PROPOSAL TERAPI BERMAIN “MEWARNAI” DI RUANG HEMATOLOGI LANTAI II RSU Dr.

SOETOMO SURABAYA

Bidang Studi Topik Subtopik Sasaran Tempat Hari/Tanggal Waktu

: Ilmu Keperawatan Anak : Terapi bermain di rumah sakit : Mewarnai : Anak usia pre-school : Ruang Hematologi Anak Lantai II RSU Dr.Soetomo Surabaya : Jumat/11 April 2008 : 30 menit

LATAR BELAKANG Aktivitas bermain merupakan salah satu stimulasi bagi perkembangan anak secara optimal. Dalam kondisi sakit atau anak di rawat di rumah sakit, aktivitas bermain ini tetap dilaksanakan, namun harus disesuaikan dengan kondisi anak. Tujuan bermain di rumah sakit pada prinsipnya adalah agar dapat melanjutkan fase pertumbuhan dan perkembangan secara optimal, mengembangkan kreativitas anak, dan anak dapat beradaptasi lebih efektif terhadap stress. Di ruang anak bagian Hematologi RSU Dr.Soetomo Surabaya terdapat 12 anak, yang 50% diantaranya atau 6 orang anak berusia pre-school (3-6 tahun). Anak-anak pada usia pre-school senang bermain dengan warna, oleh karena itu, mewarnai bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan kreatifitas anak dan dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak selama dirawat. Salah satu karakteristik perkembangan motorik halus pada anak pre-school adalah mampu mengenali warna. Dengan permainan mewarnai menjadi salah satu media bagi perawat untuk mampu mengenali tingkat perkembangan anak. Dinamika secara psikologis menggambarkan bahwa selama mewarnai anak akan mengekspresikan imajinasinya dalam goresan warna pada gambar sehingga untuk sementara waktu anak akan merasa lebih rileks. Oleh karena itu, pentingnya kegiatan bermain terhadap tumbuh kembang anak dan mengurangi kecemasan akibat hospitalisasi, maka akan dilaksanakan terapi bermain pada anak usia sekolah dengan cara mewarnai.

Mewarnai gambar dapat memberikan peluang untuk meningkatkan ekspresi emosional anak.7 kg (4 tahun). Dengan menggambar berarti anak dapat mengekspresikan ”feelingnya” atau memberikan pada anak suatu cara untuk berkomunikasi.pediatric. pada saat anak menghadapi kecemasan karena proses hospitalisasi. Menurunkan tingkat kecemasan pada anak 3. • Perhitungan berat badan menurut Soetjiningsih : Umur(dalam tahun) x 2 + 8 • Perkembangan motorik kasar  a. Sebagai terapi kognitif.6 kg (3 tahun). 18. B. Memberikan kesempatan pada anak untuk bebas berekspresi dan sangat terapeutik (sebagai permainan penyembuh/ ”therapeutic play”).pediatric. karena pada keadaan cemas dan sterss.com) Manfaat a. Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia Pre-school 1. b. • Tinggi badan rata-rata bertambah 6. Dapat digunakan sebagai terapi permainan kreatif yang merupakan metode penyuluhan kesehatan untuk merubah perilaku anak selama dirawat di rumah sakit. Mewarnai Gambar Definisi Mewarnai gambar merupakan terapi permainan yang kreatif untuk mengurangi stres dan kecemasan serta meningkatkan komunikasi pada anak.com). tanpa menggunakan kata.TUJUAN TUJUAN UMUM Meminimalkan dampak hospitalisasi pada anak TUJUAN KHUSUS 1. Perkembangan Biologi • BB meningkat 14.(www.5 cm. Mengembangkan imajinasi pada anak TINJAUAN TEORI A. d.7 kg (5 tahun). c. (www. e. termasuk pelepasan yang aman dari rasa marah dan benci. Pakai dan ganti baju sendiri Usia 36 bulan . kognitifnya tidak akurat dan negatif.75-7. 16. Anak dapat lebih mengenali warna 2.

Memasang manik-manik besar b. Naik turun tangga dengan lancar  Usia 6 tahun a.b. Menambah ciri seperti mulut. d. Bermain lompat tali d. Menggambar bujur sangkar  Usia 5 tahun a. Menggunting gambar sederhana b. Suka menggambar. Berjalan mundur Naik turun tangga berganti-ganti kaki Berdiri sesaat dengan 1 kaki  Usia 4 tahun a. Mengikat tali sepatu c. Perkembangan Kognitif • Fase prekonseptual . mata. Membuka kancing depan dan samping d. Berlari dan bermain secara bersamaan c. Melompat-lompat dengan 1 kaki b. Melompat dengan satu kaki b. Berlari dengan baik b. Naik sepeda d. c. hidung pada gambar • Perkembangan motorik halus  Usia 36 bulan a. Dapat menulis beberapa huruf alphabet  Usia 6 tahun a. Menggambar orang lengkap e. menulis dan mewarnai. Memanjat dan melompat c. Melempar bola cukup banyak d. Berlari tanpa kesulitan c. Menyusun 10 balok tanpa jatuh  Usia 4 tahun a. 2. Melukis tanda silang dan bulat c. Naik tangga dengan lancar  Usia 5 tahun a. Memukul kepala paku dengan palu b. Mainan tangkap e.

y e. Perbendaharaan kata kira-kira 2100 kata b. Menyebutkan empat atau lebih warna d.r. Banyak bertanya b. HASIL Dari kegiatan terapi bermain yang telah dilakukan.k. Menggunakan kalimat dengan enam sampai delapan kata. c. diantaranya : .t. dengan semua bagian bicara. Pembedaharaan kata 900 kata g.z. Perkembangan Bahasa • Usia 3 tahun a. c. Menggunakan bahasa telegravis d. observer menarik kesimpulan. C. Berbicara saat ada atau tidak ada orang c.th.   • Fase intuitive     Memory span increase Centre on one aspect of situation Classify object according to one characteristic Attention span increase Classify object in terms of their use Egosentric interpretation of events Irreversible thought 3. b. Menghilangkan w dari pembicaraan f. Perbendaharaan kata 1500 kata Menghitung 1 s/d 3 Menceritakan cerita jantung • Usia 5 tahun a. Perkembangan Moral • Orientasi pda hukum dan kepatuhan • Anak berorientasi pada hal sebenarnya 4.ch. Membuat kesalahan suara spesifik (s.sh.l) • Usia 4 tahun a.b. Mengetahui nama-nama hari. Menggunakan konsonan d.

4. Panitia tidak memberikan hadiah yang sama kepada anak-anak sehingga banyak anak lain yang iri. Pembawa acara dan leader kurang keras dalam memberikan arahan tentang terapi bermain. 2. 3. Fasilitator yang kurang. sehingga banyak dari ibu peserta masih membantu anaknya dalam menggambar.1. Pembawa acara lupa memberikan waktu kepada kepala ruangan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful