. Psikologi Sosial f. Metode a. metode perbandingan 3. Ilmu Ekonomi g. pluralisme politik. PENDEKATAN. questionare. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. metode analisis c. Ilmu Bantu a. Ilmu Hukum h. Antropologi d. budaya politik. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. metode evaluatif d. pendekatan kuantitatif b. Pendekatan a. rekruitmen politik. ekonomi antropologi politik. dan action research. 4. Sejarah b. B. schedule. Ilmu Geografi C. Sosiologi e. metode deskriftif b. Filsafat c. serta perang maupun damai. infestigation. transaksi ekonomi. BANTU 1. politik. politik etnik. interview. direct observation.mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. pa rtai perwakilan politik. sampling. dan birokrasi politik.

HAM dan voting. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. demokrasi. demonstrasi.generalisasi dalam ilmu . pemilihan umum. GENERALISASI. kedaulatan kontrak social. d esentralisasi. G. yakni mazhab institusionalisme. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. KONSEP. E. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. legitimasi.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. Singkatnya. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi . H. MAZHAB. persamaan.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. dalam paradigma politik waktu itu yang terpe nting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK Ilmu politik lahir sejak abad ke. Hubungan sejarah dengan Poli tik 4. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6.konsep yang dimaksud seperti. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. system politik. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL F.19. strukturalisme. Perspektip Politik 3.2. dan developmentalisme. Negara. Perspektip Ilmu Politik D. pemerintah. kekuasaan. partai politik. behaviorisme. plur arisme. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2.KONSEP POLITIK Adapun konsep. oposisi.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab.

I. Teori Politik Formal 3.TEORI ILMU POLITIK 1. Teori Politik Empiris 2.politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. TEORI. Teori Politik Normatif .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful